Forim Iman Kristen
FIK Cafe => Politik dan Berita Teractual => Topic started by: ond32lumut on May 17, 2013, 05:17:13 PM
-
Rekan-rekan...mohon isi petisi online ini....kita upayakan agar ACF menunda pemberian penghargaan kepada SBY : https://www.change.org/id/petisi/no-world-statesman-2013-for-susilo-bambang-yudhoyono
sby sangat gagal melindungi kaum minoritas...
-
:afro: :afro: :afro: :afro: :afro:
-
bukan hanya menunda tp membatalkan bray..hehe
-
Kenapa menunda? saya setuju dengan steavan, harusnya dibatalkan.
-
Rekan-rekan...mohon isi petisi online ini....kita upayakan agar ACF menunda pemberian penghargaan kepada SBY : https://www.change.org/id/petisi/no-world-statesman-2013-for-susilo-bambang-yudhoyono
sby sangat gagal melindungi kaum minoritas...
di Tv juga ada romo katholik (yang suka ikut politik) nganjurin begitu
Tuhan Yesus memberkati
han
-
di Tv juga ada romo katholik (yang suka ikut politik) nganjurin begitu
Tuhan Yesus memberkati
han
Maksud om, romo Benny ?
-
Surat Rm Franz Magnis Suseno
"Surat Terbuka Romo Franz Magnis Suseno SJ untuk ACF
Tuan-tuan dan Puan-puan dari Banding dari Appeal of Conscience Foundation (ACF),
Saya seorang pastor Katolik dan profesor Filsafat dari Jakarta. Kami di Indonesia mendengar bahwa Anda akan memberikan Penghargaan Negarawan Dunia tahun ini kepada Presiden kami, Susilo Bambang Yudhoyono karena jasanya dalam merawat toleransi beragama.
Rencana itu sangat memalukan, dan mempermalukan Anda sendiri. Itu dapat mendiskreditkan klaim apapun akan Anda buat sebagai sebuah institusi berlandaskan moralitas.
Bagaimana mungkin Anda dapat mengambil keputusan seperti itu tanpa meminta masukan dari kami yang mengalaminya langsung Indonesia? Mudah-mudahan Anda tidak membuat keputusan tersebut sekadar untuk menanggapi desakan dari orang-orang yang dekat dengan Pemerintah kami ataupun rombongan di sekitar Presiden.
Apakah Anda tidak tahu tentang kesulitan umat Kristen untuk berkembang dan mendapatkan izin membuka tempat ibadah, tentang meningkatnya jumlah penutupan paksa terhadap gereja-gereja, tentang banyaknya regulasi yang membuat kaum minoritas lebih sulit beribadah kepada Tuhan, serta intoleransi tumbuh begitu pesat di tingkat akar rumput? Dan secara khusus, apakah Anda tidak pernah mendengar tentang sikap memalukan dan sangat berbahaya dari kelompok agama garis keras terhadap apa yang disebut ajaran sesat, seperti jemaah Ahmadiyah dan warga Syiah? serta pemerintah yang dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono tidak melakukan apa-apa dan enggan mengatakan sepatah kata pun untuk melindungi mereka?
Ratusan orang yang hidup di bawah kepemimpinan presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah diusir dari rumah mereka, mereka masih hidup sengsara di tempat-tempat pengungsian seperti gedung olahraga, bahkan sudah ada jemaah Ahmadiyah yang dibunuh dan warga Syiah yang tewas (sehingga muncul pertanyaan apakah Indonesia akan memburuk kondisinya seperti di Pakistan dan Irak [seperti yang dikatakan Presiden GW Bush] di mana setiap bulan ratusan orang Syiah dibunuh dengan dalih agama)?
Tidakkah Anda juga tahu bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sejak pertama kali menjabat sampai 8,5 tahun kini, di istananya belum pernah satu kali pun ia mengatakan sesuatu kepada rakyat Indonesia, bahwa kaum radikal harus menghormati kaum minoritas? ia telah mempermalukan diri sendiri dengan menghindari tanggung jawab terhadap meningkatnya kekerasan yang menimpa jemaah Ahmadiyah dan warga Syiah?
Sekali lagi, siapa sih yang Anda mintai informasi sebelum membuat keputusan terkait penghargaan Anda tersebut? Apa yang menjadi motivasi Anda untuk memberikan penghargaan itu kepada Presiden terkait toleransi beragama padahal ia sangat jelas tidak memiliki keberanian sedikitpun untuk menunaikan tanggungjawabnya melindungi kaum minoritas?
Saya harus menambahkan bahwa saya bukan radikal, juga bukan "ekstrimis hak asasi manusia" (jika ada istilah seperti itu). Saya sekadar menunjukkan bahwa begitu banyak kemunafikan. Anda dipermainkan oleh mereka - yang jumlahnya masih sedikit - kaum radikal yang ingin memurnikan Indonesia dari apa saja yang mereka anggap sebagai ajaran sesat dan kafir.
Franz Magnis-Suseno SJ"
-
Maksud om, romo Benny ?
bukan , tapi Romo yang bro detik kutip , Romo Frans Suseno
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
bukan , tapi Romo yang bro detik kutip , Romo Frans Suseno
Tuhan Yesus memberkati
Han
Lho, kalau Romo Magnis kan justru yang mengawali protes ke ACF, om?
-
Lho, kalau Romo Magnis kan justru yang mengawali protes ke ACF, om?
Oom sih engga tau siapa yang mengawali,
Tapi di tV Romo itu pada intinya menghendaki peninjauan kembali
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Ada berita lain, Prof. Dr. Syafii Maarif sependapat dengan Romo Magnis, seperti berikut:
Syafii Maarif: Saya ikut protesnya Romo Magnis
21/05/2013
Mantan Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Syafii Maarif mengatakan dia mendukung apa yang dilakukan oleh Prof. Franz Magnis Suseno SJ yang mengirim surat protes kepada Appeal Conscience Foundation berkaitan rencana pemberian penghargaan oleh yayasan itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Buya Maarif, demikian dia biasa dipanggil, mengatakan hal itu dalam wawancara dengan satuharapan.com , belum lama ini di Jakarta. “Saya setuju dengan apa yang dilakukan Romo Magnis. Saya ikut protesnya Romo Magnis. Saya juga sudah SMS dengan beliau,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Romo Magnis mengirim surat kepada ACF, sebuah yayasan yang bermarkas di New York, Amerika Serikat, yang akan memberikan World Statesman Awards (Penghargaan Negarawan Dunia) kepada SBY, berkaitan dengan kebebasan beragama dan hak azasi manusia.
Dalam surat itu Romo Magnis mempertanyakan motivasi dan dasar yang digunakan yayasan tersebut untuk memberikan perhargaan. Sementara di Indonesia banyak pemeluk agama yang kesulitan memperoleh izin untuk membuka rumah ibadah, meningkatnya jumlah penutupan gereja secara paksa dan munculnya peraturan baru yang membuat kaum minoritas lebih sulit beribadah.
Buya Maarif memuji surat Romo Magnis, sebagai surat protes yang sangat baik, dengan makna yang mendalam.
Buya Maarif sendiri mengkritik keras terhadap tindakan kekerasan dan intoleransi terhadap penganut agama minoritas. “Pemerintah diam saja. Polisi yang benar tidak berfungsi dan yang muncul ‘polisi-polisi’ swasta yang benar-benar tidak berjiwa Pancasila. Hal ini terjadi karena pemerintah lembek,” katanya.
Dia memberi contoh tentang warga Ahmadiyah di Lombok yang mengungsi selama bertahun-tahun. Dan negara diam saja. “Saya tidak setuju dengan teologi mereka, tetapi itu urusan mereka. Tetapi mereka warga negara yang sah dan wajib mendapatkan perlindungan hukum. Secara konstitusional negara wajib memberi perlindungan hukum,” kata dia.
Ata dasar kenyataan-kenyataan itu, dan berbagai masalah lain yang barkaitan dengan kebebasan beragam, Buya Maarif menyatakan setuju dan ikut dengan apa yang dilakukan Romo Magnis.
“Saya senang sekali. Dia biasanya begitu halus. Kali ini dia sangat keras dan saya sikapnya sama dengan dia,” katanya.
Disalin dari: http://indonesia.ucanews.com/2013/05/21/syafii-maarif-saya-ikut-protesnya-romo-magnis
-
Ada berita lain, Prof. Dr. Syafii Maarif sependapat dengan Romo Magnis, seperti berikut:
Syafii Maarif: Saya ikut protesnya Romo Magnis
21/05/2013
Mantan Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Syafii Maarif mengatakan dia mendukung apa yang dilakukan oleh Prof. Franz Magnis Suseno SJ yang mengirim surat protes kepada Appeal Conscience Foundation berkaitan rencana pemberian penghargaan oleh yayasan itu kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Buya Maarif, demikian dia biasa dipanggil, mengatakan hal itu dalam wawancara dengan satuharapan.com , belum lama ini di Jakarta. “Saya setuju dengan apa yang dilakukan Romo Magnis. Saya ikut protesnya Romo Magnis. Saya juga sudah SMS dengan beliau,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Romo Magnis mengirim surat kepada ACF, sebuah yayasan yang bermarkas di New York, Amerika Serikat, yang akan memberikan World Statesman Awards (Penghargaan Negarawan Dunia) kepada SBY, berkaitan dengan kebebasan beragama dan hak azasi manusia.
Dalam surat itu Romo Magnis mempertanyakan motivasi dan dasar yang digunakan yayasan tersebut untuk memberikan perhargaan. Sementara di Indonesia banyak pemeluk agama yang kesulitan memperoleh izin untuk membuka rumah ibadah, meningkatnya jumlah penutupan gereja secara paksa dan munculnya peraturan baru yang membuat kaum minoritas lebih sulit beribadah.
Buya Maarif memuji surat Romo Magnis, sebagai surat protes yang sangat baik, dengan makna yang mendalam.
Buya Maarif sendiri mengkritik keras terhadap tindakan kekerasan dan intoleransi terhadap penganut agama minoritas. “Pemerintah diam saja. Polisi yang benar tidak berfungsi dan yang muncul ‘polisi-polisi’ swasta yang benar-benar tidak berjiwa Pancasila. Hal ini terjadi karena pemerintah lembek,” katanya.
Dia memberi contoh tentang warga Ahmadiyah di Lombok yang mengungsi selama bertahun-tahun. Dan negara diam saja. “Saya tidak setuju dengan teologi mereka, tetapi itu urusan mereka. Tetapi mereka warga negara yang sah dan wajib mendapatkan perlindungan hukum. Secara konstitusional negara wajib memberi perlindungan hukum,” kata dia.
Ata dasar kenyataan-kenyataan itu, dan berbagai masalah lain yang barkaitan dengan kebebasan beragam, Buya Maarif menyatakan setuju dan ikut dengan apa yang dilakukan Romo Magnis.
“Saya senang sekali. Dia biasanya begitu halus. Kali ini dia sangat keras dan saya sikapnya sama dengan dia,” katanya.
Disalin dari: http://indonesia.ucanews.com/2013/05/21/syafii-maarif-saya-ikut-protesnya-romo-magnis
Sudahkah FIKers ikut berpartisipasi? Sampai Rabu, 22 Mei 2013 jam 10.51 WITA, sudah terkumpul sebanyak 5.529 pendukung petisi di https://www.change.org/id/petisi/no-world-statesman-2013-for-susilo-bambang-yudhoyono
-
kalau mau ikutan caranya bagaimana Omhus ?
-
Klik saja link-nya, (https://www.change.org/id/petisi/no-world-statesman-2013-for-susilo-bambang-yudhoyono) Supher Tik. Dari situ akan diarahkan. Salam.
-
Sampai sekarang (Kamis, 23 Mei 2013 pukul 15.30 WITA) sudah terkumpul 6.564 pendukung protes Romo Magnis.
-
Sampai sekarang (Jumat, 24 Mei 2013 pukul 10.26 WITA) sudah terkumpul 7.034 pendukung pemrotesan oleh Romo Magnis.
-
Sampai sekarang (Jumat, 24 Mei 2013 pukul 10.26 WITA) sudah terkumpul 7.034 pendukung pemrotesan oleh Romo Magnis.
http://www.change.org/id/petisi/no-world-statesman-2013-for-susilo-bambang-yudhoyono#share
-
Sampai sekarang (Jumat, 24 Mei 2013 pukul 10.26 WITA) sudah terkumpul 7.034 pendukung pemrotesan oleh Romo Magnis.
Bagus. :afro: Sudah sampai 7.103 pendukung.
Salutnya lagi, pemrakarsa petisi justru seorang intelektual muda NU. :afro:
-
Sampai sekarang (Sabtu, 25 Mei 2013 pukul 12.08 WITA) sudah terkumpul 7.404 pendukung pemrotesan pemberian perhargaan kepada SBY atas peningkatan toleransi terhadap minoritas.
-
Sampai sekarang (Sabtu, 25 Mei 2013 pukul 12.08 WITA) sudah terkumpul 7.404 pendukung pemrotesan pemberian perhargaan kepada SBY atas peningkatan toleransi terhadap minoritas.
Kemarin di Metrotv, pihak SBY diwakili oleh staff ahlinya, Daniel Sparingga, sementara penentang awards diwakili oleh Azyumazardi Azra. Terlihat sangat ironis. Celakanya Sparingga lebih pandai bicara dibanding Mazardi.
:doh:
-
Kemarin di Metrotv, pihak SBY diwakili oleh staff ahlinya, Daniel Sparingga, sementara penentang awards diwakili oleh Azyumazardi Azra. Terlihat sangat ironis. Celakanya Sparingga lebih pandai bicara dibanding Mazardi.
:doh:
Wadduh, ketinggalan saya.
Ngomong-ngomong, Sparingga itu pengikut Kristus, kan?
Kenapa memihak pada pemutarbalikan fakta, ya? Apakah bagi dia urusan pekerjaan masih lebih penting daripada mengungkapkan kebenaran?
-
Wadduh, ketinggalan saya.
Ngomong-ngomong, Sparingga itu pengikut Kristus, kan?
Kenapa memihak pada pemutarbalikan fakta, ya? Apakah bagi dia urusan pekerjaan masih lebih penting daripada mengungkapkan kebenaran?
Ha ha ha ha, betul sekali mod. Daniel Sparingga memang diangkat jadi staff ahli presiden, lupa bidang apa. Dia membawa buku yang berisi file file pidato presiden. Jadi Sparingga mengatakan bahwa romo Magnis salah karena menyatakan tidak sekalipun presiden bersuara mengenai diskrminasi minoritas, dan itu terbukti ada di pidato presiden.
Sayangnya tidak ada yang counter attack, dengan menyatakan bahwa pidato bisa apa saja, tetapi percuma kalau tidak dilaksanakan.
-
Ha ha ha ha, betul sekali mod. Daniel Sparingga memang diangkat jadi staff ahli presiden, lupa bidang apa. Dia membawa buku yang berisi file file pidato presiden. Jadi Sparingga mengatakan bahwa romo Magnis salah karena menyatakan tidak sekalipun presiden bersuara mengenai diskrminasi minoritas, dan itu terbukti ada di pidato presiden.
Sayangnya tidak ada yang counter attack, dengan menyatakan bahwa pidato bisa apa saja, tetapi percuma kalau tidak dilaksanakan.
Betul.
Walau pidato berapi-api sampai mulut berbuih, kalau tidak ada instruksi untuk mengeksekusi pidato dimaksud, hanya omong kosong belaka. Lagi-lagi hanya pencitraan.
Jangankan pidato, keputusan MA yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap juga tidak berdaya tanpa eksekusi. Weh... entah hendak dibawa kemana negeri ini.
-
Betul.
Walau pidato berapi-api sampai mulut berbuih, kalau tidak ada instruksi untuk mengeksekusi pidato dimaksud, hanya omong kosong belaka. Lagi-lagi hanya pencitraan.
Jangankan pidato, keputusan MA yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap juga tidak berdaya tanpa eksekusi. Weh... entah hendak dibawa kemana negeri ini.
Jangan dibawa ke mana mana, mod, apalagi dibawa ke arab, bisa fusing
-
Jangan dibawa ke mana mana, mod, apalagi dibawa ke arab, bisa fusing
Sniper betul. Lagian, siapa yang mau membawa, ya? :grining: :drool:
-
Kemarin di Metrotv, pihak SBY diwakili oleh staff ahlinya, Daniel Sparingga, sementara penentang awards diwakili oleh Azyumazardi Azra. Terlihat sangat ironis. Celakanya Sparingga lebih pandai bicara dibanding Mazardi.
:doh:
Duh....satu lagi yang menjual diri.. :swt:
-
tanda tangan ribuan orang ngga akan dianggap apabila dibandingkan dengan ratusan juta penduduk indonesia
Siapasih loe ???
apalagi kalau Gua punya hobby ngumpulin medali kehormatan ???
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
tanda tangan ribuan orang ngga akan dianggap apabila dibandingkan dengan ratusan juta penduduk indonesia
Siapasih loe ???
apalagi kalau Gua punya hobby ngumpulin medali kehormatan ???
Tuhan Yesus memberkati
Han
Sebenarnya hampir semua yang tanda tangan sadar kok, bahwa suara mereka kecil kemungkinan akan mengubah keputusan ACF. ACF tentu tidak akan mengambil resiko untuk mempermalukan pemimpin sebuah negara besar.
Tetapi para penandatangan lebih berpikir bahwa setidaknya suara mereka akan didengar daripada tidak ada yang bersuara, sehingga dunia akhirnya tahu bahwa ada yang tidak beres dengan kebebasan beragama di Indonesia.
-
Sebenarnya hampir semua yang tanda tangan sadar kok, bahwa suara mereka kecil kemungkinan akan mengubah keputusan ACF. ACF tentu tidak akan mengambil resiko untuk mempermalukan pemimpin sebuah negara besar.
Tetapi para penandatangan lebih berpikir bahwa setidaknya suara mereka akan didengar daripada tidak ada yang bersuara, sehingga dunia akhirnya tahu bahwa ada yang tidak beres dengan kebebasan beragama di Indonesia.
Setuju, memang tujuan pengumpulan tanda tangan itu bukan untuk membatalkan niat yang sudah ngebet dapat award. Tetapi lebih bertujuan untuk menyampaikan, bahwa ada yang salah dalam hal ini agar menjadi perhatian dunia, jangan hanya claim sepihak dari yang memperoleh penghargaan saja.
-
Setuju, memang tujuan pengumpulan tanda tangan itu bukan untuk membatalkan niat yang sudah ngebet dapat award. Tetapi lebih bertujuan untuk menyampaikan, bahwa ada yang salah dalam hal ini agar menjadi perhatian dunia, jangan hanya claim sepihak dari yang memperoleh penghargaan saja.
klo gitu engga sesuai judul trit ??
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Masih sesuai koq om, kecuali kalau mod berkeputusan beda.
-
NEW YORK, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan, Pemerintah Indonesia bersama seluruh komponen bangsa lainnya terus mengembangkan kehidupan berbangsa, termasuk mencegah perilaku tidak toleran dan menegakkan hukum bila ada tindakan tersebut.
"Proses demokrasi masih terus berkembang dan konsistensi sebagai sebuah negara merdeka masih diuji. Mengembangkan perdamaian, ketertiban, dan harmoni merupakan sesuatu yang tidak bisa terjadi begitu saja," kata Presiden dalam acara penyerahan penghargaan World Statesman Award di New York, Kamis (30/5/2013) malam waktu setempat atau Jumat (31/5/2013) pagi waktu Jakarta.
Meski telah berkembang menjadi sebuah negara demokrasi dan berhasil lepas dari bayang-bayang kesulitan pasca-Reformasi 1998 di bidang politik, keamanan, ekonomi, di Indonesia, kata Presiden, masih ada sejumlah masalah yang dihadapi dan terus dibenahi.
"Konflik komunal beberapa kali masih terjadi, pertentangan akibat sensitivitas nilai agama masih juga ada. Radikalisme juga masih sesekali terjadi. Namun, saya percaya bahwa masalah ini tidak hanya dihadapi oleh Indonesia sendiri, tetapi juga merupakan fenomena global," kata Presiden.
Kepala Negara mengatakan, pemerintah dan seluruh komponen bangsa terus melakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. "Kami akan terus melanjutkan upaya transformasi Indonesia sambil menyelesaikan permasalahan tersebut," ujar Presiden.
"Kami tidak akan menoleransi setiap tindakan kekerasan oleh kelompok yang mengatasnamakan agama. Kami juga tidak akan membiarkan penodaan tempat ibadah agama apa pun untuk alasan apa pun. Kami juga akan melindungi minoritas dan memastikan tidak ada yang mengalami diskriminasi. Kami juga akan memastikan siapa pun yang melanggar hak yang dimiliki kelompok lain akan menghadapi proses hukum," kata Presiden.
Menurutnya, pemerintah terus melakukan langkah untuk memastikan semua penganut agama hidup dalam kebebasan beribadah dan juga hidup secara berdampingan dalam persaudaraan.
"Indonesia akan selalu menjadi negara dengan tempat ibadah yang melimpah. Saat ini, ada lebih dari 255.000 masjid. Kami juga memiliki lebih dari 13.000 pura Hindu, sekitar 2.000 candi Buddha, dan lebih dari 1.300 kelenteng Confucius. Dan ini mungkin mengejutkan Anda, kami memiliki lebih dari 61.000 gereja di Indonesia, lebih banyak dibandingkan di Inggris dan Jerman. Dan banyak tempat ibadah itu berlokasi di jalan yang sama," ungkap Presiden.
Penyerahan World Statesman Award dilangsungkan di Hotel Pierre, New York. Penghargaan itu diserahkan oleh Rabbi Arthur Scheneier dalam sebuah acara makan malam. Hadir juga mantan Menlu AS yang juga tokoh hubungan internasional Dr Henry Kissinger.
Presiden didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menlu Marty Natalegawa, Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal dan Mensesneg Sudi Silalahi.
-
"Indonesia akan selalu menjadi negara dengan tempat ibadah yang melimpah. Saat ini, ada lebih dari 255.000 masjid. Kami juga memiliki lebih dari 13.000 pura Hindu, sekitar 2.000 candi Buddha, dan lebih dari 1.300 kelenteng Confucius. Dan ini mungkin mengejutkan Anda, kami memiliki lebih dari 61.000 gereja di Indonesia, lebih banyak dibandingkan di Inggris dan Jerman. Dan banyak tempat ibadah itu berlokasi di jalan yang sama," ungkap Presiden.
ngibul nih orang.. :doh:
-
"Indonesia akan selalu menjadi negara dengan tempat ibadah yang melimpah. Saat ini, ada lebih dari 255.000 masjid. Kami juga memiliki lebih dari 13.000 pura Hindu, sekitar 2.000 candi Buddha, dan lebih dari 1.300 kelenteng Confucius. Dan ini mungkin mengejutkan Anda, kami memiliki lebih dari 61.000 gereja di Indonesia, lebih banyak dibandingkan di Inggris dan Jerman. Dan banyak tempat ibadah itu berlokasi di jalan yang sama," ungkap Presiden.
ngibul nih orang.. :doh:
Lhoh baru tahu kalau sby tukang tipu? baru tahu kalau pengikutnya cuma tukang jilat?
:console:
-
Lhoh baru tahu kalau sby tukang tipu? baru tahu kalau pengikutnya cuma tukang jilat?
:console:
nanti ada pengemarnya beye marah lho om..
-
nanti ada pengemarnya beye marah lho om..
Moga moga ada penjilat manusia hipokrit munafik itu yang sempat baca.
Manusia yang cuma mengejar penghargaan kosong di luar negeri, sementara di dalam negeri prestasinya kosong melompong.
Nah, mudah mudahan ada yang baca. Kalau sempat ngamuk ya sukur lah.
X( X( X(
-
http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/05/31/1/178240/WNI-di-New-York-Protes-Pemberian-Penghargaan-ke-SBY-
di demo..
-
Apa ada efeknya buat 'beliau' yang mata dan hatinya sudah tergiur 'penghargaan internasional'?
Saya yakin gak ada efeknya, kulit mukanya sudah menebal.
-
Lhoh baru tahu kalau sby tukang tipu? baru tahu kalau pengikutnya cuma tukang jilat?
:console:
Bukan tukang tipu bro, cuma gampang ketipu aja karena lugu.
contohnya kasus supertoy dan mesin perubah air menjadi pengganti BBM
Tuhan Yesus memberkati
han
-
Bukan tukang tipu bro, cuma gampang ketipu aja karena lugu.
contohnya kasus supertoy dan mesin perubah air menjadi pengganti BBM
Tuhan Yesus memberkati
han
Ha ha ha, masih inget aja si om kisah udah 8 tahun lalu.
Betul memang sejatinya rada rada mirip kerbau, justru itulah beliau butuh tempelan gelar dan tanda kehormatan, yang dikejar kemanapun penghargaan itu diberikan, yang tidak layak sekalipun.
:whistle:
-
Udah diberikan ya..... ??
-
Udah diberikan ya..... ??
Udah, mana mau ditunda lagi. Udah sejak dari Jakarta beliau 'ngeces' udah ngebet banget.
-
Udah, mana mau ditunda lagi. Udah sejak dari Jakarta beliau 'ngeces' udah ngebet banget.
hahahahha...... ya udah case closed kalo begitu :D
-
Ha ha ha, masih inget aja si om kisah udah 8 tahun lalu.
kalipun.
:whistle:
Klo yang supertoy kabarnya karena masih Familiy/kerabatnya
Tapi kalau yang mesin air pengganti BBM, seharusnya dengan logikanya mali tarmiji juga udah bisa kebaca mana mungkin ???
Arab harus jatuh miskin dulu sebelum semuanya terjadi.
jadi beliau engga bisa lihat tanda tanda zaman
pohon ara harus bertunas dulu
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
hahahahha...... ya udah case closed kalo begitu :D
ato diuba hjudul tritnya jadi:
Mari kita upayakan agar ACF menarik kembali piagam yang sudahdi berikan
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
ato diuba hjudul tritnya jadi:
Mari kita upayakan agar ACF menarik kembali piagam yang sudahdi berikan
Tuhan Yesus memberkati
Han
hahahhaha, ini namanya tidak patah arang ya om ??? :D
-
Ibarat orang makan ikan goreng kabur gak bayar, sumpahin aja biar keselek tulang ikan, gitu.
-
hahahhaha, ini namanya tidak patah arang ya om ??? :D
Kalau pada patah arang maka Habislah si Minoritas
Tuhan Yesus memberkati
han
-
hmmm..... saya buat judul menunda, dengan harapan pak beye tetep dapat penghargaan, tentu saja setelah beliu membenahi toleransi di negaranya ini. menurut saya islam kalangan intelek, dan islam main stream toleran kok.. namn islam2 ektrim ini kemudian melakukan suatu gerakan yang tentu saja ektrim, intoleransi, bahkan dengan kekekerasan yang melanggar hukum. celakaaaanya... presiden kita ini terlalu takut kehilangan simpatik, bahakan hanya simpatik oleh kelompok ekstrim. beyee..beye.... aku yakain beliau pinter, tapi, politiknya itu menjijikan..
-
(http://s17.postimg.org/t4e3bq5sf/968915_499703703416919_894405741_n.jpg)
hanya gunyonan.. :D
-
Wk wk wk wk wk wk wk wk wk
:D :D :D
-
Hehehehehe...
Don't judge the book from the cover.
Siapa tahu secara diam2 aktif mengupayakan toleransi beragama.
:D