Forim Iman Kristen
Diskusi Tanya Jawab => Diskusi Kristen => Topic started by: Husada on December 18, 2013, 08:53:18 AM
-
Menurut study yang dilakukan oleh World Christian Encyclopedia pada tahun 2001, diperkirakan setidaknya ada 33 000 (tiga puluh tiga ribu) denominasi yang didefinisikan sebagai "komunitas kristen yang terorganisir di suatu negara".
Dari angka yang cukup besar ini, sering kali kita kebingungan apa bedanya denominasi "methodist" dengan denominasi "reformed". Seringkali pula kita mencampur adukkan doktrin2 yang berbeda dari berbagai denominasi. Misal, mengapa "adventist" memiliki doktrin yang berbeda dengan "karismatik"? Bukankah denominasi2 ini sama2 protestant? Bagaimana bisa mereka "tidak akur" dalam hal pengajaran?
Untuk memudahkan mempelajari dan membedakan doktrin2 dari berbagai denominasi, alangkah baiknya jika penelurusan dimulai dari asal-usul dan jalur warisan denominasi tersebut. Dari sini akan mudah dibedakan dasar dan doktrin utama dari masing2 denominasi.
Berikut adalah bagan asal-usul denominasi2 yang ada di dunia sampai saat ini, sebagaimana dikutip dari: http://protestantism.co.uk/denominations.html
(http://i951.photobucket.com/albums/ad357/neo_c4n/denominasi.jpg) (http://s951.photobucket.com/user/neo_c4n/media/denominasi.jpg.html)
Informasi bagus. Trima kasih Jen.
Kalo dilihat dari nama situs tempat informasi dimaksud, dapat disimpulkan bahwa itu merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Protestan, begitu kan? Artinya, sejak tahun 33 sampai dengan tahun 1500-an, Protestan mengetahui bahwa kumpulan Kristen yang eksis hanyalah Catholic Church.
Saya duga, hasil penelitian tersebut belum tersosialisasi kepada seluruh jemaat Protesan. Karena belum tersosialisasi, maka di beberapa diskusi muncul pikiran orang yang mengaku Protestan, menyatakan bahwa kumpulannya berasal dari Gereja Perdana Yerusalem. Sejak tahun 33 sampai dengan tahun 1500-an, yang ada hanya Catholic Church, lantas darimana informasi si Protestan yang mengaku-aku bahwa kumpulannya berasal dari Gereja Perdana Yerusalem?
Diskusi akan semakin hangat kalo kepada Protestan seperti itu ditanyakan dasar pikirnya, ato informasi pendukungnya, mengapa dia berkesimpulan bahwa ada Gereja Perdana Yerusalem yang menjadi cikal-bakal kumpulannya. Kalo informasi Bagan Asal-Usul Denominasi ini sudah tersosialisasi kepada seluruh penganut Protestan, maka akan semakin kecil kemungkinan munculnya orang yang bersitegang leher menyatakan cikal-bakal kumpulannya dari Gereja Perdana Yerusalem. Sangat disayangkan, sebagian dari Protestan masih tidak meng-up date informasinya, meskipun informasi itu bersumber dari sesama Protestan. Dan, menurut dugaan saya, orang-orang penganut pola pikir seperti itu pula (yang tidak mau mengupdate informasi) akan selalu menjadi biang perseteruan. Meski informasinya sudah out of date, tetapi dengan rasa percaya diri yang ngotot memandang informasi orang lain salah. Edhyian thennann.
Damai, damai, damai.
-
Ngga smua protestan bpendapat bgitu kaliiiiyyy...
Lagipula, Gereja ya Gereja dan semua Gereja itu Kudus, Katolik dan Apostolik.
Mana ada Gereja yg tidak kudus, atau tidak katolik (universal), dan tidak apostolik?
Bahwa skrg ada brand Gereja Katolik Roma, itu tjadi sbg pembeda dari brands Gereja-Gereja aliran protestan.
-
Ngga smua protestan bpendapat bgitu kaliiiiyyy...
Lagipula, Gereja ya Gereja dan semua Gereja itu Kudus, Katolik dan Apostolik.
Mana ada Gereja yg tidak kudus, atau tidak katolik (universal), dan tidak apostolik?
Bahwa skrg ada brand Gereja Katolik Roma, itu tjadi sbg pembeda dari brands Gereja-Gereja aliran protestan.
Khusus yang di bold, om, sepertinya tidak semua gereja bisa mengaku Apostolik.
Karena selain GRK, tidak ada Pendeta yang menerima sakramen imammat.
Syalom
-
Brarti definisi Apostolik nya yg beda.
-
Brarti definisi Apostolik nya yg beda.
Atau ada yang memaknainya berbeda, om?
:P :whistle:
-
Dari http://kbbi.web.id/ diketahui: apostolik /apos·to·lik/ a berhubungan dng atau berdasarkan ajaran para rasul
Dari http://id.wikipedia.org/wiki/Suksesi_Apostolik diketahui: Suksesi Apostolik adalah doktrin dalam beberapa Gereja Kristiani bahwa suksesi para uskup, yang tak pernah terputus, secara historis dapat ditelusuri kembali sampai pada Keduabelas Rasul mula-mula Dalam Katolisisme, suksesi apostolik "adalah salah satu dari empat unsur yang membentuk Gereja Yesus Kristus yang sejati" dan melegitimasi jabatan-jabatan sakramental yang ada, karena suksesi apostolik dipandang perlu dimiliki oleh seorang uskup guna melaksanakan penahbisan (yang sahih) imam, diakon, dan uskup lain. Suksesi apostolik diberikan dalam upacara pentahbisan uskup melalui penumpangan tangan para uskup yang juga telah ditahbiskan menurut suksesi apostolik. Gereja Katolik Roma, Gereja-Gereja Katolik Timur, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, Gereja Anglikan dan Gereja Katolik Lama semuanya menyatakan diri memiliki suksesi apostolik, demikian pula Gereja-Gereja Lutheran di beberapa negara Skandinavia. Terkait dengan teologi sakramental dari gereja-gereja tersebut, maka hanya para uskup dan para imam yang ditahbiskan oleh uskup-uskup dalam suksesi apostoliklah yang dapat secara sah merayakan atau menerimakan beberapa sakramen, termasuk Ekaristi, pengakuan dosa, krisma dan minyak suci. Suksesi apostolik adalah sebuah garis pembatas yang penting artinya bagi pihak yang menyatakan memilikinya: Ketiadaan hal tersebut merupakan alasan utama mengapa jemaat-jemaat protestan tidak dianggap sebagai Gereja-Gereja oleh Gereja Ortodoks dan Gereja Katolik.
Wikipedia tersebut mengungkapkan bahwa Gereja-Gereja Lutheran di beberapa negara Skandinavia menyatakan diri memiliki suksesi apostolik. Sementara Martin Luther bukan seorang uskup (CMIIW). Lantas, bagaimana model apostolisitas mereka, ya?
-
Ngga smua protestan bpendapat bgitu kaliiiiyyy...
Betul. Maka saya bilang, "di beberapa diskusi muncul pikiran orang yang mengaku Protestan". Dan memang agak sulit menampik bahwa di Protestan itu, sedikit beda pemaknaan, cenderung memunculkan kumpulan baru.
Lagipula, Gereja ya Gereja dan semua Gereja itu Kudus, Katolik dan Apostolik.
Tapi ketika Yesus Kristus masih melayani secara fisik di bumi, dari berita Alkitab, kita tahu bahwa Yesus Kristus hanya sekali berkata mendirikan jemaat, bukan jemaat-jemaat. Artinya, menurut saya, hanya ada satu Gereja, bukan lebih dari satu. Namun, secara kasat mata, dewasa ini sudah sangat banyak kumpulan yang mengaku sebagai jemaat (gereja).
Mana ada Gereja yg tidak kudus, atau tidak katolik (universal), dan tidak apostolik?
Hmmm... bagaimana, ya? Terima ato tolak? Nantilah.
Bahwa skrg ada brand Gereja Katolik Roma, itu tjadi sbg pembeda dari brands Gereja-Gereja aliran protestan.
O, begitu. Artinya, orang-orang yang berserikat di Gereja 'Katolik Roma' mencari nama baru, untuk membedakannya dari kumpulan-kumpulan lainnya? Begitu? Bagaimana dengan Gereja-Gereja Katolik Timur, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, Gereja Anglikan dan Gereja Katolik Lama?
-
Mana ada Gereja yg tidak kudus, atau tidak katolik (universal), dan tidak apostolik?
Hmmm... bagaimana, ya? Terima ato tolak? Nantilah.O,
mungkinkah ini artinya saya atau bro Husada, bisa membuat kumpulan gereja yg baru dan mengklaim gereja tsb kudus, dan apostolik..?
sptnya tiap2 orang bisa mendirikan gereja baru, dan mengklaim gereja tsb adlh kudus, katolik dan apostolik ya bro.. :doh:
Bahwa skrg ada brand Gereja Katolik Roma, itu tjadi sbg pembeda dari brands Gereja-Gereja aliran protestan.
begitu. Artinya, orang-orang yang berserikat di Gereja 'Katolik Roma' mencari nama baru, untuk membedakannya dari kumpulan-kumpulan lainnya? Begitu? Bagaimana dengan Gereja-Gereja Katolik Timur, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, Gereja Anglikan dan Gereja Katolik Lama?
jd istilah/nama Gereja Katolik Roma itu baru ada setelah adanya gerakan Protestanisme yg dipelopori ol Martin Luhther, dkk ya bro..?
jiaaaahahahahaha... :rofl:
-
Informasi bagus. Trima kasih Jen.
Kalo dilihat dari nama situs tempat informasi dimaksud, dapat disimpulkan bahwa itu merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Protestan, begitu kan? Artinya, sejak tahun 33 sampai dengan tahun 1500-an, Protestan mengetahui bahwa kumpulan Kristen yang eksis hanyalah Catholic Church.
Saya duga, hasil penelitian tersebut belum tersosialisasi kepada seluruh jemaat Protesan. Karena belum tersosialisasi, maka di beberapa diskusi muncul pikiran orang yang mengaku Protestan, menyatakan bahwa kumpulannya berasal dari Gereja Perdana Yerusalem. Sejak tahun 33 sampai dengan tahun 1500-an, yang ada hanya Catholic Church, lantas darimana informasi si Protestan yang mengaku-aku bahwa kumpulannya berasal dari Gereja Perdana Yerusalem?
Diskusi akan semakin hangat kalo kepada Protestan seperti itu ditanyakan dasar pikirnya, ato informasi pendukungnya, mengapa dia berkesimpulan bahwa ada Gereja Perdana Yerusalem yang menjadi cikal-bakal kumpulannya. Kalo informasi Bagan Asal-Usul Denominasi ini sudah tersosialisasi kepada seluruh penganut Protestan, maka akan semakin kecil kemungkinan munculnya orang yang bersitegang leher menyatakan cikal-bakal kumpulannya dari Gereja Perdana Yerusalem. Sangat disayangkan, sebagian dari Protestan masih tidak meng-up date informasinya, meskipun informasi itu bersumber dari sesama Protestan. Dan, menurut dugaan saya, orang-orang penganut pola pikir seperti itu pula (yang tidak mau mengupdate informasi) akan selalu menjadi biang perseteruan. Meski informasinya sudah out of date, tetapi dengan rasa percaya diri yang ngotot memandang informasi orang lain salah. Edhyian thennann.
Damai, damai, damai.
To be fair, terminology "Catholic Church" itu tidak exclusive dimiliki oleh Gereja Katolik Roma saja.
Sebelum skisma Kalsedon di abad ke-4, “Catholic Church” mengacu pada semua Gereja di dunia. Setelah skisma Kalsedon, ada 2 Gereja yg meng-claim sebagai “Catholic Church”, yaitu Gereja yang menerima keputusan konsili Kalsedon (Gereja Barat (Roma) dan Gereja Timur yang dalam communion dengan Roma); dan Gereja yang menolak Konsili Kalsedon (Gereja Orthodox Oriental Mesir, Syria, Armenia, Ethiopia, dan India).
Setelah skisma besar di abad ke-15, berarti ada 3 Gereja yang meng-claim sebagai ”Catholic Church”, yaitu Gereja Orthodox Oriental, Gereja Orthodox Timur, dan Gereja Katolik Roma.
IMO, aku setuju dengan Anda, bro Husada. Bhwa dalam study di atas, “Catholic Church” yang diacu memang mengacu pada “Gereja Katolik Roma”, karena skisma Anglikan (yang akhirnya juga terputus dari suksesi apostolik sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai skisma dari sudut pandang GKR) dan juga heresy* protestantism itu terjadi dalam tubuh GKR, sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Gereja Orthodox Timur maupun Oriental.
IMHO, semua protestant seharusnya mengakui bahwa warisan iman mereka itu diperoleh dari Gereja Katolik Roma, bukan dari Gereja Yerusalem (apalagi kalo mengacu pada terminology Gereja Orthodox Patriarkat Yerusalem), ataupun Gereja Perdana, karena kalau protestant mempelajari sejarah pun, iman mereka sudah jauh berbeda dari iman yang diajarkan oleh bapa bapa Gereja Perdana.
*Catatan: aku menggunakan terminology "heresy protestantism" karena sedang membicarakan sejarah dari sudut pandang GKR, di mana protestantism yang dipelopori oleh Martin Luther memang telah dinyatakan sebagai anathema dan heresy. Tentunya, ajaran2 turunan dari Martin Luther ini otomatis dianggap sebagai heresy juga oleh GKR.
Harap dibedakan bahwa GKR tidak memandang orang2 yg tumbuh dalam iman protestant sebagai PELAKU heresy, melainkan justru dipandang sebagai saudara2 dalam Tuhan yang juga dihormati dan dihargai imannya.
-
Brarti definisi Apostolik nya yg beda.
Bro siip,
Kalo tidak keberatan, bisa tolong dibagikan definisi "apostolik" bagi protestantism?
Thanks in advance... :)
-
To be fair, terminology "Catholic Church" itu tidak exclusive dimiliki oleh Gereja Katolik Roma saja.
Sebelum skisma Kalsedon di abad ke-4, “Catholic Church” mengacu pada semua Gereja di dunia. Setelah skisma Kalsedon, ada 2 Gereja yg meng-claim sebagai “Catholic Church”, yaitu Gereja yang menerima keputusan konsili Kalsedon (Gereja Barat (Roma) dan Gereja Timur yang dalam communion dengan Roma); dan Gereja yang menolak Konsili Kalsedon (Gereja Orthodox Oriental Mesir, Syria, Armenia, Ethiopia, dan India).
Setelah skisma besar di abad ke-15, berarti ada 3 Gereja yang meng-claim sebagai ”Catholic Church”, yaitu Gereja Orthodox Oriental, Gereja Orthodox Timur, dan Gereja Katolik Roma.
IMO, aku setuju dengan Anda, bro Husada. Bhwa dalam study di atas, “Catholic Church” yang diacu memang mengacu pada “Gereja Katolik Roma”, karena skisma Anglikan (yang akhirnya juga terputus dari suksesi apostolik sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai skisma dari sudut pandang GKR) dan juga heresy* protestantism itu terjadi dalam tubuh GKR, sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Gereja Orthodox Timur maupun Oriental.
Maka itu saya slalu mnulis juga kpd teman-teman protestan bhw problemnya bukan di 'institusi Gereja Katolik' apalagi 'Gereja'.
Pd masa perdana, Gereja itu hanya Gereja yg kudus, katolik dan apostolik (meneruskan 'ajaran' para rasul).
Lalu tradisi Gereja berjalan turun-temurun hingga menjadi 'institusi Gereja Katolik Roma'.
Pd saat itupun tidak ada masalah.
Ketika suksesi magisterium sampai di era reformasi, barulah problem muncul krn ketidakpercayaan pd magisterium Gereja Katolik Roma pada saat itu (dan masa-masa menjelang saat itu).
-------
IMHO, sikap para protestan yg 'lupa' ancestor-nya dg tidak mau mengasosiasikan diri sama skali dg Gereja Katolik Roma yg jauh sebelum era reformasi adalah sikap yg munafik.
Masa 'Alkitab' mau digunakan, 'natal' dirayakan, 'paskah' diambil, tp mjelekkan GKR dan tidak mau berasosiasi dengannya.
-
Bisa koq, bahkan ajaran tetangga bilang nabi Adam juga agamanya Agama tetangga.
:D
-
Itu kan emang pencetus agamanya mngajarkan mentalitas 'kl ada yg baik, itu pasti krn agama saya (stelah dicari-cari, dirunut-runut, disambung-sambungin dan dibumbu-bumbuin)'.
Untunglah Tuhan Yesus ngga pernah ngajar: Adam itu agamanya Kristen dan Musa juga Kristen fanatik.
-
Kalau menurut penganut saksi yehuwa. Bahkan Jesus juga penganut saksi yehuwa, oom.
:(
-
Itu masih rada masuk akal krn nama 'YHVH' memang sudah ada.
Lha kl agama tetangga yg belum ada wujudnya kox bisa klaim sini klaim sana
-
Bisa om, menurut mereka nabi mereka meluruskan ajaran Jesus. Mungkin, ini mungkin lho ya, seperti sebagian protestan menganggap meluruskan ajaran gereja.
He he he.
Syalom
-
Maka itu saya slalu mnulis juga kpd teman-teman protestan bhw problemnya bukan di 'institusi Gereja Katolik' apalagi 'Gereja'.
Pd masa perdana, Gereja itu hanya Gereja yg kudus, katolik dan apostolik (meneruskan 'ajaran' para rasul).
Lalu tradisi Gereja berjalan turun-temurun hingga menjadi 'institusi Gereja Katolik Roma'.
Pd saat itupun tidak ada masalah.
Ketika suksesi magisterium sampai di era reformasi, barulah problem muncul krn ketidakpercayaan pd magisterium Gereja Katolik Roma pada saat itu (dan masa-masa menjelang saat itu).
Hmm... I have to disagree with your statements.
Pertama, mengenai institusi Gereja Katolik Roma yang menurut Anda muncul di kemudian hari, institusi ini sudah ada sejak sekitar tahun 50 Masehi, didirikan oleh rasul Paulus dan Petrus (bisa Anda telusuri bukti sejarah yang tidak terbantahkan mengenai hal ini :)).
Kedua, Gereja hanya Gereja yang kudus, katolik , dan apostolik, in a sense, statement ini tidak benar.
Pertama kali memang Gereja terbentuk di Yerusalem, dalam peristiwa Pentakosta.
Tapi, sekali lagi berdasar fakta sejarah, selain Gereja Yerusalem, di abad pertama Masehi Gereja juga didirikan 5 pentarki: Gereja Antiokia, Gereja Alexandria, Gereja Roma, Gereja Yerusalem, dan Gereja Konstantinopel.
Dalam tiap2 Pentarki pun ada archdiosesan / metropolitan yang memiliki wilayah yuridiksi masing2, misal: Gereja Damascus di bawah pentarki Gereja Antiokia, Gereja Kalsedon di bawah Pentarki Alexandria, ini adalah 2 contoh Gereja dari ratusan Gereja yang tersebar di dunia.
Kalau Anda pelajari sejarahnya, seperti yg aku coba rangkumkan di thread:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.msg56675.html#new
Semua Gereja dari semua patriakh, bersatu dalam communion dengan Gereja Roma, di mana Gereja Roma menjadi primus interpares dari semua Gereja, bukan sekedar primacy melainkan justru memegang supremacy.
Garis bawahnya, Gereja itu dari semula tidak hanya ada satu, melainkan berdiri di banyak tempat, masing2 memiliki otoritas yuridiksi masing2, dipimpin oleh seorang penerus jabatan rasul (bishop). Dari semua Gereja ini, semuanya memang adalah Kudus, Katolik, dan Apostolik. Dan semuanya berada dalam satu communion, yang dalam iman katolik dipahami sebagai communion dengan (penerus) Sang Batu Karang, yaitu Uskup Gereja (patriach) Roma, sehingga semua Gereja-Gereja itu memiliki sifat yang ”Satu” sebagaimana dikehendaki oleh Tuhan.
Tetapi oleh karena skisma dan heresy, tidak sedikit tercatat dalam sejarah, banyak "gereja" yg memisahkan diri dari communion dan membentuk "gereja" mereka sendiri dan bahkan sering kali berdasar ajaran yg tidak apostolik. Apakah "gereja2" ini masih dapat dikatakan sebagai kudus, katolik, dan apostolik? IMHO... wasalam.... only God knows... :)
IMHO, sikap para protestan yg 'lupa' ancestor-nya dg tidak mau mengasosiasikan diri sama skali dg Gereja Katolik Roma yg jauh sebelum era reformasi adalah sikap yg munafik.
Masa 'Alkitab' mau digunakan, 'natal' dirayakan, 'paskah' diambil, tp mjelekkan GKR dan tidak mau berasosiasi dengannya.
Yep… semoga diskusi2 di FIK ini bisa membangun jembatan komunikasi dan mengurangi / menghilangkan antipati antar Gereja / denominasi.. :)
-
@Jenova,
Saya ngga berpanjang mnanggapi tulisan Bro krn kita punya beda pandangan dlm hal 'institusi'.
Kita juga punya persoalan beda pandangan dalam hal suksesi apostolik.
Saya tidak melawan/menentang suksesi apostolik, tetapi saya tidak sepakat dg 'kemutlakan' pola suksesi yg dianut GKR.
Tp maaf krn saya tidak hendak berpanjang mbahasnya krn ujung-ujungnya akan ksana-sana juga.
-
Bisa om, menurut mereka nabi mereka meluruskan ajaran Jesus. Mungkin, ini mungkin lho ya, seperti sebagian protestan menganggap meluruskan ajaran gereja.
He he he.
Syalom
Well,
Jika protestan tidak mengikuti ajaran Gereja, maka saya ngga akan jadi protestan Bro.
Tp ya pendapat saya ini pasti akan ditentang habis-habisan oleh pihak yg myakini habis-habisan bhw hingga kini pun menjadi suksesi kerasulan.
Maka itu biasanya saya ngga diskusi panjang-panjang soal ini...
-
Well,
Jika protestan tidak mengikuti ajaran Gereja, maka saya ngga akan jadi protestan Bro.
Tp ya pendapat saya ini pasti akan ditentang habis-habisan oleh pihak yg myakini habis-habisan bhw hingga kini pun menjadi suksesi kerasulan.
Maka itu biasanya saya ngga diskusi panjang-panjang soal ini...
Yaaah itulah.
Memang karena masing masing pihak sudah punya pijakan (yang sangat kuat), maka masing masing pihak juga berlogika (berapology ?) dengan pijakan yang selama ini sudah (sangat) dipercayainya. Memang tidak akan pernah bertemu, walau segala macam 'bukti' kita lampirkan, karena 'bukti' itu juga berdasarkan pijakan yang dipercaya.
He he he he. But, itulah seninya diskusi, kan, om?
Syalom
-
@Jenova,
Saya ngga berpanjang mnanggapi tulisan Bro krn kita punya beda pandangan dlm hal 'institusi'.
Kita juga punya persoalan beda pandangan dalam hal suksesi apostolik.
Saya tidak melawan/menentang suksesi apostolik, tetapi saya tidak sepakat dg 'kemutlakan' pola suksesi yg dianut GKR.
Tp maaf krn saya tidak hendak berpanjang mbahasnya krn ujung-ujungnya akan ksana-sana juga.
No worries, bro siip. Thanks atas tanggapannya, anyway.
Sebetulnya, aku berharap kita bisa bertukar pikiran, karena aku juga tertarik memahami dasar iman protestant untuk mempertahankan klaim apostolik dalam denominasi mereka.
Tapi aku hormati keputusan Anda untuk mengakhiri diskusi di sini. Jika di kemudian hari Anda bersedia melanjutkan diskusinya, please let me know.. :)
-
@Jenova,
Saya ngga berpanjang mnanggapi tulisan Bro krn kita punya beda pandangan dlm hal 'institusi'.
Kita juga punya persoalan beda pandangan dalam hal suksesi apostolik.
Saya tidak melawan/menentang suksesi apostolik, tetapi saya tidak sepakat dg 'kemutlakan' pola suksesi yg dianut GKR.
Tp maaf krn saya tidak hendak berpanjang mbahasnya krn ujung-ujungnya akan ksana-sana juga.
Atau mungkin begini maksud bro siip...apostolik pengertiannya adalah tidak serta merta dari jalur penerus tapi dari ajaran para rasul yang tertulis dalam Alkitab jadi sepanjang Gereja tersebut punya Alkitab maka otomatis Gereja tersebut disebut apostolik juga (please correct me If I am Wrong) :)
salam :)
-
No worries, bro siip. Thanks atas tanggapannya, anyway.
Sebetulnya, aku berharap kita bisa bertukar pikiran, karena aku juga tertarik memahami dasar iman protestant untuk mempertahankan klaim apostolik dalam denominasi mereka.
Tapi aku hormati keputusan Anda untuk mengakhiri diskusi di sini. Jika di kemudian hari Anda bersedia melanjutkan diskusinya, please let me know.. :)
Nice statement bro Jeno :)
bro siip tidak ada pemaksaan kok dalam diskusi di sini...silahkan kalau melanjutkan atau tidak,
juga buat rekan2 protestan yang lain kalau mau bergabung diskusi di thread ini
salam :)
-
Atau mungkin begini maksud bro siip...apostolik pengertiannya adalah tidak serta merta dari jalur penerus tapi dari ajaran para rasul yang tertulis dalam Alkitab jadi sepanjang Gereja tersebut punya Alkitab maka otomatis Gereja tersebut disebut apostolik juga (please correct me If I am Wrong) :)
salam :)
Mungkin saya bisa tanggapi yang ini...
Suksesi apostolik secara jalur penerus itu tidak salah, malah banyak kita temukan di Alkitab.
Misalnya saja (contoh yg saya ambil ini bukan garis darah) dari Elia ke Elisa, dari Musa ke Yosua, dll.
Namun jalur suksesi tidak mutlak harus demikian.
Tidaklah otomatis jika terjadi penyerahan suksesi maka itu sudah pasti si suksesor itu sah dan benar.
Jika si suksesor tidak layak mnyandang suksesi (krn satu dan lain hal), maka jalur suksesi itu akan teralihkan ke pihak lain yg sejalan dg ajaran para rasul (yg sudah tertuang di Alkitab, yg jg otomatis sejalan dg magisterium terdahulu) dan suksesi itu bisa saja di luar institusi yg saat itu sedang berkuasa.
Makanya saya ngga anti GKR seolah semua GKR dlm sepanjang sejarah itu pasti keliru. Itu namanya spt mencela nenek moyang sendiri....
Mnrt saya pd suatu waktu terjadi pelencengan yg dilakukan oleh mreka yg mjd suksesor dan suksesornya dan suksesornya lagi.
Mngapa diskusi susah menemukan kesepakatan?
Krn di GKR dikenal suatu pngajaran yg mengindikasikan bhw jalur penerus yg dianut GKR sudah pasti sah, otomatis terlindungi dari kekeliruan dan juga kebijakan dari setiap pemegang suksesi itu tidak mungkin salah.
Gaya pmikiran GKR dan protestan itu beda disana.
Bagi para protestan, jemaat diajar utk membaca Alkitab dan bisa menilai sendiri ajaran pemimpin bdsk Alkitab itu.
Konsekuensinya, jika si pemimpinnya dianggap melenceng dari Alkitab, maka pemimpin itu akan ditinggalkan.
Konsekuensi lainnya (ini bisa dilihat sbg suatu kelemahan tp juga sbg suatu pembelajaran), banyak penafsiran bkembang dalam aliran protestan trutama utk perkara-perkara non-fundamental.
-
Om Siip, bukankah penerus Musa Dan Joshua adalah para imam yang menggantikan Harun dan berkesinambungan?
Syalom
-
Bukan Om.
Musa dan Harun itu seangkatan.
Musa dganti oleh Yosua dan ssudah itu diganti oleh hakim-hakim (tidak sedarah) sampai berganti ke raja-raja (bloodline). Era raja-raja berakhir saat pembuangan ke Babel.
Kl Harun itu diganti oleh kturunannya turun-temurun (bloodline) sbg Imam Besar. Siklus ini putus di Tuhan Yesus (Imam Besar dari Yehuda).
Imam Besar terakhir sblm Tuhan Yesus adl Kayafas. Tetapi pd jaman Kayafas, firman Tuhan malah turun ke atas Yohanes Pembaptis yg adalah keturunan Lewi. Yohanes inilah yg justru 'sadar' dan menunjuk kpd Yesus sbg Anak Domba Allah.
-
Namun jalur suksesi tidak mutlak harus demikian.
Tidaklah otomatis jika terjadi penyerahan suksesi maka itu sudah pasti si suksesor itu sah dan benar.
Jika si suksesor tidak layak mnyandang suksesi (krn satu dan lain hal), maka jalur suksesi itu akan teralihkan ke pihak lain yg sejalan dg ajaran para rasul (yg sudah tertuang di Alkitab, yg jg otomatis sejalan dg magisterium terdahulu) dan suksesi itu bisa saja di luar institusi yg saat itu sedang berkuasa.
jadi, kalau demikian .. terlepas dari pihak mana yang salah atau benar? maka apakah bisa keduanya (pihak yang berselisih) adalah disebut apostolik? atau hanya salah satu saja yang apostolik? meskipun semua pihak mengklaim apostolik?
kembali disini dipertanyakan apa definisi apostolik itu.. ?
salam...
-
Hakim hakim / imam, sepertinya juga melalui penunjukan oleh hakim sebelumnya kan om? Disebut immamat, atau beda?
Bagi Kristen John the baptist, bagi Yahudi sepertinya tetap Kayafas dst, om.
Syalom
-
Hakim hakim / imam, sepertinya juga melalui penunjukan oleh hakim sebelumnya kan om? Disebut immamat, atau beda?
Hakim itu tidak melalui tahap suksesi.
Sdgkn Imam Besar itu diturunkan dari ayah ke anak.
Bagi Kristen John the baptist, bagi Yahudi sepertinya tetap Kayafas dst, om.
Syalom
Pd saat firman Tuhan turun ke Yohanes, blm ada kristen.
-
Mungkin saya bisa tanggapi yang ini...
Suksesi apostolik secara jalur penerus itu tidak salah, malah banyak kita temukan di Alkitab.
Misalnya saja (contoh yg saya ambil ini bukan garis darah) dari Elia ke Elisa, dari Musa ke Yosua, dll.
Namun jalur suksesi tidak mutlak harus demikian.
Tidaklah otomatis jika terjadi penyerahan suksesi maka itu sudah pasti si suksesor itu sah dan benar.
Jika si suksesor tidak layak mnyandang suksesi (krn satu dan lain hal), maka jalur suksesi itu akan teralihkan ke pihak lain yg sejalan dg ajaran para rasul (yg sudah tertuang di Alkitab, yg jg otomatis sejalan dg magisterium terdahulu) dan suksesi itu bisa saja di luar institusi yg saat itu sedang berkuasa.
Makanya saya ngga anti GKR seolah semua GKR dlm sepanjang sejarah itu pasti keliru. Itu namanya spt mencela nenek moyang sendiri....
Mnrt saya pd suatu waktu terjadi pelencengan yg dilakukan oleh mreka yg mjd suksesor dan suksesornya dan suksesornya lagi.
Mngapa diskusi susah menemukan kesepakatan?
Krn di GKR dikenal suatu pngajaran yg mengindikasikan bhw jalur penerus yg dianut GKR sudah pasti sah, otomatis terlindungi dari kekeliruan dan juga kebijakan dari setiap pemegang suksesi itu tidak mungkin salah.
Sebenarnya memang ini berpegang pada janji Kristus dalam Mat 16.18 tapi okelah ini bukan tema diskusi kita ...karena sesuai judul tema yang kita angkat adalah jalur suksesi Protestan :)
Gaya pmikiran GKR dan protestan itu beda disana.
Bagi para protestan, jemaat diajar utk membaca Alkitab dan bisa menilai sendiri ajaran pemimpin bdsk Alkitab itu.
Konsekuensinya, jika si pemimpinnya dianggap melenceng dari Alkitab, maka pemimpin itu akan ditinggalkan.
Konsekuensi lainnya (ini bisa dilihat sbg suatu kelemahan tp juga sbg suatu pembelajaran), banyak penafsiran bkembang dalam aliran protestan trutama utk perkara-perkara non-fundamental.
I see...
Jadi kalau sampai muncul denominasi baru itu karena setidaknya menurut anggota denominasi tersebut (subjektif) bahwa pimpinannya sudah melenceng dari Alkitab...jadi lebih baik ditinggalkan dan membuat yang baru begitu yah bro siip.
Yah mungkin dari kacamata GKR ini seperti semangat reformasi yang agak kebablasan...karena standing pointnya terus berubah mengikuti selera orang perorangan...:)
Tapi apapun itu kami menghargai sharing bro siip di sini :)
salam :)
-
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertaimu, Siip.
Saya tertarik dengan yang ini:(Secara garis besar, dalam hal ini, saya sependapat dengan Jenova. Saya hanya membuat catatan yang menarik, bagi saya)Jika si suksesor tidak layak mnyandang suksesi (krn satu dan lain hal), maka jalur suksesi itu akan teralihkan ke pihak lain yg sejalan dg ajaran para rasul (yg sudah tertuang di Alkitab, yg jg otomatis sejalan dg magisterium terdahulu) dan suksesi itu bisa saja di luar institusi yg saat itu sedang berkuasa.
Timbul pertanyaan di benak saya, siapa yang kompeten menilai ketidaklayakan seorang suksesor mengemban garis suksesi?
Menurut hemat saya, sehebat apapun kompetensi seseorang ato sekelompok orang untuk menilai kelayakan seorang suksesor, harus mengingat pernyataan Jesus Kristus pada Mat 28:20 "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Maksud saya, bila seseorang ato sekelompok orang, berdasarkan kompetensi yang ada padanya, menyimpulkan bahwa suksesor sudah tidak layak menyandang suksesi, bukan serta merta orang ato kelompok itu mempunyai otoritas mendirikan kumpulan baru yang terpisah dari kumpulan awal, yang nyata-nyata telah disampaikan Jesus Kristus bahwa Jesus Kristus menyertai kamu (kumpulan itu) senantiasa sampai kepada akhir zaman. Bila ada orang ato kelompok orang yang 'merasa' berhak (berdasarkan Alkitab ato apapun) membentuk kelompok baru, itu artinya, orang ato kelompok itu menempatkan diri membangkang pada pernyataan Jesus Kristus pada Mat 28:20 itu. Ato, tidak percaya bahwa Tuhan Jesus Kristus mampu menyertai kelompok awal yang eksis sampai kepada akhir zaman.
Banyak anggota kelompok awal itu yang tidak sependapat dengan suksesornya, tetapi tidak sampai mendirikan kelompok baru, ato kelompok tandingan, ato kelompok perjuangan. Apa penyebabnya? Menurut dugaan saya, karena sangat mengimani pernyataan Tuhan Jesus Kristus, bahwa Tuhan Jesus Kristus menyertai kumpulan itu sampai kepada akhir zaman.
Begitu, pandangan saya. Damai, damai, damai.
-
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai FIKers sekalian.
Terkait dengan judul trit, saya masih ingin mengulang pertanyaan saya terdahulu, yang saya nilai belum terjawab:Dari http://id.wikipedia.org/wiki/Suksesi_Apostolik diketahui: Suksesi Apostolik adalah doktrin dalam beberapa Gereja Kristiani bahwa suksesi para uskup, yang tak pernah terputus, secara historis dapat ditelusuri kembali sampai pada Keduabelas Rasul mula-mula Dalam Katolisisme, suksesi apostolik "adalah salah satu dari empat unsur yang membentuk Gereja Yesus Kristus yang sejati" dan melegitimasi jabatan-jabatan sakramental yang ada, karena suksesi apostolik dipandang perlu dimiliki oleh seorang uskup guna melaksanakan penahbisan (yang sahih) imam, diakon, dan uskup lain. Suksesi apostolik diberikan dalam upacara pentahbisan uskup melalui penumpangan tangan para uskup yang juga telah ditahbiskan menurut suksesi apostolik. Gereja Katolik Roma, Gereja-Gereja Katolik Timur, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, Gereja Anglikan dan Gereja Katolik Lama semuanya menyatakan diri memiliki suksesi apostolik, demikian pula Gereja-Gereja Lutheran di beberapa negara Skandinavia. Terkait dengan teologi sakramental dari gereja-gereja tersebut, maka hanya para uskup dan para imam yang ditahbiskan oleh uskup-uskup dalam suksesi apostoliklah yang dapat secara sah merayakan atau menerimakan beberapa sakramen, termasuk Ekaristi, pengakuan dosa, krisma dan minyak suci. Suksesi apostolik adalah sebuah garis pembatas yang penting artinya bagi pihak yang menyatakan memilikinya: Ketiadaan hal tersebut merupakan alasan utama mengapa jemaat-jemaat protestan tidak dianggap sebagai Gereja-Gereja oleh Gereja Ortodoks dan Gereja Katolik.
Wikipedia tersebut mengungkapkan bahwa Gereja-Gereja Lutheran di beberapa negara Skandinavia menyatakan diri memiliki suksesi apostolik. Sementara Martin Luther bukan seorang uskup (CMIIW). Lantas, bagaimana model apostolisitas mereka, ya?
Senang sekali kalo ada yang berkenan memberi tanggapan.
Damai, damai, damai.
-
@Husada,
Saya mhargai pendapat Husada.
Teman-teman GKR akan berkata bhw Tuhan Yesus 'pasti' menaungi kelompok 'ini'.
Sdgkn saya bpndapat bhw Tuhan Yesus pasti menaungi 'kelompok'.
Di dalam 'kelompok' bisa ada 'ini', 'itu', 'dia', 'mreka', dll.
Anggaplah dalam 'kelompok' itu kmdn tpisah antara 'ini' dg 'itu'.
'Ini' adalah majority sdgkn 'itu' adl minority.
Strusnya Anda taulah pendapat saya.
Tp ya itulah.
Stiap pihak akan mmegang posisinya masing-masing.
Makanya diskusi ini tidak bkesudahan sblm akhir jaman.
-
@Husada,
Saya mhargai pendapat Husada.
Teman-teman GKR akan berkata bhw Tuhan Yesus 'pasti' menaungi kelompok 'ini'.
Sdgkn saya bpndapat bhw Tuhan Yesus pasti menaungi 'kelompok'.
Di dalam 'kelompok' bisa ada 'ini', 'itu', 'dia', 'mreka', dll.
Yg melenceng dan menjauh bukan lagi 'kelompok' walau tadinya mreka adl 'kelompok'.
Tp ya itulah.
Stiap pihak akan mmegang posisinya masing-masing.
Makanya diskusi ini tidak bkesudahan sblm akhir jaman.
Terima kasih, Siip. Anda tetap bijaksana. Diberkatilah engkau dengan segenap orang yang engkau kasihi.
Saya masih menunggu jawaban atas pertanyaan saya yang terinspirasi dari informasi wikipedia itu.
Damai, damai, damai.
-
Utk itu silakan menengok ke definisi Bro Leonardo mengenai 'apostolik', yaitu mengarah ke 'sola scriptura'.
Dari situ maka bisa dilihat bhw pola 'suksesi apostolik'-nya akan beda drpd model GKR.
-
bro siip, kalau ditinjau dari sudut protestanisme.. (baiknya kita bahas suksesi apostolik menurut protestan saja, tidak usah bahas suksesi apostolik model katolik agar sesuai topik)
maka, apakah gereja-gereja protestan itu bisa disebut apostolik (banyak gereja apostolik namun tidak harus se organisasi), namun tidak semuanya? atau bagaimana?
terimakasih bro siip jika sudi berbagi... sungguh saya penasaran dengan bahasan apostolik di protestanisme.. bagaimana sudut pandang protestan akan apostolk ini.
-
Karismatik and gereja bethel kok ngga termasuk ya?
-
Setahu saya Gereja Protestan Lutheran masih mengklaim adanya suksesi tanpa putus ini :
In Scandinavia, most Lutheran churches participating in the Porvoo Communion, those of Iceland, Norway, Sweden, Finland, Estonia, and Lithuania, believe that they ordain their bishops in the apostolic succession in lines stemming from the original apostles.
Bagaimana dengan denom lain?
Shalom
-
Setahu saya Gereja Protestan Lutheran masih mengklaim adanya suksesi tanpa putus ini :
Bagaimana dengan denom lain?
Shalom
definisi apostoliknya dulu bagaimana.. imho, itu yang menarik... :D
-
Setahu saya Gereja Protestan Lutheran masih mengklaim adanya suksesi tanpa putus ini :
Bagaimana dengan denom lain?
Shalom
Hmm.... setelah membaca2 lebih jauh, ternyata benar bahwa Gereja Lutheran di Skandinavia memang masih memiliki suksesi apostolik (ada uskup dalam Gereja mereka). Tapi aku kurang yakin apakah suksesi itu masih sah dan valid menurut sudut pandang Gereja Katolik Roma, atau sudah dinyatakan (bagi Gereja Katolik Roma) sebagai "null" dan "void" seperti suksesi di Gereja Anglikan.
Kalau menurut sejarah Gereja Lutheran di Norway (dan Denmark) di sini: http://www.kirken.no/english/engelsk.cfm?artid=5730, sepertinya mereka menjadi Gereja Lutheran karena tekanan politik.
Dari situs yg aku berikan di atas, Lutheranism masuk ke Skandinavia karena raja Denmark (Denmark pada waktu itu menguasai/menjajah Norwegia) convert menjadi Lutheran dan menjadikan Lutheran sebagai agama negara. Uskup agung Norway melarikan diri, satu dari dua uskup lainnya di Norwegia dijadikan tahanan, uskup satunya lagi menjadi kepala pengurus organisasi Lutheran. AFAIU, uskup ini lah (setidaknya) yang meneruskan suksesi apostolik di Gereja Lutheran Norwegia. Dan perlahan2 semua imam dan klergi di Norwegia menjalankan ritual dan doktrin baru, yaitu Lutheran.
:think: :think: :think:
-
Kl Gereja aliran karismatik itu agak beda para Bro...
Di dalam perkembangan Gereja aliran karismatik jaman skrg, kami meyakini bhw Tuhan masih mengangkat dan mentahbiskan rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan guru-guru.
Krn jabatan 'apostle' masih aktif, maka itulah suksesi apostoliknya.
Saat ini aliran karismatik masih tersebar.
Kelak (dan saya sedang menunggu ini) para apostles di dalam berbagai Gereja karismatik di seluruh dunia akan berkumpul dan membentuk suatu jaringan (network - jala) dan mreka akan menjadi smacam magisterium.
Nah teman-teman, itu sudut pandang karismatik...
Kita bahasnya lain kali saja yach.
Skrg mari kembali ke GKR dan Lutheranism (Protestanism).
Cia yooooo!!!!
-
Nice info bro Siip. Sebuah kabar gembira mengenai terbentuknya jala/jaringan dan magisterium tersebut. Yang tentu dalam rangka persatuan .
Shalom
-
Tentunya Bro.
Saya selalu berpikir, menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, maka Gereja akan bersatu dalam sebuah jaringan (bukan organisasi) dan ini akan terjadi dg diiringi tanda-tanda. Gereja ini kelak akan mendekati bahkan melebihi model Gereja mula-mula yang adalah satu kesatuan, menberitakan Injil yang benar dg agresif serta mengalir dalam kuasa ilahi.
Ketika Gereja bisa mewakili Satu Kerajaan Allah di bumi, barulah tiba kesudahannya.
Tentu saja nanti mungkin ada Gereja yg tidak mau ikut menyatukan diri, tp nanti akan kelihatan bedanya.
-
Kl Gereja aliran karismatik itu agak beda para Bro...
Di dalam perkembangan Gereja aliran karismatik jaman skrg, kami meyakini bhw Tuhan masih mengangkat dan mentahbiskan rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan guru-guru.
Krn jabatan 'apostle' masih aktif, maka itulah suksesi apostoliknya.
Saat ini aliran karismatik masih tersebar.
Kelak (dan saya sedang menunggu ini) para apostles di dalam berbagai Gereja karismatik di seluruh dunia akan berkumpul dan membentuk suatu jaringan (network - jala) dan mreka akan menjadi smacam magisterium.
Nah teman-teman, itu sudut pandang karismatik...
Kita bahasnya lain kali saja yach.
Skrg mari kembali ke GKR dan Lutheranism (Protestanism).
Cia yooooo!!!!
Lhoh hoh lhoh, koq malah ke GKR? Judulnya bukankah Protestan?
:D
-
Pan GKR dibandingkan dg Protestan...
Krn saya karismatik, ada baiknya jika yg mrespons adl dari Protestan juga.
-
Utk itu silakan menengok ke definisi Bro Leonardo mengenai 'apostolik', yaitu mengarah ke 'sola scriptura'.
Dari situ maka bisa dilihat bhw pola 'suksesi apostolik'-nya akan beda drpd model GKR.
Terima kasih. Mengarah ke Sola Scriptura, tetapi bukan, ya? Bagaimana definisi pastinya? Apakah ada upacara suksesinya? Apakah suksesi itu berantai terus, tanpa ada yang dipandang sebagai yang utama? Semua apostel dipandang sebagai jemaat yang rajani?
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai kita.
-
@Husada,
Kl menengok ke Protestan, lebih baik ditanya sama yg jago dlm sudut pandang protestan.
-
Mungkin saya bisa tanggapi yang ini...
Suksesi apostolik secara jalur penerus itu tidak salah, malah banyak kita temukan di Alkitab.
Misalnya saja (contoh yg saya ambil ini bukan garis darah) dari Elia ke Elisa, dari Musa ke Yosua, dll.
Namun jalur suksesi tidak mutlak harus demikian.
Tidaklah otomatis jika terjadi penyerahan suksesi maka itu sudah pasti si suksesor itu sah dan benar.
Jika si suksesor tidak layak mnyandang suksesi (krn satu dan lain hal), maka jalur suksesi itu akan teralihkan ke pihak lain yg sejalan dg ajaran para rasul (yg sudah tertuang di Alkitab, yg jg otomatis sejalan dg magisterium terdahulu) dan suksesi itu bisa saja di luar institusi yg saat itu sedang berkuasa.
Makanya saya ngga anti GKR seolah semua GKR dlm sepanjang sejarah itu pasti keliru. Itu namanya spt mencela nenek moyang sendiri....
Mnrt saya pd suatu waktu terjadi pelencengan yg dilakukan oleh mreka yg mjd suksesor dan suksesornya dan suksesornya lagi.
Mngapa diskusi susah menemukan kesepakatan?
Krn di GKR dikenal suatu pngajaran yg mengindikasikan bhw jalur penerus yg dianut GKR sudah pasti sah, otomatis terlindungi dari kekeliruan dan juga kebijakan dari setiap pemegang suksesi itu tidak mungkin salah.
Gaya pmikiran GKR dan protestan itu beda disana.
Bagi para protestan, jemaat diajar utk membaca Alkitab dan bisa menilai sendiri ajaran pemimpin bdsk Alkitab itu.
Konsekuensinya, jika si pemimpinnya dianggap melenceng dari Alkitab, maka pemimpin itu akan ditinggalkan.
Konsekuensi lainnya (ini bisa dilihat sbg suatu kelemahan tp juga sbg suatu pembelajaran), banyak penafsiran bkembang dalam aliran protestan trutama utk perkara-perkara non-fundamental.
Bro Siip,
Aku tertarik menanggapi statement Anda mengenai keabsahan suatu suksesi.
Terlepas dari sudut pandang GKR atau protestant (kita tinggalkan dulu sudut pandang teologi), kita bahas saja yg namanya suksesi atau warisan.
Kita umpamakan kakek buyut saya mewariskan sepetak sawah, yang begitu indah, subur, dan sempurna dengan kelengkapan irigasi, pupuk, alat2 utk membajak, dsb. Sawah itu diamanatkan utk diwariskan, dan diwarisi oleh kakek dan ayah saya persis seperti yg diamanatkan oleh kakek buyut, tanpa ada perubahan di sepetak sawah itu baik fisik maupun non fisik. Lalu saya, katakanlah di-”disowned” oleh ayah, dianggap bukan anak lagi, sehingga saya tidak dapat mewarisi sawah tersebut secara legal.
Karena saya tidak mewarisi sawah tersebut secara legal, maka sepupu saya (misalkan Anda adalah sepupu saya) mengambil alih sawah tersebut. Tetapi Anda tidak lagi memakai kelengkapan sawah seperti yg diamanatkan oleh kakek buyut, karena Anda tidak mewarisi langsung dari ayah saya dan Anda tidak menerima instruksi atau estafet yg benar dari ayah saya. Irigasi, pupuk yg digunakan, alat2 untuk membajak tidak lagi sama seperti yang dipakai oleh kakek buyut, kakek, dan ayah saya.
Analogi yg sama, IMHO, bisa diaplikasikan kepada suksesi apostolik. CMIIW, kalo aku menganalogikan GKR sbg kakek dan ayah, bro sip menganalogikan protestant/karismatik sebagai sepupu.
Pertanyaannya sekarang, apakah Anda masih bisa dikatakan mewarisi sawah tersebut? IMHO, by fact, ya... Anda memiliki sepetak sawah tersebut. Tapi apakah Anda memiliki warisan / suksesi sawah tersebut? IMHO, tidak.
Apakah beras yg dihasilkan oleh sawah Anda itu akan sama seperti sawah yg diwariskan oleh kakek buyut? Bisa ya, bisa tidak. IMHO, kemungkinan bahwa berasnya sama seperti beras kakek buyut saya lebih kecil dibanding jika Anda memiliki sawah tersebut persis seperti jika Anda mewarisi sawah tersebut secara benar dan legal.
-
Pan GKR dibandingkan dg Protestan...
Krn saya karismatik, ada baiknya jika yg mrespons adl dari Protestan juga.
Oya, mengenai definisi protestant, benar bahwa awalnya protestantism hanya diasosiasikan dengan denominasi2 turunan dari Lutheran. Tapi dalam perkembangannya, dalam Gereja Barat (Roma), protestantism diasosiasikan dengan gerakan2 yang menolak tunduk di bawah otoritas paus roma, termasuk juga gerakan2 selain turunan Lutheran (http://en.wikipedia.org/wiki/Protestantism).
IMHO, methodist dan karismatik juga membawa semangat protestantism, jadi bagi rekan2 yg bukan dari gereja Lutheran atau Calvinist atau Baptist, selama berakar dari Gereja Barat (Roma) tetapi tidak tunduk pada otoritas paus, silakan ikut membagikan pandangannya karena IMO masih relevant dengan topik thread. :)
-
, jadi bagi rekan2 yg bukan dari gereja Lutheran atau Calvinist atau Baptist, selama berakar dari Gereja Barat (Roma) tetapi tidak tunduk pada otoritas paus
Hi hi hi hi
:D
-
Bro Siip,
Aku tertarik menanggapi statement Anda mengenai keabsahan suatu suksesi.
Terlepas dari sudut pandang GKR atau protestant (kita tinggalkan dulu sudut pandang teologi), kita bahas saja yg namanya suksesi atau warisan.
Kita umpamakan kakek buyut saya mewariskan sepetak sawah, yang begitu indah, subur, dan sempurna dengan kelengkapan irigasi, pupuk, alat2 utk membajak, dsb. Sawah itu diamanatkan utk diwariskan, dan diwarisi oleh kakek dan ayah saya persis seperti yg diamanatkan oleh kakek buyut, tanpa ada perubahan di sepetak sawah itu baik fisik maupun non fisik. Lalu saya, katakanlah di-”disowned” oleh ayah, dianggap bukan anak lagi, sehingga saya tidak dapat mewarisi sawah tersebut secara legal.
Karena saya tidak mewarisi sawah tersebut secara legal, maka sepupu saya (misalkan Anda adalah sepupu saya) mengambil alih sawah tersebut. Tetapi Anda tidak lagi memakai kelengkapan sawah seperti yg diamanatkan oleh kakek buyut, karena Anda tidak mewarisi langsung dari ayah saya dan Anda tidak menerima instruksi atau estafet yg benar dari ayah saya. Irigasi, pupuk yg digunakan, alat2 untuk membajak tidak lagi sama seperti yang dipakai oleh kakek buyut, kakek, dan ayah saya.
Analogi yg sama, IMHO, bisa diaplikasikan kepada suksesi apostolik. CMIIW, kalo aku menganalogikan GKR sbg kakek dan ayah, bro sip menganalogikan protestant/karismatik sebagai sepupu.
Pertanyaannya sekarang, apakah Anda masih bisa dikatakan mewarisi sawah tersebut? IMHO, by fact, ya... Anda memiliki sepetak sawah tersebut. Tapi apakah Anda memiliki warisan / suksesi sawah tersebut? IMHO, tidak.
Apakah beras yg dihasilkan oleh sawah Anda itu akan sama seperti sawah yg diwariskan oleh kakek buyut? Bisa ya, bisa tidak. IMHO, kemungkinan bahwa berasnya sama seperti beras kakek buyut saya lebih kecil dibanding jika Anda memiliki sawah tersebut persis seperti jika Anda mewarisi sawah tersebut secara benar dan legal.
Kl dalam sudut pandang karismatik, kakek buyut masih hidup dan dia punya banyak ladang.
Si kakek buyut yg masih hidup tsb tidak hanya punya ladang 'yang itu' saja.
-
Bro Siip,
Aku tertarik menanggapi statement Anda mengenai keabsahan suatu suksesi.
Terlepas dari sudut pandang GKR atau protestant (kita tinggalkan dulu sudut pandang teologi), kita bahas saja yg namanya suksesi atau warisan.
Kita umpamakan kakek buyut saya mewariskan sepetak sawah, yang begitu indah, subur, dan sempurna dengan kelengkapan irigasi, pupuk, alat2 utk membajak, dsb. Sawah itu diamanatkan utk diwariskan, dan diwarisi oleh kakek dan ayah saya persis seperti yg diamanatkan oleh kakek buyut, tanpa ada perubahan di sepetak sawah itu baik fisik maupun non fisik. Lalu saya, katakanlah di-”disowned” oleh ayah, dianggap bukan anak lagi, sehingga saya tidak dapat mewarisi sawah tersebut secara legal.
Karena saya tidak mewarisi sawah tersebut secara legal, maka sepupu saya (misalkan Anda adalah sepupu saya) mengambil alih sawah tersebut. Tetapi Anda tidak lagi memakai kelengkapan sawah seperti yg diamanatkan oleh kakek buyut, karena Anda tidak mewarisi langsung dari ayah saya dan Anda tidak menerima instruksi atau estafet yg benar dari ayah saya. Irigasi, pupuk yg digunakan, alat2 untuk membajak tidak lagi sama seperti yang dipakai oleh kakek buyut, kakek, dan ayah saya.
Analogi yg sama, IMHO, bisa diaplikasikan kepada suksesi apostolik. CMIIW, kalo aku menganalogikan GKR sbg kakek dan ayah, bro sip menganalogikan protestant/karismatik sebagai sepupu.
Pertanyaannya sekarang, apakah Anda masih bisa dikatakan mewarisi sawah tersebut? IMHO, by fact, ya... Anda memiliki sepetak sawah tersebut. Tapi apakah Anda memiliki warisan / suksesi sawah tersebut? IMHO, tidak.
Apakah beras yg dihasilkan oleh sawah Anda itu akan sama seperti sawah yg diwariskan oleh kakek buyut? Bisa ya, bisa tidak. IMHO, kemungkinan bahwa berasnya sama seperti beras kakek buyut saya lebih kecil dibanding jika Anda memiliki sawah tersebut persis seperti jika Anda mewarisi sawah tersebut secara benar dan legal.
mohon ijin ikut mikir..
si kakek yang punya swah itu telah meninggal dunia.. mewariskan pada si anak.. lalu sianak ini punya anak lagi tidak hanya satu, dan diwariskan lagi pada anak yang ditunjuk (putra mahkota).. sampai pada suatu ketika... ada anak yang lain memperkarakan dan tidak mengakui hak waris dari dari si putra mahkota.. singkat kata si anak yang lain tadi keluar dari kerajaan dan tetap mengklaim warisan tersebut yang hingga kini tetap menjadi sengketa hingga anak cucu masing2..
OK,
yang saya ingin saya garis bawahi adalah bukan siapa yang sah.. namun dari konsepsi apostolik itu sendiri terkait dengan warisan ajaran..
ada dua hal yang menarik buat saya, yang pertama,
apakah ajaran yang apostolik itu boleh berupa2? kalau boleh lalu apa maknanya apostolik?
kedua, apakah ajaran apostolik hanya satu, namun berbagai pihak mengklaim sebagai yang apostolik itu?
jika apsotolik itu hanya satu, kita tinggal memilih, manakah yang benar2 apostolik..
jika apostolik itu banyak... maka apa artinya apostolik (warisan)?
-
Hehm, kalau ibarat kecap, karena soal selera maka tidak ada masalah ketika semua claim sebagai nonor 1.
Pedagang sop kaki juga semua claim sebagai Pak Kumis Asli.
Kalau ajaran?
-
Kl dalam sudut pandang karismatik, kakek buyut masih hidup dan dia punya banyak ladang.
Si kakek buyut yg masih hidup tsb tidak hanya punya ladang 'yang itu' saja.
Thanks buat response-nya, bro siip.
Hmm... berarti benar ya yg aku pahami, bahwa suksesi apostolik dalam pemahaman karismatik itu bisa dikatakan "mengambil alih" suksesi apostolik dari Gereja Katolik Roma (mengingat akar karismatik juga dari GKR) dikarenakan karismatik melihat GKR sudah tidak layak menyandang suksesi tersebut?
Btw, ini adalah pandangan karismatik secara general atau pandangan pribadi bro siip selaku bagian dari denominasi karismatik?
-
Kl Gereja aliran karismatik itu agak beda para Bro...
Di dalam perkembangan Gereja aliran karismatik jaman skrg, kami meyakini bhw Tuhan masih mengangkat dan mentahbiskan rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan guru-guru.
Krn jabatan 'apostle' masih aktif, maka itulah suksesi apostoliknya.
Saat ini aliran karismatik masih tersebar.
Kelak (dan saya sedang menunggu ini) para apostles di dalam berbagai Gereja karismatik di seluruh dunia akan berkumpul dan membentuk suatu jaringan (network - jala) dan mreka akan menjadi smacam magisterium.
Nah teman-teman, itu sudut pandang karismatik...
Kita bahasnya lain kali saja yach.
Skrg mari kembali ke GKR dan Lutheranism (Protestanism).
Cia yooooo!!!!
O ya, bro siip, aku jadi penasaran dengan struktur organisasi di karismatik.
Anda katakan bahwa jabatan apostle itu masih aktif di karismatik. Apakah definisi apostle di karismatik masih sama dengan definisi apostle di Gereja Katolik, Gereja Orthodox, Anglikan, dan Lutheran? Apakah karismatik memiliki pemimpin yang adalah seorang uskup (bishop)?
-
OK,
yang saya ingin saya garis bawahi adalah bukan siapa yang sah.. namun dari konsepsi apostolik itu sendiri terkait dengan warisan ajaran..
ada dua hal yang menarik buat saya, yang pertama,
apakah ajaran yang apostolik itu boleh berupa2? kalau boleh lalu apa maknanya apostolik?
kedua, apakah ajaran apostolik hanya satu, namun berbagai pihak mengklaim sebagai yang apostolik itu?
jika apsotolik itu hanya satu, kita tinggal memilih, manakah yang benar2 apostolik..
jika apostolik itu banyak... maka apa artinya apostolik (warisan)?
Good point, bro onde... :afro:
IMHO, ajaran apostolik itu menyangkut iman dasar, atau yang dalam GK kita kenal sebagai Deposit Iman. Ajaran apostolik pasti sama dan seragam, tetapi penyampaiannya (doktrin) bisa berupa2. IMHO, inilah sebabnya kita (GK) membedakan antara skisma dan heresy. Skisma adalah jika Gereja terpisah tetapi tetap memegang iman apostolik yang sama. Heresy adalah jika suatu kelompok memisahkan diri karena memperjuangkan iman yang berbeda dari iman apostolik.
Tapi aku juga masih kurang paham, dalam GKR, kita memiliki dogma mengenai "papal infallibility", yang berarti bahwa papal infalliblity adalah merupakan Deposit Iman apostolik.
Tetapi mengapa GKR masih memandang saudara2 dari GO sebagai skisma dan bukan heresy? Sementara GO (AFAIK) memandang GKR sebagai skisma sekaligus heresy. Mungkin bro onde atau rekan2 yg lain bisa membantu memberikan pencerahan?
-
mohon ijin utk memberikan tanggapan thd statementnya bro Siip yg ini :
Gaya pmikiran GKR dan protestan itu beda disana.
Bagi para protestan, jemaat diajar utk membaca Alkitab dan bisa menilai sendiri ajaran pemimpin bdsk Alkitab itu.
Konsekuensinya, jika si pemimpinnya dianggap melenceng dari Alkitab, maka pemimpin itu akan ditinggalkan.
sepengetahuan sy, klo melihat berdasarkan apa yg ada di Alkitab para pemimpin2 yg ada, entah itu seorang Nabi spt Musa, Elia, Elisa, dll maupun seorang Raja spt Daud dan Salomo, tidak dipilih atas penilaian jemaat/para pengikutnya bro.. bahkan ketika Yesus memilih Rasul Petrus sbg 'pemimpin' utk meneruskan ajaranNya, bukan pula atas dasar penilaian / saran dr Murid2Nya yg lain, tp atas kehendak/penilaian Dia sendiri yg kita nda tau apa alasannya..
dan karna para pemimpin ini tidak dipilih ol 'rakyat' dgn menggunakan sistem Demokrasi spt pemilihan Pilkada, bagi pemimpin2 yg 'terpilih' ini sepertinya (IMO) tidak peduli ato tidak memikirkan apakah para jemaat/pengikutnya akan meninggalkannya ato tidak karna yg paling penting bagi mereka adlh mengemban tugas yg sudah diwariskan/diamanahkan ol 'pihak' yg mewarisi/memilihnya sebaik mungkin.. Jd Musa tidak peduli apakah bangsa Israel akan percaya dan mau menuruti ajarannya atau tidak, begitu pula dgn Rasul Petrus..
bagi kita yg hanya jemaat/pengikut biasa memang diberikan kebebasan utk menilai dan memilih para pemimpin tsb, tp apapun penilaian kita itu tidak bisa digunakan utk membenarkan ato menyalahkan pemimpin yg 'terpilih' itu karna bukan kita yg memberikan otoritas utk memilih mereka..
Dan tolong diingat bahwa benar atau salahnya penilaian kita itu sangatlah subyektif, beragam dan memiliki banyak keterbatasan apa lg klo cuma mengandalkan Alkitab, lha wong diantara kita aj bisa memiliki perbedaan dlm menafsirkan suatu ayat klo ngandelin pemahaman pribadi..
Konsekuensi lainnya (ini bisa dilihat sbg suatu kelemahan tp juga sbg suatu pembelajaran), banyak penafsiran bkembang dalam aliran protestan trutama utk perkara-perkara non-fundamental.
Naah, menurut sy ini lah kelemahan terbesar jika kita menggunakan penilaian berdasarkan pemikiran dr masing2 pribadi bro.. dan menurut sy hal ini yg menyebabkan terjadinya perpecahan, karna menggunakan pemahaman pribadi maka mjd tidak percaya thd otoritas yg dimiliki ol seorang pemimpin 'terpilih', setelah itu meninggalkan pemimpin 'terpilih' tsb kemudian membuat 'kelompok' baru dan menyatakan dirinya sbg pemimpin dlm kelompok baru tsb dan mengklaim bhw dirinya dan kelompoknya lah yg benar..
IMO, jika dlm hal2 yg non-fundamental aj terjadi banyak perbedaan dlm hal penafsiran apa lg dlm perkara2 yg fundamental bro, pasti akan terjadi banyak perbedaan pula, karna pedomannya cuma berdasarkan Alkitab dgn pemahaman masing2 pribadi.. CMIIW
Syalom, :peace:
-
Thanks buat response-nya, bro siip.
Hmm... berarti benar ya yg aku pahami, bahwa suksesi apostolik dalam pemahaman karismatik itu bisa dikatakan "mengambil alih" suksesi apostolik dari Gereja Katolik Roma (mengingat akar karismatik juga dari GKR) dikarenakan karismatik melihat GKR sudah tidak layak menyandang suksesi tersebut?
Btw, ini adalah pandangan karismatik secara general atau pandangan pribadi bro siip selaku bagian dari denominasi karismatik?
Tidak mengambil alih Bro.
Kl 'mengambil alih' brarti ladangnya hanya 'itu' saja.
Kl mengambil alih, brarti kebenaran hanya dipegang oleh kaum 'itu' saja.
Tidak begitu bro. Sama skali tidak.
Spt yg saya tuliskan, ladang Tuhan tidak hanya 'itu' saja.
Teman-teman GKR bpendapat bhw ladang hanyalah 'itu' saja shg pewarisnya hanya 'dia' saja.
Ya itu sebebasnya pemahaman rekan GKR.
Tp saya ngga bpendapat bgitu dan kaum Karismatik (stidaknya yg saya kenal) juga tidak bpendapat bgitu.
O ya, bro siip, aku jadi penasaran dengan struktur organisasi di karismatik.
Anda katakan bahwa jabatan apostle itu masih aktif di karismatik. Apakah definisi apostle di karismatik masih sama dengan definisi apostle di Gereja Katolik, Gereja Orthodox, Anglikan, dan Lutheran? Apakah karismatik memiliki pemimpin yang adalah seorang uskup (bishop)?
Kl Gereja karismatik di Indonesia belum ada yg meresmikan jabatan 'rasul' dan stau saya belum ada Pendeta yg diakui scr luas di Indonesia sbg 'rasul'.
Kl aliran karismatik di Amerika sudah ada.
---------
Prinsipnya simple saja Bro.
Kami meyakini bhw Tuhan tidak pernah mhentikan pemberian 5 jawatan pd Gereja, yaitu Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, Pengajar.
Krn ada masa dimana Gereja 'kehilangan' jabatan Rasul dan Nabi, tidak brarti jabatan itu sudah stop.
Skrg ini bagi kaum karismatik adalah era restorasi jabatan Rasul dan Nabi.
Tentu saja pola dan fungsinya jangan dibayangkan spt di GKR Bro.
Para Apostle itu akan mempunyai karunia-karunia rasuli dan memiliki otoritas kerasulan.
Hanya saja mreka tidak akan mengubah-ubah Alkitab yg sudah ada skrg krn Alkitab itu adalah blue-print dasar kebenaran yg diwariskan oleh para Bapa Gereja.
-
Tidak mengambil alih Bro.
Kl 'mengambil alih' brarti ladangnya hanya 'itu' saja.
Kl mengambil alih, brarti kebenaran hanya dipegang oleh kaum 'itu' saja.
Tidak begitu bro. Sama skali tidak.
Spt yg saya tuliskan, ladang Tuhan tidak hanya 'itu' saja.
Teman-teman GKR bpendapat bhw ladang hanyalah 'itu' saja shg pewarisnya hanya 'dia' saja.
Ya itu sebebasnya pemahaman rekan GKR.
Tp saya ngga bpendapat bgitu dan kaum Karismatik (stidaknya yg saya kenal) juga tidak bpendapat bgitu.
Kl Gereja karismatik di Indonesia belum ada yg meresmikan jabatan 'rasul' dan stau saya belum ada Pendeta yg diakui scr luas di Indonesia sbg 'rasul'.
Kl aliran karismatik di Amerika sudah ada.
---------
Prinsipnya simple saja Bro.
Kami meyakini bhw Tuhan tidak pernah mhentikan pemberian 5 jawatan pd Gereja, yaitu Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, Pengajar.
Krn ada masa dimana Gereja 'kehilangan' jabatan Rasul dan Nabi, tidak brarti jabatan itu sudah stop.
Skrg ini bagi kaum karismatik adalah era restorasi jabatan Rasul dan Nabi.
Tentu saja pola dan fungsinya jangan dibayangkan spt di GKR Bro.
Para Apostle itu akan mempunyai karunia-karunia rasuli dan memiliki otoritas kerasulan.
Hanya saja mreka tidak akan mengubah-ubah Alkitab yg sudah ada skrg krn Alkitab itu adalah blue-print dasar kebenaran yg diwariskan oleh para Bapa Gereja.
menurut hemat saya (maaf nimbrung lagi, hehehe..), apa yang anda diskusikan semua disini adalah benar, berdasarkan pandangan masing2, tetapi pada akhirnya akan terjadi berbenturan, pada saat 3 sudut pandang yang berbeda, dipaksakan memiliki pemahaman yang sama, sehingga terjadi kerancuan.
Jelas dinyatakan disana .. Gereja yang Kudus ( 1 ), Gereja Khatolik ( 2 ) dan Gereja yang Apostolik ( 3 )., jadi .. sudut pandang dalam ke-3 Gereja tersebut, tidak boleh dibenturkan antara yang satu dengan yang lainnya, karena makna dan suksesi ke-3 Gereja tersebut adalah berbeda.
Jadi berdasarkan pandangan saya, tentang topik yang diangkat disini, maka Jalur Suksesi Protestan yang ada saat ini, berasal dan mengakar pada GKR, sebab Protestan itu lahir dari Katholik Roma., serta disini saya mau tegaskan adalah :"Tidak ada satupun Protestan di bumi ini yang merupakan suksesi kelanjutan dari Gereja Perdana atau Gereja mula-mula, sebab Gereja Perdana ataupun Gereja mula-mula, telah memiliki Garis Suksesinya sendiri dari dahulu hingga saat ini, seperti Katholik Roma, jika pun ada yang mengaku, bahwa Gerejanya adalah sejalan atau merupakan suksesi dari Gereja mula-mula, maka perlu dipertanyakan pada Gereja tersebut, dari Garis Gereja yang mana mereka atau dari Patriakh Mana mereka".
Salam ...
-
Psoalannya, apakah untuk sekarang ini suksesi hanya melalui 'itu' saja?
Namun bgitu, saya bkeyakinan kelak semua jalur akan kembali menjadi 1.
Sbagian mnyatukan diri krn kemuliaan, sbagian mnyatukan diri dalam darah dan air mata.
-
Tidak mengambil alih Bro.
Kl 'mengambil alih' brarti ladangnya hanya 'itu' saja.
Kl mengambil alih, brarti kebenaran hanya dipegang oleh kaum 'itu' saja.
Tidak begitu bro. Sama skali tidak.
Spt yg saya tuliskan, ladang Tuhan tidak hanya 'itu' saja.
Teman-teman GKR bpendapat bhw ladang hanyalah 'itu' saja shg pewarisnya hanya 'dia' saja.
Ya itu sebebasnya pemahaman rekan GKR.
Tp saya ngga bpendapat bgitu dan kaum Karismatik (stidaknya yg saya kenal) juga tidak bpendapat bgitu.
Maaf, bro siip, kok aku jadi bingung ya?
Anda bilang ladang Tuhan itu tidak hanya 'itu' saja. Bisa tolong dijelaskan secara lebih konkret apa yg Anda maksud dengan ladang Tuhan?
Apakah kita mengacu pada ladang yang sama, yaitu kawanan domba yg dipercayakan Yesus kepada para rasul (Yoh 21 : 15 -17)? Atau Anda mengacu pada kawanan domba yg lain? Kalau Anda mengacu pada kawanan domba yg lain, dari mana suksesi itu diperoleh sementara kawanan domba Yesus hanya dipercayakan kepada para rasul?
Kl Gereja karismatik di Indonesia belum ada yg meresmikan jabatan 'rasul' dan stau saya belum ada Pendeta yg diakui scr luas di Indonesia sbg 'rasul'.
Kl aliran karismatik di Amerika sudah ada.
---------
Prinsipnya simple saja Bro.
Kami meyakini bhw Tuhan tidak pernah mhentikan pemberian 5 jawatan pd Gereja, yaitu Rasul, Nabi, Penginjil, Gembala, Pengajar.
Krn ada masa dimana Gereja 'kehilangan' jabatan Rasul dan Nabi, tidak brarti jabatan itu sudah stop.
Skrg ini bagi kaum karismatik adalah era restorasi jabatan Rasul dan Nabi.
Tentu saja pola dan fungsinya jangan dibayangkan spt di GKR Bro.
Para Apostle itu akan mempunyai karunia-karunia rasuli dan memiliki otoritas kerasulan.
Hanya saja mreka tidak akan mengubah-ubah Alkitab yg sudah ada skrg krn Alkitab itu adalah blue-print dasar kebenaran yg diwariskan oleh para Bapa Gereja.
Hmm… jujur aku masih bingung, jadi apa criteria seorang apostle dalam karismatik?
Bagaimana caranya / prosesnya sehingga seseorang diangkat / diakui sebagai apostle? Siapa yg mengangkat / memberikan kuasa apostle itu secara konkret? Memang Tuhan yg memberikan kuasa sebagai apostle, tapi di jaman sekarang ini di mana Tuhan tidak lagi berada secara fisik bersama kita, bagaimana caranya Tuhan memberikan kuasa itu jika tidak melalui apostle2 yg telah sebelumnya diberi kuasa itu secara langsung oleh Tuhan?
-
Hmm… jujur aku masih bingung, jadi apa criteria seorang apostle dalam karismatik?
Bagaimana caranya / prosesnya sehingga seseorang diangkat / diakui sebagai apostle? Siapa yg mengangkat / memberikan kuasa apostle itu secara konkret? Memang Tuhan yg memberikan kuasa sebagai apostle, tapi di jaman sekarang ini di mana Tuhan tidak lagi berada secara fisik bersama kita, bagaimana caranya Tuhan memberikan kuasa itu jika tidak melalui apostle2 yg telah sebelumnya diberi kuasa itu secara langsung oleh Tuhan?
sebuah pertanyaan yg sangat bagus dr bro Jenova.. :afro:
dan sptnya akan sulit utk mencari jawaban yg tepat atas pertanyaan tsb, sama spt pertanyaan yg pernah bro Husada ajukan sebelumnya yg juga belum terjawab, yaitu :
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertaimu, Siip.
Timbul pertanyaan di benak saya, siapa yang kompeten menilai ketidaklayakan seorang suksesor mengemban garis suksesi?
jika dilihat dr statement bro Siip sebelumnya dimana setiap jemaat diajar utk membaca dan memahami Alkitab sehingga bisa menilai sendiri ajaran seorang 'pemimpin'.. mungkin jawaban dr pertanyaan yg diajukan ol bro Jenova dan bro Husada ya jg para jemaatnya..
jd yg menentukan criteria sso dpt diangkat/dijadikan apostle dlm ajaran Kharismatik adlh para jemaat, dan yg berhak menilai layak ato tidaknya seorang apostle atau pemimpin jg berdasar penilaian jemaatnya bro..
lalu bagaimana caranya..?
ya melalui bimbingan Tuhan/Roh Kudus.. :D
Syalom, :peace:
-
Yes Bro Jenova dan Nothingman.
Aliran karismatik mpunyai ciri yg bbeda dari GKR.
Utk Bro Jenova,
Maka akan brikan ilustrasi saja, mungkin kelak akan dipahami atau mungkin juga tidak krn memang ciri kita berbeda.
Prumpamaan ini tidak asing sbetulnya. Hanya mngingatkan saja.
Seorang tuan mempunyai ladang yg besar.
Kmudian tuan itu pergi mencari pekerja. Maka dia bhasil merekrut seorang pkerja di jam 9 pagi. Bekerjalah dia dari jam 9 pagi.
Lalu tuan itu pergi lagi mencari pekerja lain di jam 12 siang. Maka ia berhasil merekrut seorang dan datanglah orang itu ke ladang. Dipikirlah oleh si pekerja jam 9 bahwa pekerja jam 12 akan bekerja di bawah pengaturannya, tp ternyata tidak dmikian. Pekerja jam 12 bekerja langsung kpd si tuan dg upah yg sama.
Lalu tuan itu pergi lagi mencari pekerja lain di jam 3 siang. Maka ia berhasil merekrut seorang dan datanglah orang itu ke ladang. Dipikirlah oleh si pekerja jam 9 dan jam 12 bahwa pekerja jam 3 akan bekerja di bawah pengaturan mreka, tp ternyata tidak dmikian. Pekerja jam 3 bekerja langsung kpd si tuan dg upah yg sama.
---------
Jd utk Bro Jenova, ssuai tulisan saya yg lalu, Tuan itu masih hidup dan Tuan itu masih membagi-bagikan otoritasNya.
Dalam konteks perumpamaan Alkitab, maka Sang Tuan kemudian berkata:
Mat 20:16
Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir
Yg terdahulu tidak selalu adalah yg terdahulu.
Saya ngga bharap Bro Jenova memahaminya krn pmikiran kita bbeda.
-
IMHO, sepertinya kita harus terlebih dahulu memahami makna apostle dalam gereja non katolik.. kita mungkin perlu menyamakan persepsi dahulu.. dan jangan memakai makna apostle seperti yang GKR pahami..
Gereja Kharismatik mempunyai akses langsung kepada Tuhan perihal penggembalaan dll nya.. jadi tidak perlu pakai suksesi2 an dan penilaian2 segala macam..
tapi saya ingin mengajukan beberapa pertanyaann kepada bro siip, hanya untuk lebih memahami pola pikir ke apostolikan ala protestan ini:
beberapa pokok pertanyaan adalah:
OK, baik GKR, maupun protestan a,b,c kini sama2 mengklaim sebagai yang apostolik.. maka.. dengan fakta bahwa GKR protestan a,b,c berbeda ajaran..
a. maka, apakah menurut bro siip ada banyak variasi ajaran apostolik? semua bisa saja benar, walaupun tidak sama.. yang biasa di perbadingan bhineka tunggal ika?
b. atau apostolik itu tetep satu.. kita hanya perlu memilih satu diatara ribuan klaim?
c. atau, apostolik itu bisa berpindah2? misal dari gereja Katolik, kemudian kegereja protestan a dan kelak ke gereja protestan z? sebagai pembaharuan, pemulihan, back to bible dll?
salam... :)
-
Mengenai diskusi apakah Gereja Katolik melarang umat utk membaca Kitab Suci, silakan dilanjutkan di sini.
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1795.new.html#new
-
Informasi bagus. Trima kasih Jen.
Kalo dilihat dari nama situs tempat informasi dimaksud, dapat disimpulkan bahwa itu merupakan hasil penelitian yang dilakukan oleh Protestan, begitu kan? Artinya, sejak tahun 33 sampai dengan tahun 1500-an, Protestan mengetahui bahwa kumpulan Kristen yang eksis hanyalah Catholic Church.
Saya duga, hasil penelitian tersebut belum tersosialisasi kepada seluruh jemaat Protesan. Karena belum tersosialisasi, maka di beberapa diskusi muncul pikiran orang yang mengaku Protestan, menyatakan bahwa kumpulannya berasal dari Gereja Perdana Yerusalem. Sejak tahun 33 sampai dengan tahun 1500-an, yang ada hanya Catholic Church, lantas darimana informasi si Protestan yang mengaku-aku bahwa kumpulannya berasal dari Gereja Perdana Yerusalem?
Diskusi akan semakin hangat kalo kepada Protestan seperti itu ditanyakan dasar pikirnya, ato informasi pendukungnya, mengapa dia berkesimpulan bahwa ada Gereja Perdana Yerusalem yang menjadi cikal-bakal kumpulannya. Kalo informasi Bagan Asal-Usul Denominasi ini sudah tersosialisasi kepada seluruh penganut Protestan, maka akan semakin kecil kemungkinan munculnya orang yang bersitegang leher menyatakan cikal-bakal kumpulannya dari Gereja Perdana Yerusalem. Sangat disayangkan, sebagian dari Protestan masih tidak meng-up date informasinya, meskipun informasi itu bersumber dari sesama Protestan. Dan, menurut dugaan saya, orang-orang penganut pola pikir seperti itu pula (yang tidak mau mengupdate informasi) akan selalu menjadi biang perseteruan. Meski informasinya sudah out of date, tetapi dengan rasa percaya diri yang ngotot memandang informasi orang lain salah. Edhyian thennann.
Damai, damai, damai.
Kalau menurut saya inti pokok dari Protestan adalah kembali kepada prinsip kebenaran Alkitab seperti gereja mula mula di Yerusalem
Luther memang ex GRK tetapi semua penganut Protestan setelah itu tidak harus dikatakan berasal dari GRK melainkan mereka yang kembali kepada kebenaran Alkitab bukan tradisi bikinan gereja yang terus bertambah sampai ribuan tahun.
Syalom
-
*Catatan: aku menggunakan terminology "heresy protestantism" karena sedang membicarakan sejarah dari sudut pandang GKR, di mana protestantism yang dipelopori oleh Martin Luther memang telah dinyatakan sebagai anathema dan heresy. Tentunya, ajaran2 turunan dari Martin Luther ini otomatis dianggap sebagai heresy juga oleh GKR.
Harap dibedakan bahwa GKR tidak memandang orang2 yg tumbuh dalam iman protestant sebagai PELAKU heresy, melainkan justru dipandang sebagai saudara2 dalam Tuhan yang juga dihormati dan dihargai imannya.
Bisa dijelaskan bro ajaran Protestan mana yang dianggap heresy ?
Bukankah Protestan lahir karena penyimpangan tradisi GRK dari Alkitab ?
Syalom
-
Dari http://kbbi.web.id/ diketahui: apostolik /apos·to·lik/ a berhubungan dng atau berdasarkan ajaran para rasul
Dari http://id.wikipedia.org/wiki/Suksesi_Apostolik diketahui: Suksesi Apostolik adalah doktrin dalam beberapa Gereja Kristiani bahwa suksesi para uskup, yang tak pernah terputus, secara historis dapat ditelusuri kembali sampai pada Keduabelas Rasul mula-mula Dalam Katolisisme, suksesi apostolik "adalah salah satu dari empat unsur yang membentuk Gereja Yesus Kristus yang sejati" dan melegitimasi jabatan-jabatan sakramental yang ada, karena suksesi apostolik dipandang perlu dimiliki oleh seorang uskup guna melaksanakan penahbisan (yang sahih) imam, diakon, dan uskup lain. Suksesi apostolik diberikan dalam upacara pentahbisan uskup melalui penumpangan tangan para uskup yang juga telah ditahbiskan menurut suksesi apostolik. Gereja Katolik Roma, Gereja-Gereja Katolik Timur, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, Gereja Anglikan dan Gereja Katolik Lama semuanya menyatakan diri memiliki suksesi apostolik, demikian pula Gereja-Gereja Lutheran di beberapa negara Skandinavia. Terkait dengan teologi sakramental dari gereja-gereja tersebut, maka hanya para uskup dan para imam yang ditahbiskan oleh uskup-uskup dalam suksesi apostoliklah yang dapat secara sah merayakan atau menerimakan beberapa sakramen, termasuk Ekaristi, pengakuan dosa, krisma dan minyak suci. Suksesi apostolik adalah sebuah garis pembatas yang penting artinya bagi pihak yang menyatakan memilikinya: Ketiadaan hal tersebut merupakan alasan utama mengapa jemaat-jemaat protestan tidak dianggap sebagai Gereja-Gereja oleh Gereja Ortodoks dan Gereja Katolik.
Wikipedia tersebut mengungkapkan bahwa Gereja-Gereja Lutheran di beberapa negara Skandinavia menyatakan diri memiliki suksesi apostolik. Sementara Martin Luther bukan seorang uskup (CMIIW). Lantas, bagaimana model apostolisitas mereka, ya?
Kalau menurut saya hanya gereja yang benar benar memegang teguh ajaran apostoliklah yang boleh mengaku gereja apostolik.
Tetapi kalau gereja membuat tradisi baru yang bertentangan dengan ajaran apostolik maka bukanlah gereja apostolik namanya.
Syalom
-
Bisa dijelaskan bro ajaran Protestan mana yang dianggap heresy ?
Bukankah Protestan lahir karena penyimpangan tradisi GRK dari Alkitab ?
Syalom
Mormon dan saksi yehuwa juga lahir karena menganggap Protestan sudah menyimpang.
Begitu juga gereja setan dan scientology.
Logikanya perlu diperbaiki bos
:idiot:
-
Mormon dan saksi yehuwa juga lahir karena menganggap Protestan sudah menyimpang.
Begitu juga gereja setan dan scientology.
Logikanya perlu diperbaiki bos
:idiot:
Itu semua bukan gereja Protestan tetapi bidat bos !
Semua yang bertentangan dengan Alkitab adalah bidat tidak terkecuali !
Syalom
-
Kalau menurut saya hanya gereja yang benar benar memegang teguh ajaran apostoliklah yang boleh mengaku gereja apostolik.
Tetapi kalau gereja membuat tradisi baru yang bertentangan dengan ajaran apostolik maka bukanlah gereja apostolik namanya.
Syalom
Yang jadi persoalan justru apakah gereja Protestan LAYAK mengaku sebagai gereja apostolik. Itu yang sedang dibahas di thread ini.
Apa yang disebut dengan apostolik, tahu gak ya anda?
:idiot:
-
Yang jadi persoalan justru apakah gereja Protestan LAYAK mengaku sebagai gereja apostolik. Itu yang sedang dibahas di thread ini.
Apa yang disebut dengan apostolik, tahu gak ya anda?
:idiot:
Gereja Apostolik adalah gereja yang meneruskan ajaran apostolik bukan yang melawan ajaran apostolik.
Pengertian apostolik yang benar adalah menyangkut ajaran mereka yang harus diteruskan bukan dimanipulasi.
Syalom
-
sebuah pertanyaan yg sangat bagus dr bro Jenova.. :afro:
dan sptnya akan sulit utk mencari jawaban yg tepat atas pertanyaan tsb, sama spt pertanyaan yg pernah bro Husada ajukan sebelumnya yg juga belum terjawab, yaitu :
jika dilihat dr statement bro Siip sebelumnya dimana setiap jemaat diajar utk membaca dan memahami Alkitab sehingga bisa menilai sendiri ajaran seorang 'pemimpin'.. mungkin jawaban dr pertanyaan yg diajukan ol bro Jenova dan bro Husada ya jg para jemaatnya..
jd yg menentukan criteria sso dpt diangkat/dijadikan apostle dlm ajaran Kharismatik adlh para jemaat, dan yg berhak menilai layak ato tidaknya seorang apostle atau pemimpin jg berdasar penilaian jemaatnya bro..
lalu bagaimana caranya..?
ya melalui bimbingan Tuhan/Roh Kudus.. :D
Syalom, :peace:
Semua orang percaya layak menilai dan menghakimi setiap orang yang mengaku kristen tetapi ajarannya menyimpang dari Alkitab,karena mereka adalah penyandang imamat yang rajani seperti yang dikatakan Petrus.
Syalom
-
gereja apostolik = meneruskan ajaran apostle
jadi memahami Alkitab juga harus sesuai penafsiran apostle
disamping itu hrs ada penumpangan tangan turun temurun dari apostle sampe kpd Pendeta jaman skrg
bukankah begitu?
-
Gereja Apostolik adalah gereja yang meneruskan ajaran apostolik bukan yang melawan ajaran apostolik.
Pengertian apostolik yang benar adalah menyangkut ajaran mereka yang harus diteruskan bukan dimanipulasi.
Syalom
Ajaran apostel yang mana? Siapa yang menyatakan sebuah ajara sesuai apostel atau tidak?
Apostel yang mana yang anda ikuti?
:idiot:
-
Damai bagimu OSAS.
Kalau menurut saya inti pokok dari Protestan adalah kembali kepada prinsip kebenaran Alkitab seperti gereja mula mula di Yerusalem
Luther memang ex GRK tetapi semua penganut Protestan setelah itu tidak harus dikatakan berasal dari GRK melainkan mereka yang kembali kepada kebenaran Alkitab bukan tradisi bikinan gereja yang terus bertambah sampai ribuan tahun.
Syalom
Topik apa yang ingin OSAS bahas?
Bagus benar inti pokok Protestan yang OSAS maksudkan. Mungkinkah?
Dengan pikiran sederhana, eksistensi Gereja mula-mula itu dinamis mengarungi waktu sampai ke tahun 1500-an. Kemudian pada tahun 1500-an, sempalan kelompok Gereja mula-mula yang eksis itu malah mengklaim diri mengaplikasikan mekanisme yang berlaku pada Gereja mula-mula?
Dikaitkan dengan diagram yang disajikan oleh Jenova, apakah mungkin perjalanan waktu yang 1500-an tahun itu dipatahkan kemudian dicangkokkan kembali ke Gereja mula-mula? Siapa yang bisa menjamin bahwa kondisi tahun 1500-an bisa dikembalikan menjadi identik seperti Gereja mula-mula?
Ah, ya. Kalo itu dibahas berkepanjangan, akan melenceng dari judul trit. Tritnya membahas tentang tentang jalur suksesi Gereja Protestan. Kalo OSAS punya informasi terkait, silahkan.
Damai, damai, damai.
-
Yup, apostolik darimana abad 16 itu?
Memang susah kalau ada pengikut mereka yang melupakan sejarah gerejanya sendiri.
-
Damai bagimu OSAS.
Kalau menurut saya hanya gereja yang benar benar memegang teguh ajaran apostoliklah yang boleh mengaku gereja apostolik.
Tetapi kalau gereja membuat tradisi baru yang bertentangan dengan ajaran apostolik maka bukanlah gereja apostolik namanya.
Syalom
Nah, di depan kelihatannya sudah ada yang ingin menyamakan persepsi atas apostolik. Saya sudah mengemukakan pengertian yang dari KBBI dan dari Wikipedia, yang kemudian OSAS quote. Apakah dengan OSAS quote pengertian yang dari KBBI dan Wikipedia itu artinya OSAS sependapat? OSAS mengartikan apostolik seperti KBBI dan Wikipedia itu juga?
Saya pikir, ada baiknya OSAS mengemukakan pemahaman OSAS mengenai apostolik. Bukan langsung masuk ke tahapan berikutnya. Sabaran dikit. Kalo sudah sependapat mengenai pengertiannya, nah, kita melangkah selanjutnya.
Di posting saya yang OSAS kutip itu, ada masalah juga tuh terkait dengan suksesi apostolik. Wikipedia mengungkapkan bahwa Gereja-Gereja Lutheran di beberapa negara Skandinavia menyatakan diri memiliki suksesi apostolik. Suksesi apostolik itu, menurut wikipedia itu, ialah suksesi para uskup. Sementara Martin Luther (penggagas Lutheran) bukan seorang uskup. Pertanyaannya, bagaimana menyatakan suksesi apostolik yang berasal dari orang yang tidak mempunyai apostolisitas? Jika Martin Luther itu tadinya seorang uskup, per definisi, dia mempunyai apostolisitas. Tetapi, Martin Luther bukan seorang uskup, bagaimana model apostolisitas Lutheran Skandinavia?
Damai, damai, damai.
-
Ajaran apostel yang mana? Siapa yang menyatakan sebuah ajara sesuai apostel atau tidak?
Apostel yang mana yang anda ikuti?
:idiot:
Tentunya semua ajaran para Rasul termasuk Paulus karena mereka diangkat sendiri oleh Tuhan Yesus.
Ajaran yang sesuai apostles hanyalah ajaran yang didukung oleh kebenaran yang sudah tertulis didalam Alkitab hasil tulisan nabi dan apostles,diluar itu sudah pastilah ajaran bidat.
Efesus 2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru
Alkitab itulah hasil penulisan para rasul dan nabi yang sudah ada jauh sebelum gereja Roma Katolik yang di Roma berdiri.
Syalom
-
gereja apostolik = meneruskan ajaran apostle
jadi memahami Alkitab juga harus sesuai penafsiran apostle
disamping itu hrs ada penumpangan tangan turun temurun dari apostle sampe kpd Pendeta jaman skrg
bukankah begitu?
Penumpangan tangan tidak bertentangan dengan ajaran Alkitab.
-
Damai bagimu OSAS.Topik apa yang ingin OSAS bahas?
Bagus benar inti pokok Protestan yang OSAS maksudkan. Mungkinkah?
Dengan pikiran sederhana, eksistensi Gereja mula-mula itu dinamis mengarungi waktu sampai ke tahun 1500-an. Kemudian pada tahun 1500-an, sempalan kelompok Gereja mula-mula yang eksis itu malah mengklaim diri mengaplikasikan mekanisme yang berlaku pada Gereja mula-mula?
Dikaitkan dengan diagram yang disajikan oleh Jenova, apakah mungkin perjalanan waktu yang 1500-an tahun itu dipatahkan kemudian dicangkokkan kembali ke Gereja mula-mula? Siapa yang bisa menjamin bahwa kondisi tahun 1500-an bisa dikembalikan menjadi identik seperti Gereja mula-mula?
Ah, ya. Kalo itu dibahas berkepanjangan, akan melenceng dari judul trit. Tritnya membahas tentang tentang jalur suksesi Gereja Protestan. Kalo OSAS punya informasi terkait, silahkan.
Damai, damai, damai.
Kita memang memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai apa yang dimaksud dengan gereja apostolik.
Kalau menurut saya gereja apostolik adalah gereja yang setia memegang teguh ajaran apostolik yaitu semua ajaran yang sudah ditulis oleh para Rasul bukan menambahi semua ajaran mereka secara tidak benar.
Secara organisatoris sajapun GRK sangat berbeda dengan jabatan gerejawi dijaman apostolik karena gereja perdana di Yerusalem tidak pernah mengenal jabatan Kardinal atau Paus atau magisterium segala macam.
Syalom
-
Yup, apostolik darimana abad 16 itu?
Memang susah kalau ada pengikut mereka yang melupakan sejarah gerejanya sendiri.
Ajaran apostolik hanya ada diabad pertama karena para Rasul sudah selesai menulis semua kitab PB didalam abad pertama masehi.
Mengatakan gereja apostolik adalah gereja yang setia memegang teguh ajaran apostolik.
Syalom
-
Tentunya semua ajaran para Rasul termasuk Paulus karena mereka diangkat sendiri oleh Tuhan Yesus.
Ajaran yang sesuai apostles hanyalah ajaran yang didukung oleh kebenaran yang sudah tertulis didalam Alkitab hasil tulisan nabi dan apostles,diluar itu sudah pastilah ajaran bidat.
Efesus 2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru
Alkitab itulah hasil penulisan para rasul dan nabi yang sudah ada jauh sebelum gereja Roma Katolik yang di Roma berdiri.
Syalom
Tahu darimana kalau ajaran yang ada jalani itu sejalan dengan ajaran para rasul? Sedangkan ajaran anda tidak punya akar ke para rasul? Gerakan gereja anda justru karena munculnya 'nabi baru' John Sung dan Andrew Gih. Itukah yang disebut apostolik?
Coba dipikir ulang.
:idiot:
-
Damai bagimu OSAS.Nah, di depan kelihatannya sudah ada yang ingin menyamakan persepsi atas apostolik. Saya sudah mengemukakan pengertian yang dari KBBI dan dari Wikipedia, yang kemudian OSAS quote. Apakah dengan OSAS quote pengertian yang dari KBBI dan Wikipedia itu artinya OSAS sependapat? OSAS mengartikan apostolik seperti KBBI dan Wikipedia itu juga?
Saya pikir, ada baiknya OSAS mengemukakan pemahaman OSAS mengenai apostolik. Bukan langsung masuk ke tahapan berikutnya. Sabaran dikit. Kalo sudah sependapat mengenai pengertiannya, nah, kita melangkah selanjutnya.
Di posting saya yang OSAS kutip itu, ada masalah juga tuh terkait dengan suksesi apostolik. Wikipedia mengungkapkan bahwa Gereja-Gereja Lutheran di beberapa negara Skandinavia menyatakan diri memiliki suksesi apostolik. Suksesi apostolik itu, menurut wikipedia itu, ialah suksesi para uskup. Sementara Martin Luther (penggagas Lutheran) bukan seorang uskup. Pertanyaannya, bagaimana menyatakan suksesi apostolik yang berasal dari orang yang tidak mempunyai apostolisitas? Jika Martin Luther itu tadinya seorang uskup, per definisi, dia mempunyai apostolisitas. Tetapi, Martin Luther bukan seorang uskup, bagaimana model apostolisitas Lutheran Skandinavia?
Damai, damai, damai.
Saya tidak mengutip dari wikipedia atau mana mana tetapi hanya bediskusi menurut akal sehat saja yaitu hanyalah mereka yanjg setia meneruskan ajaran para rasul (bukan menambahinya) yang patut disebut gereja apostolik.
Tugas para rasul adalah menurunkan ajaran Yesus yang patut ditaati oleh semua gereja kalau masih mengaku sebagai gereja kristen yang apostolik,karena gereja bukan sekedar organisasi atau institusi belaka tetapi merupakan suatu yang "organic" (living entity) yaitu jemaat yang berkehidupan rohani yang harus setia dan selaras dengan semua prinsip kebenaran dari Alkitab dimana gereja harus berfondasi.
Syalom
-
Tahu darimana kalau ajaran yang ada jalani itu sejalan dengan ajaran para rasul? Sedangkan ajaran anda tidak punya akar ke para rasul? Gerakan gereja anda justru karena munculnya 'nabi baru' John Sung dan Andrew Gih. Itukah yang disebut apostolik?
Coba dipikir ulang.
:idiot:
Anda tidak pernah membaca berkali kali sudah saya tegaskan bahwa hanya gereja yang memegang teguh ajaran yang berdasarkan Alkitab saja yang patut disebut gereja Apostolik.
Saya menekankan ajaran disini bukan oknum bung !
Jadi yang nyambung saja komentarnya.
Syalom
-
Yah sebaiknya ikuti saja definisi apostolic succession sesuai yang pertama kali mencetuskan istilah itu. Yaitu bapa gereja Irenaeus, cucu murid rasul Yohanes.
Hegesippus (180?) and Irenaeus (180) introduce explicitly the idea of the bishop's succession in office as a guarantee of the truth of what he preached in that it could be traced back to the apostles
Hegesippus adalah seorang sejarawan gereja di abad awal, seorang Yahudi yang convert ke kristen.
Jadi definisi yang asli menurut Irenaius jangan dimanipulasi dulu. Baru kemudian bisa memverifikasi gereja mana saja yang sesuai definisi itu. Kalau definisinya berubah, maka inti perdebatannya juga akan berubah, akan timbul definis menurut masing-masih.
Shalom
-
Damai bagimu OSAS.Topik apa yang ingin OSAS bahas?
Bagus benar inti pokok Protestan yang OSAS maksudkan. Mungkinkah?
Inti Pokok ajaran Protestan hanyalah Back to Bible sebagaimana gereja perdana sudah melakukannya.
Kisah Para Rasul 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.
Syalom
-
Anda tidak pernah membaca berkali kali sudah saya tegaskan bahwa hanya gereja yang memegang teguh ajaran yang berdasarkan Alkitab saja yang patut disebut gereja Apostolik.
Saya menekankan ajaran disini bukan oknum bung !
Jadi yang nyambung saja komentarnya.
Syalom
Lha iya, memangnya kapan gereja anda muncul tiba tiba?
Sejak didirikan oleh yang anda sebut oknum itu, kan?
Gak nyambung atau gak ngerti?
He he he he he
-
Yah sebaiknya ikuti saja definisi apostolic succession sesuai yang pertama kali mencetuskan istilah itu. Yaitu bapa gereja Irenaeus, cucu murid rasul Yohanes.
Hegesippus adalah seorang sejarawan gereja di abad awal, seorang Yahudi yang convert ke kristen.
Jadi definisi yang asli menurut Irenaius jangan dimanipulasi dulu. Baru kemudian bisa memverifikasi gereja mana saja yang sesuai definisi itu. Kalau definisinya berubah, maka inti perdebatannya juga akan berubah, akan timbul definis menurut masing-masih.
Shalom
Saya sama sekali tidak memanipulasi melainkan mendiskusikan secara akal sehat apa itu yang dimaksud dengan gereja apostolik.
Hanya mereka yang setia memegang teguh ajaran apostoliklah yang patut disebut gereja apostolik.
Kalau anda tidak setuju ya terserah anda karena inikan diskusi bebas bukan paksaan.
Syalom
-
Lha iya, memangnya kapan gereja anda muncul tiba tiba?
Sejak didirikan oleh yang anda sebut oknum itu, kan?
Gak nyambung atau gak ngerti?
He he he he he
Baca lagi saya fokus membahas apa yang dimaksud dengan gereja apostolik,jadi jangan menyimpangkan persoalan.
Silahkan bantah saja pernyataan saya kalau anda mampu !
Syalom
-
Baca lagi saya fokus membahas apa yang dimaksud dengan gereja apostolik,jadi jangan menyimpangkan persoalan.
Silahkan bantah saja pernyataan saya kalau anda mampu !
Syalom
Yang begini nih cuma modal mulut dengan kepala kosong.
Kapan gerejanya muncul gak tahu, tahu apa soal apostolik?
Siapa pendiri gerejanya gak tahu, malah diblang oknum, ngaku tahu apostolik?
Bukannya belajar lagi biar pinter, malah suruh orang baca lagi?
Apa yang mau dibaca, wong isi tulisannya aja uma ngulang ulang doang
He he he he, belajar lagi gih
-
Yang begini nih cuma modal mulut dengan kepala kosong.
Kapan gerejanya muncul gak tahu, tahu apa soal apostolik?
Siapa pendiri gerejanya gak tahu, malah diblang oknum, ngaku tahu apostolik?
Bukannya belajar lagi biar pinter, malah suruh orang baca lagi?
Apa yang mau dibaca, wong isi tulisannya aja uma ngulang ulang doang
He he he he, belajar lagi gih
Kelihatannya anda memang tidak mampu membantah argumen saya mengenai apa makna yang benar dari gereja apostolik itu !
Syalom
-
Saya sama sekali tidak memanipulasi melainkan mendiskusikan secara akal sehat apa itu yang dimaksud dengan gereja apostolik.
Hanya mereka yang setia memegang teguh ajaran apostoliklah yang patut disebut gereja apostolik.
Kalau anda tidak setuju ya terserah anda karena inikan diskusi bebas bukan paksaan.
Syalom
Mungkin tidak memanipulasi, hanya beda definisi dibandingkan definisi awal Apostolic Succession menurut bapa Gereja Irenaeus. Dalam pandangan saya yang namanya Apostolic Succesion yang berakibat sebuah gereja disebut Apostolik ya tentu harus mengikuti definisi itu.
Karena topiknya adalah Jalur Suksesi Gereja Protestant , mungkin jadi ada "re-definisi" menurut protestan. Kalau definisi ini tidak sama dengan definisi awal, tentunya diskusi tidak akan ketemu.
Jadi harus diputuskan dulu, sama-sama menyetujui sebuah definisi. Kalau tidak, diskusi akan berhenti pada definisi masing-masing.
Shalom
-
Kelihatannya anda memang tidak mampu membantah argumen saya mengenai apa makna yang benar dari gereja apostolik itu !
Syalom
Bantah? Mengapa harus dibantah.
Yang jadi masalah di sini adalah anda yang mengaku bergereja apostolik, tetapi tidak tahu sejarah gereja, dan bagaimana oknum yang tidak jelas menjadi pendiri gereja anda.
Gitu koq mengaku apostolik, apostolik dari hongkong?
Nah jawab deh kalau udah bisa..
:idiot:
-
Bantah? Mengapa harus dibantah.
Yang jadi masalah di sini adalah anda yang mengaku bergereja apostolik, tetapi tidak tahu sejarah gereja, dan bagaimana oknum yang tidak jelas menjadi pendiri gereja anda.
Gitu koq mengaku apostolik, apostolik dari hongkong?
Nah jawab deh kalau udah bisa..
:idiot:
Saya tidak berbicara soal sejarah jadi jangan menyimpang dari apa yang saya persoalkan bung !
Kalau gereja tidak setia kepada ajaran para rasul hanyalah kebohongan ala Hongkong saja mengaku gereja apostolik !
Syalom
-
Mungkin tidak memanipulasi, hanya beda definisi dibandingkan definisi awal Apostolic Succession menurut bapa Gereja Irenaeus. Dalam pandangan saya yang namanya Apostolic Succesion yang berakibat sebuah gereja disebut Apostolik ya tentu harus mengikuti definisi itu.
Karena topiknya adalah Jalur Suksesi Gereja Protestant , mungkin jadi ada "re-definisi" menurut protestan. Kalau definisi ini tidak sama dengan definisi awal, tentunya diskusi tidak akan ketemu.
Jadi harus diputuskan dulu, sama-sama menyetujui sebuah definisi. Kalau tidak, diskusi akan berhenti pada definisi masing-masing.
Shalom
Memang seperti yang sudah saya jelaskan bahwa saya tidak berbicara soal definisi tetapi "content" yang ada didalam suatu definisi.
Kalau definisi mengatakan apostolic tetapi contentnya tidak apostolic berarti itu hanyalah straw argument belaka menurut saya.
Syalom
-
Saya tidak berbicara soal sejarah jadi jangan menyimpang dari apa yang saya persoalkan bung !
Kalau gereja tidak setia kepada ajaran para rasul hanyalah kebohongan ala Hongkong saja mengaku gereja apostolik !
Syalom
Yang bicara soal sejarah memang bukan anda yang tidak mengerti sejarah.
Memang bukan anda yang mempersoalkan sejarah, karena tidak punya sejarah gereja.
Gereja dari hongkong mengaku apostolik tanpa sejarah?
Yang benar aja.....
Jawabannya masih salah, belajar lagi gih, kalau udah bisa baru jawab lagi ya...
:idiot:
-
Yang bicara soal sejarah memang bukan anda yang tidak mengerti sejarah.
Memang bukan anda yang mempersoalkan sejarah, karena tidak punya sejarah gereja.
Gereja dari hongkong mengaku apostolik tanpa sejarah?
Yang benar aja.....
Jawabannya masih salah, belajar lagi gih, kalau udah bisa baru jawab lagi ya...
:idiot:
Saya tidak akan meladeni mereka yang tidak becus menjawab persoalan secara nyambung dan fokus tetapi hanya pokrol bambu belaka tanpa kwalitas sama sekali !!!
Syalom
-
Saya tidak akan meladeni mereka yang tidak becus menjawab persoalan secara nyambung dan fokus tetapi hanya pokrol bambu belaka tanpa kwalitas sama sekali !!!
Syalom
Mkanya kalau tidak mengerti sejarah gereja, kalau gak tahu apa itu apostolik, jangan suka nyelonong ya nak. Akibatnya kamu cuma mempermalukan diri sendiri kan?
Sudah sana belajar lagi.
:idiot:
-
Memang seperti yang sudah saya jelaskan bahwa saya tidak berbicara soal definisi tetapi "content" yang ada didalam suatu definisi.
Kalau definisi mengatakan apostolic tetapi contentnya tidak apostolic berarti itu hanyalah straw argument belaka menurut saya.
Syalom
Ya silakan saja, kalau saya sih membahas step-by step dari definisi dulu. Definisi itu bukan berasal dari kelompok tertentu, tapi dari seorang cucu murid Rasul, dan dilaksanakan oleh seluruh gereja pada jaman gereja awal, bahkan sebutan katolik roma juga belum ada. Pada waktu itu tidak ada aliran-aliran.
Perkara content itu bahasan kedua setelah definisi, toh definisi itu tidak dibuat untuk menimbulkan hal yang tidak apostolic bahkan sebaliknya untuk mencegah dan melawan para bidat.
Ini salah satu bukunya : http://gnosis.org/library/advh1.htm (Against Heresies)
Kalaupun ada penyimpangan dalam pelaksanaannya bukan kesalahan dari definisi itu. Karena itu, sebaiknya berangkat dulu dari definisi.
Shalom
-
Ya silakan saja, kalau saya sih membahas step-by step dari definisi dulu. Definisi itu bukan berasal dari kelompok tertentu, tapi dari seorang cucu murid Rasul, dan dilaksanakan oleh seluruh gereja pada jaman gereja awal, bahkan sebutan katolik roma juga belum ada. Pada waktu itu tidak ada aliran-aliran.
Perkara content itu bahasan kedua setelah definisi, toh definisi itu tidak dibuat untuk menimbulkan hal yang tidak apostolic bahkan sebaliknya untuk mencegah dan melawan para bidat.
Ini salah satu bukunya : http://gnosis.org/library/advh1.htm (Against Heresies)
Kalaupun ada penyimpangan dalam pelaksanaannya bukan kesalahan dari definisi itu. Karena itu, sebaiknya berangkat dulu dari definisi.
Shalom
Saya percaya suatu definisi tentunya berisikan prinsip yang harus dipegang teguh contentnya kalau tidak tentunya itu hanya merupakan hipokrit doang.
Suatu definisi tentunya berangkat dari suatu pola pikir tertentu yang harus diuji kebenarannya.
Saya percaya bahwa Pola Pikir bapa gereja awal tentunya memiliki persepsi yang sama bahwa ajaran para Rasul haruslah diteruskan didalam suksesi sedangkan jabatan Rasul sudah tidak ada lagi.
Syalom
-
Ini salah satu bukunya : http://gnosis.org/library/advh1.htm (Against Heresies)
Shalom
Didalam blog yang anda kutip diatas jelas sekali kalimat pertama berbunyi :
"1. INASMUCH(1) as certain men have set the truth aside, and bring in lying words and vain genealogies, which, as the apostle says,"
Jelas sekali dasar dari semua apologetika dari Iranaeous adalah apa yang sudah diajarkan oleh para Apostles.
Inilah Pola Pikir yang saya maksudkan yang mendasari "gereja apostolik" tsb.
apostolic (ˌæpəˈstɒlɪk)
adj
1. (Bible) of, relating to, deriving from, or contemporary with the Apostles
2. (Ecclesiastical Terms) of or relating to the teachings or practice of the Apostles
Syalom
-
Tentunya semua ajaran para Rasul termasuk Paulus karena mereka diangkat sendiri oleh Tuhan Yesus.
Ajaran yang sesuai apostles hanyalah ajaran yang didukung oleh kebenaran yang sudah tertulis didalam Alkitab hasil tulisan nabi dan apostles,diluar itu sudah pastilah ajaran bidat.
Efesus 2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru
Alkitab itulah hasil penulisan para rasul dan nabi yang sudah ada jauh sebelum gereja Roma Katolik yang di Roma berdiri.
Syalom
bro Osas,
jalur suksesi ajaran para rasul sudah ada lebih dahulu sebelum Alkitab PB itu ditulis apalagi dikanon dalam sinode hippo dan cartago dalam sidang para bapa gereja dan uskup.
Gk mendasarkan jalur suksesi dari Gereja awal para rasul dengan Petrus dan pengganti2nya.
Gereja anda mendasarkan jalur suksesi dari mana...?
Jika anda menjawab dari ajaran Alkitab , Alkitab PB ditulis pada tahun 50 an dimulai surat2 Paulus..sedangkan Tuhan Yesus naik ke sorga kurang lebih tahun 30an masehei....
kalau berdasarkan ajaran tertulis Alkitab PB berarti sejak Tuhan Yesus naik ke sorga sampai Paulus menulis surat berarti belum ada Gereja apostolik ??? Oh My God
atau mau lebih lengkap lagi setelah Alkitab semua ditulis tahun 90an-100 Masehi ketika Yohanes menyelesaikan kitab Wahyu...
atau mau lebih lengkap lagi setelah Alkitab dikanon tahun 300an lebih...
coba direnungkan kembali...
salam :)
-
bro Osas,
jalur suksesi ajaran para rasul sudah ada lebih dahulu sebelum Alkitab PB itu ditulis apalagi dikanon dalam sinode hippo dan cartago dalam sidang para bapa gereja dan uskup.
Gk mendasarkan jalur suksesi dari Gereja awal para rasul dengan Petrus dan pengganti2nya.
Gereja anda mendasarkan jalur suksesi dari mana...?
Jika anda menjawab dari ajaran Alkitab , Alkitab PB ditulis pada tahun 50 an dimulai surat2 Paulus..sedangkan Tuhan Yesus naik ke sorga kurang lebih tahun 30an masehei....
kalau berdasarkan ajaran tertulis Alkitab PB berarti sejak Tuhan Yesus naik ke sorga sampai Paulus menulis surat berarti belum ada Gereja apostolik ??? Oh My God
atau mau lebih lengkap lagi setelah Alkitab semua ditulis tahun 90an-100 Masehi ketika Yohanes menyelesaikan kitab Wahyu...
atau mau lebih lengkap lagi setelah Alkitab dikanon tahun 300an lebih...
coba direnungkan kembali...
salam :)
Yang bersangkutan 'buta sejarah' gereja, bro Mod, jadi sepertinya akan balik lagi balik lagi ke komennya, yang berkata yang penting sesuai ajaran Alkitab, gitu. Percaya deh, he he he he.
-
bro Osas,
jalur suksesi ajaran para rasul sudah ada lebih dahulu sebelum Alkitab PB itu ditulis apalagi dikanon dalam sinode hippo dan cartago dalam sidang para bapa gereja dan uskup.
Gk mendasarkan jalur suksesi dari Gereja awal para rasul dengan Petrus dan pengganti2nya.
Gereja anda mendasarkan jalur suksesi dari mana...?
Jika anda menjawab dari ajaran Alkitab , Alkitab PB ditulis pada tahun 50 an dimulai surat2 Paulus..sedangkan Tuhan Yesus naik ke sorga kurang lebih tahun 30an masehei....
kalau berdasarkan ajaran tertulis Alkitab PB berarti sejak Tuhan Yesus naik ke sorga sampai Paulus menulis surat berarti belum ada Gereja apostolik ??? Oh My God
atau mau lebih lengkap lagi setelah Alkitab semua ditulis tahun 90an-100 Masehi ketika Yohanes menyelesaikan kitab Wahyu...
atau mau lebih lengkap lagi setelah Alkitab dikanon tahun 300an lebih...
coba direnungkan kembali...
salam :)
Bro Leo,
Kembali anda tidak menangkap inti persoalan yang saya ajukan untuk dibahas yaitu bukan masalah sejarah gereja melainkan makna dari suatu gereja apostolik.
Jadi saya tidak membahas sejarah gereja karena kita sekarang sudah berada diabad 21,melainkan apa makna dan aplikasinya dari gereja apostolik tsb sekarang diabad 21 ini.
Mudah mudahan anda paham maksud saya.
Syalom
-
@Mod
Apa saya bilang, yang namanya 'gak ngerti sejarah' ya sudah pasti gak melihat fakta, bahwa apostolik tidak bisa lepas dari sejarah gereja.
Mungkin anda harus maklum juga, bahwa beliau itu memang bergereja yang tanpa ada sejarahnya.
He he he he
-
Damai bagimu OSAS.
Kita memang memiliki pandangan yang sangat berbeda mengenai apa yang dimaksud dengan gereja apostolik.
Kalau menurut saya gereja apostolik adalah gereja yang setia memegang teguh ajaran apostolik yaitu semua ajaran yang sudah ditulis oleh para Rasul bukan menambahi semua ajaran mereka secara tidak benar.
Secara organisatoris sajapun GRK sangat berbeda dengan jabatan gerejawi dijaman apostolik karena gereja perdana di Yerusalem tidak pernah mengenal jabatan Kardinal atau Paus atau magisterium segala macam.
Syalom
Meski pandangan kita seperti yang OSAS sebut "sangat berbeda", seharusnya ada poin-poin kesamaan, kan?
OSAS bilang, "Ajaran apostolik yaitu semua ajaran yang sudah ditulis oleh para Rasul bukan menambahi semua ajaran mereka secara tidak benar." Menurut pengakuan OSAS, itu merupakan hasil olahan akal sehat OSAS, kan? Puji Tuhan.
Ada beberapa pertanyaan yang Husada ingin OSAS jawab dengan akal sehat OSAS itu:
1. Di mana ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu ditulis?
2. Apakah ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu hanya yang tertulis?
3. Terkait dengan Gereja Perdana Yerusalem, bolehkan OSAS kemukakan dasar pernyataan OSAS yang menyatakan bahwa, "Gereja Perdana di Yerusalem tidak pernah mengenal jabatan Kardinal atau Paus atau magisterium segala macam"? Atau dengan pertanyaan lain, "Dari mana OSAS yang hidup di abad XXI mengetahui model Gereja Perdana di Yerusalem pada abad II?
Damai, damai, damai.
-
@Council Husada
Yang anda tanyakan di atas itu masih juga berhubungan dengan sejarah gereja, om.
Bagaimana mungkin anda harapkan orang yang 'buta sejarah' mampu dan mengerti apa yang anda tanyakan itu?
Baginya apostolik itu identik dengan Alkitab, he he he he.
:D
-
Damai bagimu OSAS.
Meski pandangan kita seperti yang OSAS sebut "sangat berbeda", seharusnya ada poin-poin kesamaan, kan?
OSAS bilang, "Ajaran apostolik yaitu semua ajaran yang sudah ditulis oleh para Rasul bukan menambahi semua ajaran mereka secara tidak benar." Menurut pengakuan OSAS, itu merupakan hasil olahan akal sehat OSAS, kan? Puji Tuhan.
Ada beberapa pertanyaan yang Husada ingin OSAS jawab dengan akal sehat OSAS itu:
1. Di mana ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu ditulis?
Tentunya didalam Alkitab bro.
2. Apakah ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu hanya yang tertulis?
Tentunya semua ajaran Apostolik berdasarkan copy naskah aslinya yang masih ribuan tersimpan digereja gereja.
Kalau ajaran lisan tanpa bukti copy naskah asli rawan manipulasi bro.
3. Terkait dengan Gereja Perdana Yerusalem, bolehkan OSAS kemukakan dasar pernyataan OSAS yang menyatakan bahwa, "Gereja Perdana di Yerusalem tidak pernah mengenal jabatan Kardinal atau Paus atau magisterium segala macam"? Atau dengan pertanyaan lain, "Dari mana OSAS yang hidup di abad XXI mengetahui model Gereja Perdana di Yerusalem pada abad II?
Karena memang tidak ada diajarkan didalam Alkitab segala macam jabatan gerejawi tersebut sebagaimana yang sudah diwahyukan :
Efesus 4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Syalom
-
Jika ditanya, siapa yang mengkanon Alkitab?
Jawabannya (karena buta sejarah) adalah :
1. Alkitab turun dari sorga
2. Mulai meracau dengan berkata, Alkitabnya yang benar yang lain menambah nambah.
3. Kekacauan tambah parah, 'Alkitab sudah ada sebelum gereja Katolik ada'
4. dst
He he heh e
-
Damai bagimu OSAS.
Saya tidak mengutip dari wikipedia atau mana mana tetapi hanya bediskusi menurut akal sehat saja yaitu hanyalah mereka yanjg setia meneruskan ajaran para rasul (bukan menambahinya) yang patut disebut gereja apostolik.
Tugas para rasul adalah menurunkan ajaran Yesus yang patut ditaati oleh semua gereja kalau masih mengaku sebagai gereja kristen yang apostolik,karena gereja bukan sekedar organisasi atau institusi belaka tetapi merupakan suatu yang "organic" (living entity) yaitu jemaat yang berkehidupan rohani yang harus setia dan selaras dengan semua prinsip kebenaran dari Alkitab dimana gereja harus berfondasi.
Syalom
Jadi, menurut akal sehat OSAS, Gereja yang apostolik ialah: "Mereka yang setia meneruskan ajaran para rasul (bukan menambahinya)". Artinya, secara tersirat, OSAS mengimani dan mengamini bahwa 'ajaran para rasul' sudah ditulis semua. Demikiankah? Boleh OSAS sebutkan, siapa saja rasul itu? Apakah hanya murid yang dipilih Yesus, yaitu yang 11 orang sepeninggal Yudak Iskariot, ataukah termasuk Paulus yang tadinya bernama Saulus? Bagaimana pula dengan Mathias yang dipilih oleh murid Yesus menggantikan tempat Yudas Iskariot?
Tentang fondasi Gereja, menurut akal sehat OSAS meski OSAS (singkatan dari Once Save Allways Save-kah?) sudah menyiratkannya, ingin menegaskan saja, cukup hanya Alkitab-kah? Bagaimana caranya sehingga hanya Alkitab itu menjadi fondasi Gereja? Oh, ya, itu semua ditanyakan semata-mata untuk mendukung judul trit lho, ya? Bukan untuk menggeser pokok bahasan dari judul trit.
Damai, damai, damai.
-
Damai bagimu OSAS.
Inti Pokok ajaran Protestan hanyalah Back to Bible sebagaimana gereja perdana sudah melakukannya.
Kisah Para Rasul 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.
Syalom
Yang merah bergaris bawah pertama itu, selalu saja menimbulkan pertanyaan di benak Husada, "Emang sebelumnya pernah meninggalkan Alkitab (Bible)?" Apakah OSAS memiliki jawabannya? Ngomong-ngomong, OSAS mengerti arti Back to Bible, kan? Menurut Husada, Back to Bible dalam Bahasa Indonesia searti dengan "kembali ke Alkitab". Demikiankah pengertian OSAS? Kita perlu menyatukan persepsi, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kelanjutannya.
Kemudian, menurut hemat Husada, perlu membatasi, Gereja yang mana atau sampai tahun berapa layak disebut Gereja Perdana? Sebab, Alkitab seperti yang kita kenal sekarang, belum ada pada masa puluhan tahun sepeninggal jasmani Yesus Kristus. Bisakah OSAS beritahukan, Kitab Suci yang diselidiki oleh jemaat Berea itu Kitab Suci yang mana?
Damai, damai, damai.
-
Bro Leo,
Kembali anda tidak menangkap inti persoalan yang saya ajukan untuk dibahas yaitu bukan masalah sejarah gereja melainkan makna dari suatu gereja apostolik.
Jadi saya tidak membahas sejarah gereja karena kita sekarang sudah berada diabad 21,melainkan apa makna dan aplikasinya dari gereja apostolik tsb sekarang diabad 21 ini.
Mudah mudahan anda paham maksud saya.
Syalom
jalur suksesi = makna dan aplikasi... wah terminologi baru ini...
Tapi ok saya ikuti dulu terminologi ini...
sekarang anda bilang yang penting makna dan aplikasi terhadap apa acuannya?
Alkitab PL saja ada dalam jaman Yesus
Alkitab PB yang terpisah2 ada dalam jaman para rasul
Alkitab PL dan PB yang sudah komplit terkanon ada pada jaman para bapa Gereja...
menurut anda Gereja apostolik sudah ada di jaman mana...??
lalu apakah terus gereja apostolik ini hilang ...terus timbul kembali ..atau bagaimana?
salam
-
Saya percaya suatu definisi tentunya berisikan prinsip yang harus dipegang teguh contentnya kalau tidak tentunya itu hanya merupakan hipokrit doang. Suatu definisi tentunya berangkat dari suatu pola pikir tertentu yang harus diuji kebenarannya.
Ya pasti lah. Coba saya tulis kembali definisinya :
Hegesippus (180?) and Irenaeus (180) introduce explicitly the idea of the bishop's succession in office as a guarantee of the truth of what he preached in that it could be traced back to the apostles.
[/quote]
Contentnya adalah pengajaran kebenaran. Tentu di dalamnya ada ajaran Alkitab. Karena bapa gereja Irenaeus juga salah satu kontributor penyusunan Kitab Suci Perjanjian Baru. Untuk menjamin kemurnian ajaran, diperlukan kepastian siapa yang mengajarkannya, bukan hanya contentnya. Irenaeus mengatakan para pengajar itu harus bisa di-trace-back turun-temurun dalam bentuk uskup sampai kepada para rasul yang mentahbiskannya
Apakah salah definisi Bapa Gereja Irenaeus?
Saya percaya bahwa Pola Pikir bapa gereja awal tentunya memiliki persepsi yang sama bahwa ajaran para Rasul haruslah diteruskan didalam suksesi sedangkan jabatan Rasul sudah tidak ada lagi.
Syalom
Di definisi di atas tidak ditulis jabatan rasul hanya suksesi uskup tanpa putus sampai para rasul. Kalo masalah content boleh saja melakukan tafsiran kembangan terhadap maksud Bapa Gereja. Tapi definisinya sudah seperti itu. Kalau pakai definisi lain silakan, otomatis akan mengabaikan definisi awal tersebut.
Shalom
-
Damai sejahtera Tuhan Yesus Kristus menyertaimu Salt.
@Council Husada
Yang anda tanyakan di atas itu masih juga berhubungan dengan sejarah gereja, om.
Bagaimana mungkin anda harapkan orang yang 'buta sejarah' mampu dan mengerti apa yang anda tanyakan itu?
Baginya apostolik itu identik dengan Alkitab, he he he he.
:D
Kadang-kadang, orang yang sudah akrab dengan jerawatnya, tidak menyadari bahwa dia berjerawat. Untuk menunjukkan jerawat itu, perlu penuntunan-penuntunan. Kalo langsung tunjuk ke jerawat sambil bilang, "Ihh... jerawatmu itu", sementara pemiliknya merasakan yang ditunjuk itu bukan jerawat, komunikasi tidak akan nyambung, kan? :drool:
Damai, damai, damai.
-
Bukankah Protestan lahir karena penyimpangan tradisi GRK dari Alkitab ?
Protestantism lahir dari gerakan perlawanan Martin Luther terhadap ajaran Gereja Katolik Roma.
Apa saja yg dilawan oleh Martin Luther, dapat dilihat di sini:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,625.0.html
Bisa dijelaskan bro ajaran Protestan mana yang dianggap heresy ?
Ajaran Luther telah dinyatakan anathema oleh Gereja Katolik Roma, dapat dilihat di sini:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,626.0.html
**********************
Luther menilai bahwa ajaran Gereja Katolik Roma telah menyimpang dari Alkitab, dan dia mengajarkan ajaran2 baru yang berbeda dari ajaran GKR.
Calvin menilai bahwa ajaran Luther pun telah menyimpang dari Alkitab, dan dia mengajarkan ajaran2 baru yg berbeda dari ajaran GKR dan Luther.
Prebysterianism menilai bahwa ajaran Calvin telah menyimpang dari Alkitab, dan dia mengajarkan ajaran2 baru yg berbeda dari ajaran GKR, Luther, maupun Calvin.
Dan siklus ini terus berlanjut sampai saat ini, seorang menilai ajaran orang lain telah menyimpang dari Alkitab, lalu mengajarkan ajaran2 baru.
Ironisnya, kalo kita mau menelusurin ajaran2 Gereja Purba, katakanlah ajaran bapa2 Gereja di abad ke 2 dan ke 3, bisa kita lihat bahwa ajaran Calvin lebih mendekati ajaran bapa2 Gereja dibanding ajaran2 penerus Calvin, ajaran Luther lebih mendekati ajaran bapa2 Gereja dibanding ajaran Calvin dan penerus2nya, dan ajaran Gereja Katolik Roma tetap sama seperti ajaran bapa2 Gereja dibanding ajaran Luther dan penerus2nya.
Ajaran siapakah yang apostolik? It doesn’t take a genius to answer this, does it? :)
-
Kalau menurut saya hanya gereja yang benar benar memegang teguh ajaran apostoliklah yang boleh mengaku gereja apostolik.
Tetapi kalau gereja membuat tradisi baru yang bertentangan dengan ajaran apostolik maka bukanlah gereja apostolik namanya.
Syalom
Salam kenal bro,
Komentar anda tepat sekali menikam jantung GRK bro !
GRK tidak mengkaitkan ajaran para Rasul didalam paham suksesi apostolik melainkan hanya pendekatan otoritas gereja belaka karena mereka yang haus kekuasaan mutlak hanya menekankan aspek organisatoris yang dicampur dengan kuasa politik didalam Vatican.
Pandangan GRK yang keliru soal jabatan Petrus akhirnya menghasilkan istilah suksesi apostolik sehingga ada pemimpin tunggal bagi semua gereja didunia selain Tuhan Yesus sendiri sebagai satu satunya Kepala Gereja yang sah.
Yesus sendiri didalam Alkitab tidak pernah mewariskan kepemimpinan tunggal seluruh gereja kepada manusia melainkan hanya jabatan gembala gembala,pengajar dan penginjil.
Klaim pemimpin tunggal inilah yang menyebabkan perpecahan gereja dengan gereja gereja Timur didalam sejarah karena menciptakan jabatan Paus sebagai kepala dari semua uskup dunia.
Tidak pernah ada ajaran Alkitab mengenai suksesi apostolik ini karena tidak pernah ada jabatan rasul yang baru termasuk nabi sebab wahyu Allah sudah sempurna, lengkap dan selesai ditulis.
Para Rasul hanya mengajarkan satu kepala gereja yaitu Tuhan Yesus Kristus bukan Paus di Vatican,bahkan jabatan kepausan ini saja sangat asing didalam seluruh ajaran para Rasul.
GRK menurunkan ajaran suksesi apostolik ini sebagai pembenaran bagi otoritas mereka didalam menambah segala macam tradisi yang anti Alkitab,padahal tidak ada sama sekali otoritas manusia menambahi wahyu Tuhan yang sudah selesai ditulis.
Ulangan 4:2 Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.
Ulangan 12:32 Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.
Amsal 30:6Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.
Jadi bagi GRK ajaran para Rasul bukan hal pokok yang mereka perhatikan melainkan menggunakan istilah suksesi apostolik untuk membenarkan segala macam tradisi yang anti Alkitab tsb.
Satu satunya dasar gereja yang benar hanyalah semua tulisan para Rasul dan Nabi sebagaimana kata Alkitab sbb :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
GRK tidak pernah mengindahkan ayat tsb karena seringnya mereka mengkultuskan manusia yang haus kekuasaan dan hobinya menciptakan tradisi anti biblical sepanjang sejarah gereja.
Demikian sedikit komentar saya bro.
GBU
-
Saya tidak akan meladeni mereka yang tidak becus menjawab persoalan secara nyambung dan fokus tetapi hanya pokrol bambu belaka tanpa kwalitas sama sekali !!!
Syalom
Yang satu ini memang jangan anda gubris bro karena IQ nya kurang memadai untuk diskusi yang bermutu karena lain yang dipersoalkan lain lagi yang dikomentarinya.
Buang tempo meladeninya.
GBU
-
2. Apakah ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu hanya yang tertulis?
Sebagai contoh kongkrit ajaran Mary Assumption tahun 1950 ini apakah ajaran lisan yang berasal dari para Rasul jugakah walau sudah berselang ribuan tahun ???????????
Atas dasar apa pula ajaran lisan ini ujug ujug muncul tiba tiba ditahun 1950 ????????????
Saya ingin sekali menunggu alasan anda bro.
-
Judul thread "JALUR SUKSESI GEREJA PROTESTANT"
Yang komen kok malah "ajaran Mary Assumption tahun 1950 "
Emang ajaran "ajaran Mary Assumption" ada di gereja Protestant ?
Jangan melenceng dong...
Kalau mau buat aja topik baru ya ngga ?
-
Judul thread "JALUR SUKSESI GEREJA PROTESTANT"
Yang komen kok malah "ajaran Mary Assumption tahun 1950 "
Emang ajaran "ajaran Mary Assumption" ada di gereja Protestant ?
Jangan melenceng dong...
Kalau mau buat aja topik baru ya ngga ?
Itulah akibat 'semangat' lbih besar dibanding isi kepalanya.
Itulah akibat kebencian jauh lebih besar dibanding kasih dalam hatinya.
Itulah akibat suntikan pendetanya lebih dianggap dibanding ajaran Kitab Suci nya.
Itulah akibat OOT terlalu sering.
:idiot:
-
Kalo dipandang dari perusahaan.
Martin Luther bangga, pny banyak perusahaan
.......kabuurr... :m09:
-
Salam kenal bro,
Komentar anda tepat sekali menikam jantung GRK bro !
GRK tidak mengkaitkan ajaran para Rasul didalam paham suksesi apostolik melainkan hanya pendekatan otoritas gereja belaka karena mereka yang haus kekuasaan mutlak hanya menekankan aspek organisatoris yang dicampur dengan kuasa politik didalam Vatican.
Pandangan GRK yang keliru soal jabatan Petrus akhirnya menghasilkan istilah suksesi apostolik sehingga ada pemimpin tunggal bagi semua gereja didunia selain Tuhan Yesus sendiri sebagai satu satunya Kepala Gereja yang sah.
suksesi apostolik bukan hanya ada di GRK tapi juga di Gereja Orthodox even mereka berpisah tapi diantara mereka saling mengakui suksesi apostolik masing2 Gereja.
Gereja katolik mengakui suksesi apostolik Gereja Orthodox begitu juga sebaliknya.
Cari tau dulu kalau anda tidak tau persoalannya. :doh:
Yesus sendiri didalam Alkitab tidak pernah mewariskan kepemimpinan tunggal seluruh gereja kepada manusia melainkan hanya jabatan gembala gembala,pengajar dan penginjil.
Klaim pemimpin tunggal inilah yang menyebabkan perpecahan gereja dengan gereja gereja Timur didalam sejarah karena menciptakan jabatan Paus sebagai kepala dari semua uskup dunia.
Tidak pernah ada ajaran Alkitab mengenai suksesi apostolik ini karena tidak pernah ada jabatan rasul yang baru termasuk nabi sebab wahyu Allah sudah sempurna, lengkap dan selesai ditulis.
Para Rasul hanya mengajarkan satu kepala gereja yaitu Tuhan Yesus Kristus bukan Paus di Vatican,bahkan jabatan kepausan ini saja sangat asing didalam seluruh ajaran para Rasul.
tugas penggembalaan sebagai rasul diteruskan pada pengganti2nya itulah suksesi apostolik.
Tau dari mana ajaran nya benar itu ditelusuri dari pengganti2 para rasul.
siapa yang bilang kitab Yohanes itu pengarangnya Yohanes?
yah pengganti para rasul i.e Irenius..
GRK menurunkan ajaran suksesi apostolik ini sebagai pembenaran bagi otoritas mereka didalam menambah segala macam tradisi yang anti Alkitab,padahal tidak ada sama sekali otoritas manusia menambahi wahyu Tuhan yang sudah selesai ditulis.
Ulangan 4:2 Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.
Ulangan 12:32 Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.
Amsal 30:6Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.
Jadi bagi GRK ajaran para Rasul bukan hal pokok yang mereka perhatikan melainkan menggunakan istilah suksesi apostolik untuk membenarkan segala macam tradisi yang anti Alkitab tsb.
Satu satunya dasar gereja yang benar hanyalah semua tulisan para Rasul dan Nabi sebagaimana kata Alkitab sbb :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
GRK tidak pernah mengindahkan ayat tsb karena seringnya mereka mengkultuskan manusia yang haus kekuasaan dan hobinya menciptakan tradisi anti biblical sepanjang sejarah gereja.
Demikian sedikit komentar saya bro.
GBU
Kis 1:20
Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya: dan: Biarlah jabatannya diambil orang lain.
KJV tahun 1611
For it is written in the booke of Psalmes, Let his habitation be desolate, and let no man dwell therein: And his Bishopricke let another take.
Alkitab KJV milik protestan mengatakan bishop...ini istilah untuk uskup.
susksesi apostolik yang ada dalam GK dan GO tidak menambah ajaran Alkitab tapi melakukan persis seperti yang diminta Alkitab.
sekarang kembali ke topik semula apakah ada suksesi apostolik dalam Gereja protestan...kalau ada yang seperti apa modelnya....
silahkan fokus ke judul thread saja tidak usah OOT ke ajaran iman orang lain.
salam
-
Damai bagimu Sol.
Belum berubah juga kebiasaanmu, Sol? Berubah dong. Sudah tahun 2014 sekarang.
Soli mengquote posting Husada, yang ini:2. Apakah ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu hanya yang tertulis?
Lantas kenapa dikomentari begini?
Sebagai contoh kongkrit ajaran Mary Assumption tahun 1950 ini apakah ajaran lisan yang berasal dari para Rasul jugakah walau sudah berselang ribuan tahun ???????????
Atas dasar apa pula ajaran lisan ini ujug ujug muncul tiba tiba ditahun 1950 ????????????
Saya ingin sekali menunggu alasan anda bro.
Apa kaitannya, coba.
Idealnya, semakin dewasa seseorang semakin mengerti segala hal karena belajar dari pengalaman. Lhah, Soli kenapa beda sendiri? Tahun sudah memasuki bulan pertama 2014, kenapa semakin jeblok?
Reply Soli tidak sesuai topik pembicaraan, kenapa berharap mendapat jawaban? Soli saja yang menentukan, apa urgensinya maka pertanyaan Soli yang di luar topik itu harus dijawab? Hayuh, maju, Sol.
Damai bagimu.
-
@council
Mungkin malah terlalu 'maju' cara berpikirnya, om, sehingga tidak lagi bisa melihat sejarah gerejanya sendiri. Tidak tahu kapan gereja itu didirikan, tidak tahu bagaimana ceritanya koq bisa ngaku sebagai gereja apostolik.
Memang perlu dikasihani sih, tapi ya begitulah, he he he
-
@council
Mungkin malah terlalu 'maju' cara berpikirnya, om, sehingga tidak lagi bisa melihat sejarah gerejanya sendiri. Tidak tahu kapan gereja itu didirikan, tidak tahu bagaimana ceritanya koq bisa ngaku sebagai gereja apostolik.
Memang perlu dikasihani sih, tapi ya begitulah, he he he
Bisa jadi. Memang kalo lebih besar nafsu daripada rasio, yahh... sering sekali bertindak dan berkata aneh.
-
@council
Mungkin malah terlalu 'maju' cara berpikirnya, om, sehingga tidak lagi bisa melihat sejarah gerejanya sendiri. Tidak tahu kapan gereja itu didirikan, tidak tahu bagaimana ceritanya koq bisa ngaku sebagai gereja apostolik.
Memang perlu dikasihani sih, tapi ya begitulah, he he he
Dulu malah ada teman yang bilang gereja tidak mengenal waktu. Jadi kita tidak bisa bertanya gereja sejati itu didirikan kapan. Mungkin bagi mereka gereja itu seperti wahyu yang sewaktu-waktu bisa jatuh dari langit, membentuk kumpulan-kumpulan. :)
Shalom
-
Dulu malah ada teman yang bilang gereja tidak mengenal waktu. Jadi kita tidak bisa bertanya gereja sejati itu didirikan kapan. Mungkin bagi mereka gereja itu seperti wahyu yang sewaktu-waktu bisa jatuh dari langit, membentuk kumpulan-kumpulan. :)
Shalom
Nah itu, sampai sampai John Sung dan Andrew Gih disebut sebagai oknum oleh 'beliau'.
:idiot:
-
Dulu malah ada teman yang bilang gereja tidak mengenal waktu. Jadi kita tidak bisa bertanya gereja sejati itu didirikan kapan. Mungkin bagi mereka gereja itu seperti wahyu yang sewaktu-waktu bisa jatuh dari langit, membentuk kumpulan-kumpulan. :)
Shalom
Mmm... menurut hipotesa saya, pola pikir seperti itu juga yang mengilhami lahirnya agama baru, dengan Kitab Suci baru.
-
Nah itu, sampai sampai John Sung dan Andrew Gih disebut sebagai oknum oleh 'beliau'.
:idiot:
Maksudnya oknum gimana bro?
-
Mmm... menurut hipotesa saya, pola pikir seperti itu juga yang mengilhami lahirnya agama baru, dengan Kitab Suci baru.
Bisa jadi Bro Husada, karena konsepnya wahyu yang baru (wahyu besar, wahyu inti) bisa turun sewaktu-waktu, dan masih bisa progress sampai sekarang.
OK deh BTT..... :)
-
Maksudnya oknum gimana bro?
Yang bilang oknum justru 'beliau' yang mengusung nama osas, bro, mungkin 'beliau' yang tahu yang dimaksud apa dengan kata oknum itu.
:shrug:
-
Damai bagimu OSAS.Jadi, menurut akal sehat OSAS, Gereja yang apostolik ialah: "Mereka yang setia meneruskan ajaran para rasul (bukan menambahinya)". Artinya, secara tersirat, OSAS mengimani dan mengamini bahwa 'ajaran para rasul' sudah ditulis semua. Demikiankah? Boleh OSAS sebutkan, siapa saja rasul itu? Apakah hanya murid yang dipilih Yesus, yaitu yang 11 orang sepeninggal Yudak Iskariot, ataukah termasuk Paulus yang tadinya bernama Saulus? Bagaimana pula dengan Mathias yang dipilih oleh murid Yesus menggantikan tempat Yudas Iskariot?
Alkitab adalah hasil pekerjaan Roh Kudus yang meginspirasikan semua penulisnya sehingga sempurna,lengkap cukup bagi kehidupan rohani sehingga Tuhan melarang menambahi apa yang tidak di inspirasikan oleh Roh Kudus tsb.
Rasul adalah mereka yang dipilih sebagai rasul oleh Yesus yaitu kedua belas Rasul ditambah Paulus yang dikhususkan untuk bangsa lain.
Sekarang tidak ada jabatan rasul lagi makanya tidak boleh ada ajaran ajaran tambahan yang bertentangan dengan isi Alkitab.
Tentang fondasi Gereja, menurut akal sehat OSAS meski OSAS (singkatan dari Once Save Allways Save-kah?) sudah menyiratkannya, ingin menegaskan saja, cukup hanya Alkitab-kah? Bagaimana caranya sehingga hanya Alkitab itu menjadi fondasi Gereja? Oh, ya, itu semua ditanyakan semata-mata untuk mendukung judul trit lho, ya? Bukan untuk menggeser pokok bahasan dari judul trit.
Alkitab sendiri menyatakannya demikian :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Hanya Alkitab hasil penulisan para Nabi dan Rasul serta lainnya satu satunya fondasi mutlak dimana gereja berdiri diatasnya..... bukan tradisi hasil rekayasa manusia yang rawan banyak kelirunya.
Syalom
-
Damai bagimu OSAS.Yang merah bergaris bawah pertama itu, selalu saja menimbulkan pertanyaan di benak Husada, "Emang sebelumnya pernah meninggalkan Alkitab (Bible)?" Apakah OSAS memiliki jawabannya? Ngomong-ngomong, OSAS mengerti arti Back to Bible, kan? Menurut Husada, Back to Bible dalam Bahasa Indonesia searti dengan "kembali ke Alkitab". Demikiankah pengertian OSAS? Kita perlu menyatukan persepsi, agar tidak terjadi kesalahpahaman di kelanjutannya.
Kemudian, menurut hemat Husada, perlu membatasi, Gereja yang mana atau sampai tahun berapa layak disebut Gereja Perdana? Sebab, Alkitab seperti yang kita kenal sekarang, belum ada pada masa puluhan tahun sepeninggal jasmani Yesus Kristus. Bisakah OSAS beritahukan, Kitab Suci yang diselidiki oleh jemaat Berea itu Kitab Suci yang mana?
Damai, damai, damai.
Back to Bible maknanya adalah :
1.Alkitab adalah satu satunya dasar gereja yang absolut karena bersandar kepada manusia dikutuk oleh Tuhan
2.Semua ajaran gereja harus didukung oleh kebenaran Alkitab
3.Alkitab sebagai alat uji bagi kebenaran ajaran gereja
4.Alkitab Firman Tuhan kelak sebagai hakim manusia dijaman akhir
Gereja perdana adalah gereja yang lahir dan bertumbuh sejak Pentakosta di Yerusalem dan akhirnya berkembang sampai kebeberapa pusat pusat kekristenan di Barat dan Timur.
GRK hanyalah salah satu gereja yang berpusat di Roma dan sejak Kaisar Konstantin menjadi Gereja Katolik Roma yang mempunyai ritual khusus tersendiri.
Kitab Suci sudah sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi dan semasa Rasul masih hidup-pun mereka menulis kesaksian mereka berdasarkan inspirasi Roh Kudus sebelum abad pertama selesai semua PB sudah selesai mereka tulis.
Syalom
-
jalur suksesi = makna dan aplikasi... wah terminologi baru ini...
Tapi ok saya ikuti dulu terminologi ini...
sekarang anda bilang yang penting makna dan aplikasi terhadap apa acuannya?
Alkitab PL saja ada dalam jaman Yesus
Alkitab PB yang terpisah2 ada dalam jaman para rasul
Alkitab PL dan PB yang sudah komplit terkanon ada pada jaman para bapa Gereja...
menurut anda Gereja apostolik sudah ada di jaman mana...??
lalu apakah terus gereja apostolik ini hilang ...terus timbul kembali ..atau bagaimana?
salam
Anda selalu merasa masih hidup dijaman abad pertama sedangkan saya berbicara gereja masa kini dimana kita hidup,kita ada dan kita bergerak,jadi tidak mungkin nyambung pembicaraan kita kalau anda masih membawa suasana jaman ribuan tahun yang lalu.
Gereja apostolik adalah gereja yang sejak awal sampai sekarang tetap memegang teguh semua ajaran apostolik serta tidak membuat dasar gereja yang lain selain ajaran yang ada pada Kitab Suci hasil tulisan apostolik dan yang lainnya itu.
Dunia kegerejaan anda terlalu sempit kalau hanya melihat gereja yang ada di Roma belaka karena gereja awal sudah berkembang kesegala penjuru dunia.
Mendasarkan gereja bukan kepada Alkitab menurut saya bukanlah gereja milik Kristus.
Syalom
-
Protestantism lahir dari gerakan perlawanan Martin Luther terhadap ajaran Gereja Katolik Roma.
Apa saja yg dilawan oleh Martin Luther, dapat dilihat di sini:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,625.0.html
Ajaran Luther telah dinyatakan anathema oleh Gereja Katolik Roma, dapat dilihat di sini:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,626.0.html
**********************
Luther menilai bahwa ajaran Gereja Katolik Roma telah menyimpang dari Alkitab, dan dia mengajarkan ajaran2 baru yang berbeda dari ajaran GKR.
Calvin menilai bahwa ajaran Luther pun telah menyimpang dari Alkitab, dan dia mengajarkan ajaran2 baru yg berbeda dari ajaran GKR dan Luther.
Prebysterianism menilai bahwa ajaran Calvin telah menyimpang dari Alkitab, dan dia mengajarkan ajaran2 baru yg berbeda dari ajaran GKR, Luther, maupun Calvin.
Dan siklus ini terus berlanjut sampai saat ini, seorang menilai ajaran orang lain telah menyimpang dari Alkitab, lalu mengajarkan ajaran2 baru.
Ironisnya, kalo kita mau menelusurin ajaran2 Gereja Purba, katakanlah ajaran bapa2 Gereja di abad ke 2 dan ke 3, bisa kita lihat bahwa ajaran Calvin lebih mendekati ajaran bapa2 Gereja dibanding ajaran2 penerus Calvin, ajaran Luther lebih mendekati ajaran bapa2 Gereja dibanding ajaran Calvin dan penerus2nya, dan ajaran Gereja Katolik Roma tetap sama seperti ajaran bapa2 Gereja dibanding ajaran Luther dan penerus2nya.
Ajaran siapakah yang apostolik? It doesn’t take a genius to answer this, does it? :)
Thanks atas kutipan yang anda berikan tetapi setelah saya baca menurut pandangan saya tuduhan heresy tersebut tidak jelas melanggar ayat ayat Alkitab yang mana ?
Kalau bertentangan dengan tradisi Roma katolik yang memang jelas demikianlah tetapi itu menurut saya bukanlah heresy tetapi memang seharusnyalah demikian.
Saya sangat tertarik kalau membahas tuduhan heresy berdasarkan bukti ayat ayat Alkitab bro.
Syalom
-
Salam kenal bro,
Komentar anda tepat sekali menikam jantung GRK bro !
GRK tidak mengkaitkan ajaran para Rasul didalam paham suksesi apostolik melainkan hanya pendekatan otoritas gereja belaka karena mereka yang haus kekuasaan mutlak hanya menekankan aspek organisatoris yang dicampur dengan kuasa politik didalam Vatican.
Pandangan GRK yang keliru soal jabatan Petrus akhirnya menghasilkan istilah suksesi apostolik sehingga ada pemimpin tunggal bagi semua gereja didunia selain Tuhan Yesus sendiri sebagai satu satunya Kepala Gereja yang sah.
Yesus sendiri didalam Alkitab tidak pernah mewariskan kepemimpinan tunggal seluruh gereja kepada manusia melainkan hanya jabatan gembala gembala,pengajar dan penginjil.
Klaim pemimpin tunggal inilah yang menyebabkan perpecahan gereja dengan gereja gereja Timur didalam sejarah karena menciptakan jabatan Paus sebagai kepala dari semua uskup dunia.
Tidak pernah ada ajaran Alkitab mengenai suksesi apostolik ini karena tidak pernah ada jabatan rasul yang baru termasuk nabi sebab wahyu Allah sudah sempurna, lengkap dan selesai ditulis.
Para Rasul hanya mengajarkan satu kepala gereja yaitu Tuhan Yesus Kristus bukan Paus di Vatican,bahkan jabatan kepausan ini saja sangat asing didalam seluruh ajaran para Rasul.
GRK menurunkan ajaran suksesi apostolik ini sebagai pembenaran bagi otoritas mereka didalam menambah segala macam tradisi yang anti Alkitab,padahal tidak ada sama sekali otoritas manusia menambahi wahyu Tuhan yang sudah selesai ditulis.
Ulangan 4:2 Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.
Ulangan 12:32 Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.
Amsal 30:6Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.
Jadi bagi GRK ajaran para Rasul bukan hal pokok yang mereka perhatikan melainkan menggunakan istilah suksesi apostolik untuk membenarkan segala macam tradisi yang anti Alkitab tsb.
Satu satunya dasar gereja yang benar hanyalah semua tulisan para Rasul dan Nabi sebagaimana kata Alkitab sbb :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
GRK tidak pernah mengindahkan ayat tsb karena seringnya mereka mengkultuskan manusia yang haus kekuasaan dan hobinya menciptakan tradisi anti biblical sepanjang sejarah gereja.
Demikian sedikit komentar saya bro.
GBU
Salam kenal juga bro.
Saya sepenuhnya sependapat dengan anda khususnya makna yang keliru dari suksesi kerasulan kalau mengartikannya dari aspek jabatan rasuliah sebab hanya Rasul saja yang mendapat inspirasi dari Roh Kudus untuk menulis Wahyu Allah.
Ajaran para Rasul lah menurut saya yang menjadi ukuran apakah suatu gereja memang benar benar meneruskan apa yang telah mereka ajarkan dan tuliskan.
Syalom
-
Yang satu ini memang jangan anda gubris bro karena IQ nya kurang memadai untuk diskusi yang bermutu karena lain yang dipersoalkan lain lagi yang dikomentarinya.
Buang tempo meladeninya.
GBU
Thanks bro nasihat anda yang sudah lama berpengalaman akan saya perhatikan.
Syalom
-
Memang tepatlah kata pepatah :
Birds of a feather flock together.
:P
-
Judul thread "JALUR SUKSESI GEREJA PROTESTANT"
Yang komen kok malah "ajaran Mary Assumption tahun 1950 "
Emang ajaran "ajaran Mary Assumption" ada di gereja Protestant ?
Jangan melenceng dong...
Kalau mau buat aja topik baru ya ngga ?
Baca lagi komentar Husada yang getol dengan apa yang tidak tertulis itu karena hobinya memang lebih suka taat kepada apa yang tidak tertulis ketimbang apa yang sudah jelas jelas sudah tertulis didalam Alkitab.
Jadi baca lagi baik baik “contoh” …sekali lagi “contoh” yang saya berikan kepada beliau bagaimana kelirunya manusia kalau bersandar kepada ajaran yang tidak tertulis didalam Kitab Suci bung !
Makanya silahkan dibantah saja argumen saya kalau ada kemampuan !
-
suksesi apostolik bukan hanya ada di GRK tapi juga di Gereja Orthodox even mereka berpisah tapi diantara mereka saling mengakui suksesi apostolik masing2 Gereja.
Gereja katolik mengakui suksesi apostolik Gereja Orthodox begitu juga sebaliknya.
Cari tau dulu kalau anda tidak tau persoalannya. :doh:
Tidak menjadi menjadi persoalan gereja apa tetapi kalau mengaku suksesi apostolik tetapi kenyataannya menyimpang dari ajaran apostolik jelas pernyataan tersebut tidak memiliki bobot kebenaran sama sekali.
Yang diwariskan oleh apostolik adalah wahyu Tuhan yang diinspirasikan oleh Roh Kudus bukan jabatannya bung !
siapa yang bilang kitab Yohanes itu pengarangnya Yohanes?
yah pengganti para rasul i.e Irenius..
Semua orang percaya adalah penyandang imamat rajani yaitu wajib membawa jiwa yang terhilang kepada Kristus melalui apa yang sudah ditulis oleh para Rasul.
Iraneous sendiri juga bersandar kepada ajaran para Rasul seperti saya baca komentar bro OSAS.
Bukan hanya gembala saja tetapi semua orang percaya harus meneruskan ajaran yang sudah diajarkan dan ditulis oleh para Rasul,karena itulah “Amanat Agung Tuhan Yesus.”
Semua orang percaya yang sejati dipelihara,diajar dan dipimpin oleh Roh Kudus yang tinggal didalam diri mereka.
1 Yohanes 2:27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidakperlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
Kis 1:20
Sebab ada tertulis dalam kitab Mazmur: Biarlah perkemahannya menjadi sunyi, dan biarlah tidak ada penghuni di dalamnya: dan: Biarlah jabatannya diambil orang lain.
KJV tahun 1611
For it is written in the booke of Psalmes, Let his habitation be desolate, and let no man dwell therein: And his Bishopricke let another take.
Alkitab KJV milik protestan mengatakan bishop...ini istilah untuk uskup.
Baca lagi komentar saya diatas soal imamat rajani yang diajarkan Rasul Petrus :
1 Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Jelas ayat tsb mewajibkan semua orang percaya memberitakan Injil keselamatan kepada semua bangsa.
Silahkan anda dalami sendiri apa yang dimaksud dengan imamat rajani tsb,jangan dilewatkan begitu saja.
susksesi apostolik yang ada dalam GK dan GO tidak menambah ajaran Alkitab tapi melakukan persis seperti yang diminta Alkitab.
Tidak menambah ?
Silahkan anda pelajari sejaran penambahan ajaran gereja didalam website berikut ini :
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Bisakah anda bantah sejarah tradisi gereja tsb ?
sekarang kembali ke topik semula apakah ada suksesi apostolik dalam Gereja protestan...kalau ada yang seperti apa modelnya....
silahkan fokus ke judul thread saja tidak usah OOT ke ajaran iman orang lain.
Suksesi Apostolik adalah gereja yang meneruskan apa yang diajarkan oleh para Rasul bukan menambahinya dengan segala macam tradisi dusta.
Silahkan dibantah apa yang salah dengan pernyataan saya.
-
Damai bagimu Sol.
Belum berubah juga kebiasaanmu, Sol? Berubah dong. Sudah tahun 2014 sekarang.
Soli mengquote posting Husada, yang ini:Lantas kenapa dikomentari begini?Apa kaitannya, coba.
Idealnya, semakin dewasa seseorang semakin mengerti segala hal karena belajar dari pengalaman. Lhah, Soli kenapa beda sendiri? Tahun sudah memasuki bulan pertama 2014, kenapa semakin jeblok?
Reply Soli tidak sesuai topik pembicaraan, kenapa berharap mendapat jawaban? Soli saja yang menentukan, apa urgensinya maka pertanyaan Soli yang di luar topik itu harus dijawab? Hayuh, maju, Sol.
Damai bagimu.
Anda yang saya lihat sampai sekarang belum juga bertobat karena jauh hari sudah saya nasihatkan janganlah bersandar kepada ajaran manusia tetapi taatlah kepada apa yang diajarkan didalam Kitab Suci karena apa yang sudah difirmankan Tuhan itu akan menjadi hakim anda kelak.
Keselamatan itu tidak ada didalam agama atau gereja melainkan hanya melalui Firman Kristus karena iman hanya timbul melalui pendengaran akan Firman Kristus dan tanpa iman tidak ada yang berkenan bagi Tuhan.
Roma 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Ibrani 11:6
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
Makanya belajarlah dari ajaran para Rasul bro,bukan sibuk dengan kultus manusia dengan membonceng jabatan rasuli.
-
Kemudian, menurut hemat Husada, perlu membatasi, Gereja yang mana atau sampai tahun berapa layak disebut Gereja Perdana? Sebab, Alkitab seperti yang kita kenal sekarang, belum ada pada masa puluhan tahun sepeninggal jasmani Yesus Kristus. Bisakah OSAS beritahukan, Kitab Suci yang diselidiki oleh jemaat Berea itu Kitab Suci yang mana?
Damai, damai, damai.
Kok yang dipersoalkan Kitab Suci mana yang dibaca sedangkan tindakan menguji setiap ajaran dengan Kitab Suci pura pura tidak dibaca.
Belajarlah memahami apa yang ditekankan oleh komentar seseorang jangan mengalihkan persoaloan dari inti persoalan yang sedang dibahas.
Inti ayat yang dikutip tsb bukan membicarakan Kitab Suci yang mana tetapi "tindakan mengujinya" yang sedang diberikah contohnya bagaimana seharusnya jemaat bertindak,bukan secara membabi buta menelan mentah mentah apa saja yang diajarkan oleh gereja,sesuai dengan perintah Tuhan sendiri :
1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
-
@Mod
Sepertinya judul thread 'Jalur Suksesi Gereja Protestant' tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh para penganutnya, sehingga justru OOT ke urusan tradisi gereja lain.
Apakah pelu ditindak para OOTers itu, silahkan moderator mempertimbangkannya.
Syalom
-
Anda selalu merasa masih hidup dijaman abad pertama sedangkan saya berbicara gereja masa kini dimana kita hidup,kita ada dan kita bergerak,jadi tidak mungkin nyambung pembicaraan kita kalau anda masih membawa suasana jaman ribuan tahun yang lalu.
Nampaknya banyak dari mereka yang tidak punya kalender dirumah bro sehingga lupa sekarang tahun berapa.
Makanya maklum sajalah.
GBU
-
Nampaknya banyak dari mereka yang tidak punya kalender dirumah bro sehingga lupa sekarang tahun berapa.
Makanya maklum sajalah.
GBU
Tahun berapa nih, masih buta huruf dan tidak mampu membaca judul thread.
Jawab dan jelaskan dong, masalah 'Jalur Suksesi Gereja Protestant', kalau mampu.
Kalau gak mampu ya mending mingkem aja daripada bikin malu aliran sempalan yang kau anut itu.
:idiot:
-
Misal saya bayangin berdiri di suatu kota lama di Eropa (secara fiktif saja)
Dipusat kota lama tersebut berdiri 4 gereja.
Pojok kiri depan Gereja Pentacostal
Pojok kanan depan Gereja Presbyterian
Pojok kiri belakang Gereja Katolik
Pojok kanan belakang Gereja Episcopal
Saat ini tahun 2014.
Nah kemudian di set back mundur .... tahun 2000, tahun 1990, tahun 1950, tahun 1900, tahun 1800, tahun 1500, tahun 1400 dst
Kan bisa dibayangin .... gereja apa sih yang ada
:)
-
Baca lagi komentar Husada yang getol dengan apa yang tidak tertulis itu karena hobinya memang lebih suka taat kepada apa yang tidak tertulis ketimbang apa yang sudah jelas jelas sudah tertulis didalam Alkitab.
Jadi baca lagi baik baik “contoh” …sekali lagi “contoh” yang saya berikan kepada beliau bagaimana kelirunya manusia kalau bersandar kepada ajaran yang tidak tertulis didalam Kitab Suci bung !
Makanya silahkan dibantah saja argumen saya kalau ada kemampuan !
Contoh ajaran tak tertulis yg mana ?
yg sola scriptura itu ya ?
berarti anda sebagai pengikut sola scritura juga termasuk keliru dong ya?
-
@Mod
Sepertinya judul thread 'Jalur Suksesi Gereja Protestant' tidak bisa dipertanggung jawabkan oleh para penganutnya, sehingga justru OOT ke urusan tradisi gereja lain.
Apakah pelu ditindak para OOTers itu, silahkan moderator mempertimbangkannya.
Syalom
Banyak orang binun,.. maklumi saja lah.
-
Kok yang dipersoalkan Kitab Suci mana yang dibaca sedangkan tindakan menguji setiap ajaran dengan Kitab Suci pura pura tidak dibaca.
Belajarlah memahami apa yang ditekankan oleh komentar seseorang jangan mengalihkan persoaloan dari inti persoalan yang sedang dibahas.
Inti ayat yang dikutip tsb bukan membicarakan Kitab Suci yang mana tetapi "tindakan mengujinya" yang sedang diberikah contohnya bagaimana seharusnya jemaat bertindak,bukan secara membabi buta menelan mentah mentah apa saja yang diajarkan oleh gereja,sesuai dengan perintah Tuhan sendiri :
1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Untuk itu anda perlu menguji ajaran sola scriptura.
Adakah tertulis dalam Alkitab?
jangan cuma menyuruh tapi lakukan juga dong
-
Kesimpulan sementara, mungkin tidak ada suksesi riil di gereja Protestan, ditinjau dari definisi awal tercetusnya Suksesi Apostolik. Yang ada adalah definisi yang berbeda menurut penganutnya yaitu transfer pengajaran. Tapi beberapa gereja protestan tertentu seperti Lutheran masih mengklaim suksesi apostolik dalam kependetaan dan mengklaim bisa ditelurusi sampai kepada Rasul
Shalom
-
Kalau menurut Stephen Tong, gerejanya berdiri sejak 1984.
Panggilan untuk mendirikan Gerakan Reformed Injili ini menjadi semakin jelas dan mendesak setelah saya mendapat penyakit hepatitis B pada tahun 1984.
http://grii.org/index.html
Jadi suksesinya ya sampai di situ.
-
Kesimpulan sementara, mungkin tidak ada suksesi riil di gereja Protestan, ditinjau dari definisi awal tercetusnya Suksesi Apostolik. Yang ada adalah definisi yang berbeda menurut penganutnya yaitu transfer pengajaran. Tapi beberapa gereja protestan tertentu seperti Lutheran masih mengklaim suksesi apostolik dalam kependetaan dan mengklaim bisa ditelurusi sampai kepada Rasul
Shalom
Secara akal sehat dan kebenaran Alkitab tidak pernah ada suksesi jabatan Rasul karena jabatan tsb sudah tidak ada lagi.
Kalau meneruskan ajaran para Rasul adalah kewajiban semua orang percaya.
-
Misal saya bayangin berdiri di suatu kota lama di Eropa (secara fiktif saja)
Dipusat kota lama tersebut berdiri 4 gereja.
Pojok kiri depan Gereja Pentacostal
Pojok kanan depan Gereja Presbyterian
Pojok kiri belakang Gereja Katolik
Pojok kanan belakang Gereja Episcopal
Saat ini tahun 2014.
Nah kemudian di set back mundur .... tahun 2000, tahun 1990, tahun 1950, tahun 1900, tahun 1800, tahun 1500, tahun 1400 dst
Kan bisa dibayangin .... gereja apa sih yang ada
:)
Gereja apapun yang ada sepanjang dia mengaku sebagai gereja Kristus haruslah mengacu kepada apa yang diajarkan oleh para Rasul karena hanya satu tubuh Kristus tidak banyak.
Unity is not Uniformity.
-
Jangan menyimpang dari persoalan bung !
Dimana dasar ajaran tidak tertulis Mary Assumption tsb ?
Bisa jawab nggak ?
Judul thread : "Jalur suksesi Gereja protestant"
malah membahas "AJaran mary Gereja Katolik"
DIberitahu baik-baik malah mengatakan saya yg menyimpang dari persoalan?
Dunia anda terbalik bung.
-
Kekeliruan ajaran suksesi apostolik ini adalah :
1. Paus bukanlah kepala gereja melainkan hanya Kristus saja
2. Paus bukanlah penerus Rasul Petrus karena Petrus tidak pernah diangkat menjadi Paus di Roma dan tidak pernah mengangkat siapapun menjadi Paus
3. Paus tidak lebih tinggi dari Petrus karena Petrus saja yg manusia biasa sering bikin kesalahan sedangkan Paus dianggap tidak mungkin salah (infallible).
4. Hanya Yesus satu satunya Batukarang Gereja bukan Petrus.
-
OOT detected, moderator kemana nih ?
Ada member yang gak mampu baca judul thread, nyelonong keluar jalur nih, mod
Parrrrraaaggghh
-
OOT detected, moderator kemana nih ?
Ada member yang gak mampu baca judul thread, nyelonong keluar jalur nih, mod
Parrrrraaaggghh
Contoh orang yg sudah bingung kepojok tidak sanggup menjawab lagi selain cuap cuap melulu !
Saya membahas masalah suksesi gereja yang benar disini sesuai topik bung !
Suksesi Protestan adalah suksesi ajaran para Rasul (Back to Bible) bukan bikin segala macam ajaran yang anti ajaran para Rasul.
-
Judul thread nya apa, yang ente bahas apa tong?
Nih baca lagi judul thread nya : Jalur Suksesi Gereja Protestant
Mana yang ente bahas, tong?
-
The See of Rome claims to have been founded by Saint Peter, traditionally called the "Prince of the Apostles" and the "Chief of the Apostles".
The Patriarchate of Constantinople claims Saint Andrew as its founder.
The Patriarchate of Alexandria (Greek Orthodox Church of Alexandria and Coptic Orthodox Church of Alexandria) claims to have been founded by Saint Mark.[42][43]
The Patriarchate of Antioch (Greek Orthodox Church of Antioch, Syriac Orthodox Church, Syriac Catholic Church, Maronite Patriarch of Antioch and the Whole Levant) claims unbroken succession to the Throne of Saint Peter.[44]
The Patriarchate of Jerusalem claims to have been founded by Saint James the Just.[45]
The Armenian Apostolic Church, based at Etchmiadzin, claims to have been founded by Saints Bartholomew and Jude.[46]
The following bodies claim to have been founded by Saint Thomas the Apostle: the Assyrian Church of the East, the Ancient Church of the East and the Chaldean Catholic Church, originating in or around Mesopotamia,[47] and churches based in Kerala, India having Syriac roots and generically known as the Saint Thomas Christians: the Syro-Malabar Catholic Church, the Syro-Malankara Catholic Church, the Jacobite Syrian Christian Church, the Malankara Orthodox Syrian Church,[48] and the Mar Thoma Syrian Church.
The Ethiopian Orthodox Tewahedo Church claims founding by Saint Philip the Evangelist.[49]
The Orthodox Church of Georgia claims Saint Andrew and Simon the Canaanite as its founders.
The Orthodox Church of Cyprus, based at New Justiana (Erdek), claims to have been founded by the apostles Saints Paul and Barnabas[50]
The Russian Orthodox Church claims a connection with Saint Andrew, who is said to have visited the area where the city of Kiev later arose.[51]
http://en.wikipedia.org/wiki/Apostolic_succession#Churches_claiming_apostolic_succession
Nah, dimana posisi gereja anda ?
:whistle:
-
Tidak menjadi menjadi persoalan gereja apa tetapi kalau mengaku suksesi apostolik tetapi kenyataannya menyimpang dari ajaran apostolik jelas pernyataan tersebut tidak memiliki bobot kebenaran sama sekali.
Yang diwariskan oleh apostolik adalah wahyu Tuhan yang diinspirasikan oleh Roh Kudus bukan jabatannya bung !
Yang diwariskan oleh Yesus justru adalah Gereja dengan dasar apostolik (para rasul) dan ajaran yang tidak tertulis yang kemudian seturut ilham Roh Kudus ditulis yang baru kemudian dituliskan, diteruskan dan dikanonkan.
Dan yang dibahas di sini adalah jalur suksesi Gereja anda bukan asal ngomong ajaran iman orang lain...silahkan back to topic
Semua orang percaya adalah penyandang imamat rajani yaitu wajib membawa jiwa yang terhilang kepada Kristus melalui apa yang sudah ditulis oleh para Rasul.
Iraneous sendiri juga bersandar kepada ajaran para Rasul seperti saya baca komentar bro OSAS.
Bukan hanya gembala saja tetapi semua orang percaya harus meneruskan ajaran yang sudah diajarkan dan ditulis oleh para Rasul,karena itulah “Amanat Agung Tuhan Yesus.”
Semua orang percaya yang sejati dipelihara,diajar dan dipimpin oleh Roh Kudus yang tinggal didalam diri mereka.
1 Yohanes 2:27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidakperlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
Baca lagi komentar saya diatas soal imamat rajani yang diajarkan Rasul Petrus :
1 Petrus 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Jelas ayat tsb mewajibkan semua orang percaya memberitakan Injil keselamatan kepada semua bangsa.
Silahkan anda dalami sendiri apa yang dimaksud dengan imamat rajani tsb,jangan dilewatkan begitu saja.
Tidak menambah ?
Silahkan anda pelajari sejaran penambahan ajaran gereja didalam website berikut ini :
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Bisakah anda bantah sejarah tradisi gereja tsb ?
Suksesi Apostolik adalah gereja yang meneruskan apa yang diajarkan oleh para Rasul bukan menambahinya dengan segala macam tradisi dusta.
Silahkan dibantah apa yang salah dengan pernyataan saya.
Irrenius dipercaya karena ia memegang suksesi apostolik, kalau yang ngomong anda atau saya tanpa suksesi apotolik ini sama saja penemuan injil Yudas atau injil barnabas yang walaupun memakai nama murid Tuhan Yesus tetapi bukan berasal dari apostolik.
silahkan back to topic kecuali anda memang tidak mampu/bisa menunjukkan jalur suksesi Gereja anda
-
Contoh orang yg sudah bingung kepojok tidak sanggup menjawab lagi selain cuap cuap melulu !
Saya membahas masalah suksesi gereja yang benar disini sesuai topik bung !
Suksesi Protestan adalah suksesi ajaran para Rasul (Back to Bible) bukan bikin segala macam ajaran yang anti ajaran para Rasul.
Backl to topic saja...
ok jadi suksesi anda dari para rasul terus....ke mana...
-
Nampaknya banyak dari mereka yang tidak punya kalender dirumah bro sehingga lupa sekarang tahun berapa.
Makanya maklum sajalah.
GBU
Kalau orang Indonesia ditanya bagaimana jalur suksesi pemerintahan Indonesia...
maka jawabannya bukan yang penting saya tau dimana letak bundaran HI, atau saya bisa bahasa indonesia dll
tetapi jawabannya adalah pada tahun 1945 indonesia berdiri dipimpin Sokearno kemudian lanjut Soeharto, lanjut Habibie, lanjut Gus dur, lanjut Megawati dan sekarang SBY...
mengenai kalender dalam kalender ada tulisan tanggal 25 desember hari natal , padahal dalam Kitab Suci tidak ada satupun ayat yang menaruh tanggal 25 desember sebagai hari natal...dan entah kenapa gereja2 protestan merayakan natal tanggal 25 desember :D
-
Kisah Para Rasul 1
25 untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya."
26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.
Gereja Katolik Orthodox (yang masing-masing didirikan oleh seorang (atau lebih) Rasul dari keduabelas Rasul) disebut Patriakh,
Gereja Katolik Roma (yang didirikan oleh Rasul Petrus dan Rasul Paulus) disebut Pope (Paus)
Demikian dasar Alkitabiah Suksesi Apostolik, yang diteruskan turun temurun oleh Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox selama ribuan tahun sampai sekarang.
Syalom
-
Intinya, ada yg mmandang suksesi apostolik sbg peralihan turun-temurun pejabat Gereja dari Patriakh (sebut saja A).
Di sisi lain, ada jg yg mmandang suksesi apostolik sbg kesesuaian pengajaran thd ajaran rasuli yg tertuang dlm Alkitab (sebut saja B).
Kl simple-nya saya simpulkan bgini:
A mnganggap bhw B itu ilegal krn jalur suksesinya tidak bisa di-trace sampai patriach.
B mnganggap A mnyimpang krn ajarannya sudah tidak sesuai dg ajaran rasuli dlm Alkitab skalipun jalur suksesinya ter-trace sampai patriach.
Di sini kita mlihat 2 pola pandang yg bbeda:
Yg A mnitikberatkan pd peralihan turun-temurun, yg B mnitikberatkan pada konsistensi isi ajaran.
Mana yg benar?
Yang paling benar adalah jelas mrupakan karismatik
kabooooooooorrrrrrrrrrr
:m09:
-
Di sini kita mlihat 2 pola pandang yg bbeda:
Yg A mnitikberatkan pd peralihan turun-temurun, yg B mnitikberatkan pada konsistensi isi ajaran.
Konsisten dalam hal apa, om?
Sementara gereja gereja baru terus bermunculan?
Apakah ajaran reformed konsisten dengan ajaran lutheran, apakah ajaran Karismatik sejalan dengan Adventism? Lantas yang mana yang bisa menyatakan diri sejalan dengan ajaran semula?
Mana yg benar?
Yang paling benar adalah jelas mrupakan karismatik
Nah ini saya 'setuju', ha ha ha ha ha
-
Intinya, ada yg mmandang suksesi apostolik sbg peralihan turun-temurun pejabat Gereja dari Patriakh (sebut saja A).
Di sisi lain, ada jg yg mmandang suksesi apostolik sbg kesesuaian pengajaran thd ajaran rasuli yg tertuang dlm Alkitab (sebut saja B).
Kl simple-nya saya simpulkan bgini:
A mnganggap bhw B itu ilegal krn jalur suksesinya tidak bisa di-trace sampai patriach.
B mnganggap A mnyimpang krn ajarannya sudah tidak sesuai dg ajaran rasuli dlm Alkitab skalipun jalur suksesinya ter-trace sampai patriach.
Di sini kita mlihat 2 pola pandang yg bbeda:
Yg A mnitikberatkan pd peralihan turun-temurun, yg B mnitikberatkan pada konsistensi isi ajaran.
Mana yg benar?
Yang paling benar adalah jelas mrupakan karismatik
kabooooooooorrrrrrrrrrr
:m09:
Hahaha Mantabbb...
Ayo mana yang mau protes
:giggle:
-
Konsisten dalam hal apa, om?
Sementara gereja gereja baru terus bermunculan?
Apakah ajaran reformed konsisten dengan ajaran lutheran, apakah ajaran Karismatik sejalan dengan Adventism? Lantas yang mana yang bisa menyatakan diri sejalan dengan ajaran semula?
(ngomong sambil kabur)
Ngga pusing Om,
Yg penting, bagi yg 'merasa' ajarannya paling alkitabiah dan paling sola-scriptura, maka dialah penerus suksesi apostolik.
Di sisi lain juga ngga pusing,
Spanjang scr harafiah tjadi suksesi jalur kepemimpinan, maka dialah penerus suksesi apostolik.
Jd dua-duanya ngga pusing thd diri sendiri, cuma pusing thd 'lawan politiknya'.
Mangkanya karismatik is the best
:m09: (knapa larinya lelet banget ya)
-
Mangkanya karismatik is the best
:m09: (knapa larinya lelet banget ya)
Mana yg benar?
Yang paling benar adalah jelas mrupakan karismatik
kabooooooooorrrrrrrrrrr
:m09:
ngiklan sampe 2 kali, ayo bayaaarrr :giggle:
-
Mangkanya karismatik is the best
:m09: (knapa larinya lelet banget ya)
Apakah Karismatik punya jalur suksesi kepemimpinan, om?
:D
-
Damai bagimu OSAS.
Alkitab adalah hasil pekerjaan Roh Kudus yang meginspirasikan semua penulisnya sehingga sempurna,lengkap cukup bagi kehidupan rohani sehingga Tuhan melarang menambahi apa yang tidak di inspirasikan oleh Roh Kudus tsb.
Menurut OSAS, apakah Alkitab itu? Menurut Husada, Alkitab itu ialah Firman Tuhan yang tertulis. Selain Firman Tuhan yang tertulis, ada juga Firman Tuhan yang tidak tertulis. OSAS percaya itu?
Setelah Alkitab selesai ditulis, apakah menurut OSAS lalu Tuhan tidak bisa berfirman? Bahwa Firman Tuhan hanya yang sudah ditulis dalam Alkitab? Lhah, kalo demikian, kekampuan Tuhan di pemahaman OSAS dengan di pemahaman Husada, sangat berbeda. Kalo OSAS mengartikan Firman Tuhan hanya yang tertulis di Alkitab, sementara menurut Husada, Tuhan bisa berfirman selain yang telah ditulis dalam Alkitab. Bahkan ada ayat di Alkitab yang menyatakan bahwa belum semua yang dilakukan Yesus telah dituliskan dalam kitab. Pernah OSAS baca ayat itu?
Rasul adalah mereka yang dipilih sebagai rasul oleh Yesus yaitu kedua belas Rasul ditambah Paulus yang dikhususkan untuk bangsa lain.
Menurut OSAS, rasul itukah yang disebut juga sebagai apostel? Menurut Husada, "Iya", rasul = apostel. Dengan demikian, maka pemahaman Husada, rasuliah = apostolik. Begitukah di pemahaman OSAS?
Sekarang tidak ada jabatan rasul lagi makanya tidak boleh ada ajaran ajaran tambahan yang bertentangan dengan isi Alkitab.
Husada pikir, dengan pemahaman apostolik=rasuliah, maka sampai sekarang dan sampai akhir zaman, selalu ada apostel = rasul. Sebab, berdasarkan janji Kristus, Yesus Kristus akan menyertai para rasul = apostel sampai kepada akhir zaman. Menurut pemahaman Husada, Yesus Kristus mampu menunaikan janjiNya. Bagaimana menurut OSAS?
Alkitab sendiri menyatakannya demikian :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Hanya Alkitab hasil penulisan para Nabi dan Rasul serta lainnya satu satunya fondasi mutlak dimana gereja berdiri diatasnya..... bukan tradisi hasil rekayasa manusia yang rawan banyak kelirunya.
Efe 2:19-20 itu berada pada perikop Dipersatukan di dalam Kristus (Efe 2:11-22). Menurut OSAS, setelah disatukan sedemikian itu (-kira-kira tahun berapa Surat Efesus ditulis?-), menjadi tidak ada lagi orang asing dan pendatang, apakah kemudian setelah tahun 1500-an, boleh memisahkan diri menjadikan adanya orang asing?
Setelah menjadikan adanya orang asing, selanjutnya suksesi orang asing itu tidak jelas, begitukah?
Damai, damai, damai.
-
Damai bagimu OSAS.
Back to Bible maknanya adalah :
1.Alkitab adalah satu satunya dasar gereja yang absolut karena bersandar kepada manusia dikutuk oleh Tuhan
Kalo Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut, menurut OSAS, dimana posisi Yesus Kristus? Eh, menurut OSAS, Alkitab itu bukan Yesus Kristus, kan? Menurut Husada, Yesus Kristuslah satu-satunya dasar Gereja yang absolut. Karena masih banyak yang dilakukan oleh Yesus Kristus belum dicatat di Alkitab, maka kalo Alkitab bukan satu-satunya dasar Gereja yang absolut. Kristuslah dasar Gereja yang absolut, dan Alkitab belum memuat segala sesuatu yang diperintahkan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada para rasul=apostel.
2.Semua ajaran gereja harus didukung oleh kebenaran Alkitab
Husada sangat sependapat dengan ini.
3.Alkitab sebagai alat uji bagi kebenaran ajaran gereja
Kalo itu dilaksanakan secara konsisten, masih kurang, sebab Alkitab belum memuat sgala yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Segala sesuatu yang dilakukan Yesus Kristuslah yang menjadi patokan utama, tidak cukup hanya Alkitab.
4.Alkitab Firman Tuhan kelak sebagai hakim manusia dijaman akhir
OSAS melawak ato gimana? Bagaimana Alkitab menjadi hakim? Tuhan Yesus Kristuslah hakim akhir zaman. Dan Alkitab itu hanya Firman Tuhan yang tertulis. Apakah Firman Tuhan yang tidak/belum tertulis tidak digunakan sebagai patokan? Pikir lagi, deh.
Gereja perdana adalah gereja yang lahir dan bertumbuh sejak Pentakosta di Yerusalem dan akhirnya berkembang sampai kebeberapa pusat pusat kekristenan di Barat dan Timur.
Betumbuh, dan diinginkan oleh Yesus Kristus agar tetap satu, seperti Yesus Kristus yang hanya satu. Pun kalo ada pemisahan barat dan timur, itu hanya territorial. Ajarannya ya tetap hanya satu, ajaran Tuhan Yesus Kristus yang diajarkan kepada para rasul=apostel.
GRK hanyalah salah satu gereja yang berpusat di Roma dan sejak Kaisar Konstantin menjadi Gereja Katolik Roma yang mempunyai ritual khusus tersendiri.
Hahhaa... kelihatannya pikiran seperti itu bisa jadi bahasan tersendiri.
Kitab Suci sudah sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi dan semasa Rasul masih hidup-pun mereka menulis kesaksian mereka berdasarkan inspirasi Roh Kudus sebelum abad pertama selesai semua PB sudah selesai mereka tulis.
Dan semua tulisan itu memusatkan perhatian kepada Yesus Kristus yang akan datang menebus manusia, dan setelah Yesus Kristus datang, kemudian ada Perjanjian Baru, dan Perjanjian Baru itu sendiri adalah Inti Alkitab bukan? Jadi, Kitab Suci yang diteliti oleh jemaat ketika itu adalah Perjanjian Lama, kan? Tuhan Yesus Kristus itu dengan yang diperbuatNya, secara gamblang dituliskan di Perjanjian Baru, dan itupun masih banyak yang belum dituliskan, begitu kan?
Damai, damai, damai.
-
Damai bagimu, Sol.
Anda yang saya lihat sampai sekarang belum juga bertobat karena jauh hari sudah saya nasihatkan janganlah bersandar kepada ajaran manusia tetapi taatlah kepada apa yang diajarkan didalam Kitab Suci karena apa yang sudah difirmankan Tuhan itu akan menjadi hakim anda kelak.
Coba deh. Posting-an Husada yang ini, "2. Apakah ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu hanya yang tertulis?" OSAS quote, kemudian OSAS komentari:"Sebagai contoh kongkrit ajaran Mary Assumption tahun 1950 ini apakah ajaran lisan yang berasal dari para Rasul jugakah walau sudah berselang ribuan tahun ??????????? Atas dasar apa pula ajaran lisan ini ujug ujug muncul tiba tiba ditahun 1950 ???????????? Saya ingin sekali menunggu alasan anda bro." Nyambungkah itu menurut OSAS? Kalo OSAS jawab "Nyambung", menurut HUSADA, ada saraf OSAS yang lari. Kalo OSA jawab "Tidak nyambung", karena yang demikian itulah yang Husada maksudkan bahwa pemahaman OSAS belum maju-maju. Bahas ap, OSAS komentari apa?
Keselamatan itu tidak ada didalam agama atau gereja melainkan hanya melalui Firman Kristus karena iman hanya timbul melalui pendengaran akan Firman Kristus dan tanpa iman tidak ada yang berkenan bagi Tuhan.
Roma 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Ibrani 11:6
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
Bahasan adalah tentang "Jalur Suksesi Protestant", apa kaitannya dengan ini? Hayuh, maju, Sol. Ini sudah tahun 2014. Hampir habis lagi Januarinya. Mosok muter n mbulet terus? Maju, dong.
Makanya belajarlah dari ajaran para Rasul bro,bukan sibuk dengan kultus manusia dengan membonceng jabatan rasuli.
Kepada Soli lebih cocok dianjurkan anjuran seperti itu. Dari rasul mana ajaran yang Soli dapat? Diteruskan ke siapa, lalu ke siapa, kemudian ke siapa.....? Telusuri yang benar.
-
Damai bagimu Sol.
Kok yang dipersoalkan Kitab Suci mana yang dibaca sedangkan tindakan menguji setiap ajaran dengan Kitab Suci pura pura tidak dibaca.
Belajarlah memahami apa yang ditekankan oleh komentar seseorang jangan mengalihkan persoaloan dari inti persoalan yang sedang dibahas.
Inti ayat yang dikutip tsb bukan membicarakan Kitab Suci yang mana tetapi "tindakan mengujinya" yang sedang diberikah contohnya bagaimana seharusnya jemaat bertindak,bukan secara membabi buta menelan mentah mentah apa saja yang diajarkan oleh gereja,sesuai dengan perintah Tuhan sendiri :
1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Soli nafsu bangat, ya?
OSAS mengambil acuan dari jemaat yang meneliti Kitab Suci, kan? Kemudian Husada nanya, Kitab Suci yang mana yang diteliti itu? Kenapa Soli menyimpulkan itu tidak penting? Kalo membahas tentang hakim-hakim, tetapi diuji dengan Kitab Kejadian, menurut Soli, nyambungkah? Kalau hendak menyelidiki Gereja, tetapi menggunakan kitab tentang kenisah ato sinagoge, nyambungkah? Pun kalo ada persamaannya, namun tidak bisa dipegang kesimpulan dari hasil penelitian tentang Gereja berdasarkan penelitian terhadap kenisah ato sinagoge. Nangkap, Sol?
Okelah, kalo ingin menekankan penyelidikan yang dilakukan. Bahwa yang Soli lakukan adalah pengujian sesuatu yang Soli sinyalir tidak berdasar Kitab Suci. Sementara pokok bahasan adalah "Jalur Suksesi Gereja Protestan". Nyambungkah?
Damai, damai, damai.
-
Damai bagimu Sol.
Baca lagi komentar Husada yang getol dengan apa yang tidak tertulis itu karena hobinya memang lebih suka taat kepada apa yang tidak tertulis ketimbang apa yang sudah jelas jelas sudah tertulis didalam Alkitab.
Jadi baca lagi baik baik “contoh” …sekali lagi “contoh” yang saya berikan kepada beliau bagaimana kelirunya manusia kalau bersandar kepada ajaran yang tidak tertulis didalam Kitab Suci bung !
Makanya silahkan dibantah saja argumen saya kalau ada kemampuan !
Kenapa tidak maju-maju Soli ini, ya? Kalo Soli ingin membahas dasar Katolik sejajar dengan dasar Protestant, tidak akan nyambung, Sol. Katolik itu berdasar pada Alkitab, Tradisi Suci, dan Magisterium. Sementara menurut Soli dan beberapa Protestan lainnya, dasar Protestan adalah Sola Scriptura. Tidak nyambung, kan?
Dan tentang bahasan sekarang, yang dibahas ialah "Jalur Suksesi Gereja Protestant". Kalo ada informasi tentang itu yang Soli ketahui, kemukakan. tidak perlu muter n mbulet kemana-mana. Buktikan Soli seorang Protestan, beritahukan bagaimana suksesi dikelompokmu. Ato, tidak adakah suksesi di kelompokmu? Dengan memandang bahwa semua adalah sama di hadapan Tuhan, maka tidak ada lagi suksesi di kelompokmu? Kalo tidak ada suksesi, artinya tidak ada pimpinan kelompokmu, kan? Soli anggap, hanya nganggap bahwa Tuhan Yesus Kristuslah pimpinanmu, kan? Kehidupan keseharian di kelompokmu, tidak ada pimpinankah?
Damai, damai, damai.
-
Apakah Karismatik punya jalur suksesi kepemimpinan, om?
:D
Kl dbaca di halaman-halaman awal, saya terangkan kox.
-
Oke oke
He he he
-
Contoh orang yg sudah bingung kepojok tidak sanggup menjawab lagi selain cuap cuap melulu !
Saya membahas masalah suksesi gereja yang benar disini sesuai topik bung !
Suksesi Protestan adalah suksesi ajaran para Rasul (Back to Bible) bukan bikin segala macam ajaran yang anti ajaran para Rasul.
Saya juga heran bro mereka ini bukannya mempertahankan atau membela ajaran gereja sendiri yang dipertanyakan malah selalu mencoba mengalihkan persoalan kepada hal hal lain.
Mereka hanya menyukai persoalan yang mereka suka belaka dan selalu mengalihkannya kesana tanpa memperhatikan apa yang sebenarnya sedang dipersoalkan lawan diskusinya
Mereka sepertinya senangnya mengeritik gereja Protestan tetapi begitu ajaran gerejanya dikritik kayaknya seperti kelabakan menjawabnya.
Kelihatan sekali mereka tidak pernah menguji ajaran ajaran gerejanya sendiri melainkan menelannya mentah mentah karena mungkin mereka lebih takut kepada sanksi gereja didunia ini ketimbang murka Allah kelak di akhirat atas dosa dosa manusia yang tidak mau taat kepada Firman-Nya.
Kalau saya jauh lebih mengerikan berada dibawah murka Tuhan ketimbang sanksi gereja yang tidak mau taat kepada Firman Tuhan :
Ibrani 10:31 Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup.
Ibrani 12:29 Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.
Mazmur 90:11,12 Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada gemas-Mu?Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana
Padahal Tuhan sudah memperingatkan jangan bersandar kepada manusia :
Yeremia 17:5 Beginilah firman Tuhan: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan!
Matius 15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
Efesus 4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
Kolose 2:22 semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.
Syalom
-
Damai bagimu OSAS.Menurut OSAS, apakah Alkitab itu? Menurut Husada, Alkitab itu ialah Firman Tuhan yang tertulis. Selain Firman Tuhan yang tertulis, ada juga Firman Tuhan yang tidak tertulis. OSAS percaya itu?
Setelah Alkitab selesai ditulis, apakah menurut OSAS lalu Tuhan tidak bisa berfirman? Bahwa Firman Tuhan hanya yang sudah ditulis dalam Alkitab? Lhah, kalo demikian, kekampuan Tuhan di pemahaman OSAS dengan di pemahaman Husada, sangat berbeda. Kalo OSAS mengartikan Firman Tuhan hanya yang tertulis di Alkitab, sementara menurut Husada, Tuhan bisa berfirman selain yang telah ditulis dalam Alkitab. Bahkan ada ayat di Alkitab yang menyatakan bahwa belum semua yang dilakukan Yesus telah dituliskan dalam kitab. Pernah OSAS baca ayat itu?
Apa yang harus tertulis sudah ditulis sesuai dengan apa yang harus tertulis berdasarkan inspirasi Roh Kudus.
Tuhan tidak mungkin membuat Kitab Suci tidak lengkap atau tidak sempurna karena itu tidak logis sama sekali.
2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Apa yang tidak tertulis rawan sekali dengan manipulasi karena itu hanya ajaran manusia belaka bukan inspirasi dari Tuhan sendiri karena wahyu sudah berhenti dengan meninggalnya semua Nabi dan Rasul
Jadi kalau masih ada yang mengaku menerima wahyu sekarang sudah pastilah dia nabi atau rasul palsu.
Matius 7:15 Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Matius 24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
Tidak boleh ada lagi penambahan wahyu setelah kitab terakhir yaitu Kitab Wahyu.
Ada peringatan didalam Alkitab agar jangan melampaui apa yang sudah tertulis ;
1 Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
Quote
Rasul adalah mereka yang dipilih sebagai rasul oleh Yesus yaitu kedua belas Rasul ditambah Paulus yang dikhususkan untuk bangsa lain.
Menurut OSAS, rasul itukah yang disebut juga sebagai apostel? Menurut Husada, "Iya", rasul = apostel. Dengan demikian, maka pemahaman Husada, rasuliah = apostolik. Begitukah di pemahaman OSAS?
Yup !
Quote
Sekarang tidak ada jabatan rasul lagi makanya tidak boleh ada ajaran ajaran tambahan yang bertentangan dengan isi Alkitab.
Husada pikir, dengan pemahaman apostolik=rasuliah, maka sampai sekarang dan sampai akhir zaman, selalu ada apostel = rasul. Sebab, berdasarkan janji Kristus, Yesus Kristus akan menyertai para rasul = apostel sampai kepada akhir zaman. Menurut pemahaman Husada, Yesus Kristus mampu menunaikan janjiNya. Bagaimana menurut OSAS?
Rasul dan nabi sebagai jabatan gerejawi yang berhak menerima wahyu sudah tidak ada lagi makanya Tuhan melarang keras menambahi apa yang sudah tertulis didalam Kitab Suci.
Yesus Kristus menyertai dalam arti bahwa setiap orang percaya akan disertai oleh Roh Kristus yaitu apa yang kita kenal juga dengan Roh Kudus ....oknum ketiga dari Allah Tritunggal.
Yohanes 16:7 Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.
Lukas 24:49 Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."
Yoh. 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya
Kristus sekarang berada bersama Allah Bapa di Surga dan baru akan datang kelak pada akhir jaman.
Kisah Para Rasul 1:11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."
Quote
Alkitab sendiri menyatakannya demikian :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Hanya Alkitab hasil penulisan para Nabi dan Rasul serta lainnya satu satunya fondasi mutlak dimana gereja berdiri diatasnya..... bukan tradisi hasil rekayasa manusia yang rawan banyak kelirunya.
Efe 2:19-20 itu berada pada perikop Dipersatukan di dalam Kristus (Efe 2:11-22). Menurut OSAS, setelah disatukan sedemikian itu (-kira-kira tahun berapa Surat Efesus ditulis?-), menjadi tidak ada lagi orang asing dan pendatang, apakah kemudian setelah tahun 1500-an, boleh memisahkan diri menjadikan adanya orang asing?
Setelah menjadikan adanya orang asing, selanjutnya suksesi orang asing itu tidak jelas, begitukah?
Efesus 2:12 – 14,19 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan . Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah
Menurut ayat tsb secara rohani semua orang asing / pendatang adalah mereka yang tidak didalam Kristus karena semua mereka yang tetap berada didalam Kristus adalah saudara seiman,dan tandanya adalah mereka yang tetap taat kepada ajaran Kristus.
Yohanes 8:31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
Tetapi kalau apa yang sudah disinyalir oleh bro Soli memang kenyataan,dimana GRK sudah menyimpang jauh dari ajaran Kristus maka jelas GRK bukanlah gereja apostolik yang setia kepada ajaran Kristus,melainkan gereja Protestanlah yang apostolik yaitu gereja yang memegang teguh ajaran apostolik sebagaimana gereja perdana di Yerusalem dan Berea itu.
Syalom
-
Damai bagimu OSAS.Kalo Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut, menurut OSAS, dimana posisi Yesus Kristus? Eh, menurut OSAS, Alkitab itu bukan Yesus Kristus, kan? Menurut Husada, Yesus Kristuslah satu-satunya dasar Gereja yang absolut. Karena masih banyak yang dilakukan oleh Yesus Kristus belum dicatat di Alkitab, maka kalo Alkitab bukan satu-satunya dasar Gereja yang absolut. Kristuslah dasar Gereja yang absolut, dan Alkitab belum memuat segala sesuatu yang diperintahkan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada para rasul=apostel.
Baca lagi dong apa yang dikatakan Alkitab :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Jelaslah bahwa :
1. Nabi dan Rasul yang menjadi dasar gereja
2. Yesus sebagai batu penjurunya
Jadi janganlah mengikuti kebiasaan gereja yang sering memanipulasi apa yang sudah diajarkan Alkitab bro,hentikanlah itu demi keselamatan anda sendiri !
Bro Soli sudah memberikan contohnya bagaimana ajaran lisan yang jelas bertentangan dengan Alkitab itu sangat berbahaya bagi iman percaya seseorang.
Quote
2.Semua ajaran gereja harus didukung oleh kebenaran Alkitab
Husada sangat sependapat dengan ini.
Quote
3.Alkitab sebagai alat uji bagi kebenaran ajaran gereja
Kalo itu dilaksanakan secara konsisten, masih kurang, sebab Alkitab belum memuat sgala yang dilakukan oleh Yesus Kristus. Segala sesuatu yang dilakukan Yesus Kristuslah yang menjadi patokan utama, tidak cukup hanya Alkitab.
Dimana buktinya kebenaran ajaran Yesus mengenai semua ajaran Mariology itu kalau anda bisa jelaskan ?
Dimana buktinya kebenaran ajaran infallible Pope itu kalau anda bisa jelaskan ?
Inilah bahayanya kalau selalu muncul klaim wahyu baru yang sama sekali tidak alkitabiah.
Maaf kalau saya agak “to the point” tunjuk hidung disini bro.
Semua tulisan nabi dan rasul ada kopi naskah aslinya tersimpan digereja gerja.
Menganggap Alkitab tidak lengkap dan tidak sempurna serta tidak cukup bagi iman kristen sehingga harus ditambah dengan ajaran manusia lagi,adalah penghujatan bro karena itu semua adalah pekerjaan dari Allah Roh Kudus sendiri.
Quote
4.Alkitab Firman Tuhan kelak sebagai hakim manusia dijaman akhir
OSAS melawak ato gimana? Bagaimana Alkitab menjadi hakim? Tuhan Yesus Kristuslah hakim akhir zaman. Dan Alkitab itu hanya Firman Tuhan yang tertulis. Apakah Firman Tuhan yang tidak/belum tertulis tidak digunakan sebagai patokan? Pikir lagi, deh.
Makanya baca dong Alkitab bro,jangan katekismus saja :
Yohanes 12:48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Sebagaimana hakim manusia memerlukan KUHP demikian pulalah Hakim Agung Kristus akan menggunakan Kitab Suci untuk menghakimi semua manusia kelak.
Jelas bukan ?
Quote
Gereja perdana adalah gereja yang lahir dan bertumbuh sejak Pentakosta di Yerusalem dan akhirnya berkembang sampai kebeberapa pusat pusat kekristenan di Barat dan Timur.
Betumbuh, dan diinginkan oleh Yesus Kristus agar tetap satu, seperti Yesus Kristus yang hanya satu. Pun kalo ada pemisahan barat dan timur, itu hanya territorial. Ajarannya ya tetap hanya satu, ajaran Tuhan Yesus Kristus yang diajarkan kepada para rasul=apostel.
Yup,no comment !
Quote
GRK hanyalah salah satu gereja yang berpusat di Roma dan sejak Kaisar Konstantin menjadi Gereja Katolik Roma yang mempunyai ritual khusus tersendiri.
Hahhaa... kelihatannya pikiran seperti itu bisa jadi bahasan tersendiri.
Yup !
Quote
Kitab Suci sudah sudah ada sejak ribuan tahun sebelum masehi dan semasa Rasul masih hidup-pun mereka menulis kesaksian mereka berdasarkan inspirasi Roh Kudus sebelum abad pertama selesai semua PB sudah selesai mereka tulis.
Dan semua tulisan itu memusatkan perhatian kepada Yesus Kristus yang akan datang menebus manusia, dan setelah Yesus Kristus datang, kemudian ada Perjanjian Baru, dan Perjanjian Baru itu sendiri adalah Inti Alkitab bukan? Jadi, Kitab Suci yang diteliti oleh jemaat ketika itu adalah Perjanjian Lama, kan? Tuhan Yesus Kristus itu dengan yang diperbuatNya, secara gamblang dituliskan di Perjanjian Baru, dan itupun masih banyak yang belum dituliskan, begitu kan?
Setahu saya dijaman PB sudah mulai ada penulisan kitab kitab PB yang dikirim keberbagai jemaat diberbagai wilayah (surat surat kiriman Rasul Paulus) walau belum lengkap,walaupun demikian saya bukan mempersoalkan apa yang anda persoalkan tsb tetapi contoh perbuatan merekalah yaitu "menguji setiap ajaran gereja dengan Kitab Suci",itulah yg menjadi inti pokok yg saya kemukakan.
Jadi silahkan anda jangan mengalihkan kesoal Kitab Sucinya tetapi prinsip pengujiannya yang saya tekankan disini yang wajib kita lakukan juga sekarang ini didalam gereja.
Syalom
-
Setelah ngalor ngidul OOT, apakah perlu moderator menertibkan arah diskusinya agar sesuai dengan judul topik?
Judul topiknya adalah 'Jalur Suksesi Gereja Protestant'
-
Apa yang harus tertulis sudah ditulis sesuai dengan apa yang harus tertulis berdasarkan inspirasi Roh Kudus.
Tuhan tidak mungkin membuat Kitab Suci tidak lengkap atau tidak sempurna karena itu tidak logis sama sekali.
2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Apa yang tidak tertulis rawan sekali dengan manipulasi karena itu hanya ajaran manusia belaka bukan inspirasi dari Tuhan sendiri karena wahyu sudah berhenti dengan meninggalnya semua Nabi dan Rasul
Jadi kalau masih ada yang mengaku menerima wahyu sekarang sudah pastilah dia nabi atau rasul palsu.
Matius 7:15 Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
Matius 24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.
Tidak boleh ada lagi penambahan wahyu setelah kitab terakhir yaitu Kitab Wahyu.
Ada peringatan didalam Alkitab agar jangan melampaui apa yang sudah tertulis ;
1 Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
Yup !
Rasul dan nabi sebagai jabatan gerejawi yang berhak menerima wahyu sudah tidak ada lagi makanya Tuhan melarang keras menambahi apa yang sudah tertulis didalam Kitab Suci.
...
Tetapi kalau apa yang sudah disinyalir oleh bro Soli memang kenyataan,dimana GRK sudah menyimpang jauh dari ajaran Kristus maka jelas GRK bukanlah gereja apostolik yang setia kepada ajaran Kristus,melainkan gereja Protestanlah yang apostolik yaitu gereja yang memegang teguh ajaran apostolik sebagaimana gereja perdana di Yerusalem dan Berea itu.
KPR 1
25 untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya."
26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.
Gereja Katolik Orthodox (yang masing-masing didirikan oleh seorang Rasul dari keduabelas Rasul) disebut Patriakh,
Gereja Katolik Roma (yang didirikan oleh Rasul Petrus dan Rasul Paulus) disebut Pope (Paus)
Demikian dasar Alkitabiah Suksesi Apostolik, yang diteruskan turun temurun oleh Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox selama ribuan tahun sampai sekarang.
Bagaimana dengan jalur suksesi gereja protestan?
Bagaimana dengan jalur suksesi gereja anda?
Syalom
-
KPR 1
25 untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya."
26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.
Gereja Katolik Orthodox (yang masing-masing didirikan oleh seorang Rasul dari keduabelas Rasul) disebut Patriakh,
Gereja Katolik Roma (yang didirikan oleh Rasul Petrus dan Rasul Paulus) disebut Pope (Paus)
Demikian dasar Alkitabiah Suksesi Apostolik, yang diteruskan turun temurun oleh Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox selama ribuan tahun sampai sekarang.
Bagaimana dengan jalur suksesi gereja protestan?
Bagaimana dengan jalur suksesi gereja anda?
Syalom
Baca lagi semua postingan saya sebelumnya (termasuk postingan bro Soli) ,jawabannya sudah ada disana !
-
Baca lagi semua postingan saya sebelumnya,jawabannya sudah ada disana !
Yang saya baca, semua protestan yang mengklaim gerejanya gereja apostolik karena memiliki Alkitab dan menjalankannya, maka timbul pertanyaan:
1. Apakah ada ayatnya yang mengatakan begitu?
2. Semua gereja protestan yang lebih dari 120 ribu denominasi mengklaim memiliki Alkitab dan menuduh satu sama lain sesat, contoh:
a. Calvinis menuduh karismatik sesat karena bahasa roh (contohnya debat soli dan anda terhadap bahasa roh).
b. Calvinis dan Lutheran saling menuduh sesat mengenai double predestination yaitu tentang yang dipilih masuk surga dan yang masuk neraka (silahkan liat debat antar kalian sendiri di berbagai forum)
c. dll
Nah, gereja mana yang apostolik dan yang sesat? Sedangkan diantara keduabelas Rasul, semua ajaran mereka tidak ada yang bertentangan, ini bisa dilihat bahwa Gereja yang didirikan keduabelas Rasul, yaitu Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox, tidak bertentangan ajarannya, yang bertentangan adalah pemimpin organisasinya (Skisma).
Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox, mengklaim jalur Suksesi Apostolik berdasarkan Kis 1:25-26, dan ajaran mereka tidak bertentangan satu sama lain, maka dipertanyakan dasar alkitabiah jalur suksesi apostolik protestan, dan mengapa mengaku gereja apostolik, namun ajarannya bertentangan satu sama lain dan saling mengklaim sesat?
Dan perhatikan juga bahwa didalam Alkitab, semua jabatan (rasul, panatua dll) jalurnya adalah diberi penumpangan dari yang diatasnya, contoh para Rasul mengangkat mereka melalui doa dan penumpangan tangan, dan itu dijelaskan oleh St Paulus didalam Alkitab, nah, di gereja protestan termasuk gereja anda, kalau diurut-urut urutannya, siapa yang memberikan penumpangan tangan untuk mereka semua? Apakah Alkitab? Apakah ada ayatnya bahwa semua jabatan diberi "penumpangan tangan Alkitab"?
Cobalah dijelaskan dengan baik, detail dan terperinci mengenai jalur suksesi apostolik gereja protestan terutama gereja anda berdasarkan Alkitab!
Salam
-
Saya juga heran bro mereka ini bukannya mempertahankan atau membela ajaran gereja sendiri yang dipertanyakan malah selalu mencoba mengalihkan persoalan kepada hal hal lain.
Mereka hanya menyukai persoalan yang mereka suka belaka dan selalu mengalihkannya kesana tanpa memperhatikan apa yang sebenarnya sedang dipersoalkan lawan diskusinya
Mereka sepertinya senangnya mengeritik gereja Protestan tetapi begitu ajaran gerejanya dikritik kayaknya seperti kelabakan menjawabnya.
Kelihatan sekali mereka tidak pernah menguji ajaran ajaran gerejanya sendiri melainkan menelannya mentah mentah karena mungkin mereka lebih takut kepada sanksi gereja didunia ini ketimbang murka Allah kelak di akhirat atas dosa dosa manusia yang tidak mau taat kepada Firman-Nya.
Kalau saya jauh lebih mengerikan berada dibawah murka Tuhan ketimbang sanksi gereja yang tidak mau taat kepada Firman Tuhan :
Ibrani 10:31 Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup.
Ibrani 12:29 Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.
Mazmur 90:11,12 Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada gemas-Mu?Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana
Padahal Tuhan sudah memperingatkan jangan bersandar kepada manusia :
Yeremia 17:5 Beginilah firman Tuhan: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan!
Matius 15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
Efesus 4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
Kolose 2:22 semuanya itu hanya mengenai barang yang binasa oleh pemakaian dan hanya menurut perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia.
Syalom
Postingan anda hanya menunjukkan bahwa anda tidak bisa berdiskusi sesuai topiknya...yaitu jalur suksesi Gereja Protestan...
Tolong diskusi sesuai topik.
Di sini (diskusi forum kristen) anda atau siapapun boleh menanyakan ajaran Gereja lain termasuk katolik asal sesuai dengan judul bahasan
Postingan anda selanjutnya yang tidak sesuai dengan judul topik akan dihapus.
salam
-
Postingan anda hanya menunjukkan bahwa anda tidak bisa berdiskusi sesuai topiknya...yaitu jalur suksesi Gereja Protestan...
Tolong diskusi sesuai topik.
Di sini (diskusi forum kristen) anda atau siapapun boleh menanyakan ajaran Gereja lain termasuk katolik asal sesuai dengan judul bahasan
Postingan anda selanjutnya yang tidak sesuai dengan judul topik akan dihapus.
salam
Anda hanya menggunakan wewenang anda secara otoriter dan bias didalam memaksakan konsep GRK kepada Protestan dengan membatasi pemahaman apa yang dimaksud dengan istilah apostolik tsb.
Bagaimana soal suksesi bisa ada titik temu kalau pemahaman suksesi dari apostolik itu sendiri berseberangan ???
Apakah anda lebih tahu soal pemahaman suksesi apostolik didalam gereja Protestan ???
Apanya yang disuksesikan akan menentukan inti persoalan dan jawaban dari topik tsb !
Bro Siip sendiri sudah menjelaskan ada dua konsep yang tidak mungkin bertemu mengenai suksesi apostolik tsb !
Protestan tidak menganggap suksesi apostolik itu sebagai suksesi jabatan karena tidak ada lagi jabatan gerejawi apostolik sekarang,melainkan hanya suksesi ajaran Apostolik saja yang ada sesuai dengan dasar argumentasi dari Iraneous itu sendiri.
Apostolic succession "may also be understood as a continuity in doctrinal teaching from the time of the apostles to the present"[3] For example, the British Methodist Conference locates the "true continuity" with the Church of past ages in "the continuity of Christian experience, the fellowship in the gift of the one Spirit; in the continuity in the allegiance to one Lord, the continued proclamation of the message; the continued acceptance of the mission;...
http://en.wikipedia.org/wiki/Apostolic_Succession#Apostolicity_as_doctrinal_continuity
Istilah gereja apostolik itu bukanlah terminologi yang berdiri sendiri melainkan suatu penjelasan bahwa gereja tersebut hanya bersandar dan berdiri diatas dasar para apostolik :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Jadi setiap gereja yang sejati harus berdiri diatas pengajaran para nabi dan apostolik.
Menurut saya gereja apostolik merupakan suatu sistim bergereja dimana ajaran apostolik (termasuk nabi) merupakan landasan utamanya karena semua anggota gereja adalah orang kristen yang sudah beriman melalui Firman Kristus yang sudah ditulis oleh para Apostolik.
Gereja apostolik adalah gereja yang menyimpan perbendaharaan kebenaran ajaran Apostolik (Custody of Apostolic Teaching).
Jadi Protestan adalah gereja yang apostolik yaitu yang hanya bersandar kepada ajaran para Nabi dan Rasul sebagaimana jemaat perdana di Yerusalem atau Berea tersebut.
Itulah sebabnya timbul gerakan reformasi diabad pertengahan karena GRK dipandang sudah menyimpang dari ajaran Apostolik.
Inilah jalur suksesi apostolik yang benar yaitu jalur pengajaran apostolik bukan jalur jabatan atau otoritas gerejawi yang ingin anda paksakan itu.
Silahkan anda cermati penjelasan saya ini agar anda tidak bias dan otoriter sebagai moderator !
Syalom
-
Bro Siip sendiri sudah menjelaskan ada dua konsep yang tidak mungkin bertemu mengenai suksesi apostolik tsb !
Protestan tidak menganggap suksesi apostolik itu sebagai suksesi jabatan karena tidak ada lagi jabatan gerejawi apostolik sekarang,melainkan hanya suksesi ajaran Apostolik saja yang ada sesuai dengan dasar argumentasi dari Iraneous itu sendiri.
Jadi setiap gereja yang sejati harus berdiri diatas pengajaran para nabi dan apostolik.
Menurut saya gereja apostolik merupakan suatu sistim bergereja dimana ajaran apostolik (termasuk nabi) merupakan landasan utamanya karena semua anggota gereja adalah orang kristen yang sudah beriman melalui Firman Kristus yang sudah ditulis oleh para Apostolik.
Gereja apostolik adalah gereja yang menyimpan perbendaharaan kebenaran ajaran Apostolik (Custody of Apostolic Teaching).
Jadi Protestan adalah gereja yang apostolik yaitu yang hanya bersandar kepada ajaran para Nabi dan Rasul sebagaimana jemaat perdana di Yerusalem atau Berea tersebut.
Jadi, klaimnya adalah ajaran, maka silahkan jawab pertanyaan saya diatas, maka jelas "jalur suksesi apostolik" gereja anda dan gereja protestan seperti apa dan bagaimana
Salam
-
Jadi, klaimnya adalah ajaran, maka silahkan jawab pertanyaan saya diatas, maka jelas "jalur suksesi apostolik" gereja anda dan gereja protestan seperti apa dan bagaimana
Salam
Anda menanyakan apa yang sudah saya jawab !
Syalom
-
Postingan anda hanya menunjukkan bahwa anda tidak bisa berdiskusi sesuai topiknya...yaitu jalur suksesi Gereja Protestan...
Tolong diskusi sesuai topik.
Di sini (diskusi forum kristen) anda atau siapapun boleh menanyakan ajaran Gereja lain termasuk katolik asal sesuai dengan judul bahasan
Postingan anda selanjutnya yang tidak sesuai dengan judul topik akan dihapus.
salam
http://en.wikipedia.org/wiki/Apostolic_Succession#Apostolicity_as_doctrinal_continuity
Writing a little later, Tertullian makes the same main point but adds expressly that recently founded churches (such as his own in Carthage) could be considered apostolic if they had "derived the tradition of faith and the seeds of doctrine" from an apostolic church.[23]
Jelas Bapa Gereja ini mengkaitkan suksesi apostolik dengan iman dan doktrin dari para Rasul.
Protestant denominations that reject apostolic succession
Most Protestants deny the doctrine of apostolic succession, believing that it is neither taught in Scripture nor necessary for Christian teaching, life, and practice. Accordingly, these Protestants strip the notion of apostolic succession from the definition of "apostolic" or "apostolicity." For them, to be apostolic is simply to be in submission to the teachings of the original twelve apostles as recorded in Scripture.[126] This doctrinal stance reflects the Protestant view of authority, embodied in the doctrine known as Sola Scriptura.
All Christians who have a genuine relationship with God through and in Christ are part of the "true Church", according to exemplary statements of evangelical Protestant theology, notwithstanding condemnation of the Catholic Church by some Protestants.[130] According to these statements, claims that one or more denominations might be the "true Church" are nothing more than propaganda which has evolved over centuries to support authoritarian claims---based on tradition or based on scripture---of merely human institutions. Such claims can be found among the worldwide community of Christians. Yet all appear to treasure the truth that liberates, and Jesus taught his followers to love one another.
Silahkan anda cermati apa pandangan Bapa Gereja Tertulian dan Protestan ini sebelum menghakimi komentar saya lebih lanjut !
Syalom
-
Anda menanyakan apa yang sudah saya jawab !
Yang saya baca, semua protestan yang mengklaim gerejanya gereja apostolik karena memiliki Alkitab dan menjalankannya, maka timbul pertanyaan:
1. Apakah ada ayatnya yang mengatakan begitu?
2. Semua gereja protestan yang lebih dari 120 ribu denominasi mengklaim memiliki Alkitab dan menuduh satu sama lain sesat, contoh:
a. Calvinis menuduh karismatik sesat karena bahasa roh (contohnya debat soli dan anda terhadap bahasa roh).
b. Calvinis dan Lutheran saling menuduh sesat mengenai double predestination yaitu tentang yang dipilih masuk surga dan yang masuk neraka (silahkan liat debat antar kalian sendiri di berbagai forum)
c. dll
Nah, gereja mana yang apostolik dan yang sesat? Sedangkan diantara keduabelas Rasul, semua ajaran mereka tidak ada yang bertentangan, ini bisa dilihat bahwa Gereja yang didirikan keduabelas Rasul, yaitu Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox, tidak bertentangan ajarannya, yang bertentangan adalah pemimpin organisasinya (Skisma).
Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox, mengklaim jalur Suksesi Apostolik berdasarkan Kis 1:25-26, dan ajaran mereka tidak bertentangan satu sama lain, maka dipertanyakan dasar alkitabiah jalur suksesi apostolik protestan, dan mengapa mengaku gereja apostolik, namun ajarannya bertentangan satu sama lain dan saling mengklaim sesat?
Dan perhatikan juga bahwa didalam Alkitab, semua jabatan (rasul, panatua dll) jalurnya adalah diberi penumpangan dari yang diatasnya, contoh para Rasul mengangkat mereka melalui doa dan penumpangan tangan, dan itu dijelaskan oleh St Paulus didalam Alkitab, nah, di gereja protestan termasuk gereja anda, kalau diurut-urut urutannya, siapa yang memberikan penumpangan tangan untuk mereka semua? Apakah Alkitab? Apakah ada ayatnya bahwa semua jabatan diberi "penumpangan tangan Alkitab"?
Cobalah dijelaskan dengan baik, detail dan terperinci mengenai jalur suksesi apostolik gereja protestan terutama gereja anda berdasarkan Alkitab!
Salam
Hehehe.... :D
Belum tuch, silahkan dijawab biar jelas ya... :D
Salam
-
Yang diwariskan oleh Yesus justru adalah Gereja dengan dasar apostolik (para rasul) dan ajaran yang tidak tertulis yang kemudian seturut ilham Roh Kudus ditulis yang baru kemudian dituliskan, diteruskan dan dikanonkan.
Dan yang dibahas di sini adalah jalur suksesi Gereja anda bukan asal ngomong ajaran iman orang lain...silahkan back to topic
Kalau mau berbicara mengenai soal suksesi maka harus jelas dulu apa yang anda maksud dengan suksesi tersebut ?
Bagaimana diskusi bisa nyambung kalau makna suksesi saja tidak jelas ?
Kalau suksesi jabatan jelas keliru total karena jabatan nabi dan Rasul sudah tidak ada lagi kecuali nabi palsu atau rasul palsu.
1 Yohanes 4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
Kalau suksesi hanya dikaitkan dengan soal sejarah belaka maka maknanya hanya nihil menurut saya karena ada yang jauh lebih penting dari itu yaitu suksesi ajaran para Rasul sebab itulah yang menentukan mana gereja yang sejati milik Kristus seperti yang dikatakan Iraneous.
1 Timotius 4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
Irrenius dipercaya karena ia memegang suksesi apostolik, kalau yang ngomong anda atau saya tanpa suksesi apotolik ini sama saja penemuan injil Yudas atau injil barnabas yang walaupun memakai nama murid Tuhan Yesus tetapi bukan berasal dari apostolik.
silahkan back to topic kecuali anda memang tidak mampu/bisa menunjukkan jalur suksesi Gereja anda
Didalam website mengenai Iraneous yang anda kutip jelas sekali kalimat pertama Iraneous saya kutip dari postingan bro OSAS berbunyi :
"1. INASMUCH(1) as certain men have set the truth aside, and bring in lying words and vain genealogies, which, as the apostle says,"
Jelas sekali dasar dari semua apologetika dari Iranaeous adalah apa yang sudah diajarkan oleh para Apostles.
Inilah Pola Pikir yang saya maksudkan yang mendasari "gereja apostolik" tsb.
apostolic (ˌæpəˈstɒlɪk)
adj
1. (Bible) of, relating to, deriving from, or contemporary with the Apostles
2. (Ecclesiastical Terms) of or relating to the teachings or practice of the Apostles
-
Backl to topic saja...
ok jadi suksesi anda dari para rasul terus....ke mana...
Suksesi ajaran para Rasul menyebar kepada semua orang percaya (ecclesia) yang mengemban tugas sebagai imamat yang rajani (Royal Priesthood) yaitu duta duta Kristus bagi seluruh bangsa didunia.
-
Kalau orang Indonesia ditanya bagaimana jalur suksesi pemerintahan Indonesia...
maka jawabannya bukan yang penting saya tau dimana letak bundaran HI, atau saya bisa bahasa indonesia dll
tetapi jawabannya adalah pada tahun 1945 indonesia berdiri dipimpin Sokearno kemudian lanjut Soeharto, lanjut Habibie, lanjut Gus dur, lanjut Megawati dan sekarang SBY...
Suksesi adalah “peralihan dari warisan” makanya sebagaimana ajaran yang luhur dari para Rasul harus diwarisi dan ditumbuhkembangkan demikian jugalah cita cita luhur para Proklamator harus diwarisi,diteruskan dan ditumbuhkembangkan ....bukan dikhianati dengan segala macam ajaran yang berbau dusta dan kurop.
mengenai kalender dalam kalender ada tulisan tanggal 25 desember hari natal , padahal dalam Kitab Suci tidak ada satupun ayat yang menaruh tanggal 25 desember sebagai hari natal...dan entah kenapa gereja2 protestan merayakan natal tanggal 25 desember
Tidak ada kewajiban Gereja Protestan merayakan hari kelahiran Dewa Matahari dari Paganisme budaya Romawi yang sudah merasuki GRK tsb !
Tidak merayakan pun bukan dosa karena itu bukan sakramen.
Demikian pula mau tanggal berapapun merayakan kelahiran Yesus tidak menjadi persoalan bagi Protestan karena tidak ada bukti kelahiran Yesus tanggal 25 Desember.
Gereja saya hampir tidak pernah merayakannya pada tanggal 25 !
Merayakan kelahiran Yesus walau tidak wajib tetapi adalah hak setiap orang kristen bukan hak monopoli GRK belaka !
-
Damai bagimu, Sol.Coba deh. Posting-an Husada yang ini, "2. Apakah ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu hanya yang tertulis?" OSAS quote, kemudian OSAS komentari:"Sebagai contoh kongkrit ajaran Mary Assumption tahun 1950 ini apakah ajaran lisan yang berasal dari para Rasul jugakah walau sudah berselang ribuan tahun ??????????? Atas dasar apa pula ajaran lisan ini ujug ujug muncul tiba tiba ditahun 1950 ???????????? Saya ingin sekali menunggu alasan anda bro." Nyambungkah itu menurut OSAS? Kalo OSAS jawab "Nyambung", menurut HUSADA, ada saraf OSAS yang lari. Kalo OSA jawab "Tidak nyambung", karena yang demikian itulah yang Husada maksudkan bahwa pemahaman OSAS belum maju-maju. Bahas ap, OSAS komentari apa?
Anda kelihatannya agak pikun karena yang mengutip soal Mary Assumption adalah saya bukan bro OSAS.
Quote
Keselamatan itu tidak ada didalam agama atau gereja melainkan hanya melalui Firman Kristus karena iman hanya timbul melalui pendengaran akan Firman Kristus dan tanpa iman tidak ada yang berkenan bagi Tuhan.
Roma 10:17
Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
Ibrani 11:6
Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.
Bahasan adalah tentang "Jalur Suksesi Protestant", apa kaitannya dengan ini? Hayuh, maju, Sol. Ini sudah tahun 2014. Hampir habis lagi Januarinya. Mosok muter n mbulet terus? Maju, dong.
Tergantung apa pemahaman anda mengenai suksesi itu,apakah pengajaran para Rasul atau jabatan/kuasa/otoritas gerejawinya !
Kalau anda menganggap kuasa/otoritas para Rasul diwarisi sehingga pemimpin gereja anda berhak mengampuni dosa dan menambahi segala ajaran Tuhan yang dianggap setara dengan wahyu dan infallible karena “duduk dikursi” maka sudah pasti ini hanyalah penghujatan belaka.
Quote
Makanya belajarlah dari ajaran para Rasul bro,bukan sibuk dengan kultus manusia dengan membonceng jabatan rasuli.
Kepada Soli lebih cocok dianjurkan anjuran seperti itu. Dari rasul mana ajaran yang Soli dapat? Diteruskan ke siapa, lalu ke siapa, kemudian ke siapa.....? Telusuri yang benar.
Yang diteruskan itu hanyalah pengajaran rasulinya bukan jabatan rasulinya agar gereja bisa seenaknya menambah nambah Kitab Suci dengan segala macam ajaran yang menyimpang.
Kalau menganggap jabatan,kuasa dan otoritas Rasuli yang diwariskan, tidak heran ada begitu banyak penghujatan yang dilakukan oleh gereja :
1. Peran keselamatan,penebusan dan keperantaraan Yesus sudah diwakilkan Maria
2. Peran Tuhan yang sempurna tidak bersalah sudah digantikan Paus yang infallible
3. Peran Roh Kudus didalam menafsirkan dan mengajarkan Firman Tuhan sudah diganti oleh Magisterium.
4. Peran Alkitab sebagai dasar gereja sudah dihantikan tradisi rekayasa gereja
Padahal Alkitab jelas jelas menyatakan bahwa hanya ada 2 kebenaran yang mutlak yaitu dirinya Allah dan Firman-Nya :
Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Yohanes 15:26
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
Yohanes 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
2 Samuel 7:28
Oleh sebab itu, ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
Jadi jelas sekali GRK sudah meminggirkan peran Allah dan Kitab Suci dan menggantikannya dengan peran manusia (Maria,Paus,Magisterium) dan ajaran manusianya (tradisi gereja) dengan dalih suksesi apostolik padahal isinya sudah menjungkirbalikkan kebenaran ajaran apostolik itu sendiri.
Roma 10:3
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.
Jadi lengkap sudah peran Allah dan Kitab Suci sudah dipinggirkan didalam kehidupan rohani jemaatnya dan peran manusia yang lebih sangat ditonjolkan.
Roma 1:25
Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
-
Kalau suksesi jabatan jelas keliru total karena jabatan nabi dan Rasul sudah tidak ada lagi kecuali nabi palsu atau rasul palsu.
Sekedar mengingatkan, di Alkitab tertulis berbeda, mungkin belum sempat baca?
1Kor 12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
1Kor 12:29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
1Kor 14:29 Tentang nabi-nabi--baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.
Dimana yang mengatakan TIDAK ADA NABI lagi?
Pasti Alkitabnya sudah dikurangi tuh
:P
-
Jadi, silahkan paparkan suksesi gereja protestan, semampunya saja, tidak perlu persis, asal jangan ngawur dan OOT.
-
Damai bagimu Sol.Soli nafsu bangat, ya?
OSAS mengambil acuan dari jemaat yang meneliti Kitab Suci, kan? Kemudian Husada nanya, Kitab Suci yang mana yang diteliti itu? Kenapa Soli menyimpulkan itu tidak penting? Kalo membahas tentang hakim-hakim, tetapi diuji dengan Kitab Kejadian, menurut Soli, nyambungkah? Kalau hendak menyelidiki Gereja, tetapi menggunakan kitab tentang kenisah ato sinagoge, nyambungkah? Pun kalo ada persamaannya, namun tidak bisa dipegang kesimpulan dari hasil penelitian tentang Gereja berdasarkan penelitian terhadap kenisah ato sinagoge. Nangkap, Sol?
Okelah, kalo ingin menekankan penyelidikan yang dilakukan. Bahwa yang Soli lakukan adalah pengujian sesuatu yang Soli sinyalir tidak berdasar Kitab Suci. Sementara pokok bahasan adalah "Jalur Suksesi Gereja Protestan". Nyambungkah?
Damai, damai, damai.
Sudah pastilah nyambung karena yang disuksesikan adalah pengajaran Kitab Suci sebagai alat satu satunya untuk menilai apakah gereja itu merupakan suksesi apostolik.
Janganlah merubah apa yang dikatakan Alkitab :
Eph. 2:20 : "...You are built upon the foundation of the apostles and prophets AND THEIR SUCCESSORS with Christ himself as the chief corner stone."
2 Petrus 1:19 - 21 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.
Perhatikan ayat diatas bahwa Petrus sangat menghargai Kitab Suci yang ditulis para Nabi (PL) :
1. Meneguhkan iman Petrus
2. Bahwa semua wahyu yg tertulis itu adalah dorongan Roh Kudus sendiri.
Jadi janganlah anda menganggap rendah kitab kitab PL seolah olah tidak berguna,karena itu produk dari Tuhan sendiri,apalagi anda sekarang hidup diabad 21 dimana PL dan PB sudah lengkap tertulis,makanya jangan sok hidup dijaman gereja awal.
2 Tim. 3:15 - 17 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
-
Ngomong apa lagi anak itu, OOT nak OOT.
Gak sembuh sembuh nih anak
-
Damai bagimu Sol.Kenapa tidak maju-maju Soli ini, ya? Kalo Soli ingin membahas dasar Katolik sejajar dengan dasar Protestant, tidak akan nyambung, Sol. Katolik itu berdasar pada Alkitab, Tradisi Suci, dan Magisterium. Sementara menurut Soli dan beberapa Protestan lainnya, dasar Protestan adalah Sola Scriptura. Tidak nyambung, kan?
Memang siapa yang bilang soal apostolik itu bisa nyambung antara Protestan dengan GRK karena GRK pakai ajaran manusia bukan wahyu Tuhan yang absolut itu.
Nabi dan Rasul masih berbicara sampai sekarang tetapi bukan melalui otoritas gereja yang dianggap mewarisi kuasa dan otoritas Rasul tetapi melalui tulisan tulisan mereka didalam Kitab Suci.
Tradisi tradisi bikinan gereja malah sudah mengkhianati prinsip-prinsip kebenaran ajaran rasuliah.
Matius 15:3 But he answered and said unto them, Why do ye also transgress the commandment of God by your tradition?
Kolose 2:8 Beware lest any man spoil you through philosophy and vain deceit, after the tradition of men, after the rudiments of the world, and not after Christ.
Dan tentang bahasan sekarang, yang dibahas ialah "Jalur Suksesi Gereja Protestant". Kalo ada informasi tentang itu yang Soli ketahui, kemukakan. tidak perlu muter n mbulet kemana-mana. Buktikan Soli seorang Protestan, beritahukan bagaimana suksesi dikelompokmu. Ato, tidak adakah suksesi di kelompokmu? Dengan memandang bahwa semua adalah sama di hadapan Tuhan, maka tidak ada lagi suksesi di kelompokmu? Kalo tidak ada suksesi, artinya tidak ada pimpinan kelompokmu, kan? Soli anggap, hanya nganggap bahwa Tuhan Yesus Kristuslah pimpinanmu, kan? Kehidupan keseharian di kelompokmu, tidak ada pimpinankah?
Saya tidak pernah muter muter melainkan anda yang mungkin berputer puter terus pikirannya buktinya anda salah kutip komentar orang.
Apa yang disuksesikan didalam Protestan adalah ajaran para Rasul ,bukan jabatan gerejawi para Rasul sehingga itu dimanfaatkan menjadi pembenaran bagi GRK untuk memonopoli penafsiran dan menambahi ajaran Kitab Suci secara menyimpang jauh dari kebenarannya.
Orang beriman dipimpin oleh Roh Kudus yang diutus Allah Bapa dan Tuhan Yesus untuk tinggal didalam diri orang percaya.
Makanya semua ajaran pemimpin gereja didunia ini wajib diuji kebenarannya berdasarkan kebenaran Kitab Suci yang selalu menjadi dasar pekerjaan Roh Kudus.
1 Yohanes 2:27
Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
Roma 8:14
Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
Galatia 5:25
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
Roh Kudus selalu bekerja berdasarkan Firman Tuhan yang tertulis :
1 Tes.1:6 Dan kamu telah menjadi penurut kami dan penurut Tuhan; dalam penindasan yang berat kamu telah menerima firman itu dengan sukacita yang dikerjakan oleh Roh Kudus
Ef.1 1:13 Di dalam Dia kamu juga -- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
1:17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
-
Ngomong apa lagi ini anak, judul thread nya 'Jalur Suksesi Gereja Protestant', bahaslah sesuai judul, bukan ngawur tanpa arah gitu. Siapa yang ngajari ya?
Parragh bener
-
Kalau mau berbicara mengenai soal suksesi maka harus jelas dulu apa yang anda maksud dengan suksesi tersebut ?
Bagaimana diskusi bisa nyambung kalau makna suksesi saja tidak jelas ?
Silahkan dijelaskan
Kalau suksesi jabatan jelas keliru total karena jabatan nabi dan Rasul sudah tidak ada lagi kecuali nabi palsu atau rasul palsu.
Coba periksa Alkitab kamu,
1Kor 12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
1Kor 12:29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
1Kor 14:29 Tentang nabi-nabi--baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.
Hati-hati, sekarang banyak barang palsu, Alkitab palsu, dan gara-gara Alkitab palsu, iman pun palsu, tidak asli seperti Katolik :D
Kalau suksesi hanya dikaitkan dengan soal sejarah belaka maka maknanya hanya nihil menurut saya karena ada yang jauh lebih penting dari itu yaitu suksesi ajaran para Rasul sebab itulah yang menentukan mana gereja yang sejati milik Kristus seperti yang dikatakan Iraneous.
Itu yang sedang ditanyakann:
Yang saya baca, semua protestan yang mengklaim gerejanya gereja apostolik karena memiliki Alkitab dan menjalankannya, maka timbul pertanyaan:
1. Apakah ada ayatnya yang mengatakan begitu?
2. Semua gereja protestan yang lebih dari 120 ribu denominasi mengklaim memiliki Alkitab dan menuduh satu sama lain sesat, contoh:
a. Calvinis menuduh karismatik sesat karena bahasa roh (contohnya debat soli dan anda terhadap bahasa roh).
b. Calvinis dan Lutheran saling menuduh sesat mengenai double predestination yaitu tentang yang dipilih masuk surga dan yang masuk neraka (silahkan liat debat antar kalian sendiri di berbagai forum)
c. dll
Nah, gereja mana yang apostolik dan yang sesat? Sedangkan diantara keduabelas Rasul, semua ajaran mereka tidak ada yang bertentangan, ini bisa dilihat bahwa Gereja yang didirikan keduabelas Rasul, yaitu Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox, tidak bertentangan ajarannya, yang bertentangan adalah pemimpin organisasinya (Skisma).
Gereja Katolik baik Roma maupun Orthodox, mengklaim jalur Suksesi Apostolik berdasarkan Kis 1:25-26, dan ajaran mereka tidak bertentangan satu sama lain, maka dipertanyakan dasar alkitabiah jalur suksesi apostolik protestan, dan mengapa mengaku gereja apostolik, namun ajarannya bertentangan satu sama lain dan saling mengklaim sesat?
Dan perhatikan juga bahwa didalam Alkitab, semua jabatan (rasul, panatua dll) jalurnya adalah diberi penumpangan dari yang diatasnya, contoh para Rasul mengangkat mereka melalui doa dan penumpangan tangan, dan itu dijelaskan oleh St Paulus didalam Alkitab, nah, di gereja protestan termasuk gereja anda, kalau diurut-urut urutannya, siapa yang memberikan penumpangan tangan untuk mereka semua? Apakah Alkitab? Apakah ada ayatnya bahwa semua jabatan diberi "penumpangan tangan Alkitab"?
Cobalah dijelaskan dengan baik, detail dan terperinci mengenai jalur suksesi apostolik gereja protestan terutama gereja anda berdasarkan Alkitab!
Salam
Cobalah anda jelaskan :D
-
He he he he romo Yopi udah memberi pengajaran
Siiiip lah
:D
-
He he he he romo Yopi udah memberi pengajaran
Siiiip lah
:D
ada yg manggil saya??
-
Sekedar mengingatkan, di Alkitab tertulis berbeda, mungkin belum sempat baca?
1Kor 12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
1Kor 12:29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
1Kor 14:29 Tentang nabi-nabi--baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.
Dimana yang mengatakan TIDAK ADA NABI lagi?
Pasti Alkitabnya sudah dikurangi tuh
:P
ehem...
nyang masih mngakui adanya rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajar sampai dengan saat ini hanya aliran karismatik.
jadi udh smakin jelas ya mana yg is the best
lari tunggang langgang takut ditimpuk sekampung
:m09:
-
Silahkan dijelaskan
Anda ini tidak membaca sudah sering bertanya ???
Baca dulu baru bertanya bung !
Sudah dijelaskan di replay # 191 dan 192
Quote
Kalau suksesi jabatan jelas keliru total karena jabatan nabi dan Rasul sudah tidak ada lagi kecuali nabi palsu atau rasul palsu.
Coba periksa Alkitab kamu,
1Kor 12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh.
1Kor 12:29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
1Kor 14:29 Tentang nabi-nabi--baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.
Hati-hati, sekarang banyak barang palsu, Alkitab palsu, dan gara-gara Alkitab palsu, iman pun palsu, tidak asli seperti Katolik
Baca lagi soal Nabi dan Rasul di replay # 178 dari bro OSAS
Quote
Kalau suksesi hanya dikaitkan dengan soal sejarah belaka maka maknanya hanya nihil menurut saya karena ada yang jauh lebih penting dari itu yaitu suksesi ajaran para Rasul sebab itulah yang menentukan mana gereja yang sejati milik Kristus seperti yang dikatakan Iraneous.
Itu yang sedang ditanyakann:
Itu yang sudah dijawab diatas !
Note:
Saya tidak akan merespon lagi pertanyaan yg sudah ada jawabannya karena buang tempo percuma atas kemalasan lawan diskusi yang malas membaca sudah kadung bertanya.
-
ehem...
nyang masih mngakui adanya rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajar sampai dengan saat ini hanya aliran karismatik.
jadi udh smakin jelas ya mana yg is the best
lari tunggang langgang takut ditimpuk sekampung
:m09:
:D
Di Katolik, Rasul so pasti, Prophet ada divisi sendiri, dimana ada yang mengkaji dan meneliti prophecy tersebut, gembala apalagi, Surat Gembala tiap tahun terbit dengan suksesnya, pengajar dimana-mana tak terhitung, katekis bejibun sampai bingung bayar gajinya :D
Katolik memang is the best :D
-
ehem...
nyang masih mngakui adanya rasul, nabi, penginjil, gembala dan pengajar sampai dengan saat ini hanya aliran karismatik.
jadi udh smakin jelas ya mana yg is the best
lari tunggang langgang takut ditimpuk sekampung
:m09:
Boleh tahu siapa nabi dan rasul anda yg masih hidup sampai sekarang ?
Siapa yang mengurapi dan mengtahbiskan mereka menjadi nabi dan rasul ?
Apakah wahyu anda bertambah terus dengan nabi dan rasul baru tsb ?
-
:D
Di Katolik, Rasul so pasti, Prophet ada divisi sendiri, dimana ada yang mengkaji dan meneliti prophecy tersebut, gembala apalagi, Surat Gembala tiap tahun terbit dengan suksesnya, pengajar dimana-mana tak terhitung, katekis bejibun sampai bingung bayar gajinya :D
Katolik memang is the best :D
mentang-mentang saya lagi kabur langsung diserobot
ckckckck
-
:D
Di Katolik, Rasul so pasti, Prophet ada divisi sendiri, dimana ada yang mengkaji dan meneliti prophecy tersebut, gembala apalagi, Surat Gembala tiap tahun terbit dengan suksesnya, pengajar dimana-mana tak terhitung, katekis bejibun sampai bingung bayar gajinya :D
Katolik memang is the best :D
Boleh tahu siapa nabi dan rasul anda yg masih hidup sampai sekarang ?
Siapa yang mengurapi dan mengtahbiskan mereka menjadi nabi dan rasul ?
Apakah wahyu anda bertambah terus dengan nabi dan rasul baru tsb ?
-
Boleh tahu siapa nabi dan rasul anda yg masih hidup sampai sekarang ?
Siapa yang mengurapi dan mengtahbiskan mereka menjadi nabi dan rasul ?
Apakah wahyu anda bertambah terus dengan nabi dan rasul baru tsb ?
Ini diskusi utk kali lain saja, nanti mlebar kmana-mana.
Yg akan saya jawab dlm ksempatan ini adalah: Dasar kebenaran hanya Alkitab.
Smua wahyu (nubuat, plihatan, karunia roh) harus diuji dg Alkitab, tidak boleh btentangan dg Alkitab, tidak menjadi doktrin yg dsandingkan dg Alkitab, dan tidak akan menambahi Alkitab.
Semua wahyu (nubuat, plihatan dan karunia roh) hanya menyatakan tuntutan Tuhan yg bsifat 'situasional', bukan yg bsifat pngajaran mutlak dan tidak bisa dijadikan pengajaran mutlak.
-----
Saya mmahami ada yg mngaku diri 'nabi' kmudian mngajar yg aneh-aneh, misalnya:
- Ada yg mdapat 'wahyu' bhw Yesus Kristus baru mlakukan tugas mam-besar pd tahun 1844
- Ada yg mdapat 'plihatan' bhw penginjilan orang mati dapat dilakukan
- Ada yg mdapat 'plihatan' kdatangan malaikat yg mjelaskan bhw Bapa sorgawi berpoligami
Itu semua mnyesatkan.
Kbenaran Alkitab sudah mutlak adanya, pwahyuan hanya bsifat situasional.
Misalnya,
- Sso mdapat plihatan akan tjadi banjir besar
- Sso mdapat plihatan roh jahat yg mnyebabkan sakit penyakit
- Sso mdapat wahyu bhw dlm waktu dekat akan tjadi pgumulan besar pd suatu Gereja
Jadi semua situasional.
--------
Smoga dg tulisan ini bisa mluruskan ksalah-pahaman thd aliran karismatik bhw definisi 'wahyu' versi karismatik itu hanya bsifat situasional, yg mutlak hanya Alkitab.
Jika ada Pendeta, gembala, pmimpin, atau yg mnyebut diri rasul atau nabi mngajarkan 'wahyu' yg tidak sesuai Alkitab, maka dia sesat dan mnyesatkan.
-
Boleh tahu siapa nabi dan rasul anda yg masih hidup sampai sekarang ?
Siapa yang mengurapi dan mengtahbiskan mereka menjadi nabi dan rasul ?
Apakah wahyu anda bertambah terus dengan nabi dan rasul baru tsb ?
Anda ini tidak membaca sudah sering bertanya ???
Baca dulu baru bertanya bung !
Sudah dijelaskan di replay sebelumnya
Sudah saya jawab dipostingan sebelumnya, maka baca jangan malas, kalau malas nanti tidak baca, kalau tidak baca berarti malas..
Baca lagi soal Nabi dan Rasul di replay dari bro Husada dll
Itu yang sudah dijawab diatas !
Note:
Saya tidak akan merespon lagi pertanyaan yg sudah ada jawabannya karena buang tempo percuma atas kemalasan lawan diskusi yang malas membaca sudah kadung bertanya
:D :D :D :D :D :D :D
-
Damai bagimu OSAS. Kalo Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut, menurut OSAS, dimana posisi Yesus Kristus? Eh, menurut OSAS, Alkitab itu bukan Yesus Kristus, kan? Menurut Husada, Yesus Kristuslah satu-satunya dasar Gereja yang absolut. Karena masih banyak yang dilakukan oleh Yesus Kristus belum dicatat di Alkitab, maka kalo Alkitab bukan satu-satunya dasar Gereja yang absolut. Kristuslah dasar Gereja yang absolut, dan Alkitab belum memuat segala sesuatu yang diperintahkan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada para rasul=apostel.
Baca lagi dong apa yang dikatakan Alkitab :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Jelaslah bahwa :
1. Nabi dan Rasul yang menjadi dasar gereja
2. Yesus sebagai batu penjurunya
Jadi janganlah mengikuti kebiasaan gereja yang sering memanipulasi apa yang sudah diajarkan Alkitab bro,hentikanlah itu demi keselamatan anda sendiri !
Bro Soli sudah memberikan contohnya bagaimana ajaran lisan yang jelas bertentangan dengan Alkitab itu sangat berbahaya bagi iman percaya seseorang.
Tidak nyambung.
Husada mengomentari pernyataan OSAS yang bilang Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut, kenapa OSAS komentari tentang rasul sebagai dasar gereja dan Yesus sebagai bantu penjurunya? Menurut akal sehat OSAS, apa arti absolut? Arti absolut menurut akal sehat OSAS ialah "para rasul + Yesus batu penjuru", demikiankah?
Menurut pemaknaan Husada, absolut ialah mutlak, tidak bercampur. Jadi, kalo dikatakan "Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut", artinya ialah: selain Alkitab, tidak ada dasar Gereja. Itu berbeda dengan: Dasar Gereja ialah para rasul dan Yesus sebagai batu penjuru.
Bisa akal sehat OSAS menangkap perbedaannya?
Dimana buktinya kebenaran ajaran Yesus mengenai semua ajaran Mariology itu kalau anda bisa jelaskan ?
Dimana buktinya kebenaran ajaran infallible Pope itu kalau anda bisa jelaskan ?
Inilah bahayanya kalau selalu muncul klaim wahyu baru yang sama sekali tidak alkitabiah.
Maaf kalau saya agak “to the point” tunjuk hidung disini bro.
Semua tulisan nabi dan rasul ada kopi naskah aslinya tersimpan digereja gerja.
Ini semakin jauh dari pembahasan judul. Cari saja jawabannya di trit lain di forum ini, kalau tidak ketemu, silahkan buka trit baru.
Menganggap Alkitab tidak lengkap dan tidak sempurna serta tidak cukup bagi iman kristen sehingga harus ditambah dengan ajaran manusia lagi,adalah penghujatan bro karena itu semua adalah pekerjaan dari Allah Roh Kudus sendiri.
Bagaimana akal sehat OSAS menyatakan sedemikian itu, wong Yoh 21:25 nyata-nyata mengatakan bahwa masih banyak hal lain yang dilakukan Yesus belum dicatat di Alkitab. Yesus Kristus sendiri menjanjikan Roh Kudus untuk menjelaskan segala sesuatu yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Bagaimana pula akal sehat OSAS menganggap Alkitab sudah cukup?
Makanya baca dong Alkitab bro,jangan katekismus saja :
Yohanes 12:48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Sebagaimana hakim manusia memerlukan KUHP demikian pulalah Hakim Agung Kristus akan menggunakan Kitab Suci untuk menghakimi semua manusia kelak.
Jelas bukan ?
Apa bukan keblinger akal sehat OSAS itu? Mosok Firman Tuhan di Yoh 21:25 menyatakan Alkitab belum lengkap menuliskan segala sesuatu tentang Yesus Kristus, kenapa 'akal sehat' OSAS memaksakan bahwa Alkitab sudah lengkap dan cukup?
Setahu saya dijaman PB sudah mulai ada penulisan kitab kitab PB yang dikirim keberbagai jemaat diberbagai wilayah (surat surat kiriman Rasul Paulus) walau belum lengkap,walaupun demikian saya bukan mempersoalkan apa yang anda persoalkan tsb tetapi contoh perbuatan merekalah yaitu "menguji setiap ajaran gereja dengan Kitab Suci",itulah yg menjadi inti pokok yg saya kemukakan.
Wadduh, bagaimana sih akal sehat OSAS itu? Di satu sisi OSAS mengatakan menguji dengan Kitab Suci, sementara di sisi lain, OSAS bilang bahwa pada zaman itu Kitab Suci belum lengkap. Coba, relevankah? Bagaimana hasil uji dari sesuatu yang menggunakan alat uji yang belum lengkap?
Jadi silahkan anda jangan mengalihkan kesoal Kitab Sucinya tetapi prinsip pengujiannya yang saya tekankan disini yang wajib kita lakukan juga sekarang ini didalam gereja.
Kelihatannya, OSAS yang ingin membelokkan soalan, dari Jalur Suksesi Gereja Protestan kemana-mana.
-
Thanks atas kutipan yang anda berikan tetapi setelah saya baca menurut pandangan saya tuduhan heresy tersebut tidak jelas melanggar ayat ayat Alkitab yang mana ?
Kalau bertentangan dengan tradisi Roma katolik yang memang jelas demikianlah tetapi itu menurut saya bukanlah heresy tetapi memang seharusnyalah demikian.
Saya sangat tertarik kalau membahas tuduhan heresy berdasarkan bukti ayat ayat Alkitab bro.
Syalom
Lho.. kan memang tidak ada yang bilang bahwa heresy / bidaah = melanggar ayat2 Alkitab.
Definisi heresy / bidaah dalam Gereja Katolik:
CoCC #2089
Heresy is the obstinate post-baptismal denial of some truth which must be believed with divine and catholic faith, or it is likewise an obstinate doubt concerning the same
KGK #2089
Disebut bidah kalau menyangkal atau meragu-ragukan dengan tegas suatu kebenaran yang sebenarnya harus diimani dengan sikap iman ilahi dan katolik, sesudah penerimaan Sakramen Pembaptisan
Mengatakan "Bapa=Yesus=Roh Kudus" itu tidak melanggar ayat Alkitab manapun, tetapi merupakan bidaah bagi Gereja Katolik Roma, Gereja Orthodox, maupun protestantism main stream.
-
Rasul adalah mereka yang dipilih sebagai rasul oleh Yesus yaitu kedua belas Rasul ditambah Paulus yang dikhususkan untuk bangsa lain.
Tertarik menanggapi pernyataan bro OSAS yg ini.
Tidak ada rasul lain selain 12 rasul yg dipilih Yesus + Paulus??? Ayat Alkitab manakah yg menyatakan hal ini? Jelas2 Alkitab menyatakan sebaliknya.
Bagaimana dengan rasul Matias yg dipilih menjadi pengganti rasul Yudas Iskariot (Kis 1 : 26)?
Bagaimana dengan Matius sang penulis injil? Apakah Matius itu bukan seorang rasul menurut OSAS?
Bagaimana dengan penulis surat Yakobus, yaitu Yakobus saudara Tuhan (James the adelphos)? Apakah menurut OSAS rasul Yakobus adelphos ini adalah orang yg sama dengan Yakobus anak Zebedeus, salah satu dari 12 rasul pertama yg dipilih langsung oleh Yesus?
Well.. semua itu tidak tertulis di Alkitab kecuali ttg Matias, melainkan hanya dapat dipelajari dari SEJARAH. Jangan ingkari sejarah, karena sejarah adalah bagian dari perjalanan Gereja. Kecuali kalau sejarah dianggap heresy karena tidak ada dalam Alkitab? :grining:
======
Satu lagi, hanya rasul Paulus yg dikhususkan utk bangsa lain (non-Yahudi)???
Hehe... silakan Anda pelajari sejarah, rasul Thomas itu mengabarkan Injil sampai ke India lho.. Apakah orang2 India yg dijangkau oleh rasul Thomas itu adalah orang2 Yahudi? :grining: :grining:
Sekarang tidak ada jabatan rasul lagi makanya tidak boleh ada ajaran ajaran tambahan yang bertentangan dengan isi Alkitab.
Tidak ada lagi jabatan rasul??? Jelas2 Alkitab menyatakan sebaliknya!
Silakan Anda baca 1 Tim 3 : 1 - 7. Paulus mengajarkan agar setiap Gereja memiliki penilik jemaat = bishop = uskup = episkopat (episkopov).
Lexicon Yunani: episkopov
1) an overseer
1a) a man charged with the duty of seeing that things to be done by others are done rightly, any curator, guardian or superintendent
1b) the superintendent, elder, or overseer of a Christian church
Superintendent, elder, or overseer of a Christian church, tidak lain dan tidak bukan adalah seorang (penerus) rasul.
Sekali lagi, jangan ingkari sejarah. Kalo Anda mau menerima sejarah, silakan dipelajari kesaksian St. Clement, seorang episkopov / bishop / uskup / penilik jemaat Gereja Roma, penerus langsung dari rasul Petrus.
"Through countryside and city [the apostles] preached, and they appointed their earliest converts, testing them by the Spirit, to be the bishops and deacons of future believers. Nor was this a novelty, for bishops and deacons had been written about a long time earlier. . . . Our apostles knew through our Lord Jesus Christ that there would be strife for the office of bishop. For this reason, therefore, having received perfect foreknowledge, they appointed those who have already been mentioned and afterwards added the further provision that, if they should die, other approved men should succeed to their ministry" (Letter to the Corinthians 42:4–5, 44:1–3 [A.D. 80]).
Kesimpulan:
Dari Alkitab dikisahkan dan dibuktikan bahwa jabatan rasul itu diwariskan / diteruskan, i.e. TIDAK berhenti pada ke12 rasul generasi pertama.
Rasul Paulus mengajarkan agar kedudukan episkopov / bishop / uskup / penilik jemaat itu utk diteruskan dan harus diisi dalam setiap Gereja.
Ajaran2 dan kesaksian2 bapa2 Gereja mengajarkan bahwa suksesi episkopov ini tidak lain dan tidak bukan adalah merupakan sukesi jabatan rasul.
Jadi jabatan rasul tetap ada sampai saat ini dan harus diteruskan agar Gereja dapat berdiri menjadi tiang penopang dan dasar kebenaran (1 Tim 3 : 1 - 7)
-
Anda kelihatannya agak pikun karena yang mengutip soal Mary Assumption adalah saya bukan bro OSAS.
O iya. Ada ketertukaran, ya? Betul, Husada itu agak pikun. Hehhee... namun, bukan tanpa penyebab. Bagi Husada, mencermati berbagai posting solideogloria dan OSAS yang begitu banyak kesamaan, maka di benak Husada, kalian sering tertukar. OSAS saya anggap solideogloria, demikian sebaliknya. Khusus yang ketertukaran kali ini, sedikit banyak dipengaruhi oleh:
Posting Husada untuk OSAS: 2. Apakah ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu hanya yang tertulis?" diquote oleh solideogloria dan direply. Nah, karena OSAS dan solideogloria sering tertukar di benak Husada, ditambah dengan posting untuk OSAS direply oleh solideogloria, yaahhh... gitu deh. Hehhee
Tergantung apa pemahaman anda mengenai suksesi itu,apakah pengajaran para Rasul atau jabatan/kuasa/otoritas gerejawinya !
Kelihatannya, arti dari kata suksesi bisa dicari di kamus.
Dari http://artikata.com/arti-352318-suksesi.html, definisi 'suksesi' Husada salin
noun
1. penggantian (terutama di lingkungan pimpinan tertinggi negara) krn pewarisan;
source: kbbi3
2. proses pergantian kepemimpinan sesuai dng peraturan perundang-undangan yg berlaku
Dengan demikian, saya kira, dikatakannya suksesi Gereja Protestan, yang dimaksud ialah pergantian kepemimpinan di Gereja Protestan. Sependapatkah solideogloria?
Kalau anda menganggap kuasa/otoritas para Rasul diwarisi sehingga pemimpin gereja anda berhak mengampuni dosa dan menambahi segala ajaran Tuhan yang dianggap setara dengan wahyu dan infallible karena “duduk dikursi” maka sudah pasti ini hanyalah penghujatan belaka.
Sebelum sampai kepada kesimpulan solideogloria, sudahkah solideogloria terima arti kata suksesi seperti yang di KBBI itu? Kalau 'sudah', bagaimana solideoglori mengkaitkannya kepada kesimpulan yang solideogloria tarik itu? Kalau 'belum', lantas, bagaimana pengertian kata suksesi yang solideogloria maksud?
Yang diteruskan itu hanyalah pengajaran rasulinya bukan jabatan rasulinya agar gereja bisa seenaknya menambah nambah Kitab Suci dengan segala macam ajaran yang menyimpang.
Melebar lagi, Sol. Apa yang solideogloria maksudkan dengan pengajaran rasulinya? Apakah menurut solideogloria, rasul mempunyai pengajaran tersendiri, berbeda dari apa yang diajarkan oleh Yesus Kristus? Menurut pemahaman Husada, yang dimaksud dengan pengajaran rasuliah atau pengajaran apostolik, ialah pengajaran yang diteruskan oleh para rasul. Dasarnya ialah mandat dari Yesus Kristus yang bilang: "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu," di Mat 28:20. Jadi, ajaran rasuliah atau ajaran apostolik bukan ajaran dari rasul atau apostel, melainkan ajaran Tuhan Yesus Kristus yang diteruskan oleh rasul atau apostel. Berterima di pemahaman solideogloria?
Kalau menganggap jabatan, kuasa dan otoritas Rasuli yang diwariskan, tidak heran ada begitu banyak penghujatan yang dilakukan oleh gereja :
1. Peran keselamatan,penebusan dan keperantaraan Yesus sudah diwakilkan Maria
2. Peran Tuhan yang sempurna tidak bersalah sudah digantikan Paus yang infallible
3. Peran Roh Kudus didalam menafsirkan dan mengajarkan Firman Tuhan sudah diganti oleh Magisterium.
4. Peran Alkitab sebagai dasar gereja sudah dihantikan tradisi rekayasa gereja
1. Saya simpulkan, solideogloria menyatakan suatu pemahaman yang tidak solideogloria pahami dengan tepat, alias hanya dengan pemahaman sendiri atau bersumber dari pengajar yang tidak apostolik;
2. Peran Paus sungguh sangat dominan, karena Paus adalah pewaris dari amanat Yesus Kristus yang berkata"Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga".
3. Magisterium ialah kewenangan mengajar yang diberikan oleh Yesus Kristus kepada para murid perdana. Karena pengajaran itu disertai oleh Yesus Kristus sampai kepada akhir zaman, maka otoritas ato kewenangan mengajar (Magisterium) itu tidak terhenti hanya sampai umur murid perdana saja, melainkan disertai sampai kepada akhir zaman.
4. Alkitab yang ada dan digunakan sekarang adalah hasil dari Tradisi Gereja, dimana para penerima penerangan Roh Kudus membuat catatan, kemudian catatan itu diuji di masa kanonisasi, dan diperolehlah Alkitab seperti yang digunakan sekarang ini. Jadi, pengadaan Alkitab itu bukan ujug-ujug atau dijatuhkan dari langit, atau dikirimkan dari surga melalui kurir. Alkitab itu terbit dari hasil Tradisi Gereja, Tradisi Suci. Bukan seperti yang solideogloria sinyalir, hasil rekayasa.
Padahal Alkitab jelas jelas menyatakan bahwa hanya ada 2 kebenaran yang mutlak yaitu dirinya Allah dan Firman-Nya :
Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Yohanes 15:26
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
Yohanes 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
2 Samuel 7:28
Oleh sebab itu, ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
Jadi jelas sekali GRK sudah meminggirkan peran Allah dan Kitab Suci dan menggantikannya dengan peran manusia (Maria,Paus,Magisterium) dan ajaran manusianya (tradisi gereja) dengan dalih suksesi apostolik padahal isinya sudah menjungkirbalikkan kebenaran ajaran apostolik itu sendiri.
Cermati lagi, Sol. Firman Allah itu ialah Tuhan Yesus Kristus. Alkitab bukanlah Tuhan Yesus Kristus. Alkitab ialah Firman Tuhan yang tertulis.
Jadi:
Kebenaran adalah Firman Tuhan ---> benar;
Kebenaran adalah Yesus Kristus ---> benar;
Kebenaran adalah hanya Alkitab ---> kurang, sebab Alkitab adalah Firman Tuhan yang tertulis. Firman Tuhan yang tidak tertulis juga adalah kebenaran.
Roma 10:3
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.
Jadi lengkap sudah peran Allah dan Kitab Suci sudah dipinggirkan didalam kehidupan rohani jemaatnya dan peran manusia yang lebih sangat ditonjolkan.
Roma 1:25
Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
Justru pihak yang menyatakan bahwa kebenaran Alkitab sudah cukup adalah pihak yang membangun atau mendirikan kebenaran sendiri, sebab Alkitab yaitu Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu, nyata-nyata memberitahukan bahwa Alkitab tidak dapat memuat semua yang diperbuat oleh Yesus Kristus. Cermati lagi, Sol.
-
Damai bagimu, Sol.
Sudah pastilah nyambung karena yang disuksesikan adalah pengajaran Kitab Suci sebagai alat satu satunya untuk menilai apakah gereja itu merupakan suksesi apostolik.
Kalau memang nyambung, silahkan lanjutkan dengan mengemukakan pengertian suksesi yang solideogloria pahami. Judul bahasan adalah suksesi Gereja Protestan, bagaimana solideogloria menjelaskan suksesi Gereja Protestan itu?
Janganlah merubah apa yang dikatakan Alkitab :
Eph. 2:20 : "...You are built upon the foundation of the apostles and prophets AND THEIR SUCCESSORS with Christ himself as the chief corner stone."
2 Petrus 1:19 - 21 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.
Perhatikan ayat diatas bahwa Petrus sangat menghargai Kitab Suci yang ditulis para Nabi (PL) :
1. Meneguhkan iman Petrus
2. Bahwa semua wahyu yg tertulis itu adalah dorongan Roh Kudus sendiri.
Apa hubungannya dengan suksesi Gereja Protestan?
Jadi janganlah anda menganggap rendah kitab kitab PL seolah olah tidak berguna,karena itu produk dari Tuhan sendiri,apalagi anda sekarang hidup diabad 21 dimana PL dan PB sudah lengkap tertulis,makanya jangan sok hidup dijaman gereja awal.
Kelihatannya tidak ada pihak yang merendahkan PL. Menempatkan pada tempatnya, betul. Bahwa PL itu seluruhnya bercerita tentang kedatangan Mesias, yang digenapi di PB. Begitu, kan? Atau, solideogloria hendak mengemukakan sumber pemahaman solideogloria sehingga menyimpulkan ada pihak yang merendahkan PL? Diajukan saja, mungkin bisa dibicarakan.
2 Tim. 3:15 - 17 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
Apa hubungan ini dengan suksesi Gereja Protestan?
Damai, damai, damai.
-
Seperti biasa, kalau sudah melakukan banyak blunder, bukan berusaha lebih baik, justru berlari terbirit birit sambil melipat ekor ke belakang.
Begitulah perilakunya, mungkin sesuai yang diajarkan kepada mereka.
:P
-
Baca lagi dong apa yang dikatakan Alkitab :
Efesus 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Jelaslah bahwa :
1. Nabi dan Rasul yang menjadi dasar gereja
2. Yesus sebagai batu penjurunya
Jadi janganlah mengikuti kebiasaan gereja yang sering memanipulasi apa yang sudah diajarkan Alkitab bro,hentikanlah itu demi keselamatan anda sendiri !
Bro Soli sudah memberikan contohnya bagaimana ajaran lisan yang jelas bertentangan dengan Alkitab itu sangat berbahaya bagi iman percaya seseorang.Tidak nyambung.
Sangat nyambung karena jelas jelas disebutkan didalam ayat Efesus 2:19,20 bahwa dasar dari jemaat Allah adalah para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru,makanya Alkitablah dasar gereja yaitu hasil penulisan para Nabi dan Rasul.
Dasar itu berarti landasan atau fondasi dimana sesuatu berdiri secara kokoh diatasnya,dan landasan yang paling kokoh bagi gereja hanyalah Alkitab karena Kitab Suci adalah Firman Allah yang merupakan kebenaran itu.
Institusi gereja maupun segala macam pimpinannya yang hanya manusia terbatas itu rentan akan dosa menambahi segala macam ajaran dan tradisi palsu kedalam jemaat Tuhan.
Husada mengomentari pernyataan OSAS yang bilang Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut, kenapa OSAS komentari tentang rasul sebagai dasar gereja dan Yesus sebagai bantu penjurunya? Menurutakal sehat OSAS, apa arti absolut? Arti absolut menurut akal sehat OSAS ialah "para rasul + Yesus batu penjuru", demikiankah?
Menurut pemaknaan Husada, absolut ialah mutlak, tidak bercampur. Jadi, kalo dikatakan "Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut", artinya ialah: selain Alkitab, tidak ada dasar Gereja. Itu berbeda dengan: Dasar Gereja ialah para rasul dan Yesus sebagai batu penjuru.
Bisa akal sehat OSAS menangkap perbedaannya?
Yesus dan para Rasul sudah tidak ada lagi didunia makanya apa yang mereka ajarkanlah yang wajib diteruskan oleh gereja apostolik bukan mengkhianati apa yang sudah diajarkan mereka.
Absolut berarti sempurna dan tidak ada salahnya serta merupakan otoritas tertinggi selain dirinya Allah sendiri sebab Kitab Suci diwahyukan dan diinpirasikan oleh Allah Roh Kudus sendiri.
Sekarang Allah berbicara kepada umatnya melalui Kitab Suci bukan melalui segala macam penampakan roh roh gentayangan yang tidak jelas otoritas dan kebenarannya serta tradisi tradisi ajaran manusia yang Anti-Alkitab.
Demikian juga tradisi buatan manusia macam apapun kalau bertentangan dengan Kitab Suci wajib dibuang kekeranjang sampah karena sangat berbahaya bagi iman orang percaya.
Quote
Dimana buktinya kebenaran ajaran Yesus mengenai semua ajaran Mariology itu kalau anda bisa jelaskan ?
Dimana buktinya kebenaran ajaran infallible Pope itu kalau anda bisa jelaskan ?
Inilah bahayanya kalau selalu muncul klaim wahyu baru yang sama sekali tidak alkitabiah.
Maaf kalau saya agak “to the point” tunjuk hidung disini bro.
Semua tulisan nabi dan rasul ada kopi naskah aslinya tersimpan digereja gerja.
Ini semakin jauh dari pembahasan judul. Cari saja jawabannya di trit lain di forum ini, kalau tidak ketemu, silahkan buka trit baru.
Berarti anda memang tidak menemukan satupun dasar atau fondasi yang kuat dari ajaran gereja anda sendiri tersebut.
Itulah contoh dimana gereja yang mengaku sebagai suksesi apostolik tetapi ternyata isinya Anti Apostolik.
Quote
Menganggap Alkitab tidak lengkap dan tidak sempurna serta tidak cukup bagi iman kristen sehingga harus ditambah dengan ajaran manusia lagi,adalah penghujatan bro karena itu semua adalah pekerjaan dari Allah Roh Kudus sendiri.
Bagaimana akal sehat OSAS menyatakan sedemikian itu, wong Yoh 21:25 nyata-nyata mengatakan bahwa masih banyak hal lain yang dilakukan Yesus belum dicatat di Alkitab. Yesus Kristus sendiri menjanjikan Roh Kudus untuk menjelaskan segala sesuatu yang diajarkan oleh Yesus Kristus. Bagaimana pula akal sehatOSAS menganggap Alkitab sudah cukup?
Baca lagi dong apa yang dikatakan Alkitab Firman Tuhan :
2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran
Tidak ada disebutkan perlunya apa yang tidak tertulis diayat tsb karena Tuhan sendiri memperingatkan sbb :
1 Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
Lagi pula apa yang menurut anda tidak tertulis itu umumnya hanyalah ajaran isapan jempol belaka serta tidak ada dasar Kitab Suci yang mendukungnya selain hanya ambisi gereja untuk mengilahikan manusia belaka.
Bersambung
-
@Husada (Sambungan)
Quote
Makanya baca dong Alkitab bro,jangan katekismus saja :
Yohanes 12:48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Sebagaimana hakim manusia memerlukan KUHP demikian pulalah Hakim Agung Kristus akan menggunakan Kitab Suci untuk menghakimi semua manusia kelak.
Jelas bukan ?
Apa bukan keblinger akal sehat OSAS itu? Mosok Firman Tuhan di Yoh 21:25 menyatakan Alkitab belum lengkap menuliskan segala sesuatu tentang Yesus Kristus, kenapa 'akal sehat' OSAS memaksakan bahwa Alkitab sudah lengkap dan cukup?
Kok komentar yang nggak nyambung ?????
Saya bicara soal penghakiman akhir jaman oleh Firman Kristus tapi anda nyerocos soal ketidakcukupan Alkitab ???
Baca lagi komentar saya jangan pikun bro,dan berikan argumentasi yang relevan jangan kececeran tidak jelas kemana arahnya.
Quote
Setahu saya dijaman PB sudah mulai ada penulisan kitab kitab PB yang dikirim keberbagai jemaat diberbagai wilayah (surat surat kiriman Rasul Paulus) walau belum lengkap,walaupun demikian saya bukan mempersoalkan apa yang anda persoalkan tsb tetapi contoh perbuatan merekalah yaitu "menguji setiap ajaran gereja dengan Kitab Suci",itulah yg menjadi inti pokok yg saya kemukakan.
Wadduh, bagaimana sih akal sehat OSAS itu? Di satu sisi OSAS mengatakan menguji dengan Kitab Suci, sementara di sisi lain, OSAS bilang bahwa pada zaman itu Kitab Suci belum lengkap. Coba, relevankah? Bagaimana hasil uji dari sesuatu yang menggunakan alat uji yang belum lengkap?
Ha,ha.ha apakah anda pernah tahu bahwa Alkitab tidak pernah mengajarkan Kitab Suci tidak bisa atau tidak cukup dipakai sebagai alat uji.
Saya memang sadar pola pikir anda yang sudah karatan itu karena anda yang hidup diabad 21 inipun tidak pernah menggunakan Alkitab sebagai alat uji walau Kitab Suci sudah sempurna dan self sufficient.
Jadi janganlah hipokrkit mengalihkan soal “tindakan menguji” itu dengan berbagai macam alasan sehingga anda yang sekarang hidup diabad ini masih mencari cari alasan Alkitab tidak lengkap sehingga harus ditambah dengan semua tradisi isapan jempol ajaran manusia belaka.
Tindakan menguji segala sesuatu itu jelas adalah perintah Tuhan yang tidak mungkin anda abaikan kalau masih mengaku gereja kristen :
Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Mungkin komentar bro Soli benar bahwa anda tidak punya kalender dirumah sehingga lupa sekarang tahun berapa.
Quote
Jadi silahkan anda jangan mengalihkan kesoal Kitab Sucinya tetapi prinsip pengujiannya yang saya tekankan disini yang wajib kita lakukan juga sekarang ini didalam gereja.
Kelihatannya, OSAS yang ingin membelokkan soalan, dari Jalur Suksesi Gereja Protestan kemana-mana.
1. Makna Suksesi Apostolik adalah kesinambungan ajaran para Apostolik sampai sekarang
2. Ajaran apostolik itu adalah sebagai alat uji bagi segala macam ajaran gereja
3. Contohnya adalah apa yang sudah dilakukan oleh gereja perdana yang di Berea tsb
4. Kalau ajaran gereja tidak sesuai dengan ajaran apostolik maka klaim sbg suksesi apostolik itu hanyalah omong kosong doang.
Mudah mudahan akal sehat anda bisa bekerja dengan baik sehingga memahami kaitannya semua point diatas.
Syalom
-
Tertarik menanggapi pernyataan bro OSAS yg ini.
Tidak ada rasul lain selain 12 rasul yg dipilih Yesus + Paulus??? Ayat Alkitab manakah yg menyatakan hal ini? Jelas2 Alkitab menyatakan sebaliknya.
Bagaimana dengan rasul Matias yg dipilih menjadi pengganti rasul Yudas Iskariot (Kis 1 : 26)?
Bagaimana dengan Matius sang penulis injil? Apakah Matius itu bukan seorang rasul menurut OSAS?
Bagaimana dengan penulis surat Yakobus, yaitu Yakobus saudara Tuhan (James the adelphos)? Apakah menurut OSAS rasul Yakobus adelphos ini adalah orang yg sama dengan Yakobus anak Zebedeus, salah satu dari 12 rasul pertama yg dipilih langsung oleh Yesus?
Well.. semua itu tidak tertulis di Alkitab kecuali ttg Matias, melainkan hanya dapat dipelajari dari SEJARAH. Jangan ingkari sejarah, karena sejarah adalah bagian dari perjalanan Gereja. Kecuali kalau sejarah dianggap heresy karena tidak ada dalam Alkitab? :grining:
======
Satu lagi, hanya rasul Paulus yg dikhususkan utk bangsa lain (non-Yahudi)???
Hehe... silakan Anda pelajari sejarah, rasul Thomas itu mengabarkan Injil sampai ke India lho.. Apakah orang2 India yg dijangkau oleh rasul Thomas itu adalah orang2 Yahudi? :grining: :grining:
Sejarah dunia ditulis oleh para penulis sejarah yang tidak mungkin terlepas dari worldview atau wawasan hidup yang sudah terbentuk didalam pikirannya secara subjektif.
Worldview adalah ibarat kacamata yang dipakai seseorang untuk melihat sesuatu,.....dia adalah jendela jiwanya yang bersifat subjektif menguasai pemahamannya dan pandangannya akan suatu realitas,oleh karena itu masih harus diuji oleh kebenaran yang obyektif dan absolut.
Sejarah tidak mungkin terlepas dari subjektivitas manusia !
Sejarah dunia bukanlah wahyu makanya siapapun penulis sejarah kalau bertentangan dengan apa yang sudah disejarahkan didalam wahyu Allah yang tertulis pastilah bidah.
Setahu saya jabatan Rasul hanya mereka yang dipilih dan diangkat langsung sebagai Rasul oleh Tuhan sendiri yaitu ke-12 Rasul tersebut.
Kata "Rasul", dalam bahasa Yunani adalah αποστολος – apostolos, berarti "utusan, delegasi/ duta, seseorang yang diutus dengan perintah-perintah khusus", dan istilah ini khususnya diterapkan kepada dua belas murid Yesus Kristus. Sehubungan dengan kata "utus" diatas, kita mengenal ada kata "Rasul" yang adalah kata serapan dari bahasa Arab yang bermakna "utusan".
Penggantian Matias masih debatable apakah itu memang kehendak Allah sebab cara pemilihannya pakai undian (cara PL) bukan perintah Roh Kudus seperti biasanya didalam Kisah Para Rasul.
Demikian juga menganggap pengangkatan Matias sebagai pengganti Yudas yg sudah meninggal adalah kejadian insidentil bukan aturan baku dan umum yang harus dilakukan karena kematian para Rasul tidak berbarengan satu sama lain mengapa tidak pernah ada penggantian selanjutnya dari mereka yang sudah meninggal duluan ???
Alkitab jelas secara explisit menyatakan siapa ke-12 Rasul termasuk Paulus yang juga bersaksi bagi dirinya sendiri.
II Timotius 1:1,7,11 Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru.
Seperti kata anda sendiri bahwa saya memang belum menemukan ada pernyataan explisit maupun implisit didalam Alkitab yang menyebut Matius,Yakobus dll mempunyai predikat Rasul kecuali istilah murid ?
Wahyu 21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
Kitab Wahyu ini yaitu kitab terakhir tetap mengaku hanya ke-12 itulah yang dimaksud sebagai Rasul.
Perlu anda ingat bahwa jumlah 12 itu tentu berkaitan erat dengan ke-12 suku bangsa Israel.
Wahyu 22:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Ayat diatas juga jelas mengatakan bahwa memang banyak orang yang mengaku dirinya Rasul tetapi hanyalah rasul yang palsu.
Quote from: OSAS on January 25, 2014, 06:45:20 AM
Sekarang tidak ada jabatan rasul lagi makanya tidak boleh ada ajaran ajaran tambahan yang bertentangan dengan isi Alkitab.
Lexicon Yunani: episkopov
1) an overseer
1a) a man charged with the duty of seeing that things to be done by others are done rightly, any curator, guardian or superintendent
1b) the superintendent, elder, or overseer of a Christian church
Superintendent, elder, or overseer of a Christian church, tidak lain dan tidak bukan adalah seorang (penerus) rasul.
Sekali lagi, jangan ingkari sejarah. Kalo Anda mau menerima sejarah, silakan dipelajari kesaksian St. Clement, seorang episkopov / bishop / uskup / penilik jemaat Gereja Roma, penerus langsung dari rasul Petrus.
"Through countryside and city [the apostles] preached, and they appointed their earliest converts, testing them by the Spirit, to be the bishops and deacons of future believers. Nor was this a novelty, for bishops and deacons had been written about a long time earlier. . . . Our apostles knew through our Lord Jesus Christ that there would be strife for the office of bishop. For this reason, therefore, having received perfect foreknowledge, they appointed those who have already been mentioned and afterwards added the further provision that, if they should die, other approved men should succeed to their ministry" (Letter to the Corinthians 42:4–5, 44:1–3 [A.D. 80]).
Kesimpulan:
Dari Alkitab dikisahkan dan dibuktikan bahwa jabatan rasul itu diwariskan / diteruskan, i.e. TIDAK berhenti pada ke12 rasul generasi pertama.
Rasul Paulus mengajarkan agar kedudukan episkopov / bishop / uskup / penilik jemaat itu utk diteruskan dan harus diisi dalam setiap Gereja.
Ajaran2 dan kesaksian2 bapa2 Gereja mengajarkan bahwa suksesi episkopov ini tidak lain dan tidak bukan adalah merupakan sukesi jabatan rasul.
Jadi jabatan rasul tetap ada sampai saat ini dan harus diteruskan agar Gereja dapat berdiri menjadi tiang penopang dan dasar kebenaran (1 Tim 3 : 1 - 7)
“He that came down is the same who also went up above all the heavens, that he might fill all things. And He gave some to be apostles; some, prophets;some, evangelists; some, pastors and teachers; with a view to the perfecting of the saints, for the work of the ministry, for the building up of the body of Christ;”According to these verses, we are compelled to change the previous diagram and present it as follows:
(http://imageshack.com/a/img819/7619/c6tv.jpg)
Jelas bahwa jabatan gerejawi apakah itu Rasul,Nabi,Penginjil,Gembala dan Guru adalah jabatan yang langsung diberikan oleh Allah sendiri,bukan ditentukan oleh Rasul.
Syalom
-
Lho.. kan memang tidak ada yang bilang bahwa heresy / bidaah = melanggar ayat2 Alkitab.
Definisi heresy / bidaah dalam Gereja Katolik:
CoCC #2089
Heresy is the obstinate post-baptismal denial of some truth which must be believed with divine and catholic faith, or it is likewise an obstinate doubt concerning the same
KGK #2089
Disebut bidah kalau menyangkal atau meragu-ragukan dengan tegas suatu kebenaran yang sebenarnya harus diimani dengan sikap iman ilahi dan katolik, sesudah penerimaan Sakramen Pembaptisan
Mengatakan "Bapa=Yesus=Roh Kudus" itu tidak melanggar ayat Alkitab manapun, tetapi merupakan bidaah bagi Gereja Katolik Roma, Gereja Orthodox, maupun protestantism main stream.
Komentar anda menimbulkan pertanyaan bagi saya yaitu :
- Anda mengukur bidah itu dari ajaran gereja anda
Sekarang apakah jaminannya ajaran gereja anda benar dan dapat dijadikan sebagai alat ukur kalau ternyata misalnya bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh Kitab Suci ?
Syalom
-
Komentar anda menimbulkan pertanyaan bagi saya yaitu :
- Anda mengukur bidah itu dari ajaran gereja anda
Sekarang apakah jaminannya ajaran gereja anda benar dan dapat dijadikan sebagai alat ukur kalau ternyata misalnya bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh Kitab Suci ?
Kalau yang sejak awal hadir, yang menyusun Alkitab, justru ente ragukan, mengapa ente percaya pada yang baru muncul beberapa puluh tahun, tong? Koq lgikanya gak dipake ya
Parraggh nih
-
Sangat nyambung karena jelas jelas disebutkan didalam ayat Efesus 2:19,20 bahwa dasar dari jemaat Allah adalah para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru,makanya Alkitablah dasar gereja yaitu hasil penulisan para Nabi dan Rasul.
Alkitab sebagai dasar Gereja ayatnya mana ya?
Yang ada ini:
1 Tim 3:15 Gereja dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.
Dasar itu berarti landasan atau fondasi dimana sesuatu berdiri secara kokoh diatasnya,dan landasan yang paling kokoh bagi gereja hanyalah Alkitab karena Kitab Suci adalah Firman Allah yang merupakan kebenaran itu.
Gereja Katolik menuliskan, menyusun dan mengkanonkan Alkitab :D
Institusi gereja maupun segala macam pimpinannya yang hanya manusia terbatas itu rentan akan dosa menambahi segala macam ajaran dan tradisi palsu kedalam jemaat Tuhan.
Alkitab disusun oleh manusia dalam institusi tersebut :D
Yesus dan para Rasul sudah tidak ada lagi didunia makanya apa yang mereka ajarkanlah yang wajib diteruskan oleh gereja apostolik bukan mengkhianati apa yang sudah diajarkan mereka.
Benar, melalui Paus :D
Absolut berarti sempurna dan tidak ada salahnya serta merupakan otoritas tertinggi selain dirinya Allah sendiri sebab Kitab Suci diwahyukan dan diinpirasikan oleh Allah Roh Kudus sendiri.
Melalui Gereja Katolik :D
Sekarang Allah berbicara kepada umatnya melalui Kitab Suci bukan melalui segala macam penampakan roh roh gentayangan yang tidak jelas otoritas dan kebenarannya serta tradisi tradisi ajaran manusia yang Anti-Alkitab.
Melalui Gereja Katolik :D
Demikian juga tradisi buatan manusia macam apapun kalau bertentangan dengan Kitab Suci wajib dibuang kekeranjang sampah karena sangat berbahaya bagi iman orang percaya.
Benar, yang paling tepat adalah Tradisi Suci Gereja Katolik :D
Berarti anda memang tidak menemukan satupun dasar atau fondasi yang kuat dari ajaran gereja anda sendiri tersebut.
Itulah contoh dimana gereja yang mengaku sebagai suksesi apostolik tetapi ternyata isinya Anti Apostolik.
Gereja Apostolik yang membuat Alkitab :D
Baca lagi dong apa yang dikatakan Alkitab Firman Tuhan :
2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran
Tidak ada disebutkan perlunya apa yang tidak tertulis diayat tsb karena Tuhan sendiri memperingatkan sbb :
1 Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
Lagi pula apa yang menurut anda tidak tertulis itu umumnya hanyalah ajaran isapan jempol belaka serta tidak ada dasar Kitab Suci yang mendukungnya selain hanya ambisi gereja untuk mengilahikan manusia belaka.
Saya memang sadar pola pikir anda yang sudah karatan itu karena anda yang hidup diabad 21 inipun tidak pernah menggunakan Alkitab sebagai alat uji walau Kitab Suci sudah sempurna dan self sufficient.
Jadi janganlah hipokrkit mengalihkan soal “tindakan menguji” itu dengan berbagai macam alasan sehingga anda yang sekarang hidup diabad ini masih mencari cari alasan Alkitab tidak lengkap sehingga harus ditambah dengan semua tradisi isapan jempol ajaran manusia belaka.
Tindakan menguji segala sesuatu itu jelas adalah perintah Tuhan yang tidak mungkin anda abaikan kalau masih mengaku gereja kristen :
Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Mungkin komentar bro Soli benar bahwa anda tidak punya kalender dirumah sehingga lupa sekarang tahun berapa.
2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada tradisi-tradisi yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
;D ;D ;D
-
1. Makna Suksesi Apostolik adalah kesinambungan ajaran para Apostolik sampai sekarang
2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada tradisi-tradisi yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
2. Ajaran apostolik itu adalah sebagai alat uji bagi segala macam ajaran gereja
2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada tradisi-tradisi yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
3. Contohnya adalah apa yang sudah dilakukan oleh gereja perdana yang di Berea tsb
2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada tradisi-tradisi yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
4. Kalau ajaran gereja tidak sesuai dengan ajaran apostolik maka klaim sbg suksesi apostolik itu hanyalah omong kosong doang.
2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada tradisi-tradisi yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
Sejarah dunia ditulis oleh para penulis sejarah yang tidak mungkin terlepas dari worldview atau wawasan hidup yang sudah terbentuk didalam pikirannya secara subjektif.
Alkitab ditulis, disusun dan dikanonkan oleh Gereja Katolik
Worldview adalah ibarat kacamata yang dipakai seseorang untuk melihat sesuatu,.....dia adalah jendela jiwanya yang bersifat subjektif menguasai pemahamannya dan pandangannya akan suatu realitas,oleh karena itu masih harus diuji oleh kebenaran yang obyektif dan absolut.
Sejarah tidak mungkin terlepas dari subjektivitas manusia !
Sejarah dunia bukanlah wahyu makanya siapapun penulis sejarah kalau bertentangan dengan apa yang sudah disejarahkan didalam wahyu Allah yang tertulis pastilah bidah.
Makanya Gereja Katolik yang terbaik :D
Setahu saya jabatan Rasul hanya mereka yang dipilih dan diangkat langsung sebagai Rasul oleh Tuhan sendiri yaitu ke-12 Rasul tersebut.
Matias, Timotius dll?
Kata "Rasul", dalam bahasa Yunani adalah αποστολος – apostolos, berarti "utusan, delegasi/ duta, seseorang yang diutus dengan perintah-perintah khusus", dan istilah ini khususnya diterapkan kepada dua belas murid Yesus Kristus. Sehubungan dengan kata "utus" diatas, kita mengenal ada kata "Rasul" yang adalah kata serapan dari bahasa Arab yang bermakna "utusan".
Penggantian Matias masih debatable apakah itu memang kehendak Allah sebab cara pemilihannya pakai undian (cara PL) bukan perintah Roh Kudus seperti biasanya didalam Kisah Para Rasul.
Demikian juga menganggap pengangkatan Matias sebagai pengganti Yudas yg sudah meninggal adalah kejadian insidentil bukan aturan baku dan umum yang harus dilakukan karena kematian para Rasul tidak berbarengan satu sama lain mengapa tidak pernah ada penggantian selanjutnya dari mereka yang sudah meninggal duluan ???
Karena kamu tidak tahu, hanya modal Alkitab ngerti apa? ;D
2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada tradisi-tradisi yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.
Alkitab jelas secara explisit menyatakan siapa ke-12 Rasul termasuk Paulus yang juga bersaksi bagi dirinya sendiri.
II Timotius 1:1,7,11 Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru.
Lho katamu hanya 12 Rasul ;D
Seperti kata anda sendiri bahwa saya memang belum menemukan ada pernyataan explisit maupun implisit didalam Alkitab yang menyebut Matius,Yakobus dll mempunyai predikat Rasul kecuali istilah murid ?
Wahyu 21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
Kitab Wahyu ini yaitu kitab terakhir tetap mengaku hanya ke-12 itulah yang dimaksud sebagai Rasul.
Perlu anda ingat bahwa jumlah 12 itu tentu berkaitan erat dengan ke-12 suku bangsa Israel.
Wahyu 22:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Ayat diatas juga jelas mengatakan bahwa memang banyak orang yang mengaku dirinya Rasul tetapi hanyalah rasul yang palsu.
Jelas bahwa jabatan gerejawi apakah itu Rasul,Nabi,Penginjil,Gembala dan Guru adalah jabatan yang langsung diberikan oleh Allah sendiri,bukan ditentukan oleh Rasul.
Matias? Timotius? Titus?
;D ;D ;D
Mudah mudahan akal sehat anda bisa bekerja dengan baik sehingga memahami kaitannya semua point diatas ;D ;D ;D
-
Mudah mudahan akal sehat anda bisa bekerja dengan baik sehingga memahami kaitannya semua point diatas ;D ;D ;D
Amen
-
Sejarah dunia ditulis oleh para penulis sejarah yang tidak mungkin terlepas dari worldview atau wawasan hidup yang sudah terbentuk didalam pikirannya secara subjektif.
Worldview adalah ibarat kacamata yang dipakai seseorang untuk melihat sesuatu,.....dia adalah jendela jiwanya yang bersifat subjektif menguasai pemahamannya dan pandangannya akan suatu realitas,oleh karena itu masih harus diuji oleh kebenaran yang obyektif dan absolut.
Sejarah tidak mungkin terlepas dari subjektivitas manusia !
Sejarah dunia bukanlah wahyu makanya siapapun penulis sejarah kalau bertentangan dengan apa yang sudah disejarahkan didalam wahyu Allah yang tertulis pastilah bidah.
Sejarah yg bertentangan dalam Alkitab = bidaah???
Okay, aku ikuti logika Anda, di mana pertentangan sejarah yg mengatakan bahwa Petrus pernah berada di Roma, mendirikan Gereja di Roma, dan wafat sebagai martir di Roma?
IMHO, sejarah bahwa Petrus mendirikan Gereja di Roma itu tidak bertentangan sama sekali dengan Alkitab, melainkan hanya sekedar tidak dicatat dalam Alkitab, karena seperti yg sudah ditulis dalam Yoh 21 : 25, jika hal2 yg dperbuat Yesus saja tidak semuanya dicatat dalam Alkitab, tidak perlu pula semua tindakan masing2 rasul dicatat dalam Alkitab, termasuk kisah Petrus.
Lalu… Apakah sejarah yg tidak tertulis di Alkitab = bertentangan dengan Alkitab?
Setahu saya jabatan Rasul hanya mereka yang dipilih dan diangkat langsung sebagai Rasul oleh Tuhan sendiri yaitu ke-12 Rasul tersebut.
Wait a minute!!!
Kita mau mendiskusikan suksesi apostolic MENURUT SEPENGETAHUAN OSAS, atau mau didiskusikan secara objektif dengan referensi2??
Kalo referensi2 sejarah, referensi2 study para ahli, dsb mau dikesampingkan hanya karena tidak sesuai dengan “SETAHU OSAS”, IMO tidak ada gunanya lagi meneruskan diskusi ini.
Kesimpulan sudah jelas, selama tidak sesuai dengan yang Anda tahu, maka selamanya diskusi ini tidak akan selesai.
Kata "Rasul", dalam bahasa Yunani adalah αποστολος – apostolos, berarti "utusan, delegasi/ duta, seseorang yang diutus dengan perintah-perintah khusus", dan istilah ini khususnya diterapkan kepada dua belas murid Yesus Kristus. Sehubungan dengan kata "utus" diatas, kita mengenal ada kata "Rasul" yang adalah kata serapan dari bahasa Arab yang bermakna "utusan".
Wah… kalo mau study Lexicon Yunani, jangan disunat dong definisi kata “apostolov”
Definisi kata “apostolov”:
1) a delegate, messenger, one sent forth with orders
1a) specifically applied to the twelve apostles of Christ
1b) in a broader sense applied to other eminent Christian teachers
1b1) of Barnabas
1b2) of Timothy and Silvanus
Lexicon Yunani bahkan mengkonfirmasi bahwa Barnabas, Timotius, dan Silvanus juga menyandang gelar rasul. Jadi tidak menutup kemungkinan dan tidak bertentangan sama sekali jika ada pemegang jabatan rasul selain 12 rasul pertama + Paulus.
Penggantian Matias masih debatable apakah itu memang kehendak Allah sebab cara pemilihannya pakai undian (cara PL) bukan perintah Roh Kudus seperti biasanya didalam Kisah Para Rasul.
Wah.. kalau yg tertulis secara explicit dalam Alkitab saja masih diperdebatkan, tidak heran jika sejarah pun Anda sangkal habis2an… :grining:
Kis 1 : 21 Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami,
Kis 1 : 26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.
Katanya Alkitab itu Wahyu Tuhan? Jelas2 Alkitab mencatat bahwa bilangan para rasul harus ditambah untuk mengisi posisi Yudas, dan Matias pun secara jelas ditulis dimasukkan dalam bilangan para rasul.
Lha kok Anda berani2nya mengatakan masih diperdebatkan apakah Matias itu rasul?? :grining: :grining:
Demikian juga menganggap pengangkatan Matias sebagai pengganti Yudas yg sudah meninggal adalah kejadian insidentil bukan aturan baku dan umum yang harus dilakukan karena kematian para Rasul tidak berbarengan satu sama lain mengapa tidak pernah ada penggantian selanjutnya dari mereka yang sudah meninggal duluan ???
Silakan disebutkan ayat yg mengatakan bahwa pengangkatan Matias adalah kejadian insidentil dan bukan aturan baku dan umum!!
Tidak ada bukan?? Jadi jangan mengasumsikan bahwa aturan baku dan umum adalah tidak mengangkat penerus rasul.
Tidak pernah ada penggantian selanjutnya dari mereka yg sudah meninggal duluan??
Lha Anda kira Matius dan Yakobus penulis Surat Yakobus, juga Barnabas, Timotius, dan Silvanus itu diangkat menjadi pemegang jabatan rasul itu kapan? Setelah 12 rasul pertama meninggal semua??
Atau Anda mau menyangkal bahwa Matius, Yakobus adelphos, Barnabas, Timotius dan Silvanus itu bukan rasul karena tidak tertulis di Alkitab bahwa mereka rasul? Aku minta pembuktian sebaliknya, buktikan bahwa Alkitab mengatakan bahwa mereka itu bukan rasul!!
Ingat, logika yg sama juga berlaku pada fakta bahwa Yusuf suami Maria telah meninggal ketika Yesus memulai karyaNya. Tapi tidak pernah tertulis di Alkitab bahwa Yusuf telah meninggal, dan hal ini hanya dapat diketemukan dalam catatan sejarah. Kalo Anda mau menggunakan logika di atas utk menyangkal bahwa mereka yg aku sebut di atas itu bukan rasul, maka dengan logika yg sama Anda harus menolak bahwa Yusuf telah meninggal ketika Yesus mulai mengajar. Silakan konsisten dengan logika yg Anda pakai!!
-
Alkitab jelas secara explisit menyatakan siapa ke-12 Rasul termasuk Paulus yang juga bersaksi bagi dirinya sendiri.
II Timotius 1:1,7,11 Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru.
Seperti kata anda sendiri bahwa saya memang belum menemukan ada pernyataan explisit maupun implisit didalam Alkitab yang menyebut Matius,Yakobus dll mempunyai predikat Rasul kecuali istilah murid ?
Wahyu 21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.
Kitab Wahyu ini yaitu kitab terakhir tetap mengaku hanya ke-12 itulah yang dimaksud sebagai Rasul.
Perlu anda ingat bahwa jumlah 12 itu tentu berkaitan erat dengan ke-12 suku bangsa Israel.
Tidak ada yg memungkiri bahwa nama ke-12 rasul pertama lah yg tertulis di tembok kota Yerusalem surgawi.
Para penerus rasul pun tidak pernah mengandalkan nama mereka sendiri, karena memang mereka hanya meneruskan suksesi amanat agung dari Yesus kepada ke-12 rasul. Makanya, dalam suksesi Gereja - Gereja Apostolik seperti Gereja Roma, Gereja Yerusalem, Gereja Alexandria, dll, mereka (para uskup pemangku jabatan rasul) menyandarkan diri pada akar suksesi dari rasul generasi pertama, contoh: uskup Roma berasal dari Petrus, Uskup Alexandria dari Markus, dsb.
Wahyu 22:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Mari kita gunakan logika!!
Ada barang palsu, berarti ada barang asli. Kalo di kitab Wahyu dituliskan bahwa di akhir jaman ditemukan rasul2 palsu, maka logikanya ada rasul2 asli.
Kalo Anda mau melawan logika ini, silakan dibagikan ayat yg menyatakan bahwa tidak ada jabatan rasul setelah ke12 rasul pertama + Paulus mangkat.
“He that came down is the same who also went up above all the heavens, that he might fill all things. And He gave some to be apostles; some, prophets;some, evangelists; some, pastors and teachers; with a view to the perfecting of the saints, for the work of the ministry, for the building up of the body of Christ;”According to these verses, we are compelled to change the previous diagram and present it as follows:
(http://imageshack.com/a/img819/7619/c6tv.jpg)
Jelas bahwa jabatan gerejawi apakah itu Rasul,Nabi,Penginjil,Gembala dan Guru adalah jabatan yang langsung diberikan oleh Allah sendiri,bukan ditentukan oleh Rasul.
Ayat dan argument Anda tidak relevant sama sekali.
Yesus yg turun dari surga dan telah naik ke surga, memberikan jabatan rasul, nabi, dan pengajar. Tidak dituliskan sama sekali mekanisme pemberiannya, bahwa Yesus harus turun dan bertatap muka langsung dalam memberikan kuasa2 tersebut. Tidak dituliskan pula bahwa hanya pada ke12 rasul lah kuasa rasuliah itu diberikan.
Jangan melompat pada kesimpulan bahwa dari ayat tersebut, tidak ada lagi jabatan rasul / nabi / guru, karena ini berarti Anda menyimpulkan bahwa setelah Yesus ke surga maka Yesus tidak dapat berbuat apa2 lagi di dunia ini. Kalo Anda mau konsisten dengan logika ini, maka Anda juga harus menolak segala jabatan Pendeta dan pengajar di gereja Anda, karena toh Yesus tidak pernah memberikan secara langsung jabatan itu kepada mereka.. :grining:
-
Komentar anda menimbulkan pertanyaan bagi saya yaitu :
- Anda mengukur bidah itu dari ajaran gereja anda
Lho... pengukuran bidaah itu ya selalu oleh Gereja, melalui Gereja, dan subjek dari bidaah itu adalah jemaat Gereja tersebut yg telah melawan ajaran yang telah diwahyukan itu.
Ambil contoh gampangnya aja, mosok umat kristen mau mengutuk bidaah ajaran2 non-kristen, atau malah mengacu pada ajaran2 non kristen utk mengutuk bidaah ajaran kristen? Logika yg aneh, IMO... :grining:
Gereja Katolik kalau mau mengutuk bidaah, ya ukurannya ya dari ajaran2 Gereja Katolik yg dilawan para pelaku bidaah lah... :grining:
Sekarang apakah jaminannya ajaran gereja anda benar dan dapat dijadikan sebagai alat ukur kalau ternyata misalnya bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh Kitab Suci ?
Landasannya adalah sabda dan janji Kristus sendiri, di antaranya: Mat 16 : 18-19, Mat 18:18, 1 Tim 3 : 15. :)
-
Landasannya adalah sabda dan janji Kristus sendiri, di antaranya: Mat 16 : 18-19, Mat 18:18, 1 Tim 3 : 15. :)
Penyertaan yang tak pernah putus s/d saat ini ya Bro :)
-
Ini diskusi utk kali lain saja, nanti mlebar kmana-mana.
Yg akan saya jawab dlm ksempatan ini adalah: Dasar kebenaran hanya Alkitab.
Smua wahyu (nubuat, plihatan, karunia roh) harus diuji dg Alkitab, tidak boleh btentangan dg Alkitab, tidak menjadi doktrin yg dsandingkan dg Alkitab, dan tidak akan menambahi Alkitab.
Semua wahyu (nubuat, plihatan dan karunia roh) hanya menyatakan tuntutan Tuhan yg bsifat 'situasional', bukan yg bsifat pngajaran mutlak dan tidak bisa dijadikan pengajaran mutlak.
-----
Saya mmahami ada yg mngaku diri 'nabi' kmudian mngajar yg aneh-aneh, misalnya:
- Ada yg mdapat 'wahyu' bhw Yesus Kristus baru mlakukan tugas mam-besar pd tahun 1844
- Ada yg mdapat 'plihatan' bhw penginjilan orang mati dapat dilakukan
- Ada yg mdapat 'plihatan' kdatangan malaikat yg mjelaskan bhw Bapa sorgawi berpoligami
Itu semua mnyesatkan.
Kbenaran Alkitab sudah mutlak adanya, pwahyuan hanya bsifat situasional.
Misalnya,
- Sso mdapat plihatan akan tjadi banjir besar
- Sso mdapat plihatan roh jahat yg mnyebabkan sakit penyakit
- Sso mdapat wahyu bhw dlm waktu dekat akan tjadi pgumulan besar pd suatu Gereja
Jadi semua situasional.
Anda kelihatannya enggan menjawab 3 pertanyaan saya tsb tetapi oke-lah saya tidak mendesak.
Smoga dg tulisan ini bisa mluruskan ksalah-pahaman thd aliran karismatik bhw definisi 'wahyu' versi karismatik itu hanya bsifat situasional, yg mutlak hanya Alkitab.
Mengenai ajaran Karismatik memang bukan disini topiknya tetapi kalau anda berniat membahasnya ditopik khusus akan saya berikan sumbangan pemikiran.
Nasihat yang penting menurut saya adalah hati hatilah dengan semangat jaman karena sudah banyak peringatan didalam Alkitab akan bahaya ajaran ajaran extrabiblical diakhir jaman.
Prinsip kebenaran Allah tetap berlaku kekal didalam situasional yang bagaimanapun.
I Timotius 4:16 Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.
Jika ada Pendeta, gembala, pmimpin, atau yg mnyebut diri rasul atau nabi mngajarkan 'wahyu' yg tidak sesuai Alkitab, maka dia sesat dan mnyesatkan.
Setuju ,tetapi siapapun dia yang mengajarkan ajaran yang walaupun sesuai dengan Alkitab tidak dapat dianggap mempunyai jabatan gerejawi sebagai Nabi dan Rasul yang merupakan jabatan khusus untuk menerima wahyu dan inspirasi dari Tuhan.
-
O iya. Ada ketertukaran, ya? Betul, Husada itu agak pikun. Hehhee... namun, bukan tanpa penyebab. Bagi Husada, mencermati berbagai posting solideogloria dan OSAS yang begitu banyak kesamaan, maka di benak Husada, kalian sering tertukar. OSAS saya anggap solideogloria, demikian sebaliknya. Khusus yang ketertukaran kali ini, sedikit banyak dipengaruhi oleh:
Posting Husada untuk OSAS: 2. Apakah ajaran apostolik yang OSAS maksudkan itu hanya yang tertulis?" diquote oleh solideogloria dan direply. Nah, karena OSAS dan solideogloria sering tertukar di benak Husada, ditambah dengan posting untuk OSAS direply oleh solideogloria, yaahhh... gitu deh. Hehhee
Kalau anda pakai akal sehat dan tidak dipenuhi oleh purbasangka yang kebablasan itu maka mengutip komentar orang lain dan memberikan argumentasinya sendiri adalah jamak didalam forum ini,seperti yang anda lakukan sendiri terhadap komentar orang lain yg tidak langsung ditujukan kepada anda.
Jadi janganlah meludah dan jatuh kemuka sendiri bro.
Quote
Tergantung apa pemahaman anda mengenai suksesi itu,apakah pengajaran para Rasul atau jabatan/kuasa/otoritas gerejawinya !
Kelihatannya, arti dari kata suksesi bisa dicari di kamus.
Dari http://artikata.com/arti-352318-suksesi.html, definisi 'suksesi' Husada salin
noun
1. penggantian (terutama di lingkungan pimpinan tertinggi negara) krn pewarisan;
source: kbbi3
2. proses pergantian kepemimpinan sesuai dng peraturan perundang-undangan yg berlaku
Dengan demikian, saya kira, dikatakannya suksesi Gereja Protestan, yang dimaksud ialah pergantian kepemimpinan di Gereja Protestan. Sependapatkah solideogloria?
Kalau berbicara suksesi kerasulan sudah pastilah hanya ajarannya yang disuksesikan karena jabatan Rasul sudah tidak ada lagi kecuali mereka yang haus dan gila kekuasaan sehingga mengangkat diri sendiri menjadi setara Rasul yang mengakibatkan perpecahan gereja seperti terjadi digereja Barat oleh Uskup Roma diabad 6.
Quote
Kalau anda menganggap kuasa/otoritas para Rasul diwarisi sehingga pemimpin gereja anda berhak mengampuni dosa dan menambahi segala ajaran Tuhan yang dianggap setara dengan wahyu dan infallible karena “duduk dikursi” maka sudah pasti ini hanyalah penghujatan belaka.
Sebelum sampai kepada kesimpulan solideogloria, sudahkah solideogloria terima arti kata suksesi seperti yang di KBBI itu? Kalau 'sudah', bagaimana solideoglori mengkaitkannya kepada kesimpulan yang solideogloria tarik itu? Kalau 'belum', lantas, bagaimana pengertian kata suksesi yang solideogloria maksud?
Diatas sudah saya jelaskan apa maksudnya suksesi apostolik tsb.
Karena akar pemahaman GRK mengenai status kerasulan Petrus sudah keliru maka semua makna suksesi apostolik sudah tercemar dan menyimpang jauh dari apa yang sebenarnya harus dipahami oleh gereja.
Jabatan Rasul sudah tidak ada lagi makanya janganlah menjadikan manusia biasa menjadi Rasul Palsu sebagaimana kata kitab Wahyu :
Wahyu 22:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Quote
Yang diteruskan itu hanyalah pengajaran rasulinya bukan jabatan rasulinya agar gereja bisa seenaknya menambah nambah Kitab Suci dengan segala macam ajaran yang menyimpang.
Melebar lagi, Sol. Apa yang solideogloria maksudkan dengan pengajaran rasulinya? Apakah menurut solideogloria, rasul mempunyai pengajaran tersendiri, berbeda dari apa yang diajarkan oleh Yesus Kristus? Menurut pemahaman Husada, yang dimaksud dengan pengajaran rasuliah atau pengajaran apostolik, ialah pengajaran yang diteruskan oleh para rasul. Dasarnya ialah mandat dari Yesus Kristus yang bilang: "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu," di Mat 28:20. Jadi, ajaran rasuliah atau ajaran apostolik bukan ajaran dari rasul atau apostel, melainkan ajaran Tuhan Yesus Kristus yang diteruskan oleh rasul atau apostel. Berterima di pemahaman solideogloria?
Siapa yang bilang ajaran Rasuliah berasal dari dirinya sendiri ?
Tuhan Yesus saja menyampaikan apa yang didengar-Nya dari Allah Bapa :
Yohanes 8:26
Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."
Jadi :
1. Yesus mendengar apa yang dikatakan Allah Bapa
2. Yesus menyampaikannya kepada para Rasul
3. Para Rasul menyampaikannya kepada gereja perdana
4. Dan akhirnya gereja sekarang menyampaikahn lagi apa yang dikatakan para Rasul kepada jemaatnya.
Jelas suksesinya dan apa yang disuksesikan bukan ?
Quote
Kalau menganggap jabatan, kuasa dan otoritas Rasuli yang diwariskan, tidak heran ada begitu banyak penghujatan yang dilakukan oleh gereja :
1. Peran keselamatan,penebusan dan keperantaraan Yesus sudah diwakilkan Maria
2. Peran Tuhan yang sempurna tidak bersalah sudah digantikan Paus yang infallible
3. Peran Roh Kudus didalam menafsirkan dan mengajarkan Firman Tuhan sudah diganti oleh Magisterium.
4. Peran Alkitab sebagai dasar gereja sudah dihantikan tradisi rekayasa gereja
1. Saya simpulkan, solideogloria menyatakan suatu pemahaman yang tidak solideogloria pahami dengan tepat, alias hanya dengan pemahaman sendiri atau bersumber dari pengajar yang tidak apostolik;
Boleh dijelaskan dimana kesalahan saya,mengapa salah dan apa yang benar serta mengapa itu benar menurut anda bro ?
Semua argumentasi saya pasti berdasarkan apa yang diajarkan para Rasul karena hanya gereja Protestan yang setia memegang teguh ajaran para Rasul (suksesi apostolik).
Mengatakan gereja adalah suksesi apostolik tentunya setia kepada apa yang diajarkan oleh apostolik bukan hanya lips service belaka tapi isinya anti-apostolik.
2. Peran Paus sungguh sangat dominan, karena Paus adalah pewaris dari amanat Yesus Kristus yang berkata"Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga".
Inilah yang saya maksud ajaran yang sama sekali tidak ada dasar kebenaran alkitabiahnya karena :
1. Kunci itu diberikan kepada Rasul Petrus sedangkan Paus sama sekali bukan rasul melainkan jabatan yang dipertanyakan karena tidak pernah ada jabatan gerejawi demikian didalam Alkitab.
2. Petrus sudah melaksanakan funsgi kunci itu yaitu membuka penginjilan kepada bangsa lain (Kornelius dll) dan akhirnya diteruskan oleh Rasul Paulus karena Petrus memang dikhususkan hanya bagi bangsa Yahudi saja.
3. Petrus tidak pernah menjadi Paus di Roma dan tidak pernah mengangkat siapapun menjadi Paus menggantikannya yang memang bukan penyandang jabatan yang asing tsb.
4. Kuasa mengikat didunia itu hanya khusus ada pada jabatan Rasuli bukan jabatan yang tidak pernah diajarkan didalam Alkitab.
5. Petrus saja yang Rasul itu sering keliru dan ditegur oleh Yesus dan Paulus,mengapa pula Paus yg hanya manusia biasa bisa infallible ?
6. Petrus saja yang Rasul itu punyai istri mengapa pula Paus harus selibat ?
Seperti yg sudah sering saya kemukakan maka pemahaman yang kebablasan mengenai status Petrus inilah yang menjadi biang kerok dari semua penyimpangan dari makna suksesi apostolik tsb.
Kalau menurut pengamatan saya yang disuksesikan oleh gereja anda adalah kecerobohan Petrus didalam memahami apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus.
Bersambung
-
Sambungan
3. Magisterium ialah kewenangan mengajar yang diberikan oleh Yesus Kristus kepada para murid perdana. Karena pengajaran itu disertai oleh Yesus Kristus sampai kepada akhir zaman, maka otoritas ato kewenangan mengajar (Magisterium) itu tidak terhenti hanya sampai umur murid perdana saja, melainkan disertai sampai kepada akhir zaman.
Kalau disertai oleh Yesus tidak mungkin lahir segala macam ajaran dusta yang sudah mengkhianati ajaran Yesus sendiri.
Alkitab mengatakan hanya Roh Kudus lah penafsir dan pengajar yang sempurna bagi orang percaya bukan manusia yang ambisius dan gila kuasa.
Yohanes 14:26
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
1 Yohanes 2:27
Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
Jadi bersandar kepada manusia hanya kutukan Allah saja yang akan diperolehnya karena manusia rawan akan dosa penghujatan.
Galatia 1:8
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
4. Alkitab yang ada dan digunakan sekarang adalah hasil dari Tradisi Gereja, dimana para penerima penerangan Roh Kudus membuat catatan, kemudian catatan itu diuji di masa kanonisasi, dan diperolehlah Alkitab seperti yang digunakan sekarang ini. Jadi, pengadaan Alkitab itu bukan ujug-ujug atau dijatuhkan dari langit, atau dikirimkan dari surga melalui kurir. Alkitab itu terbit dari hasil Tradisi Gereja, Tradisi Suci. Bukan seperti yang solideogloria sinyalir, hasil rekayasa.
Alkitab sekarang adalah hasil pekerjaan Roh Kudus yang mempimpin gereja didalam mengumpulkan semua tulisan Nabi dan Rasul,menyeleksinya dan memilih yang orisinil dan menentukan mana yang benar.
Sebelum ada gerejapun kitab kitab PL sudah lengkap dikanonisasi.
Gereja tidak menulis wahyu melainkan hanya Nabi dan Rasul saja.
Quote
Padahal Alkitab jelas jelas menyatakan bahwa hanya ada 2 kebenaran yang mutlak yaitu dirinya Allah dan Firman-Nya :
Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Yohanes 15:26
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
Yohanes 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
2 Samuel 7:28
Oleh sebab itu, ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
Jadi jelas sekali GRK sudah meminggirkan peran Allah dan Kitab Suci dan menggantikannya dengan peran manusia (Maria,Paus,Magisterium) dan ajaran manusianya (tradisi gereja) dengan dalih suksesi apostolik padahal isinya sudah menjungkirbalikkan kebenaran ajaran apostolik itu sendiri.
Cermati lagi, Sol. Firman Allah itu ialah Tuhan Yesus Kristus. Alkitab bukanlah Tuhan Yesus Kristus. Alkitab ialah Firman Tuhan yang tertulis.
Jadi:
Kebenaran adalah Firman Tuhan ---> benar;
Kebenaran adalah Yesus Kristus ---> benar;
Kebenaran adalah hanya Alkitab ---> kurang, sebab Alkitab adalah Firman Tuhan yang tertulis. Firman Tuhan yang tidak tertulis juga adalah kebenaran.
Yang tidak tertulis itu yang mana bro ?
Bisa berikan mana ajaran yang tidak tertulis itu sepanjang sejarah gereja anda yang ribuan tahun itu dan apa dasar kebenarannya ?
Silahkan berikan dong contohnya apa apa saja menurut anda yang tidak tertulis dan anda anggap benar itu maka saya juga akan mempertanyakan banyak sekali yang tidak tertulis dari ajaran gereja anda.
Quote
Roma 10:3
Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.
Jadi lengkap sudah peran Allah dan Kitab Suci sudah dipinggirkan didalam kehidupan rohani jemaatnya dan peran manusia yang lebih sangat ditonjolkan.
Roma 1:25
Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.
Justru pihak yang menyatakan bahwa kebenaran Alkitab sudah cukup adalah pihak yang membangun atau mendirikan kebenaran sendiri, sebab Alkitab yaitu Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu, nyata-nyata memberitahukan bahwa Alkitab tidak dapat memuat semua yang diperbuat oleh Yesus Kristus. Cermati lagi, Sol.
Pertanyaan saya apakah hal hal lain yang anda maksudkan itu semua tradisi rekayasa gereja anda yang berjalan terus selama ribuan tahun itu ?
Apakah anda boleh seenak perut menambahkan hal hal lain yang ternyata bertentangan dengan apa yang sudah tertulis didalam Alkitab ?
-
Damai bagimu, Sol.Kalau memang nyambung, silahkan lanjutkan dengan mengemukakan pengertian suksesi yang solideogloria pahami. Judul bahasan adalah suksesi Gereja Protestan, bagaimana solideogloria menjelaskan suksesi Gereja Protestan itu?
Baca lagi postingan saya sebelumnya karena anda mbulet terus diskusinya.
Quote
Janganlah merubah apa yang dikatakan Alkitab :
Eph. 2:20 : "...You are built upon the foundation of the apostles and prophets AND THEIR SUCCESSORS with Christ himself as the chief corner stone."
2 Petrus 1:19 - 21 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus orang-orang berbicara atas nama Allah.
Perhatikan ayat diatas bahwa Petrus sangat menghargai Kitab Suci yang ditulis para Nabi (PL) :
1. Meneguhkan iman Petrus
2. Bahwa semua wahyu yg tertulis itu adalah dorongan Roh Kudus sendiri.
Apa hubungannya dengan suksesi Gereja Protestan?
Jelas sekali bahwa suksesi apostolik yang dipegang oleh gereja Protestan adalah apa yang sudah tertulis jelas didalam Alkitab hasil penulisan oleh Nabi dan Rasul bukan apa yang sudah dikarang karang hasil rekayasa gereja yang anti-rasuliah.
Quote
Jadi janganlah anda menganggap rendah kitab kitab PL seolah olah tidak berguna,karena itu produk dari Tuhan sendiri,apalagi anda sekarang hidup diabad 21 dimana PL dan PB sudah lengkap tertulis,makanya jangan sok hidup dijaman gereja awal.
Kelihatannya tidak ada pihak yang merendahkan PL. Menempatkan pada tempatnya, betul. Bahwa PL itu seluruhnya bercerita tentang kedatangan Mesias, yang digenapi di PB. Begitu, kan? Atau, solideogloria hendak mengemukakan sumber pemahaman solideogloria sehingga menyimpulkan ada pihak yang merendahkan PL? Diajukan saja, mungkin bisa dibicarakan.
Tentunya anda merendahkan apa yang dikatakan didalam PL apabila anda selalu melanggar apa yang dilarang didalam PL yaitu :
Ulangan 4:2
Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.
Amsal 30:6
Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.
Jadi kalau larangan Tuhan anda terobos terus jelas sekali apa yang akan menanti anda kelak karena Firman Tuhan itu akan menjadi hakim anda kelak.
Quote
2 Tim. 3:15 - 17 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.
Apa hubungan ini dengan suksesi Gereja Protestan?
Seperti sudah berulangkali saya jelaskan tetapi akal sehat anda masih tertutup nampaknya yaitu bahwa suksesi apostolik didalam Protestan adalah Back to Bible seperti apa yang dilakukan oleh gereja perdana di Berea tersebut.
Tidak mungkin gereja Protestan menerima warisan ajaran GRK karena ajarannya sama sekali berbeda total makanya gereja Protestan menganggap mereka adalah penerus gereja perdana yang taat kepada perintah Allah untuk menguji segala macam ajaran berdasarkan apa yang tertulis didalam Kitab Suci.
Kalau anda menganggap suksesi hanya berdasarkan siapa yang ada lebih dahulu maka berarti anda juga menerima bahwa GRK adalah suksesi dari Yudaisme yang pakai Hukum Taurat yang ribuan tahun sudah ada lebih dahulu dari GRK ?
Apakah demikian ?
-
Penyertaan yang tak pernah putus s/d saat ini ya Bro :)
Saya kira Calvinisme awal masih menerima hal ini, dalam beberapa hal. Misalnya tentang doktrin Trinitas, kekuatan konsili :
Tentang Trinitas :
Dalam hal ini kita menerima ketetapan-ketetapan Konsili-konsili lama, dan kita menjijikkan semua bidat dan ajaran sesat yang telah ditolak oleh Guru-guru suci, seperti Hilarius,[1] Athanasius,[2] Ambrosius,[3] dan Cyrillus.[4].
Tentang Konsili untuk menetapkan penafsiran (magisterium) :
3. Sinode-sinode dan konsili-konsili bertugas menyelesaikan perselisihan paham mengenai iman dan kasus-kasus yang menyangkut hati nurani, dengan cara yang pantas bagi para pelayan gereja, menetapkan peraturan-peraturan dan petunjuk- petunjuk bagi penertiban ibadah umum kepada Allah dan bagi pemerintah Gereja- Nya, menerima keluhan-keluhan bila seseorang menjalankan jabatannya dengan cara kurang baik dan untuk menyelesaikan keluhan itu. Kalau dekret-dekret dan keputusan-keputusan itu sesuai dengan Firman Allah, orang harus menerimanya dengan rasa hormat dan takluk, bukan hanya karena memang sesuai dengan Firman, tetapi juga karena wewenang badan yang mengeluarkannya, karena Allah telah menetapkan wewenang itu dalam Firman-Nya khusus untuk tujuan itu.[a]
a. Kis 15:15, 19, 24, 27-31; 16:4; Mat 18:17-20.
Disitu juga masih menggunakan Mat 18:18 sebagai dasarnya. Jadi sebenernya Calvinis juga mengakui wewenang itu turun-temurun.
Shalom
-
Kalau anda menganggap suksesi hanya berdasarkan siapa yang ada lebih dahulu maka berarti anda juga menerima bahwa GRK adalah suksesi dari Yudaisme yang pakai Hukum Taurat yang ribuan tahun sudah ada lebih dahulu dari GRK ?
Apakah demikian ?
Logika yang sangat patut dikasihani.
Katolik adalah Gereja Kristen pertama dan satu satunya, Kristen berarti pengikut Jesus, apakah Yudaisme pengikut Kristus? Coba diperbaiki logika diskusinya, ya.
-
Saya kira Calvinisme awal masih menerima hal ini, dalam beberapa hal. Misalnya tentang doktrin Trinitas, kekuatan konsili :
Tentang Trinitas :
Tentang Konsili untuk menetapkan penafsiran (magisterium) :
Disitu juga masih menggunakan Mat 18:18 sebagai dasarnya. Jadi sebenernya Calvinis juga mengakui wewenang itu turun-temurun.
Shalom
Bagaimana kalau aliran penentang sekarang ini justru menganggap bapa Calvinist itu cuma sekedar oknum, bro?
:whistle:
-
Bagaimana kalau aliran penentang sekarang ini justru menganggap bapa Calvinist itu cuma sekedar oknum, bro?
:whistle:
Kalau begitu, mungkin tidak perlu mengaku Calvinis lagi :D. Bisa pakai istilah Modified Calvinist. Fake Calvinist, Pseudo Calvinist, dll hehehe.
Atau bisa jadi karena sistem mereka tidak lagi memungkinkan mengadakan konsili jika terjadi perselisihan tafsir. Jadi disederhanakan sampai level Pendeta lokal saja.
Padahal menurut dokumen Calvinisme konsili sangat perlu diadakan dalam sistem gereja (versi mereka),
Bab XXXI. Sinode-sinode dan Konsili-konsili
1. Supaya pemerintahan dan pembinaan Gereja berlangsung dengan lebih baik harus ada sidang-sidang yang biasanya dinamakan Sinode atau Konsili.(1a)
a. Kis 15:2,4,6.
Dasarnya juga masih sama, seperti yang diimani GK, yakni mencontoh Kis 15.
Shalom :)
-
Kalau begitu, mungkin tidak perlu mengaku Calvinis lagi :D. Bisa pakai istilah Modified Calvinist. Fake Calvinist, Pseudo Calvinist, dll hehehe.
Atau bisa jadi karena sistem mereka tidak lagi memungkinkan mengadakan konsili jika terjadi perselisihan tafsir. Jadi disederhanakan sampai level Pendeta lokal saja.
Padahal menurut dokumen Calvinisme konsili sangat perlu diadakan dalam sistem gereja (versi mereka),
Bab XXXI. Sinode-sinode dan Konsili-konsili
Dasarnya juga masih sama, seperti yang diimani GK, yakni mencontoh Kis 15.
Shalom :)
OOT sedikit..
Kelihatannya Single Predestinasi dan Double Predestinasi harus diselesaikan dengan Konsili ya... :D
Tapi pertanyaannya mengapa tidak dilakukan....
:giggle:
-
OOT sedikit..
Kelihatannya Single Predestinasi dan Double Predestinasi harus diselesaikan dengan Konsili ya... :D
Tapi pertanyaannya mengapa tidak dilakukan....
Mungkin sudah dilakukan oleh sang Pendeta sendiri, toh masing masing sudah punya gereja besar sendiri, seperti yang di kemayoran itu lhoh.
:P
-
Mungkin sudah dilakukan oleh sang Pendeta sendiri, toh masing masing sudah punya gereja besar sendiri, seperti yang di kemayoran itu lhoh.
:P
Kalo itu namanya rapat internal, bukan konsili dong
:P
-
Anda kelihatannya enggan menjawab 3 pertanyaan saya tsb tetapi oke-lah saya tidak mendesak.
Thanks.
Mungkin di lain ksempatan saja.
Mengenai ajaran Karismatik memang bukan disini topiknya tetapi kalau anda berniat membahasnya ditopik khusus akan saya berikan sumbangan pemikiran.
Saya agak malas mbahasnya krn arahnya akan ksitu-situ juga dan hasilnya akan ksana-sana lagi.
Saya sudah bisa mnerima bhw ada pbedaan sudut pandang dlm mnafsirkan Alkitab antara golongan Protestan-Injili dan golongan Pentakosta-Karismatik.
Smua yg pernah diskusi dg saya akan tau bhw saya adalah sola-scriptura-ist. Bgitupun smua praktek dlm karismatik akan saya saring dg Alkitab juga.
Protestan dan Pentakosta pd dasarnya myakini fundamental doktrin yg sama. Yg mbedakan hanya bagian kecil dari seluruh kbenaran Alkitab yg mnyangkut karunia-karunia roh, dimana mreka yg telah mengecap bagian dalam karunia roh akan punya sudut pandang pnafsiran yg bbeda dari mreka yg belum mengecap karunia roh.
Namun toh karunia roh juga bukan syarat kselamatan. Maka itulah saya ngga tlalu antusias mdebatkannya.
Harap maklum.
Nasihat yang penting menurut saya adalah hati hatilah dengan semangat jaman karena sudah banyak peringatan didalam Alkitab akan bahaya ajaran ajaran extrabiblical diakhir jaman.
Ajaran extrabiblical pasti dihadapi oleh semua kalangan kristiani.
Saya mlihat bhw kalangan karismatik lebih banyak mhadapi ajaran intrabiblical yg ditafsirkan scara ekstrim.
Kl ajaran extrabiblical yang sudah melanggar doktrin fundamental gereja itu malah tidak ada hubungannya dg ajaran karunia-karunia roh.
Prinsip kebenaran Allah tetap berlaku kekal didalam situasional yang bagaimanapun.
Prinsip memang iya.
Ajaran Alkitab berlaku universal.
Tetapi Tuhan bisa juga brikan wahyu khusus utk mhadapi situasi ttentu yg juga brada dalam koridor prinsip itu.
Jadi tujuan saya mnulis ini hanya utk mbrikan pmahaman bhw definisi 'wahyu' dalam kalangan karismatik itu hanya situasional dan tidak bisa mlanggar prinsip sola-scriptura.
Setuju ,tetapi siapapun dia yang mengajarkan ajaran yang walaupun sesuai dengan Alkitab tidak dapat dianggap mempunyai jabatan gerejawi sebagai Nabi dan Rasul yang merupakan jabatan khusus untuk menerima wahyu dan inspirasi dari Tuhan.
Sbgmn tulisan saya sbelumnya, kita punya beda sudut pandang dlm mnafsirkan ayat ini.
Tp ya saya hargai pendapat teman-teman Protestan-Injili.
Saya pun jika belum diberikan anugerah utk mengecap karunia roh, maka saya hampir pasti akan punya pandangan spt teman-teman Protestan-Injili.
Skrg ini saya tetap sola-scriptura, tetap mnyakini doktrin fundamental gereja tentang Tritunggal, kselamatan dalam darah Kristus, justification by faith, namun juga mengalir dalam karunia-karunia roh sbgmn yg tertulis dalam scriptura.
Sekian.
-
Sejarah yg bertentangan dalam Alkitab = bidaah???
Okay, aku ikuti logika Anda, di mana pertentangan sejarah yg mengatakan bahwa Petrus pernah berada di Roma, mendirikan Gereja di Roma, dan wafat sebagai martir di Roma?
IMHO, sejarah bahwa Petrus mendirikan Gereja di Roma itu tidak bertentangan sama sekali dengan Alkitab, melainkan hanya sekedar tidak dicatat dalam Alkitab, karena seperti yg sudah ditulis dalam Yoh 21 : 25, jika hal2 yg dperbuat Yesus saja tidak semuanya dicatat dalam Alkitab, tidak perlu pula semua tindakan masing2 rasul dicatat dalam Alkitab, termasuk kisah Petrus.
Lalu… Apakah sejarah yg tidak tertulis di Alkitab = bertentangan dengan Alkitab?
Kalau bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab anda anggap bukan bidah ???
Apakah tradisi gereja anda lebih berotoritas ketimbang Alkitab sehingga hanya tradisi ajaran gereja anda satu satunya alat pengukur ajaran bidah ?
Tradisi gereja anda sendiri diukur pakai apa kebenarannya ?
Mengatakan Petrus (bukan Paulus) yg mendirikan jemaat di Roma sama sekali tidak ada hints didalam Alkitab dan tidak masuk akal,apalagi mengatakan Petrus sebagai Paus pertama,karena jabatan Paus sebagai pemimpin tunggal semua gereja itu sudah bertentangan dengan prinsip Alkitab dan hanyalah mencuri kemuliaan Yesus sebagai satu satunya Kepala Gereja yang syah dan benar sesuai ajaran Alkitab.
Semua apa yang dibutuhkan oleh kehidupan kristiani sudah tercatat lengkap didalam Alkitab :
2 Pet. 1:2,3 Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib
Ayat tsb jelas sekali mengukuhkan self sufficiency dari Alkitab,tidak perlu ditambahan dengan segala macam ajaran manusia yang palsu.
Memang hal hal yang tidak urgent dan berkaitan dengan kebutuhan rohani buat apa harus dicatat karena itu memang tidak diinspirasikan oleh Roh Kudus untuk dicatat.
Tetapi dengan menggunakan ayat tsb untuk membuat segala macam tradisi yang bertentangan dengan Alkitab adalah tindakan yang sudah jelas jelas kebablasan dan menghina Roh Kudus yang sudah mewahyukan dan menginspirasikan penulisan Alkitab.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:40:56 PM
Setahu saya jabatan Rasul hanya mereka yang dipilih dan diangkat langsung sebagai Rasul oleh Tuhan sendiri yaitu ke-12 Rasul tersebut.
Wait a minute!!!
Kita mau mendiskusikan suksesi apostolic MENURUT SEPENGETAHUAN OSAS, atau mau didiskusikan secara objektif dengan referensi2??
Kalo referensi2 sejarah, referensi2 study para ahli, dsb mau dikesampingkan hanya karena tidak sesuai dengan “SETAHU OSAS”, IMO tidak ada gunanya lagi meneruskan diskusi ini.
Kesimpulan sudah jelas, selama tidak sesuai dengan yang Anda tahu, maka selamanya diskusi ini tidak akan selesai.
Wait a minute too !
Semua argumentasi saya hanya beradasarkan apa yang diajarkan oleh Alkitab Firman Tuhan bukan ajaran tradisi gereja bikinan manusia.
Semua tulisan dan referensi sejarah,teori,tradisi,doktrin,ajaran atau apapun hasil bikinan manusia bukanlah kebenaran yang absolut melainkan harus lebih dahulu diuji kebenarannya sesuai dengan perintah Tuhan sendiri dan contoh yang diberikan oleh jemaat di Berea.
I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Kisah Para Rasul 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.
Dan satu satunya alat ukur yang absolut hanyalah Firman Tuhan bukan isapan jempol bikinan manusia.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:40:56 PM
Kata "Rasul", dalam bahasa Yunani adalah αποστολος – apostolos, berarti "utusan, delegasi/ duta, seseorang yang diutus dengan perintah-perintah khusus", dan istilah ini khususnya diterapkan kepada dua belas murid Yesus Kristus. Sehubungan dengan kata "utus" diatas, kita mengenal ada kata "Rasul" yang adalah kata serapan dari bahasa Arab yang bermakna "utusan".
Wah… kalo mau study Lexicon Yunani, jangan disunat dong definisi kata “apostolov”
Definisi kata “apostolov”:
1) a delegate, messenger, one sent forth with orders
1a) specifically applied to the twelve apostles of Christ
1b) in a broader sense applied to other eminent Christian teachers
1b1) of Barnabas
1b2) of Timothy and Silvanus
Lexicon Yunani bahkan mengkonfirmasi bahwa Barnabas, Timotius, dan Silvanus juga menyandang gelar rasul. Jadi tidak menutup kemungkinan dan tidak bertentangan sama sekali jika ada pemegang jabatan rasul selain 12 rasul pertama + Paulus.
Anda tidak memperhatikan apa yang saya katakan adanya “kekhususan” dari jabatan apolos bagi kedua belas Rasul yang tidak mungkin dijabat oleh orang lainnya.
Anda mencampuradukkan suatu istilah dalam arti yang umum dengan khusus karena istilah “kurios” (tuan) juga misalnya bisa dipakai untuk manusia (master) tetapi didalam Alkitab Dia khusus dipakai untuk menyebut ketuhanan (lord) Yesus.
Jadi menggunakan istilah harus dalam konteks yang tepat bung !
Demikian juga istilah apostolos kalau dikaitkan dengan ke-12 orang tsb ,maksudnya khusus hanya bagi mereka saja tidak bagi yang lain.
An apostle is a minister who is sent directly by God to do a specific work, in a specific place, to a specific group of people and for a specific time.
Terbukti tidak pernah istilah rasul didalam Alkitab digunakan bagi diluar yg 12 orang + Paulus tsb kecuali kalau anda karang sendiri.
Menjadikan orang lain sebagai Rasul diluar yang 12 orang tsb hanyalah tindakan yang spekulatif tanpa dukungan Alkitab sama sekali.
Menambahi apa yang tidak diajarkan didalam Alkitab sekali lagi menurut saya hanyalah tindakan spekulatif belaka,dan oleh karena itulah lahir gerakan Reformasi sebab gereja sudah jauh menyimpang dari kebenaran Alkitab.
Kekeliruan inilah sebagai pintu masuk GRK untuk menganggap Paus berwenang menambahi segala macam tradisi extra biblical dan merasa diri memegang otoritas layaknya para Rasul malah melebihinya karena adanya keistimewaan infallibilitas yang tidak dimiliki para Rasul.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:40:56 PM
Penggantian Matias masih debatable apakah itu memang kehendak Allah sebab cara pemilihannya pakai undian (cara PL) bukan perintah Roh Kudus seperti biasanya didalam Kisah Para Rasul.
Wah.. kalau yg tertulis secara explicit dalam Alkitab saja masih diperdebatkan, tidak heran jika sejarah pun Anda sangkal habis2an…
Apalagi sejarah semua tradisi gereja yang dikarang hanya untuk meninggikan manusia dan diri sendiri secara extra-biblical dengan menghujat Tuhan,tentunya harus ditolak mentah mentah.
Bersambung
-
@Jenova (Sambungan)
Kis 1 : 21 Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami,
Kis 1 : 26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.
Katanya Alkitab itu Wahyu Tuhan? Jelas2 Alkitab mencatat bahwa bilangan para rasul harus ditambah untuk mengisi posisi Yudas, dan Matias pun secara jelas ditulis dimasukkan dalam bilangan para rasul.
Lha kok Anda berani2nya mengatakan masih diperdebatkan apakah Matias itu rasul??
Alkitab juga menyatakan Daud dan Sulaiman memiliki banyak istri apakah anda mengajarkan boleh banyak istri ?
Demikian juga misalnya dengan Abraham dan Yakub yang pernah membohong,apakah berarti mereka dibenarkan untuk berbohong ?
Malah gereja anda mengatur agar para imam untuk tidak memiliki istri sedangkan Petrus sendiri yang anda jadikan panutan itu memilikinya.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:40:56 PM
Demikian juga menganggap pengangkatan Matias sebagai pengganti Yudas yg sudah meninggal adalah kejadian insidentil bukan aturan baku dan umum yang harus dilakukan karena kematian para Rasul tidak berbarengan satu sama lain mengapa tidak pernah ada penggantian selanjutnya dari mereka yang sudah meninggal duluan ???
Silakan disebutkan ayat yg mengatakan bahwa pengangkatan Matias adalah kejadian insidentil dan bukan aturan baku dan umum!!
Tidak ada bukan?? Jadi jangan mengasumsikan bahwa aturan baku dan umum adalah tidak mengangkat penerus rasul.
Tidak pernah ada penggantian selanjutnya dari mereka yg sudah meninggal duluan??
Lha Anda kira Matius dan Yakobus penulis Surat Yakobus, juga Barnabas, Timotius, dan Silvanus itu diangkat menjadi pemegang jabatan rasul itu kapan? Setelah 12 rasul pertama meninggal semua??
Semua nama yang anda sebut itu hanya anda yang mengangkatnya menjadi Rasul bukan Tuhan Yesus dan itu tidak pernah diajarkan oleh Alkitab.
Tidak heran kalau Paus juga merasa dirinya sebagai Kepala Gereja menggantikan Tuhan Yesus padahal tidak pernah ada ajaran Yesus ada kekuasaan tunggal bagi seluruh gereja selain diri-Nya sendiri.
What Were The Proofs Of A True Apostle Of God ?
Many others have claimed to be an apostle during and since the time of the New Testament, even including some in our present time. Are they really apostles of God? Well, perhaps one way to begin to find out is to see how many of these Biblical precedents of a true apostle they have met:
• They have seen The Lord:
"one of the men who have accompanied us during all the time that the Lord Jesus went in and out among us" (Acts 1:21 RSV)
"Am I not an apostle? Have I not seen Jesus our Lord?" (1 Corinthians 9:1 RSV)
• They were called directly by Jesus Christ:
"And when it was day, He called His disciples, and chose from them twelve, whom He named apostles" (Luke 6:13 RSV)
"Paul an apostle - not from men nor through man, but through Jesus Christ and God the Father." (Galatians 1:1 RSV)
• They have the Holy Spirit of God:
"But the Counselor, the Holy Spirit, whom The Father will send in My name, He will teach you all things, and bring to your remembrance all that I have said to you." (John 14:26 RSV)
• They respect and teach The Word of God, not their own philosophy:
"And we also thank God constantly for this, that when you received the word of God which you heard from us, you accepted it not as the word of men but as what it really is, the word of God, which is at work in you believers." (1 Thessalonians 2:13 RSV)
"For whatever was written in former days was written for our instruction, that by steadfastness and by the encouragement of the scriptures we might have hope." (Romans 15:4 RSV)
"First of all you must understand this, that no prophecy of scripture is a matter of one's own interpretation, because no prophecy ever came by the impulse of man, but men moved by the Holy Spirit spoke from God." (2 Peter 1:20-21 RSV)
• They have done miracles:
"And they went forth and preached everywhere, while the Lord worked with them and confirmed the message by the signs that attended it." (Mark 16:20 RSV)
"Now many signs and wonders were done among the people by the hands of the apostles." (Acts 5:12 RSV)
"The signs of a true apostle were performed among you in all patience, with signs and wonders and mighty works." (2 Corinthians 12:12 RSV)
Atau Anda mau menyangkal bahwa Matius, Yakobus adelphos, Barnabas, Timotius dan Silvanus itu bukan rasul karena tidak tertulis di Alkitab bahwa mereka rasul? Aku minta pembuktian sebaliknya, buktikan bahwa Alkitab mengatakan bahwa mereka itu bukan rasul!!
Ingat, logika yg sama juga berlaku pada fakta bahwa Yusuf suami Maria telah meninggal ketika Yesus memulai karyaNya. Tapi tidak pernah tertulis di Alkitab bahwa Yusuf telah meninggal, dan hal ini hanya dapat diketemukan dalam catatan sejarah. Kalo Anda mau menggunakan logika di atas utk menyangkal bahwa mereka yg aku sebut di atas itu bukan rasul, maka dengan logika yg sama Anda harus menolak bahwa Yusuf telah meninggal ketika Yesus mulai mengajar. Silakan konsisten dengan logika yg Anda pakai!!
Anda berusaha menggunakan argument bahwa tidak ada tertulis berarti tidak ada larangan sehingga anda bebas mengangkat sendiri yang bukan Rasul menjadi Rasul,maka disitu anda sudah melakukan Fallacy Argumentum ex silentio.
Kalau Alkitab saja “silence” mengapa anda pandai-pandaian mendirikan doktrin yang spekulatif ?
Sedangkan larangan menambahi Firman Allah saja ada jelas tertulis secara explisit didalam Alkitab,tetapi gereja anda terus menambahi segala macam ajaran yang dianggap setara dengan wahyu Allah ???
Syalom
-
Tidak ada yg memungkiri bahwa nama ke-12 rasul pertama lah yg tertulis di tembok kota Yerusalem surgawi.
Para penerus rasul pun tidak pernah mengandalkan nama mereka sendiri, karena memang mereka hanya meneruskan suksesi amanat agung dari Yesus kepada ke-12 rasul. Makanya, dalam suksesi Gereja - Gereja Apostolik seperti Gereja Roma, Gereja Yerusalem, Gereja Alexandria, dll, mereka (para uskup pemangku jabatan rasul) menyandarkan diri pada akar suksesi dari rasul generasi pertama, contoh: uskup Roma berasal dari Petrus, Uskup Alexandria dari Markus, dsb.
Tidak ada jabatan Rasul maupun Nabi setelah mereka meninggal dunia,yang ada adalah warisan ajaran mereka yang harus diteruskan oleh gereja.
Yang masih tersisa adalah jabatan yang bersifat majemuk (bukan tunggal) yaitu Gembala,Penginjil dan Pengajar yang sekarang memakai berbagai istilah yang setara tetapi tidak ada jabatan Kepala Gereja Sedunia karena itu bertentangan dengan ajaran Alkitab.
Apalagi jabatan Paus,Archbishop,Kardinal dll adalah asing didalam ajaran Alkitab melainkan hanya tradisi bikinan manusia belaka.
Kesukaan GRK adalah selalu menciptakan “new class” sbg pengantara antara manusia dengan Tuhan padahal lambang pembatasan tsb sudah dirobek yaitu tirai Bait Suci Allah di Yerusalem,sebagai contoh :
1. Antara Yesus dan orang percaya ada Maria sbg perantara
2. Antara Alkitab dengan Orang percaya ada Magisterium sebagai pengantara
3. Antara Roh Kudus dengan orang percaya ada Magisterium sbg satu satunya penafsir Alkitab
4. Untuk pengampunan dosa ada para Imam sebagai pengantara.
Padahal Alkitab sendiri berkata :
Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
Penciptaan kelas (hierachi) pengantara itu memisahkan Yesus sebagai Kepala Gereja dengan tubuhnya yaitu semua jemaat-Nya di gereja yang satu,kudus dan am :
(http://imageshack.com/a/img706/9144/snaa.jpg)
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:49:55 PM
Sekarang apakah jaminannya ajaran gereja anda benar dan dapat dijadikan sebagai alat ukur kalau ternyata misalnya bertentangan dengan apa yang diajarkan oleh Kitab Suci ?
Landasannya adalah sabda dan janji Kristus sendiri, di antaranya: Mat 16 : 18-19, Mat 18:18, 1 Tim 3 : 15
Bagaimana dengan sejarah semua tradisi yang extra-biblical seperti yang pernah dikutip oleh bro Soli tersebut ?
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Apakah semua tradisi gereja diluar Alkitab anda jadikan landasan juga walau sudah bertentangan dengan kebenaran Alkitab ?
Syalom
-
Damai bagimu OSAS.
Sangat nyambung karena jelas jelas disebutkan didalam ayat Efesus 2:19,20 bahwa dasar dari jemaat Allah adalah para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru,makanya Alkitablah dasar gereja yaitu hasil penulisan para Nabi dan Rasul.
Bagaimana nyambungnya?
OSAS bilang: “Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut.”
Husada bilang: “Yesus Kristuslah satu-satunya dasar Gereja.” Mengapa Husada menyatakan seperti itu? Karena Alkitab bilang, Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Karena Alkitab bukanlah Yesus Kristus, dan Alkitab adalah Firman Tuhan yang tertulis, serta dalam Alkitab belum dituliskan segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus, maka Alkitab belum cukup kalo hendak dijadikan sebagai satu-satunya dasar Gereja. Masih harus dilengkapi dengan ‘sesuatu’ yang dapat mengakomodir segala sesuatu yang telah diperbuat Yesus Kristus.
Kalo Alkitab belum mencatat segala hal yang diperbuat Yesus Kristus, bagaimana OSAS menobatkan Dasar Gereja hanya Alkitab? Alias “Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut”? Kalo OSAS menobatkan “Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut,” artinya, Gereja OSAS itu didasari oleh sesuatu yang belum lengkap, sebab Alkitab sendiri belum mencatat segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus.
Karena Alkitab belum mencatat segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus, maka untuk bisa menjadi dasar Gereja, Alkitab itu harus dilengkapi dengan ‘sesuatu’ yang dapat menghadirkan segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus. Untuk menghadirkan segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus itu, maka para murid diberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Yesus Kristus.
Nah, bagaimana hal itu nyambung menurut akal sehat OSAS? Husada bilang, “Alkitab tidak cukup sebagai dasar Gereja,” dan OSAS bilang, “Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut.” Nyambungkah?
Dasar itu berarti landasan atau fondasi dimana sesuatu berdiri secara kokoh diatasnya,dan landasan yang paling kokoh bagi gereja hanyalah Alkitab karena Kitab Suci adalah Firman Allah yang merupakan kebenaran itu.
OSAS bilang: “Kitab Suci adalah Firman Allah yang merupakan kebenaran itu,” dan Kitab Suci dalam Yoh 21:25 dicatat bahwa Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Kesimpulannya, Gereja OSAS berdiri di atas fondasi yang belum mencatat segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus.
Institusi gereja maupun segala macam pimpinannya yang hanya manusia terbatas itu rentan akan dosa menambahi segala macam ajaran dan tradisi palsu kedalam jemaat Tuhan.
Pemikiran seperti pemikiran OSAS tersebut terjadi karena tidak percaya pada kemampuan Yesus Kristus menyertai Gereja sejak zaman awal sampai kepada akhir zaman, meskipun Yesus Kristus sendiri bilang, ”Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Tuhan Yesus Kristus menyertai Gereja (dengan segala sesuatu perangkatnya) dari alpha sampai omega, dari awal sampai akhir, tetapi OSAS berpikir bahwa institusi Gereja menambahi ajaran Yesus Kristus.
Yesus dan para Rasul sudah tidak ada lagi didunia makanya apa yang mereka ajarkanlah yang wajib diteruskan oleh gereja apostolik bukan mengkhianati apa yang sudah diajarkan mereka.
Pemikiran OSAS itu adalah pemikiran dari orang yang tidak percaya pada Tuhan Yesus Kristus dan perkataanNya. Meskipun Tuhan Yesus Kristus telah menyatakan bahwa Tuhan Yesus Kristus menyertai Gereja sampai kepada akhir zaman, OSAS tegar tengkuk menganggap Yesus Kristus tidak mampu menunaikan perkataanNya. Meskipun Tuhan Yesus Kristus sudah mengutus Roh Kudus untuk menjelaskan segala sesuatu, namun OSAS tegar tengkuk tidak percaya.
Absolut berarti sempurna dan tidak ada salahnya serta merupakan otoritas tertinggi selain dirinya Allah sendiri sebab Kitab Suci diwahyukan dan diinpirasikan oleh Allah Roh Kudus sendiri.
Dan di Yoh 21:25 dicatat bahwa belum semua yang diperbuat Yesus Kristus dicatat dalam Alkitab, namun OSAS tegar tengkuk menganggap bahwa Alkitab sudah cukup. Konyol, kan? Dalam Alkitab sendiri dicatat bahwa Alkitab belum mencatat segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus, namun OSAS ‘memaksa’ Alkitab cukup.
Bersambung
-
Sambungan
Sekarang Allah berbicara kepada umatnya melalui Kitab Suci bukan melalui segala macam penampakan roh roh gentayangan yang tidak jelas otoritas dan kebenarannya serta tradisi tradisi ajaran manusia yang Anti-Alkitab.
Dan OSAS tidak percaya pada ayat Yoh 21:25 yang menyatakan belum semua yang diperbuat Yesus Kristus dicatata. OSAS tidak percaya bahwa Yesus Kristus menyertai para murid Yesus sampai kepada akhir zaman. OSAS tidak percaya bahwa Roh Kudus mampu menerangkan dan menjelaskan segala sesuatu yang masih samar.
Demikian juga tradisi buatan manusia macam apapun kalau bertentangan dengan Kitab Suci wajib dibuang kekeranjang sampah karena sangat berbahaya bagi iman orang percaya.
Betul. Sependapat.
Namun, betapa konyolnya kalau tanpa menguji sudah menyimpulkan. Menganggap akal sehat sendiri yang paling benar, dan akal sehat orang lain salah, menganggap diri sendiri disertai Roh Kudus meski tidak punya alasan logis, dan menganggap orang lain tidak disertai Roh Kudus walaupun di Kitab Suci dikatakan bahwa Tuhan Yesus Kristus menyertai sampai kepada akhir zaman.
Berarti anda memang tidak menemukan satupun dasar atau fondasi yang kuat dari ajaran gereja anda sendiri tersebut.
Jika akal sehat OSAS tidak mampu menangkap ‘kebenaran’, bukan berarti ‘kebenaran’ itu tidak ada.
Itulah contoh dimana gereja yang mengaku sebagai suksesi apostolik tetapi ternyata isinya Anti Apostolik.
Banyak sekali arti dari suatu kosa kata yang OSAS artikan sendiri berbeda dari yang diartikan orang kebanyakan.
Baca lagi dong apa yang dikatakan Alkitab Firman Tuhan :
2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran
Injil Yohanes diilhamkan Allah. Di Yoh 21:25 tertulis Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Ayat itu tidak OSAS terima sebagai bahan pengajaran, tidak OSAS terima sebagai hal yang menyatakan kesalahan, tidak OSAS gunakan sebagai pemicu perbaikan kelakuan, dan tidak OSAS terima sebagai sesuatu yang dididikkan dalam kebenaran.
Tidak ada disebutkan perlunya apa yang tidak tertulis diayat tsb karena Tuhan sendiri memperingatkan sbb :
1 Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
Meski Injil Yoh 21:25 tertulis bahwa masih banyak hal yang diperbuat Yesus belum ditulis, tetapi ayat itu OSAS lampaui, OSAS tidak menggapnya, OSAS mengabaikannya, OSAS menganggap akal sehat OSAS lebih benar daripada ayat itu.
Lagi pula apa yang menurut anda tidak tertulis itu umumnya hanyalah ajaran isapan jempol belaka serta tidak ada dasar Kitab Suci yang mendukungnya selain hanya ambisi gereja untuk mengilahikan manusia belaka.
Pakai akal sehat OSAS itu secara benar. Uji pikiranmu itu, uji pula fakta yang terjadi, buktikan bahwa OSAS benar-benar memiliki akal sehat secara benar.
Kok komentar yang nggak nyambung ?????
Saya bicara soal penghakiman akhir jaman oleh Firman Kristus tapi anda nyerocos soal ketidakcukupan Alkitab ???
Baca lagi komentar saya jangan pikun bro,dan berikan argumentasi yang relevan jangan kececeran tidak jelas kemana arahnya.
Bagaimana pula OSAS bicara soal penghakiman akhir zaman di trit Jalur Suksesi Gereja Protestan? Apakah itu nyambung?
Dan kalau ada yang tidak OSAS mengerti, tanyakan. Kalau akal sehat OSAS itu tidak mampu menangkap yang dimaksud, bukan berarti tidak nyambung. Akal sehat OSAS yang tidak sehat, kenapa malah menuduh tidak nyambung?
Bersambung
-
Sambungan
Ha,ha.ha apakah anda pernah tahu bahwa Alkitab tidak pernah mengajarkan Kitab Suci tidak bisa atau tidak cukup dipakai sebagai alat uji.
Tawamu sumbang OSAS.
Sudah pernahkah OSAS baca Yoh 21:25? Jika Alkitab sendiri menyatakan bahwa masih banyak hal yang diperbuat Yesus Kristus belum dicatat, apakah menurut akal sehat OSAS yang kurang sehat itu Alkitab sudah cukup? Cak Lontong bilang, “Pikir!”, sambil menunjuk dengkul.
Saya memang sadar pola pikir anda yang sudah karatan itu karena anda yang hidup diabad 21 inipun tidak pernah menggunakan Alkitab sebagai alat uji walau Kitab Suci sudah sempurna dan self sufficient.
Pakai akal sehat yang kurang sehat itu, maknai Yoh 21:25.
Jadi janganlah hipokrkit mengalihkan soal “tindakan menguji” itu dengan berbagai macam alasan sehingga anda yang sekarang hidup diabad ini masih mencari cari alasan Alkitab tidak lengkap sehingga harus ditambah dengan semua tradisi isapan jempol ajaran manusia belaka.
Weh, kalo tidak memahami arti suatu kosa kata, OSAS jangan memaksakan diri menggunakannya. Akan menjadi aneh. Hipokrkit maksud OSAS itu, hipokritkah?
Kelihatannya, OSAS yang mengalihkan bahasan. Wong judul trit adalah Jalur Suksesi Gereja Protestan dan berulang kali OSAS diminta untuk memberikan reply sesuai judul, kenapa masih menampilkan berbagai kosa kata yang aneh-aneh? Bermaksud mengubah pembahasankah?
Tindakan menguji segala sesuatu itu jelas adalah perintah Tuhan yang tidak mungkin anda abaikan kalau masih mengaku gereja kristen :
Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Boleh OSAS tunjukkan di 1 Tes 5:21 itu, di bagian mana dikatakannya bahwa alat uji adalah Alkitab? Mengapa 1 Tes 5:21 itu tidak menyatakan bahwa alat uji adalah Alkitab? Karena, masih banyak yang diperbuat Yesus Kristus belum dicatat. Nangkap?
Mungkin komentar bro Soli benar bahwa anda tidak punya kalender dirumah sehingga lupa sekarang tahun berapa.
Hahhaa komentar yang menggunakan akal sehat yang kurang sehat.
1. Makna Suksesi Apostolik adalah kesinambungan ajaran para Apostolik sampai sekarang
2. Ajaran apostolik itu adalah sebagai alat uji bagi segala macam ajaran gereja
3. Contohnya adalah apa yang sudah dilakukan oleh gereja perdana yang di Berea tsb
4. Kalau ajaran gereja tidak sesuai dengan ajaran apostolik maka klaim sbg suksesi apostolik itu hanyalah omong kosong doang.
Hahhaa… arti suksesi sendiri di KBBI:
suksesi /suk•se•si/ /suksési/ n 1 penggantian (terutama di lingkungan pimpinan tertinggi negara) krn pewarisan; 2 proses pergantian kepemimpinan sesuai dng peraturan perundang-undangan yg berlaku.
Akal sehat OSAS yang kurang sehat itu terlalu banyak membuat pemaknaan sendiri, berbeda dari pemaknaan umum.
Dari arti suksesi itu, seharusnya suksesi apostolik dimaknai sebagai pergantian pucuk pimpinan para apostel; atau pergantian pucuk pimpinan kerasulan; atau pergantian pucuk pimpinan organisasi Gereja; atau yang lain yang searti dengan itu.
Hahhaa, pemahaman OSAS memang aneh.
Mudah mudahan akal sehat anda bisa bekerja dengan baik sehingga memahami kaitannya semua point diatas.
Hahha, semoga akal sehat OSAS segera semakin sehat.
-
Marilah kembali ke topik Suksesi sesuai definisi semula (Bapa Gereja Irenaeus) ataupun definisi kamus umum. Kalau memang di gereja masing-masing tidak ada suksesi semacam itu saya kira tidak tidak ada masalah. Topik di luar suksesi bisa didiskusikan di thread baru :)
Shalom
-
OOT sedikit..
Kelihatannya Single Predestinasi dan Double Predestinasi harus diselesaikan dengan Konsili ya... :D
Tapi pertanyaannya mengapa tidak dilakukan....
:giggle:
OOT juga.
Benar, kalau masih memegang dokumen Calvinisme seharusnya dilakukan konsili, misalnya di antara gereja-gereja calvinis (GRII, GKI, GKJ/(W), GPIB, GKA, dll. Kalau memang masih merasa satu ajaran seharusnya tidak susah untuk bertemu dan bicara bersama, seperti di Kisah Rasul 15.
BTT..... :)
-
Damai bagimu, Sol.
Kalau anda pakai akal sehat dan tidak dipenuhi oleh purbasangka yang kebablasan itu maka mengutip komentar orang lain dan memberikan argumentasinya sendiri adalah jamak didalam forum ini,seperti yang anda lakukan sendiri terhadap komentar orang lain yg tidak langsung ditujukan kepada anda.
Jadi janganlah meludah dan jatuh kemuka sendiri bro..
Kelihatannya, justru Soli yang menggunakan purbasangka. Sebab, berbagai informasi mengikuti ‘akal sehat’ atau ‘logika’ Soli, ternyata bila di-challenge, Soli tidak memberi tanggapan balik, sehingga arus diskusi terputus tanpa simpulan apakah berterima atau tidak.
Contoh, Soli bilang Soli menganut pikiran bahwa segala sesuatu pemaknaan atas yang tertulis di Alkitab adalah dasar iman Soli. Kemudian Husada tanyakan bagaimana pemaknaan Soli atas ayat Yoh 21:25, ternyata sampai saat ini Soli belum menguraikan pemaknaan Soli, sehingga Husada belum dapat memastikan apakah pemaknaan kita sama atau bagaimana atas ayat tersebut. Nah, kalau diskusi kita berlanjut, setiap menyangkut Yoh 21:25 itu, pemaknaan kita akan masing-masing. Jika pemaknaan kita masing-masing, tentu diskusi tidak akan mencapau titik temu. Debat kusir. Itu karena Soli menggunakan purbasangka.
Tentang mengomentari komentar orang lain yang begitu menarik untuk dikomentari, seingat Husada, belum pernah Husada lakukan tanpa tedeng aling-aling. Kalau suatu materi diskusi menarik hati Husada untuk dikomentari, setidaknya Husada akan memberi sinya permintaan izin, misalnya dengan kalimat pembuka, “Ikut nimbrung, ya?” begitu. Artinya, karakter Husada itu tidak sama dengan karakter Soli.
Kalau berbicara suksesi kerasulan sudah pastilah hanya ajarannya yang disuksesikan karena jabatan Rasul sudah tidak ada lagi kecuali mereka yang haus dan gila kekuasaan sehingga mengangkat diri sendiri menjadi setara Rasul yang mengakibatkan perpecahan gereja seperti terjadi digereja Barat oleh Uskup Roma diabad 6.
Soli itu terlalu banyak berimajinasi untuk mendukung purbasangka di benak Soli.
Penjelasan dari beberapa partisipan di depan (seperti Jenova dan Siip) sudah menguraikan bahwa Alkitab menyatakan bahwa Gereja harus selalu memelihara atau menghidupkan rasul, lengkap dengan kutipan ayat pendukung. Sampai sekarang, Soli hanya bilang ”Jabatan rasul sudah tidak ada lagi” tanpa mengajukan ayat Alkitab untuk mendukung, padahal, Soli bilang bahwa Soli penganut Sola Scriptura. Yang memelihara purbasangka itu siapa?
Diatas sudah saya jelaskan apa maksudnya suksesi apostolik tsb.
Karena akar pemahaman GRK mengenai status kerasulan Petrus sudah keliru maka semua makna suksesi apostolik sudah tercemar dan menyimpang jauh dari apa yang sebenarnya harus dipahami oleh gereja.
Bagaimana mungkin?
Kerasulan Petrus, selalu dikemukakan dengan ayat-ayat Alkitab. Bagaimana caranya shingga Soli memandangnya sebagai sudah keliru? Hanya pernyataan keliru pula, tanpa argument atau ayat pendukung. Bagaimana hendak menerima pernyataan Soli?
Dalam mengartikan suksesi saja Soli berbeda dari arti yang dikemukakan kamus, bagaimana ceritanya kenapa Soli merasa benar sendiri mengartikan suksesi apostolik?
Jabatan Rasul sudah tidak ada lagi makanya janganlah menjadikan manusia biasa menjadi Rasul Palsu sebagaimana kata kitab Wahyu :
Wahyu 22:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Bagaimana alur pikir Soli sehingga Wah 2:2 itu Soli artikan sebagai penobatan rasul palsu?
Yang Husada maknai, Wah 2:2 itu merupakan peringatan Tuhan kepada Jemaat Efesus, dikatakanNya, Tuhan mengetahui jerih payah dan ketekunan Jemaat Efesus, Tuhan tahu bahwa Jemaat Efesus tidak sabar kepada orang jahat, Tuhan tahu Jemaat Efesus mencobai orang yang menyebut diri rasul padahal sebenarnya adalah pendusta. Mengapa Soli bisa memaknai Wah 2:2 itu sebagai penjadian rasul palsu?
Bersambung
-
Sambungan
Siapa yang bilang ajaran Rasuliah berasal dari dirinya sendiri ?
Lhoh, apakah yang Soli maksudkan dengan yang bergaris bawah berikut ini:Apa yang disuksesikan didalam Protestan adalah ajaran para Rasul, bukan jabatan gerejawi para Rasul sehingga itu dimanfaatkan menjadi pembenaran bagi GRK untuk memonopoli penafsiran dan menambahi ajaran Kitab Suci secara menyimpang jauh dari kebenarannya.
Apakah itu bukan berarti: Yang disuksesikan di Protestan adalah ajaran para rasul, begitu kan? Atau, lain yang dimaksudkan? Karena terdorong oleh purbasangka, maka menulis bukan seperti yang dimaksudkan?
Tuhan Yesus saja menyampaikan apa yang didengar-Nya dari Allah Bapa :
Yohanes 8:26
Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."
Jadi :
1. Yesus mendengar apa yang dikatakan Allah Bapa
2. Yesus menyampaikannya kepada para Rasul
3. Para Rasul menyampaikannya kepada gereja perdana
4. Dan akhirnya gereja sekarang menyampaikahn lagi apa yang dikatakan para Rasul kepada jemaatnya.
O, karena purbasangka sehingga Soli kurang runtun menulis, ya? Ya sudah.
Jelas suksesinya dan apa yang disuksesikan bukan ?
Apa yang Soli artikan dengan suksesi? Sudah cari di kamus? Pastikan dulu deh.
Boleh dijelaskan dimana kesalahan saya,mengapa salah dan apa yang benar serta mengapa itu benar menurut anda bro ?
Soli tidak pernah belajar Mariologi, atau belajar Mariologi dari tidak memahami Mariologi, atau membaca materi Mariologi namun mengartikan sendiri, tetapi sudah mengambil kesimpulan tentang Bunda Maria. Anehnya, meski disampaikan pengertian Mariologi yang sebenarnya, Soli keukeuh dengan pemaknaan sendiri.
Semua argumentasi saya pasti berdasarkan apa yang diajarkan para Rasul karena hanya gereja Protestan yang setia memegang teguh ajaran para Rasul (suksesi apostolik).
Hahhaa, kalau tidak salah, di depan sudah berulang kali dikutipkan 2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis. Sudahkah ayat itu solideogloria pedomani? Kalau belum, tidak perlu ngoceh.
Mengatakan gereja adalah suksesi apostolik tentunya setia kepada apa yang diajarkan oleh apostolik bukan hanya lips service belaka tapi isinya anti-apostolik.
Hahha, terlalu banyak kosa kata yang Soli tuliskan, tetapi solideogloria maknai hanya sesuai selera Soli saja, berbeda dari pengertian umum.
Inilah yang saya maksud ajaran yang sama sekali tidak ada dasar kebenaran alkitabiahnya karena :
1. Kunci itu diberikan kepada Rasul Petrus sedangkan Paus sama sekali bukan rasul melainkan jabatan yang dipertanyakan karena tidak pernah ada jabatan gerejawi demikian didalam Alkitab.
Sudah mengerti sejarah Gereja sejak ketika murid perdana Yesus Kristus masih hidup hingga sekarang? Kehidupan Gereja itu dinamis. Saking dinamisnya, meski Tuhan Yesus Kristus menginginkan domba yang satu kawanan satu gembala, tetapi pada abad XVI sempalan Gereja mengasingkan diri, terpisah dari kawanan yang ada. Merasa mendapat pencerahan dan mendapat otoritas menggembala.
2. Petrus sudah melaksanakan funsgi kunci itu yaitu membuka penginjilan kepada bangsa lain (Kornelius dll) dan akhirnya diteruskan oleh Rasul Paulus karena Petrus memang dikhususkan hanya bagi bangsa Yahudi saja.
Poin itu, bisa juga dimengerti begitu. Tapi, maksud solideogloria, Petrus membaptis Kornelius adalah pelanggaran yang dimaafkan? Kornelius itu bukan Yahudi, lho. Dia itu Itali.
3. Petrus tidak pernah menjadi Paus di Roma dan tidak pernah mengangkat siapapun menjadi Paus menggantikannya yang memang bukan penyandang jabatan yang asing tsb.
Duh, Sol. Baca saja postingan teman-teman yang punya referensi di atas.
4. Kuasa mengikat didunia itu hanya khusus ada pada jabatan Rasuli bukan jabatan yang tidak pernah diajarkan didalam Alkitab.
Tapi di Alkitab dicatat bahwa hak mengikat dan melepas itu hanya diberikan kepada Petrus, lho.
Bersambung
-
Sambungan
5. Petrus saja yang Rasul itu sering keliru dan ditegur oleh Yesus dan Paulus,mengapa pula Paus yg hanya manusia biasa bisa infallible ?
Maksudnya, Soli ingin mengkoreksi perintah Yesus Kristus kepada Simon di Luk 22:32 Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu. Begitu?
6. Petrus saja yang Rasul itu punyai istri mengapa pula Paus harus selibat ?
Itu bukan urusan solideogloria. Istilah sekarang, ”Masbulo”= Masalah buat lo?
Seperti yg sudah sering saya kemukakan maka pemahaman yang kebablasan mengenai status Petrus inilah yang menjadi biang kerok dari semua penyimpangan dari makna suksesi apostolik tsb.
Kalau menurut pengamatan saya yang disuksesikan oleh gereja anda adalah kecerobohan Petrus didalam memahami apa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus.
Duh, bahasa solideogloria aja masih belepotan, tapi gayanya selangit, ya? Mbok ya ngaca dulu.
Kalau disertai oleh Yesus tidak mungkin lahir segala macam ajaran dusta yang sudah mengkhianati ajaran Yesus sendiri.
solideogloria meragukan perkataan Tuhan Yesus Kristus? Begini kataNya: Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Alkitab mengatakan hanya Roh Kudus lah penafsir dan pengajar yang sempurna bagi orang percaya bukan manusia yang ambisius dan gila kuasa
Yohanes 14:26
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
1 Yohanes 2:27
Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
Jadi bersandar kepada manusia hanya kutukan Allah saja yang akan diperolehnya karena manusia rawan akan dosa penghujatan.
Betul. Penyertaan Yesus Kristus kepada para rasul dilaksanakan oleh Roh Kudus.
Galatia 1:8
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
Kalau di Alkitab terdapat ayat 2 Tes 2:15, tetapi pura-pura tidak dilihat, bagaimana, ya?
Kalau di Alkitab ada Yoh 21:25, apa harus dicuekin, ya?
Kalau di Alkitab Yesus Kristus dengan dialog dengan Simon memberi kunci Kerajaan Surga, harus mengkoreksi Tuhan Yesuskah?
Alkitab sekarang adalah hasil pekerjaan Roh Kudus yang mempimpin gereja didalam mengumpulkan semua tulisan Nabi dan Rasul,menyeleksinya dan memilih yang orisinil dan menentukan mana yang benar.
Betul. Gereja itu masih eksis sampai sekarang. Anehnya, banyak kumpulan yang eksis mulai abad XVI, tapi merasa sudah eksis sejak tahun 100 Masehi. Heran.
Sebelum ada gerejapun kitab kitab PL sudah lengkap dikanonisasi.
Oleh siapa? Informasi pendukungnya?
Gereja tidak menulis wahyu melainkan hanya Nabi dan Rasul saja.
Sependapat. Mengkanon, ya Gerejalah.
Yang tidak tertulis itu yang mana bro ?
Bagaimana pula solideogloria mencari yang tidak tertulis?
2 Tes 2:15 telah menyatakannya. Solideogloria percaya, tidak?
Bisa berikan mana ajaran yang tidak tertulis itu sepanjang sejarah gereja anda yang ribuan tahun itu dan apa dasar kebenarannya ?
Dihimpun di Katekismus Gereja Katolik. Mau baca? Disitu sudah dicantumkan berbagai ayat Alkitab yang menjadi dasarnya. Cari saja lewat google.
Silahkan berikan dong contohnya apa apa saja menurut anda yang tidak tertulis dan anda anggap benar itu maka saya juga akan mempertanyakan banyak sekali yang tidak tertulis dari ajaran gereja anda.
Dengan akal sehat solideogloria, seharusnya sudah menangkap. Kalau belum juga, perlu mempertanyakan akal sehat Soli itu.
Bersambung
-
Sambungan
Pertanyaan saya apakah hal hal lain yang anda maksudkan itu semua tradisi rekayasa gereja anda yang berjalan terus selama ribuan tahun itu ?
solideogloria tidak perlu menggunakan kosa kata yang aneh. Itu justru mempertontonkan akal sehat[/i]mu.
Apakah anda boleh seenak perut menambahkan hal hal lain yang ternyata bertentangan dengan apa yang sudah tertulis didalam Alkitab ?
Magisterium tidak pernah menambah Alkitab, juga tidak pernah mengajar seenak perut.
Baca lagi postingan saya sebelumnya karena anda mbulet terus diskusinya.
Baca judul trit.
Jelas sekali bahwa suksesi apostolik yang dipegang oleh gereja Protestan adalah apa yang sudah tertulis jelas didalam Alkitab hasil penulisan oleh Nabi dan Rasul bukan apa yang sudah dikarang karang hasil rekayasa gereja yang anti-rasuliah.
Kalau akal sehat Soli itu benar sehat, dari istilah protes saja seharusnya solideogloria mengerti bahwa itu sudah ada yang kurang beres. Bahkan perintah Yesus Kristus kepada Petrus untuk menguatkan saudara-saudaranya saja diprotes.
Tentunya anda merendahkan apa yang dikatakan didalam PL apabila anda selalu melanggar apa yang dilarang didalam PL yaitu :
Ulangan 4:2
Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu
Amsal 30:6
Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.
Magisterium tidak menambah apa yang diperintahkan, melainkan hanya menyampaikan, sesuai dengan yang diterangkan dan dijelaskan oleh Yesus Kristus melalui Roh Kudus.
Jadi kalau larangan Tuhan anda terobos terus jelas sekali apa yang akan menanti anda kelak karena Firman Tuhan itu akan menjadi hakim anda kelak.
Entah apa upah bagi mereka yang mengkoreksi perintah Tuhan Yesus Kristus. Hanya Tuhanlah yang tahu.
Seperti sudah berulangkali saya jelaskan tetapi akal sehat anda masih tertutup nampaknya yaitu bahwa suksesi apostolik didalam Protestan adalah Back to Bible seperti apa yang dilakukan oleh gereja perdana di Berea tersebut.
Entah dari pengertian mana suksesi seperti itu yang solideogloria dapatkan.
Tidak mungkin gereja Protestan menerima warisan ajaran GRK karena ajarannya sama sekali berbeda total makanya gereja Protestan menganggap mereka adalah penerus gereja perdana yang taat kepada perintah Allah untuk menguji segala macam ajaran berdasarkan apa yang tertulis didalam Kitab Suci.
Kelihatannya Katolik tidak memasalahkan kalau ajaran Yesus Kristus diwariskan oleh kumpulan manapun. Namun, kalau ajaran itu dirubah melalui protes, artinya bahwa ajaran itu bukan lagi ajaran yang sesuai Injil.
Kalau anda menganggap suksesi hanya berdasarkan siapa yang ada lebih dahulu maka berarti anda juga menerima bahwa GRK adalah suksesi dari Yudaisme yang pakai Hukum Taurat yang ribuan tahun sudah ada lebih dahulu dari GRK ?
solideogloria bebas mengartikan bagaimana.
Apakah demikian ?
Dari namanya, suksesi apostolik, diartikan bahwa suksesi yang bersifat apostel (kerasulan). Apostel itu ada setelah Tuhan Yesus Kristus melayani, mengabarkan kabar keselamatan. Bahkan ketika dilahirkan Bunda Maria, Yesus Kristus belum ada apostel.
Akal sehat solideogloria itu perlu disehatkan.
Damai bagimu.
-
Kalau bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab anda anggap bukan bidah ???
Pertanyaan pertama utk Anda klarifikasi, jika tidak terdapat di Alkitab apakah otomatis menjadikan hal tersebut bidaah?
Pertanyaan kedua untuk Anda jawab: tafsiran siapa yg dijadikan landasan untuk menyatakan suatu ajaran bertentangan dgn Alkitab?
Apakah tradisi gereja anda lebih berotoritas ketimbang Alkitab sehingga hanya tradisi ajaran gereja anda satu satunya alat pengukur ajaran bidah ?
Tradisi gereja anda sendiri diukur pakai apa kebenarannya ?
Tradisi Suci adalah setara dan selaras dengan Alkitab, keduanya adalah Firman Allah yang mutlak dan infallible, dan tidak dapat dan tidak pernah berubah dari yang diterima oleh para rasul generasi pertama dari Yesus sendiri.
Tradisi Suci dan Alkitab diukur kebenarannya pakai apa? Ya pakai tafsir dari Tradisi Suci dan Alkitab yg diterima dari Yesus dan diwariskan oleh para rasul dan penerus2nya.
Siapa yg menyimpan dan menjaga tafsir dari Tradisi Suci dan Alkitab, yg mutlak, infallible, tidak dapat dan tidak akan pernah berubah dari pertama diterima para rasul sampai saat ini? Jawab: Magisterium!!
Dengan kuasa apa Magisterium menjamin infallibility dari ajaran tersebut? Dari perlindungan yang dijanjikan oleh Kristus sendiri (Mat 16 : 18-19, Mat 18-18)!
Sekarang aku balik bertanya pada Anda!
Tulisan Alkitab dan tafsiran akan Alkitab lebih berotoritas mana?
Kalo tulisan Alkitab tidak melarang penerusan jabatan rasul, malah mencontohkan ada rasul2 yang dipilih menggantikan rasul2 sebelumnya, lalu ada tafsiran yg melarang penerusan jabatan rasul, mana yang lebih berotoritas?
Mengatakan Petrus (bukan Paulus) yg mendirikan jemaat di Roma sama sekali tidak ada hints didalam Alkitab dan tidak masuk akal,
Siapa yg mengatakan bahwa Petrus dan bukan Paulus yg mendirikan jemaat di Roma?? Hanya orang yg mengingkari sejarah yg mengatakan demikian!
Gereja Katolik menerima dan menjaga kebenaran ini, bahwa Gereja Roma didirikan oleh dua rasul yang agung, yaitu Petrus dan Paulus!!
Tidak ada hint nya di Alkitab? Ya jelas!! Lihat kembali penjelasanku sebelumnya, segala tindakan Yesus saja tidak dituliskan di Alkitab, apa anehnya kalau tidak semua tindakan2 Petrus dan Paulus dicatat di Alkitab?
Tidak masuk akal?? Di mana tidak masuk akalnya? Apa yang membuat mustahil bagi Petrus dan Paulus utk datang ke Roma? Apa yg membuat mustahil bagi Petrus dan Paulus untuk mendirikan Gereja di Roma?
apalagi mengatakan Petrus sebagai Paus pertama,karena jabatan Paus sebagai pemimpin tunggal semua gereja itu sudah bertentangan dengan prinsip Alkitab dan hanyalah mencuri kemuliaan Yesus sebagai satu satunya Kepala Gereja yang syah dan benar sesuai ajaran Alkitab.
Paus, atau pope, artinya adalah bapa, digunakan di kalangan Gereja mula2 untuk menyebut semua rasul yang adalah bapa Gereja.
Di Gereja Roma, kata paus memang dalam perkembangannya dijadikan gelar khusus untuk penerus Petrus sebagai batu karang Gereja, dan ini adalah murni masalah semantik karena hakekat dan makna kedudukan Petrus tidak berubah. Jangan lalu masalah semantik dipermasalahkan.
Anda justru mengingkari Alkitab jika mengatakan Petrus tidak ditunjuk sebagai paus.
Apakah Petrus itu bukan bapa Gereja? Apakah Petrus itu bukan batu karang? Kalau dalam perkembangan semantik nantinya penerus2 Petrus disebut sebagai paus, mosok Petrusnya sendiri malah tidak disebut paus?
Semua apa yang dibutuhkan oleh kehidupan kristiani sudah tercatat lengkap didalam Alkitab :
2 Pet. 1:2,3 Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib
Ayat tsb jelas sekali mengukuhkan self sufficiency dari Alkitab,tidak perlu ditambahan dengan segala macam ajaran manusia yang palsu.
Memang hal hal yang tidak urgent dan berkaitan dengan kebutuhan rohani buat apa harus dicatat karena itu memang tidak diinspirasikan oleh Roh Kudus untuk dicatat.
Nope, self sufficiency Alkitab adalah tafsiran Anda sendiri.
Ayat di atas secara jelas menyatakan bahwa kuasa ilahi Allah telah menganugerahkan kepada kita segala yg berguna utk hidup saleh dan pengenalan akan Dia. SAMA SEKALI TIDAK DISEBUTKAN BAHWA KUASA ILAHI ITU HANYA DIMUAT DALAM Alkitab, APALAGI Alkitab = 39 PL + 27 PB!!
Tetapi dengan menggunakan ayat tsb untuk membuat segala macam tradisi yang bertentangan dengan Alkitab adalah tindakan yang sudah jelas jelas kebablasan dan menghina Roh Kudus yang sudah mewahyukan dan menginspirasikan penulisan Alkitab.
Nope, jangan samakan kami dengan Anda.
Kami tidak perlu menggunakan ayat2 Alkitab untuk membenarkan diri, karena kami memang tidak melakukan kesalahan.
Magisterium telah menjaga dan meneruskan ajaran2 yg sama dari para rasul generasi pertama yang diterima dari Yesus sendiri.
Alkitab yang digunakan oleh Gereja, terutama PB, lahir dari ajaran2 yang diterima para rasul generasi pertama tersebut.
Otomatis ajaran2 yang orthodox yg dilestarikan oleh Magisterium itu tidak mungkin dapat dan tidak akan pernah bertentangan dengan Alkitab.
Kalau kami ragu akan ke-orthodox-an ajaran2 Magisterium, kami selalu dapat meng-cross check dengan catatan2 sejarah dan tulisan2 bapa2 Gereja yang hidup di jaman para rasul generasi pertama.
Wait a minute too !
Semua argumentasi saya hanya beradasarkan apa yang diajarkan oleh Alkitab Firman Tuhan bukan ajaran tradisi gereja bikinan manusia.
Nope, argument Anda berdasarkan pada tafsir Anda akan Alkitab, dan seperti tulisan Anda sendiri di post #219: ”Setahu saya...”
Ingat, Alkitab adalah tulisan, berupa rangkaian huruf2 yang membentuk kalimat. Sesuai Alkitab, artinya adalah sesuai dan persis seperti rangkaian huruf dan kata2 atau kalimat dalam Alkitab. Kalau tidak exactly seperti yg tertulis, itu artinya adalah tafsiran.
Kalo benar argument Anda berdasar yg diajarkan Alkitab, dan bukan berdasar tafsir Alkitab, silakan disampaikan di sini ayat yg menuliskan bahwa jabatan rasul tidak diwariskan!!
-
Semua tulisan dan referensi sejarah,teori,tradisi,doktrin,ajaran atau apapun hasil bikinan manusia bukanlah kebenaran yang absolut melainkan harus lebih dahulu diuji kebenarannya sesuai dengan perintah Tuhan sendiri dan contoh yang diberikan oleh jemaat di Berea.
I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Mengujinya dengan apa? Apakah harus diuji dengan Alkitab? Silakan, dituliskan di sini ayat yg secara jelas, literally and exactly, huruf demi huruf, yg mengatakan bahwa pengujian itu harus dilakukan dengan Alkitab!
Kisah Para Rasul 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.[/color]
Dan satu satunya alat ukur yang absolut hanyalah Firman Tuhan bukan isapan jempol bikinan manusia.
Pertanyaan untuk Anda, bro OSAS, mohon dijawab.
Dalam ayat 11, digunakan 2 istilah dan dibedakan secara jelas antara firman (yg diterima mereka) dengan Kitab Suci (yg setiap hari diselidiki mereka). Apa yg dimaksud dengan firman? Apa yg dimaksud dengan Kitab Suci?
Pertanyaan kedua, apakah Kitab Suci yg diacu dalam ayat 11 itu sama dengan Kitab Suci yg Anda pegang, i.e. 39 PL + 27 PB?
FYI, Paulus dipenggal kepalanya oleh kaisar Nero di tahun 67-68 AD, berarti Paulus tiba di Berea sebelum tahun 67. Sedangkan kitab Wahyu ditulis di akhir abad pertama, sekitar tahun 96 AD.
Nah lho… kalo yg dipelajari tiap hari oleh jemaat Berea bukan Kitab Suci yg sama dengan yang Anda pegang sekarang, atas dasar apa Anda mengatakan bahwa Alkitab 39+27 itu self sufficient?? Padahal ayat 11 jelas2 mengatakan ada firman dan ada Kitab Suci (yg bahkan berbeda dengan Alkitab 39+27), dan jemaat Berea dipuji karena menerima semuanya itu, bukan hanya mempelajari Kitab Suci (a.k.a. bersola scriptura). :grining:
Anda tidak memperhatikan apa yang saya katakan adanya “kekhususan” dari jabatan apolos bagi kedua belas Rasul yang tidak mungkin dijabat oleh orang lainnya.
Aku perhatikan kok, dan aku kebingungan, makanya aku bertanya, mana ayat yg mengatakan bahwa kerasulan ke12 rasul pertama itu berbeda (khusus) dibanding dengan kerasulan Matias, atau rasul2 seperti Yakobus adelphos, Timotius, dan Barnabas?
Anda mencampuradukkan suatu istilah dalam arti yang umum dengan khusus karena istilah “kurios” (tuan) juga misalnya bisa dipakai untuk manusia (master) tetapi didalam Alkitab Dia khusus dipakai untuk menyebut ketuhanan (lord) Yesus.
Jadi menggunakan istilah harus dalam konteks yang tepat bung!
Demikian juga istilah apostolos kalau dikaitkan dengan ke-12 orang tsb ,maksudnya khusus hanya bagi mereka saja tidak bagi yang lain.
Beda konteks?? Coba dilihat lagi perikop tentang pengangkatan Matias sebagai pengganti Yudas.
Jelas2 konteksnya Matias mengisi posisi Yudas, tidak disebut sama sekali, diindikasikan pun tidak, bahwa kerasulan Matias inferior dibanding Yudas.
Awalnya Anda meragukan bahwa Matias adalah benar2 rasul. Sekarang Anda mengatakan bahwa kerasulan Matias tidak sama dengan Yudas.
Kalau yg Anda jadikan landasan adalah benar2 Alkitab, dan bukan tafsiran Anda, silakan disampaikan di sini ayat Alkitab yg secara gamblang dan jelas, huruf per huruf, kata per kata, kalimat yg tidak dapat diperdebatkan, bahwa kerasulan Matias itu inferior dibanding rasul2 yg lain!
An apostle is a minister who is sent directly by God to do a specific work, in a specific place, to a specific group of people and for a specific time.
Lha… ini mau studi kata apostle berdasar definisi OSAS, atau mau berdasar Lexicon Yunani?
Jelas2 Lexicon Yunani mengatakan ada arti ketiga dari kata apostolos, dan bahkan Lexicon Yunani mengkonfirmasi bahwa Barnabas, Timotius, dan Salvanus juga disebut rasul.
Kembali aku tanyakan sebelum meneruskan diskusi ini, kita mau mendiskusikan secara objektif atau hanya berdasar tafsiran pribadi?
Terbukti tidak pernah istilah rasul didalam Alkitab digunakan bagi diluar yg 12 orang + Paulus tsb kecuali kalau anda karang sendiri.
Menjadikan orang lain sebagai Rasul diluar yang 12 orang tsb hanyalah tindakan yang spekulatif tanpa dukungan Alkitab sama sekali.
Baca sekali lagi perikop tentang pengangkata Matias sebagai pengganti Yudas.
Jelas2 Allkitab menuliskan bahwa Matias ditambahkan dalam bilangan para rasul. Logika mana yg menyangkal bahwa Matias ini disebut rasul??
Menambahi apa yang tidak diajarkan didalam Alkitab sekali lagi menurut saya hanyalah tindakan spekulatif belaka,dan oleh karena itulah lahir gerakan Reformasi sebab gereja sudah jauh menyimpang dari kebenaran Alkitab.
Menyimpang dari kebenaran Alkitab, atau menyimpang dari tafsiran pribadi seseorang akan ayat2 Alkitab? Harap dibedakan dan diperjelas!
Ajaran reformasi adalah bertentangan dengan tafsir Alkitab Gereja Katolik. Ajaran katolik tentu saja akan bertentangan dengan tafsiran Alkitab reformasi.
Ajaran siapa yg bertentangan dengan Alkitab? Tergantung siapa yg jawab. Yang pasti, Alkitab tidak dapat menghakimi karena Alkitab adalah rangkaian huruf2 dan kata2 yg harus dipahami dan ditafsirkan oleh orang yang membacanya.
Kekeliruan inilah sebagai pintu masuk GRK untuk menganggap Paus berwenang menambahi segala macam tradisi extra biblical dan merasa diri memegang otoritas layaknya para Rasul malah melebihinya karena adanya keistimewaan infallibilitas yang tidak dimiliki para Rasul.
Mengatakan para rasul tidak memiliki infallibility berarti Anda telah menyangkal Mat 16 : 18 – 19, Mat 18 : 18!
Apalagi sejarah semua tradisi gereja yang dikarang hanya untuk meninggikan manusia dan diri sendiri secara extra-biblical dengan menghujat Tuhan,tentunya harus ditolak mentah mentah.
Apa definisi extra biblical? Harap dibedakan dengan contra-biblical.
Dan sebelum melangkah ke extra-biblical, bedakan pula dengan contradicting bible interpretation.
Sekarang, ajaran katolik itu extra biblical, contra biblical, ataukah contradicting personal bible interpretation? :grining:
Kalau extra biblical, mungkin Anda benar, karena banyak sejarah yg tidak ditulis dalam Alkitab, jadi memang extra-biblical.
Kalau contra biblical, silakan disebutkan ayat yg dilanggar.
Kalau contra bible interpretation, sebutkan dulu interpretasi SIAPA yg dilanggar, baru disebutkan pelanggarannya.
-
Alkitab juga menyatakan Daud dan Sulaiman memiliki banyak istri apakah anda mengajarkan boleh banyak istri ?
Demikian juga misalnya dengan Abraham dan Yakub yang pernah membohong,apakah berarti mereka dibenarkan untuk berbohong ?
Malah gereja anda mengatur agar para imam untuk tidak memiliki istri sedangkan Petrus sendiri yang anda jadikan panutan itu memilikinya.
Lho… Justru aku yg seharusnya menanyakan hal ini kepada Anda.
Ingat, kami tidak perlu mencari pembenaran diri dari Alkitab, karena apa yg terdapat dalam Tradisi Suci tidak mungkin dapat bertentangan dengan Alkitab. Apa yg tidak tertulis di Alkitab, dan bahkan hal2 yg seolah2 bertentangan dengan Alkitab, selama diajarkan dalam Tradisi Suci, kami mengimaninya sebagai ajaran yg mutlak dan infallible.
Kalau yg contra biblical (bukan lagi extra biblical) seperti monogami vs poligami, kejujuran vs Abraham dan Yakub yg berbohong, dsb justru kami imani dan kami pegang teguh karena diajarkan dalam Tradisi Suci, apalagi hal2 yg contradicting personal interpretation seperti suksesi rasuliah ini.
Ajaran katolik boleh bertentangan dengan interpretasi2 pribadi seperti interpretasi Anda, tapi kami tidak perlu mencari pembenaran diri dalam ayat2 Alkitab, karena Tradisi Suci telah mengajarkan apa yg harus dimani dan diterima sebagai wahyu ilahi.
Semua nama yang anda sebut itu hanya anda yang mengangkatnya menjadi Rasul bukan Tuhan Yesus dan itu tidak pernah diajarkan oleh Alkitab.
Wow… what a harsh accusation!! :'o
Kalau aku yg mengangkat, Gereja Katolik tidak akan pernah mengakuinya, dan aku akan menjadi anathema.
Matias diangkat menjadi rasul oleh rasul pendahulunya. Demikian pula Paulus, Barnabas, Timotius, Silvanus, Yakobus adelphos, dsb, semuanya diangkat menjadi rasul oleh pemegang jabatan rasul pendahulu mereka.
Tidak heran kalau Paus juga merasa dirinya sebagai Kepala Gereja menggantikan Tuhan Yesus padahal tidak pernah ada ajaran Yesus ada kekuasaan tunggal bagi seluruh gereja selain diri-Nya sendiri.
Baca mat 16 : 18 – 19, Yoh 21 : 15 - 19.
Yesus sendiri yg menyatakan keistimewaan dan keutamaan Petrus, bahkan lebih dari murid yang dikasihiNya.
What Were The Proofs Of A True Apostle Of God ?
Many others have claimed to be an apostle during and since the time of the New Testament, even including some in our present time. Are they really apostles of God? Well, perhaps one way to begin to find out is to see how many of these Biblical precedents of a true apostle they have met:
• They have seen The Lord:
• They were called directly by Jesus Christ:
• They have the Holy Spirit of God:
• They respect and teach The Word of God, not their own philosophy:
• They have done miracles:
Ya, Alkitab memang menyebutkan bahwa para rasul generasi pertama pernah melihat Tuhan, Yesus yg memanggil mereka secara langsung (tatap muka), melakukan mujizat, dsb, TETAPI TIDAK MENULISKAN BAHWA INI ADALAH SYARAT UNTUK MENJADI RASUL!!.
Logika sederhana deh, Presiden Soekarno, Presiden Suharto, Presiden Habibie, Presiden Gus Dur, Presiden Megawati, Presiden SBY, semuanya adalah orang jawa. Apakah Anda mau menyimpulkan bahwa semua presiden NKRI harus orang jawa??? :grining:
Anda berusaha menggunakan argument bahwa tidak ada tertulis berarti tidak ada larangan sehingga anda bebas mengangkat sendiri yang bukan Rasul menjadi Rasul,maka disitu anda sudah melakukan Fallacy Argumentum ex silentio.
Nope, Anda salah, sekali lagi aku tidak perlu mencari pembenaran dalam Alkitab.
Anda mengatakan bahwa Alkitab melarang penerusan jabatan rasul, aku hanya menunjukkan bahwa Alkitab tidak pernah melarang demikian!
Sekarang, Anda yg selalu butuh pembenaran dari Alkitab, silakan disampaikan ayat yg menyatakan hal tersebut secara jelas dan tidak dapat diperdebatkan!
Kalau Alkitab saja “silence” mengapa anda pandai-pandaian mendirikan doktrin yang spekulatif ?
Sedangkan larangan menambahi Firman Allah saja ada jelas tertulis secara explisit didalam Alkitab,tetapi gereja anda terus menambahi segala macam ajaran yang dianggap setara dengan wahyu Allah ???
Lihat lagi penjelasan2ku di atas!
Alkitab, lahir dari Tradisi Suci, sebagaimana Sang Putra lahir dari Sang Bapa.
Alkitab dan Tradisi Suci keduanya adalah satu, tidak dapat saling berkontradiksi, keduanya adalah sederajat.
Semua kebenaran yg tertulis dan tidak tertulis di Alkitab dapat ditemukan kepenuhannya dalam Tradisi Suci, dan semua ajaran pokok iman dan kebenaran dari Tradisi Suci semuanya tercantum dalam Alkitab 46 PL + 27 PB.
-
Tidak ada jabatan Rasul maupun Nabi setelah mereka meninggal dunia,yang ada adalah warisan ajaran mereka yang harus diteruskan oleh gereja.
Sekali lagi, silakan disampaikan di sini ayat yg menyatakan demikian.
Selama Anda tidak dapat menyampaikan ayatnya, bagiku dakwaan Anda bahwa suksesi apostolik dalam GK contra-biblical itu tidak benar. Suksesi apostolik dalam GK adalah contradicting your personal interpretation, not contradicting the bible!
Yang masih tersisa adalah jabatan yang bersifat majemuk (bukan tunggal) yaitu Gembala,Penginjil dan Pengajar yang sekarang memakai berbagai istilah yang setara tetapi tidak ada jabatan Kepala Gereja Sedunia karena itu bertentangan dengan ajaran Alkitab.
Idem seperti di atas, tunjukkan ayat yg mengajarkan hal ini secara explicit, huruf demi huruf dan kata demi kata, sehingga tidak dapat dipungkiri atau diperdebatkan bahwa yg tersisa adalah jabatan majemuk.
Selama tidak ada ayatnya, berarti hal ini hanya bertentangan interpretasi pribadi Anda.
Apalagi jabatan Paus,Archbishop,Kardinal dll adalah asing didalam ajaran Alkitab melainkan hanya tradisi bikinan manusia belaka.
Baca lagi 1 Tim 3 : 1 - 16.
Paus, archbishop, cardinal, adalah perkembangan semantic untuk membedakan “penilik jemaat” berdasar struktur organisasi Gereja yg digembalakan oleh penilik jemaat tersebut.
Kesukaan GRK adalah selalu menciptakan “new class” sbg pengantara antara manusia dengan Tuhan padahal lambang pembatasan tsb sudah dirobek yaitu tirai Bait Suci Allah di Yerusalem,sebagai contoh :
1. Antara Yesus dan orang percaya ada Maria sbg perantara
2. Antara Alkitab dengan Orang percaya ada Magisterium sebagai pengantara
3. Antara Roh Kudus dengan orang percaya ada Magisterium sbg satu satunya penafsir Alkitab
4. Untuk pengampunan dosa ada para Imam sebagai pengantara.
Padahal Alkitab sendiri berkata :
Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
Penciptaan kelas (hierachi) pengantara itu memisahkan Yesus sebagai Kepala Gereja dengan tubuhnya yaitu semua jemaat-Nya di gereja yang satu,kudus dan am :
(http://imageshack.com/a/img706/9144/snaa.jpg)
Menciptakan ”new class”???
Yah.. kalau Anda anti sejarah, percuma juga kalau aku jelaskan bahwa ajaran ini sudah ada sejak jaman Gereja Perdana… :grining:
Bagaimana dengan sejarah semua tradisi yang extra-biblical seperti yang pernah dikutip oleh bro Soli tersebut ?
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Apakah semua tradisi gereja diluar Alkitab anda jadikan landasan juga walau sudah bertentangan dengan kebenaran Alkitab ?
Sabar… aku sedang merangkum tulisan untuk menjawab website tersebut. :grining:
Pada dasarnya, yg ditulis dalam website tersebut hanya berdasarkan pada ketidak-tahuan dan kesalah-pahaman akan ajaran Gereja Katolik.
-
Dalam salah satu sudut pandang, Apostolic Succession sebenarnya adalah pengembangan dari Ordination. Yaitu adanya jabatan gereja dalam jalur penatua / bishop sesuai perkembangannya. Contohnya :
Di Kisah Rasul, penatua ditetapkan untuk tiap gereja.
Kis 14:23 Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa, mereka menyerahkan penatua-penatua itu kepada Tuhan, yang adalah sumber kepercayaan mereka.
Act 14:23 And when they had ordained them elders in every church, and had prayed with fasting, they commended them to the Lord, on whom they believed.
Dalam perkembangannya penatua ditetapkan untuk wilayah tertentu :
Tit_1:5 Aku telah meninggalkan engkau di Kreta dengan maksud ini, supaya engkau mengatur apa yang masih perlu diatur dan supaya engkau menetapkan penatua-penatua di setiap kota, seperti yang telah kupesankan kepadamu,
Kalau kita punya Alkitab KJV, ada beberapa akhir surat Paulus diberi keterangan yang tidak ikut diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Contohnya di akhir surat Titus :
Tit 3:15 All that are with me salute thee. Greet them that love us in the faith. Grace be with you all. Amen. It was written to Titus, ordained the first bishop of the church of the Cretians, from Nicopolis of Macedonia.
LAI hanya menterjemahkan sampai kata Amen. Di ayat terakhir surat Titus dikatakan bahwa Titus adalah uskup pertama untuk gereja-gereja di Kreta.
Contoh lain di akhir surat kepada Timotius
2Ti 4:22 The Lord Jesus Christ be with thy spirit. Grace be with you. Amen. The second epistle unto Timotheus, ordained the first bishop of the church of the Ephesians, was written from Rome, when Paul was brought before Nero the second time.
Di akhir surat kepada Timotius, KJV juga menjelaskan bahwa Timotius adalah uskup pertama untuk gereja-gereja di Efesus.
http://www.lds.org/scriptures/nt/2-tim/4?lang=eng (lihat di catatan kaki). Kalau di e-Sword catatan kaki itu masuk di dalam ayat, tapi diwarnai berbeda.
Ini bagian dari ordination, yaitu diperintahkan untuk menetapkan uskup-uskup dalam wilayah tertentu sesuai perkembangan. Uskup-uskup tersebut meliputi kewilayahan tertentu. Mungkin banyak gereja-gereja jaman sekarang yang tidak mempelajari perkembangan pemerintahan gereja secara detail, bisa saja mengambil model di Kisah Rasul, bahwa penatua ditetapkan untuk tiap-tiap gereja.
Padahal dalam perkembangannya, masih di jaman para Rasul, bahwa penatua berkembang menjadi uskup yang membawahi wilayah tertentu. Ordinasi uskup-uskup ini tentu dilakukan dengan turun-temurun dalam jalur keuskupan. Paulus mengangkat uskup Titus, dan Titus diperintahkan untuk mengangkat uskup-uskup sesuai kebutuhan penggembalaan untuk wilayah tertentu, demikian seterusnya.
Segini dulu, nanti akan dikaitkan dengan suksesi apostolik.
Shalom
-
Damai sejahtera Tuhan Yesus Kristus menyertaimu, Dantono.
Segini dulu, nanti akan dikaitkan dengan suksesi apostolik.
Shalom
Kenapa diirit-irit, Dan?
Damai, damai, damai.
-
Mangkanya para Bro (yg katolik maupun yg protestan), kl mnurut saya,
Model struktur pemerintahan di GKR dan maksud-tujuan magisterium di GKR itu bagus.
Hanya saja ya itu.
Seiring bjalannya waktu, tjadi perbedaan-perbedaan pngajaran dbandingkan scriptura yg telah dtetapkan oleh pendahulu GKR.
Kl ilustrasi saya itu spt model Imam Besar Taurat (saya ngga sedang mnyamakan GKR dg Yudaisme ya. Cuma ilustrasi aja).
Model pelayanan dan jalur suksesi dari Imam Besar Taurat disahkan oleh Tuhan sendiri dan adalah sangat baik.
Hanya saja seiring bjalannya waktu, tjadi perbedaan-perbedaan pngajaran yg dlakukan oleh generasi tkemudian.
Pd akhirnya justru pwahyuan mngenai Kristus datang kpd Yohanes Pembaptis, bukan pada para Imam Besar Taurat.
Buat saya mperdebatkan otoritas Petrus, jalur suksesi, struktur tata kelola GKR, pnetapan kanon bukanlah inti psoalannya krn smua itu baik.
Yg jadi masalah adl pnyimpangan pd generasi tkemudian yg tjadi sampai skrg.
Namun bgitu, GKR mmegang doktrin fundamental Kristiani shg bukan kategori Gereja sesat.
-
Damai sejahtera Tuhan Yesus Kristus menyertaimu, Dantono.Kenapa diirit-irit, Dan?
Damai, damai, damai.
Damai Tuhan menyertaimu juga bro Husada. Tadi ada kegiatan rumah tangga rutin pagi hehehe.
Coba saya lanjutkan.
Dari posting sebelumnya, terlihat bahwa sebenarnya keberadaan uskup adalah native bersama gereja di jaman para rasul. Bisa dilihat dari keberadaan uskup Titus (wilayah Kreta) dan Timotius (wilayah Efesus). Disertai juga perintah Rasul Paulus kepada Titus untuk mengangkat uskup-uskup berikutnya. Baik sejarawan gereja maupun ensiklopedi sekuler mencatat keberadaan uskup Titus dan Timotius ini. Apalagi Alkitab KJV juga mencatatnya.
Hal ini diperkuat lagi oleh pernyataan Bapa Gereja Irenaeus (murid martir Polikarpus), generasi ke 3. Polikarpus adalah murid Rasul Yohanes (generasi ke 2). Irenaeus adalah sang pencetus konsep Apostolic Succession. Dalam tulisannya :
Irenaeus (180) introduce explicitly the idea of the bishop's succession in office as a guarantee of the truth of what he preached in that it could be traced back to the apostles.
Suksesi yang dimaksud adalah suksesi uskup yang harus bisa di trace back siapa yang mengangkat uskup tersebut sampai kepada para rasul sendiri. Tujuannya adalah untuk menjamin pengajaran, penafsirannya adalah benar. Karena pada jaman itu mulai banyak bidat-bidat yang mengaku mendapat karunia-karunia, menafsirkan Kitab Suci yang berbeda dengan pengajaran para rasul secara turun temurun. Sehingga jaminan kebenaran sangat diperlukan, yaitu diharuskan oleh pengajar-pengajar dalam garis keuskupan sampai kepada rasul sendiri.
Pernyataan Irenaeus ikut menguatkan bahwa di generasi ke 3 dari para rasul sistem hirarki gereja sudah mulai mapan dan teratur. Yaitu bahwa ada uskup-uskup yang bisa dijadikan rujukan pengajaran. Jadi sistem keuskupan bukan karangan Gereja Katolik di abad modern, melainkan meneruskan dari sistem gereja dari jaman para rasul.
Sebagai uskup, tentu tidak selalu melewati jalan yang mulus, tapi pernah terjadi kejatuhan uskup tertentu ke dalam bidat. Misalnya Arius yang menolak Trinitas, Nestorius yang menolak keilahian Yesus (sebutan Theotokos bagi Maria). Tapi sistem gereja mempunyai kontrol yaitu konsili jika terjadi perselisihan dalam hal iman. Uskup-uskup dari berbagai wilayah berkumpul untuk memutuskan tafsiran, pengajaran. Persis seperti yang dilakukan para rasul di Kis 15.
Lalu bagaimana tentang Bapa Gereja Irenaeus di mata Protestan?
Di mata Protestan, beberapa penulis mengatakan bahwa Ireanaeus sangat concern dengan Kitab Suci (pro sola scriptura):
http://www.christiananswers.net/indonesian/q-eden/sola-scriptura-earlychurch-i.html
Berdasarkan sejarah, Irenaeus juga yang mencetuskan konsep Suksesi Apostolik. Jadi integritasnya tidak diragukan lagi sebagai Bapa Gereja yang concern dengan Alkitab dan Tradisi Suci.
Suksesi Apostolik yang dicetuskan oleh Irenaeus terkait dengan keberadaan sistem keuskupan yang ada pada saat itu. Sistem keuskupan turun-temurun memagari Kitab Suci dari tafsiran-tafsiran salah oleh para bidat.
Shalom
-
Pertanyaan pertama utk Anda klarifikasi, jika tidak terdapat di Alkitab apakah otomatis menjadikan hal tersebut bidaah?
Sudah pastilah bidah kalau ajaran yang tidak terdapat tsb bertentangan dangan apa yang sudah diajarkan di Alkitab !
Kalau istilahnya tidak ada seperti Tritunggal tetapi ajarannya ada maka istilah tsb dapat diterima sebagai kebenaran.
Tetapi kalau ajaran Mariology dan infallibilitas Paus itu sama sekali bertentangan dengan kebenaran yang sudah terdapat didalam Alkitab.
Pertanyaan kedua untuk Anda jawab: tafsiran siapa yg dijadikan landasan untuk menyatakan suatu ajaran bertentangan dgn Alkitab?
Inilah contoh pertanyaan klasik katolik kalau tradisinya dipertanyakan yaitu merelatifkan apa yang absolut diajarkan didalam Alkitab.
Ada hal hal pokok didalam Alkitab yang jelas secara literal tidak bisa dipertentangkan misalnya Yesus sebagai satu satunya pengantara dan juruselamat antara Allah dan manusia sehingga ajaran co-redemptrix dan mediatrix katolik sudah pasti ajaran yang anti Alkitab menurut akal sehat.
Merelatifkan semua penafsiran hanyalah racun postmodernisme yang sangat merusak kekristenan dengan kebebasan menafsirkan seenak perutnya melanggar kaidah kaidah dasar ilmu hermeneutika.
Memonopoli penafsiran Alkitab dengan menganggap hanya mereka sendiri yang berhak dan paling benar dalam menafsirkan Alkitab hanyalah tindakan arogansi rohani belaka dan menghujat peranan dan pekerjaan Roh Kudus didalam diri setiap orang percaya.
Kitab Suci sudah memberikan contoh bagaimana Jemaat di Berea dari gereja perdana tsb bukannya menelan bulat bulat segala macam ajaran/penafsiran seperti di gereja anda malah mereka mengujinya dengan Kitab Suci sesuai dengan perintah Tuhan sendiri.
Dan terbukti didalam sejarah bahwa apa yang ditafsirkan oleh institusi ini ternyata banyak yang antibiblical sama sekali.
A correct interpretation of the Bible will always be consistent with the rest of the Scriptures. Therefore, it is essential for us as students of the Bible to interpret a passage in light of what the rest of the Scriptures say on the topic. There are Scriptures that are somewhat confusing. Peter himself tells us that (2 Ptr. 3:16)! When that is the case, rather than seeking to make an interpretation based on one verse, it is essential to examine other, perhaps more clear, passages of Scripture.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Apakah tradisi gereja anda lebih berotoritas ketimbang Alkitab sehingga hanya tradisi ajaran gereja anda satu satunya alat pengukur ajaran bidah ?
Tradisi gereja anda sendiri diukur pakai apa kebenarannya ?
Tradisi Suci adalah setara dan selaras dengan Alkitab, keduanya adalah Firman Allah yang mutlak dan infallible, dan tidak dapat dan tidak pernah berubah dari yang diterima oleh para rasul generasi pertama dari Yesus sendiri.
Bagaimana bisa sebuah tradisi diangkat menjadi Firman Allah kalau sumbernya bukan dari Nabi dan Rasul dan bukan yang diwahyukan dan diinspirasikan oleh Allah sendiri ???
Semua wahyu jelas ada copy naskah aslinya sebagai bukti bahwa itu diinspirasikan,tetapi tradisi gereja sama sekali hanya rekayasa gereja untuk membenarkan semua ajaran tambahannya walaupun jelas jelas bertentangan dengan kebenaraan Alkitab.
Tradisi Suci dan Alkitab diukur kebenarannya pakai apa? Ya pakai tafsir dari Tradisi Suci dan Alkitab yg diterima dari Yesus dan diwariskan oleh para rasul dan penerus2nya.
Siapa yg menyimpan dan menjaga tafsir dari Tradisi Suci dan Alkitab, yg mutlak, infallible, tidak dapat dan tidak akan pernah berubah dari pertama diterima para rasul sampai saat ini? Jawab: Magisterium!!
Dengan kuasa apa Magisterium menjamin infallibility dari ajaran tersebut? Dari perlindungan yang dijanjikan oleh Kristus sendiri (Mat 16 : 18-19, Mat 18-18)!
Silahkan anda jawab pertanyaan saya yaitu apakah semua sejarah tradisi bikinan gereja selama ribuan tahun sejak kematian para Rasul yang pernah saya kutip websitenya itu juga merupakan warisan Yesus dan para Rasul ?
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Adakah salinan naskah aslinya dari semua tradisi yang anda anggap ajaran para Rasul tsb diatas ???
Sekarang aku balik bertanya pada Anda!
Tulisan Alkitab dan tafsiran akan Alkitab lebih berotoritas mana?
Kalo tulisan Alkitab tidak melarang penerusan jabatan rasul, malah mencontohkan ada rasul2 yang dipilih menggantikan rasul2 sebelumnya, lalu ada tafsiran yg melarang penerusan jabatan rasul, mana yang lebih berotoritas?
Saya sudah berikan beberapa kwalifikasi jabatan Rasul berdasarkan ayat ayat Alkitab yang mendukungnya sehingga bikin bikin doktrin sendiri menganggap bishop anda setara dengan Rasul Kristus jelas sekali anda sudah menciptakan doktrin yang bertentangan dengan prinsip kebenaran Alkitab.
Malah bishop anda dianggap setara dengan Yesus sendiri dgn pengertian apa yang dikatakannya dianggap sama dengan Yesus sendiri yang berkata dan menolak mereka dianggap sama dengan menolak Kristus sendiri (Second Vatican Council)
Betapa arogannya klaim ini !
Para Rasul juga bisa keliru seperti yang sering dilakukan Petrus tetapi bishop kepala yaitu Paus dianggap infallible ???
Apakah ini semua sesuai dengan prinsip ajaran Alkitab secara akal sehat ???
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Mengatakan Petrus (bukan Paulus) yg mendirikan jemaat di Roma sama sekali tidak ada hints didalam Alkitab dan tidak masuk akal,
Siapa yg mengatakan bahwa Petrus dan bukan Paulus yg mendirikan jemaat di Roma?? Hanya orang yg mengingkari sejarah yg mengatakan demikian!
Gereja Katolik menerima dan menjaga kebenaran ini, bahwa Gereja Roma didirikan oleh dua rasul yang agung, yaitu Petrus dan Paulus!!
Tidak ada hint nya di Alkitab? Ya jelas!! Lihat kembali penjelasanku sebelumnya, segala tindakan Yesus saja tidak dituliskan di Alkitab, apa anehnya kalau tidak semua tindakan2 Petrus dan Paulus dicatat di Alkitab?
Tidak masuk akal?? Di mana tidak masuk akalnya? Apa yang membuat mustahil bagi Petrus dan Paulus utk datang ke Roma? Apa yg membuat mustahil bagi Petrus dan Paulus untuk mendirikan Gereja di Roma?
Dalam Sejarah Kitab Suci tidak pernah tertulis bahwa Petrus pergi ke Roma sebagai Paus I di Roma,karena jabatan Paus itu sendiri (penguasa tunggal semua gereja / supreme bishop) sama sekali anti alkitabiah. Hanya Tradisi Katolik saja secara turun temurun berpendapat bahwa Petrus pernah menjabat sebagai Paus1 di Roma.
- Dalam surat Petrus juga tidak disebut apa-apa tentang hal itu.
- Dalam Gal 2:7-8, dikatakan bahwa Petrus adalah rasul untuk orang Yahudi, bukan Non Yahudi, ini tidak logis Petrus untuk menjadi Paus di Roma!
Surat Roma ditulis oleh Paulus kira-kira pada tahun 58 M (berarti termasuk diantara 'masa jabatan' Petrus, yang menurut tradisi berlangsung tahun antara 42-67 M), tetapi dalam Roma 1:7, Paulus hanya menujukan suratnya kepada 'kamu sekalian' dan tidak menyebut nama Petrus, juga dalam Roma 1:11-13, ia tidak minta ijin 'Paus Roma' itu untuk mengunjungi jemaatnya di Roma.
Paulus dipenjarakan di Roma selama 2 tahun (mulai 61 M; bdk. Kis 28:30) dan selama itu ia menulis beberapa suratnya, seperti: Efesus, Filipi, Kolose, Filemon. Dan dalam surat-surat itu ia menyebut nama banyak orang-orang yang bekerja dengan dia, tetapi tidak menyebut nama Petrus. Ini adalah sesuatu yang aneh, kalau Petrus menjadi Paus di Roma pada saat itu.
Jadi kalau Alkitab sendiri “silence” maka menambahi apa yang tidak didukung data-data Alkitab hanyalah pekerjaan yang bersifat “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Bersambung
-
@Jenova (Sambungan)
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
apalagi mengatakan Petrus sebagai Paus pertama,karena jabatan Paus sebagai pemimpin tunggal semua gereja itu sudah bertentangan dengan prinsip Alkitab dan hanyalah mencuri kemuliaan Yesus sebagai satu satunya Kepala Gereja yang syah dan benar sesuai ajaran Alkitab.
Paus, atau pope, artinya adalah bapa, digunakan di kalangan Gereja mula2 untuk menyebut semua rasul yang adalah bapa Gereja.
Di Gereja Roma, kata paus memang dalam perkembangannya dijadikan gelar khusus untuk penerus Petrus sebagai batu karang Gereja, dan ini adalah murni masalah semantik karena hakekat dan makna kedudukan Petrus tidak berubah. Jangan lalu masalah semantik dipermasalahkan.
Anda justru mengingkari Alkitab jika mengatakan Petrus tidak ditunjuk sebagai paus.
Apakah Petrus itu bukan bapa Gereja? Apakah Petrus itu bukan batu karang? Kalau dalam perkembangan semantik nantinya penerus2 Petrus disebut sebagai paus, mosok Petrusnya sendiri malah tidak disebut paus?
Istilah Bapa Gereja itu sendiri sudah melawan apa yang dikatakan Yesus :
Matius 23:9
Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Jabatan paus sebagai kepala Gereja sudah merampok satu satunya yang berhak atas itu yaitu Yesus Kristus sendiri.
Alkitab sama sekali tidak pernah membicarakan :
1. Petrus sebagai kepala gereja
2. Paus sebagai kepala gereja
3. Paus adalah penerus Petrus
4. Paus adalah wakil Kristus
5. Petrus adalah Batukarang Gereja
6. Petrus pernah ke Roma
7. Yesus mengangkat Petrus sebagai Paus
8. Petrus menganggap dirinya sebagai Paus
9. Petrus menyerahkan jabatan Paus kepada penerusnya
Sama sekali tidak ada keistimewaan Petrus dibandingkan Rasul lainnya,malah ia sering ditegur oleh Yesus dan Paulus.
Jadi anda sudah melakukan “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Semua apa yang dibutuhkan oleh kehidupan kristiani sudah tercatat lengkap didalam Alkitab :
2 Pet. 1:2,3 Kasih karunia dan damai sejahtera melimpahi kamu oleh pengenalan akan Allah dan akan Yesus, Tuhan kita.Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib
Ayat tsb jelas sekali mengukuhkan self sufficiency dari Alkitab,tidak perlu ditambahan dengan segala macam ajaran manusia yang palsu.
Memang hal hal yang tidak urgent dan berkaitan dengan kebutuhan rohani buat apa harus dicatat karena itu memang tidak diinspirasikan oleh Roh Kudus untuk dicatat.
Nope, self sufficiency Alkitab adalah tafsiran Anda sendiri.
Ayat di atas secara jelas menyatakan bahwa kuasa ilahi Allah telah menganugerahkan kepada kita segala yg berguna utk hidup saleh dan pengenalan akan Dia. SAMA SEKALI TIDAK DISEBUTKAN BAHWA KUASA ILAHI ITU HANYA DIMUAT DALAM Alkitab, APALAGI Alkitab = 39 PL + 27 PB!!
Saya tidak heran kalau anda menganggap Alkitab tidak self sufficient sebab dia bergantung dan hanya bisa dipercaya kalau ditafsirkan oleh magisterium gereja anda sendiri yang notabene hanyalah manusia berdosa yang rentan dengan rekayasa.
Dpl otoritas Alkitab berada dibawah otoritas magisterium yang penuh dengan arogansi tersebut !
Soal kuasa Allah baca lagi:
Roma 1:16
Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Mengatakan dengan penuh arogansi bahwa keselamatan adalah melalui Maria dan harus tunduk kepada Roman Pontiff hanyalah penghujatan Tuhan saja sifatnya,karena kuasa keselamatan itu ada didalam pekerjaan Roh Kudus melalui Firman Kristus saja bukan oleh organisasi / negara agama+politik+pemeritahan yang ada di Vatican.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Tetapi dengan menggunakan ayat tsb untuk membuat segala macam tradisi yang bertentangan dengan Alkitab adalah tindakan yang sudah jelas jelas kebablasan dan menghina Roh Kudus yang sudah mewahyukan dan menginspirasikan penulisan Alkitab.
Nope, jangan samakan kami dengan Anda.
Memang berbeda total ajarannya,makanya lahirlah Reformasi !
Kami tidak perlu menggunakan ayat2 Alkitab untuk membenarkan diri, karena kami memang tidak melakukan kesalahan.
Magisterium telah menjaga dan meneruskan ajaran2 yg sama dari para rasul generasi pertama yang diterima dari Yesus sendiri.
Alkitab yang digunakan oleh Gereja, terutama PB, lahir dari ajaran2 yang diterima para rasul generasi pertama tersebut.
Otomatis ajaran2 yang orthodox yg dilestarikan oleh Magisterium itu tidak mungkin dapat dan tidak akan pernah bertentangan dengan Alkitab.
Kalau kami ragu akan ke-orthodox-an ajaran2 Magisterium, kami selalu dapat meng-cross check dengan catatan2 sejarah dan tulisan2 bapa2 Gereja yang hidup di jaman para rasul generasi pertama.
Bagaimana dengan segala macam ajaran/tradisi yang bertambah terus dan sudah berjalan ribuan tahun setelah kematian para Rasul ?
Atas dasar apa pula itu berasal dari ajaran para Rasul ???
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Wait a minute too !
Semua argumentasi saya hanya beradasarkan apa yang diajarkan oleh Alkitab Firman Tuhan bukan ajaran tradisi gereja bikinan manusia.
Nope, argument Anda berdasarkan pada tafsir Anda akan Alkitab, dan seperti tulisan Anda sendiri di post #219: ”Setahu saya...”
Saya tahu berdasarkan apa yang sudah saya pelajari,amati dan baca dari semua pahlawan pahlawan iman yang dengan teguh bersandar hanya kepada Alkitab saja (Back to Bible) sama seperti jemaat gereja perdana,bukan ajaran bikinan manusia.
Pengetahuan saya tidak berasal dari ciptaan atau rekayasa saya sendiri melainkan belajar dari ajaran ajaran mereka yang alkitabiah dan yang sudah mendahului saya.
Ingat, Alkitab adalah tulisan, berupa rangkaian huruf2 yang membentuk kalimat. Sesuai Alkitab, artinya adalah sesuai dan persis seperti rangkaian huruf dan kata2 atau kalimat dalam Alkitab. Kalau tidak exactly seperti yg tertulis, itu artinya adalah tafsiran.
Kalo benar argument Anda berdasar yg diajarkan Alkitab, dan bukan berdasar tafsir Alkitab, silakan disampaikan di sini ayat yg menuliskan bahwa jabatan rasul tidak diwariskan!!
Silahkan anda baca lagi semua dukungan ayat yang saya kutip yang mendukung kwalifikasi para Rasul tersebut menurut ajaran Alkitab.
Kalau ada manusia setelah para Rasul yang memenuhi kwalifikasi tersebut silahkan anda beritahukan kepada saya yang terbatas pengetahuannya ini.
Mengangkat diri sendiri menjadi Rasul adalah tindakan yang menggelikan dan tidak masuk akal sehat menurut saya.
Syalom
-
Mengujinya dengan apa? Apakah harus diuji dengan Alkitab? Silakan, dituliskan di sini ayat yg secara jelas, literally and exactly, huruf demi huruf, yg mengatakan bahwa pengujian itu harus dilakukan dengan Alkitab!
Ini lagi cara klasik seorang katolik yang bergaya alkitabiah menanyakan mana ayatnya secara literal !
Yang sudah ada secara literal saja dilanggar habis habisan dengan segala macam tradisi rekayasa.
Secara akal sehat kalau bukan dengan Alkitab harusnya menurut anda dengan apa ?
Bukankah Alkitab merupakan wahyu Allah sendiri yang akan menjadi hakim manusia kelak diakhir jaman ?
Bukankah Firman Tuhan itu adalah kebenaran yang berotoritas menurut saksi para Nabi dan Rasul sendiri ?
Kalau kelak manusia akan dihakimi menurut Firman Kristus apakah anda menganggap Alkitab bukan sebagai alat uji kebenaran suatu ajaran gereja sekarang ini ?
Saya harap anda bukan seorang hipokrit bro,yang sok mencari ayat secara literal padahal yang sudah ada secara literal saja dilanggar habis habisan.
Silahkan anda belajar bagaimana contoh yang diberikan Yesus yaitu apa yang digunakannya sebagai alat uji ketika ia menghadapi ujian pencobaan dari si Iblis :
Matius 4:4
Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Matius 4:7
Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
Matius 4:10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
Inilah contoh kongkrit prinsip “Back to Bible” dari Protestan karena Alkitab Firman Tuhanlah satu satunya kebenaran yang berotoritas tertinggi sebagai alat uji yang Tuhan berikan kepada umatnya.
Maaf kalau saya menganggap lucu seorang katolik didalam diskusi mencari pembenarannya melalui Alkitab karena mereka percaya bahwa ;
1. Alkitab tidak lengkap dan sempurna sehingga perlu ada tradisi lagi
2. Alkitab tidak self sufficient
3. Alkitab tidak pernah digunakan utk menguji tradisinya sendiri.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Kisah Para Rasul 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.[/color]
Dan satu satunya alat ukur yang absolut hanyalah Firman Tuhan bukan isapan jempol bikinan manusia.
Pertanyaan untuk Anda, bro OSAS, mohon dijawab.
Dalam ayat 11, digunakan 2 istilah dan dibedakan secara jelas antara firman (yg diterima mereka) dengan Kitab Suci (yg setiap hari diselidiki mereka). Apa yg dimaksud dengan firman? Apa yg dimaksud dengan Kitab Suci?
Kitab Suci adalah Firman Allah yang sudah tertulis,as simple as that !
Firman yang diberitakan / disampaikan oleh pengkotbah harus diuji oleh Firman yang tertulis apakah memang benar demikian karena banyak Injil palsu yang dikumandangkan walau pada jaman gereja perdana tersebut.
Demikianlah jawaban saya.
Pertanyaan kedua, apakah Kitab Suci yg diacu dalam ayat 11 itu sama dengan Kitab Suci yg Anda pegang, i.e. 39 PL + 27 PB?
FYI, Paulus dipenggal kepalanya oleh kaisar Nero di tahun 67-68 AD, berarti Paulus tiba di Berea sebelum tahun 67. Sedangkan kitab Wahyu ditulis di akhir abad pertama, sekitar tahun 96 AD.
Nah lho… kalo yg dipelajari tiap hari oleh jemaat Berea bukan Kitab Suci yg sama dengan yang Anda pegang sekarang, atas dasar apa Anda mengatakan bahwa Alkitab 39+27 itu self sufficient?? Padahal ayat 11 jelas2 mengatakan ada firman dan ada Kitab Suci (yg bahkan berbeda dengan Alkitab 39+27), dan jemaat Berea dipuji karena menerima semuanya itu, bukan hanya mempelajari Kitab Suci (a.k.a. bersola scriptura).
Semua Kitab Suci dalam keadaan bagaimanapun adalah Self Sufficient menurut scope dan cakupan yang ada padanya pada waktu dimana dia berada.
Kitab PB juga tidak mungkin berdiri sendiri tanpa dukungan dari apa yang sudah dinubuatkan didalam PL sehingga semua kitab yang ada saling berkaitan dan mendukung satu sama lain secara harmonis,karena semua “author” dari Kitab Suci sebenarnya adalah Tuhan sendiri.
Kalau ada Firman Tuhan yang dikotbahkan ternyata misalnya bertentangan dengan prinsip kebenaran yang sudah ada didalam Kitab Suci pada waktu itu maka sudah pasti itu adalah ajaran heresy.
Tetapi sekali lagi saya ingatkan kalau anda mau fokus berdiskusi mengenai topik ini maka bukan Kitab Sucinya yang anda harus persoalkan melainkan contoh tauladan dari jemaat gereja perdana tsb yang merupakan inti persoalan dari apa yang dimaksud dengan suksesi apostolik didalam topik ini.
Demikianlah jawaban saya.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Anda tidak memperhatikan apa yang saya katakan adanya “kekhususan” dari jabatan apolos bagi kedua belas Rasul yang tidak mungkin dijabat oleh orang lainnya.
Aku perhatikan kok, dan aku kebingungan, makanya aku bertanya, mana ayat yg mengatakan bahwa kerasulan ke12 rasul pertama itu berbeda (khusus) dibanding dengan kerasulan Matias, atau rasul2 seperti Yakobus adelphos, Timotius, dan Barnabas?
Silahkan anda baca lagi kwalifikasi Rasul yang sudah pernah saya kutip tanpa melakukan apa yang saya maksud dengan “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Baik Yakobus,Timotius dll itu tidak pernah menyandang predikat rasul didalam Alkitab kalau anda memang masih percaya kepada apa yang diajarkan Alkitab bukan tradisi gereja anda.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Anda mencampuradukkan suatu istilah dalam arti yang umum dengan khusus karena istilah “kurios” (tuan) juga misalnya bisa dipakai untuk manusia (master) tetapi didalam Alkitab Dia khusus dipakai untuk menyebut ketuhanan (lord) Yesus.
Jadi menggunakan istilah harus dalam konteks yang tepat bung!
Demikian juga istilah apostolos kalau dikaitkan dengan ke-12 orang tsb ,maksudnya khusus hanya bagi mereka saja tidak bagi yang lain.
Beda konteks?? Coba dilihat lagi perikop tentang pengangkatan Matias sebagai pengganti Yudas.
Jelas2 konteksnya Matias mengisi posisi Yudas, tidak disebut sama sekali, diindikasikan pun tidak, bahwa kerasulan Matias inferior dibanding Yudas.
Awalnya Anda meragukan bahwa Matias adalah benar2 rasul. Sekarang Anda mengatakan bahwa kerasulan Matias tidak sama dengan Yudas.
Kalau yg Anda jadikan landasan adalah benar2 Alkitab, dan bukan tafsiran Anda, silakan disampaikan di sini ayat Alkitab yg secara gamblang dan jelas, huruf per huruf, kata per kata, kalimat yg tidak dapat diperdebatkan, bahwa kerasulan Matias itu inferior dibanding rasul2 yg lain!
Saya rasanya tidak pernah mengatakan kerasulan matias inferior karena itu perkataan anda sendiri bukan dari saya.
Saya mengatakan itu masih debatable apakah cara pemilihan Rasul melalui undian memang benar didalam jaman PB.
Kalau itu memang bisa dibenarkan maka semua Rasul memang memiliki orotitas yang sama tanpa kecuali,berbeda total dengan paham gereja anda (kalau tidak salah) yang menganggap Petrus sebagai kepala dari semua rasul lainnya.
Justru gereja andalah yang menganggap Petrus lebih tinggi (primacy) derajatnya dari rasul lainnya dimana ini sama sekali tidak pernah diajarkan oleh Alkitab dan diakui oleh satupun Rasul lainnya..
Bersambung
-
@Jenova (Sambungan)
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
An apostle is a minister who is sent directly by God to do a specific work, in a specific place, to a specific group of people and for aspecific time.
Lha… ini mau studi kata apostle berdasar definisi OSAS, atau mau berdasar Lexicon Yunani?
Jelas2 Lexicon Yunani mengatakan ada arti ketiga dari kata apostolos, dan bahkan Lexicon Yunani mengkonfirmasi bahwa Barnabas, Timotius, dan Salvanus juga disebut rasul.
Kembali aku tanyakan sebelum meneruskan diskusi ini, kita mau mendiskusikan secara objektif atau hanya berdasar tafsiran pribadi?
Lexicon adalah satu hal tetapi bagaimana menerapkannya secara benar adalah hal yang lain dan memerlukan kemampuan hermeneutika yang benar.
Kalau tidak maka pastilah manipulasi banyak akan terjadi.
Misalnya menggunakan istilah “kurios” kalau ditujukan kepada Yesus haruslah ditafsirkan sebagai Tuhan bukan hanya sekedar tuan (master).
Kembali lagi saya tegaskan bahwa semua komentar saya adalah secara obyektif menurut warna Protestan
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Terbukti tidak pernah istilah rasul didalam Alkitab digunakan bagi diluar yg 12 orang + Paulus tsb kecuali kalau anda karang sendiri.
Menjadikan orang lain sebagai Rasul diluar yang 12 orang tsb hanyalah tindakan yang spekulatif tanpa dukungan Alkitab sama sekali.
Baca sekali lagi perikop tentang pengangkata Matias sebagai pengganti Yudas.
Jelas2 Allkitab menuliskan bahwa Matias ditambahkan dalam bilangan para rasul. Logika mana yg menyangkal bahwa Matias ini disebut rasul??
Proses pemilihan Matias menggantikan Yudas yang sudah meninggal dunia,disepanjang Alkitab hanya merupakan satu satunya proses penggantian para Rasul yaitu yang pertama dan terakhir.
Setelah itu tidak pernah ada penggantian Rasul walaupun mereka satu persatu telah meninggal dunia.
Jadi mengada-adakan apa yang memang tidak ada didalam Alkitab hanyalah tindakan “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Menambahi apa yang tidak diajarkan didalam Alkitab sekali lagi menurut saya hanyalah tindakan spekulatif belaka,dan oleh karena itulah lahir gerakan Reformasi sebab gereja sudah jauh menyimpang dari kebenaran Alkitab.
Menyimpang dari kebenaran Alkitab, atau menyimpang dari tafsiran pribadi seseorang akan ayat2 Alkitab? Harap dibedakan dan diperjelas!
Ajaran reformasi adalah bertentangan dengan tafsir Alkitab Gereja Katolik. Ajaran katolik tentu saja akan bertentangan dengan tafsiran Alkitab reformasi.
Ajaran siapa yg bertentangan dengan Alkitab? Tergantung siapa yg jawab. Yang pasti, Alkitab tidak dapat menghakimi karena Alkitab adalah rangkaian huruf2 dan kata2 yg harus dipahami dan ditafsirkan oleh orang yang membacanya.
Kan sudah saya berikan websitenya yang membandingkan perbedaan antara sejarah ajaran Katolik yang baru dengan apa yang benar menurut Alkitab.
Prinsipnya ajaran heresy itu secara obyektif adalah ajaran yang bertentangan dengan Alkitab bukan gereja tertentu,karena Alkitab sebagai satu satunya alat uji yang absolut dan sempurna.
Ajaran Protestan harus sesuai dengan prinsip kebenaran Alkitab karena tonggak keberadaannya adalah “Back to Bible” warisan gereja perdana yang rasuliah.
Kebenaran Alkitab tidak mungkin bisa anda relatifkan melalui segala macam akrobat penafsiran karena jelas ada hal hal prinsipil yang tidak boleh dilanggar didalam ajaran kebenaran Kitab Suci.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Kekeliruan inilah sebagai pintu masuk GRK untuk menganggap Paus berwenang menambahi segala macam tradisi extra biblical dan merasa diri memegang otoritas layaknya para Rasul malah melebihinya karena adanya keistimewaan infallibilitas yang tidak dimiliki para Rasul.
Mengatakan para rasul tidak memiliki infallibility berarti Anda telah menyangkal Mat 16 : 18 – 19, Mat 18 : 18!
Itulah kekeliruan besar yang menjadi inti persoalan disini karena Petrus sendiri juga sering melakukan kekeliruan tanpa kecuali.
Selain itu Paulus juga berkata :
Galatia 1:8
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
Galatia 1:9
Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklahdia.
Jadi dengan rendah hati Paulus juga mengingatkan bahwa baik Rasul maupun Malaikat hanyalah ciptaan yang terbatas dan bisa saja melakukan kekeliruan.
Dan Paulus juga pernah menegur Petrus yang pernah hipokrit itu.
Tetapi Paus anda mengaku bahwa dia adalah setara dengan Allah sendiri sehingga berani mengaku tidak mungkin salah :
Pope Boniface VIII, Unam Sanctam, November 18, 1302
“The pope, as the Vicar of Christ on earth, possesses the same full power of jurisdicton that Christ Himself possessed during His human life.”
Pope Clement VI., Acta Clementis, c. 1350; cited in the Roman Catholic publication: Granfield, Patrick, The Limits of the Papacy, NY: Crossroad, 1987; p.36.
“The pope can do all things God can do.”
Vatican I, the Pope’s recent ‘Ecumenical Council’,
“Official Proclamation” [Jan. 9, 1870]
“We hold upon this earth the place of God Almighty.” “...it came to pass in the secret design of God’s providence that We were chosen to fill this Chair of St. Peter and to take the place of the Person of Christ Himself in the Church...”
http://www.trueorthodoxy.org/heretics_roman_catholics_pope_as_christ.shtml
Alangkah arogannya pernyataan tsb !
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:27 AM
Apalagi sejarah semua tradisi gereja yang dikarang hanya untuk meninggikan manusia dan diri sendiri secara extra-biblical dengan menghujat Tuhan,tentunya harus ditolak mentah mentah.
Apa definisi extra biblical? Harap dibedakan dengan contra-biblical.
Dan sebelum melangkah ke extra-biblical, bedakan pula dengan contradicting bible interpretation.
Sekarang, ajaran katolik itu extra biblical, contra biblical, ataukah contradicting personal bible interpretation?
Kalau extra biblical, mungkin Anda benar, karena banyak sejarah yg tidak ditulis dalam Alkitab, jadi memang extra-biblical.
Kalau contra biblical, silakan disebutkan ayat yg dilanggar.
Kalau contra bible interpretation, sebutkan dulu interpretasi SIAPA yg dilanggar, baru disebutkan pelanggarannya.
Kalau yang extra-biblical itu ternyata juga adalah anti biblical maka ya sama saja statusnya karena semua itu hanyalah kebenaran yang isapan jempol belaka.
Contohnya sudah saya berikan websitenya :
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
2 Petrus 2:3
Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.
Kasus penjualan SURAT INDULGENSI adalah salah satu contoh mencari keuntungan dengan ajaran yang isapan jempol.
Syalom
-
OOT detected
OOT detected
OOT detected
OOT detected
OOT detected
OOT detected
OOT detected
-
Lho… Justru aku yg seharusnya menanyakan hal ini kepada Anda.
Ingat, kami tidak perlu mencari pembenaran diri dari Alkitab, karena apa yg terdapat dalam Tradisi Suci tidak mungkin dapat bertentangan dengan Alkitab. Apa yg tidak tertulis di Alkitab, dan bahkan hal2 yg seolah2 bertentangan dengan Alkitab, selama diajarkan dalam Tradisi Suci, kami mengimaninya sebagai ajaran yg mutlak dan infallible.
Kalau yg contra biblical (bukan lagi extra biblical) seperti monogami vs poligami, kejujuran vs Abraham dan Yakub yg berbohong, dsb justru kami imani dan kami pegang teguh karena diajarkan dalam Tradisi Suci, apalagi hal2 yg contradicting personal interpretation seperti suksesi rasuliah ini.
Ajaran katolik boleh bertentangan dengan interpretasi2 pribadi seperti interpretasi Anda, tapi kami tidak perlu mencari pembenaran diri dalam ayat2 Alkitab, karena Tradisi Suci telah mengajarkan apa yg harus dimani dan diterima sebagai wahyu ilahi.
Sudah berkali kali saya berikan mana contohnya ajaran yang anti biblical tersebut bro,silahkan dicermati saja.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:46 AM
Semua nama yang anda sebut itu hanya anda yang mengangkatnya menjadi Rasul bukan Tuhan Yesus dan itu tidak pernah diajarkan oleh Alkitab.
Wow… what a harsh accusation!!
Kalau aku yg mengangkat, Gereja Katolik tidak akan pernah mengakuinya, dan aku akan menjadi anathema.
Matias diangkat menjadi rasul oleh rasul pendahulunya. Demikian pula Paulus, Barnabas, Timotius, Silvanus, Yakobus adelphos, dsb, semuanya diangkat menjadi rasul oleh pemegang jabatan rasul pendahulu mereka.
Dimana ajarannya dan ayatnya didalam Alkitab bahwa Barnabas,Timotius,Silvanus,dan Yakobus itu pernah dipilih menjadi Rasul dan dianggap sebagai Rasul kalau bukan anda sendiri yang mengangkatnya menjadi demikian ?
Dimana ayatnya didalam Alkitab kalau mereka pernah menyandang predikat Rasul ?
Kalau anda tidak bisa memberikannya maka sudah pasti itu hanyalah “Fallacy Argumentum ex silentio” belaka.
Makanya menganggap bishop anda setara dengan Rasul hanyalah isapan jempol belaka bro karena sama sekali tidak ada dukungan alkitabiahnya kecuali tradisi anda yang tidak alkitabiah itu.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:46 AM
Tidak heran kalau Paus juga merasa dirinya sebagai Kepala Gereja menggantikan Tuhan Yesus padahal tidak pernah ada ajaran Yesus ada kekuasaan tunggal bagi seluruh gereja selain diri-Nya sendiri.
Baca mat 16 : 18 – 19, Yoh 21 : 15 - 19.
Yesus sendiri yg menyatakan keistimewaan dan keutamaan Petrus, bahkan lebih dari murid yang dikasihiNya.
Keistimewaan dan Keutamaan yang anda karang itu tidak pernah diajarkan didalam Alkitab karena semua Rasul adalah setara dihadapan Yesus.
1.Hanya satu batukarang gereja menurut Alkitab yaitu Tuhan Yesus sendiri. 1 Korintus 10:4 : dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
2.Jabatan gembala seperti yg sudah pernah saya kutip adalah jabatan yang bersifat plural bukan otoritas tunggal dengan mengkorupsi jabatan Kristus sendiri sebagai satu satunya Kepala Gereja (Gembala Agung). Di Matius 28:16-20 jelas tugas itu diberikan kepada murid murid Yesus bukan hanya Petrus saja.
3.Kunci Kerajaan Surga, Tuhan Yesus tidak memberikan wewenang khusus kepada Petrus. Tuhan Yesus memberikan wewenang ini kepada semua murid-muridNya, termasuk kita sekarang ini. Karena dengan darahNya, kita kini menjadi imam-imamNya. Jika kita membaca di Yohanes 20:23, Tuhan juga memberikan wewenang yang sama kepada murid-muridNya.
1 Pet. 5:1 - 4 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.
Dari ayat diatas ada dua hal yang diajarkan :
1. Bahwa Petrus sendiri dengan rendah hati mengakui bahwa dirinya hanyalah ‘teman penatua’ ( fellow elder),bukan Kepala para Rasul apalagi sebagai Paus yang sudah menganggap dirinya seperti Tuhan itu.
2. Gembala yang Agung hanyalah Yesus itu sendiri.
Menjadikan Paus sebagai gembala agung kepala gereja sedunia hanyalah kecongkakan rohani saja sifatnya !
Jadi istilah “keistimewaan/keutamaan” (primacy) itu hanyalah karangan anda saja dan sama sekali tidak ada dukungan Alkitabnya.
Bersambung
-
@Jenova (Sambungan)
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:46 AM
What Were The Proofs Of A True Apostle Of God ?
Many others have claimed to be an apostle during and since the time of the New Testament, even including some in our present time. Are they really apostles of God? Well, perhaps one way to begin to find out is to see how many of these Biblical precedents of a true apostle they have met:
• They have seen The Lord:
• They were called directly by Jesus Christ:
• They have the Holy Spirit of God:
• They respect and teach The Word of God, not their own philosophy:
• They have done miracles:
Ya, Alkitab memang menyebutkan bahwa para rasul generasi pertama pernah melihat Tuhan, Yesus yg memanggil mereka secara langsung (tatap muka), melakukan mujizat, dsb, TETAPI TIDAK MENULISKAN BAHWA INI ADALAH SYARAT UNTUK MENJADI RASUL!!.
Logika sederhana deh, Presiden Soekarno, Presiden Suharto, Presiden Habibie, Presiden Gus Dur, Presiden Megawati, Presiden SBY, semuanya adalah orang jawa. Apakah Anda mau menyimpulkan bahwa semua presiden NKRI harus orang jawa???
Itulah semua kwalifikasi yang berlaku bagi para Rasul sesuai dengan ayat ayat yang saya kutip tersebut dan sama sekali jauh panggang dari api kalau dikenakan kepada semua bishop anda termasuk Pausnya sekalian yang penuh arogansi tsb.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:46 AM
Anda berusaha menggunakan argument bahwa tidak ada tertulis berarti tidak ada larangan sehingga anda bebas mengangkat sendiri yang bukan Rasul menjadi Rasul,maka disitu anda sudah melakukan Fallacy Argumentum ex silentio.
Nope, Anda salah, sekali lagi aku tidak perlu mencari pembenaran dalam Alkitab.
Anda mengatakan bahwa Alkitab melarang penerusan jabatan rasul, aku hanya menunjukkan bahwa Alkitab tidak pernah melarang demikian!
Sekarang, Anda yg selalu butuh pembenaran dari Alkitab, silakan disampaikan ayat yg menyatakan hal tersebut secara jelas dan tidak dapat diperdebatkan!
Silahkan ditunjukkan dimana saya memberikan kalimat yang dibold merah tsb ?
Jadi kalau kwalifikasi Rasul jelas dan sama sekali tidak ada ajaran dan sejarahnya didalam Alkitab kenapa pula anda jarus memaksakan apa yang tidak ada dengan cara Fallacy Argumentum ex silentio ?
Kalau jabatan Rasuli itu memang sudah tidak ada lagi maka semua bangunan jabatan gerejawi dan klaim gereja anda akan runtuh hancur berantakan,makanya saya tidak heran anda mengotot terus walau sama sekali tidak ada dasar kebenarannya.
Quote from: OSAS on Yesterday at 10:48:46 AM
Kalau Alkitab saja “silence” mengapa anda pandai-pandaian mendirikan doktrin yang spekulatif ?
Sedangkan larangan menambahi Firman Allah saja ada jelas tertulis secara explisit didalam Alkitab,tetapi gereja anda terus menambahi segala macam ajaran yang dianggap setara dengan wahyu Allah ???
Lihat lagi penjelasan2ku di atas!
Alkitab, lahir dari Tradisi Suci, sebagaimana Sang Putra lahir dari Sang Bapa.
Alkitab dan Tradisi Suci keduanya adalah satu, tidak dapat saling berkontradiksi, keduanya adalah sederajat.
Semua kebenaran yg tertulis dan tidak tertulis di Alkitab dapat ditemukan kepenuhannya dalam Tradisi Suci, dan semua ajaran pokok iman dan kebenaran dari Tradisi Suci semuanya tercantum dalam Alkitab 46 PL + 27 PB.
Sekarang tidak ada lagi namanya tradisi suci yang belum tertulis karena semua apa yang anda anggap tradisi suci sudah dalam bentuk tertulis didalam Alkitab berdasarkan salinan naskah aslinya yang masih banyak tersimpan sebagai bukti.
Suatu tradisi itu disebut suci hanya kalau bersumber dari wahyu dan inspirasi Roh Kudus belaka bukan hasil rekayasa manusia yang berjalan terus walau sudah berselang ribuan tahun sampai sekarang.
Syalom
-
Sekali lagi, silakan disampaikan di sini ayat yg menyatakan demikian.
Selama Anda tidak dapat menyampaikan ayatnya, bagiku dakwaan Anda bahwa suksesi apostolik dalam GK contra-biblical itu tidak benar. Suksesi apostolik dalam GK adalah contradicting your personal interpretation, not contradicting the bible!
Sekali lagi silahkan baca lagi semua penjelasan saya diatas dan Fallacy Argumentum ex silentio yang anda lakukan sama sekali tidak layak dipertimbangkan karena tidak ada dukungan alkitabiahnya.
Quote from: OSAS on Yesterday at 11:10:54 AM
Yang masih tersisa adalah jabatan yang bersifat majemuk (bukan tunggal) yaitu Gembala,Penginjil dan Pengajar yang sekarang memakai berbagai istilah yang setara tetapi tidak ada jabatan Kepala Gereja Sedunia karena itu bertentangan dengan ajaran Alkitab.
Idem seperti di atas, tunjukkan ayat yg mengajarkan hal ini secara explicit, huruf demi huruf dan kata demi kata, sehingga tidak dapat dipungkiri atau diperdebatkan bahwa yg tersisa adalah jabatan majemuk.
Selama tidak ada ayatnya, berarti hal ini hanya bertentangan interpretasi pribadi Anda.
Efesus 4:11
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Baca lagi istilah plural dari semua jabatan gerejawi tersebut kalau anda memang paham tata-bahasa Indonesia.
Silahkan baca lagi penjelasan saya diatas bahwa jabatan gerejawi tersebut adalah bersifat pluralitas bukan monopoli primacy satu orang saja yang mengaku setara dengan Kristus dan Tuhan itu sendiri yang menuntut semua orang harus tunduk kepadanya agar selamat.
Quote from: OSAS on Yesterday at 11:10:54 AM
Apalagi jabatan Paus,Archbishop,Kardinal dll adalah asing didalam ajaran Alkitab melainkan hanya tradisi bikinan manusia belaka.
Baca lagi 1 Tim 3 : 1 - 16.
Paus, archbishop, cardinal, adalah perkembangan semantic untuk membedakan “penilik jemaat” berdasar struktur organisasi Gereja yg digembalakan oleh penilik jemaat tersebut.
Tidak ada alasan semantik kalau isinya sama sekali berbeda antara apa yang dimaksud dengan jabatan gembala,pemberita Injil dan Pengajar tersebut dengan semua hierarchi jabatan gereja anda yang mirip militer tersebut.
Tidak pernah ada jabatan gerejawi sebagai pengganti Kristus (Vicar) dan Supreme Bishop (Pope) yang sudah dianggap setara dengan Tuhan itu didalam Alkitab.
Anda sudah melakukan tehnik “equivocation fallacy” mempersamakan apa yang tidak sama dengan alasan semantik padahal isinya sama sekali berbeda.
Quote from: OSAS on Yesterday at 11:10:54 AM
Kesukaan GRK adalah selalu menciptakan “new class” sbg pengantara antara manusia dengan Tuhan padahal lambang pembatasan tsb sudah dirobek yaitu tirai Bait Suci Allah di Yerusalem,sebagai contoh :
1. Antara Yesus dan orang percaya ada Maria sbg perantara
2. Antara Alkitab dengan Orang percaya ada Magisterium sebagai pengantara
3. Antara Roh Kudus dengan orang percaya ada Magisterium sbg satu satunya penafsir Alkitab
4. Untuk pengampunan dosa ada para Imam sebagai pengantara.
Padahal Alkitab sendiri berkata :
Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
Penciptaan kelas (hierachi) pengantara itu memisahkan Yesus sebagai Kepala Gereja dengan tubuhnya yaitu semua jemaat-Nya di gereja yang satu,kudus dan am :
Menciptakan ”new class”???
Yah.. kalau Anda anti sejarah, percuma juga kalau aku jelaskan bahwa ajaran ini sudah ada sejak jaman Gereja Perdana…
Tidak pula pernah ada sejarah Alkitab akan semua jabatan maupun ajaran seperti yang tertera didalam “class” tsb kecuali karangan gereja anda sendiri yang diakui setara dengan wahyu !
Makanya itu semua hanyalah spekulasi belaka tanpa dukungan kebenaran Alkitab.
Quote from: OSAS on Yesterday at 11:10:54 AM
Bagaimana dengan sejarah semua tradisi yang extra-biblical seperti yang pernah dikutip oleh bro Soli tersebut ?
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Apakah semua tradisi gereja diluar Alkitab anda jadikan landasan juga walau sudah bertentangan dengan kebenaran Alkitab ?
Sabar… aku sedang merangkum tulisan untuk menjawab website tersebut.
Pada dasarnya, yg ditulis dalam website tersebut hanya berdasarkan pada ketidak-tahuan dan kesalah-pahaman akan ajaran Gereja Katolik.
Saya tunggu tulisan anda !
Syalom
-
OOT detected
OOT detected
OOT detected
OOT detected
OOT detected
OOT detected
OOT detected
-
Damai bagimu OSAS.Bagaimana nyambungnya?
OSAS bilang: “Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut.”
Husada bilang: “Yesus Kristuslah satu-satunya dasar Gereja.” Mengapa Husada menyatakan seperti itu? Karena Alkitab bilang, Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Karena Alkitab bukanlah Yesus Kristus, dan Alkitab adalah Firman Tuhan yang tertulis, serta dalam Alkitab belum dituliskan segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus, maka Alkitab belum cukup kalo hendak dijadikan sebagai satu-satunya dasar Gereja. Masih harus dilengkapi dengan ‘sesuatu’ yang dapat mengakomodir segala sesuatu yang telah diperbuat Yesus Kristus.
Kalo Alkitab belum mencatat segala hal yang diperbuat Yesus Kristus, bagaimana OSAS menobatkan Dasar Gereja hanya Alkitab? Alias “Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut”? Kalo OSAS menobatkan “Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut,” artinya, Gereja OSAS itu didasari oleh sesuatu yang belum lengkap, sebab Alkitab sendiri belum mencatat segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus.
Karena Alkitab belum mencatat segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus, maka untuk bisa menjadi dasar Gereja, Alkitab itu harus dilengkapi dengan ‘sesuatu’ yang dapat menghadirkan segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus. Untuk menghadirkan segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus itu, maka para murid diberi kewenangan mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Yesus Kristus.
Nah, bagaimana hal itu nyambung menurut akal sehat OSAS? Husada bilang, “Alkitab tidak cukup sebagai dasar Gereja,” dan OSAS bilang, “Alkitab satu-satunya dasar Gereja yang absolut.” Nyambungkah?
OSAS bilang: “Kitab Suci adalah Firman Allah yang merupakan kebenaran itu,” dan Kitab Suci dalam Yoh 21:25 dicatat bahwa Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Kesimpulannya, Gereja OSAS berdiri di atas fondasi yang belum mencatat segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus.
Pemikiran seperti pemikiran OSAS tersebut terjadi karena tidak percaya pada kemampuan Yesus Kristus menyertai Gereja sejak zaman awal sampai kepada akhir zaman, meskipun Yesus Kristus sendiri bilang, ”Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Tuhan Yesus Kristus menyertai Gereja (dengan segala sesuatu perangkatnya) dari alpha sampai omega, dari awal sampai akhir, tetapi OSAS berpikir bahwa institusi Gereja menambahi ajaran Yesus Kristus.Pemikiran OSAS itu adalah pemikiran dari orang yang tidak percaya pada Tuhan Yesus Kristus dan perkataanNya. Meskipun Tuhan Yesus Kristus telah menyatakan bahwa Tuhan Yesus Kristus menyertai Gereja sampai kepada akhir zaman, OSAS tegar tengkuk menganggap Yesus Kristus tidak mampu menunaikan perkataanNya. Meskipun Tuhan Yesus Kristus sudah mengutus Roh Kudus untuk menjelaskan segala sesuatu, namun OSAS tegar tengkuk tidak percaya.
Dan di Yoh 21:25 dicatat bahwa belum semua yang diperbuat Yesus Kristus dicatat dalam Alkitab, namun OSAS tegar tengkuk menganggap bahwa Alkitab sudah cukup. Konyol, kan? Dalam Alkitab sendiri dicatat bahwa Alkitab belum mencatat segala sesuatu yang diperbuat Yesus Kristus, namun OSAS ‘memaksa’ Alkitab cukup.
Bersambung
Maaf bro setelah saya baca semua komentar anda tidak ada yang baru tetapi hanya mengulang ulang saja apa yang sudah saya jawab dan agak ngeyel.
Saya kurang waktu kalau harus berdiskusi model begini,silahkan diteruskan dgn yg lain saja.
Syalom
-
Perlu trit baru, nih.
Jalur Suksesi Gereja Protestan ini masih bisa dilanjut atau bagaimana? Adakah Protestan yang berkenan membagikan pemahaman mengenai suksesi di kelompoknya? Kalo yang sudah ada,1. Makna Suksesi Apostolik adalah kesinambungan ajaran para Apostolik sampai sekarang
2. Ajaran apostolik itu adalah sebagai alat uji bagi segala macam ajaran gereja
3. Contohnya adalah apa yang sudah dilakukan oleh gereja perdana yang di Berea tsb
4. Kalau ajaran gereja tidak sesuai dengan ajaran apostolik maka klaim sbg suksesi apostolik itu hanyalah omong kosong doang.
Kurang tepat. Sebab, judul trit menyatakan suksesi, tetapi OSAS memberi komentar mengenai (1) Pewarisan ajaran; (2) Ajaran Apostel sebagai alat uji; (3) Kelakuan Gereja Berea sebagai contoh suksesi aposolik; dan (4) Ajaran yang tidak sesuai dengan ajaran apostolik tidak mampu melakukan suksesi apostolik.
Husada pikir, penjelasan OSAS itu bukan untuk menguraikan jalur suksesi Gereja Protestan. Penjelasan itu adalah mengenai ajaran apostolik menurut pemahaman OSAS, bukan suksesi apostolik. Sebab, arti suksesi yang tercatat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah: suksesi /suk·se·si/ /suksési/ n 1 penggantian (terutama di lingkungan pimpinan tertinggi negara) krn pewarisan; 2 proses pergantian kepemimpinan sesuai dng peraturan perundang-undangan yg berlaku. Dengan definisi suksesi menurut KBBI itu, seharusnya bahasan trit ini adalah bagaimana dilaksanakan pergantian kepemimpinan di Gereja Protestan. Jika pembahasan diarahkan melenceng dari situ, tidak sesuai dengan judul trit.
Lepas dari itu, Husada pikir, tidak ada yang layak disebut pemimpin di Gereja Protestan. Sebab, para Protestan yang selama ini berinteraksi dengan Husada menyatakan bahwa Protestan adalah Imam yang Rajani. Semua orang, adalah sama di hadapan Tuhan, semua menjadi Imam yang Rajani. Kalau semua orang adalah Imam yang Rajani, maka tidak ada lagi pemimpin, dan konsekuensinya, tidak pernah ada suksesi (pergantian pemimpin).
Lhah, kalo di Gereja Protestan tidak ada suksesi kepemimpinan, bagaimana membahas trit Jalur Suksesi Gereja Protestan? Mustahil, kan?
-
Damai bagimu OSAS.
Maaf bro setelah saya baca semua komentar anda tidak ada yang baru tetapi hanya mengulang ulang saja apa yang sudah saya jawab dan agak ngeyel.
Saya kurang waktu kalau harus berdiskusi model begini,silahkan diteruskan dgn yg lain saja.
Syalom
Yahh... apa mau dikata. Kalau memang demikian pemahaman OSAS, mau apa lagi? Kalau judul bahasan adalah Jalur Suksesi Gereja Protestan namun ditarik-tarik ke hal yang bukan Jalur Suksesi Gereja Protestan, maka setiap ada usaha mengembalikan ke judul ditimpali dengan usaha konter tetap keluar dari judul, yahh... muterrr terus.
Damai bagimu.
-
@Husada
Pada thread apapun, dengan judul apapun, selama aliran 'aneh bin ajaib' itu turut terlibat, urusannya akan melenceng kepada Magisterium, Maria, dst.
Isinyapun sama, ayat yang dibawapun sama, caranyapun sama.
Capeeee deeeh.
-
Sekali lagi silahkan baca lagi semua penjelasan saya diatas dan Fallacy Argumentum ex silentio yang anda lakukan sama sekali tidak layak dipertimbangkan karena tidak ada dukungan alkitabiahnya.
Efesus 4:11
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Baca lagi istilah plural dari semua jabatan gerejawi tersebut kalau anda memang paham tata-bahasa Indonesia.
Silahkan baca lagi penjelasan saya diatas bahwa jabatan gerejawi tersebut adalah bersifat pluralitas bukan monopoli primacy satu orang saja yang mengaku setara dengan Kristus dan Tuhan itu sendiri yang menuntut semua orang harus tunduk kepadanya agar selamat.
Tidak ada alasan semantik kalau isinya sama sekali berbeda antara apa yang dimaksud dengan jabatan gembala,pemberita Injil dan Pengajar tersebut dengan semua hierarchi jabatan gereja anda yang mirip militer tersebut.
Tidak pernah ada jabatan gerejawi sebagai pengganti Kristus (Vicar) dan Supreme Bishop (Pope) yang sudah dianggap setara dengan Tuhan itu didalam Alkitab.
Anda sudah melakukan tehnik “equivocation fallacy” mempersamakan apa yang tidak sama dengan alasan semantik padahal isinya sama sekali berbeda.
Tidak pula pernah ada sejarah Alkitab akan semua jabatan maupun ajaran seperti yang tertera didalam “class” tsb kecuali karangan gereja anda sendiri yang diakui setara dengan wahyu !
Makanya itu semua hanyalah spekulasi belaka tanpa dukungan kebenaran Alkitab.
Saya tunggu tulisan anda !
Syalom
maaf mas osas..
mohon anda berkenan sudi menjawab keingintahuan saya ya mas..
apakah semua posting yang anda tulis di atas itu:
a. PASTI BENAR dan TIDAK MUNGKIN SALAH
b. BISA BENAR dan BISA SALAH
mohon sudi kiranya untuk to-the-point menjawab pertanyaan saya itu..
dan janganlah malah menyuruh saya untuk "menunjukkan di mana salahnya kalau memang mas cadang merasa ada yg salah"
karena sejujurnya saya memang engga tahu tulisan mas itu benar / salah..
makanya saya tanya..
mohon dijawab ya mas...
maaf merepotkan lho....
-
Damai sejahtera Tuhan Yesus Kristus menyertaimu, Salt.
@Husada
Pada thread apapun, dengan judul apapun, selama aliran 'aneh bin ajaib' itu turut terlibat, urusannya akan melenceng kepada Magisterium, Maria, dst.
Isinyapun sama, ayat yang dibawapun sama, caranyapun sama.
Capeeee deeeh.
Pandangan Anda sangat tajam.
Benar, demikianlah adanya. Mbulet n mlintir, tetapi justru menuding pasangan diskusinya yang muter. Diberikan penjelasan melalui berbagai kalimat yang paralel, dengan kata sinonim, dengan kamus resmi, malah 'ngambek' dengan alasan tidak ada hal baru.
Diketawain aje. :grining:
Damai, damai, damai.
-
Damai sejahtera Tuhan Yesus Kristus menyertaimu, Salt.Pandangan Anda sangat tajam.
Benar, demikianlah adanya. Mbulet n mlintir, tetapi justru menuding pasangan diskusinya yang muter. Diberikan penjelasan melalui berbagai kalimat yang paralel, dengan kata sinonim, dengan kamus resmi, malah 'ngambek' dengan alasan tidak ada hal baru.
Diketawain aje. :grining:
Damai, damai, damai.
Mungkin yang dimaksud hal baru itu adalah sesuatu di luar topik thread. Hal baru = hal OOT :D.
Shalom
-
@bro OSAS,
Sebelum menuduh seseorang melakukan “argumentum e silentio”, silakan diluruskan dulu definisi fallacy ini.
Falacy ini berlaku jika seseorang melandaskan argument2nya pada referensi2, dan ketika referensi2 ini tidak menyebutkan apapun mengenai suatu topik, ”argumentum e silentio” mengambil kesimpulan dengan memanfaatkan ketiadaan statement dalam referensi2 tersebut.
http://en.wikipedia.org/wiki/Argument_from_silence
Sebelum Anda menuduh seorang katolik melakukan ”argumentum e silentio”, silakan dipahami dan dicatat baik2, bahwa Gereja Katolik melandaskan doktrin2 pada Tradisi Suci DAN Alkitab, dilengkapi dengan catatan2 sejarah.
Kami melakukan argumentum e silentio jika menarik kesimpulan tentang sesuatu ketika Alkitab, Tradisi Suci, maupun catatan2 sejarah tidak menyatakan apa2 tentang hal tersebut. This is NOT the case!!
Suksesi rasuliah dengan penumpangan tangan memang tidak dicatat secara detail dalam Alkitab, tetapi diajarkan turun temurun secara jelas dan terdokumentasi dengan baik dalam Tradisi Suci dan sejarah.
Jadi aku sama sekali tidak melakukan ”argumentum e silentio” ketika mengatakan bahwa suksesi apostolik itu diajarkan oleh para rasul. Alkitab memang tidak mencatat detail cara / mekanisme suksesi itu, tetapi referensi lainnya yg kami pegang, yaitu Tradisi Suci, telah mengajarkan demikian.
Sekarang bandingkan dengan Anda. Satu2nya landasan Anda adalah Alkitab.
Ketika Alkitab tidak mengatakan bahwa suksesi itu tidak ada, tetapi Anda menginterpretasikan yang dituliskan di Alkitab sebagai larangan, maka sejatinya Anda lah yg sedang melakukan ”argumentum e silentio”!!
-
Sudah pastilah bidah kalau ajaran yang tidak terdapat tsb bertentangan dangan apa yang sudah diajarkan di Alkitab !
Kalau istilahnya tidak ada seperti Tritunggal tetapi ajarannya ada maka istilah tsb dapat diterima sebagai kebenaran.
Tetapi kalau ajaran Mariology dan infallibilitas Paus itu sama sekali bertentangan dengan kebenaran yang sudah terdapat didalam Alkitab.
So.. dari jawaban Anda, ada 2 point di sini yg memenuhi definisi bidaah menurut OSAS:
1. Tidak terdapat di Alkitab
2. Bertentangan dengan yg sudah diajarkan di Alkitab
Tritunggal --> memenuhi point 1), tidak memenuhi point 2) menurut sudut pandang katolik dan OSAS.
Mariologi dan papal infallibility --> memenuhi point 1), tidak memenuhi point 2) menurut sudut pandang katolik, tetapi memenuhi point 2) menurut sudut pandan OSAS.
Aku bisa menanggapi Anda panjang lebar menunjukkan bagaimana Mariology dan papal infalliblity tidak bertentangan dgn Alkitab menurut sudut pandang katolik, tapi kita tinggalkan dulu hal ini karena tidak relevant dgn topik diskusi kita sekarang.
Yang harus disoroti sekarang, berarti point 2) ”bertentangan dengan yg sudah diajarkan di Alkitab” itu adalah SUBJECTIVE.
Boro2 antara OSAS dengan katolik, antara OSAS dan sesama protestant saja, misal dari Lutheran, juga berbeda mengenai Mariology.
So... sekali lagi, point 2) itu sebenarnya adalah ”contradicting bible interpretation”, bukan “contradicting the bible”. Harap dibedakan!!
Inilah contoh pertanyaan klasik katolik kalau tradisinya dipertanyakan yaitu merelatifkan apa yang absolut diajarkan didalam Alkitab.
Lihat lagi penjelasan di atas, apa yg Anda sebut sebagai “contra biblical” itu pada dasarnya adalah “contra YOUR bible interpretation”.
Apalagi kalo Anda hanya melandaskan pada Alkitab, menyimpulkan sesuatu sebagai ”contra biblical”, sementara bible sendiri tidak menyatakan hal tersebut sebagai “contradicting bible”, pada hakekatnya adalah sebuah fallacy “argumentum e silentio”!! :grining:
Ada hal hal pokok didalam Alkitab yang jelas secara literal tidak bisa dipertentangkan misalnya Yesus sebagai satu satunya pengantara dan juruselamat antara Allah dan manusia sehingga ajaran co-redemptrix dan mediatrix katolik sudah pasti ajaran yang anti Alkitab menurut akal sehat.
Akan OOT jika didiskusikan panjang lebar di sini.
Aku persingkat saja jawabanku, perantaraan (mediation) Yesus adalah satu2nya dan tidak dapat digantikan siapapun (2 Kor 5 : 18). Perantaraan Maria dan para kudus (intercession) (Why 5 : 8, Why 8 : 3 - 4), sekalipun Maria dan para kudus juga digelari sebagai co-redemptrix dan co-mediatrix, tidak sama dan tidak pernah dapat menggantikan perantaraan (mediation) Yesus. Kedua ajaran ini semuanya diajarkan dalam Alkitab.
But again, menurut Anda perantaraan para kudus itu bertentangan dengan ajaran Alkitab, sementara menurut Gereja Katolik, Gereja Orthodox, Lutheranism, Calvinism, Methodist, perantaraan para kudus adalah selaras dengan ajaran Alkitab.
Ini adalah bukti sekali lagi, bahwa yg Anda sebut sebagai ”contradicting bible” itu sebenarnya hanyalah ”contradicting personal interpretation”. :grining:
Merelatifkan semua penafsiran hanyalah racun postmodernisme yang sangat merusak kekristenan dengan kebebasan menafsirkan seenak perutnya melanggar kaidah kaidah dasar ilmu hermeneutika.
Memonopoli penafsiran Alkitab dengan menganggap hanya mereka sendiri yang berhak dan paling benar dalam menafsirkan Alkitab hanyalah tindakan arogansi rohani belaka dan menghujat peranan dan pekerjaan Roh Kudus didalam diri setiap orang percaya.
Kitab Suci sudah memberikan contoh bagaimana Jemaat di Berea dari gereja perdana tsb bukannya menelan bulat bulat segala macam ajaran/penafsiran seperti di gereja anda malah mereka mengujinya dengan Kitab Suci sesuai dengan perintah Tuhan sendiri.
Yep, racun penafsiran post modernism memang merusak kekristenan, apalagi penafsiran sebebas2nya yang lebih parahnya lagi menjadikan penafsiran bebas mereka sebagai penafsiran yg mutlak dan infallible.
Gereja Katolik tidak pernah menafsirkan secara mati ayat2 apapun. Umat diberi kebebasan untuk menafsirkan ayat2 Alkitab untuk diaplikasikan dalam situasi2 kehidupan sehari2. Tapi kebebasan yg diberikan adalah kebebasan yg terbatas, karena Gereja Katolik memberikan batasan2 bahwa ayat2 Alkitab tidak boleh diinterpretasikan bertentangan dengan ajaran orthodox yg tersimpan dalam Deposit Iman yg infallbile.
Roh Kudus memang berkarya menerangi hati setiap umat dalam menafsirkan Kitab Suci, tetapi sang jahat tidak henti2nya mengelabui umat bahkan sering menyamar sebagai Roh Kudus. Untuk ini lah Tuhan telah melengkapi umat dengan penilik jemaat dan diaken, sehingga Gereja memiliki kelengkapan untuk melawan si jahat ini dan Gereja dapat membimbing umat sebagai tiap penopang dan dasar kebenaran (1 Tim 3 : 1 - 16).
Dan terbukti didalam sejarah bahwa apa yang ditafsirkan oleh institusi ini ternyata banyak yang antibiblical sama sekali.
“Anti biblical” atau “anti personal bible interpretation”? :grining:
Jika ada argument bahwa ajaran tertentu telah melanggar Alkitab sedangkan Alkitab sendiri tidak pernah menuliskan hal tersebut, maka hal ini sebenarnya adalah melanggar interpretasi akan ayat2 Alkitab, bukan melanggar Alkitabnya!!
-
A correct interpretation of the Bible will always be consistent with the rest of the Scriptures. Therefore, it is essential for us as students of the Bible to interpret a passage in light of what the rest of the Scriptures say on the topic. There are Scriptures that are somewhat confusing. Peter himself tells us that (2 Ptr. 3:16)! When that is the case, rather than seeking to make an interpretation based on one verse, it is essential to examine other, perhaps more clear, passages of Scripture.
Lagi2 menginterpretasikan ayat, lalu menyamakan pelanggaran akan interpretasi itu sebagai pelanggaran akan Alkitab. :doh: :doh:
2 Pet 3 : 16
Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.
Petrus mengatakan bahwa ada orang2 yg memutar balikkan ajaran Paulus dan mendatangkan kebinasaan bagi mereka sendiri.
Tetapi tidak pernah dituliskan, diindikasikan pun tidak, bahwa Petrus mengajarkan utk cross-check dengan ayat2 yg lain!!
Melandaskan segala sesuatu pada Alkitab, dan ketika Alkitab tidak mengajarkan utk cross check dengan ayat2 lain, tetapi Anda mengatakan bahwa Alkitab mengajarkan demikian, pada hakekatnya Anda lah yg sedang melakukan ”argumentum e silentio”!!!
Bagaimana bisa sebuah tradisi diangkat menjadi Firman Allah kalau sumbernya bukan dari Nabi dan Rasul dan bukan yang diwahyukan dan diinspirasikan oleh Allah sendiri ???
Ingat!!! Di awal penginjilan yg dilakukan para rasul generasi pertama, penginjilan dilakukan secara lisan!!!
Apa yg diberitakan oleh mereka, tidak semua ditulis dalam 46 kitab PL + 27 kitab PB. Bahkan 27 kitab PB ini lahir belakangan, bahkan kitab terakhir yaitu kitab Wahyu baru dituliskan di akhir abad ke1, jauh setelah rasul2 pertama seperti Petrus, Yakobus, Thomas, dll, telah meninggal sebagai martir.
Tradisi yg diajarkan oleh mereka secara lisan itu lah yang dipelihara sebagai Tradisi Suci. Tradisi Suci tidak pernah diangkat menjadi firman Tuhan, sama seperti Alkitab tidak pernah diangkat menjadi firman Tuhan, karena keduanya pada dasarnya adalah firman Tuhan.
Semua wahyu jelas ada copy naskah aslinya sebagai bukti bahwa itu diinspirasikan,tetapi tradisi gereja sama sekali hanya rekayasa gereja untuk membenarkan semua ajaran tambahannya walaupun jelas jelas bertentangan dengan kebenaraan Alkitab.
Sungguh2 keterlaluan ignorance Anda akan sejarah!!
Semua wahyu jelas ada copy naskah aslinya???
FYI, naskah injil Markus yang lengkap yang paling tua adalah naskah ”Codex Sinaiticus”, berasal dari abad ke-4.
Naskah Injil Lukas tertua berasal dari akhir abad ke2, kira2 seratus tahun setelah para rasul generasi pertama termasuk Lukas yg hidup di jaman mereka wafat.
Semua Kitab Perjanjian Baru, tidak satupun yg ditemukan naskah aslinya secara lengkap. Kita saat ini memiliki salinan yg lengkap adalah berkat naskah Vulgata, yg merupakan karya St. Jerome di abad ke-4.
Semua Kitab Perjanjian Baru ini tidak ditemukan naskah asli yg ditulis oleh para rasul (sebagian bukan rasul menurut Anda, seperti Markus, Lukas, dan Yakobus Adelphos). Kalo semua ini bisa diimani sebagai firman Tuhan, mengapa Tradisi Suci yg sama yg berasal dari para rasul generasi pertama, yang juga ditemukan dokumentasinya dengan baik dari catatan2 bapa2 Gereja Perdana, tidak dapat diimani sebagai firman yg sama derajatnya dengan Kitab Suci??
-
Silahkan anda jawab pertanyaan saya yaitu apakah semua sejarah tradisi bikinan gereja selama ribuan tahun sejak kematian para Rasul yang pernah saya kutip websitenya itu juga merupakan warisan Yesus dan para Rasul ?
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Adakah salinan naskah aslinya dari semua tradisi yang anda anggap ajaran para Rasul tsb diatas ???
Saya sudah berikan beberapa kwalifikasi jabatan Rasul berdasarkan ayat ayat Alkitab yang mendukungnya sehingga bikin bikin doktrin sendiri menganggap bishop anda setara dengan Rasul Kristus jelas sekali anda sudah menciptakan doktrin yang bertentangan dengan prinsip kebenaran Alkitab.
Pertama, website tersebut menuliskan semua ketidak-tahuan dan kesalah-pahaman akan ajaran2 katolik.
Kedua, semua ajaran Gereja Katolik dapat ditelusuri jejak sejarahnya, melalui catatan2 bapa2 Gereja yg tidak dipungkiri ke-otentik-annya oleh ahli2 sejarah, bahwa ajaran2 tersebut adalah sama dan sesuai dengan ajaran yg diterima dari para rasul generasi pertama.
Malah bishop anda dianggap setara dengan Yesus sendiri dgn pengertian apa yang dikatakannya dianggap sama dengan Yesus sendiri yang berkata dan menolak mereka dianggap sama dengan menolak Kristus sendiri (Second Vatican Council)
Betapa arogannya klaim ini !
NOPE!!! Kami tidak pernah mengatakan bahwa bishop setara dengan Yesus.
Ini adalah pernyataan Anda sendiri!!!
Para Rasul juga bisa keliru seperti yang sering dilakukan Petrus tetapi bishop kepala yaitu Paus dianggap infallible ???
Apakah ini semua sesuai dengan prinsip ajaran Alkitab secara akal sehat ???
Baca lagi Mat 16 : 18 - 19 dan Mat 18 : 18.
Petrus, secara individual, diberi kunci kerajaan surga. Apa yg diikat/dilepas oleh Petrus di dunia akan diikat/dilepas di surga.
Jika sesuatu diikat / dilepas di surga, maka hal tersebut pastilah infallible, karena di surga tidak ada kesalahaan / kesesatan.
Para rasul, secara individual tidak memiliki infallibility, tetapi secara bersama2 dalam konsili, mereka juga dapat mengikat/melepas hal2 di dunia dan di surga, yg artinya mereka juga memiliki infallibility.
Hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan akal sehat, tetapi tertulis secara explicit dalam Alkitab, yg Anda jadikan satu2nya landasan itu.
Dalam Sejarah Kitab Suci tidak pernah tertulis bahwa Petrus pergi ke Roma sebagai Paus I di Roma,karena jabatan Paus itu sendiri (penguasa tunggal semua gereja / supreme bishop) sama sekali anti alkitabiah.
Alkitab tidak mengatakan bahwa Petrus tidak pernah ke Roma.
Jika satu2nya landasan dan referensi adalah Alkitab, lalu menyimpulkan Petrus tidak pernah ke sana, maka artinya Anda lah yg sedang melakukan ”argumentum e silentio”!!
Hanya Tradisi Katolik saja secara turun temurun berpendapat bahwa Petrus pernah menjabat sebagai Paus1 di Roma.
Nope!!! Catatan dan pengakuan Gereja2 Timur, gereja Anglikan, dan Protestantism Lutheran, Methodist, Calvinist, semuanya mengakui bahwa Petrus adalah uskup pertama di Roma. Dalam perkembangan semantic, uskup Roma disebut sebagai paus, maka otomatis berdasar tata bahasa yg sekarang digunakan, Petrus adalah paus pertama Roma.
- Dalam surat Petrus juga tidak disebut apa-apa tentang hal itu.
- Dalam Gal 2:7-8, dikatakan bahwa Petrus adalah rasul untuk orang Yahudi, bukan Non Yahudi, ini tidak logis Petrus untuk menjadi Paus di Roma!
Surat Roma ditulis oleh Paulus kira-kira pada tahun 58 M (berarti termasuk diantara 'masa jabatan' Petrus, yang menurut tradisi berlangsung tahun antara 42-67 M), tetapi dalam Roma 1:7, Paulus hanya menujukan suratnya kepada 'kamu sekalian' dan tidak menyebut nama Petrus, juga dalam Roma 1:11-13, ia tidak minta ijin 'Paus Roma' itu untuk mengunjungi jemaatnya di Roma.
Paulus dipenjarakan di Roma selama 2 tahun (mulai 61 M; bdk. Kis 28:30) dan selama itu ia menulis beberapa suratnya, seperti: Efesus, Filipi, Kolose, Filemon. Dan dalam surat-surat itu ia menyebut nama banyak orang-orang yang bekerja dengan dia, tetapi tidak menyebut nama Petrus. Ini adalah sesuatu yang aneh, kalau Petrus menjadi Paus di Roma pada saat itu.
Jadi kalau Alkitab sendiri “silence” maka menambahi apa yang tidak didukung data-data Alkitab hanyalah pekerjaan yang bersifat “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Sekali lagi, landasan dan referensi2 kami adalah Alkitab DAN Tradisi Suci.
Alkitab memang tidak mengatakan bahwa Petrus ke Roma, tetapi Tradisi Suci menyatakan demikian.
Ketika kami memegang teguh kebenaran ini, bahwa Petrus datang dan mendirikan Gereja di Roma, hal ini adalah kesimpulan yg sahih!!
Bandingkan dengan Anda.
Satu2nya landasan Anda adalah Alkitab, bahkan sejarah pun Anda tolak.
Ketika Alkitab tidak menuliskan bahwa Petrus tidak pernah ke Roma, Anda lalu menyimpulkan bahwa Petrus tidak pernah ke Roma.
Anda lah yg sebenarnya telah melakukan ”argumentum e silentio”!!
-
@Jenova (Sambungan)
Istilah Bapa Gereja itu sendiri sudah melawan apa yang dikatakan Yesus :
Matius 23:9
Dan janganlah kamu menyebut siapapun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
Jabatan paus sebagai kepala Gereja sudah merampok satu satunya yang berhak atas itu yaitu Yesus Kristus sendiri.
Alkitab sama sekali tidak pernah membicarakan :
1. Petrus sebagai kepala gereja
2. Paus sebagai kepala gereja
3. Paus adalah penerus Petrus
4. Paus adalah wakil Kristus
5. Petrus adalah Batukarang Gereja
6. Petrus pernah ke Roma
7. Yesus mengangkat Petrus sebagai Paus
8. Petrus menganggap dirinya sebagai Paus
9. Petrus menyerahkan jabatan Paus kepada penerusnya
Sama sekali tidak ada keistimewaan Petrus dibandingkan Rasul lainnya,malah ia sering ditegur oleh Yesus dan Paulus.
Jadi anda sudah melakukan “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Keistimewaan Petrus, silakan dibaca di:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.0.html
Argumentum e silentio??
Silakan baca reply ku #277
Saya tidak heran kalau anda menganggap Alkitab tidak self sufficient sebab dia bergantung dan hanya bisa dipercaya kalau ditafsirkan oleh magisterium gereja anda sendiri yang notabene hanyalah manusia berdosa yang rentan dengan rekayasa.
Dpl otoritas Alkitab berada dibawah otoritas magisterium yang penuh dengan arogansi tersebut !
Soal kuasa Allah baca lagi:
Roma 1:16
Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Yep, Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa Alkitab itu self sufficient.
Roma 1 : 16, amin… AMIN!!!
But wait… there’s no statement that GOSPEL only is sufficient. :grining:
Mengatakan dengan penuh arogansi bahwa keselamatan adalah melalui Maria dan harus tunduk kepada Roman Pontiff hanyalah penghujatan Tuhan saja sifatnya,karena kuasa keselamatan itu ada didalam pekerjaan Roh Kudus melalui Firman Kristus saja bukan oleh organisasi / negara agama+politik+pemeritahan yang ada di Vatican.
Yah.. Kalau Anda tidak memahami ajaran katolik, wajar saja lah Anda menolak “to Yesus through Mary” dan “Rome supremacy”.
Kita skip dulu deh, OOT jika dibahas panjang lebar… :grining:
Memang berbeda total ajarannya,makanya lahirlah Reformasi !
Lha kalo sudah tahu berbeda, mengapa memaksakan ajaran reformasi kepada kami? :grining:
Bagaimana dengan segala macam ajaran/tradisi yang bertambah terus dan sudah berjalan ribuan tahun setelah kematian para Rasul ?
Atas dasar apa pula itu berasal dari ajaran para Rasul ???
Silakan Anda berkenalan dengan yg namanya ”sejarah”!
Tradisi tambahan ribuan tahun setelah kematian para rasul??? :grining:
Sekali2 cobalah Anda googling dokumen2 Gereja Perdana, Anda akan temukan bahwa dalam Gereja Perdana itu diajarkan ajaran2 yg sama seperti ajaran Gereja Katolik saat ini.
Saya tahu berdasarkan apa yang sudah saya pelajari,amati dan baca dari semua pahlawan pahlawan iman yang dengan teguh bersandar hanya kepada Alkitab saja (Back to Bible) sama seperti jemaat gereja perdana,bukan ajaran bikinan manusia.
Bagaimana Anda tahu bahwa Anda ini seperti jemaat Gereja Perdana?
Sejarah saja Anda tidak menerima. Berlandaskan pada Alkitab saja, sementara banyak yg tidak tercatat di Alkitab, lalu Anda menyimpulkan sesuatu dari yg tidak ada. Melandaskan sesuatu pada ”argumentum e silentio”?? :grining:
Pengetahuan saya tidak berasal dari ciptaan atau rekayasa saya sendiri melainkan belajar dari ajaran ajaran mereka yang alkitabiah dan yang sudah mendahului saya.
Silahkan anda baca lagi semua dukungan ayat yang saya kutip yang mendukung kwalifikasi para Rasul tersebut menurut ajaran Alkitab.
Kalau ada manusia setelah para Rasul yang memenuhi kwalifikasi tersebut silahkan anda beritahukan kepada saya yang terbatas pengetahuannya ini.
Mengangkat diri sendiri menjadi Rasul adalah tindakan yang menggelikan dan tidak masuk akal sehat menurut saya.
Silakan diberikan lagi ayat2nya.
Selama ini Anda hanya memberikan ayat, lalu memberikan interpretasi.
Ketika aku konfrontasi, di bagian mana dari ayat2 tersebut yg menyatakan seperti interpretasi Anda, Anda hanya mengulang2 menyuruh membaca ayat2 tersebut. Sudah aku baca berkali2 dan aku tidak menemukan yg Anda interpretasikan itu di sana!
-
Ini lagi cara klasik seorang katolik yang bergaya alkitabiah menanyakan mana ayatnya secara literal !
Lha.. Anda yg menuntut utk ber-sola scriptura bukan?
Anda yg telah mendakwa kami melanggar ayat Alkitab bukan?
Sekarang aku minta Anda menunjukkan ayat Alkitab yg kami langgar, bukan interpretasi Anda yg kami langgar.
Aku tidak berpura2 atau bergaya alkitabiah, hanya berusaha berpikir rational dengan logika, makanya aku minta pertanggung-jawaban Anda utk memberikan ayat2 literal itu, bukan interpretasi Anda akan ayat tersebut!!
Yang sudah ada secara literal saja dilanggar habis habisan dengan segala macam tradisi rekayasa.
Mana ayatnya yg literal???
Secara akal sehat kalau bukan dengan Alkitab harusnya menurut anda dengan apa ?
Akal sehat kami mengatakan diukur dengan bimbingan sang penjaga Firman yg telah diberi amanat oleh Yesus, yaitu Magisterium Gereja.
Akal sehat kami menolak utk mengukur hanya dengan Alkitab, karena Alkitab sendiri tidak pernah menyatakan diri sebagai self-sufficient!
Bukankah Alkitab merupakan wahyu Allah sendiri yang akan menjadi hakim manusia kelak diakhir jaman ?
Bukan!!! Hakim di hari penghakiman adalah Kristus, Sang Sabda yang berinkarnasi, bukan sabda yg berupa rangkaian huruf dalam Kitab Suci.
Bukankah Firman Tuhan itu adalah kebenaran yang berotoritas menurut saksi para Nabi dan Rasul sendiri ?
Yep, tetapi bukan terkurung dalam Kitab Suci saja, apalagi Alkitab 39 + 27!
Kalau kelak manusia akan dihakimi menurut Firman Kristus apakah anda menganggap Alkitab bukan sebagai alat uji kebenaran suatu ajaran gereja sekarang ini ?
Tidak pernah ada ajaran manusia akan dihakimi oleh Alkitab. Alkitab pun tidak pernah mengajarkan demikian.
Silakan diberikan ayatnya kalo Anda berpendapat demikian. Ayatnya ya!!! Bukan interpretasi Anda!
Saya harap anda bukan seorang hipokrit bro,yang sok mencari ayat secara literal padahal yang sudah ada secara literal saja dilanggar habis habisan.
Nope, aku tidak ingin menjadi hipokrit, aku hanya ingin mencari kebenaran saja.
Selama tidak ada ayat yg menyatakan A, jika Anda mengatakan A dengan mengatas namakan Alkitab, berarti yg berkata A adalah interpretasi Anda, bukan Alkitab!!
Silahkan anda belajar bagaimana contoh yang diberikan Yesus yaitu apa yang digunakannya sebagai alat uji ketika ia menghadapi ujian pencobaan dari si Iblis :
Matius 4:4
Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Matius 4:7
Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
Matius 4:10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
Inilah contoh kongkrit prinsip “Back to Bible” dari Protestan karena Alkitab Firman Tuhanlah satu satunya kebenaran yang berotoritas tertinggi sebagai alat uji yang Tuhan berikan kepada umatnya.
Lho... apakah kami menentang ayat ini?
Apakah kami tidak melandaskan iman kami pada Kitab Suci?
Amin... Amin!!! Kami harus berpegang pada apa yang tertulis dalam Kitab Suci, meneladani Yesus ketika dicobai oleh iblis.
Oooh... tunggu dulu, Anda mau mengatakan bahwa Yesus mengajarkan utk hanya kembali ke Kitab Suci??
Wrong!!! Yesus mengajarkan pentingnya Kitab Suci, tetapi tidak pernah mengajarkan utk berpegang pada Kitab Suci saja!!
Tunjukkan ayatnya di mana Yesus mengatakan utk kembali ke Kitab Suci saja, jika tidak ada ayatnya, jika Anda hanya berpegang pada Kitab Suci saja lalu menyimpulkan Yesus mengajarkan utk ber-sola scriptura, maka Anda sedang melakukan “argumentum e silentio”!!
Maaf kalau saya menganggap lucu seorang katolik didalam diskusi mencari pembenarannya melalui Alkitab karena mereka percaya bahwa ;
1. Alkitab tidak lengkap dan sempurna sehingga perlu ada tradisi lagi
2. Alkitab tidak self sufficient
3. Alkitab tidak pernah digunakan utk menguji tradisinya sendiri.
Silakan saja menganggap kami lucu, sepenuhnya hak Anda kok.
Kami tidak pernah memaksa Anda menerima iman kami, karena Anda tidak pernah dibaptis secara katolik, jadi menolak iman kami tidak menjadikan Anda bidaah bagi Gereja Katolik. Kami hanya bisa bersandar pada belas kasih Allah, semoga penolakan Anda ini adalah murni karena ”innocent ignorance”, sehingga kelak pun kita dapat berjumpa di surga sana. :)
-
Kitab Suci adalah Firman Allah yang sudah tertulis,as simple as that !
Firman yang diberitakan / disampaikan oleh pengkotbah harus diuji oleh Firman yang tertulis apakah memang benar demikian karena banyak Injil palsu yang dikumandangkan walau pada jaman gereja perdana tersebut.
Demikianlah jawaban saya.
Baca baik2 perikop tersebut, lalu coba diikuti alur waktunya.
Paulus dan Silas sedang mengajarkan firman, yaitu Injil dan karya keselamatan Kristus.
Umat Berea adalah orang2 Yahudi, ANDAIKAN mereka (mari kita ikuti logika Anda) menguji dengan Kitab Suci "SAJA", apakah Kitab Suci itu adalah Kitab Suci yg sama dgn 39 + 27? Boro2 kitab Wahyu, Kisah Para Rasul saja, apakah sudah dituliskan? Apakah firman ttd karya Yesus itu juga telah ditulis dalam Kitab Suci yg dibaca oleh jemaat Berea? Anda lihat, bahkan ada yg tidak tertulis dalam Kitab Suci yg tetap mereka terima sebagai firman, yaitu apa yg disampaikan secara lisan oleh Paulus dan Silas. Itulah sebabnya Paulus mengajarkan utk menerima segala pengajaran para rasul, baik lisan maupun tulisan, seperti yg dicontohkan oleh jemaat Berea.
Semua Kitab Suci dalam keadaan bagaimanapun adalah Self Sufficient menurut scope dan cakupan yang ada padanya pada waktu dimana dia berada.
Kitab PB juga tidak mungkin berdiri sendiri tanpa dukungan dari apa yang sudah dinubuatkan didalam PL sehingga semua kitab yang ada saling berkaitan dan mendukung satu sama lain secara harmonis,karena semua “author” dari Kitab Suci sebenarnya adalah Tuhan sendiri.
Kalau ada Firman Tuhan yang dikotbahkan ternyata misalnya bertentangan dengan prinsip kebenaran yang sudah ada didalam Kitab Suci pada waktu itu maka sudah pasti itu adalah ajaran heresy.
Pertama, Anda masih belum dapat menunjukkan ayat Alkitab yg menyatakan bahwa Alkitab adalah self-sufficient.
Kedua, katakanlah aku ikuti logika Anda, ANDAIKAN bahwa perikop Kis 17 itu menyatakan ke-self-sufficient-an Alkitab, dari mana kita tahu apa saja yg termasuk dalam Alkitab sebagai self sufficient?
Ketika Kitab terakhir ditulis di tahun 96 AD, baru 3 abad kemudian dikenal daftar kanon yg menyatakan 27 Kitab sebagai PB. Dari mana Anda menerima daftar tersebut? Dari Tuhan langsung kah? Bagaimana caranya?
Katakanlah aku terima logika Anda, ANDAIKAN Kitab Suci itu sufficient menurut waktunya, jadi mereka ber-sola scriptura dengan menggunakan Alkitab 39 + 27 -??, tapi bisa diterima, lalu dari mana Anda mengetahui bahwa 39 + 27 itu adalah final? Apakah kelak jika diwahyukan, maka Alkitab bisa berubah lagi lebih dari 39 + 27??
Lihat… Anda menyuruh aku menggunakan akal sehat, tetapi bagaimana caranya aku menerima hipothesis yg tidak masuk akal tersebut??
Tetapi sekali lagi saya ingatkan kalau anda mau fokus berdiskusi mengenai topik ini maka bukan Kitab Sucinya yang anda harus persoalkan melainkan contoh tauladan dari jemaat gereja perdana tsb yang merupakan inti persoalan dari apa yang dimaksud dengan suksesi apostolik didalam topik ini.
Demikianlah jawaban saya.
Lho.. jangan lari dari topic yg Anda lemparkan sendiri.
Anda bilang suksesi rasuliah harus dibuktikan dari Alkitab bukan? Karena Alkitab itu self-sufficient bukan?
Gereja Berea bahkan menerima baik firman yg disampaikan secara lisan oleh Paulus dan Silas, dan menguji dengan Kitab Suci yg tidak sama seperti yg Anda pegang, dan menerima ajaran lisan itu meskipun tidak dicantumkan dalam Kitab Suci yg mereka pelajari. Mereka menerima keduanya, firman lisan dan Kitab Suci!!
Jadi, kembali lagi, silakan ditunjukkan di sini ayat yg mengatakan self-sufficiency dari Alkitab!!
Silahkan anda baca lagi kwalifikasi Rasul yang sudah pernah saya kutip tanpa melakukan apa yang saya maksud dengan “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Baik Yakobus,Timotius dll itu tidak pernah menyandang predikat rasul didalam Alkitab kalau anda memang masih percaya kepada apa yang diajarkan Alkitab bukan tradisi gereja anda.
Baca lagi reply ku #277!!
Kami tidak melakukan “argumentum e silentio” karena referensi kami menyatakan Barnabas, Timotius, Silvanus, Yakobus, dsb adalah rasul.
Anda yg melandaskan pada Alkitab saja, ketika Alkitab tidak mengatakan bahwa mereka bukan rasul, tetapi Anda justru menyimpulkan mereka bukan rasul, Andalah yg sedang ber-”argumentum e silentio”
Saya rasanya tidak pernah mengatakan kerasulan matias inferior karena itu perkataan anda sendiri bukan dari saya.
Saya mengatakan itu masih debatable apakah cara pemilihan Rasul melalui undian memang benar didalam jaman PB.
Okay, my bad.
Sekarang, ketika secara explicit dituliskan dalam Alkitab bahwa Matias telah dipilih sebagai pengganti Yudas dan ditambahkan dalam bilangan para rasul, apa yg menjadikan Matias tidak memiliki kepenuhan kerasulan?
Apakah undian itu tidak berkenan di mata Tuhan? Silakan Anda lihat kisah2 di PL, di mana tokoh2 PL membuang undi di hadapan Tuhan utk mengambil keputusan dan Tuhan merestui dan memberkati hasil undian itu!
Kalau itu memang bisa dibenarkan maka semua Rasul memang memiliki orotitas yang sama tanpa kecuali,berbeda total dengan paham gereja anda (kalau tidak salah) yang menganggap Petrus sebagai kepala dari semua rasul lainnya.
Lho… apakah aku pernah mengatakan bahwa rasul2 lain tidak memiliki otoritas rasuliah yg sama dengan Petrus?
Silakan dilihat di surat Paus Gregorius Agung, iman katolik adalah tetap sama dari semula, bahwa semua rasul (uskup adalah) setara.
Bisa dilihat di http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.15.html, reply #15.
Tapi jangan lupakan, di atas kesetaraan itu, Tuhan telah meletakkan dasar utk persatuan, yaitu kursi Petrus sebagai pemegang kunci kerajaan surga. Dan hanya kepada Petrus saja lah Tuhan memberikan amanat utk menggembalakan domba2Nya (Yoh 21).
Kerasulan semua uskup / rasul adalah sama, tetapi di atas semua kuasa kerasulan itu, ada kuasa untuk menyatukan mereka, yaitu Petrus, yg artinya Petrus juga memiliki supremacy atas rasul2 yg lain.
Justru gereja andalah yang menganggap Petrus lebih tinggi (primacy) derajatnya dari rasul lainnya dimana ini sama sekali tidak pernah diajarkan oleh Alkitab dan diakui oleh satupun Rasul lainnya..
Oh… supremacy Petrus dan penerus2 Petrus itu diakui oleh semua Gereja kok, setidaknya sampai abad ke15 setelah skisma besar.
SIlakan Anda lihat bukti2 sejarah yg aku sampaikan di sini:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.15.html
-
Lexicon adalah satu hal tetapi bagaimana menerapkannya secara benar adalah hal yang lain dan memerlukan kemampuan hermeneutika yang benar.
Lah.. kalau mau ber-hermeneutika dengan benar, jangan main tebang pilih dong!
Ambil keseluruhan makna dari kata "apostolos" dari Lexicon Yunani.
Arti ketiga, yaitu rasul, juga dapat diterapkan ketika menggunakan kata ini!
Kalau tidak maka pastilah manipulasi banyak akan terjadi.
Misalnya menggunakan istilah “kurios” kalau ditujukan kepada Yesus haruslah ditafsirkan sebagai Tuhan bukan hanya sekedar tuan (master).
"Kurios" vs "apostolos", dilihat dari segi konteks kan?
Sekarang, dari perikop Kis 1 : 21 - 26. Konteksnya Matias dipilih utk mengisi posisi Yudas yg adalah "apostolos", dan Matias ditambahkan dalam bilangan kesebelas "apostolos" tersebut.
Silakan dilihat konteksnya, apa yg membuat Anda mengatakan bahwa ke-apostolos-an Matias itu berbeda konteksnya dengan kesebelas "apostolos" lainnya???
Kembali lagi saya tegaskan bahwa semua komentar saya adalah secara obyektif menurut warna Protestan
Apa bukti dan landasannya bahwa komentar Anda adalah objective??
Lha wong Lexicon Yunani saja Anda tebang pilih.
Mana referensi Anda? Ayat2 Alkitab? Mana ayat2nya?
Tolong jangan samakan interpretasi Anda dengan ayat Alkitab!!
Proses pemilihan Matias menggantikan Yudas yang sudah meninggal dunia,disepanjang Alkitab hanya merupakan satu satunya proses penggantian para Rasul yaitu yang pertama dan terakhir.
Setelah itu tidak pernah ada penggantian Rasul walaupun mereka satu persatu telah meninggal dunia.
Jadi mengada-adakan apa yang memang tidak ada didalam Alkitab hanyalah tindakan “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Lagi2 Anda menuding dengan satu jari telunjuk, sementara 3 jari lainnya menunjuk ke diri sendiri.
Alkitab memang hanya mengkisahkan satu contoh penunjukan pengganti / penerus rasul.
Tapi Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa ini adalah suksesi pertama dan terakhir kalinya!!
Jika landasan dan referensi Anda hanya DAN HANYA Alkitab, lalu Anda menyimpulkan bahwa Matias adalah suksesi rasuliah pertama dan terakhir kalinya, maka Anda lah yg sedang melakukan "argumentum e silentio"!!!
Sekali lagi, dalam Gereja Katolik, selain Alkitab kami juga memegang Tradisi Suci dan catatan2 sejarah, di mana semua Gereja dari 5 Pentarkhi (Yerusalem, Alexandria, Antiokia, Roma, Konstantinopel) memegang Tradisi dan catatan sejarah yg sama, bahwa selain Matias, ada banyak lagi penerus2 rasul, dan suksesi ini terus dipelihara dan dilestarikan sebagaimana diamanatkan oleh para rasul generasi pertama tersebut!
Kami tidak melakukan "argumentum e silentio", karena sekalipun Alkitab tidak menyatakannya, landasan dan referensi kami yang setara dengan Alkitab telah menyatakannya!
Kan sudah saya berikan websitenya yang membandingkan perbedaan antara sejarah ajaran Katolik yang baru dengan apa yang benar menurut Alkitab.
Satu website saja lalu dijadikan dasar kebenaran??? Jangan2 malah setara dengan kebenaran Alkitab? :grining:
Kalau website2 seperti ini saja Anda percayai kebenarannya, bagaimana kalau sekali2 dicoba wikipedia?
WIKIPEDIA, ini adalah referensi netral, coba deh Anda googling ttg suksesi apostolik, Anda akan lihat bahwa katolik tidak menciptakan ajaran baru, karena apostolic succesion ini sudah ada sejak jaman Gereja Perdana.
-
Prinsipnya ajaran heresy itu secara obyektif adalah ajaran yang bertentangan dengan Alkitab bukan gereja tertentu,karena Alkitab sebagai satu satunya alat uji yang absolut dan sempurna.
Heresy menurut siapa dulu?
Heresy menurut OSAS mungkin iya, heresy = bertentangan dengan Alkitab, atau lebih tepatnya bertentangan dengan interpretasi Alkitab. :grining:
Ajaran Protestan harus sesuai dengan prinsip kebenaran Alkitab karena tonggak keberadaannya adalah “Back to Bible” warisan gereja perdana yang rasuliah.
Back to bible warisan Gereja Perdana yg rasuliah???
Bro OSAS, ini Anda sendiri yg bilang lho di reply #263:
Semua Kitab Suci dalam keadaan bagaimanapun adalah Self Sufficient menurut scope dan cakupan yang ada padanya pada waktu dimana dia berada.
Jadi Anda mengakui kan, bahwa Alkitab itu pernah tidak lengkap 39 + 27?
Pertanyaan simple dan logis deh, sejak kapan Alkitab menjadi lengkap 39 + 27?
Lalu sejak kapan Alkitab menjadi self sufficient?
Katakanlah dan ANDAIKAN yg Anda katakan itu benar, Roma 1 : 16 adalah dasar dari ajaran self sufficiency Alkitab (sesuai reply Anda #262), lalu apakah Alkitab sebelum Surat Roma dimasukkan dalam daftar kanon itu BELUM self sufficient?
Sejak kapan Surat Roma atau kitab2 lain yg menjadi dasar self sufficiency Alkitab itu dimasukkan dalam daftar kanon Alkitab 39 + 27, sehinggal Alkitab menjadi self sufficient?
Siapa yg mengesahkan atau mengkonfirmasi bahwa kanon Alkitab 39 + 27 itu adalah final dan self sufficient?
Pertanyaan simple dan logis bukan? Monggo dijawab!!
Kebenaran Alkitab tidak mungkin bisa anda relatifkan melalui segala macam akrobat penafsiran karena jelas ada hal hal prinsipil yang tidak boleh dilanggar didalam ajaran kebenaran Kitab Suci.
Berkali2 aku minta, silakan dibagikan di sini ayat yg dilanggar, bukan sekedar menuliskan ayat, menginterpretasikan, lalu menunjukkan pelanggaran ajaran katolik atas intrepretasi tersebut.
Ini adalah kasus "contradicting bible interpretation", bukan "contradicting bible". Harap bedakan!!!
Itulah kekeliruan besar yang menjadi inti persoalan disini karena Petrus sendiri juga sering melakukan kekeliruan tanpa kecuali.
Selain itu Paulus juga berkata :
Galatia 1:8
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
Galatia 1:9
Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklahdia.
Jadi dengan rendah hati Paulus juga mengingatkan bahwa baik Rasul maupun Malaikat hanyalah ciptaan yang terbatas dan bisa saja melakukan kekeliruan.
Dan Paulus juga pernah menegur Petrus yang pernah hipokrit itu.
Lah... masalahnya, apakah pernah para rasul pernah mengajarkan hal yg berbeda dari Injil??
Fakta bahwa para rasul tidak pernah mengajarkan yg berbeda dari Injil, i.e. tidak pernah salah dalam mengajarkan ajaran iman dan moral, membuktikan bahwa janji perlindungan dan infallibility dari Yesus itu telah terbukti dan terwujud!!
Tetapi Paus anda mengaku bahwa dia adalah setara dengan Allah sendiri sehingga berani mengaku tidak mungkin salah :
Pope Boniface VIII, Unam Sanctam, November 18, 1302
“The pope, as the Vicar of Christ on earth, possesses the same full power of jurisdicton that Christ Himself possessed during His human life.”
Pope Clement VI., Acta Clementis, c. 1350; cited in the Roman Catholic publication: Granfield, Patrick, The Limits of the Papacy, NY: Crossroad, 1987; p.36.
“The pope can do all things God can do.”
Vatican I, the Pope’s recent ‘Ecumenical Council’,
“Official Proclamation” [Jan. 9, 1870]
“We hold upon this earth the place of God Almighty.” “...it came to pass in the secret design of God’s providence that We were chosen to fill this Chair of St. Peter and to take the place of the Person of Christ Himself in the Church...”
http://www.trueorthodoxy.org/heretics_roman_catholics_pope_as_christ.shtml
Alangkah arogannya pernyataan tsb !
Lha kok Anda menentang sabda Kristus sendiri sih?
"Apa yang kau ikat di bumi ini akan diikat di surga. Dan apa yang kau lepas di bumi ini akan dilepas di surga"
Untuk mengikat hal2 di bumi dan di surga, ini kuasa siapa kalau bukan kuasa Tuhan?
Kalau Petrus secara individual diberi kuasa ini Mat 16 : 18 - 19, ketika para rasul dalam konsili diberi kuasa ini Mat 18 : 18, di mana salahnya jika dikatakan kepada Petrus dan konsili para rasul diberikan kuasa yg sama yg dimiliki oleh Kristus???
Kalau yang extra-biblical itu ternyata juga adalah anti biblical maka ya sama saja statusnya karena semua itu hanyalah kebenaran yang isapan jempol belaka.
Wrong again!!! Berikan di sini ayat2nya yg ditentang oleh ajaran2 Katolik.
Paling2 Anda berikan ayat disertai interpretasi, dan yg dilanggar adalah interpretasi itu, bukan ayatnya.
Silakan, aku challenge Anda untuk membagikan ayat yg dilanggar!
Ayat ya, bukan interpretasi ayat!!!
Contohnya sudah saya berikan websitenya :
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
2 Petrus 2:3
Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.
Like I said, semua dalam website tersebut adalah ketidak-tahuan dan kesalah-pahaman penulis akan ajaran2 katolik.
Sabar... aku sedang menyusun tulisan2 utk memberikan klarifikasinya... :)
Kasus penjualan SURAT INDULGENSI adalah salah satu contoh mencari keuntungan dengan ajaran yang isapan jempol.
Yep, penjualan surat indulgensi adalah kesalahan praktek.
Sekali lagi, KESALAHAN PRAKTEK yg dilakukan oleh oknum Gereja Katolik.
Tapi ajaran iman dan moral tidak pernah dilanggar, dan tidak pernah diajarkan secara salah atau berbeda dari ajaran para rasul, bahwa para pemegang imamat memiliki kuasa untuk mengampuni dosa seseorang Yoh 20 : 23.
-
Sudah berkali kali saya berikan mana contohnya ajaran yang anti biblical tersebut bro,silahkan dicermati saja.
Nope, belum Anda berikan!! BELUM PERNAH!!!
Yg Anda berikan adalah ayat, disertai interpretasi, lalu Anda menunjukkan bahwa ajaran katolik melanggar INTERPRETASI ayat tersebut!
Mau contoh? Silakan lihat posting Anda di #242.
Anda mau mengatakan bahwa suksesi rasuliah Yakobus adelphos, Barnabas, Silvanus, Timotius itu melanggar Alkitab bukan?
Anda memang memberikan bejibun ayat: bahwa para rasul bertatap muka dengan Tuhan (Kis 1 : 21, 1 Kor 9 : 1), bahwa para rasul dipanggil langsung oleh Tuhan (Luk 6 : 13, Gal 1 : 1), bahwa Roh Kudus tinggal dalam mereka (Yoh 14 : 26), bahwa mereka memegang teguh firman Allah (1 Tes 2 : 13, 2 Pet 1 : 20 -21), bahwa mereka melakukan mujizat2 (Mrk 16 : 20, Kis 5 : 12, 2 Kor 12 : 12).
Tidak ada satu pun ayat yg mengatakan bahwa seseorang harus memenuhi semua syarat itu utk dapat disebut sebagai rasul, ini adalah interpretasi Anda.
Berdasar dari interpretasi ini lah Anda menyimpulkan bahwa suksesi rasuliah dalam GK itu bertentangan dengan Alkitab.
So... sekali lagi, Anda hanya menunjukkan bahwa suksesi rasuliah dalam GK, dan ajaran2 katolik lainnya itu, bertentangan dengan interpretasi Anda, BUKAN bertentangan dengan Alkitab.
Jika Anda tetap bersikeras bahwa suksesi apostolik dalam GK itu bertentangan dgn Alkitab, berikan ayat yg dilanggar oleh suksesi apostolik ini, bukan interpretasi ayat Alkitab yg dilanggar!!!
Dimana ajarannya dan ayatnya didalam Alkitab bahwa Barnabas,Timotius,Silvanus,dan Yakobus itu pernah dipilih menjadi Rasul dan dianggap sebagai Rasul kalau bukan anda sendiri yang mengangkatnya menjadi demikian ?
Dimana ayatnya didalam Alkitab kalau mereka pernah menyandang predikat Rasul ?
Kalau anda tidak bisa memberikannya maka sudah pasti itu hanyalah “Fallacy Argumentum ex silentio” belaka.
Makanya menganggap bishop anda setara dengan Rasul hanyalah isapan jempol belaka bro karena sama sekali tidak ada dukungan alkitabiahnya kecuali tradisi anda yang tidak alkitabiah itu.
Barnabas, Yakobus adelphos, Silvanus, Timotius yang diangkat sebagai penerus rasul, memang tidak pernah dituliskan dalam Alkitab, yang artinya hal ini adalah extra-biblical.
TAPI, sumber lain yaitu catatan2 sejarah, Lexicon Yunani, dan Tradisi Suci sendiri yg setara dengan Alkitab, menyatakan demikian.
Extra - biblical tidak pernah bertentangan dengan Alkitab jika Anda tidak bisa membuktikan ada ayat yg dilanggar.
Ketika kami melandaskan doktrin2 kami dari Alkitab, Tradisi Suci, referensi2 sejarah, Lexicon, dsb, dan dari sumber2 itu kami temukan bahwa mereka ini adalah penerus rasul sekalipun hal ini adalah extra-biblical, maka kami tidak melakukan "argumentum e silentio". Kesimpulan kami adalah SAHIH!!
Sekarang kembali ke Anda yg hanya melandaskan pada Alkitab!!
Jika Alkitab tidak mengatakan bahwa Yakobus, Barnabas, Silvanus, Timotius itu bukan rasul, tapi Anda memanfaatkan ketiadaan statement ini dari Alkitab dan menyimpulkan bahwa mereka bukan rasul, Anda lah yg sejatinya sedang melakukan "argumentum e silentio"!!
Keistimewaan dan Keutamaan yang anda karang itu tidak pernah diajarkan didalam Alkitab karena semua Rasul adalah setara dihadapan Yesus.
Mat 16 : 18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Ketika Alkitab secara explicit menuliskan bahwa Petrus adalah batu karang dan bukan rasul2 lainnya, jika Anda mengatakan Petrus tidak istimewa dibanding rasul lainnya, sejatinya Andalah yg sedang melawan kebenaraan Alkitab.
Yoh 21 : 15 - 19, Yesus memberikan amanat kepada Petrus seorang utk menggembalakan domba2Nya.
Di ayat selanjutnya, persis setelah ayat 19, yaitu ayat 20, Petrus menoleh dan melihat Yohanes yg mengikuti mereka dan mendengarkan amanat Yesus yg diberikan kepada Petrus. Ya, Yohanes mendengarkan percakapan itu, makanya Yohanes dapat memberikan kesaksian ini!
Literally dan explicitely, hanya kepada Petrus lah Yesus memberikan amanat menggembalakan Domba2Nya, bukan kepada Yohanes, bukan kepada rasul2 yg lain.
Dari fakta ini, mengatakan bahwa Petrus tidak memiliki keistimewaan dari rasul2 lain, sejatinya Anda lah yg sedang melawan kebenaran Alkitab!
-
1.Hanya satu batukarang gereja menurut Alkitab yaitu Tuhan Yesus sendiri. 1 Korintus 10:4 : dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
Mat 16 : 18 secara explicite dan literal menuliskan bahwa Petrus adalah batu karang.
Mengatakan Petrus bukan batu karang, artinya Anda sedang melawan Alkitab, bukan lagi melawan interpretasi Alkitab, tetapi melawan pernyataan Alkitab sendiri!!
2.Jabatan gembala seperti yg sudah pernah saya kutip adalah jabatan yang bersifat plural bukan otoritas tunggal dengan mengkorupsi jabatan Kristus sendiri sebagai satu satunya Kepala Gereja (Gembala Agung). Di Matius 28:16-20 jelas tugas itu diberikan kepada murid murid Yesus bukan hanya Petrus saja.
Jabatan gembala plural??? Lihat ayat 20 dari perikop Yoh 21.
Baca sekali lagi penjelasanku di atas. Di situ ada Yohanes, tetapi Yesus hanya memberikan amanat kepada Petrus utk menggembalakan domba2Nya. Di sini terlihat jelas keistimewaan Petrus dibanding Yohanes dan rasul2 lain, bahwa Petrus memiliki otoritas lebih menggembalakan domba2 Yesus dibanding Yohanes atau rasul2 lainnya.
Mat 28 : 16 - 20???
Tunjukkan bahwa ada kata2 dalam perikop itu di mana Yesus mengutus mereka sebagai gembala!!!
Tidak ada, TIDAK PERNAH ADA, karena perikop itu adalah amanat utk mengajar ke seluruh penjuru dunia, bukan menggembalakan domba2 Yesus!
3.Kunci Kerajaan Surga, Tuhan Yesus tidak memberikan wewenang khusus kepada Petrus. Tuhan Yesus memberikan wewenang ini kepada semua murid-muridNya, termasuk kita sekarang ini. Karena dengan darahNya, kita kini menjadi imam-imamNya. Jika kita membaca di Yohanes 20:23, Tuhan juga memberikan wewenang yang sama kepada murid-muridNya.
Apakah Anda sudah mencoret Mat 16 : 18 - 19???
Jelas2 dituliskan secara literal dan explicit, kepada Petrus lah kunci kerajaan surga di berikan, bukan kepada murid2 lainnya!
1 Pet. 5:1 - 4 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.
Dari ayat diatas ada dua hal yang diajarkan :
1. Bahwa Petrus sendiri dengan rendah hati mengakui bahwa dirinya hanyalah ‘teman penatua’ ( fellow elder),bukan Kepala para Rasul apalagi sebagai Paus yang sudah menganggap dirinya seperti Tuhan itu.
Tunjukkan ayat yg mengatakan bahwa Petrus bukan kepala para rasul!!!
Tunjukkan ayatnya!! Tunjukkan katanya, huruf per hurufnya, yg mengatakan Petrus bukankepadla para rasul!!
Ketiadaan statement ini dalam Alkitab, dan ketika Anda memanfaatkan ketiadaan ini utk menyimpulkan bahwa Petrus bukan kepala para rasul, Anda lah yg sedang ber-argumentum e silentio
2. Gembala yang Agung hanyalah Yesus itu sendiri.
Menjadikan Paus sebagai gembala agung kepala gereja sedunia hanyalah kecongkakan rohani saja sifatnya !
Lah... emang pernah kami mengatakan bahwa paus atau Petrus itu adalah Gembala Agung yg sama seperti Yesus?
Siapa yg bilang bahwa Petrus adalah satu2nya gembala?
Ingat, kami mengimani bahwa semua rasul adalah gembala, sekalipun hal ini adalah extra biblical, tetapi Tradisi Suci mengatakan demikian.
Sekalipun hanya kepada Petrus Yesus memberikan amanat utk menggembalakan domba2Nya, tetapai kami mengimani semua rasul memiliki misi penggembalaan rasuliah yg sama seperti Petrus.
Yoh 21 : 15 - 19 semata2 menunjukkan keutamaan penggembalaan Petrus, dan ini semua diajarkan dalam Tradisi Suci.
Jadi istilah “keistimewaan/keutamaan” (primacy) itu hanyalah karangan anda saja dan sama sekali tidak ada dukungan Alkitabnya.
Nope, bukan karangan ku semata, tetapi ini adalah iman yg orthodox dan sudah ada sejak jaman Gereja perdana.
Silakan dilihat lagi bukti2 sejarah yg aku berikan di sini:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.0.html
-
Itulah semua kwalifikasi yang berlaku bagi para Rasul sesuai dengan ayat ayat yang saya kutip tersebut dan sama sekali jauh panggang dari api kalau dikenakan kepada semua bishop anda termasuk Pausnya sekalian yang penuh arogansi tsb.
Tunjukkan ayat yg mengatakan bahwa kualifikasi2 itu harus dipenuhi seseorang agar dapat disebut sebagai rasul!! Tidak ada bukan??
Kalo tidak ada ayatnya, premis bahwa "kualifikasi2 di atas harus dipenuhi oleh seorang rasul" adalah semata2 intrepretasi!!
Silahkan ditunjukkan dimana saya memberikan kalimat yang dibold merah tsb ?
Reply #132:
Rasul adalah mereka yang dipilih sebagai rasul oleh Yesus yaitu kedua belas Rasul ditambah Paulus yang dikhususkan untuk bangsa lain.
Sekarang tidak ada jabatan rasul lagi makanya tidak boleh ada ajaran ajaran tambahan yang bertentangan dengan isi Alkitab.
Apakah Anda tidak bermaksud melarang adanya suksesi jabatan rasul dalam Gereja?
Jadi kalau kwalifikasi Rasul jelas dan sama sekali tidak ada ajaran dan sejarahnya didalam Alkitab kenapa pula anda jarus memaksakan apa yang tidak ada dengan cara Fallacy Argumentum ex silentio ?
Extra biblical, tetapi termuat dalam Tradisi Suci, yang bagi kami adalah setara dengan Alkitab.
So.. sama sekali bukan argumentum e silentio!!!
Kalau jabatan Rasuli itu memang sudah tidak ada lagi maka semua bangunan jabatan gerejawi dan klaim gereja anda akan runtuh hancur berantakan,makanya saya tidak heran anda mengotot terus walau sama sekali tidak ada dasar kebenarannya.
Nope, aku ngotot bukan karena konsekuensinya, tetapi ngotot karena memang fakta berbicara demikian.
Kalau Anda anti Tradisi Suci, silakan dilihat sejarah. Kalo Anda anti sejarah yg berbau katolik, silakan dilihat sejarah dari referensi2 netral.
Apostolic succesion itu ada, masih ada, dan akan tetap ada selama Gereja Tuhan ada di muka bumi ini! :)
Sekarang tidak ada lagi namanya tradisi suci yang belum tertulis karena semua apa yang anda anggap tradisi suci sudah dalam bentuk tertulis didalam Alkitab berdasarkan salinan naskah aslinya yang masih banyak tersimpan sebagai bukti.
Suatu tradisi itu disebut suci hanya kalau bersumber dari wahyu dan inspirasi Roh Kudus belaka bukan hasil rekayasa manusia yang berjalan terus walau sudah berselang ribuan tahun sampai sekarang.
Sepertinya Anda sendiri tidak memahami apa yang dimaksud sebagai Tradisi Suci dalam Gereja Katolik.
Silakan dilihat penjelasanku di sini sebelum melangkah ke diskusi lebih lanjut ttg Tradisi Suci:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,12.0.html
-
Sekali lagi silahkan baca lagi semua penjelasan saya diatas dan Fallacy Argumentum ex silentio yang anda lakukan sama sekali tidak layak dipertimbangkan karena tidak ada dukungan alkitabiahnya.
Baca penjelasanku di #277!!
Kesimpulan kami bukanlah argumentum e silentio
Efesus 4:11
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Baca lagi istilah plural dari semua jabatan gerejawi tersebut kalau anda memang paham tata-bahasa Indonesia.
Silahkan baca lagi penjelasan saya diatas bahwa jabatan gerejawi tersebut adalah bersifat pluralitas bukan monopoli primacy satu orang saja yang mengaku setara dengan Kristus dan Tuhan itu sendiri yang menuntut semua orang harus tunduk kepadanya agar selamat.
Baca lagi pertanyaanku, sebutkan ayat yg mengatakan yg tersisa adalah jabatan majemuk, tidak ada lagi gembala utama, i.e. ayat yg mengatakan bahwa Petrus BUKAN gembala utama!
Anda lah yg menginterpretasikan bahwa tidak ada yg namanya gembala utama, bukan ayat Alkitab yg mengatakan tidak ada gembala utama!
Tidak ada alasan semantik kalau isinya sama sekali berbeda antara apa yang dimaksud dengan jabatan gembala,pemberita Injil dan Pengajar tersebut dengan semua hierarchi jabatan gereja anda yang mirip militer tersebut.
Tidak pernah ada jabatan gerejawi sebagai pengganti Kristus (Vicar) dan Supreme Bishop (Pope) yang sudah dianggap setara dengan Tuhan itu didalam Alkitab.
Anda sudah melakukan tehnik “equivocation fallacy” mempersamakan apa yang tidak sama dengan alasan semantik padahal isinya sama sekali berbeda.
Tunjukkan perbedaannya!!
Mat 16 : 18 - 19 secara literal dan explicit menyatakan bahwa Petrus adalah istimewa.
Yoh 21 : 15 - 19 secara literal dan explicit menyatakan bahwa Tuhan mengamanatkan Petrus utk menggembalakan domba2Nya.
Di mana equivocation fallacy nya, ketika dari semula sampai saat ini, Petrus dan penerus Petrus adalah tetap memiliki keutamaan dan mewakili Kristus dalam menggembalakan domba2Nya???
Tidak pula pernah ada sejarah Alkitab akan semua jabatan maupun ajaran seperti yang tertera didalam “class” tsb kecuali karangan gereja anda sendiri yang diakui setara dengan wahyu !
Makanya itu semua hanyalah spekulasi belaka tanpa dukungan kebenaran Alkitab.
Saya tunggu tulisan anda !
Tulisan2 St. Ignatius dari Antiokia, tulisan2 St. Jerome, tulisan2 Origen, tulisan2 Tertulian, dan tulisan2 lain dari bapa2 Gereja Perdana! Semuanya mengkonfirmasi bahwa ajaran Gereja Katolik tidak pernah berubah dari ajaran2 di masa Gereja Perdana.
Kalau tulisan dari bapa2 Gereja yg hidup di jaman yg sangat dekat dengan para rasul, dan bahkan beberapa hidup sejaman dengan para rasul, dianggap sebagai spekulasi, lalu tulisan2 yg muncul 2 milenium sesudahnya dan bertolak belakang dgn tulisan2 bapa2 Gereja, seperti website yg Anda berikan itu, apakah tulisan2 itu tidak lebih spekulasi?? :grining:
-
Damai bagimu, Sol.Kelihatannya, justru Soli yang menggunakan purbasangka. Sebab, berbagai informasi mengikuti ‘akal sehat’ atau ‘logika’ Soli, ternyata bila di-challenge, Soli tidak memberi tanggapan balik, sehingga arus diskusi terputus tanpa simpulan apakah berterima atau tidak.
Contoh, Soli bilang Soli menganut pikiran bahwa segala sesuatu pemaknaan atas yang tertulis di Alkitab adalah dasar iman Soli. Kemudian Husada tanyakan bagaimana pemaknaan Soli atas ayat Yoh 21:25, ternyata sampai saat ini Soli belum menguraikan pemaknaan Soli, sehingga Husada belum dapat memastikan apakah pemaknaan kita sama atau bagaimana atas ayat tersebut. Nah, kalau diskusi kita berlanjut, setiap menyangkut Yoh 21:25 itu, pemaknaan kita akan masing-masing. Jika pemaknaan kita masing-masing, tentu diskusi tidak akan mencapau titik temu. Debat kusir. Itu karena Soli menggunakan purbasangka.
Apa yang tidak tertulis jelas bukan apa yang penting bagi iman orang percaya .
Apakah anda menganggap Roh Kudus bisa alpha menginspirasikan apa yang perlu untuk ditulis ?
Tetapi apa yang sudah ditulis jangan dimanipulasi maknanya dong !
Dan dimana batasnya menurut anda kelengkapan Alkitab itu kalau anda ,menganggap nya belum selesai ?
Bagaimana dengan larangan menambahi wahyu Tuhan itu didalam Alkitab ?
Tentang mengomentari komentar orang lain yang begitu menarik untuk dikomentari, seingat Husada, belum pernah Husada lakukan tanpa tedeng aling-aling. Kalau suatu materi diskusi menarik hati Husada untuk dikomentari, setidaknya Husada akan memberi sinya permintaan izin, misalnya dengan kalimat pembuka, “Ikut nimbrung, ya?” begitu. Artinya, karakter Husada itu tidak sama dengan karakter Soli.
Ikut berkomentar atas argumentasi orang lain itu adalah wajar bukan larangan didalam forum !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Kalau berbicara suksesi kerasulan sudah pastilah hanya ajarannya yang disuksesikan karena jabatan Rasul sudah tidak ada lagi kecuali mereka yang haus dan gila kekuasaan sehingga mengangkat diri sendiri menjadi setara Rasul yang mengakibatkan perpecahan gereja seperti terjadi digereja Barat oleh Uskup Roma diabad 6.
Soli itu terlalu banyak berimajinasi untuk mendukung purbasangka di benak Soli.
Penjelasan dari beberapa partisipan di depan (seperti Jenova dan Siip) sudah menguraikan bahwa Alkitab menyatakan bahwa Gereja harus selalu memelihara atau menghidupkan rasul, lengkap dengan kutipan ayat pendukung. Sampai sekarang, Soli hanya bilang ”Jabatan rasul sudah tidak ada lagi” tanpa mengajukan ayat Alkitab untuk mendukung, padahal, Soli bilang bahwa Soli penganut Sola Scriptura. Yang memelihara purbasangka itu siapa?
Dimana ada bukti dan ajaran Alkitab bahwa Rasul harus terus diganti sampai sekarang ?????
Apa dasarnya Rasul yang sudah mati harus dihidupkan sep[erti yg saya bold diatas ???
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Diatas sudah saya jelaskan apa maksudnya suksesi apostolik tsb.
Karena akar pemahaman GRK mengenai status kerasulan Petrus sudah keliru maka semua makna suksesi apostolik sudah tercemar dan menyimpang jauh dari apa yang sebenarnya harus dipahami oleh gereja.
Bagaimana mungkin?
Kerasulan Petrus, selalu dikemukakan dengan ayat-ayat Alkitab. Bagaimana caranya shingga Soli memandangnya sebagai sudah keliru? Hanya pernyataan keliru pula, tanpa argument atau ayat pendukung. Bagaimana hendak menerima pernyataan Soli?
Dalam mengartikan suksesi saja Soli berbeda dari arti yang dikemukakan kamus, bagaimana ceritanya kenapa Soli merasa benar sendiri mengartikan suksesi apostolik?
Siapa yang meragukan kerasulan Petrus ?
Tetapi menganggap sekarang masih ada Rasul hanyalah isapan jempol belaka karena tidak ada dasar dan contoh Alkitabnya.
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Jabatan Rasul sudah tidak ada lagi makanya janganlah menjadikan manusia biasa menjadi Rasul Palsu sebagaimana kata kitab Wahyu :
Wahyu 22:2 Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
Bagaimana alur pikir Soli sehingga Wah 2:2 itu Soli artikan sebagai penobatan rasul palsu?
Yang Husada maknai, Wah 2:2 itu merupakan peringatan Tuhan kepada Jemaat Efesus, dikatakanNya, Tuhan mengetahui jerih payah dan ketekunan Jemaat Efesus, Tuhan tahu bahwa Jemaat Efesus tidak sabar kepada orang jahat, Tuhan tahu Jemaat Efesus mencobai orang yang menyebut diri rasul padahal sebenarnya adalah pendusta. Mengapa Soli bisa memaknai Wah 2:2 itu sebagai penjadian rasul palsu?
Itulah buktinya sampai sekarang masih banyak yang ,mengaku masih ada Rasul makanya itu semua hanyalah dusta dan isapan jempol belaka.
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Siapa yang bilang ajaran Rasuliah berasal dari dirinya sendiri ?
Lhoh, apakah yang Soli maksudkan dengan yang bergaris bawah berikut ini:
Quote from: solideogloria on January 28, 2014, 08:43:11 PM
Apa yang disuksesikan didalam Protestan adalah ajaran para Rasul, bukan jabatan gerejawi para Rasul sehingga itu dimanfaatkan menjadi pembenaran bagi GRK untuk memonopoli penafsiran dan menambahi ajaran Kitab Suci secara menyimpang jauh dari kebenarannya.
Apakah itu bukan berarti: Yang disuksesikan di Protestan adalah ajaran para rasul, begitu kan? Atau, lain yang dimaksudkan? Karena terdorong oleh purbasangka, maka menulis bukan seperti yang dimaksudkan?
Ajaran para Rasul berasal dari Yesus dan Yesus mendengarnya dari Allah Bapa.
Quote
Tuhan Yesus saja menyampaikan apa yang didengar-Nya dari Allah Bapa :
Yohanes 8:26
Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."
Jadi :
1. Yesus mendengar apa yang dikatakan Allah Bapa
2. Yesus menyampaikannya kepada para Rasul
3. Para Rasul menyampaikannya kepada gereja perdana
4. Dan akhirnya gereja sekarang menyampaikahn lagi apa yang dikatakan para Rasul kepada jemaatnya.
O, karena purbasangka sehingga Soli kurang runtun menulis, ya? Ya sudah.
Kalau tidak bisa bantah ya sudah !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Jelas suksesinya dan apa yang disuksesikan bukan ?
Apa yang Soli artikan dengan suksesi? Sudah cari di kamus? Pastikan dulu deh.
Pertanyaan yang mbulet lagi !
Bersambung
-
Sambungan
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Boleh dijelaskan dimana kesalahan saya,mengapa salah dan apa yang benar serta mengapa itu benar menurut anda bro ?
Soli tidak pernah belajar Mariologi, atau belajar Mariologi dari tidak memahami Mariologi, atau membaca materi Mariologi namun mengartikan sendiri, tetapi sudah mengambil kesimpulan tentang Bunda Maria. Anehnya, meski disampaikan pengertian Mariologi yang sebenarnya, Soli keukeuh dengan pemaknaan sendiri.
Silahkan buktikan bahwa ajaran mariology itu ada dasar kebenaran Alkitabnya !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Semua argumentasi saya pasti berdasarkan apa yang diajarkan para Rasul karena hanya gereja Protestan yang setia memegang teguh ajaran para Rasul (suksesi apostolik).
Hahhaa, kalau tidak salah, di depan sudah berulang kali dikutipkan 2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.Sudahkah ayat itu solideogloria pedomani? Kalau belum, tidak perlu ngoceh.
Anda masih belum bangun dari mimpi,lihatlah kalender anda sekarang anda ini ada ditahun berapa ?
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Mengatakan gereja adalah suksesi apostolik tentunya setia kepada apa yang diajarkan oleh apostolik bukan hanya lips service belaka tapi isinya anti-apostolik.
Hahha, terlalu banyak kosa kata yang Soli tuliskan, tetapi solideogloria maknai hanya sesuai selera Soli saja, berbeda dari pengertian umum.
Bantah saja website yang sudah membuktikan apa yang saya katakan itu !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
Inilah yang saya maksud ajaran yang sama sekali tidak ada dasar kebenaran alkitabiahnya karena :
1. Kunci itu diberikan kepada Rasul Petrus sedangkan Paus sama sekali bukan rasul melainkan jabatan yang dipertanyakan karena tidak pernah ada jabatan gerejawi demikian didalam Alkitab.
Sudah mengerti sejarah Gereja sejak ketika murid perdana Yesus Kristus masih hidup hingga sekarang? Kehidupan Gereja itu dinamis. Saking dinamisnya, meski Tuhan Yesus Kristus menginginkan domba yang satu kawanan satu gembala, tetapi pada abad XVI sempalan Gereja mengasingkan diri, terpisah dari kawanan yang ada. Merasa mendapat pencerahan dan mendapat otoritas menggembala.
Jawab saja yang fokus bahwa Paus itu bukan Rasul karena tidak pernah ada jabatan paus bagi Petrus yang harus disuksesikan.
Itu penipuan sejarah namanya.
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
2. Petrus sudah melaksanakan funsgi kunci itu yaitu membuka penginjilan kepada bangsa lain (Kornelius dll) dan akhirnya diteruskan oleh Rasul Paulus karena Petrus memang dikhususkan hanya bagi bangsa Yahudi saja.
Poin itu, bisa juga dimengerti begitu. Tapi, maksud solideogloria, Petrus membaptis Kornelius adalah pelanggaran yang dimaafkan? Kornelius itu bukan Yahudi, lho. Dia itu Itali.
Itulah ketaatan kepada amanat Agung Tuhan Yesus.
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
3. Petrus tidak pernah menjadi Paus di Roma dan tidak pernah mengangkat siapapun menjadi Paus menggantikannya yang memang bukan penyandang jabatan yang asing tsb.
Duh, Sol. Baca saja postingan teman-teman yang punya referensi di atas.
Referensi palsu isapan jempol siapa yang percaya ?
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
4. Kuasa mengikat didunia itu hanya khusus ada pada jabatan Rasuli bukan jabatan yang tidak pernah diajarkan didalam Alkitab.
Tapi di Alkitab dicatat bahwa hak mengikat dan melepas itu hanya diberikan kepada Petrus, lho.
Diberikan juga kepada Rasul lainnya kalau anda teliti membaca Alkitab !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
5. Petrus saja yang Rasul itu sering keliru dan ditegur oleh Yesus dan Paulus,mengapa pula Paus yg hanya manusia biasa bisa infallible ?
Maksudnya, Soli ingin mengkoreksi perintah Yesus Kristus kepada Simon di Luk 22:32 Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu. Begitu?
Makanya apa yang nampak bagi saya adalah kekeliruan Petrus saja yang diwariskan gereja anda !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:14:37 AM
6. Petrus saja yang Rasul itu punyai istri mengapa pula Paus harus selibat ?
Itu bukan urusan solideogloria. Istilah sekarang, ”Masbulo”= Masalah buat lo?
Makanya jangan sok mengaku suksesi Petrus kalau hidup Petrus saja tidak dicontoh dengan benar !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Kalau disertai oleh Yesus tidak mungkin lahir segala macam ajaran dusta yang sudah mengkhianati ajaran Yesus sendiri.
solideogloria meragukan perkataan Tuhan Yesus Kristus? Begini kataNya: Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Kalau memang disertai kok ajarannya anti Firman Kristus ?
Pengakuan tanpa bukti saja !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Galatia 1:8
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
Kalau di Alkitab terdapat ayat 2 Tes 2:15, tetapi pura-pura tidak dilihat, bagaimana, ya?
Kalau di Alkitab ada Yoh 21:25, apa harus dicuekin, ya?
Kalau di Alkitab Yesus Kristus dengan dialog dengan Simon memberi kunci Kerajaan Surga, harus mengkoreksi Tuhan Yesuskah?
Kalau sudah ada bukti semua ajaran palsu yang sudah saya kutip itu kok masih ngotot terus disertai Tuhan Yesus ya ???
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Alkitab sekarang adalah hasil pekerjaan Roh Kudus yang mempimpin gereja didalam mengumpulkan semua tulisan Nabi dan Rasul,menyeleksinya dan memilih yang orisinil dan menentukan mana yang benar.
Betul. Gereja itu masih eksis sampai sekarang. Anehnya, banyak kumpulan yang eksis mulai abad XVI, tapi merasa sudah eksis sejak tahun 100 Masehi. Heran.
Jawaban yang tidak nyambung sama sekali !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Sebelum ada gerejapun kitab kitab PL sudah lengkap dikanonisasi.
Oleh siapa? Informasi pendukungnya?
Oleh bangsa Yahudi !
Bersambung
-
Sambungan
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Yang tidak tertulis itu yang mana bro ?
Bagaimana pula solideogloria mencari yang tidak tertulis?
2 Tes 2:15 telah menyatakannya. Solideogloria percaya, tidak?
Ya buktikan dong mana menurut anda yang tidak tertulis itu kalau memang ada ?
Jangan berteori melulu isinya nihil !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Bisa berikan mana ajaran yang tidak tertulis itu sepanjang sejarah gereja anda yang ribuan tahun itu dan apa dasar kebenarannya ?
Dihimpun di Katekismus Gereja Katolik. Mau baca? Disitu sudah dicantumkan berbagai ayat Alkitab yang menjadi dasarnya. Cari saja lewat google.
Sudah dibantah oleh website yang saya berikan bahwa tradisi tsb adalah heresy !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Silahkan berikan dong contohnya apa apa saja menurut anda yang tidak tertulis dan anda anggap benar itu maka saya juga akan mempertanyakan banyak sekali yang tidak tertulis dari ajaran gereja anda.
Dengan akal sehat solideogloria, seharusnya sudah menangkap. Kalau belum juga, perlu mempertanyakanakal sehat Soli itu.
Ha ha ha komentar orang putus asa tidak sanggup membuktikan apa yang dikatakannya !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Pertanyaan saya apakah hal hal lain yang anda maksudkan itu semua tradisi rekayasa gereja anda yang berjalan terus selama ribuan tahun itu ?
solideogloria tidak perlu menggunakan kosa kata yang aneh. Itu justru mempertontonkan akal sehat[/i]mu.
Jawaban tidak nyambung lagi !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:15:18 AM
Apakah anda boleh seenak perut menambahkan hal hal lain yang ternyata bertentangan dengan apa yang sudah tertulis didalam Alkitab ?
Magisterium tidak pernah menambah Alkitab, juga tidak pernah mengajar seenak perut.
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:19:24 AM
Jelas sekali bahwa suksesi apostolik yang dipegang oleh gereja Protestan adalah apa yang sudah tertulis jelas didalam Alkitab hasil penulisan oleh Nabi dan Rasul bukan apa yang sudah dikarang karang hasil rekayasa gereja yang anti-rasuliah.
Kalau akal sehat Soli itu benar sehat, dari istilah protes saja seharusnya solideogloria mengerti bahwa itu sudah ada yang kurang beres. Bahkan perintah Yesus Kristus kepada Petrus untuk menguatkan saudara-saudaranya saja diprotes.
Bagaimana tidak protes kalau ajaran Rasuli dikhianati terus !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:19:24 AM
Tentunya anda merendahkan apa yang dikatakan didalam PL apabila anda selalu melanggar apa yang dilarang didalam PL yaitu :
Ulangan 4:2
Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu
Amsal 30:6
Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.
Magisterium tidak menambah apa yang diperintahkan, melainkan hanya menyampaikan, sesuai dengan yang diterangkan dan dijelaskan oleh Yesus Kristus melalui Roh Kudus.
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:19:24 AM
Jadi kalau larangan Tuhan anda terobos terus jelas sekali apa yang akan menanti anda kelak karena Firman Tuhan itu akan menjadi hakim anda kelak.
Entah apa upah bagi mereka yang mengkoreksi perintah Tuhan Yesus Kristus. Hanya Tuhanlah yang tahu.
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:19:24 AM
Seperti sudah berulangkali saya jelaskan tetapi akal sehat anda masih tertutup nampaknya yaitu bahwa suksesi apostolik didalam Protestan adalah Back to Bible seperti apa yang dilakukan oleh gereja perdana di Berea tersebut.
Entah dari pengertian mana suksesi seperti itu yang solideogloria dapatkan.
Pengertian akal sehat !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:19:24 AM
Tidak mungkin gereja Protestan menerima warisan ajaran GRK karena ajarannya sama sekali berbeda total makanya gereja Protestan menganggap mereka adalah penerus gereja perdana yang taat kepada perintah Allah untuk menguji segala macam ajaran berdasarkan apa yang tertulis didalam Kitab Suci.
Kelihatannya Katolik tidak memasalahkan kalau ajaran Yesus Kristus diwariskan oleh kumpulan manapun. Namun, kalau ajaran itu dirubah melalui protes, artinya bahwa ajaran itu bukan lagi ajaran yang sesuai Injil.
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg anti Injil yang sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:19:24 AM
Kalau anda menganggap suksesi hanya berdasarkan siapa yang ada lebih dahulu maka berarti anda juga menerima bahwa GRK adalah suksesi dari Yudaisme yang pakai Hukum Taurat yang ribuan tahun sudah ada lebih dahulu dari GRK ?
solideogloria bebas mengartikan bagaimana.
Jawaban yang tidak nyambung lagi !
Quote from: solideogloria on Yesterday at 06:19:24 AM
Apakah demikian ?
Dari namanya, suksesi apostolik, diartikan bahwa suksesi yang bersifat apostel (kerasulan). Apostel itu ada setelah Tuhan Yesus Kristus melayani, mengabarkan kabar keselamatan. Bahkan ketika dilahirkan Bunda Maria, Yesus Kristus belum ada apostel.
Akal sehat solideogloria itu perlu disehatkan.
Damai bagimu.
Baca lagi pemahaman yang benar apa yang disuksesikan itu bukan mengkhianati apa yang seharusnya disuksesikan.
Itulah akal sehat yang benar benar sehat.
-
Damai bgimu, Sol.
Apa yang tidak tertulis jelas bukan apa yang penting bagi iman orang percaya .
Apakah anda menganggap Roh Kudus bisa alpha menginspirasikan apa yang perlu untuk ditulis ?
Tetapi apa yang sudah ditulis jangan dimanipulasi maknanya dong !
Dan dimana batasnya menurut anda kelengkapan Alkitab itu kalau anda ,menganggap nya belum selesai ?
Bagaimana dengan larangan menambahi wahyu Tuhan itu didalam Alkitab ?
Hebat.
Ada gambaran ato proses ato kronologi terbitnya Alkitab di pemahaman solideogloria, kan? Apakah menurut pemahaman solideogloria itu, Alkitab ujug-ujug di-'gedebug'-kan dari langit? Ato, ada suara dari langit, kemudian dituliskan oleh penulisnya? Ato, ada kurir dari langit yang membawakan Alkitab untuk digunakan oleh manusia? Kalo menurut pemahaman Husada, secara ringkas, Alkitab itu terbentuk dari tulisan-tulisan para penulis yang dicerahkan oleh Roh Kudus, kemudian dihimpun, dan dijadikan Alkitab.
Artinya, Alkitab itu terbentuk melalui proses lisan, ditulis, dan dihimpun, diseleksi, dijadikan Alkitab. Tuhan Yesus Kristus sendiri tidak meninggalkan sesuatu yang ditulisNya, kan? Jadi, Alkitab yang digunakan oleh Kristen dewasa ini, berasal dari hal-hal lisan, kemudian dituliskan oleh orang yang dipercaya diterangi Roh Kudus, hingga terbentuk seperti Alkitab sekarang. Lebih lanjut, bisa dipahami bahwa apa-apa yang tertulis di Alkitab sekarang, cikal bakalnya adalah dari yang tidak tertulis. Dan, menurut pemahaman Husada, berdasarkan Yoh 21:25, masih banyak hal penting yang belum dituliskan dalam Alkitab.
Husada tidak pernah menganggap Roh Kudus lupa menerangkan ato menjelaskan. Yang terjadi ialah, manusia lupa pada penerangan ato penjelasan dari Roh Kudus. Ato, penjelasan ato penerangan kepada perantara (penulis) justru kurang dituliskan. Ato, sudah cukup dituliskan, namun pembaca menginterpretasikan berbeda dari yang dimaksudkan. Ato hal-hal lain yang bersumber dari keterbatasan manusia.
solideogloria bilang, ada pihak yang memanipulasi? Mungkin solideogloria sendiri atau kelompokmu? Agar tidak menjadi fitnah, Husada usulkan, solideogloria tunjukkan tertulisnya bagaimana, kemudian dimanipulasi menjadi bagaimana. Husada pikir, kalo hanya membuat pernyataan bahwa telah terjadi manipulasi tetapi tidak menunjukkan manipulasi yang dimaksud, bukan karakter Kristen.
Karena Tuhan Yesus Kristus sebagai manusia selama kira-kira 33,5 tahun sudah mengajarkan segala sesuatu semuanya, tetapi keterbatasan manusia tidak mampu menegingat segala sesuatu ajaran Yesus Kristus itu secara serta merta, maka Tuhan Yesus Kristus menjanjikan penyertaanNya melalui Roh Kudus. Husada tidak menyimpulkan bahwa Alkitab belum selesai. Yang Husada simpulkan ialah, bahwa Alkitab belum cukup dalam memuat segala sesuatu yang telah diajarkan oleh Tuha Yesus Kristus. Husada menyimpulkan demikian berdasarkan pemahaman terhadap Yoh 21:25. Selain Yoh 21:25, juga janji Tuhan Yesus Kristus sebelum kenaikanNya yang menjanjikan akan mengutus Roh Kudus untuk menjelaskan segala sesuatu tentang Dia.
Tentang larangan menambah wahyu, Husada pikir, memang seharusnya tidak boleh menambah wahyu. Apakah solideogloria mensinyalir ada penambahan wahyu? Kalo Alkitab dipandang sebagai kumpulan wahyu, yang Husada ketahui, tidak ada yang menambahnya sejak pengkanonan terakhir, sekitar abad IV. Kalo yang mengurangi pada abad XIX, memang sudah dilakukan. Tulisan-tulisan (kitab-kitab) yang di abad IV sudah dikanonkan, kemudian pada abad XVI ditandai, dan selanjutnya di abad XIX dikurangkan dari Alkitab. Nah, kalo solideogloria mensinyalir ada penambahan Alkitab, tunjukkan saja yang mana hasil penambahan itu.
Kalo tentang wahyu, Husada pikir, karena sumber wahyu adalah dari Tuhan, maka manusia tidak punya daya untuk menghentikan wahyu. Wong yang mewahyukan adalah Tuhan, bagaimana mungkin manusia membatasi Tuhan? Tapi itu pemahaman Husada. Kalo ada manusia yang merasa mampu membatasi Tuhan, atau mengkoreksi Tuhan, ato memerintah Tuhan, Husada bisa apa?
Ikut berkomentar atas argumentasi orang lain itu adalah wajar bukan larangan didalam forum !
Sependapat. Dan manusiawi kalo ada kekhilapan-kehilapan kecil yang tidak membelokkan materi diskusi.
Dimana ada bukti dan ajaran Alkitab bahwa Rasul harus terus diganti sampai sekarang ?????
Apa dasarnya Rasul yang sudah mati harus dihidupkan sep[erti yg saya bold diatas ???
Pem-bold-an oleh solideogloria itu bukan seperti yang solideogloria artikan, bahwa rasul yang sudah wafat dihidupkan jasmaninya. Yang dihidupkan adalah warisan ajaran yang diterima dari Tuhan Yesus Kristus. Ajaran itu harus ada yang mengajarkan, yaitu orang-orang terpilih meneruskan. Husada pikir, Alkitab mencatat perkataan Yesus Kristus yang menyatakan bahwa Yesus Kristus menyertai pengajar dan pengajaran itu sampai kepada akhir zaman. Yesus Kristus bilang kepada 11 muridNya, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Ke-11 murid itu akan disertai sampai kepada akhir zaman, bukan jasmaninya tidak akan mati (nyatanya sekarang semua sudah martir), tetapi ajaran dan pengajaran itu disertai/dipelihara/dirawat sampai kepada akhir zaman. Pengajarnya boleh berubah, tetapi ajaran tetap, yaitu segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Tuhan Yesus Kristus.
Siapa yang meragukan kerasulan Petrus ?
Tetapi menganggap sekarang masih ada Rasul hanyalah isapan jempol belaka karena tidak ada dasar dan contoh Alkitabnya.
solideogloria dan banyak Protestan lain tidak meragukan kerasulan Petrus, tetapi meragukan keutamaan Petrus di antara rasul lainnya.
Husada pikir, menganggap bahwa rasul masih ada sekarang ini bukan isapan jempol, sebab Tuhan Yesus Kristus bilang kepada 11 muridNya, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Yang isapan jempol ialah mengaku sebagai pengikut Kristus tetapi menafikan kemampuan Yesus Kristus dalam hal menunaikan janjiNya menyertai para rasul senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Itulah buktinya sampai sekarang masih banyak yang ,mengaku masih ada Rasul makanya itu semua hanyalah dusta dan isapan jempol belaka.
Menurut Husada, yang isapan jempol ialah mereka yang merasa mewarisi ajaran rasul tetapi tidak mengetahui dari rasul mana memperoleh warisan pengajaran.
Ajaran para Rasul berasal dari Yesus dan Yesus mendengarnya dari Allah Bapa.
Kalau tidak bisa bantah ya sudah !
Husada bukan protestan, meskipun akan memprotes kalo ada yang tidak pas.
Pertanyaan yang mbulet lagi !
Husada sekedar berupaya mengembalikan ke jalur yang seharusnya.
-
Silahkan buktikan bahwa ajaran mariology itu ada dasar kebenaran Alkitabnya!
Cari saja di Katekismus Gereja Katolik, gunakan logika yang belum tercampur dengan ajaran yang solideogloria terima pengajar Non Apostoli.
Anda masih belum bangun dari mimpi,lihatlah kalender anda sekarang anda ini ada ditahun berapa ?
Sudah. Husaa sudah bangun. Justru solideogloria yang menunjukkan gejala belum bangun. Buktikan solideogloria sudah bangun, ambil Alkitab, cari 2 Tes 2:15. Adakah di Alkitabmu? Kalau ada, silahkan baca, dan artikan. Bagaimana pikiran solideogloria mengenai ayat itu? Kalau ayat itu tidak ada di Alkitabmu, ya sudah, diskusi tentang ayat Alkitab kita hentikan, sebab Alkitab acuan kita tidak sama.
Bantah saja website yang sudah membuktikan apa yang saya katakan itu !
Hahhaa, periksa lagi kosa-kosa kata yang solideogloria gunakan. Membantah website? Pun kalo punya waktu yang cukup, Husada kurang berminat membantah. Paling juga hanya meluruskan. Kalo punya waktu.
Jawab saja yang fokus bahwa Paus itu bukan Rasul karena tidak pernah ada jabatan paus bagi Petrus yang harus disuksesikan.
Itu penipuan sejarah namanya.
solideogloria sudah membaca postingan yang sangat relevan dengan dari Jenova? Ada yang tidak solideogloria mengerti dari situ? Ada yang ingin solideogloria tanyakan tentang itu?
Itulah ketaatan kepada amanat Agung Tuhan Yesus.
Betul.
Tadinya Husada kira, solideogloria seperti protestan lainnya, yang mengkotak-kotak para rasul berdasar suku bangsa yang menerima pelayanan darinya.
Referensi palsu isapan jempol siapa yang percaya ?
Kalau melihat informasi yang ada, hanya solideogloria dan kelompoknya yang tidak percaya isi referensi itu. Patriarkh mula-mula sungguh sangat percaya. Sudah baca postingan Jenova tentang itu? Sangat bagus lho. Baca deh.
Diberikan juga kepada Rasul lainnya kalau anda teliti membaca Alkitab !
Hahhaa, bagaimana sih pemahaman bahasamu, Sol? Pemberian itu dilakukan ketika rasul selain Petrus berada bersama-sama, lho. Tapi perintah dan pernyataan itu hanya diberikan kepada Petrus.
Makanya apa yang nampak bagi saya adalah kekeliruan Petrus saja yang diwariskan gereja anda !
Jiyahhaahhaa, mengaku membaca Alkitab, tetapi solideogloria itu hanya melihat kekeliruan? Naif betul. Mengaku membaca Alkitab, tetapi memilih-milih ayat hanya yang mengandung kekeliruan Petrus ketika masih bersama jasmani Tuhan Yesus Kristus. Gile, kayaknya Tuhan Yesus Kristus tidak mengajar agar pengikutnya hanya melihat kekliruan. Sungguhkah solideogloria pengikut Kristus? Sangat meragukan, euiy?
Makanya jangan sok mengaku suksesi Petrus kalau hidup Petrus saja tidak dicontoh dengan benar !
Jiyahhaahhaa, solideogloria hendak mengkoreksi Tuhan Yesus Kristus yang memilih nelayan itu menjadi rasul, ye? solideogloria memang hebat, mengkoreksi Tuhan Yesus Kristus.
Kalau memang disertai kok ajarannya anti Firman Kristus ?
Pengakuan tanpa bukti saja !
Jiyahhahhaa, solideogloria sang protestan pemrotes perintah Tuhan Yesus Kristus.
Kalau sudah ada bukti semua ajaran palsu yang sudah saya kutip itu kok masih ngotot terus disertai Tuhan Yesus ya ???
Bertambah dalam kejatuhanmu Soli. Pikiranmu yang sudah dicekoki ajaran yang bersumber dari pelintiran Alkitab menutup pikiranmu. Bahkan ayat Alkitab yang dikutipkan untuk solideogloria bacapun Soli protes.
Jawaban yang tidak nyambung sama sekali !
Bahkan yang setuju dengan pernyataan solideogloriapun dipandang sebagai tidak nyambung. solideogloria memang protestan tulen, bahkan ketika Tyhan Yesus Kristus memilih Petrus si nelayan itu solideogloria protes. Hebat.
Oleh bangsa Yahudi !
O... solideogloria itu menganut Yahudi, ye? Husada kira tadinya, denominasi solideogloria itu Protestan dari Kristen mul-mula. Ternyata, denominasi solideogloria itu penganut kanonisasi Yahudi. Hmmm... :think:
-
Ya buktikan dong mana menurut anda yang tidak tertulis itu kalau memang ada ?
Jangan berteori melulu isinya nihil !
Hahhaa, makin parah kamu, Sol. :D Mosok yang tidak tertulis ingin kamu lihat? :D Eh, adakah 2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis di Alkitabmu? Kalau ada, bagaimana solideogloria mengartikannya? Kalau tidak ada, Alkitab acuan kita, berbeda, tidak akan nyambung. :lol:
Sudah dibantah oleh website yang saya berikan bahwa tradisi tsb adalah heresy !
Jiyahhaahhaa, pernahkah solideogloria ketahui bahwa Paulus juga melaksanakan adat istiadat Yahudi, yang sesuai dengan ajaran Kristus? Ini ayatnya, Kis 28:17 Tiga hari kemudian Paulus memanggil orang-orang terkemuka bangsa Yahudi dan setelah mereka berkumpul, Paulus berkata: "Saudara-saudara, meskipun aku tidak berbuat kesalahan terhadap bangsa kita atau terhadap adat istiadat nenek moyang kita, namun aku ditangkap di Yerusalem dan diserahkan kepada orang-orang Roma. solideogloria menggunakan kanonisasi PL-nya Yahudi, tapi solideogloria tidak mengikuti Paulus dalam pelaksanaan tradisi yang dilaksanakan Paulus, bagaimana solideogloria ini? :lol:
Ha ha ha komentar orang putus asa tidak sanggup membuktikan apa yang dikatakannya !
Jiyahhaahhaa, pikiran solideogloria yang ditutup oleh semangat protes yang tidak mampu melihat terang, kenapa malah menuding orang lain putus asa? Apa tidak kebalik, tuh? Mengaku penganut Sola Scriptura, tapi dikutipkan ayat Scriptura malah ngeles. Mengaku menggunakan kanonisasi Yahudi, tapi menghindari adat Yahudi yang sesuai dengan ajaran Kristus. Jelas-jelas perintah Yesus Kristus kepada Petrus, malah mengoreksi. Bagaimana solideogloria ini? :'o Tetapkan hatimu, kalo mau ikut Yesus, mbok ya jangan protes perintah Yesus. :drool:
Jawaban tidak nyambung lagi !
Bahkan akal sehat yang solideogloria banggakan itu sudah tidak mampu melihat pertanyaan yang sudah berulang? Kasian amat solideogloria yang mengaku Protestan, tetapi memiliki akal sehat yang kurang sehat. :lol:
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Jiyahhaahhaa, :D tegar tengkuk kenapa solideogloria pelihara, ya? Nanti saya baca kalo punya waktu. Kalo solideogloria merasa cukup relevan, kopikan saja ke sini, agar kita bicarakan. Jangan pelihara tegar tengkuk.
Bagaimana tidak protes kalau ajaran Rasuli dikhianati terus !
:'o Jiyahhaahhaa, protestan tulen memang ingin memperotes perintah Yesus Kristus yang memerintahkan Petrus si penjala ikan menjadi penjala manusia. Padahal mengaku Kristen, tapi memprotes perintah Kristus. Hebat. :doh:
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Jiyahhaahhaa, kepada saya diajarkan untuk menerima ajaran dari pemegang Magisteirum (=otoritas mengajar). Kalo website yang solideogloria maksudkan itu, nanti saya baca kalo punya waktu. :)
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
sda :drool:
Pengertian akal sehat !
:giggle: Jiyahhaahaa, akal sehat yang ingin mengkoreksi perintah Yesus Kristus, akal sehat yang menerima kanonisasi Yahudi tetapi tidak menlaksanakan adat Yahudi seperti yang dilaksanakan Paulus. Menjadikan Paulus sebagai panutan, tetapi tidak melaksanakan ajaran Paulus yang memerintahkan menerima ajaran lisan dan ajaran tertulis. Kayaknya, akal sehat yang begitu merupakan akal yang kurang sehat, deh. :doh:
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg anti Injil yang sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Jawaban yang tidak nyambung lagi !
Baca lagi pemahaman yang benar apa yang disuksesikan itu bukan mengkhianati apa yang seharusnya disuksesikan.
Itulah akal sehat yang benar benar sehat.
:DJiyahhaahaa, akal sehat solideogloria sungguh-sungguh kurang sehat.
Sudah berulang kali pula dikutipkan pengertian suksesi dari kamus resmi, namun solideogloria masih keukeuh denga protestan tulen. Bahkan Yesus Kristuspun ingin solideogloria protes. Bertapa dulu solideogloria untuk merenung. Kalau perlu, cari gua, siapa tahu bertemu dengan malaikat gua. :doh:
-
@Reader
Satu hal yang penting ingin saya sampaikan diforum ini adalah bukan maksud saya untuk menghina atau merendahkan orang orang penganut Katolik disini melainkan hanya berdebat atas semua ajaran dari institusi gereja Katolik sebab dari awal diskusi ini sudah ada suara yang mengatakan bahwa Protestan itu heresy,jadi saya mau berdebat untuk membuktikan siapa sebenarnya yang heresy itu dan apa ukuran suatu heresy itu.
Inilah yang mendorong saya untuk berdebat didalam panggilan apologetika saya ditopik ini mengenai apa makna yang benar dari suksesi apostolik itu yang sangat menentukan dan berkaitan dengan apakah suatu gereja itu dapat dipandang heresy atau tidak.
Hanya gereja yang memegang teguh ajaran rasuliahlah yang berhak mengaku gereja apostolik bukan gereja yang mengaku pimpinannya setara Allah,infallible dan berhak membuat segala macam tradisi setara wahyu,memonopoli penafsiran dll.
Syalom
-
maaf mas osas..
mohon anda berkenan sudi menjawab keingintahuan saya ya mas..
apakah semua posting yang anda tulis di atas itu:
a. PASTI BENAR dan TIDAK MUNGKIN SALAH
b. BISA BENAR dan BISA SALAH
mohon sudi kiranya untuk to-the-point menjawab pertanyaan saya itu..
dan janganlah malah menyuruh saya untuk "menunjukkan di mana salahnya kalau memang mas cadang merasa ada yg salah"
karena sejujurnya saya memang engga tahu tulisan mas itu benar / salah..
makanya saya tanya..
mohon dijawab ya mas...
maaf merepotkan lho....
Inilah adalah suatu diskusi bebas dan kalau anda mau terima atau tidak argumentasi seseorang itu hak anda,tetapi semua argumentasi saya selalu saya dasarkan menurut apa yang diajarkan didalam Alkitab Firman Tuhan.
Sepanjang apa yang saya argumentasikan itu tentunya menurut saya adalah benar sesuai ajaran Alkitab sebagai satu satunya tolok ukur yang absolut.
Kalau anda menganggap ada kesalahan silahkan tunjukkan apa yang salah,mengapa demikian dan apa yang benar serta apa dasar kebenaran anda mas.
Itu baru namanya diskusi yang benar.
Syalom
-
@bro OSAS,
Sebelum menuduh seseorang melakukan “argumentum e silentio”, silakan diluruskan dulu definisi fallacy ini.
Falacy ini berlaku jika seseorang melandaskan argument2nya pada referensi2, dan ketika referensi2 ini tidak menyebutkan apapun mengenai suatu topik, ”argumentum e silentio” mengambil kesimpulan dengan memanfaatkan ketiadaan statement dalam referensi2 tersebut.
http://en.wikipedia.org/wiki/Argument_from_silence
Sebelum Anda menuduh seorang katolik melakukan ”argumentum e silentio”, silakan dipahami dan dicatat baik2, bahwa Gereja Katolik melandaskan doktrin2 pada Tradisi Suci DAN Alkitab, dilengkapi dengan catatan2 sejarah.
Kami melakukan argumentum e silentio jika menarik kesimpulan tentang sesuatu ketika Alkitab, Tradisi Suci, maupun catatan2 sejarah tidak menyatakan apa2 tentang hal tersebut. This is NOT the case!!
Dasar saya menggunakan istilah “argumentum ex silentio” seperti yang sudah saya jelaskan tapi anda mungkin alpha membacanya yaitu kalau Alkitab “silence” mengapa anda membuat seolah olah dia berbunyi seperti yang anda mau (eisegesis)
Kalau berbicara mengenai sejarah gereja juga didalam sejarah terjadi banyak teolog yang senantiasa mempunyai pemahaman yang saling berbeda satu sama lain karena otoritasnya sekali lagi hanyalah otoritas manusia yang selalu relatif dan subyektif tergantung dia maunya apa.
Sudah pernah saya jelaskan bahwa tidak ada sejarah yang tidak dipengaruhi oleh subjektivitas worldview manusia.
Tetapi Alkitab Firman Tuhan adalah dirinya kebenaran yang mutlak itu mulai dari jaman PL sampai jaman PB dan tidak boleh diabaikan semua fakta dan prinsip kebenaran yang sudah terkandung didalamnya sebab itu wahyu Tuhan dan di-inspirasikan oleh Tuhan sendiri.
2 Samuel 7:28
Oleh sebab itu, ya Tuhan Allah, Engkaulah Allah dan segala firman-Mulah kebenaran; Engkau telah menjanjikan perkara yang baik ini kepada hamba-Mu.
Yohanes 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
Suksesi rasuliah dengan penumpangan tangan memang tidak dicatat secara detail dalam Alkitab, tetapi diajarkan turun temurun secara jelas dan terdokumentasi dengan baik dalam Tradisi Suci dan sejarah.
Baik secara detail maupun secara garis besar tidak pernah ada ajaran maupun contohnya bahwa penggantian para Rasul berjalan terus menerus setelah mereka meninggal dunia satu persatu.
Hal ini tidak mungkin anda bantah karena jelas anda bisa buktikan sendiri didalam Alkitab.
Mengenai tradisi sudah saya komentari diatas bahwa tradisi berada dibawah otoritas Alkitab Firman Tuhan bukan sejajar apalagi diatasnya karena tradisi hanyalah bikinan dan rekayasa manusia belaka.
Jadi aku sama sekali tidak melakukan ”argumentum e silentio” ketika mengatakan bahwa suksesi apostolik itu diajarkan oleh para rasul. Alkitab memang tidak mencatat detail cara / mekanisme suksesi itu, tetapi referensi lainnya yg kami pegang, yaitu Tradisi Suci, telah mengajarkan demikian.
“Argumentum ex silentio” seperti yang sudah saya jelaskan tapi anda mungkin alpha membacanya yaitu kalau Alkitab “silence” mengapa anda membuat seolah olah dia berbunyi seperti yang anda mau (eisegesis) tanda ada dukungan sama sekali dari wahyu Allah.
Sekarang bandingkan dengan Anda. Satu2nya landasan Anda adalah Alkitab.
Ketika Alkitab tidak mengatakan bahwa suksesi itu tidak ada, tetapi Anda menginterpretasikan yang dituliskan di Alkitab sebagai larangan, maka sejatinya Anda lah yg sedang melakukan ”argumentum e silentio”!!
Anda selalu menambahi apa yang saya tidak pernah katakan karena istilah “larangan” yang saya bold merah itu selalu keluar dari perbendaharaan anda sendiri,bukan dari saya.
Anda selalu menambahkan suatu istilah tertentu sebagai senjata untuk selalu mengharuskan saya membuktikan secara literal padahal cara argumentasi anda ini juga anda langgar sendiri kalau menyangkut masalah lain misalnya istilah Trinitas.
Jadi silahkan berdiskusi secara fair saja bro !
Saya selalu memberikan dasar dasar ayat-ayat Alkitabiahnya bahwa argumentasi anda sama sekali tidak ada dukungan Alkitabiahnya kecuali tradisi bikinan manusia dan mengenai itu sudah ada peringatan keras oleh Tuhahn Yesus dan Rasul sendiri :
Matius 15:3 But he answered and said unto them, Why do ye also transgress the commandment of God by your tradition?
Kolose 2:8 Beware lest any man spoil you through philosophy and vain deceit, after the tradition of men, after the rudiments of the world, and not after Christ.
Syalom
-
So.. dari jawaban Anda, ada 2 point di sini yg memenuhi definisi bidaah menurut OSAS:
1. Tidak terdapat di Alkitab
2. Bertentangan dengan yg sudah diajarkan di Alkitab
Tritunggal --> memenuhi point 1), tidak memenuhi point 2) menurut sudut pandang katolik dan OSAS.
Mariologi dan papal infallibility --> memenuhi point 1), tidak memenuhi point 2) menurut sudut pandang katolik, tetapi memenuhi point 2) menurut sudut pandan OSAS.
Aku bisa menanggapi Anda panjang lebar menunjukkan bagaimana Mariology dan papal infalliblity tidak bertentangan dgn Alkitab menurut sudut pandang katolik, tapi kita tinggalkan dulu hal ini karena tidak relevant dgn topik diskusi kita sekarang.
Yang harus disoroti sekarang, berarti point 2) ”bertentangan dengan yg sudah diajarkan di Alkitab” itu adalah SUBJECTIVE.
Boro2 antara OSAS dengan katolik, antara OSAS dan sesama protestant saja, misal dari Lutheran, juga berbeda mengenai Mariology.
So... sekali lagi, point 2) itu sebenarnya adalah ”contradicting bible interpretation”, bukan “contradicting the bible”. Harap dibedakan!!
Sulit membahas kebenaran Alkitab kalau tidak membandingkan langsung antara apa yang diajarkan secara literal dan nyata didalam Alkitab dengan apa yang diajarkan oleh tradisi rekayasa gereja yang sama sekali tidak ada dukungan malah berkontradiksi dengan Alkitab.
Kalau para teolog berbeda pendapat maka memang inilah gunanya dan tujuan media dimana kita perdebatkan sekarang jadi adalah lumrah hal tsb,bukan suatu yang aneh.
Bagaimanapun perbedaan pemahaman orang terhadap Alkitab pasti ada suatu benang merah yang tetap terpelihara dari dahulu sampai sekarang oleh Allah atas apa yang benar sesuai dengan Firman-Nya karena Firman Allah adalah kebenaran yang absolut yang dikerjakan oleh Allah sendiri yaitu Roh Kudus :
1. Pewahyuan
2. Inspirasi
3. Kanonisasi,dan
4. Iluminasi.
Inilah yang saya maksud dengan maka sebenarnya dari suksesi rasuliah yaitu meneruskan apa yang sudah diajarkan oleh Kristus melalui pimpinan Roh Kudus.
1 Yohanes 2:27
Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.
Apa yang absolut seperti predikat yang hanya dimiliki oleh Allah Tritunggal tidak mungkin bisa direlatifkan oleh manusia dengan segala macam cara seperti tehnik equavocation fallacy ataupun alasan semantik,karena itu merupakan penghujatan dan pencurian kemuliaan Allah.
Perbedaan kalau tidak menyangkut hal hal yang hakiki dan absolut seperti cara baptisan,Hari Natal,Seragam Gereja,Liturgi, dll tidaklah menjadi persoalan didalam kekristenan.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Inilah contoh pertanyaan klasik katolik kalau tradisinya dipertanyakan yaitu merelatifkan apa yang absolut diajarkan didalam Alkitab.
Lihat lagi penjelasan di atas, apa yg Anda sebut sebagai “contra biblical” itu pada dasarnya adalah “contra YOUR bible interpretation”.
Apalagi kalo Anda hanya melandaskan pada Alkitab, menyimpulkan sesuatu sebagai ”contra biblical”, sementara bible sendiri tidak menyatakan hal tersebut sebagai “contradicting bible”, pada hakekatnya adalah sebuah fallacy “argumentum e silentio”!!
“Argumentum ex silentio” seperti yang sudah saya jelaskan tapi anda mungkin alpha membacanya yaitu kalau Alkitab “silence” mengapa anda membuat seolah olah dia berbunyi seperti yang anda mau (eisegesis) tanda ada dukungan sama sekali dari wahyu Allah.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Ada hal hal pokok didalam Alkitab yang jelas secara literal tidak bisa dipertentangkan misalnya Yesus sebagai satu satunya pengantara dan juruselamat antara Allah dan manusia sehingga ajaran co-redemptrix dan mediatrix katolik sudah pasti ajaran yang anti Alkitab menurut akal sehat.
Akan OOT jika didiskusikan panjang lebar di sini.
Aku persingkat saja jawabanku, perantaraan (mediation) Yesus adalah satu2nya dan tidak dapat digantikan siapapun (2 Kor 5 : 18). Perantaraan Maria dan para kudus (intercession) (Why 5 : 8, Why 8 : 3 - 4), sekalipun Maria dan para kudus juga digelari sebagai co-redemptrix dan co-mediatrix, tidak sama dan tidak pernah dapat menggantikan perantaraan (mediation) Yesus. Kedua ajaran ini semuanya diajarkan dalam Alkitab.
But again, menurut Anda perantaraan para kudus itu bertentangan dengan ajaran Alkitab, sementara menurut Gereja Katolik, Gereja Orthodox, Lutheranism, Calvinism, Methodist, perantaraan para kudus adalah selaras dengan ajaran Alkitab.
Ini adalah bukti sekali lagi, bahwa yg Anda sebut sebagai ”contradicting bible” itu sebenarnya hanyalah ”contradicting personal interpretation”.
The foundation of all Our confidence, as you know well, Venerable Brethren, is found in the Blessed Virgin Mary. For, God has committed to Mary the treasury of all good things, in order that everyone may know that through her are obtained every hope, every grace, and all salvation. For this is His will, that we obtain everything through Mary.
1. St. Gregory, Pope, de Exposit. in libros Regum.
2. St. Bernard, Serm. in cap. XII Apocalyps.
3. St. Bernard, In Nativit. S. Mariae de Aquaeductu.
Source: UBI PRIMUM, (On the Immaculate Conception of Mary), Encyclical of Pope Pius IX, February 2, 1849.
http://biblelight.net/mary.htm
Sedangkan Kitab Suci mengatakan :
Kisah Para Rasul 4:12
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
Tidak pernah ada pengantara didalam keselamatan oleh siapapun selain “diri-Nya” Tuhan Yesus sendiri.
Fungsi Orang percaya hanya membawa jiwa mereka (yg masih hidup) yang terhilang kepada Kristus melalui pemberitaan Injil dan pendoa syafaat (intercession) bukan dengan mengambil alih peran Yesus sebagai pengantara dan penebus juruselamat keselamatan satu satunya.
Keselamatan melalui iman hanya lahir atas pendengaran akan Firman Kristus melalui suksesi ajaran para Rasul (Apostolic Succession),bukan merampok jabatan Kristus dan para Rasul secara tidak berdasar hanya karena haus akan kekuasaan.
Istilah Pengantara (Mediator) dan Penebus (Redeemer) kalau dikaitkan dengan keselamatan tidak pernah boleh dimanipulasi dengan tehnik semantik bagaimanapun untuk membenarkannya utk diberikan sebagai predikat bagi manusia biasa yang fana,siapapun dia.
Itulah penghujatan sebenarnya seperti apa yang saya maksud.
Bersambung
-
Sambungan
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Merelatifkan semua penafsiran hanyalah racun postmodernisme yang sangat merusak kekristenan dengan kebebasan menafsirkan seenak perutnya melanggar kaidah kaidah dasar ilmu hermeneutika.
Memonopoli penafsiran Alkitab dengan menganggap hanya mereka sendiri yang berhak dan paling benar dalam menafsirkan Alkitab hanyalah tindakan arogansi rohani belaka dan menghujat peranan dan pekerjaan Roh Kudus didalam diri setiap orang percaya.
Kitab Suci sudah memberikan contoh bagaimana Jemaat di Berea dari gereja perdana tsb bukannya menelan bulat bulat segala macam ajaran/penafsiran seperti di gereja anda malah mereka mengujinya dengan Kitab Suci sesuai dengan perintah Tuhan sendiri.
Yep, racun penafsiran post modernism memang merusak kekristenan, apalagi penafsiran sebebas2nya yang lebih parahnya lagi menjadikan penafsiran bebas mereka sebagai penafsiran yg mutlak dan infallible.
Gereja Katolik tidak pernah menafsirkan secara mati ayat2 apapun. Umat diberi kebebasan untuk menafsirkan ayat2 Alkitab untuk diaplikasikan dalam situasi2 kehidupan sehari2. Tapi kebebasan yg diberikan adalah kebebasan yg terbatas, karena Gereja Katolik memberikan batasan2 bahwa ayat2 Alkitab tidak boleh diinterpretasikan bertentangan dengan ajaran orthodox yg tersimpan dalam Deposit Iman yg infallbile.
Apa yang anda katakan tidak sesuai dengan apa yang diajarkan didalam katekismus gerejua anda :
CCC 85 "The task of giving an authentic interpretation of the Word of God, whether in its written form or in the form of Tradition, has been entrusted to the living teaching office of the Church alone. Its authority in this matter is exercised in the name of Jesus Christ."[47] This means that the task of interpretation has been entrusted to the bishops in communion with the successor of Peter, the Bishop of Rome.
CCC 100 The task of interpreting the Word of God authentically has been entrusted solely to the Magisterium of the Church, that is, to the Pope and to the bishops in communion with him. Article 3
Anda tidak mungkin mengingkari ajaran gereja anda sendiri dengan alasan semantik lagi kecuali kalau Katekismus anda itu memang keliru menurut anda bro.
Roh Kudus memang berkarya menerangi hati setiap umat dalam menafsirkan Kitab Suci, tetapi sang jahat tidak henti2nya mengelabui umat bahkan sering menyamar sebagai Roh Kudus. Untuk ini lah Tuhan telah melengkapi umat dengan penilik jemaat dan diaken, sehingga Gereja memiliki kelengkapan untuk melawan si jahat ini dan Gereja dapat membimbing umat sebagai tiap penopang dan dasar kebenaran (1 Tim 3 : 1 - 16).
Kalau anda memang percaya Roh Kudus yang memimpin kehidupan orang percaya tidak akan ada larangan bagi jemaat untuk menafsirkan Alkitab berdasarkan pimpinan Roh Kudus yang ada didalam diri mereka.
Memonopoli penafsiran seperti ajaran Katekismus anda itulah yang saya katakan pengghujatan dan perampokan apa yang menjadi hak Tuhan.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Dan terbukti didalam sejarah bahwa apa yang ditafsirkan oleh institusi ini ternyata banyak yang antibiblical sama sekali.
“Anti biblical” atau “anti personal bible interpretation”?
Jika ada argument bahwa ajaran tertentu telah melanggar Alkitab sedangkan Alkitab sendiri tidak pernah menuliskan hal tersebut, maka hal ini sebenarnya adalah melanggar interpretasi akan ayat2 Alkitab, bukan melanggar Alkitabnya!!
Anti Personal Biblical istilah baru anda sama saja artinya dengan Anti Biblical kalau isinya memang benar benar bertentangan dengan prinsip kebenaran Alkitab.
Rasul Paulus sendiri sudah memperingatkan akan hal ini :
Galatia 1:9
Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
Hal yang sudah diperingatkan Rasul itu sudah sering terjadi dijaman para Rasul dan tetap saja masih terjadi sepanjang sejarah gereja anda selama ribuan tahun dengan bukti bukti yang sudah pernah saya kutip itu.
Jadi kalau gereja memang mengaku suksesi apostolik tentunya taat dan waspada akan apa yang sudah diperingatkan oleh para Rasul itu.
Jadi jangan hanya kemaruk dengan jabatan Rasulnya saja agar bebas membuat rekayasa tradisi tetapi ajarannya lah yang terpentibng karena keselamatan bukan datang melalui gereja melainkan hanya Firman Kristus hasil penulisan para Rasul.
Syalom
-
Lagi2 menginterpretasikan ayat, lalu menyamakan pelanggaran akan interpretasi itu sebagai pelanggaran akan Alkitab. :doh: :doh:
2 Pet 3 : 16
Hal itu dibuatnya dalam semua suratnya, apabila ia berbicara tentang perkara-perkara ini. Dalam surat-suratnya itu ada hal-hal yang sukar difahami, sehingga orang-orang yang tidak memahaminya dan yang tidak teguh imannya, memutarbalikkannya menjadi kebinasaan mereka sendiri, sama seperti yang juga mereka buat dengan tulisan-tulisan yang lain.
Petrus mengatakan bahwa ada orang2 yg memutar balikkan ajaran Paulus dan mendatangkan kebinasaan bagi mereka sendiri.
Tetapi tidak pernah dituliskan, diindikasikan pun tidak, bahwa Petrus mengajarkan utk cross-check dengan ayat2 yg lain!!
Melandaskan segala sesuatu pada Alkitab, dan ketika Alkitab tidak mengajarkan utk cross check dengan ayat2 lain, tetapi Anda mengatakan bahwa Alkitab mengajarkan demikian, pada hakekatnya Anda lah yg sedang melakukan ”argumentum e silentio”!!!
Kalau anda hanya ambil satu ayat dan menafsirkannya terlepas dari ayat-ayat lainnya,inilah apa yang dikatakan pemahaman main comot dan bertentangan dengan metode hermeneutika yang baik.
Inilah nampaknya yang terjadi makanya semua tradisi anda kacau balau kebenarannya kalau diuji dengan semua ajaran para Rasul.
Ini juga barangkali turunan dari sifat dasar gereja anda yang hanya mau mengenal status satu Rasul saja yaitu Petrus doang tetapi tidak mau paham akan status Rasul Rasul lainnya.
Galatia 1:9
Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
Apakah perkataan Paulus dengan mengatakan kami itu bukan menunjuk semua ajaran yang sudah diberikan oleh para Rasul ?
Apakah Paulus mengatakan hanya ajarannya saja yang boleh dipelajari tanpa harus membandingkannya dengan ajaran Rasul lain ?
Kisah Para Rasul 17:11
Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.
Apakah menurut anda tindakan jemaat itu tidak menguji dengan Kitab Suci tulisan para Nabi dan Rasul yang sudah ada ?
Atau anda mau bermain semantik lagi untuk menggugurkan kewajiban orang percaya untuk menguji segala sesuatu berdasarkan perintah Tuhan itu ?
Justru menurut saya ayat 2 Pet 3 : 16 itu mengukuhkan akan saling keterkaitan antara kebenaran ajaran Rasul satu dengan yang lainnya karena Petrus sendiri membela apa yang diajarkan oleh Paulus,bukan menafikan kebenarannya.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Bagaimana bisa sebuah tradisi diangkat menjadi Firman Allah kalau sumbernya bukan dari Nabi dan Rasul dan bukan yang diwahyukan dan diinspirasikan oleh Allah sendiri ???
Ingat!!! Di awal penginjilan yg dilakukan para rasul generasi pertama, penginjilan dilakukan secara lisan!!!
Apa yg diberitakan oleh mereka, tidak semua ditulis dalam 46 kitab PL + 27 kitab PB. Bahkan 27 kitab PB ini lahir belakangan, bahkan kitab terakhir yaitu kitab Wahyu baru dituliskan di akhir abad ke1, jauh setelah rasul2 pertama seperti Petrus, Yakobus, Thomas, dll, telah meninggal sebagai martir.
Tradisi yg diajarkan oleh mereka secara lisan itu lah yang dipelihara sebagai Tradisi Suci. Tradisi Suci tidak pernah diangkat menjadi firman Tuhan, sama seperti Alkitab tidak pernah diangkat menjadi firman Tuhan, karena keduanya pada dasarnya adalah firman Tuhan.
Saya ada pertanyaan juga :
1. Apakah semua ajaran para Rasul tersebut sekarang sudah tercatat atau belum didalam Alkitab ?
2. Apakah semua ajaran Rasul yang sudah tercatat itu ada salinan naskah aslinya ?
3. Apakah tradisi bikinan gereja anda selama ribuan tahun itu ada salinan naskah asli dari tulisan para Rasul ?
4. Apakah buktinya tradisi lisan para Rasul masih ada yang belum tertulis berdasarkan semua salinan naskah asli yang ada sekarang ?
5. Atas otoritas siapa anda menganggap tradisi gereja sekarang berasal dari tradisi lisan para Rasul ?
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Semua wahyu jelas ada copy naskah aslinya sebagai bukti bahwa itu diinspirasikan,tetapi tradisi gereja sama sekali hanya rekayasa gereja untuk membenarkan semua ajaran tambahannya walaupun jelas jelas bertentangan dengan kebenaraan Alkitab.
Sungguh2 keterlaluan ignorance Anda akan sejarah!!
Semua wahyu jelas ada copy naskah aslinya???
FYI, naskah injil Markus yang lengkap yang paling tua adalah naskah ”Codex Sinaiticus”, berasal dari abad ke-4.
Naskah Injil Lukas tertua berasal dari akhir abad ke2, kira2 seratus tahun setelah para rasul generasi pertama termasuk Lukas yg hidup di jaman mereka wafat.
Semua Kitab Perjanjian Baru, tidak satupun yg ditemukan naskah aslinya secara lengkap. Kita saat ini memiliki salinan yg lengkap adalah berkat naskah Vulgata, yg merupakan karya St. Jerome di abad ke-4.
Semua Kitab Perjanjian Baru ini tidak ditemukan naskah asli yg ditulis oleh para rasul (sebagian bukan rasul menurut Anda, seperti Markus, Lukas, dan Yakobus Adelphos). Kalo semua ini bisa diimani sebagai firman Tuhan, mengapa Tradisi Suci yg sama yg berasal dari para rasul generasi pertama, yang juga ditemukan dokumentasinya dengan baik dari catatan2 bapa2 Gereja Perdana, tidak dapat diimani sebagai firman yg sama derajatnya dengan Kitab Suci??
Anda baca nggak bahwa saya tidak mengatakan naskah asli tetapi salinan / copy dari naskah asli ?
Siapa bilang naskah aslinya masih ada karena bahan dimana mereka ditulis tidak bisa bertahan lama,makanya salinannya terus menerus dipelihara sampai sekarang.
Third, there is no literary rival in the ancient world to the number of manuscript copies and the early dating of the New Testament. There are 5,300 Greek, 10,000 Latin, and 9,000 miscellaneous copies of the New Testament that exist today and more continue to be unearthed via archaeology. The combination of early dating and the enormous number of New Testament copies causes historical experts such as Sir Frederic Kenyon (former director/principal librarian of the British Museum) to say, “The interval, then, between the dates of original composition and the earliest extant evidence becomes so small as to be in fact negligible, and the last foundation for any doubt that the Scriptures have come down to us substantially as they were written has now been removed. Both the authenticity and the general integrity of the books of the New Testament may be regarded as finally established.”
Read more: http://www.gotquestions.org/original-Bible.html#ixzz2sVvZ9pLz
Syalom
-
Pertama, website tersebut menuliskan semua ketidak-tahuan dan kesalah-pahaman akan ajaran2 katolik.
Bisa diberikan contohnya dimana kesalahannya kalau dibandingkan dengan hal yang berkaitan didalam ajaran Alkitab ?
Kedua, semua ajaran Gereja Katolik dapat ditelusuri jejak sejarahnya, melalui catatan2 bapa2 Gereja yg tidak dipungkiri ke-otentik-annya oleh ahli2 sejarah, bahwa ajaran2 tersebut adalah sama dan sesuai dengan ajaran yg diterima dari para rasul generasi pertama.
Apakah anda memungkiri bahwa banyak dari tradisi gereja yang dikemukakan oleh website tersebut ternyata memang diajarkan didalam Katekismus gereja anda ?
Bagaimana bisa sama dengan ajaran para Rasul kalau apa yang diajarkan para Rasul yang sudah tertulis saja ternyata bertentangan dengan tradisi rekayasa gereja tsb ?
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Malah bishop anda dianggap setara dengan Yesus sendiri dgn pengertian apa yang dikatakannya dianggap sama dengan Yesus sendiri yang berkata dan menolak mereka dianggap sama dengan menolak Kristus sendiri (Second Vatican Council)
Betapa arogannya klaim ini !
NOPE!!! Kami tidak pernah mengatakan bahwa bishop setara dengan Yesus.
Ini adalah pernyataan Anda sendiri!!!
Mau bukti ?
Saya akan buktikan juga bahwa claim yg sangat arogan ini hanya isapan jempol belaka :
CCC 862 ....... "the bishops have by divine institution taken the place of the apostles as pastors of the Church, in such wise that whoever listens to them is listening to Christ and whoever despises them despises Christ and him who sentChrist."
Yesus berkata :
Yohanes 14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
Alkitab berkata :
Kisah Para Rasul 4:12
Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
Tetapi Paus berkata :
“O Virgin most holy, none abounds in the knowledge of God except through thee; none, O Mother of God, obtains salvation except through thee, none receives a gift from the throne of mercy except through thee.” (Leo XIII: Encycl., Adiutricem populi, September 5, 1895.) — [p. 12, no. 13]
Bukankah klaim bahwa “mendengar apa yang dikatakan bishop pasti sama dengan mendengar apa kata Yesus sendiri ” hanyalah arogansi dan isapan jempol belaka,atau anda mau bermain semantik melalui PARALELISASI denganTEHNIK EQUIVOCATION Fallacy lagi ?
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Para Rasul juga bisa keliru seperti yang sering dilakukan Petrus tetapi bishop kepala yaitu Paus dianggap infallible ???
Apakah ini semua sesuai dengan prinsip ajaran Alkitab secara akal sehat ???
Baca lagi Mat 16 : 18 - 19 dan Mat 18 : 18.
Petrus, secara individual, diberi kunci kerajaan surga. Apa yg diikat/dilepas oleh Petrus di dunia akan diikat/dilepas di surga.
Jika sesuatu diikat / dilepas di surga, maka hal tersebut pastilah infallible, karena di surga tidak ada kesalahaan / kesesatan.
Para rasul, secara individual tidak memiliki infallibility, tetapi secara bersama2 dalam konsili, mereka juga dapat mengikat/melepas hal2 di dunia dan di surga, yg artinya mereka juga memiliki infallibility.
Hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan akal sehat, tetapi tertulis secara explicit dalam Alkitab, yg Anda jadikan satu2nya landasan itu.
Kedua ayat tersebut mengenai primacy tunggal rasul Petrus sudah saya bantah diatas bro !
Apakah anda memungkiri bahwa Petrus sering melakukan kesalahaan teologis atas apa yang diajarkan Tuhan Yesus ?
Alkitab mengajarkan hanya Tuhan dan Firman-Nya lah yang tidak dapat salah karena itulah kebenaran itu sendiri,dan infallibilitas ini tidak pernah diturunkan kepada manusia,itulah makanya Tuhan mengatakan :
1 Tesalonika 5:21
Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.
Alkitab sama sekali tidak pernah mengajarkan bahwa Rasul tidak mungkin salah malah Alkitab menunjukkan Rasul yang dianggap oleh Katolik paling primacy itulah yang paling sering bikin kesalahan.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Dalam Sejarah Kitab Suci tidak pernah tertulis bahwa Petrus pergi ke Roma sebagai Paus I di Roma,karena jabatan Paus itu sendiri (penguasa tunggal semua gereja / supreme bishop) sama sekali anti alkitabiah.
Alkitab tidak mengatakan bahwa Petrus tidak pernah ke Roma.
Jika satu2nya landasan dan referensi adalah Alkitab, lalu menyimpulkan Petrus tidak pernah ke sana, maka artinya Anda lah yg sedang melakukan ”argumentum e silentio”!!
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
Hanya Tradisi Katolik saja secara turun temurun berpendapat bahwa Petrus pernah menjabat sebagai Paus1 di Roma.
Nope!!! Catatan dan pengakuan Gereja2 Timur, gereja Anglikan, dan Protestantism Lutheran, Methodist, Calvinist, semuanya mengakui bahwa Petrus adalah uskup pertama di Roma. Dalam perkembangan semantic, uskup Roma disebut sebagai paus, maka otomatis berdasar tata bahasa yg sekarang digunakan, Petrus adalah paus pertama Roma.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:09 PM
- Dalam surat Petrus juga tidak disebut apa-apa tentang hal itu.
- Dalam Gal 2:7-8, dikatakan bahwa Petrus adalah rasul untuk orang Yahudi, bukan Non Yahudi, ini tidak logis Petrus untuk menjadi Paus di Roma!
Surat Roma ditulis oleh Paulus kira-kira pada tahun 58 M (berarti termasuk diantara 'masa jabatan' Petrus, yang menurut tradisi berlangsung tahun antara 42-67 M), tetapi dalam Roma 1:7, Paulus hanya menujukan suratnya kepada 'kamu sekalian' dan tidak menyebut nama Petrus, juga dalam Roma 1:11-13, ia tidak minta ijin 'Paus Roma' itu untuk mengunjungi jemaatnya di Roma.
Paulus dipenjarakan di Roma selama 2 tahun (mulai 61 M; bdk. Kis 28:30) dan selama itu ia menulis beberapa suratnya, seperti: Efesus, Filipi, Kolose, Filemon. Dan dalam surat-surat itu ia menyebut nama banyak orang-orang yang bekerja dengan dia, tetapi tidak menyebut nama Petrus. Ini adalah sesuatu yang aneh, kalau Petrus menjadi Paus di Roma pada saat itu.
Jadi kalau Alkitab sendiri “silence” maka menambahi apa yang tidak didukung data-data Alkitab hanyalah pekerjaan yang bersifat “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Sekali lagi, landasan dan referensi2 kami adalah Alkitab DAN Tradisi Suci.
Alkitab memang tidak mengatakan bahwa Petrus ke Roma, tetapi Tradisi Suci menyatakan demikian.
Ketika kami memegang teguh kebenaran ini, bahwa Petrus datang dan mendirikan Gereja di Roma, hal ini adalah kesimpulan yg sahih!!
Janganlah mengatakan referensi tradisi suci kalau memang tidak ada sama sekali hints nya didalam Kitab Suci bro
Jujur sajalah bahwa itu hanya krangan gereja anda sendiri didalam rangka mendukung otoritas gerejawi anda seperti sekarang ini walaupun sama sekali tidak ada dasar Alkitabnya.
Bandingkan dengan Anda.
Satu2nya landasan Anda adalah Alkitab, bahkan sejarah pun Anda tolak.
Ketika Alkitab tidak menuliskan bahwa Petrus tidak pernah ke Roma, Anda lalu menyimpulkan bahwa Petrus tidak pernah ke Roma.
Anda lah yg sebenarnya telah melakukan ”argumentum e silentio”!!
Anda keliru lagi membaca apa yang pernah saya kemukakan yaitu apakah itu studi,tulisan,kotbah,ajaran,sejarah,dll dari siapapun dia khususnya kalau mengenai kekristenan adalah berada dibawah kebenaran otoritas Kitab Suci dalam arti janganlah bertentangan dengan prinsip kebenaran dari apa yang sudah diajarkan didalam Kitab Suci.
Syalom
-
Keistimewaan Petrus, silakan dibaca di:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.0.html
Sudah saya bantah pula sebelumnya bahwa sama sekali tidak ada apa yang namanya keistimewaan,keutamaan maupun primacy Petrus seperti ajaran gereja anda,termasuk pengakuan Petrus sendiri.
Argumentum e silentio??
Silakan baca reply ku #277
Quote from: Jenova on Today at 12:30:29 AM
Sudah pula saya buktikan cara cara argumentasi yang eisegesis dan main comot ayat tersebut sebelumnya yang sama sekali tidak alkitabiah.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:22 PM
Saya tidak heran kalau anda menganggap Alkitab tidak self sufficient sebab dia bergantung dan hanya bisa dipercaya kalau ditafsirkan oleh magisterium gereja anda sendiri yang notabene hanyalah manusia berdosa yang rentan dengan rekayasa.
Dpl otoritas Alkitab berada dibawah otoritas magisterium yang penuh dengan arogansi tersebut !
Soal kuasa Allah baca lagi:
Roma 1:16
Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.
Yep, Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa Alkitab itu self sufficient.
Roma 1 : 16, amin… AMIN!!!
But wait… there’s no statement that GOSPEL only is sufficient.
Roma 1:16 menyatakan secara jelas kuasa keselamatan Allah adalah didalam berita Injil bukan mengajarkan tradisi ajaran manusia yang membahayakan iman orang percaya.
Matius 15:9
Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:22 PM
Mengatakan dengan penuh arogansi bahwa keselamatan adalah melalui Maria dan harus tunduk kepada Roman Pontiff hanyalah penghujatan Tuhan saja sifatnya,karena kuasa keselamatan itu ada didalam pekerjaan Roh Kudus melalui Firman Kristus saja bukan oleh organisasi / negara agama+politik+pemeritahan yang ada di Vatican.
Yah.. Kalau Anda tidak memahami ajaran katolik, wajar saja lah Anda menolak “to Yesus through Mary” dan “Rome supremacy”.
Kita skip dulu deh, OOT jika dibahas panjang lebar…
Ajaran siapapun kalau menyangkut kekristenan yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab...itulah namanya gereja heresy !
Itulah faktanya ajaran Katolik,tetapi kalau anda tidak mau membantahnya dengan argumentasi Alkitab ya terserah,yang jelas ajaran tradisi tsb hanya bikinan manusia dan sama sekali anti alkitabiah sifatnya.
Tradisi bikinan manusia harus berada dibawah otoritas Alkitab Firman Allah !
Itulah seharusnya yang dipegang oleh gereja yang menamakan dirinya Apostolik.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:22 PM
Memang berbeda total ajarannya,makanya lahirlah Reformasi !
Lha kalo sudah tahu berbeda, mengapa memaksakan ajaran reformasi kepada kami?
Siapa yang memaksakan pendapat...? ,saya hanya membuktikan bahwa klaim Katolik diawal diskusi ini bahwa Protestan heresy itu hanyalah maling teriak maling karena sudah saya buktikan sifat kemalingannya itu disini.
Makanya silahkan buktikan yang mana sebenarnya heresy menurut ajaran yang benar dari Alkitab Firman Tuhan itu !
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:22 PM
Bagaimana dengan segala macam ajaran/tradisi yang bertambah terus dan sudah berjalan ribuan tahun setelah kematian para Rasul ?
Atas dasar apa pula itu berasal dari ajaran para Rasul ???
Silakan Anda berkenalan dengan yg namanya ”sejarah”!
Tradisi tambahan ribuan tahun setelah kematian para rasul???
Sekali2 cobalah Anda googling dokumen2 Gereja Perdana, Anda akan temukan bahwa dalam Gereja Perdana itu diajarkan ajaran2 yg sama seperti ajaran Gereja Katolik saat ini.
Sejarah kalau bertentangan dengan apa yang diajarkan Alkitab mana ada alasan untuk dipercaya ?
Sejarah gereja khususnya sejarah Katolik justru banyak mengajarkan segala macam ajaran heresy dari waktu kewaktu sampai sekarang seperti contoh yang sudah saya kutip itu.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:22 PM
Saya tahu berdasarkan apa yang sudah saya pelajari,amati dan baca dari semua pahlawan pahlawan iman yang dengan teguh bersandar hanya kepada Alkitab saja (Back to Bible) sama seperti jemaat gereja perdana,bukan ajaran bikinan manusia.
Bagaimana Anda tahu bahwa Anda ini seperti jemaat Gereja Perdana?
Sejarah saja Anda tidak menerima. Berlandaskan pada Alkitab saja, sementara banyak yg tidak tercatat di Alkitab, lalu Anda menyimpulkan sesuatu dari yg tidak ada. Melandaskan sesuatu pada ”argumentum e silentio”??
Siapa bilang saya tidak membaca sejarah ?...justru saya sudah membuktikan bahwa didalam sejarahlah segala macam tradisi isapan jempol itu sudah terjadi.
Sejarah gereja lebih banyak merupakan pertempuran antara para Apologist Kristen melawan segala macam ajaran bidat dari waktu kewaktu kalau anda pun memang pernah baca sejarah.
Sejarah gereja juga mencatat bagaimana kekelaman gereja akibat segala macam penyiksaan dan pembunuhan (inkwisisi) yang telah dilakukan oleh gereja selama ribuan tahun.
Salah satu contohnya sudah banyak saya ulas disini.
Quote from: OSAS on Yesterday at 02:51:22 PM
Pengetahuan saya tidak berasal dari ciptaan atau rekayasa saya sendiri melainkan belajar dari ajaran ajaran mereka yang alkitabiah dan yang sudah mendahului saya.
Silahkan anda baca lagi semua dukungan ayat yang saya kutip yang mendukung kwalifikasi para Rasul tersebut menurut ajaran Alkitab.
Kalau ada manusia setelah para Rasul yang memenuhi kwalifikasi tersebut silahkan anda beritahukan kepada saya yang terbatas pengetahuannya ini.
Mengangkat diri sendiri menjadi Rasul adalah tindakan yang menggelikan dan tidak masuk akal sehat menurut saya.
Silakan diberikan lagi ayat2nya.
Selama ini Anda hanya memberikan ayat, lalu memberikan interpretasi.
Ketika aku konfrontasi, di bagian mana dari ayat2 tersebut yg menyatakan seperti interpretasi Anda, Anda hanya mengulang2 menyuruh membaca ayat2 tersebut. Sudah aku baca berkali2 dan aku tidak menemukan yg Anda interpretasikan itu di sana!
1. Kwalifikasi seorang Rasul sudah banyak saya berikan ayatnya
2. Pemilihan Rasul yang terus menerus sama sekali memang tidak ada ayat atau ajarannya didalam Alkitab
3. Sejarah gereja didalam Alkitab juga membuktikan tidak pernah ada penggantian Rasul yang terus menerus.
Jadi jelas sekali memang bahwa menganggap pejabat gereja mempunyai jabatan dan otoritas yang sama dengan Rasul hanyalah isapan jempol belaka,apalagi menganggapnya setara dengan Yesus dan Allah sendiri.
Cara kritikan anda hanya menepuk air didulang kepercik kemuka sendiri karena hampir semua argumentasi andapun tidak ada hints sama sekali didalam Alkitab kecuali anda tambah tambahkan saja istilah yang tidak pernah ada tapi sok alkitabiah menuntut ayat yang eksplisit.
Syalom
-
Lha.. Anda yg menuntut utk ber-sola scriptura bukan?
Anda yg telah mendakwa kami melanggar ayat Alkitab bukan?
Sekarang aku minta Anda menunjukkan ayat Alkitab yg kami langgar, bukan interpretasi Anda yg kami langgar.
Aku tidak berpura2 atau bergaya alkitabiah, hanya berusaha berpikir rational dengan logika, makanya aku minta pertanggung-jawaban Anda utk memberikan ayat2 literal itu, bukan interpretasi Anda akan ayat tersebut!!
Silahkan jelaskan dulu apa definisi anda dengan Sola Scriptura sebelum panjang lebar saya berdebat dengan anda soal ini !
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Yang sudah ada secara literal saja dilanggar habis habisan dengan segala macam tradisi rekayasa.
Mana ayatnya yg literal???
Baca lagi contoh contoh yang sudah saya berikan diatas !
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Secara akal sehat kalau bukan dengan Alkitab harusnya menurut anda dengan apa ?
Akal sehat kami mengatakan diukur dengan bimbingan sang penjaga Firman yg telah diberi amanat oleh Yesus, yaitu Magisterium Gereja.
Akal sehat kami menolak utk mengukur hanya dengan Alkitab, karena Alkitab sendiri tidak pernah menyatakan diri sebagai self-sufficient!
Buktinya kalau apa yang namanya magisterium itu menganggap dirinya infallible dan setara dengan Yesus sendiri bagaimana pulak akal sehat bisa menerima segala macam omongan isapan jempol ini.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Bukankah Alkitab merupakan wahyu Allah sendiri yang akan menjadi hakim manusia kelak diakhir jaman ?
Bukan!!! Hakim di hari penghakiman adalah Kristus, Sang Sabda yang berinkarnasi, bukan sabda yg berupa rangkaian huruf dalam Kitab Suci.
Makanya silahkan baca ayatnya :
Yohanes 12:48
Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.
Yesus akan menghakimi semua manusia berdasarkan semua Firmannya yang sudah tertulis didalam Kitab Suci,bukan segala macam tradisi bikinan manusia yang tidak jelas otoritasnya darimana.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Bukankah Firman Tuhan itu adalah kebenaran yang berotoritas menurut saksi para Nabi dan Rasul sendiri ?
Yep, tetapi bukan terkurung dalam Kitab Suci saja, apalagi Alkitab 39 + 27!
Sudah pasti tidak mungkin sesuai dengan segala macam tradisi gereja yang Anti Alkitab itu !
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Kalau kelak manusia akan dihakimi menurut Firman Kristus apakah anda menganggap Alkitab bukan sebagai alat uji kebenaran suatu ajaran gereja sekarang ini ?
Tidak pernah ada ajaran manusia akan dihakimi oleh Alkitab. Alkitab pun tidak pernah mengajarkan demikian.
Silakan diberikan ayatnya kalo Anda berpendapat demikian. Ayatnya ya!!! Bukan interpretasi Anda!
Baca lagi diatas !
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Saya harap anda bukan seorang hipokrit bro,yang sok mencari ayat secara literal padahal yang sudah ada secara literal saja dilanggar habis habisan.
Nope, aku tidak ingin menjadi hipokrit, aku hanya ingin mencari kebenaran saja.
Selama tidak ada ayat yg menyatakan A, jika Anda mengatakan A dengan mengatas namakan Alkitab, berarti yg berkata A adalah interpretasi Anda, bukan Alkitab!!
Alkitab tidak pernah mengatakan adanya istilah Tritunggal tetapi itu adalah kebenaran karena ajarannya memang ada.
Sebagai kontrasnya ajaran mariology dan infallibilitas Paus tidak ada istilahnya dan sama sekali tidak pula ada ajarannya didalam Alkitab,dan itulah yang saya anggap heresy.
Itulah bedanya.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Silahkan anda belajar bagaimana contoh yang diberikan Yesus yaitu apa yang digunakannya sebagai alat uji ketika ia menghadapi ujian pencobaan dari si Iblis :
Matius 4:4
Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah."
Matius 4:7
Yesus berkata kepadanya: "Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
Matius 4:10
Maka berkatalah Yesus kepadanya: "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!"
Inilah contoh kongkrit prinsip “Back to Bible” dari Protestan karena Alkitab Firman Tuhanlah satu satunya kebenaran yang berotoritas tertinggi sebagai alat uji yang Tuhan berikan kepada umatnya.
Lho... apakah kami menentang ayat ini?
Apakah kami tidak melandaskan iman kami pada Kitab Suci?
Amin... Amin!!! Kami harus berpegang pada apa yang tertulis dalam Kitab Suci, meneladani Yesus ketika dicobai oleh iblis.
Oooh... tunggu dulu, Anda mau mengatakan bahwa Yesus mengajarkan utk hanya kembali ke Kitab Suci??
Wrong!!! Yesus mengajarkan pentingnya Kitab Suci, tetapi tidak pernah mengajarkan utk berpegang pada Kitab Suci saja!!
Tunjukkan ayatnya di mana Yesus mengatakan utk kembali ke Kitab Suci saja, jika tidak ada ayatnya, jika Anda hanya berpegang pada Kitab Suci saja lalu menyimpulkan Yesus mengajarkan utk ber-sola scriptura, maka Anda sedang melakukan “argumentum e silentio”!!
Lho apa yang dilakukan Yesus itu adalah contoh tauladan yang harus diikuti oleh semua orang kristen.
Malah Yesus yang mengecam segala macam tradisi seperti milik gereja anda itu yang sudah bertentangan dengan kebenaran Alkitab.
Bersandar kepada manusia seperti magisterium atau Paus itu dikutuk Tuhan bro :
Yeremia 17:5
Beginilah firman Tuhan: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan!
Hanya Kitab Suci Firman Tuhan saja yang infallible sebagai dasar ajaran gereja !
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Maaf kalau saya menganggap lucu seorang katolik didalam diskusi mencari pembenarannya melalui Alkitab karena mereka percaya bahwa ;
1. Alkitab tidak lengkap dan sempurna sehingga perlu ada tradisi lagi
2. Alkitab tidak self sufficient
3. Alkitab tidak pernah digunakan utk menguji tradisinya sendiri.
Silakan saja menganggap kami lucu, sepenuhnya hak Anda kok.
Kami tidak pernah memaksa Anda menerima iman kami, karena Anda tidak pernah dibaptis secara katolik, jadi menolak iman kami tidak menjadikan Anda bidaah bagi Gereja Katolik. Kami hanya bisa bersandar pada belas kasih Allah, semoga penolakan Anda ini adalah murni karena ”innocent ignorance”, sehingga kelak pun kita dapat berjumpa di surga sana.
Kalau Alkitab saja yang Firman Allah sendiri dianggap tidak cukup dan direndahkan dengan disetarakan dengan produk manusia maka hanya arogansi agama saja yang ada dan klaim sebagai gereja kristen patutlah dipertanyakan.
Syalom
-
Inilah adalah suatu diskusi bebas dan kalau anda mau terima atau tidak argumentasi seseorang itu hak anda,tetapi semua argumentasi saya selalu saya dasarkan menurut apa yang diajarkan didalam Alkitab Firman Tuhan.
Sepanjang apa yang saya argumentasikan itu tentunya menurut saya adalah benar sesuai ajaran Alkitab sebagai satu satunya tolok ukur yang absolut.
Kalau anda menganggap ada kesalahan silahkan tunjukkan apa yang salah,mengapa demikian dan apa yang benar serta apa dasar kebenaran anda mas.
Itu baru namanya diskusi yang benar.
Syalom
tuuuhhhh kan...
mas osas...
eike cyubiiittt deee....... gyemeeessss deeeeee...... suka begindang siyyy......
padahal di posting sebelumnya saya udah bilang lho...
mohon jawab to the point & jangan malah menggeser fokus pertanyaan saya dengan tulisan (bold) yang sudah saya duga pasti akan dilarikan ke situ...
padahal juga... saya juga engga bilang bahwa tulisan mas OSAS salah atau benar tuh?
kok malah disuruh menunjukkan yang salah?.. emangnya kapan saya bilang tulisan mas osas itu ADALAH SALAH??
jadi jawaban mas osas yang A atau yang B ??
saya repost pertanyaan saya ya mas... supaya tidak merepotkan mas osas yang pasti lagi sibuk bolak balik Alkitab kan?...
apakah semua posting yang anda tulis di atas itu:
a. PASTI BENAR dan TIDAK MUNGKIN SALAH
b. BISA BENAR dan BISA SALAH
terima kasih dan mudah-mudahan kali ini mas osas membuka hati mas terhadap pimpinan Roh Kudus sehingga sudi kiranya menjawab to-the-point yang sudah saya usahakan sesingkat mungkin itu..
terima kasih atas kesediaannya ya mas....
-
Baca baik2 perikop tersebut, lalu coba diikuti alur waktunya.
Paulus dan Silas sedang mengajarkan firman, yaitu Injil dan karya keselamatan Kristus.
Umat Berea adalah orang2 Yahudi, ANDAIKAN mereka (mari kita ikuti logika Anda) menguji dengan Kitab Suci "SAJA", apakah Kitab Suci itu adalah Kitab Suci yg sama dgn 39 + 27? Boro2 kitab Wahyu, Kisah Para Rasul saja, apakah sudah dituliskan? Apakah firman ttd karya Yesus itu juga telah ditulis dalam Kitab Suci yg dibaca oleh jemaat Berea?
Kalau Alkitab mengatakan bahwa Jemaat menguji dengan Kitab Suci apakah anda menganggap Alkitab keliru dengan ayat tersebut bahwa tindakan menguji itu adalah contoh yang harus ditiru oleh semua gereja kristen terlepas Alkitabnya hanya PL saja atau sebagian sudah ada PB atau seluruh Alkitab ?
Kok yang dibahas kelengkapan Alkitabnya wong yang menekankan tindakan mengujinya ?
Sekarang apakah ada alasan lagi bahwa anda tidak perlu menguji dengan Alkitab semua ajaran gereja atau menelannya saja bulat bulat.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Semua Kitab Suci dalam keadaan bagaimanapun adalah Self Sufficient menurut scope dan cakupan yang ada padanya pada waktu dimana dia berada.
Kitab PB juga tidak mungkin berdiri sendiri tanpa dukungan dari apa yang sudah dinubuatkan didalam PL sehingga semua kitab yang ada saling berkaitan dan mendukung satu sama lain secara harmonis,karena semua “author” dari Kitab Suci sebenarnya adalah Tuhan sendiri.
Kalau ada Firman Tuhan yang dikotbahkan ternyata misalnya bertentangan dengan prinsip kebenaran yang sudah ada didalam Kitab Suci pada waktu itu maka sudah pasti itu adalah ajaran heresy.
Pertama, Anda masih belum dapat menunjukkan ayat Alkitab yg menyatakan bahwa Alkitab adalah self-sufficient.
Sudah saya jawab diatas bahwa pertanyaan anda sama sekali tidak relevan dengan apa yang ditekankan oleh ayat yg saya kutip tsb !
Kedua, katakanlah aku ikuti logika Anda, ANDAIKAN bahwa perikop Kis 17 itu menyatakan ke-self-sufficient-an Alkitab, dari mana kita tahu apa saja yg termasuk dalam Alkitab sebagai self sufficient?
Ketika Kitab terakhir ditulis di tahun 96 AD, baru 3 abad kemudian dikenal daftar kanon yg menyatakan 27 Kitab sebagai PB. Dari mana Anda menerima daftar tersebut? Dari Tuhan langsung kah? Bagaimana caranya?
Katakanlah aku terima logika Anda, ANDAIKAN Kitab Suci itu sufficient menurut waktunya, jadi mereka ber-sola scriptura dengan menggunakan Alkitab 39 + 27 -??, tapi bisa diterima, lalu dari mana Anda mengetahui bahwa 39 + 27 itu adalah final? Apakah kelak jika diwahyukan, maka Alkitab bisa berubah lagi lebih dari 39 + 27??
Lihat… Anda menyuruh aku menggunakan akal sehat, tetapi bagaimana caranya aku menerima hipothesis yg tidak masuk akal tersebut??
Kalau Alkitab Allah pikir tidak cukup sebagai alat uji mengapa Dia menginspirasikan apa yang dilakukan oleh jemaat Berea tsb ?
Apakah anda yang berotoritas menghakimi Alkitab tidak cukup memadai sebagai alat uji ?
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Tetapi sekali lagi saya ingatkan kalau anda mau fokus berdiskusi mengenai topik ini maka bukan Kitab Sucinya yang anda harus persoalkan melainkan contoh tauladan dari jemaat gereja perdana tsb yang merupakan inti persoalan dari apa yang dimaksud dengan suksesi apostolik didalam topik ini.
Demikianlah jawaban saya.
Lho.. jangan lari dari topic yg Anda lemparkan sendiri.
Anda bilang suksesi rasuliah harus dibuktikan dari Alkitab bukan? Karena Alkitab itu self-sufficient bukan?
Gereja Berea bahkan menerima baik firman yg disampaikan secara lisan oleh Paulus dan Silas, dan menguji dengan Kitab Suci yg tidak sama seperti yg Anda pegang, dan menerima ajaran lisan itu meskipun tidak dicantumkan dalam Kitab Suci yg mereka pelajari. Mereka menerima keduanya, firman lisan dan Kitab Suci!!
Jadi, kembali lagi, silakan ditunjukkan di sini ayat yg mengatakan self-sufficiency dari Alkitab!!
Anda yang lari dari topik bahwa yang ditekankan oleh ayat tsb adalah tindakan mengujinya !
Soal Alkitab cukup atau tidak bukan otoritas anda untuk menghakiminya karena ayat tsb adalah inspirasi dari Roh Kudus sendiri.
Pertanyaan saya sekarang ini apakah anda pikir Alkitab tidak cukup sebagai alat uji ajaran gereja ?
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Silahkan anda baca lagi kwalifikasi Rasul yang sudah pernah saya kutip tanpa melakukan apa yang saya maksud dengan “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Baik Yakobus,Timotius dll itu tidak pernah menyandang predikat rasul didalam Alkitab kalau anda memang masih percaya kepada apa yang diajarkan Alkitab bukan tradisi gereja anda.
Baca lagi reply ku #277!!
Kami tidak melakukan “argumentum e silentio” karena referensi kami menyatakan Barnabas, Timotius, Silvanus, Yakobus, dsb adalah rasul.
Anda yg melandaskan pada Alkitab saja, ketika Alkitab tidak mengatakan bahwa mereka bukan rasul, tetapi Anda justru menyimpulkan mereka bukan rasul, Andalah yg sedang ber-”argumentum e silentio”
Kalau Alkitab saja silence tapi anda sibuk menambahi apa yang tidak pernah ada maka namanya mengada-ada saja kerja anda ini.
Sambungan
-
Sambungan
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Saya rasanya tidak pernah mengatakan kerasulan matias inferior karena itu perkataan anda sendiri bukan dari saya.
Saya mengatakan itu masih debatable apakah cara pemilihan Rasul melalui undian memang benar didalam jaman PB.
Okay, my bad.
Sekarang, ketika secara explicit dituliskan dalam Alkitab bahwa Matias telah dipilih sebagai pengganti Yudas dan ditambahkan dalam bilangan para rasul, apa yg menjadikan Matias tidak memiliki kepenuhan kerasulan?
Apakah undian itu tidak berkenan di mata Tuhan? Silakan Anda lihat kisah2 di PL, di mana tokoh2 PL membuang undi di hadapan Tuhan utk mengambil keputusan dan Tuhan merestui dan memberkati hasil undian itu!
Siapa yang bilang dia bukan setara Rasul karena itu memang adalah proses pemilihan Rasul bukan bishop seperti yang ada digereja anda itu.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Kalau itu memang bisa dibenarkan maka semua Rasul memang memiliki orotitas yang sama tanpa kecuali,berbeda total dengan paham gereja anda (kalau tidak salah) yang menganggap Petrus sebagai kepala dari semua rasul lainnya.
Lho… apakah aku pernah mengatakan bahwa rasul2 lain tidak memiliki otoritas rasuliah yg sama dengan Petrus?
Silakan dilihat di surat Paus Gregorius Agung, iman katolik adalah tetap sama dari semula, bahwa semua rasul (uskup adalah) setara.
Bisa dilihat di http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.15.html, reply #15.
Tapi jangan lupakan, di atas kesetaraan itu, Tuhan telah meletakkan dasar utk persatuan, yaitu kursi Petrus sebagai pemegang kunci kerajaan surga. Dan hanya kepada Petrus saja lah Tuhan memberikan amanat utk menggembalakan domba2Nya (Yoh 21).
Kerasulan semua uskup / rasul adalah sama, tetapi di atas semua kuasa kerasulan itu, ada kuasa untuk menyatukan mereka, yaitu Petrus, yg artinya Petrus juga memiliki supremacy atas rasul2 yg lain.
Masalah gembala hanyalah jabatan plural bukan monopili satu orang saja dan itu merupakan kewajiban bagi semua orang kristen yang terpanggil untuk itu sesuai dengan perintah Petrus sendiri.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:06:15 PM
Justru gereja andalah yang menganggap Petrus lebih tinggi (primacy) derajatnya dari rasul lainnya dimana ini sama sekali tidak pernah diajarkan oleh Alkitab dan diakui oleh satupun Rasul lainnya..
Oh… supremacy Petrus dan penerus2 Petrus itu diakui oleh semua Gereja kok, setidaknya sampai abad ke15 setelah skisma besar.
SIlakan Anda lihat bukti2 sejarah yg aku sampaikan di sini:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.15.html
Silahkan baca juga semua bantahan saya sesuai apa yang diajarkan Alkitab
Syalom
-
Lah.. kalau mau ber-hermeneutika dengan benar, jangan main tebang pilih dong!
Ambil keseluruhan makna dari kata "apostolos" dari Lexicon Yunani.
Arti ketiga, yaitu rasul, juga dapat diterapkan ketika menggunakan kata ini!
Bukan tebang pilih tetapi menafsirkan kata secara benar sesuai konteks sebab satu kata bisa banyak arti yang belum tentu sama maknanya dan tepat penggunaannya.
Jadi penafsiran tidak boleh sembarangan saja tanpa memperhatikan konteknya.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Kalau tidak maka pastilah manipulasi banyak akan terjadi.
Misalnya menggunakan istilah “kurios” kalau ditujukan kepada Yesus haruslah ditafsirkan sebagai Tuhan bukan hanya sekedar tuan (master).
"Kurios" vs "apostolos", dilihat dari segi konteks kan?
Sekarang, dari perikop Kis 1 : 21 - 26. Konteksnya Matias dipilih utk mengisi posisi Yudas yg adalah "apostolos", dan Matias ditambahkan dalam bilangan kesebelas "apostolos" tersebut.
Silakan dilihat konteksnya, apa yg membuat Anda mengatakan bahwa ke-apostolos-an Matias itu berbeda konteksnya dengan kesebelas "apostolos" lainnya???
Matias memang dipilih untuk jabatan Rasul tidak ada yang menyangsikan hal itu,yang saya maksud dengan debatable adalah cara pemilihannya.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Kembali lagi saya tegaskan bahwa semua komentar saya adalah secara obyektif menurut warna Protestan
Apa bukti dan landasannya bahwa komentar Anda adalah objective??
Lha wong Lexicon Yunani saja Anda tebang pilih.
Mana referensi Anda? Ayat2 Alkitab? Mana ayat2nya?
Tolong jangan samakan interpretasi Anda dengan ayat Alkitab!!
Baca lagi penjelasan saya diatas ketimbang melepar tuduhan tanpa tahu duduk perkara sebenarnya.
Buktikan saja semua argumen saya mana yang tidak ada dukungan Alkitabnya ketimbang melempar tuduhan tidak jelas dan ngambang.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Proses pemilihan Matias menggantikan Yudas yang sudah meninggal dunia,disepanjang Alkitab hanya merupakan satu satunya proses penggantian para Rasul yaitu yang pertama dan terakhir.
Setelah itu tidak pernah ada penggantian Rasul walaupun mereka satu persatu telah meninggal dunia.
Jadi mengada-adakan apa yang memang tidak ada didalam Alkitab hanyalah tindakan “Fallacy Argumentum ex silentio”.
Lagi2 Anda menuding dengan satu jari telunjuk, sementara 3 jari lainnya menunjuk ke diri sendiri.
Alkitab memang hanya mengkisahkan satu contoh penunjukan pengganti / penerus rasul.
Tapi Alkitab tidak pernah mengatakan bahwa ini adalah suksesi pertama dan terakhir kalinya!!
Jika landasan dan referensi Anda hanya DAN HANYA Alkitab, lalu Anda menyimpulkan bahwa Matias adalah suksesi rasuliah pertama dan terakhir kalinya, maka Anda lah yg sedang melakukan "argumentum e silentio"!!!
Jadi kalau Alkitab silence jangan anda paksakan dia berbicara sesuai kehendak anda yang tidak ada dasar kebenarannya itu,karena bukan anda yang menerima inspirasi menulis wahyu Tuhan.
Bahasa pasarnya jangan sok pandai pandaianlah lah !
Sekali lagi, dalam Gereja Katolik, selain Alkitab kami juga memegang Tradisi Suci dan catatan2 sejarah, di mana semua Gereja dari 5 Pentarkhi (Yerusalem, Alexandria, Antiokia, Roma, Konstantinopel) memegang Tradisi dan catatan sejarah yg sama, bahwa selain Matias, ada banyak lagi penerus2 rasul, dan suksesi ini terus dipelihara dan dilestarikan sebagaimana diamanatkan oleh para rasul generasi pertama tersebut!
Kami tidak melakukan "argumentum e silentio", karena sekalipun Alkitab tidak menyatakannya, landasan dan referensi kami yang setara dengan Alkitab telah menyatakannya!\
Jabatan Paus anda itu hanya berlalu lokal digereja anda sendiri dan tidak pernah diakui Patriarch lain bahwa mereka harus tunduk dibawah kekuasaan Paus anda itu.
Apalagi kalau Rasul Yohanes harus tunduk dibawah Petrus,Linus dlsbnya itu.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Kan sudah saya berikan websitenya yang membandingkan perbedaan antara sejarah ajaran Katolik yang baru dengan apa yang benar menurut Alkitab.
Satu website saja lalu dijadikan dasar kebenaran??? Jangan2 malah setara dengan kebenaran Alkitab?
Kalau website2 seperti ini saja Anda percayai kebenarannya, bagaimana kalau sekali2 dicoba wikipedia?
WIKIPEDIA, ini adalah referensi netral, coba deh Anda googling ttg suksesi apostolik, Anda akan lihat bahwa katolik tidak menciptakan ajaran baru, karena apostolic succesion ini sudah ada sejak jaman Gereja Perdana.
Jangan takut bro banyak sumbernya antara lain :
http://katholiksesat.blogspot.com/2010/10/daftar-tradisi-yang-menyimpang-dari.html
Masih ada lagi :
http://www.bible.ca/cath-new-doctrines.htm
Ternyata masih ada juga yg lain :
http://carm.org/list-of-roman-catholic-false-teachings
Ooh ternyata masih ada juga yg lain lagi :
http://www.searchthescriptures.com/newsletters/heresy.htm
Emangnya apakah tradisi ajaran tersebut tidak dimasukkan kedalam Katekismus anda ?
Syalom
-
tuuuhhhh kan...
mas osas...
eike cyubiiittt deee....... gyemeeessss deeeeee...... suka begindang siyyy......
padahal di posting sebelumnya saya udah bilang lho...
mohon jawab to the point & jangan malah menggeser fokus pertanyaan saya dengan tulisan (bold) yang sudah saya duga pasti akan dilarikan ke situ...
padahal juga... saya juga engga bilang bahwa tulisan mas OSAS salah atau benar tuh?
kok malah disuruh menunjukkan yang salah?.. emangnya kapan saya bilang tulisan mas osas itu ADALAH SALAH??
jadi jawaban mas osas yang A atau yang B ??
saya repost pertanyaan saya ya mas... supaya tidak merepotkan mas osas yang pasti lagi sibuk bolak balik Alkitab kan?...
terima kasih dan mudah-mudahan kali ini mas osas membuka hati mas terhadap pimpinan Roh Kudus sehingga sudi kiranya menjawab to-the-point yang sudah saya usahakan sesingkat mungkin itu..
terima kasih atas kesediaannya ya mas....
Mana bisa anda membatasi atau mengurung orang didalam jawaban yang sudah anda scenariokan atau stereotype kan sedemikian rupa karena tidak satupun itu yang memenuhi apa jawaban saya yaitu sepanjang tidak ada yang bisa menunjukkan apa yang salah dan mengapa demikian dan apa yang benar dan apa dasarnya kebenaran anda itu maka saya menganggap jawaban saya adalah benar.
Hanya itu yang bisa saya jawab terlepas anda puas atau tidak.
Syalom
-
Heresy menurut siapa dulu?
Heresy menurut OSAS mungkin iya, heresy = bertentangan dengan Alkitab, atau lebih tepatnya bertentangan dengan interpretasi Alkitab. :grining:
Menginterpretasikan apa yang memang tidak diajarkan didalam Alkitab sama saja dengan bohong alias isapan jempol belaka.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Ajaran Protestan harus sesuai dengan prinsip kebenaran Alkitab karena tonggak keberadaannya adalah “Back to Bible” warisan gereja perdana yang rasuliah.
Back to bible warisan Gereja Perdana yg rasuliah???
Bro OSAS, ini Anda sendiri yg bilang lho di reply #263:
Semua Kitab Suci dalam keadaan bagaimanapun adalah Self Sufficient menurut scope dan cakupan yang ada padanya pada waktu dimana dia berada.
Jadi Anda mengakui kan, bahwa Alkitab itu pernah tidak lengkap 39 + 27?
Pertanyaan simple dan logis deh, sejak kapan Alkitab menjadi lengkap 39 + 27?
Lalu sejak kapan Alkitab menjadi self sufficient?
Katakanlah dan ANDAIKAN yg Anda katakan itu benar, Roma 1 : 16 adalah dasar dari ajaran self sufficiency Alkitab (sesuai reply Anda #262), lalu apakah Alkitab sebelum Surat Roma dimasukkan dalam daftar kanon itu BELUM self sufficient?
Sejak kapan Surat Roma atau kitab2 lain yg menjadi dasar self sufficiency Alkitab itu dimasukkan dalam daftar kanon Alkitab 39 + 27, sehinggal Alkitab menjadi self sufficient?
Siapa yg mengesahkan atau mengkonfirmasi bahwa kanon Alkitab 39 + 27 itu adalah final dan self sufficient?
Pertanyaan simple dan logis bukan? Monggo dijawab!!
Tidak mungkin penulisan Alkitab sehari jadi karena itu merupakan proses yang memakan waktu !
Baik didalam PL maupun PB tentunya memerlukan waktu didalam penulisannya tetapi sekarang tentunya semua sudah dalam bentuk tertulis,bahkan sebelum penghujung abad pertama semua tulisan Rasul juga sudah selesai ditulis.
Jadi kalau anda mengatakan sekarang Alkitab tidak self sufficient itu hanyalah komentar yang kebablasan saja karena tidak pernah ada ajaran Alkitab bahwa tradisi bikinan manusia termasuk magisteriumnya sekalian itu merupakan kebenaran sehingga harus dijadikan landasan gereja.
Kalau Alkitab dengan tegas dan jelas mengatakan bahwa jemaat menguji suatu ajaran dengan Kitab Suci apakah anda menganggap ayat ini hanya bull sheet karena anda anggap Kitab Suci itu tidak berotoritas sebagai alat uji ?
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Kebenaran Alkitab tidak mungkin bisa anda relatifkan melalui segala macam akrobat penafsiran karena jelas ada hal hal prinsipil yang tidak boleh dilanggar didalam ajaran kebenaran Kitab Suci.
Berkali2 aku minta, silakan dibagikan di sini ayat yg dilanggar, bukan sekedar menuliskan ayat, menginterpretasikan, lalu menunjukkan pelanggaran ajaran katolik atas intrepretasi tersebut.
Ini adalah kasus "contradicting bible interpretation", bukan "contradicting bible". Harap bedakan!!!
Berkali kali pula sudah saya berikan begitu banyaknya contoh pelanggaran tetapi anda kelihatannya pura pura tidak baca.
Kebenaran Alkitab bukan relatif sehingga anda bebas bermain semantik didalam penafsirannya hanya untuk membenarkan segala macam ajaran yang jelas jelas anti Alkitab itu.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Itulah kekeliruan besar yang menjadi inti persoalan disini karena Petrus sendiri juga sering melakukan kekeliruan tanpa kecuali.
Selain itu Paulus juga berkata :
Galatia 1:8
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
Galatia 1:9
Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklahdia.
Jadi dengan rendah hati Paulus juga mengingatkan bahwa baik Rasul maupun Malaikat hanyalah ciptaan yang terbatas dan bisa saja melakukan kekeliruan.
Dan Paulus juga pernah menegur Petrus yang pernah hipokrit itu.
Lah... masalahnya, apakah pernah para rasul pernah mengajarkan hal yg berbeda dari Injil??
Fakta bahwa para rasul tidak pernah mengajarkan yg berbeda dari Injil, i.e. tidak pernah salah dalam mengajarkan ajaran iman dan moral, membuktikan bahwa janji perlindungan dan infallibility dari Yesus itu telah terbukti dan terwujud!!
Rasul memang tidak pernah menulis sesuatu yang bertentangan dengan Injil tetapi Rasul dan Malaikat saja bisa salah apalagi manusia yang congkak rohani mengaku tidak bisa salah padahal begitu banyaknya tradisi bikinannya yang bertentangan dengan kebenaran Kitab Suci.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Tetapi Paus anda mengaku bahwa dia adalah setara dengan Allah sendiri sehingga berani mengaku tidak mungkin salah :
Pope Boniface VIII, Unam Sanctam, November 18, 1302
“The pope, as the Vicar of Christ on earth, possesses the same full power of jurisdicton that Christ Himself possessed during His human life.”
Pope Clement VI., Acta Clementis, c. 1350; cited in the Roman Catholic publication: Granfield, Patrick, The Limits of the Papacy, NY: Crossroad, 1987; p.36.
“The pope can do all things God can do.”
Vatican I, the Pope’s recent ‘Ecumenical Council’,
“Official Proclamation” [Jan. 9, 1870]
“We hold upon this earth the place of God Almighty.” “...it came to pass in the secret design of God’s providence that We were chosen to fill this Chair of St. Peter and to take the place of the Person of Christ Himself in the Church...”
http://www.trueorthodoxy.org/heretics_roman_catholics_pope_as_christ.shtml
Alangkah arogannya pernyataan tsb !
Lha kok Anda menentang sabda Kristus sendiri sih?
"Apa yang kau ikat di bumi ini akan diikat di surga. Dan apa yang kau lepas di bumi ini akan dilepas di surga"
Untuk mengikat hal2 di bumi dan di surga, ini kuasa siapa kalau bukan kuasa Tuhan?
Kalau Petrus secara individual diberi kuasa ini Mat 16 : 18 - 19, ketika para rasul dalam konsili diberi kuasa ini Mat 18 : 18, di mana salahnya jika dikatakan kepada Petrus dan konsili para rasul diberikan kuasa yg sama yg dimiliki oleh Kristus???
Yang salah adalah manusia biasa yang dengan penuh kesombongan mengaku dirinya setara dengan Tuhan yang tidak pernah sekalipun dikatakan oleh para Rasul sendiri.
Bagaimana manusia mengaku melakukan segala hal yang Tuhan bisa lakukan (“The pope can do all things God can do.” ) ???
Apakah Magisterium anda itu bisa menciptakan manusia atau membuat mujizat seperti Tuhan ?
Bagaimana pula manusia bisa mengaku punya kuasa yang sama seperti Kristus sendiri kalau dia hanya manusia ciptaan yang rentan dosa ?
Inilah contohnya arogansi manusia yang menyamakan dirinya dengan Allah !
Bersambung
-
Sambungan
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Kalau yang extra-biblical itu ternyata juga adalah anti biblical maka ya sama saja statusnya karena semua itu hanyalah kebenaran yang isapan jempol belaka.
Wrong again!!! Berikan di sini ayat2nya yg ditentang oleh ajaran2 Katolik.
Paling2 Anda berikan ayat disertai interpretasi, dan yg dilanggar adalah interpretasi itu, bukan ayatnya.
Silakan, aku challenge Anda untuk membagikan ayat yg dilanggar!
Ayat ya, bukan interpretasi ayat!!!
Kan sudah saya berikan websitenya dimana dibandingkan antara apa menurut Alkitab dengan apa yang direkayasa gereja.
Diatas juga sudah pula saya berikan contoh apa yang dikatakan Yesus dan apa yang dikatakan Paus yang penuh kotradiktif tsb.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Contohnya sudah saya berikan websitenya :
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
2 Petrus 2:3
Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.
Like I said, semua dalam website tersebut adalah ketidak-tahuan dan kesalah-pahaman penulis akan ajaran2 katolik.
Sabar... aku sedang menyusun tulisan2 utk memberikan klarifikasinya...
Ya saya tunggu saja dengan sabar argumentasi anda !
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:07:02 PM
Kasus penjualan SURAT INDULGENSI adalah salah satu contoh mencari keuntungan dengan ajaran yang isapan jempol.
Yep, penjualan surat indulgensi adalah kesalahan praktek.
Sekali lagi, KESALAHAN PRAKTEK yg dilakukan oleh oknum Gereja Katolik.
Tapi ajaran iman dan moral tidak pernah dilanggar, dan tidak pernah diajarkan secara salah atau berbeda dari ajaran para rasul, bahwa para pemegang imamat memiliki kuasa untuk mengampuni dosa seseorang Yoh 20 : 23.
Bisakah peristiwa itu yg cukup lama terjadi tanpa sepengetahuan/persetujuan Paus yang katanya infallible itu ?
Apa yang saya baca di internet sesuai anjuran anda adalah :
With the permission of the Church, indulgences also became a way for Catholic rulers to fund expensive projects, such as Crusades and cathedrals, by keeping a significant portion of the money raised from indulgences in their lands.[44] There was a tendency to forge documents declaring that indulgences had been granted.[44] Indulgences grew to extraordinary magnitude, in terms of longevity and breadth of forgiveness.
http://en.wikipedia.org/wiki/Indulgence
Syalom
-
Nope, belum Anda berikan!! BELUM PERNAH!!!
Yg Anda berikan adalah ayat, disertai interpretasi, lalu Anda menunjukkan bahwa ajaran katolik melanggar INTERPRETASI ayat tersebut!
Mau contoh? Silakan lihat posting Anda di #242.
Anda mau mengatakan bahwa suksesi rasuliah Yakobus adelphos, Barnabas, Silvanus, Timotius itu melanggar Alkitab bukan?
Anda memang memberikan bejibun ayat: bahwa para rasul bertatap muka dengan Tuhan (Kis 1 : 21, 1 Kor 9 : 1), bahwa para rasul dipanggil langsung oleh Tuhan (Luk 6 : 13, Gal 1 : 1), bahwa Roh Kudus tinggal dalam mereka (Yoh 14 : 26), bahwa mereka memegang teguh firman Allah (1 Tes 2 : 13, 2 Pet 1 : 20 -21), bahwa mereka melakukan mujizat2 (Mrk 16 : 20, Kis 5 : 12, 2 Kor 12 : 12).
Tidak ada satu pun ayat yg mengatakan bahwa seseorang harus memenuhi semua syarat itu utk dapat disebut sebagai rasul, ini adalah interpretasi Anda.
Berdasar dari interpretasi ini lah Anda menyimpulkan bahwa suksesi rasuliah dalam GK itu bertentangan dengan Alkitab.
So... sekali lagi, Anda hanya menunjukkan bahwa suksesi rasuliah dalam GK, dan ajaran2 katolik lainnya itu, bertentangan dengan interpretasi Anda, BUKAN bertentangan dengan Alkitab.
Jika Anda tetap bersikeras bahwa suksesi apostolik dalam GK itu bertentangan dgn Alkitab, berikan ayat yg dilanggar oleh suksesi apostolik ini, bukan interpretasi ayat Alkitab yg dilanggar!!!
Tidak ada yang namanya gereja apostolik kalau isinya hanyalah pelanggaran terhadap apa yang diajarkan apostolik,karena fondasi gereja adalah para nabi dan rasul.
Sudah berkali kali pula saya kutip website sebagai bukti berbagai macam pelanggaran ajaran apostolik tsb.
Demikian pula sudah berkali kali saya buktikan bahwa tidak ada sama sekali ajaran dan praktek penggantian Rasul yang berjalan terus menerus kecuali hanya satu kali saja yaitu Matias.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:38 PM
Dimana ajarannya dan ayatnya didalam Alkitab bahwa Barnabas,Timotius,Silvanus,dan Yakobus itu pernah dipilih menjadi Rasul dan dianggap sebagai Rasul kalau bukan anda sendiri yang mengangkatnya menjadi demikian ?
Dimana ayatnya didalam Alkitab kalau mereka pernah menyandang predikat Rasul ?
Kalau anda tidak bisa memberikannya maka sudah pasti itu hanyalah “Fallacy Argumentum ex silentio” belaka.
Makanya menganggap bishop anda setara dengan Rasul hanyalah isapan jempol belaka bro karena sama sekali tidak ada dukungan alkitabiahnya kecuali tradisi anda yang tidak alkitabiah itu.
Barnabas, Yakobus adelphos, Silvanus, Timotius yang diangkat sebagai penerus rasul, memang tidak pernah dituliskan dalam Alkitab, yang artinya hal ini adalah extra-biblical.
TAPI, sumber lain yaitu catatan2 sejarah, Lexicon Yunani, dan Tradisi Suci sendiri yg setara dengan Alkitab, menyatakan demikian.
Extra - biblical tidak pernah bertentangan dengan Alkitab jika Anda tidak bisa membuktikan ada ayat yg dilanggar.
Ketika kami melandaskan doktrin2 kami dari Alkitab, Tradisi Suci, referensi2 sejarah, Lexicon, dsb, dan dari sumber2 itu kami temukan bahwa mereka ini adalah penerus rasul sekalipun hal ini adalah extra-biblical, maka kami tidak melakukan "argumentum e silentio". Kesimpulan kami adalah SAHIH!!
Extra Biblical kalau bertentangan dengan Kitab Suci tetap saja adalah heresy.
Penerus Rasul kalau diartikan mempunyai otoritas sama dengan Rasul ya sama saja dengan contoh yang saya berikan dimana bishop dianggap sama dengan Kristus levelnya dan Paus menganggap dirinya selevel dengan Tuhan...akal sehat siapa yang bisa percaya segala macam klaim extra biblical yang anti biblical ini ?
Sekarang kembali ke Anda yg hanya melandaskan pada Alkitab!!
Jika Alkitab tidak mengatakan bahwa Yakobus, Barnabas, Silvanus, Timotius itu bukan rasul, tapi Anda memanfaatkan ketiadaan statement ini dari Alkitab dan menyimpulkan bahwa mereka bukan rasul, Anda lah yg sejatinya sedang melakukan "argumentum e silentio"!!
Komentar lucu,saya mengatakan tidak ada ajaran dan praktek dalam Alkitab penggantian jabatan rasul selain Matias,makanya saya tidak menambahkan apa yang tidak ada.
Lagipula Matias dipilih sebagai rasul bukan bishop seperti yg ada digereja anda.
Tetapi sudah tidak ada diajarkan dan prakteknya didalam Alkitab anda yang tambahkan bahwa itu ada yaitu Barnabas cs !
Siapa yang akal sehatnya tidak beres disini ?
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:38 PM
Keistimewaan dan Keutamaan yang anda karang itu tidak pernah diajarkan didalam Alkitab karena semua Rasul adalah setara dihadapan Yesus.
Mat 16 : 18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Ketika Alkitab secara explicit menuliskan bahwa Petrus adalah batu karang dan bukan rasul2 lainnya, jika Anda mengatakan Petrus tidak istimewa dibanding rasul lainnya, sejatinya Andalah yg sedang melawan kebenaraan Alkitab.
Yoh 21 : 15 - 19, Yesus memberikan amanat kepada Petrus seorang utk menggembalakan domba2Nya.
Di ayat selanjutnya, persis setelah ayat 19, yaitu ayat 20, Petrus menoleh dan melihat Yohanes yg mengikuti mereka dan mendengarkan amanat Yesus yg diberikan kepada Petrus. Ya, Yohanes mendengarkan percakapan itu, makanya Yohanes dapat memberikan kesaksian ini!
Literally dan explicitely, hanya kepada Petrus lah Yesus memberikan amanat menggembalakan Domba2Nya, bukan kepada Yohanes, bukan kepada rasul2 yg lain.
Dari fakta ini, mengatakan bahwa Petrus tidak memiliki keistimewaan dari rasul2 lain, sejatinya Anda lah yg sedang melawan kebenaran Alkitab!
Yesus juga memberikan jabatan gerejawi gembala gembala (plural) kepada gerejanya untuk menggembalakan domba dombanya !
Efesus 4:11
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Petrus juga menyuruh gereja agar menggembalakan jemaat Tuhan :
1 Pet. 5:1 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.
5:2 Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.
Dan hanya satu gembala Agung yaitu Tuhan Yesus sendiri.
Jadi mengajarkan hanya Petrus satu satunya gembala yang diakui gereja hanyalah ajaran dusta dan isapan jempol belaka.
Syalom
-
Mat 16 : 18 secara explicite dan literal menuliskan bahwa Petrus adalah batu karang.
Mengatakan Petrus bukan batu karang, artinya Anda sedang melawan Alkitab, bukan lagi melawan interpretasi Alkitab, tetapi melawan pernyataan Alkitab sendiri!!
Akan saya bahas dibawah bedanya makna antara istilah “petros” dan “petra” didalam ayat ybs agar jelas bagi anda.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:38 PM
2.Jabatan gembala seperti yg sudah pernah saya kutip adalah jabatan yang bersifat plural bukan otoritas tunggal dengan mengkorupsi jabatan Kristus sendiri sebagai satu satunya Kepala Gereja (Gembala Agung). Di Matius 28:16-20 jelas tugas itu diberikan kepada murid murid Yesus bukan hanya Petrus saja.
Jabatan gembala plural??? Lihat ayat 20 dari perikop Yoh 21.
Baca sekali lagi penjelasanku di atas. Di situ ada Yohanes, tetapi Yesus hanya memberikan amanat kepada Petrus utk menggembalakan domba2Nya. Di sini terlihat jelas keistimewaan Petrus dibanding Yohanes dan rasul2 lain, bahwa Petrus memiliki otoritas lebih menggembalakan domba2 Yesus dibanding Yohanes atau rasul2 lainnya.
Ajaran keistimewaan,keutamaan atau primacy anda itu sudah kebablasan total karena sama sekali tidak ada istilah dan ajaran itu didalam Alkitab selain hanya manipulasi penafsiran belaka sama seperti keitimewaan bishop yang dianggap sama dgn Kristus dan Paus yang dianggap setingkat dengan Tuhan itu.
Petrus sendiri tidak mengakui adanya keistimewaan itu malah berkata :
1 Pet. 5:1 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.
Jelas sekali pengakuan Perus hanyalah sesama penatua/elder dengan yang lainnya bukan monopolinya saja seperti gaya semantik anda yg kebablasan itu.
Mat 28 : 16 - 20???
Tunjukkan bahwa ada kata2 dalam perikop itu di mana Yesus mengutus mereka sebagai gembala!!!
Tidak ada, TIDAK PERNAH ADA, karena perikop itu adalah amanat utk mengajar ke seluruh penjuru dunia, bukan menggembalakan domba2 Yesus!
Tetapi Petrus sudah menyatakan agar jemaat Tuhan digembalakan seperti keterangan saya sebelumnya ,dan jabatan gembala itu adalah plural bukan hanya milik satu orang saja.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:38 PM
3.Kunci Kerajaan Surga, Tuhan Yesus tidak memberikan wewenang khusus kepada Petrus. Tuhan Yesus memberikan wewenang ini kepada semua murid-muridNya, termasuk kita sekarang ini. Karena dengan darahNya, kita kini menjadi imam-imamNya. Jika kita membaca di Yohanes 20:23, Tuhan juga memberikan wewenang yang sama kepada murid-muridNya.
Apakah Anda sudah mencoret Mat 16 : 18 - 19???
Jelas2 dituliskan secara literal dan explicit, kepada Petrus lah kunci kerajaan surga di berikan, bukan kepada murid2 lainnya!
Baca lagi dengan baik :
Yoh.20:19 Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"
20:23 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.
Inilah contohnya bahwa amanat Tuhan Yesus bukan hanya kepada satu orang saja sehingga bisa anda kultuskan sebagaimana kebiasaan gereja anda.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:38 PM
1 Pet. 5:1 - 4 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu. Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.
Dari ayat diatas ada dua hal yang diajarkan :
1. Bahwa Petrus sendiri dengan rendah hati mengakui bahwa dirinya hanyalah ‘teman penatua’ ( fellow elder),bukan Kepala para Rasul apalagi sebagai Paus yang sudah menganggap dirinya seperti Tuhan itu.
Tunjukkan ayat yg mengatakan bahwa Petrus bukan kepala para rasul!!!
Tunjukkan ayatnya!! Tunjukkan katanya, huruf per hurufnya, yg mengatakan Petrus bukankepadla para rasul!!
Ketiadaan statement ini dalam Alkitab, dan ketika Anda memanfaatkan ketiadaan ini utk menyimpulkan bahwa Petrus bukan kepala para rasul, Anda lah yg sedang ber-argumentum e silentio
Alkitab silence mengenai Petrus sebagai kepala Rasul,makanya komentar anda yang mengangkatnya menjadi kepala Rasul hanyalah argumentum ex silentio
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:38 PM
2. Gembala yang Agung hanyalah Yesus itu sendiri.
Menjadikan Paus sebagai gembala agung kepala gereja sedunia hanyalah kecongkakan rohani saja sifatnya !
Lah... emang pernah kami mengatakan bahwa paus atau Petrus itu adalah Gembala Agung yg sama seperti Yesus?
Siapa yg bilang bahwa Petrus adalah satu2nya gembala?
Ingat, kami mengimani bahwa semua rasul adalah gembala, sekalipun hal ini adalah extra biblical, tetapi Tradisi Suci mengatakan demikian.
Sekalipun hanya kepada Petrus Yesus memberikan amanat utk menggembalakan domba2Nya, tetapai kami mengimani semua rasul memiliki misi penggembalaan rasuliah yg sama seperti Petrus.
Yoh 21 : 15 - 19 semata2 menunjukkan keutamaan penggembalaan Petrus, dan ini semua diajarkan dalam Tradisi Suci.
Tradisi suci yang extra biblical dan anti biblical sudah jelas adalah heresy.
Tidak pernah ada ajaran Alkitab ada penguasa tunggal pengganti Kristus (vicar) didalam Alkitab.
Alkitab sama sekali tidak pernah membicarakan (silence) :
1. Petrus sebagai kepala gereja
2. Paus sebagai kepala gereja
3. Paus adalah penerus Petrus
4. Paus adalah wakil Kristus
5. Petrus adalah Batukarang Gereja
6. Petrus pernah ke Roma
7. Yesus mengangkat Petrus sebagai Paus
8. Petrus menganggap dirinya sebagai Paus
9. Petrus menyerahkan jabatan Paus kepada penerusnya
Jadi mengada-ada apa yang tidak ada adalah argumentum ex silentio yang fallacy.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:38 PM
Jadi istilah “keistimewaan/keutamaan” (primacy) itu hanyalah karangan anda saja dan sama sekali tidak ada dukungan Alkitabnya.
Nope, bukan karangan ku semata, tetapi ini adalah iman yg orthodox dan sudah ada sejak jaman Gereja perdana.
Silakan dilihat lagi bukti2 sejarah yg aku berikan di sini:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1719.0.html
Silahkan cermati lagi semua bantahan saya diatas !
Syalom
-
Tunjukkan ayat yg mengatakan bahwa kualifikasi2 itu harus dipenuhi seseorang agar dapat disebut sebagai rasul!! Tidak ada bukan??
Kalo tidak ada ayatnya, premis bahwa "kualifikasi2 di atas harus dipenuhi oleh seorang rasul" adalah semata2 intrepretasi!!
Itulah kwalifikasi yang jelas sekali yang menunjuk siapa yang seharusnya menjabat sebagai Rasul didalam Alkitab kalau anda memang mampu memahami Alkitab secara benar.
Mengaku Rasul tapi tidak ada dasarnya hanyalah dusta dan isapan jempol belaka.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:55 PM
Silahkan ditunjukkan dimana saya memberikan kalimat yang dibold merah tsb ?
Reply #132:
Rasul adalah mereka yang dipilih sebagai rasul oleh Yesus yaitu kedua belas Rasul ditambah Paulus yang dikhususkan untuk bangsa lain.
Sekarang tidak ada jabatan rasul lagi makanya tidak boleh ada ajaran ajaran tambahan yang bertentangan dengan isi Alkitab.
Apakah Anda tidak bermaksud melarang adanya suksesi jabatan rasul dalam Gereja?
Inilah model permainan semantik yang kebablasan karena saya hanya mengatakan yang dilarang adalah “ajaran” yang bertentangan dengan isi Alkitab bukan proses pemilihan Matias sebagai Rasul.
Kalau pejabat gereja anda dianggap Rasul itulah contoh ajaran tambahan yang anti Alkitab seperti yang saya maksud !
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:55 PM
Jadi kalau kwalifikasi Rasul jelas dan sama sekali tidak ada ajaran dan sejarahnya didalam Alkitab kenapa pula anda harus memaksakan apa yang tidak ada dengan cara Fallacy Argumentum ex silentio ?
Extra biblical, tetapi termuat dalam Tradisi Suci, yang bagi kami adalah setara dengan Alkitab.
So.. sama sekali bukan argumentum e silentio!!!
Extra Biblical yang anti biblical adalah heresy !
Contoh sudah berjibun saya berikan !
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:55 PM
Kalau jabatan Rasuli itu memang sudah tidak ada lagi maka semua bangunan jabatan gerejawi dan klaim gereja anda akan runtuh hancur berantakan,makanya saya tidak heran anda mengotot terus walau sama sekali tidak ada dasar kebenarannya.
Nope, aku ngotot bukan karena konsekuensinya, tetapi ngotot karena memang fakta berbicara demikian.
Kalau Anda anti Tradisi Suci, silakan dilihat sejarah. Kalo Anda anti sejarah yg berbau katolik, silakan dilihat sejarah dari referensi2 netral.
Apostolic succesion itu ada, masih ada, dan akan tetap ada selama Gereja Tuhan ada di muka bumi ini!
Suksesi Apostolik itu memang ada dalam pengertian penerusan ajaran para Rasul bukan mengaku sejajar dengan Rasul,Yesus dan Tuhan sebagaimana bukti yang sudah saya berikan diatas.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:19:55 PM
Sekarang tidak ada lagi namanya tradisi suci yang belum tertulis karena semua apa yang anda anggap tradisi suci sudah dalam bentuk tertulis didalam Alkitab berdasarkan salinan naskah aslinya yang masih banyak tersimpan sebagai bukti.
Suatu tradisi itu disebut suci hanya kalau bersumber dari wahyu dan inspirasi Roh Kudus belaka bukan hasil rekayasa manusia yang berjalan terus walau sudah berselang ribuan tahun sampai sekarang.
Sepertinya Anda sendiri tidak memahami apa yang dimaksud sebagai Tradisi Suci dalam Gereja Katolik.
Silakan dilihat penjelasanku di sini sebelum melangkah ke diskusi lebih lanjut ttg Tradisi Suci:
http://forumimankristen.com/index.php/topic,12.0.html
Saya memang tidak pernah sependapat dengan apa yang dianggap suci atau kudus didalam konsep gereja anda yang menganggap petingginya setara dengan Rasul,Yesus dan Tuhan itu.
Demikian juga misalnya orang kudus didalam Alkitab hanyalah mereka yang dikuduskan oleh Roh Kudus bukan diangkat oleh manusia yang merasa dirinya seperti Tuhan merasa berwenang mengangkat orang menjadi kudus (beatifikasi).
Syalom
-
Baca penjelasanku di #277!!
Kesimpulan kami bukanlah argumentum e silentio
Sudah saya buktikan pula bahwa apa yang silence jangan dipaksakan untuk berbicara apa yang memang tidak ada karena itulah makna asasi dari argumentum ex silentio yaitu menambah nambah apa yang memang tidak ada.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:25:12 PM
Efesus 4:11
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Baca lagi istilah plural dari semua jabatan gerejawi tersebut kalau anda memang paham tata-bahasa Indonesia.
Silahkan baca lagi penjelasan saya diatas bahwa jabatan gerejawi tersebut adalah bersifat pluralitas bukan monopoli primacy satu orang saja yang mengaku setara dengan Kristus dan Tuhan itu sendiri yang menuntut semua orang harus tunduk kepadanya agar selamat.
Baca lagi pertanyaanku, sebutkan ayat yg mengatakan yg tersisa adalah jabatan majemuk, tidak ada lagi gembala utama, i.e. ayat yg mengatakan bahwa Petrus BUKAN gembala utama!
Anda lah yg menginterpretasikan bahwa tidak ada yg namanya gembala utama, bukan ayat Alkitab yg mengatakan tidak ada gembala utama!
Alkitab tidak pernah mengatakan adanya jabatan gembala utama selain hanya istilah “gembala” atau “Gembala Agung.”
Dan jabatan gembala adalah jabatan banyak orang bukan monopoli satu orang saja.
Jadi kalau Alkitab silence mengenai istilah gembala utama,jangan anda paksakan pula harus berbicara apa yang memang tidak pernah ada.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:25:12 PM
Tidak ada alasan semantik kalau isinya sama sekali berbeda antara apa yang dimaksud dengan jabatan gembala,pemberita Injil dan Pengajar tersebut dengan semua hierarchi jabatan gereja anda yang mirip militer tersebut.
Tidak pernah ada jabatan gerejawi sebagai pengganti Kristus (Vicar) dan Supreme Bishop (Pope) yang sudah dianggap setara dengan Tuhan itu didalam Alkitab.
Anda sudah melakukan tehnik “equivocation fallacy” mempersamakan apa yang tidak sama dengan alasan semantik padahal isinya sama sekali berbeda.
Tunjukkan perbedaannya!!
Mat 16 : 18 - 19 secara literal dan explicit menyatakan bahwa Petrus adalah istimewa.
Istilah “istimewa” itu kan tambahan anda sendiri seperti biasa hanya utk mendukung eisegesis anda sendiri sedangkan perbedaan antara “petros” dam “petra” saja anda sendiri kurang paham nampaknya.
KITA ANALISA BAHASA ASLINYA
Matthew 16:18 "...you are Peter (πέτρος, petros) and upon this rock (πέτρα, petra) I will build My church..."
Lihat kalimat diatas tidak ditulis sbb:
“You are Peter (Petros), and upon this rock (petros) I will build my church.”
Jadi Petros dan Petra tidak sama maknanya didalam tata bahasa Yunani.
Petra, bersifat feminine noun yang berarti Batu Karang (mass of rock) yaitu penyataan dari Petrus tentang Kristus,kata ini juga digunakan pada Matius 7 : 24,25.
Sedangkan Petros bersifat maskulin yaitu nama orang yang artinya adalah batu kecil atau kerikil.
Jadi Yesus sebenarnya mengatakan sbb : Kamu adalah Petrus (petros = batu kecil),dan diatas batu karang (petra = bedrock) ini akan akan mendirikan jemaatku.
Jemaat Kristus mengimani bahwa Yesus Kristus adalah Allah. Dalam Perjanjian Lama (PL) sebanyak 34 kali menyebut banwa Allah sebagai "Batu Karang" atau "Gunung
Batu" atau "the Rock" (Ibrani, צור - TSUR) bagi Israel.
Mazmur 94:22 : But the LORD is my defence; and my God is the rock of my refuge (KJV)
1 Samuel 2:2 :There is none holy as the LORD: for there is none beside thee: neither is there any rock like our God (KJV)
Yoh 21 : 15 - 19 secara literal dan explicit menyatakan bahwa Tuhan mengamanatkan Petrus utk menggembalakan domba2Nya.
Di mana equivocation fallacy nya, ketika dari semula sampai saat ini, Petrus dan penerus Petrus adalah tetap memiliki keutamaan dan mewakili Kristus dalam menggembalakan domba2Nya???
Lho tugas menggembalakan itu adalah tugas semua orang percaya yang mendapat talenta tsb karena mereka semua sebenarnya adalah penyandang imamat yang rajani.
Ajaran Royal Priesthood dari Petrus ini saja sudah menjungkirbalikkan semua tradisi dan sistim prisethood gereja anda yang mirip militer dan memiliki Penguasa Tunggal atas semua gereja kristen itu.
1 Petrus 2:9
Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Tugas gembala sudah saya buktikan adalah bersifat plural bukan model penguasa tunggal (Paus) seperti digereja anda :
Efesus 4:11
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
Petrus sendiri menyuruh jemaat menggembalakan domba domba Kristus :
1 Petrus 5:2
Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.
Tidak pernah ada klaim Petrus bahwa hanya dia sendirilah penggemala seluruh gereja kristen seperti keinginan anda yang bersifat eisegesis itu.
Quote from: OSAS on Yesterday at 03:25:12 PM
Tidak pula pernah ada sejarah Alkitab akan semua jabatan maupun ajaran seperti yang tertera didalam “class” tsb kecuali karangan gereja anda sendiri yang diakui setara dengan wahyu !
Makanya itu semua hanyalah spekulasi belaka tanpa dukungan kebenaran Alkitab.
Saya tunggu tulisan anda !
Tulisan2 St. Ignatius dari Antiokia, tulisan2 St. Jerome, tulisan2 Origen, tulisan2 Tertulian, dan tulisan2 lain dari bapa2 Gereja Perdana! Semuanya mengkonfirmasi bahwa ajaran Gereja Katolik tidak pernah berubah dari ajaran2 di masa Gereja Perdana.
Kalau tulisan dari bapa2 Gereja yg hidup di jaman yg sangat dekat dengan para rasul, dan bahkan beberapa hidup sejaman dengan para rasul, dianggap sebagai spekulasi, lalu tulisan2 yg muncul 2 milenium sesudahnya dan bertolak belakang dgn tulisan2 bapa2 Gereja, seperti website yg Anda berikan itu, apakah tulisan2 itu tidak lebih spekulasi??
Tidak ada ajaran para teolog gereja purba yang menyetarakan manusia dengan otoritas Rasul,Yesus maupun Allah sendiri seperti tradisi gereja anda.
Bagaimana mungkin Rasul Yohanes harus tunduk kepada mereka yang sejaman dengannya seperti Petrus, Linus, Anacletus, Clement, and Evaristus yang diakui GRK sebagai Paus di Roma ???
Dan Rasul terakhir yang masih hidup Yohanes sama sekali tidak pernah menulis adanya jabatan Paus sebagai kepala gereja sedunia seperti yang diklaim oleh para Paus,apalagi klaim Paus yang menganggap dirinya sama dengan Tuhan.
Sama sekali diluar akal sehat !
Yang selalu ditekankan oleh para Apologet kristen adalah keutamaan Firman Tuhan untuk melawan semua ajaran heresy,karena semua ajaran gereja kalau sudah bertentangan dengan kebenaran Kitab Suci itulah pengertian heresy yang sebenarnya.
Syalom
-
Judul thread 'Jalur Suksesi Gereja Protestant', mengapa jadi bahas Katolik?
Apakah admin dan moderator FIK begitu mudah dialihkan perhatiannya, sehingga tidak bertindak?
BTT please....
-
Damai bgimu, Sol.Hebat.
Ada gambaran ato proses ato kronologi terbitnya Alkitab di pemahaman solideogloria, kan? Apakah menurut pemahaman solideogloria itu, Alkitab ujug-ujug di-'gedebug'-kan dari langit? Ato, ada suara dari langit, kemudian dituliskan oleh penulisnya? Ato, ada kurir dari langit yang membawakan Alkitab untuk digunakan oleh manusia? Kalo menurut pemahaman Husada, secara ringkas, Alkitab itu terbentuk dari tulisan-tulisan para penulis yang dicerahkan oleh Roh Kudus, kemudian dihimpun, dan dijadikan Alkitab.
Artinya, Alkitab itu terbentuk melalui proses lisan, ditulis, dan dihimpun, diseleksi, dijadikan Alkitab. Tuhan Yesus Kristus sendiri tidak meninggalkan sesuatu yang ditulisNya, kan? Jadi, Alkitab yang digunakan oleh Kristen dewasa ini, berasal dari hal-hal lisan, kemudian dituliskan oleh orang yang dipercaya diterangi Roh Kudus, hingga terbentuk seperti Alkitab sekarang. Lebih lanjut, bisa dipahami bahwa apa-apa yang tertulis di Alkitab sekarang, cikal bakalnya adalah dari yang tidak tertulis. Dan, menurut pemahaman Husada, berdasarkan Yoh 21:25, masih banyak hal penting yang belum dituliskan dalam Alkitab.
Husada tidak pernah menganggap Roh Kudus lupa menerangkan ato menjelaskan. Yang terjadi ialah, manusia lupa pada penerangan ato penjelasan dari Roh Kudus. Ato, penjelasan ato penerangan kepada perantara (penulis) justru kurang dituliskan. Ato, sudah cukup dituliskan, namun pembaca menginterpretasikan berbeda dari yang dimaksudkan. Ato hal-hal lain yang bersumber dari keterbatasan manusia.
solideogloria bilang, ada pihak yang memanipulasi? Mungkin solideogloria sendiri atau kelompokmu? Agar tidak menjadi fitnah, Husada usulkan, solideogloria tunjukkan tertulisnya bagaimana, kemudian dimanipulasi menjadi bagaimana. Husada pikir, kalo hanya membuat pernyataan bahwa telah terjadi manipulasi tetapi tidak menunjukkan manipulasi yang dimaksud, bukan karakter Kristen.
Karena Tuhan Yesus Kristus sebagai manusia selama kira-kira 33,5 tahun sudah mengajarkan segala sesuatu semuanya, tetapi keterbatasan manusia tidak mampu menegingat segala sesuatu ajaran Yesus Kristus itu secara serta merta, maka Tuhan Yesus Kristus menjanjikan penyertaanNya melalui Roh Kudus. Husada tidak menyimpulkan bahwa Alkitab belum selesai. Yang Husada simpulkan ialah, bahwa Alkitab belum cukup dalam memuat segala sesuatu yang telah diajarkan oleh Tuha Yesus Kristus. Husada menyimpulkan demikian berdasarkan pemahaman terhadap Yoh 21:25. Selain Yoh 21:25, juga janji Tuhan Yesus Kristus sebelum kenaikanNya yang menjanjikan akan mengutus Roh Kudus untuk menjelaskan segala sesuatu tentang Dia.
Dimanakah ajaran Alkitab mengatakan bahwa Kitab Suci tidak cukup sebagai pegangan orang kristen ???
Kalau Kitab Suci tidak cukup sebagai pegangan apakah wahyu Tuhan sudah keliru mengajarkan jemaat di Berea menggunakan Kitab Suci sebagai tolok ukur kebenarannya ?
Kalau Alkitab dianggap belum cukup apakah semua tradisi dusta gereja anda anda anggap cukup sebagai pegangahn anda ?
Ternyata Husada sama juga dengan petinggi gerejanya merasa memiliki otoritas seperti Tuhan karena melanggar apa yang Tuhan perintahkan.
Tentang larangan menambah wahyu, Husada pikir, memang seharusnya tidak boleh menambah wahyu. Apakah solideogloria mensinyalir ada penambahan wahyu? Kalo Alkitab dipandang sebagai kumpulan wahyu, yang Husada ketahui, tidak ada yang menambahnya sejak pengkanonan terakhir, sekitar abad IV. Kalo yang mengurangi pada abad XIX, memang sudah dilakukan. Tulisan-tulisan (kitab-kitab) yang di abad IV sudah dikanonkan, kemudian pada abad XVI ditandai, dan selanjutnya di abad XIX dikurangkan dari Alkitab. Nah, kalo solideogloria mensinyalir ada penambahan Alkitab, tunjukkan saja yang mana hasil penambahan itu.
Website yang saya berikan adalah bukti bukti penambahan wahyu yang berjalan ribuan tahun walau Tuhan melarang menambahi wahyunya karena hanya Nabi dan Rasul yang berotoritas menerima wahyu bukan petinggi gereja yg hanya manusia biasa dan rentan dosa itu.
Kalo tentang wahyu, Husada pikir, karena sumber wahyu adalah dari Tuhan, maka manusia tidak punya daya untuk menghentikan wahyu. Wong yang mewahyukan adalah Tuhan, bagaimana mungkin manusia membatasi Tuhan? Tapi itu pemahaman Husada. Kalo ada manusia yang merasa mampu membatasi Tuhan, atau mengkoreksi Tuhan, ato memerintah Tuhan, Husada bisa apa?
Kalau Tuhan dan Rasul sudah melarang agar jangan menambahi wahyu Tuhan mengapa pula Husada sok berotoritas mengatakan wahyu boleh berjalan terus ?
Apakah Husada playing god ?
Husada belum menjawab pertanyaan saya sbb :
Dan dimana batasnya menurut anda kelengkapan Alkitab itu kalau anda ,menganggap nya belum selesai ?
Bagaimana dengan larangan menambahi wahyu Tuhan itu didalam Alkitab ?
Saya tunggu jawabannya !
-
Quote
Dimana ada bukti dan ajaran Alkitab bahwa Rasul harus terus diganti sampai sekarang ?????
Apa dasarnya Rasul yang sudah mati harus dihidupkan sep[erti yg saya bold diatas ???
Pem-bold-an oleh solideogloria itu bukan seperti yang solideogloria artikan, bahwa rasul yang sudah wafat dihidupkan jasmaninya. Yang dihidupkan adalah warisan ajaran yang diterima dari Tuhan Yesus Kristus. Ajaran itu harus ada yang mengajarkan, yaitu orang-orang terpilih meneruskan. Husada pikir, Alkitab mencatat perkataan Yesus Kristus yang menyatakan bahwa Yesus Kristus menyertai pengajar dan pengajaran itu sampai kepada akhir zaman. Yesus Kristus bilang kepada 11 muridNya, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Ke-11 murid itu akan disertai sampai kepada akhir zaman, bukan jasmaninya tidak akan mati (nyatanya sekarang semua sudah martir), tetapi ajaran dan pengajaran itu disertai/dipelihara/dirawat sampai kepada akhir zaman. Pengajarnya boleh berubah, tetapi ajaran tetap, yaitu segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Tuhan Yesus Kristus.
Yang fokus dong jawabannya !
Dimana ada contoh dan ajarannya didalam Alkitab bahwa Rasul yang sudah meninggal harus terus nenerus diganti dengan yang baru ?
Quote
Siapa yang meragukan kerasulan Petrus ?
Tetapi menganggap sekarang masih ada Rasul hanyalah isapan jempol belaka karena tidak ada dasar dan contoh Alkitabnya.
solideogloria dan banyak Protestan lain tidak meragukan kerasulan Petrus, tetapi meragukan keutamaan Petrus di antara rasul lainnya.
Husada pikir, menganggap bahwa rasul masih ada sekarang ini bukan isapan jempol, sebab Tuhan Yesus Kristus bilang kepada 11 muridNya, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Yang isapan jempol ialah mengaku sebagai pengikut Kristus tetapi menafikan kemampuan Yesus Kristus dalam hal menunaikan janjiNya menyertai para rasul senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Yang fokus dong jawabannya !
Dimana ada contoh dan ajarannya didalam Alkitab bahwa Rasul yang sudah meninggal harus terus nenerus diganti debngan yang baru ?
Quote
Itulah buktinya sampai sekarang masih banyak yang ,mengaku masih ada Rasul makanya itu semua hanyalah dusta dan isapan jempol belaka.
Menurut Husada, yang isapan jempol ialah mereka yang merasa mewarisi ajaran rasul tetapi tidak mengetahui dari rasul mana memperoleh warisan pengajaran.
Semua Rasul yang diakui gereja Protestan adalah yang ada di Alkitab bukan rasul rasul palsu gereja anda yang mengaku rasul tapi ajarannya anti rasuliah.
-
Cari saja di Katekismus Gereja Katolik, gunakan logika yang belum tercampur dengan ajaran yang solideogloria terima pengajar Non Apostoli.
Nggak sanggup membela ajaran ya sudah !
Quote
Anda masih belum bangun dari mimpi,lihatlah kalender anda sekarang anda ini ada ditahun berapa ?
Sudah. Husaa sudah bangun. Justru solideogloria yang menunjukkan gejala belum bangun. Buktikan solideogloria sudah bangun, ambil Alkitab, cari 2 Tes 2:15. Adakah di Alkitabmu? Kalau ada, silahkan baca, dan artikan. Bagaimana pikiran solideogloria mengenai ayat itu? Kalau ayat itu tidak ada di Alkitabmu, ya sudah, diskusi tentang ayat Alkitab kita hentikan, sebab Alkitab acuan kita tidak sama.
Ajaran yang manakah yang Husada anggap ajaran lisan yang belum ada didalam Alkitab sampai sekarang yang Husada anggap masih ada ?
Boleh diberikan saya daftarnya ?
Kalau tidak bisa berikan berarti Husada hanya omomng kosong doang kepercayaannya.
Quote
Bantah saja website yang sudah membuktikan apa yang saya katakan itu !
Hahhaa, periksa lagi kosa-kosa kata yang solideogloria gunakan. Membantah website? Pun kalo punya waktu yang cukup, Husada kurang berminat membantah. Paling juga hanya meluruskan. Kalo punya waktu.
Berarti bukti penyimpangan dari ajaran Rasul Husada tidak mampu membela ajaran gereja sendiri !
Quote
Jawab saja yang fokus bahwa Paus itu bukan Rasul karena tidak pernah ada jabatan paus bagi Petrus yang harus disuksesikan.
Itu penipuan sejarah namanya.
solideogloria sudah membaca postingan yang sangat relevan dengan dari Jenova? Ada yang tidak solideogloria mengerti dari situ? Ada yang ingin solideogloria tanyakan tentang itu?
Silahkan baca juga postingan bro OSAS yang menggugurkan semua teori gereja anda yang sama sekali tidak rasuliah tsb !
Mantap sekali sanggahannya!
Quote
Tadinya Husada kira, solideogloria seperti protestan lainnya, yang mengkotak-kotak para rasul berdasar suku bangsa yang menerima pelayanan darinya.
Makanya jangan sembarangan mengambil kesimpulan Husada.
Quote
Referensi palsu isapan jempol siapa yang percaya ?
Kalau melihat informasi yang ada, hanya solideogloria dan kelompoknya yang tidak percaya isi referensi itu. Patriarkh mula-mula sungguh sangat percaya. Sudah baca postingan Jenova tentang itu? Sangat bagus lho. Baca deh.
Referensi yang anti rasuliah juga banyak sepanjang sejarah gereja,dan itu sudah saya buktikan didalam kutipan website yang Husada tidak bisa bantah itu !
Quote
Diberikan juga kepada Rasul lainnya kalau anda teliti membaca Alkitab !
Hahhaa, bagaimana sih pemahaman bahasamu, Sol? Pemberian itu dilakukan ketika rasul selain Petrus berada bersama-sama, lho. Tapi perintah dan pernyataan itu hanya diberikan kepada Petrus.
Kalau bersama sama apakah berarti tidak menerima perintah yang sama ?
Coba akal sehatnya dipakai Husada !
Jangan memgkotak kotakkan rasul Husada karena anda bukan Tuhan !
Quote
Makanya apa yang nampak bagi saya adalah kekeliruan Petrus saja yang diwariskan gereja anda !
Jiyahhaahhaa, mengaku membaca Alkitab, tetapi solideogloria itu hanya melihat kekeliruan? Naif betul. Mengaku membaca Alkitab, tetapi memilih-milih ayat hanya yang mengandung kekeliruan Petrus ketika masih bersama jasmani Tuhan Yesus Kristus. Gile, kayaknya Tuhan Yesus Kristus tidak mengajar agar pengikutnya hanya melihat kekliruan. Sungguhkah solideogloria pengikut Kristus? Sangat meragukan, euiy?
Itulah yang saya lihat persamaannya antara kekeliruan dengan segala penyimpangan didalam tradisi gereja sekarang.
Quote
Makanya jangan sok mengaku suksesi Petrus kalau hidup Petrus saja tidak dicontoh dengan benar !
Jiyahhaahhaa, solideogloria hendak mengkoreksi Tuhan Yesus Kristus yang memilih nelayan itu menjadi rasul,ye? solideogloria memang hebat, mengkoreksi Tuhan Yesus Kristus.
Gereja anda yang tidak mencontoh hidup Petrus dengan benar karena dia punya istri bukan selibat seperti ajaran gereja anda.
Quote
Kalau memang disertai kok ajarannya anti Firman Kristus ?
Pengakuan tanpa bukti saja !
Jiyahhahhaa, solideogloria sang protestan pemrotes perintah Tuhan Yesus Kristus.
Yang saya protes semua tradisi gereja anda bukan Injil !
Quote
Kalau sudah ada bukti semua ajaran palsu yang sudah saya kutip itu kok masih ngotot terus disertai Tuhan Yesus ya ???
Bertambah dalam kejatuhanmu Soli. Pikiranmu yang sudah dicekoki ajaran yang bersumber dari pelintiran Alkitab menutup pikiranmu. Bahkan ayat Alkitab yang dikutipkan untuk solideogloria bacapun Soli protes.
Yang saya protes semua tradisi gereja anda bukan Injil dan Husada tidak mampu membela ajaran bereja sendiri.
Quote
Jawaban yang tidak nyambung sama sekali !
Bahkan yang setuju dengan pernyataan solideogloriapun dipandang sebagai tidak nyambung. solideogloria memang protestan tulen, bahkan ketika Tyhan Yesus Kristus memilih Petrus si nelayan itu solideogloria protes. Hebat.
Yang saya protes semua tradisi gereja anda bukan Injil dan Husada tidak mampu membela ajaran bereja sendiri.
Quote
Oleh bangsa Yahudi !
O... solideogloria itu menganut Yahudi, ye? Husada kira tadinya, denominasi solideogloria itu Protestan dari Kristen mul-mula. Ternyata, denominasi solideogloria itu penganut kanonisasi Yahudi. Hmmm..
Ternyata Husada sama sekali tidak paham sejarah bahwa semua wahyu Tuhan pertama kali diberikan kepada bangsa Yahudi.
Makanya melek sejarahlah Husada !
-
Hahhaa, makin parah kamu, Sol. :D Mosok yang tidak tertulis ingin kamu lihat? :D Eh, adakah 2 Tes 2:15 Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis di Alkitabmu? Kalau ada, bagaimana solideogloria mengartikannya? Kalau tidak ada, Alkitab acuan kita, berbeda, tidak akan nyambung. :lol:
Jawaban kosong lagi hanya komentar tetapi bukatinya tidak ada !
Ajaran yang manakah yang Husada anggap ajaran lisan yang belum ada didalam Alkitab sampai sekarang yang Husada anggap masih ada ?
Boleh diberikan saya daftarnya ?
Kalau tidak bisa berikan berarti Husada hanya omomng kosong doang kepercayaannya.
Quote
Sudah dibantah oleh website yang saya berikan bahwa tradisi tsb adalah heresy !
Jiyahhaahhaa, pernahkah solideogloria ketahui bahwa Paulus juga melaksanakan adat istiadat Yahudi, yang sesuai dengan ajaran Kristus? Ini ayatnya, Kis 28:17 Tiga hari kemudian Paulus memanggil orang-orang terkemuka bangsa Yahudi dan setelah mereka berkumpul, Paulus berkata: "Saudara-saudara, meskipun aku tidak berbuat kesalahan terhadap bangsa kita atau terhadap adat istiadat nenek moyang kita, namun aku ditangkap di Yerusalem dan diserahkan kepada orang-orang Roma. solideogloria menggunakan kanonisasi PL-nya Yahudi, tapi solideogloria tidak mengikuti Paulus dalam pelaksanaan tradisi yang dilaksanakan Paulus, bagaimana solideogloria ini?
Silahkan jawab saja pertanyaan saya soal heresy yang fokus Husada bukan ngelantur kemana mana tidak nyambung !
Quote
Ha ha ha komentar orang putus asa tidak sanggup membuktikan apa yang dikatakannya !
Jiyahhaahhaa, pikiran solideogloria yang ditutup oleh semangat protes yang tidak mampu melihat terang, kenapa malah menuding orang lain putus asa? Apa tidak kebalik, tuh? Mengaku penganut Sola Scriptura, tapi dikutipkan ayat Scriptura malah ngeles. Mengaku menggunakan kanonisasi Yahudi, tapi menghindari adat Yahudi yang sesuai dengan ajaran Kristus. Jelas-jelas perintah Yesus Kristus kepada Petrus, malah mengoreksi. Bagaimana solideogloria ini? Tetapkan hatimu, kalo mau ikut Yesus, mbok ya jangan protes perintah Yesus.
Jawaban kosong lagi hanya komentar tetapi buktinya tidak ada !
Makanya ajaran yang manakah yang Husada anggap ajaran lisan yang belum ada didalam Alkitab sampai sekarang yang Husada anggap masih ada ?
Boleh diberikan saya daftarnya ?
Kalau tidak bisa berikan berarti Husada hanya omomng kosong doang kepercayaannya.
Quote
Jawaban tidak nyambung lagi !
Bahkan akal sehat yang solideogloria banggakan itu sudah tidak mampu melihat pertanyaan yang sudah berulang? Kasian amat solideogloria yang mengaku Protestan, tetapi memiliki akal sehat yang kurang sehat.
Jawaban kosong lagi hanya komentar tetapi bukatinya tidak ada !
Ajaran yang manakah yang Husada anggap ajaran lisan yang belum ada didalam Alkitab sampai sekarang yang Husada anggap masih ada ?
Boleh diberikan saya daftarnya ?
Kalau tidak bisa berikan berarti Husada hanya omomng kosong doang kepercayaannya.
Quote
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Jiyahhaahhaa, tegar tengkuk kenapa solideogloria pelihara, ya? Nanti saya baca kalo punya waktu. Kalo solideogloria merasa cukup relevan, kopikan saja ke sini, agar kita bicarakan. Jangan pelihara tegar tengkuk.
Sudah ada didalam website yg saya berikan kalau memang anda becus menyanggahnya !
Quote
Bagaimana tidak protes kalau ajaran Rasuli dikhianati terus !
Jiyahhaahhaa, protestan tulen memang ingin memperotes perintah Yesus Kristus yang memerintahkan Petrus si penjala ikan menjadi penjala manusia. Padahal mengaku Kristen, tapi memprotes perintah Kristus. Hebat.
Yang saya protes semua tradisi gereja anda bukan Injil Kristus dan Husada tidak mampu membela ajaran bereja sendiri.
Quote
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Jiyahhaahhaa, kepada saya diajarkan untuk menerima ajaran dari pemegang Magisteirum (=otoritas mengajar). Kalo website yang solideogloria maksudkan itu, nanti saya baca kalo punya waktu.
Jangan merampok pekerjaan Roh Kudus yang mengajar orang percaya dong !
Quote
Pengertian akal sehat !
Jiyahhaahaa, akal sehat yang ingin mengkoreksi perintah Yesus Kristus, akal sehat yang menerima kanonisasi Yahudi tetapi tidak menlaksanakan adat Yahudi seperti yang dilaksanakan Paulus. Menjadikan Paulus sebagai panutan, tetapi tidak melaksanakan ajaran Paulus yang memerintahkan menerima ajaran lisan dan ajaran tertulis. Kayaknya, akal sehat yang begitu merupakan akal yang kurang sehat, deh.
Ternyata Husada sama sekali tidak paham sejarah bahwa semua wahyu Tuhan pertama kali diberikan kepada bangsa Yahudi.
Makanya melek sejarahlah Husada !
Quote
Baca lagi semua ajaran tambahan didalam website yg anti Injil yang sudah saya berikan,jangan ngeyel kalau bukti sudah jelas ada !
Jawaban yang tidak nyambung lagi !
Baca lagi pemahaman yang benar apa yang disuksesikan itu bukan mengkhianati apa yang seharusnya disuksesikan.
Itulah akal sehat yang benar benar sehat.
:DJiyahhaahaa, akal sehat solideogloria sungguh-sungguh kurang sehat.
Sudah berulang kali pula dikutipkan pengertian suksesi dari kamus resmi, namun solideogloria masih keukeuhdenga protestan tulen. Bahkan Yesus Kristuspun ingin solideogloria protes. Bertapa dulu solideogloria untuk merenung. Kalau perlu, cari gua, siapa tahu bertemu dengan malaikat gua.
Yang akalnya tidak sehat adalah yang kabur terus tidak mampu membela ajaran gerejanya sendiri yang ditelan bulat bulat secara membabi buta.
Yang suka cari goa dan berdoa di goa itu kan gereja anda !
Makanya jangan terlalu sering berdoa di goa Maria karena itu berhala namanya Husada.
-
Damai bagimu, Sol.
Dimanakah ajaran Alkitab mengatakan bahwa Kitab Suci tidak cukup sebagai pegangan orang kristen ???
Semoga ‘akal sehat’mu mampu mengikuti, ya?
Ini kutipan Yoh 14:24-26 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Menurut ‘akal sehat’ solideogloria, kira-kira, jika semua yang tertulis di Alkitab sudah cukup, mengapa pula Bapa akan mengutus Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus? Bukankah karena masih ada yang perlu diterangkan, dan dijelaskan?
Semoga solideogloria sudah dapat menangkap bahwa semua yang tertulis di Alkitab belum cukup, sehingga Bapa mengutus Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus.
Kalau Kitab Suci tidak cukup sebagai pegangan apakah wahyu Tuhan sudah keliru mengajarkan jemaat di Berea menggunakan Kitab Suci sebagai tolok ukur kebenarannya ?
Ayat tidak keliru. Solideoglorialah yang keliru.
Begini.
Ketika ayat itu ditulis, apakah Kitab Suci yang digunakan jemaat Berea sudah dalam bentuk Kitab Suci sekarang? Kira-kira, menurut ‘akal sehat’ solideogloria, Kitab Suci yang mana yang dimaksudkan ayat itu? Apakah Kitab Suci yang digunakan jemaat Berea identik dengan Kitab Suci sekarang?
Kalau identik, itu merupakan pengingkaran sejarah terbentuknya Kitab Suci.
Kalau tidak identik, Kitab Suci mana yang lebih lengkap?
Berdasarkan sejarah pengkanonan Kitab Suci, dapat disimpulkan bahwa Kitab Suci sekarang (PL + PB) lebih lengkap daripada Kitab Suci yang digunakan jemaat Berea (PL saja). Nah, karena itu, tolok ukur bagi jemaat Berea zaman itu, yang hanya memiliki PL, tidak dapat diterapkan kepada jemaat manapun setelah kedatangan, kematian, kebangkitan, dan turunnya Roh Kudus dan dikanonnya Kitab Suci yang telah memiliki PB.
Bahkan dengan PB sekalipun, masih belum cukup, sebab, terbukti Bapa masih mengutus Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus untuk mengajarkan segala sesuatu yang telah dikatakan Yesus Kristus kepada para muridNya.
Bersambung
-
Sambungan
Kalau Alkitab dianggap belum cukup apakah semua tradisi dusta gereja anda anda anggap cukup sebagai pegangahn anda ?
Ah, bobot bahasamu memprihatinkan, Sol. Bagaimana solideogloria menyimpulkan Tradisi Gereja itu dusta? Hati-hati dengan mulut dan pikiranmu, agar solideogloria tidak terjerumus olehnya. Kalau solideogloria tidak percaya, jangan memfitnah. ‘Akal sehat’mu yang tidak mampu mencerna, kenapa menuduh yang bukan-bukan?
Tradisi Gereja memang cukup, sebab percaya pada janji Kristus dimana Tuhan Yesus Kristus berjanji menyertai Gereja sampai kepada akhir zaman, dan Dia tidak pernah ingkar janji, dan karena kepada Gereja diberikan kewenangan mengajar (Magisteirum), dan diilhamkan pernyataan bahwa Gereja adalah tiang penopang dan dasar kebenaran. Apakah semua itu masih meragukan solideogloria tentang kecukupan Tradisi Suci Gereja?
Ternyata Husada sama juga dengan petinggi gerejanya merasa memiliki otoritas seperti Tuhan karena melanggar apa yang Tuhan perintahkan.
solideogloria jangan memuji Husada terlalu tinggi. Sampai kapanpun, Husada tidak akan sama dengan petinggi Gereja. Bahkan dengan yang paling kecil dari petinggi Gerejapun, Husada masih lebih rendah.
Tentang pelanggaran yang solideogloria maksudkan, untuk tidak menjadi fitnah, ajukan contoh dong. Kalo hanya ngomong begitu tanpa bukti, sama saja dengan buang angin.
Website yang saya berikan adalah bukti bukti penambahan wahyu yang berjalan ribuan tahun walau Tuhan melarang menambahi wahyunya karena hanya Nabi dan Rasul yang berotoritas menerima wahyu bukan petinggi gereja yg hanya manusia biasa dan rentan dosa itu.
Kemukakan di sini, agar kita bahas. Ini forum terbuka, tentu kita membahasnya di sini, bukan di tempat lain.
Kalau Tuhan dan Rasul sudah melarang agar jangan menambahi wahyu Tuhan mengapa pula Husada sok berotoritas mengatakan wahyu boleh berjalan terus ?
Berikan ayatnya, dan berikan contoh penambahan wahyu yang solideogloria maksudkan. Kalo hanya ngomong tanpa bukti, sama saja dengan buang angin. Husada sudah mengutipkan Yoh 14:24-26 di atas, ayat yang mengindikasikan bahwa pewahyuan belum berhenti. Bagaimana solideogloria melarang Tuhan mewahyukan diriNya?
Apakah Husada playing god ?
solideoglorialah yang bersikap seperti Tuhan, merasa mampu memerintah Tuhan untuk tidak mewahyukan diri, meskipun solideogloria sudah membaca ayat yang menyatakan bahwa Tuhan Yeus Kristus akan menyertai sampai kepada akhir zaman, dan Bapa mengutus Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus.
Husada belum menjawab pertanyaan saya sbb :
Dan dimana batasnya menurut anda kelengkapan Alkitab itu kalau anda ,menganggap nya belum selesai ?
Bagaimana dengan larangan menambahi wahyu Tuhan itu didalam Alkitab?
Baca Yoh 14:24-26, semoga ‘akal sehat’mu menangkap bahwa dimaksudkannya Bapa mengutus Roh Kudus dalam nama Yesus Kristus untuk menjelaskan segala sesuatu yang telah dikatakan Yesus Kristus, artinya, apa yang tertulis di Alkitab belum lengkap, masih perlu dijelaskan lagi.
Tentang menambahi wahyu dalam Alkitab, tunjukkan dimana ayat yang ditambahkan itu. Kalau tidak ada, jangan mengada-ada.
-
Damai bagimu, Sol.
Yang fokus dong jawabannya !
Dimana ada contoh dan ajarannya didalam Alkitab bahwa Rasul yang sudah meninggal harus terus nenerus diganti dengan yang baru ?
Yang fokus dong jawabannya !
Dimana ada contoh dan ajarannya didalam Alkitab bahwa Rasul yang sudah meninggal harus terus nenerus diganti debngan yang baru ?
Semua Rasul yang diakui gereja Protestan adalah yang ada di Alkitab bukan rasul rasul palsu gereja anda yang mengaku rasul tapi ajarannya anti rasuliah.
Semoga 'akal sehat' solideogloria bisa menangkap.
Setelah Tuhan Yesus Kristus menyatakan, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman," idealnya, akal sehat bisa mengetahui bahwa Tuhan Yesus Kristus menunaikan janjiNya, Dia menyertai para murid sampai kepada akhir zaman. Akhir zaman bukan hanya sampai sebatas umur jasmani para rasul. Artinya, nilai-nilai kerasulan para murid perdana Yesus Kristus, diwariskan sampai kepada akhir zaman. Maka, nilai-nilai kerasulan itu senantiasa (sinambung) sampai kepada akhir zaman, tanpa terputus.
Setelah Yudas Iskariot meninggal, ternyata dia, atas pemilihan para rasul yang tersisa, digantikan oleh Matias. Sementara, murid-murid lainnya masih terus mengemban tugas menyebarkan kabar gembira penyelamatan, meski dengan mempertaruhkan nyawa. Bila nilai-nilai kerasulan para murid perdana itu tidak diwariskan, maka tugas penyebaran kabar gembira keselamatan akan terhenti, atau palinmg sedikit, akan mengalami pelambatan.
Meski pengikut Kristus pada saat kematian Kristus itu sudah banyak (terbukti dari berduyun-duyunnya orang kemana saja Kristus pergi), tetapi Tuhan Yesus Kristus hanya memberikan hak pengajaran, dan hak membaptis kepada 11 murid. Tentu saja, Martias sebagai pengganti Yudas juga mendapat hak dan kewenangan yang sama, sebab Matias memang menggantikan Yudas, satu dari 12 orang pilihan Yesus.
Kelanjutannya, para murid perdana Yesus Kristus menyebarkan kabar gembira tentang Yesus Kristus ke berbagai penjuru, dan masing-masing garis pewarisan nilai-nilai kerasulannya dapat ditelusuri.
Bila penyampaian itu solideogloria pandang belum fokus, bolehkan diperjelas, fokus yang bagaimana yang solideogloria inginkan?
-
Damai bagimu, Sol.
Nggak sanggup membela ajaran ya sudah !
Membela ajaran? Bagi Husada, kalimat solideogloria itu senilai dengan kalimat penjahat yang bilang, "Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!" (Luk 23:37).
Ajaran yang manakah yang Husada anggap ajaran lisan yang belum ada didalam Alkitab sampai sekarang yang Husada anggap masih ada ?
Boleh diberikan saya daftarnya ?
Kalau tidak bisa berikan berarti Husada hanya omomng kosong doang kepercayaannya.
solideogloria sudah mencermati Yoh 14:24-26 itu? Berdasarkan Yoh 14:24-26 itu, ditambah dengan Yoh 21:25, Husada semakin mengerti bahwa masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, yang belum dicatat di Alkitab. Jika solideogloria menginginkan daftarnya, nanti setelah Roh Kudus menyampaikannya. Atau, agar daftar itu segera solideogloria dapatkan, tanya saja langsung kepada Roh Kudus, apa-apa saja yang akan dijelaskanNya.
Saya memang tidak sanggup memberikan daftar yang solideogloria maksudkan. Wong saya percaya pada ayat Alkitab Yoh 14:24-26 itu, tetapi saya tidak punya kewenangan memaksa Tuhan untuk segera memberikan daftar yang solideogloria inginkan. Bagaimana kalau situ saja yang mendakwa Tuhan, mintakan agar Tuhan segera memberikan daftar kasus yang masih perlu dijelaskan oleh Roh Kudus. Bagaimana? Bersediakah solideogloria?
Berarti bukti penyimpangan dari ajaran Rasul Husada tidak mampu membela ajaran gereja sendiri !
Hahhaa... jadi ingat pada front pembela agama. Hahhaa, konyol permintaan solideogloria yang mengharapkan membela sesuatu yang tidak perlu dibela. Kristus sendiri tidak memerlukan pembela, bagaimana pula solideogloria mengharapkan pengikutNya menggunakan pembela? Hahhaa
Silahkan baca juga postingan bro OSAS yang menggugurkan semua teori gereja anda yang sama sekali tidak rasuliah tsb !
Kalian setali tiga uang.
Mantap sekali sanggahannya!
Protestan yang profesional, nggih? Hahhaa...
Makanya jangan sembarangan mengambil kesimpulan Husada.
Hahhaa... pakai saja 'akal sehat'mu solideogloria.
Referensi yang anti rasuliah juga banyak sepanjang sejarah gereja,dan itu sudah saya buktikan didalam kutipan website yang Husada tidak bisa bantah itu !
Bawa ke sini, Sol. Kita bicarakan di sini. Website yang solideogloria maksudkan itu tidak Husada ingat, yang mana itu gerangan. Benarkah tidak dapat Husada komentari? Bukan untuk membantah, lho. Ingat, Husada bukan Protestan.
Kalau bersama sama apakah berarti tidak menerima perintah yang sama ?
Coba akal sehatnya dipakai Husada !
Jangan memgkotak kotakkan rasul Husada karena anda bukan Tuhan !
Dari mereka yang bersama-sama itu, hanya seorang yang bernama Petrus lhoo, hanya seorang yang bernama Simon Petrus.
Kelihatannya, 'akal sehat' solideogloria tidak mampu menangkapnya, ya?
Akal sehat Husada menyimpulkan bahwa hanya seorang dari antara murid perdana Yesus Kristus yang bernama Simon Petrus. Tertangkap demikiankah pada 'akal sehat' solideogloria?
Itulah yang saya lihat persamaannya antara kekeliruan dengan segala penyimpangan didalam tradisi gereja sekarang.
Jiyahhahhaa... hebat. Mengaku menganut Kristen, tetapi hanya melihat kekurangan? Benar-benar hebat.
Gereja anda yang tidak mencontoh hidup Petrus dengan benar karena dia punya istri bukan selibat seperti ajaran gereja anda.
Hahhaa... mampukah 'akal sehat' solideogloria menangkap, bahwa si nelayan ikan Simon Petrus itu direkrut oleh Tuhan Yesus Kristus menjadi penjala manusia setelah Simon Petrus jenggotan? Dan ketahuilah, yang perlu diterima dari Petrus bukan kesamaan fisik, tetapi penggembalaannya yang diterimanya dari Yesus Kristus, agar semua domba menjadi satu kawanan satu gembala.
Yang saya protes semua tradisi gereja anda bukan Injil !
Hahhaa, benar-benar Protestan profesional yang menggunakan 'akal sehat'.
Yang saya protes semua tradisi gereja anda bukan Injil dan Husada tidak mampu membela ajaran bereja sendiri.
Yang saya protes semua tradisi gereja anda bukan Injil dan Husada tidak mampu membela ajaran bereja sendiri.
Protestan profesional ingin ada orang yang membela sesuatu yang tidak perlu dibela.
Ternyata Husada sama sekali tidak paham sejarah bahwa semua wahyu Tuhan pertama kali diberikan kepada bangsa Yahudi.
Makanya melek sejarahlah Husada !
Hahhaa... ternyata Yahudi. 'Akal sehat' Yahudi memang memandang Yesus Kristus hanya anak seorang tukang kayu belaka. Sebagian besar Yahudi 'iri' dengan kemesiasan "Seorang Anak Tukang Kayu". Iri pula kepada Petrus, yang meski seorang nelayan tetapi direkrut Yesus Kristus menjadi rasulNya. Yang utama lagi. Diberi kunci surga, diberi kesempatan menguatkan saudara-saudaranya, dijadikan batu dasar Gereja, dll, dll.
-
Damai bagimu, Sol.
Jawaban kosong lagi hanya komentar tetapi bukatinya tidak ada !
Ajaran yang manakah yang Husada anggap ajaran lisan yang belum ada didalam Alkitab sampai sekarang yang Husada anggap masih ada ?
Boleh diberikan saya daftarnya ?
Kalau tidak bisa berikan berarti Husada hanya omomng kosong doang kepercayaannya.
Sudah jadi solideogloria baca Yoh 14:24-26? Bagaimana kata 'akal sehat'mu, Sol? Sudah jadi meminta daftar keinginan solideogloria itu kepada Roh Kudus? Coba saja. Siapa tahu diberikan.
Silahkan jawab saja pertanyaan saya soal heresy yang fokus Husada bukan ngelantur kemana mana tidak nyambung !
Hahhaa, emang dimana pertanyaan solideogloria tentang heresy? Bagaimana kalau saya tawarkan, solideogloria gugel saja dari internet. Bagaimana?
Jawaban kosong lagi hanya komentar tetapi buktinya tidak ada !
Makanya ajaran yang manakah yang Husada anggap ajaran lisan yang belum ada didalam Alkitab sampai sekarang yang Husada anggap masih ada ?
Boleh diberikan saya daftarnya ?
Kalau tidak bisa berikan berarti Husada hanya omomng kosong doang kepercayaannya.
Apakah 'akal sehat' solideogloria sudah tidak mampu menangkap bahwa apabila belum ditulis maka tidak akan bisa dilihat? Kelihatannya 'akal sehat' solideogloria itu benar-benar 'akal sehat' nggih?
Jawaban kosong lagi hanya komentar tetapi bukatinya tidak ada !
Ajaran yang manakah yang Husada anggap ajaran lisan yang belum ada didalam Alkitab sampai sekarang yang Husada anggap masih ada ?
Boleh diberikan saya daftarnya ?
Kalau tidak bisa berikan berarti Husada hanya omomng kosong doang kepercayaannya.
Sudah ada didalam website yg saya berikan kalau memang anda becus menyanggahnya !
Yang saya protes semua tradisi gereja anda bukan Injil Kristus dan Husada tidak mampu membela ajaran bereja sendiri.
Jangan merampok pekerjaan Roh Kudus yang mengajar orang percaya dong !
Ternyata Husada sama sekali tidak paham sejarah bahwa semua wahyu Tuhan pertama kali diberikan kepada bangsa Yahudi.
Makanya melek sejarahlah Husada !
Yang akalnya tidak sehat adalah yang kabur terus tidak mampu membela ajaran gerejanya sendiri yang ditelan bulat bulat secara membabi buta.
Yang suka cari goa dan berdoa di goa itu kan gereja anda !
Makanya jangan terlalu sering berdoa di goa Maria karena itu berhala namanya Husada.
'Akal sehat' solideogloria kelihatannya membawa solideogloria semakin jauh dari kebenaran.
Usul saya, coba cermati perlahan-lahan, renungkan. Tidak ada ruginya merenung. Berbicara dengan nurani sendiri. Coba, Sol.
Tentang Jalur Suksesi Gereja Protestan, ada yang ingin solideogloria ajukan?
-
from: solideogloria on Today at 07:17:57 AM
Nggak sanggup membela ajaran ya sudah !
Membela ajaran? Bagi Husada, kalimat solideogloria itu senilai dengan kalimat penjahat yang bilang, "Jika Engkau adalah raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!" (Luk 23:37).
Numpang ngakak ya, om...
Hua ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha
Koq ya pas banget gitu...
-
Dear all,
Kesimpulan masih tetap sama
bahwa di dalam aliran Protestan tidak ada suksesi apostolik orang per orang tetapi lebih kepada ajarannya yang diklaim seperti ajaran yang diajarkan para rasul.
Thread saya lock.
Untuk diskusi selanjutnya silahkan dilanjutkan di thread suksesi apostolic protestan.
salam :)