Forim Iman Kristen
Diskusi Tanya Jawab => Diskusi Kristen => Topic started by: budi on February 01, 2014, 01:15:06 AM
-
Halo teman-teman,
Akhir-akhir ini, saya banyak terlibat dengan hal-hal yg bersangkutan dengan etika bisnis. Saya nggak tahu banyak soal bisnis dan, terus terang, saya selalu saja merasa "curiga" sama yang namanya bisnis. Ya, saya tahu itu sikap yang tidak baik. Tapi tetep aja....
Bagaimana sih, menurut teman-teman sekalian, etika bisnis yg di dasari dng iman Kristen? Seperti apa tujuannya? Seperti apa bentuknya? Bagaimana prinsip-prinsipnya?
Kalau boleh, cantumkan juga ayat Alkitab yg menjadi inspirasi teman-teman dalam hal ini.
Cheers
-
Halo teman-teman,
Akhir-akhir ini, saya banyak terlibat dengan hal-hal yg bersangkutan dengan etika bisnis. Saya nggak tahu banyak soal bisnis dan, terus terang, saya selalu saja merasa "curiga" sama yang namanya bisnis. Ya, saya tahu itu sikap yang tidak baik. Tapi tetep aja....
Bagaimana sih, menurut teman-teman sekalian, etika bisnis yg di dasari dng iman Kristen? Seperti apa tujuannya? Seperti apa bentuknya? Bagaimana prinsip-prinsipnya?
Kalau boleh, cantumkan juga ayat Alkitab yg menjadi inspirasi teman-teman dalam hal ini.
Cheers
secara sederhana, bisnis yang berhasil itu mempunyai banyak pelanggan, bekerjasama dengan banyak relasi (jaringan) dan dipercaya.
nah, semua hal tersebut akan bisa kita raih manakala kita melihat bisnis sebagai kebaikan. diperlukan sikap baik untuk hal2 diatas.
misalnya, pelanggan yang banyak adalah dia yang paling melayani.
yang mempunyai jaringan banyak adalah ia, yang paling banyak memahami, dan menguntungkan.. yang dipercaya adalah ia yang paling jujur.
maka.. semua hal moral yang baik itu adalah juga perintah Tuhan.
dalam hal melayani:
Matius 20:26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Matius 23:11 Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
Markus 9:35 Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."
Markus 10:43 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Lukas 22:26 Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.
lagian, biasanya kebesaran bisnis dan seseorang tidaklah berorientasi pada uang, namun pada kebesaran dan keberguanaan pribadi, sehingga uang pun menjadi efek sampingnya..
juga, kalau kita bicara kesuksesan yang lebih luas lagi, maka kesuksesan itu adalah damai sejahtera.. damai sejahtera itu semua ada dalam ajaran kristus.
-
Kalo bisnis menurut saya sih .... kalo benar2 dijalankan secara Kristiani, susah dilakukan.
Karena basic Kristiani kan "Kasih".
:D
-
Kalo bisnis menurut saya sih .... kalo benar2 dijalankan secara Kristiani, susah dilakukan.
Karena basic Kristiani kan "Kasih".
:D
'Produk'nya di 'kasih' kan dapat 'untung' nya om
:whistle:
-
Tulus spt merpati dan cerdik spt ular Bro.
Prakteknya variatif skali dan sangat situasional.
Yg penting itu sisi 'tulus' nya.
-
'Produk'nya di 'kasih' kan dapat 'untung' nya om
:whistle:
kalo udah dapet untung, jangan lupa bilang terima 'kasih'
hehe....
-
kalo udah dapet untung, jangan lupa bilang terima 'kasih'
hehe....
Setelah itu ada lagi yang dikembalikan, 'terima kasih kembali'
:doh:
-
Tulus spt merpati dan cerdik spt ular Bro.
Prakteknya variatif skali dan sangat situasional.
Yg penting itu sisi 'tulus' nya.
@ Bro Siip
Kapan "cerdik seperti ular" itu dapat dilakukan ?
:)
-
@ Bro Siip
Kapan "cerdik seperti ular" itu dapat dilakukan ?
:)
Saat ada merpati yang akan dimangsa?
:D :D :doh: :scold:
-
Saat ada merpati yang akan dimangsa?
:D :D :doh: :scold:
Hheheghe,....
Saya masih penasaran, kira2 contoh kehidupan sehari2 menggunakan Iman Kristen dalam bisnis.
Karena bisnis kan sepertinya harus saling memangsa
:)
-
@ Bro Siip
Kapan "cerdik seperti ular" itu dapat dilakukan ?
:)
Stiap saat Brow.
Saya ada contoh tragis.
Dulu pas salah satu karyawan kantor mlakukan penggelapan, maka saya sbg HRD harus collect kerugiannya.
Nah, papanya si karyawan ini adalah preman lampung, Datanglah dia ke kantor nunjukin tato dan bekas bacokan.
Saya udh kerjasama dg konsultan luar. Jd saya yg tekan papanya dg cara ancaman, si konsultannya yg baek-baekin mnawarkan jalan kluar.
Saya trus tekan dia utk mbayar supaya kami ga lapor ke polisi, tp sptnya pcuma.
Akhirnya saya bdoa, saya doakan agar si preman mperoleh jumlah uang yg kami butuhkan.
Eh, ga brapa lama datanglah uangnya.
Itu pngalaman saya.
Prinsip rohani dgunakan dlm perkara sekuler.
(tp saya ngga bilang ngancam itu boleh ya!)
-
Sepertinya itu sudah berbeda dengan yang diajarkan dari Alkitab ya, om?
Karena di Alkitab dikatakan bahwa kita harus memaafkan yang bersalah kepada kita.
Kita tidak boleh menagih orang yang berhutang kepada kita.
Bagaimana ini, om?
:shrug:
-
Sepertinya itu sudah berbeda dengan yang diajarkan dari Alkitab ya, om?
Karena di Alkitab dikatakan bahwa kita harus memaafkan yang bersalah kepada kita.
Kita tidak boleh menagih orang yang berhutang kepada kita.
Bagaimana ini, om?
:shrug:
Yang merah ayatnya mana Om
hehehe
-
Yang merah ayatnya mana Om
hehehe
Ul 15:2 Inilah cara penghapusan itu: setiap orang yang berpiutang harus menghapuskan apa yang dipinjamkannya kepada sesamanya; janganlah ia menagih dari sesamanya atau saudaranya, karena telah dimaklumkan penghapusan hutang demi Tuhan.
-
Ul 15:2 Inilah cara penghapusan itu: setiap orang yang berpiutang harus menghapuskan apa yang dipinjamkannya kepada sesamanya; janganlah ia menagih dari sesamanya atau saudaranya, karena telah dimaklumkan penghapusan hutang demi Tuhan.
No .. no ...
Cara perjanjian lama, seharusnya membaca perjanjian lama dari terang perjanjian baru.
-
No .. no ...
Cara perjanjian lama, seharusnya membaca perjanjian lama dari terang perjanjian baru.
PL masih termasuk dalam Alkitab, kan, om?
Belum dicabut kan?
:whistle: :scold:
-
Sepertinya itu sudah berbeda dengan yang diajarkan dari Alkitab ya, om?
Karena di Alkitab dikatakan bahwa kita harus memaafkan yang bersalah kepada kita.
Kita tidak boleh menagih orang yang berhutang kepada kita.
Bagaimana ini, om?
:shrug:
Pan orang itu bhutang ke 'perusahaan' dan 'perusahaan' itu tidak beragama kristen.
Kl orang itu ngutangnya ke saya, maka ayat itu berlaku.
Bgitu juga kl orang itu ngutangnya ke gereja yg sudah pasti kristen, maka ayat itu 'bisa jadi' berlaku.
Lagian mksd ayat itu adalah:
Jika kita (pribadi) nagih utang orang, maka pbayaran utang itulah upahnya.
Kl kita ngga nagih utang orang, maka upahnya datang dari Bapa.
-
Pan orang itu bhutang ke 'perusahaan' dan 'perusahaan' itu tidak beragama kristen.
Kl orang itu ngutangnya ke saya, maka ayat itu berlaku.
Bgitu juga kl orang itu ngutangnya ke gereja yg sudah pasti kristen, maka ayat itu 'bisa jadi' berlaku.
Lagian mksd ayat itu adalah:
Jika kita (pribadi) nagih utang orang, maka pbayaran utang itulah upahnya.
Kl kita ngga nagih utang orang, maka upahnya datang dari Bapa.
Tuhh Bro Salt. ...dengerin petuah Bro Siip...
-
Pan orang itu bhutang ke 'perusahaan' dan 'perusahaan' itu tidak beragama kristen.
Kl orang itu ngutangnya ke saya, maka ayat itu berlaku.
Bgitu juga kl orang itu ngutangnya ke gereja yg sudah pasti kristen, maka ayat itu 'bisa jadi' berlaku.
Lagian mksd ayat itu adalah:
Jika kita (pribadi) nagih utang orang, maka pbayaran utang itulah upahnya.
Kl kita ngga nagih utang orang, maka upahnya datang dari Bapa.
Jadi, kalau ada yang hutang, lebih baik ditagih atau diikhlaskan, om?
:shrug:
-
Jadi, kalau ada yang hutang, lebih baik ditagih atau diikhlaskan, om?
:shrug:
Menurut Bro Salt sendiri bagaimana ?
Saya sependapat dengan Bro Siip.
Dalam konteks pekerjaan akan saya tagihkan.
Daam konteks pribadi akan saya ikhlaskan.
Tapi kalo Bro Salt mau ngutang ... ke Bro Siip saja hehehee :whistle:
-
Menurut Bro Salt sendiri bagaimana ?
Saya sependapat dengan Bro Siip.
Dalam konteks pekerjaan akan saya tagihkan.
Daam konteks pribadi akan saya ikhlaskan.
Tapi kalo Bro Salt mau ngutang ... ke Bro Siip saja hehehee :whistle:
Hadoooh
:doh:
-
Jadi, kalau ada yang hutang, lebih baik ditagih atau diikhlaskan, om?
:shrug:
hehehe
tgantung bro.
-
hehehe
tgantung bro.
Tergantung SIAPA yang hutang?
Atau, BERAPA nilai hutangnya, om?
:whistle:
-
oh banyak skali ktgantungannya bro.
lagi-lagi kis by kis
-
oh banyak skali ktgantungannya bro.
lagi-lagi kis by kis
Kira kira selain BERAPA dan SIAPA, apalagi yang menjadi bahan pertimbangannya, sehingga tidak ditagih?
:whistle:
-
Kira kira selain BERAPA dan SIAPA, apalagi yang menjadi bahan pertimbangannya, sehingga tidak ditagih?
:whistle:
banyak bro.
misalnya jarak, waktu, kmampuan, sumber daya, mood, kerelaan, bisikan Tuhan, dll
-
banyak bro.
misalnya jarak, waktu, kmampuan, sumber daya, mood, kerelaan, bisikan Tuhan, dll
Jarak, waktu, sumber daya, mood, kerelaan, termasuk pada BERAPA.
Kemampuan, bisikan Tuhan, dll, masuk ke SIAPA.
Jadi? :D :whistle:
-
Jarak, waktu, sumber daya, mood, kerelaan, termasuk pada BERAPA.
Kemampuan, bisikan Tuhan, dll, masuk ke SIAPA.
Jadi? :D :whistle:
Walahhh.... Bank kan banyak
Bro Salt kalo model pelit begini baiknya pinjam di Bank Syariah
-
Walahhh.... Bank kan banyak
Bro Salt kalo model pelit begini baiknya pinjam di Bank Syariah
Lhoh, hubungannya apa?
:shrug: :doh:
-
Lhoh, hubungannya apa?
:shrug: :doh:
Biar kalo ditagih, bisa dijawab pake PL ... dilarang memungut riba
:giggle:
-
Koq jadi PL dan riba urusannya, om?
-
Koq jadi PL dan riba urusannya, om?
Karena ada yang ancang2 mau berhutang dan malas bayar.
BTT
Menurut saya, didalam bisnis susah diterapkan iman Kristiani.
Sebagai contoh yang diajukan Bro Salt, bila seseorang berhutang dan tidak mampu membayar.
Bagaimana penerapan Iman Kristen yang benar ?
-
Karena ada yang ancang2 mau berhutang dan malas bayar.
BTT
Menurut saya, didalam bisnis susah diterapkan iman Kristiani.
Sebagai contoh yang diajukan Bro Salt, bila seseorang berhutang dan tidak mampu membayar.
Bagaimana penerapan Iman Kristen yang benar ?
prinsip rohani pan banyak bro.
contoh kasus yg saya alami misalnya adl berdoa agar dia dberkati shg bs balikin utang (ini juga pernah ada yg alami slain saya lho).
Itu kan prinsip kristiani dgunakan dlm bisnis sekuler
yg penting jangan spt kisah hamba yg bhutang 10 talenta.
-
Jarak, waktu, sumber daya, mood, kerelaan, termasuk pada BERAPA.
Kemampuan, bisikan Tuhan, dll, masuk ke SIAPA.
Jadi? :D :whistle:
ini sih namanya kekeh mmaksakan pndapat nech
-
Menurut saya, didalam bisnis susah diterapkan iman Kristiani.
Sebagai contoh yang diajukan Bro Salt, bila seseorang berhutang dan tidak mampu membayar.
Bagaimana penerapan Iman Kristen yang benar ?
biasanya di perusahaan sudah ada pos biaya piutang tak tertagih, dianggap kerugian perusahaan alias di ikhlaskan saja :giggle:
-
biasanya di perusahaan sudah ada pos biaya piutang tak tertagih, dianggap kerugian perusahaan alias di ikhlaskan saja :giggle:
Pendapat ini perlu dicontoh Bro Siip
:rofl:
-
ya tgantung prusahaannya donk
khan 'biasanya', ada juga prusahaan yg 'luar biasa'
-
Kalau perusahaannya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penagihan utang, bagaimana, apakah terlarang bagi orang Kristen? Bahkan biasanya yang dipergunakan sebagai tenaga lapangan adalah saudara saudara dari daerah mayoritas Kristen pula.
:D :P
-
Kalau perusahaannya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penagihan utang, bagaimana, apakah terlarang bagi orang Kristen? Bahkan biasanya yang dipergunakan sebagai tenaga lapangan adalah saudara saudara dari daerah mayoritas Kristen pula.
:D :P
Enggak juga ah.
Ditempat saya enggak begitu kog
:P
-
Enggak juga ah.
Ditempat saya enggak begitu kog
:P
Yang jadi persoalan bukan 'Enggak juga ah. Ditempat saya enggak begitu kog', tapi boleh gak untuk orang Kristen, om.
-
Yang jadi persoalan bukan 'Enggak juga ah. Ditempat saya enggak begitu kog', tapi boleh gak untuk orang Kristen, om.
IMHO jelas enggak boleh.
Apalagi bila yang ditagih sesama saudara Kristen.
:)
-
Zakheus ga diminta brenti dari profesinya sobb
-
Zakheus ga diminta brenti dari profesinya sobb
Lhoh, Zakheus itu petugas dari dirjen pajak atau bad debt collector, om?
:shrug:
-
Lhoh, Zakheus itu petugas dari dirjen pajak atau bad debt collector, om?
:shrug:
hihihihi.... :giggle:
Bro Siip pasti berpikir keras untuk menjawab balik
:giggle:
-
Zakheus itu kan debt-collector dari dirjen pajak yg mmeras para wajib-pajak.
-
Zakheus itu kan debt-collector dari dirjen pajak yg mmeras para wajib-pajak.
Lain dong, bro, kalau resmi dari dirje pajak, maka berlaku ayat seperti ini :
Mat 22:21 Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus kepada mereka: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah."
:D
-
Debt collector itu bekerja utk institusi resmi lho.
Mreka nagih atas nama institusi resmi.
Tagihannya resmi.
Tanda tangannya resmi.
Surat kuasa penagihannya pun resmi.
zakheus itu penagih utang yg bkerja utk penjajah.
Yohanes Pembaptis pernah bkata:
Luk 3:12-13
Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya: "Guru, apakah yang harus kami perbuat?
Jawabnya: "Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu."
ga disuruh brenti bro.
Yesus pun sudah gembira saat Zakheus bjanji utk mngembalikan berkali lipat sgala krugian dari org yg ia peras dan ngga minta Zakheus bhenti.
jadi bisa kita tutup soal debt collector?
ada amin?
-
Debt collector itu bekerja utk institusi resmi lho.
Mreka nagih atas nama institusi resmi.
Tagihannya resmi.
Tanda tangannya resmi.
Surat kuasa penagihannya pun resmi.
zakheus itu penagih utang yg bkerja utk penjajah.
Yohanes Pembaptis pernah bkata:
Luk 3:12-13
Ada datang juga pemungut-pemungut cukai untuk dibaptis dan mereka bertanya kepadanya: "Guru, apakah yang harus kami perbuat?
Jawabnya: "Jangan menagih lebih banyak dari pada yang telah ditentukan bagimu."
ga disuruh brenti bro.
Yesus pun sudah gembira saat Zakheus bjanji utk mngembalikan berkali lipat sgala krugian dari org yg ia peras dan ngga minta Zakheus bhenti.
jadi bisa kita tutup soal debt collector?
ada amin?
Belum bisa ditutup, om.
Karena debt collector itu menyalahi undang undang.
Tidak sebuahpun institusi yang diberi kewenangan untuk mengambil tindakan penagihan paksa dalam kasus utang piutang selain kepolisian. Yang bisa dilakukan kalau hutang tidak dibayar adalah lapor ke polisi. Urusan proses polisi dan persidangan makan biaya dan waktu diluar bahasan, ya.
:D
-
Om Salt ini bagaimana toh.
Coba liat padanannya ya.
Mnurut Yohanes Pembaptis dan Tuhan Yesus,
Memungut cukai itu tidak salah skalipun dlakukan utk bangsa Roma.
Yg salah adalah mmungut cukai sambil memeras.
Mnurut Undang-Undang,
Debt-collecting itu tidak salah.
Praturan Bank Indonesia bahkan mmasukkan aktivitas/profesi penagihan utang di dalam ketentuannya (saya tau ini krn saya kerja sbg HRD di perbankan. hehehe).
Yg salah adalah menagih utang dg kekerasan fisik.
Kita lagi bahas soal profesi debt-collector kan?
Debt-collector itu profesi legal.
Debt-collecting dg cara yg BAD itu salah si pelakunya.
Lagipan banyak hal tgantung sama si terhutang.
Kl terhutang kooperatif, maka biasanya tidak terjadi bad debt-collecting.
-
Belum bisa ditutup, om.
Karena debt collector itu menyalahi undang undang.
Tidak sebuahpun institusi yang diberi kewenangan untuk mengambil tindakan penagihan paksa dalam kasus utang piutang selain kepolisian. Yang bisa dilakukan kalau hutang tidak dibayar adalah lapor ke polisi. Urusan proses polisi dan persidangan makan biaya dan waktu diluar bahasan, ya.
:D
nga semua debt collector itu ngawur, om
tempo hari perusahaan kami memiliki independent debt collector, cara menagihnya halus, pake pendekatan manusiawi
lumayanlah, angka bad debt menurun sebesar 40%
lapor polisi atas kasus customer luar kota juga pernah ditempuh,
sudah dimintain banyak bukti, sudah pake pengacara segala, malah kasusnya mentah :P
-
Nah kan yang Saya tanya adalah perusahaan agency bad debt collector. Kalau yang memang bagian collector di divisi AR perusahaan sih memang harus ada, kan?
Tetap yang jadi masalah adalah ketika yang ditagih memang tidak punya uang, apakah kemudian dilakukan dengan kekerasan? Sita barang2 nya yang lain? Atau diancam bunuh?
:D
-
Nah kan yang Saya tanya adalah perusahaan agency bad debt collector. Kalau yang memang bagian collector di divisi AR perusahaan sih memang harus ada, kan?
Tetap yang jadi masalah adalah ketika yang ditagih memang tidak punya uang, apakah kemudian dilakukan dengan kekerasan? Sita barang2 nya yang lain? Atau diancam bunuh?
:D
soalnya gini om salt,
agency debt collector itu sah.
kerja sbg debt collector juga ngga dosa krn debt itu ya harus di collect (kcuali kl mau bgantung pd upah dari Bapa).
Kl sso ngga mau di collect debt, ya jangan debt.
namun, debt collector yg bad juga ada, sama spt debtor yg bad juga ada.
Debt-collecting dg cara kekerasan fisik itu tidak dapat dibenarkan dan si debt-collector pun bisa dipidanakan jika ada pelaporan.
Kl ada prusahaan collection dimana semua debt-collector-nya btindak agresif-fisik kpd debtor, maka prusahaan collection itu mlanggar hukum.
btw, kl sita-barang itu sah lho asalkan ada tanda terima dari tersita (kl ga ada tanda-trima, itu artinya prampokan).
tabur-tuai lah bro. Kl org brani ngutang ga bisa bayar, dia harus siap mnanggung konsekuensi pnyitaan (spanjang ada tanda-trima).
-
dilihat dulu penyebabnya om, kalo memang bangkrut ya sudah nga ditagih2 lagi
tapi kalo niatnya nakalan melarikan diri ya, bagian AR [collector] bisa outsourcing bad-debt collector
kalo mau hire perusahaan agency bad debt collector pun ga gampang, krn mereka melihat nominalnya dulu
yang saya bicarakan juga bad debt collector kan, yang kecil2an biasanya perorangan independent dan sedangkan yang sudah besar biasanya berbentuk agency
biasanya mereka punya uang dalam bentuk lain om,
diserahkannya juga atas kerelaan si empunya hutang
kalo diancam bunuh ya enggalah, sudah termasuk pidana, itu kelas bad debt collector yg mantan preman :giggle:
-
soalnya gini om salt,
agency debt collector itu sah.
kerja sbg debt collector juga ngga dosa krn debt itu ya harus di collect (kcuali kl mau bgantung pd upah dari Bapa).
Kl sso ngga mau di collect debt, ya jangan debt.
namun, debt collector yg bad juga ada, sama spt debtor yg bad juga ada.
Debt-collecting dg cara kekerasan fisik itu tidak dapat dibenarkan dan si debt-collector pun bisa dipidanakan jika ada pelaporan.
Kl ada prusahaan collection dimana semua debt-collector-nya btindak agresif-fisik kpd debtor, maka prusahaan collection itu mlanggar hukum.
btw, kl sita-barang itu sah lho asalkan ada tanda terima dari tersita (kl ga ada tanda-trima, itu artinya prampokan).
tabur-tuai lah bro. Kl org brani ngutang ga bisa bayar, dia harus siap mnanggung konsekuensi pnyitaan (spanjang ada tanda-trima).
Saya bisa mengerti dan menerima sejauh kita berpandangan duniawi, om.
Tetapi kalau kita kembali ke judul thread, apakah sesuai dengan iman Kristen?
Koq rasanya ngga ya.
:whistle:
-
dilihat dulu penyebabnya om, kalo memang bangkrut ya sudah nga ditagih2 lagi
tapi kalo niatnya nakalan melarikan diri ya, bagian AR [collector] bisa outsourcing bad-debt collector
kalo mau hire perusahaan agency bad debt collector pun ga gampang, krn mereka melihat nominalnya dulu
yang saya bicarakan juga bad debt collector kan, yang kecil2an biasanya perorangan independent dan sedangkan yang sudah besar biasanya berbentuk agency
biasanya mereka punya uang dalam bentuk lain om,
diserahkannya juga atas kerelaan si empunya hutang
kalo diancam bunuh ya enggalah, sudah termasuk pidana, itu kelas bad debt collector yg mantan preman :giggle:
Nah, ini, kebetulan saya punya teman yang juga bermain sebagai agency bad debt collector.
Mereka sudah siap dengan : backing (tentara/polisi), pengacara, petugas lapangan, dan .... preman.
Jadi semua sudah dipersiapkan, bahkan untuk mencari celah hukum jika 'terpaksa' harus bermain 'keras'.
Tentunya ini sudah berada di luar dari iman Kristen, kan?
:D
-
yang mana nih?
yg kerja sbg debt-collector atau apa nih?
-
yang mana nih?
yg kerja sbg debt-collector atau apa nih?
Sebagai debt collector saya anggap bukan pekerjaan bagi orang yang ber iman Kristen, om
:)
-
Nah, ini, kebetulan saya punya teman yang juga bermain sebagai agency bad debt collector.
Mereka sudah siap dengan : backing (tentara/polisi), pengacara, petugas lapangan, dan .... preman.
Jadi semua sudah dipersiapkan, bahkan untuk mencari celah hukum jika 'terpaksa' harus bermain 'keras'.
Tentunya ini sudah berada di luar dari iman Kristen, kan?
:D
kalo collect dengan cara bad, tentunya nga sesuai iman Kristen yah
om Salt, sebagai teman si agency berpegang pada Mat 18:15 nga :giggle:
.... :m09: ......
-
kalo collect dengan cara bad, tentunya nga sesuai iman Kristen yah
om Salt, sebagai teman si agency berpegang pada Mat 18:15 nga :giggle:
.... :m09: ......
Biasanya, pimpinan agency tidak mau tahu atau pura pura tidak tahu apa yang terjadi di lapangan. Jadi semacam menipu diri sendiri lah.
:doh:
-
Sebagai debt collector saya anggap bukan pekerjaan bagi orang yang ber iman Kristen, om
:)
Saya beda pendapat.
Tp ya stiap org bisa bpendapat ssuai imannya masing-masing.
Kl ada debt-collector datang ke saya dan nanya, maka saya akan jawab by-nature pkerjaan itu tidaklah dosa spanjang mlakukan debt-collection dg cara-cara proper. Tp lebih baik lagi kl bisa pilih pkerjaan lain yg tidak banyak bhadapan dg hati nurani sendiri.
-
Saya beda pendapat.
Tp ya stiap org bisa bpendapat ssuai imannya masing-masing.
Kl ada debt-collector datang ke saya dan nanya, maka saya akan jawab by-nature pkerjaan itu tidaklah dosa spanjang mlakukan debt-collection dg cara-cara proper. Tp lebih baik lagi kl bisa pilih pkerjaan lain yg tidak banyak bhadapan dg hati nurani sendiri.
Maksudnya, bukan pekerjaan bagi yang 'belum dewasa iman' ya, om?
:D
-
Maksudnya, bukan pekerjaan bagi yang 'belum dewasa iman' ya, om?
:D
emmm...definisi dewasa iman apa ya?
Ada kerjaan-kerjaan yg legal tp harusnya ngga diambil org Kristen.
jikapun krn kepepet maka mau-ga-mau, maka kerjakan saja namun sambil cari tempat kerja laen.
-
emmm...definisi dewasa iman apa ya?
Ada kerjaan-kerjaan yg legal tp harusnya ngga diambil org Kristen.
jikapun krn kepepet maka mau-ga-mau, maka kerjakan saja namun sambil cari tempat kerja laen.
Nah itu, karena banyak juga pekerjaan yang walaupun tidak terlarang, tetapi bisa menjadi batu sandungan bagi orang lain.
:afro:
-
Enggak ada bisnis yang bener2 lurus.
Karena yang bersifat dunia pasti ada hal2 yang bertentangan dengan iman Kristiani.
Kesimpulannya : Iman Kristen enggak bisa total diterapkan di bisnis
:D
-
Enggak ada bisnis yang bener2 lurus.
Karena yang bersifat dunia pasti ada hal2 yang bertentangan dengan iman Kristiani.
Kesimpulannya : Iman Kristen enggak bisa total diterapkan di bisnis
:D
Maksud anda, om?
Kalau bisnis kurangi iman, kalau beriman kurangi bisnis, begitukah ?
:whistle:
-
Enggak ada bisnis yang bener2 lurus.
Karena yang bersifat dunia pasti ada hal2 yang bertentangan dengan iman Kristiani.
Kesimpulannya : Iman Kristen enggak bisa total diterapkan di bisnis
:D
ckckckckckck
kl gitu harusnya Tuhan tidak mngutus domba ke tengah serigala ya...
-
ckckckckckck
kl gitu harusnya Tuhan tidak mngutus domba ke tengah serigala ya...
Justru bisnis itu yang merupakan 'gerombolan serigala' om, gitu kali ya?
:whistle:
-
yoi
makanya tulus spt merpati dan cerdik spt uler.
-
Tetapi, bisnis seperti ular pasti dijauhi client, om
:D
-
ckckckckckck
kl gitu harusnya Tuhan tidak mngutus domba ke tengah serigala ya...
Justru itu ...
domba ditengah srigala, harus menjadikan srigala berubah menjadi domba.
Bukan berarti, domba ikut perilaku srigala
:)
-
Justru itu ...
domba ditengah srigala, harus menjadikan srigala berubah menjadi domba.
Bukan berarti, domba ikut perilaku srigala
:)
Haaah, mengapa ada serigala pula?
Maksudnya serigala berbulu domba?
:doh:
-
Tetapi, bisnis seperti ular pasti dijauhi client, om
:D
kenapa gitu? :D
orang cerdik itu belum tentu merugikan orang to?
-
kenapa gitu? :D
orang cerdik itu belum tentu merugikan orang to?
Ehhhm, saya bukan mengatakan 'orang cerdik' lho mod, tetapi 'bisnis seperti ular'.
:D
-
Ehhhm, saya bukan mengatakan 'orang cerdik' lho mod, tetapi 'bisnis seperti ular'.
:D
oya, maksudnya cerdik itu kan tidak selalu = licik kan bro?
kecuali kalau seperti "ular berkepala dua" :grining:
-
oya, maksudnya cerdik itu kan tidak selalu = licik kan bro?
kecuali kalau seperti "ular berkepala dua" :grining:
He he he, karena kalau pengusaha/bisnis disebut seperti ular, biasanya diartikan licik, curang, dan berbagai pengertian negative lainnya.
:D
-
He he he, karena kalau pengusaha/bisnis disebut seperti ular, biasanya diartikan licik, curang, dan berbagai pengertian negative lainnya.
:D
iya, tapi cerdik yang dimaksud Alkitab saya yakin bukan berarti licik.. sebab, mana mungkin Tuhan mengajarkan kelicikan? tentu itu bertentangan dengan hukum kasih.. kelicikan artinya merugikan orang lain.
nah, cerdik itu tidak identik dengan licik.
cerdik itu bisa dikaitkan dengan efisiensi, kreatifitas dan efektifitas, dll..
contoh kecerdikan: menggunakan kertas bekas untuk membuat kerajinan. sopir taksi yang di carter keluar kota, dan pulang membawa penumpang lagi dengan tarif murah. atau seperti capres-capres yang terdzolimi dan justru memanfaatkan pemberitaan tersebut sebagai sarana memperoleh simpati dan meningkatkan elektabilitas. dan masih banyak lagi kecerdikan2 didunia ini, yang bukan kelicikan.. :D
-
iya, tapi cerdik yang dimaksud Alkitab saya yakin bukan berarti licik.. sebab, mana mungkin Tuhan mengajarkan kelicikan? tentu itu bertentangan dengan hukum kasih.. kelicikan artinya merugikan orang lain.
nah, cerdik itu tidak identik dengan licik.
cerdik itu bisa dikaitkan dengan efisiensi, kreatifitas dan efektifitas, dll..
contoh kecerdikan: menggunakan kertas bekas untuk membuat kerajinan. sopir taksi yang di carter keluar kota, dan pulang membawa penumpang lagi dengan tarif murah. atau seperti capres-capres yang terdzolimi dan justru memanfaatkan pemberitaan tersebut sebagai sarana memperoleh simpati dan meningkatkan elektabilitas. dan masih banyak lagi kecerdikan2 didunia ini, yang bukan kelicikan.. :D
Memang antara cerdik dan licik, batasnya sangat sumir, mudah terlewati jika tidak hati hati, om mod.
:D
-
Memang antara cerdik dan licik, batasnya sangat sumir, mudah terlewati jika tidak hati hati, om mod.
:D
hehehe... iya, tapi hati orang baik, tidak licik.. cuma cerdik... :D
-
hehehe... iya, tapi hati orang baik, tidak licik.. cuma cerdik... :D
He he he he, sebagai pengusaha cerdik, bagaimana jika andaikan anda seorang supplier sebuah perusahaan yang sudah sangat percaya kepada anda, sehingga berapapun harga yang anda berikan akan diterima dan disetujui, apapun kualitas produk anda akan dipercaya, bagaimana anda deliver produk anda menentukan, apakah anda jujur, cerdik atau licik.
:D
-
He he he he, sebagai pengusaha cerdik, bagaimana jika andaikan anda seorang supplier sebuah perusahaan yang sudah sangat percaya kepada anda, sehingga berapapun harga yang anda berikan akan diterima dan disetujui, apapun kualitas produk anda akan dipercaya, bagaimana anda deliver produk anda menentukan, apakah anda jujur, cerdik atau licik.
:D
Saya ikutan nanya....
Ajukan perijinan berbelit2.
Trs ada yang nawari jalan pintas.....
Gimana menurut Iman Kristen ....
:D
-
He he he he, sebagai pengusaha cerdik, bagaimana jika andaikan anda seorang supplier sebuah perusahaan yang sudah sangat percaya kepada anda, sehingga berapapun harga yang anda berikan akan diterima dan disetujui, apapun kualitas produk anda akan dipercaya, bagaimana anda deliver produk anda menentukan, apakah anda jujur, cerdik atau licik.
:D
sebagai orang cerdik, saya jelassss sekali akan menjaga kepercayaan sebaik2baiknya pada perusahaan tersebut.. karena kepercayaan itu adalah sebuah keuntungan! point utama dalam keberhasilan bisnis.
bayangkan perusahaan yang puas itu akan merkomendasikan kepada perusahaan2 lain... justru kebaikan dalam berbisnis itu adalah kecerdikan, mereka berfikir panjang, orientasi aset, bukan uang, orientasi jangka panjang, berkelanjutan, dan faktor kali yang masif..
kalau ada orang berfikir pendek, ambil keuntungan sesaat, setelah itu mereka harus mempunyai resiko ketahuan tidak jujur, licik.. maka hanguslah kepercayaan pelanggan itu, dan perusahaan itu mempunyai potensi lebih masif lagi untuk mempublikasikan kebrurukan anda.. maka matilah bisnis anda.
berfikir panjang dan berfikir pendek, visioner dan yang satu tidak visioner.. jelas lebih cerdik yang berfikir panjang dan visioner..
nah, jadi menurut saya kecerdikan itu tidak berlawanan dengan ketulusan.. jadi benar bahwa merpati itu sinergis dengan ular.. :D
-
Saya ikutan nanya....
Ajukan perijinan berbelit2.
Trs ada yang nawari jalan pintas.....
Gimana menurut Iman Kristen ....
:D
Membuat aturan berbelit belit, jelas tidak sesuai dengan sistem manajemen yang benar, perlu diperbaiki. Jalan pintas adalah koruptif, perlu dilaporkan KPK.
Sepertinya gak ada hubungannya dengan Kristen ataupun non-Kristen deh, om.
:whistle:
-
Saya ikutan nanya....
Ajukan perijinan berbelit2.
Trs ada yang nawari jalan pintas.....
Gimana menurut Iman Kristen ....
:D
wah.. ini kalau saya harus bener2 "dirasakan" dulu kejadiannya... :D
tapi kalau saya dipersulit, saya laporkan pada ombudsman.. ini wadah bagi kita yang dipersulit oleh lembaga pemerintahan.. supaya segera di urus.. saya publikasikan ke koran, saya kirim surat ke bupati, dan berbagai cara, menyesuaikan kondisi lapangan. atau saya rekam diam2 dan saya ancam akan melaporkan ke KPK oknum tersebut :D
nah cerdik kan? tidak harus nyogok, urusan selesai, namanya harum... :D
-
wah.. ini kalau saya harus bener2 "dirasakan" dulu kejadiannya... :D
tapi kalau saya dipersulit, saya laporkan pada ombudsman.. ini wadah bagi kita yang dipersulit oleh lembaga pemerintahan.. supaya segera di urus.. saya publikasikan ke koran, saya kirim surat ke bupati, dan berbagai cara, menyesuaikan kondisi lapangan. atau saya rekam diam2 dan saya ancam akan melaporkan ke KPK oknum tersebut :D
Kalau di Jakarta tinggal lapor Jokowi/Ahok.
Kalau di luar Jakarta juga bisa lapor Jokwi, tapi .... setelah pilpres ya.
:whistle:
-
Kalau di Jakarta tinggal lapor Jokowi/Ahok.
Kalau di luar Jakarta juga bisa lapor Jokwi, tapi .... setelah pilpres ya.
:whistle:
wah ini bro salt jelas pendukung jokowi nih... :giggle:
-
wah ini bro salt jelas pendukung jokowi nih... :giggle:
Itu kan hanya pilihan logis saja, mod.
Jika dibandingkan dengan tawaran lain yang tersedia, karena yang lain cuma sekedar sampah.
:D
-
Itu kan hanya pilihan logis saja, mod.
Jika dibandingkan dengan tawaran lain yang tersedia, karena yang lain cuma sekedar sampah.
:D
iya bro.. tampaknya jokowi ini type cerdik, bukan licik.. :D
-
wah.. ini kalau saya harus bener2 "dirasakan" dulu kejadiannya... :D
tapi kalau saya dipersulit, saya laporkan pada ombudsman.. ini wadah bagi kita yang dipersulit oleh lembaga pemerintahan.. supaya segera di urus.. saya publikasikan ke koran, saya kirim surat ke bupati, dan berbagai cara, menyesuaikan kondisi lapangan. atau saya rekam diam2 dan saya ancam akan melaporkan ke KPK oknum tersebut :D
nah cerdik kan? tidak harus nyogok, urusan selesai, namanya harum... :D
Membuat aturan berbelit belit, jelas tidak sesuai dengan sistem manajemen yang benar, perlu diperbaiki. Jalan pintas adalah koruptif, perlu dilaporkan KPK.
Sepertinya gak ada hubungannya dengan Kristen ataupun non-Kristen deh, om.
:whistle:
Wadohhhh ...
Malah ke KPK dan Ombudsman :doh:
Case lagi...pendirian rumah ibadah.
Jalur resmi ... susah sekali
Pake jalan pintas....dapat langsung berdiri
hayoooo... pilih mana :giggle:
-
Case lagi...pendirian rumah ibadah.
Jalur resmi ... susah sekali
Pake jalan pintas....dapat langsung berdiri
hayoooo... pilih mana
Pakai jalan pintas berakibat serbuan FPI dan FUI, selanjutnya jadi kasus, mau?
Tetap pakai cara resmi, tetapi pergunakan strategi pendekatan yang lebih berupa hubungan antar manusia. Gereja berdiri dengan aman dan damai.
:P
-
:P
Lho ... justru yang (xxxxxxxx) itu di dekati dengan jalan pintas
:dance:
-
Lho ... justru yang (xxxxxxxx) itu di dekati dengan jalan pintas
:dance:
Gak bisa, om, memangnya anda mau 'melakukan jalan pintas' kepada berapa organisasi? Berapa orang? Siapa saja? Karena seperti juga perilaku preman, kalau yang satu dapat 'sesuatu' yang sudah dapat menyingkir dan digantikan oleh yang belum dapat. Mau 'melakukan jalan pintas' tanpa henti?
:whistle:
-
Lho ... justru yang (xxxxxxxx) itu di dekati dengan jalan pintas
:dance:
umumnya yang pake jalan pintas/ instan itu hasilnya tidak baik, berkualitas rendah, dan akan bermasalah belakangan.. resiko... jalan pintas adalah solusi pemikir pendek, dan bukan pemikiran cerdik.. :D
-
umumnya yang pake jalan pintas/ instan itu hasilnya tidak baik, berkualitas rendah, dan akan bermasalah belakangan.. resiko... jalan pintas adalah solusi pemikir pendek, dan bukan pemikiran cerdik.. :D
Gak bisa, om, memangnya anda mau 'melakukan jalan pintas' kepada berapa organisasi? Berapa orang? Siapa saja? Karena seperti juga perilaku preman, kalau yang satu dapat 'sesuatu' yang sudah dapat menyingkir dan digantikan oleh yang belum dapat. Mau 'melakukan jalan pintas' tanpa henti?
:whistle:
Hmmm gimana ya ?
Ya udah .... sekali lagi ikut pendapat mayoritas saja
:giggle: :lol:
-
Hmmm gimana ya ?
Ya udah .... sekali lagi ikut pendapat mayoritas saja
:giggle: :lol:
Lebih baik begitu, kalau mau aman, daripada benjal benjol.
He he he he he
:P
-
Itu pbangunan rumah ibadah,
Kl cara 'biasa' itu kan minta ijin bangunan. Tp kan susah skali.
Kl cara 'cerdik tp tulus' adl dg sewa ruangan di bangunan umum.
Memang lebih mahal scr jangka panjang tp yg penting bisa ada tempat bribadah dg aman.
Namun kl sewa ruangan gedung umum sih memang ada konsekuensinya, yaitu ruangan sejuk-dingin, bangku bagus, lampu menawan, dll (yg bisa dtafsirkan ekstrim oleh yg konservatif).
-
Itu pbangunan rumah ibadah,
Kl cara 'biasa' itu kan minta ijin bangunan. Tp kan susah skali.
Kl cara 'cerdik tp tulus' adl dg sewa ruangan di bangunan umum.
Memang lebih mahal scr jangka panjang tp yg penting bisa ada tempat bribadah dg aman.
Namun kl sewa ruangan gedung umum sih memang ada konsekuensinya, yaitu ruangan sejuk-dingin, bangku bagus, lampu menawan, dll (yg bisa dtafsirkan ekstrim oleh yg konservatif).
Yaaaah, memang itu resikonya, bro eeeh oom.
Timbul kesan gerejanya dekat dengan materi, he he he he.
:D