Forim Iman Kristen
Diskusi Tanya Jawab => Diskusi Kristen => Topic started by: Siganteng on June 19, 2012, 09:39:28 AM
-
terkadang gw nga bisa menjawab kalau ada pertanyaan serupa spt judul diatas, apa memang ada dasar biblisnya?
mendoakan orang mati katanya kebiasaan pagan..
bagaimana menanggapinya?
-
terkadang gw nga bisa menjawab kalau ada pertanyaan serupa spt judul diatas, apa memang ada dasar biblisnya?
mendoakan orang mati katanya kebiasaan pagan..
bagaimana menanggapinya?
Terdapat perbedaan sangat besar antara berdoa kepada orang yang sudah mati dan mendoakan (kepada Tuhan) keselamatan orang yang sudah meninggal.
Sebenarnya, prinsip dasar ajaran Gereja Katolik untuk mendoakan jiwa-jiwa orang yang sudah meninggal adalah adanya Persekutuan Orang Kudus yang tidak terputuskan oleh maut. Rasul Paulus menegaskan “38 Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, 39 atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Rm 8:38-39).
Kuasa kasih Kristus yang mengikat kita semua di dalam satu Tubuh-Nya itulah yang menjadikan adanya tiga status Gereja, yaitu 1) yang masih mengembara di dunia, 2) yang sudah jaya di surga dan 3) yang masih dimurnikan di Api Penyucian. Dengan prinsip bahwa kita sebagai sesama anggota Tubuh Kristus selayaknya saling tolong menolong dalam menanggung beban (Gal 6:2) di mana yang kuat menolong yang lemah (Rm 15:1), maka jika kita mengetahui (kemungkinan) adanya anggota keluarga kita yang masih dimurnikan di Api Penyucian, maka kita yang masih hidup dapat mendoakan mereka. Ini sesuai dengan pengajaran di kitab 2 Mak 12:42-46.
Memang, umat Protestan tidak mengakui kitab Makabe ini dalam Kitab Suci mereka. Juga, bagi mereka, keselamatan hanya diperoleh melalui iman saja (sola fide), yang terlepas dari perbuatan. Sedangkan bagi kita umat Katolik, kita diselamatkan melalui iman yang bekerja oleh perbuatan kasih (Gal 5:6). Maka dapat dimengerti bahwa umat Protestan menolak ‘perbuatan’ mendoakan jiwa-jiwa orang yang sudah meninggal. Sedangkan Gereja Katolik mengajarkan bahwa perbuatan-perbuatan kasih yang didasari iman itu sangat berguna bagi keselamatan kita. Sehingga, jika “kasih” di sini diartikan menghendaki hal yang baik terjadi pada orang lain, dan jika kita ketahui bahwa maut tidak memisahkan kita sebagai anggota Tubuh Kristus (lih. Rom 8:38-39), maka kesimpulannya, pasti berguna jika kita mendoakan demi keselamatan jiwa-jiwa orang yang sudah meninggal. Sebab perbuatan kasih yang menghendaki keselamatan bagi sesama, adalah ungkapan yang nyata dalam hal “bertolong-tolonglah dalam menanggung bebanmu” (Gal 6:2). Perbuatan ini berguna baik bagi jiwa yang sedang kita doakan maupun keselamatan kita sendiri, sebab itulah maka ada yang disebut sebagai Indulgensi. Silakan membaca selanjutnya dalam artikel tentang Indulgensi inii, silakan klik.
Jangan lupa bahwa yang kita bicarakan di sini adalah bahwa doa- doa yang dipanjatkan untuk mendoakan jiwa-jiwa yang orang yang sedang dimurnikan dalam Api Penyucian, sehingga mereka sudah pasti masuk surga, hanya sedang menunggu saat pemurniannya. Dan dalam masa pemurnian ini mereka terbantu dengan doa-doa kita, seperti halnya juga pada saat kita kesusahan sewaktu hidup di dunia ini, dan kita terbantu dengan doa-doa umat beriman lainnya yang mendoakan kita. Sedangkan, untuk orang-orang yang meninggal dalam keadaan tidak bertobat, sehingga masuk ke neraka, maka memang kita tidak dapat mendoakan apapun untuk menyelamatkan mereka. Atau untuk orang -orang yang langsung masuk ke surga (walaupun mungkin tak banyak jumlahnya), maka doa-doa kita sesungguhnya tidak lagi diperlukan, sebab mereka sudah sampai di surga. Namun masalahnya, kita tidak pernah tahu, kondisi rohani orang-orang yang kita doakan. Pada mereka memang selalu ada tiga kemungkinan tersebut, sehingga, yang kita doakan dengan kerendahan dan ketulusan hati adalah belas kasihan Tuhan kepada jiwa-jiwa tersebut, mohon pengampunan dosa mereka dan istirahat kekal, jika itu sesuai dengan kehendak Tuhan.
Berikut ini saya sampaikan pengajaran ini yang termasuk De fide (Dogma):
“The Communion of the Faithful on earth and the Saints in Heaven with Poor Souls in Purgatory:
The living Faithful can come to the assistance of the Souls in Purgatory by their intercessions (suffrages).”[1]
Terjemahannya:
Persekutuan umat beriman di dunia dan Para Kudus di Surga dengan Jiwa-jiwa yang menderita di Api Penyucian:
Para beriman yang [masih] hidup dapat membantu jiwa-jiwa di Api Penyucian dengan doa-doa syafaat (doa silih).
Silih di sini diartikan tidak saja doa syafaat, tetapi juga Indulgensi, derma dan perbuatan baik lainnya, dan di atas semua itu adalah kurban Misa Kudus. Ini sesuai dengan yang diajarkan di Konsili Lyons yang kedua (1274) dan Florence (1439).
Jadi meskipun umat Protestan tidak mengakui ajaran pada kitab Makabe, namun sesungguhnya mereka secara obyektif tidak dapat mengelak bahwa tradisi mendoakan jiwa orang yang telah meninggal sudah ada di jaman Yahudi sebelum Kristus. Tradisi ini kemudian diteruskan oleh para rasul, seperti yang dilakukan oleh Rasul Paulus ketika mendoakan Onesiforus yang sudah meninggal, “Kiranya Tuhan menunjukkan rahmat-Nya kepadanya [Onesiorus] pada hari-Nya.” (2 Tim 1:18). Tradisi mendoakan jiwa orang yang sudah meninggalpun dicatat dalam tulisan para Bapa Gereja, seperti:
1) Tertullian, yang mengajarkan untuk menyelenggarakan Misa kudus untuk mendoakan mereka pada perayaan hari meninggalnya mereka setiap tahunnya.[2].
2) St. Cyril dari Yerusalem dalam pengajarannya tentang Ekaristi memasukkan doa-doa untuk jiwa orang-orang yang sudah meninggal[3].
3) Sedangkan St. Yohanes Krisostomus dan St Agustinus mengajarkan bahwa para beriman dapat mendoakan jiwa orang-orang yang meninggal dengan mengadakan derma.[4].
Maka memang, mendoakan jiwa orang-orang yang sudah meninggal bagi orang Katolik merupakan salah satu perbuatan kasih yang bisa kita lakukan, terutama kepada orang-orang yang kita kasihi yang telah mendahului kita. Ini adalah salah satu dogma yang semestinya kita jalankan, sebagai orang Katolik. Tentu saja, kita tidak bisa memaksakan hal ini kepada mereka yang tidak percaya. Namun bagi kita yang percaya, betapa indahnya pengajaran ini! Kita semua disatukan oleh kasih Kristus: kita yang masih hidup dapat mendoakan jiwa-jiwa yang di Api Penyucian, dan jika kelak mereka sampai di surga, merekalah yang mendoakan kita agar juga sampai ke surga. Doa mereka tentu saja tidak melangkahi Perantaraan Kristus, sebab yang mengizinkan mereka mendoakan kita juga adalah Kristus, sebab di atas semuanya, Kristuslah yang memang menginginkan agar kita selamat dan masuk ke surga. Jadi doa para kudus saling mendukung dalam karya keselamatan Allah bagi manusia. Kita tergabung dalam satu persekutuan orang-orang kudus, karena kita semua adalah anggota Tubuh Kristus yang diikat oleh kasih persaudaraan yang tak terputuskan oleh maut, sebab Kristus Sang Kepala, telah mengalahkan maut itu bagi keselamatan kita.
Disarikan dari http://katolisitas.org
-
terkadang gw nga bisa menjawab kalau ada pertanyaan serupa spt judul diatas, apa memang ada dasar biblisnya?
mendoakan orang mati katanya kebiasaan pagan..
bagaimana menanggapinya?
Pertanyaan pertama, which pagan?
Orang pagan non Kristen yang menyembah pohon? yang menyembah batu? yang menyembah binatang? yang menyembah leluhur?
Orang Pagan menyembah leluhur, orang Katolik meminta tolong para kudus untuk mendoakan kita akan hal tertentu.
Ingat doa itu bukan sembah, even itu adalah kepada Tuhan sekalipun.
Contoh:
Tuhan, aku berdoa kepadamu semoga engkau memberi kesembuhan...
Kata doa dalam bahasa Indonesia memang tidak ada konteks untuk meminta tolong, tetapi pada bahasa lain ada.
Contoh:
*ITB = Indonesia Terjemahan Baru, Bhs Indonesia
*KJV 1611 = King James Version 1611, Olde English
*LSB = La Santa Biblia, Español
1Sam 20:28 [ITB] Jawab Yonatan kepada Saul: "Daud telah meminta dengan sangat kepadaku untuk pergi ke Betlehem,
1Sam 20:29 [ITB] katanya: Biarkanlah aku pergi, sebab ada upacara pengorbanan bagi kaum kami di kota, dan saudara-saudaraku sendirilah yang memanggil aku. Oleh sebab itu, jika engkau mengasihi aku, berilah izin kepadaku untuk menengok saudara-saudaraku. Itulah sebabnya ia tidak datang ke perjamuan raja."
1Sam 20:28 [KJV 1611] And Ionathan answered Saul, Dauid earnestly asked leaue of me, to goe to Bethlehem.
1Sam 20:29 [KJV 1611] And he said, Let me goe, I pray thee, for our familie hath a sacrifice in the citie, and my brother, hee hath commanded mee to be there: and now if I haue found fauour in thine eyes, let me get away, I pray thee, and see my brethren: Therefore he commeth not vnto the kings table.
it's like, "please let me go, i beg you" or "please let me get away, i need to see my brethred, i beg you"
Kej 34:8 [ITB] Berbicaralah Hemor kepada mereka itu: "Hati Sikhem anakku mengingini anakmu; kiranya kamu memberikan dia kepadanya menjadi isterinya
Kej 34:11 [ITB] Lalu Sikhem berkata kepada ayah anak itu dan kepada kakak-kakaknya: "Biarlah kiranya aku mendapat kasihmu, aku akan memberikan kepadamu apa yang kamu minta;
Gen 34:8 [LSB] Hamor habló con ellos y les dijo: «Siquem, mi hijo, está enamorado de la hermana de ustedes. Les ruego que se la den por esposa.
Gen 34:11 [LSB] Siquem dijo al padre y a los hermanos de Dina: «Les ruego que me perdonen. Yo les daré todo lo que ustedes me pidan.
es como él quiere decir: Jacob, por favor, le permite a mi hijo (sikhem) se case con tu hija, te ruego.
kayak dia mau ngomong: Yakub, mohon beri ijin untuk anak saya (sikhem) untuk menikahi anakmu, saya mohon.
it's like he wants to say: Jacob, please, permit my son (sikhem) to marry your daughter, i beg you.
Ini juga sama jika kita meminta sesuatu dengan Tuhan.
i pray to thee o Lord
aku berdoa kepadamu Tuhan
Dios te adoro a Tí
Beda dengan:
why should we worship Jesus?
kenapa kita harus menyembah Yesus?
proqué debemos adorar a Jesús?
Intinya adalah, kita meminta perantaraan Orang Kudus bukan Menyembah orang Kudus. So memang hal ini berbeda.
Santo Thomas Aquinas menjelaskan ini dengan sangat amat baik:
http://www.newadvent.org/summa/4025.htm
Ada orang yang berkeberatan bahwa "kemanusiaan" Yesus tidak pantas menerima persembahan yang sama dengan Allah Bapa.
Santo Thomas Aquinas menjawabnya kurang lebih, Yesus dapat disikapi dari dua sisi yang berbeda, dari sisi keTuhanannya kita memberikan "Latria" atau penyembahan, dari sisi kemanusiaan kita memberikan "Dulia" atau penghormatan atas kemanusiaannya yang sempurna.
Begitu juga kepada Allah Bapa, kepada kuasa atas penciptaannya kita memberikan "Latria" sedang kepada kuasanya akan segala sesuati kita memberikannya "Dulia".
Latria adalah adorasi tertinggi yaitu persembahan sedang Dulia hanyalah penghormatan.
We Worship God, we can also Honor God. <- kurang lebih begini.
Lalu bagaimana dengan Bunda Maria dan Para Kudus?
Thomas Aquinas menjawabnya dengan, karena "Latria" hanya diperuntukkan kepada Tuhan saja, logikanya Bunda Maria hanya pantas mendapatkan "Dulia", tetapi atas kuasa Tuhan itu sendiri yang memilih Maria sebagai orang pilihan yang mana untuk melahirkan Tuhan itu sendiri, Bunda Maria layak mendapatkan penghormatan yang LEBIH tinggi dari para kudus lain tetapi DIBAWAH dari Tuhan itu sendiri, Thomas menyebutnya "Hiperdulia".
So kita simpulkan:
Latria = Sembah, ditujukan kepada Tuhan seorang.
Hiperdulia = Penghormatan, ditujukan kepada Bunda Maria.
Dulia = Penghormatan, ditujukan kepada Para Kudus.
So closing statement, Gereja Katolik mengajarkan kita demikian jadi kalau ada yang menganggap berbeda ya sudah anggap saja mereka tidak paham seperti apa seharusnya.
Lalu kalau ada yang bertanya,
Tapi bagaimana, orang Katolik meminta tolong orang MATI persis seperti cenayang! (or so called Necromancer).
Cara kerja ahli nujum adalah mengundang Arwah, sedang kita tidak punya kuasa atas itu, kita hanya meminta tolong dengan rendah hati bukan mengundang Arwah, itu hanya kuasa Tuhan sendiri betul?
Lalu bagaimana apa kita boleh meminta tolong orang yang sudah Mati?
Kita lihat dulu Mati ini secara apa, Mati secara Fisik bukan berarti Mati secara Roh. Jiwa dari Orang Kudus tentu saja sudah diatas sana tidak terikat ruang dan waktu itu sebabnya mereka masih hidup, didalam Tuhan.
*Jiwa manusia itu kekal, itu sebabnya ada kebangkitan setelah kematian.
Seperti janji Tuhan,
Yoh 3:36 Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya."
-
Ada yang kelewat :violent1:
Kenapa saya diatas pakai beberapa bahasa? pasti ada aja yang sirik dalam hati bilang, "sombong". :laughing11:
Konteksnya adalah memberi gambaran kalau kata "doakan" itu juga bisa berarti sebuah bujukan, saya menggunakan kata yang umumnya kalau diterjemahkan adalah "doa".
Contoh kutipan Salam Maria,
...Doakanlah kami orang berdosa ini...
...Pray for us sinners...
...Ruega por nosotros pecadores...
penekanan kedua, worship =/= pray
-
Damai bagimu Sigan.
Menarik. Berhubung kemampuan saya merenungkan Bible tidak dapat dibanggakan, maka saya ingin menjawab pertanyaanmu dengan pemahaman saja.terkadang gw nga bisa menjawab kalau ada pertanyaan serupa spt judul diatas,
Saya mau mengatakan bahwa tidak semua pertanyaan harus dapat kita jawab meskipun pertanyaan itu terkait dengan apa yang kita imani. Jangan terlalu rissau apabila tidak dapat menjawab hal keimanan secara rasional. Yang namanya keimanan, itu sudah lebih tinggi daripada rasional, maka iman tidak harus menjawab secara rasio. apa memang ada dasar biblisnya?
Nah, seperti saya katakan sebelum ini, kemampuan saya merenungkan Bible sangat sangat terbatas. Tentang pertanyaan judul trit, saya ingin katakan begini,
Jika kita membaca Injil, di Mat 15:7 dapat kita baca Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Selain itu, Mat 8:13 berkata Lalu Yesus berkata kepada perwira itu: "Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya." Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya. Dari kedua ayat itu, rasanya jelas bahwa kuasa Tuhan itu tidak dapat dibatasi oleh kehendak manusia. DikatakanNya, mintalah apa saja, sungguh tidak terbatas bukan? Hanya saja, sering kali manusia meminta, tetapi tidak percaya, maka, yahhh bahkan jadinya malah mencobai Tuhan.
Dikaitkan dengan judul trit, menurut pemahaman saya, tidak ada salahnya mendoakan orang yang sudah meninggal. Karena pemahaman saya seperti itu, maka sangat sering saya mendoakan orang yang sudah meninggal. Ketepatan ayah, ibu, mertua laki, dan mertua perempuan saya sudah meninggal. Saya sering mendoakan mereka.mendoakan orang mati katanya kebiasaan pagan..
Hihhihhiiii jika seorang Non Yahudi melakukan kebiasaan Yahudi (misalnya menguduskan Sabat), bukan berarti Non Yahudi itu menjadi Yahudi. Analoginya, bila seorang Non Pagan melakukan kebiasaan orang Pagan, bukan menjadikan Non Pagan itu menjadi Pagan. Paulus dalam surat pertamanya kepada jemaat di Tesalonika, pada 1Tes 5:21 berkata, Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik. Jika kebiasaan Pagan itu (kalau benar itu kebiasaan Pagan), setelah kita uji ternyata mengandung kebaikan, atau setidaknya tidak mengandung keburukan, kenapa kita tidak memposisikan diri sebagai jemaat Tesalonika yang dianjurkan Paulus agar menguji segala sesuatu dan memegang yang baik?
bagaimana menanggapinya?
Tanggapi seperlunya. Tidak perlu risau kalau tidak bisa menanggapi.
Damai, damai, damai.
-
Latria adalah adorasi tertinggi yaitu persembahan sedang Dulia hanyalah penghormatan.
We Worship God, we can also Honor God. <- kurang lebih begini.
Lalu bagaimana dengan Bunda Maria dan Para Kudus?
Thomas Aquinas menjawabnya dengan, karena "Latria" hanya diperuntukkan kepada Tuhan saja, logikanya Bunda Maria hanya pantas mendapatkan "Dulia", tetapi atas kuasa Tuhan itu sendiri yang memilih Maria sebagai orang pilihan yang mana untuk melahirkan Tuhan itu sendiri, Bunda Maria layak mendapatkan penghormatan yang LEBIH tinggi dari para kudus lain tetapi DIBAWAH dari Tuhan itu sendiri, Thomas menyebutnya "Hiperdulia".
So kita simpulkan:
Latria = Sembah, ditujukan kepada Tuhan seorang.
Hiperdulia = Penghormatan, ditujukan kepada Bunda Maria.
Dulia = Penghormatan, ditujukan kepada Para Kudus.
sorry sis, yang rumusin ini siapa yah ?
-
terkadang gw nga bisa menjawab kalau ada pertanyaan serupa spt judul diatas, apa memang ada dasar biblisnya?
mendoakan orang mati katanya kebiasaan pagan..
bagaimana menanggapinya?
Pakai ini saja BroGanteng
Lukas 11: 9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Lha itu perkataan Tuhan Yesus sendiri, bahwa kita boleh meminta.
Enggak ada itu perkataan "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu kecuali mendoakan orang mati" :hello2:
-
Lha itu perkataan Tuhan Yesus sendiri, bahwa kita boleh meminta.
Enggak ada itu perkataan "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu kecuali mendoakan orang mati" :hello2:
kalo berdoa minta supaya menang judi boleh gak, bro ? :icon_tongue:
kan gak ditulis "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu kecuali minta supaya menang judi" :angel12:
:laughing7: :laughing7: :laughing7:
-
Damai bagimu Mbal.
kalo berdoa minta supaya menang judi boleh gak, bro ? :icon_tongue:
kan gak ditulis "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu kecuali minta supaya menang judi" :angel12:
:laughing7: :laughing7: :laughing7:
Saya kira, namanya meminta kepada PIHAK PEMILIK SEGALANYA, sah-sah saja. Dikabulkan atau tidak, itu terserah pada pihak yang dimintai. Jika menurut PIHAK PEMILIK SEGALANYA, itu hal baik bagi si peminta, dan sesuai dengan nilai kebaikan yang ditetapkan bagi si peminta oleh PIHAK PEMILIK SEGALANYA, saya percaya, itu dikabulkan.
Yang sering terjadi, si peminta merasa itu hal yang baik baginya, sementara menurut PIHAK PEMILIK SEGALANYA, itu tidak baik bagi si peminta, atau belum tiba saatnya bagi si peminta, maka tidak dikabulkan. Ketika tidak dikabulkan itu, si peminta merasa PIHAK PEMILIK SEGALANYA ingkar janjilah, diskriminatiflah, mengabaikan permintaannyalah, dll, dll, yang sering menjadi sumber kecelakaan bagi si peminta, sebab dimungkinkan imannya hilang. Jika imannya teguh, dia akan menerima dengan ikhlas. Dia sudah meminta, tetapi tidak dikabulkan, berarti permintaan itu tidak sesuai untuk si peminta.
Begitu saya kira.
Damai, damai, damai.
-
kalo berdoa minta supaya menang judi boleh gak, bro ? :icon_tongue:
kan gak ditulis "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu kecuali minta supaya menang judi" :angel12:
:laughing7: :laughing7: :laughing7:
hehehehehe.................jangan begitu aaahhhhh :laughing7:
ini BroSambel Ngetest ya :laughing7: :laughing7: :laughing7:
Saya teruskan ayatnya ya...
Luk 11: 9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 11 Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? 12 Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? 13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
Kalo saya sebagai Bapaknya BroSambal, trus BroSambal minta saya untuk membelikan buku pelajaran....saya pasti belikan lah.
Lha kalo saya sebagai Bapaknya BroSambal, trus BroSambal minta saya untuk mengajari judi....sudah pasti BroSambal saya hajar pakai rotan. :laughing7: :laughing7: :laughing7:
-
Yang dibaca kan buku Alkitab... maka seyogyanya perikop pengertian kata "mintalah" tentu gak bisa di amburadul-in ke pengertian seperti : minta menang lotere, minta supaya si anu mampus krn jahat, minta rumah yang kesekian utk wil, minta menang judi, dlsb.
IMO, "mintalah" ---> segala apa yang berbau rohani atopun dalam perikop pengertian diluar dari contoh merah... :)
salam.
-
Yang dibaca kan buku Alkitab... maka seyogyanya perikop pengertian kata "mintalah" tentu gak bisa di amburadul-in ke pengertian seperti : minta menang lotere, minta supaya si anu mampus krn jahat, minta rumah yang kesekian utk wil, minta menang judi, dlsb.
IMO, "mintalah" ---> segala apa yang berbau rohani atopun dalam perikop pengertian diluar dari contoh merah... :)
salam.
Yessssss .... sangat setujuu.....
:icon_thumleft: :hello2:
Saya khawatir kalau BroSambal meneruskan pertanyaannya.
Kalo berdoa minta menang judi yang nantinya disumbangkan ke fakir miskin bagaimana ya ?? :laughing7: :laughing7: :laughing7:
-
terkadang gw nga bisa menjawab kalau ada pertanyaan serupa spt judul diatas, apa memang ada dasar biblisnya?
mendoakan orang mati katanya kebiasaan pagan..
bagaimana menanggapinya?
Menurut saya... berdoa atopun mendoakan orang mati itu sebenernya tanpa disadari tujuannya atopun faedahnya bersifat internal.... bagi si pendoa itu sendiri... BUKAN literally untuk yang si mati.
Dengan berdoa seperti itu, si pendoa secara rohani merasa at ease, nyaman, tenang... karena apa yang ada di benaknya dia selalu "gantungkan" kepada yang diatas secara rohani.
salam.
-
Kalo gak salah,
di Kristen ... tidak ada (atokah tidak boleh ?) misa untuk orang mati, ya ?
Kalo YA... (tidak ada / tidak boleh) : (pertanyaan utk temen Kristen)_
jadi yang saya sering liat ada misa di rumah duka itu.. pasti orang2 Katolik, ya ?
Sedangkan pertanyaan untuk temen Katolik :
Kalo ibu sudah Katolik, anak 15 tahun belon/bukan sbg Katolik tapi keburu mati ---> kira kira seperti apakah ya doanya si ibu ?
salam.
-
Kalo gak salah,
di Kristen ... tidak ada (atokah tidak boleh ?) misa untuk orang mati, ya ?
Kalo YA... (tidak ada / tidak boleh) : (pertanyaan utk temen Kristen)_
jadi yang saya sering liat ada misa di rumah duka itu.. pasti orang2 Katolik, ya ?
salam.
Kalau di Protestan, kebaktian penghiburan. Menghibur keluarga yang ditinggalkan.
Kalau di Katolik, misa Requiem. Mendoakan yang meninggal sekaligus menghibur yang ditinggalkan.
Bila yang meninggal ada di Purgatory, mereka membutuhkan doa2 kita.
Sedangkan pertanyaan untuk temen Katolik :
Kalo ibu sudah Katolik, anak 15 tahun belon/bukan sbg Katolik tapi keburu mati ---> kira kira seperti apakah ya doanya si ibu ?
salam.
Kalau yang diatas, jawaban saya ya tetap seperti ke BroSiganteng
Lukas 11: 9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Barangkali teman2 ada pendapat yang lain ??
-
Damai bagimu Mbal.Saya kira, namanya meminta kepada PIHAK PEMILIK SEGALANYA, sah-sah saja. Dikabulkan atau tidak, itu terserah pada pihak yang dimintai. Jika menurut PIHAK PEMILIK SEGALANYA, itu hal baik bagi si peminta, dan sesuai dengan nilai kebaikan yang ditetapkan bagi si peminta oleh PIHAK PEMILIK SEGALANYA, saya percaya, itu dikabulkan.
Begitu saya kira.
Damai, damai, damai.
bukan gitu kalau menurut saya.
permintaan yang aneh2 jelas tidak akan dikabulkan.
ada ayatnya, nih :
Yak 4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
syalom
-
hehehehehe.................jangan begitu aaahhhhh :laughing7:
ini BroSambel Ngetest ya :laughing7: :laughing7: :laughing7:
Saya teruskan ayatnya ya...
Luk 11: 9 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. 10 Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. 11 Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? 12 Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? 13 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
kalau dari ayat yang anda post (yang saya bold) mungkin anda bisa sedikit mengambil kesimpulan apa saja yang seharusnya kita minta.
jadi bukan boleh meminta apa saja kan ? ;)
lagipula mending berdoa buat orang2 yang masih hidup aja, biar pada tobat.
kalau yang mati kan udah gak bisa tobat lagi. :laughing7:
-
Kalau di Protestan, kebaktian penghiburan. Menghibur keluarga yang ditinggalkan.
Kalau di Katolik, misa Requiem. Mendoakan yang meninggal sekaligus menghibur yang ditinggalkan.
BILA yang meninggal ada di Purgatory, mereka membutuhkan doa2 kita.
Nah... disini yang saya agak bingung...
Pada saat si ibu berdoa utk anaknya yang mati itu.... seperti apakah "benak" si ibu ?
apakah anaknya sedang ada di Purgatory ?
phooey menggunakan kata BILA.
Dengan penggunaan kata "BILA", maka bukankah jadi terbuka kemungkinan adanya sso mati yg tidak masuk Purgatory ?
Maap berandai-andai...
Taro kata... si ibu menyadari anaknya yg mati tsb sungguh anak nakal, penjudi, ngelawan ortu, dlsb .... apakah disinilah maka kata "BILA" tsb berperan ? ---> dgn kata lain : anak type seperti ini tidak akan masuk Purgatory ?
Tetapi yang saya "tangkep" sepertinya : semua orang mati, masuk Purgatory (jadi tidak ada kesempatan utk kata "BILA") ---> oleh karena itu si ibu berdoa. Please CMIIW.
Makasih atas masukan phooey.
salam.
-
Menurut saya... berdoa atopun mendoakan orang mati itu sebenernya tanpa disadari tujuannya atopun faedahnya bersifat internal.... bagi si pendoa itu sendiri... BUKAN literally untuk yang si mati.
Dengan berdoa seperti itu, si pendoa secara rohani merasa at ease, nyaman, tenang... karena apa yang ada di benaknya dia selalu "gantungkan" kepada yang diatas secara rohani.
salam.
Sekali lagi saya harus mengatakan, bahwa anda memahami dengan baik doktrin Kristen, bro.
Betul apa yang anda katakan.
Bayangkan seorang anak yang begitu dikasihi oleh orang tuanya, disekolahkan dengan segala jerih payah, kemudian ketika si anak pada saat mulai berhasil dalam pekerjaannya, saat akan mulai mampu untuk menyenangkan orang tuanya. Si orang tua justru meninggal.
Apa yang ada di dalam perasaan si anak? Terlebih lagi jika ada 'larangan' untuk mendoakan keselamatan jiwa orang tuanya. Bisa dibayangkan beban perasaan selama hidup si anak?
Masih bagus kalau ternyata benar, bagaimana kalau ternyata 'larangan mendoakan orang mati' ternyata alah tafsir?
Dengan mendoakan keselamatan jiwa orang tuanya, ada sedikit penghiburan yang diperoleh oleh si anak, terlebih lagi keadaran bahwa doanya menyenangkan Jesus yang bisa dipastikan juga sangat menghormati orang tuanya semasa di bumi.
Percayalah, bahwa mendoakan siapapun tidak pernah salah, mengenai apakah doa kita dikabulkkan atau tidak, itu sepenuhnya hak Tuhan. Tetapi dengan berdoa, kita memuliakan Tuhan. Jadi, doakan keselamatan orang tua anda, sanak keluarga anda, kerabat anda, sesama manusia, baik yang masih mengembara di dunia maupun yang telah dipanggil Tuhan.
Syalom
-
@Bruce
emang TY pernah mengajarkan doa buat orang yang sudah awarahum ?
-
@Bruce
emang TY pernah mengajarkan doa buat orang yang sudah awarahum ?
Ada, saat Jesus berdoa di depan kuburan Lazarus yang telah meninggal, Ia berdoa kepada Bapa.
:angel4:
-
Ada, saat Jesus berdoa di depan kuburan Lazarus yang telah meninggal, Ia berdoa kepada Bapa.
:angel4:
hahahaha
lazarus ada di purgatory saat itu ? :laughing7:
-
@Bruce
emang TY pernah mengajarkan doa buat orang yang sudah awarahum ?
Alkitab tidak pernah mencatatnya kayanya gan..
-
Ada, saat Jesus berdoa di depan kuburan Lazarus yang telah meninggal, Ia berdoa kepada Bapa.
:angel4:
Hehehehe
Singa kog dilawan......................... :)))
-
hahahaha
lazarus ada di purgatory saat itu ? :laughing7:
Lhoh, yang anda tanya apakah ada ' TY pernah mengajarkan doa buat orang yang sudah awarahum ' dan sudah saya berikan contoh nyatanya kan?
Jesus berdoa kepada Bapa, agar si Lazarus bangkit, maka bangkitlah Lazarus.
Dari kisah itu terbukti, bahwa doa kepada Tuhan untuk si mati ternyata bisa dikabulkan.
Dalam hal ini, entah si Lazarus ada di sorga, di pangkuan Abraham, di Purgatory, atau bahkan di pohon beringin, kita tidak tahu, tetapi nyatanya doa Jesus dikabulkan Bapa.
Syalom
-
Lhoh, yang anda tanya apakah ada ' TY pernah mengajarkan doa buat orang yang sudah awarahum ' dan sudah saya berikan contoh nyatanya kan?
Jesus berdoa kepada Bapa, agar si Lazarus bangkit, maka bangkitlah Lazarus.
Dari kisah itu terbukti, bahwa doa kepada Tuhan untuk si mati ternyata bisa dikabulkan.
Dalam hal ini, entah si Lazarus ada di sorga, di pangkuan Abraham, di Purgatory, atau bahkan di pohon beringin, kita tidak tahu, tetapi nyatanya doa Jesus dikabulkan Bapa.
Syalom
yah, saya kan komentarin itu berdasarkan post anda (diatas saya) tentang anak yang berdoa pada ibunya yang mungkin ada di purgatory. :grin2:
-
Hehehehe
Singa kog dilawan......................... :)))
tenang aja, singa yang ini gak suka makan pete. :icon_tongue: :icon_biggrin:
-
yah, saya kan komentarin itu berdasarkan post anda (diatas saya) tentang anak yang berdoa pada ibunya yang mungkin ada di purgatory. :grin2:
Sepertinya post saya tidak berbicara tentang purgatory sedikitpun lho. Coba check ulang.
:wink:
tenang aja, singa yang ini gak suka makan pete.
Sambalnya dimakan petenya di lepeh.
=))
-
Sepertinya post saya tidak berbicara tentang purgatory sedikitpun lho. Coba check ulang.
:wink:
ok, lah...
saya membahas dari sudut pandang anda yang sebagai katolik percaya dan yakin akan purgatory.a
Sambalnya dimakan petenya di lepeh.
=))
mubazir tuh :laughing7:
dasar gak tahu barang enak... :)))
-
Damai bagimu Mbal.
Anda mem-post ini.bukan gitu kalau menurut saya.
permintaan yang aneh2 jelas tidak akan dikabulkan. (penebalan oleh Husada)
ada ayatnya, nih :
Yak 4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
syalom
sebagai reply atas posting saya ini:
Damai bagimu Mbal.Saya kira, namanya meminta kepada PIHAK PEMILIK SEGALANYA, sah-sah saja. Dikabulkan atau tidak, itu terserah pada pihak yang dimintai. Jika menurut PIHAK PEMILIK SEGALANYA, itu hal baik bagi si peminta, dan sesuai dengan nilai kebaikan yang ditetapkan bagi si peminta oleh PIHAK PEMILIK SEGALANYA, saya percaya, itu dikabulkan.
Yang sering terjadi, si peminta merasa itu hal yang baik baginya, sementara menurut PIHAK PEMILIK SEGALANYA, itu tidak baik bagi si peminta, atau belum tiba saatnya bagi si peminta, maka tidak dikabulkan. Ketika tidak dikabulkan itu, si peminta merasa PIHAK PEMILIK SEGALANYA ingkar janjilah, diskriminatiflah, mengabaikan permintaannyalah, dll, dll, yang sering menjadi sumber kecelakaan bagi si peminta, sebab dimungkinkan imannya hilang. Jika imannya teguh, dia akan menerima dengan ikhlas. Dia sudah meminta, tetapi tidak dikabulkan, berarti permintaan itu tidak sesuai untuk si peminta.
Begitu saya kira.
Damai, damai, damai.
Apakah permintaan yang aneh2 yang sambal pete maksudkan, tidak dapat dikategorikan kedalam itu tidak baik bagi si peminta, atau belum tiba saatnya bagi si peminta, seperti yang saya maksudkan?
Tentang aneh, saya pikir, bagi Tuhan tidak ada yang aneh. Yang ada bagi Tuhan menurut pemahaman saya hanya sesuai atau tidak sesuai dengan keinginan(rencana)Nya. Bila ada permintaan umatNya, jika permintaan itu sesuai dengan keinginan(rencana) Tuhan, dikabulkan. Jika tidak sesuai dengan keinginan(rencana) Tuhan, tidak dikabulkan.
Begitu menurut saya.
Damai bagi FIKers.
-
sorry sis, yang rumusin ini siapa yah ?
Kenapa mau tanya, apakah ada di Alkitab? itu tidak ada.
Tetapi konteks Orang Kudus tidak disembah ada dalam Alkitab maupun Tradisi Para Rasul dari awal hingga sekarang, mereka hanya dihormati.
Bunda Maria mendapatkan pangkat yang lebih Tinggi karena Yesus sendiri menghendaki demikian, Dia memilih Maria dari sekian Wanita, seperti Tuhan memerintahkan Musa membangun sendiri Tabut Perjanjian.
Anyway Purgatory...
Mat 12:32 Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak.
Jika seseorang menentang Roh Kudus ia tidak akan diampuni di dunia yang akan datang.
Surga tidak membutuhkan pengampunan karena siapa yang ada disana sudah mendapatkan keselamatan.
Neraka tidak ada pengampunan karena yang ada disana tidak dapat diselamatkan.
Lalu dunia yang akan datang ini apa?
-
kadang ane bingung sista, apa iya yang didoakan orang katolik itu pasti di api penyucian??
kalau sudah dineraka kan kaga mungkin ntu org masuk surga..
dan kalau sudah disurga kan mubajir ntu doa utk orang2 yang udahan di sorga..
:laughing7:
-
kadang ane bingung sista, apa iya yang didoakan orang katolik itu pasti di api penyucian??
kalau sudah dineraka kan kaga mungkin ntu org masuk surga..
dan kalau sudah disurga kan mubajir ntu doa utk orang2 yang udahan di sorga..
:laughing7:
Anda percaya ngga bro, kalau orang sudah mengenal Jesus dan dibaptis, dia sudah selamat?
Kalau anda percaya koq masih berpikir akan ke neraka?
Kalau kami percaya bahwa orang yang percaya dan sudah di baptis, serta tetap memelihara iman, ia sudah terbebas dari neraka, tinggal melihat seberapa jauh masih harus disucikan sebelum masuk ke sorga.
:angry3:
-
kadang ane bingung sista, apa iya yang didoakan orang katolik itu pasti di api penyucian??
kalau sudah dineraka kan kaga mungkin ntu org masuk surga..
dan kalau sudah disurga kan mubajir ntu doa utk orang2 yang udahan di sorga..
:laughing7:
shallom bro.
sekedar urun bicara aja ya. ..
menurut saya, tidak ada doa yg mubazir selama kita berdoa hanya pada Tuhan.
sekalipun
" kalau sudah dineraka kan kaga mungkin ntu org masuk surga.."
>> karena tidak ada yang mustahil bagiNya
dan kalau sudah disurga kan mubajir ntu doa utk orang2 yang udahan di sorga.. "
>>karena hanya Dia yg dapat menilai dan mendengar dan mengabulkan doa2 kita dalam wujud yg kita ga akan pernah tau.
he he he. ... maaf ye kalo agak mbulet dikit.
thanks
Gbu
-
kadang ane bingung sista, apa iya yang didoakan orang katolik itu pasti di api penyucian??
kalau sudah dineraka kan kaga mungkin ntu org masuk surga..
dan kalau sudah disurga kan mubajir ntu doa utk orang2 yang udahan di sorga..
:laughing7:
berbuat baik contohnya mendoakan tidak ada yang mubazir bro...
kalau ada tolong berikan saya ayatnya :)
-
ini sih beda prinsip antara katolik dan kristen kl diterusin sih ga bakal ada titik terangnya yg ada cm liat bro gelas bening "dikeroyok" ama katolikers. haha
lagian nanggung napa gak skalian doain utk bangkitkan org mati skaligus..
-
ini sih beda prinsip antara katolik dan kristen kl diterusin sih ga bakal ada titik terangnya yg ada cm liat bro gelas bening "dikeroyok" ama katolikers. haha
lagian nanggung napa gak skalian doain utk bangkitkan org mati skaligus..
Masa sih dikeroyok? Perasaan jawabnya juga satu satu.
Lha, koq ngga anda belain? He he he he
:wink:
-
Masa sih dikeroyok? Perasaan jawabnya juga satu satu.
Lha, koq ngga anda belain? He he he he
:wink:
hmm dibelain gak ya?hmm..hmmm..
gaklah krn gw td uda bilang kl dasarnya uda beda dan sama2 mempertahankan, mau dibahas apapun gak ada titip temunya..
mendingan kembangin bakat, cari jiwa, dll hahahaha
-
hmm dibelain gak ya?hmm..hmmm..
gaklah krn gw td uda bilang kl dasarnya uda beda dan sama2 mempertahankan, mau dibahas apapun gak ada titip temunya..
mendingan kembangin bakat, cari jiwa, dll hahahaha
Sebenarnya, tujuan akhir dari setiap diskusi bukanlah ketemu di satu titik, bro.
Tetapi adalah justru berhenti di suatu titik yang masing masing mengerti titik dimana teman diskusinya berdiri.
Kalau itu bisa terlaksana, maka tidak ada itu yang namanya saling hujat menghujat. Karena masing masing pihak tahu, serta mengerti, apa sebab dan dasar pijakan dari lawan diskusinya.
Sehingga untuk selanjutnya, diharapkan komen aneh, ataupun celetukan ngasal, yang tidak membawa manfaat kecuali keributan, bisa dihilangkan. Maka masing masing pihak bisa berjalan sesuai jalannya masing masing dengan lebih tenteram dan damai, sambil memuji Tuhan.
Begitu kan?
Syalom
-
hmm dibelain gak ya?hmm..hmmm..
gaklah krn gw td uda bilang kl dasarnya uda beda dan sama2 mempertahankan, mau dibahas apapun gak ada titip temunya..
mendingan kembangin bakat, cari jiwa, dll hahahaha
hehe...nggak ada ngotot2 an kok ...kita hanya menjawab sesuai pertanyaan dan judul thread aja...btw, saya sangat menghargai pendapat kamu bro, kurang lebihnya juga saya setuju kalau sudah tidak ketemu yah kita temukan persatuannya dimana..tetapi hal2 begini paling tidak memberi gambaran kita masing2 mengenai dasar iman saudara2 kita yang lain. :)
Gbu :)
-
Mungkin thread ini wajib tampil kali ya.....?
Perasaan di tiap forum pasti aja ada thread beginian....... :)
-
hehe...nggak ada ngotot2 an kok ...kita hanya menjawab sesuai pertanyaan dan judul thread aja...btw, saya sangat menghargai pendapat kamu bro, kurang lebihnya juga saya setuju kalau sudah tidak ketemu yah kita temukan persatuannya dimana..tetapi hal2 begini paling tidak memberi gambaran kita masing2 mengenai dasar iman saudara2 kita yang lain. :)
Gbu :)
Salam hangat buat om Glomod Leo...... hahahaha
-
kalo menurut gw sih..., wajar aja kalau baru meninggal qta doain..., :angel11:
tapi kalo setelah itu masih sering mendoakan, ya aneh aja sih...?
kalau seseorang itu udah meninggal, ya dia mau nda mau harus menghadapi 'persidangannya' sendiri dengan sang pencipta....ngga perlu qta repot2 mendoakan agar dia terbebas dari hukuman dosa or something like that..., karena, setiap perbuatan qta didunia, pasti akan qta pertanggung jawabkan di atas nanti....,
ya, mending doakan orang yang masih hidup aja. supaya mereka ngga berbuat jahat, trus ngga masuk neraka kelak :...ahahahaha.... :grin2:
menurutku sih gitu,hahaha... :icon_tongue:
sekian dan terima kasih... :grin2:
-
kalo menurut gw sih..., wajar aja kalau baru meninggal qta doain..., :angel11:
tapi kalo setelah itu masih sering mendoakan, ya aneh aja sih...?
kalau seseorang itu udah meninggal, ya dia mau nda mau harus menghadapi 'persidangannya' sendiri dengan sang pencipta....ngga perlu qta repot2 mendoakan agar dia terbebas dari hukuman dosa or something like that..., karena, setiap perbuatan qta didunia, pasti akan qta pertanggung jawabkan di atas nanti....,
ya, mending doakan orang yang masih hidup aja. supaya mereka ngga berbuat jahat, trus ngga masuk neraka kelak :...ahahahaha.... :grin2:
menurutku sih gitu,hahaha... :icon_tongue:
sekian dan terima kasih... :grin2:
Mengapa kalau baru meninggal wajar didoain, sementara kalau sudah lama tidak perlu lagi, sis?
-
Mengapa kalau baru meninggal wajar didoain, sementara kalau sudah lama tidak perlu lagi, sis?
kl engga neraka sepi bro..hahaha.. kidding2
-
Salam hangat buat om Glomod Leo...... hahahaha
salam jumpa lagi bro Djo :)
wkk...baru pemula bro...masih harus banyak belajar dari senior2 yang lain :)
-
kl engga neraka sepi bro..hahaha.. kidding2
wkkk....
imho yang didoakan adalah orang2 yang berada di purgatorium bukan di neraka agara masuk sorga tetapi orang2 yang di purgatorium yang pada dasarnya masuk sorga namun masih menjalankan pemurniannya masih berada di purgatorium.
doa2, tindakan silih dll...mempercepat masa pemurnian mereka :)
tapi yah ini terkembali ke iman masing2 kok :)
salam damai :)
-
boleh tau kategori org yg masuk purgatorium ama surga dan neraka apa aja ya?
-
boleh tau kategori org yg masuk purgatorium ama surga dan neraka apa aja ya?
Hmmmmmm
Kalau itung2an matematika.
Yang percaya Purgatorium :
Probabilty
Surga 33.3 % }
Purgatory 33.3 % } Pada akhirnya Purgatorium ke Surga 66.6 %
Neraka 33.3 %
Yang tidak percaya Purgatorium
Surga 50 %
Neraka 50%
Jadi kesimpulannya yang percaya Purgatorium memiliki kesempatan ke surga 16.6% lebih besar daripada yang tidak percaya.
(http://www.laymark.com/l/m/m015.gif) (http://www.laymark.com) Kidding Bro.....
-
atas ^_^ betul juga sih..
-
atas ^_^ betul juga sih..
jadi namanya save by grace ga ada dunk ya?
-
Mengapa kalau baru meninggal wajar didoain, sementara kalau sudah lama tidak perlu lagi, sis?
Maksudku, didoain biararwahnya tenang, ngga nakutin orang...wkwkwkwk... =))( makin ngawur gw ?? :violent1: )
ngga dink, maksudnya kalau baru meninggalkan sering di bikin ibadah gitu, ya mungkin didoain biar 'travel' nya ke atas fine2 aja....hahaha....
tapi kalau gw sih, mungkin lebih fokus doain keluarga yang ditinggalkan, pasti berat kehilangan seseorang yg mereka syang? :sad7:
yaa....menurutu gitu sih, soal masuk akalnya jawabanku or ngga? terserah aja deh...hahahaha... :grin2:
-
boleh tau kategori org yg masuk purgatorium ama surga dan neraka apa aja ya?
Pada saat seseorang mati / meninggal maka ada 3 keadaan yang kami percaya:
1. masuk sorga : orang2 kudus dalam iman dan perbuatan dikatakan dalam Kitab Suci orang ini membangun bangunannya dengan dasar benar dan bangunannya dari emas
2. masuk purgatorium : orang2 Percaya yang masih punya dosa ringan atau masih mempunyai hukuman akibat dosa..bisa dibaca lebih lanjut di sini
http://forumimankristen.com/index.php/topic,100.0.html (http://forumimankristen.com/index.php/topic,100.0.html)
3. masuk neraka : orang2 yang menolak Yesus atau yang murtad, tidak bertobat sampai akhir hidupnya.
doa2 berguna untuk yang no 2, agar mempercepat hukuman akibat dosanya...
bukan untuk memindahkan yang no 3 ke no 1.
salam damai :)
-
Pada saat seseorang mati / meninggal maka ada 3 keadaan yang kami percaya:
1. masuk sorga : orang2 kudus dalam iman dan perbuatan dikatakan dalam Kitab Suci orang ini membangun bangunannya dengan dasar benar dan bangunannya dari emas
2. masuk purgatorium : orang2 Percaya yang masih punya dosa ringan atau masih mempunyai hukuman akibat dosa..bisa dibaca lebih lanjut di sini
http://forumimankristen.com/index.php/topic,100.0.html (http://forumimankristen.com/index.php/topic,100.0.html)
3. masuk neraka : orang2 yang menolak Yesus atau yang murtad, tidak bertobat sampai akhir hidupnya.
doa2 berguna untuk yang no 2, agar mempercepat hukuman akibat dosanya...
bukan untuk memindahkan yang no 3 ke no 1.
salam damai :)
oow ok, thanks buat infonya jadi katolik gak percaya save by grace yah
-
oow ok, thanks buat infonya jadi katolik gak percaya save by grace yah
percaya bro...sama kok percaya save by grace juga .
kalau bro steavan terluka tangannya karena pisau maka bro steavan mengambil obat anti septik dan kuman2nya mati tetapi tetap untuk sementara waktu ada rasa perih dan lain2...
sama juga di PL Musa diampuni Tuhan tetapi ada hukuman sementara yaitu tidak masuk tanah perjanjian...
atau Daud diampuni perzinahannya tetapi anak yang dikandung dari hasil perzinahannya mati.
Permasalahannya kalau orang2 tersebut mati sebelum sempat menjalankan pemurniannya di dunia apakah berhenti begitu saja...diperlakukan sama dengan orang2 yang tidak berdosa dan murni ...
nah ini masalahnya...bahwa orang2 purgatorium atau orang2 yang masuk sorga diselamatkan karena Kristus jelas iya bro...
semoga ngerti yah bedanya...
kalau rekan2 protestan ...seberapa besarnya dosa dan lain2...tidak perlu dimurnikan lagi langsung diselimuti kain putih kepada iman Kristus ...jadi bersih semuanya...
tidak perlu purgatorium benar yah :)
tapi kalau kami memandang iya dosa2nya diampuni tetapi tetap ada hukuman akibat dosa yang harus ditanggung masing2 pribadi sama seperti Musa atau Daud yang menanggungnya baik di dunia ini atau kalau tidak sempat atau masih belum cukup dilanjutkan di dunia after life (purgatorium) :)
salam damai :)
-
Lukas
23:40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."
kl kejadiannya kyk yg disini gmn toh?
Yesus ga blg "krn u bnyk dosanya, u mesti masuk ke purgatori dl yah sblm masuk ke surga yah"
tp kl dr tulisan u mnrt gw Tuhan rada "kejam" sih hehe
-
kl kejadiannya kyk yg disini gmn toh?
Yesus ga blg "krn u bnyk dosanya, u mesti masuk ke purgatori dl yah sblm masuk ke surga yah"
tp kl dr tulisan u mnrt gw Tuhan rada "kejam" sih hehe
bro penjahat itu disalib beneran seperti raja Kita Yesus apa masih kurang juga tuh pemurniannya :afro2:
ayat hukuman Tuhan walau dosanya sudah diampuni bisa diliat sekali lagi pada saat kejadian Musa dilarang masuk tanah perjanjian...
atau Daud yang anaknya mati...
apa menurut bro steaven Tuhan itu kejam karena melarang nabi besarnya masuk tanah perjanjian atau Daud yang harus kehilangan anaknya?
penjahat di salib menanggung salib beneran...dipatahkan kaki...dan mati dipermalukan sebagai penjahat ..sesuatu yang sangat amat hina pada zaman itu .
-
bro penjahat itu disalib beneran seperti raja Kita Yesus apa masih kurang juga tuh pemurniannya :afro2:
ayat hukuman Tuhan walau dosanya sudah diampuni bisa diliat sekali lagi pada saat kejadian Musa dilarang masuk tanah perjanjian...
atau Daud yang anaknya mati...
apa menurut bro steaven Tuhan itu kejam karena melarang nabi besarnya masuk tanah perjanjian atau Daud yang harus kehilangan anaknya?
penjahat di salib menanggung salib beneran...dipatahkan kaki...dan mati dipermalukan sebagai penjahat ..sesuatu yang sangat amat hina pada zaman itu .
kl gt, gw masuk ke penjara dl deh jdnya ga usah masuk purgatori..haha
-
kl gt, gw masuk ke penjara dl deh jdnya ga usah masuk purgatori..haha
Memangnya anda punya dosa apa bro?
=))
-
kl gt, gw masuk ke penjara dl deh jdnya ga usah masuk purgatori..haha
kalau bro steavan sudah berkeluarga ndak yah...
kalau boleh sharing pengalaman...kebetulan status saya sudah menjadi bapak jadi pernah suatu waktu saya marah sama anak saya terus saya marahin...kebetulan pas banyak problem juga di kantor. anak saya nangis2...karena kena bentak ...sehabis itu anak saya yang masih kecil tertidur dengan minum susu...
namun perasaan saya tidak enak walaupun saya sudah peluk anak saya tapi masih ada penyesalan kenapa sih harus dibentak kan dibilangin aja seharusnya cukup.
Itu penyesalan berlangsung dua hari...walau saya sudah berdoa tapi tetap penyesalan masih ada...walaupun anak saya yang kecil tidak ingat apa2 lagi dan gelendot manja sama saya minta digendong tapi kalau saya teringat hal itu saya cuman bisa brebes mili...
nah kira2 gitu lah rasanya purgatori di dunia dan saya sepakat lebih baik terkena purgatori di dunia ketimbang di after life...:)
salam damai :)
-
terkadang gw nga bisa menjawab kalau ada pertanyaan serupa spt judul diatas, apa memang ada dasar biblisnya?
mendoakan orang mati katanya kebiasaan pagan..
bagaimana menanggapinya?
Hi, ikutan yah..
menurut saya dasar biblikalnya banyak banget untuk kedua pendapat yg pro dan kontra...
Jadi, biar gak pusing, biasanya gini aja:
Kalau kucing gue mati, habis dikubur di kebon belakang, ya udah kan...
jarang deh yang mendoakan semoga dosa-dosa kucing diampuni & semoga masuk surga & memperingati jasa-jasanya & mendoakan bla-bla....
Nah, kira-kira orang tua atau sodara kita apakah sederajat dengan kucing?
Salam,
-
Hi, ikutan yah..
menurut saya dasar biblikalnya banyak banget untuk kedua pendapat yg pro dan kontra...
Jadi, biar gak pusing, biasanya gini aja:
Kalau kucing gue mati, habis dikubur di kebon belakang, ya udah kan...
jarang deh yang mendoakan semoga dosa-dosa kucing diampuni & semoga masuk surga & memperingati jasa-jasanya & mendoakan bla-bla....
Nah, kira-kira orang tua atau sodara kita apakah sederajat dengan kucing?
Salam,
ha ha ha..
Mantapf bro.
Yang tidak ingin disamakan orang tua, saudaranya disamakan dengan kucing , harusnya mendoakan mereka ketika mereka mati. haha
-
Sudah pastilah itu. Orang yang paling tidak percaya pada doa kepada jiwa orang yang sudah mati sekalipun, pasti tetap mengubur dan berdoa. Bahkan peti mati yang indah, upacara penguburan yang bagus, dsb.
;D
-
Sudah pastilah itu. Orang yang paling tidak percaya pada doa kepada jiwa orang yang sudah mati sekalipun, pasti tetap mengubur dan berdoa. Bahkan peti mati yang indah, upacara penguburan yang bagus, dsb.
;D
kl selama pengalaman gw sih ketika ada org meninggal sih, gw ga mendoakan org yg sudah meninggal tp mendoakan kluarga yg ditinggalkan bahkan ketika nenek n engkong gw meninggal, uda kyk pesta di rmh duka..bukan tdk menghormati tp yah mnrt apa yg gw percaya, sekali lagi mnrt apa yg gw percaya itu sudah selesai...dan gw percaya kl kita meninggal sebagai dalam keadaan percaya Yesus sbg Juru selamat PASTI masuk surga..
skali lagi, ini apa yg gw percaya...
-
kl selama pengalaman gw sih ketika ada org meninggal sih, gw ga mendoakan org yg sudah meninggal tp mendoakan kluarga yg ditinggalkan bahkan ketika nenek n engkong gw meninggal, uda kyk pesta di rmh duka..bukan tdk menghormati tp yah mnrt apa yg gw percaya, sekali lagi mnrt apa yg gw percaya itu sudah selesai...dan gw percaya kl kita meninggal sebagai dalam keadaan percaya Yesus sbg Juru selamat PASTI masuk surga..
skali lagi, ini apa yg gw percaya...
Yah ini memang punya prinsip masing2..., kalau boleh tau apakah anda tidak pernah berkunjung ke makam orang2 yang anda cintai yang sudah meninggal, atau kalau berkunjung apa yang anda lakukan di sana bro
salam :)
-
Kalo menurut aku sih...selama tidak ada di Alkitab tidak boleh ditambahkan dan jika ada di Alkitab tidak boleh dihilangkan. Setuju dengan Steavan yang harus didoakan keluarga yg ditinggalkan.....GBU...
-
APA di Alkitab terdapat larangan mendoakan roh orang yang sudah meninggal?
Syalom
-
Yah ini memang punya prinsip masing2..., kalau boleh tau apakah anda tidak pernah berkunjung ke makam orang2 yang anda cintai yang sudah meninggal, atau kalau berkunjung apa yang anda lakukan di sana bro
salam :)
well gw ga pernah kunjungi makam org2 yg gw cintai bro, krn tau kl yg ada itu hanya jasadnya aja rohnya mah ga ada dsana, dan yg meninggalpun tidak tahu kl kita kunjungi...lagian males kl ke sana bnyk warga yg minta duit..hehe
-
Kalo menurut aku sih...selama tidak ada di Alkitab tidak boleh ditambahkan dan jika ada di Alkitab tidak boleh dihilangkan. Setuju dengan Steavan yang harus didoakan keluarga yg ditinggalkan.....GBU...
Kalo menurut saya sih, yang maksudnya "Alkitab nggak boleh ditambahin" itu adalah : ditetapkan peraturan yg berupa keharusan ---> Sebagai umat Kristen HARUS mendoakan orang mati, kalo nggak mendoakan itu salah namanya ---> inilah maksudnya IMO.
Makanya sempet saya post : mendoakan orang mati itu BUKAN ttg benar ato salah, tetapi tentang 'untung/rugi' :)
salam.
-
well gw ga pernah kunjungi makam org2 yg gw cintai bro, krn tau kl yg ada itu hanya jasadnya aja rohnya mah ga ada dsana, dan yg meninggalpun tidak tahu kl kita kunjungi...lagian males kl ke sana bnyk warga yg minta duit..hehe
Saya juga sependapat, mengunjungi makam orang2 yg dicintai juga bukan keharusan. (perlu tidak perlu)
Menguburkan orang mati juga bukan keharusan.
Saya pernah denger, keluarga/kerabat yg mati cukup dibuang ke tong sampah.
Toh mereka sudah mati, cuma bangke yg ada ... apa lagi yg mesti dihormat-hormatin ?
Saya juga setuju orang berpendapat gitu, masuk logika.
Namun tentu ada juga orang lain yg belon tentu suatu pemakaman maksudnya adalah utk mendoakan, menghormati dlsb, namun sekedar mengenang ... sebagai simbol, walau orangnya sudah mati namun disitulah jasadnya berada di bumi dan tetep dikenang oleh orang2 yg mencintainya.
Nggak jauh beda beda amat kan dgn patung2 di gereja ? atopun foto2 yg bersifat rohani ?:)
Nggak bisa dipungkiri, banyak manusia yg memerlukan 'visualisasi' dalam bentuk apapun.
salam.
-
Sebagai simbol rasanya tepat. Saya termasuk orang yang logis. Jadi saya memilih untuk kremasi jika ada keluarga yang meninggal. Toh sama saja.
Kemudian, saya merasakan satu kekurangan dari Cara kremasi. Karena kehilangan simbol tadi. Jadi tidak seperti yang mengubur, maaih bisa menengok/ziarah. Sementara yang kremasi cuma ke laut lepas menabur bunga.
Ini sama sekali bukan masalah iman, tetapi simbol, karena kebutuhan manusia untuk memvisualisasikan objek.
Syalom
-
APA di Alkitab terdapat larangan mendoakan roh orang yang sudah meninggal?
Syalom
Selama ini kalau baca2 Alkitab, belum pernah menemukan adanya larangan mendoakan orang yang telah meninggal.
Mungkin teman2 yang lain ?
:hello2:
-
doa2, tindakan silih dll...mempercepat masa pemurnian mereka :)
Tidak keberatan kalo dikritisi kan :)
Tlg di koreksi bro.
Seseorang dimurnikan karena masih memiliki akibat dr dosa.
Jika doa2 kita bisa mempercepat masa pemurnian seseorang berarti doa2 kita dapat menghapus (sebagian) akibat dari dosa seseorang.
Jika doa2 lebih banyak kita panjatkan, mungkin doa2 kita bisa menghapus seluruh akibat dr dosa seseorang.
Sementara itu.....
Purgatory adlah bentuk pertanggungjawaban PRIBADI seseorang kpd Allah akibat perbuatan2nya.
Seseorang berhak bebas/keluar dr purgatory setelah ia SELESAI dimurnikan (seluruh akibat dr dosa2nya telah dipertanggungjawabkan).
Pertanyaan saya :
1. Apakah tanggung jawab yg sifatnya pribadi ini dapat dipengaruhi oleh orang lain ?
2. Apakah keadilan Allah (dlm hal ini purgatory) dapat diintervensi oleh manusia ?
Salam damai.
-
Kita tidak dapat merubah keputusan Allah. Tetapi kita bisa minta belas kaaih Allah. Banyak contoh di Alkitab mengenai belas kasih Nya karena permohonan manusia. Salah satunya adalah kisah Lot.
Tidak ada kerugian apapun dengan mohon belas kasihNya. Tetapi kalau tidak memohon, sudah pasti rugi.
Begitu kira kira, bro
Syalom
-
Pertama-tama mari kita baca ayat ini :
Markus 12:26 Dan juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam kitab Musa, dalam ceritera tentang semak duri, bagaimana bunyi firman Allah kepadanya: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub? Markus 12:27 Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!"
dalam Kitab Suci dikatakan, bahwa orang yang percaya kepada KRISTUS, akan memperoleh hidup yang kekal (lih. Yoh 3:16; Yoh 6:47, 53-54). “Barangsiapa yang memakan Aku akan hidup oleh Aku” (Yoh 6:57).
Yesus ber-DOA utk Lazarus yg meninggal (Yoh 11:42-44)
Elia ber-DOA utk anak seorang janda yg mati (1Raj 17:17-23)
Rasul Petrus ber-DOA utk Tabita (Kis 9:39-40)
Baca kisah di 2 Makabe 12:42-46 (catatan: ini kitab Deuterokanonika. Tapi bagi GK kitab Deuterokanonika sama wibawanya dengan kitab-kita lainnya dan merupakan bagian dari Kanon yang diakui GK).
Coba buka 2 Timotius 1:16-18... Rasul Paulus mendoakan keluarga Onesiforus [perhatikan Paulus tidak mengatakan "Onesiforus dan keluarganya", melainkan hanya "keluarga Onesiforus"]. Dan di 2 Timoutis 4:19, surat Paulus kembali menuliskan salam kepada keluarga Onesiforus [bukan Onesiforus dan keluarganya]. Sangat jelas Onesiforus telah meninggal dunia pada saat Rasul Paulus menulis suratnya itu.
Di 2 Timotius 1:18 Rasul Paulus jelas mendoakan Onesiforus yang telah meninggal dunia
"The Lord grant unto him to find mercy of the Lord in that day: and in how many things he ministered unto me at Ephesus, thou very well knowest."
"Kiranya Tuhan menunjukkan rahmat-Nya kepadanya pada hari-Nya. Betapa banyaknya pelayanan yang ia lakukan di Efesus engkau lebih mengetahuinya dari padaku."
"...hari-Nya" adalah hari Pengadilan Tuhan.
Sedikit Kutipan (Perhatikan tahun-tahun dalam kurung) :
Acta Joannis (160-170) dan Canons of Hippolytus, tulisan Tertullianus (De Monogam., x, P.L., II, 942) menyebut adanya perayaan misa utk orang mati.
Tertullian (160-240) mengatakan: “We make on one day every year oblations for the dead, as for their birthdays” (De Cor. Mil., 3) lalu “The faithful widow prays for the soul of her husband, and begs for him in the interim repose, and participation in the first resurrection, and offers on the anniversary of his death” (De Monag., 10).
Kotbah St. Ambrose (340-397) dlm pemakaman Theodosius: “Give perfect rest to Thy servant Theo-dosius, that rest which Thou has prepared for Thy saints. ... I have loved him, and therefore will I follow him unto the land of the living; nor will I leave him until by tears arid prayers I shall lead him whither his merits summon him, unto the holy mountain of the Lord” (De Obitu. Theod., 36, 37).
St. Augustine (354-430) berdoa utk ibunya: Lay this body anywhere; let not the care of it in any way disturb you. Only this I ask of you, that you remember me at the altar of the Lord, wherever you are" (Conf., ix., 27).
St. Cyril of Jerusalem (315-386) menulis: “Then we pray for the holy Fathers and Bishops who have fallen asleep before us, and for all who have died in our communion, believing that the souls for whom prayers are offered receive very great assistance, while the holy and most awful sacrifice lies to open view” (Cath. My St., v., 9).
St. John Chrysostom (344-407) disamping mengatakan bhw doa utk org mati adalah tradisi para rasul (Hom., iii, in Philipp., i, 4, P.G., LXII, 203) mengatakan juga: “Not in vain are oblations made on behalf of the departed; not in vain supplications; not in vain alms” (Act. Apost., xxi., 4)
Beberapa hal penting :
1. Konsep 'mendoakan org mati' tidak ada hubungan dgn mengeluarkan/mendoakan agar org2 di neraka supaya di masuk ke surga, ini adalah asumsi salah. Orang-orang yang sudah masuk ke neraka sudah terlambat untuk didoakan masuk ke surga, jadi menurut Katolik percuma mendoakan mrk.
2. Menurut ajaran Katolik, percuma mendoakan org2 mati di surga, untuk apa, sudah dijamin selamat, mau apa lagi didoakan lagi. Jadi menurut ajaran Katolik, 'mendoakan org mati' tidak ada hubungan dgn org2 di surga.
3. Gereja tidak pernah mengajarkan bhw orang mati bisa bertobat. Orang katolik berdoa utk org mati, bukan spy org mati tsb bertobat, tetapi spy org mati tsb memperoleh hidup kekal (dosa2nya dihapus). Org katolik memohon belas kasih dan pengampunan Allah utk org yg meninggal tsb.
4. Mendoakan orang mati, erat kaitannya tentag Purgatory (Api Pensucian), berikut disarikan sedikit ajaran tentang Api Pensucian :
1. purgatory (api pensucian)
namanya saja sudah pensucian, bukan penyelamatan.. jadi purgatory adalah tempat mensucikan jiwa2.. yang berada dipurgatory adalah orang2 yg sudah selamat karena telah menerima Yesus. namun orang2 tersebut belumlah bersih/suci dikarenakan hidup mereka didunia. maka mereka harus disucikan dulu sebelum masuk surga.. jadi bukan orang yg ada dineraka, lalu didoakan biar masuk surga.. bukanlah demikian pengertian dari purgatory
2. kenapa harus disucikan?
“Tidak akan masuk ke dalamnya [surga] sesuatu yang najis” (Why 21:27) sebab Allah adalah kudus (Is 6:3). Maka kita semua dipanggil kepada kekudusan yang sama (Mat 5:48; 1 Pet 1:15-16), sebab tanpa kekudusan tak seorangpun dapat melihat Allah (Ibr 12:14). Melihat bahwa memang tidak mungkin orang yang ‘setengah kudus’ langsung masuk surga, maka sungguh patut kita syukuri jika Allah memberikan kesempatan pemurnian di dalam Api Penyucian.
mengenai Purgatory dalam Katekismus Gereja Katolik # 1030-1032 :
Siapa yang mati dalam rahmat dan dalam persahabatan dengan Allah, namun belum disucikan sepenuhnya, memang sudah pasti akan keselamatan abadinya, tetapi ia masih harus menjalankan satu penyucian untuk memperoleh kekudusan yang perlu, supaya dapat masuk ke dalam kegembiraan surga.
1031
Gereja menamakan penyucian akhir para terpilih, yang sangat berbeda dengan siksa para terkutuk, purgatorium [api penyucian]. Ia telah merumuskan ajaran-ajaran iman yang berhubungan dengan api penyucian terutama dalam Konsili Firence dan Trente.. Tradisi Gereja berbicara tentang api penyucian dengan berpedoman pada teks-teks tertentu dari Kitab Suci (Bdk. misalnya 1 Kor 3:15; 1 Ptr 1:7):
"Kita harus percaya bahwa sebelum pengadilan masih ada api penyucian untuk dosa-dosa ringan tertentu, karena kebenaran abadi mengatakan bahwa, kalau seseorang menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, 'di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datang pun tidak' (Mat 12:32). Dari ungkapan ini nyatalah bahwa beberapa dosa dapat diampuni di dunia ini, yang lain di dunia lain" (Gregorius Agung, dial. 4,39).
1032
Ajaran ini juga berdasarkan praktik doa untuk orang yang sudah meninggal tentangnya Kitab Suci sudah mengatakan: "Karena itu [Yudas Makabe] mengadakan kurban penyilihan untuk orang-orang mati, supaya mereka dibebaskan dari dosa-dosanya" (2 Mak 12:45). Sudah sejak zaman dahulu Gereja menghargai peringatan akan orang-orang mati dan membawakan doa dan terutama kurban Ekaristi. untuk mereka, supaya mereka disucikan dan dapat memandang Allah dalam kebahagiaan. Gereja juga menganjurkan amal, indulgensi, dan karya penitensi demi orang-orang mati.
"Baiklah kita membantu mereka dan mengenangkan mereka. Kalau anak-anak Ayub saja telah disucikan oleh kurban yang dibawakan oleh bapanya (Bdk. Ayb 1:5)., bagaimana kita dapat meragukan bahwa persembahan kita membawa hiburan untuk orang-orang mati? Jangan kita bimbang untuk membantu orang-orang mati dan mempersembahkan doa untuk mereka" (Yohanes Krisostomus, hom. in 1 Cor 41,5).
5. mendoakan orang meninggal adalah wujud kasih dan kesatuan orang beriman
perbedaannya ada pada sesama, dalam katolik orag yg meninggal tidaklah mati, mereka hanya beralih tempat dari dunia fana ini, so mereka tetap sesama kita.. mereka tetap hidup karena dalam Tuhan kita hidup kekal..
6. mendoakan sesama diajarkan, dan adalah pebuatan kasih..
-
MENGAPA KITA ORANG KATOLIK HARUS MENDOAKAN ORANG YANG TELAH MENINGGAL?.
Ada beberapa alasan mendasar yakni :
1. Dalam iman kita yang teguh/kokoh/bulat/suci akan Yesus Kristus, Sang penyelamat umat manusia, maka mendoakan arwah orang beriman yang telah meninggal dunia adalah sebuah tindakan kasih yang dapat mempersatukan kita sebagai anak-anak Allah yang sejati. Makna doa yang kita panjatkan ke hadirat Allah, lebih-lebih bernada permohonan demi pengampunan dosa mereka. (bandingkan dengan kisah adanya pengampunan di dunia yang akan datang Mat 12:32)
2. Karena sumber dan puncak dari iman Katolik terletak pada “Sengsara, Wafat, dan Kebangkitan Kristus, Sang Juruselamat kita yang kekal". Dari sinilah kita diajak oleh Gereja untuk turut mendoakan orang yang telah meninggal dunia. Kematian saudara-i kita mesti dimaknai secara teologis dalam tiga hal yakni “Sengsara, Wafat, & Kebangkitan Kristus”. Oleh sebab itu, dengan mendoakan orang yg telah meninggal dunia, maka sebenarnya kita sudah membantu meringankan beban dosa dari para arwah itu sendiri. Hukuman dalam bentuk apa pun yang kita alami di dunia ini tak sama bandingnya dengan hukuman di dunia akhirat. Oleh sebab itu, Gereja Katolik secara universal turut mendoakan arwah orang beriman yang telah meninggal dunia.
3. Karena siapa pun yang telah menerima sakramen Baptis dari seorang imam, dia telah sah menjadi anak Allah sejati dan kepadanya dikarunia Roh Kudus yang senantiasa membimbingnya seumur hidup. Nah, lewat penerimaan sakramen Baptis, saya dan saudara bukan saja menerima dua tanggungjawab di atas melainkan diharapkan utk mempertanggunjawabkan iman Katolik kita sampai akhir hayat hidup kita. Maka dengan iman yang sama dan teguh akan Yesus Kristus yang “Sengsara, Wafat, & Bangkit dari alam maut” itulah kita dituntut secara radikal untuk memohon keselamatan kekal bagi semua arwah orang beriman yang telah meninggal dunia.
4. Karena sebagai orang beriman, pada suatu saat kita akan mengalami situasi yang sama yakni KEMATIAN. Maka selain mendoakan keselamatan mereka, kita pun telah mendoakan keselamatan diri kita, bilamana maut merenggut hidup kita kapan saja.
Jesus sendiri pernah berdoa untuk yang meninggal seperti yang tertulis dalam Yoh 11:41; ketika Ia mendoakan mohon kebangkitan Lazarus, teman baik-Nya. Kalau doa untuk orang meninggal tidak penting, kenapa Yesus harus mendoakan dan dengan kuasa-Nya Ia membangkitkan Lazarus setelah 4 hari meninggal? Karena itu, kesimpulannya, “doa lebih besar kuasanya dari kematian itu sendiri.”
Catatan kecil :
Umat Khatolik memperlihatkan keyakinan 3 macam Gereja:
1). Gereja Peziarah atw pejuang yaitu kehidupan umat beriman di dunia spt saat kita skrg ini yg msh terus dlm pergumulan mengalahkan kejahatan.
2). Gereja menderita : ialah umat beriman yg telah meninggal dunia namun msh dalam proses pemurian. Doa sangat berguna bagi mereka karena doa bisa mengurangi masa penyucian mereka yang tidak mengenakkan (1Kor 3:15)
3). Gereja mulia/Jaya : ialah umat beriman yg telah jaya dlm perjuangannya melawan kejahatan/dosa dan kini hidup abadi di surga.
Semoga bermanfaat.
Dirangkum dari berbagai sumber
-
well gw ga pernah kunjungi makam org2 yg gw cintai bro, krn tau kl yg ada itu hanya jasadnya aja rohnya mah ga ada dsana, dan yg meninggalpun tidak tahu kl kita kunjungi...lagian males kl ke sana bnyk warga yg minta duit..hehe
wkk...jangan karena pelit ngasih tukang kuburan jadi males pergi bro ;D
-
wkk...jangan karena pelit ngasih tukang kuburan jadi males pergi bro ;D
Betul, yang seperti itu sungguh menyebalkan. Itu berdasarkan 'kepercayaan cihina' bahwa dengan memberi artinya 'buang sial'.
Tapi katanya di San Diego Hills ngga ada pengemis lho.
:funny::
-
wkk...jangan karena pelit ngasih tukang kuburan jadi males pergi bro ;D
haha, kl itu mesti peilit krn bikin mereka jadi kebiasaan buruk
Betul, yang seperti itu sungguh menyebalkan. Itu berdasarkan 'kepercayaan cihina' bahwa dengan memberi artinya 'buang sial'.
Tapi katanya di San Diego Hills ngga ada pengemis lho.
:funny::
San Diego Hills pun harganya ga nanggung2 mahalnya jadi gak perlu bayar pengemis lg seumur hidup..haha
-
Tidak keberatan kalo dikritisi kan :)
Tlg di koreksi bro.
Seseorang dimurnikan karena masih memiliki akibat dr dosa.
Jika doa2 kita bisa mempercepat masa pemurnian seseorang berarti doa2 kita dapat menghapus (sebagian) akibat dari dosa seseorang.
Jika doa2 lebih banyak kita panjatkan, mungkin doa2 kita bisa menghapus seluruh akibat dr dosa seseorang.
Sementara itu.....
Purgatory adlah bentuk pertanggungjawaban PRIBADI seseorang kpd Allah akibat perbuatan2nya.
Seseorang berhak bebas/keluar dr purgatory setelah ia SELESAI dimurnikan (seluruh akibat dr dosa2nya telah dipertanggungjawabkan).
Pertanyaan saya :
1. Apakah tanggung jawab yg sifatnya pribadi ini dapat dipengaruhi oleh orang lain ?
2. Apakah keadilan Allah (dlm hal ini purgatory) dapat diintervensi oleh manusia ?
Salam damai.
buat bro Djo apa yang tidak boleh sih :)
oke bro...pada prinsipinya bentuk pertanggung jawaban pribadi pada Allah itu betul tapi jangan dilupakan ajaran agar sesama anggota Allah marilah kita saling mengasihi, saling bertolong2an menanggung bebanmu.
Nah jadi pada dasarnya adalah kerinduan Allah juga kan untuk melihat kita saling membantu satu sama lain.
Untuk saudara2 di purgatory kesempatan jasa mereka sudah habis waktunya...tidak ada satupun dari tindakan mereka yang dapat membantu mereka tapi kita yang di dunia ini dapat.
Untuk yang ke 2 jelas kehendak Allah tidak bisa diintervensi...tetapi yang kita lakukan adalah keinginan Allah sendiri untuk saling membantu sesama saudara kita dalam iman Kristus Yesus .
sekarang begini saya balik pertanyaannya...
Apakah salah kalau bro Djo mendoakan teman atau sahabat bro Djo yang kemudian tersesat dari jalan Tuhan untuk bertobat...konteksnya teman bro Djo masih hidup ...
Bukankah Tuhan juga mengasihi teman/ sahabat bro Djo karena baik bro Djo maupun sahabat bro Djo karena kita semua adalah ciptaanNya.
Apakah dengan berbuat demikian bro Djo mengintervensi Allah karena segala tindak tanduk teman bro Djo adalah semata-mata tanggung jawab pribadi dia kepada Allah?
silahkan ditanggapi :)
salam damai :)
-
haha, kl itu mesti peilit krn bikin mereka jadi kebiasaan buruk
San Diego Hills pun harganya ga nanggung2 mahalnya jadi gak perlu bayar pengemis lg seumur hidup..haha
wkk tapi kerja jadi tukang kuburan kan halal kalau nggak ada tukang kuburan ntar yang nggak milih dikremasi siapa yang nguburin hehe...
san diego emang harganya super mahal...;D
-
buat bro Djo apa yang tidak boleh sih :)
akh menyenangkan sekali.....
oke bro...pada prinsipinya bentuk pertanggung jawaban pribadi pada Allah itu betul tapi jangan dilupakan ajaran agar sesama anggota Allah marilah kita saling mengasihi, saling bertolong2an menanggung bebanmu.
Nah jadi pada dasarnya adalah kerinduan Allah juga kan untuk melihat kita saling membantu satu sama lain.
Untuk saudara2 di purgatory kesempatan jasa mereka sudah habis waktunya...tidak ada satupun dari tindakan mereka yang dapat membantu mereka tapi kita yang di dunia ini dapat.
Hanya saja fungsi purgatory ini menjadi rancu menurut saya.
Apakah murni untuk memurnikan org2 didalamnya, atau sbg sarana yg dibuat Allah spy manusia bisa saling membantu satu sama lain.
Untuk yang ke 2 jelas kehendak Allah tidak bisa diintervensi...tetapi yang kita lakukan adalah keinginan Allah sendiri untuk saling membantu sesama saudara kita dalam iman Kristus Yesus .
Sekali lagi, tujuan Allah membuat purgatory itu apa ? Untuk memurnikan, atau supaya Allah bisa melihat bahwa anak2Nya saling membantu sesama saudara seiman ?
Karena jika masa pemurnian bisa kita ubah atau bahkan hilangkan, maka pemurnian itu sendiri menjadi bukan sesuatu yg hakiki.
sekarang begini saya balik pertanyaannya...
Apakah salah kalau bro Djo mendoakan teman atau sahabat bro Djo yang kemudian tersesat dari jalan Tuhan untuk bertobat...konteksnya teman bro Djo masih hidup ...
Tidak salah. Tetapi dia akan tetap menerima konsekwensinya.
Misalnya, teman saya membunuh. Saya berdoa dan dia pun bertobat, tapi dia tetap hrs dipenjara (menerima akibat dr dosa).
Bukankah Tuhan juga mengasihi teman/ sahabat bro Djo karena baik bro Djo maupun sahabat bro Djo karena kita semua adalah ciptaanNya.
Apakah dengan berbuat demikian bro Djo mengintervensi Allah karena segala tindak tanduk teman bro Djo adalah semata-mata tanggung jawab pribadi dia kepada Allah?
Yg kita doakan kan pertobatan teman kita, bukan jenis hukuman atau berapa lama hukuman yg harus ia terima.
Allah adalah kasih, itu betul.
Allah adlh adil, itu jg betul.
Kasih Allah tidak dapat menghilangkan Keadilan Allah, karena kedua sifat Allah ini memang bukan utk diadu/diperhadapkan.
Itu menurut saya.
Salam damai jg bro.
-
Banyak manusia yg mendoakan pada waktu seseorang telah meninggal, pdahal waktu masih hidupnya ditelfon juga jarang. Jika seseorang telah meniggal gak ada lagi yg bisa intervensi ttg masalah dosa atau amalnya org tsb itu sudah menjadi tanggung jawab masing2. Kalau mau mendoakan, memberikan bunga lebih baik dilakukan pada waktu orang tsb masih hidup, itu akan mencerminkan kasih dan membawa kebahagiaan kpd org tsb......GBU....
-
Saya setuju bro. Ada teman saya yang ketika ibunya meninggal dibelikan peri mati berharga 400 juta! Bayangkan uang itu bisa diberikan saat SI ibu hidup unt keliling Eropa, tentu SI ibu senang hatinya.
Tetapi, mungkin masih lebih baik telat daripada memang tidak pernah peduli semasa hidup ataupun mati.
-
Saya setuju bro. Ada teman saya yang ketika ibunya meninggal dibelikan peri mati berharga 400 juta! Bayangkan uang itu bisa diberikan saat SI ibu hidup unt keliling Eropa, tentu SI ibu senang hatinya.
Tetapi, mungkin masih lebih baik telat daripada memang tidak pernah peduli semasa hidup ataupun mati.
Ada ye bro peti mati 400 juta,....fasilitasnya apa aja bro didalemnya?....
-
Ada ye bro peti mati 400 juta,....fasilitasnya apa aja bro didalemnya?....
Konon bisa lebih betah, tidak bocor, lebih lembut, dan warnanya tidak mudah pudar. Dijamin anda tidak akan ingin pindah lagi.
:funny:: :funny:: =)) =))
-
Ada ye bro peti mati 400 juta,....fasilitasnya apa aja bro didalemnya?....
Konon bisa lebih betah, tidak bocor, lebih lembut, dan warnanya tidak mudah pudar. Dijamin anda tidak akan ingin pindah lagi.
:funny:: :funny:: =)) =))
Mungkin tambahan Full AC + Free Hotspot Wi Fi area :)
-
Mungkin tambahan Full AC + Free Hotspot Wi Fi area :)
ada panti pijatnya gak?....kalo capek rebahan mulu bisa dpijetin. Plus 2 kamar 1 kamar mandi desain minimalis aje....
-
Shallom,
Bagi saya, apa pun yang kita lakukan untuk orang mati, baik doa, persembahan, atau apapun, tidak akan memberi dampak dan manfaat apapun terhadap kehidupan orang yang telah meninggal tsb di alam baka.
Lakukan yang terbaik untuk orang di sekitar kita selama mereka masih hidup. Itu jauh lebih baik dan bermanfaat.
GBU
-
Shallom,
Bagi saya, apa pun yang kita lakukan untuk orang mati, baik doa, persembahan, atau apapun, tidak akan memberi dampak dan manfaat apapun terhadap kehidupan orang yang telah meninggal tsb di alam baka.
Lakukan yang terbaik untuk orang di sekitar kita selama mereka masih hidup. Itu jauh lebih baik dan bermanfaat.
GBU
setujuh...selapan....sembilan...sama bro/sist free....tidak akan berdampak kepada dosa atau amal orang yg sudah mati.
-
Lakukanlah itu dalam damai, jangan berbuat dosa lagi.
Tapi, konon ada ayat yang mengatakan bahwa doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Selain itu, ada juga ayat yang bilang, bahwa doa orang kudus akan naik ke hadapan Tuhan.
-
Lakukanlah itu dalam damai, jangan berbuat dosa lagi.
Tapi, konon ada ayat yang mengatakan bahwa doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. Selain itu, ada juga ayat yang bilang, bahwa doa orang kudus akan naik ke hadapan Tuhan.
maka doa orang katholik yang benar akan berhasil karena besar kuasanya
sekalipun semisal mendoakan orang yang sudah mati (jasmani ) seperti yang sudah dicontohkan Yesus waktu mendoakan lazarus yang sudah mati
Yuhan Yesus memberkati
Han
-
Ada enggak Alkitab melarang mendoakan orang yang telah meninggal ??
:)
-
Ada enggak Alkitab melarang mendoakan orang yang telah meninggal ??
:)
Gak ada
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Gak ada
Tuhan Yesus memberkati
Han
Menunggu pendapat teman2 yang lain ....
(http://www.cute-factor.com/images/smilies/onion/cd08785a.gif)
-
Ada enggak Alkitab melarang mendoakan orang yang telah meninggal ??
:)
Umat protestan mengajarkan kesempatan utk mendapat Surga dan Neraka HANYA ketika mereka berjuang di dunia, (ini saya setuju).
Gereja Katolik pun mengajarkan demikian, tetapi jika seseorang belum mengakui dosa2 ringan-nya dihadapan Tuhan selama hidupnya apakah pada saat kematiannya akan masuk neraka.. ? karena tidak ada yang menyangkal bahwa surga adalah kudus tidak ada sesuatu yang najis didalamnya..
-
Umat protestan mengajarkan kesempatan utk mendapat Surga dan Neraka HANYA ketika mereka berjuang di dunia, (ini saya setuju).
Gereja Katolik pun mengajarkan demikian, tetapi jika seseorang belum mengakui dosa2 ringan-nya dihadapan Tuhan selama hidupnya apakah pada saat kematiannya akan masuk neraka.. ? karena tidak ada yang menyangkal bahwa surga adalah kudus tidak ada sesuatu yang najis didalamnya..
Tidak semua Protestan berpendapat seperti itu, bro.
Ada yang menganggap bahwa perbuatan selama hidup tidak ada hubungannya dengan keselamatan. Karena keselamatan hanya didapat dari iman (tanpa melihat perbuatan).
Bahkan ada yang lebih 'nyeleneh' lagi dengan menganggap keselamatan sudah ditentukan sebelumnya.
Naaaah.....
:shrug: :idiot:
-
Bahkan ada yang lebih 'nyeleneh' lagi dengan menganggap keselamatan sudah ditentukan sebelumnya.
SBJ, kan? SBJ, cari di kamus Han. :drool: :drool: :drool:
-
Tidak semua Protestan berpendapat seperti itu, bro.
Ada yang menganggap bahwa perbuatan selama hidup tidak ada hubungannya dengan keselamatan. Karena keselamatan hanya didapat dari iman (tanpa melihat perbuatan).
Bahkan ada yang lebih 'nyeleneh' lagi dengan menganggap keselamatan sudah ditentukan sebelumnya.
Naaaah.....
:shrug: :idiot:
Waduhh, kalo yang merah saya juga gak setuju tuh. :(
Ada enggak Alkitab melarang mendoakan orang yang telah meninggal ??
:)
Kalo enggak ada larangan mendoakan orang yang telah meninggal didalam Alkitab, maka seharusnya dapat disimpulkan bahwa tidak apa2 bila melakukannya.
:flower:
-
Waduhh, kalo yang merah saya juga gak setuju tuh. :(
Yang merah hanya berlaku buat orang orang tertentu saja
(semisal tokoh tokoh Alkitab)
Kalo enggak ada larangan mendoakan orang yang telah meninggal didalam Alkitab, maka seharusnya dapat disimpulkan bahwa tidak apa2 bila melakukannya.
:flower:
:deal: :console:
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Yang merah hanya berlaku buat orang orang tertentu saja
(semisal tokoh tokoh Alkitab)
:deal: :console:
Tuhan Yesus memberkati
Han
Jarang sekali kita bisa sepakat ya Om hehehehe :deal:
-
Jarang sekali kita bisa sepakat ya Om hehehehe :deal:
Kalo soal tehnis walaupun jarang tapi bisa saja sepakat
namun kalo soal akidah (taurat batal seluruhnya) udah engga ada kompromi lagi
he he he he
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Kalo soal tehnis walaupun jarang tapi bisa saja sepakat
namun kalo soal akidah (taurat batal seluruhnya) udah engga ada kompromi lagi
he he he he
Tuhan Yesus memberkati
Han
Ayooo Om ....
Dapet wangsit dari mana kog sedemikian gigihnya mempromosikan batalnya Taurat
:swt:
-
Orang yang sudah mati apa gunanya didoain ?
Rasanya tidak masuk akal.
-
Orang yang sudah mati apa gunanya didoain ?
Rasanya tidak masuk akal.
Yesus aja meng-injili , maka apa salahnya kita bantu bantu doa aja
Tuhan Yesus memberkati
han
-
Berdoa koq gak ada manfaatnya?
Di mana di Alkitab tertulis larangan berdoa?
-
Orang yang sudah mati apa gunanya didoain ?
Rasanya tidak masuk akal.
Di cross chek dengan scriptura saja Bro.
Apakah ada larangannya.
BTW, keberatan Bro apa ya ?
:)
-
Ayooo Om ....
Dapet wangsit dari mana kog sedemikian gigihnya mempromosikan batalnya Taurat
:swt:
Oom sangat mengidolakan Yesus, itulah salah satu sebabnya oomv gigih mempertahankan Karya Yesus yang mau di eliminir kaum 3 M
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Yesus aja meng-injili , maka apa salahnya kita bantu bantu doa aja
Tuhan Yesus memberkati
han
Kalau sudah mati nasibnya sudah pasti neraka atrau Sorga,buat apa lagi didoakan ?
-
Kalau sudah mati nasibnya sudah pasti neraka atrau Sorga,buat apa lagi didoakan ?
Lain halnya bila percaya terhadap api penyucian
:)
-
Lain halnya bila percaya terhadap api penyucian
:)
Setahu saya hanya darah Yesus dan Firman Tuhan yang bisa menyucikan dosa bukan api bro.
Api hanya penghukuman thd dosa setahu saya.
-
Setahu saya hanya darah Yesus dan Firman Tuhan yang bisa menyucikan dosa bukan api bro.
Api hanya penghukuman thd dosa setahu saya.
Karena memandang dari kaca mata yang berbeda, maka nya gak bakal ketemu.
:)
-
Karena memandang dari kaca mata yang berbeda, maka nya gak bakal ketemu.
:)
Harusnya hanya satu kacamata yaitu Kitab Suci bro
-
Harusnya hanya satu kacamata yaitu Kitab Suci bro
Kitab Suci yang mana?
Yang masih lengkap, ataukah yang sudah disunat?
:P
-
Kitab Suci yang mana?
Yang masih lengkap, ataukah yang sudah disunat?
:P
Tentunya Alkitab terbitan LAI.
-
Tentunya Alkitab terbitan LAI.
Coba tengok bagian Deuterokanonika, pada kitab Makabe
-
Coba tengok bagian Deuterokanonika, pada kitab Makabe
Alkitab saya tidak ada kitab itu.
-
Alkitab saya tidak ada kitab itu.
Sejak kapan Alkitab anda tidak ada kitab kitab itu, bro?
Sedangkan saat Luther menterjemahkan Alkitab dari bahasa Latin ke Jerman, masih ada?
Begitu juga Alkitab KJV awal masih ada?
:whistle:
-
Alkitab saya tidak ada kitab itu.
astagafirullah.....
masyaalah....
kok bisa bro?
padahal dibagian lain dari Alkitab anda Pasti ada kalimat: "Jangalah Menambah atau MENGURANGI apa yang sudah tertulis"
atau di Alkitab anda juga TIDAK ADA KALIMAT diatas?
coba dibetulkan dulu mas Alkitabnya...
beli ke toko buku ada kok, Alkitab yang masih LENGKAP dan TIDAK DIKURANGI itu...
-
Sejak kapan Alkitab anda tidak ada kitab kitab itu, bro?
Sedangkan saat Luther menterjemahkan Alkitab dari bahasa Latin ke Jerman, masih ada?
Begitu juga Alkitab KJV awal masih ada?
:whistle:
Luther kan berusaha mengembalikan Alkitab sesuai aslinya termasuk ajarannya.
-
astagafirullah.....
masyaalah....
kok bisa bro?
padahal dibagian lain dari Alkitab anda Pasti ada kalimat: "Jangalah Menambah atau MENGURANGI apa yang sudah tertulis"
atau di Alkitab anda juga TIDAK ADA KALIMAT diatas?
coba dibetulkan dulu mas Alkitabnya...
beli ke toko buku ada kok, Alkitab yang masih LENGKAP dan TIDAK DIKURANGI itu...
Tergantung versi denominasi mana yang anda percaya.
-
Luther kan berusaha mengembalikan Alkitab sesuai aslinya termasuk ajarannya.
Lantas mengapa justru murid muridnya kemudian mencopot kitab kitab itu dari Alkitab?
:shrug:
-
Lantas mengapa justru murid muridnya kemudian mencopot kitab kitab itu dari Alkitab?
:shrug:
Bukan mencopotnya tetapi mengembalikannya kepada kanonisasi yang benar .
Menurut saya Luther mengoreksi baik kanon maupun ajaran gereja pada jaman itu.
-
Bukan mencopotnya tetapi mengembalikannya kepada kanonisasi yang benar .
Menurut saya Luther mengoreksi baik kanon maupun ajaran gereja pada jaman itu.
Apa maksud anda dengan mengoreksi kanon Alkitab, bro?
Yang dilakukan Luther adalah menterjemahkan Alkitab dari Latin ke Jerman, tidak merubah isinya, tidak menambah dan tidak mengurangi isinya.
-
Apa maksud anda dengan mengoreksi kanon Alkitab, bro?
Yang dilakukan Luther adalah menterjemahkan Alkitab dari Latin ke Jerman, tidak merubah isinya, tidak menambah dan tidak mengurangi isinya.
Mengembalikan kepada kanon Yahudi Jamnia yang dibuat di Palestina bukan di Alexandria yang bukan dalam bahasa Ibrani.
-
Mengembalikan kepada kanon Yahudi Jamnia yang dibuat di Palestina bukan di Alexandria yang bukan dalam bahasa Ibrani.
Tidak, bro.
Luther sama sekali tidak merubah Alkitab.
Beliau HANYA menterjemahkan dari Latin ke Jerman, isinya sama tidak ada yang dirubah.
Luther dan para pengikutnya kemudian menyebut kitab- kitab Deuterokanonika sebagai kitab- kitab Apokrif (tidak diilhami Roh Kudus). Namun demikian, Luther tetap memasukkan kitab- kitab Deuterokanonika tersebut di dalam terjamahan Kitab Suci yang disusunnya, sebagai tambahan/ appendix antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Hal ini berlangsung terus sampai tahun 1827, saat the British and Foreign Bible Society mencoret atau membuang kitab- kitab Deuterokanonika dari Kitab Suci mereka.
-
Tidak, bro.
Luther sama sekali tidak merubah Alkitab.
Beliau HANYA menterjemahkan dari Latin ke Jerman, isinya sama tidak ada yang dirubah.
Luther dan para pengikutnya kemudian menyebut kitab- kitab Deuterokanonika sebagai kitab- kitab Apokrif (tidak diilhami Roh Kudus). Namun demikian, Luther tetap memasukkan kitab- kitab Deuterokanonika tersebut di dalam terjamahan Kitab Suci yang disusunnya, sebagai tambahan/ appendix antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Hal ini berlangsung terus sampai tahun 1827, saat the British and Foreign Bible Society mencoret atau membuang kitab- kitab Deuterokanonika dari Kitab Suci mereka.
Tetapi Calvin pun setahu saya menolak apokripa.
-
Tetapi Calvin pun setahu saya menolak apokripa.
Iya, tetapi toh tetap menerima dalam Alkitab.
-
Iya, tetapi toh tetap menerima dalam Alkitab.
Hanya sebagai tambahan bukan setara dengan kitab kitab yang ada didalam Alkitab,jadi statusnya tidak mutlak karena dianggap ada kesalahan didalamnya.
-
Hanya sebagai tambahan bukan setara dengan kitab kitab yang ada didalam Alkitab,jadi statusnya tidak mutlak karena dianggap ada kesalahan didalamnya.
Tidak ada yang menyatakan kesalahan, bro. Mereka memasukannya dalam istilah Apokrifa, bukan berarti ada kesalahan. Melainkan yang tidak diketahui siapa penulisnya.
Padahal, kenyataannya, banyak kitab kitab dalam Alkitab yang sekarang kita pegang ini, juga tidak diketahui siapa penulisnya, tetapi kita percayai kebenarannya.
Mengapa?
-
Tidak ada yang menyatakan kesalahan, bro. Mereka memasukannya dalam istilah Apokrifa, bukan berarti ada kesalahan. Melainkan yang tidak diketahui siapa penulisnya.
Padahal, kenyataannya, banyak kitab kitab dalam Alkitab yang sekarang kita pegang ini, juga tidak diketahui siapa penulisnya, tetapi kita percayai kebenarannya.
Mengapa?
Saya pernah baca ada kesalahan mengenai lokasi dan ajaran yang kontradiksi dengan kitab lainnya yg ada di Alkitab.
-
Saya pernah baca ada kesalahan mengenai lokasi dan ajaran yang kontradiksi dengan kitab lainnya yg ada di Alkitab.
Jika anda punya sumbernya, tolog lampirkan di sini, bro, untuk kita pelajari bersama.
Sementara itu, tahukah anda, bahwa dengan menolak kitab Makabe, sejatinya orang Yahudi justru kehilangan momen penting, karena Bait Allah pernah dinodai dan justru tidak ada kisah tentang pentahiran Bait Allah selain pada kitab Makabe.
-
Jika anda punya sumbernya, tolog lampirkan di sini, bro, untuk kita pelajari bersama.
Sementara itu, tahukah anda, bahwa dengan menolak kitab Makabe, sejatinya orang Yahudi justru kehilangan momen penting, karena Bait Allah pernah dinodai dan justru tidak ada kisah tentang pentahiran Bait Allah selain pada kitab Makabe.
Kalau tidak salah di blog Sarapan Pagi Sbb :
http://www.sarapanpagi.org/kitab-kitab-makabe-vt158.html
Buku apokripa Katolik dengan Orthodox juga saya dengar tidak sama semua,.
Jadi ada 3 versi Alkitab setahu saya.
-
Dengan orthodox? Saya koq yakin sama, bro.
Katolik dan Orthodox hanya berbeda pada Pengakuan Iman mengenai Roh Kudus, bukan Alkitab.
-
Dengan orthodox? Saya koq yakin sama, bro.
Katolik dan Orthodox hanya berbeda pada Pengakuan Iman mengenai Roh Kudus, bukan Alkitab.
Kalau anda googling di Wikipedia daftarnya tidak sama,cobalah saya pernah membacanya.
Atau tanyakan kepada member Orthodox disini kalau ada.
-
Kalau anda googling di Wikipedia daftarnya tidak sama,cobalah saya pernah membacanya.
Atau tanyakan kepada member Orthodox disini kalau ada.
Tolong berikan linknya, bro.
Kalau member orthodox di FIK setahu saya adalah bro Roderick.
-
Tolong berikan linknya, bro.
Kalau member orthodox di FIK setahu saya adalah bro Roderick.
Perlu sedikit waktu mencarinya.
-
Tolong berikan linknya, bro.
Kalau member orthodox di FIK setahu saya adalah bro Roderick.
Coba disini :
http://en.wikipedia.org/wiki/New_Testament_apocrypha
Baca bagian principal divisionnya,malah lebih dari 3 versi.
-
Lhoh, koq ke New Testament (PB) ?
Di new testament (PB), yang disebut apokrifa adalah injil injil yang sama sekali tidak dikanon, bro. Termasuk di antaranya adalah injil2 Gnostik. Seperti Injil Yudas, Injil Petrus, dll.
Tidak ada perbedaan antara Alkitab Katolik dan Otthodox dalam hal ini.
-
Tolong berikan linknya, bro.
Kalau member orthodox di FIK setahu saya adalah bro Roderick.
Malah di website ini lebih dari 10 variasi Apokripa :
http://en.wikipedia.org/wiki/Biblical_canon
Makanya Apokripa ini memang membingungkan mana yg benar ?
-
Lhoh, koq ke New Testament (PB) ?
Di new testament (PB), yang disebut apokrifa adalah injil injil yang sama sekali tidak dikanon, bro. Termasuk di antaranya adalah injil2 Gnostik. Seperti Injil Yudas, Injil Petrus, dll.
Tidak ada perbedaan antara Alkitab Katolik dan Otthodox dalam hal ini.
Apokripa kan ditulis didalam jaman transisi antara jaman PL dan PB selama 400 tahun itu yang tidak ada nabi,jadi memang sebagian orang memasukkannya kedalam golongan PL ada juga yang PB.
Tetapi daftar bukunya kalau anda lihat memang tidak ada keseragaman mengenai Apokripa ini malah pada website yang saya kutip terakhir itu ada 10 macam variasi Apokripa.
Masing masing pasti mengaku dia yang benar.
-
Apokripa kan ditulis didalam jaman transisi antara jaman PL dan PB selama 400 tahun itu yang tidak ada nabi,jadi memang sebagian orang memasukkannya kedalam golongan PL ada juga yang PB.
Tetapi daftar bukunya kalau anda lihat memang tidak ada keseragaman mengenai Apokripa ini malah pada website yang saya kutip terakhir itu ada 10 macam variasi Apokripa.
Masing masing pasti mengaku dia yang benar.
Justru disitu titik kekeliruan (sorry) Protestan, yang menyamakan apokrifa dan deuterokanonika, bro.
Karena deuterokanonika tidak ditulis pada masa masa gnostik dan aliran bid'ah mulai menjamur.
Kalau anda baca tulisan KPR, maka yang beliau maksudkan adalah ajaran palsu yang kita kenal dengan bid'ah.
Kis 20:30 Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.
Jadi, aliran bid'ah sudah mulai muncul sejak jaman para rasul mengajar.
-
Justru disitu titik kekeliruan (sorry) Protestan, yang menyamakan apokrifa dan deuterokanonika, bro.
Karena deuterokanonika tidak ditulis pada masa masa gnostik dan aliran bid'ah mulai menjamur.
Kalau anda baca tulisan KPR, maka yang beliau maksudkan adalah ajaran palsu yang kita kenal dengan bid'ah.
Kis 20:30 Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.
Jadi, aliran bid'ah sudah mulai muncul sejak jaman para rasul mengajar.
Deterokanonika dengan aporkripa menurut saya hanya berbeda nama tetapi maksudnya sama.
Kedua istilah itu tidak boleh disamakan dengan memang banyak Injil palsu yang beredar seperti Injil Barnabas,Injil Magdalena dll,karena ini sudah pasti palsu.
-
Deterokanonika dengan aporkripa menurut saya hanya berbeda nama tetapi maksudnya sama.
Jelas berbeda, bro.
Deuterokanonika adalah Alkitab yang dikanon, sementara apokrifa tidak dikanon.
Ingat, kanon ini berhubungan dengan isi kitab kitab dalam Alkitab, yang tidak mungkin salah.
Kedua istilah itu tidak boleh disamakan dengan memang banyak Injil palsu yang beredar seperti Injil Barnabas,Injil Magdalena dll,karena ini sudah pasti palsu.
Anda tahu karena sudah diberitahu dan dinyatakan seperti itu oleh Magisterium.
Apa yang terjadi kalau tidak ada Magisterium?
Anda pernah baca 'injil' Yudas atau 'injil' Petrus?
-
Jelas berbeda, bro.
Deuterokanonika adalah Alkitab yang dikanon, sementara apokrifa tidak dikanon.
Ingat, kanon ini berhubungan dengan isi kitab kitab dalam Alkitab, yang tidak mungkin salah.
Anda tahu karena sudah diberitahu dan dinyatakan seperti itu oleh Magisterium.
Apa yang terjadi kalau tidak ada Magisterium?
Anda pernah baca 'injil' Yudas atau 'injil' Petrus?
Kitab-kitab Deuterokanonika dalam Alkitab adalah kitab-kitab yang dipandang sebagai bagian yang kanonik dari Perjanjian Lama Kristiani oleh Gereja Katolik Roma dan Kekristenan Timur akan tetapi tidak terdapat dalam Alkitab Ibrani, yang kerap dipandang protokanonik. Perbedaan ini telah menimbulkan perdebatan dalam Gereja awal mengenai apakah kitab-kitab tersebut dapat dibacakan dalam gedung-gedung Gereja dan karena itu dapat diklasifikasikan sebagai naskah-naskah yang kanonik.
Kata deuterokanonika berasal dari Bahasa Yunani yang artinya 'termasuk kanon kedua'.
Jadi memang ada perbedaan antara Protestan dan Katolik soal istilah tsb karena bagi Protestan kedua istilah itu sama.
Di Protestan kami tidak mengenal adanya sistim magisterium karena semua orang percaya boleh langsung berhubungan dengan Tuhan bukan seperti di PL harus ada Imam.
-
Di Protestan kami tidak mengenal adanya sistim magisterium karena semua orang percaya boleh langsung berhubungan dengan Tuhan bukan seperti di PL harus ada Imam.
Termasuk melaksanakan perjamuan kudus, menikahkan pasangan, dan menyusun Alkitab? Yang bener bro.
-
Termasuk melaksanakan perjamuan kudus, menikahkan pasangan, dan menyusun Alkitab? Yang bener bro.
Ada jabatan gereja yang namanya gembala atau Pendeta tetapi sama sekali berbeda dengan sistim magisterium anda itu.
Alkitab sudah selesai ribuan tahun yg lalu jadi tidak perlu disusun susun lagi.
-
Ada jabatan gereja yang namanya gembala atau Pendeta tetapi sama sekali berbeda dengan sistim magisterium anda itu.
Apa di gereja anda tidak ada pimpinannya?
Apa semua orang boleh menjadi pimpinan semaunya?
Rasanya gak gitu kan?
Alkitab sudah selesai ribuan tahun yg lalu jadi tidak perlu disusun susun lagi.
Siapa yang menentukan kalau ajaran seseorang mulai menyimpang?
Tidak ada? Betul, justru itulah mengapa dari Protestanisme berkembang menjadi Adventism, dan menjadi Mormon dan SSY. Siapa yang harus bertanggung jawab dalam hal ini? SIapa yang menjaga dan menjadi pagar agar tidak ada penyimpangan?
-
Apa di gereja anda tidak ada pimpinannya?
Apa semua orang boleh menjadi pimpinan semaunya?
Rasanya gak gitu kan?
Siapa yang menentukan kalau ajaran seseorang mulai menyimpang?
Tidak ada? Betul, justru itulah mengapa dari Protestanisme berkembang menjadi Adventism, dan menjadi Mormon dan SSY. Siapa yang harus bertanggung jawab dalam hal ini? SIapa yang menjaga dan menjadi pagar agar tidak ada penyimpangan?
Pemimpin di Protestan disebut gembala atau Pendeta.
Ajaran sesat itu berasal dari pendirinya yang memang sesat karena tidak taat kepada ajaran Alkitab dan itu ada didenominasi manapun.
Ajaran Katolik Karismatikpun berbeda dengan ajaran orisinil Katolik setahu saya.
Malah sering saya baca (maaf) banyak pastor atau imam yang diam diam punya istri dan anak,alias tidak selibat.
Malah di wikipedia saya baca pernah terjadi perebutan kekuasaan antar Paus sehingga terjadi lebih dari dua Paus dalam waktu yang sama.
Hans Kung juga berbeda pendapat dengan gereja Katolik.
Perbedaan pendapat itu wajar tetapi sepanjuang berpegang kepada Alkitab kita tidak mungkin keliru.
-
Pemimpin di Protestan disebut gembala atau Pendeta.
Ajaran sesat itu berasal dari pendirinya yang memang sesat karena tidak taat kepada ajaran Alkitab dan itu ada didenominasi manapun.
Betul, tetapi siapa yang berwenang menyatakan aliran ini benar aliran itu salah?
Tidak seorangpun?
Ajaran Katolik Karismatikpun berbeda dengan ajaran orisinil Katolik setahu saya.
Katolik dan Katolik Karismatik tidak berbeda, dan bisa diterima oleh Gereja Katolik. Itulah gunanya Magisterium.
Malah sering saya baca (maaf) banyak pastor atau imam yang diam diam punya istri dan anak,alias tidak selibat.
Pastor cuma manusia, tetapi selama ia menjabat sebagai pastor, maka kaul selibat tetap mengikatnya. Kcuali ia sudah melepaskan kaul itu. Atau, karena melanggar maka dipecat dari jabatan pastornya. Sama seperti juga Pendeta banyak yang korupsi dan terlibat skandal, kan?
Malah di wikipedia pernah terjadi perebutan kekuasaan antar Paus sehingga terjadi lebih dari dua Paus dalam waktu yang sama.
Betul, ada Pope, ada anti-pope, ada paus yang menyogok untuk berkuasa, dll. Itu manusiawi. Karena Paus hanya manusia biasa, dan manusia bisa jatuh dalam dosa. Tetapi justru dari hal hal seperti itulah terlihat, bahwa Jesus tetap memelihara dan menjaga GerejaNya, hingga sekarang ini, dan hingga akhir jaman. Sekali lagi, Paus bisa berdosa, tetapi pengajarannya tidak bisa salah.
Hans Kung juga berbeda pendapat dengan gereja Katolik.
Perbedaan pendapat itu wajar tetapi sepanjuang berpegang kepada Alkitab kita tidak mungkin keliru.
Lhoh, siapa yang bilang bahwa Katolik itu harus seragam? Sayapun bisa bertentangan dengan ajaran Katolik dalam beberapa hal, koq.
Tetapi, apa yang sudah menjadi keputusan Magisterium, harus saya patuhi. Itu fungsinya Magisterium. Karena Magisterium tidak mungkin salah dalam mengajar. Itu janji Jesus, dan saya percaya apa ucapan Jesus.
-
Betul, tetapi siapa yang berwenang menyatakan aliran ini benar aliran itu salah?
Tidak seorangpun?
Katolik dan Katolik Karismatik tidak berbeda, dan bisa diterima oleh Gereja Katolik. Itulah gunanya Magisterium.
Pastor cuma manusia, tetapi selama ia menjabat sebagai pastor, maka kaul selibat tetap mengikatnya. Kcuali ia sudah melepaskan kaul itu. Atau, karena melanggar maka dipecat dari jabatan pastornya. Sama seperti juga Pendeta banyak yang korupsi dan terlibat skandal, kan?
Betul, ada Pope, ada anti-pope, ada paus yang menyogok untuk berkuasa, dll. Itu manusiawi. Karena Paus hanya manusia biasa, dan manusia bisa jatuh dalam dosa. Tetapi justru dari hal hal seperti itulah terlihat, bahwa Jesus tetap memelihara dan menjaga GerejaNya, hingga sekarang ini, dan hingga akhir jaman. Sekali lagi, Paus bisa berdosa, tetapi pengajarannya tidak bisa salah.
Lhoh, siapa yang bilang bahwa Katolik itu harus seragam? Sayapun bisa bertentangan dengan ajaran Katolik dalam beberapa hal, koq.
Tetapi, apa yang sudah menjadi keputusan Magisterium, harus saya patuhi. Itu fungsinya Magisterium. Karena Magisterium tidak mungkin salah dalam mengajar. Itu janji Jesus, dan saya percaya apa ucapan Jesus.
Kembali lagi kita memang berbeda pendapat soal magisterium karena apa yang saya perhatikan didalam perdebatan diforum ini tidak ada jaminan bahwa ajarannya tidak menyimpang dari Alkitab.
Alkitab menurut saya jauh lebih berotoritas dari magisterium karena ia adalah firman Tuhan.
Jadi anda juga memahami bahwa berbeda pendapat itu memang wajar dan ada didalam setiap denominasi,apalagi kalau berbeda denominasi.
-
Kembali lagi kita memang berbeda pendapat soal magisterium karena apa yang saya perhatikan didalam perdebatan diforum ini tidak ada jaminan bahwa ajarannya tidak menyimpang dari Alkitab.
Kembali harus saya katakan, kalau Magisterium tersesat, maka tersesat jugalah Alkitab yang anda baca itu.
Alkitab menurut saya jauh lebih berotoritas dari magisterium karena ia adalah firman Tuhan.
Alkitab jelas berotoritas, tetapi sekali lagi, tanpa magisterium, maka Alkitab itu tidak ada, dan tidak berbentuk, bro.
Jadi anda juga memahami bahwa berbeda pendapat itu memang wajar dan ada didalam setiap denominasi,apalagi kalau berbeda denominasi.
Sejauh perbedaan pendapat itu disadari, dan dilandasi dengan pendapat yang kuat tentu tidak masalah. Tetapi kalau perbedaan pendapat itu HANYA didasari perasaan anti yang sudah ditanamkan, maka sungguh patut dikasihani.
Karena sejarah tidak mungkin bisa diubah ubah, dan bersandar dari sejarah semu hasil rekayasa, hanya demi perbedaan, tentu tidak layak disebut berbeda karena prinsip.
Syalom
-
Kembali harus saya katakan, kalau Magisterium tersesat, maka tersesat jugalah Alkitab yang anda baca itu.
Alkitab jelas berotoritas, tetapi sekali lagi, tanpa magisterium, maka Alkitab itu tidak ada, dan tidak berbentuk, bro.
Sejauh perbedaan pendapat itu disadari, dan dilandasi dengan pendapat yang kuat tentu tidak masalah. Tetapi kalau perbedaan pendapat itu HANYA didasari perasaan anti yang sudah ditanamkan, maka sungguh patut dikasihani.
Karena sejarah tidak mungkin bisa diubah ubah, dan bersandar dari sejarah semu hasil rekayasa, hanya demi perbedaan, tentu tidak layak disebut berbeda karena prinsip.
Syalom
Buktinya bro OSAS sudah memberikan banyak contoh penyimpangannya tetapi tidak ada yang bisa membantahnya.
-
Buktinya bro OSAS sudah memberikan banyak contoh penyimpangannya tetapi tidak ada yang bisa membantahnya.
Dia sedang berorasi kan? Tulisan saya tidak dijawab kan?
Dan kalau cuma memberikan link, untuk apa kita bahas? Masa anda mau membahas tentang link anti protestan? Buang waktu kan?
-
Dia sedang berorasi kan? Tulisan saya tidak dijawab kan?
Dan kalau cuma memberikan link, untuk apa kita bahas? Masa anda mau membahas tentang link anti protestan? Buang waktu kan?
Bukan linknya yang saya baca tetapi isi dari link tsb.
-
Bukan linknya yang saya baca tetapi isi dari link tsb.
Kalau ada yang ingin anda tanyakan dari isinya, silahkan saja post di FIK, satu persatu, kita ulas tuntas.
-
Kalau ada yang ingin anda tanyakan dari isinya, silahkan saja post di FIK, satu persatu, kita ulas tuntas.
Saya hanya berminat mendiskusikan topik ini saja.
-
Saya hanya berminat mendiskusikan topik ini saja.
Maka, jangan bawa bawa orang yang tidak berminat diskusi dengan baik, bro.
:D
-
Maka, jangan bawa bawa orang yang tidak berminat diskusi dengan baik, bro.
:D
Saya kan hanya menjawab pertanyaan anda dan tidak perlu harus didiskusikan secara detail .
-
Saya kan hanya menjawab pertanyaan anda dan tidak perlu harus didiskusikan secara detail .
Maka marilah kita berdiskusi secara santun dan menggunakan nalar serta logika sejalan dengan Alkitab. Tanpa bawa bawa orang yang tidak berminat diskusi kecuali menghujat saja.
-
Tergantung versi denominasi mana yang anda percaya.
saya ikut Tuhan Yesus langsung kok mas...
dan menurut logika Sola Scriptura yang harus persis dgn omongan Tuhan yang tertulis itu,
saya menemukan di Tulisan yg katanya omongan Tuhan itu, menyebutkan bahwa: Jangan Menambah dan MENGURANGI apa yang sudah tertulis..
sehingga Aliran yang telah DENGAN BERANI dan KURANG AJAR untuk MENGURANGI Tulisan Firman Tuhan itu jangan-jangan Tidak Alkitabiah dan Tidak Murni Mengajarkan Ajaran Yesus, alias mempropagandakan Ajaran Yesus yang telah Di-DISKON...
sehingga, menurut prinsip "MENGASIHI" ala sola scriptura,
bukankah sebaiknya teman-teman yang telah menerima ajaran Discounted agar kembali ke jalan yang benar (yg tidak terdiskon?)
hehe...
Wah... alhamdulliah..
saya bukan penganut model sola scriptura versi demikian...
sehingga terbebas dari godaan "pengasihan" semacam ini...
syukur kepada Allah semata....
hehe....
-
Kalau sudah mati nasibnya sudah pasti neraka atrau Sorga,buat apa lagi didoakan ?
Sebelum janur kuning melengkung smua usaha masih sah digunakan
Sebelum hari penghakiman tidak seorangpun tau nasib seseorang karenanya Doakanlah dan keputusan ada ditangan Yesus
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Harusnya hanya satu kacamata yaitu Kitab Suci bro
Berdasarkan kacamata anda.
Ada enggak larangan mendoakan orang yang telah meninggal
:)
-
Bukan linknya yang saya baca tetapi isi dari link tsb.
Link mana gerangan? Yang saya temukan hanya link berisi pernyataan, tanpa ada ulasan. Saya kira menanggapi itu, cukup dengan: Pernyataan link itu tidak benar.
-
sehingga Aliran yang telah DENGAN BERANI dan KURANG AJAR untuk MENGURANGI Tulisan Firman Tuhan itu jangan-jangan Tidak Alkitabiah dan Tidak Murni Mengajarkan Ajaran Yesus, alias mempropagandakan Ajaran Yesus yang telah Di-DISKON...
Friendly reminder kepada semua member FIK,
sebagaimana halnya member non-katolik yg tidak ditolerir di FIK ketika mengatakan gereja katolik memiliki ajaran palsu, injil palsu, dsb, maka mohon perhatian rekan2 non-protestant utk menghormati iman protestant yg memegang 39+27 kitab sebagai kanon Alkitab mereka.
Mohon dihindari penggunaan bahasa yg mendiskreditkan bahwa denominasi tertentu (e.g. protestant) mengurangi tulisan firman, mengurangi isi Alkitab, dsb.
-
Mohon dihindari penggunaan bahasa yg mendiskreditkan bahwa denominasi tertentu (e.g. protestant) mengurangi tulisan firman, mengurangi isi Alkitab, dsb.
Seingat saya saya tidak menyatakan mereka mengurangi isi Alkitab, council/mod Jenova. Tetapi sejujurnya, apa yang terjadi menurut anda? Katolik menambah isi Alkitab, atau Protestan yang mengurangi isi Alkitab?
Tolong beri jalan keluar untuk masalah ini, silahkan nasehat anda yang sangat luar biasa, monggo...
-
Seingat saya saya tidak menyatakan mereka mengurangi isi Alkitab, council/mod Jenova. Tetapi sejujurnya, apa yang terjadi menurut anda? Katolik menambah isi Alkitab, atau Protestan yang mengurangi isi Alkitab?
Tolong beri jalan keluar untuk masalah ini, silahkan nasehat anda yang sangat luar biasa, monggo...
Aku mengutip tulisan bro cadangdata, dan bukan mengacu pada tulisan Anda.
Dan ajakan yg aku berikan pun aku tujukan kepada semua member FIK, bukan sekedar utk Anda bro sniper. :)
Ini adalah diskusi dalam FIK, bukan suatu masalah, jadi tbh aku tidak tahu jalan keluar apa yg harus kita cari di sini.
Dari sisi Gereja Apostolik, kami mengacu pada bukti sejarah dan estafet ajaran, bahwa kanon Alkitab adalah 46 + 27.
Tapi dari sisi iman protestant, AFAIK mereka mengimani bahwa Alkitab adalah 39 + 27, dan jujur aku pun tidak dapat memahami dari mana protestant memperoleh kanon ini.
Tapi tidak memahami / tidak menerima iman protestant, tidak memberi aku hak utk menghakimi, apalagi menyatakan secara publik bahwa iman protestant adalah salah.
-
Aku mengutip tulisan bro cadangdata, dan bukan mengacu pada tulisan Anda.
Dan ajakan yg aku berikan pun aku tujukan kepada semua member FIK, bukan sekedar utk Anda bro sniper. :)
Betul, justru itu aku katakan sebelumnya, aku tidak menyebut hal itu.
Ini adalah diskusi dalam FIK, bukan suatu masalah, jadi tbh aku tidak tahu jalan keluar apa yg harus kita cari di sini.
Dari sisi Gereja Apostolik, kami mengacu pada bukti sejarah dan estafet ajaran, bahwa kanon Alkitab adalah 46 + 27.
Tapi dari sisi iman protestant, AFAIK mereka mengimani bahwa Alkitab adalah 39 + 27, dan jujur aku pun tidak dapat memahami dari mana protestant memperoleh kanon ini.
Tapi tidak memahami / tidak menerima iman protestant, tidak memberi aku hak utk menghakimi, apalagi menyatakan secara publik bahwa iman protestant adalah salah.
Nah justru itu yang aku tanya, lantas menurut anda, kalau ada Protestan yang menyebut Katolik menambah isi Alkitab, bagaimana? Sedangkan kita tahu dari sejarah Alkitab bahwa Protestan yang mengurangi isi Alkitab. Jadi kalau tidak boleh (menurut anda) mengatakan menambah/mengurangi, lantas apa yang harus dikatakan?
-
Nah justru itu yang aku tanya, lantas menurut anda, kalau ada Protestan yang menyebut Katolik menambah isi Alkitab, bagaimana? Sedangkan kita tahu dari sejarah Alkitab bahwa Protestan yang mengurangi isi Alkitab. Jadi kalau tidak boleh (menurut anda) mengatakan menambah/mengurangi, lantas apa yang harus dikatakan?
Iman katolik: Alkitab 46 + 27. Member yg mengatakan iman katolik salah --> tidak ditolerir.
Iman protestant: Alkitab 39 + 27. Member yg mengatakan iman protestant salah --> tidak ditolerir.
Iman gereja orthodox: tidak ada kanon mutlak Alkitab. Member yg mengatakan iman orthodox salah --> tidak ditolerir.
Silakan Anda sampaikan apa yg ingin Anda sampaikan, selama Anda menyampaikan dengan sopan dan tidak offensive, moderator FIK tidak akan ikut campur / memperingatkan Anda. :)
-
Iman katolik: Alkitab 46 + 27. Member yg mengatakan iman katolik salah --> tidak ditolerir.
Iman protestant: Alkitab 39 + 27. Member yg mengatakan iman protestant salah --> tidak ditolerir.
Iman gereja orthodox: tidak ada kanon mutlak Alkitab. Member yg mengatakan iman orthodox salah --> tidak ditolerir.
Silakan Anda sampaikan apa yg ingin Anda sampaikan, selama Anda menyampaikan dengan sopan dan tidak offensive, moderator FIK tidak akan ikut campur / memperingatkan Anda. :)
Oke, jadi aturan baru lagi di FIK ini, tidak boleh mengatakan menambah atau mengurangi isi Alkitab. Begiu maunya mod/council ?
-
Oke, jadi aturan baru lagi di FIK ini, tidak boleh mengatakan menambah atau mengurangi isi Alkitab. Begiu maunya mod/council ?
Peraturan FIK tetap sama, bahwa FIK adalah forum diskusi yang sehat, bebas ad hominem, tidak mendiskreditkan denominasi2 / agama2 tertentu.
Mengenai specific case: boleh atau tidak mengatakan "mengurangi / menambah isi Alkitab", kiranya sudah aku jabarkan di atas. Silakan, Anda bebas menginterpretasikannya.
Selama Anda mengikuti peraturan FIK: tidak mendiskreditkan dan tidak offensive terhadap denominasi tertentu, moderator FIK tidak akan turut campur / memperingatkan Anda. :)
-
Gak usah sewot mod/council. Anda bebas saja koq kalo mau memberi peringatan apapun pada Saya. Sayapun bebas mau di FIK atau logout. Gak Ada persoalan toh.
-
Gak usah sewot mod/council. Anda bebas saja koq kalo mau memberi peringatan apapun pada Saya. Sayapun bebas mau di FIK atau logout. Gak Ada persoalan toh.
Lho.. ga ada yg sewot kok... :grining:
Sebagai moderator, aku mengajak kita semua utk lebih berhati2 dalam bertutur kata dan menjaga kenyamanan berdiskusi.
Aku jelaskan peraturan FIK, dan aku jabarkan case by case. Aku sudah berusaha menjelaskan sebaik2nya, selanjutnya silakan diinterpretasikan sendiri penjelasan2ku itu.
Kalo Anda mengikuti peraturan FIK, entah karena memahami penjelasanku, atau simply menginterpretasikan sendiri peraturan2 FIK sesuai dgn visi misi FIK, moderator tidak akan ikut campur / memperingatkan karena memang tidak ada pelanggaran.
As simple as that... :)
-
He he he repot amat pake jabar jabarin. Kalo Ada yang melanggar, tindak aja. Itu tugas seorang mod kan?
Yang aneh adalah aturan yang terus menerus bertambah di FIK ini. Itu yang konyol.
-
He he he repot amat pake jabar jabarin. Kalo Ada yang melanggar, tindak aja. Itu tugas seorang mod kan?
Yang aneh adalah aturan yang terus menerus bertambah di FIK ini. Itu yang konyol.
Monggo, bro snipper, adalah sepenuhnya hak Anda utk berpendapat bahwa FIK konyol.
Adalah sepenuhnya hak Anda utk tetap berdiskusi di FIK, atau meninggalkan FIK jika memang Anda sudah tidak nyaman di sini.
Kiranya sudah clear mengenai ajakan yg aku berikan sebelumnya: utk menghormati juga iman member dari denominasi2 lain yg berbeda dengan iman Anda?
Jika sudah, mari kita akhiri pembicaraan ini, dan silakan BTT utk melanjutkan diskusi sesuai topik thread ini.
Atau jika Anda masih mau mempertanyakan / mendiskusikan aturan main FIK, silakan dilanjutkan di board "technical support".
-
-OOT detected, deleted by Jenova-
-
*OOT detected, deleted by Jenova*
-
Sebenernya Konflik tidak perlu terjadi seandainya kedua belah pihak meng=imani lukas 16:16
P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;
jadi baik untuk yang 39 + 27 maupun untuk yang 46 + 27 yang berlaku adalah yang 27
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
*OOT detected, deleted by Jenova*
-
Berdasarkan kacamata anda.
Ada enggak larangan mendoakan orang yang telah meninggal
:)
Reminder untuk Bro Quo Vadis
:D
-
Bro sniper,
Friendly reminder utk Anda.
Kiranya sudah aku berikan konklusi mengenai pertanyaan Anda, dan sudah aku ajakan utk mengakhiri OOT membahas peraturan FIK di thread ini.
Silakan menyampaikan keluhan mengenai moderator di board ”moderator vs member”, atau mendiskusikan peraturan2 FIK di board ”Technical Support”.
-
Tidak sadarkah anda mod?
Bahwa anda sendirilah yang memperpanjang masalah.
APA maksud ansa dengan friendly reminder?
APA salah Saya?
Tindak kalau berani, ngomong aja luh.
-
Tidak sadarkah anda mod?
Bahwa anda sendirilah yang memperpanjang masalah.
APA maksud ansa dengan friendly reminder?
APA salah Saya?
Tindak kalau berani, ngomong aja luh.
Warning dan sanksi utk Anda, bro sniper!!!
OOT, diberikan ajakan utk mengakhiri OOT, tapi meneruskan OOT disertai flamming!!
Level warning Anda sekarang adalah 30% (akumulasi dari warning2 sebelumnya).
Warning resmi berikutnya akan meningkatkan level warning, dan dapat mengubah status Anda dari "watched" (diawasi) menjadi "moderated" (postingan Anda akan dimoderasi dan tidak akan ditampilkan sebelum di-approve oleh moderator).
-
Memangnya saya peduli kalau level 99% sekalipun?
Belajar dululah menjadi moderator yang benar.
Moderator fungsinya bukan omong kosong.
Ngerti mod?
-
Memangnya saya peduli kalau level 99% sekalipun?
Belajar dululah menjadi moderator yang benar.
Moderator fungsinya bukan omong kosong.
Ngerti mod?
Warning dan sanksi utk Anda, bro sniper!!!
OOT, diberikan ajakan utk mengakhiri OOT, tapi meneruskan OOT disertai flamming!!
Level warning Anda sekarang adalah 30% (akumulasi dari warning2 sebelumnya).
Warning resmi berikutnya akan meningkatkan level warning, dan dapat mengubah status Anda dari "watched" (diawasi) menjadi "moderated" (postingan Anda akan dimoderasi dan tidak akan ditampilkan sebelum di-approve oleh moderator).
Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.
2 Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.
3 Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,
5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,
6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.
(Eph 4:1-6 ITB)
Ayolahh teman2 ... kita semua ikuti nasehat Rasul Paulus.
Kita berusaha memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.
:)
-
Ayolahh teman2 ... kita semua ikuti nasehat Rasul Paulus.
Kita berusaha memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera.
:)
iya yah daripada ngotot lebih baik kita menghargai hasil karya Yesus yang telah membatalkan taurat seperti yang di suratkan Paulus itu di efesus
P Baru: Efesus
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia(Yesus) telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya,
P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
BTT
Bagi yang tidak setuju dengan mendoakan orang yang telah mati.
Apakah ada larangan didalam Alkitab.
:)
-
BTT
Bagi yang tidak setuju dengan mendoakan orang yang telah mati.
Apakah ada larangan didalam Alkitab.
:)
Tidak ada larangan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal, seperti juga tidak ada larangan untuk merokok
Tuhan Yesus memberkati
han
-
BTT
Bagi yang tidak setuju dengan mendoakan orang yang telah mati.
Apakah ada larangan didalam Alkitab.
:)
Tidak ada larangan untuk mendoakan orang yang sudah meninggal, seperti juga tidak ada larangan untuk merokok
Tuhan Yesus memberkati
han
Thanks Om
Kita tunggu pendapat teman2 kita yang lain
:)
-
Memangnya saya peduli kalau level 99% sekalipun?
Belajar dululah menjadi moderator yang benar.
Moderator fungsinya bukan omong kosong.
Ngerti mod?
Bro sniper,
As far as I know yg dibicarakan modie jenova tidak ada yang omong kosong karena beliau berusaha menjelaskan aturan main di fik demi kenyamanan bersama.
Tetapi sepertinya semua penjelasan spt itu anda anggap omong kosong :doh:
Baiklah bro special case bagi anda tidak perlu ada penjelasan kan.....maka akan langsung diberi tindakan jika ada pelanggaran dll.
Ok bro sekarang kita btt
Salam
-
Thanks Om
Kita tunggu pendapat teman2 kita yang lain
:)
Apakah nif phooey juga merokok ??? sehingga begitu girang ketika oom bilang tidak ada larangan merokok ??
Tuhan Yesus memberkati
han
-
Apakah nif phooey juga merokok ??? sehingga begitu girang ketika oom bilang tidak ada larangan merokok ??
Tuhan Yesus memberkati
han
Biasanya teman2 yang tidak mendoakan orang mati juga melarang mendoakan orang mati.
Saya cuman kepingin tahu dasar scripturanya saja
:)
-
Biasanya teman2 yang tidak mendoakan orang mati juga melarang mendoakan orang mati.
Saya cuman kepingin tahu dasar scripturanya saja
:)
Ya , bukan itu saja bahkan berdoa didepan peti sewaktu melayat juga di larang
ada ada saja
Tuhan Yesus memberkati
han
-
Ya , bukan itu saja bahkan berdoa didepan peti sewaktu melayat juga di larang
ada ada saja
Tuhan Yesus memberkati
han
Termasuk tradisi juga tuh.
Dilaarang berdoa didepan peti mati
heheheheee :giggle:
-
Memangnya saya peduli kalau level 99% sekalipun?
Belajar dululah menjadi moderator yang benar.
Moderator fungsinya bukan omong kosong.
Ngerti mod?
Warning lagi utk Anda, bro sniper!!!
OOT, diberi warning tapi masih tetap OOT disertai flamming.
Silakan utk menyampaikan keluhan/kritik ttg moderator di board "moderator vs member".
Melanjutkan keluhan/kritik lagi di thread ini akan mendatangkan warning + sanksi lagi.
-
BTT
Bagi yang tidak setuju dengan mendoakan orang yang telah mati.
Apakah ada larangan didalam Alkitab.
:)
Masih menunggu pendapat teman2 yang melarang .........
:)
-
Masih menunggu pendapat teman2 yang melarang .........
:)
Karena pengalaman yangt sudah sudah maka
Engga ada yang berani karena takut dikeroyok
he he he he
Tuhan Yesus memberkati
han
-
Alkitab tidak melarang manusia berdoa, malah dianjurkan.
Berdoa bersama dan saling mendoakan selalu baik dan benar.
Justru karena orang yang sudah wafat tidak bisa berdoa sendiri, maka doa kita yang masih hidup sangat berguna.
Syalom
-
BTT
Bagi yang tidak setuju dengan mendoakan orang yang telah mati.
Apakah ada larangan didalam Alkitab.
:)
boro boro dicari larangan di Alkitab, phooey.
Wong pertanyaan saya aja kalo di dunia nyata (in reality) sso yg ibu/bapaknya mati sebagai non-K apa yg ada di benak ybs belon terjawab ... hehehe :D.
IMO, berdoa itu - inti dari isi2nya itu cuma dua :
1. berharap/memohon
2. bersyukur
orang yang beragama, ketika benak mengenang almarhum semasa hidup di bumi - sering tidak terlepas juga dengan benak "bagaimana/dimana" almarhum sekarang.
A. Secara ada "aliran" keKristenan yg memang meyakini pada keselamatan, maka bisa dimaklumi apabila almarhum mati sebagai Kristen maka "bagaimana/dimana" tsb sudah tentu terjawab "enak di surga" ---> otomatis bisa dimaklumi juga tidak perlu lagi adanya doa2 yg inti-nya ada di point-1 diatas bagi almarhum.
Dilain sisi,
B. (dari hasil kesimpulan saya berdasarkan baca2) sepertinya memang ada "aliran" lain dari keKristenan yg tidak bertindak/menentukan dirinya ibarat = Tuhan. So, sekalipun hati yang ditinggalkan yakin/percaya bhw almarhum yang mati sbg Kristen itu selamat - maka bisa dimaklumi doa2 yg intinya ada di point-1 masih terpanjatkan bagi almarhum.
Saya cenderung sebagai orang yg di point-B, namun saya tidak menemukan kejanggalan apabila ada orang lain yg di point-A :).
Alasan saya sebagai orang yg di point-B, The Last Judgement itu BUKAN manusia yg menentukan ---- dan KALAU saya di point-A, maka ini menuntun saya berpendapat, NANTI ... in The Last Judgement day - Yesus nggak perlu lagi repot2 menghakimi ... toh "manusia2"nya udah pada bisa mengelompokan dirsen ada di kanan ato di kiri ... DAN bisa ngusir2 yg dia anggap bukan masuk di kelompoknya ... "eh ... elu bukan di kanan loh tempatnya....." hehehe :D :lol: :giggle:
Disamping itu, kalo saya di point-A - timbul pertanyaan :
Bagaimana benak saya kalo mengalami ibu/bapak/saudara yang mati sebagai nonK ? ---> inilah yang belon/tidak/tidakpernah di jawab oleh orang2 yg di kelompok point-A :D.
:)
salam.
-
Alkitab tidak melarang manusia berdoa, malah dianjurkan.
Berdoa bersama dan saling mendoakan selalu baik dan benar.
Justru karena orang yang sudah wafat tidak bisa berdoa sendiri, maka doa kita yang masih hidup sangat berguna.
Syalom
Yup. :deal: :deal: :deal: :deal:
Tuhan Yesus memberkati
han
-
boro boro dicari larangan di Alkitab, phooey.
Alasan saya sebagai orang yg di point-B, The Last Judgement itu BUKAN manusia yg menentukan ---- dan KALAU saya di point-A, maka ini menuntun saya berpendapat, NANTI ... in The Last Judgement day - Yesus nggak perlu lagi repot2 menghakimi ... toh "manusia2"nya udah pada bisa mengelompokan dirsen ada di kanan ato di kiri ... DAN bisa ngusir2 yg dia anggap bukan masuk di kelompoknya ... "eh ... elu bukan di kanan loh tempatnya....." hehehe :D :lol: :giggle:
Betulm karena alasan the last judgemen jugalah maka yudas tidak bisa di prediksi masuk neraka
dan judas juga masih bisa kita bantu doa
Tuhan yesu memberkati
han
-
A. Secara ada "aliran" keKristenan yg memang meyakini pada keselamatan, maka bisa dimaklumi apabila almarhum mati sebagai Kristen maka "bagaimana/dimana" tsb sudah tentu terjawab "enak di surga" ---> otomatis bisa dimaklumi juga tidak perlu lagi adanya doa2 yg inti-nya ada di point-1 diatas bagi almarhum.
yakin bener ya aliran yang seperti ini..
padahal, belum tentu juga... :D
Sebab jika mereka, oleh pengenalan mereka akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus, telah melepaskan diri dari kecemaran-kecemaran dunia, tetapi terlibat lagi di dalamnya, maka akhirnya keadaan mereka lebih buruk dari pada yang semula. Karena itu bagi mereka adalah lebih baik, jika mereka tidak pernah mengenal Jalan Kebenaran dari pada mengenalnya, tetapi kemudian berbalik dari perintah kudus yang disampaikan kepada mereka. Bagi mereka cocok apa yang dikatakan peribahasa yang benar ini: "Anjing kembali lagi ke muntahnya, dan babi yang mandi kembali lagi ke kubangannya."2 Petrus 2:20-22
1 Timotius 5:8 Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman. dan banyak lagi..
namun walaupun punya keyakinan selamat, sebenernya ga ada buruknya juga mendoakan..
bertolak dari keyakinan kita, bahwa siapapun manusia yang hidup didunia itu tidaklah lepas dari dosa, tidaklah suci sempurna. trus, ada frasa di Alkitab yang mengatakan bahwa kita tidak dapat berada disurga tanpa kekudusan sempurna. nah, orang itu (yang sudah meninggal) walaupun selamat tapi masih belum suci.. maka, ia perlu doa-doa... sama seperti kita yg masih didunia fana ini.. yang juga perlu dan butuh didoakan. kalaupun yang maha kuasa menjudge sebagai orang yang suci sempurna, toh apa salahnya kita mendoakan.. karena kita berdoa, itu karena kita tidak tau, kita tidak dapat menjudge.. termasuk menjudge seseorang itu sudah disurga.
-
Disamping itu, kalo saya di point-A - timbul pertanyaan :
Bagaimana benak saya kalo mengalami ibu/bapak/saudara yang mati sebagai nonK ? ---> inilah yang belon/tidak/tidakpernah di jawab oleh orang2 yg di kelompok point-A :D.
:)
salam.
@ Bro Oda
Bagi yang percaya predestinasi .... mereka yg non Kristen ... pasti tidak selamat
:)
-
@ Bro Oda
Bagi yang percaya predestinasi .... mereka yg non Kristen ... pasti tidak selamat
:)
Jadi, nanti di surga, para penganut predsetinasi, hanya bisa menyaksikan orangtua dan nenek moyang mereka dibakar di neraka.
Kasihan....
:hug:
-
Jadi, nanti di surga, para penganut predsetinasi, hanya bisa menyaksikan orangtua dan nenek moyang mereka dibakar di neraka.
Kasihan....
:hug:
Untuk api penyucian, chek pula yang ini Om
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1505.120.html
-
Untuk api penyucian, chek pula yang ini Om
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1505.120.html
Lhoh, kita lagi ngomong mendoakan orang mati kan?
-
Lhoh, kita lagi ngomong mendoakan orang mati kan?
iya ... apa benar doa2 kita menjadi kain lenan berkilauan bagi orang2 mati (di purgatory)
:)
-
iya ... apa benar doa2 kita menjadi kain lenan berkilauan bagi orang2 mati (di purgatory)
:)
He he he he, saya suka tertawa sendiri kalau masih ada orang yang menganggap kehidupan setelah kematian (roh) dipersamakan dengan kehidupan duniawi (jasmani), om.
:whistle:
-
He he he he, saya suka tertawa sendiri kalau masih ada orang yang menganggap kehidupan setelah kematian (roh) dipersamakan dengan kehidupan duniawi (jasmani), om.
:whistle:
Dasar scriptura nya mana hayoooo ?
kalo kain lenan kan ada .... masa dikatakan hiperbolis
:what:
-
Dasar scriptura nya mana hayoooo ?
kalo kain lenan kan ada .... masa dikatakan hiperbolis
:what:
Begitu juga mengenai sorga yang berlantaikan batupermata.
Semua itu hanya simbolis, om.
Bahkan langit pun ternyata tidak ada kan?
Padahal di Alkitab banyak sekali disebut, hayoooo..
:whistle:
-
Begitu juga mengenai sorga yang berlantaikan batupermata.
Semua itu hanya simbolis, om.
Bahkan langit pun ternyata tidak ada kan?
Padahal di Alkitab banyak sekali disebut, hayoooo..
:whistle:
Akal budi manusia pada saat tersebut menterjemahkan menjadi lantai batu permata.
Emang salahnya apa Bro Salt.
Tapi intinya kan sama, surga sedemikian indahnya sehingga tidak dapat digambarkan.
Maksimal ya batu permata yang merupakan barang termahal di jaman tersebut.
:D
-
Akal budi manusia pada saat tersebut menterjemahkan menjadi lantai batu permata.
Emang salahnya apa Bro Salt.
Tapi intinya kan sama, surga sedemikian indahnya sehingga tidak dapat digambarkan.
Maksimal ya batu permata yang merupakan barang termahal di jaman tersebut.
:D
Tidak ada perlunya sorga berlantaikan batu permata, seperti juga tidak ada perlunya kain lenan di purgatory, om.
:D
-
Tidak ada perlunya sorga berlantaikan batu permata, seperti juga tidak ada perlunya kain lenan di purgatory, om.
:D
Hahahaaa....
Memang itu perenungan pribadi dari saya sendiri.
Jangan dicari di KGK ya
:giggle:
-
Hahahaaa....
Memang itu perenungan pribadi dari saya sendiri.
Jangan dicari di KGK ya
:giggle:
Gak ada di Alkitab, disebut tidak ALkitabiah.
Tidak tertulis di KGK, berarti tidak KGKiah
:D :P
-
@ Bro Oda
Bagi yang percaya predestinasi .... mereka yg non Kristen ... pasti tidak selamat
:)
Di kacamata mereka :
Kasihan Bro Oda
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Hahahaaa....
Memang itu perenungan pribadi dari saya sendiri.
Jangan dicari di KGK ya
:giggle:
nah apakah yang di bold pengaruh diam diam jajan,juga
atau pengaruh diskusi di Fik , yang penting adalahkedua hukum KK itu
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Akal budi manusia pada saat tersebut menterjemahkan menjadi lantai batu permata.
Itu akibat sering baca Cinderlela dan cerita 1001 malam sih
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Tidak ada perlunya sorga berlantaikan batu permata, seperti juga tidak ada perlunya kain lenan di purgatory, om.
:D
iya yah ntar kaen lenennya kena api juga hangus.
mestinya pakai pakaian dari serat Asbes yang Fireproof
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
nah apakah yang di bold pengaruh diam diam jajan,juga
atau pengaruh diskusi di Fik , yang penting adalahkedua hukum KK itu
Tuhan Yesus memberkati
Han
KGK adalah implementasi 2 hukum Kasih ....
Biar Om gak keliru implementasi, makanya baca dulu KGK
:)
-
Itu akibat sering baca Cinderlela dan cerita 1001 malam sih
Tuhan Yesus memberkati
Han
Saat itu belum ada Cinderella Om.
:)
-
KGK adalah implementasi 2 hukum Kasih ....
Biar Om gak keliru implementasi, makanya baca dulu KGK
:)
kalau mau nolongin orang yan celaka ,harus baca KGK dulu
maka keburu koit ntu orang
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
kalau mau nolongin orang yan celaka ,harus baca KGK dulu
maka keburu koit ntu orang
Tuhan Yesus memberkati
Han
Maka dari itu Om, sedia payung sebelum hujan.
Sebagai upaya2 preventif, baca2 dulu KGK.
Sehingga pas ada kejadian, bisa mengambil keputusan yang baik dan benar.
link nya dapat dibaca di sini http://www.imankatolik.or.id/katekismus.php
-
Maka dari itu Om, sedia payung sebelum hujan.
Sebagai upaya2 preventif, baca2 dulu KGK.
Sehingga pas ada kejadian, bisa mengambil keputusan yang baik dan benar.
link nya dapat dibaca di sini http://www.imankatolik.or.id/katekismus.php
satu pasal aja engga apal apal apalagi harus ribuan
nah nanti waktu kejadian malah bakalan termenung mrngingat ingat pasal KGK
apalagi kalo bertanya pada nip salt ,entar balik tanya dan disuruh merenung dulu jadi kapan nolongin orang kalo harus merenungin KGK dulu ???
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
tidak ada gunanya mendoakan orang mati, mendoakan orang lain yang masih hidup juga tidak berguna..
hanya imanmu yang dapat menyelamatkanmu, hanya iman mereka yang dapat menyelamatkan mereka..
-
tidak ada gunanya mendoakan orang mati, mendoakan orang lain yang masih hidup juga tidak berguna..
hanya imanmu yang dapat menyelamatkanmu, hanya iman mereka yang dapat menyelamatkan mereka..
Apakah berarti Paulus, Daud, Yakobus, bahkan Jesus berbohong ?:
2Kor 13:9 Sebab kami bersukacita, apabila kami lemah dan kamu kuat. Dan inilah yang kami doakan, yaitu supaya kamu menjadi sempurna.
Mzm 109:4 Sebagai balasan terhadap kasihku mereka menuduh aku, sedang aku mendoakan mereka.
Mat 19:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
2Kor 1:11 karena kamu juga turut membantu mendoakan kami, supaya banyak orang mengucap syukur atas karunia yang kami peroleh berkat banyaknya doa mereka untuk kami.
Yak 5:14 Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.
Yak 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
-
tidak ada gunanya mendoakan orang mati, mendoakan orang lain yang masih hidup juga tidak berguna..
hanya imanmu yang dapat menyelamatkanmu, hanya iman mereka yang dapat menyelamatkan mereka..
Mungkin YA mungkin juga NGGAK
Namun "repot"nya, sso yang mempunyai KASIH tidak mungkin bisa terhindar utk TIDAKberdoa untuk orang lain ... terserah apa orang laen tsb sudah mati atopun masih hidup, terserah juga mao apa kata orang :)
-
Mungkin YA mungkin juga NGGAK
Namun "repot"nya, sso yang mempunyai KASIH tidak mungkin bisa terhindar utk TIDAKberdoa untuk orang lain ... terserah apa orang laen tsb sudah mati atopun masih hidup, terserah juga mao apa kata orang :)
Kalau tidak punya?
:whistle:
-
Kalau tidak punya?
:whistle:
Maka dia kemungkinan cenderung berpendapat sbb :
tidak ada gunanya mendoakan orang mati, mendoakan orang lain yang masih hidup juga tidak berguna..
Karena berdoa itu dilihat dulu : ada gunanya ato kagak ?
Kalo ada gunanya ya baru berdoa ... gak ada gunanya, ya ngapain di doa-in.
Sedangkan KASIH tidak memfokuskan apakah ada gunanya ato nggak :D.
:)
salam.
-
Maka dia kemungkinan cenderung berpendapat sbb :
Karena berdoa itu dilihat dulu : ada gunanya ato kagak ?
Kalo ada gunanya ya baru berdoa ... gak ada gunanya, ya ngapain di doa-in.
Sedangkan KASIH tidak memfokuskan apakah ada gunanya ato nggak :D.
:)
salam.
Betul, bro.
Di dalam Alkitab banyak ayat yang mengajarkan kita untuk selalu berdoa dan mendoakan.
Syalom
-
lihat di sini :
http://forumimankristen.com/index.php/topic,52.0.html#new
-
Kenapa rasanya tidak terhubung antara judul trit dengan posting-an Sakarep, ya? Bisa dijelaskan?
-
Kenapa rasanya tidak terhubung antara judul trit dengan posting-an Sakarep, ya? Bisa dijelaskan?
gunanya ada bro... tergantung yg mendoakan
yg pengen si mati hidup lagi, ya tentu berguna bagi yg mendoakan
gitu
-
gunanya ada bro... tergantung yg mendoakan
yg pengen si mati hidup lagi, ya tentu berguna bagi yg mendoakan
gitu
Lhoh, saya klik link yang Sakarep berikan, ini http://forumimankristen.com/index.php/topic,52.0.html#new yang muncul adalah FORUM RULES.
:drool: :drool: :drool:
-
Lhoh, saya klik link yang Sakarep berikan, ini http://forumimankristen.com/index.php/topic,52.0.html#new yang muncul adalah FORUM RULES.
:drool: :drool: :drool:
maaf mungkin tadi kesasar bro.
peace , damai
-
maaf mungkin tadi kesasar bro.
peace , damai
O, begitu. Oke, deh. Damai, damai, damai.
-
maaf mungkin tadi kesasar bro.
peace , damai
siapa yang menyesatkan ya ??
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
siapa yang menyesatkan ya ??
Tuhan Yesus memberkati
Han
layar monitor saya om
-
layar monitor saya om
kalu begitu , sesuai anjuran Yesus , kalungkan saja abtu kilangan dan jeburin ke laut
Lukas 17
17:2 Adalah lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya, lalu ia dilemparkan ke dalam laut, dari pada menyesatkan salah satu dari orang-orang yang lemah ini.
he he he he
Tuhan Yesus memberkati
han
-
berdoalah utk dirimu sendiri saja, tidak usah kamu mendoakan org lain..
jiwamu hanya dapat diselamatkan oleh imanmu, bukan iman orang lain..
ini inti ajaran yang benar..
-
berdoalah utk dirimu sendiri saja, tidak usah kamu mendoakan org lain..
jiwamu hanya dapat diselamatkan oleh imanmu, bukan iman orang lain..
ini inti ajaran yang benar..
Apa lupa ada ayat ini, bro :
Yak 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
:doh:
-
Apa lupa ada ayat ini, bro :
Yak 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
:doh:
main comot Alkitab bro ?
-
main comot Alkitab bro ?
Anda bisa baca Alkitab, kan?
Bacalah dengan benar.
Syalom
-
Anda bisa baca Alkitab, kan?
Bacalah dengan benar.
Syalom
anda baca seluruh Alkitab ! maka akan ada temukan kebenaran sia2 jika menyeramatkan orang lain dgn imanmu.
-
anda baca seluruh Alkitab ! maka akan ada temukan kebenaran sia2 jika menyeramatkan orang lain dgn imanmu.
Waaah, sudah baca bolak balik.
Justru doa dan mendoakan adalah anjuran Tuhan, bro.
Kalau cuma berdoa demi diri sendiri, itu namanya egois. Tidak disukai Tuhan.
Siapa yang mengajari anda bersikap egois seperti itu?
Pasti bukan Jesus, bro.
Syalom
-
Waaah, sudah baca bolak balik.
Justru doa dan mendoakan adalah anjuran Tuhan, bro.
Kalau cuma berdoa demi diri sendiri, itu namanya egois. Tidak disukai Tuhan.
Siapa yang mengajari anda bersikap egois seperti itu?
Pasti bukan Jesus, bro.
Syalom
Ntar di beri Karunia bahasa Roh
Tugan Yesus memberkati
Han
-
Waaah, sudah baca bolak balik.
Justru doa dan mendoakan adalah anjuran Tuhan, bro.
Kalau cuma berdoa demi diri sendiri, itu namanya egois. Tidak disukai Tuhan
Sulit salt, kalau semisal ada seseorang yg memang sudah berpatokan "Tuhan menyukai yg kayak gini nih : tidak perlu mendoakan orang lain - berdoalah utk diriku sendiri saja" ---> ya adalah wajar kalau ybs tidak pernah akan mendoakan orang laen ... (imo) ini menyangkut ke imanan, salt. ---> Iman yang patuh utk melaksanakan apa yg disukai Tuhan.
:)
salam.
-
Sulit salt, kalau semisal ada seseorang yg memang sudah berpatokan "Tuhan menyukai yg kayak gini nih : tidak perlu mendoakan orang lain - berdoalah utk diriku sendiri saja" ---> ya adalah wajar kalau ybs tidak pernah akan mendoakan orang laen ... (imo) ini menyangkut ke imanan, salt. ---> Iman yang patuh utk melaksanakan apa yg disukai Tuhan.
:)
salam.
Lhoh, bro, kalau yang mengucapkan itu, misalnya nih, disertai permohohan maaf, adalah om hanhalim, saya masih nerima sambil ngelus dada. He he he.
Nah kalau yang ngomong tanpa dasar seperti itu adalah penganut solascriptura, sungguh mengherankan. Scriptura mana yang dipercayainya hingga ngotot seperti itu?
Syalom
-
Scriptura mana yang dipercayainya hingga ngotot seperti itu?
scriptura yg seturut interpretasi ybs .... hihihi :lol:
Semisal ada scriptura berbunyi : bla bla bla.
Yang bersangkutan mengertikannya : "oh... FirTu itu artinya = siasia mendoakan orang lain - cukup utk dirsen saja".
Nah, kalo sudah berpatokan demikian kan, bener kan saya ya salt... hehehe ... :D ..... karena didalam pengertian tsb terkandung bold ungu... bolddddd..... patuhilah oleh karenanya ---> "berdoa utk dirsen saja" --->ini menyangkut keimanan sso, iman yg patuh karena bold ungu :).
:)
salam.
-
scriptura yg seturut interpretasi ybs .... hihihi :lol:
Semisal ada scriptura berbunyi : bla bla bla.
Yang bersangkutan mengertikannya : "oh... FirTu itu artinya = siasia mendoakan orang lain - cukup utk dirsen saja".
Nah, kalo sudah berpatokan demikian kan, bener kan saya ya salt... hehehe ... :D ..... karena didalam pengertian tsb terkandung bold ungu... bolddddd..... patuhilah oleh karenanya ---> "berdoa utk dirsen saja" --->ini menyangkut keimanan sso, iman yg patuh karena bold ungu :).
:)
salam.
He he he he, ada ayat yang harus ditafsirkan, atau baru dimengerti setelah membaca ayat ayat yang lain. Tetapi, banyak juga ayat ayat yang artinya sangat jelas, bro. Untuk ayat ayat yang sangat jelas ini, penafsiran tentunya tidak diperlukan.
Tetapi, saya akan pusing lagi kalau kemudian ada pendapat bahwa, penentuan sebuah ayat itu perlu ditafsirkan atau literal, juga berdasarkan penafsiran.
He he he he he.
:doh: :lol:
-
He he he he, ada ayat yang harus ditafsirkan, atau baru dimengerti setelah membaca ayat ayat yang lain. Tetapi, banyak juga ayat ayat yang artinya sangat jelas, bro. Untuk ayat ayat yang sangat jelas ini, penafsiran tentunya tidak diperlukan.
yang di Bold merah ,oom sangat setujuu :deal: :deal:
jadi yang sudah jelas seperti ayat berikut ini sudah gak perlu ditafsirkan lagi
P Baru: Efesus
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia(Yesus) telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya,
P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Tolong jangan dibawa ke arah OOT, om.
Kita sedang bicara masalah mendoakan orang mati.
Syalom
-
Tolong jangan dibawa ke arah OOT, om.
Kita sedang bicara masalah mendoakan orang mati.
Syalom
lho yang sering membawa keluar dari topic bukankah nif salt sendiri ????
lihat baru saja nif salt membawa topic ini keluar dari topic , misalnya reply no #246
http://forumimankristen.com/index.php/topic,74.msg51381.html#msg51381
bukan saja OOT tapi juga strawman karena membawa bawa nama
he he he
Tuhan Yesus memberkati
han
-
Ya sudah, terserah om kalau mau terus OOT yang penting sudah saya ajak untuk BTT.
Syalom
-
Tetapi, saya akan pusing lagi kalau kemudian ada pendapat bahwa, penentuan sebuah ayat itu perlu ditafsirkan atau literal, juga berdasarkan penafsiran.
He he he he he.
:doh: :lol:
Kalo buat saya, yang bikin saya geleng2 kepala adalah yang mengertikan scriptura yg bunyinya bla3x itu, kekeuh, bhw tidak terbuka kemungkinan lain akan adanya pengertian yg berbeda selain dari pengertian dia (yakni : oh... ayat bla3x itu artinya = siasia mendoakan orang lain - cukup utk dirsen saja").
Kalo odading udah mentok, cenderung milih jalan : "ugh... gue gak ngerti dah jalan pikiran elo !" sambil geleng2 kepala ... hehehe :D.
:)
salam.
-
berdoalah utk dirimu sendiri saja, tidak usah kamu mendoakan org lain..
jiwamu hanya dapat diselamatkan oleh imanmu, bukan iman orang lain..
ini inti ajaran yang benar..
Menurut St. Paulus
"Karena kita adalah rekan sekerja Allah"(1Kor 3:9). Tuhan menghendaki agar kita bekerja sama di dalam karya penebusan-Nya.
St. Paulus kemudian berkata "menggenapkan dalam dagingku apa yg kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat" (Kol 1:24)
Tuhan menghendaki agar kita tidak hanya mengusahakan kita sendiri, tetapi juga "Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu"(Gal 6:2) karena kita ikut ambil bagian dalam kurban penebusan Kristus
Kita dapat dan harus saling membantu untuk mendapatkan ampunan untuk keringanan dosa satu sama lain. "Kalau ada seorang melihat saudaranya berbuat dosa, yaitu dosa yang tidak mendatangkan maut, hendaklah ia berdoa kepada Allah dan Dia akan memberikan hidup kepadanya, yaitu mereka, yang berbuat dosa yang tidak mendatangkan maut" (1Yoh 5:16)
Aku akan berdoa untukmu juga bro gelasbening :pray3:
Salam Damai Kristus
-
Kalo buat saya, yang bikin saya geleng2 kepala adalah yang mengertikan scriptura yg bunyinya bla3x itu, kekeuh, bhw tidak terbuka kemungkinan lain akan adanya pengertian yg berbeda selain dari pengertian dia (yakni : oh... ayat bla3x itu artinya = siasia mendoakan orang lain - cukup utk dirsen saja").
Kalo odading udah mentok, cenderung milih jalan : "ugh... gue gak ngerti dah jalan pikiran elo !" sambil geleng2 kepala ... hehehe :D.
:)
salam.
Tidak semua ayat Alkitab sukar dimengerti sehingga anda seolah olah membuat kebenaran itu menjadi relatif bro.
Menafsirkan suatu ayat harus konsisten dengan ayat ayat lainnya yang saling mendukung dan saling menjelaskan satu sama lain.
Ada ayat yang jelas jelas bisa dipahami secara literal yang tidak mungkin bisa dimanipulasi.
Shalom
-
Tidak semua ayat Alkitab sukar dimengerti sehingga anda seolah olah membuat kebenaran itu menjadi relatif bro.
Menafsirkan suatu ayat harus konsisten dengan ayat ayat lainnya yang saling mendukung dan saling menjelaskan satu sama lain.
Ada ayat yang jelas jelas bisa dipahami secara literal yang tidak mungkin bisa dimanipulasi.
Shalom
maaf ya mas soli..
saya berikan contoh NYATA yang terjadi di forum ini bbrp waktu yg lalu...
misalnya mas Soli berpendapat ada suatu ayat yang Tidak SUKAR DIMENGERTI sehingga membuat kebenaran itu menjadi relatif bro...
Misalnya ayat yg ada tulisannya "The Circle of Earth"
Menurut mas soli, Tuhan telah ber-firman dengan JELAS, GAMPANG, dan MUDAH DIMENGERTI bahwa sebleum copernicus, Alkitab telah menulis bahwa bumi itu bulat...
Tetapi mungkin keterbatasan kemampuan interpretasi mas soli yang kebetulan belum sempat baca versi bhs Inggris maupun Ibrani-nya,
membuat mas soli bisa MEM_VONIS bahwa PASTI TIDAK ADA INTERPRETASI LAIN bahwa di Alkitab: Bumi itu BULAT..
padahal ada manusia lain, misalnya saya..
yang kebetulan kurang kerjaan dan sempat-sempatnya lihat bahwa sebetulnya yg dimaksud itu adalah CIRCLE dan BUKAN Sphere...
ternyata menemukan suatu Interpretasi LAIN yang TIDAK KEPIKIRAN oleh mas soli, bahwa ternyata ADA INTERPRETASI LAIN atas firman Tuhan itu...
Nah..
dalam hal ini, maka firman Tuhan yg MAS SOLI KIRA dan mas Soli ANGGAP sudah DEMIKIAN JELAS-nya itu...
ternyata TINGKAT KEJELASAN-nya HANYALAH SEBATAS kemampuan dan KETERBATASAN daya INTERPRETASI mas soli aja..
dan TERNYATA masih amat terbuka LEBAR peluang INTERPRETASI LAINNYA yang mas soli pun ENGGAK BISA KEPIKIRAN (karena keterbatasan mas soli itu tadi..)
jadi mas..
Saya malah takut Durhaka pada Tuhan, ketika ada Suatu FIRMAN Tuhan yang saya YAKIN BANGET bahwa UDAH JELAS BETUL maksudnya...
masa sih... Tuhan ini SEBODOH SAYA yang cuma manusia bodoh dan serba terbatas ini?
Saya takut berdosa karena telah "MEMBATIN NAMA Tuhan dengan TIDAK HORMAT" karena mengira Tuhan SAMA BODOHnya dengan SAYA...
-
Tidak semua ayat Alkitab sukar dimengerti sehingga anda seolah olah membuat kebenaran itu menjadi relatif bro.
Saya tidak menampik kalimat bold ... saya sependapat sama soli.
Namun disini "kesulitan" yang timbul adalah DIKALA kalimat2 ayat yg sudah mudah di mengerti tsb di-relasikan (disangkut-pautin) ke banyak ayat2 lain ada di Alkitab. Itu ... disitulah yg menjadi "sukar dimengerti" ... ibarat : jadi ini maksudnya apa sehhh ??? :D.
Katakanlah :
ayat ABC berbunyi sederhana dan mudah mengerti.
ayat XYZ berbunyi tidak sederhana, sulit dimengerti dan perlu penalaran.
interpretasi menjadi campur aduk / gak jelas DIKALA ayat XYZ yg "sulit" itu pengertian kalimat2nya dirujuk ke ayat ABC yg sudah mudah dimengerti.... akibatnya ayat ABC tsb menjadi ngambang gak jelas karena perngertiannya bisa jadi terkontaminasi dari hasil interpretasi campur aduk XYZ dan ABC.
Menafsirkan suatu ayat harus konsisten dengan ayat ayat lainnya yang saling mendukung dan saling menjelaskan satu sama lain.
Nah itulah, karena orang "maksa" bold - alhasil ujung2nya berupa beragam pengertian :).
Ada ayat yang jelas jelas bisa dipahami secara literal yang tidak mungkin bisa dimanipulasi.
Iyaaa... saya sependapat kok soli :).
Namun dikala sso menelusuri lebih jauh ayat yg jelas dan mudah di pahami tsb, disitulah ketikanya terjadi perbedaan pengertian.
Sebagai contoh, gak usah jauh2 ... ya di thread ini laaah... :D.
Pertanyaan thread ini simple :
Apa gunanya mendoakan orang yang sudah mati?
Di rujuk mundur dulu sebelon mengajukan pertanyaan diatas :
Bergunakah mendoakan orang yg sudah mati ?
Mundur lagi :
Berguna ke siapa ?
Ke yang sudah mati ? ke yang masih hidup ? ataukah keduanya ?
Mundur lagi :
apakah BERDOA = sso melakukan animasi tubuh si subjek ke objek ?
apakah BERDOA = tentang berguna/tidak berguna ?
apakah ada batasan2 dari isi doa tsb ?
apa seh itu yang disebut katakerja BERDOA ?
IMO, perlu ditentukan dulu "prinsip" dasarnya yang mana, sebelon mengambil kesimpulan utk menjawab pertanyaan ungu :) ---> dan (imo) "prinsip" dasarnya disini adalah : define dulu yg orange. Setelah sepakat di orange, baru ketahuan apakah pertanyaan ke coklat dan ijo memungkinkan ... dan baru ke yang ungu.
Ada yang bersedia "mengulang" thread ini melalui proses warna-warni diatas ? hehehe :D
:)
salam.
-
tambahain lagi mundur nya, mas oda....
Apakah CUMA MAU BERDOA yang SUDAH PASTI BERGUNA alias DIKABULKAN ??
Apakah berarti Kalau JELAS TIDAK MUNGKIN DIKABULKAN --> maka HARAM untuk DI DOAKAN??
Apakah kalo berarti BERDOA yang SUDAH PASTI DIKABULKAN, tapi ternyata ENGGA TERKABUL --> maka berarti Iman-nya Palsu??
hehehe.....
-
Kegunaannya minimal adanya relasi antara si pendoa dengan Bapa di surga
:)
-
Kegunaannya minimal adanya relasi antara si pendoa dengan Bapa di surga
:)
Sip sip, satu masukan dari phooey.
Entah juga nih, belon tau juga masukan dari member laen seperti osas, gelasbening, dkk :D.
Dari jawaban phooey diatas, bisa/boleh saya asumsikan bhw jawaban tsb adalah statement ?
jadi disini tidak ngerujuk ke person individual, ibarat :
"saya berdoa terus ah ... ini berguna loh untuk menjaga relasi saya dgn Bapa di surga" - kaaan ? :D
:)
salam.
-
Yoh 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Jangan ragu-ragu meminta apa saja. :drool:
-
Saya tidak menampik kalimat bold ... saya sependapat sama soli.
Namun disini "kesulitan" yang timbul adalah DIKALA kalimat2 ayat yg sudah mudah di mengerti tsb di-relasikan (disangkut-pautin) ke banyak ayat2 lain ada di Alkitab. Itu ... disitulah yg menjadi "sukar dimengerti" ... ibarat : jadi ini maksudnya apa sehhh ??? :D.
Katakanlah :
ayat ABC berbunyi sederhana dan mudah mengerti.
ayat XYZ berbunyi tidak sederhana, sulit dimengerti dan perlu penalaran.
Semua ayat Alkitab pasti selaras dan harmonis satu sama lain hanya penafsiran orang saja yang bisa berkontradiksi karena persepsinya yang sudah selektif.
Quote
Menafsirkan suatu ayat harus konsisten dengan ayat ayat lainnya yang saling mendukung dan saling menjelaskan satu sama lain.
Nah itulah, karena orang "maksa" bold - alhasil ujung2nya berupa beragam pengertian .
Perbedaan penafsiran adalah jamak tetapi itu tidak berarti bahwa kebenaran Tuhan itu relatif tergantung pemahaman manusia.
Manusia bisa salah tetapi kebenaran Tuhan tetap tidak pernah berubah.
Quote
Ada ayat yang jelas jelas bisa dipahami secara literal yang tidak mungkin bisa dimanipulasi.
Iyaaa... saya sependapat kok soli .
Namun dikala sso menelusuri lebih jauh ayat yg jelas dan mudah di pahami tsb, disitulah ketikanya terjadi perbedaan pengertian.
Sebagai contoh, gak usah jauh2 ... ya di thread ini laaah... .
Pertanyaan thread ini simple :
Apa gunanya mendoakan orang yang sudah mati?
Di rujuk mundur dulu sebelon mengajukan pertanyaan diatas :
Bergunakah mendoakan orang yg sudah mati ?
Mundur lagi :
Berguna ke siapa ?
Ke yang sudah mati ? ke yang masih hidup ? ataukah keduanya ?
Mundur lagi :
apakah BERDOA = sso melakukan animasi tubuh si subjek ke objek ?
apakah BERDOA = tentang berguna/tidak berguna ?
apakah ada batasan2 dari isi doa tsb ?
apa seh itu yang disebut katakerja BERDOA ?
IMO, perlu ditentukan dulu "prinsip" dasarnya yang mana, sebelon mengambil kesimpulan utk menjawab pertanyaan ungu ---> dan (imo) "prinsip" dasarnya disini adalah : define dulu yg orange. Setelah sepakat di orange, baru ketahuan apakah pertanyaan ke coklat dan ijo memungkinkan ... dan baru ke yang ungu.
Ada yang bersedia "mengulang" thread ini melalui proses warna-warni diatas ? hehehe
Perbedaan penafsiran itu memang sudah jamak terjadi tetapi seperti yang sudah saya katakan sebelumnya bahwa kelak semua manusia akan dihakimi apakah memang dia memahami dan mempraktekkan dengan benar Firman Tuhan itu.
Banyak perbedaan didalam penafsiran tidak berarti bahwa kebenaran itu relatif ataupun tidak ada yang benar dari berbagai macam penafsiran tsb.
Saya percaya bahwa tanpa iluminasi dari Roh Kudus tidak mungkin manusia bisa memahami firman Tuhan dengan benar.
Tidak semua orang menerima iluminasi dari Roh Kudus karena itu merupakan karunia Tuhan.
Shalom
-
@soli
Semua ayat Alkitab pasti selaras dan harmonis satu sama lain hanya penafsiran orang saja yang bisa berkontradiksi karena persepsinya yang sudah selektif.
Nah, justru penafsiran itu yang akan jadi masalah karena ditafsirkan secara semena mena oleh berbagai golongan bro, betul kan?
Perbedaan penafsiran adalah jamak tetapi itu tidak berarti bahwa kebenaran Tuhan itu relatif tergantung pemahaman manusia.
Manusia bisa salah tetapi kebenaran Tuhan tetap tidak pernah berubah.
Nah, lantas penafsiran yang mana yang paling benar?
Kalau anda katakan kebenaran Alkitab, maka akan menjadi loop yang terus menerus berputar, bro.
Saya percaya bahwa tanpa iluminasi dari Roh Kudus tidak mungkin manusia bisa memahami firman Tuhan dengan benar.
Itulah mengapa kita harus punya pegangan, dengan berpegang kepada pihak yang apostolik, kemungkinan anda keliru menafsirkan Alkitab bisa diminimalisir.
Syalom
-
@soli
Nah, justru penafsiran itu yang akan jadi masalah karena ditafsirkan secara semena mena oleh berbagai golongan bro, betul kan?
Nah, lantas penafsiran yang mana yang paling benar?
Kalau anda katakan kebenaran Alkitab, maka akan menjadi loop yang terus menerus berputar, bro.
Itulah mengapa kita harus punya pegangan, dengan berpegang kepada pihak yang apostolik, kemungkinan anda keliru menafsirkan Alkitab bisa diminimalisir.
Syalom
Penafsiran smena mena menurut anda itu sangat relatif karena tidak semua orang demikian karena ada prinsip hermeneutika yang baik didalam menafsir Alkitab.
Apa yang anda anggap apostolik itupun ternyata banyak ajarannya kontradiksi dengan Alkitab,kalau tidak percaya baca saja diskusi didalam topik Sola Scriptura mengenai apa yang anda anggap apostolik ini.
Shalom
-
Penafsiran smena mena menurut anda itu sangat relatif karena tidak semua orang demikian karena ada prinsip hermeneutika yang baik didalam menafsir Alkitab.
Apa yang anda anggap apostolik itupun ternyata banyak ajarannya kontradiksi dengan Alkitab,kalau tidak percaya baca saja diskusi didalam topik Sola Scriptura mengenai apa yang anda anggap apostolik ini.
Shalom
Pertama, jalur Apostolik benar ataupun salah, selalu dijaga oleh Roh Kudus sesuai janji Jesus sendiri.
Kedua, pihak pihak dengan jalur Apostolik yang memiliki pengetahuan tertinggi dalam hal Alkitab, karena merekalah yang menyusun dan menentukan kitab kitab dalam Alkitab, di bawah bimbingan Roh Kudus.
Karena itulah mereka sangat layak dipercaya, melebihi siapapun.
Syalom
-
Pertama, jalur Apostolik benar ataupun salah, selalu dijaga oleh Roh Kudus sesuai janji Jesus sendiri.
Kedua, pihak pihak dengan jalur Apostolik yang memiliki pengetahuan tertinggi dalam hal Alkitab, karena merekalah yang menyusun dan menentukan kitab kitab dalam Alkitab, di bawah bimbingan Roh Kudus.
Karena itulah mereka sangat layak dipercaya, melebihi siapapun.
Syalom
Tidak ada jaminan apa yang anda anggap apostolik itu benar benar setia kepada ajaran apostolik karena mereka jugalah yang menambahi segala macam ajaran yang bertentangan dengan ajaran apostolik.
Shalom
-
Tidak ada jaminan apa yang anda anggap apostolik itu benar benar setia kepada ajaran apostolik karena mereka jugalah yang menambahi segala macam ajaran yang bertentangan dengan ajaran apostolik.
Shalom
Tidak ada penambahan.
Jika kita bisa menerima tanggal 25 adalah Natal (peringatan kelahiran Jesus), dan penentuan kapan Jumat Agung (Hari wafat Jesus), serta penentuan Minggu sebagai hari untuk beribadah (memuliakan Tuhan). Dan itu kita tidak kataka sebagai menambah nambah ajaran, maka apa lagi yang ingin dipersoalkan?
Syalom
-
Tidak ada penambahan.
Jika kita bisa menerima tanggal 25 adalah Natal (peringatan kelahiran Jesus), dan penentuan kapan Jumat Agung (Hari wafat Jesus), serta penentuan Minggu sebagai hari untuk beribadah (memuliakan Tuhan). Dan itu kita tidak kataka sebagai menambah nambah ajaran, maka apa lagi yang ingin dipersoalkan?
Syalom
Makanya silahkan anda baca didalam topik Sola Scriptura semua penambahan ajaran tsb karena akan OOT kalau saya jelaskan disini.
Shalom
-
Semua ayat Alkitab pasti selaras dan harmonis satu sama lain hanya penafsiran orang saja yang bisa berkontradiksi karena persepsinya yang sudah selektif.
Pertanyaannya : siapa yg berkontradiksi ? siapa yang tidak berkontradiksi ?
Perbedaan penafsiran adalah jamak tetapi itu tidak berarti bahwa kebenaran Tuhan itu relatif tergantung pemahaman manusia.
Oleh karena itulah, "perbedaan" yang dibilang jamak itu enaknya dilihat dari pov relatif ...
kalo diliat dari pov absolut ... maka tidak akan mungkin timbul perbedaan ... dan kalopun sekali ada timbul perbedaan maka ini cuma menyangkut True/False---> dan ini nggak bisa dikatakan bold.
Manusia bisa salah tetapi kebenaran Tuhan tetap tidak pernah berubah.
Lah... yang kita lagi omongin ini kan tentang para manusia-nya, soli ?
Banyak perbedaan didalam penafsiran tidak berarti bahwa kebenaran itu relatif
saya nggak lagi berpendapat bhw kebenaran itu sendiri = relatif.
Kebenaran itu sendiri sudah benar ... namun pov manusia yg begitu beragam menyebakan "tingkat" kebenaran tersebut relatif. (contoh, ilustrasi kontes ratu kecantikan saya... hehehe :)).
ataupun tidak ada yang benar dari berbagai macam penafsiran tsb.
Lah kalo kalimatnya demikian dan rujukannya adalah kebenaran absolut yg tidak bisa menjadi relatif dari pov berbagai macam manusia ... maka artinya ini kan membuat orang cap cip cup apabila setiap kelompok mengumandangkan kalimat pada quote diatas ?
Saya percaya bahwa tanpa iluminasi dari Roh Kudus tidak mungkin manusia bisa memahami firman Tuhan dengan benar.
Bukan tentang percaya ato gak percaya-nya iluminasi RK soli ... namun begimana menentukan dari berbagai macam penafsiran tsb salah satunya aja yang benar ?
Diketika orang memilih : apakah dia berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati atau nggak ---> maka artinya dia akan dihadapi cuma dua pilihan : BENAR utk percaya berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati ---- SALAH utk percaya berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati
IMO, solusi yg paling netral adalah percaya pada iluminasi RK-nya diri sendiri. Tuli-kan bhw kedua belah pihak (baik yang percaya berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati DAN yang tidak percaya berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati) keduanya sama sama teriak : "ini dibawah iluminasi RK loh !" :).
salam.
-
Makanya silahkan anda baca didalam topik Sola Scriptura semua penambahan ajaran tsb karena akan OOT kalau saya jelaskan disini.
Shalom
SUdah saya baca, tetapi jika ada yang dari situs gak jelas, saya malas menengok ke sana, bro. Kalau anda kutip dan diskusikan di FIK, maka menjadi tanggung jawab anda untuk mempertahankan jika dicounter, tetapi kalau adanya di situs lain, mau diapain? Untuk apa kita tengok? Betul kan?
Ok, jadi kita sekarang kembali saja ke judul topik.
Syalom
-
Pertanyaannya : siapa yg berkontradiksi ? siapa yang tidak berkontradiksi ?
Oleh karena itulah, "perbedaan" yang dibilang jamak itu enaknya dilihat dari pov relatif ...
kalo diliat dari pov absolut ... maka tidak akan mungkin timbul perbedaan ... dan kalopun sekali ada timbul perbedaan maka ini cuma menyangkut True/False---> dan ini nggak bisa dikatakan bold.
Lah... yang kita lagi omongin ini kan tentang para manusia-nya, soli ?
saya nggak lagi berpendapat bhw kebenaran itu sendiri = relatif.
Kebenaran itu sendiri sudah benar ... namun pov manusia yg begitu beragam menyebakan "tingkat" kebenaran tersebut relatif. (contoh, ilustrasi kontes ratu kecantikan saya... hehehe :)).
Lah kalo kalimatnya demikian dan rujukannya adalah kebenaran absolut yg tidak bisa menjadi relatif dari pov berbagai macam manusia ... maka artinya ini kan membuat orang cap cip cup apabila setiap kelompok mengumandangkan kalimat pada quote diatas ?
Bukan tentang percaya ato gak percaya-nya iluminasi RK soli ... namun begimana menentukan dari berbagai macam penafsiran tsb salah satunya aja yang benar ?
Diketika orang memilih : apakah dia berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati atau nggak ---> maka artinya dia akan dihadapi cuma dua pilihan : BENAR utk percaya berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati ---- SALAH utk percaya berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati
IMO, solusi yg paling netral adalah percaya pada iluminasi RK-nya diri sendiri. Tuli-kan bhw kedua belah pihak (baik yang percaya berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati DAN yang tidak percaya berdoa yg bersangkut paut dgn orang yg sudah mati) keduanya sama sama teriak : "ini dibawah iluminasi RK loh !" :).
salam.
Makanya penafsiran Alkitab harus konsisten satu sama lain dengan ayat ayat lainnya sebab semua ayat saling mendukung.
Kalau hanya comot satu ayat pasti akan menyimpang penafsirannya.
Apalagi kalau tidak pakai referensi ayat lalu membuat ajaran sendiri maka sudah pasti lebih jauh lagi mpenyimpangannya.
Semua orang memang berhak menganggap diri nya sendiri yang paling benar tetapi kebenaran itu hanya satu dan kelak akan terbukti dan teruji siapa yang benar dan siapa yang salah.
Shalom
-
Makanya penafsiran Alkitab harus konsisten satu sama lain dengan ayat ayat lainnya sebab semua ayat saling mendukung
tapi semua kelompok juga mengumandangkan kalimat statement yg sama pada di quote atas, soli.
Kalau hanya comot satu ayat pasti akan menyimpang penafsirannya.
idem ungu :).
Apalagi kalau tidak pakai referensi ayat lalu membuat ajaran sendiri maka sudah pasti lebih jauh lagi mpenyimpangannya.
tidak semua ajaran tertulis di Alkitab kan ? :)
Semua orang memang berhak menganggap diri nya sendiri yang paling benar tetapi kebenaran itu hanya satu dan kelak akan terbukti dan teruji siapa yang benar dan siapa yang salah.
kalo tentang benar/paling benar ... maka kelak yg akan dibuktikan adalah mana yg benar dan mana yg paling benar ... bukan mana yg benar mana yg salah, soli :).
salam.
-
tapi semua kelompok juga mengumandangkan kalimat statement yg sama pada di quote atas, soli.
idem ungu :).
tidak semua ajaran tertulis di Alkitab kan ? :)
kalo tentang benar/paling benar ... maka kelak yg akan dibuktikan adalah mana yg benar dan mana yg paling benar ... bukan mana yg benar mana yg salah, soli :).
salam.
Semua wahyu Tuhan sudah tertulis didalam Alkitab tidak ada yang belum karena semua salinan naskah aslinya masih banyak disimpan sampai sekarang.
Hanya ada dua macam kebenaran yaitu yang benar dan yang tidak benar alias salah karena tidak ada kebenaran Allah yang bersifat abu abu tetapi absolut tanpa kompromi.
Shalom
-
Semua wahyu Tuhan sudah tertulis didalam Alkitab tidak ada yang belum karena semua salinan naskah aslinya masih banyak disimpan sampai sekarang
Kecuali soli berpendapat bhw "yg diperbuat oleh Yesus" itu = Yesus mengunci mulutnya diam seribu bahasa sambil berbuat, maka kalimat di quote diatas tidak sejalan dgn ayat sbb :
Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
bukankah begitu, solo ?
Hanya ada dua macam kebenaran yaitu yang benar dan yang tidak benar alias salah karena tidak ada kebenaran Allah yang bersifat abu abu tetapi absolut tanpa kompromi
Kok soli ngasih statement terus siiihhh .... ?? :). Saya sependapat kok ama statement di quote atas, soli.
Yang ingin saya kemukakan itu adalah bhw manusia masih belon/tidak bisa dengan sempurna mengertikan kebenaran Absolut tsb ---> dan ini adalah hal wajar, karena pengetahuan manusia itu sendiri tidak lengkap.
Apakah menurut soli, di jaman sekarang ADA manusia yang pengetahuannya lengkap sempurna karena semuanya sudah jelas terpampang dan tidak samar samar lagi ?
Apabila jawaban ungu YA ... maka ImanPercaya tidak diperlukan lagi, soli.
1+1 = 2 tidak memerlukan :
"yakin percaya ato kagak luh bhw 1+1 = 2 ?"
1+1 = 2 tidak memerlukan :
"mari kita berharap 1+1 = 2" :D
Kebenaran Absolut menyangkut rohani, tidak seperti 1+1=2 kan soli ?
Kebenaran Absolut menyangkut rohani itu masih relatif secara pov tiap2 manusia ---> oleh karena itulah Allah mengaruniakan "tool" Iman :)
:)
salam.
-
btw, soli belon menjelaskan ttg quote soli sbb :
Perbedaan penafsiran adalah jamak tetapi itu tidak berarti bahwa kebenaran Tuhan itu relatif tergantung pemahaman manusia
Bagaimana bisa dikatakan adalah hal lumrah (jamak) terdapatnya perbedaan penafsiran apabila Kebenaran Absolut JUGA BISA manusia mengertikan secara absolut (tidak relatif) ?
soli menggunakan kata "penafsiran".
Apabia ungu, maka tidak berlaku kata "penafsiran".
1+1 = 2 tidak membutuhkan penafsiran.
1+1 tidak perlu ditafsir hasilnya = 1 or 2 or 3 :).
1+1 = 2 ---> absolut benar
1+1 = 0,5 ---> absolut salah
tidak mungkin bisa dinyatakan : adalah jamak apabila terdapat perbedaan tafsiran antara 1+1 = 2 dengan 1+1 = 0,5
Iya kaaannnn ? ... :)
salam.
-
Semua wahyu Tuhan sudah tertulis didalam Alkitab tidak ada yang belum karena semua salinan naskah aslinya masih banyak disimpan sampai sekarang.
Hanya ada dua macam kebenaran yaitu yang benar dan yang tidak benar alias salah karena tidak ada kebenaran Allah yang bersifat abu abu tetapi absolut tanpa kompromi.
Shalom
ah masa mas...
Jadinya Bumi itu CIRCLE atau SPHERE mas?
hayooo.....
-
Sol, yang ini,
Semua wahyu Tuhan sudah tertulis didalam Alkitab tidak ada yang belum karena semua salinan naskah aslinya masih banyak disimpan sampai sekarang,
apakah dasar pikiran Solideogloria berdasarkan Yoh 20:30-31 yang bilang 30 Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, 31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya?
Kalau berkenan, sudikah Solideogloria menguraikan dasar pikiran sehingga sampai pada simpulan seperti yang saya quote itu?
Saya sendiri, menurut nalar sehat yang saya miliki, tidak menangkap bahwa semua wahyu Tuhan sudah tertulis didalam Alkitab. Ayat 30 sangat jelas menyatakan bahwa masih banyak yang tidak tercatat. Ayat 31, terutama pada yang saya tebalkan dan saya garis bawahi, memberi pengertian kepada saya, bahwa semua yang tercantum di Alkitab telah dicatat. Saya pikir, itu adalah pernyataan yang sebenar-benarnya. Sebab, kalau belum dicantumkan di Alkitab, bagaimana bisa kita membacanya? Jadi, memang semua yang tercantum di Alkitab telah dicatat, sehingga pembaca Alkitab dapat membacanya.
Mengenai yang belum dicatat, tentu saja belum tercantum di Alkitab. Bagaimana mengetahui bahwa masih banyak yang belum dicatat? Lhah, selain karena dituliskan begitu di Alkitab, juga dari perintah Jesus Kristus agar murid/rasul perdanaNya mengajarkan semua yang diperintahkan oleh Jesus Ktristus itu kepada domba-domba Kristus.
Tentu saja domba-domba yang di dalam kandang yang satu. Domba-domba dari kandang lain selain kandang yang satu, Tuhan Jesus Kristus akan menyerukan ke domba-domba dari kandang lain itu, dan domba-domba itu mendengarkan perkataan Jesus Kristus, sehingga semua domba dijadikan satu kawanan satu gembala. Itu pula yang dimaksudkan dalam Yoh 10:16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
Damai, damai, damai.
-
Guys, kalo kita mendoakan saudara2 kita yg ada di purgatori, itu basicnya supaya "akibat dosa"nya hilang (tidak perlu dimurnikan), atau "akibat dosa"nya tetap dimurnikan tp prosesnya instant (tidak mengikuti proses reguler) ?
Salam.
-
Guys, kalo kita mendoakan saudara2 kita yg ada di purgatori, itu basicnya supaya "akibat dosa"nya hilang (tidak perlu dimurnikan), atau "akibat dosa"nya tetap dimurnikan tp prosesnya instant (tidak mengikuti proses reguler) ?
Salam.
dosa diampuni.. namun bukan berarti sudah murni..
oleh karena penebusan Tuhan, maka dosa orang beriman tidak lagi mematikan, dosa diampuni... namun bukannya otomatis suci, sehingga manusia perlu disucikan.
namanya pemurnian, dan pensucian.
seperti halnya kayu yang tertancap oleh paku...
ibarat kayu itu manusia, dan paku itu dosa..
dan dosa yang diampuni itu ibarat aku yang sudah dicabut dari kayu...
maka, keadaan kayu sekarang sudah tanpa paku, namun kayu masih mempunyai lubang bekas paku tersebut.. nah, api pensucian itu ibarat sebuah sarana penutup luka lubang bekas paku pada kayu itu. sehingga kayu bisa kembali sempurna seperti sediakala.
nah, doa2 kita, atau amal2 kita berguna seperti "silih.." artinya disini adalah, sebagai additional... atau sebagai bantuan.. agar proses pemurnian bisa lebih cepat.
-
Biasanya, akan timbul ucapan, oooh kalau gitu Katolik meragukan kemampuan Tuhan menebus dosa manusia....dst..
Syalom
-
Biasanya, akan timbul ucapan, oooh kalau gitu Katolik meragukan kemampuan Tuhan menebus dosa manusia....dst..
Syalom
dosa manusia sudah ditebus... maka dari itu manusia sudah tidak mati.
jika anda mencuri barang istana, maka hukum yang seharusnya berlaku adalah, hukuman mati..
kini oleh karena anak sang raja, rela menanggung dosa, maka anda di ampuni.. anda dilepaskan dari hukuman mati, anda kembali disayangi oleh sang raja. namun, tentu saja anda juga harus mengembalikan barang yang anda curi itu... :)
-
Waktu itu saya sempet bertanya, entah lupa di thread mana. Cuma karena belon ada yang sempet jawab, akhirnya saya ngubek internet. Nggak banyak hasil search yg memuaskan yg saya dapet.
Cuma ada satu masukan (entah kredibel/kagak --- mewakili GK ato kagak) disitu dikatakan jiwa yang diketika dia mati, dalam bbrp saat masih bisa memilih ngikutin "cahaya" ato kagak di alam sono tsb.
Mumpung ada onde, saya ingin menanyakan info tsb - bener ato kagak yah ?
Di artikel tsb juga terdapat info bhw orang setelah mati jasmani, jiwa ybs sendiri yang memilih masuk purgatori ato kagak. Adapun di Purgatori, yang ada adalah state jiwa ybs yang berupa penyesalan "tidak sesuai bagi Tuhan" atas apa yg dia tidak perbuat dan atas apa yg dia perbuat sewaktu dia bernafas. Semakin jauh dari ungu, semakin besar "penyesalan", semakin lama dia di purgatori.
Doa oleh yg masih hidup, membantu jiwa tsb pada proses di purgatori.
Sampe diatas, apakah info tsb memang demikian - onde ?
:)
salam.
-
Di artikel tsb juga terdapat info bhw orang setelah mati jasmani, jiwa ybs sendiri yang memilih masuk purgatori ato kagak. Adapun di Purgatori, yang ada adalah state jiwa ybs yang berupa penyesalan "tidak sesuai bagi Tuhan" atas apa yg dia tidak perbuat dan atas apa yg dia perbuat sewaktu dia bernafas. Semakin jauh dari ungu, semakin besar "penyesalan", semakin lama dia di purgatori.
Doa oleh yg masih hidup, membantu jiwa tsb pada proses di purgatori.
Sampe diatas, apakah info tsb memang demikian - onde ?
Mewakili bro mod Onde, saya jawab tidak seperti itu, bro.
Syalom
-
dosa diampuni.. namun bukan berarti sudah murni..
oleh karena penebusan Tuhan, maka dosa orang beriman tidak lagi mematikan, dosa diampuni... namun bukannya otomatis suci, sehingga manusia perlu disucikan.
namanya pemurnian, dan pensucian.
seperti halnya kayu yang tertancap oleh paku...
ibarat kayu itu manusia, dan paku itu dosa..
dan dosa yang diampuni itu ibarat aku yang sudah dicabut dari kayu...
maka, keadaan kayu sekarang sudah tanpa paku, namun kayu masih mempunyai lubang bekas paku tersebut.. nah, api pensucian itu ibarat sebuah sarana penutup luka lubang bekas paku pada kayu itu. sehingga kayu bisa kembali sempurna seperti sediakala.
nah, doa2 kita, atau amal2 kita berguna seperti "silih.." artinya disini adalah, sebagai additional... atau sebagai bantuan.. agar proses pemurnian bisa lebih cepat.
Thanks jawabannya bro. Boleh saya bertanya lagi ya... :D
Bagaimana mekanismenya bahwa doa2 kita bisa membantu proses pemurnian bisa berjalan lebih cepat ? Atau bagaimana sebenarnya proses pemurnian itu sendiri ?
Apakah lewat doa kemudian Tuhan berbelas kasih memberikan remisi (pengurangan masa pemurnian) misalnya, atau "Api" yg ada di purgatori menjadi lbh "besar" sehingga menjadi lebih cepat "matang", atau bagaimana..?
Maksud saya begini, jika memang harus dimurnikan, ya dimurnikan sesuai dgn apa yg harus dimurnikan, baik caranya, waktunya, sesuai dgn ketetapanNya. Bukankah dgn mempercepat proses pemurnian itu akan berpengaruh pada tingkat kemurnian itu sendiri ?
Maaf ya banyak bertanya nih... :blush:
Salam.
-
Apakah lewat doa kemudian Tuhan berbelas kasih memberikan remisi (pengurangan masa pemurnian) misalnya, atau "Api" yg ada di purgatori menjadi lbh "besar" sehingga menjadi lebih cepat "matang", atau bagaimana..?
Maksud saya begini, jika memang harus dimurnikan, ya dimurnikan sesuai dgn apa yg harus dimurnikan, baik caranya, waktunya, sesuai dgn ketetapanNya. Bukankah dgn mempercepat proses pemurnian itu akan berpengaruh pada tingkat kemurnian itu sendiri ?
Maaf ya banyak bertanya nih...
Namanya remisi, tentu anda kenal mod, seperti remisi pada para napi itu.
Remisi ya remisi, pengurangan masa hukuman, bukan berarti kurungannya dipersempit, atau jatah makannya dikurangi, kan?
Syalom
-
Mewakili bro mod Onde, saya jawab tidak seperti itu, bro.
Syalom
makasih atas masukan salt.
Yang saya tulis memang bukan kalimat literal yg dari artikel tsb ... melainkan dari kesimpulan saya setelah baca kalimat sbb :
So, in the same way, we should take great care of these souls who expect everything from us, attentive to the slightest offering, hopeful for the least of our prayers, to relieve them from their pain
So yang bold saya simpulkan sebagai "penyesalan" ---> karena tadinya saya pikir apa lagi selain penyesalan yg bisa bikin sakit ? api panas membara ? luka2 gosong karena api tsb ? rasanya "janggal" kalo orange ... hehehe :D.
Sedangkan ini :
jiwa ybs sendiri yang memilih masuk purgatori ato kagak
It is the soul itself which wants to go to Purgatory, in order to be pure before going to Heaven
sumber artikel : http://www.michaeljournal.org/simma.htm
Semakin jauh dari ungu, semakin besar "penyesalan", semakin lama dia di purgatori
Nah kalo quote diatas, cuma tebak2an saya yang ternyata salah. Dari masukan salt "tidak seperti itu" : Jadi jumlah "durasi" semua jiwa di purgatori emang tetap/fix bagi setiap jiwa (durasi = T) - Tidak berdasarkan quote tebakan saya diatas yah ?
Doa oleh yg masih hidup, membantu jiwa tsb pada proses di purgatori
Jiwa mr.X - mr.Y - mr.Z masuk purgatori dgn "durasi" sama ---> durasi = T.
- mr.X yg lebih banyak mendapat doa dari keluarga yg masih hidup, maka T = T - 10
- mr.Y yg sedikit dpt doa dari keluarganya, maka T = T - 3
- sedangkan mr.Z yg tidak dpt doa sama sekali, maka T = T - 0
Kemungkinan tebakan saya diatas salah .... lalu yang begimana yg semestinya yah apabila memungkinkan di jelaskan secara general ?
:)
salam.
-
Seperti yang sudah saya sampaikan di atas kepada mod Djo, bro.
Bahwa remisi tidak berhubungan dengan penambahan fasilitas ranjang kepada tahanan, atau pemberian ruangan yang dipersempit atau diperluas, melainkan pengurangan waktu penahanan.
Syalom
-
Namanya remisi, tentu anda kenal mod, seperti remisi pada para napi itu.
Remisi ya remisi, pengurangan masa hukuman, bukan berarti kurungannya dipersempit, atau jatah makannya dikurangi, kan?
Syalom
Katakanlah masa pemurnian sesungguhnya 1 tahun. Kemudian didoakan oleh rekan2 dan keluarga yg masih hidup di dunia, sehingga Remisi pun diberikan dan menjadi 6 bulan saja masa pemurniannya. Begitu ya ?
Pertanyaan saya, bagaimana dgn tingkat kemurniannya ? Seseorang yg dimurnikan 1 tahun dan seseorang yg dimurnikan 6 bulan tentu berbeda tingkat kemurniannya kan ? Seperti buah yg matang di pohon dan buah yg matang karbitan ?
Atau Tuhan mengatur sedemikian rupa spy yg dimurnikan 1 thn dan yg dimurnikan 6 bln memiliki tingkat kemurnian yg sama ?
Karena kita tentu tidak sepakat jika ada orang yg belum murni tapi sudah masuk sorga, lantaran mendapat potongan Remisi yg begitu besar misalnya karena keluarga dan rekan2 yg masih hidup di dunia begitu gencar menaikkan doa2nya.
Salam.
-
Katakanlah masa pemurnian sesungguhnya 1 tahun. Kemudian didoakan oleh rekan2 dan keluarga yg masih hidup di dunia, sehingga Remisi pun diberikan dan menjadi 6 bulan saja masa pemurniannya. Begitu ya ?
Pertanyaan saya, bagaimana dgn tingkat kemurniannya ? Seseorang yg dimurnikan 1 tahun dan seseorang yg dimurnikan 6 bulan tentu berbeda tingkat kemurniannya kan ? Seperti buah yg matang di pohon dan buah yg matang karbitan ?
Atau Tuhan mengatur sedemikian rupa spy yg dimurnikan 1 thn dan yg dimurnikan 6 bln memiliki tingkat kemurnian yg sama ?
Salam.
Apakah napi yang mendapat remisi barakibat 'kualitas' penahanannya berkurang? Sehingga berpengaruh pada kadar kebebasannya?
He he he he he
:whistle:
-
Apakah napi yang mendapat remisi barakibat 'kualitas' penahanannya berkurang? Sehingga berpengaruh pada kadar kebebasannya?
He he he he he
:whistle:
Kalo kasusnya ttg Napi, pengurangan masa hukuman bisa berujung pada kapok tidaknya ia masuk penjara.
Kalo kasus Purgatorium, kita berbicara mengenai sudah murni (selesai proses) atau belumnya seseorang di tempat tsb. Bukan sekedar sudah masuk purgatori atau belumnya kan ?
Atau saya salah memahami ?
Salam.
-
Kalo kasusnya ttg Napi, pengurangan masa hukuman bisa berujung pada kapok tidaknya ia masuk penjara.
Kalo kasus Purgatorium, kita berbicara mengenai sudah murni (selesai proses) atau belumnya seseorang di tempat tsb. Bukan sekedar sudah masuk purgatori atau belumnya kan ?
Atau saya salah memahami ?
Salam.
Bagaimana anda bisa mengatakan seseorang yang mendapat remisi berujung pada kapok tidaknya, mod?
Barangkali anda punya data pendukung?
:whistle:
-
Bagaimana anda bisa mengatakan seseorang yang mendapat remisi berujung pada kapok tidaknya, mod?
Barangkali anda punya data pendukung?
:whistle:
Saya katakan BISA berujung. Ketika masa hukuman menjadi ringan, maka kemungkinan besar itu bukan lagi menjadi sesuatu yg menakutkan bagi mereka.
Nah, apakah dalam purgatorium konsepnya pun seperti itu ? Karena setahu saya Purgatorium bukanlah sebuh tempat utk menjalankan penghukuman, tapi tempat utk menjalankan pemurnian.
Nah, ketika proses pemurnian itu berjalan tidak semestinya (lebih cepat krn dibantu doa2 td), bagaimana dgn hasil pemurniannya ? Apakah hasilnya sama dgn yg tanpa remisi ? Sama2 murni ?
Nangkap maksud saya ya bro ?
Salam.
-
Saya katakan BISA berujung. Ketika masa hukuman menjadi ringan, maka kemungkinan besar itu bukan lagi menjadi sesuatu yg menakutkan bagi mereka.
Nah, apakah dalam purgatorium konsepnya pun seperti itu ? Karena setahu saya Purgatorium bukanlah sebuh tempat utk menjalankan penghukuman, tapi tempat utk menjalankan pemurnian.
Nah, ketika proses pemurnian itu berjalan tidak semestinya (lebih cepat krn dibantu doa2 td), bagaimana dgn hasil pemurniannya ? Apakah hasilnya sama dgn yg tanpa remisi ? Sama2 murni ?
Nangkap maksud saya ya bro ?
Salam.
Tidak, sama sekali tidak nangkep, mod.
Anda terlalu terpaku pada cara berpikir duniawi.
Yang kita bicarakan adalah remisi, dan tidak ada hubungannya dengan kualitas pemurnian, apa hubungannya?
Apa anda anggap pemurnian seperti masak air dengan kadar panas kompor yang berbeda? Ada ada saja, mod. Kalau yang seperti itu yang anda sebut diskusi, maka maaf saja, saya tidak berminat turut serta.
Syalom
-
Mumpung ada Boss Djo.
Boss ... di Protestan apakah ada larangan mendoakan orang mati secara scriptura ?
Thanks
:)
-
Tidak, sama sekali tidak nangkep, mod.
Anda terlalu terpaku pada cara berpikir duniawi.
Remisi itu pengurangan masa hukuman kan ? Misalnya awalnya 1 thn kemudian setelah remisi jadi 6 bln ? Analoginya spt itu kan ? Bukankah itu jg cara berpikir duniawi bro? :think1:
Yang kita bicarakan adalah remisi, dan tidak ada hubungannya dengan kualitas pemurnian, apa hubungannya?
Katakanlah emas harus dimurnikan sekian derajat dan sekian waktu. Karena terburu2, emas itu diangkat sebelum waktunya (baca: remisi). Apakah kualitasnya akan sama dgn yg diangkat tepat pada waktunya ?
Menurut sy ini berhubungan bro.
Apa anda anggap pemurnian seperti masak air dengan kadar panas kompor yang berbeda? Ada ada saja, mod. Kalau yang seperti itu yang anda sebut diskusi, maka maaf saja, saya tidak berminat turut serta.
Syalom
Itulah makanya saat diawal saya bertanya apa dan bagaimana sebenarnya pemurnian itu.
Harap dimaklumi kalo saya salah berimajinasi krn sejak awal pertanyaan saya blm dijawab bro.
Dan sayangnya saya baru membaca kalimat terakhir anda ini pada saat2 terakhir..., well Ok lah kalo begitu bro. Thanks.
-
Mumpung ada Boss Djo.
Boss ... di Protestan apakah ada larangan mendoakan orang mati secara scriptura ?
Thanks
:)
Sundulll ...
Mumpung ada orangnya
:)
-
Mumpung ada Boss Djo.
Boss ... di Protestan apakah ada larangan mendoakan orang mati secara scriptura ?
Thanks
:)
Eh ada Kung Phoo... :D
Sebelumnya ditanya dulu nih Kung, mendoakan orang mati itu contohnya sperti apa ya ?
-
Eh ada Kung Phoo... :D
Sebelumnya ditanya dulu nih Kung, mendoakan orang mati itu contohnya sperti apa ya ?
Allah, pangkal kehidupan semua insan, Engkau telah memanggil ... dari tengah-tengah kami untuk kembali ke hadirat-Mu. Dia sekarang berada di pangkuan-Mu. Tetapi kami tetap merasa bersatu dengan dia. Sebab kami semua adalah putra-Mu, kami sama-sama anggota Tubuh Kristus yang satu, warga persekutuan kaum beriman dahulu, kini, dan yang akan datang.
Kami yakin bahwa hidupnya hanyalah diubah, bukannya dilenyapkan; dan bahwa suatu kediaman abadi
kini tersedia baginya di surga: Didasari oleh keyakinan ini, semoga dalam menghadapi maut yang tak terelakkan kami tidak lagi merasa takut, karena sungguh-sungguh didukung oleh harapan akan hidup abadi yang Kau janjikan kepada kami.
Bapa, ampunilah segala dosanya, dan terimalah dia dalam pangkuan kasih-Mu. la telah mati seperti Kristus; maka perkenankanlah ia pun bangkit seperti Kristus.
Kami berdoa pula bagi semua orang yang telah Kau panggil mendahului kami. Karena belas kasih dan kerahiman-Mu, semoga mereka memperoleh kebahagiaan bersama para kudus-Mu.
Ya Bapa, semua harapan ini kami haturkan kepada-Mu dengan pengan- taraan Yesus Kristus, dalam persekutuan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa. (Amin.)
Seperti ini
:)
-
Ini menurut saya ya...... yg nggak setuju jangan marah... :peace:
Allah, pangkal kehidupan semua insan, Engkau telah memanggil ... dari tengah-tengah kami untuk kembali ke hadirat-Mu. Dia sekarang berada di pangkuan-Mu. Tetapi kami tetap merasa bersatu dengan dia. Sebab kami semua adalah putra-Mu, kami sama-sama anggota Tubuh Kristus yang satu, warga persekutuan kaum beriman dahulu, kini, dan yang akan datang.
Kami yakin bahwa hidupnya hanyalah diubah, bukannya dilenyapkan; dan bahwa suatu kediaman abadi
kini tersedia baginya di surga:
Sampai sini nggak ada masalah saya rasa.
Didasari oleh keyakinan ini, semoga dalam menghadapi maut yang tak terelakkan kami tidak lagi merasa takut, karena sungguh-sungguh didukung oleh harapan akan hidup abadi yang Kau janjikan kepada kami.
Ini justru berdoa utk diri sendiri ya ?
Mungkin lebih pas kalo kalimatnya : Berikanlah kami kekuatan menghadapi maut spy kami tidak lagi merasa takut dst. dst.
Dari kecil saya diajarkan utk tdak menggunakan kata semoga... :D krn semoga identik dgn sesuatu yg belum pasti.
Bapa, ampunilah segala dosanya, dan terimalah dia dalam pangkuan kasih-Mu. la telah mati seperti Kristus; maka perkenankanlah ia pun bangkit seperti Kristus.
Yg ini tidak perlu, karena Tuhan sudah menebus dan mengampuni dosa2nya lewat Salib Kristus.
Kami berdoa pula bagi semua orang yang telah Kau panggil mendahului kami. Karena belas kasih dan kerahiman-Mu, semoga mereka memperoleh kebahagiaan bersama para kudus-Mu.
Kita tahu bahwa mereka telah beristirahat dari jerih lelah mereka, maka kita dapat berkata DENGAN PASTI bahwa berbahagialah mereka yg mati didalam Tuhan.
Jika kita sudah tahu dgn pasti, maka Firman Tuhan itu Ya dan Amin. Tidak lagi semoga.
Ya Bapa, semua harapan ini kami haturkan kepada-Mu dengan pengan- taraan Yesus Kristus, dalam persekutuan Roh Kudus, kini dan sepanjang masa. (Amin.)
Tidak ada masalah.
Salam.
-
Ehhhhm, tepat seperti yang sudah saya prediksi pada reply #280
Biasanya, akan timbul ucapan, oooh kalau gitu Katolik meragukan kemampuan Tuhan menebus dosa manusia....dst..
Syalom
He he he he he he
-
Seperti yang sudah saya sampaikan di atas kepada mod Djo, bro.
Bahwa remisi tidak berhubungan dengan penambahan fasilitas ranjang kepada tahanan, atau pemberian ruangan yang dipersempit atau diperluas
Nggak... saya juga nggak sedang berpendapat seperti quote diatas kok ... :) (saya ngga berpendapat bhw remisi = "kenyamanan" selama di purgatori di tambahin) :).
Melainkan,
melainkan pengurangan waktu penahanan.
oleh karena itu di post sebelumnya saya kaitkan dengan "durasi" (pada ilustrasi mr.X Y dan Z) yang tentunya saya juga masih belon tau/bisa membayangkan ttg "durasi" tsb di alam sono :D.
Mengenai yang saya simpulkan di post sebelumnya,
- A. jiwa ybs sendiri yang memilih masuk purgatori ato kagak
dan dari masukan salt adalah "tidak seperti itu", kalau tidak seperti point-A - jadi seperti apakah secara menurut ke Katolikan ?
- B. "pain" ibarat = "penyesalan dari kalimat to relieve them from their pain
dan dari masukan salt adalah "tidak seperti itu", seperti apakah secara menurut ke Katolikan ? Apakah ybs mengalami "pain" ? kalau YA mengalami "pain" seperti apakah kalo tidak seperti point-B ? ataukah ybs memang tidak mengalami "pain" di purgatori ?
dari artikel :
he was always complaining and saying bad things about others. This is why his Purgatory lasted so long
- C. Semakin jauh dari ungu,
semakin besar "penyesalan", semakin lama dia di purgatori
dari masukan salt adalah "tidak seperti itu", seperti apakah secara menurut ke Katolikan ?
melainkan pengurangan waktu penahanan.
Nah, apakah pada awalnya (pada asumsi belum ada doa2) tiap2 jiwa yang masuk purgatori memang mendapatkan "waktu penahanan" yang sama ? Ataukah berbeda-beda ? Kalau ya berbeda-beda namun tidak seperti point-C (point-C adalah kesimpulan saya berdasarkan kalimat artikel yg diatasnya), apa yang menyebabkan waktunya bebeda-beda ?
Dari ilustrasi mr.X Y dan Z saya ---sepertinya tidak seperti itu pengurangan waktu penahanannya ... jadi yang seperti apakah sehingga jiwa bisa mengalami pengurangan waktu penahanan ?
:)
salam.
-
Ada seorang terpidana, kasus korupsi, kena putusan hakim 12 tahun pidana kurungan potong masa tahanan.
Karena kelakuan baiknya di tahanan, setiap hari raya mendapat remisi, saat 17 agutus dapat remisi, sehingga setelah 8 tahun ybs etlah mendapat remisi 3 tahun, dan dapat bebas keluar tahanan.
Apakah status si terpidana itu sekarang manusia bebas? YA.
Apakah hukumannya sudah dilaksanakan? YA
Apakah hak dan kewajibannya sebagai warganegara telah pulih? YA (sebatas undang undang memungkinkan tentunya).
Apakah ybs menyesali kesalahannya? Hanya Tuhan yang tahu. sama seperti juga manusia yang tidak dipidana, karena telah diselamatkan manusia lain (digantikan orang lain), atau karena kenal dengan hakimnya. Tidak seorangpun tahu, hanya Tuhan yang tahu.
Dan adalah sangat naive jika Tuhan dianggap tidak tahu apakah seseorang menyesal atau tidak setelah disucikan di purgatory.
Apakah cukup jelas, bro?
Syalom
-
@salt,
Terimakasih atas masukan ilustrasi analoginya... namun .. hehehe... sori, saya masih belon menangkap dari ilustrasi yg salt post dan menyimpulkan sehingga saya bisa menjawab sendiri pertanyaan2 saya di post sebelumnya :). Soalnya ...
Dan adalah sangat naive jika Tuhan dianggap tidak tahu apakah seseorang menyesal atau tidak setelah disucikan di purgatory
soalnya saya sebenernya nggak sedang berpendapat "penyesalan" itu terjadi setelah disucikan ... melainkan ketika jiwa ybs sedang di purgatori (sedang disucikan).
Anyway, kalo memungkinkan - mungkin salt bisa tolong kasih link yg paling valid tentang purgatory ? (so, jangan seperti link yang saya temukan tsb dimana isi-nya menjadi misleading ke saya ... yg ternyata itu "tidak seperti itu" menurut salt).
Nanti kalo link itu ada dan salt bisa berikan, nanti saya coba pelan2 membacanya dan mencoba belajar mengertikannya.
:)
salam.
-
http://katolisitas.org/624/bersyukurlah-ada-api-penyucian
Semoga membantu memperjelas.
Syalom
-
Thanks jawabannya bro. Boleh saya bertanya lagi ya... :D
Bagaimana mekanismenya bahwa doa2 kita bisa membantu proses pemurnian bisa berjalan lebih cepat ? Atau bagaimana sebenarnya proses pemurnian itu sendiri ?
Apakah lewat doa kemudian Tuhan berbelas kasih memberikan remisi (pengurangan masa pemurnian) misalnya, atau "Api" yg ada di purgatori menjadi lbh "besar" sehingga menjadi lebih cepat "matang", atau bagaimana..?
Maksud saya begini, jika memang harus dimurnikan, ya dimurnikan sesuai dgn apa yg harus dimurnikan, baik caranya, waktunya, sesuai dgn ketetapanNya. Bukankah dgn mempercepat proses pemurnian itu akan berpengaruh pada tingkat kemurnian itu sendiri ?
Maaf ya banyak bertanya nih... :blush:
Salam.
saya tidak tau teknisnya ya.. :)
tapi konsepnya sebenernya sederhana...
doa atau amalan itu juga menjadi "silih".. itu... (gaya MT) :D
jadi ibarat mas djo sedang berkegiatan bersih2 rumah, maka doa saudara2 kita itu ibarat tenaga bantuan untuk bersih-bersih rumah mas djo.. karena dikerjakan orang banyak maka akibatnya, proses pembersihan itu menjadi lebih ringan dan juga cepat.
atau gini aja deh dengan cerita.....
misalkan negara kita ini kerajaan... raja nya tentu saja kita ibaratkan Allah
nah, kita ini adalah rakyatnya yang telah melakukan pelanggaran.. misalkan saja orang yang dipurgatory itu kita ibaratkan irjen DS.
nah, ceritanya karena irjen DS ini telah korupsi dan merugikan negara milyaran rupiah, maka menurut ketentuan kerajaan ini, irjen DS ini di hukum mati, alias dibinasakan.. namun ternyata, belas kasih sang raja sungguh besar, Dia tidak ingin rakyatnya yang bersalah itu binasa..
oleh karena selain raja ini adalah raja yang sangat berbelas kasih, raja ini juga raja yang sangat adil, maka hukum tetaplah hukum, keadilan harus ditegakkan.. walaupun disisi lain sang raja ini tidak ingin melihat rakyatnya itu binasa.
maka raja arif ini pun memilih solusi untuk mengorbankan anaknya sebagai silih atas dosa2 semua orang korupsi di kerajaannya.. supaya para koruptor itu tidak binasa. sungguh mulia sang raja ini...
singkat cerita, pengorbanan anak raja telah terlaksana, kini mereka telah terbebas dari hukuman mati dan kebinasaan..
sang raja yang penuh kasih ini ingin para koruptor, khususnya irjen DS ini kembali bersama2 aktif bekerja dalam kerajaan sang raja..
namun, kerajaan ini adalah kerajaan super suci, sungguh tidak dapat dan tidak mungkin ada aparatur kerajaan yang masih mempunyai ganjalan ketidak adilan...
maka, sang raja yang adil dan arif itu memberi sebuah wadah guna para koruptor yang telah diampuni ini kembali pada keadaan yang sempurna, tanpa sangkutan masalah, tanpa status perugi uang negara lagi.. aparatur kerajaan ini haruslah bersih sempurna, sebab kerajaan ini adalah kerajaan suci sempurna. maka tentu saja, karena irjen DS ini sudah merugikan uang negara sekian M rupiah, konsekwensinya irjen DS ini harus mengembalikan uang negara yang dikorupsinya supaya ia kembali kepada status bersih. bukan sebagai orang diampuni dan merugikan negara.
maka berjuanglah irjen DS ini mengumpulkan kembali uang2 yang telah dikorupsinya.. sampai kembalinya uang negara yang telah ia korupsi.
eh ternyata, belas kasih sang raja ini sungguh luar biasa! kali ini Ia mengharapkan seluruh keluarga irjen DS membantu proses pengembalian uang negara.. supaya waltu pengembaliannya bisa lebih singkat dan cepat. oleh karena sang raja yang sangat besar kasihnya ini sudah sangat rindu untuk kembali bersama2 dengan irjen DS dalam kerajaannya. ooo.. betapa agungnya raja ini...
sungguh merupakan berita baik lagi bahwa, saudara2 irjen DS ini selain orang2 yang patuh pada sang raja, juga adalah saudara2 yang mengasihi irjen DS.. maka dengan bersemangat saudara2 orjen DS pun ikut berjuang membantu mengumpulkan uang untuk segera mengembalikan uang negara.
sungguh indah kisah kerajaan ini.. dengan raja dan rakyatnya yang patuh...
demikianlah kisah kerajaan suci sempurna dan Raja yang maha berbelaskasih dalam kemaha adilanNya.
semoga membantu.. :)
-
Ini menurut saya ya...... yg nggak setuju jangan marah... :peace:
Sampai sini nggak ada masalah saya rasa.
Ini justru berdoa utk diri sendiri ya ?
Mungkin lebih pas kalo kalimatnya : Berikanlah kami kekuatan menghadapi maut spy kami tidak lagi merasa takut dst. dst.
Dari kecil saya diajarkan utk tdak menggunakan kata semoga... :D krn semoga identik dgn sesuatu yg belum pasti.
Yg ini tidak perlu, karena Tuhan sudah menebus dan mengampuni dosa2nya lewat Salib Kristus.
Kita tahu bahwa mereka telah beristirahat dari jerih lelah mereka, maka kita dapat berkata DENGAN PASTI bahwa berbahagialah mereka yg mati didalam Tuhan.
Jika kita sudah tahu dgn pasti, maka Firman Tuhan itu Ya dan Amin. Tidak lagi semoga.
Tidak ada masalah.
Salam.
Saya dapat memahami karena Boss Djo menggunakan dasar OSAS.
Kembali ke pertanyaan semula, adakah larangan mendoakan orang mati secara scriptura.
Boss Djo dengan menggunakan doa yang telah dimodifikasi oleh Boss Djo kemudian didoakan kepada yang telah meninggal.
Ekstrimnya didoakan kepada orang yang telah meninggal 20 tahun yang lalu.
Adakah larang di scriputra ?
:)
-
Asyik... ada bro Onde.... :flower1:
Thanks atas reply bro
jadi ibarat mas djo sedang berkegiatan bersih2 rumah, maka doa saudara2 kita itu ibarat tenaga bantuan untuk bersih-bersih rumah mas djo.. karena dikerjakan orang banyak maka akibatnya, proses pembersihan itu menjadi lebih ringan dan juga cepat.
Bisa gak kalo kita sebut doa saudara2 kita itu ikut memurnikan "akibat dosa" kita ?
Jadi selain Api purgatori memurnikan kita, doa saudara2 kita ikut membantu pekerjaan purgatori utk memurnikan juga. Sehingga tugas api purgatori utk memurnikan bisa lebih ringan dan cepat selesai ?
saya tidak tau teknisnya ya.. :)
tapi konsepnya sebenernya sederhana...
doa atau amalan itu juga menjadi "silih".. itu... (gaya MT) :D
jadi ibarat mas djo sedang berkegiatan bersih2 rumah, maka doa saudara2 kita itu ibarat tenaga bantuan untuk bersih-bersih rumah mas djo.. karena dikerjakan orang banyak maka akibatnya, proses pembersihan itu menjadi lebih ringan dan juga cepat.
atau gini aja deh dengan cerita.....
misalkan negara kita ini kerajaan... raja nya tentu saja kita ibaratkan Allah
nah, kita ini adalah rakyatnya yang telah melakukan pelanggaran.. misalkan saja orang yang dipurgatory itu kita ibaratkan irjen DS.
nah, ceritanya karena irjen DS ini telah korupsi dan merugikan negara milyaran rupiah, maka menurut ketentuan kerajaan ini, irjen DS ini di hukum mati, alias dibinasakan.. namun ternyata, belas kasih sang raja sungguh besar, Dia tidak ingin rakyatnya yang bersalah itu binasa..
oleh karena selain raja ini adalah raja yang sangat berbelas kasih, raja ini juga raja yang sangat adil, maka hukum tetaplah hukum, keadilan harus ditegakkan.. walaupun disisi lain sang raja ini tidak ingin melihat rakyatnya itu binasa.
maka raja arif ini pun memilih solusi untuk mengorbankan anaknya sebagai silih atas dosa2 semua orang korupsi di kerajaannya.. supaya para koruptor itu tidak binasa. sungguh mulia sang raja ini...
singkat cerita, pengorbanan anak raja telah terlaksana, kini mereka telah terbebas dari hukuman mati dan kebinasaan..
sang raja yang penuh kasih ini ingin para koruptor, khususnya irjen DS ini kembali bersama2 aktif bekerja dalam kerajaan sang raja..
namun, kerajaan ini adalah kerajaan super suci, sungguh tidak dapat dan tidak mungkin ada aparatur kerajaan yang masih mempunyai ganjalan ketidak adilan...
maka, sang raja yang adil dan arif itu memberi sebuah wadah guna para koruptor yang telah diampuni ini kembali pada keadaan yang sempurna, tanpa sangkutan masalah, tanpa status perugi uang negara lagi.. aparatur kerajaan ini haruslah bersih sempurna, sebab kerajaan ini adalah kerajaan suci sempurna. maka tentu saja, karena irjen DS ini sudah merugikan uang negara sekian M rupiah, konsekwensinya irjen DS ini harus mengembalikan uang negara yang dikorupsinya supaya ia kembali kepada status bersih. bukan sebagai orang diampuni dan merugikan negara.
maka berjuanglah irjen DS ini mengumpulkan kembali uang2 yang telah dikorupsinya.. sampai kembalinya uang negara yang telah ia korupsi.
eh ternyata, belas kasih sang raja ini sungguh luar biasa! kali ini Ia mengharapkan seluruh keluarga irjen DS membantu proses pengembalian uang negara.. supaya waltu pengembaliannya bisa lebih singkat dan cepat. oleh karena sang raja yang sangat besar kasihnya ini sudah sangat rindu untuk kembali bersama2 dengan irjen DS dalam kerajaannya. ooo.. betapa agungnya raja ini...
sungguh merupakan berita baik lagi bahwa, saudara2 irjen DS ini selain orang2 yang patuh pada sang raja, juga adalah saudara2 yang mengasihi irjen DS.. maka dengan bersemangat saudara2 orjen DS pun ikut berjuang membantu mengumpulkan uang untuk segera mengembalikan uang negara.
sungguh indah kisah kerajaan ini.. dengan raja dan rakyatnya yang patuh...
demikianlah kisah kerajaan suci sempurna dan Raja yang maha berbelaskasih dalam kemaha adilanNya.
semoga membantu.. :)
Ceritanya mirip dgn perumpamaan Tuhan Yesus ttg pengampunan ya...
Bedanya adalah si hamba dihapuskan hutangnya dan tidak perlu mengembalikan lagi hutangnya. :D
Salam.
-
Saya dapat memahami karena Boss Djo menggunakan dasar OSAS.
Kembali ke pertanyaan semula, adakah larangan mendoakan orang mati secara scriptura.
Boss Djo dengan menggunakan doa yang telah dimodifikasi oleh Boss Djo kemudian didoakan kepada yang telah meninggal.
Ekstrimnya didoakan kepada orang yang telah meninggal 20 tahun yang lalu.
Adakah larang di scriputra ?
:)
Saya ini setengah penganut predestinasi dan setengah penganut freewill, karena saya meyakini ada kebenaran juga yg terkandung dlm dua doktrin ini. Jadi bukan penganut OSAS 100 % :D
IMHO, dasarnya adalah bukan secara tertulis doanya dilarang atau tidak. Yesus mendoakan orang mati dan orang itu pun bangkit. Beberapa Hamba Tuhan mendoakan orang mati, dan orang itu bangkit kembali. Tentu saja ini berarti tidak dilarang, meskipun diperlukan hikmad dari Allah dlm hal ini.
Mungkin yg sering diributkan adlh masalah pengampunan dosa, supaya diterima disisiNya, dsb, yg "dianggap" mirip2 dgn ajaran rekan2 muslim. Isi2 doa sprti ini yg dirasa tidak perlu dinaikkan.
Jika tidak perlu, maka menjadi sia-sia. Nah hal yg sia-sia, itulah yg dilarang. Mungkin Kira2 seperti itu alurnya kung. Jadi bukan berdoa nya yg dilarang.
Salam.
-
@mod Djo
Mungkin yg sering diributkan adlh masalah pengampunan dosa, supaya diterima disisiNya, dsb, yg "dianggap" mirip2 dgn ajaran rekan2 muslim. Isi2 doa sprti ini yg dirasa tidak perlu dinaikkan.
Jika tidak perlu, maka menjadi sia-sia. Nah hal yg sia-sia, itulah yg dilarang.
Nah, yang ditanyakan kan justru yang ini, adakah ayat yang melarangnya?
Syalom
-
Saya ini setengah penganut predestinasi dan setengah penganut freewill, karena saya meyakini ada kebenaran juga yg terkandung dlm dua doktrin ini. Jadi bukan penganut OSAS 100 % :D
IMHO, dasarnya adalah bukan secara tertulis doanya dilarang atau tidak. Yesus mendoakan orang mati dan orang itu pun bangkit. Beberapa Hamba Tuhan mendoakan orang mati, dan orang itu bangkit kembali. Tentu saja ini berarti tidak dilarang, meskipun diperlukan hikmad dari Allah dlm hal ini.
Mungkin yg sering diributkan adlh masalah pengampunan dosa, supaya diterima disisiNya, dsb, yg "dianggap" mirip2 dgn ajaran rekan2 muslim. Isi2 doa sprti ini yg dirasa tidak perlu dinaikkan.
Jika tidak perlu, maka menjadi sia-sia. Nah hal yg sia-sia, itulah yg dilarang. Mungkin Kira2 seperti itu alurnya kung. Jadi bukan berdoa nya yg dilarang.
Salam.
Wah wah wahhh
sudah ganti haluan ke poros tengah nih??
-
Wah wah wahhh
sudah ganti haluan ke poros tengah nih??
Wah ada Suhu Siip nih... hahahhaaa
Poros tengah utk yg hal yg mana nih ? Tentang Freewill / predestinasi nya atau tentang mendoakan orang matinya ?
-
Freewill / predestinasi bro.
Kl soal mdoakan orang mati ya kamu dan aku masih sama...
-
@mod Djo
Mod, sundul pertanyaan di post #309 belum dijawab.
Syalom
-
Saya ini setengah penganut predestinasi dan setengah penganut freewill, karena saya meyakini ada kebenaran juga yg terkandung dlm dua doktrin ini. Jadi bukan penganut OSAS 100 % :D
IMHO, dasarnya adalah bukan secara tertulis doanya dilarang atau tidak. Yesus mendoakan orang mati dan orang itu pun bangkit. Beberapa Hamba Tuhan mendoakan orang mati, dan orang itu bangkit kembali. Tentu saja ini berarti tidak dilarang, meskipun diperlukan hikmad dari Allah dlm hal ini.
Mungkin yg sering diributkan adlh masalah pengampunan dosa, supaya diterima disisiNya, dsb, yg "dianggap" mirip2 dgn ajaran rekan2 muslim. Isi2 doa sprti ini yg dirasa tidak perlu dinaikkan.
Jika tidak perlu, maka menjadi sia-sia. Nah hal yg sia-sia, itulah yg dilarang. Mungkin Kira2 seperti itu alurnya kung. Jadi bukan berdoa nya yg dilarang.
Salam.
Oke Boss Djo .... :)
Satu pelurusan saja ..... untuk yang diatas, ajaran saudara Muslim yang mirip ajaran Kristen Katolik.
Karena lebih dahulu Kristen Katolik daripada Muslim
:)
-
Freewill / predestinasi bro.
Kl soal mdoakan orang mati ya kamu dan aku masih sama...
Kalo soal freewill/predestinasi, saya lebih suka menyebutnya bahwa Allah bekerja menentukan (predestinasi) lewat freewill manusia. Predestinasi Allah bekerja sama dgn freewill manusia.
Nah kalo spt itu disebutnya setengah2 atau bukan ? :D
-
Oke Boss Djo .... :)
Satu pelurusan saja ..... untuk yang diatas, ajaran saudara Muslim yang mirip ajaran Kristen Katolik.
Karena lebih dahulu Kristen Katolik daripada Muslim
:)
Oh iya kung... betul ajaran muslim yg mirip dgn ajaran katolik, karena tentunya katolik lebih dulu ada.
Dan entah langsung terlintas dlm pikiran saya, bahwa jangan2 mungkin saja (tentu butuh klarifikasi lebih jauh utk memastikannya) bahwa ajaran doa Shalawat Nabi Muhammad SAW pd islam jg terinspirasi dr ajaran Doa Salam Maria pd katolik, dimana ketika umat berdoa, maka Bunda Maria (dlm katolik) dan Nabi Muhammad (pd islam) juga turut serta mendoakan mereka.
Salam.
-
Kayanya ndak bisa gitu deh bro...
Konsep predestinasi itu sifatnya mutlak, jd ngga ada free-will, mlainkan bounded-will.
Misalnya bro nentuin di warisan kl anak bro pasti mewarisi bisnis bro pd usia 30 tahun, maka mutlak itu pasti terjadi.
Maka adalah tugas dari asisten bro utk mmastikan anak itu layak pd usia 30 tahun utk mnerima warisan.
Kl asisten bro gagal, maka tetap saja anak bro mwarisi bisnis di usia 30 tahun, hanya saja tinggal tunggu waktunya bangkrut.
-
@Om Siip...
Supaya gak OOT, kita pindah ke thread sebelah ya om....
-
oncrehhh
-
Kayanya ndak bisa gitu deh bro...
Konsep predestinasi itu sifatnya mutlak, jd ngga ada free-will, mlainkan bounded-will.
Misalnya bro nentuin di warisan kl anak bro pasti mewarisi bisnis bro pd usia 30 tahun, maka mutlak itu pasti terjadi.
Maka adalah tugas dari asisten bro utk mmastikan anak itu layak pd usia 30 tahun utk mnerima warisan.
Kl asisten bro gagal, maka tetap saja anak bro mwarisi bisnis di usia 30 tahun, hanya saja tinggal tunggu waktunya bangkrut.
Ehm, jika contohnya secara hukum, maka boleh dong dijawab secara hukum juga?
Seorang anak bisa dipastikan mendapat warisan dari ortunya sesuai hukum yang berlaku. Jika sang almarhum memiliki seorang istri dan 4 orang anak, maka hartanya akan dibagi dalam pembagian sbb : istri memperoleh 50% dan masing masing anak akan mendapat 12.5%.
Apakah sang anak pasti mendapat warisannya? Ya, tetapi sang anak DAPAT MENOLAK warisan yang diperolehnya, dengan segala akibat hukumnya.
Maka, jika kita kembali kepada predestinasi, maka predestinasi juga dapat diterima atau ditolak oleh freewill manusia.
Sekedar menambahkan,
Syalom
-
Ehm, jika contohnya secara hukum, maka boleh dong dijawab secara hukum juga?
Seorang anak bisa dipastikan mendapat warisan dari ortunya sesuai hukum yang berlaku. Jika sang almarhum memiliki seorang istri dan 4 orang anak, maka hartanya akan dibagi dalam pembagian sbb : istri memperoleh 50% dan masing masing anak akan mendapat 12.5%.
Apakah sang anak pasti mendapat warisannya? Ya, tetapi sang anak DAPAT MENOLAK warisan yang diperolehnya, dengan segala akibat hukumnya.
Maka, jika kita kembali kepada predestinasi, maka predestinasi juga dapat diterima atau ditolak oleh freewill manusia.
Sekedar menambahkan,
Syalom
Kl dlm konsep predestinasi agak berbeda sudut pandangnya.
Ktika Tuhan mempredestinasikan sesuatu, maka itu pasti terjadi.
Jika Tuhan predestinasikan si A selamat, maka A pasti selamat dan tidak tergantung free-will dari si A.
Jd dlm kasus warisan, maka Djo dg kuasanya menentukan bhw anaknya pasti terima warisan dan anaknya terima warisan itu dan tidak mungkin menolaknya.
Jika Tuhan mpredestinasikan tetapi orang itu bisa menolaknya atau membuangnya, maka itu bukan lagi predestinasi, mlainkan pilihan bebas.
--------
Perlu saya tambahkan bhw saya bukan penganut Calvinism.
Tulisan saya bukan utk membela konsep calvinism, mlainkan hanya mjelaskan definisi predestinasi.
-
Kl dlm konsep predestinasi agak berbeda sudut pandangnya.
Ktika Tuhan mempredestinasikan sesuatu, maka itu pasti terjadi.
Jika Tuhan predestinasikan si A selamat, maka A pasti selamat dan tidak tergantung free-will dari si A.
Jd dlm kasus warisan, maka Djo dg kuasanya menentukan bhw anaknya pasti terima warisan dan anaknya terima warisan itu dan tidak mungkin menolaknya.
Jika Tuhan mpredestinasikan tetapi orang itu bisa menolaknya atau membuangnya, maka itu bukan lagi predestinasi, mlainkan pilihan bebas.
--------
Perlu saya tambahkan bhw saya bukan penganut Calvinism.
Tulisan saya bukan utk membela konsep calvinism, mlainkan hanya mjelaskan definisi predestinasi.
Nah, itu dia, saya juga tidak sedang berusaha mempengaruhi pandangan Calvinism, melainkan hanya sekedar 'meluruskan' perbandingan antara predestinasi dan warisan pada contoh di atas.
Syalom
-
Asyik... ada bro Onde.... :flower1:
Thanks atas reply bro
Bisa gak kalo kita sebut doa saudara2 kita itu ikut memurnikan "akibat dosa" kita ?
Jadi selain Api purgatori memurnikan kita, doa saudara2 kita ikut membantu pekerjaan purgatori utk memurnikan juga. Sehingga tugas api purgatori utk memurnikan bisa lebih ringan dan cepat selesai ?
ya.. jadi perpektifnya adalah do nya si jiwa yang di purgatory.. purgatory sebagai sarana pemurnian.. namun "do" nya adalag ybs.. jadi lebih tepat kalau membantu proses pemurnian diri di purgatory.. bukan bantu purgatoriya,,,
Ceritanya mirip dgn perumpamaan Tuhan Yesus ttg pengampunan ya...
Bedanya adalah si hamba dihapuskan hutangnya dan tidak perlu mengembalikan lagi hutangnya. :D
Salam.
bukanya mirip berita di metro tipi ya? cerita disebuah republik? :D
iya.. sihamba memang tidak perlu lagi membayar hukuman..., namun sayang kenyataannya tiada hamba yang suci sempurna... apa ada yang menyatakan sebagai murid Yesus sudah ditebus dan menjadi suci sempurna? saya ga tau kalau memang ada... :D
hutang/hukuman kita sudah ditebus, namun hal itu tidak membuat kita suci sempurna.. kini mensucikan diri adalah "hutang" atau kewajiban kita dan menjadi syarat untuk dapat bertemu muka dengan sang Raja..
gitu mas djo.. salam... :)