Forim Iman Kristen
FIK Cafe => Ngobrol Santai => Topic started by: hello kitty on September 21, 2012, 11:12:45 AM
-
saya terinspirasi dari posting Steav di:
http://forumimankristen.com/index.php?action=post;topic=754.0;last_msg=15272
seperti biasa, yang sering disoroti adalah sikap si bungsu yang kurang ajar itu :giggle:
saya jadi teringat kasus si sulung yang patuh pada ayahnya dan selalu bekerja dengan baik. ketika si bungsu pulang, sang ayah mengadakan pesta. saat itulah si sulung mempertanyakan perbuatan sang ayah. Sang ayah pun menjawab, "Milikku adalah milikmu juga, kita patut bahagia karena adikmu pulang." (saya lupa persisnya).
bagaimana dengan reaksi si sulung??? yang jelas tidak tertulis di Alkitab :giggle:
nah, kalau Anda menjadi si sulung, kira2 apa reaksi Anda pertama kali?
A. berusaha memahami pemikiran sang ayah, lalu ikut pesta bersama sang ayah dan si bungsu
B. langsung marah besar karena merasa jerih payahnya menjadi anak teladan ternyata kurang dihargai
C. membanting barang yang saat itu dipegang, kemudian menghindar dari sang ayah
D. minta warisan, pergi dari rumah, ........dan mengulang siklus si bungsu :onion18:
E................(jawaban lain)
------------
kalau saya:
pilih C..membanting barang yang saat itu dipegang, kemudian menghindar dari sang ayah
semoga saat itu saya tidak sedang pegang hp atau laptop..
hahahahahaha...
:onion15:
setelah itu saya akan bergabung dalam pesta, makan enak, lalu tidur nyenyak.
lalalalalalala..
besoknya saya akan berfoya2, hitung2 sebagai cuti karena selama ini bekerja keras sampai lupa bersenang2..toh milik ayah adalah milik saya juga :whistle:
btw..harusnya ini masuk board mana sih? :think:
saat teduh atau ngobrol santai?
-
Pindah ke sini saja ya sis....
-
saya terinspirasi dari posting Steav di:
http://forumimankristen.com/index.php?action=post;topic=754.0;last_msg=15272
seperti biasa, yang sering disoroti adalah sikap si bungsu yang kurang ajar itu :giggle:
saya jadi teringat kasus si sulung yang patuh pada ayahnya dan selalu bekerja dengan baik. ketika si bungsu pulang, sang ayah mengadakan pesta. saat itulah si sulung mempertanyakan perbuatan sang ayah. Sang ayah pun menjawab, "Milikku adalah milikmu juga, kita patut bahagia karena adikmu pulang." (saya lupa persisnya).
bagaimana dengan reaksi si sulung??? yang jelas tidak tertulis di Alkitab :giggle:
nah, kalau Anda menjadi si sulung, kira2 apa reaksi Anda pertama kali?
A. berusaha memahami pemikiran sang ayah, lalu ikut pesta bersama sang ayah dan si bungsu
B. langsung marah besar karena merasa jerih payahnya menjadi anak teladan ternyata kurang dihargai
C. membanting barang yang saat itu dipegang, kemudian menghindar dari sang ayah
D. minta warisan, pergi dari rumah, ........dan mengulang siklus si bungsu :onion18:
E................(jawaban lain)
------------
kalau saya:
pilih C..membanting barang yang saat itu dipegang, kemudian menghindar dari sang ayah
semoga saat itu saya tidak sedang pegang hp atau laptop..
hahahahahaha...
:onion15:
setelah itu saya akan bergabung dalam pesta, makan enak, lalu tidur nyenyak.
lalalalalalala..
besoknya saya akan berfoya2, hitung2 sebagai cuti karena selama ini bekerja keras sampai lupa bersenang2..toh milik ayah adalah milik saya juga :whistle:
btw..harusnya ini masuk board mana sih? :think:
saat teduh atau ngobrol santai?
Kalau saya digitukan, saya pilih B.
B. langsung marah besar karena merasa jerih payahnya menjadi anak teladan ternyata kurang dihargai
Langsung saya ajak ayah saya untuk berunding di meja bundar dirumah makan.
:whistle: :whistle:
-
wauww..khas sekali ala Kung Pho.
masalah dibereskan di meja makan.
btw, sebelum berunding, order masakan apa nih??? :whistle:
-
wauww..khas sekali ala Kung Pho.
masalah dibereskan di meja makan.
btw, sebelum berunding, order masakan apa nih??? :whistle:
(http://i1165.photobucket.com/albums/q592/phooey777/thumb_600_zps067b25af.jpg)
Kepiting saos kenari.
-
Ha ha ha ha, saya adalah anak sulung. Sejak usia SD hingga mulai bekerja, saya selalu membatu ortu di toko. Sementara adik saya, keluyuran dengan teman temannya hingga pagi, bahkan yang seorang lagi bisa menjual motor yang dibelikan ortu dan lari ke surabaya. Mereka tentu saja dicari dan disusul, bahkan hingga ke surabaya.
Ketika dewasa adik saya berulang kali dimodali usaha, habis, diberi lagi, habis lagi. Tak kurang dari 5 kota di Indonesia sudah dijelajahinya. Kebetulan saat itu ekonomi keluarga kami sudah membaik. Sehingga adik perempuan saya setamat kuliah bisa melanjutkan Master nya di Eropa. Sementara saya bekerja dan kemudian bisnis sendiri. Saat saya lulus dulu, kebetulan biaya untuk S2 belum dimiliki oleh ortu.
Saat ayah saya dirawat di rumah sakit selama sebulan penuh, yang rutin menjaga beliaupun hanya saya. Bahkan hingga menutup mata, ayah saya hanya didampingi oleh saya dan adik perempuan saya yang kebetulan sempat datang setelah saya telepon.
Saya tidak menyesal, karena pada saat terakhir ayah saya, saya merasa sudah melaksanakan yang terbaik yang saya mampu sebagai anak.
Hadiah yang saya peroleh? Kedua anak saya, adalah anak anak teladan, yang bisa membuat iri ortu manapun. Cerdas, sopan, ganteng, sehat, mandiri, tidak menuntut, berprestasi. Nah, ada yang masih menyesal berada pada posisi sebagai anak sulung? Saya tidak.
:pray3:
-
Hadiah yang saya peroleh? Kedua anak saya, adalah anak anak teladan, yang bisa membuat iri ortu manapun. Cerdas, sopan, ganteng, sehat, mandiri, tidak menuntut, berprestasi. Nah, ada yang masih menyesal berada pada posisi sebagai anak sulung? Saya tidak.
lahhhh???? kado-nya menunggu "berkembang biak" dulu?????
wahhhhhh.... :doh:
-
lahhhh???? kado-nya menunggu "berkembang biak" dulu?????
wahhhhhh.... :doh:
Selamat pagi.
Mungkin yang dimaksud adalah hukum tabur tuai.
Jadi bila tidak menuntut, cerdas, sopan, ganteng, sehat, mandiri, berprestasi maka anaknya juga sama dengan Bapaknya. :)
-
Selamat pagi.
Mungkin yang dimaksud adalah hukum tabur tuai.
Jadi bila tidak menuntut, cerdas, sopan, ganteng, sehat, mandiri, berprestasi maka anaknya juga sama dengan Bapaknya. :)
thanks jawabannya, Sil.
saya jadi membayangkan Mr. Bruce yang cerdas, sopan, ganteng, sehat, dan mandiri
benar2 limited edition.
sayangnya sudah menjadi milik Mrs. Bruce
hihihiihiihi..huhuhuhuhuhu..hahahahaha.. :onion18: :onion18:
-
thanks jawabannya, Sil.
saya jadi membayangkan Mr. Bruce yang cerdas, sopan, ganteng, sehat, dan mandiri
benar2 limited edition.
sayangnya sudah menjadi milik Mrs. Bruce
hihihiihiihi..huhuhuhuhuhu..hahahahaha.. :onion18: :onion18:
Seperti biasa Sis...............No pic = Hoax :whistle: :whistle:
-
No comment
;D
-
Seperti biasa Sis...............No pic = Hoax :whistle: :whistle:
berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya, Kung. :giggle:
mari kita imani bahwa Mr. Bruce memang cerdas, sopan, ganteng, sehat, dan mandiri
berbahagialah mereka yang menjadi orang2 terdekatnya.......
cuma harus ekstra sabar kalau yang bersangkutan sedang kambuh moodie-nya
hahahahahahahahahaha.......... :onion15: :onion15:
-
cuma harus ekstra sabar kalau yang bersangkutan sedang kambuh moodie-nya
hahahahahahahahahaha..........
:what: :what:
(http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS_wvIg2oO0nH2vUqpTS9lBUxvxcncxV8Yq5b2Hoq8hwYZrRuas)
-
berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya, Kung. :giggle:
mari kita imani bahwa Mr. Bruce memang cerdas, sopan, ganteng, sehat, dan mandiri
berbahagialah mereka yang menjadi orang2 terdekatnya.......
cuma harus ekstra sabar kalau yang bersangkutan sedang kambuh moodie-nya
hahahahahahahahahaha.......... :onion15: :onion15:
Pas kalo moodnya enggak bagus, diberi minuman kopi + valium (obat tidur) :giggle: :giggle: :giggle:
-
Pas kalo moodnya enggak bagus, diberi minuman kopi + valium (obat tidur) :giggle: :giggle: :giggle:
Udah dipamerin taring sampe mangap mangap gitu koq ya ngga takut sih?
:doh:
-
Udah dipamerin taring sampe mangap mangap gitu koq ya ngga takut sih? :doh:
Wong taring yang kuning seperti gigi perokok yang tidak pernah sikat gigi, sih. :grining:
-
Namanya juga singa om, walaupun raja tetaplah raja rimba. Bukan rajä beneran, beli sikat gigi tak mampulah.
-
Namanya juga singa om, walaupun raja tetaplah raja rimba. Bukan rajä beneran, beli sikat gigi tak mampulah.
Mbok ya nginang gitu. :drool:
-
Nginangnya daging mentah om. Kalau sapi ngerumput.
-
Nginangnya daging mentah om. Kalau sapi ngerumput.
Om lagi, om lagi. X( Sudah. Kembali ke topik.
Kalau di trah leluhur kami, saya dikatakan sulung di keluarga, karena anak 'cap pentung' pertama. Namun karena saya punya kakak 'cap mangkok', saya menjadi tidak sulung. Namun, hak kesulungan di keluarga ayah kami, diestafetkan kepada saya. :grining:
Misalkan terjadi seperti ST (Kalau TS orangnya, saya artikan, ST ialah postingan), maka saya pilih A. Berusaha memahami pemikiran sang ayah, lalu ikut pesta bersama sang ayah dan si bungsu. Sebab, entah kawan-kawan pernah membaca kisah Bapa Selalu Benar, itu lo, cerita tentang ayah dan anak yang pergi ke pasar hendak menjual sapinya, ah, entah bagaimana detil ceritanya, lupa, saya sedikit 'mengidap' begitu, tidak mampu berlama-lama mempersalahkan sang ayah.
Semula, mungkin saya akan menunjukkan rasa kecewa, dan akan mencari jawaban. Kemudian merenung lagi, ya sudah, wong itu adalah miliknya, pasti dia (sang ayah) punya hak prerogatif mengatur, atau mewasiatkan, atau mewariskan. Jika dia (sang ayah) mengaturkan sedemikian itu, ya sudah, saya bisa apa? Daripada rugi lebih banyak lagi, mending ikut bersukacita dalam pesta saja. Semua heppi. Enak, bukan?