Forim Iman Kristen

Diskusi Tanya Jawab => Diskusi Non-trinitarian => Topic started by: donalbebek on February 06, 2013, 08:34:21 PM

Title: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 06, 2013, 08:34:21 PM
Bgini Bro...

Krn saya myakini hurufiah Alkitab, maka saya pcaya bhw Tuhan memang mninggalkanNya pd saat Ia berteriak, tetapi stelah Ia mnyerahkan nyawaNya, maka Ia sudah kembali bersekutu dg Bapa.


Bapa yaitu Tuhan yang Esa memang meninggalkan Anak yang turun ke dunia orang mati untuk menginjil.

1Pe 3:18 Sebab, Kristus juga telah menderita karena dosa-dosa sekali untuk selamanya, yang benar ganti yang tidak benar, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Elohim, karena di satu sisi, telah dijadikan mati dalam daging, tetapi di sisi lain, dijadikan hidup dalam Roh.
1Pe 3:19 Dalam pada itu pula, ketika pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara, Dia telah mengumumkan
1Pe 3:20 kepada yang dahulu tidak taat, ketika satu kali kesabaran Elohim menanti pada zaman Nuh, dengan dipersiapkan sebuah bahtera yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, yang telah diselamatkan dari air.

1Pe 4:6 Sebab untuk itu pulalah, di antara yang mati telah diberitakan injil, supaya di satu sisi mereka dapat dihakimi sesuai dengan manusia di dalam daging, tetapi di sisi lain mereka dapat hidup sesuai dengan Elohim di dalam Roh.

Setelah menginjil ke dunia orang mati, Yesus baru naik ke surga kepada Bapa yaitu Tuhan yang Esa, Tuhan dari Yesus dan Tuhan kita semua.

Joh 20:15 Yesus berkata kepadanya, “Hai wanita, mengapa engkau menangis? Engkau itu mencari siapa?” Karena mengira bahwa Dia adalah tukang kebun, dia berkata kepada-Nya, “Tuan, jika Engkau telah membawa-Nya, katakanlah kepadaku di mana Engkau telah meletakkan Dia, dan aku akan mengambil Dia.”
Joh 20:16 Yesus berkata kepadanya, “Hai Maria!” Sambil menoleh, maka dia berkata kepada-Nya, “Rabi!” Itulah yang disebut, “Guru.”
Joh 20:17 Yesus berkata kepadanya, “Janganlah menjamah Aku! Sebab Aku belum naik kepada Bapa-Ku. Namun pergilah kepada saudara-saudara-Ku, dan katakanlah kepada mereka, Aku naik kepada Bapa-Ku dan Bapamu, juga Elohim-Ku dan Elohimmu.”

Ketika naik ke surga, Yesus membawa para tawanan (orang2 yang diinjili di dunia orang mati):

Eph 4:8 Oleh karena itu Dia berkata, “Seraya naik ke tempat tinggi, Dia menangkap tawanan, dan memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.”

Dan juga membawa orang2 kudus yang dibangkitkan?

Mat 27:50 Dan sambil berteriak lagi dengan suara nyaring, Yesus menyerahkan Roh-Nya.
Mat 27:51 Dan lihatlah, tabir di tempat suci terbelah menjadi dua dari atas sampai ke bawah, dan bumi terguncang, dan bukit-bukit batu terbelah,
Mat 27:52 dan kuburan-kuburan terbuka, dan banyak tubuh orang-orang kudus yang sudah meninggal dibangkitkan.

Juga termasuk Abraham:

Joh 8:56 Abraham, bapakmu, bergembira karena dia dapat melihat hari-Ku, dan dia telah melihatnya dan bersukacita.”


Dan pada hari itu juga, Yesus turun kembali ke dunia dan memberikan karunia Roh Kudus:

Eph 4:8 Oleh karena itu Dia berkata, “Seraya naik ke tempat tinggi, Dia menangkap tawanan, dan memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.”

Joh 20:19 Kemudian, menjelang senja pada hari itu, pada hari pertama pekan itu, dan ketika pintu-pintu tempat para murid berada untuk berkumpul bersama telah dikunci, karena takut terhadap orang-orang Yahudi, Yesus datang dan berdiri di tengah-tengah, serta berkata kepada mereka, “Damai sejahtera bagimu!”
Joh 20:20 Dan sambil mengatakan hal itu, Dia menunjukkan kedua tangan dan lambung-Nya kepada mereka. Lalu, ketika melihat Tuhan, para murid itu bersukacita.
Joh 20:21 Kemudian Yesus berkata lagi kepada mereka, “Damai sejahtera bagimu! Sama seperti Bapa telah mengutus Aku, Aku juga mengutus kamu!”
Joh 20:22 Dan setelah mengatakan hal itu, Dia mengembuskan napas dan berkata kepada mereka, “Terimalah Roh Kudus!
Joh 20:23 Seseorang yang kamu ampunkan dosa-dosanya, kepada mereka diampunkan; seseorang yang kamu tahan, dosa-dosanya tetap tertahan.”

Dan naik ke surga setelah 40 hari kemudian:

Act 1:9 Dan setelah mengatakan hal-hal ini, sementara mereka sedang menatap, terangkatlah Dia, dan awan mengangkat Dia dari pandangan mereka.


Quote
Walau Yesus Kristus tidak pernah kehilangan naturNya sbg Tuhan, tetapi karena Ia dalam keadaan mnanggung dosa, maka Tuhan meninggalkan Dia seketika waktu lamanya.

Yesus bukan Tuhan, seperti pernyataan-Nya Sendiri, bahwa Dia pergi ke Bapa yaitu Tuhan-Nya dan Tuhan kita semua.

Benar Bro, ketika Yesus menanggung dosa manusia sehingga Dia ditinggalkan oleh Roh Kudus (Roh yang keluar dari Bapa).

Heb 2:9 Namun kita melihat Yesus yang dimahkotai kemuliaan dan hormat, setelah dibuat sedikit lebih rendah daripada para malaikat melalui penderitaan kematian, sehingga dalam anugerah Elohim Dia dapat merasakan kematian ganti semua orang.

Ketika Yesus mati, Dia pergi ke dunia orang mati.
Dan Roh Kudus kembali ke surga, di mana Yesus berteriak:

Mat 27:46 Dan kira-kira jam kesembilan Yesus berteriak dengan suara nyaring, sambil berkata, “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Yang artinya, “Tuhan-Ku, Tuhan-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”

Roh Kudus memuliakan Yesus:

Joh 16:14 Dia akan memuliakan Aku, karena dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.

Roh Kudus membawa penjahat yang bertobat di kayu salib ke surga:

Luk 23:43 Dan Yesus berkata kepadanya, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, hari ini engkau akan bersama dengan Aku di dalam firdaus.”

Joh 3:6 Apa yang telah dilahirkan dari daging adalah daging, dan apa yang telah dilahirkan dari Roh adalah roh.
Joh 3:7 Janganlah heran karena Aku berkata kepadamu: Seharusnyalah Engkau dilahirkan dari atas.
Joh 3:8 Angin berhembus ke tempat ia menghendaki, dan engkau mendengar suaranya, tetapi engkau tidak tahu dari mana dia datang, dan ke mana dia pergi; demikian pula setiap orang yang telah dilahirkan dari Roh.”

Karena Roh Kudus memuliakan Yesus, ketika Yesus mati; Roh Kudus selain membawa penjahat yang bertobat di kayu salib juga membawa darah-Nya ke surga:

Heb 9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang melalui Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri tanpa cacat kepadaTuhan, akan menyucikan hati nuranimu dari perbuatan-perbuatan yang mati, untuk beribadah kepada Elohim yang hidup.


Demikianlah, semoga benar, berkenan dan menjadi berkat.

Mohon dikoreksi dengan sanggahan ayat FT kalau ada yang salah.

Thx.





Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: hanhalim2 on February 07, 2013, 05:03:39 AM
Bgini Bro...

Krn saya myakini hurufiah Alkitab, maka saya pcaya bhw Allah memang mninggalkanNya pd saat Ia berteriak, tetapi stelah Ia mnyerahkan nyawaNya, maka Ia sudah kembali bersekutu dg Bapa.

Walau Yesus Kristus tidak pernah kehilangan naturNya sbg Allah, tetapi karena Ia dalam keadaan mnanggung dosa, maka Allah meninggalkan Dia seketika waktu lamanya.

Jadi menurut bro, Allah meningglkan Yesus hanya kurang dari satu menit saja   ??

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: siip on February 07, 2013, 09:04:53 AM
Jadi menurut bro, Allah meningglkan Yesus hanya kurang dari satu menit saja   ??

Tuhan Yesus memberkati

Han

Hahaha... saya ndak tau brapa menit.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: siip on February 07, 2013, 09:16:54 AM
Bapa yaitu Tuhan yang Esa memang meninggalkan Anak yang turun ke dunia orang mati untuk menginjil.

1Pe 3:18 Sebab, Kristus juga telah menderita karena dosa-dosa sekali untuk selamanya, yang benar ganti yang tidak benar, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Elohim, karena di satu sisi, telah dijadikan mati dalam daging, tetapi di sisi lain, dijadikan hidup dalam Roh.
1Pe 3:19 Dalam pada itu pula, ketika pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara, Dia telah mengumumkan
1Pe 3:20 kepada yang dahulu tidak taat, ketika satu kali kesabaran Elohim menanti pada zaman Nuh, dengan dipersiapkan sebuah bahtera yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, yang telah diselamatkan dari air.

1Pe 4:6 Sebab untuk itu pulalah, di antara yang mati telah diberitakan injil, supaya di satu sisi mereka dapat dihakimi sesuai dengan manusia di dalam daging, tetapi di sisi lain mereka dapat hidup sesuai dengan Elohim di dalam Roh.

Setelah menginjil ke dunia orang mati, Yesus baru naik ke surga kepada Bapa yaitu Tuhan yang Esa, Tuhan dari Yesus dan Tuhan kita semua.

Joh 20:15 Yesus berkata kepadanya, “Hai wanita, mengapa engkau menangis? Engkau itu mencari siapa?” Karena mengira bahwa Dia adalah tukang kebun, dia berkata kepada-Nya, “Tuan, jika Engkau telah membawa-Nya, katakanlah kepadaku di mana Engkau telah meletakkan Dia, dan aku akan mengambil Dia.”
Joh 20:16 Yesus berkata kepadanya, “Hai Maria!” Sambil menoleh, maka dia berkata kepada-Nya, “Rabi!” Itulah yang disebut, “Guru.”
Joh 20:17 Yesus berkata kepadanya, “Janganlah menjamah Aku! Sebab Aku belum naik kepada Bapa-Ku. Namun pergilah kepada saudara-saudara-Ku, dan katakanlah kepada mereka, Aku naik kepada Bapa-Ku dan Bapamu, juga Elohim-Ku dan Elohimmu.”

Ketika naik ke surga, Yesus membawa para tawanan (orang2 yang diinjili di dunia orang mati):

Eph 4:8 Oleh karena itu Dia berkata, “Seraya naik ke tempat tinggi, Dia menangkap tawanan, dan memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.”

Dan juga membawa orang2 kudus yang dibangkitkan?

Mat 27:50 Dan sambil berteriak lagi dengan suara nyaring, Yesus menyerahkan Roh-Nya.
Mat 27:51 Dan lihatlah, tabir di tempat suci terbelah menjadi dua dari atas sampai ke bawah, dan bumi terguncang, dan bukit-bukit batu terbelah,
Mat 27:52 dan kuburan-kuburan terbuka, dan banyak tubuh orang-orang kudus yang sudah meninggal dibangkitkan.

Juga termasuk Abraham:

Joh 8:56 Abraham, bapakmu, bergembira karena dia dapat melihat hari-Ku, dan dia telah melihatnya dan bersukacita.”


Dan pada hari itu juga, Yesus turun kembali ke dunia dan memberikan karunia Roh Kudus:

Eph 4:8 Oleh karena itu Dia berkata, “Seraya naik ke tempat tinggi, Dia menangkap tawanan, dan memberikan pemberian-pemberian kepada manusia.”

Joh 20:19 Kemudian, menjelang senja pada hari itu, pada hari pertama pekan itu, dan ketika pintu-pintu tempat para murid berada untuk berkumpul bersama telah dikunci, karena takut terhadap orang-orang Yahudi, Yesus datang dan berdiri di tengah-tengah, serta berkata kepada mereka, “Damai sejahtera bagimu!”
Joh 20:20 Dan sambil mengatakan hal itu, Dia menunjukkan kedua tangan dan lambung-Nya kepada mereka. Lalu, ketika melihat Tuhan, para murid itu bersukacita.
Joh 20:21 Kemudian Yesus berkata lagi kepada mereka, “Damai sejahtera bagimu! Sama seperti Bapa telah mengutus Aku, Aku juga mengutus kamu!”
Joh 20:22 Dan setelah mengatakan hal itu, Dia mengembuskan napas dan berkata kepada mereka, “Terimalah Roh Kudus!
Joh 20:23 Seseorang yang kamu ampunkan dosa-dosanya, kepada mereka diampunkan; seseorang yang kamu tahan, dosa-dosanya tetap tertahan.”

Dan naik ke surga setelah 40 hari kemudian:

Act 1:9 Dan setelah mengatakan hal-hal ini, sementara mereka sedang menatap, terangkatlah Dia, dan awan mengangkat Dia dari pandangan mereka.


Yesus bukan Tuhan, seperti pernyataan-Nya Sendiri, bahwa Dia pergi ke Bapa yaitu Tuhan-Nya dan Tuhan kita semua.

Benar Bro, ketika Yesus menanggung dosa manusia sehingga Dia ditinggalkan oleh Roh Kudus (Roh yang keluar dari Bapa).

Heb 2:9 Namun kita melihat Yesus yang dimahkotai kemuliaan dan hormat, setelah dibuat sedikit lebih rendah daripada para malaikat melalui penderitaan kematian, sehingga dalam anugerah Elohim Dia dapat merasakan kematian ganti semua orang.

Ketika Yesus mati, Dia pergi ke dunia orang mati.
Dan Roh Kudus kembali ke surga, di mana Yesus berteriak:

Mat 27:46 Dan kira-kira jam kesembilan Yesus berteriak dengan suara nyaring, sambil berkata, “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Yang artinya, “Tuhan-Ku, Tuhan-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”

Roh Kudus memuliakan Yesus:

Joh 16:14 Dia akan memuliakan Aku, karena dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.

Roh Kudus membawa penjahat yang bertobat di kayu salib ke surga:

Luk 23:43 Dan Yesus berkata kepadanya, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, hari ini engkau akan bersama dengan Aku di dalam firdaus.”

Joh 3:6 Apa yang telah dilahirkan dari daging adalah daging, dan apa yang telah dilahirkan dari Roh adalah roh.
Joh 3:7 Janganlah heran karena Aku berkata kepadamu: Seharusnyalah Engkau dilahirkan dari atas.
Joh 3:8 Angin berhembus ke tempat ia menghendaki, dan engkau mendengar suaranya, tetapi engkau tidak tahu dari mana dia datang, dan ke mana dia pergi; demikian pula setiap orang yang telah dilahirkan dari Roh.”

Karena Roh Kudus memuliakan Yesus, ketika Yesus mati; Roh Kudus selain membawa penjahat yang bertobat di kayu salib juga membawa darah-Nya ke surga:

Heb 9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang melalui Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri tanpa cacat kepadaTuhan, akan menyucikan hati nuranimu dari perbuatan-perbuatan yang mati, untuk beribadah kepada Elohim yang hidup.


Demikianlah, semoga benar, berkenan dan menjadi berkat.

Mohon dikoreksi dengan sanggahan ayat FT kalau ada yang salah.

Thx.







Utk Bro Lembut,
Saya myakini bhw Allah mninggalkan Yesus hanya seketika, yaitu saat sblm Ia mnyerahkan nyawaNya sbg korban penebus salah.
Stelah mnyerahkan nyawa, Ia kembali bersekutu dg Bapa.

Walau Tuhan Yesus brada di dunia orang mati (alam maut), tetapi Ia tetap bsekutu dg Bapa krn Ia brada dsana sbg Utusan Bapa.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 07, 2013, 10:52:24 AM
Utk Bro Lembut,
Saya myakini bhw Allah Tuhan mninggalkan Yesus hanya seketika, yaitu saat sblm Ia mnyerahkan nyawaNya sbg korban penebus salah.
Stelah mnyerahkan nyawa, Ia kembali bersekutu dg Bapa.

Walau Tuhan Tuan Yesus brada di dunia orang mati (alam maut), tetapi Ia tetap bsekutu dg Bapa krn Ia brada dsana sbg Utusan Bapa.

Mohon anda tanggapi dengan seksama berdasarkan postingan yang ada. Saya kira anda belum membaca dan merenungkannya dengan seksama.

Yesus mati turun ke dunia orang mati; ketika Dia mau mati, Roh Kudus meninggalkan Dia. Dan Roh Kudus itu kembali ke surga membawa penjahat yang bertobat di kayu salib dan membawa darah Yesus.

Sedangkan Yesus pergi ke dunia orang mati dan menginjili orang2 yang mati ketika air bah di zaman Nuh.

Thx.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: siip on February 07, 2013, 11:05:27 AM
Lembut,
Saya tidak spendapat dg apa yg Bro sampaikan.

Yg mninggalkan Kristus adalah Allah (Bapa).

Kmudian, Roh Kudus itu Allah Yang Mahahadir,
Jd tidak ada alasan utk myakini bhw saat Roh Kudus pergi kpd Bapa (mnrt argumen Bro), maka Roh Kudus (dan Bapa) tidak sedang bsama Kristus di dunia orang mati.

Kmudian penjahat yg mati di kayu salib itu bsama Kristus di Firdaus (bukan bsama Roh Kudus).
Mngapa?
Krn stelah kmatianNya, Kristus juga kembali pd naturNya yg Mahahadir.

Jadi tidak ada alasan utk myakini bhw ktika Kristus turun ke dunia orang mati, maka Ia tidak bisa brada di firdaus pd waktu yg sama.

--------

Apakah Anda SSY atau non-trinitarian?

Jika Bro memang SSY atau non-trinitarian, maka sia-sia Bro myakini korban penebusan darah Kristus, krn jika Kristus bukan Allah itu sendiri, maka darahNya tidak bernilai utk mnebus dosa sluruh manusia.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 07, 2013, 11:47:17 AM
Quote
Lembut,
Saya tidak spendapat dg apa yg Bro sampaikan.

Yg mninggalkan Kristus adalah Bapa.

Mar 1:10 Dan segera setelah keluar dari air, Dia melihat langit terbelah dan Roh seperti merpati turun ke atas-Nya.
Mar 1:11 Lalu suatu suara datang dari surga, “Engkaulah Putra-Ku Yang Terkasih, kepada-Mulah Aku berkenan.”

Kalau yang meninggalkan Yesus adalah Bapa, kenapa ayat di atas ini suara Bapa datang dari surga?

Quote
Kmudian, Roh Kudus itu Tuhan Yang Mahahadir,
Jd tidak ada alasan utk myakini bhw saat Roh Kudus pergi kpd Bapa (mnrt argumen Bro), maka Roh Kudus (dan Bapa) tidak sedang bsama Kristus di dunia orang mati.

Roh Kudus itu memang Tuhan yang mahahadir.
Tetapi Roh Kudus adalah Roh yang keluar dari Bapa, jelas Roh Kudus bukan Bapa.
Roh Kudus adalah kuasa kemuliaan Bapa, di dunia orang mati tidak memerlukan mukjizat karena sudah alam supranatural.

Quote
Kmudian penjahat yg mati di kayu salib itu bsama Kristus di Firdaus (bukan bsama Roh Kudus).
Mngapa?

Bagaimana mungkin penjahat bertobat itu bersama Yesus di surga pada hari itu juga, sedangkan pada hari itu Yesus turun ke dunia orang mati.

Luk 23:43 Dan Yesus berkata kepadanya, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, hari ini engkau akan bersama dengan Aku di dalam firdaus.”

1Pe 3:18 Sebab, Kristus juga telah menderita karena dosa-dosa sekali untuk selamanya, yang benar ganti yang tidak benar, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Elohim, karena di satu sisi, telah dijadikan mati dalam daging, tetapi di sisi lain, dijadikan hidup dalam Roh.
1Pe 3:19 Dalam pada itu pula, ketika pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara, Dia telah mengumumkan

1Pe 3:20 kepada yang dahulu tidak taat, ketika satu kali kesabaran Elohim menanti pada zaman Nuh, dengan dipersiapkan sebuah bahtera yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, yang telah diselamatkan dari air.


Kata: hari ini engkau akan bersama dengan Aku di dalam firdaus.”

adalah bersama Roh Kudus. Karena Roh Kudus itu memuliakan Yesus:

Joh 16:14 Dia akan memuliakan Aku, karena dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.
Joh 16:15 Segala sesuatu, apa saja yang Bapa miliki, adalah milik-Ku, karena itu Aku berkata bahwa dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku, dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.”


Quote
Krn stelah kmatianNya, Kristus juga kembali pd naturNya yg Mahahadir.


Yesus adalah Anak, bukan Roh Kudus dan juga bukan Bapa.

Karena Roh Kudus keluar dari Bapa, maka Bapa mahahadir melalui Roh Kudus. Sedangkan Anak bukanlah Roh Kudus.
Walaupun Ketiga-Nya adalah kesatuan, tetapi Ketiga-Nya tidaklah sama.

Quote
Jadi tidak ada alasan utk myakini bhw ktika Kristus turun ke dunia orang mati, maka Ia tidak bisa brada di firdaus pd waktu yg sama.

Ketika Yesus turun ke dunia orang mati, Dia tidak berada di surga.

Joh 20:17 Yesus berkata kepadanya, “Janganlah menjamah Aku! Sebab Aku belum naik kepada Bapa-Ku. Namun pergilah kepada saudara-saudara-Ku, dan katakanlah kepada mereka, Aku naik kepada Bapa-Ku dan Bapamu, juga Tuhan-ku dan Tuhan-mu.”


Quote
Apakah Anda SSY atau non-trinitarian?

Jika Bro memang SSY atau non-trinitarian, maka sia-sia Bro myakini korban penebusan darah Kristus, krn jika Kristus bukan Allah itu sendiri, maka darahNya tidak bernilai utk mnebus dosa sluruh manusia.

Saya perorangan, semoga anda tidak terjebak melalui penilaian luar/memandang muka.
Di sini, saya sharing FT.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: siip on February 07, 2013, 12:57:32 PM
Mar 1:10 Dan segera setelah keluar dari air, Dia melihat langit terbelah dan Roh seperti merpati turun ke atas-Nya.
Mar 1:11 Lalu suatu suara datang dari surga, “Engkaulah Putra-Ku Yang Terkasih, kepada-Mulah Aku berkenan.”

Kalau yang meninggalkan Yesus adalah Bapa, kenapa ayat di atas ini suara Bapa datang dari surga?

Pristiwa pmbaptisan Yesus adl konteks yg bbeda, jd saya tidak akan bahas dg konteks ini.

Quote
Roh Kudus itu memang Tuhan yang mahahadir.
Tetapi Roh Kudus adalah Roh yang keluar dari Bapa, jelas Roh Kudus bukan Bapa.
Roh Kudus adalah kuasa kemuliaan Bapa, di dunia orang mati tidak memerlukan mukjizat karena sudah alam supranatural.

Phatikan ayat ini :

1 Ptr 3:19
dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara

Sbnrnya dg ayat ini saja argumen Bro sudah gugur.

Roh Kudus juga hadir di dalam dunia orang mati bsama-sama dg Kristus.

Quote
Bagaimana mungkin penjahat bertobat itu bersama Yesus di surga pada hari itu juga, sedangkan pada hari itu Yesus turun ke dunia orang mati.

Luk 23:43 Dan Yesus berkata kepadanya, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, hari ini engkau akan bersama dengan Aku di dalam firdaus.”

1Pe 3:18 Sebab, Kristus juga telah menderita karena dosa-dosa sekali untuk selamanya, yang benar ganti yang tidak benar, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Elohim, karena di satu sisi, telah dijadikan mati dalam daging, tetapi di sisi lain, dijadikan hidup dalam Roh.
1Pe 3:19 Dalam pada itu pula, ketika pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara, Dia telah mengumumkan

1Pe 3:20 kepada yang dahulu tidak taat, ketika satu kali kesabaran Elohim menanti pada zaman Nuh, dengan dipersiapkan sebuah bahtera yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, yang telah diselamatkan dari air.


Kata: hari ini engkau akan bersama dengan Aku di dalam firdaus.”

adalah bersama Roh Kudus. Karena Roh Kudus itu memuliakan Yesus:

Joh 16:14 Dia akan memuliakan Aku, karena dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.
Joh 16:15 Segala sesuatu, apa saja yang Bapa miliki, adalah milik-Ku, karena itu Aku berkata bahwa dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku, dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.”

Sbgmn yg tertulis :

Luk 22:43
Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

Yesus Kristus menjanjikan bhw si penjahat akan bsama Dia pd hari itu juga di Firdaus.

Tulisan ayat itu sudah mutlak dan tidak perlu ditafsir kemana-mana lagi.

Mngapa bisa Tuhan Yesus bsama-sama dia pd hari itu juga di Firdaus?

Krn Yesus Kristus itu Mahahadir.

Walau Ia ada di dunia orang mati menginjili di penjara, namun Ia juga bersama si penjahat di Firdaus.

Quote
Yesus adalah Anak, bukan Roh Kudus dan juga bukan Bapa.

Karena Roh Kudus keluar dari Bapa, maka Bapa mahahadir melalui Roh Kudus. Sedangkan Anak bukanlah Roh Kudus.
Walaupun Ketiga-Nya adalah kesatuan, tetapi Ketiga-Nya tidaklah sama.

Ini saya setuju dg Anda.

Dan jangan juga lupa bhw Bapa, Anak dan Roh Kudus sama-sama Mahahadir.

Quote
Ketika Yesus turun ke dunia orang mati, Dia tidak berada di surga.

Joh 20:17 Yesus berkata kepadanya, “Janganlah menjamah Aku! Sebab Aku belum naik kepada Bapa-Ku. Namun pergilah kepada saudara-saudara-Ku, dan katakanlah kepada mereka, Aku naik kepada Bapa-Ku dan Bapamu, juga Tuhan-ku dan Tuhan-mu.”

Ada beberapa tafsiran yg bbeda utk ayat tsb, tp saya tidak akan bahas agar tidak jadi melebar.

Bgini Bro...
Pd saat kematianNya,
Maka pd saat itu juga Tuhan Yesus sbg Imam Besar telah mpersembahkan darahNya.

Ibr 9:11-12
Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, --artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, --
dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.

Siapakah yg mpersembahkan?
Tuhan Yesus sendiri.
Setelah itulah, maka Ia dapat mbritakan Injil ke dalam penjara orang mati.

Yg bertugas mpersembahkan darah adalah Imam Besar itu sendiri.

Quote
Saya perorangan, semoga anda tidak terjebak melalui penilaian luar/memandang muka.
Di sini, saya sharing FT.

Oke.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 07, 2013, 03:01:31 PM
Pristiwa pmbaptisan Yesus adl konteks yg bbeda, jd saya tidak akan bahas dg konteks ini.

Quote from: lembut on Today at 11:47:17 AM
Quote
Mar 1:10 Dan segera setelah keluar dari air, Dia melihat langit terbelah dan Roh seperti merpati turun ke atas-Nya.
Mar 1:11 Lalu suatu suara datang dari surga, “Engkaulah Putra-Ku Yang Terkasih, kepada-Mulah Aku berkenan.”

Kalau yang meninggalkan Yesus adalah Bapa, kenapa ayat di atas ini suara Bapa datang dari surga?


Saya tidak fokus ke pembaptisan, tetapi adakah Bapa yang bersama Yesus atau Roh Kudus yang bersama Yesus?
Karena anda mengatakan Bapa yang meninggalkan Yesus ketika sebelum mati Dia berteriak.

Ayat di atas menyatakan Bapa tidak bersama Yesus tetapi Roh Kudus yang bersama Yesus.

Karena ketika pembaptisan suara Bapa ternyata datang dari surga, berarti Bapa ada di surga. Iyakan?

Quote
Phatikan ayat ini :

1 Ptr 3:19
dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara

Sbnrnya dg ayat ini saja argumen Bro sudah gugur.

1Pe 3:18 Sebab, Kristus juga telah menderita karena dosa-dosa sekali untuk selamanya, yang benar ganti yang tidak benar, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Elohim, karena di satu sisi, telah dijadikan mati dalam daging, tetapi di sisi lain, dijadikan hidup dalam Roh.
1Pe 3:19 Dalam pada itu pula, ketika pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara,
Dia telah mengumumkan
1Pe 3:20 kepada yang dahulu tidak taat, ketika satu kali kesabaran Elohim menanti pada zaman Nuh, dengan dipersiapkan sebuah bahtera yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, yang telah diselamatkan dari air.

Sepertinya anda kurang obyektif Bro, di mana Yesus dalam keadaan berdarah daging sudah ternyata mati, tetapi dalam keadaan Roh, Yesus hidup.

Roh di sini bukan Roh Kudus, tetapi Roh Yesus itu sendiri.


Quote
Roh Kudus juga hadir di dalam dunia orang mati bsama-sama dg Kristus.

Sbgmn yg tertulis :

Luk 22:43
Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

Yesus Kristus menjanjikan bhw si penjahat akan bsama Dia pd hari itu juga di Firdaus.

Tulisan ayat itu sudah mutlak dan tidak perlu ditafsir kemana-mana lagi.


Firdaus itu bukan dunia orang mati tetapi surga.

Quote
Mngapa bisa Tuan Yesus bsama-sama dia pd hari itu juga di Firdaus?

Krn Yesus Kristus itu Mahahadir.

Walau Ia ada di dunia orang mati menginjili di penjara, namun Ia juga bersama si penjahat di Firdaus.

Ini saya setuju dg Anda.

Dan jangan juga lupa bhw Bapa, Anak dan Roh Kudus sama-sama Mahahadir.

Ada beberapa tafsiran yg bbeda utk ayat tsb, tp saya tidak akan bahas agar tidak jadi melebar.


Bapa dan Anak dikatakan mahahadir melalui Roh Kudus.

Kalau tidak demikian, maka Yesus tidak akan pergi kepada Bapa yang kemudian bertujuan mencurahkan Roh Kudus ke semua orang percaya.

Joh 16:7 Namun Aku mengatakan kebenaran kepadamu, adalah berguna bagimu bahwa Aku pergi, karena jika Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepada kamu; tetapi jika Aku telah pergi, Aku akan mengutus Dia kepada kamu.

Act 2:32 Inilah Yesus yang telah Elohim bangkitkan; mengenai Dia, kami semua adalah saksi-saksi.
Act 2:33 Oleh karena itu, setelah ditinggikan di sebelah kanan Elohim, dan karena menerima janji Roh Kudus dari Bapa, Dia mencurahkan hal ini, yaitu apa yang sedang kamu lihat dan dengar sekarang.


Quote
Bgini Bro...
Pd saat kematianNya,
Maka pd saat itu juga Tuan Yesus sbg Imam Besar telah mpersembahkan darahNya.

Ibr 9:11-12
Tetapi Kristus telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, --artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, --
dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal.

Siapakah yg mpersembahkan?
Tuan Yesus sendiri.
Setelah itulah, maka Ia dapat mbritakan Injil ke dalam penjara orang mati.

Yg bertugas mpersembahkan darah adalah Imam Besar itu sendiri.

Oke.

Itu adalah pengertian tersirat, bahwa Roh Kudus yang memuliakan Yesus yang membawa darah Yesus.
Anda baca ayat di bawahnya:

Heb 9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang melalui Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri tanpa cacat kepada Tuhan, akan menyucikan hati nuranimu dari perbuatan-perbuatan yang mati, untuk beribadah kepada Tuhan yang hidup.

= Roh Kudus.

= darah Yesus.

Thx.




Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: siip on February 07, 2013, 05:59:41 PM
Quote from: lembut on Today at 11:47:17 AM
Saya tidak fokus ke pembaptisan, tetapi adakah Bapa yang bersama Yesus atau Roh Kudus yang bersama Yesus?
Karena anda mengatakan Bapa yang meninggalkan Yesus ketika sebelum mati Dia berteriak.

Ayat di atas menyatakan Bapa tidak bersama Yesus tetapi Roh Kudus yang bersama Yesus.

Karena ketika pembaptisan suara Bapa ternyata datang dari surga, berarti Bapa ada di surga. Iyakan?

Yg kita bahas adl saat sebelum kematianNya.
Jd saya tidak akan bahas soal pmbaptisan krn nanti akan panjang kmana-mana.

Quote
1Pe 3:18 Sebab, Kristus juga telah menderita karena dosa-dosa sekali untuk selamanya, yang benar ganti yang tidak benar, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Elohim, karena di satu sisi, telah dijadikan mati dalam daging, tetapi di sisi lain, dijadikan hidup dalam Roh.
1Pe 3:19 Dalam pada itu pula, ketika pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara,
Dia telah mengumumkan
1Pe 3:20 kepada yang dahulu tidak taat, ketika satu kali kesabaran Elohim menanti pada zaman Nuh, dengan dipersiapkan sebuah bahtera yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, yang telah diselamatkan dari air.

Sepertinya anda kurang obyektif Bro, di mana Yesus dalam keadaan berdarah daging sudah ternyata mati, tetapi dalam keadaan Roh, Yesus hidup.

Roh di sini bukan Roh Kudus, tetapi Roh Yesus itu sendiri.

Baik, memang ada kemungkinan bhw Roh yg dmaksud adalah Roh Yesus itu sendiri.

Tetapi, tetap Anda tidak bisa mbatasi kemahahadiran Allah.

Yesus Kristus dalam Roh adalah mahahadir.
Roh Kuduspun mahahadir.

Anda brusaha mngatakan bhw pd saat Tuhan Yesus di dunia orang mati, maka Ia tidak berada di tempat lain.
Bgitu juga Anda brusaha mngatakan bhw pd saat Yesus Kristus di dunia orang mati, maka Roh Kudus tidak berada di sana.

Saya tidak setuju.
Krn tidak ada ayat yg mngatakan bhw Tuhan Yesus tidak bisa brada di surga pd saat Ia di dunia orang mati, sdgkn ada ayat mngatakan bhw pd hari kematianNya, Ia juga berada di firdaus.
Dan tidak ada ayat yg mngatakan bhw Roh Kudus tidak berada di dunia orang mati pd saat Tuhan Yesus brada di dunia orang mati.

Jika Tuhan Yesus bisa mnginjili dan mbebaskan roh tawanan, itu pun mlibatkan kuasa Roh Kudus.
Mngapa?
Krn Tuhan Yesus diurapi oleh kuat kuasa Roh Kudus.

Quote
Firdaus itu bukan dunia orang mati tetapi surga.

Jika firdaus itu surga, maka pd hari kematianNya, Tuhan Yesus juga berada di surga sama spt Ia berada di dunia orang mati.
Itu mbuktikan dg jelas bhw Ia tidak terbatas hanya ada di dunia orang mati saja.

Mngapa?
Krn Ia mahahadir.

Janganlah dibatasi kemahahadiran Tuhan Yesus.

Quote
Bapa dan Anak dikatakan mahahadir melalui Roh Kudus.

Kalau tidak demikian, maka Yesus tidak akan pergi kepada Bapa yang kemudian bertujuan mencurahkan Roh Kudus ke semua orang percaya.

Joh 16:7 Namun Aku mengatakan kebenaran kepadamu, adalah berguna bagimu bahwa Aku pergi, karena jika Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepada kamu; tetapi jika Aku telah pergi, Aku akan mengutus Dia kepada kamu.

Act 2:32 Inilah Yesus yang telah Elohim bangkitkan; mengenai Dia, kami semua adalah saksi-saksi.
Act 2:33 Oleh karena itu, setelah ditinggikan di sebelah kanan Elohim, dan karena menerima janji Roh Kudus dari Bapa, Dia mencurahkan hal ini, yaitu apa yang sedang kamu lihat dan dengar sekarang.

Saya tidak mau mbahas soal pencurahan Roh Kudus krn topik ini beda konteksnya.
Konteks dari topik tsb adalah mengenai 'periode'.

Nanti akan manjang kemana-mana.

Quote
Itu adalah pengertian tersirat, bahwa Roh Kudus yang memuliakan Yesus yang membawa darah Yesus.
Anda baca ayat di bawahnya:

Heb 9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang melalui Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri tanpa cacat kepada Tuhan, akan menyucikan hati nuranimu dari perbuatan-perbuatan yang mati, untuk beribadah kepada Tuhan yang hidup.

= Roh Kudus.

= darah Yesus.

Thx.

Dsitu dtuliskan, melalui Roh, Tuhan Yesus mpersembahkan diriNya.

Tp ktika darahNya dpersembahkan, Yesus sendirilah yg mbawa darahNya ke Kemah Agung di Sorga krn Ia adalah Imam Besar.
Kapan Ia mlaksanakannya?
Pd saat kematianNya.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 07, 2013, 07:05:41 PM
kepada kedua duanya *sudut pandang   dari kaum trinitarian umum

Kita klarifikasi dulu, “trinitarian umum” yg dimaksud oleh om han ini apakah mengacu juga kepada oneness/modalism (one deity manifested in three separate aspects) yg dianut oleh sebagian besar protestant, misalnya aliran pentakostal?
Atau mengacu pada ajaran trinitarian yg sesuai dgn ajaran apostolik yg dikukuhkan dalam konsili2 ekumenis (e.g. Konsili Nisea, Konsili Lateran)?

IMHO, istilah ”trinitarian umum” ini agak missleading, karena semua pemahaman yg mengakui Bapa, Putra, dan Anak itu bisa dikategorikan sebagai ”trinitarian umum” (dalam konteks diskusi di thread ini), meskipun pemahaman akan hubungan Ketiga Pribadi itu sangat berbeda satu dengan lainnya.

Padahal kalo mau mengembalikan ke definisi asalnya, Trinity itu definisinya adalah Satu Substansi dalam Tiga Pribadi yg berbeda satu dengan lainnya sesuai hubungan asal muasalnya, tapi Ketiganya adalah sehakekat dan cosubstantial.
Kalo sudah dikembalikan ke definisi yg sebenarnya, maka sebenarnya tidak akan ada multi tafsir akan doktrin Trinity. :)

ok sekarang di khusus kan saja tentang katholik
lalu siapa yang harus dipersalahkan jika umat katholik tidak mengerti atau salah menafsirkan doktrin katholik itu sendiri    ???
atau bahkan belum pernah dengar sama sekali
terus terang saja, sudah lebih dari 40 tahun sejak om dipermandikan menjadi anak Allah dan waris surga  dalam sp nya
om baru aja tahu dalam tahun belakangan ini ada non khalaisedon

IMHO, tidak ada yg perlu dipersalahkan. :)

Luk 12 : 48 Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut.

Jika ada umat katolik yg tidak mengerti atau tidak menerima doktrin tertentu, maka tidak akan dituntut darinya utk memahami doktrin tersebut. IMHO, kita hanya dituntut utk mencari kebenaran sejati, dan menjalankan kebenaran itu sejauh mana yg diberikan kepada kita oleh rahmat dan belas kasih Sang Sumber.

Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 07, 2013, 07:39:49 PM
Ketika Yesus mati, Dia pergi ke dunia orang mati.
Dan Roh Kudus kembali ke surga, di mana Yesus berteriak:

Pertanyaan (pertama) utk Anda, bro lembut.
Menurut iman Anda, apakah Roh Yesus itu tidak sama dengan Roh Kudus?

Silakan dibandingkan dgn ajaran Petrus dalam 1 Pet 1 : 10-11

1 Pet 1 : 10-11
10. Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu.
11. Dan mereka meneliti saat yang mana dan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh Kristus, yang ada di dalam mereka, yaitu Roh yang sebelumnya memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudah itu.  

Dikatakan bahwa Roh Kristus lah yg tinggal dalam diri para nabi (ayat 11) yg mendorong para nabi utk bernubuat.
Dan kita tahu, bahwa Roh Kudus lah yg bersabda kepada para nabi karena Pribadi Kedua Allah Tritunggal belum diwahyukan di jaman PL.
Dari sini dapat kita simpulkan bahwa Roh Kristus adalah Roh Kudus itu sendiri.

IMHO, yg Anda katakan di sini bahwa Roh Kristus turun ke dunia orang mati sedangkan Roh Kudus naik ke surga (meninggalkan Yesus) adalah tidak tepat jika dibandingkan dengan ajaran Petrus di atas.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 07, 2013, 08:22:41 PM
Pertanyaan (pertama) utk Anda, bro lembut.
Menurut iman Anda, apakah Roh Yesus itu tidak sama dengan Roh Kudus?

Silakan dibandingkan dgn ajaran Petrus dalam 1 Pet 1 : 10-11

1 Pet 1 : 10-11
10. Keselamatan itulah yang diselidiki dan diteliti oleh nabi-nabi, yang telah bernubuat tentang kasih karunia yang diuntukkan bagimu.
11. Dan mereka meneliti saat yang mana dan yang bagaimana yang dimaksudkan oleh Roh Kristus, yang ada di dalam mereka, yaitu Roh yang sebelumnya memberi kesaksian tentang segala penderitaan yang akan menimpa Kristus dan tentang segala kemuliaan yang menyusul sesudah itu.  

Dikatakan bahwa Roh Kristus lah yg tinggal dalam diri para nabi (ayat 11) yg mendorong para nabi utk bernubuat.
Dan kita tahu, bahwa Roh Kudus lah yg bersabda kepada para nabi karena Pribadi Kedua Allah Tritunggal belum diwahyukan di jaman PL.
Dari sini dapat kita simpulkan bahwa Roh Kristus adalah Roh Kudus itu sendiri.

IMHO, yg Anda katakan di sini bahwa Roh Kristus turun ke dunia orang mati sedangkan Roh Kudus naik ke surga (meninggalkan Yesus) adalah tidak tepat jika dibandingkan dengan ajaran Petrus di atas.

Kelompok pertama:

1Pe_1:11 seraya memeriksa mengenai apa, atau saat mana, Roh Kristus yang ada dalam diri mereka menjelaskan yang dipersaksikan sebelumnya, mengenai penderitaan Kristus dan kemuliaan sesudah hal-hal ini.

Menurut anda itu adalah Yesus. Seperti ayat di bawah ini:

Php 1:19 Sebab aku tahu, bahwa bagiku hal ini akan menuju pada kebebasan melalui doamu dan dukungan Roh Yesus Kristus.


Kelompok kedua:

Dan saya coba menjelaskan ke anda dengan ayat di bawah ini:

Rom_8:9 Dan kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Tuhan tinggal di dalam kamu; tetapi jika seseorang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukanlah milik-Nya.

Joh 15:26 Dan bilamana Penghibur itu datang, Dia yang akan Kuutus kepadamu dari Bapa, yakni Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Dia itu bersaksi tentang Aku.

Joh 16:13 Namun bilamana Roh Kebenaran itu telah datang, Dia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran, karena Dia tidak akan berbicara dari diri-Nya sendiri, melainkan apa saja yang telah Dia dengarkan, Dia akan mengatakannya; Dia juga akan memberitakan kepadamu hal-hal yang sedang datang.
Joh 16:14 Dia akan memuliakan Aku, karena dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.
Joh 16:15 Segala sesuatu, apa saja yang Bapa miliki, adalah milik-Ku, karena itu Aku berkata bahwa dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku, dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.”


Jadi kesimpulan saya Roh Kristus/Yesus yang menurut anda adalah Yesus sendiri; saya sanggah: bukan, tetapi Roh Kudus.
Di mana di kelompok kedua, dijelaskan Roh Kudus adalah Roh yang keluar dari Bapa, milik Bapa. Roh yang menjadi milik Bapa adalah juga menjadi milik Anak/Yesus.

Di mana Roma 8:9 Roh Tuhan (Tuhan itu adalah Bapa) adalah Roh milik Bapa. Apa yang menjadi milik Bapa adalah juga milik Anak; sehingga dikatakan Roh Kristus. Dipertegas di Yohanes 15:26, 16:15.

Dan menurut saya Roh Yesus itu sendiri dalam pengertian Yesus sendiri ada di ayat:

1Pe 3:18 Sebab, Kristus juga telah menderita karena dosa-dosa sekali untuk selamanya, yang benar ganti yang tidak benar, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Tuhan, karena di satu sisi, telah dijadikan mati dalam daging, tetapi di sisi lain, dijadikan hidup dalam Roh.
1Pe 3:19 Dalam pada itu pula, ketika pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara, Dia telah mengumumkan
1Pe 3:20 kepada yang dahulu tidak taat, ketika satu kali kesabaran Tuhan menanti pada zaman Nuh, dengan dipersiapkan sebuah bahtera yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, yang telah diselamatkan dari air.


Demikianlah, semoga berkenan.

Mohon dikoreksi lagi dengan sanggahan ayat FT.

Thx.


Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 07, 2013, 11:01:51 PM
Kelompok pertama:

1Pe_1:11 seraya memeriksa mengenai apa, atau saat mana, Roh Kristus yang ada dalam diri mereka menjelaskan yang dipersaksikan sebelumnya, mengenai penderitaan Kristus dan kemuliaan sesudah hal-hal ini.

Menurut anda itu adalah Yesus.

Ya, dalam ayat 10 & 11, secara gambling Petrus mengatakan bahwa Roh Kristus lah yg menyatakan hal2 tersebut kepada para nabi.
Nabi2 hidup di jaman PL, jauh sebelum Allah Putra, i.e. Yesus Kristus, menyatakan diriNya kepada umat manusia. Dan kita semua mengimani, bahwa Roh Kudus lah yg berwahyu melalui perantaraan para nabi.
Jadi kesimpulan yg aku ambil (dan menurut iman kami), bahwa Roh Kristus adalah Roh Kudus itu sendiri.

Seperti ayat di bawah ini:

Php 1:19 Sebab aku tahu, bahwa bagiku hal ini akan menuju pada kebebasan melalui doamu dan dukungan Roh Yesus Kristus.

Ayat ini tidak secara langsung menyatakan bahwa Roh Kristus adalah sama dengan Roh Kudus.
Tetapi ya, ayat ini juga secara tidak langsung menyatakan bahwa Roh Kristus adalah Roh yg sama yg dijanjikan oleh Kristus, yaitu Roh Penghibur (Yoh 15 : 26 – 27).


Kelompok kedua:

Dan saya coba menjelaskan ke anda dengan ayat di bawah ini:

Rom_8:9 Dan kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Tuhan tinggal di dalam kamu; tetapi jika seseorang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukanlah milik-Nya.

Joh 15:26 Dan bilamana Penghibur itu datang, Dia yang akan Kuutus kepadamu dari Bapa, yakni Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Dia itu bersaksi tentang Aku.

Joh 16:13 Namun bilamana Roh Kebenaran itu telah datang, Dia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran, karena Dia tidak akan berbicara dari diri-Nya sendiri, melainkan apa saja yang telah Dia dengarkan, Dia akan mengatakannya; Dia juga akan memberitakan kepadamu hal-hal yang sedang datang.
Joh 16:14 Dia akan memuliakan Aku, karena dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.
Joh 16:15 Segala sesuatu, apa saja yang Bapa miliki, adalah milik-Ku, karena itu Aku berkata bahwa dari pada-Ku Dia akan menerima apa yang menjadi milik-Ku, dan Dia akan menunjukkannya kepadamu.”


Jadi kesimpulan saya Roh Kristus/Yesus yang menurut anda adalah Yesus sendiri; saya sanggah: bukan, tetapi Roh Kudus.

Maaf, kalimat Anda yg aku warnai merah, aku tidak paham.

Anda mengatakan bahwa pada saat kematian Yesus, maka Roh Yesus terpisah dari Roh Kudus, di mana Roh Yesus turun ke dunia orang mati, sedangkan Roh Kudus naik ke surga. Benarkah demikian?
Jadi menurut Anda, Roh Yesus / Roh Kristus itu BERBEDA dengan Roh Kudus, benar demikian?
Tolong dikonfirmasi dulu, apakah kesimpulanku mengenai iman Anda ini sudah benar.

Dan mengenai kalimat Anda di atas (yg aku warnai merah), apa yg Anda sanggah?
Sebagai klarifikasi, bagiku Roh Yesus / Roh Kristus adalah Roh yg sama dgn Roh Kudus itu.
Hanya ada Satu Roh, hanya ada Satu Pribadi Ketiga dari Allah Tritunggal Mahakudus.

Di mana di kelompok kedua, dijelaskan Roh Kudus adalah Roh yang keluar dari Bapa, milik Bapa. Roh yang menjadi milik Bapa adalah juga menjadi milik Anak/Yesus.

I have no objections.
Benar, Roh Kudus adalah Roh  yg keluar dari Bapa (Yoh 15 : 26).
Benar bahwa Yesus lah yg mengutus Roh Kudus itu (Yoh 15 : 26).
Benar bahwa semua yg dimiliki Bapa adalah milik Anak, dan Anak memberikan semuanya kepada Roh utk diberitakan kepada kita (Yoh 16 : 14 - 15).


Di mana Roma 8:9 Roh Tuhan (Tuhan itu adalah Bapa) adalah Roh milik Bapa. Apa yang menjadi milik Bapa adalah juga milik Anak; sehingga dikatakan Roh Kristus. Dipertegas di Yohanes 15:26, 16:15.

Dan menurut saya Roh Yesus itu sendiri dalam pengertian Yesus sendiri ada di ayat:

1Pe 3:18 Sebab, Kristus juga telah menderita karena dosa-dosa sekali untuk selamanya, yang benar ganti yang tidak benar, supaya Dia dapat mendekatkan kita kepada Tuhan, karena di satu sisi, telah dijadikan mati dalam daging, tetapi di sisi lain, dijadikan hidup dalam Roh.
1Pe 3:19 Dalam pada itu pula, ketika pergi kepada roh-roh yang ada di dalam penjara, Dia telah mengumumkan
1Pe 3:20 kepada yang dahulu tidak taat, ketika satu kali kesabaran Tuhan menanti pada zaman Nuh, dengan dipersiapkan sebuah bahtera yang ke dalamnya hanya sedikit, yaitu delapan jiwa, yang telah diselamatkan dari air.


Demikianlah, semoga berkenan.

Mohon dikoreksi lagi dengan sanggahan ayat FT.

Thx.

Hmm… tolong dikonfirmasi dulu, jadi menurut Anda, memang Roh Kristus itu berbeda dengan Roh Kudus?
Apakah manusia Yesus, yg terdiri dari tubuh dan roh, memiliki dua Roh, yaitu Roh Yesus dan Roh Kudus?
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 07, 2013, 11:23:25 PM
@bro lembut:

Rm 8 : 9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.

Di sini kita lihat bahwa dalam diri kita harus tinggal Roh Allah, dan bahwa kita harus memiliki Roh Kristus.
Tapi Alkitab tidak pernah membedakan bahwa ada bermacam2 roh, entah itu Roh Allah, Roh Kristus, atau Roh Kudus. Sebaliknya, Alkitab justru menuliskan bahwa hanya ada SATU Roh!

1 Kor 12 : 4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
1 Kor 12 : 13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
Ef 4 : 3 – 4 (3) Berusahalah sungguh-sungguh untuk hidup dengan damai supaya kesatuan yang diciptakan oleh Roh Allah tetap terpelihara. (4) Hanya ada satu tubuh, dan satu Roh. Begitu juga kalian dipanggil untuk satu harapan yang sama.
Fil 1 : 27 Hanya, hendaklah hidupmu berpadanan dengan Injil Kristus, supaya, apabila aku datang aku melihat, dan apabila aku tidak datang aku mendengar, bahwa kamu teguh berdiri dalam satu roh, dan sehati sejiwa berjuang untuk iman yang timbul dari Berita Injil,

Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 08, 2013, 01:23:55 AM
 Jenova

Anda coba renungkan lebih seksama bahwa semuanya yang menjadi pertanyaan sudah di jawab dalam satu postingan tsb.

Intinya: Tuhan itu hanya ada satu yaitu Bapa.
Anak itu hanya ada satu yaitu Yesus yang menjadi perantara antara Tuhan dan manusia, Dia menjadi Tuan (bukan Tuhan) atas segala yang diberikan oleh Bapa kepada-Nya.
Dan Roh Kudus yaitu Roh yang keluar dari Bapa, milik Bapa. Apa yang menjadi miliki Bapa adalah juga menjadi milik Anak.

Roh Kristus = Roh milik Kristus = Roh Kudus = bukan Roh Kristus itu sendiri.

1Ti 2:5 Sebab Tuhan adalah Esa, Esa pula Pengantara antara Tuhan dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

Thx.


Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 08, 2013, 10:31:16 PM
Jenova

Anda coba renungkan lebih seksama bahwa semuanya yang menjadi pertanyaan sudah di jawab dalam satu postingan tsb.

Intinya: Tuhan itu hanya ada satu yaitu Bapa.
Anak itu hanya ada satu yaitu Yesus yang menjadi perantara antara Tuhan dan manusia, Dia menjadi Tuan (bukan Tuhan) atas segala yang diberikan oleh Bapa kepada-Nya.

Bro Lembut,
Sebelum menyimpulkan bahwa Yesus itu bukan Tuhan, sesuai aturan main yg Anda minta, silakan dibandingkan dengan ayat berikut ini dulu:

Yoh 1 : 1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Yoh 1 : 1 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Dan Roh Kudus yaitu Roh yang keluar dari Bapa, milik Bapa. Apa yang menjadi miliki Bapa adalah juga menjadi milik Anak.

Roh Kristus  = Roh milik Kristus = Roh Kudus = bukan Roh Kristus itu sendiri.

1Ti 2:5 Sebab Tuhan adalah Esa, Esa pula Pengantara antara Tuhan dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

Thx.

Paradox!! :what: :what:
Yg aku bold & warnai merah, roh Kristus tapi bukan roh Kristus? 
Yg Anda katakan turun ke dunia orang mati itu roh yg mana? Yg Anda katakan naik ke surga itu roh yg mana?
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 09, 2013, 12:00:27 AM
Bro Lembut,
Sebelum menyimpulkan bahwa Yesus itu bukan Tuhan, sesuai aturan main yg Anda minta, silakan dibandingkan dengan ayat berikut ini dulu:

Yoh 1 : 1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Tuhandan Firman itu adalah Tuhan.

Yoh 1 : 1 Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

Paradox!! :what: :what:
Yg aku bold & warnai merah, roh Kristus tapi bukan roh Kristus? 
Yg Anda katakan turun ke dunia orang mati itu roh yg mana? Yg Anda katakan naik ke surga itu roh yg mana?

Yohanes 1:1 mesti dilihat dari ayat:

Joh 1:14 Dan Firman itu sudah menjadi daging dan berdiam di antara kita. Dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai yang tunggal dari Bapa, penuh anugerah dan kebenaran.

Kemuliaan Yesus sebagai Anak Tunggal, karena Yesus adalah Anak Manusia, yang Sulung dari banyak saudara.
Dikatakan yang Tunggal karena Dia Anak Sulung Bapa, ketika itu manusia belum diciptakan.

Kemuliaan yang dimiliki Yesus ini sudah dimiliki sebelum bumi ada.

Joh 17:5  Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

Joh 1:2 Dia pada awalnya ada bersama Tuhan.

Pro 8:22 YAHWEH memiliki aku sejak permulaan jalan-Nya, sejak awal dari pekerjaan-Nya.

Ayat ini juga menunjukkan Yesus adalah yang Pertama/Sulung; jadi Firman yang Pertama dari Bapa.

Jadi Yohanes 1:1 itu adalah pengertian tersirat, kalau tidak bagaimana dapat nyambung dengan pengertian Yesus adalah Anak Sulung; yang Tunggal sebelum manusia diciptakan?

Masakan Anak adalah Bapa?

Misal: anda dan anak anda, walaupun satu kesatuan sedarah daging.

Semoga berkenan.

Thx.


Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Husada on February 09, 2013, 01:43:06 PM
Damai bagimu lembut.

Menurut pemahaman saya, membaca beberapa postinganmu, lembut memaknai Tritunggal Allah masih dengan pemahaman fisik. Koreksi saya kalo salah.

Dengan pemahaman secara fisik, bagaimana lembut menyimpulkan yang bergaris bawah ini?
Roh Kristus = Roh milik Kristus = Roh Kudus = bukan Roh Kristus itu sendiri.
Damai, damai, damai.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 09, 2013, 03:06:19 PM
Damai bagimu lembut.

Menurut pemahaman saya, membaca beberapa postinganmu, lembut memaknai Tritunggal Allah masih dengan pemahaman fisik. Koreksi saya kalo salah.

Dengan pemahaman secara fisik, bagaimana lembut menyimpulkan yang bergaris bawah ini?

Quote from: lembut on Yesterday at 01:23:55 AM
Quote
Roh Kristus = Roh milik Kristus = Roh Kudus = bukan Roh Kristus itu sendiri.

Damai, damai, damai.

Coba anda baca postingan sebelumnya Bro, sudah terjawab pertanyaan ini.

Thx.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 12, 2013, 08:39:25 PM
Yohanes 1:1 mesti dilihat dari ayat:

Joh 1:14 Dan Firman itu sudah menjadi daging dan berdiam di antara kita. Dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai yang tunggal dari Bapa, penuh anugerah dan kebenaran.

Kemuliaan Yesus sebagai Anak Tunggal, karena Yesus adalah Anak Manusia, yang Sulung dari banyak saudara.
Dikatakan yang Tunggal karena Dia Anak Sulung Bapa, ketika itu manusia belum diciptakan.

 IMO, Anda merancukan definisi “tunggal” dengan ”sulung”.
”Tunggal” artinya adalah ”hanya satu2nya”.
"Sulung" artinya adalah "yg pertama dari yg berikut2nya".
Yesus dikatakan “Yang Tunggal dari Bapa” karena memang hanya ada satu ”Pribadi Anak” yg dilahirkan (begotten) dari Bapa sebelum segala abad.
Dan definisi “Anak Manusia” ini tidak bisa Anda cari2 artinya di Alkitab, karena memang istilah ini digunakan berkali2 di seluruh Alkitab utk menyatakan gelar kehormatan yg berbeda2, misal dalam PL: Bil 23 : 19, Ez 2 : 1, Dan 8 : 17.
Dalam PB, “Anak Manusia” menjadi gelar kehormatan yg ditujukan kepada Yesus, bukan utk menyatakan bahwa Yesus bukan Allah, melainkan utk mengacu sebagai Allah yg berinkarnasi menjadi manusia.

Satu bukti lagi yg menyatakan bahwa “Anak Manusia” itu bukanlah bukti yg mengingkari keilahian Yesus.
Silakan dilihat nubuatan dalam penglihatan nabi Daniel:
Dan 7 : 13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang SEPERTI seorang manusia;

Dari sini jelas terlihat bahwa gelar “Anak Manusia” itu BUKAN utk meniadakan keilahian Yesus, melainkan utk menegaskan bahwa Yang Bukan Manusia  telah berinkarnasi menjadi serupa dengan manusia.

Yesus dikatakan menjadi Yang Sulung, karena melalui karya keselamatanNya, Dia telah mengangkat kita manusia2 berdosa menjadi benar2 anak2 Allah, yang akan dibangkitkan di akhir jaman serupa dengan kebangkitan Yesus, yang akan mewarisi kerajaan Allah di sorga kelak.

Kol 1 : 18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.

Kemuliaan yang dimiliki Yesus ini sudah dimiliki sebelum bumi ada.

Joh 17:5  Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

Amin!!
Dia (Firman = Yesus) yg telah ada bersama Allah sebelum segala jaman, yg adalah Allah itu sendiri, tentu saja memiliki kemuliaan yg sama dengan Allah di hadapan Allah itu juga.

Joh 1:2 Dia pada awalnya ada bersama Tuhan.

Jangan lupa ayat pendahulunya, bahwa Firman yg pada awalnya ada bersama Allah itu juga pada hakekatnya adalah Allah.

Pro 8:22 YAHWEH memiliki aku sejak permulaan jalan-Nya, sejak awal dari pekerjaan-Nya.

Bro Lembut, maaf ini pertanyaan out of curiosity aja.
Apakah Anda ini dari sekte SSY? AFAIK hanya SSY yg berani menyebut2 nama yang suci ini dengan bebasnya dan mengganti semua text Kitab Suci yg menyebut Nama Suci ini dengan huruf2 YAHWE.
YHW adalah nama yg sangat suci, bahkan begitu sucinya sampai2 umat pilihan tidak berani menyebutnya sembarangan dan menggunakan sebutan lain utk menyebut Sang Maha Suci itu: ”Adonai”.
Itulah sebabnya dalam naskah Septuaginta dan Vulgata, kata “Adonai” utk mengacu pada Nama Yang Suci itu diterjemahkan sebagai Kyrios atau Dominus, dalam bahasa Inggris diterjemahkan sebagai LORD (capital letters), dan dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai Tuhan (huruf besar semua)

Back to topic, bahwa Allah menciptakan “Hikmat” sejak awal jaman, kembali kami memahaminya dalam konteks Yoh 1 : 1, bahwa ”Hikmat” itu tidak lain adalah ”Firman” yg ada bersama Allah, dan adalah Allah itu sendiri.

Ayat ini juga menunjukkan Yesus adalah yang Pertama/Sulung; jadi Firman yang Pertama dari Bapa.

Tidak, ayat ini menunjukkan bahwa Yesus adalah Yang Tunggal.
Tunggal sebagai Anak yg dilahirkan (begotten) dari Bapa, Anak itu tidak lain adalah Firman yang adalah Allah itu sendiri (Yoh 1 : 1).
Dia adalah yg Sulung yg dibangkitkan dari antara orang mati, bangkit dengan mulia, menjadi yg pertama dari orang2 beriman yg akan dibangkitkan dengan mulia seperti halnya Yesus utk menjadi ahli waris dari kerajaan Allah (Kol 1 : 18).
Tetapi tidak akan pernah ada anak2 berikutnya yg lahir (begotten) dari Bapa selain Firman itu, i.e. Yesus adalah yg Tunggal yang dilahirkan (begotten) dari Bapa sebagai Firman, tapi Yesus bukan lah yg Sulung sebagai Firman.

Jadi Yohanes 1:1 itu adalah pengertian tersirat, kalau tidak bagaimana dapat nyambung dengan pengertian Yesus adalah Anak Sulung; yang Tunggal sebelum manusia diciptakan?

Sebaliknya, justru Yoh 1 : 1 itu sangat explicit.
Hanya Allah yg berkuasa mengampuni dosa (Mrk 2 : 7, Luk 5 : 21), dan Yesus secara jelas menyatakan bahwa dia berkuasa mengampuni dosa (Mrk 2 : 10, Luk 5 : 24, Mat 9 : 6).
Kesaksian Yohanes secara explicit dan tegas mengukuhkan kesaksian2 yg diberikan oleh Matius, Markus, dan Lukas.

Masakan Anak adalah Bapa?

Misal: anda dan anak anda, walaupun satu kesatuan sedarah daging.
 

Tidak, Anak BUKAN lah Bapa.
Bapa bukan lah Anak, Anak bukan lah Roh Kudus, dan Roh Kudus bukan lah Bapa maupun Anak.

Bapa (Pribadi) adalah Allah (Substansi).
Firman / Anak / Yesus (Pribadi) adalah Allah (Substansi).
Roh Kudus (Pribadi) adalah Allah (Substansi).

Bapa, Putra, dan Roh Kudus adalah berbeda (distinct) menurut hubungan asal muasalnya. Tetapi masing2 dari Ketiganya adalah Satu Substansi, Satu Hakekat, masing2 adalah Allah yg utuh dan sepenuhnya.
Inilah misteri agung akan iman Tritunggal yg diwahyukan oleh Yesus kepada murid2Nya (para rasul), diteruskan oleh para rasul dan penerus2nya kepada Gereja, diimani oleh Gereja sebagai kebenaran yg sejati. :)
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 12, 2013, 09:49:42 PM
Quote
Sebenarnya yang bikin runyam karena salah terjemah di Alkitab Bahasa Indonesia.

Tetapi bersyukur, bagi yang sungguh2 mencari kebenaran, masih dapat dikeketahui kesalahan ini.

Di Alkitab tidak pernah tertulis Tuhan Yesus, tetapi Tuan Yesus, bahasa Chinese: Cu, bahasa Inggris: Lord, bahasa Yunani: Kyrios.

Quote
Orang Yahudi mengatakan Yesus menyamakan Diri-Nya sebagai Tuhan, tetapi Yesus membantahnya:

Joh 10:33 Orang-orang Yahudi itu menjawab kepada-Nya dengan berkata, “Kami merajam Engkau bukan sehubungan dengan suatu perbuatan yang baik, melainkan sehubungan dengan penghujatan, dan karena Engkau, yang adalah seorang manusia, menjadikan diri-Mu sebagai Tuhan.”

Joh 10:36 yaitu Dia (Yesus) yang telah Bapa kuduskan dan utus ke dalam dunia, kamu justru berkata: Engkau menghujat, karena Aku berkata, Aku adalah Putra Tuhan?


Quote
Karena kelatahan ini, maka semakin menjadi dengan ditafsirkannya ayat:

1Jn 5:7 Sebab ada tiga yang bersaksi di surga: Bapa, Firman, dan Roh Kudus; dan ketiganya ini adalah satu.

Di mana ayat ini tidak menyatakan Tuhan itu ada tiga.
Tetapi ayat ini hanya menyatakan satu kesatuan dari Ketuhanan.
Tiga kesatuan ini satu sama lain tidaklah sama.

Quote
Tuhan itu Esa.

Luk 4:8 Dan sambil menanggapi, Yesus berkata kepadanya, “Enyahlah ke belakang-Ku, hai Satan! Sebab telah tertulis: Engkau harus menyembah YAHWEH, Tuhanmu, dan hanya kepada-Nya engkau beribadah!”

Joh 20:17 Yesus berkata kepadanya, “Janganlah menjamah Aku! Sebab Aku belum naik kepada Bapa-Ku. Namun pergilah kepada saudara-saudara-Ku, dan katakanlah kepada mereka, Aku naik kepada Bapa-Ku dan Bapamu, juga Tuhan-Ku dan Tuhanmu.”

Tuhan yang hanya Esa/Satu itu adalah Bapa saja.

1Ti 2:5 Sebab Tuhan adalah Esa, Esa pula Pengantara antara Tuhan dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,
1Ti 2:6 yang sudah memberikan diri-Nya sendiri selaku tebusan demi semua orang sebagai kesaksian pada waktunya sendiri.

Anak adalah Firman pertama yang keluar dari Bapa.

Joh 8:42 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Jika Tuhan adalah Bapamu, kamu akan tetap mengasihi Aku, karena Aku telah keluar dan sedang datang dari Tuhan. Sebab Aku datang bukan dari diri-Ku sendiri, melainkan Dia yang telah mengutus Aku.

Roh Kudus adalah Roh yang keluar dari Bapa.

Joh 15:26 Dan bilamana Penghibur itu datang, Dia yang akan Kuutus kepadamu dari Bapa, yakni Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Dia itu bersaksi tentang Aku.


Quote
Bapa yaitu Tuhan, berinteraksi dengan manusia melalui Roh Kudus dan Anak-Nya.

Joh 3:16 Sebab Tuhan demikian mengasihi dunia ini, sehingga Dia mengaruniakan Putra-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, melainkan dapat memperoleh hidup kekal.

Eph 1:13 Di dalam Dia, kamu juga, setelah mendengar firman kebenaran yaitu injil keselamatanmu, di dalam Dia juga, kamu yang percaya telah dimeteraikan dengan Roh perjanjian yang kudus,
Eph 1:14 yang merupakan jaminan pusaka kita sebagai penebusan kepemilikan menuju pujian kemuliaan-Nya.

Quote
Sehingga dikatakan ketiga-Nya adalah satu, karena baik Roh Kudus maupun Anak berasal dari Bapa.

Karena suatu rahasia yang sudah lama, baru sekarang di Perjanjian Baru diungkapkan:

Eph 3:8 Kepadaku yang paling hina dari semua orang kudus, anugerah ini telah diberikan untuk menginjilkan kekayaan Kristus yang tak dapat dimengerti di antara bangsa-bangsa lain.
Eph 3:9 Dan untuk mencerahi setiap orang, apakah itu persekutuan rahasia yang telah tersembunyi dari zaman ke zaman di dalam Tuhan yang telah menciptakan segala sesuatu melalui Yesus Kristus.
Eph 3:10 Supaya sekarang, melalui gereja dapat diberitahukan berbagai ragam hikmat Tuhan kepada penguasa-penguasa dan otoritas-otoritas di alam surgawi,
Eph 3:11 sesuai dengan tujuan dari zaman ke zaman yang telah Dia lakukan di dalam Kristus Yesus, Tuan kita.


Quote
Sehingga mudah dimengerti, bahwa Tuhan Kristen itu hanya ada Satu yaitu Bapa.

Nama-Nya: YAHWEH.

Keliru kalau dikatakan Tuhan ada Tiga.

Semoga berkenan.

Tks.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 12, 2013, 11:07:04 PM
@bro lembut:
Anda msh belum menanggapi postinganku di reply #53.
Bukti2 dan ayat2 yg aku berikan itu secara kuat menyatakan bahwa Yesus itu sehakekat dengan Allah, yg artinya Yesus adalah Allah.

Sebenarnya yang bikin runyam karena salah terjemah di Alkitab Bahasa Indonesia.
Tetapi bersyukur, bagi yang sungguh2 mencari kebenaran, masih dapat dikeketahui kesalahan ini.
Di Alkitab tidak pernah tertulis Tuhan Yesus, tetapi Tuan Yesus, bahasa Chinese: Cu, bahasa Inggris: Lord, bahasa Yunani: Kyrios.

Okay, Anda ingin menghindari kesalahan penerjemahan?
Mari, aku ajak Anda utk mempelajari Alkitab menggunakan bahasa aslinya ketika ditulis: bahasa Ibrani utk PL, bahasa yunani utk PB.

Menurut Lexicon Yunani, kata kuriov artinya adalah sbb:
kata: kuriov; kurios
Asal kata: kuros (supremacy)
Jumlah pemakaian dalam Alkitab: 748 kali
Definisi:
1) he to whom a person or thing belongs, about which he has power of deciding; master, lord
    1a) the possessor and disposer of a thing
          1a1) the owner; one who has control of the person, the master
          1a2) in the state: the sovereign, prince, chief, the Roman emperor
    1b) is a title of honour expressive of respect and reverence, with which servants greet their master
    1c) this title is given to: God, the Messiah
 

Lihat definisi yg terakhir, ”Kurios” ini dalam Lexicon Yunani diartikan sebagai ”gelar yg diberikan kepada Tuhan”.
Jadi sangatlah tepat jika semisalnya ayat 1 Kor 5 : 4 diterjemahkan demikian:
1 Kor 5 : 4 Bilamana kita berkumpul dalam roh, kamu bersama-sama dengan aku, dengan kuasa Yesus (ihsou), Tuhan kita (tou kurio hmwn)

Kalo Anda masih berpendapat bahwa ada kesalahan penerjemahan dari kata ”kurios” menjadi ”Tuhan”, silakan Anda berikan referensi dari Lexicon Yunani bahwa kata ”kurios” tidak dapat diartikan sebagai ”Tuhan”.
Ingat, kita sedang membicarakan masalah semantik, jadi utk yg satu ini, Anda HARUS menggunakan referensi semantik (tata bahasa Yunani) kalo mau  menyatakan ada kesalahan penerjemahan.

Orang Yahudi mengatakan Yesus menyamakan Diri-Nya sebagai Tuhan, tetapi Yesus membantahnya:

Joh 10:33 Orang-orang Yahudi itu menjawab kepada-Nya dengan berkata, “Kami merajam Engkau bukan sehubungan dengan suatu perbuatan yang baik, melainkan sehubungan dengan penghujatan, dan karena Engkau, yang adalah seorang manusia, menjadikan diri-Mu sebagai Tuhan.”

Joh 10:36 yaitu Dia (Yesus) yang telah Bapa kuduskan dan utus ke dalam dunia, kamu justru berkata: Engkau menghujat, karena Aku berkata, Aku adalah Putra Tuhan?

Hmm... di mananya Yesus membantah bahwa Dia bukan Allah???
Jangan dihilangkan ayat 34-35 dari perikop yg Anda bawa ini. Di ayat 34 & 35, Yesus berkata bahwa Allah telah berfirman bahwa kita2 ini yg menerima firman boleh disebut sebagai ilah. Yesus justru menantang mereka: mengapa mereka melarang Yesus menyatakan diriNya sebagai Anak Allah ketika Dia dikuduskan oleh Bapa dan diutus langsung oleh Bapa (melebihi dari manusia2 biasa yg boleh disebut ilah).

Dalam ayat2 ini Yesus TIDAK membantah bahwa dirinya adalah Allah.
Dalam ayat2 ini Yesus justru mengatakan bahwa orang biasa saja dapat disebut sebagai ilah ketika menerima firman, maka terlebih lagi Yesus, Ia sama sekali tidak menghujat Allah ketika menyatakan diriNya sebagai Anak Allah.

Karena kelatahan ini, maka semakin menjadi dengan ditafsirkannya ayat:

1Jn 5:7.

Di mana ayat ini tidak menyatakan Tuhan itu ada tiga.
Tetapi ayat ini hanya menyatakan satu kesatuan dari Ketuhanan.
Tiga kesatuan ini satu sama lain tidaklah sama.

------------------
Tuhan itu Esa.

Luk 4:8

Joh 20:17

Tuhan yang hanya Esa/Satu itu adalah Bapa saja.

1Ti 2:5
1Ti 2:6

Anak adalah Firman pertama yang keluar dari Bapa.

Joh 8:42

Roh Kudus adalah Roh yang keluar dari Bapa.

Joh 15:26

----------

Bapa yaitu Tuhan, berinteraksi dengan manusia melalui Roh Kudus dan Anak-Nya.

Joh 3:16

Eph 1:13
Eph 1:14
 ----------
Sehingga dikatakan ketiga-Nya adalah satu, karena baik Roh Kudus maupun Anak berasal dari Bapa.

Karena suatu rahasia yang sudah lama, baru sekarang di Perjanjian Baru diungkapkan:

Eph 3:8
Eph 3:9
Eph 3:10
Eph 3:11

Nope, kami tidak pernah mengatakan bahwa Tuhan itu ada 3. Ayat tersebut juga tidak menyatakan demikian.
Allah adalah Esa. Hanya ada Satu Allah, Satu Substansi Allah, tetapi Sang Maha Esa ini menyatakan diriNya dalam 3 Pribadi yang berbeda: Bapa yg melahirkan, Anak yg dilahirkan, dan Roh Kudus yang dihembuskan. Dan masing2 dari Pribadi-Pribadi itu adalah sehakekat, co-substantial, dan sama2 merupakan Allah yg sejati.
Ayat2 yg Anda berikan ini lah yg dapat dijadikan bukti bahwa Allah Yang Esa itu telah menyatakan diriNya dalam 3 Pribadi yang berbeda: Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

Sehingga mudah dimengerti, bahwa Tuhan Kristen itu hanya ada Satu yaitu Bapa.

Nama-Nya: YAHWEH.

Keliru kalau dikatakan Tuhan ada Tiga

Justru keliru kalo mengatakan bahwa hanya ada satu Tuhan = satu Pribadi = Bapa = YHW.
Keliru pula kalo mengatakan ada 3 Tuhan.

YHW adalah YHW, Allah yg Esa, yg menyatakan diriNya dalam 3 Pribadi.

Adalah Pribadi Bapa yg melahirkan, menciptakan segala sesuatu di surga dan di bumi.

Adalah Pribadi Anak yang dilahirkan Bapa sebelum segala jaman, melalui Anak segala sesuatu dijadikan. Anak telah berinkarnasi menjadi manusia demi keselamatan kita, mati disalibkan utk menebus dosa2 manusia, bangkit dengan mulia dan naik ke surga, dan yang akan menghakimi orang hidup dan mati di akhir jaman. KerajaanNya tidak akan pernah berakhir.

Adalah Roh Kudus yang dihembuskan oleh Bapa dan Anak, Allah yang menghidupkan, yang bersabda melalui para nabi di jaman PL.

Ketiga Pribadi yang berbeda ini adalah Satu Substansi, sehakekat, co-substantial, dan sama2 disembah dan dimuliakan sebagai Allah yang sejati.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 12, 2013, 11:50:11 PM
Sebaiknya ada renungkan saja yang telah dipostingkan.

Postingan anda saya (maaf) lihat banyak tumpang tindih.

Sudah nyata Yesus mengatakan Dia adalah Putra.
Anda sendiri juga berkata Yesus adalah Putra, di lain kali anda mengatakan Yesus adalah Tuhan, dan di lain kali anda mengatakan
Tuhan itu bukan Satu dan juga bukan Tiga.

Jadi maksud anda, 1/3 Tuhan?

Tuhan yaitu Bapa saja, dan Tuan yaitu Anak saja.

Bagaimana dapat dimengerti dengan mengatakan bahwa Anak adalah Bapa.

Tks.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 12, 2013, 11:54:28 PM
Bolehlah bahwa anak anda serupa dengan anda sebagai bapa.

Tetapi anak anda bukanlah anda sendiri.

Setuju Bro?

Tks.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 13, 2013, 04:45:39 AM
Sebaiknya ada renungkan saja yang telah dipostingkan.

Postingan mana yg perlu direnungkan?
Bahwa Yesus bukan Tuhan? Bahwa hanya Bapa satu2nya Allah? Atas dasar apa?
IMHO, postingan2 Anda justru menimbulkan banyak pertanyaan2 baru. Anda juga belum menanggapi secara langsung satu pun sanggahan2 dan pertanyaan2 yg aku ajukan kepada Anda.
Lalu apa yg harus aku renungkan?  :what:

Postingan anda saya (maaf) lihat banyak tumpang tindih.

Sudah nyata Yesus mengatakan Dia adalah Putra.
Anda sendiri juga berkata Yesus adalah Putra, di lain kali anda mengatakan Yesus adalah Tuhan, dan di lain kali anda mengatakan
Tuhan itu bukan Satu dan juga bukan Tiga.

Jadi maksud anda, 1/3 Tuhan?

IMHO, tidak tumpang tindih. Anda saja yang salah memahami penjelasan yg aku berikan.
Tritunggal Maha Kudus, bukanlah rumus matematika.
Salah total jika mengatakan Allah = Bapa + Putra + Roh Kudus.
Yang benar, hanya ada Satu Allah, hanya ada Satu Substansi Allah, Dia lah Yang Maha Esa.
Satu Allah Yang Esa ini menyatakan diriNya dalam 3 Pribadi: Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Masing2 adalah Allah yg utuh, memiliki Satu Hakekat yang sama sebagai Satu Substansi meskipun berbeda satu sama lainnya.

Bro Medice pernah memberikan satu analogi sederhana demikian.
Jika diibaratkan bahwa "air" adalah satu substansi yg memiliki satu hakekat/esensi.
Adalah "mata air" dan "sungai", dua wujud yang berbeda. "Sungai" berasal (dilahirkan) dari "mata air", meskipun keduanya berbeda tetapi keduanya memiliki hakekat/esensi yang sama.
Demikianlah Pribadi Bapa dan Pribadi Putra dapat dianalogikan dengan sangat sederhana dan sangat terbatas dengan analogi "air / mata air / sungai" ini.
Bapa berbeda dengan Putra, tetapi keduanya adalah sehakekat, co-substantial, sama2 sebagai Allah yang sejati.

Tuhan yaitu Bapa saja, dan Tuan yaitu Anak saja.

Bro lembut, mari, kalo Anda menginginkan berdiskusi dengan ayat2 Alkitab saja, aku ajak Anda utk mempelajari juga tata bahasa dari bahasa asli yang digunakan dalam penulisan naskah asli Kitab Suci.
Kitab Suci PB ditulis dalam bahasa Yunani. Menurut Lexicon bahasa Yunani, kata "Tuhan" dan "tuan" adalah terjemahan dari satu kata yang sama: "kyrios".
Mari sekarang kita belajar kosakata baru, yaitu "theos", yg terjemahannya adalah exclusive berarti "Tuhan" yang mengacu pada "Allah".

Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa "Tuhan / Allah (theos) itu adalah Bapa saja"?
Kalo benar ini yang mau Anda katakan, maka Anda salah besar. Karena dalam Kitab Suci telah banyak dituliskan bahwa Yesus juga adalah "Tuhan / Allah (theos)" yang utuh, contohnya:

Lalu mengenai premis kedua, apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa "Tuan (kyrios) adalah Anak saja"?
Lagi2 Anda salah besar. Alkitab justru menuliskan bahwa sebutan "tuan (kyrios)" juga ditujukan kepada Allah Bapa juga, contohnya:
Luk 10 : 21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan (kyrios) langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.

Bagaimana dapat dimengerti dengan mengatakan bahwa Anak adalah Bapa.

Tidak ada seorang pun yg mengatakan bahwa Anak adalah Bapa, atau sebaliknya.
Anda lah yg berkeras memaksakan bahwa jika Yesus adalah Allah, maka Yesus adalah Bapa.
Tidak!! Tidak demikian.

Sekali lagi, Anak BUKAN LAH Bapa!!
Tidak pernah sekalipun aku atau rekan2 pemegang iman Tritunggal mengatakan bahwa Anak adalah Bapa, atau sebaliknya.
Bapa dan Anak adalah berbeda, tapi memiliki Hakekat yang sama, memiliki Substansi yang Satu dan sama.

Silakan dilihat lagi penjelasan2 di atas.

Semoga kali ini tidak ada lagi kesalah-pahaman. :)
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 13, 2013, 04:52:43 AM
Bolehlah bahwa anak anda serupa dengan anda sebagai bapa.

Tetapi anak anda bukanlah anda sendiri.

Setuju Bro?

Setuju.
Seorang ayah bukanlah si anak meskipun serupa, seorang anak bukanlah si ayah meskipun serupa.
Inilah yg secara tegas diimani dalam rumusan iman Tritunggal: Bapa bukan lah Anak, Anak bukan lah Roh Kudus, Roh Kudus bukan lah Bapa maupun Anak.

Tetapi berbeda dgn analogi ayah-anak dalam dunia ini, hubungan Bapa dan Anak dalam iman Tritunggal TIDAK sama dengan hubungan manusiawi seorang ayah dan anaknya .
Anak yang adalah Firman dilahirkan dari Bapa dalam kekekalan. Baik Bapa maupun Anak, Keduanya merupakan Pribadi dari Allah Tritunggal. Allah Tritunggal adalah Satu Substansi, Satu Entitas.
Bapa (Pribadi) adalah Allah (Substansi). Anak / Firman (Pribadi) ini ada bersama2 dengan Allah (Substansi), dan Firman itu adalah Allah (Substansi) (Yoh 1 : 1). Jadi meskipun Keduanya (Bapa dan Anak) itu berbeda, tetapi Keduanya adalah Satu Entitas, Satu Substansi yang sama, Satu Allah Yang Esa, yang menjadikan baik Bapa maupun Anak (dan juga Roh Kudus) adalah sehakekat, masing2 dari Pribadi itu adalah Allah yg utuh dan sejati.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 13, 2013, 12:23:38 PM
Postingan mana yg perlu direnungkan?
Bahwa Yesus bukan Tuhan? Bahwa hanya Bapa satu2nya Tuhan? Atas dasar apa?
IMHO, postingan2 Anda justru menimbulkan banyak pertanyaan2 baru. Anda juga belum menanggapi secara langsung satu pun sanggahan2 dan pertanyaan2 yg aku ajukan kepada Anda.
Lalu apa yg harus aku renungkan?  :what:

Anda sendiri sudah dapat menyimpulkan berdasarkan postingan yang ada yang berdasar ayat2 FT yang sejajar.
Karena pertanyaan anda sudah terjawab, mungkin anda belum tanggap kemudian memberi sanggahan. Dan sanggahan anda pun sudah terjawab. Jadi apa lagi yang mesti saya jawab?
Kalau saya jawab, yang mutar lagi ke postingan yang ada.

Quote
IMHO, tidak tumpang tindih. Anda saja yang salah memahami penjelasan yg aku berikan.
Tritunggal Maha Kudus, bukanlah rumus matematika.
Salah total jika mengatakan Tuhan = Bapa + Putra + Roh Kudus.
Yang benar, hanya ada Satu Allah Tuhan, hanya ada Satu Substansi Allah Tuhan, Dia lah Yang Maha Esa.
Satu Allah Tuhan Yang Esa ini menyatakan diriNya dalam 3 Pribadi: Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Masing2 adalah Allah Tuhan yg utuh, memiliki Satu Hakekat yang sama sebagai Satu Substansi meskipun berbeda satu sama lainnya.

Saya tidak bilang rumus matematika, ini adalah kesimpulan anda.
Saya juga tidak bilang Tuhan=Bapa+Putra+Roh Kudus, ini dalah kesimpulan anda.
Dengan mengatakan salah total, sekaligus juga anda membenarkan Satu Tuhan terdiri dari 3 Pribadi.

Quote
Bro Medice pernah memberikan satu analogi sederhana demikian.
Jika diibaratkan bahwa "air" adalah satu substansi yg memiliki satu hakekat/esensi.
Adalah "mata air" dan "sungai", dua wujud yang berbeda. "Sungai" berasal (dilahirkan) dari "mata air", meskipun keduanya berbeda tetapi keduanya memiliki hakekat/esensi yang sama.
Demikianlah Pribadi Bapa dan Pribadi Putra dapat dianalogikan dengan sangat sederhana dan sangat terbatas dengan analogi "air / mata air / sungai" ini.
Bapa berbeda dengan Putra, tetapi keduanya adalah sehakekat, co-substantial, sama2 sebagai Tuhan yang sejati.

Air sungai dan air mata air memang adalah hal yang sama, bukan pengertian sehakekat,  co-substantial (istilah anda).

Sekali lagi: air sungai dan air mata air adalah sama. Bukan dua bagian yang beda. Yang beda tempatnya.

Bapa dan Putra memang sehakekat, tetapi Bapa bukan Putra, dan Putra bukan Bapa.

Quote
Bro lembut, mari, kalo Anda menginginkan berdiskusi dengan ayat2 Alkitab saja, aku ajak Anda utk mempelajari juga tata bahasa dari bahasa asli yang digunakan dalam penulisan naskah asli Kitab Suci.

Saya tidak antusias mempelajari tata bahasa Yunani, paling satu dua teks kata saja sebagai perbandingan jika diterjemahan Indonesia nya tidak jelas.

Saya hanya menggali hikmat dari ayat2 FT.

Tit 3:9 Namun hindarilah perdebatan yang bodoh, dan silsilah-silsilah, dan pertengkaran, dan perbantahan tentang torat, karena hal-hal itu tidak menguntungkan dan sia-sia.

Quote
Kitab Suci PB ditulis dalam bahasa Yunani. Menurut Lexicon bahasa Yunani, kata "Tuhan" dan "tuan" adalah terjemahan dari satu kata yang sama: "kyrios".
Mari sekarang kita belajar kosakata baru, yaitu "theos", yg terjemahannya adalah exclusive berarti "Tuhan" yang mengacu pada "Allah Tuhan".

Mungkin menurut anda saja?

Tuan dalam Yunani diterjemahkan jadi Tuhan dalam Indonesia.

Quote
Apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa "Tuhan / Allah (theos) itu adalah Bapa saja"?

Ya, karena dipostingan sudah jelas ayat-ayatnya, kecuali anda dapat membantahnya dengan ayat2 FT.

Quote
Kalo benar ini yang mau Anda katakan, maka Anda salah besar. Karena dalam Kitab Suci telah banyak dituliskan bahwa Yesus juga adalah "Tuhan / Allah (theos)" yang utuh, contohnya:
  • Hanya Allah yg berkuasa mengampuni dosa (Mrk 2 : 7, Luk 5 : 21), dan Yesus secara jelas menyatakan bahwa dia berkuasa mengampuni dosa (Mrk 2 : 10, Luk 5 : 24, Mat 9 : 6).
  • Kol 2 : 9 Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allah Tuhan-an,
  • Fil 2 : 6 yang walaupun dalam rupa Tuhan, tidak menganggap kesetaraan dengan Tuhan itu sebagai milik yang harus dipertahankan,

Kesalahan terjemah dari kata teks asli: Tuan.

Anda kalau berhasil juga berkuasa mengampunkan dosa, apakah anda adalah Tuhan?

Anda juga dapat kepenuhan Roh Kudus dan berkuasa, apakah anda adalah Tuhan?

Anda juga dijadikan serupa dengan Tuhan, apakah anda adalah Tuhan?

Apakah anda yang walaupun serupa Tuhan, akan melebihi Tuhan?

Quote
Lalu mengenai premis kedua, apakah Anda bermaksud mengatakan bahwa "Tuan (kyrios) adalah Anak saja"?

Tidak, di atas Tuan Yesus masih ada Tuan dari Tuan Yesus yaitu: Tuhan Bapa YHWH. Satu-satu-Nya Tuhan yang menjadi Tuan di atas segala Tuan.

Quote
Lagi2 Anda salah besar. Alkitab justru menuliskan bahwa sebutan "tuan (kyrios)" juga ditujukan kepada Allah Tuhan Bapa juga, contohnya:
Luk 10 : 21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan Tuan (kyrios) langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.
[/quote]

Tidak salah, karena saya mengatakan Bapa adalah Tuan di atas segala Tuan.

Quote
Tidak ada seorang pun yg mengatakan bahwa Anak adalah Bapa, atau sebaliknya.
Anda lah yg berkeras memaksakan bahwa jika Yesus adalah Allah Tuhan, maka Yesus adalah Bapa.
Tidak!! Tidak demikian.

Yang berkeras mengatakan Yesus adalah Tuhan adalah anda sendiri.

Quote
Sekali lagi, Anak BUKAN LAH Bapa!!
Tidak pernah sekalipun aku atau rekan2 pemegang iman Tritunggal mengatakan bahwa Anak adalah Bapa, atau sebaliknya.
Bapa dan Anak adalah berbeda, tapi memiliki Hakekat yang sama, memiliki Substansi yang Satu dan sama.

Saya juga iman Trinitas.
Memang Bapa dan Anak adalah satu kesatuan, tetapi Mereka berbeda.

Tks.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 13, 2013, 12:50:46 PM
Setuju.
Seorang ayah bukanlah si anak meskipun serupa, seorang anak bukanlah si ayah meskipun serupa.
Inilah yg secara tegas diimani dalam rumusan iman Tritunggal: Bapa bukan lah Anak, Anak bukan lah Roh Kudus, Roh Kudus bukan lah Bapa maupun Anak.

Quote
Tetapi berbeda dgn analogi ayah-anak dalam dunia ini, hubungan Bapa dan Anak dalam iman Tritunggal TIDAK sama dengan hubungan manusiawi seorang ayah dan anaknya .

Pendapat anda (maaf) akan bertentangan dengan:

Psa 103:13 Seperti bapak berbelaskasihan kepada anak-anak, demikianlah YAHWEH berbelas kasihan kepada orang-orang yang takut akan Dia.

Heb 12:9 Selanjutnya, kita memang mempunyai pendidik yaitu ayah jasmani kita, dan kita menghormatinya. Tidak akankah kita lebih taat lagi kepada Bapa roh-roh, dan hidup?
Heb 12:10 Sebab, mereka sesungguhnya mendidik untuk beberapa waktu sesuai dengan apa yang tampak kepada mereka, tetapi Dia untuk apa yang lebih bermanfaat, sehingga kita mengambil bagian akan kekudusan-Nya.

Quote
Anak yang adalah Firman dilahirkan dari Bapa dalam kekekalan. Baik Bapa maupun Anak, Keduanya merupakan Pribadi dari Allah Tuhan Tritunggal. Tuhan Tritunggal adalah Satu Substansi, Satu Entitas.

Bukan Keduanya, tetapi hanya Anak saja yang merupakan pribadi/  yang menggambarkan pribadi/sifat dari Bapa.

Tuhan itu Esa, tidak ada konsep Tuhan Tritunggal.
Kalau demikian, maka Tuhan itu ada 3.

Quote
Bapa (Pribadi) adalah Allah Tuhan(Substansi). Anak / Firman (Pribadi) ini ada bersama2 dengan Allah Tuhan (Substansi), dan Firman itu adalah Allah Tuhan (Substansi) (Yoh 1 : 1). Jadi meskipun Keduanya (Bapa dan Anak) itu berbeda, tetapi Keduanya adalah Satu Entitas, Satu Substansi yang sama, Satu Allah Tuhan Yang Esa, yang menjadikan baik Bapa maupun Anak (dan juga Roh Kudus) adalah sehakekat, masing2 dari Pribadi itu adalah Allah Tuhan yg utuh dan sejati.

1. Kalau dikatakan satu kesatuan sifat/sinergis: Ya.
2. Kalau dikatakan sama: Tidak.
3. Kalau dikatakan Tuhan Tritunggal: Tidak.

Kalau dikatakan Tuhan Tritunggal, maka akan menggugurkan poin ke-2.

Anda setuju Bro?

Tks.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: hanhalim2 on February 14, 2013, 09:38:15 AM


Bro Lembut, maaf ini pertanyaan out of curiosity aja.
Apakah Anda ini dari sekte SSY? AFAIK hanya SSY yg berani menyebut2 nama yang suci ini dengan bebasnya dan mengganti semua text Kitab Suci yg menyebut Nama Suci ini dengan huruf2 YAHWE.

sekedar sharing pengalaman oom dengan Para Saksi Yehova :
1) sering mempermasalahkan antara TUAN dengan Tuhan
2) sering membahas kata Sulung [/b} yang pada ahirnya bermuara kepada
Yesus adalah Yang sulung dari segala ciptaan maka Yesus adalah murni ciptaan Allah , jika yang dirujuk ssy itu adalah jasad kristus ketika ke dunia itu masih bisa diterima Oom , tapi SSY meng imani bahwa Yesus adalah ciptaan Allah jauh sebelum adam pertama dilahirkan
3) sering menyatakan Yesus itu bukan Tuhan tapi Tuhan kecil  yang tidak setara dengan bapa sejak semula (bukan hanya masa 30 tahun saja) 
4) pada mulanya setuju membahas dengan Alkitab Lai , tapi setelah kepepet lalu mengatakan LAI salah yang benar adalah terjemahan New world translation (Dunia BAru)
5) YHWH jadi Yehova
demikian ciri ciri SSY sejauh pengalaman Om, mungkin ada beberapa lagi yang oom sudah lupa

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 18, 2013, 03:39:50 PM
Bapa dan Putra memang sehakekat, tetapi Bapa bukan Putra, dan Putra bukan Bapa.

--- --- --- ---

Saya tidak antusias mempelajari tata bahasa Yunani, paling satu dua teks kata saja sebagai perbandingan jika diterjemahan Indonesia nya tidak jelas.

Saya hanya menggali hikmat dari ayat2 FT.
 

@bro lembut,
Aku melihat kontradiksi besar dalam diskusi2 dgn Anda ini.
Anda mempermasalahkan salah penerjemahan Tuhan/tuan, tetapi Anda tidak antusias mempelajari tata bahasa Yunani??
Anda pun mengakui bahwa Bapa dan Putra memang sehakekat, tapi Anda tidak bisa menerima bahwa Yesus adalah Tuhan??
Lalu, apa yg sebenarnya keberatan Anda dan apa yg mau Anda diskusikan di sini?  :what: :what:

Okay, sekarang mari kita lupakan dulu terjemahan Tuhan/tuan.
Kita sama2 sepakati bahwa Yesus adalah ”kyrios”. Mari kita gunakan kata “kyrios” saja, tidak perlu diterjemahkan sebagai “Tuhan/tuan” agar kita tidak masuk ke debat yg sia2.

Sekarang mari kita bahas saja, apakah Anda setuju bahwa Yesus adalah ”theos” (Mrk 2 : 7; Luk 5 : 21 dalam kaitannya dgn Mrk 2: 10; Luk 5 : 24; Mat 9 : 6, Kol 2 : 9, Fil 2 : 6, Yoh 1 : 1)?

Jika Anda setuju bahwa Yesus adalah ”theos”, maka kita akhiri diskusi di antara kita ini, karena kita sebenarnya memiliki iman yg sama, dan aku tidak akan mempermasalahkan lagi jika Anda masih mau merancukan terjemahan ”kyrios” sbg ”tuan” saja, selama Anda tidak mengingkari bahwa Yesus adalah ”theos” yg sehakekat dgn Bapa.
Title: Re: Re: ELI, Eli ??
Post by: donalbebek on February 18, 2013, 07:37:01 PM
@bro lembut,
Aku melihat kontradiksi besar dalam diskusi2 dgn Anda ini.
Anda mempermasalahkan salah penerjemahan Tuhan/tuan, tetapi Anda tidak antusias mempelajari tata bahasa Yunani??

Lebih tepatnya salah penerjemahan Tuan saja. Karena bahasa asli memang Tuan diterjemahkan menjadi Tuhan.

Saya rasa hanya perlu mengetahui teks satu dua kata saja bahasa aslinya, tidak sampai perlu belajar tata bahasanya.

Quote
Anda pun mengakui bahwa Bapa dan Putra memang sehakekat, tapi Anda tidak bisa menerima bahwa Yesus adalah Tuhan??
Lalu, apa yg sebenarnya keberatan Anda dan apa yg mau Anda diskusikan di sini?  :what: :what:

Sehakekat di sini maksud saya satu jalur keturunan, tetapi satu sama lain tidak sama.
Maaf, kalau saya salah menafsirkan arti kata: sehakekat.

Seperti Anda menjadi bapa; dan anda mempunyai anak. Dan saya katakan anda sebagai bapa mempunyai keturunan/sedarah sedaging yaitu anak anda.

Tetapi di sini maksud saya; anda sebagai bapa tidaklah sama dengan anak anda, bukan?

Kalau anda setuju, maka Bapa tidaklah sama dengan Anak.

Kalau dikatakan hanya ada Satu Tuhan saja yaitu: Bapa saja.

Kenapa pula dikatakan Tuhan itu sama dengan Anak?

Quote
Okay, sekarang mari kita lupakan dulu terjemahan Tuhan/tuan.
Kita sama2 sepakati bahwa Yesus adalah ”kyrios”. Mari kita gunakan kata “kyrios” saja, tidak perlu diterjemahkan sebagai “Tuhan/tuan” agar kita tidak masuk ke debat yg sia2.

Oke.

Quote
Sekarang mari kita bahas saja, apakah Anda setuju bahwa Yesus adalah ”theos” (Mrk 2 : 7; Luk 5 : 21 dalam kaitannya dgn Mrk 2: 10; Luk 5 : 24; Mat 9 : 6, Kol 2 : 9, Fil 2 : 6, Yoh 1 : 1)?

Mar 2:7 “Mengapa Orang ini mengucapkan hujat seperti itu! Siapakah yang dapat mengampunkan dosa kecuali satu, Tuhan?”

Luk 5:21 Dan para ahli kitab dan orang-orang Farisi itu mulai bertanya-tanya, “Siapakah Dia ini yang mengatakan hujatan? Siapakah yang dapat mengampunkan dosa kecuali Tuhan saja?”

Luk 5:24 Namun agar kamu mengetahui, bahwa Anak Manusia itu mempunyai otoritas atas bumi untuk mengampunkan dosa.” Dia berkata kepada orang yang diserang kelumpuhan itu, “Aku berkata kepadamu: Bangunlah, dan sambil mengangkat tempat tidurmu, pulanglah ke rumahmu!”

Mat 9:6 Namun, supaya kamu dapat mengetahui bahwa Anak Manusia mempunyai otoritas di bumi untuk mengampunkan dosa-dosa,” lalu Dia berkata kepada orang lumpuh itu, “Bangkitlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!”

Col 2:9 Sebab di dalam Dialah berdiam seluruh kepenuhan keilahian secara lahiriah,

Php 2:6 Dia, yang meskipun ada dalam rupa Tuhan, tidak menganggap bahwa menjadi setara dengan Elohim adalah sesuatu yang harus dirampas.

Joh 1:1 Pada awalnya ada Firman, dan Firman itu ada bersama Tuhan, dan Firman itu adalah Tuhan.

Quote
Jika Anda setuju bahwa Yesus adalah ”theos”, maka kita akhiri diskusi di antara kita ini, karena kita sebenarnya memiliki iman yg sama, dan aku tidak akan mempermasalahkan lagi jika Anda masih mau merancukan terjemahan ”kyrios” sbg ”tuan” saja, selama Anda tidak mengingkari bahwa Yesus adalah ”theos” yg sehakekat dgn Bapa.

Dengan ayat-ayat di atas, tidaklah menunjukkan Yesus adalah Tuhan.

Dapatkah Yesus berkuasa seperti Tuhan kalau tidak melalui Roh Kudus; Roh dari Bapa?

Quote
Seperti anda misalnya kalau dipenuhi Roh Kudus, juga dapat mengampunkan dosa orang:

Act 1:8 Namun kamu akan menerima kuasa, bilamana Roh Kudus datang ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-saksi-Ku, baik di Yerusalem, maupun di seluruh Yudea, dan Samaria, bahkan sampai ke ujung bumi.”

Joh 20:19 Kemudian, menjelang senja pada hari itu, pada hari pertama pekan itu, dan ketika pintu-pintu tempat para murid berada untuk berkumpul bersama telah dikunci, karena takut terhadap orang-orang Yahudi, Yesus datang dan berdiri di tengah-tengah, serta berkata kepada mereka, “Damai sejahtera bagimu!”
Joh 20:20 Dan sambil mengatakan hal itu, Dia menunjukkan kedua tangan dan lambung-Nya kepada mereka. Lalu, ketika melihat Tuhan, para murid itu bersukacita.
Joh 20:21 Kemudian Yesus berkata lagi kepada mereka, “Damai sejahtera bagimu! Sama seperti Bapa telah mengutus Aku, Aku juga mengutus kamu!”
Joh 20:22 Dan setelah mengatakan hal itu, Dia mengembuskan napas dan berkata kepada mereka, “Terimalah Roh Kudus!
Joh 20:23 Seseorang yang kamu ampunkan dosa-dosanya, kepada mereka diampunkan; seseorang yang kamu tahan, dosa-dosanya tetap tertahan.”

Dan jika anda sudah dibaptis Roh Kudus/dipenuhi Roh Kudus, maka anda dapat mengatakan kata-kata yaitu Firman.
Seperti Petrus:

Quote
Act 3:6 Namun, Petrus berkata, “Perak dan emas tidak ada padaku, tetapi apa yang aku miliki, inilah yang aku berikan kepadamu. Dalam Nama Yesus Kristus orang Nazaret itu, bangkit dan berjalanlah!”
Act 3:7 Dan, seraya memeganginya dengan tangan kanan, dia membantunya berdiri. Dan seketika itu juga, kaki dan pergelangannya dikuatkan.
Act 3:8 Dan, dengan melompat, ia berdiri dan terus berjalan, dan masuk bersama mereka ke dalam bait suci, sambil berjalan dan melompat-lompat dan memuji Tuhan.
Act 3:9 Dan, segenap rakyat itu melihat ia yang tengah berjalan dan memuji Tuhan,

Dan Firman itu berkuasa karena ada penguranpan Roh Kudus, maka dikatakan Firman itu adalah Tuhan.

Quote
Joh 1:1 Pada awalnya ada Tuhan, dan Firman itu ada bersama Tuhan, dan Firman itu adalah Tuhan.


Dengan demikian, setelah dipenuhi Roh Kudus;

apakah anda adalah Tuhan?

Semoga jelas dan berkenan.

Tks.
Title: Re: ELI, Eli ??
Post by: Jenova on February 18, 2013, 11:26:55 PM
Lebih tepatnya salah penerjemahan Tuan saja. Karena bahasa asli memang Tuan diterjemahkan menjadi Tuhan.

Saya rasa hanya perlu mengetahui teks satu dua kata saja bahasa aslinya, tidak sampai perlu belajar tata bahasanya.

Okay, sepakat bahwa Yesus adalah kyrios, bukan “Tuhan”, bukan pula “tuan”. :)

Sehakekat di sini maksud saya satu jalur keturunan, tetapi satu sama lain tidak sama.
Maaf, kalau saya salah menafsirkan arti kata: sehakekat.

Lho.. hakekat itu artinya adalah inti sari, kodrat, keberadaan paling hakiki.
Kalo mengatakan Yesus satu hakekat dengan Bapa, ya artinya Yesus adalah satu inti sari, satu kodrat, memiliki keberadaan hakiki yg sama dengan Bapa, yaitu sebagai Allah.
Yesus adalah Firman, yang telah ada bersama Allah sebelum segala jaman, dan Firman adalah Allah itu sendiri (Yoh 1 : 1).

Seperti Anda menjadi bapa; dan anda mempunyai anak. Dan saya katakan anda sebagai bapa mempunyai keturunan/sedarah sedaging yaitu anak anda.

Tetapi di sini maksud saya; anda sebagai bapa tidaklah sama dengan anak anda, bukan?

Kalau anda setuju, maka Bapa tidaklah sama dengan Anak.

Kalau dikatakan hanya ada Satu Tuhan saja yaitu: Bapa saja.

Kenapa pula dikatakan Tuhan itu sama dengan Anak?

Aku memang berbeda dengan ayahku, karena kami memang dua individu yang berbeda.
Namun demikian, kami adalah satu hakekat, yaitu sama2 memiliki hakekat sebagai manusia.

Demikian pula Bapa dan Yesus, Bapa berbeda dengan Anak karena Bapa lah yg melahirkan Anak, dan Anak lah yg dilahirkan Bapa.
Tapi keduanya adalah satu hakekat, yaitu sama2 sebagai Allah yang sejati.

Btw, Firman/Yesus memang dilahirkan oleh Bapa, tetapi BUKAN berarti Firman/Yesus adalah keturunan Bapa. Keturunan dihasilkan dari proses perkawinan, dan jelas Allah tidak seperti manusia yg melakukan perkawinan dengan lawan jenisnya. :)

Oke.

Dan jangan pula Anda mencoret terjemahan “tuan”.
Kalo Anda mau coret terjemahan ”tuan”, maka aku harus coret juga terjemahan ”Tuhan”, karena jelas2 kata "Tuhan" yg Anda pakai di sini bukan mengacu pada "kyrios", melainkan mengacu pada "theos".
Sep, sekarang kita hanya mengenal kata ”kyrios”, okay? Tidak ada “Tuhan”, tidak ada pula “tuan”. :)

Kata "Tuhan" yg akan dipakai di diskusi kita mulai sekarang hanya mengacu pada "Allah" atau "theos", kodrat/status yg sama2 kita amini dimiliki oleh Bapa.

Kata "Tuhan" dalam diskusi kita sejak reply ini tidak ada sangkut pautnya dengan kata "kyrios"!!

Mar 2:7

Luk 5:21

Luk 5:24

Mat 9:6

Col 2:9
   
Php 2:6

Joh 1:1

Dengan ayat-ayat di atas, tidaklah menunjukkan Yesus adalah Tuhan.

How come??
Yesus memiliki otoritas mengampuni dosa, satu otoritas yg hanya dimiliki Allah.
Dalam Yesus berdiam kepenuhan keilahian.
Yesus memiliki rupa Allah dan setara dgn Allah.
Yesus adalah Firman, dan Firman itu adalah Allah.

Kok bisa kalo Yesus ini bukan Allah (theos) ketika secara explicit ayat2 Alkitab menyatakan demikian?

Dapatkah Yesus berkuasa seperti Tuhan kalau tidak melalui Roh Kudus; Roh dari Bapa?

Bagi kami, jawabnya adalah IYA, Yesus dapat berkuasa seperti Tuhan/Allah/theos, karena memang Yesus adalah theos, BUKAN sekedar melalui Roh Kudus, karena Roh Kudus justru turun dan diutus oleh Yesus.

Dan jika anda sudah dibaptis Roh Kudus/dipenuhi Roh Kudus, maka anda dapat mengatakan kata-kata yaitu Firman.
Seperti Petrus:

Wait a minute!!
Jadi setelah diurapi Roh Kudus, otomatis kata2 yg disampaikan oleh Petrus adalah Firman??
Dengan kata lain, ketika Petrus berkata2 maka otomatis kata2 Petrus itu menjadi Firman yg sama ibaratnya Allah sendiri yang berfirman?? Dari mana Anda dapat menarik kesimpulan demikian??

Perhatikan bedanya antara kata2 Petrus dalam Kis 3 : 6 dengan kata2 Yesus (misal) dalam Mrk 2 : 5.
Petrus menggunakan kuasa utk menyembuhkan (atau mengampuni dosa) dalam nama Yesus, sedangkan Yesus langsung menggunakan kuasaNya secara langsung. Ada perbedaan besar bahwa kata2 Petrus BUKAN lah Firman Allah, sedangkan kata2 Yesus adalah SAMA dengan Firman Allah.

Dan Firman itu berkuasa karena ada penguranpan Roh Kudus, maka dikatakan Firman itu adalah Tuhan.

Wah, sekarang Anda juga merancukan Sang Firman yg adalah Yesus dengan ”Firman” yg adalah perkataan2 yang disabdakan oleh Allah (yg kedua aku tulis dgn huruf miring utk membedakan dgn Firman yg mengacu pada Yesus)?
Alkitab adalah kumpulan Firman. Apakah ini berarti Alkitab adalah Tuhan??

Dengan demikian, setelah dipenuhi Roh Kudus;

apakah anda adalah Tuhan?

Semoga jelas dan berkenan.
 

Jelas tidak!! Tidak ada Tuhan selain Allah (theos).
Yesus adalah Tuhan, BUKAN karena Yesus dipenuhi Roh Kudus, melainkan karena Yesus adalah “theos”, seperti yg diacu Alkitab dalam bahasa Yunani.
Title: Re: ELI, Eli ??
Post by: Husada on February 19, 2013, 10:42:06 AM
Damai bagi FIKer sekalian.

Saya tergelitik oleh postingan lembut yang saya quote dan tebal bergaris bawah berikut,
Joh 3:6 Apa yang telah dilahirkan dari daging adalah daging, dan apa yang telah dilahirkan dari Roh adalah roh.
Joh 3:7 Janganlah heran karena Aku berkata kepadamu: Seharusnyalah Engkau dilahirkan dari atas. [Yoh 3:7 Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.]
Joh 3:8 Angin berhembus ke tempat ia menghendaki, dan engkau mendengar suaranya, tetapi engkau tidak tahu dari mana dia datang, dan ke mana dia pergi; demikian pula setiap orang yang telah dilahirkan dari Roh.[Yoh 3:8 ”Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.]

Karena Roh Kudus memuliakan Yesus, ketika Yesus mati; Roh Kudus selain membawa penjahat yang bertobat di kayu salib juga membawa darah-Nya ke surga:
Apakah lembut, atau partisipan lain yang memahami hal tersebut mau memberikan penjelasan tambahan? Kalau ada, sekalian dengan ayat Alkitab yang menyatakan seperti itu, atau semakna dengan itu.

Menurut pemahaman saya,Yoh 3:6-8 itu tidak mengungkapkan bahwa Roh Kudus membawa darah Jesus Kristus ke surga. Yoh 3:6 mengatakan daging memperanakkan daging, dan Roh memperanakkan roh. Yoh 3:7 mengisahkan bahwa dikatakanNya, seharusnya manusia dilahirkan dari atas = kembali(?). Yoh 3:8 mengisahkan bahwa tidak seorang pun tahu dari mana angin datang dan ke mana pergi. Ketiga ayat tersebut, menurut pemahaman saya, tidak satu ayatpun yang dapat saya artikan sebagai menceritakan bahwa  Roh Kudus membawa darah Jesus Kristus ke surga.

Dan, bila dinyatakan bahwa RK membawa darah Jesus Kristus ke surga berdasarkan ayat berikut,
Quote
Heb 9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang melalui Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri tanpa cacat kepada Tuhan, akan menyucikan hati nuranimu dari perbuatan-perbuatan yang mati, untuk beribadah kepada Elohim yang hidup,
Menurut pemahaman saya, belum pas.

Sebab Ibr 9:14 itu tidak menceritakan bahwa Roh Kudus membawa darah Jesus Kristus ke surga. Nah, saya ingin mengetahui, di ayat mana penjelasan yang mengartikan bahwa Roh Kudus membawa darah Jesus Kristus ke surga?

Damai, damai, damai.