Forim Iman Kristen

FIK Cafe => Teknologi dan Sains => Topic started by: odading on July 14, 2013, 10:05:53 PM

Title: twin paradox ?
Post by: odading on July 14, 2013, 10:05:53 PM
Ada temen2 disini yang pinter fisika dan tau ttg teori twin paradox ?

Saya sempet baca artikelnya di wiki, tapi saya gak ngerti :
kenapa yang pergi naek roket ketika dia kembali ke bumi temannya yg di bumi udah pada lebih tua dari dia ?

Sementara di benak saya, (tentu saya gak ada teori secara science) - bukankah semestinya umur mereka tetep sama ? dengan penampilan tubuh/wajah yang sama ?

Namun kok teori twin paradox ini bilang, yang di bumi udah tua - yang mendarat di bumi masih muda ?

Mungkin ada yang bisa bantu menjelaskan ?

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 14, 2013, 10:56:21 PM
Untuk mengerti paradox itu, anda harus bisa melepaskan diri dari pemikiran bahwa yang disebut waktu itu adalah yang dikenal dengan järum jam, rotasi bumi, dan sejenisnya.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: Gavin Tuturuga on July 15, 2013, 03:06:51 AM
Dari POV yang naik rocket, yg tinggal di bumi udah lebih tua.
Karena dia cuman pergi satu tahun, tetapi yg dibumi ngitungnya 10 taon.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 15, 2013, 05:15:46 AM
Ada temen2 disini yang pinter fisika dan tau ttg teori twin paradox ?

Saya sempet baca artikelnya di wiki, tapi saya gak ngerti :
kenapa yang pergi naek roket ketika dia kembali ke bumi temannya yg di bumi udah pada lebih tua dari dia ?

Sementara di benak saya, (tentu saya gak ada teori secara science) - bukankah semestinya umur mereka tetep sama ? dengan penampilan tubuh/wajah yang sama ?

Namun kok teori twin paradox ini bilang, yang di bumi udah tua - yang mendarat di bumi masih muda ?

Mungkin ada yang bisa bantu menjelaskan ?

:)
salam.

Karena bro oda masih berpikiran bahwa waktu adalah mutlak (semenit  adalahj semenit di manapun kita berada)

Tapi sebenarnya itu salah, karena waktu itu relatiF juga
kalau bro oda sudah bisa melepaskan pola pikir waktu itu mutlak , barulah bro oda bisa memahaimi teori itu .
Bahkan bro oda bisa mengerti mengapa 1 hari  T = 1000 Tahun


Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 15, 2013, 08:05:19 AM
Untuk mengerti paradox itu, anda harus bisa melepaskan diri dari pemikiran bahwa yang disebut waktu itu adalah yang dikenal dengan järum jam, rotasi bumi, dan sejenisnya.
IMO, yang disebut waktu itu adalah acuan ke diri sendiri ---> yakni hidup. Mengenai satuan-nya, itu relatif.

Dari POV yang naik rocket, yg tinggal di bumi udah lebih tua.
Karena dia cuman pergi satu tahun, tetapi yg dibumi ngitungnya 10 taon.
Betul, itulah makanya disebut paradox.
Yang saya bingung, mengapa "tua/muda" sepertinya justru menjadi suatu hal yang di yakini ya ? Aku sempet korek2 internet, semua bilang bhw in reality (apabila memang semisal ada peristiwa seperti teori tsb) sepulangnya yg naek roket kembali ke bumi ... dia literally masih muda (saya pake istilah : tidak ubanan) --- sedangkan yg diem dibumi, sudah ubanan.

Karena bro oda masih berpikiran bahwa waktu adalah mutlak (semenit  adalahj semenit di manapun kita berada)
waktu itu mutlak apabila selalu dirujuk ke detak jantung (hidup itu sendiri), Oom.

Quote
Tapi sebenarnya itu salah, karena waktu itu relatiF juga
satuan detik.menit.jam.bulan.tahun itu yang nggak mutlak ---> ini relatif. tergantung APA yg menjadi rujukan si pengukurnya.

Quote
kalau bro oda sudah bisa melepaskan pola pikir waktu itu mutlak ,
kok ya saya malah pola pikirnya waktu itu ilusi. Yang ada adalah "hidup", ya ?

Quote
barulah bro oda bisa memahaimi teori itu .
yang saya gak paham adalah : kok kenapa teori tsb bisa ampe di yakini yang satu ubanan yang satu lagi gak ubanan literally apabila peristiwa tsb terwujud ?

Quote
Bahkan bro oda bisa mengerti mengapa 1 hari  T = 1000 Tahun
ini emang kan udah dari dulu saya pikir demikian.
Dimana dulu saya pernah katakan, 5 tahun yl masih bisa serasa kemarin - dilain sisi, kemarin serasa sudah lama banget :).

Dengan begitu, sebutan "5 tahun" dan "24 jam (1 hari)" itu sendiri relatif ... dimana rujukannya selalu dari self-reference, "hidup" dari tiap individu itu sendiri.

anyway, kembali ke twin-paradox.
Apa temen2 emang juga meyakini ? bhw yg naek roket stlh kembali ke bumi belon ubanan sementara kembarannya udah keriput2 dan ubanan ? :D.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 15, 2013, 08:17:37 AM
Acuan KE diri sendiri yang seperti apa yang bisa anda bayangkan bro odading?
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 15, 2013, 08:55:30 AM
IMO, yang disebut waktu itu adalah acuan ke diri sendiri ---> yakni hidup. Mengenai satuan-nya, itu relatif.
 Betul, itulah makanya disebut paradox.
Yang saya bingung, mengapa "tua/muda" sepertinya justru menjadi suatu hal yang di yakini ya ? Aku sempet korek2 internet, semua bilang bhw in reality (apabila memang semisal ada peristiwa seperti teori tsb) sepulangnya yg naek roket kembali ke bumi ... dia literally masih muda (saya pake istilah : tidak ubanan) --- sedangkan yg diem dibumi, sudah ubanan.
 waktu itu mutlak apabila selalu dirujuk ke detak jantung (hidup itu sendiri), Oom.
 satuan detik.menit.jam.bulan.tahun itu yang nggak mutlak ---> ini relatif. tergantung APA yg menjadi rujukan si pengukurnya.
 kok ya saya malah pola pikirnya waktu itu ilusi. Yang ada adalah "hidup", ya ?
 yang saya gak paham adalah : kok kenapa teori tsb bisa ampe di yakini yang satu ubanan yang satu lagi gak ubanan literally apabila peristiwa tsb terwujud ?
 ini emang kan udah dari dulu saya pikir demikian.
Dimana dulu saya pernah katakan, 5 tahun yl masih bisa serasa kemarin - dilain sisi, kemarin serasa sudah lama banget :).

Dengan begitu, sebutan "5 tahun" dan "24 jam (1 hari)" itu sendiri relatif ... dimana rujukannya selalu dari self-reference, "hidup" dari tiap individu itu sendiri.

anyway, kembali ke twin-paradox.
Apa temen2 emang juga meyakini ? bhw yg naek roket stlh kembali ke bumi belon ubanan sementara kembarannya udah keriput2 dan ubanan ? :D.

:)
salam.

Sebelum menginjak kepada waktu yang relatif sulit    terlebih dahulu oom mau bicara soal berat karena  lebih mudah

Dahulu  orang mengangap berat  itu mutlak, sekilo ya sekilo
 sehingga timbul teka teki Sekilo kapas sama sekilo besi berat mana ????

nah silahkan bro oda jawab dulu


Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: Phooey on July 15, 2013, 09:37:33 AM
Quote
Sebenarnya ada banyak yang harus dipelajari terkait pertanyaan tadi. Tapi kita langsung saja melihat apa yang terjadi pada suatu benda saat kita membuatnya bergerak mendekati kecepatan cahaya. Ada tiga hal penting:

1. Kontraksi.
Ini akan terjadi pada semua orang. Jika kita bergerak mendekati kecepatan cahaya, lalu seseorang yang melihat kita, akan melihat kita mengecil. Tapi dari sisi kita, segala sesuatu yang kita lihat akan terlihat bergerak ke arah belakang kita mendekati kecepatan cahaya, dan juga seperti memiliki dimensi yang mengecil.

2. Melambatnya Waktu.
Fenomena ini disebut dilasi (dilation), dan lagi, ini terjadi pada semua orang. Artinya bahwa jika kita bergerak mendekati kecepatan cahaya, semua orang yang melihat kita akan melihat bahwa waktu akan berjalan lebih lambat untuk kita: arloji kita berjalan lebih lambat, umur kita melambat, detak jantung kita melambat, dst. Tapi kita juga melihat hal yang sama, umur orang-orang itu melambat, dst.

Tapi jika kita pergi dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya dan lalu kita kembali ke bumi pada kecepatan bumi, kita akan menemukan fakta bahwa selama perjalanan kita, meski umur kita berjalan normal seperti biasa, yang terjadi di bumi lebih lama waktu yang telah terlewati.


dikutip dari http://exlearningplace.wordpress.com/2012/11/15/teori-relativitas-jika-kita-bergerak-dalam-kecepatan-cahaya/


Harus melaju dengan kecepatan cahaya dulu Bro Oda

 :)
Title: Re: twin paradox ?
Post by: siip on July 15, 2013, 01:49:29 PM
Ada temen2 disini yang pinter fisika dan tau ttg teori twin paradox ?

Saya sempet baca artikelnya di wiki, tapi saya gak ngerti :
kenapa yang pergi naek roket ketika dia kembali ke bumi temannya yg di bumi udah pada lebih tua dari dia ?

Sementara di benak saya, (tentu saya gak ada teori secara science) - bukankah semestinya umur mereka tetep sama ? dengan penampilan tubuh/wajah yang sama ?

Namun kok teori twin paradox ini bilang, yang di bumi udah tua - yang mendarat di bumi masih muda ?

Mungkin ada yang bisa bantu menjelaskan ?

:)
salam.

Itu mitos saja bro...

(Jika saja bisa dilakukan) :

A dan B adalah saudara kembar.
A pergi dg roket mendekati kecepatan cahaya pulang-pergi selama 5 tahun.
Maka 5 tahun kemudian, ketika A pulang ke bumi dan bertemu dg B, maka A dan B akan mempunyai usia yg sama dan penampilan yg sama (dg catatan bhw makanan mreka sama selama 5 tahun itu).

Jd itu hanya persepsi pengamatan yg beda, tp fisik semuanya akan sama.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 15, 2013, 03:11:47 PM
Acuan KE diri sendiri yang seperti apa yang bisa anda bayangkan bro odading?
disuatu ruang tunggu ada 2 orang si A dan B.
Durasi tunggu dalam ukuran umum adalah 1 jam.
Si A bisa berasa lama, si B bisa berasa cepet nunggunya :D.

Quote
Sekilo kapas sama sekilo besi berat mana ????
sama beratnya Oom. Namun kapas dan besi materi. Sedangkan waktu bukan materi :D.

Quote
Harus melaju dengan kecepatan cahaya dulu Bro Oda
Bukan itunya yg saya bingungin phooey ... namun biological growth si kembar menjadi berbeda ---> saya belon meyakini ato bahkan masih merasa gak percaya hal ini (ya tentu saya gak punya alesan secara science :D).
Menurut phooey, itu suatu "kebenaran"dan phooey yakini bhw si kembar jadi berbeda biological growth-nya ? (tentu dalam asumsi, di ruang angkasa dgn kecepatan cahaya tsb bisa dihidupi secara normal).

Saya sengaja nggak menggunakan kata umur, karena satuan umur itu dipatok ke tahun (reference-nya laen).

Quote
Itu mitos saja bro...
wow... ternyata ada yg sependapat dgn saya ... hore .... hehehe :D.

Ya... saya sendiri merasa janggal apabila si kembar ini yg satu jadi jauh lebih tua, yang satu lagi tetep muda (makin muda ?).

Quote
(Jika saja bisa dilakukan) :

A dan B adalah saudara kembar.
A pergi dg roket mendekati kecepatan cahaya pulang-pergi selama 5 tahun.
Maka 5 tahun kemudian, ketika A pulang ke bumi dan bertemu dg B, maka A dan B akan mempunyai usia yg sama dan penampilan yg sama (dg catatan bhw makanan mreka sama selama 5 tahun itu).
sip sip ... sependapat  :afro:

Quote
Jd itu hanya persepsi pengamatan yg beda, tp fisik semuanya akan sama.
Sependapat juga :D.
Cuma saya bingung, kenapa justru kayaknya orang2 bisa lebih percaya (dan ini yg menyebabkan saya bertanya2 ... yang mana yg sebenernya bener ?) bhw si kembar ini yg satu lebih tua, yg satu lebih muda ya ? (sekali lagi sengaja saya nggak menggunakan ukuran tahun utk umur - melainkan self reference )

Anyway, buat temen2 yg percaya A lebih tua B lebih muda ... mungkin bisa dijelaskan kenapa ?

Makashi atas masukan2nya.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 15, 2013, 03:28:00 PM
Anda pernah dengar teknik cryogenic?

Jika kelak cryogenic sudah berfungsi spt film 'demolition man'. Maka kira lira seperti itu bro.

Cuma kalau secara cryogenic sistem tubuh berhenti total, maka dlm penerbangan kecepatan cahaya sistem tubuh melambat jika dibanding dengan sistem di bumi.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: Phooey on July 15, 2013, 03:29:23 PM
Anda pernah dengar teknik cryogenic?

Jika kelak cryogenic sudah berfungsi spt film 'demolition man'. Maka kira lira seperti itu bro.

Cuma kalau secara cryogenic sistem tubuh berhenti total, maka dlm penerbangan kecepatan cahaya sistem tubuh melambat jika dibanding dengan sistem di bumi.

Didinginkan sampai suhu -273 kelvin, sehingga semua atom tubuh manusia berhenti bergerak.

 :)
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 15, 2013, 03:50:00 PM
maka dlm penerbangan kecepatan cahaya sistem tubuh melambat jika dibanding dengan sistem di bumi.
Nah ini saya baru tau :D ... coba nanti tak gugel ya...

Makasih atas masukan baru ini, snip.

Quote
Didinginkan sampai suhu -273 kelvin, sehingga semua atom tubuh manusia berhenti bergerak.
btw, kalo orang ini hidup secara normal di roket - sementara biological growth-nya melambat, bagaimana dengan lapar-nya dia ya ? juga melambat ? alias molor seketika itu juga ?

Kalo yg felm demolition man kan orangnya nggak hidup secara normal - melainkan masuk es ?

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: Phooey on July 15, 2013, 04:17:37 PM
Nah ini saya baru tau :D ... coba nanti tak gugel ya...

Makasih atas masukan baru ini, snip.
 btw, kalo orang ini hidup secara normal di roket - sementara biological growth-nya melambat, bagaimana dengan lapar-nya dia ya ? juga melambat ? alias molor seketika itu juga ?

Kalo yg felm demolition man kan orangnya nggak hidup secara normal - melainkan masuk es ?

:)
salam.


Enggak usah jauh2 Bro Oda.
Beruang kutub hibernasi

http://amazine.co/22014/fakta-hibernasi-mengapa-hewan-berhibernasi-di-musim-dingin/
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 15, 2013, 05:39:13 PM

Enggak usah jauh2 Bro Oda.
Beruang kutub hibernasi

http://amazine.co/22014/fakta-hibernasi-mengapa-hewan-berhibernasi-di-musim-dingin/
makasih phooey atas masukannya. Nanti saya baca2 ...

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 16, 2013, 09:25:15 PM

sama beratnya Oom. Namun kapas dan besi materi. Sedangkan waktu bukan materi :D.


Nah sekarang  kalu sekilo besi sama sekilo kapas dijatuhkan di kaki ,Sakit mana  ???

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 16, 2013, 09:49:14 PM
  Skarang kita mulai bicara soal waktu

Pernah Nip oda mendegar Gema ???

Gema adalah teriakan suara kita yang dipantulkan kembali oleh tembok berupa tebing /dinding goa /gunung
Gema terdengar beberapa saat setelh teriakan kita,(ada Delay)  karena gelombang suara memerlukan waktu untuk merambat dan memantul kembali sampai ke tlinga kita

Bila ada petir, biasanya akan terlihat lebih dahulu dan beberapa saat kemudian baru kita dengar suaranya,itu disebabkan karena cepatnya kecepatan cahaya lebih cepat dari kecepatan merambatnya suara

jadi dari hal diatas  orang dulu berkesimpulan
jJika kita berteriak sambil menaiki kendaraan supersonic , diatas kecepatan suara maka kita bisa lebih dahulu sampai daripada si suara itu sendiri
sehinga ketika kita sudah sampai beberapa saat kemudian baru suara kita terdengar

Tadinya hal tersebut terasa mustahil buat menciptakann suatu kendaraan melebihi kecepatan suara tapi sekarang telah ada jet jet yang sudah melampaui kecepatan suara

Dan jika hal tsb diterapkan pada cahaya maka secara teori mesin waktu bisa jadi kenyataan

igat Rumus DKW ???

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 17, 2013, 12:38:00 AM
Nah sekarang  kalu sekilo besi sama sekilo kapas dijatuhkan di kaki ,Sakit mana  ???
besi lebih terkonsentrasi kepadatannya (solid) dari pada kapas - jadi lebih sakit besi ... begitu kali ? :)

Quote
Dan jika hal tsb diterapkan pada cahaya maka secara teori mesin waktu bisa jadi kenyataan
betul Oom.. (imo) segalanya memungkinkan.
Model teleportasi a'la startrek yg lebih cepet lagi dari cahaya juga bisa juga mungkin terwujud :D. Ibarat dulu orang ketawa manusia mencoba terbang pake segala macem perkakas - sekarang menikmati terbang :D.

Anyway, saya sempet baca2 lebih jauh ttg topik ini - katanya ini masih teori dimana hasilnya paradox ? Uji coba naroh jam atom di kutub utara dibanding dgn kutub selatan belum membuktikan memperlambat usia ?

Sempet lebih ngorek lagi di gugel barusan, kok malah sekarang ada yg mengatakan teori tsb ada "kesalahan" ngitung ato begimana gitu ... ? Saya males baca, karena selaen bhs Inggris ditambah ilmu fisik yg saya lebih buta ketimbang melek, ditambah pula rumus2 ... hehehe :D http://www.phys.unsw.edu.au/einsteinlight/jw/module4_twin_paradox.htm

Quote
igat Rumus DKW ???
e eh... malah si Oom nambahin rumus, lagi .... DKW itu apaan tuh Oom ? (DiKibulinWanita ?) saya cuma tamat SMA loh :D.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: Husada on July 17, 2013, 11:16:49 AM
DKW? Masukin kamus tuh. :D :drool:
Title: Re: twin paradox ?
Post by: siip on July 17, 2013, 01:32:09 PM
Dari yg saya baca kira-kira spt ini...(smoga ga salah mngerti)

Misalnya ada kembar A dan B,
Si A tinggal di bumi, sdgkn si B pergi kluar angkasa menuju X dg kcepatan mdekati kcepatan cahaya.

Nah,
Si A kan mlihat B pergi dg kecepatan mdekati kcepatan cahaya, maka si A akan mlihat jam si B berdetak lebih lambat.
Sbaliknya, si B juga akan mlihat jam si A (yg mjauhi dirinya) berdetak lebih lambat.

Jika kedua jam sama-sama terlihat bdetak lambat, maka ktika B sampai di tempat tujuan (X), maka harusnya usia A dan B adalah sama.
Dmikian juga ktika B kembali ke bumi, maka usia A dan B akan tetap sama.

Tp Einstein mngemukakan sbuah paradoks bahwa usia A dan B akan beda ketika B kembali ke bumi, yaitu B akan lebih muda daripada A.

-----------

Adalah hasil penelitian bahwa apabila suatu benda bergerak makin cepat, maka waktu akan berjalan lebih lambat bagi benda itu.

Ilustrasi,
Jika suatu benda mnempuh pjalanan (dg mdekati kcepatan cahaya) yg scr teoritis (harusnya) berjalan 3 tahun, maka ktika sampai tujuan, benda itu baru mcatat waktu sebesar 1,5 tahun.

Juga, gravitasi mnyebabkan waktu berjalan lebih lambat, jd siapa yg ada di luar angkasa (bebas gravitasi) akan mrasakan waktu berjalan lebih cepat drpd yg ada di bumi (ilustrasinya : 3 tahun di bumi sama spt 1 tahun di luar angkasa).

------------

Bgitulah yg saya pahami...smoga ga salah yaaa
Title: Re: twin paradox ?
Post by: Phooey on July 17, 2013, 01:56:30 PM
Dari yg saya baca kira-kira spt ini...(smoga ga salah mngerti)

Misalnya ada kembar A dan B,
Si A tinggal di bumi, sdgkn si B pergi kluar angkasa menuju X dg kcepatan mdekati kcepatan cahaya.

Nah,
Si A kan mlihat B pergi dg kecepatan mdekati kcepatan cahaya, maka si A akan mlihat jam si B berdetak lebih lambat.
Sbaliknya, si B juga akan mlihat jam si A (yg mjauhi dirinya) berdetak lebih lambat.

Jika kedua jam sama-sama terlihat bdetak lambat, maka ktika B sampai di tempat tujuan (X), maka harusnya usia A dan B adalah sama.
Dmikian juga ktika B kembali ke bumi, maka usia A dan B akan tetap sama.

Tp Einstein mngemukakan sbuah paradoks bahwa usia A dan B akan beda ketika B kembali ke bumi, yaitu B akan lebih muda daripada A.

-----------

Adalah hasil penelitian bahwa apabila suatu benda bergerak makin cepat, maka waktu akan berjalan lebih lambat bagi benda itu.

Ilustrasi,
Jika suatu benda mnempuh pjalanan (dg mdekati kcepatan cahaya) yg scr teoritis (harusnya) berjalan 3 tahun, maka ktika sampai tujuan, benda itu baru mcatat waktu sebesar 1,5 tahun.

Juga, gravitasi mnyebabkan waktu berjalan lebih lambat, jd siapa yg ada di luar angkasa (bebas gravitasi) akan mrasakan waktu berjalan lebih cepat drpd yg ada di bumi (ilustrasinya : 3 tahun di bumi sama spt 1 tahun di luar angkasa).

------------

Bgitulah yg saya pahami...smoga ga salah yaaa

Ya seperti itu Bro.
Ini perasaan saya sih ... dijaman sekarang yang serba cepat.
Orang2 yang berusia 55 tahun menjelang pensiun kelihatan masih muda2.

Lain dibandingkan dengan 30 tahun yang lalu.
Keliatan tua2

 :swt:
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 17, 2013, 05:54:19 PM
Tp Einstein mngemukakan sbuah paradoks bahwa usia A dan B akan beda ketika B kembali ke bumi, yaitu B akan lebih muda daripada A.
Karena "time dilation", begitu kalo gak salah katanya.

Quote
Adalah hasil penelitian bahwa apabila suatu benda bergerak makin cepat, maka waktu akan berjalan lebih lambat bagi benda itu.
Saya sempetk ngorek2 internet, tapi semua ini masih teori ya siip ya ? belum ada uji cobanya.

Dari yg di bold, itu kembali lagi - mesti diliat referensi/acuan satuan waktu itu sendiri kemana ? dan ini yang saya masih kurang ngerti.

Karena "waktu menjadi lambat" itu diliatnya kan dari masing2 observer.
Ibarat saya ngeliat jam di roket siip yg di kecepatan c, ketinggalan setengahnya dari jam yg ada di saya misalnya. Jam di saya udah tiktok sebanyak 60 kali - saya ngeliat jam di roketnya siip baru 30 kali - sementara siip sendiri tidak merasakan bhw tiktok jamnya siip ketinggalan setengahnya dari pada jam saya ... malahan yg siip liat, jam saya yg ketinggalan setengahnya dari pada jam siip di roket.

Begitu bukan yah kira2, siip ?

Saya cuma lagi ngebayangin, kalo tiktok ditentukan 2 kali (2 detik) sejak keberangkatan roket ... dimana roket 1 detik pertama pergi selama 1 detik (menempuh perjalanan selama 1 detik) lalu segera kembali lagi ke bumi ... ya kan artinya tetep aja sama kan, baik yg di bumi maupun yg di roket setelah di bumi tidak membuat yg dari roket lebih muda 1 detik ? wong tiktoknya aja 2 detik ... :D.
Quote
Bgitulah yg saya pahami...smoga ga salah yaaa
lalu bagaimana siip juga bisa sama kesimpulannya ama saya ya ? bhw kembar tsb tetep berpenampilan sama ?
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 17, 2013, 06:08:52 PM
besi lebih terkonsentrasi kepadatannya (solid) dari pada kapas - jadi lebih sakit besi ... begitu kali ? :)

Salah !!!!!

Yang sakit adalah Si Kaki yang ketinggang besi sekilo


He he he he

 betul Oom.. (imo) segalanya memungkinkan.
j gini bro oda

jarak antara  matahari dan bumi  di ukur dengan mengalikan kecepatan dengan waktu
dan kalo mau mengukur waktu maka jarak tinggal dibagi dengan kecepatan


Dan Konon kata guru ilmu falak :
jarak matahari dengan bumi  adalah 8 Tahun cahaya
dengan pengertian sebagai berikut
jika matahari hancur lebur hari ini maka besok kita masih bisa melihat mathari masih utuh , dan baru 8 tahun kemudian barulah kita sungguh melihat matahari hancur leburr


Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: siip on July 17, 2013, 06:16:59 PM

 Saya sempetk ngorek2 internet, tapi semua ini masih teori ya siip ya ? belum ada uji cobanya.

Udah ada bro...
Jam atom yg dbawa keliling bumi 1 kali mnunjukkan perlambatan dbandingkan jam atom yg ada di bumi.
Tp perlambatannya kurang dari 1 detik krn kcepatannya terbatas (dbandingkan cahaya).

Makanya ada teori, jika kcepatannya mdekati kcepatan cahaya, maka perlambatannya baru signifikan (sampe bilangan tahun).

Quote
Dari yg di bold, itu kembali lagi - mesti diliat referensi/acuan satuan waktu itu sendiri kemana ? dan ini yang saya masih kurang ngerti.

Jd katanya waktu itu tidak mutlak.
Dia tergantung pd kecepatan dan massa.

Makin mdekati cahaya dan mjauhi gravitasi, maka waktu jd smakin relatif.

Quote
Karena "waktu menjadi lambat" itu diliatnya kan dari masing2 observer.
Ibarat saya ngeliat jam di roket siip yg di kecepatan c, ketinggalan setengahnya dari jam yg ada di saya misalnya. Jam di saya udah tiktok sebanyak 60 kali - saya ngeliat jam di roketnya siip baru 30 kali - sementara siip sendiri tidak merasakan bhw tiktok jamnya siip ketinggalan setengahnya dari pada jam saya ... malahan yg siip liat, jam saya yg ketinggalan setengahnya dari pada jam siip di roket.

Begitu bukan yah kira2, siip ?

Betul, tp teorinya, jam biologis siip juga berkurang 1/2 dari jam biologis Oda.

Quote
Saya cuma lagi ngebayangin, kalo tiktok ditentukan 2 kali (2 detik) sejak keberangkatan roket ... dimana roket 1 detik pertama pergi selama 1 detik (menempuh perjalanan selama 1 detik) lalu segera kembali lagi ke bumi ... ya kan artinya tetep aja sama kan, baik yg di bumi maupun yg di roket setelah di bumi tidak membuat yg dari roket lebih muda 1 detik ? wong tiktoknya aja 2 detik ... :D. lalu bagaimana siip juga bisa sama kesimpulannya ama saya ya ? bhw kembar tsb tetep berpenampilan sama ?

Krn ini baru teori saja bro...belum pernah betul-betul dicoba.
Masih ada peluang distraksi lainnya kl mnrt saya sih...

Tp kbanyakan org stuju bhw paradoks memang terjadi, dimana si kembar B menjadi lebih tua daripada kembar A.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 17, 2013, 06:34:10 PM

 betul Oom.. (imo) segalanya memungkinkan.
Model teleportasi a'la startrek yg lebih cepet lagi dari cahaya juga bisa juga mungkin terwujud :D. Ibarat dulu orang ketawa manusia mencoba terbang pake segala macem perkakas - sekarang menikmati terbang :D.


Nah seandainya kendaraan transporttasi ala startrek udah ada, dimana kendaraan itu melebihi kecepatan cahaya maka

oom lanjutin yah kisah hancurnya matahari itu

: Jika saat matahari hancur kita sedang berada di Matahari dan saati tu juga kita berangkat meninggalkan matahari menuju bumi pakai  kendaraan startrek maka sesampinya di bumi kita masih bisa melihat Matahari yang utuh.
dengan kata lain kita bisa sampai ke masa lampau

sebaliknya jika  saat matahari hancur  kita pergi terbangke matahari dari bumi
maka ditengah perjalanan kita bisa melihat kehancuran matahari terlebih dahulu dari pada orang orang yang masih tinggal di bumi 

dengan kata lain kita berada di jaman yang akan datang



 e eh... malah si Oom nambahin rumus, lagi .... DKW itu apaan tuh Oom ? (DiKibulinWanita ?) saya cuma tamat SMA loh :D.

:

Lho rumus DKW udah oom dapetin di kelas 6 SR  (sekarang SD)
jadi pasti nip oda juga udah dapet juga
tapi karena  topicnya rumit maka ni oda telah menduga pasti Rumusnya nge jlimet


Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 18, 2013, 12:17:48 AM
Udah ada bro...
Jam atom yg dbawa keliling bumi 1 kali mnunjukkan perlambatan dbandingkan jam atom yg ada di bumi.
Tp perlambatannya kurang dari 1 detik krn kcepatannya terbatas (dbandingkan cahaya).

Makanya ada teori, jika kcepatannya mdekati kcepatan cahaya, maka perlambatannya baru signifikan (sampe bilangan tahun).
Ya saya sempet ngebaca di internet ttg ini siip.

Namun yg saya gak ngerti kenapa biological clock itu disamain ama atomic clock yah ? :D.

Quote
Jd katanya waktu itu tidak mutlak.
Dia tergantung pd kecepatan dan massa.
Ya... saya sebenernya berpikirnya begitu. Waktu itu gak mutlak - waktu itu relatif - waktu itu hanya ilusi ... namun ya kembali lagi itu : kok kenapa biological clock juga jadi ikut2an relatif ?

Quote
Betul, tp teorinya, jam biologis siip juga berkurang 1/2 dari jam biologis Oda.
Saya lagi ngebayangin seorang ibu hamil awal, naek roket tsb. Di roket ada monitor canggih yg bisa memantau dgn akurat setiap kali bumi melakukan 1 putaran penuh (1 hari). Pada asumsi secara natural bhw kehamilan s/d bayi lahir perlu 9x30 hari --- saya bertanya-tanya apakah dikala monitor telah menunjukan 270 putaran bumi si ibu itu melahirkan ? ataukah jauh diatas 270 (katakanlah 540), ibu ini baru melahirkan ?

Quote
Krn ini baru teori saja bro...belum pernah betul-betul dicoba.
Masih ada peluang distraksi lainnya kl mnrt saya sih...
ya... saya cenderung sependapat dgn siip ... disamping itu, toh Einstein sendiri kan bilang "time is an illusion" - ya kan siip ya ? :D.

Makasih atas masukan2 siip.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 18, 2013, 12:32:04 AM
Salah !!!!!

Yang sakit adalah Si Kaki yang ketinggang besi sekilo

He he he he
wkwkwk ... :D, si Oom pinter2 aja deh ngejebak dgn pertanyaan... :lol:

Quote
Dan Konon kata guru ilmu falak :
jarak matahari dengan bumi  adalah 8 Tahun cahaya
dengan pengertian sebagai berikut
jika matahari hancur lebur hari ini maka besok kita masih bisa melihat mathari masih utuh , dan baru 8 tahun kemudian barulah kita sungguh melihat matahari hancur leburr
barusan saya ngecek internet, 8 menit Oom ... bukan 8 taon :D.

anyway, sebenernya bukan ttg hal itu yg saya bingungin (karena masih gak percaya) --- melainkan seperti yg saya post buat siip diatas :D.

Quote
: Jika saat matahari hancur kita sedang berada di Matahari dan saati tu juga kita berangkat meninggalkan matahari menuju bumi pakai  kendaraan startrek maka sesampinya di bumi kita masih bisa melihat Matahari yang utuh.
dengan kata lain kita bisa sampai ke masa lampau
Oom pernah nonton film "Contact" -nya Jodie Foster ? Disitu malah terbalik, bbrp detik di bumi namun bagi Jodie yg didalam alat transportasi tsb setelah diluncurkan adalah sekian puluh menit :D. (sayangnya nggak dijelasin apakah "penampilan usia" Jodie sekembalinya di bumi itu sekian puluh menit lebih tua dr orang2 yg diem di bumi ... hehehe :lol:

Anyway, kalo Oom sendiri begimana ? bhw Biological clock (buatan Tuhan) sama percis dengan Atomic clock (buatan manusia) ? :D.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 18, 2013, 12:52:37 AM
Jngan membenturkan jam atom dan jam biologis. Karena itu dua hal berbeda yang bisa sejalan ataupun bahkan tidak berhubungan.

Begitulah.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 18, 2013, 03:12:19 AM
Jngan membenturkan jam atom dan jam biologis. Karena itu dua hal berbeda yang bisa sejalan ataupun bahkan tidak berhubungan.

Begitulah.
tapi kan snip, di teori tsb bukankah katanya jam atom melambat dan begitu juga jam biologis melambat ---> jadi ini kan sejalan ?

Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 18, 2013, 05:25:04 AM
Ya seperti itu Bro.
Ini perasaan saya sih ... dijaman sekarang yang serba cepat.
Orang2 yang berusia 55 tahun menjelang pensiun kelihatan masih muda2.

Lain dibandingkan dengan 30 tahun yang lalu.
Keliatan tua2

 :swt:

kalo oom termasuk yang mana ???
yang kelihatan tua atau yang kelihatan muda ???

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 18, 2013, 05:58:28 AM

 barusan saya ngecek internet, 8 menit Oom ... bukan 8 taon :D.


Yah mungkin, sebenarnya sih 8 menit, dulu waktu oom  dijelasin sama guru falak itu ,oom pikir kok enga logis sih ,lama lama amat  ???
terus oom sempat bertanya sama guru itu, bagaimana caranya mengukur kecepatan cahaya ??? kan engga ada sesuatu yang mutlak diam untuk dijadikan patokan ???

tapi si guru malah agak marah dan melarang oom untuk bertanya diluar apa yang telah di-ajarkan
NB:
tapi Satuan untuk kecepatan cahaya adalah tahun cahaya


anyway, sebenernya bukan ttg hal itu yg saya bingungin (karena masih gak percaya) --- melainkan seperti yg saya post buat siip diatas :D.



oom jelaskan yang ini karena smuanya berhubungan satu sama lain
dan smuanya sangat relatif , Yang mutlak hanya Allah

nah yang nif mau tau apakah soal usia  ???
Usia juga relatifkarena ukurannya juga tidak mutlak

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 18, 2013, 06:24:36 AM

Oom pernah nonton film "Contact" -nya Jodie Foster ? Disitu malah terbalik, bbrp detik di bumi namun bagi Jodie yg didalam alat transportasi tsb setelah diluncurkan adalah sekian puluh menit :D. (sayangnya nggak dijelasin apakah "penampilan usia" Jodie sekembalinya di bumi itu sekian puluh menit lebih tua dr orang2 yg diem di bumi ... hehehe :lol:


Oom sih belon nonton filem itu
jadi oom engga tau ke arah mana roket itu diluncurkan apakah kearah menjauhatau mendekat??

Terus satu hal lagi, yang oom crerita menaiki kendaraan startrek kearah matahari dan ditengah perjalannan melihat kehancuran matahari yang lebih cepat  (karena arah menyongsong )
itu dengan assumsi bahwa ditengah perjalanan kendaraan itu di stop dulu untuk melihat, bukan melihat sambil kendaraan jalan

Catatan : Di setop dulu itu dengan pengertian disamakan dengan kecepatan bumi bukan DIAM MUTLAK

sebab faktor kecepatan pov juga pengaruh



Anyway, kalo Oom sendiri begimana ? bhw Biological clock (buatan Tuhan) sama percis dengan Atomic clock (buatan manusia) ? :D.

:)
salam.

Nah mengenai biological clok kita persamakan dulu presepsinya Biological clock yang mana  ??? karena semuanya relatif juga seiring waktu yang relatif,karena oom ennga tau apa yang disebut biologikal clock buatan Tuhan dan manusia itu

Tuhan Yesus memberkati

Han 
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 18, 2013, 06:34:58 AM

@odading

Jam biologis dan jam atom yang berada dalam 'frame' yang sama. Akan sama sama menyusut atau mengembang. Berbeda jika dibandingkan dengan 'frame' diluar.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: Gavin Tuturuga on July 18, 2013, 06:53:08 AM
ngemeng2 paradox .. jadi inget keredok
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 18, 2013, 08:16:23 AM
ngemeng2 paradox .. jadi inget keredok

harga karedok sebungkus kecil sekarang udah mencapai 10 ribu rupiah
padahal tahun lalu bisa didapet dengan 4000

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 18, 2013, 08:30:47 AM
Lanjutan

jadi jika yang di persoalkan bro oda  adalah masalah usia

maka karena waktu itu relatif maka Usia pun relatif

Misalnya :
Anak usia 1 tahun, dia sudah mengalami 365 hari  hidup bernafas  di bumi
nah yang jadi patokan itu kan hari bumi dimana hari bumi itu didefinisikan sebagai perputaran (Rotasi bumi) dengan anggapan matahari diam

jika anak itu dilahirkan di planet lain yang waktu rotasinya berbeda bukan kah usianya jadi tidak sama  lagi ??

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: SworDPen on July 18, 2013, 09:15:30 AM
Hai Bro Oda, long time no see  :flower1:

iseng2 liat FIK ada topik menarik, mau dari awal udah rame, jadi short cut aja kesini
Saya lagi ngebayangin seorang ibu hamil awal, naek roket tsb. Di roket ada monitor canggih yg bisa memantau dgn akurat setiap kali bumi melakukan 1 putaran penuh (1 hari). Pada asumsi secara natural bhw kehamilan s/d bayi lahir perlu 9x30 hari --- saya bertanya-tanya apakah dikala monitor telah menunjukan 270 putaran bumi si ibu itu melahirkan ? ataukah jauh diatas 270 (katakanlah 540), ibu ini baru melahirkan ?
kalo saya sih begini
pada saat t, konversi
waktu bumi: 0 putaran
waktu ibu: 0 putaran

nah, kemudian t2, dimana t2>t1
waktu di bumi:270 putaran
waktu di ibu hamil: 27 putaran, efek dilasi waktu

jadi kalo misal si ibu harus melahirkan
waktu bumi: 2700
waktu ibu: 270 putaran

jadi si ibu melahirkan dengan waktu
2700 putaran dari t1 dihitung dari frame waktu di bumi

btw, itu biological time apaan?
baru tahu saya
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 18, 2013, 11:45:03 AM
nah yang nif mau tau apakah soal usia  ???
Usia juga relatif karena ukurannya juga tidak mutlak
Saya mengerti Oom... "usia" itu relatif. Manusia ada yang mati sebanyak bumi 30x orbit matahari - ada yang mati 70x. Kehamilan ada yg 240x bumi rotasi, ada yg 280x, dlsb dlsb.

Namun maksud saya disini, saya asumsikan secara general dan natural kehamilan 270 x bumi berotasi, dan umur manusia ... ya katakanlah yg seperti yg Allah bilang yakni 120 tahun (120x bumi orbit matahari).

nah yang nif mau tau apakah soal usia  ???
Usia juga relatif karena ukurannya juga tidak mutlak
Nah disini saya bertanya-tanya .... apakah di awal pertama kali, dikala AdamHawa .... rotasi dan orbit bumi lebih cepat (katakanlah 3 x lebih cepat) drpd jaman sekarang ? ataukah 3x lebih lambat ? ataukah tetep aja sampai sekarang ? (saya gunakan 3x, krn kalo 0,000000000 sekian - nggak signifikan perbedaannya :)).

Dari ukuran bumi, kita mengatakan 1 kali rotasi penuh bumi = 1 hari.
Dengan patokan ini, maka ukuran ke planet2 lain (misal planet mars) ... penghitungan hari juga berdasarkan 1 kali rotasi penuh Mars ---> dan utk membedakannya disebuat 1 hari Mars (1 Martian day).

Barusan saya ngecek di internet, 360 hari bumi itu = 6 hari Mercury.
(saya abaikan 5 hari dari 365 hari bumi dan 0.2 hari dari 6.2 hari Mercury agar mudah ngitungnya)

Pada asumsi Mercury bisa dihidupi oleh para manusia seperti layaknya di bumi, nah yang saya ingin tahu - bagaimana dengan kehamilan seorang ibu di bumi yg 270 hari bumi dengan kehamilan seorang ibu di hari Mercury ?

Apakah membutuhkan 270 hari Mercury juga ?
Mengingat 1 hari Mercury = 60 hari bumi, maka si ibu akan melahirkan jauh lebih lama (yakni 270 hari Mercury x 60 hari Bumi) ketimbang dia di bumi.

Ataukah tetep membutuhkan 270 hari Bumi ?
Dengan demikian si ibu yg di planet Mercury ini melahirkan ketika 270 : 60 = 4.5 hari Mercury.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 18, 2013, 11:47:26 AM
@odading

Jam biologis dan jam atom yang berada dalam 'frame' yang sama. Akan sama sama menyusut atau mengembang. Berbeda jika dibandingkan dengan 'frame' diluar.
Jadi kalo menurut snip, berdasarkan contoh kehamilan di bumi dan planet Mercury di post saya yang buat Oom Han... artinya si ibu itu membutuhkan 270x60 hari Mercury... begitu kan ya ?

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 18, 2013, 11:56:13 AM
Naah justru itu yang Saya katakan di atas. Tidak boleh rancu dengan mempertentangkan jam atom Dan jam biologis.

Dalam kasus di atas, SI ibu tetap membutuhkan waktu yang sama untuk melahirkan. Baik di bumi ataupun mercurius. Karena bumi Dan mercurius berada dalam 'frame' waktu yang sama. Akan beda kalau SI ibu berada pada USS Enterprise.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 18, 2013, 11:59:39 AM
jika anak itu dilahirkan di planet lain yang waktu rotasinya berbeda bukan kah usianya jadi tidak sama  lagi ??
Nah itu lah Oom... selama ini kan kita matok usia kehamilan secara natural/general dari 270x rotasi bumi, kan ?

Kalo menggunakan kata umur/usia sekian tahun saya agak kerepotan Oom... karena itu saya gunakan tambahan kata tunjuk dari referensi planet mana ... misal hari Bumi - hari Mercury.

Dari situ yang saya mau tau patokan-nya adalah self-reference si makhluk hidup itu sendiri ... dimana referencenya adalah kehamilan 270 hari bumi.

Apabila si ibu di planet Mercury ini melahirkan di hari ke 4.5 harinya Mercury ---> maka biological-clock kehamilan si ibu tidak terpengaruh sekalipun hari planet yang dia diami baru 4.5 hari Mercury.

Apabila si ibu melahirkan di hari ke 270 harinya Mercury - maka biological-clock kehamilan si ibu ternyata memang terpengaruh dgn planet yang dia diamin tsb ... yg berarti usia kehamilan si ibu ini dari reference hari bumi menjadi tuaaa/lamaaa banget ---> yakni 60 x 270 hari bumi :D.

Itu Oom yang saya penasaran pingin tau ... hehehe

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 18, 2013, 12:22:15 PM
Hai Bro Oda, long time no see  :flower1:
waduh sword... pa kabar juga nih ? lama nggak jumpa ... :).

Quote
pada saat t, konversi
waktu bumi: 0 putaran
waktu ibu: 0 putaran
saya nggak ngerti sword, dari yg di bold... :D.
Maksudnya t itu apa yah ? terus konversi itu apa ?

Quote
nah, kemudian t2, dimana t2>t1
waktu di bumi:270 putaran
waktu di ibu hamil: 27 putaran, efek dilasi waktu
Tapi maksud saya disini, monitor yg didalam roket itu bisa memantau akurat setiap 1x rotasi bumi tsb, sword.

Atau maksud sword disini, monitor tsb menjadi error yah ?
Dimana sebenernya bumi sudah berputar 10x - namun si monitor tidak tau hal tsb ... monitornya eror dgn menunjukan display di roket ...perputaran bumi tsb baru 1x ... begitu yah maksudnya sword ?

Quote
jadi kalo misal si ibu harus melahirkan
waktu bumi: 2700
waktu ibu: 270 putaran
Nah disini...
Taruhlan si monitor eror salah ngitung ... namun si ibu ini punya "kesadaran" bhw setiap kali ibu melihat angka di monitor, maka ibu harus mengalikannya dgn 10 ... dengan begitu si ibu keep updated mengenai usia kehamilannya .... dan dikala monitor di roket menunjukan angka 27 ... maka si ibu "sadar" bhw disaat itulah bayinya semestinya lahir.

Nah... pertanyaannya :
apakah perut si ibu itu di angka 27 pada monitor roket sudah besar ?
ataukah masih kempes ? karena biological-clock si ibu ini juga eror ... menganggap "hari" yang dilalui-nya baru 27 hari bumi ?
Si ibu ini tercengang-cengang karena perutnya masih kempes - sementara jelas2 kesadarannya sudah menghitung bhw angka 27 di monitor roket adalah 270 hari bumi = saat2 dia akan melahirkan.

Quote
btw, itu biological time apaan?
baru tahu saya
he-he-he....sori saya gak tau mesti pake istilah apa  yg tepat .. anyway, maksud saya ya misal pada usia kehamilan seorang manusia tsb, sword :).

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 18, 2013, 12:31:52 PM
Naah justru itu yang Saya katakan di atas. Tidak boleh rancu dengan mempertentangkan jam atom Dan jam biologis.

Dalam kasus di atas, SI ibu tetap membutuhkan waktu yang sama untuk melahirkan. Baik di bumi ataupun mercurius. Karena bumi Dan mercurius berada dalam 'frame' waktu yang sama.
Disini yang saya nggak ngerti, snip.

Maksudnya "frame waktu yang sama" itu apa yah ?

Quote
Akan beda kalau SI ibu berada pada USS Enterprise.
Saya disini juga belon ngerti ...

di bumi 60 hari bumi = di Merkurius 1 hari Merkurius ... keduanya dalam  "frame waktu yang sama" itu maksudnya begimana yah ?

Dan karena "frame waktu" keduanya itu berbeda dgn di roket - maka "frame waktu" yang di roket itu kayak apa / kayak begimana yah ?

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 18, 2013, 12:46:11 PM
Saya sebut 'frame' karena gak tahu harus kasih istilah apa. He he he.

Tetapi bedanya gini. Di bumi, ataupun mercurius, saturnus, atau bahkan di Alpha century. Tidak merubah 'jam' biologis Dan 'jam atom'. Karena yang merubah waktu adalah kecepatan cahaya. Jadi di manapun di jagad raya ini, selama bergerak di bawah kecepatan cahaya. MAka waktu tidak berubah.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: siip on July 18, 2013, 01:12:46 PM
Mkgn asumsinya bgini...

Jika atom dalam jam atom mnunjukkan perlambatan ketika dibawa pd kecepatan tinggi dbandingkan atom pd jam atom yg 'diam di bumi', maka logikanya aktivitas molekul dlm tubuh manusia juga akan mnunjukkan perlambatan ketika dibawa pd kcepatan mdekati kcepatan cahaya

dan/atau

molekul dalam tubuh manusia akan menunjukkan perlambatan aktivitas ketika berada pada suatu keadaan gravitasi tinggi dibandingkan keadaan gravitasi rendah.

----------

Tp ya itu...
Faktanya saat ini, smakin mdekati kcepatan cahaya, maka manusia bukannya btambah muda, tp metong.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 18, 2013, 01:15:36 PM
Betul. Menurut Einstein, jika massa bergerak dengan kecepatan cahaya, maka massa berubah jadi energi.

Bener gak? Sepertinya belum dibuktikan.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: Husada on July 18, 2013, 03:54:44 PM
Perkataan orang kucel begitu, kita percaya? :D
Title: Re: twin paradox ?
Post by: SworDPen on July 18, 2013, 09:57:00 PM
Saya baik bro Oda

saya nggak ngerti sword, dari yg di bold... :D.
Maksudnya t itu apa yah ? terus konversi itu apa ?
t itu awal perhitungan
ibaratnya,
1 2 3 start go! peserta pada lari

Atau maksud sword disini, monitor tsb menjadi error yah ?
Sama sekali tidak
tapi disini konsep anda tentang waktu itu absolut
sedangkan waktu itu relatif
andaberpendapat bahwa 1 jam disini =  1 jam di dekat black hole
kenyataannya tidak begitu
1 jam disini mungkin = 1000 juta tahun di dekat black hole
jika dikonversi secara runtut
1 jam bumi = 1000 juta tahun black hole /=(tidak sama dengan) 1 jam black hole

gunakan persamaan saya di atas buat ibu hamil
9 bulan ibu hamil = melahirkan = 90 bulan di bumi
kalo di monitor dekat ibu hamil, angkanya ya 9 bulan
tapi apakah 9 bulan itu sama dengan 9 bulan di bumi?
nope

Nah... pertanyaannya :
apakah perut si ibu itu di angka 27 pada monitor roket sudah besar ?
ataukah masih kempes ? karena biological-clock si ibu ini juga eror ... menganggap "hari" yang dilalui-nya baru 27 hari bumi ?
Si ibu ini tercengang-cengang karena perutnya masih kempes - sementara jelas2 kesadarannya sudah menghitung bhw angka 27 di monitor roket adalah 270 hari bumi = saat2 dia akan melahirkan.
Apapun itu, secara fisikal berada pada dimensi ruang waktu
artinya ya biological clock si ibu akan tunduk pada aliran waktu dimensi dia berada
bukan tunduk pada dimensi waktu yang dibumi

Salam
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 18, 2013, 11:29:31 PM
Saya mengerti Oom... "usia" itu relatif. Manusia ada yang mati sebanyak bumi 30x orbit matahari - ada yang mati 70x. Kehamilan ada yg 240x bumi rotasi, ada yg 280x, dlsb dlsb.

Namun maksud saya disini, saya asumsikan secara general dan natural kehamilan 270 x bumi berotasi, dan umur manusia ... ya katakanlah yg seperti yg Allah bilang yakni 120 tahun (120x bumi orbit matahari).
 Nah disini saya bertanya-tanya .... apakah di awal pertama kali, dikala AdamHawa .... rotasi dan orbit bumi lebih cepat (katakanlah 3 x lebih cepat) drpd jaman sekarang ? ataukah 3x lebih lambat ? ataukah tetep aja sampai sekarang ? (saya gunakan 3x, krn kalo 0,000000000 sekian - nggak signifikan perbedaannya :)).

Dari ukuran bumi, kita mengatakan 1 kali rotasi penuh bumi = 1 hari.
Dengan patokan ini, maka ukuran ke planet2 lain (misal planet mars) ... penghitungan hari juga berdasarkan 1 kali rotasi penuh Mars ---> dan utk membedakannya disebuat 1 hari Mars (1 Martian day).

Nah kalau bro oda udah mengerti bahwa hari bumi berbeda dengan Hari  mars
dan hari mercurius
 itu karena kita berpatokan bahwa matahari diam mutlak
tapi anggapan bahwa matahari diam mutlak menimbulkan kesulitan bagi kita untuk menentukan Hari matahari bukan  ???


 (padahal bukan mustahil matahari juga bergerak)


Trus selain hari ada juga tahun,kalau perhitungan hari adalah Rotasi, maka perhitungan  tahun adalah evolusi (*lamanya mengelilingi matahari 1x putaran)
dan kita juga bakal kesulitan meng analisa Tahun matahari karena selama ini matahari dianggap diam mutlak



Pada asumsi Mercury bisa dihidupi oleh para manusia seperti layaknya di bumi, nah yang saya ingin tahu - bagaimana dengan kehamilan seorang ibu di bumi yg 270 hari bumi dengan kehamilan seorang ibu di hari Mercury ?

Apakah membutuhkan 270 hari Mercury juga ?
Mengingat 1 hari Mercury = 60 hari bumi, maka si ibu akan melahirkan jauh lebih lama (yakni 270 hari Mercury x 60 hari Bumi) ketimbang dia di bumi.

Ataukah tetep membutuhkan 270 hari Bumi ?
Dengan demikian si ibu yg di planet Mercury ini melahirkan ketika 270 : 60 = 4.5 hari Mercury.

:)
salam.

Kita tinjau dari dua sisi
Pov ketuhanan dan pov teori einstein

Pada pov ketuhanan
sebenernya kita tidak tau persis rumus apa yang Tuhan patokin buat ke hamilan seorang ibu apakah 9bulan 10 hari menurut standart mutlak hari bumi, atao menurut standart hari hari yang relatif dimana dia berada

Tapi kalau kita melihat sejarah penciptaan (kitab kejadian) dimana  patokannya adalah Jadilah Pagi dan Petang , dan benda benda penerang sebagi batasan siang dan malam
maka tentulah  patokan ukuran Tuhan (menurut musa) adalah hari hari relatif dimana dia berada
jadi dengan kata lain akan terjadi perbedaan masa  kehamilan jika si ibu ditempatkan di bumi dengan si ibu ditempatkan di mercurius

kalau dari Pov einstein .
kita harus melihat siibu sebagai suatu titik didalam lingkaran luar bulatan bumi
ketika bumi berotasi saja (tidak ber evolosi) maka lintasan si ibu adalah berbentuk lingkaran dengan diameter sebesar bulatan bumi, dan kalau kita ikut sertakan evolusi bumi juga maka lintasan itu bukan lagi berbentuk lingkaran tapi sudah berbentuk elips yang berspiral.
dan belon lagi kalo ternyata matahari juga bergerak menggila
nah lintasan si ibu ini disebut Jarak,  dengan Rumus DKW bakal ketemu kecepatan linier si ibu
dan tentunya kecepatan liniernya bakalan berbeda jika si ibu ditempatkan di mercurius mengingat diameter bumi dan mercurius yang berbeda ,juga rotasinya


Tuhan Yesus memberkati


han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 19, 2013, 01:01:13 AM
tapi disini konsep anda tentang waktu itu absolut
sedangkan waktu itu relatif
waduh, kayaknya sword salah nangkep pengertian saya deh... hehehe :D.

Saya sependapat bhw "waktu" itu relatif ... karena "waktu" itu dengan tanda petik ...dimana "waktu", satuan perhitungan durasinya itu sendiri nggak jelas dan sangat tergantung dari referensi yang dipakai. Dan saya baru nyadar baru2 ini stlh gugel internet, ternyata "waktu adalah ilusi" yg menjadi "semboyan" saya sejak kita berdiskusi di FK - bahkan itu juga quotes dari Einstein sendiri :).

Quote
andaberpendapat bahwa 1 jam disini =  1 jam di dekat black hole
kenyataannya tidak begitu
1 jam disini mungkin = 1000 juta tahun di dekat black hole
jika dikonversi secara runtut
1 jam bumi = 1000 juta tahun black hole /=(tidak sama dengan) 1 jam black hole
dari reply #37 http://forumimankristen.com/index.php/topic,1533.msg47715.html#msg47715 ---> disitu sudah saya paparkan mengenai perbedaan "waktu" antara bumi dan planet merkurius dimana hal ini menunjukan "waktu" itu nggak jelas (relatif dari rujukan yg dipake).

Quote
gunakan persamaan saya di atas buat ibu hamil
9 bulan ibu hamil = melahirkan = 90 bulan di bumi
Seperti yang sword katakan monitor di roket nggak error, maka kenapa monitor jadi bisa salah ngitung perputaran bumi ?

Quote
kalo di monitor dekat ibu hamil, angkanya ya 9 bulan
nah itu, makanya saya hindari penggunaan kata "bulan" melainkan "puteran bumi" - dimana monitor secara sistem gps misalnya menghitung brapa kali bumi berputar dan setiap kali komputer monitor di roket mulai ngitung "ngaco" maka program selalu meng-synchronize dgn waktu gps.  (jaman Einstein belon ada GPS loh ... hehehe :D).

Dengan begitu, si ibu hamil kan ya tetep aja ngliat puteran bumi yg di baca gps dan lalu di tampilkan di monitor di roket nggak berbeda. 10x puteran bumi - ya di monitor tertampil angka 10, misalnya.

Quote
tapi apakah 9 bulan itu sama dengan 9 bulan di bumi?
Kalo menggunakan system GPS, ya saya tebaknya tampilan di monitor roket akan menampilkan perputaran bumi yang memang terjadi in reality. (270x bumi berputar = angka 270 tampilan di monitor = 9 bulan).

Quote
Apapun itu, secara fisikal berada pada dimensi ruang waktu
artinya ya biological clock si ibu akan tunduk pada aliran waktu dimensi dia berada
tapi "aliran waktu" itu sendiri kan gak jelas sword ... dimana Einstein sendiri punyai quotes Time is an ilussion.

"aliran waktu" ya iya "aliran waktu" tapi patokannya apa ?
Di bumi kan matoknya perputaran bumi ..., bukankah begitu :D.
Kalo pake jam atom, lah jam atomnya sendiri eror kalo dibawa didalam roket (apalagi jam tangan babe saya yah ? wkwkwk :D) - kalo patokannya putaran bumi ya kan gak mungkin eror ... buminya kan ya nggak jadi lebih cepet/lambat muternya :).

Quote
biological clock si ibu akan tunduk pada aliran waktu dimensi dia berada
jadi pada ilustrasi saya ibu hamil di planet Merkurius itu - apakah maksud sword, kelahiran bayi si ibu itu adalah diseputaran 270x rotasi planet Merkurius ?

Quote
bukan tunduk pada dimensi waktu yang dibumi
Ya... jadi kehamilan si ibu dari bumi yg sekarang di planet merkurius tunduk pada waktu yang di planet tersebut, yakni 270x puteran planet merkurius.

nah ini jadi seperti, telor dulu ? ayam dulu ? :) ... karena,
darimana biological-clock kehamilan si ibu bisa mengetahui bhw planet merkurius itu berotasi lebih lambat dari bumi 1/60 kali ? (1x planet merkurius berotasi, bumi sudah berotasi 60x). Apakah memang secara otomatis biological-clock si ibu (atopun tubuh si ibu itu sendiri) melambat dan beradaptasi dengan rotasi planet merkurius ? (tunduk pada "waktu" planet merkurius).

Dilain sisi, apabila ternyata kelahiran bayi si ibu setelah 4.5x puteran planet merkurius (4.5 x 60 = 270 puteran = 270 hari bumi = 9 bulan) imo, itu juga tidak sertamerta artinya biological-clock si ibu tunduk pada waktu bumi ... melainkan hidup si ibu itu sendiri (plus kehamilannya) adalah "waktu" absolut si ibu itu sendiri ... kehamilan nggak perduli berada dimana - pokok naturalnya adalah berdurasi X. Dimana kalo X dirujuk ke puteran bumi, durasinya adalah 270x bumi berputar, kalo di planet merkurius X nya adalah 4.5x planet merkurius berputar, dll dll.

Tapi yah itu juga masih tebak2an odading loh sword .. :lol:

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 19, 2013, 01:31:46 AM
dan kita juga bakal kesulitan meng analisa Tahun matahari karena selama ini matahari dianggap diam mutlak
dari yang saya tangkep (entah bener ato nggak soalnya di internet bahasa inggris :)) katanya galaxi kita emang bergerak (universe expanding), Oom.
Jadi matahari juga bergerak seiring planet2 yg mengitarinya.

Quote
Kita tinjau dari dua sisi
Pov ketuhanan dan pov teori einstein
mantep Oom  :afro:

Quote
Pada pov ketuhanan
jadi dengan kata lain akan terjadi perbedaan masa  kehamilan jika si ibu ditempatkan di bumi dengan si ibu ditempatkan di mercurius
Ya... untuk "kasus" ini - saya secara nggak sadar kayaknya cenderung ke pendapat secara dari pov logical "faith" - ketimbang logical science ... hehehe :D.

Coba deh kalo Oom sempet, tolong baca2 respond saya diatas yg buat sword :).

Quote
kalau dari Pov einstein .
dan tentunya kecepatan liniernya bakalan berbeda jika si ibu ditempatkan di mercurius mengingat diameter bumi dan mercurius yang berbeda ,juga rotasinya
yang saya penasaran, referensi mana jadinya kehamilan sebesar durasi X tsb yang di pake ?

Apabila kehamilan sebesar durasi X absolut (pov Tuhan) - maka kehamilan si ibu itu, dimanapun dia berada akan tetap sebesar durasi X.

Yang saya bingung, apabila ternyat durasi X tsb itu relatif (tergantung berada dimana itu si ibu) --- maka besaran durasi X itu sendiri tentu jadi buyar. Dimana di planet merkuri BELUM TENTU 270x puteran planet merkuri ... karena patokan puteran 270x itu kan diambilnya dari 270x puteran bumi...

Dan sepertinya tuh si Einstein itu sendiri kok ya jadi kebingungan sendiri yah ? IMO, terasa "kontradiksi" ... dimana dia mengeluarkan teori2 ttg waktu ... eh ujung2nya ya tetep aja dia berpendapat waktu adalah ilusi ... hehehe :D.

Makasih Oom atas masukan2nya.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 19, 2013, 01:35:24 AM
Betul. Menurut Einstein, jika massa bergerak dengan kecepatan cahaya, maka massa berubah jadi energi.

Bener gak? Sepertinya belum dibuktikan.
kayaknya masih teori, snip ...
Teori sebelon ada komputer canggih dan GPS system ... hehehe :D.

Tp ya itu...
Faktanya saat ini, smakin mdekati kcepatan cahaya, maka manusia bukannya btambah muda, tp metong.
hahaha.... :hi:  :giggle:  :grining: iya bener juga kamu siip ...

Makasih atas masukan2 snip & sip :D.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: SworDPen on July 19, 2013, 07:32:51 AM
Sebentar Bro Oda, saya pastikan dulu siapa tahu saya salah tangkep maksud anda, sebelum saya jawab
yang maksud anda waktu itu relatif apa seperti ini?
bumi berotasi 23 jam 56 menit = 1hari
venus berotasi 230 jam 560 menit = 1 hari (hanya contoh?)
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 19, 2013, 08:54:16 AM
Perkataan orang kucel begitu, kita percaya? :D

makanya jika ingin di percaya berusahalah untuk tampil KUCEL
he he he he

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 19, 2013, 09:18:25 AM
dari yang saya tangkep (entah bener ato nggak soalnya di internet bahasa inggris :)) katanya galaxi kita emang bergerak (universe expanding), Oom.
Jadi matahari juga bergerak seiring planet2 yg mengitarinya.
 mantep Oom  :afro:


nah yang ini barangkali yang nif sniper maksudkan dengan "Masih satu Frame"
dimana tiap frame mempunyai matahri mataharinya sendiri



 Ya... untuk "kasus" ini - saya secara nggak sadar kayaknya cenderung ke pendapat secara dari pov logical "faith" - ketimbang logical science ... hehehe :D.


Ya,Musa juga begitu
he he he he


Coba deh kalo Oom sempet, tolong baca2 respond saya diatas yg buat sword :).
 yang saya penasaran, referensi mana jadinya kehamilan sebesar durasi X tsb yang di pake ?


Ya , oom coba baca baca tapi ooom masih kebingungan dengan postingannya sword, karena level oom masih jauh dibawah
dan oom ngga bisa nyelesaiin rumus avatarnya
he he he he


Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 19, 2013, 09:46:29 AM
.
 yang saya penasaran, referensi mana jadinya kehamilan sebesar durasi X tsb yang di pake ?

Apabila kehamilan sebesar durasi X absolut (pov Tuhan) - maka kehamilan si ibu itu, dimanapun dia berada akan tetap sebesar durasi X.

Yang saya bingung, apabila ternyat durasi X tsb itu relatif (tergantung berada dimana itu si ibu) --- maka besaran durasi X itu sendiri tentu jadi buyar. Dimana di planet merkuri BELUM TENTU 270x puteran planet merkuri ... karena patokan puteran 270x itu kan diambilnya dari 270x puteran bumi...


Masalahnya adalah karena kita tidak denger sndiri dari mulut Tuhan definisi lamanya kehamilan,dan juga di Alkitab Firman Allah tentang lamanya kehamilan juga tidak tertulis
maka kita lalu mencampur baurkan definisinya antara Alkitab dan realita
Dalam realita umur kehamilan yang umum/standart  adalah 9 bulan 10 hari atau  kurang lebih 280 hari.,terus kita gabung dengan definisi Alkitab satu hari itu kalu udah ketemu terang lalu gelap (jadilah pagi dan jadilah petang )
terus itu juga masih kita campur dengan definisi ilmiah terang gelapitu adalah 1kali rotasi, maka lengkaplah kebingungan kita

tapi kalo semisal kita denger sendiri Tuhan bilang :
Usia kehamilan adalah 280 kali ketemu terang dan gelap (Rotasi)
maka tentunya lamanya (MUTLAK?/ABSOLUT ) kehamilan ibu di bumi dan mercurius tidak sama

Tuhan Yesus memberkati

Han

Dan sepertinya tuh si Einstein itu sendiri kok ya jadi kebingungan sendiri yah ? IMO, terasa "kontradiksi" ... dimana dia mengeluarkan teori2 ttg waktu ... eh ujung2nya ya tetep aja dia berpendapat waktu adalah ilusi ... hehehe :D.

Makasih Oom atas masukan2nya.

:)
salam.

Sebenernya si Einstein tidak bingung  sendiri ,karena dia mengerti apa yang dia maksud.

yang kebingungan justru kita yang pemikirannya masih sederhana untuk menangkap apa yang dimaksud einstein,karena kita belon dapet Hikmat dari Allah tentang itu

Tuhan Yesus memberkati]
Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 19, 2013, 10:02:31 AM
nah sekarang yang persoalan si kembar yang di pisahkan yang satu tinggal di bumi ,yang lain naik roket
yang satu jadi tua dan yang lain masih muda

nah yang oom mau tau  adalah penilaiannya tentang 'TUA' itu sendiri apakah tua itu penilaian mutlak ato penilaian relatif , atau penilaian phisikT

Contoh  Penilaian mutlak adalah berdasarkan Umur, misalnya .umur 60 tahun keatas disebut tua
Penilaian relatif  adalah berdasar perbandingan  kemampuan usia maximal rata rata hidup manusia
misal pada zaman adam hawa 80 tahun barangkali masih disebut muda
penialian berdasar physik : kalao sudah ubanan ato keriput disebut udah tua


Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 19, 2013, 03:50:12 PM
Sebentar Bro Oda, saya pastikan dulu siapa tahu saya salah tangkep maksud anda, sebelum saya jawab
yang maksud anda waktu itu relatif apa seperti ini?
bumi berotasi 23 jam 56 menit = 1hari
venus berotasi 230 jam 560 menit = 1 hari (hanya contoh?)
Bukan seperti itu sword :D.

Yang saya maksud "relatif" itu = orang tidak bisa memastikan reference apa yg mesti di pake utk menentukan suatu durasi :).

Apabila manusia hidup di bumi, maka durasi tsb di-acu ke perputaran bumi. Ibarat semisal jaman baheula ibu2 tidak bisa mengetahui "usia" kehamilannya (karena belum ditemukan acuan bumi berputar) - juga mereka tidak bisa ngitung musim2 yg berlalu ---> maka yg ibu2 hamil ketahui itu ya cuma melihat perutnya yg makin membesar tsb TANPA mempunyai referensi/acuan utk mengetahui durasinya :).

ilustrasi :
Semisal ada dua ibu "buta durasi" seperti ibu2 dikalimat atas - yg satu di bumi yg satu lagi di planet merkurius  keduanya menyadari bhw setelah berhubungan badan dia mengalami kehamilan.

Blakangan kedua ibu ini mendapat "pengumuman" dari sso yang DILUAR bumi - DILUAR merkurius, misal : ibu2 sekalian, 1x tempat yg kalian diami itu berputar (dalam hal ini bumi dan planet merkurius) itu disebut "1 X" ya .... nah dari situ kalian belajar ngitung ada berapa "X" sejak kalian berhubungan sex s/d bayi kalian lahir. (lalu pelajaran ngitung itu semisalnya dikasih tau dgn cara ngitungin dari matahari terbit sampe ke matahari terbit berikutnya = 1x)

Maka kedua ibu inipun mulai sibuk menghitung sejak mereka berhubungan badan pada titik yang bersamaan. Karena kedua ibu "buta durasi" - anggap saja si pembuat pengumuman berkata "berhubungan badaaan... siaaaapppp.... ya ! mulai!" :D.

Sekarang taruh kata si pembuat pengumuman ini memantau kegiatan menghitung kedua ibu tsb (anggap saja si pemantau ini observer ke-3 ... DILUAR bumi DILUAR merkurius) ---- pada asumsi, si pembuat pengumuman itu sendiri juga nggak tau berapa lama durasi kehamilan tsb, maka timbul pertanyaan :

Apakah pemantau ini akan melihat perbedaan disaat lahirnya si bayi dari kedua ibu ini ?

misal :
pemantau melihat ibu yg di bumi bayinya lahir pada puteran bumi sekitar 270 X (dimana pemantau juga melihat puteran planet merkurius ketika itu baru 4.5 X) ---- namun ternyata si ibu yg di planet merkurius belum juga melahirkan. Pemantau menunggu dan menungguuuuu sampai si ibu di planet merkurius melahirkan ... akhirnya, ngbrojol juga itu bayi ... dan pemantau melihat hasil hitungannya ... ternyata 27000 X merkurius.

Maka dari situ bisa disimpulkan biological-clock kehamilan manusia berbeda-beda, bersifat relatif tergantung planet yang didiami :).

Namun apabila saat kelahiran bayi dari kedua ibu tsb nggak beda2 jauh dari puteran bumi 270X - dimana karena pemantau sudah punya referensi (patokan) duluan bhw ibu yg dibumi melahirkan durasinya di 270X - (sementara di merkurius baru 4.5X) ... dan ternyata si ibu yg di merkurius  melahirkan dimasa perputaran 4.5X merkurius namun 275X bumi ... maka bisa disimpulkan biological-clock kehamilan manusia sama dimanapun dia berada (tentu dengan variasi faktor plus-minus yg nggak signifikan).

Nah, pada twin paradox ini - bagaimana membuktikan perbedaan tua/muda ini padahal tidak ada observer ketiga ? yakni observer diluar dari kedua kembar tsb ?

Begitu sword yg saya masih bingung :D.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: siip on July 19, 2013, 03:57:03 PM
Kl dari yg saya pahami, relativitas waktu itu ada 2 macam :

1. Satuan waktu yg dgunakan.
Kita mbagi waktu mjd 24 jam, 60 menit, 60 detik bdsk rotasi bumi atas matahari.
Jd kl kita di Merkurius, waktu brubah lagi satuannya tgantung rotasi merkurius thd matahari.
Tp jika gaya gravitasi dari merkurius adalah sama dg bumi, maka percepatan biologis manusia akan sama durasinya, yg beda adalah satuan waktu pengukurnya.

2. Percepatan waktu (ini istilah saya aja).
Gravitasi dan kecepatan akan mempengaruhi berjalannya waktu.
Seandainya gravitasi di merkurius itu 10 kali lebih tinggi dari bumi, maka kembar A yg hidup di bumi akan mati lebih dahulu drpd kembar B yg hidup di merkurius. Ibu hamil di Bumi akan lebih cepat mlahirkan drpd ibu hamil di Merkurius.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 19, 2013, 04:03:33 PM
nah yang ini barangkali yang nif sniper maksudkan dengan "Masih satu Frame"
dimana tiap frame mempunyai matahri mataharinya sendiri
Lalu, frame-reference-nya yang mana utk menentukan "melambatnya" ato "makin cepat"nya biological-clock orang yang di galaksi lain, Oom ? PADAHAL sementara itu ... tidak bisa / tidak mungkin diterapkan kata "melambat" / "makin cepat" --- karena patokan "lambat/cepat" itu sendiri sudah mengacu dari frame-reference di bumi :D.

(mungkin utk jelasnya pertanyaan saya diatas, Oom bisa tolong baca post saya buat sword diatas ttg observer ke-3).

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 19, 2013, 04:19:33 PM
2. Percepatan waktu (ini istilah saya aja).
Gravitasi dan kecepatan akan mempengaruhi berjalannya waktu.
Nah inilah "problem" di saya siip ... :D.

Untuk sementara ini, saya masih belon/tidak percaya pada kalimat "berjalannya waktu" :).

Waktu itu nggak ada (menurut saya loh ya ...:D) Waktu = ilusi ---> yang ada adalah materi yang HIDUP. Nggak ada itu "waktu berjalan", yang ada adalah materi yg hidup / "hidup", ini nyata :).

"hidup" utk celestial bodies (berotasi, orbit, mengembang, dlsb = in motion)
Hidup utk yg mempunyai kesadaran, yakni manusia (beraktifitas = in motion, termasuk jantung berdetak, bernafas, berpikir).

Terus terang otak saya masih nggak nyampe (tidak mampu) utk mencerna kalimat "waktu berjalan" secara logikal --- kecuali kalimat tsb saya mengertikan secara metafora :D.

Kalo menurut siip, "waktu berjalan" itu begimana siip mengertikannya ?

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: siip on July 19, 2013, 04:57:24 PM
Mgkn mksdnya bgini bro...
Normalnya manusia bisa hidup 80 tahun dg gaya gravitasi bumi dan percepatan sbgmn di bumi.
Jd org itu punya 'waktu hidup' 80 tahun.

Tp seandainya dia hidup di tempat dg gaya gravitasi tertentu atau dg percepatan tertentu yg mdekati kcepatan cahaya, maka waktu hidup dia bisa 200 tahun (ukuran tahun versi bumi).
Dg kata lain, masa hidup dia mnrt waktu bumi adalah 200 tahun, tp bagi dia rasanya baru 80 tahun (versi bumi).

---------

Jd bpkir...katanya kan hidup di surga itu selama-lamanya.
Kita skrg dg krangka waktu bumi bpikir bhw selama-lamanya itu lama sekali.
Tp mgkn saat di surga, kita brasanya itu singkat skali, kita jd losing sense of time, 1000 tahun brasa spt 1 hari krn kita tidak hidup dlm konteks waktu spt di bumi (ukuran waktunya beda dan percepatan kitanya beda).

Ah entahlah

hahahahaha

----saya ndak sempet reply tulisan laen, hanya yg ini doang yg sempet----
Title: Re: twin paradox ?
Post by: sniperX on July 19, 2013, 05:07:27 PM
Waaa konsep keabadian koq diterapkan pada hitung2an fisika?
Ya ga akan masuk lah.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: SworDPen on July 19, 2013, 07:21:22 PM
ini post anda
"Yang saya maksud "relatif" itu = orang tidak bisa memastikan reference apa yg mesti di pake utk menentukan suatu durasi"

Bro Oda, maksudnya gak ada standard baku buat durasi?
Setahu saya ada lo
agak lupa ya, kalo gak salah
durasi selama 9.192.631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.
itu satu detik

jadi kalo diaplikasikan ke suatu kasus
di bumi, taruh aja timbal penerima foton
katakan tiap radiasi ada satu foton yang dihasilkan, misal ya
maka
jika 9.192.631.770 foton terkumpul, itu satu detik
pada saat itu
harusnya foton yang ditangkap di black hole tidak sebanyak itu
mungkin sepersejutanya
nah, masa itu gak ada pengukurnya?
kata saya sih terukur
namun relatif
satu detik disini dan disana beda
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 20, 2013, 03:14:34 AM
Amppuuunn sword...  :drool:
duh kalo sword udah keluarin ilmu-nya ... saya cuma bisa mlongo aja deh... hehehe :D

Bro Oda, maksudnya gak ada standard baku buat durasi?


durasi selama 9.192.631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.
itu satu detik
jadi perhitungan2 ungu diatas itu kan artinya baku (bisa dijadikan reference) di universe manapun ... begitu kan maksudnya para scientist yah sword ?

Dimana hasil perhitungan tsb = 1 detik dan durasi 1 detik ini berlaku disemua universe (baku) ---> durasi 3600 detik dari hasil perhitungan2 ungu = durasi 3600 detik di bumi = durasi 3600 detik di galaksi andromeda, misalnya :D.

Quote
nah, masa itu gak ada pengukurnya?
kata saya sih terukur
namun relatif
satu detik disini dan disana beda
kok kalo baku kan bukannya mestinya nggak akan berbeda (nggak akan menjadi relatif) dimanapun juga,  sword ?  :think1:

artinya kan ya jadi kembali lagi, referensi durasi 1 detik yg baku dari hasil perhitungan ungu para ahli tsb nggak kepake "disana" - kan sword ? :)

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 20, 2013, 03:35:12 AM
Amppuuunn sword...  :drool:
duh kalo sword udah keluarin ilmu-nya ... saya cuma bisa mlongo aja deh... hehehe :D


Nah baru tau  bro oda ???
rasain deh

he he he he
jadi perhitungan2 ungu diatas itu kan artinya baku (bisa dijadikan reference) di universe manapun ... begitu kan maksudnya para scientist yah sword ?

Dimana hasil perhitungan tsb = 1 detik dan durasi 1 detik ini berlaku disemua universe (baku) ---> durasi 3600 detik dari hasil perhitungan2 ungu = durasi 3600 detik di bumi = durasi 3600 detik di galaksi andromeda, misalnya :D.
kok kalo baku kan bukannya mestinya nggak akan berbeda (nggak akan menjadi relatif) dimanapun juga,  sword ?  :think1:


Cuman saja semakin dekat ke black hole durasi smakin  tipis , dan ketika sampai  di mulut black hole  habislah dia
sebab semua materi besar kecil ,tua muda , semua tersedothabis kedalamnya sekalipun Materi Cahaya   ====> Disana benar benar Gelap pekat


Tyhan Yesus membekati


Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: SworDPen on July 20, 2013, 07:44:34 PM
jadi perhitungan2 ungu diatas itu kan artinya baku (bisa dijadikan reference) di universe manapun ... begitu kan maksudnya para scientist yah sword ?
Betul,itulah satu detik____________di ruang waktu yang bersangkutan
setiap si Cesium itu melakukan 9.192.631.770 kali radiasi, itulah satu detik
dimanapun tempatnya

artinya kan ya jadi kembali lagi, referensi durasi 1 detik yg baku dari hasil perhitungan ungu para ahli tsb nggak kepake "disana" - kan sword ? :)
Nah, disini kita harus hari hati
masalahnya ketika suatu Cesium udah 9.192.631.770kali radiasi di suatu tempat, bukan berarti dia juga telah melakukan radiasi dengan jumlah yang sama di tempat lain?

Oya, bukannya twin paradox ini pengembangan dari suatu percobaan
saya agak lupa.
jadi ada suatu unsur radioaktif, katakanlah memiliki waktu paruh satu hari
artinya dalam satu hari, 1 kg unsur tersebut akan menyusut menjadi 0.5 kg
esok harinya akan jadi 0.25 kg and so on and so on
unsur ini dimasukkan ke suatu tabung dan tabung lain
dengan segalanya identik, say, 10 kg
satu di tabung A
dan satu di tabung B
tabung B dilempar dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya
dan esoknya tabung B kembali ke bumi
ta tatatata
tabung A massanya jadi 5 kg sedangkan yang B hampir tak berubah

percobaan ini dilakukan beneran lo, dengan unsur beneran (tentu angkanya beda dengan angka saya)
dan terukur
tabungnya diisolasi sempurna

Saya sebenarnya bukan freak Einstein
toh ilmu saya juga cetek
tapi menurut saya
justru penemuan relativitas ini mengantar kita kepada solusi2 masalah seperti free will, predestinasi, omnipotent, omnipresence, transcend, omniscience, eternality

dengan adanya cara pandang yang revolusioner tehradap waktu yang semula linier
maka masalah2 di atas akan dipermudah
(harus diakui bahwa belum banyak teolog ind yang melakukan hal ini)

Salam
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 21, 2013, 10:19:24 AM
Betul,itulah satu detik____________di ruang waktu yang bersangkutan
setiap si Cesium itu melakukan 9.192.631.770 kali radiasi,
sword.... sori... saya nggak ngerti pada kalimat di quote atas ... :).

Begimana bisa tau, bhw di semua ruang waktu yg bersangkutan ungu ?
Kan manusia itu sendiri BELUM pernah berada di semua tempat di universe ?

Semisal manusia udah ke Mars - dan ungu = TRUE idem kayak di bumi, inipun kan masih belon tentu di galaksi andromeda misalnya ? :).

Quote
itulah satu detik
dimanapun tempatnya
saya juga masih gak ngerti disini.
Sebenernya yang di ketemuin duluan itu yang mana yah ? "Detik" SEBELUM diketahuinya ungu ? ataukah ungu diketahui dulu BARULAH itu disebut "Detik" ?


Quote
Nah, disini kita harus hari hati
masalahnya ketika suatu Cesium udah 9.192.631.770kali radiasi di suatu tempat, bukan berarti dia juga telah melakukan radiasi dengan jumlah yang sama di tempat lain?
Nah itu.... kecuali manusia sudah pernah berada di segala tempat di universe dan melakukan uji coba Cesium tsb ternyata di belahan manapun di universe Cesium itu 9.192.631.770 x radiasi - kaaan ? :D.

Quote
Oya, bukannya twin paradox ini pengembangan dari suatu percobaan
saya agak lupa.
jadi ada suatu unsur radioaktif, katakanlah memiliki waktu paruh satu hari
artinya dalam satu hari, 1 kg unsur tersebut akan menyusut menjadi 0.5 kg
esok harinya akan jadi 0.25 kg and so on and so on
unsur ini dimasukkan ke suatu tabung dan tabung lain
dengan segalanya identik, say, 10 kg
satu di tabung A
dan satu di tabung B
tabung B dilempar dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya
dan esoknya tabung B kembali ke bumi
ta tatatata
tabung A massanya jadi 5 kg sedangkan yang B hampir tak berubah

percobaan ini dilakukan beneran lo, dengan unsur beneran (tentu angkanya beda dengan angka saya)
dan terukur
tabungnya diisolasi sempurna
waduh... saya baca ampe bbrp kali tapi masih nggak nangkep juga ....hahaha :D.  yg diatas saya longkapin aja dulu ya....

Quote
tapi menurut saya
justru penemuan relativitas ini mengantar kita kepada solusi2 masalah seperti free will, predestinasi, omnipotent, omnipresence, transcend, omniscience, eternality
wow.... ini menarik !

Quote
dengan adanya cara pandang yang revolusioner tehradap waktu yang semula linier
maka masalah2 di atas akan dipermudah
(harus diakui bahwa belum banyak teolog ind yang melakukan hal ini)
Nanti kalu ada kesempatan saya coba gugel dulu ttg hal tsb ya sword.... dan kalo saya sedikit2 nangkep bhw inggrisnya - mudah2an bisa kita diskusikan.

Makasih atas masukan2 sword.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 21, 2013, 10:21:41 AM
semakin dekat ke black hole durasi smakin  tipis , dan ketika sampai  di mulut black hole  habislah dia
sebab semua materi besar kecil ,tua muda , semua tersedothabis kedalamnya sekalipun Materi Cahaya   ====> Disana benar benar Gelap pekat
black hole itu juga materi kan yah Oom ?

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: SworDPen on July 21, 2013, 11:01:15 AM
waduh... saya baca ampe bbrp kali tapi masih nggak nangkep juga ....hahaha :D.  yg diatas saya l
Lo, justru ini yang paling penting lo Bro Oda
percobaan beneran dilakukan
sebagai bukti empiris
saya ulangi
bukti empiris
nyata
terukur
bahwa dilasi waktu itu ada
dan twinparadox itu hanya pengembangan saja
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 21, 2013, 11:09:44 AM
Lo, justru ini yang paling penting lo Bro Oda
percobaan beneran dilakukan
sebagai bukti empiris
saya ulangi
bukti empiris
nyata
terukur
bahwa dilasi waktu itu ada
dan twinparadox itu hanya pengembangan saja
saya mesti baca2 banyak dulu di internet ttg waktu-relatif dan dilasi waktu ... :).

anyway, secara garis besar ...
jadi maksudnya, waktu itu relatif dikarenakan ada dilasi waktu - yah sword ?
Title: Re: twin paradox ?
Post by: SworDPen on July 21, 2013, 11:33:39 AM
saya mesti baca2 banyak dulu di internet ttg waktu-relatif dan dilasi waktu ... :).

anyway, secara garis besar ...
jadi maksudnya, waktu itu relatif dikarenakan ada dilasi waktu - yah sword ?

Sebenarnya jika kita mengacu pada sejarah
pada fisik mekanika klasik
yang sudah bertahan ribuan tahun, yang namanya dimensi panjang dan durasi merupakan suatu besaran yang absolut
1 cm tetap 1 cm dimanapun berada
1 detik tetap 1 detik, dimanapun
tapi begitu penelitian fisika partikel muncul, semua diragukan
problemnya sederhana

dari sudut pandang suatu pengamat yang diam di bumi, ketika suatu pesawat bergerak dengan kecepatan cahaya, maka penumpang yang diam di dalamnya juga bergerak dengan kecepatan cahaya
nah, apa yang terjadi ketika penumpang yang diam itu kemudian bergerak
misal, 100 m/s
apakah kecepatannya menjadi (kecepatan cahaya + 100 m/s)
ternyata tidak
terjadi yang namanya pemuluran waktu dan pengerutan panjang

yang mutlak bukanlah panjang dan waktu
melainkan cahaya itu sendiri
cahaya yang membengkokkan ruang waktu.......

kenapa ada relavifitas waktu?
memang dari dulu ada
 :flower:

kita tidak menyadarinya.........
panjang itu relatif
waktu itu relatif
hanya kecepatan cahaya yang mutlak
Title: Re: twin paradox ?
Post by: odading on July 21, 2013, 12:00:08 PM
Sebenarnya jika kita mengacu pada sejarah
pada fisik mekanika klasik
yang sudah bertahan ribuan tahun, yang namanya dimensi panjang dan durasi merupakan suatu besaran yang absolut
1 cm tetap 1 cm dimanapun berada
1 detik tetap 1 detik, dimanapun
Nah itulah sword ...
satuan "cm" atopun satuan "detik" yang dipake itu kan ngerujuk dari kesadaran+pengetahuan manusia bumi.

Semisal,
ada DUA kesadaran+pengetahuan yg berbeda yang satu tinggal di bumi, yang satu lagi di galaksi lain ... maka utk "meng-sinkronkan" pengertian jarak dan durasi tsb dari kedua penghuni tsb kan jadinya mesti dibikin satuan baru lagi ... atau diperlukan observer ketiga.

Quote
terjadi yang namanya pemuluran waktu dan pengerutan panjang
yang saya nggak mengerti, kenapa "usia kehamilan" juga jadi ikut2an di anggap memulur / memanjang ?

IMO, kalopun perbedaannya itu dikarenakan percepatan dan gravitasi ... ya tentunya kan sudah impossible seorang ibu hamil di percepatan c ... ya pasti tentunya sudah metong duluan (pinjem istilah siip :D), boro2 jadi obverver di roket.... :lol:

Quote
yang mutlak bukanlah panjang dan waktu
melainkan cahaya itu sendiri
cahaya yang membengkokkan ruang waktu.......
cahaya itu masih "kalah" ama blackhole kan kata Oom Han ?

Quote
kita tidak menyadarinya.........
panjang itu relatif
waktu itu relatif
Ya... relatif karena terlibat dari kesadaran masing2 observer kan sword ?

Quote
hanya kecepatan cahaya yang mutlak
sedangkan cahaya itu tidak mempunyai kesadaran ... hehehehe :D.

:)
salam.
Title: Re: twin paradox ?
Post by: SworDPen on July 21, 2013, 02:24:16 PM
Haha, saya gak bisa memberi pengertian yang gamblang lo
soalnya memang terbentur dengan masalah istilah
tapi percobaan dengan radioakti tersebut bener2 ada, dan kalo mau, ada beberapa percobaan lainnya
well, masalah black hole
itu sekumpulan energi yang besar, bukan masalah bisa kalah atau gak

mungkin sebaiknya ditelusuri awal penemuan penting ini
sudah saatnya dunia teologi bersahabat dan mengeksploitasi penemuan besar di dunia
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 22, 2013, 10:17:32 AM
Lalu, frame-reference-nya yang mana utk menentukan "melambatnya" ato "makin cepat"nya biological-clock orang yang di galaksi lain, Oom ? PADAHAL sementara itu ... tidak bisa / tidak mungkin diterapkan kata "melambat" / "makin cepat" --- karena patokan "lambat/cepat" itu sendiri sudah mengacu dari frame-reference di bumi :D.

:)
salam.

Sementara si Framenya bergerak, isi didalamyan juga bergerak jalan sambil rotasi, jadi kaya penyanyi dangdut yang jalan lalan di panggung sambil  nge-BOR

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 22, 2013, 10:30:00 AM
black hole itu juga materi kan yah Oom ?

:)
salam.

Konon Blackhole adalah Bintang yang mati kemudian menyusut.
karena menyusut maka semakin padatlah dia (Massa jenisnya bertambah),
dengan kepadatanya maka jadilah gravitasinya bertambah besar sehingga dia bisa menghisap apa yang ada didekatnya.
Karena menelan, benda benda lain maka Massa  Black hole semakin besar ,dan smakin besar pula daya hisapnya (gravitasi) sampai cahayapun bisa belok terhisap kesana

Ibaratnya Ilmu Gelap sehabis menghisap darah perawan ,smakin tinggi ilmu peletnya

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: twin paradox ?
Post by: hanhalim2 on July 22, 2013, 10:52:48 AM
Cahaya tidaklah mutlak sebab Ia masih bisa di -ukur kecepatan merambatnya,
dan masih bisa kesedot ama Black hole.
Yang mutlak satu satunya adalah Tuhan/Allah
sebab kecepatan dia adalah tak terukur (tak terhingga) dan Waktunya adalah Nol mutlak
sehingga dia bisa maha hadir, berada dimanapun kapan saja,
sudah berada sebelum kehadirannya di pikirkan


Tuhan Yesus  memberkati


han