Forim Iman Kristen
Diskusi Tanya Jawab => Diskusi Dengan non Kristen => Topic started by: odading on July 01, 2013, 01:45:34 AM
-
Dengan memilih 12 Rasul "pengecut" (semasa Dia hidup) dan salah satunya pengkhianat ? :frantic: :scold:
Rasanya bengal banget deh pertanyaan tsb :D ... tapi ini sebenernya setelah berdasarkan dari Q&A benak sendiri - yakni :
- Q : Apakah memilihnya Yesus pada 12 Rasul dengan Roh Kudus ?
- A : nalarnya saya sih iya :).
- Q : Apakah 12 Rasul dipilih Yesus setelah Dia justified by their faith ?
- A : Nah ini masih bingung, nalarnya saya sih iya :).
Tapi,
kecuali di"imani" (huruf kecil) bhw Yudas masuk surga ... maka terbuka kemungkinan ke 12 Rasul tsb dipilih secara acak ataupun secara terencana sehingga tidak perlu adanya justification of their Faith.
Dari yang ungu, ini berarti ke-12 Rasul tsb semasa mengikuti Yesus, mereka tidak/belu, mempunyai Faith yg sudah di justified oleh Yesus ---> terbukti dari Yudas yang berkhianat.
dan karena saya nggak/belon tau apakah ada ayat yg bisa menuntun ke interpretasi bhw Yudas masuk surga or neraka, maka muncul pertanyaan sebagai judul topik ... :).
option lain dari bentuk "rencana" adalah : 11 Rasul Dia justified by their faith - Yudas memang sengaja nggak di justified by his faith.
Mohon pencerahan.
pertanyaan ini mungkin bisa lebih dijelaskan oleh temen temen yg Sola Fide :)
:)
salam.
-
Dengan memilih 12 Rasul "pengecut" (semasa Dia hidup) dan salah satunya pengkhianat ? :frantic: :scold:
Rasanya bengal banget deh pertanyaan tsb :D ... tapi ini sebenernya setelah berdasarkan dari Q&A benak sendiri - yakni :
- Q : Apakah memilihnya Yesus pada 12 Rasul dengan Roh Kudus ?
- A : nalarnya saya sih iya :).
- Q : Apakah 12 Rasul dipilih Yesus setelah Dia justified by their faith ?
- A : Nah ini masih bingung, nalarnya saya sih iya :).
Tapi,
kecuali di"imani" (huruf kecil) bhw Yudas masuk surga ... maka terbuka kemungkinan ke 12 Rasul tsb dipilih secara acak ataupun secara terencana sehingga tidak perlu adanya justification of their Faith.
Dari yang ungu, ini berarti ke-12 Rasul tsb semasa mengikuti Yesus, mereka tidak/belu, mempunyai Faith yg sudah di justified oleh Yesus ---> terbukti dari Yudas yang berkhianat.
dan karena saya nggak/belon tau apakah ada ayat yg bisa menuntun ke interpretasi bhw Yudas masuk surga or neraka, maka muncul pertanyaan sebagai judul topik ... :).
option lain dari bentuk "rencana" adalah : 11 Rasul Dia justified by their faith - Yudas memang sengaja nggak di justified by his faith.
Mohon pencerahan.
pertanyaan ini mungkin bisa lebih dijelaskan oleh temen temen yg Sola Fide :)
:)
salam.
menurut Oom, tokoh tokoh Alkitab yang terkenal memang sudah dipilih buat memerankan peran masing masing jadi pilihan bebas sudah tidak ada pada tokoh tokoh itu
Seperti yudas misalnya dia sudah terpilih menjadi memerankan penghianat yang matinya gantung diri
satu satunya pilihan yang bisa diambil yudas adalah pilihan dimana dia akan menggantung diri, apakah dipohon beringin , atau di pohon asam atau di pohon ara
tapi itupun masih di batasi oleh ketiadaan pohon tropis (entah pohon beringin ada atau tidak) kalau tidak ada terpaksa di pohon cemara (pohon natal )
dan juga pasti tidak bole memilih gantung diri di pohoncabai atau pohon tomat
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
12 rasul itu dipilih scr eksklusif.
Jd yg 11 sudah ditetapkan utk berbuah dan buahnya itu tetap.
Mreka sudah ditetapkan utk beriman, makin besar imannya, mjd penjala manusia dan mletakkan dasar Injil.
Yg 1 sudah ditetapkan utk binasa.
Tp ngga semua umat manusia dperlakukan spt ke-12 rasul itu.
-
Dengan memilih 12 Rasul "pengecut" (semasa Dia hidup) dan salah satunya pengkhianat ? :frantic: :scold:
Rasanya bengal banget deh pertanyaan tsb :D ... tapi ini sebenernya setelah berdasarkan dari Q&A benak sendiri - yakni :
- Q : Apakah memilihnya Yesus pada 12 Rasul dengan Roh Kudus ?
- A : nalarnya saya sih iya :).
- Q : Apakah 12 Rasul dipilih Yesus setelah Dia justified by their faith ?
- A : Nah ini masih bingung, nalarnya saya sih iya :).
Tapi,
kecuali di"imani" (huruf kecil) bhw Yudas masuk surga ... maka terbuka kemungkinan ke 12 Rasul tsb dipilih secara acak ataupun secara terencana sehingga tidak perlu adanya justification of their Faith.
Dari yang ungu, ini berarti ke-12 Rasul tsb semasa mengikuti Yesus, mereka tidak/belu, mempunyai Faith yg sudah di justified oleh Yesus ---> terbukti dari Yudas yang berkhianat.
dan karena saya nggak/belon tau apakah ada ayat yg bisa menuntun ke interpretasi bhw Yudas masuk surga or neraka, maka muncul pertanyaan sebagai judul topik ... :).
option lain dari bentuk "rencana" adalah : 11 Rasul Dia justified by their faith - Yudas memang sengaja nggak di justified by his faith.
Mohon pencerahan.
pertanyaan ini mungkin bisa lebih dijelaskan oleh temen temen yg Sola Fide :)
:)
salam.
Manusia diberikan kebebasan untuk memilih, termasuk pada ke-12 Rasul, jadi Yesus memilih Para Rasul dan semua orang yang percaya, didasarkan pada keputusan mereka untuk "memilih ataupun percaya".
Yudas, telah memilih untuk tidak percaya, sekalipun pada awalnya Yudas memutuskan untuk mejadi pengikut Yesus, dimana dengan keputusan yang telah dibuat oleh Yudas, maka Yudas akan memperoleh upahnya, yaitu :"Kerajaan Maut".
Mengapa Yudas akan masuk kedalam Kerajaan Maut ???
Sebab Yudas telah melanggar Perintah Allah, yaitu :"Yudas telah membunuh secara tidak langsung orang yang tidak bersalah" dan perbuatannya adalah pelanggaran terhadap Perintah Allah, dimana upah terhadap pelanggaran pada Perintah Allah adalah "Maut".
Yang perlu kita ketahui disini adalah : Kematian Yudas Iskariot, terjadi sebelum Penebusan dilakukan oleh Yesus atau sebelum Yesus mati di Kayu Salib, sehingga keselamatan Yudas akan didasarkan pada Sanksi dari Hukum Taurat Musa, dimana setiap orang yang melanggar Perintah Allah ( Hukum Taurat ), maka upahnya adalah :"Maut".
Salam ...
-
Dengan memilih 12 Rasul "pengecut" (semasa Dia hidup) dan salah satunya pengkhianat ? :frantic: :scold:
Rasanya bengal banget deh pertanyaan tsb :D ... tapi ini sebenernya setelah berdasarkan dari Q&A benak sendiri - yakni :
- Q : Apakah memilihnya Yesus pada 12 Rasul dengan Roh Kudus ?
- A : nalarnya saya sih iya :).
- Q : Apakah 12 Rasul dipilih Yesus setelah Dia justified by their faith ?
- A : Nah ini masih bingung, nalarnya saya sih iya :).
IMO, Kematian Yesus merupakan bagian dari rencana Allah. Ke 12 rasul juga bagian dari rencana Allah. Yudas Iskariot juga bagian dari rencana Allah.
Salam
-
IMO, Kematian Yesus merupakan bagian dari rencana Allah. Ke 12 rasul juga bagian dari rencana Allah. Yudas Iskariot juga bagian dari rencana Allah.
Salam
nah oom jadi ingin mengupas bagian yang di bold merah dengan pertanyaan sbb
mengapa PENGHIANAT dibutuhkan dalam RENCANA Allah ????
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
nah oom jadi ingin mengupas bagian yang di bold merah dengan pertanyaan sbb
mengapa PENGHIANAT dibutuhkan dalam RENCANA Allah ????
Tuhan Yesus memberkati
Han
Sebagai contoh, agar manusia selanjutnya bisa memetik pelajaran, agar tidak menjadi pengkhianat.
:D
-
nah oom jadi ingin mengupas bagian yang di bold merah dengan pertanyaan sbb
mengapa PENGHIANAT dibutuhkan dalam RENCANA Allah ????
Tuhan Yesus memberkati
Han
Hal-hal yang dipakai dalam sebuah rencana tentunya dipakai untuk mencapai tujuan dari rencana tsb, om.
Dan, menurut saya, Allah banyak memakai hal-hal yang "tak lazim" menurut standar moral dan logika manusia dalam rencanaNya.
Salam
-
Dari masukan temen2,
kesimpulan sementara : Yudas DIPILIH Allah/Yesus.
Sekarang, ketika temen2 masuk Kristen :
Siapa yang duluan memilih ?
Allah ? ataukah temen2 ?
Kalo temen2 yang duluan memilih, sepertinya masih terbuka kemungkinannya akan timbul "Yudas Yudas" lainnya ? :D.
Kalo Allah yang duluan memilih, berdasarkan contoh dari Yudas - bukankah tetep aja artinya memang masih terbuka kemungkinannya akan timbul "Yudas Yudas" lainnya ? :D.
makasih atas masukan temen2.
:)
salam.
-
Sekarang, ketika temen2 masuk Kristen :
Siapa yang duluan memilih ?
Allah ? ataukah temen2 ?
Bro odading, kayaknya pertanyaan tsb nggak bisa dijawab deh. Orang mungkin tahu kapan dia memilih untuk jadi Kristen. Tapi, bagaimana bisa ia tahu kapan Allah melakukan pilihanNya? Terus, karena nggak bisa tahu, gimana dia bisa jawab soal siapa yg duluan memilih?
Salam
-
Kl mnrt postingan saya,
Yudas adalah kasus pemilihan eksklusif; tp ngga semua manusia dapat perlakuan yg sama spt Yudas.
Artinya,
Kl si (sebut saja) Encep binasa ke neraka, bisa jadi (sebut saja) Encep tidak ditentukan oleh Tuhan utk binasa, mlainkan emang salah si (sebut saja) Encepnya aja yg ngga mau btobat.
-
Kl mnrt postingan saya,
Yudas adalah kasus pemilihan eksklusif; tp ngga semua manusia dapat perlakuan yg sama spt Yudas.
Artinya,
Kl si (sebut saja) Encep binasa ke neraka, bisa jadi (sebut saja) Encep tidak ditentukan oleh Tuhan utk binasa, mlainkan emang salah si (sebut saja) Encepnya aja yg ngga mau btobat.
Jadi, apa sebenarnya salah si Judas itu, bro?
Bukankah orang yang sudah diplot untuk bersalah, maka segala kesalahannya menjadi tanggungan pihak yang merencanakan?
:shrug:
-
Kl mnrt postingan saya,
Yudas adalah kasus pemilihan eksklusif; tp ngga semua manusia dapat perlakuan yg sama spt Yudas.
Nah... lalu bagaimana bisa tau yah, bhw semisal temen2 Kristen disini (masih siapa tau loh. .. :)) diantaranya ada yg dipilih eksklusif ?
Sso merasa telah dipilih Allah ....
dan YA ternyata benar -
dipilih secara eksklusif sebagai "Yudas" ?? :D.
Tidakkah ini bisa jadi "mengerikan" ? :frantic: :o
:)
salam.
-
Bro odading, kayaknya pertanyaan tsb nggak bisa dijawab deh. Orang mungkin tahu kapan dia memilih untuk jadi Kristen. Tapi, bagaimana bisa ia tahu kapan Allah melakukan pilihanNya? Terus, karena nggak bisa tahu, gimana dia bisa jawab soal siapa yg duluan memilih?
Salam
anyway,
kayaknya ada kok bud - Kristen yang berpendapat bhw Allah telah memilih dia.
Pertanyaannya disini kan menjadi :
dipilih yg nasib akhirnya kayak 11 Rasul ...
ataukah yg kayak si Yudas ? :D
:)
salam.
-
Jadi, apa sebenarnya salah si Judas itu, bro?
Bukankah orang yang sudah diplot untuk bersalah, maka segala kesalahannya menjadi tanggungan pihak yang merencanakan?
:shrug:
Nah, kl kamu tanya ke saya (penganut separuh calvin :D) maka saya katakan itu adalah God's middle knowledge.
Utk kasus Yudas (ini Yudas aja ya, jangan seret-seret yg laen) :
Tuhan sudah tau bhw at the end Yudas ini pasti akan binasa (dg alasan lain), shg Yudaslah yg dpilih.
Kl di felm-felm holiwud, ini kaya seorang terpidana mati yg dbri misi bunuh diri.
Tuhan tau Yudas udah pasti binasa, makanya dia dipilih utk tujuan tidak mulia.
-
Nah... lalu bagaimana bisa tau yah, bhw semisal temen2 Kristen disini (masih siapa tau loh. .. :)) diantaranya ada yg dipilih eksklusif ?
Sso merasa telah dipilih Allah ....
dan YA ternyata benar -
dipilih secara eksklusif sebagai "Yudas" ?? :D.
Tidakkah ini bisa jadi "mengerikan" ? :frantic: :o
:)
salam.
Ga ada yg tau.
Makanya pake iman saja.
Sudah ber-iman pun harus hidup selaras dg imannya.
-
Ga ada yg tau.
Makanya pake iman saja.
Sudah ber-iman pun harus hidup selaras dg imannya.
ato pake pengharapan yah siip :
"ya Tuhaaaan.... saya mohon donk... semoga saya bukan yang Kau pilih secara eksklusif .... kalo secara eksklusif kayak 11 Rasul ya okelah... tapi jgn yg kayak Yudas ya Tuhan yaaa... " :dance: :D
:)
salam.
-
Dari masukan temen2,
kesimpulan sementara : Yudas DIPILIH Allah/Yesus.
Sekarang, ketika temen2 masuk Kristen :
Siapa yang duluan memilih ?
Allah ? ataukah temen2 ?
salam.
Lho kan bro oda udah bisa ngeliat buku kehidupan pake iman
nah bro oda bisa lihat sebelum dan sesudah temen temen masuk krristen apa ada perubahan daftar di buku kehidupan engga
Dan buat bro oda sendiri yang non agama kan bro oda udah lihat bahwa meskipun jadi member hik tapi bro oda belum tercatat nah entar kalo udah masuk kristen bro lihat lagi apa udah ada tercatat ato belum,
dari data itu bro oda bisa simpulkan siapa dulu yang memilih
Tuhan Yesus memberkati
Han
nah bro oda sekarang sebelum masuk kristen lihat dulu ajabisa o
-
anyway,
kayaknya ada kok bud - Kristen yang berpendapat bhw Allah telah memilih dia.
Pertanyaannya disini kan menjadi :
dipilih yg nasib akhirnya kayak 11 Rasul ...
ataukah yg kayak si Yudas ? :D
:)
salam.
Kalo pertanyaannya begitu, baru bisa dijawab.
Dan, menurut saya, 11 rasul dipilih Allah, dan 1 rasul nggak dipilih Allah (Yudas). 11 rasul dipilih Allah sehingga mereka bisa melakukan pekerjaan dari Allah. 1 rasul nggak dipilih Allah maka ia hanya bisa melakukan pekerjaan dari Iblis.
Salam
-
Nah, kl kamu tanya ke saya (penganut separuh calvin :D) maka saya katakan itu adalah God's middle knowledge.
Utk kasus Yudas (ini Yudas aja ya, jangan seret-seret yg laen) :
Tuhan sudah tau bhw at the end Yudas ini pasti akan binasa (dg alasan lain), shg Yudaslah yg dpilih.
Kl di felm-felm holiwud, ini kaya seorang terpidana mati yg dbri misi bunuh diri.
Tuhan tau Yudas udah pasti binasa, makanya dia dipilih utk tujuan tidak mulia.
Kalau terpidana mati diberi tugas bunuh diri, dia mati sebagai pahlawan, bro.
Kalau Judas? Sudah pasti mati, ribuan tahun dicap sebagai pengkhianat dan dihujat miliaran orang. Apa gak kebangetan ya?
:whistle:
-
ato pake pengharapan yah siip :
"ya Tuhaaaan.... saya mohon donk... semoga saya bukan yang Kau pilih secara eksklusif .... kalo secara eksklusif kayak 11 Rasul ya okelah... tapi jgn yg kayak Yudas ya Tuhan yaaa... " :dance: :D
:)
salam.
Kl di kekristenan itu :
Iya Tuhan saya percaya pasti selamat (dan menghidupi hidup yg baru dlm Kristus).
-
Kalau terpidana mati diberi tugas bunuh diri, dia mati sebagai pahlawan, bro.
Kalau Judas? Sudah pasti mati, ribuan tahun dicap sebagai pengkhianat dan dihujat miliaran orang. Apa gak kebangetan ya?
:whistle:
Yg kebangetan itu kalo nunjuk orang yg harusnya bisa selamat utk ndudukin posisi Yudas.
-
Yg kebangetan itu kalo nunjuk orang yg harusnya bisa selamat utk ndudukin posisi Yudas.
Naaaah, dalam hal ini, apakah Allah 'tidak mampu' atau 'tidak mau' menyelamatkan Judas, supaya tidak jadi pengkhianat?
-
Naaaah, dalam hal ini, apakah Allah 'tidak mampu' atau 'tidak mau' menyelamatkan Judas, supaya tidak jadi pengkhianat?
Ptanyaan bagus!
Kl jawaban saya...tidak mampu alias tidak bisa.
Yudas sudah pasti akan binasa.
Alasannya?
Hehehe...kita bahas lain-lain kali saja yaaaaa
-
Ptanyaan bagus!
Kl jawaban saya...tidak mampu alias tidak bisa.
Yudas sudah pasti akan binasa.
Alasannya?
Hehehe...kita bahas lain-lain kali saja yaaaaa
Weeeeeeeh, bersambung ...
-
Kalo pertanyaannya begitu, baru bisa dijawab.
Dan, menurut saya, 11 rasul dipilih Allah, dan 1 rasul nggak dipilih Allah (Yudas). 11 rasul dipilih Allah sehingga mereka bisa melakukan pekerjaan dari Allah. 1 rasul nggak dipilih Allah maka ia hanya bisa melakukan pekerjaan dari Iblis.
Salam
Ataukah jangan2 Yudas duluan yang memilih Yesus ketika awal2 dia mengikut Dia dan sudah berkomplot utk memang mengkhianati Yesus ? (ibaratnya Yudas yang mencari "korban" duluan, Yesus sudah dia incer sejak semula utk dijadiin bahan pengkhianatan).... Tapi kalo gak salah kan ayatbya bilang Yudas dipilih Yesus kan ? :D.
:)
salam.
-
Ataukah jangan2 Yudas duluan yang memilih Yesus ketika awal2 dia mengikut Dia dan sudah berkomplot utk memang mengkhianati Yesus ? (ibaratnya Yudas yang mencari "korban" duluan, Yesus sudah dia incer sejak semula utk dijadiin bahan pengkhianatan).... Tapi kalo gak salah kan ayatbya bilang Yudas dipilih Yesus kan ? :D.
:)
salam.
Keduabelasnya Yesus yg pilih dan Yesus sadar bhw salah satunya adalah 'iblis'.
-
Keduabelasnya Yesus yg pilih dan Yesus sadar bhw salah satunya adalah 'iblis'.
Mengapa 'iblis' tetap dipilih? Apakah bertujuan untuk disadarkan, atau memang dibiarkan tetap sebagai 'iblis' sebagai tokoh antagonis, atau bagaimana?
-
Ataukah jangan2 Yudas duluan yang memilih Yesus ketika awal2 dia mengikut Dia dan sudah berkomplot utk memang mengkhianati Yesus ? (ibaratnya Yudas yang mencari "korban" duluan, Yesus sudah dia incer sejak semula utk dijadiin bahan pengkhianatan).... Tapi kalo gak salah kan ayatbya bilang Yudas dipilih Yesus kan ? :D.
:)
salam.
Ya, ayatnya bilang Yudas dipilih Yesus untuk mengikuti dia seperti 11 orang yang lain. Tapi, seperti yg saya bilang sebelumnya, sementara 11 orang yang lain itu dipilih Allah untuk melakukan pekerjaanNya, satu orang tidak dipilih, yaitu Yudas.
Allah membiarkan Yudas untuk bebas menjadi dirinya sendiri, mengikuti kata hati dan pola pikirnya sendiri, mengimani apa yang ia ingin imani. Allah membiarkan Yudas menjadi manusia apa adanya.
Salam
-
Keduabelasnya Yesus yg pilih dan Yesus sadar bhw salah satunya adalah 'iblis'.
kalo gitu pertanyaan saya nggak bengal donk siip ... :D.
Ya, ayatnya bilang Yudas dipilih Yesus untuk mengikuti dia seperti 11 orang yang lain. Tapi, seperti yg saya bilang sebelumnya, sementara 11 orang yang lain itu dipilih Allah untuk melakukan pekerjaanNya, satu orang tidak dipilih, yaitu Yudas.
Maksud budi, dipilih Tuhan Yesus itu berbeda dengan dipilih Tuhan Allah ya ? :)
IMO, kalo Yudas memang nggak dipilih - ya bukankah cukup milih 11 Rasul ? Nanti siapa saja tentu akan ada orang yang mengkhianatiNYA ? (yang nggak dipilih Allah).
Allah membiarkan Yudas untuk bebas menjadi dirinya sendiri, mengikuti kata hati dan pola pikirnya sendiri, mengimani apa yang ia ingin imani. Allah membiarkan Yudas menjadi manusia apa adanya.
Nah sewaktu Yesus memilih Yudas - apakah Yudas mengikuti kata hatinya utk mau dipilih dan menjadi orang percaya Yesus ?
Kalo dibilang : Yudas tidak berIMAN pada Yesus (tidak menjadi OP Yesus) - rasanya janggal juga ya... kan dia juga dikasih power ama Yesus - dan dikala dia mengusir setan "dalam nama Yesus !" dengan manjur, tentu dia masih bisa dibilang OP Yesus (believer) kan ?
Sulit yah ... :think1: :what: :shrug: :D.
Jawaban2 yang masuk dari temen2 terkesan pada "maksa" ... hehehe :lol:
:)
salam.
-
Maksud budi, dipilih Tuhan Yesus itu berbeda dengan dipilih Tuhan Allah ya ? :)
I
Nah supaya engga salah tafsir dan bikin bingung karena tercampur
kita gunakan dua istilah
:A) Dipilih manusia Yesus
B) dipilih Allah (Allah Bapa + Yesus)
C) dipilih Rohkudus (rohkudus yang ada pada Yesus entah masuk atau masih diluar)
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Maksud budi, dipilih Tuhan Yesus itu berbeda dengan dipilih Tuhan Allah ya ? :)
Ya sama saja, bro. Yesus kan Allah. Mungkin biar nggak membingungkan, saya pakai kata2 yg beda aja: Sama seperti 11 orang yg lain direkrut jadi anggota geng Yesus, Yudas pun direkrut Yesus. Tapi, tidak seperti 11 orang lainnya yg dipilih untuk melakukan pekerjaan dari Allah, Yudas dibiarkan Yesus untuk melakukan pekerjaannya sendiri.
IMO, kalo Yudas memang nggak dipilih - ya bukankah cukup milih 11 Rasul ? Nanti siapa saja tentu akan ada orang yang mengkhianatiNYA ? (yang nggak dipilih Allah).
Ya. Yang pasti berapapun orang yang mau Ia rekrut, itu tidak akan mengubah rencanaNya bahwa Anak Manusia harus mati.
So, menurut saya terserah Tuhan Yesus saja Dia mau rekrut 11 orang atau 12 orang. Nggak ada yg "aturan" yang mengharuskan ini atau itu ke Tuhan Yesus. Tuhan Yesus kan Allah.
Nah sewaktu Yesus memilih Yudas - apakah Yudas mengikuti kata hatinya utk mau dipilih dan menjadi orang percaya Yesus ?
Kalo dibilang : Yudas tidak berIMAN pada Yesus (tidak menjadi OP Yesus) - rasanya janggal juga ya... kan dia juga dikasih power ama Yesus - dan dikala dia mengusir setan "dalam nama Yesus !" dengan manjur, tentu dia masih bisa dibilang OP Yesus (believer) kan ?
Tentunya saya nggak tahu isi Yudas saat itu (gimana saya bisa tahu?).
Tapi, rasa-rasanya sih ketika Yesus merekrut Yudas, maka Yudas semacam berkata dalam hati "Wah, kayaknya boleh juga nih orang. Revolusioner! Gw ikut dah..."
Ttg mengusir setan, kalo nggak salah Tuhan Yesus pernah bilang (biasa, lupa lokasi ayat) bahwa mengusir setan dalam namanya bukan tanda khusus OP. Maksudnya, buat Tuhan Yesus, orang mengusir setan dalam namaNya bukanlah sesuatu hal yg istimewa. Bagi Tuhan Yesus, orang yg "menyeru-nyerukan" namNYa tidak serta merta menunjukan status keimanan orang tsb.
Sulit yah ... :think1: :what: :shrug: :D.
Jawaban2 yang masuk dari temen2 terkesan pada "maksa" ... hehehe :lol:
:)
salam.
Lha wong..pertanyaannya juga terkesan "maksa" kok...wkwkwwk :rofl:
Salam :nod:
-
Mengapa 'iblis' tetap dipilih? Apakah bertujuan untuk disadarkan, atau memang dibiarkan tetap sebagai 'iblis' sebagai tokoh antagonis, atau bagaimana?
Krn harus ada seseorang yg akan mnyerahkan Yesus.
Itu sudah dinubuatkan jauh-jauh hari.
-
Krn harus ada seseorang yg akan mnyerahkan Yesus.
Itu sudah dinubuatkan jauh-jauh hari.
Yup, seperti juga sinetron, kalau semua kisahnya tentang yang baik baik, tentu dianggap gak seru ya bro?
:D
-
Yup, seperti juga sinetron, kalau semua kisahnya tentang yang baik baik, tentu dianggap gak seru ya bro?
:D
kudu ada Haji muhidinnya
dan klo Haji muhidinnya rada insap jadi kurang seru Ya ???
Tuhan Yesus membekati
Han
-
kudu ada Haji muhidinnya
dan klo Haji muhidinnya rada insap jadi kurang seru Ya ???
Tuhan Yesus membekati
Han
Tukang Bubur Naik Haji? Gak nonton, om, suka gatel mata kalau nonton yang begituan, he he he.
:takethat:
-
Tukang Bubur Naik Haji? Gak nonton, om, suka gatel mata kalau nonton yang begituan, he he he.
:takethat:
Gak nonton kok tahu ya ???
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Gak nonton kok tahu ya ???
Tuhan Yesus memberkati
Han
Tahu kan bukan berarti nonton, om
:P
-
Tukang Bubur Naik Haji? Gak nonton, om, suka gatel mata kalau nonton yang begituan, he he he.
:takethat:
mksdnya gatel mata???
-
mksdnya gatel mata???
He he he he, bukan saya lhoh yang menegaskan.
-
Nah... lalu bagaimana bisa tau yah, bhw semisal temen2 Kristen disini (masih siapa tau loh. .. :)) diantaranya ada yg dipilih eksklusif ?
Sso merasa telah dipilih Allah ....
dan YA ternyata benar -
dipilih secara eksklusif sebagai "Yudas" ?? :D.
Tidakkah ini bisa jadi "mengerikan" ? :frantic: :o
:)
salam.
Ya, sso yang telah dipilih untuk memainkan suatu peran tidaklah punya pilihan lain selain memainkan ntu peran
entah itu peran jadi orang baek ato peran antagonis
itulah yang Oom istilahkan Takdirnya detail
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
itulah yang Oom istilahkan Takdirnya detail
ho oh Oom ... yg merah = dipilih secara eksklusif.
Terus yang lagi hidup sekarang ini, anggap dah hidupnya seperti hidup Yudas pada awal-awalnya sbg OP Yesus - ada kuasa menyembuhkan dan mengusir roh "dalam Nama Yesus !" gimana dia bisa tau yah bhw dirinya yg dipilih secara eksklusif ? eksklusif sbg Yudas :D
:)
salam.
-
Apakah Yesus merencanakan kematianNYA?
Luk22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”
43* Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.
44* Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.
Yoh18: 4* Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: “Siapakah yang kamu cari?”
5* Jawab mereka: “Yesus dari Nazaret.” Kata-Nya kepada mereka: “Akulah Dia.” Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka.
6* Ketika Ia berkata kepada mereka: “Akulah Dia,” mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.
"Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya[379]. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
-
Apakah Yesus merencanakan kematianNYA?
Luk22:42 “Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.”
43* Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.
44* Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.
Yoh18: 4* Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: “Siapakah yang kamu cari?”
5* Jawab mereka: “Yesus dari Nazaret.” Kata-Nya kepada mereka: “Akulah Dia.” Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka.
6* Ketika Ia berkata kepada mereka: “Akulah Dia,” mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.
"Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[378]", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya[379]. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
Apakah Yesus merencanakan kematianNYA?
Tidak dan Ya.
Apakah Allah menghendaki Yesus mati? menurut saya TIDAK!!!
Apakah Yesus mati karena mentaati kehendak Allah? menurut saya YA!!!
Saya melihat kematian Yesus adalah conditio sine qua non yang Yesus sadari harus terjadi demi melaksanakan kehendak dari Allah. Yesus punya pilihan untuk menghindari penyaliban, sekurang-kurangnya dengan tiga cara:
1. Secara politik dengan mengobarkan perang kemerdekaan melawan penjajahan Romawi. Banyak kisah Injil tentang Yesus yang memasuki Yerusalem dengan simbol-simbol yang mengarahkan asumsi bahwa Yesus hendak merebut tahta. Murid-murid Yesus ada juga orang Zealot, pejuang kemerdekaan Yahudi. Pengkhianatan Yudas dapat juga suatu cara intelegen zealot membujuk Yesus mengobarkan pemberontakan saat Paskah tersebut, siapa sih yang mau dipersalahkan dan dipermalukan bahkan dihukum mati pada dia hendak mewartakan ajaran yang benar? demikian pikir Yudas dan kaum zealot, pasti Yesus akan menolak menjadi orang kalah yang digiring ke penyaliban, pasti Yesus akan memberi aba-aba memberontak.
---> jika Yesus terbujuk cita-cita politik kaum zealot, bagaimana kita percaya semua ajaran Yesus tentang kasih?
2. Yesus dapat menunjukkan kuasa IllahiNya seperti tampak dalam Yoh 18:5 ~ Ul 32:39. Dalam banyak kesempatan lain Yesus bisa menghilang dari kerumunan orang yang hendak membunuhnya. Pasti tidak terlalu susah bagi Yesus menggunakan kuasa IllahiNya: daripada mengHIDUPkan orang mati, pasti mudah bagi Yesus meMATIkan para prajurit yang hdiup.
---> Jika demikian pasti Yesus tidak akan mengajarkan Allah adalah Bapa penuh cinta sementara yang nanti ditunjukkan adalah Allah Mahakuasa dan dahsyat.
3. Yesus bisa juga mengakali (seperti hipnotis massal para panglima dayak, sekurang-kurangnya metode master of illusion) sehingga orang salah tangkap dan salah menghukum mati orang lain.
---> Jika demikian saya tidak akan percaya ucapanNya: 'Akulah jalan, kebenaran dan Hidup' karena dia sendiri bohong dan mencelakan orang lain demi hidupnya sendiri.
Jadi dari kemungkinan yang tersedia saat itu, Yesus bisa lolos asalkan melupakan pewartaan Kerajaan Allah sebagaimana menjadi tugas perutusanNya dari Allah.
Tapi Yesus secara sadar memang sudah tahu dan bersiteguh dengan rencana keselamatan Allah.
Seperti seorang bruce willis dalam Armagedon lah...
-
feywen,
salam kenal :deal: terimakasih atas masukan2nya :).
Apakah Yesus merencanakan kematianNYA?
Tidak dan Ya.
Saya loncat ke bruce willis di Armagedon (ilustrasi analogi yang "kena" buat saya - dan saya jadi heran, kok gak ampe terpikir demikian yah ? padahal hobi nonton ... hehehe)
Dari sini saya baru "ngeh" bhw (imo) sepertinya "skenario" Yesus sewaktu hidup itu ibarat film tsb --- dimana BW tau apa yang akan terjadi - BW rela, namun BW tidak merencanakannya di kisah film tsb.
Saya pikir2, dari ilustrasi analogi feywen tsb ... sebenernya mesti saya pake pedoman bhw adalah memang sulit utk memposisikan diri sebagai Yesus yg Tuhan MahaTau (menempatkan diri sebagai sso yg mahatau)... ampe botak-conge-an-pun kayaknya gak akan bisa ktemu jawabannya ... :D.
Apakah Allah menghendaki Yesus mati? menurut saya TIDAK!!!
Ibarat Abraham ya ... apakah Abraham menghendaki Ishak mati ? tentu tidak.
Apakah Yesus mati karena mentaati kehendak Allah? menurut saya YA!!!
kalo yang ini kayak Ishak :D.
Saya melihat kematian Yesus adalah conditio sine qua non yang Yesus sadari harus terjadi demi melaksanakan kehendak dari Allah.
yaaa... bener deh, kayaknya ilustrasi felm tsb cukup "ngena" buat saya :D. Thanks! :afro:
Yesus punya pilihan untuk menghindari penyaliban, sekurang-kurangnya dengan tiga cara:
secara BW juga punya pilihan utk gak usah rela ngebawa itu bom menuju meteor - namun niat (& mungkin kasih di hatinya) memposisikan dirinya tidak mempunyai pilihan laen lagi :).
Yah maklumlah, saya emang kadang bertanya-tanya kayak apa sih MahaTau itu ? Kadang terpengaruh ama masukan2 yg sering melibatkan keMahaTahu-an Yesus .... berkhayal, akhirnya bingung sendiri... wkwkwk :D.
Dengan "mengabaikan" keMahaTahuan Yesus ... maka pertanyaan : apakah Yesus merencanakan kematianNYA ? Dengan memilih 12 Rasul "pengecut" (semasa Dia hidup) dan salah satunya pengkhianat ?
jelas itu pertanyaan bengal yang jawabannya adalah : tentu tidak :D.
Menjadi lebih mudah, apabila kita ngeliat dari pov manusia :
Yesus tidak tau-menahu saat memilih 12 Rasul tsb - 11 akan kabur, 1 akan mengkhianatinya ... yang Dia tahu adalah Dia sedang menjalankan misi penyelamatan kayak si BW di felm tsb.
Namun "repot"nya - kadang pendapat diatas bisa jadi kontroversi, karena di-kekeuhkan bhw : Yesus TAU bhw 11 rasul kabur dan 1 berkhianat dari sejak Dia bayi :lol:
Makasih atas masukan2 feywen.
:)
salam.
-
Tahu kan bukan berarti nonton, om
:P
oooooo maksudnya di Imani toh
ato supaya di benarkan karena Iman ?????
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Dari sini saya baru "ngeh" bhw (imo) sepertinya "skenario" Yesus sewaktu hidup itu ibarat film tsb --- dimana BW tau apa yang akan terjadi - BW rela, namun BW tidak merencanakannya di kisah film tsb.
Yesus memang Tidak merencanakan kematiannya
sebab yang merencanakan adalah pribadi bapa
Tapi bapa dan Aku (Yesus) adalah satu
disinilah benturan dari paham trinitarian yang !00 persen Allah dan 100 persen manusia
begitu bro oda
Tuhan Yesus memberkati
han
-
Well,
Jika kita mau mngabaikan nubuat-nubuat di kitab PL mengenai tertolaknya, penderitaan, kematian dan kebangkitan Mesias, maka silakan mngatakan bhw Yesus (yg udah hidup sejak jaman PL dan yg mnyampaikan nubuat-nubuat tsb) tidak tau bhw Ia kelak akan mati.
Spt yg saya tuliskan :
Nubuat mengenai pengkhianatan itu sudah ada sejak jaman PL dan nubuat kematian-kebangkitan Mesias juga sudah ada sejak jaman PL.
Masakah Yesus Kristus yg adalah Firman Allah tidak mngetahuinya?
Bahkan model penebusan dosa jaman Taurat pun pake pencucuran darah. Masakan Allah tidak tau bhw Ia datang utk menggenapi model tsb?
Yohanes Pembaptis saja tau bhw Yesus itu Domba Allah.
Yoh 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
Jelas-jelas Yohanes ngerti bhw Domba Allah itu harus disembelih agar mhapus dosa dunia.
-
Well,
Jika kita mau mngabaikan nubuat-nubuat di kitab PL mengenai tertolaknya, penderitaan, kematian dan kebangkitan Mesias, maka silakan mngatakan bhw Yesus (yg udah hidup sejak jaman PL dan yg mnyampaikan nubuat-nubuat tsb) tidak tau bhw Ia kelak akan mati.
Spt yg saya tuliskan :
Nubuat mengenai pengkhianatan itu sudah ada sejak jaman PL dan nubuat kematian-kebangkitan Mesias juga sudah ada sejak jaman PL.
Masakah Yesus Kristus yg adalah Firman Allah tidak mngetahuinya?
Bahkan model penebusan dosa jaman Taurat pun pake pencucuran darah. Masakan Allah tidak tau bhw Ia datang utk menggenapi model tsb?
Yohanes Pembaptis saja tau bhw Yesus itu Domba Allah.
Yoh 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
Jelas-jelas Yohanes ngerti bhw Domba Allah itu harus disembelih agar mhapus dosa dunia.
OOT sedikit ... mau bertanya ke Bro Siip mumpung ingat.
Kalo Johanes pembabtis benar2 mengerti bahwa Tuhan Yesus adalah anak domba Allah.
Apakah persepsi anak domba Allah berbeda dengan Mesias ?
2 Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
3 lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
4 Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
5 orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
6 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."
(Mat 11:2-6 ITB)
:swt: :swt: :swt:
-
Kalo Johanes pembabtis benar2 mengerti bahwa Tuhan Yesus adalah anak domba Allah.
Apakah persepsi anak domba Allah berbeda dengan Mesias ?
Mudah mudahan gak salah jawab ya.
Masyarakat Yahudi memang mengharapkan mesias, tetapi yang diharapkan mereka adalah mesias yang akan membawa bangsa Yahudi lepas dari penindasan bangsa lain, yang mengembalikan bangsa Yahudi ke jaman keemasan lagi.
Jadi memang sulit dijawab, apakah Jesus itu mesias yang diharapkan Yahudi atau bukan.
-
Kl yg saya liat, Yohanes Pembaptis mngerti bhw Yesus itu Mesias (yg akan mbaptis dg Roh Kudus) dan Anak Domba Allah (yg mhapus dosa dunia).
Kjadian Yohanes btanya kpd Yesus itu bagi saya masih misteri apa alasannya.
Yohanes tampaknya pd saat itu sudah menduga bhw ia sbentar lagi akan mati. Mungkin saja ia ingin assure himself sebelum mati bhw tugasnya sudah selesai. Mungkin jg ia pd saat itu jd ragu. Atau mungkin juga itu adalah caranya utk mbritakan Yesus pd murid-muridnya (krn ia utus kedua muridnya).
-
Mudah mudahan gak salah jawab ya.
Masyarakat Yahudi memang mengharapkan mesias, tetapi yang diharapkan mereka adalah mesias yang akan membawa bangsa Yahudi lepas dari penindasan bangsa lain, yang mengembalikan bangsa Yahudi ke jaman keemasan lagi.
Jadi memang sulit dijawab, apakah Jesus itu mesias yang diharapkan Yahudi atau bukan.
Kl yg saya liat, Yohanes Pembaptis mngerti bhw Yesus itu Mesias (yg akan mbaptis dg Roh Kudus) dan Anak Domba Allah (yg mhapus dosa dunia).
Kjadian Yohanes btanya kpd Yesus itu bagi saya masih misteri apa alasannya.
Yohanes tampaknya pd saat itu sudah menduga bhw ia sbentar lagi akan mati. Mungkin saja ia ingin assure himself sebelum mati bhw tugasnya sudah selesai. Mungkin jg ia pd saat itu jd ragu. Atau mungkin juga itu adalah caranya utk mbritakan Yesus pd murid-muridnya (krn ia utus kedua muridnya).
Dari yang saya baca2, saya memiliki pendapat bahwa setelah Johanes Pembabtis meninggal, ada murid2nya yang tetap tidak bergabung dengan ajaran Kristus.
Sehingga saya berpendapat, sampai detik terakhir Johanes Pembabtis tidak memberikan keputusannya mengenai Tuhan Yesus kepada murid2nya.
CMIIW
:think:
-
Dari yang saya baca2, saya memiliki pendapat bahwa setelah Johanes Pembabtis meninggal, ada murid2nya yang tetap tidak bergabung dengan ajaran Kristus.
Sehingga saya berpendapat, sampai detik terakhir Johanes Pembabtis tidak memberikan keputusannya mengenai Tuhan Yesus kepada murid2nya.
Mungkin lebih tegasnya adalah, apakah Yohanes Pembaptis, itu penganut Kristen atau bukan, begitukah kung?
-
Mungkin lebih tegasnya adalah, apakah Yohanes Pembaptis, itu penganut Kristen atau bukan, begitukah kung?
Istilah Kristen kan baru muncul di Antiokhia. Jauh setelah Johanes Pembabtis telah meninggal.
Kalo ditinjau dari kronologis waktu ya bukan, kakek Snip
:D
-
Istilah Kristen kan baru muncul di Antiokhia. Jauh setelah Johanes Pembabtis telah meninggal.
Kalo ditinjau dari kronologis waktu ya bukan, kakek Snip
:D
Maksudnya, Yohanes percaya apakah Jesus itu Sang Firman, atau tidak, kung?
:whistle:
-
Well,
Jika kita mau mngabaikan nubuat-nubuat di kitab PL mengenai tertolaknya, penderitaan, kematian dan kebangkitan Mesias, maka silakan mngatakan bhw Yesus (yg udah hidup sejak jaman PL dan yg mnyampaikan nubuat-nubuat tsb) tidak tau bhw Ia kelak akan mati.
Siip, si BW di felm tsb juga tau bhw dia kelak akan mati ketika berniat nge-genjot kapalnya yg membawa bom nabrakin ke meteor, siip.
Yang ingin saya sampaikan adalah betapa sulitnya utk mempunyai pendapat dgn kekeuh menggunakan keMahaTahuan Yesus.... karena itu artinya disaat sebelon memilih Yudas ... ibarat Yesus-lah yang mencari mangsa bernama Yudas --- atau bisa juga Allah-lah yg menyodorkan mangsa tsb ke Yesus.
Umur 12 tahun, Yesus tau bahwa Dia akan memilih 12 Rasul dgn nama2 mereka secara tepat sebagai salah satu tool utk dipakai menuju jalan kematianNYA - dengan mengetahui 11 rasul kabur, 1 berkhianat. Tapi mereka belon berjumpa. Nah dikala berjumpa, 12 orang itu cocok dari nama2 Rasul yang Yesus sudah ketahui sejak berumur 12 tahun. Maka di rekrutnya lah 12 Rasul tsb.
Dari situ, jelas .... pertanyaan saya pada topik tidak bengal :D.
Maksud saya, inti-nya adalah sekalipun Yesus MahaTau - kita nggak bisa akan mengerti kalo kekeuh berpedoman pada keMahaTahuannya. Dan ini terbukti dari bisa adanya berbagai versi jawaban apabila "maksa" ttg keMahaTahuanNYA :).
Masakah Yesus Kristus yg adalah Firman Allah tidak mngetahuinya?
Dan dari pertanyaan diatas, akan ngerembet ke pertanyaan : masakah Yesus waktu kecil tidak mengetahui nama2 Rasul, kayak begimana dan akan begimana mereka2 tsb ? :).
Adalah lebih mudah utk mengertikan secara "alami".... dimana :
Ya ... Yesus nggak tau akan bagaimana orang2 yang akan dipilihNYA sbg Rasul sejak Dia bayi atopun sesudah Yesus mulai bisa mikir ... yang Dia tahu bhw Dia sedang menjalankan mission impossible ... misi penyelamatan kayak si BW di felm, misi bunuh diri, dan itulah niat-NYA - itulah KasihNYA.
Mungkin ada argumen : tuh buktinya Yesus bisa tau bhw Petrus akan menyangkal 3x dan Yudas akan berkhianat. ---> Sekali lagi, akan susah kalo kita paksakan bhw Yesus itu taunya sejak kecil because of His MahaTau.
Menjadi lebih mudah apabila kita (atau setidaknya bagi saya) TAU-nya Yesus itu pada masa masa menjelang kejadian :).
Memang tidak bisa diterapkan secara blek-plek ilustrasi analogi felm si BW tsb ... namun ibarat si BW sudah didalam kapal yg sedang meninggalkan bumi - ada kerusakan pada mesin ataupun krew2 yang bertingkah ... maka si BW taunya ya disaat itu juga bhw kerusakan mesin dan krew yg bertingkah akan mengakibatkan seperti apa selanjutnya :D.
Apabila nyangkut pautin keMahaTahuan, maka pertanyaan di topik saya logik dan jawaban simpelnya adalah YA. Namun dgn menjawab dgn jawaban simpel YA itu terasa janggal ... maka kita "maksa" utk mencari jawaban2 secara lebih halus ... semisal "dipilih secara eksklusif" ... "sudah takdir" dlsb.
Yah.... begitu aja sih kalo menurut odading ... hehehe :D.
:)
salam.
-
Maksudnya, Yohanes percaya apakah Jesus itu Sang Firman, atau tidak, kung?
:whistle:
Menurut saya pribadi :blush:
Johanes Pembabtis percaya bahwa Tuhan Yesus adalah sang Mesias dan sang Firman.
Tetapi sebagian muridnya tidak percaya, mereka beranggapan Mesias adalah sosok pembebas duniawi.
Begitu kakek Snip
:P
-
Menurut saya pribadi :blush:
Johanes Pembabtis percaya bahwa Tuhan Yesus adalah sang Mesias dan sang Firman.
Lalu JP memberi tau nggak ke murid2nya bhw Yesus itu Firman Allah yang menjadi manusia ?
JP cerita nggak ke murid2nya bhw Yesus itu nanti akan mati utk menebus dosa2 mereka ?
ibaratnya : "hei murid2... kamu liat gak tuh orang yg dipojok sana tuh... dia itu namanya Yesus ... Dia adalah FIrman Tuhan dan sekarang ber-inkarnasi menjadi orang kayak kita kita ini ... nantiii ... Dia akan mati utk menebus dosa2 kita loh" :D.
Menurut phooey ?
:)
salam.
-
Lalu JP memberi tau nggak ke murid2nya bhw Yesus itu Firman Allah yang menjadi manusia ?
JP cerita nggak ke murid2nya bhw Yesus itu nanti akan mati utk menebus dosa2 mereka ?
ibaratnya : "hei murid2... kamu liat gak tuh orang yg dipojok sana tuh... dia itu namanya Yesus ... Dia adalah FIrman Tuhan dan sekarang ber-inkarnasi menjadi orang kayak kita kita ini ... nantiii ... Dia akan mati utk menebus dosa2 kita loh" :D.
Menurut phooey ?
:)
salam.
Yup .... menjadi pertanyaan saya juga.
Karena bangsa Yahudi memiliki kepercayaan anak domba untuk dikorbankan sebagai penebus dosa manusia.
Disisi lain saat itu bangsa Yahudi memiliki kepercayaan bahwa Mesias itu raja duniawi.
:think:
-
Siip, si BW di felm tsb juga tau bhw dia kelak akan mati ketika berniat nge-genjot kapalnya yg membawa bom nabrakin ke meteor, siip.
Yang ingin saya sampaikan adalah betapa sulitnya utk mempunyai pendapat dgn kekeuh menggunakan keMahaTahuan Yesus.... karena itu artinya disaat sebelon memilih Yudas ... ibarat Yesus-lah yang mencari mangsa bernama Yudas --- atau bisa juga Allah-lah yg menyodorkan mangsa tsb ke Yesus.
Umur 12 tahun, Yesus tau bahwa Dia akan memilih 12 Rasul dgn nama2 mereka secara tepat sebagai salah satu tool utk dipakai menuju jalan kematianNYA - dengan mengetahui 11 rasul kabur, 1 berkhianat. Tapi mereka belon berjumpa. Nah dikala berjumpa, 12 orang itu cocok dari nama2 Rasul yang Yesus sudah ketahui sejak berumur 12 tahun. Maka di rekrutnya lah 12 Rasul tsb.
Dari situ, jelas .... pertanyaan saya pada topik tidak bengal :D.
Maksud saya, inti-nya adalah sekalipun Yesus MahaTau - kita nggak bisa akan mengerti kalo kekeuh berpedoman pada keMahaTahuannya. Dan ini terbukti dari bisa adanya berbagai versi jawaban apabila "maksa" ttg keMahaTahuanNYA :).
Dan dari pertanyaan diatas, akan ngerembet ke pertanyaan : masakah Yesus waktu kecil tidak mengetahui nama2 Rasul, kayak begimana dan akan begimana mereka2 tsb ? :).
Adalah lebih mudah utk mengertikan secara "alami".... dimana :
Ya ... Yesus nggak tau akan bagaimana orang2 yang akan dipilihNYA sbg Rasul sejak Dia bayi atopun sesudah Yesus mulai bisa mikir ... yang Dia tahu bhw Dia sedang menjalankan mission impossible ... misi penyelamatan kayak si BW di felm, misi bunuh diri, dan itulah niat-NYA - itulah KasihNYA.
Mungkin ada argumen : tuh buktinya Yesus bisa tau bhw Petrus akan menyangkal 3x dan Yudas akan berkhianat. ---> Sekali lagi, akan susah kalo kita paksakan bhw Yesus itu taunya sejak kecil because of His MahaTau.
Menjadi lebih mudah apabila kita (atau setidaknya bagi saya) TAU-nya Yesus itu pada masa masa menjelang kejadian :).
Memang tidak bisa diterapkan secara blek-plek ilustrasi analogi felm si BW tsb ... namun ibarat si BW sudah didalam kapal yg sedang meninggalkan bumi - ada kerusakan pada mesin ataupun krew2 yang bertingkah ... maka si BW taunya ya disaat itu juga bhw kerusakan mesin dan krew yg bertingkah akan mengakibatkan seperti apa selanjutnya :D.
Apabila nyangkut pautin keMahaTahuan, maka pertanyaan di topik saya logik dan jawaban simpelnya adalah YA. Namun dgn menjawab dgn jawaban simpel YA itu terasa janggal ... maka kita "maksa" utk mencari jawaban2 secara lebih halus ... semisal "dipilih secara eksklusif" ... "sudah takdir" dlsb.
Yah.... begitu aja sih kalo menurut odading ... hehehe :D.
:)
salam.
Awalnya saya bpendapat 'humanis' sama spt Oda.
Bhw Yesus mmilih ke-12 rasul dan mbrikan pd mreka ksempatan seluas-luasnya.
Bhw Yesus awalnya 'tidak mau mnggunakan ke-Maha-Tahu-anNya mengenai siapa yg akan mkhianatiNya.
Dulunya saya sangat against doktrin double-predestination-nya calvin.
Dulunya saya bpendapat Yudas bisa jadi ngga binasa kl Yudasnya ngga bandel.
Tp saya harus fair thd apa yg saya baca di Alkitab (dg mngenyampingkan konsep humanisme).
Makin saya baca, maka makin saya yakin bhw Yudas memang sudah dtentukan utk binasa (ini konteksnya Yudas saja ya, saya ngga lagi generalisir bhw sbagian manusia akan brakhir sama spt Yudas).
Enak ga enak kdengarannya, itulah yg ttulis di Alkitab apa adanya ttg Yudas.
Yesus Kristus mmilih 12 rasul hasil doa semalam-malaman.
Jauh sblm Yudas bkhianat, Yesus sudah katakan bhw salah satu diantara mreka adl Iblis dan dkatakan bhw dari awalnya pun Yesus sudah tau siapa yg akan mnyerahkan Dia.
Mdekati masa pcobaan, Petrus didoakan supaya tidak gugur imannya, Yudas tidak didoakan dan malah dkatakan pasti binasa.
Sblm pngkhianatan, Yesus bkata kpd Yudas utk segera mlaksanakan apa yg sudah ia rencanakan.
-
Awalnya saya bpendapat 'humanis' sama spt Oda.
Bhw Yesus mmilih ke-12 rasul dan mbrikan pd mreka ksempatan seluas-luasnya.
Saya nggak sedang berpendapat demikian siip.
Saya nggak sedang berpendapat bhw sejak umur 12 tahun Yesus tau Yudas calon Rasulnya akan berkhianat namun tetep Yesus pilih utk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Yudas ... bukan seperti itu "humanis"nya yg saya mengertikan - disitu kan juga jadi menyangkut keMahaTahuannya :).
Yang saya gunakan istilahnya adalah "alami".
Bhw Yesus awalnya 'tidak mau mnggunakan ke-Maha-Tahu-anNya mengenai siapa yg akan mkhianatiNya.
Kalau ada ayat yang menyatakan bhw ketika Yesus berumur 12 tahun, Dia sudah tau bhw akan merekrut Yudas yang berkhianat ... maka dari situ kita baru bisa melibatkan keMahaTahuan Yesus itu mungkin sejak bayi :D.
Namun, adakah ayat2 yang mendukung-nya ?
Bhw Yesus itu tau sejak kecil ttg Yudas ?
Dulunya saya bpendapat Yudas bisa jadi ngga binasa kl Yudasnya ngga bandel.
Nah itu bedanya ama pengertian odading.
Karena dari pengertian saya, APAPUN itu - Yesus TAU bhw Dia sedang dalam misi penyelamatan - misi bunuh diri dan tidak mempunyai peluang ini-itu bhw bisa jadi nggak disalib. Niat dan KasihNYA memposisikan diriNYA utk "tidak mempunyai pilihan" sekalipun Dia masih punya pilihan.
Yesus Kristus mmilih 12 rasul hasil doa semalam-malaman.
Jauh sblm Yudas bkhianat, Yesus sudah katakan bhw salah satu diantara mreka adl Iblis
Seberapa jauh siip ? Sejak Yesus kanak2 dan mulai bisa berpikir ? Ataukah sejak menjelang menjelang Dia akan melakukan pemilihan ?
Apakah siip bisa memastikan jawaban dari pertanyaan saya diatas ? :).
Oleh karena itu, dengan melibatkan keMahaTahuanNYA ... tentu akan sulit utk menentukan KAPAN Dia tahu, kan ? karena ngerujuknya malah bisa sejak Dia bayi Dia tahu itu yg namanya Yudas berkhianat.
dan dkatakan bhw dari awalnya pun Yesus sudah tau siapa yg akan mnyerahkan Dia.
Nah itu dah siip... karena melibatkan keMahaTahuannya .... KAPAN "dari awalnya" tsb ? :)
:)
salam.
-
Yg dtulis di Alkitab adalah :
Yoh 6:64
Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
Yoh 6:71
Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis."
Dari semulanya kapan? Tidak dijelaskan persisnya kapan. Tetapi minimal dari sejak Ia mmilih Yudas, Ia sudah tau.
-
kalau menurut pikiran oom
Judas di pilih dua kali tapi bukan kloter kloteran.
sebelum Yudas keluar berojol dari rahim ibunya dia telah dipilih Allah buat memainkan peran sebagai penghianat itu pemilihan pertama
pemilihan kedua adalah dalam kehidupannyata setelah berusia kurang lebih tigapuluhan dia bakaln dipilih sebagai murid Yesus itulah dipilih jilid dua nah setelah dipilih jilid dua dia harus terikat scenario sutradara seperti perbuatannya yang diceritakan di Alkitab ,diantaranya menjual Yesus seharga 30 keping perak
jadi selama lahir sampe umur tigapuluhan Yudas punya skenario bebas , mau mainl layangan ato main gundu ato main PS kalu ada boleh boleh aja
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Yg dtulis di Alkitab adalah :
Yoh 6:64
Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
Yoh 6:71
Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis."
Dari semulanya kapan? Tidak dijelaskan persisnya kapan. Tetapi minimal dari sejak Ia mmilih Yudas, Ia sudah tau.
Dengan kutipan yang sama hendak saya beri ilustrasi demikian:
Yoh 6:64
Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
sebagai pengusaha frencais KEBAB SEMBAB saya pilih 12 orang terbaik yang bisa saya temui untuk mencari bahan baku terbaik, saya tahu ada tiga orang yang harus diwaspadai, Petok karena suka hambur uang untuk urusan ngga jelas karena mudah terpesona barang baru - bisa2 dia buat pengeluaran yang tidak perlu terpukau iklan; Tomi, orangnya suka becanda sehingga bisa gampang curiga semua orang juga suka becanda; Yudi, cerdik dan licik serta punya ambisi pribadi, bahaya kalau dia kerjasama dengan distributor yang punya niat hancurkan usaha saya. Tapi bagaimana pun saya pilih mereka karena berbagai extraordinary performance mereka dan saya akan perbaiki kelemahan mereka, semoga mereka punya loyalitas setelah tiga tahun kerja bersama saya.
Yoh 6:71
Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis."[/color]
usaha saya di telikung dan mulai bangkrut. Saya bicara di depan 12 manager pembelian bahan baku: "waduh :doh: saya sudah pilih kalian dan kerja bersama 3 tahun ini, sudah saya angkat untuk posisi penting kan? sudah mulai sejahtera kan? kenapa yah masih ada juga pengkhianat di antara kalian?"
-
usaha saya di telikung dan mulai bangkrut. Saya bicara di depan 12 manager pembelian bahan baku: "waduh :doh: saya sudah pilih kalian dan kerja bersama 3 tahun ini, sudah saya angkat untuk posisi penting kan? sudah mulai sejahtera kan? kenapa yah masih ada juga pengkhianat di antara kalian?"
Berarti salah memilih methode pemilihan,
kemungkinan methode yang di pilih sang majikan adalah berdasarkan banyaknya vote SMS yang masuk
He hehe he
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
Tadinya saya pikir Yesus tahu dari awal bahwa Yudas akan mengkhianatiNya. TApi, setelah baca interpretasi bro feywen di atas, saya jadi mikir lagi.
Bro feywen keren deh interpretasinya :afro:.
Apakah Yesus maha tahu ketika berada di bumi? Setelah baca-baca lagi, saya menemukan keterangan bahwa ketika berinkarnasi, Pribadi Allah Anak melepaskan atribut ke-Allah-anNya (Filipi 2). Jadi mungkin kemahatahuan juga adalah salah satu atribut Allah yg dilepaskanNya. HAl ini selaras dengan keterangan Markus dan Matius yg ketika mencatat perkataan Yesus ttg Hari Tuhan (MArkus 13:32, Matius 24:36), bahwa Ia sendiri tidak tahu kapan Hari Tuhan tiba.
Jadi, hal tsb menuntun saya pada kesimpulan bahwa Yesus memilih 12 murid dan hanya tahu bahwa salah seorang di antara mereka akan berkhianat, tapi Ia tidak tahu bahwa orang tsb adalah Yudas. (Yesus baru tahu bahwa pengkhianat itu adalah Yudas ketika hari kematianNya sudah dekat, yakni ketika Allah Bapa mengungkapkan segala sesuatu perihal takdirNya kepadaNya -> Yoh 13:3).
Gimana menurut rekan2?
Salam
-
Tadinya saya pikir Yesus tahu dari awal bahwa Yudas akan mengkhianatiNya. TApi, setelah baca interpretasi bro feywen di atas, saya jadi mikir lagi.
Bro feywen keren deh interpretasinya :afro:.
Apakah Yesus maha tahu ketika berada di bumi? Setelah baca-baca lagi, saya menemukan keterangan bahwa ketika berinkarnasi, Pribadi Allah Anak melepaskan atribut ke-Allah-anNya (Filipi 2). Jadi mungkin kemahatahuan juga adalah salah satu atribut Allah yg dilepaskanNya. HAl ini selaras dengan keterangan Markus dan Matius yg ketika mencatat perkataan Yesus ttg Hari Tuhan (MArkus 13:32, Matius 24:36), bahwa Ia sendiri tidak tahu kapan Hari Tuhan tiba.
Jadi, hal tsb menuntun saya pada kesimpulan bahwa Yesus memilih 12 murid dan hanya tahu bahwa salah seorang di antara mereka akan berkhianat, tapi Ia tidak tahu bahwa orang tsb adalah Yudas. (Yesus baru tahu bahwa pengkhianat itu adalah Yudas ketika hari kematianNya sudah dekat, yakni ketika Allah Bapa mengungkapkan segala sesuatu perihal takdirNya kepadaNya -> Yoh 13:3).
Gimana menurut rekan2?
Salam
Waduhhh.....
Terlalu dalam. Ikuta menyimak saja :think:
-
Gimana menurut rekan2?
saya nggak tau juga pada temen2 Kristen ... namun bbrp ayat ini :
but only does what he sees the Father do. For whatever things He does, these are also likewise done by the Son
whatever I speak is just as the Father tells me to speak
Of my own self, I can do nothing. I judge only as I hear
I only do exactly as the Father has instructed me to do.
Ayat diatas tidak satupun mengandung kata/kalimat yg bisa menuntun ke ttg pengetahuan - melainkan melakukan apa yg disuruh Bapa ataupun apa yg Bapa perbuat - Yesus perbuat.
IMO : (setidaknya bagi odading)
Yesus tau bhw 12 Rasul bernama anu anu anu, 11 kabur 1 berkhianat SEJAK BAYI ..... fine! ~ ini utk di-"iman"-i, bisa botak conge-an utk "maksa" menjelaskan logik-nya :D.
Yang manusia bisa ketahui (pov manusia) :
Yesus sempurna pengetahuanNya (entah itu Bapa yg kasih tau ataupun dari pengetahuanNYA sendiri - nggak menjadi soal) dan kesempurnaan itu berbanding lurus secara alami sejak Dia bayi. (pengetahuanNYA sempurna sebagai balita, pengetahuanNYA sempurna sebagi bocah 12 tahun, pengetahuanNYA sempurna sebagai pemuda 30 tahun, dst s/d Dia mati) (IMO) :D.
:)
salam.
-
saya nggak tau juga pada temen2 Kristen ... namun bbrp ayat ini :
but only does what he sees the Father do. For whatever things He does, these are also likewise done by the Son
whatever I speak is just as the Father tells me to speak
Of my own self, I can do nothing. I judge only as I hear
I only do exactly as the Father has instructed me to do.
Ayat diatas tidak satupun mengandung kata/kalimat yg bisa menuntun ke ttg pengetahuan - melainkan melakukan apa yg disuruh Bapa ataupun apa yg Bapa perbuat - Yesus perbuat.
IMO : (setidaknya bagi odading)
Yesus tau bhw 12 Rasul bernama anu anu anu, 11 kabur 1 berkhianat SEJAK BAYI ..... fine! ~ ini utk di-"iman"-i, bisa botak conge-an utk "maksa" menjelaskan logik-nya :D.
Yang manusia bisa ketahui (pov manusia) :
Yesus sempurna pengetahuanNya (entah itu Bapa yg kasih tau ataupun dari pengetahuanNYA sendiri - nggak menjadi soal) dan kesempurnaan itu berbanding lurus secara alami sejak Dia bayi. (pengetahuanNYA sempurna sebagai balita, pengetahuanNYA sempurna sebagi bocah 12 tahun, pengetahuanNYA sempurna sebagai pemuda 30 tahun, dst s/d Dia mati) (IMO) :D.
:)
salam.
Ketika Yesus turun kedunia (selama 30 tahunan}
ke Allahnanya sudah ditinggal disorga maka ia adalah 100 persen manusia biasa
yang dia masih bawa adalah :
pengalamannya sebgai Allah dan skenario episode selama kehidupan di bumi
jadi kalo dia buka skenarionya maka dia tau judas bakalan meng hianat
dia juga pilih 12 murid sesuai skenario
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
jadi kalo dia buka skenarionya maka dia tau judas bakalan meng hianat
dia juga pilih 12 murid sesuai skenario
IMO, baik itu "kalo Dia buka" maupun "kalo Dia tidak buka" ... kita (manusia2) tetep sulit utk menjelaskan/mengertikannya, Oom :).
Jadi palingan yg bisa kita pahami :
I only do exactly as the Father has instructed me to do.
Kalo Bapak nyuruh apa - Yesus melakukan.
but only does what he sees the Father do.
Kalo Bapak berbuat apa - Yesus berbuat sama.
whatever I speak is just as the Father tells me to speak
Kalo Bapak speak ke Yesus : "Yudas akan berkhianat"
maka
Of my own self, I can do nothing. I judge only as I hear
maka Yesus nge-judge Yudas sebagai iblis
IMO loh Oom ... :D.
:)
salam.
-
IMO, baik itu "kalo Dia buka" maupun "kalo Dia tidak buka" ... kita (manusia2) tetep sulit utk menjelaskan/mengertikannya, Oom :).
Jadi palingan yg bisa kita pahami :
I only do exactly as the Father has instructed me to do.
Kalo Bapak nyuruh apa - Yesus melakukan.
but only does what he sees the Father do.
Kalo Bapak berbuat apa - Yesus berbuat sama.
whatever I speak is just as the Father tells me to speak
Kalo Bapak speak ke Yesus : "Yudas akan berkhianat"
maka
Of my own self, I can do nothing. I judge only as I hear
maka Yesus nge-judge Yudas sebagai iblis
IMO loh Oom ... :D.
:)
salam.
Tapi semasa di dunia Yesus selalu pakai dan buka skenario episode itu
sehingga apa yng harus dia lakukan dalam episode mendatang dia belon tau
semisal tentang kapan kedatangannya kedua kalinya
Tuhan Yesus memberkati
Han
-
saya nggak tau juga pada temen2 Kristen ... namun bbrp ayat ini :
but only does what he sees the Father do. For whatever things He does, these are also likewise done by the Son
whatever I speak is just as the Father tells me to speak
Of my own self, I can do nothing. I judge only as I hear
I only do exactly as the Father has instructed me to do.
Ayat diatas tidak satupun mengandung kata/kalimat yg bisa menuntun ke ttg pengetahuan - melainkan melakukan apa yg disuruh Bapa ataupun apa yg Bapa perbuat - Yesus perbuat.
IMO : (setidaknya bagi odading)
Yesus tau bhw 12 Rasul bernama anu anu anu, 11 kabur 1 berkhianat SEJAK BAYI ..... fine! ~ ini utk di-"iman"-i, bisa botak conge-an utk "maksa" menjelaskan logik-nya :D.
Yang manusia bisa ketahui (pov manusia) :
Yesus sempurna pengetahuanNya (entah itu Bapa yg kasih tau ataupun dari pengetahuanNYA sendiri - nggak menjadi soal) dan kesempurnaan itu berbanding lurus secara alami sejak Dia bayi. (pengetahuanNYA sempurna sebagai balita, pengetahuanNYA sempurna sebagi bocah 12 tahun, pengetahuanNYA sempurna sebagai pemuda 30 tahun, dst s/d Dia mati) (IMO) :D.
:)
salam.
Bro adading, sebenarnya ayat-ayat yg bro kutip tsb masih bisa dibaca dengan wacana pengetahuan Yesus, yakni bahwa pengetahuan Yesus bergantung pada/dikuasai oleh Allah Bapa.
Ttg Yudas sebagai pengkhianatNya, IMO, Yesus baru tahu setelah "the Father had given everything into His hands" (Yoh 13:3). Jadi, sepertinya ada dua masa: masa sebelum momen biru itu dan masa setelahnya. Saya lihat, ada perbedaan antara Yesus di masa sebelum momen biru tsb dengan Yesus di masa setelahnya.
Di masa sebelum momen biru tsb, Yesus memiliki kuasa dan pengetahuan untuk mengajar. Kuasa dan pengetahuanNya terkonsentrasikan untuk misi pengajaran ini. Sementara itu, di masa setelah momen biru tsb, Yesus memiliki kuasa dan pengetahuan untuk misi pengorbananNya. Di Yohanes 18:4, saya membaca bahwa Yesus sudah tahu apa-apa yg akan terjadi, dan ini merupakan efek dari momen biru tsb.
Gimana menurut rekan2?
Salam
-
Bro adading, sebenarnya ayat-ayat yg bro kutip tsb masih bisa dibaca dengan wacana pengetahuan Yesus,
Betul bud ... :).
yakni bahwa pengetahuan Yesus bergantung pada/dikuasai oleh Allah Bapa.
sependapat :).
Saya disini cuma "ngebatesin" diri saya utk tidak mengembangkan imajinasi dari apa yang Bapa katakan tsb mengandung kalimat ibarat "nanti pilih Yudas ya.... soalnya Yudas itu yg nanti akan berkhianat" ketika Yesus masih balita ataupun diketika Yesus memilih 12 Rasul :D.
Ttg Yudas sebagai pengkhianatNya, IMO, Yesus baru tahu setelah "the Father had given everything into His hands" (Yoh 13:3). Jadi, sepertinya ada dua masa: masa sebelum momen biru itu dan masa setelahnya. Saya lihat, ada perbedaan antara Yesus di masa sebelum momen biru tsb dengan Yesus di masa setelahnya.
Menarik dan sayapun sependapat.
Dimana (imo), biru seyogyanya kita mengertikan didalam waktu berjalan - secara kalimat biru munculnya tidak/bukan di ayat2 kelahiran Yesus.
Saya barusan dapet ayat lagi :
(59) Semuanya ini dikatakan Yesus di Kapernaum ketika Ia mengajar di rumah ibadat.
(64) Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
Kalimat "sebab Yesus tahu dari semula s/d yg akan menyerahkan Dia" mempunyai 2 kemungkinan - secara itu ditulis sebagai additional comment dari si penulis :
- A. Penulis meng-iman-i dari sisi keMahaTahuan Yesus. Jadi kata "dari semula" sedang dia benaki ngerujuk pada keKekalan.
- B. Kata "dari semula" bisa juga ngerujuk ketika Yesus mulai mengajar di Kapernaum ... dimana akan menjadi sulit kalo kita rujuk sejak Dia masih bayi :D
Demikian juga semisal ayat sbb :
(1) BEFORE the Passover Feast began, Jesus knew that the time had come for Him to leave this world and return to the Father.
- A. Kalimat "Jesus knew" - secara iman, ngerujuk pada keKekalan
- B. "Jesus knew" jelas2 disebutkan ayat "BEFORE the Passover Feast began" --- yang akan menjadi sulit kalo kita mengertikan terlalu jauh - bhw "BEFORE the Passover Feast began" itu ngerujuk sewaktu Yesus masih bayi :D
So, dari sini sebenernya saya pelan2 belajar ... bhw sepertinya terkadang (setidaknya bagi odading) saya/kita membutuhkan pembedaan - yg mana ngerujuk secara IMAN, yang mana ngerujuk secara logik :).
Makasih atas masukan2 budi.
:)
salam.
-
Dengan kutipan yang sama hendak saya beri ilustrasi demikian:sebagai pengusaha frencais KEBAB SEMBAB saya pilih 12 orang terbaik yang bisa saya temui untuk mencari bahan baku terbaik, saya tahu ada tiga orang yang harus diwaspadai, Petok karena suka hambur uang untuk urusan ngga jelas karena mudah terpesona barang baru - bisa2 dia buat pengeluaran yang tidak perlu terpukau iklan; Tomi, orangnya suka becanda sehingga bisa gampang curiga semua orang juga suka becanda; Yudi, cerdik dan licik serta punya ambisi pribadi, bahaya kalau dia kerjasama dengan distributor yang punya niat hancurkan usaha saya. Tapi bagaimana pun saya pilih mereka karena berbagai extraordinary performance mereka dan saya akan perbaiki kelemahan mereka, semoga mereka punya loyalitas setelah tiga tahun kerja bersama saya.
usaha saya di telikung dan mulai bangkrut. Saya bicara di depan 12 manager pembelian bahan baku: "waduh :doh: saya sudah pilih kalian dan kerja bersama 3 tahun ini, sudah saya angkat untuk posisi penting kan? sudah mulai sejahtera kan? kenapa yah masih ada juga pengkhianat di antara kalian?"
Psoalannya di ayat ini :
Yoh 17:2
Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.
Yg ditentukan adalah 'dia' bukan hanya 'posisinya'.
Jd bukan hanya 'siapa saja salah satu dari 12 manager' mlainkan 'dia itu sudah ditentukan'.
-
Kematian Yesus didunia sudah ada didalam rencana kekal Allah Bapa dan Yesus sudah dipilih sejak kekekalan untuk inkarnasi kedunia.
Jadi Yesus sudah pasti setuju semua rencana keselamatan tsb.
-
Kematian Yesus didunia sudah ada didalam rencana kekal Allah Bapa dan Yesus sudah dipilih sejak kekekalan untuk inkarnasi kedunia.
Jadi Yesus sudah pasti setuju semua rencana keselamatan tsb.
Setuju !!!
memang membatalkan taurat melalui kematiannya memang sudah direncanakan dari
sejak ke kekalan
Tuhan Yesus memberkati
han
-
Setuju !!!
memang membatalkan taurat melalui kematiannya memang sudah direncanakan dari
sejak ke kekalan
Tuhan Yesus memberkati
han
Saudara ku, pemikiran diatas adalah "KELIRU BESAR", Yesus tidak pernah merencanakan "Kematian-Nya", tetapi yang direncanakan Yesus adalah Kebangkitan ataupun Kemenangannya, cara pandang inilah yang membedakan Kristen dengan Non-Kristen.
Orang2 yang tidak mengenal Kristus, akan memiliki pengertian, bahwa Yesus telah merencanakan Kematian-Nya, tetapi orang2 yang telah mengenal Yesus, akan memiliki pengertian yang berbeda, yaitu :"Yesus telah merencanakan Kebangkitan ataupun Kemenangan-Nya".
Mengapa ??
Allah tidak pernah gagal, dan semua Rencana Allah "Harus" Terlaksana, jadi jika Allah merencanakan Kematian-Nya melalui Yesus Kristus, maka "Tidak Mungkin Yesus dapat Bangkit", sebab jika Yesus Bangkit, berarti Allah telah gagal dalam rencana-Nya, tetapi karena yang direncanakan Allah, bukanlah kematian Kristus, tetapi Kebangkitan-Na, sehingga dengan kebangkitan Yesus, Allah telah berhasil melaksanakan semua rencana-Nya.
Salam ..
-
Dengan memilih 12 Rasul "pengecut" (semasa Dia hidup) dan salah satunya pengkhianat ? :frantic: :scold:
Rasanya bengal banget deh pertanyaan tsb :D ... tapi ini sebenernya setelah berdasarkan dari Q&A benak sendiri - yakni :
- Q : Apakah memilihnya Yesus pada 12 Rasul dengan Roh Kudus ?
- A : nalarnya saya sih iya :).
- Q : Apakah 12 Rasul dipilih Yesus setelah Dia justified by their faith ?
- A : Nah ini masih bingung, nalarnya saya sih iya :).
Tapi,
kecuali di"imani" (huruf kecil) bhw Yudas masuk surga ... maka terbuka kemungkinan ke 12 Rasul tsb dipilih secara acak ataupun secara terencana sehingga tidak perlu adanya justification of their Faith.
Dari yang ungu, ini berarti ke-12 Rasul tsb semasa mengikuti Yesus, mereka tidak/belu, mempunyai Faith yg sudah di justified oleh Yesus ---> terbukti dari Yudas yang berkhianat.
dan karena saya nggak/belon tau apakah ada ayat yg bisa menuntun ke interpretasi bhw Yudas masuk surga or neraka, maka muncul pertanyaan sebagai judul topik ... :).
option lain dari bentuk "rencana" adalah : 11 Rasul Dia justified by their faith - Yudas memang sengaja nggak di justified by his faith.
Mohon pencerahan.
pertanyaan ini mungkin bisa lebih dijelaskan oleh temen temen yg Sola Fide :)
:)
salam.
Begini saudara ku .. menurut pendapat saya, untuk memahami permasalahan tentang "Yudas" ini, kita tidak boleh hanya terfokus pada kasus Yudas semata, tetapi agar pemahaman kita benar tentang masalah disini, maka kita harus memahami beberapa hal, yaitu :
1). Membandingkan Kasus yang dialami oleh Yudas dengan Petrus ( Yuda berkhianat dan Petrus Menyangkal = Tidak ada bedanya, sebab penyangkalan adalah bagian dari pengkhianatan juga ).
2). Memahami bahwa peristiwa yang dialami oleh Yudas dan Petrus, terjadi sebelum penebusan dosa berlangsung.
Nah, dengan melihat dua hal tersebut diatas, maka sudah dapat dipastikan bahwa Yudas, "Pasti Masuk Neraka", mengapa ??? Yudas melakukan dosa pada Yesus, tetapi Yudas bukannya "Bertobat" malahan Yudas "Bunuh Diri", Sebaliknya Petrus juga melakukan dosa pada Yesus, tetapi Petrus "Bertobat" dan menyesali semua perbuatannya.
Nah .. pertobatan yang dilakukan Petrus, terjadi sebelum Penebusan Dosa Berlangsung atau sebelum Yesus mati, artinya .. perbuatan dosa yang diakukan oleh Petrus, juga turut ditebus oleh Yesus dalam Kematian Yesus, sementara perbuatan dosa yang dilakukan oleh Yudas, tidak dapat ditebus oleh Yesus, sebab Yudas telah memilih untuk bunuh diri dan tidak bertobat.
Salam ...