Forim Iman Kristen

Diskusi Tanya Jawab => Diskusi Kristen => Topic started by: Phooey on December 01, 2012, 12:32:09 AM

Title: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on December 01, 2012, 12:32:09 AM
Quote
Membaca surat 1 Korintus 10-17

Perpecahan dalam jemaat
1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, t  demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, u  tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu v  dan sehati sepikir. 1:11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga w  Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu. 1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. x  Atau aku dari golongan Apolos. y  Atau aku dari golongan Kefas 4 . z  Atau aku dari golongan Kristus 5 . 1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus? a  1:14 Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorangpun juga di antara kamu yang aku baptis selain Krispus b  dan Gayus, c  1:15 sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu dibaptis dalam namaku. 1:16 Juga keluarga d  Stefanus e  aku yang membaptisnya. Kecuali mereka aku tidak tahu, entahkah ada lagi orang yang aku baptis. 1:17 Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis 6 , f  tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat g  perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Dengan melihat board diskusi Kristen, terdapat perbedaan2 pandangan antara lain :

1. Bahasa Roh.
2. Sola Scriptura.
3. Liturgi.
4. Predestinasi
5. dll

Sebenarnya Surat Rasul Paulus untuk umat di Korintus, mengenai perpecahan jemaat, perbedaan2 pandangan diatas apakah termasuk perpecahan jemaat ???

Karena Rasul Paulus menegaskan yang di bold biru diatas, secara tersirat dan tersurat menolak adanya perbedaan pandangan.

Any comment dari teman2  :think:

Salam Damai
 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 03, 2012, 12:29:35 PM
Mas Phooey,

agak susah mas kalau mencermati fenomena tersebut dari kutipan-kutipan..
karena interpretasi setiap kepala tentu berbeda-beda & pasti tidak mungkin erat bersatu dsb..

Kalau saya boleh menawarkan suatu SUDUT PANDANG bahwa Fenomena Protestantism & aliran-aliran lain yang muncul itu adalah FENOMENA SOSIAL POLITIK dan suatu KENYATAAN SEJARAH.

Nah, kalau pakai sudut pandang tsb, saya rasa lebih mudah bahwa:
1. Kenyataan Sejarah yang sudah terjadi tentu AMAT SULIT untuk di-reverse / di-rewind
2. Setiap orang yang sudah berada dalam anggota aliran baru / sempalan --> tentu sudah menemukan a more-comofort-zone, baik pengaruh individu dlm organisasinya, atau kenyamanan spiritual-nya..
3. Sehingga pasti susah untuk "mengajak kembali" atau apa pun lah caranya..
4. We ve got to live with it --> and thus live together co-existentially
5. Sama persis kok dengan Betapa UK akhirnya memilih untuk co-exist dengan U.S.A yang notabene adalah jajahannya yg memberontak & isinya juga orang2 dgn origin yang sama
    Demikian pula sebaliknya, U.S.A juga tidak perlu merasa bahwa dirinya lah yang "Lebih Murni / Lebih Baik / Lebih Demokratis, etc" dibanding U.K, sehingga merasa berkewajiban untuk "memurnikan" UK supaya kembali ke jalan yang benar??

Gimana mas sudut pandang yang ini?

Oya, ketinggalan.
"Perpecahan Jemaat" itu sangat dipengaruhi oleh Pemimpin Organisasi-nya..
- Bila masih mempertahankan Hobi Self-Claim & Merasa dirinya sudah Paling Tepat interpretasi -nya --> sampai kapanpun jelas potensi friksi jadi tinggi.
- Tapi memang sih mas.. kalau sebaliknya.. si pemimpin memilih jalur soft & co-exist --> pasti ada sebagian jemaat yang "relatif hard-core" akan merasa seolah-olah KURANG MENDALAM kajian terhadap Tuhannya (alias Kurang Hard Core.. ehehe..) jadi pindah..
- Well anyway, kita tidak bisa memuaskan setiap jemaat kan ya?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: r3ck0rd on December 04, 2012, 03:08:47 AM
Dengan melihat board diskusi Kristen, terdapat perbedaan2 pandangan antara lain :

1. Bahasa Roh.
2. Sola Scriptura.
3. Liturgi.
4. Predestinasi
5. dll

Sebenarnya Surat Rasul Paulus untuk umat di Korintus, mengenai perpecahan jemaat, perbedaan2 pandangan diatas apakah termasuk perpecahan jemaat ???

Karena Rasul Paulus menegaskan yang di bold biru diatas, secara tersirat dan tersurat menolak adanya perbedaan pandangan.

Any comment dari teman2  :think:

Salam Damai
 :)
perbedaan pendapat PASTI ADA, dalam satu gereja pun pasti ada perbedaan pendapat! itu yang membuat kita manusia, bukan robot.
sekarang sudah terlanjur ada denominasi, ribuan gereja dengan nama yang berbeda. tetapi hendaknya sebagai satu tubuh Kristus semua gereja semua denominasi yang mencintai Yesus yang sama, tidak ada kebencian, tetapi hendaknya kita masih dapat saling mengasihi sebagai saudara dalam Kristus, masih bisa bekerja bersama, dlsb. Rasul Paulus menekankan soal orang-orang Korintus yang mengelompokann dirinya dan memisahkan diri jadi aliran apolos, aliran Petrus, aliran Paulus, dlsb dan itu tidak sehat.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on December 04, 2012, 06:11:24 AM
Mas Phooey,

agak susah mas kalau mencermati fenomena tersebut dari kutipan-kutipan..
karena interpretasi setiap kepala tentu berbeda-beda & pasti tidak mungkin erat bersatu dsb..

Kalau saya boleh menawarkan suatu SUDUT PANDANG bahwa Fenomena Protestantism & aliran-aliran lain yang muncul itu adalah FENOMENA SOSIAL POLITIK dan suatu KENYATAAN SEJARAH.

Nah, kalau pakai sudut pandang tsb, saya rasa lebih mudah bahwa:
1. Kenyataan Sejarah yang sudah terjadi tentu AMAT SULIT untuk di-reverse / di-rewind
2. Setiap orang yang sudah berada dalam anggota aliran baru / sempalan --> tentu sudah menemukan a more-comofort-zone, baik pengaruh individu dlm organisasinya, atau kenyamanan spiritual-nya..
3. Sehingga pasti susah untuk "mengajak kembali" atau apa pun lah caranya..
4. We ve got to live with it --> and thus live together co-existentially
5. Sama persis kok dengan Betapa UK akhirnya memilih untuk co-exist dengan U.S.A yang notabene adalah jajahannya yg memberontak & isinya juga orang2 dgn origin yang sama
    Demikian pula sebaliknya, U.S.A juga tidak perlu merasa bahwa dirinya lah yang "Lebih Murni / Lebih Baik / Lebih Demokratis, etc" dibanding U.K, sehingga merasa berkewajiban untuk "memurnikan" UK supaya kembali ke jalan yang benar??

Gimana mas sudut pandang yang ini?

Oya, ketinggalan.
"Perpecahan Jemaat" itu sangat dipengaruhi oleh Pemimpin Organisasi-nya..
- Bila masih mempertahankan Hobi Self-Claim & Merasa dirinya sudah Paling Tepat interpretasi -nya --> sampai kapanpun jelas potensi friksi jadi tinggi.
- Tapi memang sih mas.. kalau sebaliknya.. si pemimpin memilih jalur soft & co-exist --> pasti ada sebagian jemaat yang "relatif hard-core" akan merasa seolah-olah KURANG MENDALAM kajian terhadap Tuhannya (alias Kurang Hard Core.. ehehe..) jadi pindah..
- Well anyway, kita tidak bisa memuaskan setiap jemaat kan ya?

Menurut pendapat saya.... sebenarnya contoh2 yang saya sampaikan sudah merupakan katagori perpecahan jemaat seperti yang disampaikan oleh Rasul Paulus.

Kalo perpecahan sangat dipengaruhi pemimpin organisasi, IMHO Rasul Paulus sudah mengingatkan pula.

Quote
2:1 Jadi karena dalam Kristus ada nasihat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, t  ada kasih mesra dan belas kasihan, u  2:2 karena itu sempurnakanlah v  sukacitaku dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, w  dalam satu kasih, satu jiwa, x  satu tujuan, 2:3 dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. y  Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati 1  yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri; z  2:4 dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga. a  2:5


Thanks commentnya Bro Cadang Data

 :dance:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on December 04, 2012, 06:15:32 AM
perbedaan pendapat PASTI ADA, dalam satu gereja pun pasti ada perbedaan pendapat! itu yang membuat kita manusia, bukan robot.
sekarang sudah terlanjur ada denominasi, ribuan gereja dengan nama yang berbeda. tetapi hendaknya sebagai satu tubuh Kristus semua gereja semua denominasi yang mencintai Yesus yang sama, tidak ada kebencian, tetapi hendaknya kita masih dapat saling mengasihi sebagai saudara dalam Kristus, masih bisa bekerja bersama, dlsb. Rasul Paulus menekankan soal orang-orang Korintus yang mengelompokann dirinya dan memisahkan diri jadi aliran apolos, aliran Petrus, aliran Paulus, dlsb dan itu tidak sehat.

Menurut Bro R3ckord, apakah fenomena dengan banyaknya denominasi saat ini memiliki konteks yang sama dengan yang disampaikan oleh Rasul Paulus mengenai adanya aliran Apolos, aliran Petrus, aliran Paulus...   :think:

Thanks
GBU
 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: r3ck0rd on December 04, 2012, 03:56:51 PM
Menurut Bro R3ckord, apakah fenomena dengan banyaknya denominasi saat ini memiliki konteks yang sama dengan yang disampaikan oleh Rasul Paulus mengenai adanya aliran Apolos, aliran Petrus, aliran Paulus...   :think:

Thanks
GBU
 :)
I can't give a definite answer, but in a similar sense, yes.
yang ditulis cadangdata uda lumayan menjelaskan
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on December 05, 2012, 11:23:11 AM
I can't give a definite answer, but in a similar sense, yes.
yang ditulis cadangdata uda lumayan menjelaskan

Thanks atas jawabannya.....

 :dance:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on December 13, 2012, 08:55:02 AM
Dengan melihat board diskusi Kristen, terdapat perbedaan2 pandangan antara lain :

1. Bahasa Roh.
2. Sola Scriptura.
3. Liturgi.
4. Predestinasi
5. dll

Sebenarnya Surat Rasul Paulus untuk umat di Korintus, mengenai perpecahan jemaat, perbedaan2 pandangan diatas apakah termasuk perpecahan jemaat ???

Karena Rasul Paulus menegaskan yang di bold biru diatas, secara tersirat dan tersurat menolak adanya perbedaan pandangan.

Any comment dari teman2  :think:

Salam Damai
 :)

pepecahan di zaman Paulus mungkin karena rebutan kursi dan ada yang munafik

kalau di zaman sekarang sih pada rebutan hasil perpuluhan


Tuhan Yesus memberkati
Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on December 15, 2012, 06:27:55 AM
pepecahan di zaman Paulus mungkin karena rebutan kursi dan ada yang munafik

kalau di zaman sekarang sih pada rebutan hasil perpuluhan


Tuhan Yesus memberkati
Han

Enggak juga lah Om.
Kadang2 beda pendapat juga bisa timbul perpecahan

 :think:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on December 16, 2012, 06:57:24 AM
Enggak juga lah Om.
Kadang2 beda pendapat juga bisa timbul perpecahan

 :think:

tapi kalau  ditelusuri biang perpecahan dan/atau  kejatuhan tidak lepas dari 3 ta ,
maaf: tahta. wanita dan harta
itu berlaku bukan saja dikalangan atheis melainkan juga di kalangan umat beragama termasuk Kristen

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on December 16, 2012, 07:22:24 AM
tapi kalau  ditelusuri biang perpecahan dan/atau  kejatuhan tidak lepas dari 3 ta ,
maaf: tahta. wanita dan harta
itu berlaku bukan saja dikalangan atheis melainkan juga di kalangan umat beragama termasuk Kristen

Tuhan Yesus memberkati

Han

Salam Damai.


Btw...
Om setuju dengan pemikiran saya bahwa sebenarnya kondisi banyaknya aliran denominasi saat ini mencerminkan perpecahan jemaat.


GBU
 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on December 16, 2012, 08:06:51 AM
Salam Damai.


Btw...
Om setuju dengan pemikiran saya bahwa sebenarnya kondisi banyaknya aliran denominasi saat ini mencerminkan perpecahan jemaat.


GBU
 :)

kalau perpecahan jemat karena mengcultuskan pimpinannya ,lebih banyak karena soal tahta



Tuhan Yesus memberkati

Han
 
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 25, 2012, 09:05:57 AM
Dengan melihat board diskusi Kristen, terdapat perbedaan2 pandangan antara lain :

1. Bahasa Roh.
2. Sola Scriptura.
3. Liturgi.
4. Predestinasi
5. dll

Sebenarnya Surat Rasul Paulus untuk umat di Korintus, mengenai perpecahan jemaat, perbedaan2 pandangan diatas apakah termasuk perpecahan jemaat ???

Karena Rasul Paulus menegaskan yang di bold biru diatas, secara tersirat dan tersurat menolak adanya perbedaan pandangan.

Any comment dari teman2  :think:

Salam Damai
 :)

Menurut saya perbedaan poendapat kalau bukan hal hal yang esensial sih tidak apa apa tetapi kalau hal hal yang pokok harus ada perpecahan karena tidak boleh dikompromikan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on December 26, 2012, 06:34:44 AM
Menurut saya perbedaan poendapat kalau bukan hal hal yang esensial sih tidak apa apa tetapi kalau hal hal yang pokok harus ada perpecahan karena tidak boleh dikompromikan.

Salam Damai.

Bro Solideogloria setuju adanya perpecahan jemaat.
Ayatnya Bro ?


GBU
 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 26, 2012, 10:54:01 AM
Salam Damai.

Bro Solideogloria setuju adanya perpecahan jemaat.
Ayatnya Bro ?


GBU
 :)

Tuhan Yesus sendiri mengatakan Dia tidak hanya membawa damai tetapi juga pedang yang memisahkan sso dengan kelurganya sekalipun demi kebenaran yang tidak bisa dikompromikan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 26, 2012, 11:55:42 AM
Tuhan Yesus sendiri mengatakan Dia tidak hanya membawa damai tetapi juga pedang yang memisahkan sso dengan kelurganya sekalipun demi kebenaran yang tidak bisa dikompromikan.
Bukannya semua pengikut Kristus diharapkan mendengarkan kebenaran..

dan apa pula maksud doa Yesus di bawah ini
Yoh 17:11
Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu.   Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu   sama seperti Kita

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 26, 2012, 12:01:25 PM
Bukannya semua pengikut Kristus diharapkan mendengarkan kebenaran..

dan apa pula maksud doa Yesus di bawah ini
Yoh 17:11
Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu.   Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu   sama seperti Kita

Menjadi satu kalau satu roh dan satu ajaran yang benar,tetapi Yesus juga mencela semua ahli agama yang memiliki pemahaman yang menyimpang.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 26, 2012, 12:02:59 PM
Menjadi satu kalau satu roh dan satu ajaran yang benar,tetapi Yesus juga mencela semua ahli agama yang memiliki pemahaman yang menyimpang.

Lah berarti Yesus mengarapkan pengikutnya menjadi satu kan bukan memecah diri  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 26, 2012, 12:04:53 PM
Lah berarti Yesus mengarapkan pengikutnya menjadi satu kan bukan memecah diri  :)

Kalau ajarannya menyimpang harus ada perpecahan karena tidak boleh kompromi.

Tidak ada persatuan antara gelap dan terang.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 26, 2012, 12:07:24 PM
Kalau ajarannya menyimpang harus ada perpecahan karena tidak boleh kompromi.

Tidak ada persatuan antara gelap dan terang.
Jadi Yesus mengharapkan pengikutnya bersatu atau memecah diri...liat ayat Yoh 17:11
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 26, 2012, 12:08:56 PM
Jadi Yesus mengharapkan pengikutnya bersatu atau memecah diri...liat ayat Yoh 17:11

Alkitab juga mengatakan gelap dan terang tidak boleh bersatu dan kalau kepercayaan kita tidak melebihi ahli ahli kitab Taurat tidak akan ada yang selamat.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 26, 2012, 03:52:44 PM
Alkitab juga mengatakan gelap dan terang tidak boleh bersatu dan kalau kepercayaan kita tidak melebihi ahli ahli kitab Taurat tidak akan ada yang selamat.
Jadi alasan Gereja protestan memecah diri karena ada sebagian denom merasa terang dan yang lain dirasa gelap  :what:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 26, 2012, 05:54:45 PM
Jadi alasan Gereja protestan memecah diri karena ada sebagian denom merasa terang dan yang lain dirasa gelap  :what:

Karena ada tradisi yang berlawanan dengan ajaran Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on December 26, 2012, 07:53:44 PM
Damai bagimu Solideogloria.

Di Mat 28:18-20 dapat dibaca, Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Apakah menurut Solideogloria Tuhan Jesus Kristus tidak mampu merealisasi perkataanNya itu? Atau apakah menurut Solideogloria, para muridNya yang mendengar perkataan Jesus Kristus di Mat 28:18-20 tidak mampu mewariskan ajaran Jesus Kristus secara turun temurun sehingga muncul kelompok baru? Jika demikian, bahwa muncul kelompok baru, apakah menurut Solideogloria, kelompok bari itulah yang disertai senantiasa sampai akhir zaman?

Nyatanya, kelompok yang mendengar kalimat Jesus Kristus di Mat 28:18-20 itu masih eksis sampai sekarang, dan kelompok baru memisahkan diri dari kelompok itu, merasa bahwa kelompok mula-mula itu sudah menyimpang. Terbukti dari ini,
Karena ada tradisi yang berlawanan dengan ajaran Alkitab.
Demikiankah?

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 26, 2012, 08:08:25 PM
Damai bagimu Solideogloria.

Di Mat 28:18-20 dapat dibaca, Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Apakah menurut Solideogloria Tuhan Jesus Kristus tidak mampu merealisasi perkataanNya itu? Atau apakah menurut Solideogloria, para muridNya yang mendengar perkataan Jesus Kristus di Mat 28:18-20 tidak mampu mewariskan ajaran Jesus Kristus secara turun temurun sehingga muncul kelompok baru? Jika demikian, bahwa muncul kelompok baru, apakah menurut Solideogloria, kelompok bari itulah yang disertai senantiasa sampai akhir zaman?

Nyatanya, kelompok yang mendengar kalimat Jesus Kristus di Mat 28:18-20 itu masih eksis sampai sekarang, dan kelompok baru memisahkan diri dari kelompok itu, merasa bahwa kelompok mula-mula itu sudah menyimpang. Terbukti dari ini, Demikiankah?

Damai, damai, damai.

Memang hanya mereka yang taat sepenuhnya kepada ajaran Alkitab yang merupakan murid murid Yesus yang sejati.

Banyak orang mengaku kristen tetapi kenyataannya imannya palsu.

Pengudusan artinya kita dipisahkan dari dunia dan menjadi alat ditangan Tuhan,itulah makanya kita tidak boleh bersatu dengan ajaran ajaran kegelapan alias Injil palsu.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 27, 2012, 07:15:50 AM
Karena ada tradisi yang berlawanan dengan ajaran Alkitab.
As far as I know Gereja yang bertradisi tidak ada denominasi...yang banyak denominasi itu Gereja2 yang menyatakan ikut sola scriptura...jadi ayat2 yang kamu bawa tentang gelap dan terang bisa menjadi senjata makan tuan karena yang banyak bikin denom baru adalah Gereja yang mengklaim sola scriptura walau sering merayakan natal 25 Desember juga  :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 27, 2012, 08:02:43 AM
As far as I know Gereja yang bertradisi tidak ada denominasi...yang banyak denominasi itu Gereja2 yang menyatakan ikut sola scriptura...jadi ayat2 yang kamu bawa tentang gelap dan terang bisa menjadi senjata makan tuan karena yang banyak bikin denom baru adalah Gereja yang mengklaim sola scriptura walau sering merayakan natal 25 Desember juga  :whistle:

Banyak denonimasi sepanjang satu roh dan satu satunya dasar gereja yaitu Alkitab tidak bermasalah karena tubuh Kristus (gereja) ibarat tubuh manusia  akan terdiri dari berbagai anggota tetapi satu tubuh.

UNITY IS NOT UNIFORMITY


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 27, 2012, 08:08:31 PM
Banyak denonimasi sepanjang satu roh dan satu satunya dasar gereja yaitu Alkitab tidak bermasalah karena tubuh Kristus (gereja) ibarat tubuh manusia  akan terdiri dari berbagai anggota tetapi satu tubuh.

UNITY IS NOT UNIFORMITY
lah kalau sudah satu roh kenapa harus memecah diri...ayat mana yang mengajarkan kalau sudah satu roh harus memecah diri menjadi banyak denominasi  :think1:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 27, 2012, 11:00:36 PM
lah kalau sudah satu roh kenapa harus memecah diri...ayat mana yang mengajarkan kalau sudah satu roh harus memecah diri menjadi banyak denominasi  :think1:

nah itu dia..

Mosok satu roh tapi berbeda tafsir.

Yang satu berkata Yesus adalah Tuhan,.. yang lain Yesus malaikat, .. yang lain lagi berkata Yesus manusia biasa, cuma dipillih....

DUH!  :think:

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 27, 2012, 11:17:14 PM
lah kalau sudah satu roh kenapa harus memecah diri...ayat mana yang mengajarkan kalau sudah satu roh harus memecah diri menjadi banyak denominasi  :think1:

Tidak mungkin satu roh kalau tidak sepenuhnya taat kepada kebenaran Alkitab bahkan membuat ajaran baru yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 27, 2012, 11:18:54 PM
nah itu dia..

Mosok satu roh tapi berbeda tafsir.

Yang satu berkata Yesus adalah Tuhan,.. yang lain Yesus malaikat, .. yang lain lagi berkata Yesus manusia biasa, cuma dipillih....

DUH!  :think:

Makanya Paulus mengatakan perpecahan harus terjadi supaya nyata siapa yang benar dan tahan uji :

I Korintus 11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 27, 2012, 11:40:39 PM
Makanya Paulus mengatakan perpecahan harus terjadi supaya nyata siapa yang benar dan tahan uji :

I Korintus 11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

perpecahan umat itu maksud ayat tsb.
Bukannya perpecahan akibat sola scriptura yg sedang dibicarakan.

Duh.. :think:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 27, 2012, 11:41:50 PM
perpecahan umat itu maksud ayat tsb.
Bukannya perpecahan akibat sola scriptura yg sedang dibicarakan.

Duh.. :think:

Memang kalau bukan Back to Bible selalu rawan perpecahan sebab hanya Alkitablah kebenaran selain dirinya Tuhan sendiri.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 27, 2012, 11:43:48 PM
Memang kalau bukan Back to Bible selalu rawan perpecahan sebab hanya Alkitablah kebenaran selain dirinya Tuhan sendiri.

ga nyambung.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 27, 2012, 11:45:24 PM
ga nyambung.

Hanya ajaran berdasarkan Alkitab saja yang tahan uji dan Alkitab merupakan satu satunya standard pengukuran kebenaran ajaran gereja.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 27, 2012, 11:48:06 PM
1 Korintus 11-19 berbicara mengenai perpecahan jemaat,.. dan bukan mengenai perpecahan diakibatkan sola scriptura.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 27, 2012, 11:51:29 PM
1 Korintus 11-19 berbicara mengenai perpecahan jemaat,.. dan bukan mengenai perpecahan diakibatkan sola scriptura.

Kalau bukan karena perbedaan pemahaman emangnya karena apa ?

Pakai apa kamu kalau menguji setiap ajaran gereja ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 27, 2012, 11:59:33 PM
Kalau bukan karena perbedaan pemahaman emangnya karena apa ?

Pakai apa kamu kalau menguji setiap ajaran gereja ?

Mungkin karena mereka berbeda cara memasak dan berdandan.

Sebagais seorang sola scripturist,.. coba tolong buktikan dari Alkitab (ayatnya please) bahwa 1 Korintus 11:19 bercerita tentang "perbedaan pemahaman"
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:03:42 AM
Mungkin karena mereka berbeda cara memasak dan berdandan.

Sebagais seorang sola scripturist,.. coba tolong buktikan dari Alkitab (ayatnya please) bahwa 1 Korintus 11:19 bercerita tentang "perbedaan pemahaman"

Saya hanya mengatakan bahwa Paulus tidak menafikan perpecahan dan perpecahan karena perbedaan pemahaman secara logika adalah jamak karena Yesus sudah memperingatkan akan banyaknya Injil Palsu diakhir jaman.

Jadi perpecahan itu tidak ditabukan didalam Alkitab karena gelap dan terang tidak mungkin bersatu.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 12:08:55 AM
Saya hanya mengatakan bahwa Paulus tidak menafikan perpecahan dan perpecahan karena perbedaan pemahaman secara logika adalah jamak karena Yesus sudah memperingatkan akan banyaknya Injil Palsu diakhir jaman.

Jadi perpecahan itu tidak ditabukan didalam Alkitab karena gelap dan terang tidak mungkin bersatu.

Tuliskan ayatnya di sini bahwa Paulus di ayat tsb. berkata tentang perpecahan karena perbedaan pemahaman akan ajaran firman.

Perpecahan memang harus ada. tapi tidak pada pemahaman akan Alkitab yg sumbernnya satu.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:10:18 AM
Tuliskan ayatnya di sini bahwa Paulus di ayat tsb. berkata tentang perpecahan karena perbedaan pemahaman akan ajaran firman.

Perpecahan memang harus ada. tapi tidak pada pemahaman akan Alkitab yg sumbernnya satu.

Perpecahan karena ajaran merupakan perpecahan juga.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 12:16:42 AM
Perpecahan karena ajaran merupakan perpecahan juga.

lha ya iyalah.. duuh...  :grining:

makanya saya tanya, si Paulus di ayat 1 korintus 11:19 itu bicara tentang perpecahan pemahaman atas ajaran atau perpecahan yg lain.

Kalau perpecahan tentang pemahaman ajaran maka,.. tolong tunjukkan di sini ayatnya.

kalau bukan.. ya berarti kamu sedang mimpi.

ngerti ya..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:19:02 AM
lha ya iyalah.. duuh...  :grining:

makanya saya tanya, si Paulus di ayat 1 korintus 11:19 itu bicara tentang perpecahan pemahaman atas ajaran atau perpecahan yg lain.

Kalau perpecahan tentang pemahaman ajaran maka,.. tolong tunjukkan di sini ayatnya.

kalau bukan.. ya berarti kamu sedang mimpi.

ngerti ya..

Saya menekankan perpecahan itu diperbolehkan bagi Paulus makanya kalau perpecahan karena ajaranpun tentu adalah wajar.

kalau tidak maka pikiranmu yang tidak wajar.

 
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 12:23:21 AM
Saya menekankan perpecahan itu diperbolehkan bagi Paulus makanya kalau perpecahan karena ajaranpun tentu adalah wajar.



itukan asumsi kamu sendiri.

Makanya jangan main asumsi begitu dong... seorang sola scripturist harus mampu membuktikannya dengan Alkitab.

jangan main perasaan! anda kan sekarang sedang berkata : "Perasaan si Paulus berkata perpecahan untuk ajaran pun wajar , deh..."

(padahal tidak tertulis di Alkitab seperti itu)

Jangan ..... jangan seperti itu mikirnya ....!

sebagai solascripturist anda harus mellihat Alkitab . harus itu.!
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:29:17 AM
itukan asumsi kamu sendiri.

Makanya jangan main asumsi begitu dong... seorang sola scripturist harus mampu membuktikannya dengan Alkitab.

jangan main perasaan! anda kan sekarang sedang berkata : "Perasaan si Paulus berkata perpecahan untuk ajaran pun wajar , deh..."

(padahal tidak tertulis di Alkitab seperti itu)

Jangan ..... jangan seperti itu mikirnya ....!

sebagai solascripturist anda harus mellihat Alkitab . harus itu.!

Baca lagi pernyataan saya bahwa yang saya tekankan adalah "perpecahan tidak tabu."

Saya ulangi lagi " perpecahan tidak tabu."

Jadi kalau terjadi perpecahan karena pemahaman Alkitab yang berbeda juga tidak tabu.

Jadi pakai akal sehat kalau memahami pernyataan orang.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 12:36:56 AM
Baca lagi pernyataan saya bahwa yang saya tekankan adalah "perpecahan tidak tabu."

Saya ulangi lagi " perpecahan tidak tabu."

Jadi kalau terjadi perpecahan karena pemahaman Alkitab yang berbeda juga tidak tabu.

Jadi pakai akal sehat kalau memahami pernyataan orang.

duh masih belum nyambung juga,

gini aja deh...

Mana dalil ayatnya yang mengatakan jika perpecahan tidak tabu maka perpecahan karena pemahaman Alkitab pun tidak tabu.

Ayatnya please.

Jangan pakai akal sehatmu,.. tapi pakai Alkitab.
Karena akal sehatmu itu rawan penafsiran yg salah.
Semuanya harus berdasar Alkitab.
Katanya sola scriptura....?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:40:30 AM
duh masih belum nyambung juga,

gini aja deh...

Mana dalil ayatnya yang mengatakan jika perpecahan tidak tabu maka perpecahan karena pemahaman Alkitab pun tidak tabu.

Ayatnya please.

Jangan pakai akal sehatmu,.. tapi pakai Alkitab.
Karena akal sehatmu itu rawan penafsiran yg salah.
Semuanya harus berdasar Alkitab.
Katanya sola scriptura....?

Baca lagi penekanan saya bahwa perpecahan itu tidak tabu,maka kalau pakai akal sehat perpecahan karena perbedaan pemahaman memang dimungkinkan.

Kalau belum ngerti juga belajar lagi ilmu logika.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 12:48:07 AM
Baca lagi penekanan saya bahwa perpecahan itu tidak tabu,maka kalau pakai akal sehat perpecahan karena perbedaan pemahaman memang dimungkinkan.

Kalau belum ngerti juga belajar lagi ilmu logika.

justru penggunaan ilmu logika membuktikan kegagalan SOLA SCRIPTURA.

Tuh buktinya : di Alkitab tidak tertulis Paulus mengatakan bahwa pecah karena beda pemahaman ajaran firma adalah wajar,... tapi situ malah berasumsi "Ooooo... si Paulus itu berkata wajar aja beda karena pemahaman firman"


=>> TOLONG TULISKAN dari Alkitab bahwa Paulus berkata : BEDA PEMAHAMAN AJARAN FIRMAN ITU WAJAR KOK!
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:51:53 AM
justru penggunaan ilmu logika membuktikan kegagalan SOLA SCRIPTURA.

Tuh buktinya : di Alkitab tidak tertulis Paulus mengatakan bahwa pecah karena beda pemahaman ajaran firma adalah wajar,... tapi situ malah berasumsi "Ooooo... si Paulus itu berkata wajar aja beda karena pemahaman firman"


=>> TOLONG TULISKAN dari Alkitab bahwa Paulus berkata : BEDA PEMAHAMAN AJARAN FIRMAN ITU WAJAR KOK!

Tritunggal juga nggak ada ayatnya di Alkitab tetapi semua orang percaya bahwa Trirunggal itu adalah kebenaran !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 12:52:46 AM
Tritunggal juga nggak ada ayatnya di Alkitab tetapi semua orang percaya bahwa Trirunggal itu adalah kebenaran !

Ini sola scripturist atau ahli belok-belok...

=>> TOLONG TULISKAN dari Alkitab bahwa Paulus berkata : BEDA PEMAHAMAN AJARAN FIRMAN ITU WAJAR KOK!
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:53:58 AM
Ini sola scripturist atau ahli belok-belok...

=>> TOLONG TULISKAN dari Alkitab bahwa Paulus berkata : BEDA PEMAHAMAN AJARAN FIRMAN ITU WAJAR KOK!


Tolong ditunjukkan di Alkitab bahwa perpecahan itu tidak dimungkinkan  !




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 12:57:10 AM

Tolong ditunjukkan di Alkitab bahwa perpecahan itu tidak dimungkinkan  !


He hehe.. becanda.

Saya bukan sola scriptrist.

Anda kan sola scripturis,.. jadi anda harus membuktikan semua argument anda BERDASARKAN Alkitab

=>> TOLONG TULISKAN dari Alkitab bahwa Paulus berkata : BEDA PEMAHAMAN AJARAN FIRMAN ITU WAJAR KOK!
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:58:08 AM
He hehe.. becanda.

Saya bukan sola scriptrist.

Anda kan sola scripturis,.. jadi anda harus membuktikan semua argument anda BERDASARKAN Alkitab

=>> TOLONG TULISKAN dari Alkitab bahwa Paulus berkata : BEDA PEMAHAMAN AJARAN FIRMAN ITU WAJAR KOK!

TOLONG DITUNJUKKAN DIDALAM Alkitab BAHWA PERPECAHAN ITU DILARANG !



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 01:03:01 AM
TOLONG DITUNJUKKAN DIDALAM Alkitab BAHWA PERPECAHAN ITU DILARANG !


Mahasiswa : "AYam itu dulunya dari anjing"

Dosen penguji : "Oh ya?.. tolong buktikan"

Mahasiswa : "Anda saja yg buktikan bahwa ayam BUKAN dari anjing"


------

Kalau membuat pernyataan/klaim harus bisa mempertahankan.

Kalau tidak bisa itu namanya tepu-tepu aja.

Masak sola scripturist terkenal tepu-tepu sih.. ngga lah ..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:06:17 AM

Mahasiswa : "AYam itu dulunya dari anjing"

Dosen penguji : "Oh ya?.. tolong buktikan"

Mahasiswa : "Anda saja yg buktikan bahwa ayam BUKAN dari anjing"



Kalau membuat pernyataan/klaim harus bisa mempertahankan.

Kalau tidak bisa itu namanya tepu-tepu aja.

Masak sola scripturist terkenal tepu-tepu sih.. ngga lah ..

Pemalsuan Injil jelas dikatakan didalam Alkitab :

Galatia 1:7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.

Galatia  1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.

Jadi kalau pakai akal sehat sudah pasti Injil palsu akan mengakibatkan perpecahan.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:15:27 AM
justru penggunaan ilmu logika membuktikan kegagalan SOLA SCRIPTURA.

Tuh buktinya : di Alkitab tidak tertulis Paulus mengatakan bahwa pecah karena beda pemahaman ajaran firma adalah wajar,... tapi situ malah berasumsi "Ooooo... si Paulus itu berkata wajar aja beda karena pemahaman firman"


=>> TOLONG TULISKAN dari Alkitab bahwa Paulus berkata : BEDA PEMAHAMAN AJARAN FIRMAN ITU WAJAR KOK!


Roma  16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

Baca yang saya bold merah itu.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:18:43 AM
Mungkin karena mereka berbeda cara memasak dan berdandan.

Sebagais seorang sola scripturist,.. coba tolong buktikan dari Alkitab (ayatnya please) bahwa 1 Korintus 11:19 bercerita tentang "perbedaan pemahaman"

Roma  16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

Baca yang saya bold merah itu.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 11:46:59 AM

Roma  16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

Baca yang saya bold merah itu.

yang di bold merah JUSTRU malah membenarkan saya.

Di situ dikatakan toh bahwa BEDA PEMAHAMAN PENGAJARAN ITU TIDAK WAJAR! ALIAS DILARANG...

makanya saya heran... kok bisa anda katakan beda pemahaman pengajaran itu wajar....

makanya saya tanya "DIMANA AYATNYA YG MENGATAKAN ITU"...


Sudah nyambung sekarang...????????????? 

DOOH...

:think1: :think1: :think1:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 11:48:12 AM
yang di bold merah JUSTRU malah membenarkan saya.

Di situ dikatakan toh bahwa BEDA PEMAHAMAN PENGAJARAN ITU TIDAK WAJAR! ALIAS DILARANG...

makanya saya heran... kok bisa anda katakan beda pemahaman pengajaran itu wajar....

makanya saya tanya "DIMANA AYATNYA YG MENGATAKAN ITU"...


Sudah nyambung sekarang...????????????? 

DOOH...

:think1: :think1: :think1:

Jelas kalimatnya mengatakan bahwa perbedaan itu bisa membawa perpecahan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 28, 2012, 11:50:45 AM
Jelas kalimatnya mengatakan bahwa perbedaan itu bisa membawa perpecahan.

Perbedaan membawa perpecahan. ok. setuju.
Tapi Paulus wanti-wanti.. jangan sampai ada perbedaan dalam pemahaman.


sudah ngerti, dik...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 11:54:08 AM
Perbedaan membawa perpecahan. ok. setuju.
Tapi Paulus wanti-wanti.. jangan sampai ada perbedaan dalam pemahaman.


sudah ngerti, dik...

Perbedaan pemahaman tidak mungkin dicegah dan sudah berlangsung sejak jaman Kristus sampai detik ini.

Jadi perpecahan jelas tidak bisa dihindarkan karena sudah diperingatkan Paulus.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 12:55:43 PM
Memang kalau bukan Back to Bible selalu rawan perpecahan sebab hanya Alkitablah kebenaran selain dirinya Tuhan sendiri.
Lah itu anehnya yang banyak denom itu yang menyatkan sola scriptura semua jadi penjelasannya bagaimana  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 12:58:21 PM
Lah itu anehnya yang banyak denom itu yang menyatkan sola scriptura semua jadi penjelasannya bagaimana  :D

Kalau ajarannya memang sesuai Scriptura yang ok ok sajalah.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 12:58:50 PM
Tidak mungkin satu roh kalau tidak sepenuhnya taat kepada kebenaran Alkitab bahkan membuat ajaran baru yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab.
loh kita sedang berbicara perpecahan antar denom kok kata kamu tadi mereka satu roh tapi kenpa berpisah satu sama lain ...apa sebab perpisahan itu kalau sudah satu roh...
Apa karena gelap terang lagi  :lol:
mana denom protestan yang gelap dan mana yang terang  :doh:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 12:59:28 PM
Kalau ajarannya memang sesuai Scriptura yang ok ok sajalah.
kalau sesuai kenapa harus berpisah ...ayat mana yang menyatakan kalau ajarannya sama harus berpisah  :doh:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:04:34 PM
loh kita sedang berbicara perpecahan antar denom kok kata kamu tadi mereka satu roh tapi kenpa berpisah satu sama lain ...apa sebab perpisahan itu kalau sudah satu roh...
Apa karena gelap terang lagi  :lol:
mana denom protestan yang gelap dan mana yang terang  :doh:

Karena banyak yang mengaku sudah selamat ternyata akhirnya palsu.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:05:14 PM
kalau sesuai kenapa harus berpisah ...ayat mana yang menyatakan kalau ajarannya sama harus berpisah  :doh:

Hanya kalau tidak sama ajarannya yang harus memisahkan diri.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 01:07:22 PM
Karena banyak yang mengaku sudah selamat ternyata akhirnya palsu.
hah ada denom protesan yang asli dan palsu yah  :doh:

Yang mana yang asli...kok seperti self proclaim saja yah ... :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 01:07:59 PM
Hanya kalau tidak sama ajarannya yang harus memisahkan diri.
kenapa ajarannya beda kalau sudah satu roh  :think1:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:09:04 PM
kenapa ajarannya beda kalau sudah satu roh  :think1:

Banyak yang mengaku satu roh tetapi ajaran berbeda berarti pengakuan yang palsu.

Kalau satu roh dan satu ajaran tidak ada alasan berpisah.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 01:10:31 PM
Banyak yang mengaku satu roh tetapi ajaran berbeda berarti pengakuan yang palsu.

Kalau satu roh dan satu ajaran tidak ada alasan berpisah.
Jadi denom protestan mana yang asli dan mana yang palsu  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:12:15 PM
Jadi denom protestan mana yang asli dan mana yang palsu  :D

Semua yang mengaku gereja yang memegang teguh prinsip Back to Bible adalah gereja sejati.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 01:13:31 PM
Semua yang mengaku gereja yang memegang teguh prinsip Back to Bible adalah gereja sejati.
Gereja sejati itu harus saling memisahkan diri yah ...ayatnya please  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:17:46 PM
Gereja sejati itu harus saling memisahkan diri yah ...ayatnya please  :D

Yang memisahkan diri adalah gereja sejati terhadap gereja palsu.

2 Kor.6:17 Sebab itu:  Keluarlah kamu dari antara mereka,  dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan,  dan janganlah menjamah apa yang najis,  maka Aku akan menerima kamu.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 01:19:29 PM
Yang memisahkan diri adalah gereja sejati terhadap gereja palsu.
SSY memisahkan diri berarti SSY adalah gereja sejati   :P
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:23:53 PM
SSY memisahkan diri berarti SSY adalah gereja sejati   :P

Palsu atau sejati ukurannya kebenaran Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 01:29:47 PM
Palsu atau sejati ukurannya kebenaran Alkitab.
Alkitab yang dikanon dari Tradisi yah  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 01:41:12 PM
Alkitab yang dikanon dari Tradisi yah  :D

Alkitab yang dikanon oleh Roh Kudus dengan melalui berbagai perwakilan gereja sedunia.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 03:25:38 PM
Alkitab yang dikanon oleh Roh Kudus dengan melalui berbagai perwakilan gereja sedunia.
perwakilan gereja anda ada nggak ?

kembali ke topic adakah ayat yang menyatakan Gereja sejati itu gereja yang saling memisahkan diri?

Ayatnya please?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 03:28:39 PM
perwakilan gereja anda ada nggak ?

kembali ke topic adakah ayat yang menyatakan Gereja sejati itu gereja yang saling memisahkan diri?

Ayatnya please?

Gereja yang sejati pasti gereja yang taat kepada ajaran Rasul yaitu memisahkan diri dari ajaran sesat.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 03:31:22 PM
Gereja yang sejati pasti gereja yang taat kepada ajaran Rasul yaitu memisahkan diri dari ajaran sesat.
pakai scriptura anda dong...ada nggak ayat yang menyatakan Gereja sejati itu banyak denominasi dan saling memisahkan diri satu sama lain
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 03:32:37 PM
pakai scriptura anda dong...ada nggak ayat yang menyatakan Gereja sejati itu banyak denominasi dan saling memisahkan diri satu sama lain

Yang ada nasihat Rasul dan kalau masih mau disebut gereja Rasuliah ya taatlah kepada ajaran Rasul.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 03:33:38 PM
Yang ada nasihat Rasul dan kalau masih mau disebut gereja Rasuliah ya taatlah kepada ajaran Rasul.
berarti tidak ada ajaran saling memisahkan diri yah  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 03:37:12 PM
berarti tidak ada ajaran saling memisahkan diri yah  :D

Ada perintah Rasul demikian.

II Tesalonika  3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 04:09:32 PM
Ada perintah Rasul demikian.

II Tesalonika  3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.

Wah.. mas... jangan MEMBERHALA kan RASUL lho...

Tuhan aja gak pernah ngomong gitu..
omongan rasul kok diikutin...

ehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 04:10:29 PM
Wah.. mas... jangan MEMBERHALA kan RASUL lho...

Tuhan aja gak pernah ngomong gitu..
omongan rasul kok diikutin...

ehehe...

Yang saya kutip adalah wahyu Tuhan sendiri !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 04:15:47 PM
Yang saya kutip adalah wahyu Tuhan sendiri !

Yang ngomong RASUL lho.. Bukan Tuhan...

yang kemudian diary-nya di kliping

coba baca lagi mas...

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 04:16:35 PM
Yang ngomong RASUL lho.. Bukan Tuhan...

yang kemudian diary-nya di kliping

coba baca lagi mas...

Rasul berbicara berdasarkan inspirasi dari Roh Kudus.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 04:27:54 PM
Rasul berbicara berdasarkan inspirasi dari Roh Kudus.

mosok....
mana buktinya...

Kalo cuma mengambil kutipan yang ada kalimatnya: "berdasarkan Wahyu RohKudus.. atau.. atas nama Tuhan Yesus"

masa gitu kok dipercaya...

belum tentu lho... mas juga bisa kan bilang gitu... tukang batu sebelah juga bisa ngomong gitu...
ehehe..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 04:28:58 PM
mosok....
mana buktinya...

Kalo cuma mengambil kutipan yang ada kalimatnya: "berdasarkan Wahyu RohKudus.. atau.. atas nama Tuhan Yesus"

masa gitu kok dipercaya...

belum tentu lho... mas juga bisa kan bilang gitu... tukang batu sebelah juga bisa ngomong gitu...
ehehe..

Tanya pendetamu bahwa Alkitab itu adalah wahyu Tuhan yang diinspirasikan oleh Roh Kudus.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: dantono on December 28, 2012, 04:36:27 PM
Pendeta dulunya diberitahu oleh pendetanya, kemudian pendetanya itu diberitahu oleh pendetanya (kakek guru). Kalau diturut terus sampai kemana ya? :)

Ini bukan guyonan tapi yang bertanggung jawab pertama kali adalah yang memberitahu.

Salam
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 04:37:52 PM
Pendeta dulunya diberitahu oleh pendetanya, kemudian pendetanya itu diberitahu oleh pendetanya (kakek guru). Kalau diturut terus sampai kemana ya? :)

Ini bukan guyonan tapi yang bertanggung jawab pertama kali adalah yang memberitahu.

Salam

Pemberitahu pertama adalah Tuhan sendiri.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 04:38:31 PM
Pendeta dulunya diberitahu oleh pendetanya, kemudian pendetanya itu diberitahu oleh pendetanya (kakek guru). Kalau diturut terus sampai kemana ya? :)

Ini bukan guyonan tapi yang bertanggung jawab pertama kali adalah yang memberitahu.

Salam

Hussss.... mas dantono...

Itu RAHASIA lho mas...
jangan diomong-omongin...

sebab SECARA RESMI.. seharusnya DIBISIKIN langsung oleh Tuhan lho...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 04:39:08 PM
Pemberitahu pertama adalah Tuhan sendiri.

tuh kan.. mas dantono... apa kata saya... ehehe..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 04:41:25 PM
tuh kan.. mas dantono... apa kata saya... ehehe..

Tuhan yang pertama menyatakan dirinya kepada Adam.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 04:44:53 PM
Tuhan yang pertama menyatakan dirinya kepada Adam.

oo mas soli ini reinkarnasi-nya adam?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: dantono on December 28, 2012, 04:47:41 PM
Tuhan yang pertama menyatakan dirinya kepada Adam.

Jadi masih bisa dilacak secara turun-temurun ya bro?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 04:50:27 PM
Jadi masih bisa dilacak secara turun-temurun ya bro?

wah.. mosok mas soli keturunan Adam sih??

kalo saya jelas BUKAN mas...

kalo dari deskripsi di Alkitab kayaknya adam itu Arya/Arabic gitu kan ya??
lha saya babar blas gak ada arya arya nya sama sekali..

saya juga ogah ah.. ngaku-ngaku keturunan Adam..
buyut gue bisa bangun dari kuburan tuh... ehehe..
ehehe..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 04:57:59 PM
Ada perintah Rasul demikian.

II Tesalonika  3:6 Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.

Jadi sesama denom protestan itu saling berpisah karena menjauhkan diri satu sama lain ...sesuai dengan ayat di atas... :think1:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 04:59:11 PM
Jadi sesama denom protestan itu saling berpisah karena menjauhkan diri satu sama lain ...sesuai dengan ayat di atas... :think1:

Yang sesat dan sejati tidak seyogyanya bersatu sesuai ajaran Rasul.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 05:00:25 PM
Yang sesat dan sejati tidak seyogyanya bersatu sesuai ajaran Rasul.

menurut mas soli ---> kalau mas soli sendiri termasuk golongan yang sesat atau sejati sih mas..
jadi penasaran..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 05:01:21 PM
menurut mas soli ---> kalau mas soli sendiri termasuk golongan yang sesat atau sejati sih mas..
jadi penasaran..

Saya penganut Sola Scriptura.

Silahkan ditafsirkan sendiri.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 05:03:49 PM
Saya penganut Sola Scriptura.

Silahkan ditafsirkan sendiri.

oo berarti berdasar interpretasi saya: golongan sesat, mas..

wah.. ayo mas.. tobat...
kata pakdhe saya.. akhir jaman katanya udah dekat lho..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 05:04:27 PM
oo berarti berdasar interpretasi saya: golongan sesat, mas..

wah.. ayo mas.. tobat...
kata pakdhe saya.. akhir jaman katanya udah dekat lho..

Yang sesat itu seperti anda yang tidak percaya Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 05:06:03 PM
Yang sesat itu seperti anda yang tidak percaya Alkitab.

Nah.. mbok njawab yang jelas to mas dari tadi...

itu kan mas mau bilang kalau mas --> sola scriptura --> sejati..

berarti yang tidak sependapat dengan mas --> sesat...

gitu kan gampang..
kok pake harus dipancing segala...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 05:09:41 PM
Nah.. mbok njawab yang jelas to mas dari tadi...

itu kan mas mau bilang kalau mas --> sola scriptura --> sejati..

berarti yang tidak sependapat dengan mas --> sesat...

gitu kan gampang..
kok pake harus dipancing segala...

Yang tidak percaya Alkitab yang sesat.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 05:12:34 PM
Bro solideogloria dan bro Cadangdata  :)

Walaupun semangat diskusi mohon dihindari kata2 adhominem saling mencap orang lain sesat yah :afro:

silahkan dilanjutkan lagi... :)

salam damai  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 05:13:37 PM
Yang tidak percaya Alkitab yang sesat.

Kalo percaya Alkitab tapi interpretasi nya beda dengan mas soli --> termasuk sesat atau sejati mas..

mas Leo,
mohon maaf, saya sebatas meminjam istilah yang dipakai oleh bro soli, guna memperjelas statement beliau..
mohon maaf bila salah-salah kate.. ehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 05:14:10 PM
Bro solideogloria dan bro Cadangdata  :)

Walaupun semangat diskusi mohon dihindari kata2 adhominem saling mencap orang lain sesat yah :afro:

silahkan dilanjutkan lagi... :)

salam damai  :)

Saya hanya mengembalikan kata tersebut kepada pengirimnya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: dantono on December 28, 2012, 05:15:10 PM
Saya hanya mengembalikan kata tersebut kepada pengirimnya.

mata ganti mata, gigi ganti gigi? :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 05:16:21 PM
mata ganti mata, gigi ganti gigi? :)

Siapa menanam angin akan menuai badai.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 05:19:14 PM
Siapa menanam angin akan menuai badai.

Repost..
belum kejawab mas...

Kalo percaya Alkitab tapi interpretasi nya beda dengan mas soli --> termasuk sesat atau sejati mas..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 05:20:19 PM
Repost..
belum kejawab mas...

Kalo percaya Alkitab tapi interpretasi nya beda dengan mas soli --> termasuk sesat atau sejati mas..

Saya bukan ukuran melainkan Alkitab itu sendiri.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 28, 2012, 05:21:42 PM
Di sini semua murid Tuhan... :)

tidak ada angin tidak ada badai yang ada kita semua dan aturan forum untuk kenyamanan bersama.

ok thanks atas perhatiannya...mari dilanjutkan  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 05:23:17 PM
Saya bukan ukuran melainkan Alkitab itu sendiri.

Siap mas leo..
mohon maaf sekali lagi...

Jadi jawabnya apa ya mas..
Kalo percaya Alkitab tapi interpretasi nya beda dengan mas soli --> termasuk sesat atau sejati mas..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 05:24:49 PM
Siap mas leo..
mohon maaf sekali lagi...

Jadi jawabnya apa ya mas..
Kalo percaya Alkitab tapi interpretasi nya beda dengan mas soli --> termasuk sesat atau sejati mas..

Saya bukan ukuran tetapi ayat ayat Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: dantono on December 28, 2012, 05:28:06 PM
Siapa menanam angin akan menuai badai.

Kalo ada yg menampar pipi kiri berikan pipi kanan nggak berlaku ya bro? :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 05:28:22 PM
Saya bukan ukuran tetapi ayat ayat Alkitab.

tuh kan mas...
kebiasaan deeee.... suka muter-muter....

Jadi maksud mas soli --> Interpretasi mas Soli atas Alkitab BISA SALAH?
mohon dijawab BISA atau TIDAK...
jadi ngirit ngetiknya pendek mas... gak usah panjang-panjang...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 28, 2012, 05:29:57 PM
tuh kan mas...
kebiasaan deeee.... suka muter-muter....

Jadi maksud mas soli --> Interpretasi mas Soli atas Alkitab BISA SALAH?
mohon dijawab BISA atau TIDAK...
jadi ngirit ngetiknya pendek mas... gak usah panjang-panjang...

Siapapun bisa salah tetapi kalau kita percaya pimpinan Roh Kudus maka iman akan tetap maju terus bertumbuh sesuai janji Tuyhan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 28, 2012, 05:42:23 PM
Siapapun bisa salah tetapi kalau kita percaya pimpinan Roh Kudus maka iman akan tetap maju terus bertumbuh sesuai janji Tuyhan.

Nah gitu lho mas...
Jelas...

Bisa ditunjukkan mas...
Contoh salah dua atau tiga aja...
dari Interpretasi Mas Soli yang SALAH itu?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 03:46:13 AM
Perbedaan pemahaman tidak mungkin dicegah dan sudah berlangsung sejak jaman Kristus sampai detik ini.

Jadi perpecahan jelas tidak bisa dihindarkan karena sudah diperingatkan Paulus.

Paulus berkata:

Roma  16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!


Solideo mengartikan : Paulus mengatakan wajar saja ada perpecahan dan tidak mungkin dicegah.


Wow... sola scriptura...

Sudah jelas Paulus TIDAK SENANG AKAN ADANYA PERBEDAAN PENGAJARAN... ehhh.. kok diartikan : PERBEDAAN WAJAR DAN TIDAK BISA DICEGAH..


 jadi lucu.  :think1:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 07:09:53 AM
Paulus berkata:

Roma  16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!


Solideo mengartikan : Paulus mengatakan wajar saja ada perpecahan dan tidak mungkin dicegah.


Wow... sola scriptura...

Sudah jelas Paulus TIDAK SENANG AKAN ADANYA PERBEDAAN PENGAJARAN... ehhh.. kok diartikan : PERBEDAAN WAJAR DAN TIDAK BISA DICEGAH..


 jadi lucu.  :think1:

Karena ajaran sesat adalah fakta makanya sudah diperingatkan oleh Paulus supaya berhati-hati.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 29, 2012, 09:08:50 AM
Karena ajaran sesat adalah fakta makanya sudah diperingatkan oleh Paulus supaya berhati-hati.

Contoh Ajaran Sesat itu misalnya apa sih mas?

yg kedua: pertanyaan saya yg kemarin belum terjawab deh:
Repost:
Bisa ditunjukkan mas...
Contoh salah dua atau tiga aja...
dari Interpretasi Mas Soli yang SALAH itu?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 10:42:15 AM
Contoh Ajaran Sesat itu misalnya apa sih mas?

yg kedua: pertanyaan saya yg kemarin belum terjawab deh:
Repost:
Bisa ditunjukkan mas...
Contoh salah dua atau tiga aja...
dari Interpretasi Mas Soli yang SALAH itu?

Tidak percaya Yesus sebagai Anak Allah dan Mesias adalah ajaran sesat.

Tidak percaya ajaran Tritunggal adalah ajaran sesat.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 29, 2012, 11:31:20 AM
Yang sesat dan sejati tidak seyogyanya bersatu sesuai ajaran Rasul.
Jadi ada denom protestan yang sesat dan sejati yah  :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 11:32:25 AM
Jadi ada denom protestan yang sesat dan sejati yah  :whistle:

Tergantung ajarannya apakah setia kepada Alkitab.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 29, 2012, 11:37:00 AM
Tergantung ajarannya apakah setia kepada Alkitab.
yah berarti ada denom protestan sesat dan tidak kan ...yang sesat yang anda klaim tidak setia pada Alkitab (menurut tapsiran anda)

Jadi ini sebabnya ada perpecahan antar denom menurut anda...?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 11:43:36 AM
yah berarti ada denom protestan sesat dan tidak kan ...yang sesat yang anda klaim tidak setia pada Alkitab (menurut tapsiran anda)

Jadi ini sebabnya ada perpecahan antar denom menurut anda...?

Denom manapun pasti sesat kalau ajarannya tidak setia kepada Alkitab termasuk Roma Katolik.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 11:48:32 AM
Paulus tidak senang dengan adanya perbedaan pemahaman,... makanya jangan maunya sendiri alias sola scriptura.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 11:50:01 AM
Paulus tidak senang dengan adanya perbedaan pemahaman,... makanya jangan maunya sendiri alias sola scriptura.

Karena bahayanya perbedaan pemahamanlah menyebabkan Paulus memperingatkan bahayanya kalau tidak Sola Scriptura.

Galatia  11:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 29, 2012, 11:53:09 AM
Denom manapun pasti sesat kalau ajarannya tidak setia kepada Alkitab termasuk Roma Katolik.
di katolik tidak ada denom mas... :D

kalau anda liat banyak denom itu di Protestan ....jadi jawaban kamu sesama denom protestan itu saling memecah diri karena yang satu merasa lebih alkitabiah dari yang lain  :D

Lalu apa tanggapan kamu mengenai gerakan oikumene dalam protestan...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 11:54:20 AM
Karena bahayanya perbedaan pemahamanlah menyebabkan Paulus memperingatkan bahayanya kalau tidak Sola Scriptura.

Galatia  11:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.

injil yg jumlahnya kurang itu ya...?

terkutuklah dia.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 11:54:58 AM
injil yg jumlahnya kurang itu ya...?

terkutuklah dia.

Injil yang palsu sesuai ayat tsb !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 29, 2012, 11:55:55 AM
Karena bahayanya perbedaan pemahamanlah menyebabkan Paulus memperingatkan bahayanya kalau tidak Sola Scriptura.

Galatia  11:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.

Kata injil diatas adalah kabar baik bukan sola scriptura 39 kitab PL dan 27 Kitab PB karena masih banyak kitab PB yang belum ditulis waktu itu ...jadi mengatakan itu bukti sola scriptura adalah jauh dari fakta sebenarnya  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 11:58:18 AM
Injil yang palsu sesuai ayat tsb !

injil yg kurang dari yg dikanonkan bapa gereja dahulu.

itulah yg berbeda menurut ayat di atas.

harusnya terkutuk itu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 11:59:24 AM
injil yg kurang dari yg dikanonkan bapa gereja dahulu.

itulah yg berbeda menurut ayat di atas.

harusnya terkutuk itu.

Silahkan berdiskusi di threat kanonisasi bukan disini.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:02:43 PM
Silahkan berdiskusi di threat kanonisasi bukan disini.

injil yg berbeda dengan injil terdahulu itulah injil sesat.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:06:56 PM
injil yg berbeda dengan injil terdahulu itulah injil sesat.

Yang sesat adalah manipulasi ajaran Injil.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:08:20 PM
Yang sesat adalah manipulasi ajaran Injil.

iya ajaran injil 72 dimanipulasi jadi 66.

sesat itu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:09:20 PM
iya ajaran injil 72 dimanipulasi jadi 66.

sesat itu.

Itukan menurutmu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:10:33 PM
Itukan menurutmu !

lihat tulisanmu sendiri yg mengatakan hal itu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 29, 2012, 12:11:31 PM
Denom manapun pasti sesat kalau ajarannya tidak setia kepada Alkitab termasuk Roma Katolik.

Kalo misalnya dibuat hitung-hitungan kasar & sederhana mas...
kira-kira Denom yang Sesat dan yang Sejati itu Berapa banding berapa?

Apakah:
a. Sesat : Sejati = 1 : 99
b. Sesat : Sejati = 50 : 50
c. Sesat : Sejati = 99 : 1

kira2 yg paling mendekati yg mana mas?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:11:39 PM
lihat tulisanmu sendiri yg mengatakan hal itu.

Makanya baca threat kanonisasi supaya pikiranmu dicerahkan sedikit.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:13:21 PM
Makanya baca threat kanonisasi supaya pikiranmu dicerahkan sedikit.

ngga nyambung.

Injil 72 dimanipulasi jadi 66.
Itulah sesat (menurut kamu)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:13:49 PM
ngga nyambung.

Injil 72 dimanipulasi jadi 66.
Itulah sesat (menurut kamu)

Injil 66 ditambah menjadi 72 ???

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:14:45 PM
Injil 66 ditambah menjadi 72 ???

Yang duluan ada kok dikurangi sih..?

sesat itu.. (alias manipulasi)

Jakarta banyak manipulator,.. semuanya masuk bui..sesat
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:15:27 PM
Yang duluan ada kok dikurangi sih..?

sesat itu.. (alias manipulasi)

Jakarta banyak manipulator,.. semuanya masuk bui..sesat

Yang asli kok ditambah sih ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:17:08 PM
Yang asli kok ditambah sih ?

yang asli itu yg duluan.

masak cara mikir kayak muslim : yang belakangan muncul yg benar.

udah ngga nyambung,.. sekarang melawak.
(kalah parto)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:17:43 PM
yang asli itu yg duluan.

masak cara mikir kayak muslim : yang belakangan muncul yg benar.

udah ngga nyambung,.. sekarang melawak.
(kalah parto)

Yang asli 66 dan Tuhan melarang menambah nambah Firmannya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:20:40 PM
Yang asli 66 dan Tuhan melarang menambah nambah Firmannya.

Parto melawak.

yg asli yang duluan, kecuali anda orang muslim mikir terbalik (yg belakangan yg asli) ha ha
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:22:06 PM
Parto melawak.

yg asli yang duluan, kecuali anda orang muslim mikir terbalik (yg belakangan yg asli) ha ha

Yang asli dan otentik adalah 66 yang lainnya ditambah tambah melawan Firman Tuhan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:26:29 PM
Yang asli dan otentik adalah 66 yang lainnya ditambah tambah melawan Firman Tuhan.

sudah ngga nyambung sekarang coba jadi pelawak.

Yang asli itu sebelum dikurangi.

(padahal Yohanes sudah wanti-wanti di kitab wahyu : siapa yg mengurangi satu iota akan.. dst..)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:27:32 PM
sudah ngga nyambung sekarang coba jadi pelawak.

Yang asli itu sebelum dikurangi.

(padahal Yohanes sudah wanti-wanti di kitab wahyu : siapa yg mengurangi satu iota akan.. dst..)

Yang melawak itu menyerang Sola Scriptura padahal Scriptura = Alkitab.

Jadi sama saja dengan menyerang Wahyu Tuhan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:29:41 PM
Yang melawak itu menyerang Sola Scriptura padahal Scriptura = Alkitab.

Jadi sama saja dengan menyerang Wahyu Tuhan.

menyerang ajaran sola scriptura = menyerang wahyu.. ????  ha ha ha ha ha ha ha

l
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:31:41 PM
menyerang ajaran sola scriptura = menyerang wahyu.. ????  ha ha ha ha ha ha ha

l

Masih bingung juga bahwa Scriptura itu bahasa Inggris dan bahasa Indonesianya Alkitab.

Baca kamus baik baik !

Sola Scriptura = Sola Alkitab


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 29, 2012, 12:35:19 PM
Masih bingung juga bahwa Scriptura itu bahasa Inggris dan bahasa Indonesianya Alkitab.

Baca kamus baik baik !

Sola Scriptura = Sola Alkitab

Kamus yg elo pakai terbitan mana sih?
ngaco pisan..

SCRIPTURA = BUKU atau TULISAN

kalo basa Inglis:
SCRIPTURE = Tulisan
kata kerjanya TO SCRIBE --> menuliskan.

Kamus mana bro?
Atau di Alkitab bagian belakang ada GLOSSARY nya?
ayatnya mana bahwa Alkitab ada GLOSSARY nya?
atau Ayatnya mana bahwa elo harus PAKAI KAMUS NGACO yang menerjemahkan SCRIPTURA sebagai Alkitab?? ehehe...

Pasti pengarang kamusnya waktu kuliah kerjanya bolos melulu nih.. ehehe..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:37:09 PM
Kamus yg elo pakai terbitan mana sih?
ngaco pisan..

SCRIPTURA = BUKU atau TULISAN

kalo basa Inglis:
SCRIPTURE = Tulisan
kata kerjanya TO SCRIBE --> menuliskan.

Kamus mana bro?
Atau di Alkitab bagian belakang ada GLOSSARY nya?
ayatnya mana bahwa Alkitab ada GLOSSARY nya?
atau Ayatnya mana bahwa elo harus PAKAI KAMUS NGACO yang menerjemahkan SCRIPTURA sebagai Alkitab?? ehehe...

Pasti pengarang kamusnya waktu kuliah kerjanya bolos melulu nih.. ehehe..

Pengertian Sola Scriptura berarti Sola Alkitab

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:38:55 PM
Masih bingung juga bahwa Scriptura itu bahasa Inggris dan bahasa Indonesianya Alkitab.

Baca kamus baik baik !

Sola Scriptura = Sola Alkitab

Menyerang sola scriptura = menyerang wahyu..???

ha ha ha ha
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:40:27 PM
Menyerang sola scriptura = menyerang wahyu..???

ha ha ha ha

Karena Scriptura adalah Alkitab wahyu Tuhan.

Nggak heran kalau kamu bingung terus.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:42:22 PM
Karena Scriptura adalah Alkitab wahyu Tuhan.

Nggak heran kalau kamu bingung terus.

scriptura memang wahyu.

tapi tidak dengan sola scriptura.
itu ajara buatan luther.

patut dipertanyakan kesesatannya kebenarannya.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 29, 2012, 12:42:45 PM
Pengertian Sola Scriptura berarti Sola Alkitab

Ayatnya yg mana yang mengatakan SCRIPTURA itu Alkitab?

Ayatnya yg mana yang menuliskan secara ALKITABIAH adanya teks "SOLA SCRIPTURA"
barusan saya search e bible tidak ketemu euy...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:43:49 PM
scriptura memang wahyu.

tapi tidak dengan sola scriptura.
itu ajara buatan luther.

patut dipertanyakan kesesatannya kebenarannya.

Kalau menganggap Scriptura atau Alkitab itu sebagai satu satunya ukuran kebenaran mengapa pula dianggap sesat.

Yang tidak menerimanyalah yang sesat.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:44:32 PM
Ayatnya yg mana yang mengatakan SCRIPTURA itu Alkitab?

Ayatnya yg mana yang menuliskan secara ALKITABIAH adanya teks "SOLA SCRIPTURA"
barusan saya search e bible tidak ketemu euy...

Tritunggal juga nggak ada di Alkitab tetapi ajarannya penuh di Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:45:03 PM
Kalau menganggap Scriptura atau Alkitab itu sebagai satu satunya ukuran kebenaran mengapa pula dianggap sesat.

Yang tidak menerimanyalah yang sesat.

scriptura adalah sumber kebenaran, tapi bukan satu-satunya.

sola scriptura itulah yg sesat.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:45:58 PM
scriptura adalah sumber kebenaran, tapi bukan satu-satunya.

sola scriptura itulah yg sesat.

Hanya Alkitab kebenaran diluar ajaran kebenaran Alkitab berarti kesesatan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:47:14 PM
Tritunggal juga nggak ada di Alkitab tetapi ajarannya penuh di Alkitab.

Tritunggal tidak ada di Alkitab tetapi dianggap sebagai ajaran ... ITU KARENA TIDAK MENGANUT AJARAN SOLA SCRIPTURA.

Sedangkan kata SOLA SCRIPTURA tidak tertera dalam Alkitab   TETAPI mengapa pengikut SOLA SCRIPTURA TETAP SAJA MENGANGGAP sebagai kebenaran.

Jelas ngga ?

Kayaknya sih ngga.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:48:06 PM
Tritunggal tidak ada di Alkitab tetapi dianggap sebagai ajaran ... ITU KARENA TIDAK MENGANUT AJARAN SOLA SCRIPTURA.

Sedangkan kata SOLA SCRIPTURA tidak tertera dalam Alkitab   TETAPI mengapa pengikut SOLA SCRIPTURA TETAP SAJA MENGANGGAP sebagai kebenaran.

Jelas ngga ?

Kayaknya sih ngga.

Emangnya definisimu mengenai Sola Scriptura itu apa sih ???

Silahkan dijelaskan !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on December 29, 2012, 12:48:19 PM
Apakah makna yang ingin dicari sesuai judul sudah dipandang memadai sehingga pembahasan bergeser ke Scriptura dan solanya?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:50:11 PM
Emangnya definisimu mengenai Sola Scriptura itu apa sih ???

Silahkan dijelaskan !
http://en.wikipedia.org/wiki/Sola_scriptura


makanya jangan cuma belajar dari pendetamu.

Harus pandai mencari dari sumber lain.

jelas.!
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:51:16 PM
http://en.wikipedia.org/wiki/Sola_scriptura


makanya jangan cuma belajar dari pendetamu.

Harus pandai mencari dari sumber lain.

jelas.!


Yang saya tanya pendapatmu bukan wikipedia !



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 29, 2012, 12:51:36 PM
Apakah makna yang ingin dicari sesuai judul sudah dipandang memadai sehingga pembahasan bergeser ke Scriptura dan solanya?

anu mas husa...

kalau saya tidak salah menangkap..

sedang membahas: Jemaat-jemaat yang MEMECAHKAN dirinya karena TIDAK SOLA SCRIPTURA yang dianggap sebagai Prinsip yang PALING BENAR WALAUPUN TIDAK TERTULIS dalam Alkitab..

gitu bukan ya?
ehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:52:19 PM

Yang saya tanya pendapatmu bukan wikipedia !

Pendapat saya kurang lebih sesuai dengan yg dituliskan di wikipedia.

Jelas!

(Jangan seperti katak dalam tempurung: belajar dari Pendeta)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 29, 2012, 12:54:14 PM
Tritunggal tidak ada di Alkitab tetapi dianggap sebagai ajaran ... ITU KARENA TIDAK MENGANUT AJARAN SOLA SCRIPTURA.

Sedangkan kata SOLA SCRIPTURA tidak tertera dalam Alkitab   TETAPI mengapa pengikut SOLA SCRIPTURA TETAP SAJA MENGANGGAP sebagai kebenaran.

Jelas ngga ?

Kayaknya sih ngga.

Lholholho.....

Wah... jadi oknum-oknum Penganut SOLA SCRIPTURA ini BERANI-BERANInya memasukkan Konsep TRITUNGGAL yang jelas-jelas TIDAK TERTULIS dalam kutipan manapun di Alkitab sebagai hal yang BENAR juga???

lho.lho.lho...... kok berani...
ckckckckk...... Baru Tahu saya....

apa gak dimarahin Roh Wedhus ?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 12:55:08 PM
Pendapat saya kurang lebih sesuai dengan yg dituliskan di wikipedia.

Jelas!

(Jangan seperti katak dalam tempurung: belajar dari Pendeta)

Tidak ada yang salah dengan Sola Scriptura  !

Apa pemahamanmu akan Alkitab yang hanya sebesar tempurung ngkali !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:55:19 PM
Lholholho.....

Wah... jadi oknum-oknum Penganut SOLA SCRIPTURA ini BERANI-BERANInya memasukkan Konsep TRITUNGGAL yang jelas-jelas TIDAK TERTULIS dalam kutipan manapun di Alkitab sebagai hal yang BENAR juga???

lho.lho.lho...... kok berani...
ckckckckk...... Baru Tahu saya....

apa gak dimarahin Roh Wedhus ?

tidak dong... kan roh wedhusnya diri sendiri.. jadi cingcay laaaa....
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 12:56:58 PM
Tidak ada yang salah dengan Sola Scriptura  !

Apa pemahamanmu akan Alkitab yang hanya sebesar tempurung ngkali !

Oh tentu saja sola scriptura salah besar

sebab kata SOLA SCRIPTURA sendiri tidak pernah di tulis di Alkitab.

Anda harusnya membuang ajaran yg tidak pernah ditulis...

ohhh.. wait... kalau dibuang.. berarti anda tidak lagi sola scripturist dong.... wow...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 01:04:50 PM
Salam Damai.

Bro Solideogloria setuju adanya perpecahan jemaat.
Ayatnya Bro ?


GBU
 :)

Perpecahan karena berbeda pandangan sudah diperingatkan Paulus (1 Kor.11:19).



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 01:13:49 PM
Perpecahan karena berbeda pandangan sudah diperingatkan Paulus (1 Kor.11:19).

Paulus tidak menuliskan PERPECAHAN akibat PERBEDAAN PENGAJARAN AKAN FIRMAN,.. di ayat tsb.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 01:15:44 PM
Paulus tidak menuliskan PERPECAHAN akibat PERBEDAAN PENGAJARAN AKAN FIRMAN,.. di ayat tsb.

Baca lagi Roma 16:17 pakai akal sehat !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 01:23:48 PM
Baca lagi Roma 16:17 pakai akal sehat !

tinggal copas linknya (karena memang sudah dibahas berkali-kali)

http://forumimankristen.com/index.php/topic,1183.msg30294.html#msg30294
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 01:25:34 PM
tinggal copas linknya (karena memang sudah dibahas berkali-kali)

http://forumimankristen.com/index.php/topic,1183.msg30294.html#msg30294

Baca lagi ayat tsb yang secara literal jelas akan peringatakn Paulus akan bahayanya perpecahan akibat perbedaan pengajaran.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 01:28:32 PM
Baca lagi ayat tsb yang secara literal jelas akan peringatakn Paulus akan bahayanya perpecahan akibat perbedaan pengajaran.

http://forumimankristen.com/index.php/topic,1183.msg30294.html#msg30294
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 29, 2012, 01:37:44 PM
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1183.msg30294.html#msg30294

1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Cermati baik baik yang saya bold merah itu.

Mat.10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.


Camkan lagi baik baik perkataan Tuhan Yesus itu.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 29, 2012, 04:43:03 PM
1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Cermati baik baik yang saya bold merah itu.

Mat.10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.


Camkan lagi baik baik perkataan Tuhan Yesus itu.

Afaik ayat tersebut bukan dimaksudkan Yesus agar para pengikutnya terpecah belah menjadi banyak sekali denominasi tetapi ayat tersebut mengatkan bahwa pengikut Kristus harus setia pada kebenaran.

Ayat yang menyatakan kehendak Yesus bagi para pengikutnya adalah di ayat ini
Yoh 17:21
supaya mereka semua menjadi satu ,   sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau,   agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku


Tidak ada satu ayat pun yang mengajarkan agar sesama anggota jemaat itu berpisah dan membentuk golongan2nya sendiri dan doktirn2nya sendiri  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 29, 2012, 05:38:47 PM
1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Cermati baik baik yang saya bold merah itu.

Mat.10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,
10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.


Camkan lagi baik baik perkataan Tuhan Yesus itu.

Yang matius ini apa juga harus dipahami secara literal bro sola?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 29, 2012, 11:58:34 PM
Afaik ayat tersebut bukan dimaksudkan Yesus agar para pengikutnya terpecah belah menjadi banyak sekali denominasi tetapi ayat tersebut mengatkan bahwa pengikut Kristus harus setia pada kebenaran.

Ayat yang menyatakan kehendak Yesus bagi para pengikutnya adalah di ayat ini
Yoh 17:21
supaya mereka semua menjadi satu ,   sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau,   agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku


Tidak ada satu ayat pun yang mengajarkan agar sesama anggota jemaat itu berpisah dan membentuk golongan2nya sendiri dan doktirn2nya sendiri  :)

Dia sudah diberitahu berapa kali tapi ngga nyambung terus.
maklum roh dusdus.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 30, 2012, 06:28:48 AM
Afaik ayat tersebut bukan dimaksudkan Yesus agar para pengikutnya terpecah belah menjadi banyak sekali denominasi tetapi ayat tersebut mengatkan bahwa pengikut Kristus harus setia pada kebenaran.

Ayat yang menyatakan kehendak Yesus bagi para pengikutnya adalah di ayat ini
Yoh 17:21
supaya mereka semua menjadi satu ,   sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau,   agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku


Tidak ada satu ayat pun yang mengajarkan agar sesama anggota jemaat itu berpisah dan membentuk golongan2nya sendiri dan doktirn2nya sendiri  :)

Setia kepada kebenaran dan menjauhkan diri dari kesesatan adalah dua hal yang tidak terpisahkan satu sama lai.

Menjauhkan diri dari kesesatan berimpiklasikan perpecahan karena gelap dan terang memang harus dipisahkan tidak mungkin disatukan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 30, 2012, 06:29:39 AM
Dia sudah diberitahu berapa kali tapi ngga nyambung terus.
maklum roh dusdus.

Baca post 186.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on December 30, 2012, 07:19:13 AM
Makanya Paulus mengatakan perpecahan harus terjadi supaya nyata siapa yang benar dan tahan uji :

I Korintus 11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Quote
1 Korintus 1:10
Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, t  demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, u  tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu

Quote
Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, y  supaya kamu menjauhkan diri z  dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya 3  a  dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami.


Salam Damai.

IMHO Rasul Paulus sejak awal menegaskan, bahwa ia tidak menginginkan perpecahan.
Tetapi bila dalam jemaat ada yang tidak menurut ajaran yang benar, maka diminta menjauhkan diri.

Tetapi esensinya, Rasul Paulus tidak pernah menginginkan perpecahan.
Apabila timbul perpecahan, tidak menghilangkan perintah awal Rasul Paulus yang menginginkan tidak adanya perpecahan.

GBU
 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 30, 2012, 07:28:10 AM

Salam Damai.

IMHO Rasul Paulus sejak awal menegaskan, bahwa ia tidak menginginkan perpecahan.
Tetapi bila dalam jemaat ada yang tidak menurut ajaran yang benar, maka diminta menjauhkan diri.

Tetapi esensinya, Rasul Paulus tidak pernah menginginkan perpecahan.
Apabila timbul perpecahan, tidak menghilangkan perintah awal Rasul Paulus yang menginginkan tidak adanya perpecahan.

GBU
 :)

Tidak menginginkan tidak berarti tidak akan terjadi perpecahan.

Allah juga tidak menginginkan manusia berdosa tetapi itu tidak berarti bahwa dosa tidak mungkin terjadi.

Jadi tidak menginginkan berarti tidak mengingkari bahwa perpecahan adalah fakta.

Makanya karena kebenaran yang mutlak tidak bersifat kompromi seperti yang dicontohkan Yesus kepada para Ahli Taurat,maka perpecahan memang harus terjadi kalau bertentangan dengan kebenaran Allah.

Persatuan tidak boleh didirikan dengan mengorbankan kebenaran,karena itu hanya persatuan yang semu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 30, 2012, 05:22:14 PM
Tidak menginginkan tidak berarti tidak akan terjadi perpecahan.

Allah juga tidak menginginkan manusia berdosa tetapi itu tidak berarti bahwa dosa tidak mungkin terjadi.

Jadi tidak menginginkan berarti tidak mengingkari bahwa perpecahan adalah fakta.

Makanya karena kebenaran yang mutlak tidak bersifat kompromi seperti yang dicontohkan Yesus kepada para Ahli Taurat,maka perpecahan memang harus terjadi kalau bertentangan dengan kebenaran Allah.

Persatuan tidak boleh didirikan dengan mengorbankan kebenaran,karena itu hanya persatuan yang semu.

Perpecahan memang ada.
Tapi perpecahan PEMAHAMAN HARUS NYA TIDAK ADA (kata Paulus)

Sola scriptura menyebabkan PERPECAHAN  PEMAHAMAN
Jadi sola scriptura HARUS DITOLAK (kata Paulus).
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 30, 2012, 08:54:21 PM
Setia kepada kebenaran dan menjauhkan diri dari kesesatan adalah dua hal yang tidak terpisahkan satu sama lai.

Menjauhkan diri dari kesesatan berimpiklasikan perpecahan karena gelap dan terang memang harus dipisahkan tidak mungkin disatukan.
Nah yah itu kenapa harus ujuk2 pecah kalau menganut satu roh, satu doktrin sola scriptura dan lain2...
Kalau yang non sola pecah dengan yang sola masih bisa dimengerti tapi kalau yang sesama sola scriptura dan merasa sudah satu roh kenapa masih saling memecahkan diri...

Apa merasa ada denom yang gelap dan terang dan harus dipisahkan ... :think1:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on December 30, 2012, 09:02:53 PM
Perpecahan memang ada.
Tapi perpecahan PEMAHAMAN HARUS NYA TIDAK ADA (kata Paulus)

Sola scriptura menyebabkan PERPECAHAN  PEMAHAMAN
Jadi sola scriptura HARUS DITOLAK (kata Paulus).
betul bro sama seperti
Kejahatan tetap ada tetapi umat manusia diajak Yesus untuk menjauhi kejahatan
begitu juga
Perpecahan tetap ada tapi umat/ jemaat diharapkan hidup dalam persatuan.

Jadi ada kesenjangan antara apa yang diajarkan dalam Kitab Suci agar jemaat bersatu dengan kenyataannya yaitu banyak jemaat yang saling memisahkan diri ...




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 07:14:54 AM
Perpecahan memang ada.
Tapi perpecahan PEMAHAMAN HARUS NYA TIDAK ADA (kata Paulus)

Sola scriptura menyebabkan PERPECAHAN  PEMAHAMAN
Jadi sola scriptura HARUS DITOLAK (kata Paulus).

Perpecahan pemahamanlah yang dimaksud oleh Paulus dan Yesus karena kebenaran Firman Tuhan tidak mungkin dikompromikan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 07:15:54 AM
betul bro sama seperti
Kejahatan tetap ada tetapi umat manusia diajak Yesus untuk menjauhi kejahatan
begitu juga
Perpecahan tetap ada tapi umat/ jemaat diharapkan hidup dalam persatuan.

Jadi ada kesenjangan antara apa yang diajarkan dalam Kitab Suci agar jemaat bersatu dengan kenyataannya yaitu banyak jemaat yang saling memisahkan diri ...

Tuhan Yesus bilang gelap dan terang tidak mungkin bersatu.

Jadi ajaran yang gelap dan terang harus berpisah.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 31, 2012, 08:29:15 AM
Baca lagi ayat tsb yang secara literal jelas akan peringatakn Paulus akan bahayanya perpecahan akibat perbedaan pengajaran.

wah..
ini di thread lain katanya:
TIDAK MENGARTIKAN Alkitab SECARA LITERAL...

disini malah nyuruh-nyuruh orang secara LITERAL...

mas... sampeyan ini udah yakin memeluk AGAMA SOLA SCRIPTURA mas?
kok rada bingung gitu sih?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 10:24:23 AM
wah..
ini di thread lain katanya:
TIDAK MENGARTIKAN Alkitab SECARA LITERAL...

disini malah nyuruh-nyuruh orang secara LITERAL...

mas... sampeyan ini udah yakin memeluk AGAMA SOLA SCRIPTURA mas?
kok rada bingung gitu sih?

Memahami Alkitab secara literal.gramatikal,historical,kontekstual dan teologikal.

Inilah yang benar



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 11:14:19 AM
Perpecahan pemahamanlah yang dimaksud oleh Paulus dan Yesus karena kebenaran Firman Tuhan tidak mungkin dikompromikan.

Good.

Sekarang sudah mengerti sola scriptura harus ditolak.

Sebab sola scriptura menyebabkan PERPECAHAN PEMAHAMAN.



kikikik...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 11:29:02 AM
Good.

Sekarang sudah mengerti sola scriptura harus ditolak.

Sebab sola scriptura menyebabkan PERPECAHAN PEMAHAMAN.



kikikik...

Kenapa harus ditolak ?

Apa kamu ganti dengan Google ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 11:38:35 AM
Kenapa harus ditolak ?

Apa kamu ganti dengan Google ?

Barusan ditulis "KENAPA".... eh nanya lagi hal yang sama "KENAPA HARUS DITOLAK"

Isi kepala mu tingkat tinggi sekali...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 11:43:31 AM
Barusan ditulis "KENAPA".... eh nanya lagi hal yang sama "KENAPA HARUS DITOLAK"

Isi kepala mu tingkat tinggi sekali...

Kamu memberikan defisini dan setelah saya uji ternyata kamu tidak bisa mempertahankan definisi dari Alkitab Googlemu ?

Benar benar tidak bermutu jawabanmu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 11:55:16 AM
Kamu memberikan defisini dan setelah saya uji ternyata kamu tidak bisa mempertahankan definisi dari Alkitab Googlemu ?

Benar benar tidak bermutu jawabanmu !

Tidak bermutu... ATAU........ kamu yg "tinggi" sekali pemahaman akan tulisan saya...

ha ha ha
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 11:58:43 AM
Tidak bermutu... ATAU........ kamu yg "tinggi" sekali pemahaman akan tulisan saya...

ha ha ha

jawab saja pertanyaan saya jangan ngeyel yaitu apa yang salah dengan definisi yang sudah benar itu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 12:32:11 PM
jawab saja pertanyaan saya jangan ngeyel yaitu apa yang salah dengan definisi yang sudah benar itu !

Baca reply no 197
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 12:59:11 PM
Baca reply no 197

Jawab 2198 apanya yang salah dengan definisi Alkitab google mu itu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 01:02:03 PM
Jawab 2198 apanya yang salah dengan definisi Alkitab google mu itu !

199: kamu tanya apanya yg salah.

padahal di 197 : saya sudah jawab :  Sebab sola scriptura menyebabkan PERPECAHAN PEMAHAMAN.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 01:03:49 PM
199: kamu tanya apanya yg salah.

padahal di 197 : saya sudah jawab :  Sebab sola scriptura menyebabkan PERPECAHAN PEMAHAMAN.

Apa alasan perpecahan,silahkan dijawab secara fokus jangan cuman asbun saja !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 01:06:56 PM
Apa alasan perpecahan,silahkan dijawab secara fokus jangan cuman asbun saja !

Terdapat 32 ribu denominasi hasil dari SOLA SCRIPTURA.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 01:08:47 PM
Terdapat 32 ribu denominasi hasil dari SOLA SCRIPTURA.

1 Juta juga kalau semua pakai Alkitab tidak menjadi persoalan karena tubuh Kristus beraneka ragam suku,lokasi,bahasa dll.

Seragam juga kalau tidak sesuai Alkitab adalah bidat !



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 01:13:12 PM
1 Juta juga kalau semua pakai Alkitab tidak menjadi persoalan karena tubuh Kristus beraneka ragam suku,lokasi,bahasa dll.

Seragam juga kalau tidak sesuai Alkitab adalah bidat !

Sayang sekali 32 ribu denom itu SALING BERTENTANGAN SATU SAMA LAIN.

Dan Paulus sudah wanti2: AWAS jauhi pertentangan dan orang yg mengajarkan ajaran yg lain dari yg diajarakan.

SOLA SCRIPTURA = ajaran yg sangat berlainan dengan ajaran Paulus.

Jadi memang sola scriptura inilah penyebab pertentangan itu.

sola scriptura = bukan Alkitab melainkan rumusan si martin luther itu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 01:16:00 PM
Sayang sekali 32 ribu denom itu SALING BERTENTANGAN SATU SAMA LAIN.

Dan Paulus sudah wanti2: AWAS jauhi pertentangan dan orang yg mengajarkan ajaran yg lain dari yg diajarakan.

SOLA SCRIPTURA = ajaran yg sangat berlainan dengan ajaran Paulus.

Jadi memang sola scriptura inilah penyebab pertentangan itu.

sola scriptura = bukan Alkitab melainkan rumusan si martin luther itu.

Tidak ada yang bertentangan karena hanya pakai Alkitab bukan Google !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 01:19:03 PM
Tidak ada yang bertentangan karena hanya pakai Alkitab bukan Google !

Iya memang protestant tidak bertentangan dengan SSY dan mormon.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 01:20:10 PM
Iya memang protestant tidak bertentangan dengan SSY dan mormon.

Protestan bukan bidat seperti SSY dan Mormon karena mereka bukan Protestan.

Yang bidat itu kalau ajaran gereja pakai Google bukan Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 01:21:16 PM
Protestan bukan bidat seperti SSY dan Mormon karena mereka bukan Protestan.

Yang bidat itu kalau ajaran gereja pakai Google bukan Alkitab.

Loh kan SSY dan mormon sama sama pakai Alkitab (bukan google).

GImana sih ngomong mencla mencle..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 01:23:17 PM
Loh kan SSY dan mormon sama sama pakai Alkitab (bukan google).

GImana sih ngomong mencla mencle..

Mereka tidak Sola Scriptura !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 01:25:03 PM
Mereka tidak Sola Scriptura !

Siapa bilang mereka tidak sola scriptura.
Justru mereka bilang ANDALAH yg tidak sola scriptura.

Gimana sih mencla-mencle..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 01:26:55 PM
Siapa bilang mereka tidak sola scriptura.
Justru mereka bilang ANDALAH yg tidak sola scriptura.

Gimana sih mencla-mencle..

Silahkan ditunjukkan bukti mereka Sola Scriptura !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 01:44:55 PM
Silahkan ditunjukkan bukti mereka Sola Scriptura !

Loh.. ?
kan mereka juga menggunakan Alkitab ?

gimana sih ngga pernah belajar sejarah SSY dan mormon ?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 01:58:43 PM
Loh.. ?
kan mereka juga menggunakan Alkitab ?

gimana sih ngga pernah belajar sejarah SSY dan mormon ?

Kamu juga menggunakan Alkitab berarti kamu juga Sola Scriptura seperti mereka !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 02:00:08 PM
Kamu juga menggunakan Alkitab berarti kamu juga Sola Scriptura seperti mereka !

Saya gunakan Alkitab,.... buka SOLA SCRIPTURA>.

beda itu.. ha ha ha..

susah ya ?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 02:04:35 PM
Saya gunakan Alkitab,.... buka SOLA SCRIPTURA>.

beda itu.. ha ha ha..

susah ya ?

Apa bedanya kamu dengan SSY dan Mormon yang juga pakai Alkitab ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 02:06:50 PM
Apa bedanya kamu dengan SSY dan Mormon yang juga pakai Alkitab ?

Loh kok malahan nanya apa beda SAYA dengan mormon..

ck..ck..

ini lagi ngomongii saya atau ngomong sola scriptura yg buatan si luther itu...?

ngga nyambung
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 02:08:19 PM
Loh kok malahan nanya apa beda SAYA dengan mormon..

ck..ck..

ini lagi ngomongii saya atau ngomong sola scriptura yg buatan si luther itu...?

ngga nyambung

Saya kutip komentarmu :

Quote
Siapa bilang mereka tidak sola scriptura.
Justru mereka bilang ANDALAH yg tidak sola scriptura.

Kamu yang mengatakan mereka juga Sola Scriptura karena memakai Alkitab sama sepertimu !

Jadi apa bedanya kamu dengan mereka ?

Setali tiga uang !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 02:12:14 PM
Kamu yang mengatakan mereka juga Sola Scriptura karena memakai Alkitab sama sepertimu !

Jadi apa bedanya kamu dengan mereka ?

Setali tiga uang !

Ha ha ha. ngga nyambung.

Saya mengatakan itu untuk mengcounter tulisan anda yg berkata bahwa SSY dan mormon tidak sola scriptura.

tetapi sepertinya kamu ngga nyambung.. ha ha ha ha ha ha :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 02:14:06 PM
Ha ha ha. ngga nyambung.

Saya mengatakan itu untuk mengcounter tulisan anda yg berkata bahwa SSY dan mormon tidak sola scriptura.

tetapi sepertinya kamu ngga nyambung.. ha ha ha ha ha ha :rofl:

Kamu yang kelihatan tidak konsisten lagi :

Kamu mengatakan mereka Sola Scriptura karena pakai Alkitab,makanya kamu dengan mereka memang segolongan juga !

Baca 222

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 02:27:50 PM
Kamu yang kelihatan tidak konsisten lagi :

Kamu mengatakan mereka Sola Scriptura karena pakai Alkitab,makanya kamu dengan mereka memang segolongan juga !

Baca 222

Lha ya iya itu..
Saya mengatakan itu untuk mengcounter tulisan anda yg berkata bahwa SSY dan mormon tidak sola scriptura.

tetapi sepertinya kamu ngga nyambung.. ha ha ha ha ha ha 
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 02:29:18 PM
Lha ya iya itu..
Saya mengatakan itu untuk mengcounter tulisan anda yg berkata bahwa SSY dan mormon tidak sola scriptura.

tetapi sepertinya kamu ngga nyambung.. ha ha ha ha ha ha

Makanya kamu dengan mereka sama karena sama sama pakai Alkitab !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on December 31, 2012, 02:47:46 PM
Makanya kamu dengan mereka sama karena sama sama pakai Alkitab !

Lha kamu sendiri sama gak dgn mereka? kan juga pake Alkitab?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 02:49:02 PM
Lha kamu sendiri sama gak dgn mereka? kan juga pake Alkitab?

Apa kamu juga tidak pakai Alkitab seperti mereka ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on December 31, 2012, 02:49:33 PM
hi hi hi
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on December 31, 2012, 02:50:33 PM
hi hi hi

mana bukti ajaran Bapa Gerejamu yang menolak Sola Scriptura itu ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 01, 2013, 09:09:07 AM
Tidak ada yang bertentangan karena hanya pakai Alkitab bukan Google !
point yang mau dikatakan adalah banyak denom menurut bro Gavin adalah buah dari masing2 pemikiran dari sola scriptura.
Sola scriptura menurut denom A lain dengan sola scriptura denom B makanya mereka berpisah.. :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 01, 2013, 09:13:01 AM
Lha ya iya itu..
Saya mengatakan itu untuk mengcounter tulisan anda yg berkata bahwa SSY dan mormon tidak sola scriptura.

tetapi sepertinya kamu ngga nyambung.. ha ha ha ha ha ha
Setau saya SSY tidak merayakan natal 25 Desember dan kebanyakan denom Protestan malah merayakan natal 25 Desember...

catatan merayakan natal 25 Desember adalah bukan ajaran sola scriptura melainkan ajaran dari Tradisi... :D

Jadi yang sola scriptura malahan SSY  :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 02, 2013, 08:40:58 AM
point yang mau dikatakan adalah banyak denom menurut bro Gavin adalah buah dari masing2 pemikiran dari sola scriptura.
Sola scriptura menurut denom A lain dengan sola scriptura denom B makanya mereka berpisah.. :)

Prinsip yang benar adalah :

"In Essentials, Unity. In Non-essentials, Liberty."

Kalau perbedaan doktrin yang melawan Alkitab itu bidat namanya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 03, 2013, 12:28:58 PM
Prinsip yang benar adalah :

"In Essentials, Unity. In Non-essentials, Liberty."



Mudah-mudah-an tau artinya (karena ini bahasa inggris)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 03, 2013, 12:41:53 PM
Mudah-mudah-an tau artinya (karena ini bahasa inggris)

Saya bukan anda yang mengutip link yang tidak relevan sama sekali karena kebodohan bahasa Inggris.!

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 03, 2013, 01:34:22 PM
Saya bukan anda yang mengutip link yang tidak relevan sama sekali karena kebodohan bahasa Inggris.!

Bukannya situ kagak bisa bahasa english sehingga tidak tahu bagian mana yg relevan.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 03, 2013, 01:38:10 PM
Bukannya situ kagak bisa bahasa english sehingga tidak tahu bagian mana yg relevan.

Kamau yang nggak sanggup mempertahankan opini sendiri tapi pakai bukti palsu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 03, 2013, 03:04:55 PM
Prinsip yang benar adalah :

"In Essentials, Unity. In Non-essentials, Liberty."

Kalau perbedaan doktrin yang melawan Alkitab itu bidat namanya.
doktrin keselamatan misalnya OSAS jelas doktrin essential...masak doktrin keselamatan bisa tidak penting  :)

Tapi dalam berbagai denom Protestan ada yang OSAS dan ada yang tidak OSAS...sesuatu yang tidak pernah ada di jaman para rasul
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 04, 2013, 08:41:49 AM
doktrin keselamatan misalnya OSAS jelas doktrin essential...masak doktrin keselamatan bisa tidak penting  :)

Tapi dalam berbagai denom Protestan ada yang OSAS dan ada yang tidak OSAS...sesuatu yang tidak pernah ada di jaman para rasul

Soal OSAS tidak akan merusak iman seseorang melainkan membutuhkan kedewasaan untuk mampu memahaminya berbeda dengan misalnya Tritunggal,ke-esaan Perantara keselamatan,Kasih Karunia didalam keselamatan,dll.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 05, 2013, 02:54:10 PM
Soal OSAS tidak akan merusak iman seseorang melainkan membutuhkan kedewasaan untuk mampu memahaminya berbeda dengan misalnya Tritunggal,ke-esaan Perantara keselamatan,Kasih Karunia didalam keselamatan,dll.
Tunjukkan dalam Kitab Suci ada umat yang percaya OSAS dan ada yang tidak dan Tuhan Yesus atau para rasul tidak masalah dengan pro kontra semacam itu  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on January 05, 2013, 05:04:32 PM

Jadi yang sola scriptura malahan SSY  :lol:

ikut nyimak tapi malah jadi bingung nih,
para sola mengikuti niru SSY ,atau ssy niru para sola   ??


Tuhan Yesus memberkati
Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 05, 2013, 09:19:44 PM
ikut nyimak tapi malah jadi bingung nih,
para sola mengikuti niru SSY ,atau ssy niru para sola   ??


Tuhan Yesus memberkati
Han
Perayaan natal 25 Desember tidak ada dalam scriptura jadi dalam hal ini yang tidak merayakan natal 25 Desember adalah yang sola scriptura...contohnya SSY  :D
Tapi kenyataannya banyak Gereja seperti Gereja Katolik dan Gereja2 Protestan dari berbagai denom merayakan natal 25 Desember jadi bisa dikatakan Gereja2 ini tidak sola scriptura  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 06, 2013, 08:33:41 AM
Tunjukkan dalam Kitab Suci ada umat yang percaya OSAS dan ada yang tidak dan Tuhan Yesus atau para rasul tidak masalah dengan pro kontra semacam itu  :D

Ajaran OSAS :

Yoh.10:28,29 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 06, 2013, 08:36:23 AM
Perayaan natal 25 Desember tidak ada dalam scriptura jadi dalam hal ini yang tidak merayakan natal 25 Desember adalah yang sola scriptura...contohnya SSY  :D
Tapi kenyataannya banyak Gereja seperti Gereja Katolik dan Gereja2 Protestan dari berbagai denom merayakan natal 25 Desember jadi bisa dikatakan Gereja2 ini tidak sola scriptura  :D

Hari Natal tidak diwajibkan di Alkitab mau ikut atau tidak merayakannya bukan masalah dosa dan bukan masalah prinsipil!

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 06, 2013, 08:37:00 AM
ikut nyimak tapi malah jadi bingung nih,
para sola mengikuti niru SSY ,atau ssy niru para sola   ??


Tuhan Yesus memberkati
Han

SSY adalah bidat !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on January 06, 2013, 01:41:59 PM
Hari Natal tidak diwajibkan di Alkitab mau ikut atau tidak merayakannya bukan masalah dosa dan bukan masalah prinsipil!

SSY juga mengatakan demikian itu

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on January 06, 2013, 01:44:12 PM
SSY adalah bidat !

sesama bidad juga harus saling mengasihi

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 06, 2013, 04:04:42 PM
Ajaran OSAS :

Yoh.10:28,29 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

(27) Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

(28,29) dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.


TERNYATA AYAT AYAT INI MENJELASKAN tentang anak-anak yg MAU MENDENGARKAN suara Yesus.
Mereka inilah yang TIDAK AKAN BISA BINASA.

tidak ada  hubungan dengan OSAS.

Lha wong yang tadinya selamat, jikalau TIDAK MAU MENDENGARKAN juga akan jadi TIDAK SELAMAT.

ini sola scriptura atau cicip-cicip tura sih.. (cicip tura = dikit-dikit ngambilnya)  :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 06, 2013, 04:06:50 PM
Nah coba kita tunggu apakah balasan si soli ini nyambung atau kagak.  :afro1:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 07, 2013, 06:17:25 AM
(27) Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

(28,29) dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.


TERNYATA AYAT AYAT INI MENJELASKAN tentang anak-anak yg MAU MENDENGARKAN suara Yesus.
Mereka inilah yang TIDAK AKAN BISA BINASA.

tidak ada  hubungan dengan OSAS.

Lha wong yang tadinya selamat, jikalau TIDAK MAU MENDENGARKAN juga akan jadi TIDAK SELAMAT.

ini sola scriptura atau cicip-cicip tura sih.. (cicip tura = dikit-dikit ngambilnya)  :lol:

Kalau Tuhan tidak bekerja memberikan kemauan manusia tidak mungkin percaya :

Fil.2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Inilah bukti Bersola-scriptura yang benar bukan menambah nambah apa yang tidak ada di Alkitab !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 07, 2013, 06:20:00 AM
Nah coba kita tunggu apakah balasan si soli ini nyambung atau kagak.  :afro1:

Baca 250 dan camkan !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 08, 2013, 06:40:06 AM
Kalau Tuhan tidak bekerja memberikan kemauan manusia tidak mungkin percaya :

Fil.2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Inilah bukti Bersola-scriptura yang benar bukan menambah nambah apa yang tidak ada di Alkitab !

Ooo.. jadi yg memberikan kemauan pada adam untuk makan buah terlarang adalah Tuhan sendiri..

Baru tahu.

----

ini sola scriptura atau cicip-cicip tura sih.. (cicip tura = dikit-dikit ngambilnya)     :giggle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 08, 2013, 06:46:46 AM
Ooo.. jadi yg memberikan kemauan pada adam untuk makan buah terlarang adalah Tuhan sendiri..

Baru tahu.

----

ini sola scriptura atau cicip-cicip tura sih.. (cicip tura = dikit-dikit ngambilnya)     :giggle:

Kalau kemauan yang jahat memang sama dengan pikiranmu asalnya tetapi untung Alkitab mengajarkan bahwa dari Tuhan tidak pernah keluar yang jahat karena Dia Baik dan Kudus.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 08, 2013, 07:08:25 AM
Kalau kemauan yang jahat memang sama dengan pikiranmu asalnya tetapi untung Alkitab mengajarkan bahwa dari Tuhan tidak pernah keluar yang jahat karena Dia Baik dan Kudus.

Fil.2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Ternyata ngga ada kata "BAIK" di ayat itu.. yang ada hanya "KEMAUAN"




ini sola scriptura atau cicip-cicip tura sih.. (cicip tura = dikit-dikit ngambilnya)       :giggle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 08, 2013, 07:10:14 AM
Fil.2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Ternyata ngga ada kata "BAIK" di ayat itu.. yang ada hanya "KEMAUAN"


ini sola scriptura atau cicip-cicip tura sih.. (cicip tura = dikit-dikit ngambilnya)       :giggle:

Karena pikiranmu yang kotor mengenai Allah !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 08, 2013, 08:09:57 AM
Karena pikiranmu yang kotor mengenai Allah !

Dimana kata "BAIK" nya...?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 09, 2013, 07:08:27 AM
Dimana kata "BAIK" nya...?

Matius  19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."

Camkan ajaran Alkitab itu !


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 09, 2013, 07:36:23 AM
Matius  19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."Camkan ajaran Alkitab itu !

Masuk dalam hidup bukannya tinggal dimasukkan dalam list saja list OSAS  :D
Kenapa harus repot2 menuruti segala perintah ....menuruti segala perintah kan masuk dalam perbuatan dan tanggapan manusianya ...pie iki orang yang menganut doktrin OSAS malah mengajarkan tentang pentingnya tanggapan manusia untuk masuk ke dalam" hidup "  :doh:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 09, 2013, 07:41:37 AM
Hari Natal tidak diwajibkan di Alkitab mau ikut atau tidak merayakannya bukan masalah dosa dan bukan masalah prinsipil!
Saya ambil logika berpikir anda...
kanon Kitab Suci tidak ada dalam Alkitab berarti kanon Kitab Suci tidak diwajibkan dong   :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 09, 2013, 07:50:07 AM
Ajaran OSAS :

Yoh.10:28,29 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku. Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapa pun, dan seorang pun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

sudah dijawab oleh bro Gavin . Pointnya adalah semua yang diselamatkan Allah adalah orang yang memilih untuk mau menanggapi perintah Allah ...

Even orang2 yang sudah dirindukan Allah sendiri jika mereka tidak mau tidak dapat diselamatkan Allah

masih ingat kan ayatnya
Mat 23:37
Yerusalem, Yerusalem  , engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu!  Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

dan anda belum menjawab pertanyaan saya :
Tunjukkan ayat Alkitab yang membagi orang percaya OSAS dan tidak OSAS dan bahwa masalah itu bukan masalah prinsipil  persis seperti keadaan denom Protestan yang sekarang ada yang pro OSAS dan ada yang kontra OSAS
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 10, 2013, 05:46:15 AM
Matius  19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."

Camkan ajaran Alkitab itu !

Fil.2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Ternyata ngga ada kata "BAIK" di ayat itu.. yang ada hanya "KEMAUAN"


ini sola scriptura atau cicip-cicip tura sih.. (cicip tura = dikit-dikit ngambilnya)        :scold:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 10, 2013, 05:51:09 AM
Fil.2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

Ternyata ngga ada kata "BAIK" di ayat itu.. yang ada hanya "KEMAUAN"


ini sola scriptura atau cicip-cicip tura sih.. (cicip tura = dikit-dikit ngambilnya)        :scold:

Emangnya Allah memberikan kemauan yang jahat sepertimu !

Makanya camkan baik baik Scriptura !

Mana bukti perpecahan denominasi bualanmu itu ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 10, 2013, 05:59:18 AM
sudah dijawab oleh bro Gavin . Pointnya adalah semua yang diselamatkan Allah adalah orang yang memilih untuk mau menanggapi perintah Allah ...

Even orang2 yang sudah dirindukan Allah sendiri jika mereka tidak mau tidak dapat diselamatkan Allah

masih ingat kan ayatnya
Mat 23:37
Yerusalem, Yerusalem  , engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu!  Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

dan anda belum menjawab pertanyaan saya :
Tunjukkan ayat Alkitab yang membagi orang percaya OSAS dan tidak OSAS dan bahwa masalah itu bukan masalah prinsipil  persis seperti keadaan denom Protestan yang sekarang ada yang pro OSAS dan ada yang kontra OSAS


Itulah bukti kematian rohani bangsa Israel yang tidak pernah mau mencari Allah yang benar :

Roma 3:10,11 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah.

Masalah keselamatan adalah masalah prinsipil karena itulah Yesus datang kedunia,sebab kalau manusia bisa menyelamatkan dirinya sendiri tidak perlu Yesus harus disalibkan di Golgota.

OSAS adalah prinsip kebenaran Alkitab karena semua rencana Allah tidak mungkin gagal :

Ayub 42:2 "Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.

Kecuali kalau anda menganggap keselamatan seseorang itu bukan rencana Allah.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 10, 2013, 06:14:40 AM
Saya ambil logika berpikir anda...
kanon Kitab Suci tidak ada dalam Alkitab berarti kanon Kitab Suci tidak diwajibkan dong   :D

Kanon bukan pengajaran melainkan hanya proses pengumpulan,penelitian,pemilihan dari apa yang sudah ditulis oleh Nabi dan Rasul.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 10, 2013, 06:16:46 AM
Masuk dalam hidup bukannya tinggal dimasukkan dalam list saja list OSAS  :D
Kenapa harus repot2 menuruti segala perintah ....menuruti segala perintah kan masuk dalam perbuatan dan tanggapan manusianya ...pie iki orang yang menganut doktrin OSAS malah mengajarkan tentang pentingnya tanggapan manusia untuk masuk ke dalam" hidup "  :doh:

List OSAS sudah ada di Surga yaitu "Kitab Kehidupan".

Walau sudah selamat tetap saja harus taat kepada Perintah Allah karena mereka adalah anak anak Allah yang harus taat kepada Bapanya yang di Surga.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 11, 2013, 10:11:37 AM
List OSAS sudah ada di Surga yaitu "Kitab Kehidupan".

Walau sudah selamat tetap saja harus taat kepada Perintah Allah karena mereka adalah anak anak Allah yang harus taat kepada Bapanya yang di Surga.
Yang kamu omongkan dengan yang scriptura omongkan kok berbeda yah  liat
Matius  19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."

liat yang di bold dan Camkan ajaran Alkitab itu !
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 11, 2013, 10:43:39 AM
Kanon bukan pengajaran melainkan hanya proses pengumpulan,penelitian,pemilihan dari apa yang sudah ditulis oleh Nabi dan Rasul.
kanon jelas ajaran yang harus dijaga oleh Gereja oleh karena itu Gereja menolak injil2 gnostik masuk ke dalam kanon begitu juga orang yang meragukan kewibawaan kitab Yakobus yang dibilang seperti surat jerami  :D

kanon yang buat banyak Marcion juga ada...oleh karena itu kanon itu butuh keputusan dari magisterium kitab2 mana saja yang dapat digolongkan sebagai kanon Kitab Suci dan keputusan magisterium tersersebut dipercaya umat sebagai keputusan yang diinspirasikan oleh Roh Kudus.

kanon Kitab Suci tidak tertulis dalam Kitab Suci tapi derajat kewibawaan hasil kanonisasi itu sama atau setara dengan ayat2 Kitab Suci itu sendiri  :afro:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 12, 2013, 04:14:35 AM
Emangnya Allah memberikan kemauan yang jahat sepertimu !

Makanya camkan baik baik Scriptura !

Mana bukti perpecahan denominasi bualanmu itu ?

ada kata BAIK lho di ayat itu...
ngga baca ya...?
emosi mulu sih.   :drool:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 12, 2013, 05:09:05 AM
Yang kamu omongkan dengan yang scriptura omongkan kok berbeda yah  liat
Matius  19:17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah."

liat yang di bold dan Camkan ajaran Alkitab itu !

Anda menanyakan list OSAS dan sudah saya jawab dengan Daftar didalam Kitab Kehidupan.

Apanya yang salah dengan jawaban saya ?

Yang baik itu menurut standard Allah hanyalah Allah sendiri karena semua manusia sudah berdosa.

Memang untuk bisa memperoleh hidup kekal harus taat kepada perintah Allah berarti Sola Scriptura.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 12, 2013, 05:13:16 AM
kanon jelas ajaran yang harus dijaga oleh Gereja oleh karena itu Gereja menolak injil2 gnostik masuk ke dalam kanon begitu juga orang yang meragukan kewibawaan kitab Yakobus yang dibilang seperti surat jerami  :D

kanon yang buat banyak Marcion juga ada...oleh karena itu kanon itu butuh keputusan dari magisterium kitab2 mana saja yang dapat digolongkan sebagai kanon Kitab Suci dan keputusan magisterium tersersebut dipercaya umat sebagai keputusan yang diinspirasikan oleh Roh Kudus.

kanon Kitab Suci tidak tertulis dalam Kitab Suci tapi derajat kewibawaan hasil kanonisasi itu sama atau setara dengan ayat2 Kitab Suci itu sendiri  :afro:

Isi kanon yang merupakan Alkitab Firman Tuhan sedangkan pengkanonan adalah proses pengumpulan,penelitian dan pemilihan mana yang asli tulisan Nabi dan Rasul,karena pada waktu itu banyak Injil palsu yang beredar.

Kanon bukan ajaran sehingga menjadikannya ajaran merupakan penambahan wahyu yang dilarang Tuhan.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 12, 2013, 05:14:27 AM
ada kata BAIK lho di ayat itu...
ngga baca ya...?
emosi mulu sih.   :drool:

Jawab dulu fitnahanmu yang mengatakan kristen pecah menjadi 32.000.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 12, 2013, 05:16:35 AM
Masuk dalam hidup bukannya tinggal dimasukkan dalam list saja list OSAS  :D
Kenapa harus repot2 menuruti segala perintah ....menuruti segala perintah kan masuk dalam perbuatan dan tanggapan manusianya ...pie iki orang yang menganut doktrin OSAS malah mengajarkan tentang pentingnya tanggapan manusia untuk masuk ke dalam" hidup "  :doh:

Untuk masuk kedalam hidup berarti manusia memiliki tanggungjawab merespon panggilan keselamatan dari Allah setelah dia diberikan hidup yang baru melalui kelahiran baru oleh Roh dan Firman.

Itu adalah proses keselamatan yang terjadi didunia ini.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 12, 2013, 05:17:53 AM
Saya ambil logika berpikir anda...
kanon Kitab Suci tidak ada dalam Alkitab berarti kanon Kitab Suci tidak diwajibkan dong   :D

Kanon adalah pekerjaan Roh Kudus bukan soal wajib atau tidak !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: WorldPeace8281 on January 12, 2013, 12:33:36 PM
Bengcu Menggugat Karena Perpuluhan Adalah Ajaran Sesat
Posted on October 16, 2011 by hai hai bengcu   

Di gereja Protestan (GKI, GPIB, HKBP, GRII, dll), Pendeta mendapat UPAH alias GAJI sedangkan di gereja Pentakosta dan Kharismatik, Pendeta tidak mendapat UPAH namun mewarisi pusaka suku Lewi yaitu persembahan PERPULUHAN jemaat. Walaupun banyak yang mengajarkan bahwa PERPULUHAN adalah pajak 10% dari keuntungan (panen dan ternak) namun sesungguhnya yang dimaksudkan dengan PERPULUHAN adalah yang kena HITUNGAN kesepuluh adalah milik Tuhan. Dari semua ternak milik seseorang, yang kena hitungan PULUHAN (ke 10, ke 20, ke 30, dst) adalah milik Tuhan. Misal, tahun lalu punya 100 domba, 10 ekor harus dipersembahkan sebagai PERPULUHAN sehingga tahun ini punya 90 ekor. Tahun ini tidak ada domba yang melahirkan maupun mati sehingga jumlahnya tetap 90 ekor. Dari jumlah tersebut, 9 ekor adalah milik Tuhan. Dalam generasi ini, banyak pengkotbah yang mengajarkan bahwa perpuluhan adalah milik Allah. Tidak memberi perpuluhan dengan benar berarti menipu Roh Kudus dan mencuri milik Allah. Menipu atau mencuri persembahan perpuluhan akan mengakibatkan kemelaratan. Memberi perpuluhan dengan benar dan murah hati akan mendatangkan rejeki. Benarkah Alkitab mengajarkan bahwa Pendeta mewarisi pusaka suku Lewi yaitu persembahan perpuluhan? Apakah Alkitab mengajarkan bahwa orang Kristen harus memberi persembahan perpuluhan?

Abraham dan Melkisedek

bahwa raja-raja ini berperang melawan Bera, raja Sodom, Birsya, raja Gomora, Syinab, raja Adma, Syemeber, raja Zeboim dan raja negeri Bela, yakni negeri Zoar. Kejadian 14:2 

Di lembah Sidim itu di mana-mana ada sumur aspal. Ketika raja Sodom dan raja Gomora melarikan diri, jatuhlah mereka ke dalamnya, dan orang-orang yang masih tinggal hidup melarikan diri ke pegunungan. Kejadian 14:10

Segala harta benda Sodom dan Gomora beserta segala bahan makanan dirampas musuh, lalu mereka pergi. Kejadian 14:11

Juga Lot, anak saudara Abram, beserta harta bendanya, dibawa musuh, lalu mereka pergi–sebab Lot itu diam di Sodom.  Kejadian 14:12

Dan pada waktu malam berbagilah mereka, ia dan hamba-hambanya itu, untuk melawan musuh; mereka mengalahkan dan mengejar musuh sampai ke Hoba di sebelah utara Damsyik. Kejadian 14:15

Dibawanyalah kembali segala harta benda itu; juga Lot, anak saudaranya itu, serta harta bendanya dibawanya kembali, demikian juga perempuan-perempuan dan orang-orangnya. Kejadian 14:16

Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja. Kejadian 14:17

Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi. Kejadian 14:18

Lalu ia memberkati Abram, katanya: “Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi, Kejadian 14:19

dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu.” Lalu Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya. Kejadian 14:20

Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: “Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu.” Kejadian 14:21

Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: “Aku bersumpah demi Tuhan, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi: Kejadian 14:22

Aku tidak akan mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya. Kejadian 14:23

Kalau aku, jangan sekali-kali! Hanya apa yang telah dimakan oleh bujang-bujang ini dan juga bagian orang-orang yang pergi bersama-sama dengan aku, yakni Aner, Eskol dan Mamre, biarlah mereka itu mengambil bagiannya masing-masing.” Kejadian 14:24

Di Sodom ada dua orang raja. Yang satu namanya Bera yang lainnya bernama Melkisedek. Raja Bera, berperang lalu kalah kemudian jatuh ke dalam sumur minyak dan mati. Ketika Abraham kembali dari perang, Melkisedek keluar dari Sodom lalu menyambutnya di lembah Syawe, yakni Lembah Raja. Melkisedek artinya raja kebenaran dan bergelar raja Salem artinya raja damai sejahtera. Dia seorang Imam El Elyown (Allah Yang Mahatinggi). Dia memberkati Abraham.

Abraham memberikan 10% dari semuanya namun Melkisedek menyatakan bahwa Abraham boleh mengambil semua harta itu sebab dia hanya menghendaki orang-orangnya. Abraham menolak mentah-mentah tawaran tersebut untuk menghindari ejekan dirinya kaya karena Melkisedek. Abraham menyatakan, kecuali yang dimakan oleh bujang-bujangnya dan bagian Aner, Eskol dan Mamre yang berperang dengannya, dia tidak akan mengambil bagian dari harta rampasannya.

1.    Bera, raja Sodom
2.    Birsya, raja Gomora
3.    Syinab, raja Adma
4.    Syemeber, raja Zeboim
5.    Bela, raja Zoar
6.    Melkisedek raja Sodom
7.    Lot ponakan Abraham
8.    Aner sekutu Abraham
9.    Eskol sekutu Abraham
10.    Mamre sekutu Abraham

Ke 10 orang tersebut di atas adalah mereka yang terlibat dalam perang yang dimenangkan oleh Abraham. 7 orang pertama adalah mereka yang hartanya dirampas sedangkan 3 orang terakhir adalah sekutu Abraham yang ikut berperang. Bagi dirinya sendiri, Abraham tidak mengambil apa pun. Mungkinkah Abraham membagi semua pampasan perang menjadi 10 bagian menurut nama-nama tersebut di atas? Itukah sebabnya Abraham memberikan 10% dari semuanya kepada Melkisedek? Alkitab sama sekali tidak mencatat hal demikian, itu sebabnya walaupun nampak logis namun bukan ajaran Alkitab. Mengajarkan yang tidak diajarkan Alkitab sebagai ajaran Alkitab namanya membual.

Abraham sama sekali tidak memberi persembahan alias upeti namun membagi pampasan perangnya 10% kepada Melkisedek dan tidak mengambil bagian untuk dirinya sendiri. Alkitab sama sekali tidak mencatat kisah Abraham memberi perpuluhan kepada Melkisedek dari hasil pertanian dan peternakannya. Bahkan Alkitab juga tidak pernah mencatat interaksi Abraham dan Melkisedek. Oleh karena itu, menjadikan kisah Abraham dan Melkisedek sebagai dasar ajaran perpuluhan umat Kristen benar-benar ngaco belo.

Yakub dan Nazar Pepuluhan

Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya.  Kejadian 28:18

Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus. Kejadian 28:19

Lalu bernazarlah Yakub: “Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi  aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai, Kejadian 28:20

sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka Tuhan akan menjadi Allahku. Kejadian 28:21

Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.” Kejadian 28:22

Ketika melarikan diri dari Esau, di Betel, Yakub bernazar untuk memberikan perpuluhan kepada Tuhan (YHWH), namun Perjanjian Lama sama sekali tidak mencatat kisah Yakub menepati nazarnya. Mustahil menjadikan NAZAR Yakub sebagai dasar ajaran perpuluhan umat Kristen.

-bersambung-
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: WorldPeace8281 on January 12, 2013, 12:34:52 PM
-lanjutan-

Obyek Perpuluhan

Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil benih di tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik Tuhan; itulah persembahan kudus bagi Tuhan. Imamat 27:30

Tetapi jikalau seseorang mau menebus juga sebagian dari persembahan persepuluhannya itu, maka ia harus menambah seperlima. Imamat 27:31

Mengenai segala persembahan persepuluhan dari lembu sapi atau kambing domba, maka dari segala yang lewat dari bawah tongkat gembala waktu dihitung, setiap yang kesepuluh harus menjadi persembahan kudus bagi Tuhan. Imamat 27:32

Janganlah dipilih-pilih mana yang baik dan mana yang buruk, dan janganlah ditukar; jikalau orang menukarnya juga, maka baik hewan itu maupun tukarnya haruslah kudus dan tidak boleh ditebus. Imamat 27:33

Pesta Makan Perpuluhan

“Haruslah engkau benar-benar mempersembahkan sepersepuluh dari seluruh hasil benih yang tumbuh di ladangmu, tahun demi tahun. Ulangan 14:22

Di hadapan Tuhan, Allahmu, di tempat yang akan dipilih-Nya untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah engkau memakan persembahan persepuluhan dari gandummu, dari anggurmu dan minyakmu, ataupun dari anak-anak sulung lembu sapimu dan kambing dombamu, supaya engkau belajar untuk selalu takut akan Tuhan, Allahmu. Ulangan 14:23

Apabila, dalam hal engkau diberkati Tuhan, Allahmu, jalan itu terlalu jauh bagimu, sehingga engkau tidak dapat mengangkutnya, karena tempat yang akan dipilih Tuhan untuk menegakkan nama-Nya di sana terlalu jauh dari tempatmu, Ulangan 14:24

maka haruslah engkau menguangkannya dan membawa uang itu dalam bungkusan dan pergi ke tempat yang akan dipilih Tuhan, Allahmu, Ulangan 14:25

dan haruslah engkau membelanjakan uang itu untuk segala yang disukai hatimu, untuk lembu sapi atau kambing domba, untuk anggur atau minuman yang memabukkan, atau apa pun yang diingini hatimu, dan haruslah engkau makan di sana di hadapan Tuhan, Allahmu dan bersukaria, engkau dan seisi rumahmu. Ulangan 14:26

Juga orang Lewi yang diam di dalam tempatmu janganlah kauabaikan, sebab ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau. Ulangan 14:27

Tiga Tahun Sekali

Pada akhir tiga tahun engkau harus mengeluarkan segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu dalam tahun itu dan menaruhnya di dalam kotamu; Ulangan 14:28

maka orang Lewi, karena ia tidak mendapat bagian milik pusaka bersama-sama engkau, dan orang asing, anak yatim dan janda yang di dalam tempatmu, akan datang makan dan menjadi kenyang, supaya Tuhan, Allahmu, memberkati engkau di dalam segala usaha yang dikerjakan tanganmu. Ulangan 14:29

Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat Tuhan, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat Tuhan dengan tangan hampa, Ulangan 16:16

“Apabila dalam tahun yang ketiga, tahun persembahan persepuluhan, engkau sudah selesai mengambil segala persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu, maka haruslah engkau memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim dan kepada janda, supaya mereka dapat makan di dalam tempatmu dan menjadi kenyang. Ulangan 26:12

Dan haruslah engkau berkata di hadapan Tuhan, Allahmu: Telah kupindahkan persembahan kudus itu dari rumahku, juga telah kuberikan kepada orang Lewi, dan kepada orang asing, anak yatim dan kepada janda, tepat seperti perintah yang telah Kauberikan kepadaku. Tidak kulangkahi atau kulupakan sesuatu dari perintah-Mu itu Ulangan 26:13

Perpuluhan Israel Adalah Pusaka Suku Lewi

Mengenai bani Lewi, sesungguhnya Aku berikan kepada mereka segala persembahan persepuluhan di antara orang Israel sebagai milik pusakanya, untuk membalas pekerjaan yang dilakukan mereka, pekerjaan pada Kemah Pertemuan. Bilangan 18:21

Maka janganlah lagi orang Israel mendekat kepada Kemah Pertemuan, sehingga mereka mendatangkan dosa kepada dirinya, lalu mati; Bilangan 18:22

tetapi orang Lewi, merekalah yang harus melakukan pekerjaan pada Kemah Pertemuan dan mereka harus menanggung akibat kesalahan mereka; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya bagimu turun-temurun. Mereka tidak akan mendapat milik pusaka di tengah-tengah orang Israel, Bilangan 18:23

sebab persembahan persepuluhan yang dipersembahkan orang Israel kepada Tuhan sebagai persembahan khusus Kuberikan kepada orang Lewi sebagai milik pusakanya; itulah sebabnya Aku telah berfirman tentang mereka: Mereka tidak akan mendapat milik pusaka di tengah-tengah orang Israel.” Bilangan 18:24

Perpuluhan Lewi Adalah Pusaka Keturunan Harun

“Lagi haruslah engkau berbicara kepada orang Lewi dan berkata kepada mereka: Apabila kamu menerima dari pihak orang Israel persembahan persepuluhan yang Kuberikan kepadamu dari pihak mereka sebagai milik pusakamu, maka haruslah kamu mempersembahkan sebagian dari padanya sebagai persembahan khusus kepada Tuhan, yakni persembahan persepuluhanmu dari persembahan persepuluhan itu, Bilangan 18:26

dan persembahan itu akan diperhitungkan sebagai persembahan khususmu, sama seperti gandum dari tempat pengirikan dan sama seperti hasil dari tempat pemerasan anggur. Bilangan 18:27

Secara demikian kamu pun harus mempersembahkan sebagai persembahan khusus kepada Tuhan sebagian dari segala persembahan persepuluhan yang kamu terima dari pihak orang Israel. Dan yang dipersembahkan dari padanya sebagai persembahan khusus kepada Tuhan haruslah kamu serahkan kepada imam Harun. Bilangan 18:28

Pemungut Perpuluhan

Dan tepung jelai kami yang mula-mula, dan persembahan-persembahan khusus kami, dan buah segala pohon, dan anggur dan minyak akan kami bawa kepada para imam, ke bilik-bilik rumah Allah kami, dan kepada orang-orang Lewi akan kami bawa persembahan persepuluhan dari tanah kami, karena orang-orang Lewi inilah yang memungut persembahan-persembahan persepuluhan di segala kota pertanian kami. Nehemia 10:37

Seorang imam, anak Harun, akan menyertai orang-orang Lewi itu, bila mereka memungut persembahan persepuluhan. Dan orang-orang Lewi itu akan membawa persembahan persepuluhan dari pada persembahan persepuluhan itu ke rumah Allah kami, ke bilik-bilik rumah perbendaharaan. Nehemia 10:38

Pada masa itu beberapa orang diangkat untuk mengawasi bilik-bilik perbendaharaan, bilik-bilik untuk persembahan khusus, untuk hasil pertama dan untuk persembahan persepuluhan, supaya sumbangan yang menurut hukum menjadi bagian para imam dan orang-orang Lewi dikumpulkan di bilik-bilik itu sesuai dengan ladang setiap kota. Sebab Yehuda bersukacita karena para imam dan orang-orang Lewi yang bertugas. Nehemia 12:44

Dan mereka dari anak-anak Lewi, yang menerima jabatan imam, mendapat tugas, menurut hukum Taurat, untuk memungut persepuluhan dari umat Israel, yaitu dari saudara-saudara mereka, sekalipun mereka ini juga adalah keturunan Abraham. Ibrani 7:5

Perpuluhan dan Janji Berkat

“Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!” Maleakhi 3:8

“Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku!” Maleakhi3:9

“Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku” Maleakhi 3:10

Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman Tuhan semesta alam. Maleakhi 3:11

Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman Tuhan semesta alam.” Maleakhi 3:12

-bersambung-
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: WorldPeace8281 on January 12, 2013, 12:35:44 PM
-lanjut-

Menipu Jemaat dan Mencuri Milik Suku Lewi

Obyek perpuluhan bangsa Israel adalah hasil pertanian dan peternakan. Perpuluhan dihitung setahun sekali. Sebagian perpuluhan digunakan untuk pesta makan perpuluhan di tempat yang ditentukan oleh Tuhan (YHWH), sebagian yang lainnya disimpan di rumah untuk dikumpulkan oleh suku Lewi dan imam-imam ke perbendaharaan rumah Tuhan tiga tahun sekali. Perpuluhan bangsa Israel adalah milik pusaka suku Lewi sedangkan perpuluhan suku Lewi adalah milik pusaka keturunan Harun.

Sebab semua orang yang berdosa tanpa hukum Taurat akan binasa tanpa hukum Taurat; dan semua orang yang berdosa di bawah hukum Taurat akan dihakimi oleh hukum Taurat. Roma 2:12

Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya. Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal. Lukas 16:16-17

Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, Efesus 2:15

Umat Kristen wajib memberi perpuluhan karena perpuluhan adalah milik Tuhan sehingga tidak memberi perpuluhan dengan benar berarti mencuri milik Tuhan. Itulah yang diajarkan oleh Pdt Dr. Stephen Tong. Di dalam Imamat 27:30, YHWH (Tuhan) mengklaim bahwa sepersepuluh hasil panen bangsa Israel adalah milik-Nya dan di dalam Imamat 27:32 Dia mengklaim bahwa setiap ternak ke sepuluh bangsa Israel adalah milik-Nya. Berdasarkan ayat-ayat tersebutlah Pdt Dr. Stephen Tong membangun doktrin perpuluhan adalah milik Tuhan. Ajaran demikian SESAT karena bertentangan dengan ajaran Alkitab.

Perpuluhan adalah perintah dan ketentuan Hukum Taurat. Hukum Taurat diberikan oleh YHWH (Tuhan) kepada bangsa Israel dan hanya berlaku bagi bangsa Yahudi. Orang non Yahudi tidak terikat oleh Hukum Taurat. Orang non Yahudi tidak dihakimi dengan Hukum Taurat. Di zaman Perjanjian Lama hanya orang Yahudi yang memberikan perpuluhan. Orang non Yahudi sama sekali tidak memberi perpuluhan. YHWH (Tuhan) tidak pernah mengklaim bahwa sepersepuluh hasil panen dan ternak bangsa non Yahudi adalah milik-Nya. Tidak ada ancaman hukuman bagi orang Yahudi yang tidak memberi perpuluhan. Perjanjian Lama sama sekali tidak mencatat kisah orang Yahudi yang kena tulah atau kena kutuk atau dihukum YHWH (Tuhan) karena tidak memberi perpuluhan atau memberi perpuluhan tidak benar. Perjanjian Lama juga tidak mencatat kisah orang Yahudi yang mendapat berkat berlimpah karena memberi perpuluhan dengan murah hati.

Pada mulanya para rasul dan orang Yahudi Kristen menyangka menjadi Kristen berarti mengikatkan diri pada Hukum Taurat dan segala perintah dan ketentuannya. Namun, ketika masih di dunia, Yesus mengajarkan bahwa Hukum Taurat dan kitab para nabi hanya berlaku sampai zaman Yohanes. Paulus mengajarkan bahwa melalui kematian-Nya sebagai manusia YHWH (Tuhan) alias Yesus telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya. Itu sebabnya, mengajari umat Kristen wajib menjalankan tradisi perpuluhan bangsa Yahudi adalah PENIPUAN dan PENCURIAN. MENIPU jemaat dan MENCURI milik suku Lewi. Jemaat yang memberi perpuluhan karena meyakininya sebagai ajaran Alkitab adalah korban penyesatan.

Bagaimana dengan orang Yahudi? Apakah mereka harus memberi perpuluhan? Tidak perlu! Kenapa demikian? Karena Hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya hanya berlaku sampai zaman Yohanes. Karena Hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya sudah batal ketika Yesus mati di atas salib.

Upah Pekerja Injil Dan Persembahan

Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Matius 10:10

Tidak tahukah kamu, bahwa mereka yang melayani dalam tempat kudus mendapat penghidupannya dari tempat kudus itu dan bahwa mereka yang melayani mezbah, mendapat bahagian mereka dari mezbah itu? 1 Korintus 9:13   

Demikian pula Tuhan telah menetapkan, bahwa mereka yang memberitakan Injil, harus hidup dari pemberitaan Injil itu. 1 Korintus 9:14

Tidak ada yang gratis di dunia ini. Bila anda mendapatkannya gratis itu berarti ada yang traktir. Gereja perlu uang untuk membiayai pembangunan, pemeliharaan dan penyelengaraan sementara para pekerja Injil perlu uang untuk membiayai diri dan keluarganya. Dari mana semua uang itu berasal? Dari persembahan jemaat. Berapa banyak persembahan yang harus diberikan oleh jemaat kepada gereja? Menurut kerelaannya masing-masing. Apa yang akan terjadi bila tidak memberi? Anda akan disebut jemaat pelit. Apakah rejeki kita akan seret bila tidak memberi? Apakah kita akan murah rejeki bila memberi banyak? Perjanjian Baru tidak pernah mengaitkan persembahan dengan rejeki.

TAMAT
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Frodo on January 12, 2013, 03:28:50 PM
Eh tong, OOT tuh tauk !
Lagi sakit ya, wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: roderick on January 12, 2013, 06:12:21 PM
Untuk masuk kedalam hidup berarti manusia memiliki tanggungjawab merespon panggilan keselamatan dari Allah setelah dia diberikan hidup yang baru melalui kelahiran baru oleh Roh dan Firman.

Itu adalah proses keselamatan yang terjadi didunia ini.
Bagaimanakah seorang yang bejad total bisa merespon panggilan Allah?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 13, 2013, 07:21:57 AM
Bagaimanakah seorang yang bejad total bisa merespon panggilan Allah?

Makanya dia kudu dilahirbarukan dulu oleh Roh dan Firman.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: roderick on January 13, 2013, 09:15:48 AM
Makanya dia kudu dilahirbarukan dulu oleh Roh dan Firman.
Masa orang bejad total mau dilahirbarukan? Bejad total loh ya, bukan setengah, 3/4, atau 99,999999% bejad.
Total berarti 100%.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Frodo on January 13, 2013, 09:26:19 AM
Makanya dia kudu dilahirbarukan dulu oleh Roh dan Firman.

Maksudnya, orang bejad dimandiin dulu tong? Wkwkwkwkwkwkwk
Aneh aneh aja ya?

 :doh: :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 13, 2013, 11:17:50 AM
Masa orang bejad total mau dilahirbarukan? Bejad total loh ya, bukan setengah, 3/4, atau 99,999999% bejad.
Total berarti 100%.

Tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh darah Kristus.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 13, 2013, 05:33:44 PM
Damai sejahtera bagi FIKers sekalian.

Jika ada yang mengatakan bahwa tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh darah Kristus, jangan dipercaya. Sebab, scriptura yang saya interpretasikan yaitu pada Mat 12:32 ada menyebut, Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. Ayat ini menurut pemahaman saya, menurut interpretasi saya, ternyata menentang Roh Kudus merupakan dosa yang tidak dapat diampuni. Jadi kalimat Tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh darah Kristus tidak perlu dipercaya, karena menurut Scriptura ada dosa yang tidak terampun.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 14, 2013, 05:04:43 AM
Damai sejahtera bagi FIKers sekalian.

Jika ada yang mengatakan bahwa tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh darah Kristus, jangan dipercaya. Sebab, scriptura yang saya interpretasikan yaitu pada Mat 12:32 ada menyebut, Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. Ayat ini menurut pemahaman saya, menurut interpretasi saya, ternyata menentang Roh Kudus merupakan dosa yang tidak dapat diampuni. Jadi kalimat Tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh darah Kristus tidak perlu dipercaya, karena menurut Scriptura ada dosa yang tidak terampun.

Damai, damai, damai.

Namanya juga pengikut ICIP-ICIP scriptura...
Ya itu artinya : ambil dikit-dikit dari scriptura, tafsirkan semau gue,.. kalau ngga cocok sama orang berarti gue yg bener..

Benar-benar ajaran yg tidak patut diterima....
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 14, 2013, 05:56:11 AM
Demikian juga kalau ada orang yang mengatakan bahwa orang percaya yang sudah didiami oleh Roh Kudus didalam dirinya dan dipelihara imannya oleh Roh Kudus,dimeteraikan keselamatannya oleh Roh Kudus,tetapi masih bisa menghujat Roh Kudus hanyalah bualan kosong belaka dan anti Alkitab alias tidak Sola Scriptura.

Jangan sekalipun percaya ajaran yang menyesatkan demikian !

Shalom - shalom - shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 14, 2013, 06:00:20 AM
Namanya juga pengikut ICIP-ICIP scriptura...
Ya itu artinya : ambil dikit-dikit dari scriptura, tafsirkan semau gue,.. kalau ngga cocok sama orang berarti gue yg bener..

Benar-benar ajaran yg tidak patut diterima....

Kalau pengikut Vincent of Lérins yang bidat semi pelagian itu mana ngerti Sola Scriptura !

Tidak aneh.

Itu artinya caramu berTUTUR RUsak dan GAgal.

Belajarlah cara bertutur yang ALKITABIAH (SOLA SCRIPTURA) bung !



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 14, 2013, 08:14:35 AM
Kanon adalah pekerjaan Roh Kudus bukan soal wajib atau tidak !
saya juga tau pekerjaan Roh Kudus tetapi melalui siapa melalui para penulis suci yang ditulis langsung dalam Alkitab atau melalui proses panjang Tradisi suci dan berakhir dalam sinode/ konsili Gereja...

Ini yang dari awal tidak pernah kamu akui bahwa kanon Kitab Suci bukanlah produk sola scriptura tetapi produk Tradisi suci kurang lebih 300 tahun setelah kitab Wahyu ditulis.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 15, 2013, 07:34:46 AM
saya juga tau pekerjaan Roh Kudus tetapi melalui siapa melalui para penulis suci yang ditulis langsung dalam Alkitab atau melalui proses panjang Tradisi suci dan berakhir dalam sinode/ konsili Gereja...

Ini yang dari awal tidak pernah kamu akui bahwa kanon Kitab Suci bukanlah produk sola scriptura tetapi produk Tradisi suci kurang lebih 300 tahun setelah kitab Wahyu ditulis.

Mengkaitkan Sola Scriptura dengan  kanonisasi adalah komentar aneh dan tidak relevan karena  yang satu berisi ajaran sedangkan yang satu proses mengumpulkan semua ajaran tsb.

Roh Kudus memang menggunakan manusia didalam bekerja tetapi manusia tidak dibenarkan mengklaim bahwa Alkitab itu merupakan hasil pekerjaan manusia karena sebelum dikanonisasipun semua sudah selesai ditulis oleh Nabi dan Rasul serta penulis yg lainnya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on January 15, 2013, 07:48:50 AM
Mengkaitkan Sola Scriptura dengan  kanonisasi adalah komentar aneh dan tidak relevan karena  yang satu berisi ajaran sedangkan yang satu proses mengumpulkan semua ajaran tsb.

Roh Kudus memang menggunakan manusia didalam bekerja tetapi manusia tidak dibenarkan mengklaim bahwa Alkitab itu merupakan hasil pekerjaan manusia karena sebelum dikanonisasipun semua sudah selesai ditulis oleh Nabi dan Rasul serta penulis yg lainnya.



nabi juga manusia
hanya manusia Yesus yang tak bisa salah tak bisa berdosa

Tuhan Yesus memberkati
Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 15, 2013, 11:40:48 AM
Mengkaitkan Sola Scriptura dengan  kanonisasi adalah komentar aneh dan tidak relevan karena  yang satu berisi ajaran sedangkan yang satu proses mengumpulkan semua ajaran tsb.

Roh Kudus memang menggunakan manusia didalam bekerja tetapi manusia tidak dibenarkan mengklaim bahwa Alkitab itu merupakan hasil pekerjaan manusia karena sebelum dikanonisasipun semua sudah selesai ditulis oleh Nabi dan Rasul serta penulis yg lainnya.
Justru sangat relevan karena proses dan kanonisasi adalah Fakta sejarah kristen .

Doktrin mu sola scriptura bertumpu pada kepercayaan hasil kanonisasi tersebut.

karena scriptura yang kamu maksudkan bukan scriptura yang terpisah2 melainkan scriptura yang rapi jali terkumpul antara PL dan PB yang sekali lagi dihasilkan oleh TRADISI bukan dituliskan dalam Alkitab.

Ini adalah fakta bahwa kanon hasil Tradisi bukan Tertulis dalam Kitab Suci dan siapapun tidak bisa menyangkal KEBENARAN ini.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on January 15, 2013, 05:59:07 PM
ini tiap thread jadi ngomongin Sola scriptura ???   :doh:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 15, 2013, 11:17:55 PM



nabi juga manusia
hanya manusia Yesus yang tak bisa salah tak bisa berdosa

Tuhan Yesus memberkati
Han

Roh Kudus adalah Allah juga seperti Yesus makanya pekerjaan-Nya juga tidak mungkin salah.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 15, 2013, 11:23:44 PM
Justru sangat relevan karena proses dan kanonisasi adalah Fakta sejarah kristen .

Doktrin mu sola scriptura bertumpu pada kepercayaan hasil kanonisasi tersebut.

karena scriptura yang kamu maksudkan bukan scriptura yang terpisah2 melainkan scriptura yang rapi jali terkumpul antara PL dan PB yang sekali lagi dihasilkan oleh TRADISI bukan dituliskan dalam Alkitab.

Ini adalah fakta bahwa kanon hasil Tradisi bukan Tertulis dalam Kitab Suci dan siapapun tidak bisa menyangkal KEBENARAN ini.

Siapa yang mengatakan Scriptura terpisah-pisah ? saya tidak pernah memisah-misahkan Kitab Suci,silahkan buktikan !

Apa yang salah dengan Sola Scriptura menurutmu silahkan dijelaskan secara lebih fokus !

Kalau bukan berdasarkan kebenaran Scriptura pakai apa kamu menilai ajaran gereja ? apa ditelan bulat bulat begitu saja ?

Baca perintah Tuhan :

I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 15, 2013, 11:25:59 PM
ini tiap thread jadi ngomongin Sola scriptura ???   :doh:

Memang seharusnyalah demikian karena semua argumentasi kekristenan hanya diukur oleh prinsip prinsip kebenaran Scriptura bukan sumber bikinan manusia yang relatif dan subyektif.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 16, 2013, 10:16:44 AM
Siapa yang mengatakan Scriptura terpisah-pisah ? saya tidak pernah memisah-misahkan Kitab Suci,silahkan buktikan !
Ooo... scriptura solideogloria itu didapat sudah utuh seperti sekarang, 'gedebug' dari langit, ya? Ada tertulis di Scriptura?

Kelihatannya Anda semakin hari semakin ngaco. Sudah jadi merenungkan interaksi Anda dengan partisipan lain di forum ini? Kayaknya belum, ya? Lakukan saja, untuk kemajuanmu juga.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on January 16, 2013, 10:34:05 AM
Ooo... scriptura solideogloria itu didapat sudah utuh seperti sekarang, 'gedebug' dari langit, ya? Ada tertulis di Scriptura?

Kelihatannya Anda semakin hari semakin ngaco. Sudah jadi merenungkan interaksi Anda dengan partisipan lain di forum ini? Kayaknya belum, ya? Lakukan saja, untuk kemajuanmu juga.

mas husa...
biarin mas... jangan disuruh merefleksikan diri.... kasihan mas...

sekarang ini kan dia sedang dalam fase ESTATIK & berada dalam area halusinatik yang merasa bahwa sudah "on the right track to heaven", dimana heaven itu memang di-mupeng-i nya..
kalo mas soli jadi sudah komtemplasi... nanti kasihan lho.. bisa terjadi perubahan mood yang drastis, dan malah efeknya mungkin bisa lebih buruk dari yang kita bayangkan...

jadi biarin aja sih mas dia berada di "alam"-nya sendiri...
kalo cuma nyumpah-nyumpah-in orang sesat & bidat itu mah biarin aja... kan yang ngomong dia ini.. bukan Tuhan kan? ehehe..
anggap aja latihan vokal.. biar gak fals nadanya...
atau latihan ngetik.. biar cepet...

rasanya sih di dunia nyata, impact terhadap society-nya minim kok mas...
biasanya karena kebanyakan mbulak-balik Alkitab dan belum sempat ter ekspose dengan realita dunia aja sih.. ehehe...

anyway... sejauh dia merasa itu sudah betul jalannya ke Surga.. yah.. siapa tahu emang bener... toh kita gak tahu kehendak Tuhan kan?
tinggal entar kalo udah sampai waktunya, kabar-kabari aja ya nyampe nya ke mana.. ehehe... siapa tahu malah re-inkarnasi jadi kucing? ehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 16, 2013, 11:05:37 AM
Siapa yang mengatakan Scriptura terpisah-pisah ? saya tidak pernah memisah-misahkan Kitab Suci,silahkan buktikan !

Apa yang salah dengan Sola Scriptura menurutmu silahkan dijelaskan secara lebih fokus !

Kalau bukan berdasarkan kebenaran Scriptura pakai apa kamu menilai ajaran gereja ? apa ditelan bulat bulat begitu saja ?

Baca perintah Tuhan :

I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Nah justru itu kalau scriptura bukan kitab2 yang terpisah berarti scriptura hasil dan proses kanonisasi kan...

Di sini saja sudah terlihat kontradiksinya.

Anda mengatakan scriptura itu kumpulan Kitab Suci padahal kumpulan Kitab Suci (kanon) tidak dituliskan di salah satu kitab yang terkumpul tersebut.

Anda bilang mau menguji...jika bahan referensi hanya Kitab Suci
Bagaimana anda mau menguji kanon Kitab Suci : sesuatu yang tidak ada dalam Kitab Suci itu sendiri...

Di sini sudah jelas kontradiksinya...

Anda bilang sola scriptura
Padahal Yesus sendiri meng-approve Tradisi lisan otoritas kursi Musa yang tidak ada ayat kitab sucinya dalam kitab2 Perjanjian Lama

Btw kenapa anda segala postingan selalu anda arahkan kepada sola scriptura?

coba back to topic saja...

as far as I know postingan masuk kepada sola scriptura karena ada rekan diskusi yang mengatakan sola scriptura adalah penyebab perpecahan jemaat.

Nah mari kita fokuskan diskusi pada penyebab perpecahan jemaat, dalam Gereja .

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 16, 2013, 11:50:53 AM
ini tiap thread jadi ngomongin Sola scriptura ???   :doh:
Memang seharusnyalah demikian karena semua argumentasi kekristenan hanya diukur oleh prinsip prinsip kebenaran Scriptura bukan sumber bikinan manusia yang relatif dan subyektif.
Sol, siapa yang mengharuskan demikian?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 16, 2013, 01:00:21 PM
Sol, siapa yang mengharuskan demikian?
Yang mengharuskan yah ajaran sola scriptura  :D
jadi sekarang ada 3 perintah ...perintah pertama mengasihi Tuhan , perintah kedua mengasihi sesama dan perintah ketiga adalah sola scriptura  :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on January 16, 2013, 03:32:37 PM


Roh Kudus memang menggunakan manusia didalam bekerja tetapi manusia tidak dibenarkan mengklaim bahwa Alkitab itu merupakan hasil pekerjaan manusia karena sebelum dikanonisasipun semua sudah selesai ditulis oleh Nabi dan Rasul serta penulis yg lainnya.

Roh Kudus adalah Allah juga seperti Yesus makanya pekerjaan-Nya juga tidak mungkin salah.

pertanyaannya apakah ajaran dibawah ini  merupakan hasil pemikiran Yakub atau merupakan pekerjaan Roh Kudus
menurut sola

Kejadian  28
28:22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."


Tuhan Yesus memberkati
Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 16, 2013, 03:38:16 PM
Apakah posting yang ini,
Demikian juga kalau ada orang yang mengatakan bahwa orang percaya yang sudah didiami oleh Roh Kudus didalam dirinya dan dipelihara imannya oleh Roh Kudus,dimeteraikan keselamatannya oleh Roh Kudus,tetapi masih bisa menghujat Roh Kudus hanyalah bualan kosong belaka dan anti Alkitab alias tidak Sola Scriptura.

Jangan sekalipun percaya ajaran yang menyesatkan demikian !

Shalom - shalom - shalom
dimaksudkan untuk merespon posting ini?
Damai sejahtera bagi FIKers sekalian.

Jika ada yang mengatakan bahwa tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh darah Kristus, jangan dipercaya. Sebab, scriptura yang saya interpretasikan yaitu pada Mat 12:32 ada menyebut, Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. Ayat ini menurut pemahaman saya, menurut interpretasi saya, ternyata menentang Roh Kudus merupakan dosa yang tidak dapat diampuni. Jadi kalimat Tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh darah Kristus tidak perlu dipercaya, karena menurut Scriptura ada dosa yang tidak terampun.

Damai, damai, damai.
Kalau quoting Atas adalah untuk merespon quoting Bawah, terdapat ketidaknyambungan.

Begini.

Quoting A menyatakan: orang percaya yang didiami oleh Roh Kudus dan dimeteraikan keselamatannya oleh Roh Kudus, tetapi menghujat Roh Kudus, adalah bualan kosong dan anti Alkitab alias tidak Sola Scriptura. Quoting A itu tidak menunjukkan adanya pihak yang mengatakan bahwa orang yang keselamatannya dimeteraikan Roh Kudus sebagai dasar post-nya. Selain itu, ada kelucuan di quoting A tersebut, yaitu menyatakan anti Alkitab = tidak Sola Scriptura (merah tidak sama dengan biru) poster-nya berpandangan Alkitab = Sola Scriptura.

Dengan kata lain, quoting A itu tidak mengungkapkan dasarnya.

Sementara quoting B menyatakan:adalah bohong besar kalau menyatakan tidak ada dosa yang tidak dapat diampuni Jesus Kristus, sebab Jesus Kristus sendiri mengatakan bahwa menentang Roh Kudus tidak akan diampuni baik di dunia maupun di akhirat. Quoting B ini dikemukakan karena sebelumnya ada posting yang mengatakan bahwa tidak ada dosa yang tidak dapat diampuni oleh Jesus Kristus.

Dengan kata lain, quoting B itu mengungkapkan, adalah bohong besar kalau dikatakan Jesus Kristus mau mengampuni segala bentuk dosa.

Ketidaknyambungannya ialah: quoting B mengatakan: Bohong kalau dikatakan Jesus Kristus mau mengampuni segala bentuk dosa tidak nyambung dengan quoting A mengatakan: yang dipimpin Roh Kudus tidak akan menghujat Roh Kudus; anti Alkitab = tidak sola scriptura. Itu adalah dua topik yang berbeda.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 17, 2013, 03:15:27 AM
Ooo... scriptura solideogloria itu didapat sudah utuh seperti sekarang, 'gedebug' dari langit, ya? Ada tertulis di Scriptura?

Kelihatannya Anda semakin hari semakin ngaco. Sudah jadi merenungkan interaksi Anda dengan partisipan lain di forum ini? Kayaknya belum, ya? Lakukan saja, untuk kemajuanmu juga.

Ohh, ngga begitu mas...

SOLA SCRIPTURA ITU BUATAN MANUSIA BERNAMA LUTHER .. YANG TIDAK ADA DI Alkitab.

Makanya saya bingung.. orang ini (solideo) teriak teriak, tapi ngga tau yg diteriakin apa...

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 17, 2013, 05:37:32 AM
Ooo... scriptura solideogloria itu didapat sudah utuh seperti sekarang, 'gedebug' dari langit, ya? Ada tertulis di Scriptura?

Kelihatannya Anda semakin hari semakin ngaco. Sudah jadi merenungkan interaksi Anda dengan partisipan lain di forum ini? Kayaknya belum, ya? Lakukan saja, untuk kemajuanmu juga.

Jangan menghakimi orang tetapi hakimi diri anda sendiri juga apakah semua sudah sesuai dengan kebenaran Kitab Suci !

Kitab Suci sudah selesai ditulis oleh semua Nabi dan Rasul jadi jangan mengangkangi pekerjaan Tuhan sebab itu dosa namanya.

Saya hanya berinteraksi umumnya dengan penganut Katolik disini karena memang berbeda ajarannya dan ini adalah forum diskusi kristen bukan forum caci maki.

Kalau ajaran Roma Katolik tidak boleh dikritik sedangkan ajaran Protestan bebas dikritik silahkan bilang saja apa demikian rulenya disini ?


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 17, 2013, 06:04:47 AM
Nah justru itu kalau scriptura bukan kitab2 yang terpisah berarti scriptura hasil dan proses kanonisasi kan...


Benar,dan kanonisasi adalah pekerjaan Roh Kudus melalui orang percaya !

Quote
Di sini saja sudah terlihat kontradiksinya.

Anda mengatakan scriptura itu kumpulan Kitab Suci padahal kumpulan Kitab Suci (kanon) tidak dituliskan di salah satu kitab yang terkumpul tersebut.

Anda mencampuradukkan ajaran atau doktrin yang ada didalam Kitab Suci dengan proses memilih mana yang asli dari begitu banyaknya kitab kitab palsu beredar dimasa itu.

Kanonisasi bukan doktrin hanya proses penyeleksian mana yang sejati dan mana yang palsu.

Quote
Anda bilang mau menguji...jika bahan referensi hanya Kitab Suci
Bagaimana anda mau menguji kanon Kitab Suci : sesuatu yang tidak ada dalam Kitab Suci itu sendiri...

Di sini sudah jelas kontradiksinya...

Saya menguji dengan membandingkan antara doktrin dengan doktrin bukan doktrin dengan kanonisasi sebab itu bukan “apple to apple” comparation.

Tidak ada ajaran apapun didakan kanonisasi karena itu hanyalah suatu "proses" ,bukan wahyu.


Quote
Anda bilang sola scriptura
Padahal Yesus sendiri meng-approve Tradisi lisan otoritas kursi Musa yang tidak ada ayat kitab sucinya dalam kitab2 Perjanjian Lama

Tradisi tidak salah kalau tidak bertentangan dengan prinsip prinsip kebenaran Sola Scriptura.

Quote
Btw kenapa anda segala postingan selalu anda arahkan kepada sola scriptura?

coba back to topic saja...

Kitab Suci merupakan satu satunya dasar kebenaran didalam setiap ajaran kristen bukan tradisi atau ajaran manusia yang berdosa.

Tuhan mewajibkan setiap manusia untuk menguji ajaran gereja yang ada dan satu satunya standar kebenaran untuk menguji itu hanyalah Firman Tuhan yang ada didalam Scriptura.

Apa yang salah dengan ini ?

Quote
as far as I know postingan masuk kepada sola scriptura karena ada rekan diskusi yang mengatakan sola scriptura adalah penyebab perpecahan jemaat.

Nah mari kita fokuskan diskusi pada penyebab perpecahan jemaat, dalam Gereja .


Sebagai contoh perpecahan besar yang terjadi diabad 12 dan 16 adalah karena masalah Sola Scriptura juga yaitu perbedaan sikap terhadap prinsip kebenaran yang ada didalam Scriptura.

Itulah yang merupakan akar perpecahan kristen.

Dan itu pulalah akar permasalahan didalam diskusi antara saya dengan kaum Roma Katolik disini.

Apakah tidak boleh mendiskusikan perbedaan ajaran gereja disini ?

Atau hanya diskusi yang bersifat kompromi saja yang boleh ?


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 17, 2013, 06:10:17 AM
pertanyaannya apakah ajaran dibawah ini  merupakan hasil pemikiran Yakub atau merupakan pekerjaan Roh Kudus
menurut sola

Kejadian  28
28:22 Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."


Tuhan Yesus memberkati
Han

Itu adalah mezbah tempat memberikan korban bakaran yang sudah dilakukan sejak jaman Adam dan Hawa masih hidup.

Baca kisah mengenai Kain dan Habel.

Bukan tugu yang disembah melainkan hanya wadah ritual seperti gedung gereja misalnya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 17, 2013, 06:21:24 AM
Apakah posting yang ini, dimaksudkan untuk merespon posting ini? Kalau quoting Atas adalah untuk merespon quoting Bawah, terdapat ketidaknyambungan.

Begini.

Quoting A menyatakan: orang percaya yang didiami oleh Roh Kudus dan dimeteraikan keselamatannya oleh Roh Kudus, tetapi menghujat Roh Kudus, adalah bualan kosong dan anti Alkitab alias tidak Sola Scriptura. Quoting A itu tidak menunjukkan adanya pihak yang mengatakan bahwa orang yang keselamatannya dimeteraikan Roh Kudus sebagai dasar post-nya. Selain itu, ada kelucuan di quoting A tersebut, yaitu menyatakan anti Alkitab = tidak Sola Scriptura (merah tidak sama dengan biru) poster-nya berpandangan Alkitab = Sola Scriptura.

Dengan kata lain, quoting A itu tidak mengungkapkan dasarnya.

Sementara quoting B menyatakan:adalah bohong besar kalau menyatakan tidak ada dosa yang tidak dapat diampuni Jesus Kristus, sebab Jesus Kristus sendiri mengatakan bahwa menentang Roh Kudus tidak akan diampuni baik di dunia maupun di akhirat. Quoting B ini dikemukakan karena sebelumnya ada posting yang mengatakan bahwa tidak ada dosa yang tidak dapat diampuni oleh Jesus Kristus.

Dengan kata lain, quoting B itu mengungkapkan, adalah bohong besar kalau dikatakan Jesus Kristus mau mengampuni segala bentuk dosa.

Ketidaknyambungannya ialah: quoting B mengatakan: Bohong kalau dikatakan Jesus Kristus mau mengampuni segala bentuk dosa tidak nyambung dengan quoting A mengatakan: yang dipimpin Roh Kudus tidak akan menghujat Roh Kudus; anti Alkitab = tidak sola scriptura. Itu adalah dua topik yang berbeda.

Damai, damai, damai.

Pandangan saya merupakan satu kesatuan yang terintegrasi yaitu :

1.Kuasa pengampunan dosa dari Yesus tidak terbatas karena Ia adalah Allah sendiri.

2.Orang yang sudah ditebus oleh Yesus memperoleh keselamatan yang kekal dan tidak mungkin bisa gagal lagi karena semua keselamartan setiap orang sudah direncanakan sejak kekekalan dan digenapkan didalam dunia sementara ini.

3.Mereka yang sudah percaya didiami dan dipelihara imannya oleh Roh Kudus didalam dirinya maka mustahil mereka melakukan penghujatan kepada Roh Kudus. Kalau mendukakan Roh Kudus sih mungkin karena mereka masih bisa melakukan dosa walau sudah percaya.

3.Dosa penghujatan kepada Roh Kudus adalah konfirmasi oleh Yesus akan dosa mereka yang tidak beriman kepada Yesus sebagai Mesias dan Juruselamat manusia,yaitu para ahli Taurat yang tidak mengakui kuasa Roh Kudus malah menghujat pekerjaan Roh Kudus.

Jadi jelaslah bahwa penghujatan kepada Roh Kudus hanya dilakukan diluar iman kepercayaan kepada Yesus sebagai Juruselamat dan Pekerjaan Roh Kudus didalam mengaplikasikan keselamatan.

Saya kira jawaban saya cukup jelas mengenai hal ini.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 17, 2013, 08:47:33 AM
Apakah posting yang ini, dimaksudkan untuk merespon posting ini? Kalau quoting Atas adalah untuk merespon quoting Bawah, terdapat ketidaknyambungan.



Ituuuuuu namanyaaaaaaa.....

SUPERMIE DI BALES LEMPERR...


Husada:supermi merek ini enak ya.
soli:Iya soalnya lemperrr ini beli di warung mak inem.

Nahhh itu diaaa... he he he

SUPERMIE DI BALES LEMPERR...  :giggle: :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: OSAS on January 17, 2013, 08:51:50 AM

Ituuuuuu namanyaaaaaaa.....

SUPERMIE DI BALES LEMPERR...


Husada:supermi merek ini enak ya.
soli:Iya soalnya lemperrr ini beli di warung mak inem.

Nahhh itu diaaa... he he he

SUPERMIE DI BALES LEMPERR...  :giggle: :lol:

Saya perhatikan anda ini  bisanya hanya komentar sumbang saja tidak ada yang positif selain menyerang pribadi orang belaka.

Sebaiknya ikut berdiskusi jadi menyumbang pengetahuan orang yang membacanya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 17, 2013, 08:56:31 AM
Saya perhatikan anda ini  bisanya hanya komentar sumbang saja tidak ada yang positif selain menyerang pribadi orang belaka.

Sebaiknya ikut berdiskusi jadi menyumbang pengetahuan orang yang membacanya.

Buat apa serius dengan si soli yg sola ini....

nanti ngga nyambung lagi..

atau ... bolak balik lagi...

ROTI BAKARrr... Khaleeeee... di bolak balik....

(https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRXEbxnrKwSYf1S54AnH2ehds1UmpIosE7sDNZDuh_4-I3nS3Lm_w)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: OSAS on January 17, 2013, 09:02:49 AM
Buat apa serius dengan si soli yg sola ini....

nanti ngga nyambung lagi..

atau ... bolak balik lagi...

ROTI BAKARrr... Khaleeeee... di bolak balik....

(https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRXEbxnrKwSYf1S54AnH2ehds1UmpIosE7sDNZDuh_4-I3nS3Lm_w)

Menurut yg saya baca anda yang selalu kepojok dan tidak menjawab yang benar sesuai koment anda.'

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 17, 2013, 09:05:07 AM
Menurut yg saya baca anda yang selalu kepojok dan tidak menjawab yang benar sesuai koment anda.'

Ya ngga apa.. kalau menurut anda begitu...

Bebas-bebas aja koq.

 :giggle: :giggle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 17, 2013, 09:33:29 AM
Sol, apa yang engkau maksudkan dengan postingmu ini,
Siapa yang mengatakan Scriptura terpisah-pisah ? saya tidak pernah memisah-misahkan Kitab Suci,silahkan buktikan !
Itu saya artikan bahwa menurutmu, Scriptura itu sejak awalnya sudah seperti yang engkau gunakan sekarang, tidak terpisah-pisah. Begitu, kan? Atau, solideogloris mengartikan postingmu itu bukan seperti itu? Kalau bukan seperti itu, bagaimana arti postingmu itu? Sila jelaskan.

Merespon itu, saya posting ini,
Ooo... scriptura solideogloria itu didapat sudah utuh seperti sekarang, 'gedebug' dari langit, ya? Ada tertulis di Scriptura?
Kelihatannya Anda semakin hari semakin ngaco. Sudah jadi merenungkan interaksi Anda dengan partisipan lain di forum ini? Kayaknya belum, ya? Lakukan saja, untuk kemajuanmu juga.
Maksud saya, bahwa menurut pemahamanmu (berdasarkan postingmu di atas), Scriptura itu sudah dalam bentuk seperti yang engkau pakai sekarang, utuh 'tercipta' diturunkan dari langit, atau sekonyong-konyong bim sala bim, ada.

Apakah pengertian saya atas postinganmu itu salah? Jika salah, yang engkau maksudkan itu yang bagaimana?

Kemudian, terkait dengan itu, solideogloria posting ini,
Jangan menghakimi orang tetapi hakimi diri anda sendiri juga apakah semua sudah sesuai dengan kebenaran Kitab Suci !
Kitab Suci sudah selesai ditulis oleh semua Nabi dan Rasul jadi jangan mengangkangi pekerjaan Tuhan sebab itu dosa namanya.
Saya hanya berinteraksi umumnya dengan penganut Katolik disini karena memang berbeda ajarannya dan ini adalah forum diskusi kristen bukan forum caci maki.
Kalau ajaran Roma Katolik tidak boleh dikritik sedangkan ajaran Protestan bebas dikritik silahkan bilang saja apa demikian rulenya disini ?
Apakah solideogloria merasa dihakimi? Kalau demikian adanya, bolehkah engkau tunjukkan latar pikirmu sehingga engkau (khususnya terkait dengan postinganku) merasa dihakimi?

Tentang Kitab Suci telah selesai ditulis, saya kira tidak ada yang komplain. Bila solideogloria dengan sola scripturanya menemukan ada pihak yang menyatakan bahwa Kitab Suci belum selesai ditulis, bisa kita jernihkan bersama-sama. Tetapi kalau pihak yang mengurangi kandungan Kitab Suci, solideogloria bisa mempelajari sejarah Kitab Suci, engkau akan tahu bahwa Kitab Suci yang engkau gunakan sekarang adalah sebagian besar sama dengan Kitab Suci yang Martin Luther terjemahkan. Jika itu engkau pelajari dengan cermat, engkau akan tahu bahwa Kitab Suci itu tidak pernah ditambah-tambah setelah dikukuhlkan, tetapi pernah dikurangi.

Tentang interaksimu dengan siapa dari pihak mana, itu urusanmu. Yang ingin saya ulang usulkan, renungkan lagi interaksimu itu, interaksi dengan pihak manapun, cermati pemahamanmu. Apakah itu dengan siapa dari kumpulan mana, engkau akan mendapat sesuatu yang akan mengurangi kepongahanmu. Saya bilang kepongahanmu, silahkan engkau artikan sebagai penghakiman, sebab itu memang menghakimi, dasarnya adalah dari interaksi kita selama ini. Bahwa engkau ingin mempersalahkan siapa saja, bahwa engkau merasa sudah sangat mengerti Kitab Suci secara komprehensif, dll, dll.

Tentang kritik mengkritik, saya kira, dari nama kumpulannya saja, langsung ketahuan siapa yang suka mengkritik. Katolik, banyak diterjemahkan sebagai am. Di sisi lain, Protestan sudah menunjukkan kritik alias protes, bukan?

Renungkan itu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 17, 2013, 10:08:45 AM
Pandangan saya merupakan satu kesatuan yang terintegrasi yaitu :

1.Kuasa pengampunan dosa dari Yesus tidak terbatas karena Ia adalah Allah sendiri.
Silahkan bandingkan pemahamanmu dengan Mat 12:32 ini, Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. Saya sendiri mengartikan ini, bahwa ada dosa yang tidak terampuni, terlepas apakah itu karena yang berkompeten mengampuni tidak melakukan pengampunan. Yang pasti, ayat tersebut menunjukkan bahwa ada dosa yang tidak terampun.

Quote
2.Orang yang sudah ditebus oleh Yesus memperoleh keselamatan yang kekal dan tidak mungkin bisa gagal lagi karena semua keselamartan setiap orang sudah direncanakan sejak kekekalan dan digenapkan didalam dunia sementara ini.
Di Mat 11:28 dapat dibaca, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.Bagaimana solideogloria mengartikan ayat itu? Saya, mengartikannya bahwa keselamatan yang dikaruniakan kepada manusia dibarengi dengan kemerdekaan untuk menerima. Tidak saya lihat sesuatu keselamatan yang telah ditetapkan kepada seseorang sejak awal, masih harus dijawab, atau ditanggapi, atau direspons. Selain itu, di Wah 22:17 dapat dibaca, Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!Perhatikan, tidak ada paksaan di sana, dan tidak ditetapkan siapa saja yang berhak mengambil air kehidupan itu. Setiap orang, bebas mau mengambil atau tidak mengambil, meskipun disediakan secara gratis.

Quote
3.Mereka yang sudah percaya didiami dan dipelihara imannya oleh Roh Kudus didalam dirinya maka mustahil mereka melakukan penghujatan kepada Roh Kudus. Kalau mendukakan Roh Kudus sih mungkin karena mereka masih bisa melakukan dosa walau sudah percaya.
di Mat 26:41 dapat dibaca Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah. Bagaimana solideogloria mengartikannya? Saya, mengartikannya bahwa meskipun Roh Kudus itu sudah menempati seseorang, bila orang itu melalui perbuatannya tidak sesuai dengan yang diinginkan Roh Kudus, yang berarti orang itu tidak menerima Roh Kudus, maka Roh Kudus akan menuruti akan keluar dari orang itu.

Artinya, bukan jaminan kalau seseorang sudah ditempati Roh Kudus pada suatu kesempatan maka Roh Kudus itu akan bertahan di sana selamanya. Bila perbuatan, pikiran, dan perkataan orang itu tidak berkenan kepada Roh Kudus, maka Roh Kudus akan meninggalkannya, sesuai dengan roh memang penurut. Itu tercatat di scriptura, terserah pada solideogloria mau percaya atau tidak.

Quote
3.Dosa penghujatan kepada Roh Kudus adalah konfirmasi oleh Yesus akan dosa mereka yang tidak beriman kepada Yesus sebagai Mesias dan Juruselamat manusia,yaitu para ahli Taurat yang tidak mengakui kuasa Roh Kudus malah menghujat pekerjaan Roh Kudus.
Boleh sertakan referensinya? Mungkin berupa ayat, atau artikel, atau apapun.

Quote
Jadi jelaslah bahwa penghujatan kepada Roh Kudus hanya dilakukan diluar iman kepercayaan kepada Yesus sebagai Juruselamat dan Pekerjaan Roh Kudus didalam mengaplikasikan keselamatan.
Agar tidak dikatakan asbun, contoh konkritnya bagaimana?

Quote
Saya kira jawaban saya cukup jelas mengenai hal ini.
Jelas. Jelas-jelas bikin bingung. Banyak kontradiksi. Banyak inkonsistensi.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: OSAS on January 17, 2013, 10:16:43 AM
Jangan menghakimi orang tetapi hakimi diri anda sendiri juga apakah semua sudah sesuai dengan kebenaran Kitab Suci !

Kitab Suci sudah selesai ditulis oleh semua Nabi dan Rasul jadi jangan mengangkangi pekerjaan Tuhan sebab itu dosa namanya.

Saya hanya berinteraksi umumnya dengan penganut Katolik disini karena memang berbeda ajarannya dan ini adalah forum diskusi kristen bukan forum caci maki.

Kalau ajaran Roma Katolik tidak boleh dikritik sedangkan ajaran Protestan bebas dikritik silahkan bilang saja apa demikian rulenya disini ?

Saya juga bertanya tanya ini namanya forum iman kristen tetapi para Katolikers disini pada gerah kalau berdiskusi soal ajaran gereja mereka ???

Dan lagi mereka lebih sering menyerang pribadi orangnya ketimbang argumentasinya.

Apakah memang forum ini hanya bagi mereka yang katolik saja alias untuk kalangan sendiri ?

Saya tergelitik mau masuk juga ingin menanyakan hal ini ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 17, 2013, 10:49:25 AM
Damai sejahtera menyertaimu OSAS.
Saya juga bertanya tanya ini namanya forum iman kristen tetapi para Katolikers disini pada gerah kalau berdiskusi soal ajaran gereja mereka ???
Dan lagi mereka lebih sering menyerang pribadi orangnya ketimbang argumentasinya.
Apakah memang forum ini hanya bagi mereka yang katolik saja alias untuk kalangan sendiri ?
Saya tergelitik mau masuk juga ingin menanyakan hal ini ?
Karena OSAS memposting dengan mengquote postingan solideogloria yang merespon postingan saya, ijinkan saya memberi tanggapan sebisanya. Jangan berharap untuk puas, sebab saya bukan alat pemuas.
Quote
Saya juga bertanya tanya ini namanya forum iman kristen tetapi para Katolikers disini pada gerah kalau berdiskusi soal ajaran gereja mereka ???
Boleh lebih spesifik hal yang OSAS maksudkan? Kalau berkenan, langsung saja dengan contoh. Bila menyangkut nama orang, saya kira tidak salah juga menyebut nama, sepanjang mempunyai referensi yang akurat, yang dapat diuji bersama.
Quote
Dan lagi mereka lebih sering menyerang pribadi orangnya ketimbang argumentasinya.
Bila si A berinteraksi dengan si B, secara subyektif, akan sulit bagi mereka berdua untuk tidak memperhatikan pribadi pasangan diskusinya. Jadi, sepanjang dalam batas toleransi dan dapat dipertanggungjawabkan, saya pikir, bisa-bisa saja mengomentari pribadi pasangan diskusi.
Quote
Apakah memang forum ini hanya bagi mereka yang katolik saja alias untuk kalangan sendiri ?
Kayaknya, forum ini didirikan tidak membatasi forum hanya untuk kalangan tertentu, sepanjang partisipan menjaga etika berforum sesuai dengan aturannya. Aturannya, silahkan cari-cari di forum ini, mudah menemukannya.
Quote
Saya tergelitik mau masuk juga ingin menanyakan hal ini ?
Silahkan saja OSAS, di forum ini bisa menanyakan berbagai hal, dan kalau hal yang ingin ditanyakan belum tertampung di board yang ada, hubungi Adminnya, juga semua board sepanjang tidak dibatasi, bisa dibaca-baca untuk menambah pengetahuan.

O, ya. Selamat datang pada OSAS, semoga betah, silahkan rajin memberi dan mensahringkan pemikiran membangun.

Damai, damai, damai. :deal: :peace: :peace: :peace:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: OSAS on January 17, 2013, 10:55:04 AM
Damai sejahtera menyertaimu OSAS.Karena OSAS memposting dengan mengquote postingan solideogloria yang merespon postingan saya, ijinkan saya memberi tanggapan sebisanya. Jangan berharap untuk puas, sebab saya bukan alat pemuas.Boleh lebih spesifik hal yang OSAS maksudkan? Kalau berkenan, langsung saja dengan contoh. Bila menyangkut nama orang, saya kira tidak salah juga menyebut nama, sepanjang mempunyai referensi yang akurat, yang dapat diuji bersama.Bila si A berinteraksi dengan si B, secara subyektif, akan sulit bagi mereka berdua untuk tidak memperhatikan pribadi pasangan diskusinya. Jadi, sepanjang dalam batas toleransi dan dapat dipertanggungjawabkan, saya pikir, bisa-bisa saja mengomentari pribadi pasangan diskusi. Kayaknya, forum ini didirikan tidak membatasi forum hanya untuk kalangan tertentu, sepanjang partisipan menjaga etika berforum sesuai dengan aturannya. Aturannya, silahkan cari-cari di forum ini, mudah menemukannya.Silahkan saja OSAS, di forum ini bisa menanyakan berbagai hal, dan kalau hal yang ingin ditanyakan belum tertampung di board yang ada, hubungi Adminnya, juga semua board sepanjang tidak dibatasi, bisa dibaca-baca untuk menambah pengetahuan.

O, ya. Selamat datang pada OSAS, semoga betah, silahkan rajin memberi dan mensahringkan pemikiran membangun.

Damai, damai, damai. :deal: :peace: :peace: :peace:

Terima kasih bro atas keterangannya,saya hanya melihat berbagai komentar dari kalangan Katolik yang menurut saya lebih menyerang pribadinya ketimbang ajarannya.

Menurut pendapat saya mau berdebat sehebat apapun tidak masalah tetapi kata kata kasar atau bersifat ancaman  yg menyerang pribadi orang harus tegas diperingatlan agar tidak merusak konsentrasi pembaca.

Salam damai




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 17, 2013, 10:58:29 AM
Terima kasih bro atas keterangannya,saya hanya melihat berbagai komentar dari kalangan Katolik yang menurut saya lebih menyerang pribadinya ketimbang ajarannya.

Menurut pendapat saya mau berdebat sehebat apapun tidak masalah tetapi kata kata kasar atau bersifat ancaman  yg menyerang pribadi orang harus tegas diperingatlan agar tidak merusak konsentrasi pembaca.

Salam damai
Anda betul. Mari saling menjaga.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 18, 2013, 08:37:34 AM
Sol, apa yang engkau maksudkan dengan postingmu ini, Itu saya artikan bahwa menurutmu, Scriptura itu sejak awalnya sudah seperti yang engkau gunakan sekarang, tidak terpisah-pisah. Begitu, kan? Atau, solideogloris mengartikan postingmu itu bukan seperti itu? Kalau bukan seperti itu, bagaimana arti postingmu itu? Sila jelaskan.


Kamu sudah salah memahami komentar saya karena Kitab Suci merupakan satu kesatuan seperti yang ada sekarang.

Kalau anda membicarakan proses kanonisasi maka bukan disini tempatnya berdiskusi.


Quote
Merespon itu, saya posting ini,
Quote from: Husada on January 16, 2013, 10:16:44 AM
Ooo... scriptura solideogloria itu didapat sudah utuh seperti sekarang, 'gedebug' dari langit, ya? Ada tertulis di Scriptura?
Kelihatannya Anda semakin hari semakin ngaco. Sudah jadi merenungkan interaksi Anda dengan partisipan lain di forum ini? Kayaknya belum, ya? Lakukan saja, untuk kemajuanmu juga.
Maksud saya, bahwa menurut pemahamanmu (berdasarkan postingmu di atas), Scriptura itu sudah dalam bentuk seperti yang engkau pakai sekarang, utuh 'tercipta' diturunkan dari langit, atau sekonyong-konyong bim sala bim, ada.

Apakah pengertian saya atas postinganmu itu salah? Jika salah, yang engkau maksudkan itu yang bagaimana?

Saya ulangi lagi kalau anda membicarakan proses kanonisasi sudah banyak jawaban saya mengenai hal itu dengan bung Leo makanya sebaiknya di topik yang BTT sajalah membahasnya.


Quote
Kemudian, terkait dengan itu, solideogloria posting ini,
Quote from: solideogloria on Yesterday at 05:37:32 AM
Jangan menghakimi orang tetapi hakimi diri anda sendiri juga apakah semua sudah sesuai dengan kebenaran Kitab Suci !
Kitab Suci sudah selesai ditulis oleh semua Nabi dan Rasul jadi jangan mengangkangi pekerjaan Tuhan sebab itu dosa namanya.
Saya hanya berinteraksi umumnya dengan penganut Katolik disini karena memang berbeda ajarannya dan ini adalah forum diskusi kristen bukan forum caci maki.
Kalau ajaran Roma Katolik tidak boleh dikritik sedangkan ajaran Protestan bebas dikritik silahkan bilang saja apa demikian rulenya disini ?
Apakah solideogloria merasa dihakimi? Kalau demikian adanya, bolehkah engkau tunjukkan latar pikirmu sehingga engkau (khususnya terkait dengan postinganku) merasa dihakimi?

Apa anda sudah lupa menuduh seolah olah saya menguasai secara komprehensif Kitab Suci padahal saya membahas “ The Sufficiency of Scripture” yang tidak bisa anda bantah itu ?

Padahal sudah saya katakan bahwa anda salah mengerti.

Anda juga menuduh saya pongah,apakah itu bukan serangan pribadi ???

Kenapa bukannya memberikan 'counter argumentation' malah pribadi saya yang dipersoalkan ?

Anda mengejek saya hanya karena kesalahan tulis,apa sudah lupa ?

Ini forum diskusi atau caci maki ?


Quote
Tentang Kitab Suci telah selesai ditulis, saya kira tidak ada yang komplain. Bila solideogloria dengan sola scripturanya menemukan ada pihak yang menyatakan bahwa Kitab Suci belum selesai ditulis, bisa kita jernihkan bersama-sama. Tetapi kalau pihak yang mengurangi kandungan Kitab Suci, solideogloria bisa mempelajari sejarah Kitab Suci, engkau akan tahu bahwa Kitab Suci yang engkau gunakan sekarang adalah sebagian besar sama dengan Kitab Suci yang Martin Luther terjemahkan. Jika itu engkau pelajari dengan cermat, engkau akan tahu bahwa Kitab Suci itu tidak pernah ditambah-tambah setelah dikukuhlkan, tetapi pernah dikurangi.

Ditambah atau dikurangi itu kan persepsi anda karena Luther hanya mengembalikan apa yang benar yaitu menggunakan apa yang sudah dikoreksi oleh para ahli Alkitab Yahudi di Yamnia mengenai PL bukan terjemahan Yunani yang ada di perantauan.

Tetapi saya perhatikan sepanjang ribuan tahun gereja anda yang kerjanya menambah nambah wahyu Tuhan melalui Magisterium itu.


Quote
Tentang interaksimu dengan siapa dari pihak mana, itu urusanmu. Yang ingin saya ulang usulkan, renungkan lagi interaksimu itu, interaksi dengan pihak manapun, cermati pemahamanmu. Apakah itu dengan siapa dari kumpulan mana, engkau akan mendapat sesuatu yang akan mengurangi kepongahanmu. Saya bilang kepongahanmu, silahkan engkau artikan sebagai penghakiman, sebab itu memang menghakimi, dasarnya adalah dari interaksi kita selama ini. Bahwa engkau ingin mempersalahkan siapa saja, bahwa engkau merasa sudah sangat mengerti Kitab Suci secara komprehensif, dll, dll.


Apa ukuran anda dengan kepongahan itu silahkan dijawab !

Kalau melempar tuduhan sumbang seperti andalah yang pongah menurut saya karena tidak fokus berdiskusi tetapi asyik menyerang pribadi orang dengan perkataan “pongah.”

Silahkan nilai diri anda sendiri apakah sudah memberikan contoh yang yang baik didalam berdiskusi !


Quote
Tentang kritik mengkritik, saya kira, dari nama kumpulannya saja, langsung ketahuan siapa yang suka mengkritik. Katolik, banyak diterjemahkan sebagai am. Di sisi lain, Protestan sudah menunjukkan kritik alias protes, bukan?

Renungkan itu.


Forum diskusi adalah forum yang tidak mungkin lepas dari kritikan atau perbedaan persepsi.

Kalau tidak boleh kritik mengkritik bukan forum diskusi bebas namanya tetapi forum indoktrinasi.

Silahkan anda renungkan sendiri apakah ini forum bebas mengkritik atas dasar Alkitab atau hanya boleh membebek semua ajaran gereja anda saja ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 18, 2013, 09:03:29 AM
Saya juga bertanya tanya ini namanya forum iman kristen tetapi para Katolikers disini pada gerah kalau berdiskusi soal ajaran gereja mereka ???

Dan lagi mereka lebih sering menyerang pribadi orangnya ketimbang argumentasinya.

Apakah memang forum ini hanya bagi mereka yang katolik saja alias untuk kalangan sendiri ?

Saya tergelitik mau masuk juga ingin menanyakan hal ini ?

Hey....

Orang yg selalu ngga nyambung.... itu juga termasuk menyerang pribadi... tau..?

Gimana engga ,.. dia membuat lawan bicara jadi tersinggung...

Tersinggung karena dia ibarat bicara dengan tembok.

Orang gila kaleeee..... ngomong sama tembok..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 18, 2013, 09:14:50 AM
Silahkan bandingkan pemahamanmu dengan Mat 12:32 ini, Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak. Saya sendiri mengartikan ini, bahwa ada dosa yang tidak terampuni, terlepas apakah itu karena yang berkompeten mengampuni tidak melakukan pengampunan. Yang pasti, ayat tersebut menunjukkan bahwa ada dosa yang tidak terampun.

Dosa yang tidak bisa diampuni adalah dosa yang menghujat Roh Kudus yang misi-Nya adalah mengaplikasikan keselamatan kepada manusia.

Jadi mana mungkin dosa seseorang diampuni kalau Roh Kudus dihujat yang membuktikan dia bukan seorang yang sudah beriman.

Yesus datang bukan mengampuni dosa semua orang tetapi mengampuni semua dosa orang yang diberikan Allah Bapa kepada-Nya.

Tidak ada satupun contohnya didalam Alkitab orang percaya menghujat Roh Kudus kecuali para Ahli Hukum Taurat yang ditegur oleh Yesus itu karena mereka tidak percaya kepada Yesus.

Yesus sedang berbicara kepada mereka yang tidak beriman kepada-Nya bukan kepada orang yang sudah beriman.


Quote
Quote
2.Orang yang sudah ditebus oleh Yesus memperoleh keselamatan yang kekal dan tidak mungkin bisa gagal lagi karena semua keselamartan setiap orang sudah direncanakan sejak kekekalan dan digenapkan didalam dunia sementara ini.
Di Mat 11:28 dapat dibaca, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.Bagaimana solideogloria mengartikan ayat itu? Saya, mengartikannya bahwa keselamatan yang dikaruniakan kepada manusia dibarengi dengan kemerdekaan untuk menerima. Tidak saya lihat sesuatu keselamatan yang telah ditetapkan kepada seseorang sejak awal, masih harus dijawab, atau ditanggapi, atau direspons. Selain itu, di Wah 22:17 dapat dibaca, Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!Perhatikan, tidak ada paksaan di sana, dan tidak ditetapkan siapa saja yang berhak mengambil air kehidupan itu. Setiap orang, bebas mau mengambil atau tidak mengambil, meskipun disediakan secara gratis.

Tidak ada seorangpun yang bisa percaya kalau percaya itupun karunia dari Tuhan :

Filipi 1:29 Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,

Tidak ada seorangpun yang akan selamat kalau tidak dianugerahkan iman keselamatan oleh Allah :

Ef.2:8,9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Tidak ada seorangpun yang memiliki kemauan untuk percaya kalau kemauan itu bukan dikerjakan Allah didalam diri manusia :

Fil.2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya

Tidak ada seorang yang sudah mati rohani bisa merespon keselamatan kalau belum dihidupkan kembali oleh Roh Kudus :

Ef.2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita -- oleh kasih karunia kamu diselamatkan --

Jelas bukan bahwa keselamatan itu adalah pekerjaan Allah bukan manusia,sedangkan manusia baru mampu menanggapi kalau sudah menerima anugerah iman keselamatan dari Allah.


Quote
Quote
3.Mereka yang sudah percaya didiami dan dipelihara imannya oleh Roh Kudus didalam dirinya maka mustahil mereka melakukan penghujatan kepada Roh Kudus. Kalau mendukakan Roh Kudus sih mungkin karena mereka masih bisa melakukan dosa walau sudah percaya.
di Mat 26:41 dapat dibaca Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah. Bagaimana solideogloria mengartikannya? Saya, mengartikannya bahwa meskipun Roh Kudus itu sudah menempati seseorang, bila orang itu melalui perbuatannya tidak sesuai dengan yang diinginkan Roh Kudus, yang berarti orang itu tidak menerima Roh Kudus, maka Roh Kudus akan menuruti akan keluar dari orang itu.

Anda sudah merubah apa yang dikatakan Yesus mengenai Roh Kudus sbb :

Yoh.14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya.

Konsep anda masih menganut konsep PL bukan PB.


Quote
Artinya, bukan jaminan kalau seseorang sudah ditempati Roh Kudus pada suatu kesempatan maka Roh Kudus itu akan bertahan di sana selamanya. Bila perbuatan, pikiran, dan perkataan orang itu tidak berkenan kepada Roh Kudus, maka Roh Kudus akan meninggalkannya, sesuai dengan roh memang penurut. Itu tercatat di scriptura, terserah pada solideogloria mau percaya atau tidak.

Anda sudah merubah ucapan Yesus yang mengatakan Roh Kudus adalah meterai dan jaminan keselamatan :

Ef. 1: 13,14 Di dalam Dia kamu juga -- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu14 Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.

Bagaimana mungkin meterai dan jaminan Allah bisa digagalkan oleh opini Husada ?

Saya lebih percaya Alkitab dari komentar anda yang merubah-ubah perkataan Yesus.


Quote
Quote
3.Dosa penghujatan kepada Roh Kudus adalah konfirmasi oleh Yesus akan dosa mereka yang tidak beriman kepada Yesus sebagai Mesias dan Juruselamat manusia,yaitu para ahli Taurat yang tidak mengakui kuasa Roh Kudus malah menghujat pekerjaan Roh Kudus.
Boleh sertakan referensinya? Mungkin berupa ayat, atau artikel, atau apapun.
Quote
Jadi jelaslah bahwa penghujatan kepada Roh Kudus hanya dilakukan diluar iman kepercayaan kepada Yesus sebagai Juruselamat dan Pekerjaan Roh Kudus didalam mengaplikasikan keselamatan.
Agar tidak dikatakan asbun, contoh konkritnya bagaimana?

Sudah panjang lebar saya jawab diatas dan dibeberapa topik mengenai hal ini.


Quote
Quote
Saya kira jawaban saya cukup jelas mengenai hal ini.
Jelas. Jelas-jelas bikin bingung. Banyak kontradiksi. Banyak inkonsistensi.

Kalau menuduh itu pakai bukti jangan hanya memberikan tuduhan sumbang tanpa bukti,karena itu hanya strawman illusion saja namanya.

Silahkan tunjukkan mana yang inkonsistensi dan kontradiksi berikut alasannya !

Shalom


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 26, 2013, 12:22:35 PM
Damai bagimu solideogloria.

Postingan yang ingin saya komentari, repons, tanggapi, ato jawab, selalu saya quote. Kalau saya tidak mengquote, itu berarti saya mengeluarkan pendapat yang bersifat umum, bukan kepada orang tertentu. Bila saya mengquote suatu posting, itu berarti postingan saya tujukan kepada poster yang terquote tersebut. Jangan berharap saya akan mengingat secara detil postingan yang sudah lama lampau. Postingan lama yang saya ingat hanya secara garis besar saja.
Kamu sudah salah memahami komentar saya karena Kitab Suci merupakan satu kesatuan seperti yang ada sekarang.
O begitu. Saya menduga bahwa solideogloria menyimpulkan Alkitab yang digunakan orang Kristen sekarang sudah demikian sejak dahulu, sejak awal, karena membaca postingmu yang ini,
Quote
Siapa yang mengatakan Scriptura terpisah-pisah ? saya tidak pernah memisah-misahkan Kitab Suci,silahkan buktikan !
Di situ saya artikan bahwa solideogloria mengatakan Scriptura itu sudah utuh alias tidak terpisah-pisah sejak semula.
Apakah pengertian saya itu salah? Tunjukkan kesalahannya.
Quote
Kalau anda membicarakan proses kanonisasi maka bukan disini tempatnya berdiskusi.
solideogloria yang mengkaitkannya ke proses kanonisasi. Saya hanya menyatakan bahwa Alkitab yang digunakan oleh Kristen sekarang, bukan jatuh 'gedebug' dari langit. Alkitab sampai ke bentuk formula sekarang, melalui proses panjang. Coba periksa, mana yang nyambung, mana yang tidak nyambung.
Quote
Saya ulangi lagi kalau anda membicarakan proses kanonisasi sudah banyak jawaban saya mengenai hal itu dengan bung Leo makanya sebaiknya di topik yang BTT sajalah membahasnya.
Setuju. Tidak perlu menggeser topik. Dan saya tidak sedang berbicara tentang proses kanonisasi, tetapi mengatakan bahwa Alkitab tidak ujug-ujug atau bim sala bim sudah begitu adanya, melainkan berproses sampai seperti format sekarang ini.
Quote
Apa anda sudah lupa menuduh seolah olah saya menguasai secara komprehensif Kitab Suci padahal saya membahas “ The Sufficiency of Scripture” yang tidak bisa anda bantah itu ?
Saya ulangi, di setiap posting, selalu saya sertakan dengan quote yang ingin saya tanya lebih lanjut, ato saya minta penjelasan tambahan. Kalau ternyata posting saya yang ingin menanyakan ato minta penjelasan tidak ditanggapi ato tidak direspon ulang, maka kesimpulan saya adalah seperti pemahaman saya semula. Nah, kalo dari posting saya menyimpulkan bahwa solideogloria itu memahami rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca Alkitab, itu berarti dari posting solideogloria terdahulu, entah yang mana, pertanyaan ato respon ato tanggapan saya tidak mendapat jawaban, sehingga di benak saya, simpulan awal saya mengenai kemampuan Anda mengartikan rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca Alkitab adalah seperti itu. Kalo sekarang Anda meminta agar saya menunjukkan di mana itu bermula, maaf saja, sedang males nyari-nyari. Yang pasti, sekali lagi saya katakan, bila saya menginginkan penjelasan tambahan, saya akan mengquote hal yang saya ingin diperjelas. Bila tidak diperjelas, itu saya artikan bahwa pemahaman saya sudah sesuai.
Quote
Padahal sudah saya katakan bahwa anda salah mengerti.
Meski Anda katakan saya salah mengerti tetapi tanpa menjelaskan pengertian yang Anda maksudkan, maka pengertian saya akan seperti itu. Artinya, bila dari suatu posting saya ada mengquote postingan seseorang, maka sebaiknya posternya memberi tanggapan. Jika tidak memberi tanggapan, saya artikan bahwa pengertian saya sudah pas.
Quote
Anda juga menuduh saya pongah,apakah itu bukan serangan pribadi ???
Menurut pemahaman saya, bila ada orang yang memandang dirinya sudah mengerti rencana Allah secara komprehensif hanya berdasarkan membaca Alkitab, itu adalah suatu kepongahan. Pribadi orang itu memang pongah. Atau Anda mengartikan lain?
Quote
Kenapa bukannya memberikan 'counter argumentation' malah pribadi saya yang dipersoalkan ?
Kepribadian Anda tercermin dari segala sesuatu yang Anda hasilkan, baik melalui kata-kata, tulisan, dan segala sesuatu. Karna ini adalah forum, kita berinteraksi hanya sebatas tulisan, maka kepribadian Anda ditunjukkan oleh tulisan-tulisan Anda. Dengan mengartikan tulisan-tulisan Anda itu, saya menarik simpulan tentang pribadi Anda. Kepribadian Anda terwakili oleh argumen, ato pendapat Anda. Jika posting saya menyimpulkan demikian tentang Anda, itu artinya saya dengan segala pemahaman saya mengartikan demikian. Jika pengertian saya itu tidak Anda konfirmasi meski sudah saya minta, maka saya artikan bahwa pengertian saya itu sudah sesuai.
Quote
Anda mengejek saya hanya karena kesalahan tulis,apa sudah lupa ?
Mengejek? Saya kira tidak. Saya hanya meminta Anda menenangkan batin, dan Anda jawab Anda selalu memiliki batin yang tenang. Kemudian saya beri argumen, bahwa kesalahketikan Anda memperlihatkan ketidaktenangan batin Anda, malah sekarang Anda menuduh saya mengejek. Coba periksa pola pikir Anda.
Quote
Ini forum diskusi atau caci maki ?
Anda tahu jawabannya, bahwa ini adalah forum diskusi. Jika seorang partisipan menyimpulkan sesuatu mengenai seorang partisipan lain, bila itu sudah terkonfirmasi, itu bukan mengejek ato mencaci ato memaki. Jangan terlalu sensi. Tidak berguna bagi saya mengejek, mencaci atao memaki.
Quote
Ditambah atau dikurangi itu kan persepsi anda karena Luther hanya mengembalikan apa yang benar yaitu menggunakan apa yang sudah dikoreksi oleh para ahli Alkitab Yahudi di Yamnia mengenai PL bukan terjemahan Yunani yang ada di perantauan.
Itu menandakan bahwa Anda lebih memilih Yahudi daripada Kristen.
Quote
Tetapi saya perhatikan sepanjang ribuan tahun gereja anda yang kerjanya menambah nambah wahyu Tuhan melalui Magisterium itu.
Anda ini melucu atau bagaimana? Di bagian mana penambahan yang Anda maksud itu? Gunakan akal sehat Anda, mengerti apa yang Anda post, silakan tunjukkan di bagian mana yang Anda maksudkan dengan ditambah itu (tapi buka trit baru, jangan di sini, akan jadi OOT).
Quote
Apa ukuran anda dengan kepongahan itu silahkan dijawab !
Di atas sudah saya sampaikan. Entah di bagian mana, simpulan saya tentang kepongahan Anda itu bersumber dari pernyataan Anda bahwa Anda mengerti rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca Alkitab. Jika perlu bagi Anda, silahkan cari sendiri dari seluruh postingan Anda.
Quote
Kalau melempar tuduhan sumbang seperti andalah yang pongah menurut saya karena tidak fokus berdiskusi tetapi asyik menyerang pribadi orang dengan perkataan “pongah.”
solideogloria yang tidak nyambung.
Quote
Silahkan nilai diri anda sendiri apakah sudah memberikan contoh yang yang baik didalam berdiskusi !
Pemakaian tanda seru ini saja menunjukkan siapa Anda. Di berbagai forum diskusi, baru Anda dan OSAS, dan beberapa Muslim lain yang melabeli cara diskusi saya kurang pas bagi kalian.
Quote
Forum diskusi adalah forum yang tidak mungkin lepas dari kritikan atau perbedaan persepsi.
Tidak seorangpun menampik itu.
Quote
Kalau tidak boleh kritik mengkritik bukan forum diskusi bebas namanya tetapi forum indoktrinasi.
sda.
Quote
Silahkan anda renungkan sendiri apakah ini forum bebas mengkritik atas dasar Alkitab atau hanya boleh membebek semua ajaran gereja anda saja ?
Silahkan protes apa yang ingin Anda protes.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on January 26, 2013, 01:47:57 PM
ehehehehe......

sekarang giliran mas Husa yang "madi" alias marah dikit....

jadi ingat Cerita yg judulnya EMPAT itu yah? ehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 26, 2013, 02:06:58 PM
ehehehehe......
sekarang giliran mas Husa yang "madi" alias marah dikit....
jadi ingat Cerita yg judulnya EMPAT itu yah? ehehe...
:think: Betul. Sebenarnya, saya sudah muak diskusi dengan Soli ini. Tetapi kalo ada postingannya yang menurut saya ingin diklarifikasi, atao dikonfirmasi, jadi gatel rasanya, ingin bertanya, ato meluruskan, ato memberi penjelasan tambahan, dll, dll. Dia yang tidak nyambung, tapi malah menuduh saya tidak konsisten.  Heran.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on January 26, 2013, 02:51:49 PM
:think: Betul. Sebenarnya, saya sudah muak diskusi dengan Soli ini. Tetapi kalo ada postingannya yang menurut saya ingin diklarifikasi, atao dikonfirmasi, jadi gatel rasanya, ingin bertanya, ato meluruskan, ato memberi penjelasan tambahan, dll, dll. Dia yang tidak nyambung, tapi malah menuduh saya tidak konsisten.  Heran.

ehehe..

dalam teknik berdebat memang dikenal teknik demikian mas...
yaitu: AVOIDING the SUBSTANCE, and DISTRACTING with ITSY BITSY...
yang biasanya ditempuh pada situasi:
1. Terdesak karena secara substansi memang sudah kalah --> sehingga buying the time agar seolah-olah masih ada perdebatan & perpanjang nafas
2. Kurang paham substansi --> sehingga mengalihkan pada Atribut-atribut remeh temeh --> agar seolah-olah masih terjadi perdebatan..

Coba kalau debatnya face-to-face..
pasti cara mas Husa ketika memegang Alkitab-pun bisa jadi diperdebatkan, guna "menyadarkan & mencegah tejerumusnya mas husa ke kesesatan" sehingga bisa "memegang Alkitab secara alkitabiah eh salah.. secara Sola Scriptura".. ehehe....
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 26, 2013, 07:13:12 PM
ehehe..

dalam teknik berdebat memang dikenal teknik demikian mas...
yaitu: AVOIDING the SUBSTANCE, and DISTRACTING with ITSY BITSY...
yang biasanya ditempuh pada situasi:
1. Terdesak karena secara substansi memang sudah kalah --> sehingga buying the time agar seolah-olah masih ada perdebatan & perpanjang nafas
2. Kurang paham substansi --> sehingga mengalihkan pada Atribut-atribut remeh temeh --> agar seolah-olah masih terjadi perdebatan..

Coba kalau debatnya face-to-face..
pasti cara mas Husa ketika memegang Alkitab-pun bisa jadi diperdebatkan, guna "menyadarkan & mencegah tejerumusnya mas husa ke kesesatan" sehingga bisa "memegang Alkitab secara alkitabiah eh salah.. secara Sola Scriptura".. ehehe....


Beda ....

teknik itu digunakan oleh orang pinter berdiskusi...

Yang ada di sini : udah ngga nyambung,..  masih ngga nyadar.... dah gitu.. PEDE..  :giggle: :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 28, 2013, 10:12:22 AM
Damai bagimu solideogloria.
Postingan yang ingin saya komentari, repons, tanggapi, ato jawab, selalu saya quote. Kalau saya tidak mengquote, itu berarti saya mengeluarkan pendapat yang bersifat umum, bukan kepada orang tertentu. Bila saya mengquote suatu posting, itu berarti postingan saya tujukan kepada poster yang terquote tersebut. Jangan berharap saya akan mengingat secara detil postingan yang sudah lama lampau. Postingan lama yang saya ingat hanya secara garis besar saja.


Sayapun hanya mengoimentari apa yang dikatakan atau dipertanyakan bukan merambah kemana mana secara tidak relevan.

Quote
Quote from: solideogloria on January 18, 2013, 08:37:34 AM
Kamu sudah salah memahami komentar saya karena Kitab Suci merupakan satu kesatuan seperti yang ada sekarang.
O begitu. Saya menduga bahwa solideogloria menyimpulkan Alkitab yang digunakan orang Kristen sekarang sudah demikian sejak dahulu, sejak awal, karena membaca postingmu yang ini,

Memang Alkitab sekarang hanyalah kumpulan tulisan para nabi dan Rasul sejak awal bukan ditambah tambah sepanjang abad.

Quote
Quote
Quote from: solideogloria on January 15, 2013, 11:23:44 PM
Siapa yang mengatakan Scriptura terpisah-pisah ? saya tidak pernah memisah-misahkan Kitab Suci,silahkan buktikan !
Di situ saya artikan bahwa solideogloria mengatakan Scriptura itu sudah utuh alias tidak terpisah-pisah sejak semula.
Apakah pengertian saya itu salah? Tunjukkan kesalahannya.

Sudah saya jawab diatas bahwa semua tulisan para nabi dan Rasul sudah lengkap tidak ada yang ketinggalan,makanya tidak boleh ditambah tambah lagi.

Apa yang mulanya terpisah sudah dipersatukan menjadi satu Kitab Suci yang utuh,lengkap dan sempurna.


Quote
Quote
Kalau anda membicarakan proses kanonisasi maka bukan disini tempatnya berdiskusi.
solideogloria yang mengkaitkannya ke proses kanonisasi. Saya hanya menyatakan bahwa Alkitab yang digunakan oleh Kristen sekarang, bukan jatuh 'gedebug' dari langit. Alkitab sampai ke bentuk formula sekarang, melalui proses panjang. Coba periksa, mana yang nyambung, mana yang tidak nyambung.

Sudah saya jawab diatas.

Quote
Quote
Saya ulangi lagi kalau anda membicarakan proses kanonisasi sudah banyak jawaban saya mengenai hal itu dengan bung Leo makanya sebaiknya di topik yang BTT sajalah membahasnya.
Setuju. Tidak perlu menggeser topik. Dan saya tidak sedang berbicara tentang proses kanonisasi, tetapi mengatakan bahwa Alkitab tidak ujug-ujug atau bim sala bim sudah begitu adanya, melainkan berproses sampai seperti format sekarang ini.

Sudah pula saya jawab diatas.

Quote
Quote
Apa anda sudah lupa menuduh seolah olah saya menguasai secara komprehensif Kitab Suci padahal saya membahas “ The Sufficiency of Scripture” yang tidak bisa anda bantah itu ?
Saya ulangi, di setiap posting, selalu saya sertakan dengan quote yang ingin saya tanya lebih lanjut, ato saya minta penjelasan tambahan. Kalau ternyata posting saya yang ingin menanyakan ato minta penjelasan tidak ditanggapi ato tidak direspon ulang, maka kesimpulan saya adalah seperti pemahaman saya semula. Nah, kalo dari posting saya menyimpulkan bahwa solideogloria itu memahami rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca Alkitab, itu berarti dari posting solideogloria terdahulu, entah yang mana, pertanyaan ato respon ato tanggapan saya tidak mendapat jawaban, sehingga di benak saya, simpulan awal saya mengenai kemampuan Anda mengartikan rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca Alkitab adalah seperti itu. Kalo sekarang Anda meminta agar saya menunjukkan di mana itu bermula, maaf saja, sedang males nyari-nyari. Yang pasti, sekali lagi saya katakan, bila saya menginginkan penjelasan tambahan, saya akan mengquote hal yang saya ingin diperjelas. Bila tidak diperjelas, itu saya artikan bahwa pemahaman saya sudah sesuai.

Makanya kalau sudah saya jelaskan apa maksud saya yang sebenarnya secara berulang ulang jangan berputar-putar  disitu saja komentar anda .


Quote
Quote
Padahal sudah saya katakan bahwa anda salah mengerti.
Meski Anda katakan saya salah mengerti tetapi tanpa menjelaskan pengertian yang Anda maksudkan, maka pengertian saya akan seperti itu. Artinya, bila dari suatu posting saya ada mengquote postingan seseorang, maka sebaiknya posternya memberi tanggapan. Jika tidak memberi tanggapan, saya artikan bahwa pengertian saya sudah pas.

Kan sudah berulang ulang saya katakan apa maksud saya yaitu komprehensive itu dalam arti bahwa “Alkitab itu cukup pada dirinya sendiri.”

Jadi jangan diulang ulang terus apa yang sudah saja jelaskan tapi dibantah saja penjelasan saya kalau anda tidak setuju.

Quote
Quote
Anda juga menuduh saya pongah,apakah itu bukan serangan pribadi ???
Menurut pemahaman saya, bila ada orang yang memandang dirinya sudah mengerti rencana Allah secara komprehensif hanya berdasarkan membaca Alkitab, itu adalah suatu kepongahan. Pribadi orang itu memang pongah. Atau Anda mengartikan lain?

Kepongahan itu adalah memaksakan pemahaman sendiri dengan memutarbalikkan pernyataan orang walau sudah dijelaskan berkali-kali.

Quote
Quote
Kenapa bukannya memberikan 'counter argumentation' malah pribadi saya yang dipersoalkan ?
Kepribadian Anda tercermin dari segala sesuatu yang Anda hasilkan, baik melalui kata-kata, tulisan, dan segala sesuatu. Karna ini adalah forum, kita berinteraksi hanya sebatas tulisan, maka kepribadian Anda ditunjukkan oleh tulisan-tulisan Anda. Dengan mengartikan tulisan-tulisan Anda itu, saya menarik simpulan tentang pribadi Anda. Kepribadian Anda terwakili oleh argumen, ato pendapat Anda. Jika posting saya menyimpulkan demikian tentang Anda, itu artinya saya dengan segala pemahaman saya mengartikan demikian. Jika pengertian saya itu tidak Anda konfirmasi meski sudah saya minta, maka saya artikan bahwa pengertian saya itu sudah sesuai.

Tetapi walau sudah saya konfirmasi ternyata sia sia saja karena anda terus mengulang apa yang sudah saya jelaskan.

Cara berdikusi setiap orang memiliki keunikan masing masing dan tidak bisa anda seragamkan karena tidak semua orang memiliki gaya seperti anda.

Quote
Quote
Anda mengejek saya hanya karena kesalahan tulis,apa sudah lupa ?
Mengejek? Saya kira tidak. Saya hanya meminta Anda menenangkan batin, dan Anda jawab Anda selalu memiliki batin yang tenang. Kemudian saya beri argumen, bahwa kesalahketikan Anda memperlihatkan ketidaktenangan batin Anda, malah sekarang Anda menuduh saya mengejek. Coba periksa pola pikir Anda.

Kesalahan ketik karena batin tidak tenang ?

Kesalahan ketik adalah lumrah dan hampir dilakukan oleh semua member disini apa anda anggap mereka itu juga batinnya tidak tenang ?

Pernahkah anda menuduh mereka yang salah ketik itu sebagai batin yang tidak tenang ?

Silahkan instrospeksi diri anda yang menurut saya sangat subyektif dan memihak didalam mengkritik,dan itu bukan sikap sebagai seorang moderator yang seharusnya netral.


Bersambung......


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 28, 2013, 10:12:31 AM
Sambungan.....


Quote
Quote
Ini forum diskusi atau caci maki ?
Anda tahu jawabannya, bahwa ini adalah forum diskusi. Jika seorang partisipan menyimpulkan sesuatu mengenai seorang partisipan lain, bila itu sudah terkonfirmasi, itu bukan mengejek ato mencaci ato memaki. Jangan terlalu sensi. Tidak berguna bagi saya mengejek, mencaci atao memaki.

Siapapun ngerti bahwa kata “muak” itu adalah suatu kekasaran didalam berdiskusi bung !

Dan itupun masih anda ulangi terus !

Quote
Quote
Ditambah atau dikurangi itu kan persepsi anda karena Luther hanya mengembalikan apa yang benar yaitu menggunakan apa yang sudah dikoreksi oleh para ahli Alkitab Yahudi di Yamnia mengenai PL bukan terjemahan Yunani yang ada di perantauan.
Itu menandakan bahwa Anda lebih memilih Yahudi daripada Kristen.

Orang Yahudi di Yamnia (tanah air) tentunya lebih tahu mana ajaran yang asli ketimbang Yahudi perantauan yang menterjemahkan Alkitab kedalam bahasa Yunani.

Quote
Quote
Tetapi saya perhatikan sepanjang ribuan tahun gereja anda yang kerjanya menambah nambah wahyu Tuhan melalui Magisterium itu.
Anda ini melucu atau bagaimana? Di bagian mana penambahan yang Anda maksud itu? Gunakan akal sehat Anda, mengerti apa yang Anda post, silakan tunjukkan di bagian mana yang Anda maksudkan dengan ditambah itu (tapi buka trit baru, jangan di sini, akan jadi OOT).

Silahkan anda baca sendiri :

http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm

Dan disanggah kalau bisa.


Quote
Quote
Apa ukuran anda dengan kepongahan itu silahkan dijawab !
Di atas sudah saya sampaikan. Entah di bagian mana, simpulan saya tentang kepongahan Anda itu bersumber dari pernyataan Anda bahwa Anda mengerti rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca Alkitab. Jika perlu bagi Anda, silahkan cari sendiri dari seluruh postingan Anda.


Kepongahan adalah memaksakan pengertian sendiri atas kalimat orang lain walau sudah dijelaskan berulang kali apa maksudnya.

Quote
Quote
Kalau melempar tuduhan sumbang seperti andalah yang pongah menurut saya karena tidak fokus berdiskusi tetapi asyik menyerang pribadi orang dengan perkataan “pongah.”
solideogloria yang tidak nyambung.

Apa yang saya katakan adalah bukti yang bisa dilihat siapapun disini.

Quote
Quote
Silahkan nilai diri anda sendiri apakah sudah memberikan contoh yang yang baik didalam berdiskusi !
Pemakaian tanda seru ini saja menunjukkan siapa Anda. Di berbagai forum diskusi, baru Anda dan OSAS, dan beberapa Muslim lain yang melabeli cara diskusi saya kurang pas bagi kalian.

Quote
Forum diskusi adalah forum yang tidak mungkin lepas dari kritikan atau perbedaan persepsi.
Tidak seorangpun menampik itu.
Quote
Kalau tidak boleh kritik mengkritik bukan forum diskusi bebas namanya tetapi forum indoktrinasi.
sda.
Quote
Silahkan anda renungkan sendiri apakah ini forum bebas mengkritik atas dasar Alkitab atau hanya boleh membebek semua ajaran gereja anda saja ?
Silahkan protes apa yang ingin Anda protes.

Menurut saya anda yang tidak peka akan kritik didalam suatu wacana diskusi tetapi langsung emosi kalau kelemahan ajaran gerejanya dikritik orang.

Pertanyaan saya forum ini “Forum Iman Kristen” atau “Forum Iman Katolik” yang dilarang mengkritik ajaran Katolik ???

Kalau Forum Iman Kristen makanya hanya Alkitablah sebagai ukuran kebenaran bagi semua ajaran gereja.

Saya perlu kejelasan dari anda ?

Shalom




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 28, 2013, 11:38:27 AM
Menurut saya anda yang tidak peka akan kritik didalam suatu wacana diskusi tetapi langsung emosi kalau kelemahan ajaran gerejanya dikritik orang.
Pertanyaan saya forum ini “Forum Iman Kristen” atau “Forum Iman Katolik” yang dilarang mengkritik ajaran Katolik ???
Kalau Forum Iman Kristen makanya hanya Alkitablah sebagai ukuran kebenaran bagi semua ajaran gereja.
Saya perlu kejelasan dari anda ?
Shalom
:grining: Periksa lagi pemahaman solideogloria itu. Ngomong-ngomong, apakah solideogloria mengerti arti setiap kata yang solideogloria posting? Kalau mengerti, bolehkah solideogloria ajukan dasar pikir sehingga solideogloria memposting ini: tetapi langsung emosi kalau kelemahan ajaran gerejanya dikritik orang? Sebab, saya curiga, solideogloria tidak mengerti apa yang solideogloria post. :grining:

Okelah. solideogloria bilang bahwa Alkitab yang merupakan ukuran kebenaran. Saya tidak menentang itu. Saya artikan, bahwa solideogloria akan mematuhi, mengikuti, memahami, apa-apa yang tertulis di Alkitab. Apakah solideogloria setuju dengan pikiran saya itu? Jika setuju, baiklah. Jika tidak setuju, tolong beritahu ketidaksetujuan Anda.

Jika di PB, yaitu di Mat 16:18,19 tertulis, "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga," bagaimana solideogloria mengartikan, memahami, menginterpretasikan itu? Apakah dengan mengartikan ayat-ayat itu, masih dimungkinkan adanya dua jemaat Jesus Kristus? DikatakanNya, di atas Petrus. Artinya, jemaat atau jemaat-jemaat (kalau ada) hanya didirikan di atas (ajaran yang diajarkan) Petrus. Jika ada jemaat berdiri tetapi tidak di atas Petrus, itu bukan didirikan Jesus Kristus. Apakah solideogloria sependapat? Jika tidak, silakan ajukan ketidaksependapatan Anda.

Soli, di atas Anda menulis ini, "Alkitab yang merupakan urkuran kebenaran", kemudian berikutnya Anda menulis ini, "Kalau Forum Iman Kristen makanya hanya Alkitablah sebagai ukuran kebenaran bagi semua ajaran gereja". Pertanyaan saya, apakah solideogloria tidak merasakan perbedaan arti kalimat-kalimat pernyataan solideogloria itu? Penggunaan kata hanya pada pernyataan kedua justru membuat melenceng. Sebab, di Alkitab sendiri ada tertulis, Mat 28: 19,20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Perhatikan bahwa pada kedua ayat itu tidak menyiratkan bahwa yang diajarkan itu hanya yang tertulis, melainkan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Jesus Kristus kepada persekutuan para muridNya. Tahukah solideogloria apa saja yang telah diajarkan oleh Jesus Kristus kepada para muridNya? Jangan kira hanya yang tertulis di Alkitab saja yang telah diajarkan oleh Jesus Kristus kepada para muridNya, sebab Yohanes 21:24,25 mencatat Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar. Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Jangan katakan bahwa diperbuat oleh Jesus Kristus belum tentu diajarkan. Jesus Kristus banyak mengajar dengan memberi contoh, bukan hanya melalui perkataan. Seluruh perbuatan Jesus Kristus itu adalah ajaran dariNya.

Bisa nangkap?

Kalau dikaitkan dengan judul trit, maka tidak ada perpecahan seperti yang solideogloria artikan itu, bahwa tidak ada perpecahan Gereja yang merupakan keniscayaan. 1 Kor 12:7 mencatat, "Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama." Artinya, Roh yang satu menginginkan persatuan, meskipun ada beberapa rupa pelayanan. Bukan memecah jemaat. Dan kalau solideogloria mengatakan bahwa perpecahan jemaat adalah keniscayaan, artinya solideogloria telah dirasuki oleh roh pemecah. Renungkan itu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 28, 2013, 11:47:55 AM
Silahkan anda baca sendiri :
http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Dan disanggah kalau bisa.
:D Tentang itu, silahkan bahas satu per satu, agar Anda tidak terkesan pengecut. :D Dan, bukan di trit ini. Hobi bangat OOT. :grining:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on January 28, 2013, 05:25:01 PM
Hobi bangat OOT. :grining:

emberrr...!

kalau oot ngerti itu masih mending..

sudah oot ngga nyadar.. itu keterlaluan..

======

saatya kita merenung...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 29, 2013, 08:36:48 AM
:grining: Periksa lagi pemahaman solideogloria itu. Ngomong-ngomong, apakah solideogloria mengerti arti setiap kata yang solideogloria posting? Kalau mengerti, bolehkah solideogloria ajukan dasar pikir sehingga solideogloria memposting ini: tetapi langsung emosi kalau kelemahan ajaran gerejanya dikritik orang? Sebab, saya curiga, solideogloria tidak mengerti apa yang solideogloria post. :grining:


Anda tidak fokus menjawab pertanyaan saya,makanya saya tanyakan lagi apakah didalam forum ini tidak boleh mengkritik ajaran gereja Katolik tetapi hanya ajaran gereja Protestan saya yang boleh dikritik ?

Quote
Okelah. solideogloria bilang bahwa Alkitab yang merupakan ukuran kebenaran. Saya tidak menentang itu. Saya artikan, bahwa solideogloria akan mematuhi, mengikuti, memahami, apa-apa yang tertulis di Alkitab. Apakah solideogloria setuju dengan pikiran saya itu? Jika setuju, baiklah. Jika tidak setuju, tolong beritahu ketidaksetujuan Anda.

Semua argumentasi saya berdasarkan apa yang saya pahami dari sumber Alkitab .

Quote
Jika di PB, yaitu di Mat 16:18,19 tertulis, "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga," bagaimana solideogloria mengartikan, memahami, menginterpretasikan itu? Apakah dengan mengartikan ayat-ayat itu, masih dimungkinkan adanya dua jemaat Jesus Kristus? DikatakanNya, di atas Petrus. Artinya, jemaat atau jemaat-jemaat (kalau ada) hanya didirikan di atas (ajaran yang diajarkan) Petrus. Jika ada jemaat berdiri tetapi tidak di atas Petrus, itu bukan didirikan Jesus Kristus. Apakah solideogloria sependapat? Jika tidak, silakan ajukan ketidaksependapatan Anda.

Ayat itu harus dipahami bahwa bukan Petrus yang menjadi batu karang landasan gereja melainkan pengakuan Petrus akan siapaYesus itu :

I Korintus 10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Jadi yang menjadi landasan gereja adalah pengakuan Petrus dan semua kesaksian para Nabi dan Rasul :

Ef. 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

Jadi gereja berdiri bukan hanya diatas ajaran Petrus saja tetapi semua tulisan Nabi dan Rasul.


Quote
Soli, di atas Anda menulis ini, "Alkitab yang merupakan urkuran kebenaran", kemudian berikutnya Anda menulis ini, "Kalau Forum Iman Kristen makanya hanya Alkitablah sebagai ukuran kebenaran bagi semua ajaran gereja". Pertanyaan saya, apakah solideogloria tidak merasakan perbedaan arti kalimat-kalimat pernyataan solideogloria itu? Penggunaan kata hanya pada pernyataan kedua justru membuat melenceng. Sebab, di Alkitab sendiri ada tertulis, Mat 28: 19,20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Perhatikan bahwa pada kedua ayat itu tidak menyiratkan bahwa yang diajarkan itu hanya yang tertulis, melainkan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Jesus Kristus kepada persekutuan para muridNya. Tahukah solideogloria apa saja yang telah diajarkan oleh Jesus Kristus kepada para muridNya? Jangan kira hanya yang tertulis di Alkitab saja yang telah diajarkan oleh Jesus Kristus kepada para muridNya, sebab Yohanes 21:24,25 mencatat Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar. Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.

Jangan katakan bahwa diperbuat oleh Jesus Kristus belum tentu diajarkan. Jesus Kristus banyak mengajar dengan memberi contoh, bukan hanya melalui perkataan. Seluruh perbuatan Jesus Kristus itu adalah ajaran dariNya.

Bisa nangkap?

Semua ajaran keselamatan dari Yesus sudah lengkap tertulis didalam Alkitab,jadi mengatakan masih ada wahyu Allah diluar Alkitab hanyalah ajaran yang bersifat bidat belaka (Alkitab Plus).

Apalagi kalau ada tradisi bikinan gereja yang bertentangan dengan Alkitab.

Semua tradisi suci sudah tertulis dan anda tidak bisa membuktikan adanya naskah asli tulisan para Rasul yang belum dimasukkan kedalam Alkitab.

I Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.

Quote
Kalau dikaitkan dengan judul trit, maka tidak ada perpecahan seperti yang solideogloria artikan itu, bahwa tidak ada perpecahan Gereja yang merupakan keniscayaan. 1 Kor 12:7 mencatat, "Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama." Artinya, Roh yang satu menginginkan persatuan, meskipun ada beberapa rupa pelayanan. Bukan memecah jemaat. Dan kalau solideogloria mengatakan bahwa perpecahan jemaat adalah keniscayaan, artinya solideogloria telah dirasuki oleh roh pemecah. Renungkan itu.

Tetapi Paulus tidak menyangkal akan adanya perpecahan :

1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Yesus juga membawa pedang yang memisahkan manusia dari keluarganya sekalipun :

Matius 10:34 - 36 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

Jadi jelas persatuan seperti angan angan anda itu hanya bisa terjadi kalau berada didalam satu kebenaran yang hanya berlandaskan kepada Alkitab saja.

Tidak boleh ada persatuan dengan mengorbankan kebenaran Allah.


Shalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 29, 2013, 08:37:57 AM
emberrr...!

kalau oot ngerti itu masih mending..

sudah oot ngga nyadar.. itu keterlaluan..

======

saatya kita merenung...

Makanya renungkan kembali kebohonganmu akan bukti perpecahan gereja itu !

Renungkan juga bapa gerejamu yang ternyata bidat itu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 29, 2013, 08:41:00 AM
:D Tentang itu, silahkan bahas satu per satu, agar Anda tidak terkesan pengecut. :D Dan, bukan di trit ini. Hobi bangat OOT. :grining:

Baca kembali pernyataan anda yang menganggap Luther bukan menyerang ajaran Katolik,makanya saya buktikan bahwa komentar anda itu keliru.

Jadi apa yang OOT ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 29, 2013, 10:17:37 AM
solideogloria,
saya post begini, :grining: Periksa lagi pemahaman solideogloria itu. Ngomong-ngomong, apakah solideogloria mengerti arti setiap kata yang solideogloria posting? Kalau mengerti, bolehkah solideogloria ajukan dasar pikir sehingga solideogloria memposting ini: tetapi langsung emosi kalau kelemahan ajaran gerejanya dikritik orang? Sebab, saya curiga, solideogloria tidak mengerti apa yang solideogloria post. :grining: engkau respon begini,
Anda tidak fokus menjawab pertanyaan saya,makanya saya tanyakan lagi apakah didalam forum ini tidak boleh mengkritik ajaran gereja Katolik tetapi hanya ajaran gereja Protestan saya yang boleh dikritik ?
Ini adalah Jaka Sembung naik ojekn nggak nyambung jek. Saya tanya lagi, pendidikan formal Anda sampai mana?

Quote
Semua argumentasi saya berdasarkan apa yang saya pahami dari sumber Alkitab .
Ketika Anda menggunakan pemahaman Anda itu pula saatnya Anda menjadikan diri dan pemahaman Anda sebagai magisterium, yang bukan lagi Sola Scriptura. Paham?
Quote
Ayat itu harus dipahami bahwa bukan Petrus yang menjadi batu karang landasan gereja melainkan pengakuan Petrus akan siapaYesus itu :
Anda mengatakan harus, siapa yang mengharuskan? Di ayat mana dalam Scriptura menyatakan harus seperti itu?
Quote
I Korintus 10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
Apakah Anda hendak menggeser topik bahasan dari perkataan Jesus Kristus mengenai pendirian jemaat ke batu karang?
Quote
Jadi yang menjadi landasan gereja adalah pengakuan Petrus dan semua kesaksian para Nabi dan Rasul : 
Ef. 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Jadi, di atas rasul mana kejemaatan Anda dibangun?
Quote
Jadi gereja berdiri bukan hanya diatas ajaran Petrus saja tetapi semua tulisan Nabi dan Rasul.
Sekilas, kalimat Anda ini tampaknya bijaksana. Bandingkan dengan Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Apakah Anda tidak menangkap bahwa dari antara para rasul, ternyata Petrus dimateraikan oleh Jesus Kristus memiliki suatu nilai lebih? 
Quote
Semua ajaran keselamatan dari Yesus sudah lengkap tertulis didalam Alkitab,jadi mengatakan masih ada wahyu Allah diluar Alkitab hanyalah ajaran yang bersifat bidat belaka (Alkitab Plus).
Apakah Anda ingin menghapus Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu?
Quote
Apalagi kalau ada tradisi bikinan gereja yang bertentangan dengan Alkitab.
Semua tradisi suci sudah tertulis dan anda tidak bisa membuktikan adanya naskah asli tulisan para Rasul yang belum dimasukkan kedalam Alkitab.
Harap jangan asbun. Yang namanya Tradisi Suci, tentu saja tidak tertulis. Yang tertulis itu, ya Alkitab. Namun, ada kalanya dirasakan perlu menuliskan pendapat tentang Tradisi Suci, sehingga ada bahagian Tradisi Suci yang seolah-olah tertulis.
Quote
I Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
Perhatikan yang biru. Apakah seluruh hal yang dilakukan oleh Paulus sudah tertulis?

Perhatikan yang ungu. Apakah, bila memberikan kewenangan kepada seseorang berarti mengutamakan orang itu daripada orang lain? Dengan contoh lazim, bila memberi tongkat komando kepada komandan upacara, apakah itu searti dengan mengutamakan komandan upacara daripada peserta upacara?
Quote
Tetapi Paulus tidak menyangkal akan adanya perpecahan :
1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.
Cermati lagi. Apakah perpecahan yang dimaksud di situ adalah pendirian jemaat baru, atau perpecahan yang bagaimana? Jika Jesus Kristus menyatakan akan mendirikan jemaat, dan bukan jemaat-jemaat, apa mungkin Paulus ingin mendirikan jemaat baru?
Quote
Yesus juga membawa pedang yang memisahkan manusia dari keluarganya sekalipun :
Matius 10:34 - 36 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
Pilihan ayat yang Anda sajikan sekilas seolah memperlihatkan kebijaksanaan Anda. Sangat disayangkan, Anda memelintir (eh, maaf, mungkin bukan keinginan Anda memelintir melainkan itulah pemahaman Anda), menjadikan seolah-olah perkataan Jesus Kristus di Mat 16:18 yang mendirikan jemaat bertubrukan dengan Mat 10:34-36? Cermati lagi solideogloria. Pada Mat 10:34-36 itu, Jesus Kristus bicara tentang individu, sementara pada Mat 16:18 itu Jesus Kristus bicara tentang jemaat. Nah, dalam hal itu, untuk melihat itu, mungkin tingkat pendidikan formalmu sangat berperan.
Quote
Jadi jelas persatuan seperti angan angan anda itu hanya bisa terjadi kalau berada didalam satu kebenaran yang hanya berlandaskan kepada Alkitab saja.
Hmmm... solideogloria ini gimana, ya? Roh Persatuan itu bukan menjadikan semua jiwa satu model pelayanan. Ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Roh. Nangkep? (Saya ragu).
Quote
Tidak boleh ada persatuan dengan mengorbankan kebenaran Allah.
Sependapat.
Quote
Shalom
Damai sertamu. Mulailah merenung.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 29, 2013, 11:25:01 AM
Baca kembali pernyataan anda yang menganggap Luther bukan menyerang ajaran Katolik,makanya saya buktikan bahwa komentar anda itu keliru.
Jadi apa yang OOT ?
Bisa sebut posting saya yang mana yang Anda maksud? Silahkan quote, untuk kita bahas lagi. Bila materinya masih sangat erat dengan trit ini, bisa kita bahas. Kalau sudah melenceng jauh, kita buka trit baru.

Ke-OOT-an tanggapan dari solideogloria pada kasus ini, coba perhatikan judul trit. Titik berat, atau pokok soal, atau inti masalah yang ingin dibahas ialah sampai sejauh mana perpecahan jemaat yang masih dalam batas toleransi. Kemudian Anda menyinggung-nyinggung tentang 95 tesis ML. Ke-95 tesis ML itu, sudah ada tritnya yang khusus. Kalau tesis itu hendak dibahas, maka pembahasannya silahkan di trit tersebut. Jika itu hendak dibicarakan di sini, akan mengaburkan titik berat, atau pokok soal, atau inti masalah yang ingin dibahas. Nangkep?

Eh, kembali saya ingin mengetahui, sampai mana pendidikan formal Anda? Tanpa Anda jawab, saya akan menduga-duga, dan akan menghabiskan enerji. Dengan mengetahuinya, mungkin gaya bahasa yang kita gunakan akan semakin sama, dan komunikasi semakin nyambung.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 30, 2013, 09:46:12 AM
solideogloria,
saya post begini, :grining: Periksa lagi pemahaman solideogloria itu. Ngomong-ngomong, apakah solideogloria mengerti arti setiap kata yang solideogloria posting? Kalau mengerti, bolehkah solideogloria ajukan dasar pikir sehingga solideogloria memposting ini: tetapi langsung emosi kalau kelemahan ajaran gerejanya dikritik orang? Sebab, saya curiga, solideogloria tidak mengerti apa yang solideogloria post. :grining: engkau respon begini,


Kalau anda menganggap saya keliru didalam berargumentasi silahkan dibantah saja bukan melempar pertanyaan seperti itu karena inikan wacana diskusi namanya ?

Quote
Quote from: solideogloria on Yesterday at 08:36:48 AM
Anda tidak fokus menjawab pertanyaan saya,makanya saya tanyakan lagi apakah didalam forum ini tidak boleh mengkritik ajaran gereja Katolik tetapi hanya ajaran gereja Protestan saya yang boleh dikritik ?
Ini adalah Jaka Sembung naik ojekn nggak nyambung jek. Saya tanya lagi, pendidikan formal Anda sampai mana?

Saya bertanya tetapi anda selalu memang tidak fokus menjawab pertanyaan saya !

Quote
Quote
Semua argumentasi saya berdasarkan apa yang saya pahami dari sumber Alkitab .
Ketika Anda menggunakan pemahaman Anda itu pula saatnya Anda menjadikan diri dan pemahaman Anda sebagai magisterium, yang bukan lagi Sola Scriptura. Paham?

Tidak ada sistim magisterium bagi saya tetapi “Imamat yang Rajani.”

Silahkan direnungkan apa bedanya supaya anda tidak main pukul rata saja dan memaksakan paham Katolik kepada gereja Protestan.

Paham !

Quote
Quote
Ayat itu harus dipahami bahwa bukan Petrus yang menjadi batu karang landasan gereja melainkan pengakuan Petrus akan siapaYesus itu :
Anda mengatakan harus, siapa yang mengharuskan? Di ayat mana dalam Scriptura menyatakan harus seperti itu?

Sudah saya berikan ayatnya bahwa Yesus yang menjadi batu karang makanya ‘harus’  dimengerti demikian bukan dimanipulasi hanya untuk membenarkan ajaran gereja yang tidak alkitabiah.


Quote
Quote
I Korintus 10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
Apakah Anda hendak menggeser topik bahasan dari perkataan Jesus Kristus mengenai pendirian jemaat ke batu karang?

Yesus adalah kepala gereja bukan Petrus atau Paus menurut Alkitab

Yesus adalah batukarang gereja bukan Petrus menurut Alkitab

Satu-satunya kepala gereja adalah Tuhan Yesus sendiri (Ef 4:15) dan Ia tidak pernah memberikan jabatan itu kepada orang lain.

Sudah jelas ?


Quote
Quote
Jadi yang menjadi landasan gereja adalah pengakuan Petrus dan semua kesaksian para Nabi dan Rasul : 
Ef. 2:19,20 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Jadi, di atas rasul mana kejemaatan Anda dibangun?

Diatas semua tulisan nabi dan rasul (Alkitab) bukan hanya monopoli Petrus yang malah sering bikin kekeliruan dan pernah dituduh munafik itu oleh Paulus itu.

Quote
Quote
Jadi gereja berdiri bukan hanya diatas ajaran Petrus saja tetapi semua tulisan Nabi dan Rasul.
Sekilas, kalimat Anda ini tampaknya bijaksana. Bandingkan dengan Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Apakah Anda tidak menangkap bahwa dari antara para rasul, ternyata Petrus dimateraikan oleh Jesus Kristus memiliki suatu nilai lebih?


Petrus bukan kepala dari para Rasul karena itu sama sekali tidak ada ajaran Alkitabiahnya karena :
•   Rasul-rasul mengutus Petrus (Kis 8:14). Ini sesuatu yang tidak mungkin terjadi kalau Petrus memang adalah Paus I yang mempunyai derajat tertinggi dari semua rasul yang lain! Bagaimana mungkin orang yang memegang otoritas tertinggi bisa diutus oleh bawahannya?

•   Dalam sidang di Yerusalem, Petrus berbicara setelah ada diskusi, dan yang menyampaikan hasil keputusan bukannya Petrus tetapi Yakobus (Kis 15).

•   Sidang Yerusalem dalam Kis 15 menunjukkan bahwa tidak ada rasul yang superior / lebih tinggi dari yang lain, karena keputusan tidak didapatkan dari keputusan satu orang saja, tetapi didapatkan melalui perundingan / pertukaran pikiran para rasul dan penatua (Kis 15:6,7).

•   Kitab Suci mengajarkan adanya jabatan tua-tua / penatua / penilik jemaat dan diaken (1Tim 3:1-13 Tit 1:5-9), tetapi tidak pernah meng-ajarkan adanya jabatan Paus kepada Petrus


Quote
Quote
Semua ajaran keselamatan dari Yesus sudah lengkap tertulis didalam Alkitab,jadi mengatakan masih ada wahyu Allah diluar Alkitab hanyalah ajaran yang bersifat bidat belaka (Alkitab Plus).
Apakah Anda ingin menghapus Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu?

Apa yang perlu bagi iman kerohanian Kristen sudah lengkap dan sempurna didalam Alkitab makanya Tuhan melarang menambah nambah wahyu-Nya.

Memang tidak perlu harus mencatat hal hal yang tidak perlu bagi iman kristen seperti masa kecil Yesus misalnya yang tidak pernah dijelaskan lengkap.

Jadi apa yang tidak tertulis tidak boleh ditambahkan kedalam apa yang sudah tertulis didalam Kitab Suci.


Quote
Quote
Apalagi kalau ada tradisi bikinan gereja yang bertentangan dengan Alkitab.
Semua tradisi suci sudah tertulis dan anda tidak bisa membuktikan adanya naskah asli tulisan para Rasul yang belum dimasukkan kedalam Alkitab.
Harap jangan asbun. Yang namanya Tradisi Suci, tentu saja tidak tertulis. Yang tertulis itu, ya Alkitab. Namun, ada kalanya dirasakan perlu menuliskan pendapat tentang Tradisi Suci, sehingga ada bahagian Tradisi Suci yang seolah-olah tertulis.

Semua tradisi suci sekarang sudah lengkap tertulis didalam Alkitab tidak ada yang terlewatkan.

Kalau kamu menganggap ada tradisi suci yang 'ketinggalan KA' silahkan buktikan ada nggak naskah aslinya ???


Quote
Quote
I Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.
Perhatikan yang biru. Apakah seluruh hal yang dilakukan oleh Paulus sudah tertulis?

Perhatikan yang ungu. Apakah, bila memberikan kewenangan kepada seseorang berarti mengutamakan orang itu daripada orang lain? Dengan contoh lazim, bila memberi tongkat komando kepada komandan upacara, apakah itu searti dengan mengutamakan komandan upacara daripada peserta upacara?

Yang sana tekankan disitu masalah “jangan melampaui apa yang tertulis” jadi jangan anda mengalihkan persoalan kepada yg lain.

Jadi apa yg sudah tertulis sekarang didalam Alkitab jangan ditambah tambah lagi dengan segala macam tradisi suci bikinan gereja.


Bersmbung....


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 30, 2013, 09:51:19 AM
Sambungan....


Quote
Quote
Tetapi Paulus tidak menyangkal akan adanya perpecahan :
1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.
Cermati lagi. Apakah perpecahan yang dimaksud di situ adalah pendirian jemaat baru, atau perpecahan yang bagaimana? Jika Jesus Kristus menyatakan akan mendirikan jemaat, dan bukan jemaat-jemaat, apa mungkin Paulus ingin mendirikan jemaat baru?

Perpecahan bisa bersifat pribadi seperti antara Paulus dan Petrus bisa juga dalam skala denominasi seperti terbukti didalam sejarah gereja antara Orthodox,Roma Katolik dan Protestan.


Quote
Quote
Yesus juga membawa pedang yang memisahkan manusia dari keluarganya sekalipun :
Matius 10:34 - 36 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.
Pilihan ayat yang Anda sajikan sekilas seolah memperlihatkan kebijaksanaan Anda. Sangat disayangkan, Anda memelintir (eh, maaf, mungkin bukan keinginan Anda memelintir melainkan itulah pemahaman Anda), menjadikan seolah-olah perkataan Jesus Kristus di Mat 16:18 yang mendirikan jemaat bertubrukan dengan Mat 10:34-36? Cermati lagi solideogloria. Pada Mat 10:34-36 itu, Jesus Kristus bicara tentang individu, sementara pada Mat 16:18 itu Jesus Kristus bicara tentang jemaat. Nah, dalam hal itu, untuk melihat itu, mungkin tingkat pendidikan formalmu sangat berperan.

Sudah saya jawab diatas bagaimana skala perpecahan bisa terjadi !

Yesus mengatakan hal tsb diatas karena sejalan dengan peringatan-Nya akan bakal banyaknya nabi palsu,Injil palsu,guru palsu,saudara palsu,iman palsu,mesias palsu dll yang akan muncul kemudian yang harus kita jauhi.

Dan Yesus selalu tidak pernah mengkompromikan kebenaran Tuhan dengan para Ahli Taurat seperti begitu banyak hardikan-Nya kepada mereka didalam Alkitab.


Quote
Quote
Jadi jelas persatuan seperti angan angan anda itu hanya bisa terjadi kalau berada didalam satu kebenaran yang hanya berlandaskan kepada Alkitab saja.
Hmmm... solideogloria ini gimana, ya? Roh Persatuan itu bukan menjadikan semua jiwa satu model pelayanan. Ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Roh. Nangkep? (Saya ragu).

Tidak mungkin satu Roh kalau yang satu tidak beriman atau imannya palsu yang berarti  tidak ada Roh Kudus didalam dirinya.

Kalau satu Roh berarti harus juga satu ajaran yang berdasarkan wahyu Tuhan saja bukan tradisi hasil rekayasa gereja yang tidak tahan uji terhadap kebenaran Alkitab.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 30, 2013, 09:58:26 AM
Bisa sebut posting saya yang mana yang Anda maksud? Silahkan quote, untuk kita bahas lagi. Bila materinya masih sangat erat dengan trit ini, bisa kita bahas. Kalau sudah melenceng jauh, kita buka trit baru.

Ke-OOT-an tanggapan dari solideogloria pada kasus ini, coba perhatikan judul trit. Titik berat, atau pokok soal, atau inti masalah yang ingin dibahas ialah sampai sejauh mana perpecahan jemaat yang masih dalam batas toleransi. Kemudian Anda menyinggung-nyinggung tentang 95 tesis ML. Ke-95 tesis ML itu, sudah ada tritnya yang khusus. Kalau tesis itu hendak dibahas, maka pembahasannya silahkan di trit tersebut. Jika itu hendak dibicarakan di sini, akan mengaburkan titik berat, atau pokok soal, atau inti masalah yang ingin dibahas. Nangkep?

Eh, kembali saya ingin mengetahui, sampai mana pendidikan formal Anda? Tanpa Anda jawab, saya akan menduga-duga, dan akan menghabiskan enerji. Dengan mengetahuinya, mungkin gaya bahasa yang kita gunakan akan semakin sama, dan komunikasi semakin nyambung.

Saya kutip penjelasan komentar anda mengenai Martin Luther :

Quote
Apakah Jesus Kristus yang telah menjanjikan akan menyertai sampai akhir jaman, atau apakah tidak setiap orang memiliki kompetensi mengajar, atau tiap orang yang diterangi Roh Kudus mempunyai kapasitas yang sama dalam hal mengajar? Nah, apakah ajaran mula-mula yang diprotes? Apakah ketika protes mula-mula diajukan, semata-mata protes terhadap ajaran? Cermati lagi.

http://forumimankristen.com/index.php/topic,1222.420.html

Dan sudah saya jelaskan bahwa memang ajaran Roma Katolik yang diptotes oleh Martin Luther seperti ke 95 tesisnya tsb.

Sudah jelas ?

Pendidikan saya hanya S1 didalam Akuntansi dan saya hanya jemaat awam digereja tidak memiliki jabatan apapun.

Shalom





Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 30, 2013, 11:27:45 AM
Sol, sayang sekali, pertanyaan yang berkali-kali saya tanyakan tidak Anda jawab, yaitu tentang tingkat pendidikan formal Anda. Karena itu, rasanya sulit bagi saya menyesuaikan 'frekuensi' diskusi dengan Anda, dan kembali saya ungkapkan perasaan saya, saya muak diskusi dengan Anda.

Semoga damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai Anda.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 30, 2013, 11:44:12 AM
Sol, sayang sekali, pertanyaan yang berkali-kali saya tanyakan tidak Anda jawab, yaitu tentang tingkat pendidikan formal Anda. Karena itu, rasanya sulit bagi saya menyesuaikan 'frekuensi' diskusi dengan Anda, dan kembali saya ungkapkan perasaan saya, saya muak diskusi dengan Anda.

Semoga damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai Anda.

sudah dijawab kan bro s1 akutansi... :)

Quote
Pendidikan saya hanya S1 didalam Akuntansi dan saya hanya jemaat awam digereja tidak memiliki jabatan apapun.


kayaknya sama deh..jangan2 satu alumni lagi  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 30, 2013, 11:48:47 AM
sudah dijawab kan bro s1 akutansi... :)
kayaknya sama deh..jangan2 satu alumni lagi  :D
Weh, di postingan yang mana Leo? Berarti, saya kecolongan dong, ya?

Hmmm... benarkah itu Sol?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on January 30, 2013, 11:57:27 AM
Weh, di postingan yang mana Leo? Berarti, saya kecolongan dong, ya?

Hmmm... benarkah itu Sol?
Saya kutip penjelasan komentar anda mengenai Martin Luther :

Dan sudah saya jelaskan bahwa memang ajaran Roma Katolik yang diptotes oleh Martin Luther seperti ke 95 tesisnya tsb.

Sudah jelas ?

Pendidikan saya hanya S1 didalam Akuntansi dan saya hanya jemaat awam digereja tidak memiliki jabatan apapun.

Shalom
bener kok bro husada,
 Ya udah kakak kelas sama adek kelas yang rukun yah hehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 30, 2013, 12:04:23 PM
@Leonardo.
Ou, Ya. Terima kasih Leo. Anda memang sangat jeli. Sekali lagi, Terima kasih.
@solideogloria,
Maafkan saya atas kekurangtelitian saya dalam melihat pendidikan formalmu. Baiklah. Rasa muak saya saya kesampingkan.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 30, 2013, 12:24:20 PM
Sol, tentang 95 tesis ML, ke http://forumimankristen.com/index.php/topic,923.0.html saja. Ada yang ingin solideogloria tambahkan, atau kurangkan, atau komentari dari ke-95 komentar saya? Silahkan.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 30, 2013, 04:49:52 PM
Silahkan dibantah saja bukan melempar pertanyaan seperti itu karena inikan wacana diskusi namanya ?
Bila bicara tentang Aktiva Lancar misalnya, komentar tentang Aktiva Tetap, itu tidak nyambung.
Quote
Saya bertanya tetapi anda selalu memang tidak fokus menjawab pertanyaan saya !
Tidak fokus? Yang bener.
Quote
Tidak ada sistim magisterium bagi saya tetapi “Imamat yang Rajani.”
Apa pengertianmu mengenai sistim magisterium? Apa maksudmu dengan "Imamat yang Rajani"?
Quote
Silahkan direnungkan apa bedanya supaya anda tidak main pukul rata saja dan memaksakan paham Katolik kepada gereja Protestan.
Pukul rata? Apa yang dipukul rata? Selaku pengagum dan penikmat kemerdekaan oleh Jesus Kristus, saya tidak memaksakan paham Katolik kepada siapapun. Saya berupaya belajar dari Jesus Kristus, yang walaupun mengetahui akan dijual, tetapi tidak menghalangi. Nah, saya berupaya memberitahukan apa yang saya tahu.
Quote
Paham !
Perhatikan jawabanmu. Ini untuk merespon ini, Ketika Anda menggunakan pemahaman Anda itu pula saatnya Anda menjadikan diri dan pemahaman Anda sebagai magisterium, yang bukan lagi Sola Scriptura. Paham?, kan? Dengan demikian Anda katakan,  bahwa ketika menggunakan pemahaman Anda, itu tidak lagi Sola Scriptura.
Sebelumnya, yaitu pada Tidak ada sistim magisterium bagi saya tetapi “Imamat yang Rajani,” Anda menyatakan tidak menganut magisterium. Anda tidak memahami tulisanmu.
Quote
Sudah saya berikan ayatnya bahwa Yesus yang menjadi batu karang makanya ‘harus’  dimengerti demikian bukan dimanipulasi hanya untuk membenarkan ajaran gereja yang tidak alkitabiah.
Coba ulangi ayat yang Anda maksud itu untuk kita diskusikan.
Sementara itu, Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Menurut pemahamanmu, siapa yang ditunjuk oleh Jesus pada ayat tersebut? Apakah Petrus, atau menunjuk diriNya sendiri?
Quote
Yesus adalah kepala gereja bukan Petrus atau Paus menurut Alkitab
Boleh kemukakan ayat pada Scriptura yang menyatakan seperti itu? Ingat juga, bahwa HAK PENGGEMBALAAN DOMBA KRISTUS sudah diserahkan oleh Jesus kepada Petrus yang dapat kita baca di Yoh 21:15, 16, dan 17, "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
Quote
Yesus adalah batukarang gereja bukan Petrus menurut Alkitab
Untuk tidak sampai gempor menuliskan itu, ajukan juga ayatnya, buktikan bahwa Anda penganut Sola Scriptura.
Quote
Satu-satunya kepala gereja adalah Tuhan Yesus sendiri (Ef 4:15) dan Ia tidak pernah memberikan jabatan itu kepada orang lain.
Apa arti  "Gembalakanlah domba-domba-Ku"?
Quote
Sudah jelas ?
Silahkan perjelas lagi, apakah menurut pemahaman Anda, kata-kata Jesus kepada Petrus "Gembalakanlah domba-domba-Ku" tidak berarti apa-apa?
Quote
Diatas semua tulisan nabi dan rasul (Alkitab) bukan hanya monopoli Petrus yang malah sering bikin kekeliruan dan pernah dituduh munafik itu oleh Paulus itu.
Sadari lagi, ketika Jesus bilang "Gembalakanlah domba-domba-Ku" kepada Petrus, itu didengar oleh murid lainnya. Mereka tidak protes. Kenapa sekarang Anda protes?
Quote
•   Rasul-rasul mengutus Petrus (Kis 8:14). Ini sesuatu yang tidak mungkin terjadi kalau Petrus memang adalah Paus I yang mempunyai derajat tertinggi dari semua rasul yang lain! Bagaimana mungkin orang yang memegang otoritas tertinggi bisa diutus oleh bawahannya?
Wong Jesus Kristus saja membasuh kaki muridNya, mengapa pula Petrus tidak mungkin diutus murid lain? Mengapa Anda merasa tidak pantas kalau Petrus mengambil tugas sebagai utusan?
Quote
•   Dalam sidang di Yerusalem, Petrus berbicara setelah ada diskusi, dan yang menyampaikan hasil keputusan bukannya Petrus tetapi Yakobus (Kis 15).
Klausul dari mana pula Anda gunakan untuk mendukung pikiran Anda tentang Pemimpin harus menyampaikan keputusan? dan selaku pemimpin harus bicara paling mula-mula? Yang pasti, Kis 15:7 Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan berkata kepada mereka: "Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya. Adakah Anda ketahui yang memprotes perkataan Petrus itu?
Quote
•   Sidang Yerusalem dalam Kis 15 menunjukkan bahwa tidak ada rasul yang superior / lebih tinggi dari yang lain, karena keputusan tidak didapatkan dari keputusan satu orang saja, tetapi didapatkan melalui perundingan / pertukaran pikiran para rasul dan penatua (Kis 15:6,7).
Wadduh, solideogloria ini bagaimana sih? Siapa yang mengatakan kepada Anda bahwa pimpinan harus mengambil keputusan sendirian? Periksa lagi pemahaman Anda mengenai kekatolikan. Kalau belum tahu, silahkan bertanya. Jangan menyimpulkan sendiri berdasarkan cerita yang Anda dengar dari Non Katolik. Ketahuilah, bahwa keputusan diambil berdasarkan bimbingan Roh Kudus, dalam suatu musyawarah mufakat.
Quote
•   Kitab Suci mengajarkan adanya jabatan tua-tua / penatua / penilik jemaat dan diaken (1Tim 3:1-13 Tit 1:5-9), tetapi tidak pernah meng-ajarkan adanya jabatan Paus kepada Petrus
Bagaimana pemahaman Anda dengan kalimat "Gembalakanlah domba-dombaKu" yang disampaikan Jesus Kristus kepada Petrus di antara para murid lainnya? DikatakanNya sampai 3 kali, tuh.
Quote
Apa yang perlu bagi iman kerohanian Kristen sudah lengkap dan sempurna didalam Alkitab makanya Tuhan melarang menambah nambah wahyu-Nya.
Anda sudah pernah membaca Yoh 21:25? Yang berkata Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Bagaimana pemahaman Anda mengenai Yoh 21:25 tersebut?
Quote
Memang tidak perlu harus mencatat hal hal yang tidak perlu bagi iman kristen seperti masa kecil Yesus misalnya yang tidak pernah dijelaskan lengkap.
Tampilkan ayat pendukungnya dong. Buktikan, Anda penganut Sola Scriptura.
Quote
Jadi apa yang tidak tertulis tidak boleh ditambahkan kedalam apa yang sudah tertulis didalam Kitab Suci.
Percayalah, Sol. Tidak ada pihak yang menambah tulisan di Alkitab. Atau, solideogloria bisa menunjukkan adanya penambahan ayat atau kisah, atau apapun dalam Alkitab?
Quote
Semua tradisi suci sekarang sudah lengkap tertulis didalam Alkitab tidak ada yang terlewatkan.
Ah, ilmumu hanya turunan dari seorang yang melakukan protes, bukan? Yang namanya Tradisi Suci itu memang tidak tertulis. Jangan kamu paksakan bahwa Tradisi Suci sudah tertulis. Namanya tradisi, ya ditradisikan alias dibiasakan saja.
Quote
Kalau kamu menganggap ada tradisi suci yang 'ketinggalan KA' silahkan buktikan ada nggak naskah aslinya ???
Konyol juga pemahamanmu begitu itu, mengaku sudah menyelesaikan S1. Yang namanya tradisi, ya tidak tertulis. Bagaimana sih, Sol?
Quote
Yang sana tekankan disitu masalah “jangan melampaui apa yang tertulis” jadi jangan anda mengalihkan persoalan kepada yg lain.
Boleh solideogloria kemukakan, apa maksudmu dengan frasa warna merah itu? Jika ada tertulis, "Gembalakanlah domba-dombaKu," tetapi si penerima perintah memotong domba-domba itu, itu melampaui yang tertulis. Wong diperintah menggembalakan tetapi memotong, itu yang melampaui.
Quote
Jadi apa yg sudah tertulis sekarang didalam Alkitab jangan ditambah tambah lagi dengan segala macam tradisi suci bikinan gereja.
Bagi Katolik, ada Tradisi Tertulis dan ada Tradisi Suci.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 30, 2013, 05:00:19 PM
Perpecahan bisa bersifat pribadi seperti antara Paulus dan Petrus bisa juga dalam skala denominasi seperti terbukti didalam sejarah gereja antara Orthodox,Roma Katolik dan Protestan.
Hehhehheee... Gereja yang didirikan Tuhan Jesus Kristus, sudah dikatakanNya akan disertai sampai akhir jaman.
Quote
Sudah saya jawab diatas bagaimana skala perpecahan bisa terjadi !
Yesus mengatakan hal tsb diatas karena sejalan dengan peringatan-Nya akan bakal banyaknya nabi palsu,Injil palsu,guru palsu,saudara palsu,iman palsu,mesias palsu dll yang akan muncul kemudian yang harus kita jauhi.
Dan Yesus selalu tidak pernah mengkompromikan kebenaran Tuhan dengan para Ahli Taurat seperti begitu banyak hardikan-Nya kepada mereka didalam Alkitab.
Entah bagaimana pemahaman solideogloria atas nabi palsu yang engkau tulis itu. Sudah kira-kira 2000 tahun Gereja berdiri, dan dijanjikan akan disertai sampai akhir jaman, meneruskan seluruh yang diajarkan Jesus Kristus, baik yang tertulis maupun yang lisan.
Quote
Tidak mungkin satu Roh kalau yang satu tidak beriman atau imannya palsu yang berarti  tidak ada Roh Kudus didalam dirinya.
Yang pasti, dengan penggunaan kata protes, ada pihak yang diprotes dan ada pihak yang memprotes. Apakah mungkin yang protes membawa Roh Kudus yang menginginkan persatuan itu, sementara yang protes berkembang biak terus?
Quote
Kalau satu Roh berarti harus juga satu ajaran yang berdasarkan wahyu Tuhan saja bukan tradisi hasil rekayasa gereja yang tidak tahan uji terhadap kebenaran Alkitab.
Kalau tidak paham mengenai kekatolikan, silahkan bertanya, jangan menyimpulkan.

Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertaimu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 31, 2013, 06:51:28 AM
Bila bicara tentang Aktiva Lancar misalnya, komentar tentang Aktiva Tetap, itu tidak nyambung.

Coba tunjukkan apanya yang tidak nyambung ?

Aktiva Lancar dan Aktiva tetap ya sama sama Aktiva tetapi berbeda wujut,demikian juga mengaku sama sama kristen memang berbeda doktrin,jadi bukan tidak nyambung melainkan berbeda pandangan,makanya terjadi diskusi.


Quote
Quote
Saya bertanya tetapi anda selalu memang tidak fokus menjawab pertanyaan saya !
Tidak fokus? Yang bener.

Yang saya tanya apakah ini benar benar Forum Iman Kristen atau sebenarnya isinya hanya Forum Iman Katolik,karena banyak member Katolik seperti kebakaran jenggot kalau ajaran gerejanya dikritik ?

Kalau saya malah semangat menjawab segala kritikan kepada ajaran Protestan.


Quote
Quote
Tidak ada sistim magisterium bagi saya tetapi “Imamat yang Rajani.”
Apa pengertianmu mengenai sistim magisterium? Apa maksudmu dengan "Imamat yang Rajani"?

Sistim Magisterium seperti yang ada digereja anda sepanjang pengetahuan saya merupakan kumpulan Uskup yang dikepalai oleh Paus yang merupakan satu satunya penafsir yang dibenarkan dan boleh menambah tradisi ajaran / doktrin yang dianggap setara dengan wahyu Allah.

Sistim ini sama sekali tidak dikenal didalam “Keprotestanan”,apalagi memberikan tambahan ajaran yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab.

1 Pet.2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

 ‘Imamat yang rajani’, ini berarti bahwa setiap orang Kristen mempunyai hak datang kepada Allah,jabatan imam merupakan perantara (mediator) antara umat Allah dengan Allah,jadi setiap orang percaya mewakili Allah memberitakan Firman dan membawa orang datang kepada Kristus.

Imamat rajani bagi semua orang percaya berarti memberikan setiap orang Kristen status
di dalam kerajaan Allah dimana kita memerintah bersama-sama dengan Kristus dan menjadi pelayan anugerah Tuhan bagi orang lain.

Sistim keimaman gereja anda lebih mirip imam didalam PL ketimbang didalam ajaran Imamat Rajani menurut PB.


Quote
Quote
Silahkan direnungkan apa bedanya supaya anda tidak main pukul rata saja dan memaksakan paham Katolik kepada gereja Protestan.
Pukul rata? Apa yang dipukul rata? Selaku pengagum dan penikmat kemerdekaan oleh Jesus Kristus, saya tidak memaksakan paham Katolik kepada siapapun. Saya berupaya belajar dari Jesus Kristus, yang walaupun mengetahui akan dijual, tetapi tidak menghalangi. Nah, saya berupaya memberitahukan apa yang saya tahu.

Makanya jangan memaksakan Protestan menerima sistim magisterium anda karena itu bertentangan dengan prinsip ajaran Protestan.

Apakah anda setuju misalnya saya memakai kata “Sola” kepada Sola Pope atau Sola Magisterium padahal maknanya juga memiliki persamaan ?


Quote
Quote
Paham !
Perhatikan jawabanmu. Ini untuk merespon ini, Ketika Anda menggunakan pemahaman Anda itu pula saatnya Anda menjadikan diri dan pemahaman Anda sebagai magisterium, yang bukan lagi Sola Scriptura. Paham?, kan? Dengan demikian Anda katakan,  bahwa ketika menggunakan pemahaman Anda, itu tidak lagi Sola Scriptura.
Sebelumnya, yaitu pada Tidak ada sistim magisterium bagi saya tetapi “Imamat yang Rajani,” Anda menyatakan tidak menganut magisterium. Anda tidak memahami tulisanmu.

Anda yang tidak memahami apa itu Imamat Rajani berdasarkan ajaran Alkitab karena lebih tunduk kepada ajaran gereja ketimbang ajaran Alkitab.


Quote
Quote
Sudah saya berikan ayatnya bahwa Yesus yang menjadi batu karang makanya ‘harus’  dimengerti demikian bukan dimanipulasi hanya untuk membenarkan ajaran gereja yang tidak alkitabiah.
Coba ulangi ayat yang Anda maksud itu untuk kita diskusikan.
Sementara itu, Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Menurut pemahamanmu, siapa yang ditunjuk oleh Jesus pada ayat tersebut? Apakah Petrus, atau menunjuk diriNya sendiri?

Kata 'Petrus' dalam bahasa Yunaninya adalah PETROS, yang ada dalam bentuk masculine (= laki-laki), dan artinya adalah 'batu kecil'.

Kata 'batu karang' dalam bahasa Yunaninya adalah PETRA, yang ada dalam bentuk feminine (= perempuan), dan artinya adalah batu besar (rock).

Tuhan Yesus tidak berkata bahwa Ia mendirikan gereja / jemaatnya di atas PETROS tetapi di atas PETRA. Yang dimaksud dengan PETRA adalah pengakuan Petrus pada Mat 16:16, yaitu pengakuan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.


Quote
Quote
Yesus adalah kepala gereja bukan Petrus atau Paus menurut Alkitab
Boleh kemukakan ayat pada Scriptura yang menyatakan seperti itu? Ingat juga, bahwa HAK PENGGEMBALAAN DOMBA KRISTUS sudah diserahkan oleh Jesus kepada Petrus yang dapat kita baca di Yoh 21:15, 16, dan 17, "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Tidak pernah ada pengangkatan Petrus sebagai Paus atau Kepala Gereja oleh Yesus karena semua Rasul sama derajatnya satu sama lain dihadapan Allah yang tidak memandang muka itu.

Tugas menggembalakan itu ditujukan Yesus kepada semua murid-Nya bukan hanya kepada Petrus seorang saja.

Yesus tidak pernah mengajar bahwa Petrus lebih besar dari rasul-rasul yang lain. Dalam Mark 9:33-35 dan Mark 10:35-44, pada waktu para murid meributkan siapa yang terbesar di antara mereka atau menginginkan menjadi yang terbesar (Mark 9:33-34 Mark 10:35-37), maka Yesus tidak mengatakan bahwa Petruslah yang terbesar, tetapi Ia berkata bahwa orang yang mau merendahkan dirinya dan menjadi pelayan / hamba bagi semua, dialah yang terbesar (Mark 9:35 Mark 10:43-45).

Sekalipun Petrus menyebut dirinya sendiri sebagai rasul (1.Pet 1:1), tetapi:

•   Dalam 1Pet 5:1 Petrus menyebut dirinya sebagai fellow elder (= teman / sesama penatua). Ini jelas merupakan sebutan yang menyejajarkan dirinya dengan para penatua yang lain.

•   Dalam 1.Pet 5:2-3 Petrus melarang untuk memaksa / memerintah. Ini tentu berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para Paus dalam gereja Roma Katolik!

•   Dalam Kis 10:25-26, Petrus menolak penyembahan. Ini lagi- lagi berbeda dengan sikap para Paus yang menerima saja pada waktu jemaat Katolik mencium kakinya (tradisi penciuman kaki Paus dimulai oleh Paus Constantine pada tahun 709 Masehi).

Sikap Paulus terhadap Petrus:

•   pada waktu ia dipanggil untuk menjadi rasul / pemberita Injil, Paulus tidak bertanya atau meminta persetujuan Petrus (Gal 1:15-17).

•   Paulus menyejajarkan dirinya dengan Petrus, hanya saja tugas mereka berbeda, karena Petrus adalah rasul untuk orang ber-sunat / Yahudi sedangkan Paulus adalah rasul untuk orang tak bersunat / non Yahudi (Gal 2:7-10).

•   Paulus menyebut Yakobus lebih dulu dari Petrus (Gal 2:9).

•   Didalam Gal 2:11-14, Paulus menegur Petrus di depan umum.

Semua ini jelas tidak menunjukkan bahwa Paulus menganggap Petrus sebagai Paus I yang lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan rasul-rasul yang lain.

Sikap rasul-rasul lain terhadap Petrus:

•   rasul-rasul mengutus Petrus (Kis 8:14). Ini sesuatu yang tidak mungkin terjadi kalau Petrus memang adalah Paus I yang mem-punyai derajat tertinggi dari semua rasul yang lain! Bagaimana mungkin orang yang memegang otoritas tertinggi bisa diutus oleh bawahannya?

•   dalam sidang di Yerusalem, Petrus berbicara setelah ada diskusi, dan yang menyampaikan hasil keputusan bukannya Pe-trus tetapi Yakobus (Kis 15).

Semua ini tidak menunjukkan Petrus sebagai Paus I, yang lebih tinggi kedudukannya daripada rasul-rasul yang lain.


Bersambung....


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 31, 2013, 06:51:39 AM
Sambungan.....

Quote
Quote
Yesus adalah batukarang gereja bukan Petrus menurut Alkitab
Untuk tidak sampai gempor menuliskan itu, ajukan juga ayatnya, buktikan bahwa Anda penganut Sola Scriptura.

Sudah pernah saya kutip tetapi anda keliwatan melulu membacanya :

I Korintus  10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Quote
Quote
Satu-satunya kepala gereja adalah Tuhan Yesus sendiri (Ef 4:15) dan Ia tidak pernah memberikan jabatan itu kepada orang lain.
Apa arti  "Gembalakanlah domba-domba-Ku"?

Semua Pendeta didalam Gereja Protestan adalah gembala yaitu pemimpin jemaat,tetapi hanya satu Gembala Agung yaitu Yesus Kristus bukan Petrus atau Paus.


Quote
Quote
Sudah jelas ?
Silahkan perjelas lagi, apakah menurut pemahaman Anda, kata-kata Jesus kepada Petrus "Gembalakanlah domba-domba-Ku" tidak berarti apa-apa?

Quote
Diatas semua tulisan nabi dan rasul (Alkitab) bukan hanya monopoli Petrus yang malah sering bikin kekeliruan dan pernah dituduh munafik itu oleh Paulus itu.
Sadari lagi, ketika Jesus bilang "Gembalakanlah domba-domba-Ku" kepada Petrus, itu didengar oleh murid lainnya. Mereka tidak protes. Kenapa sekarang Anda protes?


Soal jabatan gembala sudah saya jawab diatas,yang saya kritik adalah jabatan Paus yang sama sekali tidak pernah ada didalam ajaran Alkitab baik kepada Petrus dan semua Paus yang pernah ada.

Quote
Quote
•   Rasul-rasul mengutus Petrus (Kis 8:14). Ini sesuatu yang tidak mungkin terjadi kalau Petrus memang adalah Paus I yang mempunyai derajat tertinggi dari semua rasul yang lain! Bagaimana mungkin orang yang memegang otoritas tertinggi bisa diutus oleh bawahannya?
Wong Jesus Kristus saja membasuh kaki muridNya, mengapa pula Petrus tidak mungkin diutus murid lain? Mengapa Anda merasa tidak pantas kalau Petrus mengambil tugas sebagai utusan?

Sudah saya jelaskan diatas mengenai tidak benarnya supremasi Petrus terhadap para Rasul lainnya karena Tuhan tidak memandang muka.


Quote
Quote
•   Dalam sidang di Yerusalem, Petrus berbicara setelah ada diskusi, dan yang menyampaikan hasil keputusan bukannya Petrus tetapi Yakobus (Kis 15).
Klausul dari mana pula Anda gunakan untuk mendukung pikiran Anda tentang Pemimpin harus menyampaikan keputusan? dan selaku pemimpin harus bicara paling mula-mula? Yang pasti, Kis 15:7 Sesudah beberapa waktu lamanya berlangsung pertukaran pikiran mengenai soal itu, berdirilah Petrus dan berkata kepada mereka: "Hai saudara-saudara, kamu tahu, bahwa telah sejak semula Allah memilih aku dari antara kamu, supaya dengan perantaraan mulutku bangsa-bangsa lain mendengar berita Injil dan menjadi percaya. Adakah Anda ketahui yang memprotes perkataan Petrus itu?

Pemilihan Petrus sama nilainya dengan pemilihan Paulus yaitu pemberita Injil bagi bangsa lain,bukan pemilihan menjadi Paus karena itu sama sekali tidak alkitabiah (Sola Scriptura).


Quote
Quote
•   Sidang Yerusalem dalam Kis 15 menunjukkan bahwa tidak ada rasul yang superior / lebih tinggi dari yang lain, karena keputusan tidak didapatkan dari keputusan satu orang saja, tetapi didapatkan melalui perundingan / pertukaran pikiran para rasul dan penatua (Kis 15:6,7).
Wadduh, solideogloria ini bagaimana sih? Siapa yang mengatakan kepada Anda bahwa pimpinan harus mengambil keputusan sendirian? Periksa lagi pemahaman Anda mengenai kekatolikan. Kalau belum tahu, silahkan bertanya. Jangan menyimpulkan sendiri berdasarkan cerita yang Anda dengar dari Non Katolik. Ketahuilah, bahwa keputusan diambil berdasarkan bimbingan Roh Kudus, dalam suatu musyawarah mufakat.

Diatas sudah panjang lebar saya jelaskan bahwa Petrus bukan pemimpin Rasul karena Soko Guru yg pernah disebutkan pun terdiri dari Yakobus, Kefas dan Yohanes (Gal.2:9).


Quote
Quote
•   Kitab Suci mengajarkan adanya jabatan tua-tua / penatua / penilik jemaat dan diaken (1Tim 3:1-13 Tit 1:5-9), tetapi tidak pernah meng-ajarkan adanya jabatan Paus kepada Petrus
Bagaimana pemahaman Anda dengan kalimat "Gembalakanlah domba-dombaKu" yang disampaikan Jesus Kristus kepada Petrus di antara para murid lainnya? DikatakanNya sampai 3 kali, tuh.

Sudah saya jawab sebelumnya soal gembala.

Soal ‘3 kali’ maka Petrus jugalah satu satunya Rasul sampai 3 kali mengkhianati Yesus dan pernah dikecam sebagai Iblis oleh Yesus.


Quote
Quote
Apa yang perlu bagi iman kerohanian Kristen sudah lengkap dan sempurna didalam Alkitab makanya Tuhan melarang menambah nambah wahyu-Nya.
Anda sudah pernah membaca Yoh 21:25? Yang berkata Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Bagaimana pemahaman Anda mengenai Yoh 21:25 tersebut?

Baca replay 331 agar tidak muter muter terus pertanyaan anda !

Bersambung....

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 31, 2013, 06:51:50 AM
Sambungan


Quote
Quote
Memang tidak perlu harus mencatat hal hal yang tidak perlu bagi iman kristen seperti masa kecil Yesus misalnya yang tidak pernah dijelaskan lengkap.
Tampilkan ayat pendukungnya dong. Buktikan, Anda penganut Sola Scriptura.

2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Jelas dikatakan Alkitab bahwa “segala tulisan” ,jadi jangan menambah nambah apa yang tidak tertulis seolah olah Magisterium atau Paus itu sederajat dengan Allah.


Quote
Quote
Jadi apa yang tidak tertulis tidak boleh ditambahkan kedalam apa yang sudah tertulis didalam Kitab Suci.
Percayalah, Sol. Tidak ada pihak yang menambah tulisan di Alkitab. Atau, solideogloria bisa menunjukkan adanya penambahan ayat atau kisah, atau apapun dalam Alkitab?

Bukan menambah ayat melainkan membuat tradisi baru yang melawan Alkitab dan dianggap setara dengan wahyu Allah.

Silahkan dalami semua penambahan ajaran anda sepanjang abad di :

http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm


Quote
Quote
Semua tradisi suci sekarang sudah lengkap tertulis didalam Alkitab tidak ada yang terlewatkan.
Ah, ilmumu hanya turunan dari seorang yang melakukan protes, bukan? Yang namanya Tradisi Suci itu memang tidak tertulis. Jangan kamu paksakan bahwa Tradisi Suci sudah tertulis. Namanya tradisi, ya ditradisikan alias dibiasakan saja.


Banyak kitab yang tertulis sebelumnya bersifat tradisi lalu ditulis kedalam satu Alkitab yang lengkap dan sempurna.

Tetapi tradisi tambahan gereja anda sama sekali bukan wahyu Tuhan berbeda dengan tradisi yang tercatat didalam Alkitab.


Quote
Quote
Kalau kamu menganggap ada tradisi suci yang 'ketinggalan KA' silahkan buktikan ada nggak naskah aslinya ???
Konyol juga pemahamanmu begitu itu, mengaku sudah menyelesaikan S1. Yang namanya tradisi, ya tidak tertulis. Bagaimana sih, Sol?

Yang konyol adalah yang tidak memahami proses penulisan tradisi suci keadalam bentuk tertulis didalam Alkitab.

Yang konyol adalah mereka yang menambah nambah tradisi gereja dan menganggapnya infallible sebagaimana wahyu Tuhan.

Yang konyol adalah mereka yang tidak memahami peringatan Yesus akan bahayanya tradisi bikinan manusia yang melawan Firman Tuhan.


Quote
Quote
Yang sana tekankan disitu masalah “jangan melampaui apa yang tertulis” jadi jangan anda mengalihkan persoalan kepada yg lain.
Boleh solideogloria kemukakan, apa maksudmu dengan frasa warna merah itu? Jika ada tertulis, "Gembalakanlah domba-dombaKu," tetapi si penerima perintah memotong domba-domba itu, itu melampaui yang tertulis. Wong diperintah menggembalakan tetapi memotong, itu yang melampaui.


Jangan melampaui artinya “Sola Scriptura” yaitu semua ajaran gereja jangan menyimpang dari ajaran Alkitab.

Jangan menyimpangkan lagi kepada soal gembala karena sudah panjang lebar saya jawab sebelumnya.


Quote
Quote
Jadi apa yg sudah tertulis sekarang didalam Alkitab jangan ditambah tambah lagi dengan segala macam tradisi suci bikinan gereja.
Bagi Katolik, ada Tradisi Tertulis dan ada Tradisi Suci.

Tradisi Suci semua sudah tertulis didalam Alkitab.

Tradisi bikinan gereja sama sekali tidak boleh dipercaya kalau bertentangan dengan tradisi suci yang sudah tertulis.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on January 31, 2013, 06:55:02 AM
Hehhehheee... Gereja yang didirikan Tuhan Jesus Kristus, sudah dikatakanNya akan disertai sampai akhir jaman.


Gereja yang disertai Yesus hanyalah gereja yang memegang kebenaran Alkitab bukan menambah nambah ajaran Alkitab dengan segala macam tradisi buatan manusia dengan melanggar perintah Tuhan.

Quote
Quote
Sudah saya jawab diatas bagaimana skala perpecahan bisa terjadi !
Yesus mengatakan hal tsb diatas karena sejalan dengan peringatan-Nya akan bakal banyaknya nabi palsu,Injil palsu,guru palsu,saudara palsu,iman palsu,mesias palsu dll yang akan muncul kemudian yang harus kita jauhi.
Dan Yesus selalu tidak pernah mengkompromikan kebenaran Tuhan dengan para Ahli Taurat seperti begitu banyak hardikan-Nya kepada mereka didalam Alkitab.
Entah bagaimana pemahaman solideogloria atas nabi palsu yang engkau tulis itu. Sudah kira-kira 2000 tahun Gereja berdiri, dan dijanjikan akan disertai sampai akhir jaman, meneruskan seluruh yang diajarkan Jesus Kristus, baik yang tertulis maupun yang lisan.


Demikian juga sudah ribuan tahun banyak gereja sudah melawan perintah Tuhan agar jangan menambah nambah ajaran yang melawan apa yang sudah tertulis didalam Alkitab.

Demikian juga sudah ribuan tahun banyak gereja yang selalu mengutamakan tradisi melawan kebenaran Alkitab seperti peringatan Yesus :

Matius  15:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Mengapa kamu pun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?

Matius  15:6 orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.


Quote
Quote
Tidak mungkin satu Roh kalau yang satu tidak beriman atau imannya palsu yang berarti  tidak ada Roh Kudus didalam dirinya.
Yang pasti, dengan penggunaan kata protes, ada pihak yang diprotes dan ada pihak yang memprotes. Apakah mungkin yang protes membawa Roh Kudus yang menginginkan persatuan itu, sementara yang protes berkembang biak terus?

Gereja yang bertumbuh didalam pertumbuhan yang benar hanya gereja yang taat memegang teguh apa yang sudah diajarkan didalam Alkitab bukan menambah nambah ajaran Alkitab dengan segala macam tradisi hasil rekayasa manusia.

Mayoritas tidak otomatis mewakili kebenaran karena Tuhan berkata ‘banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih’.


Quote
Quote
Kalau satu Roh berarti harus juga satu ajaran yang berdasarkan wahyu Tuhan saja bukan tradisi hasil rekayasa gereja yang tidak tahan uji terhadap kebenaran Alkitab.
Kalau tidak paham mengenai kekatolikan, silahkan bertanya, jangan menyimpulkan.

Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertaimu.

Kalau ada yang salah mengenai kritikan saya kepada ajaran Katolik silahkan dibantah saja secara fokus sebagaimana saya membantah kritikan kepada ajaran Protestan.

Semoga Tuhan juga mencerahkan pikiran anda agar taat kepada apa yang diajarkan Alkitab.

Shalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 31, 2013, 12:46:18 PM
Coba tunjukkan apanya yang tidak nyambung ?
Aktiva Lancar dan Aktiva tetap ya sama sama Aktiva tetapi berbeda wujut,demikian juga mengaku sama sama kristen memang berbeda doktrin,jadi bukan tidak nyambung melainkan berbeda pandangan,makanya terjadi diskusi.
Ketidaknyambungannya tinggal pada: meski sama-sama aktiva, tetapi aktiva lancar, tidak sama dengan aktiva tetap.
Quote
Yang saya tanya apakah ini benar benar Forum Iman Kristen atau sebenarnya isinya hanya Forum Iman Katolik,karena banyak member Katolik seperti kebakaran jenggot kalau ajaran gerejanya dikritik ?
Nama forum ini sudah tertera dengan jelas.
Quote
Kalau saya malah semangat menjawab segala kritikan kepada ajaran Protestan.
Semangat sii, hanya saja, sering sekali mengungkapkan hal yang tidak dipahami.
Quote
Sistim Magisterium seperti yang ada digereja anda sepanjang pengetahuan saya merupakan kumpulan Uskup yang dikepalai oleh Paus yang merupakan satu satunya penafsir yang dibenarkan dan boleh menambah tradisi ajaran / doktrin yang dianggap setara dengan wahyu Allah.
Saya ingin penegasan. Yang saya garis bawahi itu, apakah yang Anda maksud Paus sendirian atau Magisterium yang warna hijau? Kalau Anda mengartikan yang bergaris bawah itu sebagai PAUS SENDIRIAN, pengertian Anda salah. Pengertian yang berwarna hijau, ya memang itulah Magisterium.
Tentang penambahan Tradisi Suci, Anda kurang paham. Penambahan yang Anda maksud itu berupa penegasan saja. Pada saat Magisterium (kumpulan Uskup yang dikepalai oleh Paus) menegaskan suatu bagian Tradisi, Anda memandangnya sebagai penambahan.
Quote
Sistim ini sama sekali tidak dikenal didalam “Keprotestanan”,apalagi memberikan tambahan ajaran yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab.
Karena masing-masing individu di protestan menganggap diri mampu mengartikan ayat-ayat Alkitab secara benar (meski pengertiannya berbeda dari pengertian orang lain), merasa tingkat penyertaan Roh Kudus setara bagi semua orang, padahal, sangat jelas bahwa di tiap perkumpulan (yang mengaku Kristen), selalu ada yang lebih diutamakan (dipandang sebagai yang lebih kompeten).
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 31, 2013, 12:46:46 PM
Quote
1 Pet.2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Mengacu kepada ayat itu, setiap protestan merasa diri mempunyai tingkat abilitas yang sama, padahal, mereka lazimnya mengangkat pemimpin, yang dipandang sebagai yang memiliki nilai lebih dibanding yang lainnya. 
Quote
‘Imamat yang rajani’, ini berarti bahwa setiap orang Kristen mempunyai hak datang kepada Allah,jabatan imam merupakan perantara (mediator) antara umat Allah dengan Allah,jadi setiap orang percaya mewakili Allah memberitakan Firman dan membawa orang datang kepada Kristus.
Sampai sejauh itu, tidak ada yang perlu saya komentari. Perhatikan yang saya garis bawahi itu, itu sangat diperhatikan di Katolik. Maka, seorang awam akan memandang bruder/suster lebih imam daripada awam. Pastor, lebih imam daripada suster/bruder. Uskup, lebih imam daripada pastor. Kardinal, lebih imam daripada uskup. Paus, lebih imam daripada kardinal. Jadi, Katolik memandang semua manusia tidak setaraf dalam hal keimaman. Katolik menjunjung tinggi kadar keimaman seseorang.
Quote
Imamat rajani bagi semua orang percaya berarti memberikan setiap orang Kristen status di dalam kerajaan Allah dimana kita memerintah bersama-sama dengan Kristus dan menjadi pelayan anugerah Tuhan bagi orang lain.
Betul, untuk nanti di akhir jaman. Namun, sepanjang masih berjiarah di dunia, kadar keimaman manusia tidak sama untuk setiap orang.
Quote
Sistim keimaman gereja anda lebih mirip imam didalam PL ketimbang didalam ajaran Imamat Rajani menurut PB.
Katolik sangat menghormati tahbisan.
Quote
Makanya jangan memaksakan Protestan menerima sistim magisterium anda karena itu bertentangan dengan prinsip ajaran Protestan.
Walaupun prinsip magisterium itu sama, hanya berbeda dalam metodenya, ya? Karena itu pula salah satu penyebab, saya menyebut Anda sering tidak mengerti yang Anda tulis. Anda bebas protes, tidak dipaksa.
Quote
Apakah anda setuju misalnya saya memakai kata “Sola” kepada Sola Pope atau Sola Magisterium padahal maknanya juga memiliki persamaan ?
Kalau sola itu dialihbahasakan menjadi hanya ... saja, tentu tidak setuju. Jadi, kalau Anda menyebut sola pope sebagai hanya Paus saja, itu tidak benar. Anda sendiri sudah menyebut bahwa magisterium adalah kumpulan Uskup yang dikepalai oleh Paus, maka bila sola Pope yang Anda maksud itu adalah hanya Paus saja maka Anda menyalahi determinasi yang Anda maksudkan. Dalam hal seperti itu pula maka saya sebut Anda sering menyatakan sesuatu yang tidak Anda mengerti.
Quote
Anda yang tidak memahami apa itu Imamat Rajani berdasarkan ajaran Alkitab karena lebih tunduk kepada ajaran gereja ketimbang ajaran Alkitab.
Semoga pemahaman Anda semakin disegarkan, bahwa pemahaman Anda yang merasa mampu mengartikan rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca Alkitab di-adjust.
Quote
Kata 'Petrus' dalam bahasa Yunaninya adalah PETROS, yang ada dalam bentuk masculine (= laki-laki), dan artinya adalah 'batu kecil'.
Kata 'batu karang' dalam bahasa Yunaninya adalah PETRA, yang ada dalam bentuk feminine (= perempuan), dan artinya adalah batu besar (rock).
Tuhan Yesus tidak berkata bahwa Ia mendirikan gereja / jemaatnya di atas PETROS tetapi di atas PETRA. Yang dimaksud dengan PETRA adalah pengakuan Petrus pada Mat 16:16, yaitu pengakuan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.
Pembahasan tentang Petrus, bisa dibukakan trit tersendiri. Atau mungkin sudah ada? Nanti saya cari lebih dulu.
Quote
Tidak pernah ada pengangkatan Petrus sebagai Paus atau Kepala Gereja oleh Yesus karena semua Rasul sama derajatnya satu sama lain dihadapan Allah yang tidak memandang muka itu.
Ketika para murid Jesus berkumpul secara lengkap, dan Jesus Kristus bilang hanya kepada seorang, "Gembalakanlah domba-domba-Ku".
Quote
Tugas menggembalakan itu ditujukan Yesus kepada semua murid-Nya bukan hanya kepada Petrus seorang saja.
Jika pemahaman sola scripturist memahami seperti itu, siapa yang mau protes? Yang pasti, "Gembalakanlah domba-domba-Ku"  tertulis di Alkitab.
Quote
Yesus tidak pernah mengajar bahwa Petrus lebih besar dari rasul-rasul yang lain. Dalam Mark 9:33-35 dan Mark 10:35-44, pada waktu para murid meributkan siapa yang terbesar di antara mereka atau menginginkan menjadi yang terbesar (Mark 9:33-34 Mark 10:35-37), maka Yesus tidak mengatakan bahwa Petruslah yang terbesar, tetapi Ia berkata bahwa orang yang mau merendahkan dirinya dan menjadi pelayan / hamba bagi semua, dialah yang terbesar (Mark 9:35 Mark 10:43-45).
Dan hanya kepada Petrus Jesus Kristus berkata, "Gembalakanlah domba-domba-Ku".
Quote
Sekalipun Petrus menyebut dirinya sendiri sebagai rasul (1.Pet 1:1), tetapi:
•   Dalam 1Pet 5:1 Petrus menyebut dirinya sebagai fellow elder (= teman / sesama penatua). Ini jelas merupakan sebutan yang menyejajarkan dirinya dengan para penatua yang lain.
Itu terinspirasi dari Jesus Kristus yang membasuh kaki muridNya.
Quote
•   Dalam 1.Pet 5:2-3 Petrus melarang untuk memaksa / memerintah. Ini tentu berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para Paus dalam gereja Roma Katolik!
Meski telah ditahbis menjadi Paus, seorang Paus tetap manusia.
Quote
•   Dalam Kis 10:25-26, Petrus menolak penyembahan. Ini lagi- lagi berbeda dengan sikap para Paus yang menerima saja pada waktu jemaat Katolik mencium kakinya (tradisi penciuman kaki Paus dimulai oleh Paus Constantine pada tahun 709 Masehi).
Meski telah ditahbis menjadi Paus, seorang Paus tetap manusia, yang sangat dekat pada kejatuhan.
Quote
Sikap Paulus terhadap Petrus:
•   pada waktu ia dipanggil untuk menjadi rasul / pemberita Injil, Paulus tidak bertanya atau meminta persetujuan Petrus (Gal 1:15-17).
Ini tidak terkait dengan jabatan kepausan.
Quote
•   Paulus menyejajarkan dirinya dengan Petrus, hanya saja tugas mereka berbeda, karena Petrus adalah rasul untuk orang ber-sunat / Yahudi sedangkan Paulus adalah rasul untuk orang tak bersunat / non Yahudi (Gal 2:7-10).
Kalau tidak salah, di scriptura saya, ada kisah tentang Kornelius serdadu Italia dengan Petrus. Adakah di scripturamu?
Quote
•   Paulus menyebut Yakobus lebih dulu dari Petrus (Gal 2:9).
Bukan membuktikan apa-apa.
Quote
•   Didalam Gal 2:11-14, Paulus menegur Petrus di depan umum.
Jesus sendiri pernah menegur Petrus.
Quote
Semua ini jelas tidak menunjukkan bahwa Paulus menganggap Petrus sebagai Paus I yang lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan rasul-rasul yang lain.
Sudah saya komentari.
Quote
Sikap rasul-rasul lain terhadap Petrus:
•   rasul-rasul mengutus Petrus (Kis 8:14). Ini sesuatu yang tidak mungkin terjadi kalau Petrus memang adalah Paus I yang mem-punyai derajat tertinggi dari semua rasul yang lain! Bagaimana mungkin orang yang memegang otoritas tertinggi bisa diutus oleh bawahannya?
Apakah karena Jesus Kristus membasuh kaki para muridNya lalu Anda tidak memandang Jesus Kristus sebagau Tuhan dan Guru?
Quote
•   dalam sidang di Yerusalem, Petrus berbicara setelah ada diskusi, dan yang menyampaikan hasil keputusan bukannya Pe-trus tetapi Yakobus (Kis 15).
Semua ini tidak menunjukkan Petrus sebagai Paus I, yang lebih tinggi kedudukannya daripada rasul-rasul yang lain.
Sudah pernah saya komentari, periksa pemahaman Anda, apakah klausul-klausul seperti dalam benak Anda itu harus berterima umum?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 31, 2013, 02:53:34 PM
Sudah pernah saya kutip tetapi anda keliwatan melulu membacanya :
I Korintus  10:4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
Pertanyaannya, apakah yang bergaris bawah I Kor 10:4 itu Anda pahami sama dengan yang bergaris bawah di Mat 16:18 berikut ini Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.?

Jika itu Anda pandang sama, maka kutipan Anda sudah nyambung dengan poin pertanyaan saya. Tetapi kalau pemahaman Anda berbeda untuk kedua frasa bergaris bawah (di I Kor 10:4 dengan Mat 16:18) maka komentar Anda tidak nyambung dengan poin pertanyaan saya.

Menurut pemahaman saya, batu karang rohani pada I Kor 10:4 itu jelas tegas menyakatan bahwa yang dimaksud ialah Jesus Kristus. Batu karang ini pada Mat 16:18 adalah Petrus, didukung oleh perkataan sebelumnya, yaitu, "Engkau adalah Petrus, ...". Nah, masalahnya sekarang, bahwa baik I Kor 10:4 dan Mat 16:18, sama-sama tertulis dalam scriptura. Anda sebagai sola scripturist, pemahaman mana yang Anda terima? Dari postingan Anda menunjukkan bahwa pengertian Andalah yang Anda terima dan gunakan. Jika Anda keukeuh dengan pengertian Anda itu, maka Mat 16:18 harus Anda artikan bahwa Jesus Kristus sedang menunjuk dadaNya sendiri ketika berkata, "...batu karang ini...".

Renungkan.
Quote
Semua Pendeta didalam Gereja Protestan adalah gembala yaitu pemimpin jemaat,tetapi hanya satu Gembala Agung yaitu Yesus Kristus bukan Petrus atau Paus.
Dan itu pula buah dari protes yang dilakukan. Lebih jauh lagi, setiap orang dari kelompok yang menamakan diri pengikut Kristus menganggap mempunyai kemampuan mengartikan ayat scriptura masing-masing secara benar, meski berbeda satu dengan lainnya. Banyak pihak yang menduga pemahamnnya saja yag benar, maka lahirlah kumpulan-kumpulan baru, yang masing-masing merasa sebagai Tubuh Kristus yang berkepalakan Jesus Kristus. Jadilah, satu kepala (yaitu Jesus Kristus) mempunyai banyak tubuh (yaitu tiap perkumpulan yang menamakan diri gereja). Padahal, Jesus Kristus mengatakan, "...di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya". Perhatikan, dikatakanNya, mendirikan jemaat, bukan mendirikan jemaat-jemaat.
Quote
Soal jabatan gembala sudah saya jawab diatas,yang saya kritik adalah jabatan Paus yang sama sekali tidak pernah ada didalam ajaran Alkitab baik kepada Petrus dan semua Paus yang pernah ada.
Proteslah apa yang ingin Anda protes, renungkan pemahaman Anda, bandingkan dengan penjelasan yang ada. Katolik mengimani SABDA YANG TERTULIS, dan SABDA YANG LISAN. Anda tidak harus menerima penjelasan yang ada. Anda merdeka. Namun, betapa bijaksananya seandainya Anda menanyakan sesuatu atas hal yang belum Anda ketahui, bukan menarik kesimpulan sendiri.
Quote
Sudah saya jelaskan diatas mengenai tidak benarnya supremasi Petrus terhadap para Rasul lainnya karena Tuhan tidak memandang muka.
Saya juga sudah menjelaskan pemahaman saya, mungkin belum pas benar, semoga kawan-kawan lain berkenan menambah penjelasan, dengan catatan, Anda tetap merdeka untuk menerima atau tidak.
Quote
Pemilihan Petrus sama nilainya dengan pemilihan Paulus yaitu pemberita Injil bagi bangsa lain,bukan pemilihan menjadi Paus karena itu sama sekali tidak alkitabiah (Sola Scriptura).
Anda bebas memaknai bagaimana. Renungkan lagi, apakah pemaknaan Anda berterima umum (general accepted) atau tidak.
Quote
Diatas sudah panjang lebar saya jelaskan bahwa Petrus bukan pemimpin Rasul karena Soko Guru yg pernah disebutkan pun terdiri dari Yakobus, Kefas dan Yohanes (Gal.2:9).
Anda bebas memaknai bagaimana. Renungkan lagi, apakah pemaknaan Anda berterima umum (general accepted) atau tidak.
Quote
Sudah saya jawab sebelumnya soal gembala.
Saya menanyakan pengertian "Gembalakanlah domba-dombaKu", bukan pengertian gembala. Saya kira, tingkat pendidikan Anda masih mampu membedakan "Gembalakanlah domba-dombaKu" dan gembala. Meski sama-sama aset, ada beda antara aset tangible dengan aset intangible.
Quote
Soal ‘3 kali’ maka Petrus jugalah satu satunya Rasul sampai 3 kali mengkhianati Yesus dan pernah dikecam sebagai Iblis oleh Yesus.
Dan hanya untuk Petrus pula ada ayat tertulis seperti Luk 22:31-32 ini Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu." Perhatikan yang tebal itu. Tidak kepada siapapun Jesus Kristus memperuntukkan tujuan doa selain untuk Petrus, eh Simon. (Mungkin karena sola scriptura, dalam hal itu, Simon tidak sama dengan Petrus, ya?).
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on January 31, 2013, 03:51:30 PM
2 Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Jelas dikatakan Alkitab bahwa “segala tulisan” ,jadi jangan menambah nambah apa yang tidak tertulis seolah olah Magisterium atau Paus itu sederajat dengan Allah.
Mmm... terlihat lagi ketidaknyambungan seorang solideogloria. Apakah menurut pemahaman Anda segala tulisan pada 2 Tim 3:16 itu menyatakan bahwa hanya yang tertulis saja yang diilhamkan Allah? 2 Tim 3:16 itu jelas mengatakan segala tulisan yang diilhamkan Allah. Pertanyaannya, bagaimana dengan yang bukan tulisan tetapi diilhamkan Allah? Bila Anda mengatakan bahwa hanya tulisan saja yang diilhamkan Allah, sama artinya Anda membatasi kekuasaan Allah.
Quote
Bukan menambah ayat melainkan membuat tradisi baru yang melawan Alkitab dan dianggap setara dengan wahyu Allah.
Wew... Anda menulis seolah-olah Anda berada bersama Jesus Kristus ketika Tuhan melawat umatNya di bumi. Bagaimana Anda mengetahui adanya tradisi baru? Pakai label melawan Alkitab lagi. Wah, wah, wah... Anda memang super, super pongah.
Quote
Silahkan dalami semua penambahan ajaran anda sepanjang abad di :http://www.jesus-is-savior.com/False%20Religions/Roman%20Catholicism/catholic_heresies-a_list.htm
Itu dibahas di trit tersendiri saja.
Quote
Banyak kitab yang tertulis sebelumnya bersifat tradisi lalu ditulis kedalam satu Alkitab yang lengkap dan sempurna.
Apakah solideogloria ingin menghapus Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu? Entah kepongahan atau ketidaknyambungan yang sedang Anda perlihatkan.
Quote
Tetapi tradisi tambahan gereja anda sama sekali bukan wahyu Tuhan berbeda dengan tradisi yang tercatat didalam Alkitab.
Ketika ragawi Jesus Kristus masih bersama para muridNya, pernah dikatakanNya di Mat 28:20, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Itu dikatakan bukan kepada seluruh pengikutNya, tetapi hanya untuk kalangan terbatas, yaitu 11 murid. Bekas murid yang memilih protes, eh menjual Jesus Kristus, tidak termasuk. Amanat itu yang diteruskan sampai sekarang. Jadi, segala sesuatu yang diperintahkan Jesus Kristus, baik itu yang tertulis, maupun yang tidak tertulis, pokoke segala sesuatu yang telah diperintahkan kepada kelompok 11 itu, harus diajarkan untuk dilakukan.
Quote
Yang konyol adalah yang tidak memahami proses penulisan tradisi suci keadalam bentuk tertulis didalam Alkitab.
Yang konyol adalah mereka yang menambah nambah tradisi gereja dan menganggapnya infallible sebagaimana wahyu Tuhan.
Yang konyol adalah mereka yang tidak memahami peringatan Yesus akan bahayanya tradisi bikinan manusia yang melawan Firman Tuhan.
Sebenarnya, yang paling konyol ialah orang yang merasa sudah tahu segala rencana Allah hanya dengan membaca Alkitab, padahal, dia hanya mengartikan seenaknya saja.
Quote
Jangan melampaui artinya “Sola Scriptura” yaitu semua ajaran gereja jangan menyimpang dari ajaran Alkitab.
Karena sola scriptura itu bukan Bahasa Indonesia, ada baiknya Anda mencoba mencari artinya, agar Anda tidak seperti pepatah yang lazim dikatakan, membeli kucing dalam karung. Arti sola itu apa? Arti scriptura itu apa? Arti sola scriptura itu apa?
Quote
Jangan menyimpangkan lagi kepada soal gembala karena sudah panjang lebar saya jawab sebelumnya.
Yang nyambung, ya? Kalau pembicaraan mengenai aktiva tetap, Anda menanggapi dengan aktiva tidak berwujud, itu tidak nyambung, meski sama-sama membicarakan aktiva.
Quote
Tradisi Suci semua sudah tertulis didalam Alkitab.
Tradisi bikinan gereja sama sekali tidak boleh dipercaya kalau bertentangan dengan tradisi suci yang sudah tertulis.
Shalom
Apakah Anda berencana menghapus Yoh 21:25 dan Mat 28:20 dari Alkitab?

Merenunglah.

Merenung dalam damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 01, 2013, 04:48:06 AM
Ketidaknyambungannya tinggal pada: meski sama-sama aktiva, tetapi aktiva lancar, tidak sama dengan aktiva tetap.

Memang ajaran Protestan berbeda jauh dengan ajaran gereja Katolik makanya gerakan reformasi itu lahir diabad pertengahan.

Quote
Quote
Yang saya tanya apakah ini benar benar Forum Iman Kristen atau sebenarnya isinya hanya Forum Iman Katolik,karena banyak member Katolik seperti kebakaran jenggot kalau ajaran gerejanya dikritik ?
Nama forum ini sudah tertera dengan jelas.

Kalau demikian boleh dong mengkritik ajaran gereja Katolik diforum ini,bukan hanya ajaran gereja Protestan doang yang boleh dikritik ?


Quote
Quote
Kalau saya malah semangat menjawab segala kritikan kepada ajaran Protestan.
Semangat sii, hanya saja, sering sekali mengungkapkan hal yang tidak dipahami.

Jelaskan dong yang mana yang anda tidak pahami,jangan hanya komentar doang !

Quote
Quote
Sistim Magisterium seperti yang ada digereja anda sepanjang pengetahuan saya merupakan kumpulan Uskup yang dikepalai oleh Paus yang merupakan satu satunya penafsir yang dibenarkan dan boleh menambah tradisi ajaran / doktrin yang dianggap setara dengan wahyu Allah.
Saya ingin penegasan. Yang saya garis bawahi itu, apakah yang Anda maksud Paus sendirian atau Magisterium yang warna hijau? Kalau Anda mengartikan yang bergaris bawah itu sebagai PAUS SENDIRIAN, pengertian Anda salah. Pengertian yang berwarna hijau, ya memang itulah Magisterium.

Magisterium jabatan anggotanya adalah para Uskup (Bishop) dan Kardinal tetapi jabatan Paus hanya satu yang membawahi semua Uskup/Kardinal sedunia.

Hanya Paus setahu saya yang boleh mengesahkan suatu ajaran yang diusulkan para Uskup didalam suatu konsili.

Koreksi kalau saya salah.


Quote
Tentang penambahan Tradisi Suci, Anda kurang paham. Penambahan yang Anda maksud itu berupa penegasan saja. Pada saat Magisterium (kumpulan Uskup yang dikepalai oleh Paus) menegaskan suatu bagian Tradisi, Anda memandangnya sebagai penambahan.

Kalau anda membaca website yang saya berikan jelas begitu banyaknya ajaran tambahan didalam tradisi gereja anda yang sama sekali tidak ada dasar alkitabiahnya.

Itu adalah fakta sejarah penambahan tradisi ajaran gereja anda yang tidak mungkin anda sangkal faktanya.

Tetapi bagi gereja anda itu tidak menjadi masalah karena memang Magisterium khususnya jabatan Paus bisa berkuasa seperti Allah dan boleh membuat ajaran baru yang dianggap tanpa salah walaupun bertentangan dengan kebenaran Alkitab.


Quote
Quote
Sistim ini sama sekali tidak dikenal didalam “Keprotestanan”,apalagi memberikan tambahan ajaran yang bertentangan dengan kebenaran Alkitab.
Karena masing-masing individu di protestan menganggap diri mampu mengartikan ayat-ayat Alkitab secara benar (meski pengertiannya berbeda dari pengertian orang lain), merasa tingkat penyertaan Roh Kudus setara bagi semua orang, padahal, sangat jelas bahwa di tiap perkumpulan (yang mengaku Kristen), selalu ada yang lebih diutamakan (dipandang sebagai yang lebih kompeten).

Kompeten atau tidak bukan tergantung kepada manusianya tetapi kepada materi yang dikotbahkan atau diajarkan seperti contoh jemaat di Berea pada gereja awal yang menguji ajaran Paulus walau dia seorang Rasul.

Jadi jelas Alkitab lebih berotoritas ketimbang Rasul.

Ini berbeda jauh dengan gereja anda yang menganggap Magisterium + Paus dan tradisi lebih tinggi dari Alkitab dengan bukti bahwa tradisi yang melanggar kebenaran Alkitabpun wajib dipercaya oleh umatnya.

Didalam gereja Protestan yang Sola Scriptura maka kita percaya akan pimpinan Roh Kudus yang mengiluminasikan kebenaran Alkitab bagi setiap orang percaya sehingga penafsiran tidak bersifat indoktrinasi melainkan semua orang percaya wajib menguji kebenaran ajaran orang lain termasuk diri sendiri,seperti perintah Tuhan sendiri.

1 Tes.1:5 Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu.

I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 01, 2013, 05:01:03 AM
Mengacu kepada ayat itu, setiap protestan merasa diri mempunyai tingkat abilitas yang sama, padahal, mereka lazimnya mengangkat pemimpin, yang dipandang sebagai yang memiliki nilai lebih dibanding yang lainnya. 

Memanglah demikian karena semua orang kristen sama dimata Allah sebab Allah tidak memandang muka dan semua orang percaya penyandang jabatan imam yang rajani.

Efesus 6:9 Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka.

Karunia roh setiap orang memang berbeda tetapi semua orang percaya adalah anak anak Allah tanpa perbedaan.

Didalam gereja anda kalau ada orang yang menolak ajaran resmi gereja seperti Martin Luther langsung di ekskomunikasi dan dianathema oleh gereja.


Quote
Quote
‘Imamat yang rajani’, ini berarti bahwa setiap orang Kristen mempunyai hak datang kepada Allah,jabatan imam merupakan perantara (mediator) antara umat Allah dengan Allah,jadi setiap orang percaya mewakili Allah memberitakan Firman dan membawa orang datang kepada Kristus.
Sampai sejauh itu, tidak ada yang perlu saya komentari. Perhatikan yang saya garis bawahi itu, itu sangat diperhatikan di Katolik. Maka, seorang awam akan memandang bruder/suster lebih imam daripada awam. Pastor, lebih imam daripada suster/bruder. Uskup, lebih imam daripada pastor. Kardinal, lebih imam daripada uskup. Paus, lebih imam daripada kardinal. Jadi, Katolik memandang semua manusia tidak setaraf dalam hal keimaman. Katolik menjunjung tinggi kadar keimaman seseorang.

Itulah bedanya dengan jemaat gereja awal seperti di Berea yang Sola Scripturalist dimana seorang Rasul yang otoritasnya jauh lebih tinggi dari apa yang dikenal sekarang sebagai Paus,Kardinal,Uskup dll tetap harus diuji kebenaran ajarannya,karena semua manusia harus tunduk kepada otoritas kebenaran Alkitab.


Quote
Quote
Imamat rajani bagi semua orang percaya berarti memberikan setiap orang Kristen status di dalam kerajaan Allah dimana kita memerintah bersama-sama dengan Kristus dan menjadi pelayan anugerah Tuhan bagi orang lain.
Betul, untuk nanti di akhir jaman. Namun, sepanjang masih berjiarah di dunia, kadar keimaman manusia tidak sama untuk setiap orang.

Justru keselamatan itu adalah sekarang bukan kelak dan jabatan imamat rajani itu jelas dikatakan sekarang bukan kelak karena kelak di Surga tidak perlu ada jabatan imam lagi.

Fungsi keperantaraan keselamatan melalui pemberitaan Injil itu justru diperlukan didalam dunia bukan di Surga.

Yang tidak sama hanyalah karunia rohani dan talenta tetapi fungsi imamat sama bagi setiap orang percaya tanpa ada pengkastaan seperti konsep anda itu.

Tidak ada jaminan sama sekali jabatan gereja semakin tinggi berarti semakin sempurna pemahamannya akan kebenaran Alkitab karena itu merupakan suatu kesombongan rohani belaka tidak sesuai dengan ajaran Yesus bahwa semakin merendah semakin berharga dimata Tuhan.

Yesus hanya memanggil sebagian besar murid murid-Nya orang yang sangat sederhana bukan ahli teologia atau yang berakademi tinggi.


Quote
Quote
Sistim keimaman gereja anda lebih mirip imam didalam PL ketimbang didalam ajaran Imamat Rajani menurut PB.
Katolik sangat menghormati tahbisan.

Alkitab mengajarkan semua orang kristen juga menerima urapan dari Roh Kudus sebagai imam yang rajani bukan hanya imam yang ditahbiskan saja.


Quote
Quote
Makanya jangan memaksakan Protestan menerima sistim magisterium anda karena itu bertentangan dengan prinsip ajaran Protestan.
Walaupun prinsip magisterium itu sama, hanya berbeda dalam metodenya, ya? Karena itu pula salah satu penyebab, saya menyebut Anda sering tidak mengerti yang Anda tulis. Anda bebas protes, tidak dipaksa.

Tidak ada sama sekali prinsip magisterium digereja Protestan malah prinsip Sola yang bertaburan didalam gereja anda.

Mau protes juga silahkan.

Quote
Quote
Apakah anda setuju misalnya saya memakai kata “Sola” kepada Sola Pope atau Sola Magisterium padahal maknanya juga memiliki persamaan ?
Kalau sola itu dialihbahasakan menjadi hanya ... saja, tentu tidak setuju. Jadi, kalau Anda menyebut sola pope sebagai hanya Paus saja, itu tidak benar. Anda sendiri sudah menyebut bahwa magisterium adalah kumpulan Uskup yang dikepalai oleh Paus, maka bila sola Pope yang Anda maksud itu adalah hanya Paus saja maka Anda menyalahi determinasi yang Anda maksudkan. Dalam hal seperti itu pula maka saya sebut Anda sering menyatakan sesuatu yang tidak Anda mengerti.

Setahu saya :

•   Hanya Paus lah yang dianggap sebagai Vicar of Christ
•   Hanya Pauslah yang dianggap sebagai Holy Father
•   Hanya Pauslah dianggap Infalible
•   Hanya Paus yang disebut sbg Pontimex Maximus
•   Hanya Paus yang dianggap sebagai Kepala Negara/Gereja di Vatican
•   Hanya Paus yang dianggap sebagai Tuhan didunia ini
•   Hanya paus yang dianggap infallible kalau berbicara ex-cathedra

Jadi konsep Sola Pope itu memang bisa juga dipakai digereja anda.

Quote
Quote
Anda yang tidak memahami apa itu Imamat Rajani berdasarkan ajaran Alkitab karena lebih tunduk kepada ajaran gereja ketimbang ajaran Alkitab.
Semoga pemahaman Anda semakin disegarkan, bahwa pemahaman Anda yang merasa mampu mengartikan rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca Alkitab di-adjust.

Seperti yang sudah saya jawab dan ditanyakan secara berputar putar oleh anda bahwa yang komprehensif itu hanyalah Firman Tuhan.

Memanipulasi komentar bukanlah cara berdiskusi yang baik,apalagi sebagai Global Moderator yang ternyata memberikan contoh berdiskusi yang buruk.

Kalau ada pemahaman Alkitab saya menurut anda keliru mari kita berdiskusi disini !


Quote
Quote
Kata 'Petrus' dalam bahasa Yunaninya adalah PETROS, yang ada dalam bentuk masculine (= laki-laki), dan artinya adalah 'batu kecil'.
Kata 'batu karang' dalam bahasa Yunaninya adalah PETRA, yang ada dalam bentuk feminine (= perempuan), dan artinya adalah batu besar (rock).
Tuhan Yesus tidak berkata bahwa Ia mendirikan gereja / jemaatnya di atas PETROS tetapi di atas PETRA. Yang dimaksud dengan PETRA adalah pengakuan Petrus pada Mat 16:16, yaitu pengakuan bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.
Pembahasan tentang Petrus, bisa dibukakan trit tersendiri. Atau mungkin sudah ada? Nanti saya cari lebih dulu.

Silahkan,saya tunggu !

Sebelumnya baca ini :

Matthew 16:18  "...you are Peter (πέτρος, petros) and upon this rock (πέτρα, petra) I will build My church..."


Quote
Quote
Tidak pernah ada pengangkatan Petrus sebagai Paus atau Kepala Gereja oleh Yesus karena semua Rasul sama derajatnya satu sama lain dihadapan Allah yang tidak memandang muka itu.
Ketika para murid Jesus berkumpul secara lengkap, dan Jesus Kristus bilang hanya kepada seorang, "Gembalakanlah domba-domba-Ku".

Tugas gembala adalah bagi banyak orang seperti ajaran Alkitab :

Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus. Efesus 4:11-12

Paulus secara jelas mengatakan adanya jabatan-jabatan dalam gereja yang bertujuan untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan Tuhan. Jabatan-jabatan tersebut adalah (1) rasul, (2) nabi, (3) penginjil, (4) gembala dan (5) guru

Jabatan Rasul dan Nabi sudah tidak ada lagi sekarang,dan jabatan gembala tidak disebutkan hanya berlaku bagi Petrus tetapi bersifat jamak.


Bersambung.....
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 01, 2013, 05:01:20 AM
Sambungan.....


Quote
Quote
Tugas menggembalakan itu ditujukan Yesus kepada semua murid-Nya bukan hanya kepada Petrus seorang saja.
Jika pemahaman sola scripturist memahami seperti itu, siapa yang mau protes? Yang pasti, "Gembalakanlah domba-domba-Ku"  tertulis di Alkitab.

Tetapi jabatan gembala bersifat jamak (Efesus 4:11-12) bukan hanya Petrus saja tetapi semua murid Yesus dan sekarang semua jabatan gembala didalam Gereja Protestan.

Kis.20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.

Jelas sekali ayat diatas Paulus bukan berkata kepada Petrus tetapi kepada sesorang yang menjadi gembala jemaat setempat (Miletus).


Quote
Quote
Yesus tidak pernah mengajar bahwa Petrus lebih besar dari rasul-rasul yang lain. Dalam Mark 9:33-35 dan Mark 10:35-44, pada waktu para murid meributkan siapa yang terbesar di antara mereka atau menginginkan menjadi yang terbesar (Mark 9:33-34 Mark 10:35-37), maka Yesus tidak mengatakan bahwa Petruslah yang terbesar, tetapi Ia berkata bahwa orang yang mau merendahkan dirinya dan menjadi pelayan / hamba bagi semua, dialah yang terbesar (Mark 9:35 Mark 10:43-45).
Dan hanya kepada Petrus Jesus Kristus berkata, "Gembalakanlah domba-domba-Ku".

Sudah saya buktikan bahwa jabatan gembala bukan monopoli Petrus saja.


Quote
Quote
Sekalipun Petrus menyebut dirinya sendiri sebagai rasul (1.Pet 1:1), tetapi:
•   Dalam 1Pet 5:1 Petrus menyebut dirinya sebagai fellow elder (= teman / sesama penatua). Ini jelas merupakan sebutan yang menyejajarkan dirinya dengan para penatua yang lain.
Itu terinspirasi dari Jesus Kristus yang membasuh kaki muridNya.

1 Pet.5:1,2 Aku menasihatkan para penatua di antara kamu, aku sebagai teman penatua dan saksi penderitaan Kristus, yang juga akan mendapat bagian dalam kemuliaan yang akan dinyatakan kelak.Gembalakanlah kawanan domba Allah yang ada padamu, jangan dengan paksa, tetapi dengan sukarela sesuai dengan kehendak Allah, dan jangan karena mau mencari keuntungan, tetapi dengan pengabdian diri.

Petrus sendiri yang mengaku hanya sebagai Penatua (bukan gembala tunggal) menasihatkan Penatua lainnya untuk menggembalakan jemaat yang ada pada mereka.

Jadi jelas jabatan gembala berlaku bagi para Penatua didalam setiap gereja Tuhan.

Jadi jangan mengada-ada kalau memang tidak demikian adanya.


Quote
Quote
•   Dalam 1.Pet 5:2-3 Petrus melarang untuk memaksa / memerintah. Ini tentu berbeda dengan apa yang dilakukan oleh para Paus dalam gereja Roma Katolik!
Meski telah ditahbis menjadi Paus, seorang Paus tetap manusia.

Tetapi Paus adalah kepala negara merangkap kepala gereja di Vatican,sama sekali berbeda dengan Petrus.

Paus dianggap Bapa Suci sedangkan Yesus mengatakan hanya Allah Bapa disurga sebagai bapamu.


Quote
Quote
•   Dalam Kis 10:25-26, Petrus menolak penyembahan. Ini lagi- lagi berbeda dengan sikap para Paus yang menerima saja pada waktu jemaat Katolik mencium kakinya (tradisi penciuman kaki Paus dimulai oleh Paus Constantine pada tahun 709 Masehi).
Meski telah ditahbis menjadi Paus, seorang Paus tetap manusia, yang sangat dekat pada kejatuhan.


Makanya ajaran “infalibilitas Paus”  sangat kontras dengan kehidupan rohani Petrus sendiri yang katanya merupakan suksesi jabatan kepausan.


Quote
Quote
Sikap Paulus terhadap Petrus:
•   pada waktu ia dipanggil untuk menjadi rasul / pemberita Injil, Paulus tidak bertanya atau meminta persetujuan Petrus (Gal 1:15-17).
Ini tidak terkait dengan jabatan kepausan.

Ini buktinya bahwa mengaku Petrus sebagai Paus hanyalah kebohongan belaka.

Tidak ada fakta sejarah maupun Alkitab bahwa :

•   Petrus mengaku bahwa ia adalah Paus atau Vicar of CHRIST

•   Di Alkitab ada serah terima kerasulan dari Petrus kepada apa yang disebut dengan Paus berikutnya

•   Jaman Rasul sudah ada sistim kepausan ?

•   Petrus memakai mahkota kepausan


Quote
Quote
•   Paulus menyejajarkan dirinya dengan Petrus, hanya saja tugas mereka berbeda, karena Petrus adalah rasul untuk orang ber-sunat / Yahudi sedangkan Paulus adalah rasul untuk orang tak bersunat / non Yahudi (Gal 2:7-10).
Kalau tidak salah, di scriptura saya, ada kisah tentang Kornelius serdadu Italia dengan Petrus. Adakah di [iscriptura[/i]mu?

Petrus hanya pembuka penginjilan kepada orang kafir non Yahudi selanjutnya menjadi tugas utama Paulus.


Quote
Quote
•   Paulus menyebut Yakobus lebih dulu dari Petrus (Gal 2:9).
Bukan membuktikan apa-apa.

Menyatakan supremasi Petrus terhadap para Rasul lainnya sama sekali tidak ada dasar Alkitabnya.


Quote
Quote
•   Didalam Gal 2:11-14, Paulus menegur Petrus di depan umum.
Jesus sendiri pernah menegur Petrus.

Itulah buktinya Petrus tidak infallible apalagi yang namanya Paus.


Quote
Quote
Semua ini jelas tidak menunjukkan bahwa Paulus menganggap Petrus sebagai Paus I yang lebih tinggi derajatnya dibandingkan dengan rasul-rasul yang lain.
Sudah saya komentari.

Jelas memang bahwa ajaran supremasi atau primasi Petrus hanyalah karangan gereja belaka,bukan ajaran Alkitab.


Quote
Quote
Sikap rasul-rasul lain terhadap Petrus:
•   rasul-rasul mengutus Petrus (Kis 8:14). Ini sesuatu yang tidak mungkin terjadi kalau Petrus memang adalah Paus I yang mem-punyai derajat tertinggi dari semua rasul yang lain! Bagaimana mungkin orang yang memegang otoritas tertinggi bisa diutus oleh bawahannya?
Apakah karena Jesus Kristus membasuh kaki para muridNya lalu Anda tidak memandang Jesus Kristus sebagau Tuhan dan Guru?


Yesus memang Tuhan dan Guru tetapi Petrus sekalipun tidak pernah menjadi Paus seperti klaim gereja anda.

Kerendahan hati Petrus yang hanya mengaku dirinya sebagai Penatua (bukan Paus) sangat kontras sekali dengan ambisi Paus sebagai kepala negara dan kepala gereja dan mengaku infalible serta wakil Kristus didunia ini.


Quote
Quote
•   dalam sidang di Yerusalem, Petrus berbicara setelah ada diskusi, dan yang menyampaikan hasil keputusan bukannya Petrus tetapi Yakobus (Kis 15).
Semua ini tidak menunjukkan Petrus sebagai Paus I, yang lebih tinggi kedudukannya daripada rasul-rasul yang lain.
Sudah pernah saya komentari, periksa pemahaman Anda, apakah klausul-klausul seperti dalam benak Anda itu harus berterima umum?

Semua bukti yang saya kutip adalah dari pengajaran Alkitab yang sama sekali tidak ada “hint” nya bahwa Petrus penyandang jabatan Paus.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 01, 2013, 05:10:20 AM
Pertanyaannya, apakah yang bergaris bawah I Kor 10:4 itu Anda pahami sama dengan yang bergaris bawah di Mat 16:18 berikut ini Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.?

Jika itu Anda pandang sama, maka kutipan Anda sudah nyambung dengan poin pertanyaan saya. Tetapi kalau pemahaman Anda berbeda untuk kedua frasa bergaris bawah (di I Kor 10:4 dengan Mat 16:18) maka komentar Anda tidak nyambung dengan poin pertanyaan saya.

Menurut pemahaman saya, batu karang rohani pada I Kor 10:4 itu jelas tegas menyakatan bahwa yang dimaksud ialah Jesus Kristus. Batu karang ini pada Mat 16:18 adalah Petrus, didukung oleh perkataan sebelumnya, yaitu, "Engkau adalah Petrus, ...". Nah, masalahnya sekarang, bahwa baik I Kor 10:4 dan Mat 16:18, sama-sama tertulis dalam scriptura. Anda sebagai sola scripturist, pemahaman mana yang Anda terima? Dari postingan Anda menunjukkan bahwa pengertian Andalah yang Anda terima dan gunakan. Jika Anda keukeuh dengan pengertian Anda itu, maka Mat 16:18 harus Anda artikan bahwa Jesus Kristus sedang menunjuk dadaNya sendiri ketika berkata, "...batu karang ini...".

Renungkan.


Yesus sebenarnya mengatakan sbb : Kamu adalah Petrus (petros = batu kecil),dan diatas batu karang (petra = bedrock) ini akan akan mendirikan jemaatku.

Jemaat Kristen mengimani bahwa Yesus Kristus adalah Allah. Dalam Perjanjian Lama (PL) banyak sekali ayat menyebut banwa Allah sebagai "Batu Karang" atau "Gunung
Batu" atau "the Rock" (Ibrani, צור - TSUR) bagi Israel.

Petros memang batu karang tetapi Yesus mengatakan gereja berdiri bukan diatas ‘petros’ melainkan ‘petra’ yaitu pernyataan Petrus mengenai siapa Yesus sebenarnya.

Jadi mengatakan Petrus sebagai batukarang gereja hanyalah memanipulasi ajaran Alkitab yang mengukuhkan hanya Yesus satu satunya sebagai batu penjuru dan batukarang bagi gereja.

Mungkin anda yang salah tangkap pengajaran gereja anda bahwa kuburan Petrus dianggap sebagai fondasi gereja di Vatican,ini berlainan sekali maknanya dengan ayat Alkitab mengenai batukarang gereja.

Yesus tidak pernah mengatakan “Engkau adalah Petrus dan di atas-MU Aku akan mendirikan jemaat-Ku”
Namun, Yesus sama sekali tidak mengucapkan kalimat demikian sebab yang diucapkan-Nya adalah: “Engkau adalah Petrus dan di atas PETRA ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku.

Renungkan juga !


Quote
Quote
Semua Pendeta didalam Gereja Protestan adalah gembala yaitu pemimpin jemaat,tetapi hanya satu Gembala Agung yaitu Yesus Kristus bukan Petrus atau Paus.
Dan itu pula buah dari protes yang dilakukan. Lebih jauh lagi, setiap orang dari kelompok yang menamakan diri pengikut Kristus menganggap mempunyai kemampuan mengartikan ayat scriptura masing-masing secara benar, meski berbeda satu dengan lainnya. Banyak pihak yang menduga pemahamnnya saja yag benar, maka lahirlah kumpulan-kumpulan baru, yang masing-masing merasa sebagai Tubuh Kristus yang berkepalakan Jesus Kristus. Jadilah, satu kepala (yaitu Jesus Kristus) mempunyai banyak tubuh (yaitu tiap perkumpulan yang menamakan diri gereja). Padahal, Jesus Kristus mengatakan, "...di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya". Perhatikan, dikatakanNya, mendirikan jemaat, bukan mendirikan jemaat-jemaat.


Tubuh Kristus yang sejati memang hanya satu tetapi terdiri dari beraneka ragam anggotanya dan semuanya hanya taat kepada satu ajaran Yesus saja bukan memanipulasinya untuk membenarkan tradisi bikinan manusia.

I Korintus 12:12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

Dan gereja sebagai tubuh Kristus hanya didirikan diatas batu karang Kristus saja bukan diatas makam Petrus.

Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. 1 Korintus 3:10-11

Jelas sekali ajaran Alkitab bahwa hanya Yesus satu satunya dasar gereja.


Quote
Quote
Soal jabatan gembala sudah saya jawab diatas,yang saya kritik adalah jabatan Paus yang sama sekali tidak pernah ada didalam ajaran Alkitab baik kepada Petrus dan semua Paus yang pernah ada.
Proteslah apa yang ingin Anda protes, renungkan pemahaman Anda, bandingkan dengan penjelasan yang ada. Katolik mengimani SABDA YANG TERTULIS, dan SABDA YANG LISAN. Anda tidak harus menerima penjelasan yang ada. Anda merdeka. Namun, betapa bijaksananya seandainya Anda menanyakan sesuatu atas hal yang belum Anda ketahui, bukan menarik kesimpulan sendiri.


Saya hanya menguji ajaran gereja berdasarkan Alkitab kalau masih mengakui Alkitab sebagai dasarnya.

Kalau anda membuang Alkitab sebagai dasar gereja anda maka tidak perlu lagi saya kritik.

Dan Yesus serta Paulus sudah memperingatkan jangan bersandar kepada tradisi dengan melawan kebenaran Alkitab.


Bersambung.....

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 01, 2013, 05:10:30 AM
Sambungan.....


Quote
Quote
Sudah saya jelaskan diatas mengenai tidak benarnya supremasi Petrus terhadap para Rasul lainnya karena Tuhan tidak memandang muka.
Saya juga sudah menjelaskan pemahaman saya, mungkin belum pas benar, semoga kawan-kawan lain berkenan menambah penjelasan, dengan catatan, Anda tetap merdeka untuk menerima atau tidak.


Semua bukti Alkitab yang saya berikan tidak bisa anda sanggah bahwa Petrus hanya sesama Penatua bagi para Penatua lainnya dan sekalipun tidak pernah mengaku sebagai Paus,Kepala Gereja,Kepala Negara,Wakil Kristus,Infallible,dll.

Tidak ada bukti apapun akan supremasi Petrus itu terhadap Rasul lainnya.


Quote
Quote
Pemilihan Petrus sama nilainya dengan pemilihan Paulus yaitu pemberita Injil bagi bangsa lain,bukan pemilihan menjadi Paus karena itu sama sekali tidak alkitabiah (Sola Scriptura).
Anda bebas memaknai bagaimana. Renungkan lagi, apakah pemaknaan Anda berterima umum (general accepted) atau tidak.


Hanya pemaknaan yang berdasarkan otoritas Alkitab adalah kebenaran tertinggi karena hanya Alkitablah dirinya kebenaran itu selain Allah.


Quote
Quote
Diatas sudah panjang lebar saya jelaskan bahwa Petrus bukan pemimpin Rasul karena Soko Guru yg pernah disebutkan pun terdiri dari Yakobus, Kefas dan Yohanes (Gal.2:9).
Anda bebas memaknai bagaimana. Renungkan lagi, apakah pemaknaan Anda berterima umum (general accepted) atau tidak.


Itulah bukti kongkrit didalam Alkitab bahwa Petrus bukan pemimpin seluruh Rasul melainkan hanya sesama Rasul atau Penatua.

Ajaran Alkitab sangat TEGAS dan GAMBLANG,anda bisa menolaknya namun MUSTAHIL menyangkal KEBENARANNYA!


Quote
Quote
Sudah saya jawab sebelumnya soal gembala.
Saya menanyakan pengertian "Gembalakanlah domba-dombaKu", bukan pengertian gembala. Saya kira, tingkat pendidikan Anda masih mampu membedakan "Gembalakanlah domba-dombaKu" dan gembala. Meski sama-sama aset, ada beda antara aset tangible dengan aset intangible.

Tugas menggembalakan adalah tugas seorang gembala sesuai dengan namanya.

Yesus sendiri adalah Gembala Agung menurut pengakuan Petrus.

Anda sendiri menganggap Petrus sebagai gembala karena tugas menggembalakan yang dikatakan Yesus.

Yohanes 21:15 Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

Jadi konsistenlah kalau berdiskusi.


Quote
Quote
Soal ‘3 kali’ maka Petrus jugalah satu satunya Rasul sampai 3 kali mengkhianati Yesus dan pernah dikecam sebagai Iblis oleh Yesus.
Dan hanya untuk Petrus pula ada ayat tertulis seperti Luk 22:31-32 ini Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara-saudaramu." Perhatikan yang tebal itu. Tidak kepada siapapun Jesus Kristus memperuntukkan tujuan doa selain untuk Petrus, eh Simon. (Mungkin karena sola scriptura, dalam hal itu, Simon tidak sama dengan Petrus, ya?).


Apakah anda yakin komentar anda yang saya bold merah tsb ?

Yohanes 17:9 Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu

Ada nggak ayat ini didalam Alkitabmu Husada ?

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 01, 2013, 05:18:18 AM
Mmm... terlihat lagi ketidaknyambungan seorang solideogloria. Apakah menurut pemahaman Anda segala tulisan pada 2 Tim 3:16 itu menyatakan bahwa hanya yang tertulis saja yang diilhamkan Allah? 2 Tim 3:16 itu jelas mengatakan segala tulisan yang diilhamkan Allah. Pertanyaannya, bagaimana dengan yang bukan tulisan tetapi diilhamkan Allah? Bila Anda mengatakan bahwa hanya tulisan saja yang diilhamkan Allah, sama artinya Anda membatasi kekuasaan Allah.


Dimana buktinya ada wahyu Allah yang belum ditulis Husada ???

Apa kamu pikir semua tradisi tambahan ajaran gerejamu itu adalah wahyu Allah yang kececeran ?

Kamu belum jawab pertanyaan saya bahwa mana bukti adanya salinan naskah asli dari tradisi suci yang kelupaan tidak termasuk didalam Alkitab ???


Quote
Quote
Bukan menambah ayat melainkan membuat tradisi baru yang melawan Alkitab dan dianggap setara dengan wahyu Allah.
Wew... Anda menulis seolah-olah Anda berada bersama Jesus Kristus ketika Tuhan melawat umatNya di bumi. Bagaimana Anda mengetahui adanya tradisi baru? Pakai label melawan Alkitab lagi. Wah, wah, wah... Anda memang super, super pongah.

Bukan saya yang mengatakannya,karena anda menanyakannya maka bisa saya kutip sbb :

Some Roman Catholic Heresies and Inventions, and the Dates of their Adoption:

•   Prayers for the dead; about 300
•   Making the sign of the cross; 300
•   Wax candles; about 320
•   Veneration of angels and dead saints, and use of images; 375
•   The Mass as a daily celebration; 394
•   Beginning of the exaltation of Mary, the term “Mother of God” first applied to her by the Council of Ephesus; 431
•   Priests began to dress differently from laymen; 500
•   Extreme Unction; 526
•   The doctrine of Purgatory, established by Gregory I; 593
•   Latin Language, used in prayer and worship, imposed by Gregory I; 600
•   Prayers directed to Mary, dead saints and angels; about 600
•   Title of pope, or universal bishop, given to Boniface III by emperor Phocas; 610
•   Kissing the pope s foot, began with pope Constantine; 709
•   Temporal power of the popes, conferred by Pepin, king of France; 750
•   Worship of the cross, images and relics, authorized in; 786
•   Holy water, mixed with a pinch of salt and blessed by a priest; 850
•   Worship of St. Joseph; 890
•   College of Cardinals established; 927
•   Baptism of bells, instituted by pope John XIV; 965
•   Canonization of dead saints, first by pope John XV; 995
•   Fasting of Fridays and during lent; 998
•   The Mass, developed gradually as a sacrifice, attendance made obligatory in the 11th century
•   Celibacy of the priesthood, decreed by pope Gregory VII (Hildebrand); 1079
•   The Rosary, mechanical praying with beads, invented by Peter the Hermit; 1090
•   The Inquisition, instituted by the Council of Verona; 1184
•   Sale of Indulgences; 1190
•   Transubstantiation, proclaimed by pope Innocent III; 1215
•   Auricular Confession of sins to a priest instead of to God, instituted by pope Innocent III, in Lateran Council; 1215
•   Adoration of the wafer (Host), decreed by pope Honorius III; 1220
•   Bible forbidden to laymen, placed on the Index of Forbidden Books by the Council of Valencia; 1229
•   The Scapular, invented by Simon Stock, an English monk; 1287
•   Cup forbidden to the people at communion by Council of Constance; 1414
•   Purgatory proclaimed as a dogma by the Council of Florence; 1438
•   The doctrine of Seven Sacraments affirmed; 1439
•   The Ave Maria (part of the last half was completed 50 years later and approved by pope Sixtus V at the end of the 16th century); 1508
•   Jesuit order founded by Loyola; 1534
•   Tradition declared of equal authority with the Bible by the Council of Trent; 1545
•   Apocryphal books added to the Bible by the Council of Trent; 1546
•   Creed of pope Pius IV imposed as the official creed; 1560
•   Immaculate Conception of the Virgin Mary, proclaimed by pope Pius IX; 1854
•   Syllabus of Errors, proclaimed by pope Pius IX, and ratified by the Vatican
•   Council; condemned freedom of religion, conscience, speech, press, and scientific discoveries which are disapproved by the Roman Church; asserted the pope’s temporal authority over all civil rulers; 1864
•   Infallibility of the pope in matters of faith and morals, proclaimed by the Vatican Council; 1870
•   Public Schools condemned by Pope Pius XI; 1930
•   Assumption of the Virgin Mary (bodily ascension into heaven shortly after her death), proclaimed by Pope Pius XII; 1950

Sumber : http://forums.catholic.com/showthread.php?t=566469

Bisakah anda menyangkal data historis tsb ?


Quote
Quote
Banyak kitab yang tertulis sebelumnya bersifat tradisi lalu ditulis kedalam satu Alkitab yang lengkap dan sempurna.
Apakah solideogloria ingin menghapus Yoh 21:25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu? Entah kepongahan atau ketidaknyambungan yang sedang Anda perlihatkan.


Jadi maksud anda semua yang tidak tertulis itu sudah ditulis oleh gereja anda didalam contoh puluhan tambahan tradisi gereja anda yang saya kutip diatas ?

Atau menurut anda Alkitab itu tidak lengkap melainkan boleh ditambah tambah terus sesuai penafsiran anda atas ayat tsb ?


Quote
Quote
Tetapi tradisi tambahan gereja anda sama sekali bukan wahyu Tuhan berbeda dengan tradisi yang tercatat didalam Alkitab.
Ketika ragawi Jesus Kristus masih bersama para muridNya, pernah dikatakanNya di Mat 28:20, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Itu dikatakan bukan kepada seluruh pengikutNya, tetapi hanya untuk kalangan terbatas, yaitu 11 murid. Bekas murid yang memilih protes, eh menjual Jesus Kristus, tidak termasuk. Amanat itu yang diteruskan sampai sekarang. Jadi, segala sesuatu yang diperintahkan Jesus Kristus, baik itu yang tertulis, maupun yang tidak tertulis, pokoke segala sesuatu yang telah diperintahkan kepada kelompok 11 itu, harus diajarkan untuk dilakukan.


Dan tidak ada ajaran semua Rasul maupun perintah Tuhan Yesus seperti daftar tradisi buatan gereja seperti yang saya kutip diatas.


Bersambung.....


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 01, 2013, 05:18:37 AM
Sambungan.....


Quote
Quote
Yang konyol adalah yang tidak memahami proses penulisan tradisi suci keadalam bentuk tertulis didalam Alkitab.
Yang konyol adalah mereka yang menambah nambah tradisi gereja dan menganggapnya infallible sebagaimana wahyu Tuhan.
Yang konyol adalah mereka yang tidak memahami peringatan Yesus akan bahayanya tradisi bikinan manusia yang melawan Firman Tuhan.
Sebenarnya, yang paling konyol ialah orang yang merasa sudah tahu segala rencana Allah hanya dengan membaca Alkitab, padahal, dia hanya mengartikan seenaknya saja.

Kembali sifat konyol memanipulasi komentar orang diulang ulang karena sudah kepepet tidak mampu menyanggah kekeliruan fakta ajaran gereja sendiri !

Rupanya inilah aslinya kamu Husada.


Quote
Quote
Jangan melampaui artinya “Sola Scriptura” yaitu semua ajaran gereja jangan menyimpang dari ajaran Alkitab.
Karena sola scriptura itu bukan Bahasa Indonesia, ada baiknya Anda mencoba mencari artinya, agar Anda tidak seperti pepatah yang lazim dikatakan, membeli kucing dalam karung. Arti sola itu apa? Arti scriptura itu apa? Arti sola scriptura itu apa?

Kata Sola scriptura berasal dari bahasa Latin, sola artinya ‘hanya’ dan scriptura artinya Alkitab, jadi arti harafiahnya hanya Alkitab,maksudnya adalah otoritas Alkitab dalam hidup beriman kristen menjadi yang utama. Segala sesuatu yang bertentangan dengan prinsip kebenaran Alkitab harus ditolak.


Quote
Quote
Jangan menyimpangkan lagi kepada soal gembala karena sudah panjang lebar saya jawab sebelumnya.
Yang nyambung, ya? Kalau pembicaraan mengenai aktiva tetap, Anda menanggapi dengan aktiva tidak berwujud, itu tidak nyambung, meski sama-sama membicarakan aktiva.

Silahkan fokus saja kalau berdiskusi !

Quote
Quote
Tradisi Suci semua sudah tertulis didalam Alkitab.
Tradisi bikinan gereja sama sekali tidak boleh dipercaya kalau bertentangan dengan tradisi suci yang sudah tertulis.
Shalom
Apakah Anda berencana menghapus Yoh 21:25 dan Mat 28:20 dari Alkitab?

Protestan tidak pernah mengurangi atau menambah Kitab Suci kecuali gereja anda seperti contoh yang saya kutip diatas

Quote
Merenunglah.

Merenung dalam damai.

Silahkan merenungi juga semua argumentasi saya diatas !

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 01, 2013, 12:56:38 PM
Memang ajaran Protestan berbeda jauh dengan ajaran gereja Katolik makanya gerakan reformasi itu lahir diabad pertengahan.
Lahir di abad pertengahan, ujug-ujug mengklaim diri lebih tahu tentang Jesus Kristus daripada kumpulan yang mewariskan turun temurun segala yang diamanatkan Jesus Kristus.
Quote
Kalau demikian boleh dong mengkritik ajaran gereja Katolik diforum ini,bukan hanya ajaran gereja Protestan doang yang boleh dikritik ?
Apakah Anda belum melakukan?
Quote
Jelaskan dong yang mana yang anda tidak pahami,jangan hanya komentar doang !
Selaku orang yang menyelesaiakan S1, idealnya, intelektualitas Anda akan menghindarkan Anda dari menyajikan sesuatu yang Anda tidak mengerti.
Quote
Magisterium jabatan anggotanya adalah para Uskup (Bishop) dan Kardinal tetapi jabatan Paus hanya satu yang membawahi semua Uskup/Kardinal sedunia.
Sebelum ini, dengan Anda katakan magisterium adalah Paus dan para uskup, saya pikir Anda telah mengerti apa itu magisterium, karena personil-personil dari magisterium sering sekali adalah mereka, ternyata saya salah tentang kepemahaman Anda mengenai magisterium. Magisterium ialah wewenang mengajar yang dimiliki Gereja.
Quote
Hanya Paus setahu saya yang boleh mengesahkan suatu ajaran yang diusulkan para Uskup didalam suatu konsili.
Kalau Anda tidak tahu, silahkan bertanya, jangan sok tahu.
Quote
Koreksi kalau saya salah.
Anda protestan, bukan?
Quote
Kalau anda membaca website yang saya berikan jelas begitu banyaknya ajaran tambahan didalam tradisi gereja anda yang sama sekali tidak ada dasar alkitabiahnya.
Anda merdeka hendak mempercayai itu. Jika Anda mau membahasnya, silahkan bertanya. Jika website itu sudah mencukupi untuk Anda, gunakan kemerdekaan Anda.
Quote
Itu adalah fakta sejarah penambahan tradisi ajaran gereja anda yang tidak mungkin anda sangkal faktanya.
Fakta? Sajikan dokumen pendukungnya dong. Anda sudah belajar akuntansi, yang mengenal dokumen sumber. Sajikan.
Quote
Tetapi bagi gereja anda itu tidak menjadi masalah karena memang Magisterium khususnya jabatan Paus bisa berkuasa seperti Allah dan boleh membuat ajaran baru yang dianggap tanpa salah walaupun bertentangan dengan kebenaran Alkitab.
Kembali Anda menunjukkan kekonyolan Anda, dimana Anda memaksakan diri menarik simpulan dari pemahaman Anda yang salah.
Quote
Kompeten atau tidak bukan tergantung kepada manusianya tetapi kepada materi yang dikotbahkan atau diajarkan seperti contoh jemaat di Berea pada gereja awal yang menguji ajaran Paulus walau dia seorang Rasul.
Ooo... lakukan itu. Sambil, merenung lebih khusyuk.
Quote
Jadi jelas Alkitab lebih berotoritas ketimbang Rasul.
Periksa lagi pemahaman Anda. Alkitab adalah tulisan tentang Kasih Tuhan kepada manusia. Namanya tulisan, tidak berotoritas apa-apa.
Quote
Ini berbeda jauh dengan gereja anda yang menganggap Magisterium + Paus dan tradisi lebih tinggi dari Alkitab dengan bukti bahwa tradisi yang melanggar kebenaran Alkitabpun wajib dipercaya oleh umatnya.
Semakin sering Anda ini menyimpulkan sesuatu dari yang tidak Anda pahami. Sekali lagi, silahkan bertanya, jangan menyimpulkan. Merenunglah.
Quote
Didalam gereja Protestan yang Sola Scriptura maka kita percaya akan pimpinan Roh Kudus yang mengiluminasikan kebenaran Alkitab bagi setiap orang percaya sehingga penafsiran tidak bersifat indoktrinasi melainkan semua orang percaya wajib menguji kebenaran ajaran orang lain termasuk diri sendiri,seperti perintah Tuhan sendiri.
Hmmhh... proteslah apa yang ingin Anda protes. Gunakan segala sumberdaya yang Anda punya. Jangan berkhianat kepada nurani Anda.
Quote
1 Tes.1:5 Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu.
Bagian mana dari ayat ini yang ingin Anda sampaikan? Saya kira, tidak ada hal yang ingin saya komentari dengan ayat ini.
Quote
I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.[/color]
Ayat ini juga, tidak ada sesuatu yang ingin saya komentari. Renungkanlah.
Quote
Shalom
Damai sertamu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 01, 2013, 01:43:20 PM
Jadi kesimpulannya apa nih...

kayaknya yang baru dikumpulkan adalah perbedaan katolik dan protestan hingga 2 belah pihak memutuskan untuk berpisah...= perpisahan jemaat.

Selanjutnya sesama protestan juga memutuskan saling memisahkan diri...

nah apa sebabnya yah... :D

apa karena denom yang baru merasa lebih sola scriptura dari denom yang lama atau bagaimana...

terus ada nggak keinginan untuk bersatu kembali...buat sesama denom sola scriptura atau merasa yah ini yang terbaik...

silahkan   :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 01, 2013, 02:05:22 PM
Memanglah demikian karena semua orang kristen sama dimata Allah sebab Allah tidak memandang muka dan semua orang percaya penyandang jabatan imam yang rajani.
Jika Anda memandang sama antara murid Jesus Kristus dengan 5.000 orang yang diberi makan hanya dengan 2ekor ikan dan lima potong roti, ya sudah. Anda merdeka berpandangan seperti itu.
Quote
Karunia roh setiap orang memang berbeda tetapi semua orang percaya adalah anak anak Allah tanpa perbedaan.
Oo.. Anda mengerti juga ada perbedaan karunia Roh? Sudahkah Anda merenung?
Quote
Didalam gereja anda kalau ada orang yang menolak ajaran resmi gereja seperti Martin Luther langsung di ekskomunikasi dan dianathema oleh gereja.
Kepada orang seperti itu, diberi hak membela diri dan pemikirannya. Jika menentang Gereja, artinya bahwa orang itu tidak lagi sebagai anggota Gereja. Seperti Yudas Iskariot, bukan lagi bagian dari murid Kristus, meskipun sebelumnya dia menjabat sebagai bendahara tim 13. Ngomong-ngomong, apakah kumpulan Anda mengenal dan menggunakan istilah BANNED?
Quote
Itulah bedanya dengan jemaat gereja awal seperti di Berea yang Sola Scripturalist dimana seorang Rasul yang otoritasnya jauh lebih tinggi dari apa yang dikenal sekarang sebagai Paus,Kardinal,Uskup dll tetap harus diuji kebenaran ajarannya,karena semua manusia harus tunduk kepada otoritas kebenaran Alkitab
Hehheehheee... apakah saat itu scriptura sudah dipakai oleh mereka?
Quote
Justru keselamatan itu adalah sekarang bukan kelak dan jabatan imamat rajani itu jelas dikatakan sekarang bukan kelak karena kelak di Surga tidak perlu ada jabatan imam lagi.
Ya sudah. Jika Anda memahami keselamatan itu sudah Anda peroleh sekarang, dan itu tidak akan pernah lepas dari Anda, Puji Jesus, semoga Anda betul.
Quote
Fungsi keperantaraan keselamatan melalui pemberitaan Injil itu justru diperlukan didalam dunia bukan di Surga.
Meski amanat untuk mengajar segala sesuatu yang telah diperbuat Jesus Kristus diberikan kepada para muridNya, amanat itu tidak diberikan kepada seluruh pengikutNya ketika itu. Ah, itu mungkin sulit Anda mengerti.

Begini.
Jesus Kristus pernah memberi amanat mengajar kepada muridNya, bukan? Wajarnya Anda jawab, pernah.
Ketika amanat mengajar itu diberikan, sudah adakah pengikut Jesus Kristus selain ke-11 orang itu? Wajarnya Anda jawab, sudah.
Apakah amanat mengajar diberikan kepada orang selain yang 11 itu? Menurut scriptura, seharusnya Anda jawab Tidak. Bahwa amanat mengajar hanya diberikan kepada ke-11 murid.
Pertanyaannya sekarang, apakah wewenang mengajar ke-11 murid itu sama dengan wewenang mengajar orang selain ke-11 murid? Tidak perlu Anda jawab. Renungkan saja.
Quote
Yang tidak sama hanyalah karunia rohani dan talenta tetapi fungsi imamat sama bagi setiap orang percaya tanpa ada pengkastaan seperti konsep anda itu.
Anda bebas dan merdeka kalau Pendeta Anda samakan dengan tetangga Anda yang berprofesi sebagai sopir angkot.
Quote
Tidak ada jaminan sama sekali jabatan gereja semakin tinggi berarti semakin sempurna pemahamannya akan kebenaran Alkitab karena itu merupakan suatu kesombongan rohani belaka tidak sesuai dengan ajaran Yesus bahwa semakin merendah semakin berharga dimata Tuhan.
Pentahbisan seorang pejabat Gereja di Katolik, diimani disertai campur tanga Roh Kudus. Jangankan untuk imam, sebagai panitia suatu kegiatan juga diimani sebagai campur tangan Roh Kudus. Jadi, karunia Roh yang bekerja pada seorang anggota panitia natal misalnya, dipandang tidak sama dengan karunia Roh yang bekerja pada seorang awam. Bila di kumpulan Anda memandang itu sama saja, Anda merdeka memandang seperti itu.
Quote
Yesus hanya memanggil sebagian besar murid murid-Nya orang yang sangat sederhana bukan ahli teologia atau yang berakademi tinggi.
Anda betul dalam hal itu. Katolik tidak memungkiri bahwa pendidikan teologi yang diperoleh seseorang sangat berpengaruh dalam pelayanannya. Karena itu, maka bagi Katolik, seseorang tidak ujug-ujug dapat menjabat sebagai bruder atau pastor. Tetap saja setiap orang mempunyai hak menjadi murid Kristus, tetapi tidak semua orang mendapat wewenang mengajar.
Quote
Alkitab mengajarkan semua orang kristen juga menerima urapan dari Roh Kudus sebagai imam yang rajani bukan hanya imam yang ditahbiskan saja.
Itu tidak masalah bagi saya. Renungkan saja.
Quote
Tidak ada sama sekali prinsip magisterium digereja Protestan malah prinsip Sola yang bertaburan didalam gereja anda.
Hmmmhhh... Anda memperlihatkan kekonyolan Anda dengan memposting hal yang tidak Anda mengerti.
Quote
Mau protes juga silahkan.
Saya sudah bertobat jadi protestan. Baptisan yang saya terima memang masih pada saat orang tua saya termasuk di kumpulan protestan.
Quote
Setahu saya :
•   Hanya Paus lah yang dianggap sebagai Vicar of Christ
•   Hanya Pauslah yang dianggap sebagai Holy Father
•   Hanya Pauslah dianggap Infalible
•   Hanya Paus yang disebut sbg Pontimex Maximus
•   Hanya Paus yang dianggap sebagai Kepala Negara/Gereja di Vatican
•   Hanya Paus yang dianggap sebagai Tuhan didunia ini
•   Hanya paus yang dianggap infallible kalau berbicara ex-cathedra
Konfirmasi lebih dahulu pengetahuan Anda itu, agar Anda tidak menyimpulkan sesuatu dari yang tidak Anda pahami.
Quote
Jadi konsep Sola Pope itu memang bisa juga dipakai digereja anda.
Jika Anda ingin membentuk kosa kata yang berbeda dari kosa kata yang diketahui secara umum, Anda merdeka.
Quote
Seperti yang sudah saya jawab dan ditanyakan secara berputar putar oleh anda bahwa yang komprehensif itu hanyalah Firman Tuhan.
Ya sudah. Entah di trit mana, males nyari, seingat saya Anda pernah menyatakan bahwa Anda mengerti rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca scriptura. Jika sekarang tidak lagi, setelah Anda merenung, baiklah. Perbanyak merenung.
Quote
Memanipulasi komentar bukanlah cara berdiskusi yang baik,apalagi sebagai Global Moderator yang ternyata memberikan contoh berdiskusi yang buruk.
Saya curiga, Anda tidak mengerti apa yang Anda post.
Quote
Kalau ada pemahaman Alkitab saya menurut anda keliru mari kita berdiskusi disini !
Yang kita lakukan selama ini, apa? Meski perasaan muak dan mual sering menggerogoti saya, itu saya kesampingkan setelah mengetahui tingkat pendidikan formal Anda. Saya berupaya mengatur kadar berbahasa yang dapat Anda tangkap dengan benar. Jika itu juga tidak tertangkap oleh Anda, ya sudah. Memang talenta bagi tiap orang berbeda-beda.
Quote
Silahkan,saya tunggu !
Sebagai bahan bacaan, Anda bisa baca-baca di http://forumimankristen.com/index.php/topic,110.msg1439.html#msg1439 dan http://forumimankristen.com/index.php/topic,97.msg1077.html#msg1077
Quote
Sebelumnya baca ini :
Matthew 16:18  "...you are Peter (πέτρος, petros) and upon this rock (πέτρα, petra) I will build My church..."
Setelah saya baca, lantas kenapa?
Quote
Tugas gembala adalah bagi banyak orang seperti ajaran Alkitab :
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus. Efesus 4:11-12
Jika itu Anda baca lepas dari perikopnya, Kesatuan jemaat dan karunia yang berbeda-beda, ada kemungkinan ANda akan salah tafsir.
Quote
Jabatan Rasul dan Nabi sudah tidak ada lagi sekarang,dan jabatan gembala tidak disebutkan hanya berlaku bagi Petrus tetapi bersifat jamak.
Dan perintah menggembalakan secara khusus hanya diberikan kepada Petrus, "Gembalakanlah domba-dombaKu," kata Jesus Kristus. Itu tertulis di scriptura loh. Jangan Anda abaikan.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 01, 2013, 02:33:39 PM
Gereja yang disertai Yesus hanyalah gereja yang memegang kebenaran Alkitab bukan menambah nambah ajaran Alkitab dengan segala macam tradisi buatan manusia dengan melanggar perintah Tuhan.
Hehheehheee... sejak didirikan, Gereja itu berjiarah sampai sekarang, semakin hari semakin besar, dan banyak memberikan kedamaian, ketenangan, keteduhan, meskipun pernah jatuh. Sementara itu, banyak kumpulan yang merasa lebih benar, tumbuh, dan ingin mengangkangi Gereja yang didirikan Jesus Kristus sendiri, dengan mengaku lebih mengenal Jesus Kristus, padahal baru lahir di ribuan tahun setelah Masehi. Tidakkah ingin merenung?
Quote
Demikian juga sudah ribuan tahun banyak gereja sudah melawan perintah Tuhan agar jangan menambah nambah ajaran yang melawan apa yang sudah tertulis didalam Alkitab.
"Aku menyertai sampai akhir jaman", kata Jesus Kristus, dan tidak terbantahkan.
Quote
Demikian juga sudah ribuan tahun banyak gereja yang selalu mengutamakan tradisi melawan kebenaran Alkitab seperti peringatan Yesus :
Matius  15:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Mengapa kamu pun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?
Matius  15:6 orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.
Dan Gereja yang didirikan oleh Jesus Kristus itu, selalu memberikan damai, kesejukan, ketenangan, konsisten baik, gitu.
Quote
Gereja yang bertumbuh didalam pertumbuhan yang benar hanya gereja yang taat memegang teguh apa yang sudah diajarkan didalam Alkitab bukan menambah nambah ajaran Alkitab dengan segala macam tradisi hasil rekayasa manusia.
Mayoritas tidak otomatis mewakili kebenaran karena Tuhan berkata ‘banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih’.
Posting Anda yang ini sangat tepat. Gereja yang bertumbuh didalam pertumbuhan yang benar hanya gereja yang taat memegang teguh apa yang sudah diajarkan oleh Jesus Kristus, secara tertulis didalam Alkitab dan yang belum tertulis akan diilhamkan oleh Roh Kudus dalam penyertaan Jesus Kristus sampai akhir jaman,. Ajaran Alkitab tidak ditambah, tidak dikurang, segala yang perlu diperjelas, Roh Kudus akan menjelaskan kemudian, seperti dijanjikan oleh Jesus Kristus sebelum kenaikanNya ke sorga.
Quote
Kalau ada yang salah mengenai kritikan saya kepada ajaran Katolik silahkan dibantah saja secara fokus sebagaimana saya membantah kritikan kepada ajaran Protestan.
Katolik itu bukan Protestan. Katolik hanya menyampaikan yang perlu disampaikan.
Quote
Semoga Tuhan juga mencerahkan pikiran anda agar taat kepada apa yang diajarkan Alkitab.
Amin, dan yang diilhamkan bukan melalui Alkitab, melalui ajaran para Bapa Gereja.
Quote
Shalom
Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 01, 2013, 03:50:28 PM
Dimana buktinya ada wahyu Allah yang belum ditulis Husada ???
Tuhan Jesus sendiri pernah bilang, "Sekalipun Aku mengatakannya kepada kamu, namun kamu tidak akan percaya"; kalimat itu saja saya pakai menjawabmu solideogloria. Roh Protes sudah menyelubungimu.
Quote
Apa kamu pikir semua tradisi tambahan ajaran gerejamu itu adalah wahyu Allah yang kececeran ?
Tenangkan batinmu. Selidiki lebih dahulu. Tanyakan hatimu. Merenunglah semasih punya waktu. Hasut batinmu untuk kebaikan, jangan hasut batinmu untuk protes tanpa menyelidik.
Quote
Kamu belum jawab pertanyaan saya bahwa mana bukti adanya salinan naskah asli dari tradisi suci yang kelupaan tidak termasuk didalam Alkitab ???
solideogloria yang entah bagaimana, yang namanya Tradisi itu tidak tertulis. Namun, di perjalanan waktu manusia, Roh Kudus menjelaskannya, maka itu ditulis. Kemampuan intelektualitasmu menurut dugaan saya sangat mampu memahami bahwa Tradisi tidak ditulis.
Quote
Bukan saya yang mengatakannya,karena anda menanyakannya maka bisa saya kutip sbb :
Some Roman Catholic Heresies and Inventions, and the Dates of their Adoption:
•   Prayers for the dead; about 300
...Sumber : http://forums.catholic.com/showthread.php?t=566469
ini sudah sangat baik dibahas di trit tersendiri. Namun sebelumnya, sudahkan engkau uji itu semua? Kristen diajar untuk menguji bukan? Ambil saja butir pertama •   Prayers for the dead; about 300. Apakah solideogloria menerima begitu saja? Sudahkah solideogloria mengujinya bahwa fakta itu memang demikian? Jika saya ganti angka 300 itu menjadi -300, apakah Anda percaya?
Quote
Bisakah anda menyangkal data historis tsb ?
Saya tidak perlu menyangkalnya. Mau tahun 300, atau tahun -300, tidak masalah bagi saya. Saya percaya, meskipun Tuhan tidak selalu mengabulkan permohonan saya, tetapi Tuhan menjaga saya dari Roh Pembangkang, Roh Protes.
Quote
Jadi maksud anda semua yang tidak tertulis itu sudah ditulis oleh gereja anda didalam contoh puluhan tambahan tradisi gereja anda yang saya kutip diatas ?
Eh, kalau solideogloria menangkap seperti itu, kayaknya perlu saya luruskan. Bukansemua yang tidak tertulis itu sudah ditulis oleh Gereja. Tetapi, Jesus Kristus sudah menjanjikan bahwa Gereja yang didirkanNya akan disertai sampai akhir jaman. Apakah kumpulanmu yang engkau bilang lahir abad pertengahan bisa ujug-ujug tampil sebagai kumpulan yang disertai? Dan Gereja yang didirikan Tuhan Jesus Kristus itu bisa raib di perjalanan waktu? Kalau terjadi keraiban, janji Jesus Kristus tentang menemani sampai akhir jaman, tidak benar dong? Apa memang begitu?
Quote
Atau menurut anda Alkitab itu tidak lengkap melainkan boleh ditambah tambah terus sesuai penafsiran anda atas ayat tsb ?
Hehheehheee... solideogloria memamerkan kekonyolannya lagi. Kapan saya katakan bahwa Alkitab tidak lengkap? Tidak ada yang menambah Alkitab. Kalo yang mengurangi Alkitab, ada.

Yang saya bilang, sesuai dengan ayat scriptura ialah Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Ayat ini menjelaskan kepada pemahaman saya yang tidak seberapa ini, bahwa Alkitab belum memuat seluruh apa yang diperbuat oleh Jesus Kristus. Nangkep?
solideogloria pernah mengutip Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Ayat itu menjelaskan kepada pemahaman saya bahwa ilham Allah bukan hanya yang tertulis, ada yang tidak tertulis. Atau bagaimana menurut pemahaman solideogloria sang Protestan?

Nah, dari itu, bahwa belum semua yang dilakukan oleh Jesus Kristus dituliskan, dan ilham Allah bukan hanya yang tertulis, lalu apa keberatanmu kalau saya percaya bahwa Roh Kudus mengilhamkan segala yang perlu diilhamkan kepada kelompok yang dijanjikan akan disertai oleh Jesus Kristus sampai akhir jaman? Dan ingat, bahwa yang diilhamkan kemudian itu, TIDAK DITAMBAHKAN KE Alkitab. Jika engkau tidak mempercayai apa yang tertulis di Alkitab yang saya kutip itu, lhah... itu urusanmu. Sola Scripturist macam apa engkau? Yang tertulis di scriptura tidak engkau percaya?
Quote
Dan tidak ada ajaran semua Rasul maupun perintah Tuhan Yesus seperti daftar tradisi buatan gereja seperti yang saya kutip diatas.
Walau sebelum naik ke sorga, Tuhan Jesus Kristus sudah mendirikan jemaat yang akan disertainya sampai akhir jaman, seorang protestan sepertimu kayaknya tidak akan percaya.

Hehheehheee... saya jadi ingat ayat ini, Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati. Saya revisi sedikit, kata Husada kepadanya: Jika solideogloria tidak memperhatikan postingan partisipan FIK, solideogloria tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh ayat Alkitab. :afro: :grining:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 01, 2013, 08:10:04 PM
Jadi kesimpulannya apa nih...

kayaknya yang baru dikumpulkan adalah perbedaan katolik dan protestan hingga 2 belah pihak memutuskan untuk berpisah...= perpisahan jemaat.

Selanjutnya sesama protestan juga memutuskan saling memisahkan diri...

nah apa sebabnya yah... :D

apa karena denom yang baru merasa lebih sola scriptura dari denom yang lama atau bagaimana...

terus ada nggak keinginan untuk bersatu kembali...buat sesama denom sola scriptura atau merasa yah ini yang terbaik...

silahkan   :)

Kesimpulannya adalah bahwa perbedaan yg di maksud Paulus adalah : Ngga masalah mau ikut ortodox atau roma,.. yg penting masih ajaran katolik.

Itu maksud Paulus di dalam ayat yg di tanyakan oleh TS di halaman awal. :afro:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 02, 2013, 07:13:38 AM
Lahir di abad pertengahan, ujug-ujug mengklaim diri lebih tahu tentang Jesus Kristus daripada kumpulan yang mewariskan turun temurun segala yang diamanatkan Jesus Kristus.

Gereja mula mula bukan gereja Roma Katolik  melainkan gereja yang pusatnya di Yerusalem dibawah pimpinan Yakobus.

Yang diwariskan oleh Gereja Roma Katolik di Vatican sekarang adalah sinkretisme agama warisan dari Kaisar Constantine yang sebelumnya beragama paganisme Roma.


Quote
Quote
Kalau demikian boleh dong mengkritik ajaran gereja Katolik diforum ini,bukan hanya ajaran gereja Protestan doang yang boleh dikritik ?
Apakah Anda belum melakukan?

Sudah saya lakukan sebagaimana Katolik juga melakukannya kepada ajaran Protestan,tetapi sebagai seorang Moderator anda belum menjawab fokus apa yang saya tanyakan mengenai policy yang ada di forum ini.


Quote
Quote
Jelaskan dong yang mana yang anda tidak pahami,jangan hanya komentar doang !
Selaku orang yang menyelesaiakan S1, idealnya, intelektualitas Anda akan menghindarkan Anda dari menyajikan sesuatu yang Anda tidak mengerti.

Lagi lagi komentar yang tidak fokus dari seorang yang katanya Global Moderator !

Yang mana tuduhan sumbang anda yang mengatakan saya tidak mengerti itu ?


Quote
Quote
Magisterium jabatan anggotanya adalah para Uskup (Bishop) dan Kardinal tetapi jabatan Paus hanya satu yang membawahi semua Uskup/Kardinal sedunia.
Sebelum ini, dengan Anda katakan magisterium adalah Paus dan para uskup, saya pikir Anda telah mengerti apa itu magisterium, karena personil-personil dari magisterium sering sekali adalah mereka, ternyata saya salah tentang kepemahaman Anda mengenai magisterium. Magisterium ialah wewenang mengajar yang dimiliki Gereja.

Magisterium adalah suatu bagian dari organisasi (dewan) bukan hanya sekedar “wewenang mengajar”,ternyata intelektual anda masih perlu dipertanyakan.

'Unit' suatu organisasi dan 'fungsi' itu adalah hal yang berbeda.

Wewenang mengajar itu hanya salah satu fungsinya dan masih ada fungsi lainnya.


Quote
Quote
Hanya Paus setahu saya yang boleh mengesahkan suatu ajaran yang diusulkan para Uskup didalam suatu konsili.
Kalau Anda tidak tahu, silahkan bertanya, jangan sok tahu.

Kalau tidak bisa bantah ya ngaku saja secara jujur !


Quote
Quote
Koreksi kalau saya salah.
Anda protestan, bukan?

Jawaban tidak nyambung alias pepesan kosong!


Quote
Quote
Kalau anda membaca website yang saya berikan jelas begitu banyaknya ajaran tambahan didalam tradisi gereja anda yang sama sekali tidak ada dasar alkitabiahnya.
Anda merdeka hendak mempercayai itu. Jika Anda mau membahasnya, silahkan bertanya. Jika website itu sudah mencukupi untuk Anda, gunakan kemerdekaan Anda.


Tidak sanggup menyanggah juga semua bukti tradisi yang sudah menyimpang itu !


Quote
Quote
Itu adalah fakta sejarah penambahan tradisi ajaran gereja anda yang tidak mungkin anda sangkal faktanya.
Fakta? Sajikan dokumen pendukungnya dong. Anda sudah belajar akuntansi, yang mengenal dokumen sumber. Sajikan.

Sudah saya berikan sumbernya tetapi hanya komentar kosong doang yang kamu bisa berikan !


Quote
Quote
Tetapi bagi gereja anda itu tidak menjadi masalah karena memang Magisterium khususnya jabatan Paus bisa berkuasa seperti Allah dan boleh membuat ajaran baru yang dianggap tanpa salah walaupun bertentangan dengan kebenaran Alkitab.
Kembali Anda menunjukkan kekonyolan Anda, dimana Anda memaksakan diri menarik simpulan dari pemahaman Anda yang salah.

Memang Paus anda menganggap dirinya sebagai Tuhan didunia ini !

Itu adalah fakta !


Quote
Quote
Kompeten atau tidak bukan tergantung kepada manusianya tetapi kepada materi yang dikotbahkan atau diajarkan seperti contoh jemaat di Berea pada gereja awal yang menguji ajaran Paulus walau dia seorang Rasul.
Ooo... lakukan itu. Sambil, merenung lebih khusyuk.


Sudah saya beberkan semua tradisi yang menyimpang dari gereja anda tetapi nihil sanggahan.


Quote
Quote
Jadi jelas Alkitab lebih berotoritas ketimbang Rasul.
Periksa lagi pemahaman Anda. Alkitab adalah tulisan tentang Kasih Tuhan kepada manusia. Namanya tulisan, tidak berotoritas apa-apa.

Firman Allah itu hidup dan berkuasa !


Quote
Quote
Ini berbeda jauh dengan gereja anda yang menganggap Magisterium + Paus dan tradisi lebih tinggi dari Alkitab dengan bukti bahwa tradisi yang melanggar kebenaran Alkitabpun wajib dipercaya oleh umatnya.
Semakin sering Anda ini menyimpulkan sesuatu dari yang tidak Anda pahami. Sekali lagi, silahkan bertanya, jangan menyimpulkan. Merenunglah.


Sudah saya persoalkan berkali kali dengan bukti yang saya kutip tetapi memang kamu tidak sanggup menyanggah melainkan komentar kosong doang.


Quote
Quote
Didalam gereja Protestan yang Sola Scriptura maka kita percaya akan pimpinan Roh Kudus yang mengiluminasikan kebenaran Alkitab bagi setiap orang percaya sehingga penafsiran tidak bersifat indoktrinasi melainkan semua orang percaya wajib menguji kebenaran ajaran orang lain termasuk diri sendiri,seperti perintah Tuhan sendiri.
Hmmhh... proteslah apa yang ingin Anda protes. Gunakan segala sumberdaya yang Anda punya. Jangan berkhianat kepada nurani Anda.

Lagi lagi komentar tidak nyambung alias pepesan kosong !

Mana sanggahanmu kok yang ada hanya suara sumbang yang tidak fokus ?


Quote
Quote
1 Tes.1:5 Sebab Injil yang kami beritakan bukan disampaikan kepada kamu dengan kata-kata saja, tetapi juga dengan kekuatan oleh Roh Kudus dan dengan suatu kepastian yang kokoh. Memang kamu tahu, bagaimana kami bekerja di antara kamu oleh karena kamu.
Bagian mana dari ayat ini yang ingin Anda sampaikan? Saya kira, tidak ada hal yang ingin saya komentari dengan ayat ini.


Renungkan lagi,karena ayat itu jelas menyatakan pimpinan Roh Kudus didalam mencerahkan orang percaya supaya memahami makna Injil.

Jadi jangan menggantikan peranan Roh Kudus dengan magisterium yang hanya manusia rentan dosa dan kesalahan itu.


Quote
Quote
I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.[/color]
Ayat ini juga, tidak ada sesuatu yang ingin saya komentari. Renungkanlah.
Quote
Shalom
Damai sertamu.

Makanya taatlah kepada perintah Rasul agar menguji semua tradisi gereja apakah sudah menyimpang dari ajaran Alkitab,agar damai yang ada bukan hanya kepalsuan.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 02, 2013, 07:28:09 AM
Jika Anda memandang sama antara murid Jesus Kristus dengan 5.000 orang yang diberi makan hanya dengan 2ekor ikan dan lima potong roti, ya sudah. Anda merdeka berpandangan seperti itu.


Murid Kristus yang Rasul tentunya berbeda dengan orang percaya biasa karena mereka memiliki jabatan khusus sebagai Rasul.


Quote
Quote
Karunia roh setiap orang memang berbeda tetapi semua orang percaya adalah anak anak Allah tanpa perbedaan.
Oo.. Anda mengerti juga ada perbedaan karunia Roh? Sudahkah Anda merenung?

Komentar kosong lagi tanpa argumentasi alias pepesan kosong !


Quote
Quote
Didalam gereja anda kalau ada orang yang menolak ajaran resmi gereja seperti Martin Luther langsung di ekskomunikasi dan dianathema oleh gereja.
Kepada orang seperti itu, diberi hak membela diri dan pemikirannya. Jika menentang Gereja, artinya bahwa orang itu tidak lagi sebagai anggota Gereja. Seperti Yudas Iskariot, bukan lagi bagian dari murid Kristus, meskipun sebelumnya dia menjabat sebagai bendahara tim 13. Ngomong-ngomong, apakah kumpulan Anda mengenal dan menggunakan istilah BANNED?


Martin Luther malah berusaha membawa ajaran gereja kembali kepada Alkitab dan mengoreksi ajaran gereja Katolik yang sudah menyimpang itu.

Seharusnya gereja Katolik malah sadar akan kesalahan yang sudah dibuatnya sepanjang abad.

Saya tidak tahu apa konteks anda dengan istilah banned itu didalam gereja ?


Quote
Quote
Itulah bedanya dengan jemaat gereja awal seperti di Berea yang Sola Scripturalist dimana seorang Rasul yang otoritasnya jauh lebih tinggi dari apa yang dikenal sekarang sebagai Paus,Kardinal,Uskup dll tetap harus diuji kebenaran ajarannya,karena semua manusia harus tunduk kepada otoritas kebenaran Alkitab
Hehheehheee... apakah saat itu scriptura sudah dipakai oleh mereka?

Sudah tentu dong emangnya Alkitab itu hanya PB saja ?


Quote
Quote
Justru keselamatan itu adalah sekarang bukan kelak dan jabatan imamat rajani itu jelas dikatakan sekarang bukan kelak karena kelak di Surga tidak perlu ada jabatan imam lagi.
Ya sudah. Jika Anda memahami keselamatan itu sudah Anda peroleh sekarang, dan itu tidak akan pernah lepas dari Anda, Puji Jesus, semoga Anda betul.


Tentulah betul karena Alkitab mengajarkan demikian !


Quote
Quote
Fungsi keperantaraan keselamatan melalui pemberitaan Injil itu justru diperlukan didalam dunia bukan di Surga.
Meski amanat untuk mengajar segala sesuatu yang telah diperbuat Jesus Kristus diberikan kepada para muridNya, amanat itu tidak diberikan kepada seluruh pengikutNya ketika itu. Ah, itu mungkin sulit Anda mengerti.

Amanat Agung Tuhan Yesus berlaku bagi semua orang percaya !

Jadi jangan merubah rubah makna Alkitab lagi.


Quote
Begini.
Jesus Kristus pernah memberi amanat mengajar kepada muridNya, bukan? Wajarnya Anda jawab, pernah.
Ketika amanat mengajar itu diberikan, sudah adakah pengikut Jesus Kristus selain ke-11 orang itu? Wajarnya Anda jawab, sudah.
Apakah amanat mengajar diberikan kepada orang selain yang 11 itu? Menurut scriptura, seharusnya Anda jawab Tidak. Bahwa amanat mengajar hanya diberikan kepada ke-11 murid.
Pertanyaannya sekarang, apakah wewenang mengajar ke-11 murid itu sama dengan wewenang mengajar orang selain ke-11 murid? Tidak perlu Anda jawab. Renungkan saja.


Wewenang mengajar setelah Rasul tidak ada lagi akan diteruskan oleh mereka yang menjabat sebagai Gembala,Guru Injil (Pengajar) dan Penatua,karena memang demikianlah jabatan gerejawi sudah dirumuskan oleh Rasul.


Quote
Quote
Yang tidak sama hanyalah karunia rohani dan talenta tetapi fungsi imamat sama bagi setiap orang percaya tanpa ada pengkastaan seperti konsep anda itu.
Anda bebas dan merdeka kalau Pendeta Anda samakan dengan tetangga Anda yang berprofesi sebagai sopir angkot.


Siapapun dia sebagai orang yang sudah selamat tetap merupakan imam bagi siapapun karena Amanat Agung Tuhan Yesus.

Bersandar hanya kepada manusia seperti andalah yang dikutuk oleh Tuhan.


Quote
Quote
Tidak ada jaminan sama sekali jabatan gereja semakin tinggi berarti semakin sempurna pemahamannya akan kebenaran Alkitab karena itu merupakan suatu kesombongan rohani belaka tidak sesuai dengan ajaran Yesus bahwa semakin merendah semakin berharga dimata Tuhan.
Pentahbisan seorang pejabat Gereja di Katolik, diimani disertai campur tanga Roh Kudus. Jangankan untuk imam, sebagai panitia suatu kegiatan juga diimani sebagai campur tangan Roh Kudus. Jadi, karunia Roh yang bekerja pada seorang anggota panitia natal misalnya, dipandang tidak sama dengan karunia Roh yang bekerja pada seorang awam. Bila di kumpulan Anda memandang itu sama saja, Anda merdeka memandang seperti itu.


Kalau Roh Kudus yang bekerja mengapa terjadi segala macam tradisi yang sudah menyimpang dari Alkitab sampai Martin Luther yang Imam Katolik itu bisa protes ???


Quote
Quote
Yesus hanya memanggil sebagian besar murid murid-Nya orang yang sangat sederhana bukan ahli teologia atau yang berakademi tinggi.
Anda betul dalam hal itu. Katolik tidak memungkiri bahwa pendidikan teologi yang diperoleh seseorang sangat berpengaruh dalam pelayanannya. Karena itu, maka bagi Katolik, seseorang tidak ujug-ujug dapat menjabat sebagai bruder atau pastor. Tetap saja setiap orang mempunyai hak menjadi murid Kristus, tetapi tidak semua orang mendapat wewenang mengajar.


Jabatan gerejawi memang perlu pendidikan tetapi menginjili adalah tugas setiap orang kristen yang sudah beriman percaya berdasarkan Amanat Agung Tuhan Yesus.


Quote
Quote
Alkitab mengajarkan semua orang kristen juga menerima urapan dari Roh Kudus sebagai imam yang rajani bukan hanya imam yang ditahbiskan saja.
Itu tidak masalah bagi saya. Renungkan saja.

Itulah hasil renungan saya.


Quote
Quote
Tidak ada sama sekali prinsip magisterium digereja Protestan malah prinsip Sola yang bertaburan didalam gereja anda.
Hmmmhhh... Anda memperlihatkan kekonyolan Anda dengan memposting hal yang tidak Anda mengerti.


Anda yang konyol memaksakan prinsip magisterium Katolik yang bertentangan dengan ajaran Alkitab kepada gereja Protestan.


Quote
Quote
Mau protes juga silahkan.
Saya sudah bertobat jadi protestan. Baptisan yang saya terima memang masih pada saat orang tua saya termasuk di kumpulan protestan.

Saya juga tidak bisa menerima semua tradisi gereja Katolik yang sudah menyimpang dari prinsip kebenaran Alkitab.

Quote
Quote
Setahu saya :
•   Hanya Paus lah yang dianggap sebagai Vicar of Christ
•   Hanya Pauslah yang dianggap sebagai Holy Father
•   Hanya Pauslah dianggap Infalible
•   Hanya Paus yang disebut sbg Pontimex Maximus
•   Hanya Paus yang dianggap sebagai Kepala Negara/Gereja di Vatican
•   Hanya Paus yang dianggap sebagai Tuhan didunia ini
•   Hanya paus yang dianggap infallible kalau berbicara ex-cathedra
Konfirmasi lebih dahulu pengetahuan Anda itu, agar Anda tidak menyimpulkan sesuatu dari yang tidak Anda pahami.


Silahkan dibantah saya kalau memang anda mamahami ajaran gereja anda sendiri.

Ini kan forum diskusi.


Quote
Quote
Jadi konsep Sola Pope itu memang bisa juga dipakai digereja anda.
Jika Anda ingin membentuk kosa kata yang berbeda dari kosa kata yang diketahui secara umum, Anda merdeka.

Jadi memang istilah Sola Pope itu tidak keliru dong ?


Bersambung.....




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 02, 2013, 07:28:23 AM
Sambungan.....



Quote
Quote
Seperti yang sudah saya jawab dan ditanyakan secara berputar putar oleh anda bahwa yang komprehensif itu hanyalah Firman Tuhan.
Ya sudah. Entah di trit mana, males nyari, seingat saya Anda pernah menyatakan bahwa Anda mengerti rencana Allah secara komprehensif hanya dengan membaca scriptura. Jika sekarang tidak lagi, setelah Anda merenung, baiklah. Perbanyak merenung.


Jangan sembarangan melempar tuduhan tanpa bukti dong !


Quote
Quote
Memanipulasi komentar bukanlah cara berdiskusi yang baik,apalagi sebagai Global Moderator yang ternyata memberikan contoh berdiskusi yang buruk.
Saya curiga, Anda tidak mengerti apa yang Anda post.


Silahkan tunjukkan mana yang menurut anda saya tidak mengerti,jangan bisanya nuduh doang.


Quote
Quote
Kalau ada pemahaman Alkitab saya menurut anda keliru mari kita berdiskusi disini !
Yang kita lakukan selama ini, apa? Meski perasaan muak dan mual sering menggerogoti saya, itu saya kesampingkan setelah mengetahui tingkat pendidikan formal Anda. Saya berupaya mengatur kadar berbahasa yang dapat Anda tangkap dengan benar. Jika itu juga tidak tertangkap oleh Anda, ya sudah. Memang talenta bagi tiap orang berbeda-beda.


Apa yang saya baca dari komentar komentar anda lebih banyak cuman ocehan dan tuduhan kosong melulu bukannya argumentasi melawan argumentasi.


Quote
Quote
Silahkan,saya tunggu !
Sebagai bahan bacaan, Anda bisa baca-baca di http://forumimankristen.com/index.php/topic,110.msg1439.html#msg1439 dan http://forumimankristen.com/index.php/topic,97.msg1077.html#msg1077

Itu bukan berdiskusi namanya kalau cuman nunjuk referensi doang.

Silahkan dibantah dong komentar saya secara fokus kalau memang merasa dirimu benar.


Quote
Quote
Sebelumnya baca ini :
Matthew 16:18  "...you are Peter (πέτρος, petros) and upon this rock (πέτρα, petra) I will build My church..."
Setelah saya baca, lantas kenapa?


Lho,masak nggak nangkep bahwa pemahamanmu mengenai Petrus sebagai batukarang gereja itu sudah keliru ?


Quote
Quote
Tugas gembala adalah bagi banyak orang seperti ajaran Alkitab :
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus. Efesus 4:11-12
Jika itu Anda baca lepas dari perikopnya, Kesatuan jemaat dan karunia yang berbeda-beda, ada kemungkinan ANda akan salah tafsir.

Itulah semua jabatan gerejawi yang dirumuskan oleh para Rasul.

Tetapi penginjilan adalah tugas semua orang percaya.


Quote
Quote
Jabatan Rasul dan Nabi sudah tidak ada lagi sekarang,dan jabatan gembala tidak disebutkan hanya berlaku bagi Petrus tetapi bersifat jamak.
Dan perintah menggembalakan secara khusus hanya diberikan kepada Petrus, "Gembalakanlah domba-dombaKu," kata Jesus Kristus. Itu tertulis di scriptura loh. Jangan Anda abaikan.

Ayat yang saya kutip juga mengatakan bahwa bukan Petrus saja yang ditugasi menggembalakan jemaat,karena jabatan gembala itu bukan tunggal tetapi banyak.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 02, 2013, 07:35:16 AM
Hehheehheee... sejak didirikan, Gereja itu berjiarah sampai sekarang, semakin hari semakin besar, dan banyak memberikan kedamaian, ketenangan, keteduhan, meskipun pernah jatuh. Sementara itu, banyak kumpulan yang merasa lebih benar, tumbuh, dan ingin mengangkangi Gereja yang didirikan Jesus Kristus sendiri, dengan mengaku lebih mengenal Jesus Kristus, padahal baru lahir di ribuan tahun setelah Masehi. Tidakkah ingin merenung?


Saya tidak sedang membicarakan kwantitas orangnya tetapi kwalitas ajaran gerejanya yang sudah menyimpang jauh dari kebenaran Alkitab.

Kwantitas tidak menjamin kebenaran karena Allah mengatakan banyak yang dipanggil tetapi hanya sedikit yang terpilih.

Matius 7:13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;


Quote
Quote
Demikian juga sudah ribuan tahun banyak gereja sudah melawan perintah Tuhan agar jangan menambah nambah ajaran yang melawan apa yang sudah tertulis didalam Alkitab.
"Aku menyertai sampai akhir jaman", kata Jesus Kristus, dan tidak terbantahkan.

Yang disertai hanyalah mereka yang memegang teguh ajaran Yesus bukan yang mengkhianati ajaran-Nya.


Quote
Quote
Demikian juga sudah ribuan tahun banyak gereja yang selalu mengutamakan tradisi melawan kebenaran Alkitab seperti peringatan Yesus :
Matius  15:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: "Mengapa kamu pun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?
Matius  15:6 orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.
Dan Gereja yang didirikan oleh Jesus Kristus itu, selalu memberikan damai, kesejukan, ketenangan, konsisten baik, gitu.


Kedamaian yang sejati hanya terdapat didalam gereja yang memegang teguh kebenaran ajaran Alkitab.

Diluar itu hanya ada kedamaian palsu.


Quote
Quote
Gereja yang bertumbuh didalam pertumbuhan yang benar hanya gereja yang taat memegang teguh apa yang sudah diajarkan didalam Alkitab bukan menambah nambah ajaran Alkitab dengan segala macam tradisi hasil rekayasa manusia.
Mayoritas tidak otomatis mewakili kebenaran karena Tuhan berkata ‘banyak yang dipanggil tetapi sedikit yang dipilih’.
Posting Anda yang ini sangat tepat. Gereja yang bertumbuh didalam pertumbuhan yang benar hanya gereja yang taat memegang teguh apa yang sudah diajarkan oleh Jesus Kristus, secara tertulis didalam Alkitab dan yang belum tertulis akan diilhamkan oleh Roh Kudus dalam penyertaan Jesus Kristus sampai akhir jaman,. Ajaran Alkitab tidak ditambah, tidak dikurang, segala yang perlu diperjelas, Roh Kudus akan menjelaskan kemudian, seperti dijanjikan oleh Jesus Kristus sebelum kenaikanNya ke sorga.


Kalau ada manusia yang merasa mendapat wahyu Tuhan setelah semua Alkitab selesai ditulis sudah pasti hanya ajaran bidat karena hanya Nabi dan Rasul saja yang berotoritas menerima wahyu Tuhan.

Kalau ada yang menambah ajaran Alkitab sudah pasti kena kutukan Tuhan yang melarang keras semua penambahan dari apa yang sudah diperintah-Nya didalam semua wahyu-Nya.


Quote
Quote
Kalau ada yang salah mengenai kritikan saya kepada ajaran Katolik silahkan dibantah saja secara fokus sebagaimana saya membantah kritikan kepada ajaran Protestan.
Katolik itu bukan Protestan. Katolik hanya menyampaikan yang perlu disampaikan.


Apa karena anda tidak memahami ajaran gereja sendiri sehingga tidak bisa menjelaskan semua ajaran gereja anda yang keliru seperti yang pernah saya kutip itu ?


Quote
Quote
Semoga Tuhan juga mencerahkan pikiran anda agar taat kepada apa yang diajarkan Alkitab.
Amin, dan yang diilhamkan bukan melalui Alkitab, melalui ajaran para Bapa Gereja.


Hanya Alkitab yang berotoritas mutlak bukan manusia yang rentan dosa dan kesalahan.


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 02, 2013, 07:45:31 AM
Tuhan Jesus sendiri pernah bilang, "Sekalipun Aku mengatakannya kepada kamu, namun kamu tidak akan percaya"; kalimat itu saja saya pakai menjawabmu solideogloria. Roh Protes sudah menyelubungimu.


Jadi apa dasar menambah semua ajaran yang sudah menyimpang dari Alkitab itu kalau salinan naskah aslinya saja tidak pernah ada ?


Quote
Quote
Apa kamu pikir semua tradisi tambahan ajaran gerejamu itu adalah wahyu Allah yang kececeran ?
Tenangkan batinmu. Selidiki lebih dahulu. Tanyakan hatimu. Merenunglah semasih punya waktu. Hasut batinmu untuk kebaikan, jangan hasut batinmu untuk protes tanpa menyelidik.

Lagi lagi jawaban pepesan kosong !


Quote
Quote
Kamu belum jawab pertanyaan saya bahwa mana bukti adanya salinan naskah asli dari tradisi suci yang kelupaan tidak termasuk didalam Alkitab ???
solideogloria yang entah bagaimana, yang namanya Tradisi itu tidak tertulis. Namun, di perjalanan waktu manusia, Roh Kudus menjelaskannya, maka itu ditulis. Kemampuan intelektualitasmu menurut dugaan saya sangat mampu memahami bahwa Tradisi tidak ditulis.


Semua tradisi Suci jelas ada naskah aslinya dan sudah lengkap tertulis didalam Alkitab Husada !

Kalau tidak ada naskah aslinya berarti itu hanya ajaran tambahan rekayasa manusia belaka dan tidak tahan uji terhadap kebenaran Alkitab !


Quote
Quote
Bukan saya yang mengatakannya,karena anda menanyakannya maka bisa saya kutip sbb :
Some Roman Catholic Heresies and Inventions, and the Dates of their Adoption:
•   Prayers for the dead; about 300
...Sumber : http://forums.catholic.com/showthread.php?t=566469
ini sudah sangat baik dibahas di trit tersendiri. Namun sebelumnya, sudahkan engkau uji itu semua? Kristen diajar untuk menguji bukan? Ambil saja butir pertama •   Prayers for the dead; about 300. Apakah solideogloria menerima begitu saja? Sudahkah solideogloria mengujinya bahwa fakta itu memang demikian? Jika saya ganti angka 300 itu menjadi -300, apakah Anda percaya?


Sudah jelas praktek gereja anda yang berdoa langsung kepada arwah orang yang sudah mati,masak nggak ngeh juga ?


Quote
Quote
Bisakah anda menyangkal data historis tsb ?
Saya tidak perlu menyangkalnya. Mau tahun 300, atau tahun -300, tidak masalah bagi saya. Saya percaya, meskipun Tuhan tidak selalu mengabulkan permohonan saya, tetapi Tuhan menjaga saya dari Roh Pembangkang, Roh Protes.


Justru semua ajaran tradisi tambahan gereja tersebut menunjukkan pembangkangan terhadap ajaran asli dari Kitab Suci yang ditulis oleh para Nabi dan Rasul.


Quote
Quote
Jadi maksud anda semua yang tidak tertulis itu sudah ditulis oleh gereja anda didalam contoh puluhan tambahan tradisi gereja anda yang saya kutip diatas ?
Eh, kalau solideogloria menangkap seperti itu, kayaknya perlu saya luruskan. Bukansemua yang tidak tertulis itu sudah ditulis oleh Gereja. Tetapi, Jesus Kristus sudah menjanjikan bahwa Gereja yang didirkanNya akan disertai sampai akhir jaman. Apakah kumpulanmu yang engkau bilang lahir abad pertengahan bisa ujug-ujug tampil sebagai kumpulan yang disertai? Dan Gereja yang didirikan Tuhan Jesus Kristus itu bisa raib di perjalanan waktu? Kalau terjadi keraiban, janji Jesus Kristus tentang menemani sampai akhir jaman, tidak benar dong? Apa memang begitu?


Saya mempersoalkan tambahan ajaran gereja yang extra biblical tetapi kamu ngomong soal penyertaan Yesus ???

Kok banyak sekali komentar anda tidak nyambung sih ?


Quote
Quote
Atau menurut anda Alkitab itu tidak lengkap melainkan boleh ditambah tambah terus sesuai penafsiran anda atas ayat tsb ?
Hehheehheee... solideogloria memamerkan kekonyolannya lagi. Kapan saya katakan bahwa Alkitab tidak lengkap? Tidak ada yang menambah Alkitab. Kalo yang mengurangi Alkitab, ada.


Bukti yang saya kutip itu kalau bukan penambahan ajaran tradisi gereja anda sepanjang abad apalagi namanya ?


Quote
Yang saya bilang, sesuai dengan ayat scriptura ialah Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Ayat ini menjelaskan kepada pemahaman saya yang tidak seberapa ini, bahwa Alkitab belum memuat seluruh apa yang diperbuat oleh Jesus Kristus. Nangkep?


Jadi kalau anda anggap Alkitab belum lengkap makanya gereja anda menambah segala macam ajaran yang jelas jelas sudah bertentangan dengan ajaran Alkitab itu ?

Darimana logika anda berkata demikian ?

Siapa yang berhak menambah wahyu Tuhan setelah Nabi dan Rasul tidak ada lagi ?

Coba direnungkan sedikit !


Quote
solideogloria pernah mengutip Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Ayat itu menjelaskan kepada pemahaman saya bahwa ilham Allah bukan hanya yang tertulis, ada yang tidak tertulis. Atau bagaimana menurut pemahaman solideogloria sang Protestan?


Tidak ada satupun tradisi suci yang belum tertulis karena semua gereja mengakui bahwa Alkitab sudah sempurna tidak perlu ada penambahan apapun lagi.

Tidak ada dasarnya sama sekali manusia boleh menambah nambah tradisi dengan melanggar ajaran yang sudah ada didalam Alkitab.


Quote
Nah, dari itu, bahwa belum semua yang dilakukan oleh Jesus Kristus dituliskan, dan ilham Allah bukan hanya yang tertulis, lalu apa keberatanmu kalau saya percaya bahwa Roh Kudus mengilhamkan segala yang perlu diilhamkan kepada kelompok yang dijanjikan akan disertai oleh Jesus Kristus sampai akhir jaman? Dan ingat, bahwa yang diilhamkan kemudian itu, TIDAK DITAMBAHKAN KE Alkitab. Jika engkau tidak mempercayai apa yang tertulis di Alkitab yang saya kutip itu, lhah... itu urusanmu. Sola Scripturist macam apa engkau? Yang tertulis di scriptura tidak engkau percaya?


Kamulah yang menganggap manusia boleh menambah nambah wahyu Tuhan dengan alasan yang tidak masuk akal sama sekali dengan melanggar larangan Tuhan sendiri.

Kamu yang pernah saya dengar mengatakan Alkitab itu tidak lengkap sehingga harus ditambah tambah dengan segala macam ajaran yang sudah menyimpang dari Alkitab sendiri.

Dimana pembenarannya didalam Alkitab bahwa apa yang sudah diwahyukan Tuhan itu boleh ditambah tambah oleh manusia,walau dengan alasan apapun ???

Amsal 30:6 Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta

Wahyu 22:18,19 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.


Bersambung....




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 02, 2013, 07:45:41 AM
Sambungan....


Quote
Quote
Dan tidak ada ajaran semua Rasul maupun perintah Tuhan Yesus seperti daftar tradisi buatan gereja seperti yang saya kutip diatas.
Walau sebelum naik ke sorga, Tuhan Jesus Kristus sudah mendirikan jemaat yang akan disertainya sampai akhir jaman, seorang protestan sepertimu kayaknya tidak akan percaya.


Mana mungkin orang bisa percaya kalau ada manusia menganggap dirinya boleh menambah nambah ajaran tradisi suci gereja dengan segala macam ajaran yang sudah mengkhianati kebenaran isi Alkitab itu sendiri dengan cara yang menerabas larangan Tuhan sendiri.

Ul. 4:2 Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.

Ul.12:32 Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.



Quote
Hehheehheee... saya jadi ingat ayat ini, Kata Abraham kepadanya: Jika mereka tidak mendengarkan kesaksian Musa dan para nabi, mereka tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh seorang yang bangkit dari antara orang mati. Saya revisi sedikit, kata Husada kepadanya: Jika solideogloria tidak memperhatikan postingan partisipan FIK, solideogloria tidak juga akan mau diyakinkan, sekalipun oleh ayat Alkitab.


Kalau menurut saya kalimatnya adalah :

Jika Husada sudah melanggar semua larangan Tuhan untuk jangan menambah nambah apa yang sudah diwahyukan-Nya maka percuma Alkitab berkata apapun karena Husada lebih percaya kepada ajaran manusia ketimbang Alkitab.

Yer.17:5 Beginilah firman Tuhan: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan.

Galatia  1:8,9 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.

Shalom




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 02, 2013, 07:47:20 AM
Jadi kesimpulannya apa nih...

kayaknya yang baru dikumpulkan adalah perbedaan katolik dan protestan hingga 2 belah pihak memutuskan untuk berpisah...= perpisahan jemaat.

Selanjutnya sesama protestan juga memutuskan saling memisahkan diri...

nah apa sebabnya yah... :D

apa karena denom yang baru merasa lebih sola scriptura dari denom yang lama atau bagaimana...

terus ada nggak keinginan untuk bersatu kembali...buat sesama denom sola scriptura atau merasa yah ini yang terbaik...

silahkan   :)



Yang pecah itu menurut sejarah adalah antara Orthodox,Roma Katolik dan Protestan

Semua gereja Protestan memegang teguh prinsip Sola Scriptura atau Back to Bible kalau masih mengaku dirinya gereja Protestan sebab akarnya sama yaitu gerakan reformasi yang mengoreksi semua ajaran gereja Roma Katolik yang sudah menyimpang dari Alkitab.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 02, 2013, 11:23:53 AM
Gereja mula mula bukan gereja Roma Katolik  melainkan gereja yang pusatnya di Yerusalem dibawah pimpinan Yakobus.
Seingat saya, saya tidak pernah mengatakan bahwa Katolik itu hanya Roma. Pelajari lagi sejarah Gereja (jemaat) yang didirikan oleh Tuhan Jesus Kristus, yang dimulai dari 11 orang pentolan utama, kemudian menjadi 12 orang pentolan utama setelah Yudas Iskariot digantikan oleh Matias. Itu berkembang sesuai amanat Jesus Kristus untuk mengabarkan Injil sampai ke ujung bumi. Bukan hanya Roma saja, alias sola Rome.
Quote
Yang diwariskan oleh Gereja Roma Katolik di Vatican sekarang adalah sinkretisme agama warisan dari Kaisar Constantine yang sebelumnya beragama paganisme Roma.
Agar tesis solideogloria itu 'lulus', berikan latar pikirnya.
Quote
Sudah saya lakukan sebagaimana Katolik juga melakukannya kepada ajaran Protestan,tetapi sebagai seorang Moderator anda belum menjawab fokus apa yang saya tanyakan mengenai policy yang ada di forum ini.
Belajarlah mengerti apa yang Anda post. Bisa lebih konkrit?
Quote
Lagi lagi komentar yang tidak fokus dari seorang yang katanya Global Moderator !
Ini ngedumel, atau apa?
Quote
Yang mana tuduhan sumbang anda yang mengatakan saya tidak mengerti itu ?
Anda sudah 'mengecap' pendidikan S1, idealnya, Anda mampu menangkap materi diskusi. Jika tidak mampu, yahh... jangan menyalahkan pihak lain.
Quote
Magisterium adalah suatu bagian dari organisasi (dewan) bukan hanya sekedar “wewenang mengajar”,ternyata intelektual anda masih perlu dipertanyakan.
Itu terminologi menurut Anda atau menurut siapa? Kalau magisterium yang Anda bicarakan ialah menurut terminologi Katolik, silahkan search di http://www.ekaristi.org/kat/index.php.
Quote
'Unit' suatu organisasi dan 'fungsi' itu adalah hal yang berbeda.
Dalam hal itu Anda betul.
Quote
Wewenang mengajar itu hanya salah satu fungsinya dan masih ada fungsi lainnya.
Sudah Anda search di KGK?
Quote
Kalau tidak bisa bantah ya ngaku saja secara jujur !
Anda memamerkan lagi naluri keprotestanan Anda.
Quote
Jawaban tidak nyambung alias pepesan kosong!
Ou, ya?
Quote
Tidak sanggup menyanggah juga semua bukti tradisi yang sudah menyimpang itu !
Emang apa yang Anda buktikan? Apakah Anda kira, hanya dengan meng-kopas suatu info di dunia maya ini, Anda merasa sudah mengungkapkan info yang valid?
Quote
Sudah saya berikan sumbernya tetapi hanya komentar kosong doang yang kamu bisa berikan !
Sumbernya? Idealnya, Anda bisa membedakan ayat jurnal dengan kuitansi? Idealnya, Anda bisa membedakan statement dengan ayat jurnal. Kalo diminta sumber data, seharusnya Anda memberikan kuitansi, faktur pembelian, bukti bayar, dll, bukan memberikan laporan. Anda paham? Saya meragukannya.
Quote
Memang Paus anda menganggap dirinya sebagai Tuhan didunia ini !
Anda merdeka berpikir seperti itu, tetapi itu hanya pikiran Anda saja kalau Anda tidak mengajukan latar pikira Anda.
Quote
Itu adalah fakta !
Menurut pikiran ANda yang penuh dengan kosa kata pribadi itu.
Quote
Sudah saya beberkan semua tradisi yang menyimpang dari gereja anda tetapi nihil sanggahan.
Hehheehheeehheee... periksa pemahaman Anda, apakah berteima umum (general accepted)?
Quote
Firman Allah itu hidup dan berkuasa !
Betul. Firman Allah yang tertulis itu dikenal sebagai Alkitab (Scriptura).
Quote
Sudah saya persoalkan berkali kali dengan bukti yang saya kutip tetapi memang kamu tidak sanggup menyanggah melainkan komentar kosong doang.
Sudah beberapa kali juga dikutipkan untuk Anda yang perlu Anda pertimbangkan.
Quote
Lagi lagi komentar tidak nyambung alias pepesan kosong !
Hehheehheeehheee... mental protes.
Quote
Mana sanggahanmu kok yang ada hanya suara sumbang yang tidak fokus ?
Idealnya, seorang yang mengecap pendidikan formal S1, akan mampu menarik benang merah suatu diskusi.
Quote
Renungkan lagi,karena ayat itu jelas menyatakan pimpinan Roh Kudus didalam mencerahkan orang percaya supaya memahami makna Injil.
Penafsiran atas ayat Alkitab saya kira akan sering salah bila hanya menyoroti ayat, lepas dari perikopnya. Sama dengan tuduhan Non Kristen yang menyatakan Jesus Kristus datang hanya untuk kaum Israel dengan mengacu pikiran pada Mat 15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Demikian juga protestan yang menafsirkan 1 Kor 11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji lepas dari perikopnya,Kebiasaan-kebiasaan yang salah dalam perjamuan malam. Itu ditafsirkan sebagai keniscayaan untuk terpecahnya Gereja, sementara perikop tersebut bicara tentang perjamuan, bukan Gereja. Luar biasa.
Quote
Jadi jangan menggantikan peranan Roh Kudus dengan magisterium yang hanya manusia rentan dosa dan kesalahan itu.
Jika Anda tidak mengerti apa itu magisterium, nda jangan berkomentar yang memamerkan ketidaktahuan Anda.
Quote
Makanya taatlah kepada perintah Rasul agar menguji semua tradisi gereja apakah sudah menyimpang dari ajaran Alkitab,agar damai yang ada bukan hanya kepalsuan.
Rasul yang Anda maksudkan rasul yang ada di Alkitab, bukan? Jangan-jangan, saya asosiasikan begitu, padahal yang Anda maksud adalah rasul yang disahadat tetangga. :drool:
Quote
Shalom
Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 02, 2013, 12:23:58 PM
Murid Kristus yang Rasul tentunya berbeda dengan orang percaya biasa karena mereka memiliki jabatan khusus sebagai Rasul.
Puji Jesus. Tidak sia-sia Anda akhirnya mendapat nilai tambah. Demikian juga, ke-12 rasul itu berbeda. Berbeda juga dengan Paulus.
Quote
Komentar kosong lagi tanpa argumentasi alias pepesan kosong !
  :lol: kaki yang tidak sama panjang malah menuduh lantai tidak rata. :drool:
Quote
Martin Luther malah berusaha membawa ajaran gereja kembali kepada Alkitab dan mengoreksi ajaran gereja Katolik yang sudah menyimpang itu.
Sudah Anda baca trit tentang 95 tesis ML?
Quote
Seharusnya gereja Katolik malah sadar akan kesalahan yang sudah dibuatnya sepanjang abad.
Katolik sudah memperbaiki hal yang perlu diperbaiki.
Quote
Saya tidak tahu apa konteks anda dengan istilah banned itu didalam gereja ?
Memang sudah sering Anda mengakukan bahwa pemahaman Anda belum seberapa, tetapi Anda suka ngeyel, dan lebih buruk lagi, Anda menyimpulkan sesuatu dari yang tidak Anda pahami dengan baik. Saya tidak tahu apakah perkumpulan Anda mengenal dan menggunakan banned atau tidak. Tetapi perkumpulan protestan tempat saya dibaptis, mengenal dan menggunakan banned yaaitu hukumn kepada anggota perkumpulan yang dinilai melawan ajaran perkumpulan. Konteks saya menanyakan itu, seharusnys Anda dapat tangkap kalau Anda benaran mengecap pendidikan formal S1.
Quote
Sudah tentu dong emangnya Alkitab itu hanya PB saja ?
Apakah Anda tahu kapan kanonisasi Alkitab? Jika masa kanonisasi Alkitab Anda tahu, seharusnya Anda mengerti bahwa scriptura yang digunakan pada mulanya, belum dalam format scriptura yang Anda gunakan sekarang. Artinya, scriptura ketika itu digunakan tetapi tanpa sola. Bahwa penggunaan scriptura ketika itu merupakan bawaan Tradisi Yahudi. Jadi, kalo Anda memahami bahwa jemaat mula-mula bersola scriptura, Anda salah. Di kisah-kisah Alkitab juga pasti pernah Anda baca, "Seperti biasanya...", dan itu mengindikasikan bukan sola scriptura, bahwa ada kebiasaan yang digunakan. Maka, pandangan sola scriptura yang Anda gunakan itu, adalah pandangan yang salah, sebab, sejarah membuktikan tidak pernah sola scriptura.
Quote
Tentulah betul karena Alkitab mengajarkan demikian !
Ya sudah. Itulah kemampuan Anda memahami Alkitab.
Quote
Amanat Agung Tuhan Yesus berlaku bagi semua orang percaya !
Dan Anda juga sebelumnya sudah mengakui bahwa karya Roh Kudus tidak sama bagi setiap orang, walaupun Roh Kudus itu tidak pilih kasih.
Quote
Siapapun dia sebagai orang yang sudah selamat tetap merupakan imam bagi siapapun karena Amanat Agung Tuhan Yesus.
Anda tidak sedang memilih-milih amanat Tuhan Jesus yang sesuai dengan selera Anda, kan? Jika kepada Petrus diamanatkan, "Gembalakanlah domba-dombaKu", itu juga Anda pahami, kan?
Quote
Bersandar hanya kepada manusia seperti andalah yang dikutuk oleh Tuhan.
Bagaimana pula Anda menyimpulkan bahwa saya bersandar hanya (sola) kepada manusia? Anda asbun kayaknya.
Quote
Kalau Roh Kudus yang bekerja mengapa terjadi segala macam tradisi yang sudah menyimpang dari Alkitab sampai Martin Luther yang Imam Katolik itu bisa protes ???
Kenapa mencuat lagi kekonyolan Anda, yahh? Tentang mengapa ML sampai protes, tanyakan ke ML. Poin-poin protesnya, ada tritnya. Sudah Anda baca?
Quote
Jabatan gerejawi memang perlu pendidikan tetapi menginjili adalah tugas setiap orang kristen yang sudah beriman percaya berdasarkan Amanat Agung Tuhan Yesus.
Lantas apa yang Anda permasalahkan dengan kepausan? Wewenag mengajarnya? Itu adalah amanat Tuhan Jesus Kristus. Yang begini ini yang suka membuat saya muak dengan gaya Anda. Tidak konsisten. Omongannya bilang, "Jawab di tempat", tetapi kalau di jawaban-jawaban Anda itu ada kontradiksi, bagaimana menerima jawaban-jawaban Anda?
Quote
Itulah hasil renungan saya.
Baguslah. Tapi, merenung jangan hanya sejenak. Renung lagi, lagi, dan lagi.
Quote
Anda yang konyol memaksakan prinsip magisterium Katolik yang bertentangan dengan ajaran Alkitab kepada gereja Protestan.
Emang siapa yang maksa Anda? Jangan mengada-ada, ah. Wong secara tidak Anda sadari Anda menerapkan prinsip magisterium tetapi tidak anda namai begitu, kenapa mengatakan saya maksa? Dan, kayaknya, meski kita sama-sama menuliskan magisterium, asosiasi kita berbeda atas istilah itu. Saya sudah tawarkan pada Anda, magisterium yang saya maksudkan adalah seperti apa yang bisa Anda cari di Katekismus Gereja Katolik. Jika Anda punya terminologi sendiri yang berbeda dengan itu, tidak akan nyambung.
Quote
Saya juga tidak bisa menerima semua tradisi gereja Katolik yang sudah menyimpang dari prinsip kebenaran Alkitab.
Untuk menerima atau tidak, itu terserah Anda. Kita merdeka. Yudas Iskariot juga secara merdeka menjual Jesus Kristus, tidak dihalangi oleh Jesus Kristus. Tapi perlu diingatkan kepada Anda, bahwa Katolik mengimani bahwa wahyu Allah bukan hanya yang tertulis di Alkitab. Perjalanan hidup Gereja yang didirikan Jesus Kristus, sudah dijanjikan oleh Jesus Kristus akan disertai sampai akhir jaman. Jadi, setiap denyut hidup Gereja itu, ada dalam penyertaan Allah. Sudah saya berikan ayatnya lebih dari sekali. 
[/quote]Silahkan dibantah saya kalau memang anda mamahami ajaran gereja anda sendiri.[/quote]Tidak perlu menanggapi sesuatu yang tidak jelas.
Quote
Ini kan forum diskusi.
Dalam hal itu, Anda betul.
Quote
Jadi memang istilah Sola Pope itu tidak keliru dong ?
Jika demikian itu yang pengertian yang dapat Anda tarik, siapa melarang Anda?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 02, 2013, 12:32:33 PM
Apa yang saya baca dari komentar komentar anda lebih banyak cuman ocehan dan tuduhan kosong melulu bukannya argumentasi melawan argumentasi.
O, ya? Kalau demikian, maafkan. Mungkin postingan saya tidak seperti yang Anda harapkan, ya? :D
Quote
Itu bukan berdiskusi namanya kalau cuman nunjuk referensi doang.
:drool: Kalau ada yang ingin Anda tambahkan, atau kurangkan, silahkan saja. :drool:
Quote
Silahkan dibantah dong komentar saya secara fokus kalau memang merasa dirimu benar.
Saya bukan protestan. Saya hanya menanggapi yang perlu ditanggapi. :P
Quote
Lho,masak nggak nangkep bahwa pemahamanmu mengenai Petrus sebagai batukarang gereja itu sudah keliru ?
Baca-baca dulu trit yang bersesuaian.
Quote
Itulah semua jabatan gerejawi yang dirumuskan oleh para Rasul.
Tidak ada sesuatu yang ingin yang komentari tentang itu.
Quote
Tetapi penginjilan adalah tugas semua orang percaya.
sda.
Quote
Ayat yang saya kutip juga mengatakan bahwa bukan Petrus saja yang ditugasi menggembalakan jemaat,karena jabatan gembala itu bukan tunggal tetapi banyak.
Pada Yoh 21:15, 16, dan 17 itu, perkataan Jesus Kristus hanya kepada Petrus.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 02, 2013, 12:50:03 PM
Saya tidak sedang membicarakan kwantitas orangnya tetapi kwalitas ajaran gerejanya yang sudah menyimpang jauh dari kebenaran Alkitab.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Quote
Kwantitas tidak menjamin kebenaran karena Allah mengatakan banyak yang dipanggil tetapi hanya sedikit yang terpilih.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.
Quote
Matius 7:13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
Memang demikian ayatnya.
Quote
Yang disertai hanyalah mereka yang memegang teguh ajaran Yesus bukan yang mengkhianati ajaran-Nya.
Ayat mengenai masih banyak yang dilakukan Jesus Kristus yang tidak tertulis masih ANda ingat,  bukan? Kalau sesuatu berbeda dengan apa yang tertulis, jangan buru-buru Anda nyatakan sebagai pengkhianatan ajaran Jesus Kristus. Dan, wahyu Allah itu bukan hanya yang tertulis, harap jangan Anda batasi kekuasaan Allah.
Quote
Kedamaian yang sejati hanya terdapat didalam gereja yang memegang teguh kebenaran ajaran Alkitab.
Diluar itu hanya ada kedamaian palsu.
Dari perkembangbiakan kumpulan-kumpulan itu juga memperlihatkan 'kedamaian' juga sih. :D
Quote
Kalau ada manusia yang merasa mendapat wahyu Tuhan setelah semua Alkitab selesai ditulis sudah pasti hanya ajaran bidat karena hanya Nabi dan Rasul saja yang berotoritas menerima wahyu Tuhan.
Weisszss... ini pengertian berterima umum, atau kosa kata Anda saja? Perkataan Jesus Kristus yang tertulis di Injil yang mengatakan bahwa Dia akan menyertai sampai akhir jaman kurang berterima di akal Anda? Hebat.
Quote
Kalau ada yang menambah ajaran Alkitab sudah pasti kena kutukan Tuhan yang melarang keras semua penambahan dari apa yang sudah diperintah-Nya didalam semua wahyu-Nya.
Bebal amat? Alkita ituadalah wahyu Allah yang tertulis. Apakah Anda melarang adanya wahyu Allah yang tidak tertulis, walaupun sudah ditunjukkan kepada Anda ayat yang menyatakan demikian?
Quote
Apa karena anda tidak memahami ajaran gereja sendiri sehingga tidak bisa menjelaskan semua ajaran gereja anda yang keliru seperti yang pernah saya kutip itu ?
Kalau Anda mengatakan Anda lebih mengetahui ajaran Katolik daripada saya, itu mungkin saja, sebab saya penuh dengan keterbatasan.
Quote
Hanya Alkitab yang berotoritas mutlak bukan manusia yang rentan dosa dan kesalahan.
Alkitab tidak bisa berbuat apa-apa unruk kepentingannya. Alkitab harus diinterpretasi. Dan ketika Alkitab diinterpretasi, itu bukan lagi sola scriptura. Sulit mengartikan itu? Anda sudah mengecap S2 lho.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 02, 2013, 01:29:23 PM
Jadi apa dasar menambah semua ajaran yang sudah menyimpang dari Alkitab itu kalau salinan naskah aslinya saja tidak pernah ada ?
Bebal amat, ya? Katolik tidak menambah, juga tidak mengurang ajaran Tuhan Jesus Kristus, karena memang diamanatkan kepada kumpulan rasul mula-mula, pada Mat 28:19-20, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, an ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Quote
Lagi lagi jawaban pepesan kosong !
Ada dua kemungkinan hingga Anda menulis ini. Anda tidak mampu mencerna mungkin karena (1) terlalu tinggi, atau (2) Bahasa saya terlalu rendah. :drool:
Quote
Semua tradisi Suci jelas ada naskah aslinya dan sudah lengkap tertulis didalam Alkitab Husada !
Kalau tidak ada naskah aslinya berarti itu hanya ajaran tambahan rekayasa manusia belaka dan tidak tahan uji terhadap kebenaran Alkitab !
Weiszzz... hebat. solideogloria lebih tahu daripada para rasul yang sehari-hari bersama Jesus Kristus. Yang namanya Tradisi Suci, memang belum pernah dibukukan, sol.
Quote
Sudah jelas praktek gereja anda yang berdoa langsung kepada arwah orang yang sudah mati,masak nggak ngeh juga ?
Pastikan dulu pemahaman Anda. Dari posting ini, kelihatannya Anda belum tahu, deh. Jangan sok tahu, ah.
Quote
Justru semua ajaran tradisi tambahan gereja tersebut menunjukkan pembangkangan terhadap ajaran asli dari Kitab Suci yang ditulis oleh para Nabi dan Rasul.
Yang membangkang itu ialah yang memprotes dan mendirikan kumpulan baru, merasa lebih benar, walaupun hasil perbuatannya nyata-nyata mengingkari kesatuan yang nerulang kali disampaikan dalam Alkitab.
Quote
Saya mempersoalkan tambahan ajaran gereja yang extra biblical tetapi kamu ngomong soal penyertaan Yesus ???
Memang karakter protestan ya seperti Anda kan? Cermati lagi Mat 28:19-20. Itu yang dipraktikkan Katolik.
Quote
Kok banyak sekali komentar anda tidak nyambung sih ?
:drool: Apa terlalu tinggi bahasa saya, atau terlalu rendah? :drool:
Quote
Bukti yang saya kutip itu kalau bukan penambahan ajaran tradisi gereja anda sepanjang abad apalagi namanya ?
Anda tidak membuktikan apa-apa. Itu Anda tunjukkan memang sudah begitu. Anda yang diperintah untuk menguji segala sesuatu, tetapi tanpa mengujinya sudah Anda sebarluaskan.
Quote
Jadi kalau anda anggap Alkitab belum lengkap makanya gereja anda menambah segala macam ajaran yang jelas jelas sudah bertentangan dengan ajaran Alkitab itu ?
Bebal jangan Anda pelihara. Apa pernah saya nyatakan Alkitab belum lengkap? Pemahaman Katolik, wahyu Allah itu ada yang tertulis yaitu Alkitab (scriptura) dan ada yang tidak tertulis, yaitu Tradisi Suci. Pikiran Anda yang error kenapa menyatakan saya yang mengatakan bahwa Alkitab belum lengkap? Bebalnya jangan dipelihara, ya?
Quote
Darimana logika anda berkata demikian ?
Bebal jangan dipelihara soli.
Quote
Siapa yang berhak menambah wahyu Tuhan setelah Nabi dan Rasul tidak ada lagi ?
Tanya kepada Tuhan yang menjanjikan akan menyertai jemaatNya sampai akhir jaman.
Quote
Coba direnungkan sedikit !
Setelah saya renungkan, ternyata kesimpulannya, "Bebal jangan dipelihara".
Quote
Tidak ada satupun tradisi suci yang belum tertulis karena semua gereja mengakui bahwa Alkitab sudah sempurna tidak perlu ada penambahan apapun lagi.
Anda memang super. Mengetahui apa yang ada dan tidak ada, walaupun ayat Alkitab mengatakan bahwa belum semua yang dilakukan Jesus Kristus sudah tertulis. Anda memang luar biasa, luar biasa bebal.
Quote
Tidak ada dasarnya sama sekali manusia boleh menambah nambah tradisi dengan melanggar ajaran yang sudah ada didalam Alkitab.
Sudah saya sampaikan apa yang harus saya sampaikan. Anda merdeka.
Quote
Kamulah yang menganggap manusia boleh menambah nambah wahyu Tuhan dengan alasan yang tidak masuk akal sama sekali dengan melanggar larangan Tuhan sendiri.
Bebal jangan dipelihara.
Quote
Kamu yang pernah saya dengar mengatakan Alkitab itu tidak lengkap sehingga harus ditambah tambah dengan segala macam ajaran yang sudah menyimpang dari Alkitab sendiri.
Bagaimana pula Anda mendengar saya, bertemu saja kita tidak pernah selain di dunia maya ini, dan seingat saya saya tidak merekamkan suara saya dan saya kirimkan pada Anda. Bebal jangan dipelihara. Pemahaman Katolik, wahyu Allah itu ada yang tertulis, yaitu Alkitab. Selain itu, ada yang tidak tertulis, yaitu Tradisi Suci. Memang kalau super bebal, kurang mampu menhartikan itu.
Quote
Dimana pembenarannya didalam Alkitab bahwa apa yang sudah diwahyukan Tuhan itu boleh ditambah tambah oleh manusia,walau dengan alasan apapun ???
Bebal jangan dipelihara. Baca ulang lagi postingan di sini, semoga Anda menangkap. Satu syaratnya, BEBAL JANGAN DIPELIHARA.
Quote
Amsal 30:6 Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta
Ayat berikut ini, termasuk FirmanNyakah? Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
Quote
Wahyu 22:18,19 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.[/color]
Pembahasan boleh kita lanjut nanti kalau saya masih menolerir kemuakan saya. Sebelumnya, cermati yang saya garis bawahi itu. Pikiran saya yang saya duga tidak bebal, mengartikannya bahwa kitab yang dimaksud di situ adalah Kitab Wahyu itu dan bukan Alkitab keseluruhan. Saya berpikir seperti itu karena ketika Kitab Wahyu itu ditulis, Alkitab belum merupakan satu kesatuan seperti yang kita kenal sekarang. Nangkep? Kalau nangkep, kita coba membahasnya, kalau kemuakan saya tidak memuncak.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 02, 2013, 01:44:26 PM
Mana mungkin orang bisa percaya kalau ada manusia menganggap dirinya boleh menambah nambah ajaran tradisi suci gereja dengan segala macam ajaran yang sudah mengkhianati kebenaran isi Alkitab itu sendiri dengan cara yang menerabas larangan Tuhan sendiri.
Ul. 4:2 Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu.
Ul.12:32 Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.
:grining: Kapan pula ada orang menganggap bahwa dirinya boleh menambah ajaran? Katolik mempraktikkan Mat 28:19, 20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." soli, bebal jangan dipelihara.
Quote
Kalau menurut saya kalimatnya adalah :
Jika Husada sudah melanggar semua larangan Tuhan untuk jangan menambah nambah apa yang sudah diwahyukan-Nya maka percuma Alkitab berkata apapun karena Husada lebih percaya kepada ajaran manusia ketimbang Alkitab.
Apakah solideogloria sudah menguji bahwa ayat-ayat yang saya kutipkan itu tidak tertulis di scriptura dan saya melanggarnya? solideogloria, kamu jangan memelihara bebal untuk dirimu. Buang bebal dari hatimu.
Quote
Yer.17:5 Beginilah firman Tuhan: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan.
Galatia  1:8,9 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
Saya sangat setuju dengan ayat ini. Walaupun kepada soli sudah diberikan ayat yang tertulis di scriptura, soli mengabaikan itu dan soli lebih memilih pengertian ayat menurut kehendak hati soli sndiri, walaupun ayat itu lepas dari perikop. :drool:
Bebal jangan dipelihara.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 03, 2013, 09:11:15 PM
Seingat saya, saya tidak pernah mengatakan bahwa Katolik itu hanya Roma. Pelajari lagi sejarah Gereja (jemaat) yang didirikan oleh Tuhan Jesus Kristus, yang dimulai dari 11 orang pentolan utama, kemudian menjadi 12 orang pentolan utama setelah Yudas Iskariot digantikan oleh Matias. Itu berkembang sesuai amanat Jesus Kristus untuk mengabarkan Injil sampai ke ujung bumi. Bukan hanya Roma saja, alias sola Rome.Agar tesis solideogloria itu 'lulus', berikan latar pikirnya.

Jadi memang gereja Roma katolik itu hanya warisan dari Kaisar Constantine belaka yang berlatar belakang paganisme penyembah dewa,sehingga kebudayaan Romawi sudah mencemari kesejatian ajaran kekristenan dengan segala macam .

Sinkretisme (Penggabungan dua agama) antara Kristen Katolik dan juga budaya Paganis Politheisme Imperium Romawi pada saat itu. Ketika Kaisar Konstantin menjadi penganut Kristen Katolik, ia tetap tidak mampu meninggalkan adat atau kepercayaannya terhadap budaya pagannya,


Quote
Quote
Belajarlah mengerti apa yang Anda post. Bisa lebih konkrit?

Baca lagi pertanyaan saya baik baik jangan pura pura tidak tahu apa yang ditanyakan !

Quote
Quote
Lagi lagi komentar yang tidak fokus dari seorang yang katanya Global Moderator !
Ini ngedumel, atau apa?

Anda yg ngedumel lalu saya tanyakan apa ngedumelnya kok cuman ngoceh kosong doang kerjanya ?

Baca lagi komentar anda itu.


Quote
Quote
Yang mana tuduhan sumbang anda yang mengatakan saya tidak mengerti itu ?
Anda sudah 'mengecap' pendidikan S1, idealnya, Anda mampu menangkap materi diskusi. Jika tidak mampu, yahh... jangan menyalahkan pihak lain.

Kalau ngomong itu yang jelas dong apa yang dipersoalkan ?

Pertanyaan anda mengenai latar belakang pendidikan saya rupanya pertanyaan yang bermotivasi negatif hanya untuk dijadikan bahan ejekan yang tidak pas.

Memang semua golongan anda sama kwalitas etikanya diforum ini saya perhatikan.


Quote
Quote
Magisterium adalah suatu bagian dari organisasi (dewan) bukan hanya sekedar “wewenang mengajar”,ternyata intelektual anda masih perlu dipertanyakan.
Itu terminologi menurut Anda atau menurut siapa? Kalau magisterium yang Anda bicarakan ialah menurut terminologi Katolik, silahkan search di http://www.ekaristi.org/kat/index.php.

Silahkan bantah apanya yg salah jangan cuman kutip blog doang !

Kalau tidak sanggup bilang saja terus terang.


Quote
Quote
'Unit' suatu organisasi dan 'fungsi' itu adalah hal yang berbeda.
Dalam hal itu Anda betul.

Makanya makna magisterium itu berbeda dengan fungsi magisterium!


Quote
Quote
Wewenang mengajar itu hanya salah satu fungsinya dan masih ada fungsi lainnya.
Sudah Anda search di KGK?

Sudah dong !


Quote
Quote
Kalau tidak bisa bantah ya ngaku saja secara jujur !
Anda memamerkan lagi naluri keprotestanan Anda.

Anda menunjukkan lagi ketidakmampuan menjawab persoalan !

Quote
Quote
Jawaban tidak nyambung alias pepesan kosong!
Ou, ya?
Memang terbukti apa yang saya katakan tsb !


Quote
Quote
Tidak sanggup menyanggah juga semua bukti tradisi yang sudah menyimpang itu !
Emang apa yang Anda buktikan? Apakah Anda kira, hanya dengan meng-kopas suatu info di dunia maya ini, Anda merasa sudah mengungkapkan info yang valid?

Sudah jelas semua tradisi bikinan gereja tsb bertentangan dengan Alkitab,mau bantah apalagi !


Quote
Quote
Sudah saya berikan sumbernya tetapi hanya komentar kosong doang yang kamu bisa berikan !
Sumbernya? Idealnya, Anda bisa membedakan ayat jurnal dengan kuitansi? Idealnya, Anda bisa membedakan statement dengan ayat jurnal. Kalo diminta sumber data, seharusnya Anda memberikan kuitansi, faktur pembelian, bukti bayar, dll, bukan memberikan laporan. Anda paham? Saya meragukannya.

Sumber tersebut sudah membeberkan semua ajaran gereja yang Anti Alkitab.


Quote
Quote
Memang Paus anda menganggap dirinya sebagai Tuhan didunia ini !
Anda merdeka berpikir seperti itu, tetapi itu hanya pikiran Anda saja kalau Anda tidak mengajukan latar pikira Anda.


Memang demikian seperti yg diakui Paus sendiri !

Masak ajaran gereja sendiri tidak ngerti ?


Quote
Quote
Itu adalah fakta !
Menurut pikiran ANda yang penuh dengan kosa kata pribadi itu.

Memang fakta yang tidak mampu anda bantah !


Quote
Quote
Sudah saya beberkan semua tradisi yang menyimpang dari gereja anda tetapi nihil sanggahan.
Hehheehheeehheee... periksa pemahaman Anda, apakah berteima umum (general accepted)?

Terbukti anda tidak mampu membantah faktanya,melainkan hanya ngoceh doang !

Quote
Quote
Firman Allah itu hidup dan berkuasa !
Betul. Firman Allah yang tertulis itu dikenal sebagai Alkitab (Scriptura).

Jadi janganlah membuat segala macam tradisi yang Anti Alkitab.


Quote
Quote
Sudah saya persoalkan berkali kali dengan bukti yang saya kutip tetapi memang kamu tidak sanggup menyanggah melainkan komentar kosong doang.
Sudah beberapa kali juga dikutipkan untuk Anda yang perlu Anda pertimbangkan.
Tidak ada satupun bantahan yg sanggup anda sampaikan akan segala macam tradisi Anti Alkitab tsb.


Quote
Quote
Lagi lagi komentar tidak nyambung alias pepesan kosong !
Hehheehheeehheee... mental protes.

Karena anda tidak becus membantah argumentasi orang !


Quote
Quote
Mana sanggahanmu kok yang ada hanya suara sumbang yang tidak fokus ?
Idealnya, seorang yang mengecap pendidikan formal S1, akan mampu menarik benang merah suatu diskusi.

Yang ada saya lihat hanya benang merah penyimpangan penyimpangan ajaran doang !


Quote
Quote
Renungkan lagi,karena ayat itu jelas menyatakan pimpinan Roh Kudus didalam mencerahkan orang percaya supaya memahami makna Injil.
Penafsiran atas ayat Alkitab saya kira akan sering salah bila hanya menyoroti ayat, lepas dari perikopnya. Sama dengan tuduhan Non Kristen yang menyatakan Jesus Kristus datang hanya untuk kaum Israel dengan mengacu pikiran pada Mat 15:24 Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel." Demikian juga protestan yang menafsirkan 1 Kor 11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji lepas dari perikopnya,Kebiasaan-kebiasaan yang salah dalam perjamuan malam. Itu ditafsirkan sebagai keniscayaan untuk terpecahnya Gereja, sementara perikop tersebut bicara tentang perjamuan, bukan Gereja. Luar biasa.

Kutipanmu itu komentar dari siapa dan apa buktinya ?

Jangan jangan cuman menipulasi komentar orang belaka,atau memutarbalikkannya keluar konteks pembahasan!


Quote
Quote
Jadi jangan menggantikan peranan Roh Kudus dengan magisterium yang hanya manusia rentan dosa dan kesalahan itu.
Jika Anda tidak mengerti apa itu magisterium, nda jangan berkomentar yang memamerkan ketidaktahuan Anda.

Sudah saya jelaskan pengertian saya mengenai magisterium dan satupun tidak becus anda sanggah !


Quote
Quote
Makanya taatlah kepada perintah Rasul agar menguji semua tradisi gereja apakah sudah menyimpang dari ajaran Alkitab,agar damai yang ada bukan hanya kepalsuan.
Rasul yang Anda maksudkan rasul yang ada di Alkitab, bukan? Jangan-jangan, saya asosiasikan begitu, padahal yang Anda maksud adalah rasul yang disahadat tetangga.
Quote
Shalom
Damai, damai, damai.


Katanya gereja rasuliah tetapi isinya semua ajaran yang menyimpang dari ajaran para Rasul !

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 03, 2013, 09:21:23 PM
Puji Jesus. Tidak sia-sia Anda akhirnya mendapat nilai tambah. Demikian juga, ke-12 rasul itu berbeda. Berbeda juga dengan Paulus.


Paulus adalah Rasul yang diangkat sendiri oleh Tuhan Yesus bung !

Kalau anda memang menghormati ajaran Rasul makanya jangan bikin segala macam ajaran yang menyimpang dari ajaran para Rasul.


Quote
Quote
Komentar kosong lagi tanpa argumentasi alias pepesan kosong !
 kaki yang tidak sama panjang malah menuduh lantai tidak rata.


Sudah kapepet jadi bisanya hanya ngoceh doang !


Quote
Quote
Martin Luther malah berusaha membawa ajaran gereja kembali kepada Alkitab dan mengoreksi ajaran gereja Katolik yang sudah menyimpang itu.
Sudah Anda baca trit tentang 95 tesis ML?


95 tesis itulah salah satu contohnya yang mengungkapkan banyaknya penyimpangan ajaran Katolik dari Alkitab diabad pertengahan.

Ditambah lagi data yg saya berikan mencakup setelah jaman ML sampai sekarang.


Quote
Quote
Seharusnya gereja Katolik malah sadar akan kesalahan yang sudah dibuatnya sepanjang abad.
Katolik sudah memperbaiki hal yang perlu diperbaiki.


Tetapi ternyata masih terlalu banyak yang menyimpang dari ajaran Alkitab !


Quote
Quote
Saya tidak tahu apa konteks anda dengan istilah banned itu didalam gereja ?
Memang sudah sering Anda mengakukan bahwa pemahaman Anda belum seberapa, tetapi Anda suka ngeyel, dan lebih buruk lagi, Anda menyimpulkan sesuatu dari yang tidak Anda pahami dengan baik. Saya tidak tahu apakah perkumpulan Anda mengenal dan menggunakan banned atau tidak. Tetapi perkumpulan protestan tempat saya dibaptis, mengenal dan menggunakan banned yaaitu hukumn kepada anggota perkumpulan yang dinilai melawan ajaran perkumpulan. Konteks saya menanyakan itu, seharusnys Anda dapat tangkap kalau Anda benaran mengecap pendidikan formal S1.


Semua gereja memang memiliki aturan disiplin ,khususnya gereja Protestan juga memiliki tindakan disiplin dengan syarat orang tersebut telah melanggar ketentuan Firman Tuhan.

Tetapi digereja anda ada orang dalam sendiri yang memberitahukan penyimpangan ajaran dan praktek praktek gereja bukannya berterima kasih malah di ekskomunikasi ?

Keterlaluan !


Quote
Quote
Sudah tentu dong emangnya Alkitab itu hanya PB saja ?
Apakah Anda tahu kapan kanonisasi Alkitab? Jika masa kanonisasi Alkitab Anda tahu, seharusnya Anda mengerti bahwa scriptura yang digunakan pada mulanya, belum dalam format scriptura yang Anda gunakan sekarang. Artinya, scriptura ketika itu digunakan tetapi tanpa sola. Bahwa penggunaan scriptura ketika itu merupakan bawaan Tradisi Yahudi. Jadi, kalo Anda memahami bahwa jemaat mula-mula bersola scriptura, Anda salah. Di kisah-kisah Alkitab juga pasti pernah Anda baca, "Seperti biasanya...", dan itu mengindikasikan bukan sola scriptura, bahwa ada kebiasaan yang digunakan. Maka, pandangan sola scriptura yang Anda gunakan itu, adalah pandangan yang salah, sebab, sejarah membuktikan tidak pernah sola scriptura.


Prinsip Sola Scriptura-pun anda sama sekali tidak mengerti tetapi sok berani mengkritik !

Orang-orang Yahudi telah membakukan bahwa kitab-kitab yang kita sebut Perjanjian Lama diilhami Allah, sedangkan yang lain tidak.

Perjanjian Lama yang terdiri dari 39 kitab itu dapat dibagi dalam kategori hukum, sejarah, puisi dan nubuatan. Semua kitab tersebut ditulis sebelum kelahiran Yesus.


Quote
Quote
Tentulah betul karena Alkitab mengajarkan demikian !
Ya sudah. Itulah kemampuan Anda memahami Alkitab.

Dan kemampuan gereja anda juga yang ternyata melanggar kebenaran Alkitab dengan segala macam ajaran yang sangat  menyimpang.


Quote
Quote
Amanat Agung Tuhan Yesus berlaku bagi semua orang percaya !
Dan Anda juga sebelumnya sudah mengakui bahwa karya Roh Kudus tidak sama bagi setiap orang, walaupun Roh Kudus itu tidak pilih kasih.

Karunia tidak sama bagi setiap orang tetapi misi semua orang percaya sama yaitu melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus,bukan misi yang menambah nambah ajaran Injil dengan segala macam ajaran yang ngaco.


Quote
Quote
Siapapun dia sebagai orang yang sudah selamat tetap merupakan imam bagi siapapun karena Amanat Agung Tuhan Yesus.
Anda tidak sedang memilih-milih amanat Tuhan Jesus yang sesuai dengan selera Anda, kan? Jika kepada Petrus diamanatkan, "Gembalakanlah domba-dombaKu", itu juga Anda pahami, kan?

Gembala adalah tugas banyak orang yang bertalenta sebagai gembala bukan hanya Petrus atau Paus anda doang.

Gembala adalah salah satu jabatan gerejawi bagi banyak orang bukan monopoli Petrus atau Paus anda doang.

Dan segala macam jabatan seperti Paus,Vicar of Christ,Bapa Suci,Pontifex Maximus,dll tidak pernah dikenal didalam Alkitab,karena itu bersumber dari paganisme.


Quote
Quote
Bersandar hanya kepada manusia seperti andalah yang dikutuk oleh Tuhan.
Bagaimana pula Anda menyimpulkan bahwa saya bersandar hanya (sola) kepada manusia? Anda asbun kayaknya.

Karena anda lebih percaya kepada tradisi bikinan gereja dan penafsiran monopoli magisterium ketimbang Firman Tuhan yang tertulis !

Buktinya banyak ajaran megisterium yang sudah bertentangan dengan Alkitab.


Quote
Quote
Kalau Roh Kudus yang bekerja mengapa terjadi segala macam tradisi yang sudah menyimpang dari Alkitab sampai Martin Luther yang Imam Katolik itu bisa protes ???
Kenapa mencuat lagi kekonyolan Anda, yahh? Tentang mengapa ML sampai protes, tanyakan ke ML. Poin-poin protesnya, ada tritnya. Sudah Anda baca?

Itulah yang sudah saya kutip bukti semua kekonyolan ajaran gereja yang sudah menentang kebenaran Alkitab yang dibongkar oleh ML,tetapi tidak satupun yang bisa anda sanggah.

Apalagi setelah abad pertengahan,lebih banyak lagi ajaran yang ngaco dan bertentangan dengan Alkitab ditambah terus tidak jera jera-nya.


Quote
Quote
Jabatan gerejawi memang perlu pendidikan tetapi menginjili adalah tugas setiap orang kristen yang sudah beriman percaya berdasarkan Amanat Agung Tuhan Yesus.
Lantas apa yang Anda permasalahkan dengan kepausan? Wewenag mengajarnya? Itu adalah amanat Tuhan Jesus Kristus. Yang begini ini yang suka membuat saya muak dengan gaya Anda. Tidak konsisten. Omongannya bilang, "Jawab di tempat", tetapi kalau di jawaban-jawaban Anda itu ada kontradiksi, bagaimana menerima jawaban-jawaban Anda?

Dimana pula ajaran Alkitab bahwa hanya Magisterium saja yang boleh menafsirkan Alkitab.

Dimana pula ajaran Alkitab bahwa orang percaya tidak diperbolehkan menafsirkan Alkitab ?

Jadi hanya kekeraskepalaan yang kerjanya terus menerus menentang prinsip kebenaran Alkitab saja yang sangat konyol itu.

Kalau mau menjawab itu pakai dasar Alkitab bung bukan segala macam tradisi yang ngaco itu !


Bersambung.....




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 03, 2013, 09:21:35 PM
Bersambung....



Quote
Quote
Itulah hasil renungan saya.
Baguslah. Tapi, merenung jangan hanya sejenak. Renung lagi, lagi, dan lagi.


Sudah terlalu banyak saya renungkan segala ajaran yang ngaco itu sehingga sangat memprihatinkan semua umatnya yang sudah salah jalan tanpa disadarinya  !


Quote
Quote
Anda yang konyol memaksakan prinsip magisterium Katolik yang bertentangan dengan ajaran Alkitab kepada gereja Protestan.
Emang siapa yang maksa Anda? Jangan mengada-ada, ah. Wong secara tidak Anda sadari Anda menerapkan prinsip magisterium tetapi tidak anda namai begitu, kenapa mengatakan saya maksa? Dan, kayaknya, meski kita sama-sama menuliskan magisterium, asosiasi kita berbeda atas istilah itu. Saya sudah tawarkan pada Anda, magisterium yang saya maksudkan adalah seperti apa yang bisa Anda cari di Katekismus Gereja Katolik. Jika Anda punya terminologi sendiri yang berbeda dengan itu, tidak akan nyambung.


Model Magisterium yang ngaco seperti ajaran gereja anda itu jangan dibawa bawa kepada gereja Protestan karena itu merupakan kutukan bagi Tuhan.


Quote
Quote
Saya juga tidak bisa menerima semua tradisi gereja Katolik yang sudah menyimpang dari prinsip kebenaran Alkitab.
Untuk menerima atau tidak, itu terserah Anda. Kita merdeka. Yudas Iskariot juga secara merdeka menjual Jesus Kristus, tidak dihalangi oleh Jesus Kristus. Tapi perlu diingatkan kepada Anda, bahwa Katolik mengimani bahwa wahyu Allah bukan hanya yang tertulis di Alkitab. Perjalanan hidup Gereja yang didirikan Jesus Kristus, sudah dijanjikan oleh Jesus Kristus akan disertai sampai akhir jaman. Jadi, setiap denyut hidup Gereja itu, ada dalam penyertaan Allah. Sudah saya berikan ayatnya lebih dari sekali. 
Silahkan dibantah saya kalau memang anda mamahami ajaran gereja anda sendiri.[/quote]Tidak perlu menanggapi sesuatu yang tidak jelas.[/quote]


Makanya tidak heran Yesus dan para Rasul sudah memperingatkan didalam Alkitab bahwa dijaman akhir akan banyak nabi palsu,ajaran palsu,pemimpin palsu,saudara palsu,guru palsu dan segala macam kepalsuan gereja.

Hanya mereka yang tidak mau diikat oleh kebenaran Alkitab saja sebagai satu satu-nya otoritas tertinggi,yang kerjanya hanya memanipulasi Alkitab untuk membenarkan tradisi gereja sendiri yang terang terang sudah melawan apa yang ada didalam Alkitab itu sendiri.


Quote
Quote
Ini kan forum diskusi.
Dalam hal itu, Anda betul.


Makanya disanggah dong semua argumentasi saya jangan hanya ngedumel tidak jelas doang !

Quote
Quote
Jadi memang istilah Sola Pope itu tidak keliru dong ?
Jika demikian itu yang pengertian yang dapat Anda tarik, siapa melarang Anda?

Memang demikianlah kenyataannya karena memang tidak bisa disanggah lagi.


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 03, 2013, 09:24:34 PM
O, ya? Kalau demikian, maafkan. Mungkin postingan saya tidak seperti yang Anda harapkan, ya?


Makanya sadar dan ubahlah cara menjawab anda jangan hanya banyak mengkritik pendidikan orang secara tidak relevan,bukannya menyanggah argumentasinya.


Quote
Quote
Itu bukan berdiskusi namanya kalau cuman nunjuk referensi doang.
Kalau ada yang ingin Anda tambahkan, atau kurangkan, silahkan saja.


Sudah saya beberkan semua ajaran yang menyimpang tetapi tidak ada satupun yang bisa dibantah sampai sampai saat ini oleh anda.


Quote
Quote
Silahkan dibantah dong komentar saya secara fokus kalau memang merasa dirimu benar.
Saya bukan protestan. Saya hanya menanggapi yang perlu ditanggapi.

Sudah saya duga memang bahwa anda tidak memahami ajaran gereja sendiri.


Quote
Quote
Lho,masak nggak nangkep bahwa pemahamanmu mengenai Petrus sebagai batukarang gereja itu sudah keliru ?
Baca-baca dulu trit yang bersesuaian.

Sudah dibuktikan kekeliruan pemahaman anda tetapi masih ngalor ngidul jawaban anda karena sudah tersudut kelihatannya.

Ngaku saja kalau memang anda sudah keliru.


Quote
Quote
Itulah semua jabatan gerejawi yang dirumuskan oleh para Rasul.
Tidak ada sesuatu yang ingin yang komentari tentang itu.

Karena memang segala macam jabatan seperti Paus,Vicar of Christ,Bapa Suci,Pontifex Maximus,dll tidak pernah dikenal didalam Alkitab


Quote
Quote
Tetapi penginjilan adalah tugas semua orang percaya.
sda.

Sudah juga saya jelaskan sebelumnya.


Quote
Quote
Ayat yang saya kutip juga mengatakan bahwa bukan Petrus saja yang ditugasi menggembalakan jemaat,karena jabatan gembala itu bukan tunggal tetapi banyak.
Pada Yoh 21:15, 16, dan 17 itu, perkataan Jesus Kristus hanya kepada Petrus.

Tetapi ayat lainnya juga memberikan tugas penggembalaan kepada banyak orang !

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 03, 2013, 09:28:59 PM
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Jawaban tidak nyambung lagi !

Quote
Quote
Kwantitas tidak menjamin kebenaran karena Allah mengatakan banyak yang dipanggil tetapi hanya sedikit yang terpilih.
Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.


Satu lagi bukti jawaban tidak nyambung dan tidak fokus !


Quote
Quote
Matius 7:13 Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya;
Memang demikian ayatnya.

Ayat tsb menjelaskan bahwa mayoritas bukanlah merupakan ukuran kebenaran !


Quote
Quote
Yang disertai hanyalah mereka yang memegang teguh ajaran Yesus bukan yang mengkhianati ajaran-Nya.
Ayat mengenai masih banyak yang dilakukan Jesus Kristus yang tidak tertulis masih ANda ingat,  bukan? Kalau sesuatu berbeda dengan apa yang tertulis, jangan buru-buru Anda nyatakan sebagai pengkhianatan ajaran Jesus Kristus. Dan, wahyu Allah itu bukan hanya yang tertulis, harap jangan Anda batasi kekuasaan Allah.

Kalau merasa banyak yang belum ditulis tidak berarti gereja bebas memberikan Injil palsu yang melawan kebenaran Injil yang sejati.

Alkitab sudah lengkap dan sempurna bagi kehidupan rohani semua orang kristen tanpa perlu ditambah dengan segala macam tradisi yang menyimpang.


Quote
Quote
Kedamaian yang sejati hanya terdapat didalam gereja yang memegang teguh kebenaran ajaran Alkitab.
Diluar itu hanya ada kedamaian palsu.
Dari perkembangbiakan kumpulan-kumpulan itu juga memperlihatkan 'kedamaian' juga sih.

Benar demikian karena mereka memegang satu prinsip yang benar yaitu Sola Scriptura bukan Sola Pope atau Sola Magisterium atau Sola Tradition.


Quote
Quote
Kalau ada manusia yang merasa mendapat wahyu Tuhan setelah semua Alkitab selesai ditulis sudah pasti hanya ajaran bidat karena hanya Nabi dan Rasul saja yang berotoritas menerima wahyu Tuhan.
Weisszss... ini pengertian berterima umum, atau kosa kata Anda saja? Perkataan Jesus Kristus yang tertulis di Injil yang mengatakan bahwa Dia akan menyertai sampai akhir jaman kurang berterima di akal Anda? Hebat.

Yesus 'menyertai' maksudnya memelihara iman orang percaya agar memegang teguh apa yang diajarkan Yesus,bukan menambah nambah segala macam ajaran yang melawan ajaran Yesus sendiri.


Quote
Quote
Kalau ada yang menambah ajaran Alkitab sudah pasti kena kutukan Tuhan yang melarang keras semua penambahan dari apa yang sudah diperintah-Nya didalam semua wahyu-Nya.
Bebal amat? Alkita ituadalah wahyu Allah yang tertulis. Apakah Anda melarang adanya wahyu Allah yang tidak tertulis, walaupun sudah ditunjukkan kepada Anda ayat yang menyatakan demikian?


Yang sangat bebal dimata Allah adalah sudah jelas jelas diperingatkan jangan manambah nambah firman-Nya tetapi dasar keras kepala (bebal) tetap saja menambah nambah terus sepanjang abad dengan segala macam tradisi yang melawan Firman Tuhan yang ada di Alkitab.



Quote
Quote
Apa karena anda tidak memahami ajaran gereja sendiri sehingga tidak bisa menjelaskan semua ajaran gereja anda yang keliru seperti yang pernah saya kutip itu ?
Kalau Anda mengatakan Anda lebih mengetahui ajaran Katolik daripada saya, itu mungkin saja, sebab saya penuh dengan keterbatasan.


Patut tidak bisa menjawab semua ajaran gereja sendiri karena memang tidak tau apa yang diajarkan melainkan hanya ditelan saja mentah mentah tanpa mau mengujinya sesuai perintah Tuhan sendiri.

Inilah contoh manusia yang lebih taat kepada perintah manusia ketimbang perintah Tuhan sendiri seperti ahli Taurat yang ditegur oleh Yesus itu.


Quote
Quote
Hanya Alkitab yang berotoritas mutlak bukan manusia yang rentan dosa dan kesalahan.
Alkitab tidak bisa berbuat apa-apa unruk kepentingannya. Alkitab harus diinterpretasi. Dan ketika Alkitab diinterpretasi, itu bukan lagi sola scriptura. Sulit mengartikan itu? Anda sudah mengecap S2 lho.

Kalau bukan untuk dipahami apa Alkitab itu harus ditelan ?

Firman Tuhan itu hidup dan berkuasa bung !

Memang anda sudah menelan bulat bulat ajaran manusia dengan tidak mau menafsirkan Alkitab dengan benar karena sangat takut dengan sanksi ekskomunikasi itu.

Kalau saya sih lebih takut sanksi dari Tuhan ketimbang sanksi manusia,karena kelak bukan tradisi gereja yang akan menghakimi manusia melainkan Firman Tuhan yang tertulis itu.


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 03, 2013, 09:43:07 PM
Bebal amat, ya? Katolik tidak menambah, juga tidak mengurang ajaran Tuhan Jesus Kristus, karena memang diamanatkan kepada kumpulan rasul mula-mula, pada Mat 28:19-20, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, an ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."


Menyertai itu bukan artinya boleh menambah-nambah segala macam ajaran gereja yang bertentangan dengan Alkitab bung ?

Inilah kebebalan yang sebenarnya karena sudah berkali kali dilarang tetapi terus saja bebal dan keras kepala menambah ajaran gereja sampai berabad abad seperti yang sudah saya berikan buktinya itu.


Quote
Quote
Lagi lagi jawaban pepesan kosong !
Ada dua kemungkinan hingga Anda menulis ini. Anda tidak mampu mencerna mungkin karena (1) terlalu tinggi, atau (2) Bahasa saya terlalu rendah.

Bukan itu persoalannya melainkan komentar anda hanya ngedumel  melulu sifatnya,bukannya menyanggah argumentasi lawan diskusi.


Quote
Quote
Semua tradisi Suci jelas ada naskah aslinya dan sudah lengkap tertulis didalam Alkitab Husada !
Kalau tidak ada naskah aslinya berarti itu hanya ajaran tambahan rekayasa manusia belaka dan tidak tahan uji terhadap kebenaran Alkitab !
Weiszzz... hebat. solideogloria lebih tahu daripada para rasul yang sehari-hari bersama Jesus Kristus. Yang namanya Tradisi Suci, memang belum pernah dibukukan, sol.


Semua ajaran Yesus yang bersifat tradisi pada awalnya,pada akhirnya sudah tertulis semua didalam Alkitab.

Semua tradisi gereja anda walau sudah tertulis tetapi sama sekali bukan wahyu Tuhan apalagi sudah menyimpang dari tradisi suci yang sudah tertulis lengkap dan sempurna itu.


Quote
Quote
Sudah jelas praktek gereja anda yang berdoa langsung kepada arwah orang yang sudah mati,masak nggak ngeh juga ?
Pastikan dulu pemahaman Anda. Dari posting ini, kelihatannya Anda belum tahu, deh. Jangan sok tahu, ah.

Doa Salam Maria itu apakah sama dengan doa yang diajarkan Yesus ?

Renungkan baik baik komentar saya itu !


Quote
Quote
Justru semua ajaran tradisi tambahan gereja tersebut menunjukkan pembangkangan terhadap ajaran asli dari Kitab Suci yang ditulis oleh para Nabi dan Rasul.
Yang membangkang itu ialah yang memprotes dan mendirikan kumpulan baru, merasa lebih benar, walaupun hasil perbuatannya nyata-nyata mengingkari kesatuan yang nerulang kali disampaikan dalam Alkitab.


Kesatuan tidak ada gunanya kalau ajarannya hanya mengkhianati kebenaran Alkitab.

Itu hanyalah persatuan semu yang menuju kepada kebinasaan kekal belaka bukan keselamatan kekal.

Persatuan tidak boleh dengan mengorbankan kebenaran Allah seperti segala macam tradisi rekayasa gereja itu.


Quote
Quote
Saya mempersoalkan tambahan ajaran gereja yang extra biblical tetapi kamu ngomong soal penyertaan Yesus ???
Memang karakter protestan ya seperti Anda kan? Cermati lagi Mat 28:19-20. Itu yang dipraktikkan Katolik.


Apa kaitannya ayat ayat tsb dengan segala macam tradisi yang sudah melanggar Firman Kristus itu sendiri ?

Tidak mungin ada penyertaan Yesus kalau kerjanya hanya menghkianati semua ajaran Yesus sendiri.

Itu hanya klaim kosong yang kebacut belaka.


Quote
Quote
Kok banyak sekali komentar anda tidak nyambung sih ?
Apa terlalu tinggi bahasa saya, atau terlalu rendah?


Bukan, tetapi karena anda tidak ngerti ajaran gereja sendiri yang sudah menyimpang itu.


Quote
Quote
Bukti yang saya kutip itu kalau bukan penambahan ajaran tradisi gereja anda sepanjang abad apalagi namanya ?
Anda tidak membuktikan apa-apa. Itu Anda tunjukkan memang sudah begitu. Anda yang diperintah untuk menguji segala sesuatu, tetapi tanpa mengujinya sudah Anda sebarluaskan.


Ajaran ajaran gereja yang saya kutip itu sudah jelas jelas dikatakan disitu sebagai heresy,jadi memang anda selama ini tidak sadar sudah menganut ajaran gereja yang heresy.


Quote
Quote
Jadi kalau anda anggap Alkitab belum lengkap makanya gereja anda menambah segala macam ajaran yang jelas jelas sudah bertentangan dengan ajaran Alkitab itu ?
Bebal jangan Anda pelihara. Apa pernah saya nyatakan Alkitab belum lengkap? Pemahaman Katolik, wahyu Allah itu ada yang tertulis yaitu Alkitab (scriptura) dan ada yang tidak tertulis, yaitu Tradisi Suci. Pikiran Anda yang error kenapa menyatakan saya yang mengatakan bahwa Alkitab belum lengkap? Bebalnya jangan dipelihara, ya?


Yang bebal itu hanyalah mereka yang keras kepala terus menerus menambah segala macam ajaran karena menganggap Alkitab tidak lengkap sehingga harus dilengkapi dengan segala macam tradisi yang sudah ngaco alias melawan kebenaran Alkitab.

Tuhan Yesus saja sudah menegur Ahli Taurat yang sukanya membawa tradisinya belaka,dan sekarang diulangi lagi oleh gereja anda.


Quote
Quote
Darimana logika anda berkata demikian ?
Bebal jangan dipelihara soli.

Yang bebal itu adalah yang keras kepala terus sepanjang sejarah walau sudah diperingatkan jangan menambah nambah firman Tuhan tetapi hobinya nambahi terus karena merasa diri sudah sama seperti Tuhan mau bikin Injil sendiri.


Quote
Quote
Siapa yang berhak menambah wahyu Tuhan setelah Nabi dan Rasul tidak ada lagi ?
Tanya kepada Tuhan yang menjanjikan akan menyertai jemaatNya sampai akhir jaman.

Walaupun Tuhan sudah melarangnya tetapi anda memang bebal dan keras kepala terus dengan melawan perintah Tuhan.


Quote
Quote
Coba direnungkan sedikit !
Setelah saya renungkan, ternyata kesimpulannya, "Bebal jangan dipelihara".


Memang sudah terbukti kebebalan anda itu tiada taranya sampai berani melawan perintah Tuhan sendiri dan lebih taat kepada manusia walau sudah dikutuk Tuhan.


Quote
Quote
Tidak ada satupun tradisi suci yang belum tertulis karena semua gereja mengakui bahwa Alkitab sudah sempurna tidak perlu ada penambahan apapun lagi.
Anda memang super. Mengetahui apa yang ada dan tidak ada, walaupun ayat Alkitab mengatakan bahwa belum semua yang dilakukan Jesus Kristus sudah tertulis. Anda memang luar biasa, luar biasa bebal.

Yang super itu adalah mereka yang menganggap Alkitab tidak lengkap maka mereka mau melengkapinya,tetapi apa yang ditambahkan ternyata ngawur belaka alias bertentangan dengan semua kebenaran Alkitab yang tertulis.


Quote
Quote
Tidak ada dasarnya sama sekali manusia boleh menambah nambah tradisi dengan melanggar ajaran yang sudah ada didalam Alkitab.
Sudah saya sampaikan apa yang harus saya sampaikan. Anda merdeka.

Dan sudah saya buktikan juga semua kebebalan dan kekeraskepalaan anda yang selalu melawan perintah Tuhan itu.


Quote
Quote
Kamulah yang menganggap manusia boleh menambah nambah wahyu Tuhan dengan alasan yang tidak masuk akal sama sekali dengan melanggar larangan Tuhan sendiri.
Bebal jangan dipelihara.

Kedurhakaan kepada Tuhan jangan dipelihara bung !


Bersambung....

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 03, 2013, 09:43:28 PM
Sambungan....

Quote
Quote
Kamu yang pernah saya dengar mengatakan Alkitab itu tidak lengkap sehingga harus ditambah tambah dengan segala macam ajaran yang sudah menyimpang dari Alkitab sendiri.
Bagaimana pula Anda mendengar saya, bertemu saja kita tidak pernah selain di dunia maya ini, dan seingat saya saya tidak merekamkan suara saya dan saya kirimkan pada Anda. Bebal jangan dipelihara. Pemahaman Katolik, wahyu Allah itu ada yang tertulis, yaitu Alkitab. Selain itu, ada yang tidak tertulis, yaitu Tradisi Suci. Memang kalau super bebal, kurang mampu menhartikan itu.


Mendengar didalam hati saya akan semua pengkhianatan ajaran anda kepada kebenaran Tuhan dari semua komentar anda yang sangat arogan,bebal dan keras kepala itu.

Kalau Tuhan sudah melarang tetapi dilakukan terus itulah bukti super bebal yang tidak ketulungan lagi.


Quote
Quote
Dimana pembenarannya didalam Alkitab bahwa apa yang sudah diwahyukan Tuhan itu boleh ditambah tambah oleh manusia,walau dengan alasan apapun ???
Bebal jangan dipelihara. Baca ulang lagi postingan di sini, semoga Anda menangkap. Satu syaratnya, BEBAL JANGAN DIPELIHARA.


Baca lagi semua jawaban saya supaya kebebalan anda yang super itu bisa berkurang karena resikonya anda sendiri yang akan menghadapinya kelak.

Mau percaya kepada ajaran Tuhan atau tradisi rekayasa manusia ?

Renungkan itu !


Quote
Quote
Amsal 30:6 Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta
Ayat berikut ini, termasuk FirmanNyakah? Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.


Benar,tetapi hanya Nabi dan Rasul saja yang boleh merupakan sumber semua penulisan wahyu Tuhan bukan manusia lainnya yang menganggap dirinya Tuhan didunia ini dan mengaku tidak bisa salah seperti Tuhan.

Itu hanyalah kesombongan rohani yang tiada taranya sambil mencuri kemuliaan Tuhan.


Quote
Quote

Itu memang ayat Alkitab, tetapi sama sekali tidak ada hints-nya bahwa ayat tsb membolehkan manusia menambah apa yang sudah tertulis,seperti ayat berikut ini :

I Korintus 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: "Jangan melampaui yang ada tertulis", supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.


Jadi jangan berpikir bahwa ayat tersebut membenarkan gereja seenak perutnya menambahi segala macam ajaran yang kebablasan dan menyimpang dari apa yang sudah diajarkan didalam Alkitab yang tertulis.

Cara anda hanya mencomot satu ayat dan menafsirkannya seenak perut anda hanya untuk pembenaran diri belaka walau sudah jelas jelas melanggar perintah Tuhan.


Quote
Wahyu 22:18,19 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini.[/color]

Pembahasan boleh kita lanjut nanti kalau saya masih menolerir kemuakan saya. Sebelumnya, cermati yang saya garis bawahi itu. Pikiran saya yang saya duga tidak bebal, mengartikannya bahwa kitab yang dimaksud di situ adalah Kitab Wahyu itu dan bukan Alkitab keseluruhan. Saya berpikir seperti itu karena ketika Kitab Wahyu itu ditulis, Alkitab belum merupakan satu kesatuan seperti yang kita kenal sekarang. Nangkep? Kalau nangkep, kita coba membahasnya, kalau kemuakan saya tidak memuncak.

Mau muak atau muntah itu urusan anda sendiri tapi argumentasi harus dijawab dengan argumentasi dong !

Kemuakan anda hanya karena memang sudah kapepet tidak sanggup menjawab argumentasi secara sehat maka bikin segala macam makian yang tidak terhormat.

Prinsip yang dikemukakan Yohanes itu apa tidak selaras dengan semua perintah Tuhan sebelumnya didalam ayat Amsal 30:6,Ul.4:2 dan Ul.12:32 ?

Jadi kelihatan sekali kamu sembarangan menafsir tanpa melihat Alkitab secara keseluruhan karena selama ini hanya membeo saja kerjanya kepada indoktrinasi gereja,tidak mau menguji semua ajaran gerejanya sesuai perintah Tuhan,seperti jemaat di Berea itu.

I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Makanya pakai akal sehat kalau menafsirkan jangan membabi buta saja bung !

Shalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 03, 2013, 09:46:28 PM
:grining: Kapan pula ada orang menganggap bahwa dirinya boleh menambah ajaran? Katolik mempraktikkan Mat 28:19, 20 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." soli, bebal jangan dipelihara.


Perintah Yesus adalah untuk menginjili manusia bukan dengan bebalnya menambah segala macam ajaran yang jelas jelas sudah melanggar semua kebenaran Injil Tuhan Yesus.

Jadi Yesus menyuruh menginjili bukan menambah nambah Injil !

Paham ?


Quote
Quote
Kalau menurut saya kalimatnya adalah :
Jika Husada sudah melanggar semua larangan Tuhan untuk jangan menambah nambah apa yang sudah diwahyukan-Nya maka percuma Alkitab berkata apapun karena Husada lebih percaya kepada ajaran manusia ketimbang Alkitab.
Apakah solideogloria sudah menguji bahwa ayat-ayat yang saya kutipkan itu tidak tertulis di scriptura dan saya melanggarnya? solideogloria, kamu jangan memelihara bebal untuk dirimu. Buang bebal dari hatimu.

Alkitab yang tertulis mengatakan :

1.   Jangan menambah nambah perintah Tuhan tetapi kebebalan gereja terus saja menambahnya sepanjang ribuan tahun

2.   Jangan bersandar kepada manusia,tetapi anda kerjanya hanya bersandar kepada yg namanya magisterium walau sudah jelas mereka kerjanya menambah segala macam ajaran secara tidak bertanggungjwab.

Inilah bukti kebebalan yang sesungguhnya.


Quote
Quote
Yer.17:5 Beginilah firman Tuhan: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan.
Galatia  1:8,9 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
Saya sangat setuju dengan ayat ini. Walaupun kepada soli sudah diberikan ayat yang tertulis di scriptura, soli mengabaikan itu dan soli lebih memilih pengertian ayat menurut kehendak hati soli sndiri, walaupun ayat itu lepas dari perikop.
Bebal jangan dipelihara.


Sudah terbukti sepanjang sejarah akan kebebalan anda dan gereja anda yang hobinya selalu bikin ajaran baru yang sudah kebacut dan ngaco itu.

Ujilah tradisi bikinan gereja anda itu dengan kebenaran Alkitab bung,maka jelas semua penyimpangan dari ajaran yang sangat membahayakan jiwa manusia itu.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 04, 2013, 06:51:30 AM
Makanya kamu harus uji semua ajaran katolik itu, soli yg sola..

Jangan kau ikuti ajaran buatan gereja katolik, seperti tritunggal dan perayaan natal.

kalau kau ikuti itu sama saja kau ini seorang mister mangap-man.. :giggle: :lol: hihih
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 04, 2013, 08:16:57 AM

Perintah Yesus adalah untuk menginjili manusia bukan dengan bebalnya menambah segala macam ajaran yang jelas jelas sudah melanggar semua kebenaran Injil Tuhan Yesus.

Jadi Yesus menyuruh menginjili bukan menambah nambah Injil !

Paham ?


Alkitab yang tertulis mengatakan :

1.   Jangan menambah nambah perintah Tuhan tetapi kebebalan gereja terus saja menambahnya sepanjang ribuan tahun

2.   Jangan bersandar kepada manusia,tetapi anda kerjanya hanya bersandar kepada yg namanya magisterium walau sudah jelas mereka kerjanya menambah segala macam ajaran secara tidak bertanggungjwab.

Inilah bukti kebebalan yang sesungguhnya.



Sudah terbukti sepanjang sejarah akan kebebalan anda dan gereja anda yang hobinya selalu bikin ajaran baru yang sudah kebacut dan ngaco itu.

Ujilah tradisi bikinan gereja anda itu dengan kebenaran Alkitab bung,maka jelas semua penyimpangan dari ajaran yang sangat membahayakan jiwa manusia itu.

Shalom

Silahkan back to topic ,

Jika anda mau mengkritik ajaran2 GK silahkan buat Thread tersendiri
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 04, 2013, 08:05:02 PM
Silahkan back to topic ,

Jika anda mau mengkritik ajaran2 GK silahkan buat Thread tersendiri

Saya hanya menjelaskan latar belakang perpecahan gereja antara Protestan dan Katolik sesuai topik.

Kalau itu dianggap OOT ya terserah saja.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 04, 2013, 08:27:33 PM
Makanya kamu harus uji semua ajaran katolik itu, soli yg sola..

Jangan kau ikuti ajaran buatan gereja katolik, seperti tritunggal dan perayaan natal.

kalau kau ikuti itu sama saja kau ini seorang mister mangap-man.. :giggle: :lol: hihih

Roh pemecah belah memang sedang menguasai hatimu tuturuga makanya kerjamu tidak lain hanya mengadu domba saja kerjanya diforum ini sebab gurumu St. Vincent of lerins itu memang bidat.

Buah tidak pernah jauh dari pohonnya.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 04, 2013, 09:05:33 PM
Roh pemecah belah memang sedang menguasai hatimu tuturuga makanya kerjamu tidak lain hanya mengadu domba saja kerjanya diforum ini sebab gurumu St. Vincent of lerins itu memang bidat.

Buah tidak pernah jauh dari pohonnya.

roh pemecah belah juga sedang menauingi dirimu soli yg sola, makanya jawabmu selalu ga nyambung...dan roh itu menutup pikiranmu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on February 05, 2013, 06:54:52 AM
Memang demikian seperti yg diakui Paus sendiri !
Masak ajaran gereja sendiri tidak ngerti ?

hehehe... mas... mas... kebiasaan emang susah ya...

1. Kalo ada orang Khatolik menjelaskan ajaran Gerejanya sendiri --> anda bilang "masa gak ngerti ajaran gereja sendiri"
2. Kalo ada suatu opini tentang ajaran Protestantism --> anda bilang "kalo gak ngerti tentang protestantism jangan asal"

nah lho... ehehe..
1. Jadi anda lebih paham ajarang Khatolik dibanding seluruh paus, uskup, kardinal digabungkan, bahkan dibanding Yesus sendiri?
2. Jadi anda juga lebih paham Protestantism dibanding siapapun dijumlah?

wow... anda ini Super-Expert ya...??? yang PALING NGERTI segala sesuatu?? ehehe..

Keren lho bro..
Nanti kalo anda berdoa, dan Tuhan menjawab doa Anda dengan sesuatu yang Kurang ALkitabiah..
saya rasa, sbg pembela Kekristenan sejati, anda bisa bilang pada Tuhan.. "Tuhan ini kalo gak paham Alkitab jangan asal jawab doa saya... harusnya Jawaban doa saya itu gak gitu..."
dan Tuhan pun akan amat berterima kasih pada anda.. & kalo perlu menyerahkan tahtanya pada Anda lho..

keren...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 05, 2013, 07:11:04 AM
Soli yg sola tau segalanya...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 05, 2013, 07:22:20 AM
roh pemecah belah juga sedang menauingi dirimu soli yg sola, makanya jawabmu selalu ga nyambung...dan roh itu menutup pikiranmu.

Kamu yang sudah terbukti pembohong besar,munafik dan bidat sehingga denominasimupun tidak jelas,karena roh provokator sudah menguasaimu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 05, 2013, 01:59:10 PM
Jadi memang gereja Roma katolik itu hanya warisan dari Kaisar Constantine belaka yang berlatar belakang paganisme penyembah dewa,sehingga kebudayaan Romawi sudah mencemari kesejatian ajaran kekristenan dengan segala macam .
Makin jauh dari maksud trit.
Quote
Sinkretisme (Penggabungan dua agama) antara Kristen Katolik dan juga budaya Paganis Politheisme Imperium Romawi pada saat itu. Ketika Kaisar Konstantin menjadi penganut Kristen Katolik, ia tetap tidak mampu meninggalkan adat atau kepercayaannya terhadap budaya pagannya,
Makin jauh dari maksud trit.
Quote
Baca lagi pertanyaan saya baik baik jangan pura pura tidak tahu apa yang ditanyakan !
Belajarlah menggunakan seluruh kemampuan untuk menyajikan pikiran Anda agar bisa nyambung. Silahkan bercermin.
Quote
Anda yg ngedumel lalu saya tanyakan apa ngedumelnya kok cuman ngoceh kosong doang kerjanya ?
Baca lagi komentar anda itu.
Makin jauh dari maksud trit.
Quote
Kalau ngomong itu yang jelas dong apa yang dipersoalkan ?
Pertanyaan anda mengenai latar belakang pendidikan saya rupanya pertanyaan yang bermotivasi negatif hanya untuk dijadikan bahan ejekan yang tidak pas.
Memang semua golongan anda sama kwalitas etikanya diforum ini saya perhatikan.
Sudah saya katakan latar pikir saya menanyakan pendidikan formal Anda, yaitu untuk mencoba menyusun tatabahasa yang saya taksir mampu Anda cerna sesuai tingkat pendidikan formal Anda.

Ternyata saya salah. Sangat jauh dari dugaan saya. Justru Anda mengira saya menjadikan itu bahan ejekan, walaupun saya tidak bermaksud mengejek. Ternyata, ke-S1-an Anda jomplang dengan tingkat S1 yang saya taksir. Saya jadi ragu, apakah Anda benar S1 sebenarnya, atau level S1 di benak saya terlalu tinggi untuk Anda?
Quote
Silahkan bantah apanya yg salah jangan cuman kutip blog doang !
Kalau tidak sanggup bilang saja terus terang.
Makanya makna magisterium itu berbeda dengan fungsi magisterium!
Dalam hal itu, tidak ada yang perlu dibantah. Kalo Anda memiliki definisi tersendiri untuk magisterium, apa yang perlu dibantah? Tidak ada.

Hanya saja, kalau pengertian Anda itu harus berterima umum (general accepted), betapa bebalnya. Pengertian magisterium yang Anda bangun sendiri, Anda inginkan dimengerti orang lain tanpa pernah disosialisasi, wuuaahhh... tidak semua orang mau mengidab kebebalan.
Quote
Sudah dong !
Kalau hanya dicari, tetapi tidak dibaca, pemahaman Anda tidak akan bertambah.
Quote
Anda menunjukkan lagi ketidakmampuan menjawab persoalan !
Memang terbukti apa yang saya katakan tsb !
Sudah jelas semua tradisi bikinan gereja tsb bertentangan dengan Alkitab,mau bantah apalagi !
Sumber tersebut sudah membeberkan semua ajaran gereja yang Anti Alkitab.
Hehheehheee... kalo itu merupakan fakta bagi Anda, gunakan itu.
Memang demikian seperti yg diakui Paus sendiri !
Masak ajaran gereja sendiri tidak ngerti ?
Memang fakta yang tidak mampu anda bantah ![/quote]Anda merdeka menulis apa saja sepanjang dalam koridor yang pantas.
Itu salah satu kehebatan Anda, bahwa Anda lebih tahu daripada orang lain. Hehheehheee...
Quote
Terbukti anda tidak mampu membantah faktanya,melainkan hanya ngoceh doang !
Entah apa yang sudah Anda buktikan.
Quote
Jadi janganlah membuat segala macam tradisi yang Anti Alkitab.
Periksa pemahaman Anda, jangan-jangan Anda memaknai tulisan Anda hanya sesuai dengan pengertian Anda dan berda dengan pemahaman orang lain atas tulisan Anda yang itu-itu juga.
Quote
Karena anda tidak becus membantah argumentasi orang !
Makin jaooh, deh.
Quote
Yang ada saya lihat hanya benang merah penyimpangan penyimpangan ajaran doang !
Menunjukkan pandangan seorang sola scripturist seenak udhel.
Quote
Kutipanmu itu komentar dari siapa dan apa buktinya ?
Jangan jangan cuman menipulasi komentar orang belaka,atau memutarbalikkannya keluar konteks pembahasan!
Periksa saja pemahamanmu. Seorang yang sungguh-sungguh mengecap pendidikan S1 apalagi akunting, selayaknya mampu melakukan introspeksi.
Quote
Sudah saya jelaskan pengertian saya mengenai magisterium dan satupun tidak becus anda sanggah !
Menurut pengertianmu sendiri.
Quote
Katanya gereja rasuliah tetapi isinya semua ajaran yang menyimpang dari ajaran para Rasul !
Hehheehheee... buka saja trit yang sesuai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 05, 2013, 02:45:52 PM
Saya hanya menjelaskan latar belakang perpecahan gereja antara Protestan dan Katolik sesuai topik.

Kalau itu dianggap OOT ya terserah saja.
Yang diangkat di sini adalah perpecahan jemaat...
dan katolik sampai sekarang tetap satu.

sedangkan protestan sampai sekarang sudah terdiri dari banyak denominasi...lutheran, calvinis, karismatik, baptis, metodis, bethel, advent dan lain2...

Ini yang kita bicarakan apa definisi perpecahan jemaat sampai sebatas mana doktrin2nya bagaimana...jadi

mengenai ajaran GK, kritikan anda pada GK , Tradisi GK dll...bisa anda jadikan thread tersendiri.

Tapi tolong gunakan bahasa yang sopan

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 05, 2013, 02:51:06 PM
Paulus adalah Rasul yang diangkat sendiri oleh Tuhan Yesus bung !
Kalau anda memang menghormati ajaran Rasul makanya jangan bikin segala macam ajaran yang menyimpang dari ajaran para Rasul.
Anda tidak mengerti apa yang Anda tulis.
Quote
Sudah kapepet jadi bisanya hanya ngoceh doang !
Periksa alur pikirmu, bila tidak mampu mencerna, jangan menyalahkan pihak lain. Kalau kakimu yang pincang, jangan bilang lantainya tidak rata.
Quote
95 tesis itulah salah satu contohnya yang mengungkapkan banyaknya penyimpangan ajaran Katolik dari Alkitab diabad pertengahan.
Ditambah lagi data yg saya berikan mencakup setelah jaman ML sampai sekarang.
Jika ada hal yang ingin Anda tambahkan, atau kurangkan, atau komenyari dari itu, di trit itu saja.
[/quote]Tetapi ternyata masih terlalu banyak yang menyimpang dari ajaran Alkitab ![/quote]Pandangan Anda merupakan pandangan dari orang yang merasa setara dengan Roh Kudus, padahal kenyataannya hanya pandangan seorang yang mengaku sudah mengecap S1, namun tidak sesuai dengan pengakuan tersebut.
Quote
Semua gereja memang memiliki aturan disiplin ,khususnya gereja Protestan juga memiliki tindakan disiplin dengan syarat orang tersebut telah melanggar ketentuan Firman Tuhan.
Tetapi digereja anda ada orang dalam sendiri yang memberitahukan penyimpangan ajaran dan praktek praktek gereja bukannya berterima kasih malah di ekskomunikasi ?
Keterlaluan !
Kadang-kadang pengertian Anda cocok dengan pemahaman umum, tetapi sangat jauh lebih sering hanya sesuai dengan pemahaman pribadi Anda.
[/quote]Prinsip Sola Scriptura-pun anda sama sekali tidak mengerti tetapi sok berani mengkritik ![/quote]Mungkin Anda terlalu bebal tidak menangkap arti sola scriptura, sehingga di pemahaman Anda, meski prinsip yang Anda maksudkan itu berbeda dengan pengertian sola scriptura, keukeuh Anda pertahankan, meski tidak didukung alur logika yang sehat.
Quote
Orang-orang Yahudi telah membakukan bahwa kitab-kitab yang kita sebut Perjanjian Lama diilhami Allah, sedangkan yang lain tidak.
Perjanjian Lama yang terdiri dari 39 kitab itu dapat dibagi dalam kategori hukum, sejarah, puisi dan nubuatan. Semua kitab tersebut ditulis sebelum kelahiran Yesus.
Entah Anda sadar atau tidak, Yahudi pula yang telah menyalibkan Jesus Kristus, dan hasil kerja mereka yang Anda jadikan acuan. Mmm... betapa bertolakbelakangnya logika Anda yang mengaku Kristen tetapi menggunakan hasil kerja Yahudi yang anti kepada Jesus Kristus. Tapi memang, karakter Anda yang merasa setara dengan Roh Kudus, juga menggambarkan keyahudian, yang merasa terhina kalau Mesias lahir di tengah keluarga Tukang Kayu, yang merasa Mesias haruslah superman yang sesuai dengan pemikiran dunia, super hero.
Quote
Dan kemampuan gereja anda juga yang ternyata melanggar kebenaran Alkitab dengan segala macam ajaran yang sangat  menyimpang.
Bebal kenapa dipelihara, ya? Setiap anda tulis begitu tetapi tidak disertai dasar analisis, justru menganjlokkan kredibilitas Anda, hingga layak dicibir.
Quote
Karunia tidak sama bagi setiap orang tetapi misi semua orang percaya sama yaitu melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus,
Dan jika Anda melakukan segala hal sama saja kepada orang yang menerima karunia berbeda, artinya Anda tidak menghargai ciptaan Tuhan.
Quote
bukan misi yang menambah nambah ajaran Injil dengan segala macam ajaran yang ngaco.
Entah berapa kali lagi disampaikan kepada Anda yang sangat bebal itu, bahwa Injil tidak pernah ditambah-tambah atau dikurang-kurang. Memang sulit memberitahkan sesuatu kepada seorang bebal.
Quote
Gembala adalah tugas banyak orang yang bertalenta sebagai gembala bukan hanya Petrus atau Paus anda doang.
Gembala adalah salah satu jabatan gerejawi bagi banyak orang bukan monopoli Petrus atau Paus anda doang.
Itu merupakan pandangan seorang bebal, tidak membedakan tugas penggembalaan dengan tugas pengabaran Injil. Tugas pengabaran Injil, memang merupakan tugas setiap pengikut Kristus, namun tugas penggembalaan hanya bagi mereka yang ditahbis.
Quote
Dan segala macam jabatan seperti Paus,Vicar of Christ,Bapa Suci,Pontifex Maximus,dll tidak pernah dikenal didalam Alkitab,karena itu bersumber dari paganisme.
Karena anda lebih percaya kepada tradisi bikinan gereja dan penafsiran monopoli magisterium ketimbang Firman Tuhan yang tertulis !
Buktinya banyak ajaran megisterium yang sudah bertentangan dengan Alkitab.
Weh... makin akut kebebalan Anda.
Mengapa Katolik lebih menimbang magisterium, dan Tradisi Suci, daripada Alkitab (Firman Tuhan yang Tertulis)? Karena Alkitab (Firman Tuhan yang Tertulis) merupakan "buah" dari Tradisi Suci dan Magisterium. Bisa tertangkap oleh pikiran Anda yang telah mengecap S1 itu? AH, tapi ini semakin jaooh deh.
Quote
Itulah yang sudah saya kutip bukti semua kekonyolan ajaran gereja yang sudah menentang kebenaran Alkitab yang dibongkar oleh ML,tetapi tidak satupun yang bisa anda sanggah.
Apalagi setelah abad pertengahan,lebih banyak lagi ajaran yang ngaco dan bertentangan dengan Alkitab ditambah terus tidak jera jera-nya.
SUngguh, makin akut kebebalan ANda. Kalau ada hal yang ingin Anda kemukakan mengenai ML silahkan buka trit lain. Jika terkait dengan 95 tesis ML, sudah ada tritnya. Mmm... bebal kenapa dipelihara?
[/quote]Dimana pula ajaran Alkitab bahwa hanya Magisterium saja yang boleh menafsirkan Alkitab.
Dimana pula ajaran Alkitab bahwa orang percaya tidak diperbolehkan menafsirkan Alkitab ?
Jadi hanya kekeraskepalaan yang kerjanya terus menerus menentang prinsip kebenaran Alkitab saja yang sangat konyol itu.
Kalau mau menjawab itu pakai dasar Alkitab bung bukan segala macam tradisi yang ngaco itu ![/quote]Akuut, akuut, makin akut kebebalan Anda. Alkitab, atau Firman Tuhan yang Tertulis, ada karena dihasilkan Tradisi Suci dengan mengunakan Magisterium. Setiap orang, bisa mengartikan Ayat Alkitab (Firman Tuhan yang Tertulis), namun bila terdapat varian-varian pengertian, Magisterium yang diterima dari Jesus Kristus yang kompeten memberikan pengertian. Ah, mungkin ke-S1-an Anda tidak akan mampu mencernanya.

Bebal jangan dipelihara.

Damai bagimu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 05, 2013, 03:16:44 PM
Sudah terlalu banyak saya renungkan segala ajaran yang ngaco itu sehingga sangat memprihatinkan semua umatnya yang sudah salah jalan tanpa disadarinya  !
Hmmm... makin akut kebebalan Anda. Ajaran yang ngaco Anda renungkan, pantas saja kengacoan bebalnya Anda semakin menjadi.
Quote
Model Magisterium yang ngaco seperti ajaran gereja anda itu jangan dibawa bawa kepada gereja Protestan karena itu merupakan kutukan bagi Tuhan.
Silahkan dibantah saya kalau memang anda mamahami ajaran gereja anda sendiri.Tidak perlu menanggapi sesuatu yang tidak jelas.
Magisterium tidak pernah ngaco. Itu dimateraikan oleh Jesus Kristus, dapat Anda simak di Mat 28:19-20, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Perhatikan yang tebal bergaris bawah itu, semoga nalarmu dapat menangkapnya agar tidak perlu mengulang-ulang lagi.
Quote
Makanya tidak heran Yesus dan para Rasul sudah memperingatkan didalam Alkitab bahwa dijaman akhir akan banyak nabi palsu,ajaran palsu,pemimpin palsu,saudara palsu,guru palsu dan segala macam kepalsuan gereja.
Nah, hati-hatilah. Anda bisa menduga itu adalah domba, padahal sebenarnya serigala. Saya diajar untuk menguji. Cara pengujian yang saya lakukan adalah dengan menaksir-naksir dampak dari suatu ajaran. Walau suatu ajaran bicara tentang kasih kepada sesama, tetapi kalau hanya untuk kepentingan diri sendiri atau kelompoknya saja, jangan percaya ajaran itu.  Kalau mengajarkan kasih kepada sesama dan hasil perbuatannya terbukti demikian, jangan pula kau katakan bahwa dia hanya cari muka. Pokoke jangan bebal, deh.
Quote
Hanya mereka yang tidak mau diikat oleh kebenaran Alkitab saja sebagai satu satu-nya otoritas tertinggi,yang kerjanya hanya memanipulasi Alkitab untuk membenarkan tradisi gereja sendiri yang terang terang sudah melawan apa yang ada didalam Alkitab itu sendiri.
Walaupun nyata-nyata bahwa Alkitab itu sendiri merupakan hasil karya ("buah") dari Tradisi Gereja?
Quote
Makanya disanggah dong semua argumentasi saya jangan hanya ngedumel tidak jelas doang !
Memang demikianlah kenyataannya karena memang tidak bisa disanggah lagi.
Menyanggah sesuatu yang dilatari kebebalan, sama saja dengan bebal. Saran saja, BEBAL JANGAN DIPELIHARA.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 05, 2013, 04:39:05 PM
Makanya sadar dan ubahlah cara menjawab anda jangan hanya banyak mengkritik pendidikan orang secara tidak relevan,bukannya menyanggah argumentasinya.
Hargai apa-apa yang telah Anda tulis mengenai Anda, bandingkan dengan keberterimaan di umum. Bila Anda mengaku seorang yang mengecap pendidikan formal S1, tunjukkan bahwa Anda layak dihargai sebagai pengecap pendidikan S1. Jika Anda mengaku S1, tetapi nalar Anda tidak sekelas S1, artinya, Anda menilai terlalu tinggi diri Anda. Bisa saja Anda memegang sertifikat atau ijazah S1, tetapi kalau nalar Anda yang tampak dari tutur kata Anda tidak layak menyandang S1, jangan paksa penilaian orang lain agar menilai Anda S1.
Quote
Sudah saya beberkan semua ajaran yang menyimpang tetapi tidak ada satupun yang bisa dibantah sampai sampai saat ini oleh anda.
Bila Anda menuliskan seperti itu, sama saja Anda tidak menyejajarkan pengakuan Anda yang sudah S1 dengan pernyataan Anda. Sebab, apa yang sudah Anda beberkan itu, tidak bernilai apa-apa, karena tidak didukung oleh dokumen sumber. Selaku orang berdisiplin akunting, dokumen sumber ini seharusnya tidak Anda artikan sebagai nama situs, atau weblog dari mana informasi itu Anda salin, melainkan dokumen berisi tentang analisis mengapa sampai informasi yang Anda kopi itu tersaji seperti itu.

Nah, karena dokumen sumbernya tidak Anda sertakan, informasi Anda itu tidak bernilai apa-apa, sehingga tidak layak dikomentari. Informasi yang Anda beberkan itu sama saja dengan igauan orang ngelindur. Kalau ada orang yang mau mengomentari igauan orang ngelindur, justru nalar orang itu layak dipertanyakan. Sudah tahu orang ngelindur pake dikomentari. :drool:
Quote
Sudah saya duga memang bahwa anda tidak memahami ajaran gereja sendiri.
Kalau Anda merasa lebih mengerti ajaran Gereja saya daripada saya sendiri, bukan hal yang jamak perasaan seperti itu datang dari model Anda. 
Quote
Sudah dibuktikan kekeliruan pemahaman anda tetapi masih ngalor ngidul jawaban anda karena sudah tersudut kelihatannya.
Ngaku saja kalau memang anda sudah keliru.
Sudah baca trit-trit mengenai Petrus? Anda boleh menambah, atau mengurang, atau memberi komentar yang berbeda di trit-trit dimaksud. Membahsa hal itu di sini, tidak nyambung.
Quote
Karena memang segala macam jabatan seperti Paus,Vicar of Christ,Bapa Suci,Pontifex Maximus,dll tidak pernah dikenal didalam Alkitab
Entah berapa kali lagi diberitahukan pada Anda yang bebal, Katolik mengimani Wahyu Allah Yang Tertulis yaitu Alkitab, dan mengimani Wahyu Allah Yang Tidak Tertulis yaitu Tradisi Suci yang diwariskan turun temurun.
Quote
Tetapi ayat lainnya juga memberikan tugas penggembalaan kepada banyak orang !
Bisa kasih ayat yang Anda maksud selaku Anda sebagai sola scripturist? Dan Anda menunjukkan lagi kekonyolan ANda. Mengabarkan Injil, betul merupakan tugas tiap pengikut Kristus, namun menggembalakan domba Kristus, bukan semua pengikut Kristus mendapat tugas menggembala. Search saja di http://www.jesoes.com/ dengan kata kunci /gembala/, kepada Anda akan ditampilkan seluruh ayat yang menggunakan kata gembala, termasuk kata jadiannya.

Bebal jangan dipelihara.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 05, 2013, 05:37:56 PM
Jawaban tidak nyambung lagi !
Bagi seorang yang mengaku S1 tetapi tidak layak S1, itu tidak nyambung. Bagi seorang S1 yang sungguh-sungguh S1, akan dapat melihat korelasi antara kwalitas dengan pengajaran yang dilakukan oleh kelompok yang disertai Jesus Kristus, bahwa ajaran yang diajarkan oleh kelompok yang disertai Jesus Kristus pasti berkwalitas.
Quote
Satu lagi bukti jawaban tidak nyambung dan tidak fokus !
Bagi seorang S1 mark up, itu terasa tidak fokus karena tidak mampu menghubungkan antara pengajar yang disertai Tuhan Jesus Kristus belum tentu diterima oleh pendengarnya. Bila pendengar tidak menerima ajaran yang diajarkan Tuhan Jesus, tentu tidak akan terpilih. Nah, hubungan yang erat begitu tidak dapat ditangkap oleh seorang S1 mark up.
Quote
Ayat tsb menjelaskan bahwa mayoritas bukanlah merupakan ukuran kebenaran !
Saya sependapat. APa yang ingin ANda sampaikan?
Quote
Kalau merasa banyak yang belum ditulis tidak berarti gereja bebas memberikan Injil palsu yang melawan kebenaran Injil yang sejati.
Kali ini, saya menggolongkan ANda asbun alias asal bunyi. APa yang ANda kemukakan tidak sesuai realita. Bisa Anda membuktikan pernyataan Anda itu?
Quote
Alkitab sudah lengkap dan sempurna bagi kehidupan rohani semua orang kristen tanpa perlu ditambah dengan segala macam tradisi yang menyimpang.
Berapa kali lagi sih Anda bisa menangkap arti ayat Yoh 21:25 ini? Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Lagi-lagi ANda memperlihatkan kebebalan Anda.
Quote
Benar demikian karena mereka memegang satu prinsip yang benar yaitu Sola Scriptura bukan Sola Pope atau Sola Magisterium atau Sola Tradition.
Damai yang masing-masing saling melabeli kelompok lain sesat? Damai apaan tuh?
Quote
Yesus 'menyertai' maksudnya memelihara iman orang percaya agar memegang teguh apa yang diajarkan Yesus,bukan menambah nambah segala macam ajaran yang melawan ajaran Yesus sendiri.
Kosa kata dari mana pula kamu ambil itu? Menyertai itu ialah selalu turut ambil bagian dalam pengajaran, tidak membiarkan pengajaran itu dilakukan hanya oleh kelompok yang diberi tugas, tetapi selalu disertai. Terlalu banyak kosa kata yang ANda artikan seenak udhele dhewek.
Quote
Yang sangat bebal dimata Allah adalah sudah jelas jelas diperingatkan jangan manambah nambah firman-Nya tetapi dasar keras kepala (bebal) tetap saja menambah nambah terus sepanjang abad dengan segala macam tradisi yang melawan Firman Tuhan yang ada di Alkitab.
Hebat. solideogloria memahami pandangan Allah. Ruarr biasa.

Yang bebal, antara lain ialah orang yang sudah diberitahu bahwa tidak pernah terjadi penambahan Firman Tuhan, tetapi selalu mentimpulkan bahwa sudah terjadi penambahan Firman Tuhan. Yang begitu yang bebal.
Quote
Patut tidak bisa menjawab semua ajaran gereja sendiri karena memang tidak tau apa yang diajarkan melainkan hanya ditelan saja mentah mentah tanpa mau mengujinya sesuai perintah Tuhan sendiri.
Hal-hal yang merupakan sesuatu yang dituliskan asal posting saja, yah selayaknya tidak perlu dikomentari.
Quote
Inilah contoh manusia yang lebih taat kepada perintah manusia ketimbang perintah Tuhan sendiri seperti ahli Taurat yang ditegur oleh Yesus itu.
Partisipan trit ini juga dapat menyimpulkan siapa yang mengaku S1, tetapi tidak layak menyandang pendidikan formal S1.
Quote
Kalau bukan untuk dipahami apa Alkitab itu harus ditelan ?
Kalau tertulis di Injil mengatakan bahwa masih banyak yang dilakukan Jesus Kristus yang belum dituliskan, jangan ANda terlalu mendahului untuk menyatakan bahwa semuanya sudah dituliskan secara lengkap.
Quote
Firman Tuhan itu hidup dan berkuasa bung !
Pahamilah bahwa Firman Tuhan yang Tertulis disebut Alkitab, Firman Tuhan yang Tidak Tertulis disebut Tradisi Suci.
Quote
Memang anda sudah menelan bulat bulat ajaran manusia dengan tidak mau menafsirkan Alkitab dengan benar karena sangat takut dengan sanksi ekskomunikasi itu.
Tanpa tendensi untuk mengiayakan statement Anda ini, saya ingin mengatakan, Anda ini mengatakan Anda sola scripturist tetapi Anda tidak mengakui ayat Injil. Sangat bebal.
Quote
Kalau saya sih lebih takut sanksi dari Tuhan ketimbang sanksi manusia,karena kelak bukan tradisi gereja yang akan menghakimi manusia melainkan Firman Tuhan yang tertulis itu.
Untuk ini, saya sependapat dengan Anda, dengan edit, yang mengadili bukan Firman Tuhan yang Tertulis, sebab [/b]Firman Tuhan yang Tertulis[/b] adalah Alkitab, yang tidak dapat berbuat apa-apa untuk kepentingannya.

Bebal jangan dipelihara.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 05, 2013, 06:15:41 PM
Menyertai itu bukan artinya boleh menambah-nambah segala macam ajaran gereja yang bertentangan dengan Alkitab bung ?
Bebal, oh bebal. Anda yang menyimpulkan begitu.
Quote
Inilah kebebalan yang sebenarnya karena sudah berkali kali dilarang tetapi terus saja bebal dan keras kepala menambah ajaran gereja sampai berabad abad seperti yang sudah saya berikan buktinya itu.
Hehheehheee... bebalmu semakin menjadi.
Quote
Bukan itu persoalannya melainkan komentar anda hanya ngedumel  melulu sifatnya,bukannya menyanggah argumentasi lawan diskusi.
Informasi yang validlah yang layak dikomentari. Kalau informasi yang asal bunyi, buang enerji menanggapi.
[/quote]Semua ajaran Yesus yang bersifat tradisi pada awalnya,pada akhirnya sudah tertulis semua didalam Alkitab.
Semua tradisi gereja anda walau sudah tertulis tetapi sama sekali bukan wahyu Tuhan apalagi sudah menyimpang dari tradisi suci yang sudah tertulis lengkap dan sempurna itu.[/quote] Di Injil yang Anda pakai, tidak ada ayat ini, kan? Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
[/quote]Doa Salam Maria itu apakah sama dengan doa yang diajarkan Yesus ?[/quote]Tingkat kebebalan, kesongongan, dan asal bunyi dari solideogloria itu jangan dipelihara deh. Pembahasan yang sudah OOT ini jangan kamu bawa semakin OOT lagi.
Quote
Renungkan baik baik komentar saya itu !
Komentar dari seorang yang mengaku S1 namun tertangkap merupakan mark up, kurang layak direnungkan.
Quote
Kesatuan tidak ada gunanya kalau ajarannya hanya mengkhianati kebenaran Alkitab.
Itu hanyalah persatuan semu yang menuju kepada kebinasaan kekal belaka bukan keselamatan kekal.
Kenapa ada yang sangat senang memeliihara kebebalan, ya?
Quote
Persatuan tidak boleh dengan mengorbankan kebenaran Allah seperti segala macam tradisi rekayasa gereja itu.
Bagaimana pula latar pikir Anda menyimpulkan bahwa persatuan yang dikehendaki Jesus Kristus mengorbankan hal yang tidak layak dikorbankan?

Bebal jangan dipelihara, ah.
Quote
Apa kaitannya ayat ayat tsb dengan segala macam tradisi yang sudah melanggar Firman Kristus itu sendiri ?
Tidak mungin ada penyertaan Yesus kalau kerjanya hanya menghkianati semua ajaran Yesus sendiri.
Itu hanya klaim kosong yang kebacut belaka.
Kemampuan analisis S1 mark up memang tidak sanggup menemukan hubungan antara segala sesuatu yang telah diperintahkan Jesus Kristus dengan yang dipraktikkan para penerus tugas penggembalaan yang diberikan Jesus Kristus.
Quote
Bukan, tetapi karena anda tidak ngerti ajaran gereja sendiri yang sudah menyimpang itu.
Jiyahhahhaahhaaahhaaaa... kebebalannya mencuat lagi.
Quote
Ajaran ajaran gereja yang saya kutip itu sudah jelas jelas dikatakan disitu sebagai heresy,jadi memang anda selama ini tidak sadar sudah menganut ajaran gereja yang heresy.
Hehhehheeehheeee... bebal kenapa dipelihara, ya? Informasi tanpa dokumen sumber, kenapa disebarluaskan?
Quote
Yang bebal itu hanyalah mereka yang keras kepala terus menerus menambah segala macam ajaran karena menganggap Alkitab tidak lengkap sehingga harus dilengkapi dengan segala macam tradisi yang sudah ngaco alias melawan kebenaran Alkitab.
Yang bebal ialah ornag yang selalu mengulang-ulang tuduhan tidak valid. Sudah tahu tidak valid, tetapi selalu saja mengajukannya. Yang begitu yang bebal.
Quote
Tuhan Yesus saja sudah menegur Ahli Taurat yang sukanya membawa tradisinya belaka,dan sekarang diulangi lagi oleh gereja anda.
Tuhan Jesus mengatakan agar para gembalaNya mengajarkan segala sesuatu yang telah diperintahkanNya.
Quote
Yang bebal itu adalah yang keras kepala terus sepanjang sejarah walau sudah diperingatkan jangan menambah nambah firman Tuhan tetapi hobinya nambahi terus karena merasa diri sudah sama seperti Tuhan mau bikin Injil sendiri.
Anda jangan menonjolkan kebebalan Anda dengan selalu mengulang mengatakan terjadi penambahan Firman Tuhan walau berulang kali pula sudah dikatakan tidak pernah terjadi penambahan Firman Tuhan.
Quote
Walaupun Tuhan sudah melarangnya tetapi anda memang bebal dan keras kepala terus dengan melawan perintah Tuhan.
Anda itu memang seorang sola scripturist palsu, sebab tidak menyertakan ayat Alkitab sebagai dasar.
Quote
Memang sudah terbukti kebebalan anda itu tiada taranya sampai berani melawan perintah Tuhan sendiri dan lebih taat kepada manusia walau sudah dikutuk Tuhan.
Kebebalan Anda tidak mampu melihat hubungan yang jelas, apalagi hubungan yang membutuhkan analisis. Pengakuan Anda saja pernah S1.
Quote
Yang super itu adalah mereka yang menganggap Alkitab tidak lengkap maka mereka mau melengkapinya,tetapi apa yang ditambahkan ternyata ngawur belaka alias bertentangan dengan semua kebenaran Alkitab yang tertulis.
Entah berapa kali lagi disampaikan baru dapat Anda tangkap bahwa Alkitab ialah Firman Tuhan Yang tertulis, selain itu masih ada Firman Tuhan Yang Tidak Tertulis, yaitu Tradisi Suci. Ayatnya sudah berulang kali juga diberikan pada Anda, tetapi kebebalan ANda tampaknya tidak mampu menganalisinya.
Quote
Dan sudah saya buktikan juga semua kebebalan dan kekeraskepalaan anda yang selalu melawan perintah Tuhan itu.
Gunakan kosa kata yang berterima umum, jangan hanya kosa kata yang Anda saja mengartikan seperti itu.
Quote
Kedurhakaan kepada Tuhan jangan dipelihara bung !
Bebal kenapa dipelihara, ya?

solideogloria, selain muak, saya sudah mual bertukar informasi dengan Anda. Tidak ada nilai tambah. Kalau memang Anda harus memelihara kebebalan itu, silahkan saja.

Damai Tuhan besertamu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 07:35:39 AM
Yang diangkat di sini adalah perpecahan jemaat...
dan katolik sampai sekarang tetap satu.

sedangkan protestan sampai sekarang sudah terdiri dari banyak denominasi...lutheran, calvinis, karismatik, baptis, metodis, bethel, advent dan lain2...

Ini yang kita bicarakan apa definisi perpecahan jemaat sampai sebatas mana doktrin2nya bagaimana...jadi

mengenai ajaran GK, kritikan anda pada GK , Tradisi GK dll...bisa anda jadikan thread tersendiri.

Perpecahan antara Protestan dan Katolik juga merupakan perpecahan antar jemaat.

Quote
Tapi tolong gunakan bahasa yang sopan

Silahkan diperhatikan siapa yang berkata tidak sopan disini,makanya anda sebagai moderator harus fair didalam menilai,jangan hanya menguntungkan golongan sendiri saja.

Tindakan anda juga diperhatikan banyak orang disini.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 08:02:30 AM
Makin jauh dari maksud trit.

Itulah cikal bakal perpecahan gereja karena ajaran RK sudah bercampuraduk dengan paganisme.

Quote
Quote
Sinkretisme (Penggabungan dua agama) antara Kristen Katolik dan juga budaya Paganis Politheisme Imperium Romawi pada saat itu. Ketika Kaisar Konstantin menjadi penganut Kristen Katolik, ia tetap tidak mampu meninggalkan adat atau kepercayaannya terhadap budaya pagannya,
Makin jauh dari maksud trit.


Itulah penyebab perpecahan jemaat Protestan dengan Roma Katolik sesuai topik


Quote
Quote
Baca lagi pertanyaan saya baik baik jangan pura pura tidak tahu apa yang ditanyakan !
Belajarlah menggunakan seluruh kemampuan untuk menyajikan pikiran Anda agar bisa nyambung. Silahkan bercermin.

Kebiasaan yang selalu tidak fokus kepada persoalan tetapi hanya kepada diri lawan belaka !

Quote
Quote
Anda yg ngedumel lalu saya tanyakan apa ngedumelnya kok cuman ngoceh kosong doang kerjanya ?
Baca lagi komentar anda itu.
Makin jauh dari maksud trit.

Justru saya menjelaskan mengapa terjadi perpecahan jemaat Protestan karena ajaran RK yang sudah sinkretis itu.

Quote
Quote
Kalau ngomong itu yang jelas dong apa yang dipersoalkan ?
Pertanyaan anda mengenai latar belakang pendidikan saya rupanya pertanyaan yang bermotivasi negatif hanya untuk dijadikan bahan ejekan yang tidak pas.
Memang semua golongan anda sama kwalitas etikanya diforum ini saya perhatikan.
Sudah saya katakan latar pikir saya menanyakan pendidikan formal Anda, yaitu untuk mencoba menyusun tatabahasa yang saya taksir mampu Anda cerna sesuai tingkat pendidikan formal Anda.

Ternyata saya salah. Sangat jauh dari dugaan saya. Justru Anda mengira saya menjadikan itu bahan ejekan, walaupun saya tidak bermaksud mengejek. Ternyata, ke-S1-an Anda jomplang dengan tingkat S1 yang saya taksir. Saya jadi ragu, apakah Anda benar S1 sebenarnya, atau level S1 di benak saya terlalu tinggi untuk Anda?

Kalau pikiran anda sendiri yang jomplang maka semua pendidikan orang dianggap jomplang !

Jadi silahkan instropeksi diri anda sendiri sampai berapa jauh sudah jomplangnya karena lebih banyak mengkritik pribadi orangnya bukan argumentasinya.

Apa sudah putus asa menjawab argumentasi lawan diskusi ???


Quote
Quote
Silahkan bantah apanya yg salah jangan cuman kutip blog doang !
Kalau tidak sanggup bilang saja terus terang.
Makanya makna magisterium itu berbeda dengan fungsi magisterium!
Dalam hal itu, tidak ada yang perlu dibantah. Kalo Anda memiliki definisi tersendiri untuk magisterium, apa yang perlu dibantah? Tidak ada.

Hanya saja, kalau pengertian Anda itu harus berterima umum (general accepted), betapa bebalnya. Pengertian magisterium yang Anda bangun sendiri, Anda inginkan dimengerti orang lain tanpa pernah disosialisasi, wuuaahhh... tidak semua orang mau mengidab kebebalan.

Terbukti anda tidak bisa menyatakan apa yang saya katakan salah  bukan ???

Kalau tidak becus ajaran gereja sendiri jangan besar mulutlah mengatakan orang lain bebal !


Quote
Quote
Sudah dong !
Kalau hanya dicari, tetapi tidak dibaca, pemahaman Anda tidak akan bertambah.

Buktinya kamu tidak berdaya sama sekali menunjukkan apa komentar saya yang salah !


Quote
Quote
Anda menunjukkan lagi ketidakmampuan menjawab persoalan !
Memang terbukti apa yang saya katakan tsb !
Sudah jelas semua tradisi bikinan gereja tsb bertentangan dengan Alkitab,mau bantah apalagi !
Sumber tersebut sudah membeberkan semua ajaran gereja yang Anti Alkitab.
Hehheehheee... kalo itu merupakan fakta bagi Anda, gunakan itu.
Memang demikian seperti yg diakui Paus sendiri !
Masak ajaran gereja sendiri tidak ngerti ?
Memang fakta yang tidak mampu anda bantah !Anda merdeka menulis apa saja sepanjang dalam koridor yang pantas.
Itu salah satu kehebatan Anda, bahwa Anda lebih tahu daripada orang lain. Hehheehheee...

Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Quote
Prayers for the dead; about 300

Sudah jelas bertentangan dengan larangan Allah agar jangan berhubungan dengan arwah orang mati.

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Terbukti anda tidak mampu membantah faktanya,melainkan hanya ngoceh doang !
Entah apa yang sudah Anda buktikan.

Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Quote
The doctrine of Purgatory, established by Gregory I; 593

Sudah pasti bertentangan dengan finalisasi karya Kristus diatas salib.

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Jadi janganlah membuat segala macam tradisi yang Anti Alkitab.
Periksa pemahaman Anda, jangan-jangan Anda memaknai tulisan Anda hanya sesuai dengan pengertian Anda dan berda dengan pemahaman orang lain atas tulisan Anda yang itu-itu juga.


Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Quote
Prayers directed to Mary, dead saints and angels; about 600

Dimana pula ajaran Yesus berdoa ditujukan kepada Maria dan Orang mati ???

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Karena anda tidak becus membantah argumentasi orang !
Makin jaooh, deh.

Makin jelas semua penyimpangan RK yang sudah saya buktikan dari kebenaran Alkitab.


Quote
Quote
Yang ada saya lihat hanya benang merah penyimpangan penyimpangan ajaran doang !
Menunjukkan pandangan seorang sola scripturist seenak udhel.

Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Quote
Title of pope, or universal bishop, given to Boniface III by emperor Phocas; 610

Tidak pernah ada jabatan Paus yang kepala negara merangkap kepala agama didalam Alkitab karena itu sudah mencuri kemuliaan Yesus sendiri sebagai Raja dan Kepala Gereja.

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Kutipanmu itu komentar dari siapa dan apa buktinya ?
Jangan jangan cuman menipulasi komentar orang belaka,atau memutarbalikkannya keluar konteks pembahasan!
Periksa saja pemahamanmu. Seorang yang sungguh-sungguh mengecap pendidikan S1 apalagi akunting, selayaknya mampu melakukan introspeksi.

Lagi lagi tidak berdaya menyanggah argumentasinya tetapi diri orangnya yang diserang !

Sungguh cara berdiskusi yang sangat jomplang !


Quote
Quote
Sudah saya jelaskan pengertian saya mengenai magisterium dan satupun tidak becus anda sanggah !
Menurut pengertianmu sendiri.

Kalau memang ngerti ajaran gereja sendiri tunjukkan dimana salahnya komentar saya !


Quote
Quote
Katanya gereja rasuliah tetapi isinya semua ajaran yang menyimpang dari ajaran para Rasul !
Hehheehheee... buka saja trit yang sesuai.

Memang disini topiknya mengapa terjadi perpecahan jemaat Protestan dengan RK,apa anda takut dobongkar semua penyelewengannya ?

 Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 08:32:07 AM
Anda tidak mengerti apa yang Anda tulis.

Kamu yang tidak memahami semua penyimpangan ajaran gerejamu !

Quote
Quote
Sudah kapepet jadi bisanya hanya ngoceh doang !
Periksa alur pikirmu, bila tidak mampu mencerna, jangan menyalahkan pihak lain. Kalau kakimu yang pincang, jangan bilang lantainya tidak rata.

Sudah saya berikan contoh semua penyelewengan ajaran gereja tetapi kamu memang tidak becus memahami apa yang benar menurut Alkitab.


Quote
Quote
95 tesis itulah salah satu contohnya yang mengungkapkan banyaknya penyimpangan ajaran Katolik dari Alkitab diabad pertengahan.
Ditambah lagi data yg saya berikan mencakup setelah jaman ML sampai sekarang.
Jika ada hal yang ingin Anda tambahkan, atau kurangkan, atau komenyari dari itu, di trit itu saja.
Tetapi ternyata masih terlalu banyak yang menyimpang dari ajaran Alkitab ![/quote]Pandangan Anda merupakan pandangan dari orang yang merasa setara dengan Roh Kudus, padahal kenyataannya hanya pandangan seorang yang mengaku sudah mengecap S1, namun tidak sesuai dengan pengakuan tersebut.[/quote]

Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Kissing the pope's foot, began with pope Constantine; 709

Ini mah sudah terang terangan sangat arogan bukannya meniru contoh kerendahan hati Yesus malah kecongkakan yang dipertontonkan

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Semua gereja memang memiliki aturan disiplin ,khususnya gereja Protestan juga memiliki tindakan disiplin dengan syarat orang tersebut telah melanggar ketentuan Firman Tuhan.
Tetapi digereja anda ada orang dalam sendiri yang memberitahukan penyimpangan ajaran dan praktek praktek gereja bukannya berterima kasih malah di ekskomunikasi ?
Keterlaluan !
Kadang-kadang pengertian Anda cocok dengan pemahaman umum, tetapi sangat jauh lebih sering hanya sesuai dengan pemahaman pribadi Anda.
Prinsip Sola Scriptura-pun anda sama sekali tidak mengerti tetapi sok berani mengkritik ![/quote]Mungkin Anda terlalu bebal tidak menangkap arti sola scriptura, sehingga di pemahaman Anda, meski prinsip yang Anda maksudkan itu berbeda dengan pengertian sola scriptura, keukeuh Anda pertahankan, meski tidak didukung alur logika yang sehat. [/quote]


Sudah terbukti ditopik ini semua penyelewengan gereja yang menyebabkan perpecahan jemaat Protestan dan RK tetapi satupun tidak becus anda sanggah melainkan hanya menyerang pribadi doang mampunya.


Quote
Quote
Orang-orang Yahudi telah membakukan bahwa kitab-kitab yang kita sebut Perjanjian Lama diilhami Allah, sedangkan yang lain tidak.
Perjanjian Lama yang terdiri dari 39 kitab itu dapat dibagi dalam kategori hukum, sejarah, puisi dan nubuatan. Semua kitab tersebut ditulis sebelum kelahiran Yesus.
Entah Anda sadar atau tidak, Yahudi pula yang telah menyalibkan Jesus Kristus, dan hasil kerja mereka yang Anda jadikan acuan. Mmm... betapa bertolakbelakangnya logika Anda yang mengaku Kristen tetapi menggunakan hasil kerja Yahudi yang anti kepada Jesus Kristus. Tapi memang, karakter Anda yang merasa setara dengan Roh Kudus, juga menggambarkan keyahudian, yang merasa terhina kalau Mesias lahir di tengah keluarga Tukang Kayu, yang merasa Mesias haruslah superman yang sesuai dengan pemikiran dunia, super hero.

Kelihatan anda tidak pernah belajar bagaimana Tuhan bekerja melalui bangsa Israel bagi keselamatan segala bangsa.

Semua wahyu Alkitab bersumber dari bangsa Israel bukan dari bangsa Roma yang penyembah berhala itu.

Patut anda lebih percaya warisan tradisi paganisme Roma ketimbang wahyu yang ditulis oleh bangsa Israel.


Quote
Quote
Dan kemampuan gereja anda juga yang ternyata melanggar kebenaran Alkitab dengan segala macam ajaran yang sangat  menyimpang.
Bebal kenapa dipelihara, ya? Setiap anda tulis begitu tetapi tidak disertai dasar analisis, justru menganjlokkan kredibilitas Anda, hingga layak dicibir.

Untuk kesekian kalinya saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

The Rosary, mechanical praying with beads, invented by Peter the Hermit; 1090

Berdoa rosary kepada Maria jelas sekali sudah bertentangan dengan ajaran Yesus bagaimana seharusnya berdoa.

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Karunia tidak sama bagi setiap orang tetapi misi semua orang percaya sama yaitu melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus,
Dan jika Anda melakukan segala hal sama saja kepada orang yang menerima karunia berbeda, artinya Anda tidak menghargai ciptaan Tuhan.


Karunia yang benar hanyalah dibuktikan oleh ketaatan kepada ajaran Alkitab bukan menambah segala macam ajaran yang melawan kebenaran Alkitab.


Quote
Quote
bukan misi yang menambah nambah ajaran Injil dengan segala macam ajaran yang ngaco.
Entah berapa kali lagi disampaikan kepada Anda yang sangat bebal itu, bahwa Injil tidak pernah ditambah-tambah atau dikurang-kurang. Memang sulit memberitahkan sesuatu kepada seorang bebal.

Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Sale of Indulgences; 1190

Ini benar benar praktek gereja yang ngawur total bahwa dosa bisa dikurangi dengan membeli kertas ?????

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Gembala adalah tugas banyak orang yang bertalenta sebagai gembala bukan hanya Petrus atau Paus anda doang.
Gembala adalah salah satu jabatan gerejawi bagi banyak orang bukan monopoli Petrus atau Paus anda doang.
Itu merupakan pandangan seorang bebal, tidak membedakan tugas penggembalaan dengan tugas pengabaran Injil. Tugas pengabaran Injil, memang merupakan tugas setiap pengikut Kristus, namun tugas penggembalaan hanya bagi mereka yang ditahbis.


Siapa bilangtugas  penggembalaan sama dengan penginjil ?

Hanya orang bebal seperti anda yang tidak mampu memahami komentar saya mengenai berbagai jabatan gerejawi.

Baca lagi baik baik komentar saya jangan bebal dibawa kemana mana.


Bersambung.....




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 08:32:22 AM
Sambungan....


Quote
Quote
Dan segala macam jabatan seperti Paus,Vicar of Christ,Bapa Suci,Pontifex Maximus,dll tidak pernah dikenal didalam Alkitab,karena itu bersumber dari paganisme.
Karena anda lebih percaya kepada tradisi bikinan gereja dan penafsiran monopoli magisterium ketimbang Firman Tuhan yang tertulis !
Buktinya banyak ajaran megisterium yang sudah bertentangan dengan Alkitab.
Weh... makin akut kebebalan Anda.
Mengapa Katolik lebih menimbang magisterium, dan Tradisi Suci, daripada Alkitab (Firman Tuhan yang Tertulis)? Karena Alkitab (Firman Tuhan yang Tertulis) merupakan "buah" dari Tradisi Suci dan Magisterium. Bisa tertangkap oleh pikiran Anda yang telah mengecap S1 itu? AH, tapi ini semakin jaooh deh.


Sudah saya buktikan semua penyelewengan ajaran Magisterium diatas dan silahkan dibantah kalau memang becus ajaran gereja sendiri.


Quote
Quote
Itulah yang sudah saya kutip bukti semua kekonyolan ajaran gereja yang sudah menentang kebenaran Alkitab yang dibongkar oleh ML,tetapi tidak satupun yang bisa anda sanggah.
Apalagi setelah abad pertengahan,lebih banyak lagi ajaran yang ngaco dan bertentangan dengan Alkitab ditambah terus tidak jera jera-nya.
SUngguh, makin akut kebebalan ANda. Kalau ada hal yang ingin Anda kemukakan mengenai ML silahkan buka trit lain. Jika terkait dengan 95 tesis ML, sudah ada tritnya. Mmm... bebal kenapa dipelihara?
Dimana pula ajaran Alkitab bahwa hanya Magisterium saja yang boleh menafsirkan Alkitab.
Dimana pula ajaran Alkitab bahwa orang percaya tidak diperbolehkan menafsirkan Alkitab ?
Jadi hanya kekeraskepalaan yang kerjanya terus menerus menentang prinsip kebenaran Alkitab saja yang sangat konyol itu.
Kalau mau menjawab itu pakai dasar Alkitab bung bukan segala macam tradisi yang ngaco itu ![/quote]Akuut, akuut, makin akut kebebalan Anda. Alkitab, atau Firman Tuhan yang Tertulis, ada karena dihasilkan Tradisi Suci dengan mengunakan Magisterium. Setiap orang, bisa mengartikan Ayat Alkitab (Firman Tuhan yang Tertulis), namun bila terdapat varian-varian pengertian, Magisterium yang diterima dari Jesus Kristus yang kompeten memberikan pengertian. Ah, mungkin ke-S1-an Anda tidak akan mampu mencernanya.

Bebal jangan dipelihara.

Damai bagimu.[/quote]


Saya kutip lagi tradisi RK sebagai bukti :

Transubstantiation, proclaimed by pope Innocent III; 1215

Alkitab mengajarkan Yesus hanya satu kali saja mati disalibkan untuk selamanya tetapi gereja anda menyalibkannya ribuan kali setiap hari diseluruh dunia.

Ibrani 9:28 demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

Hayo mau ngomong apa lagi ?


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 08:46:11 AM
Hmmm... makin akut kebebalan Anda. Ajaran yang ngaco Anda renungkan, pantas saja kengacoan bebalnya Anda semakin menjadi.


Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Auricular Confession of sins to a priest instead of to God, instituted by pope Innocent III, in Lateran Council; 1215

Mengaku dosa kepada pastor bukan langsung kepada Tuhan ???

Sejak kapan Pastor menjadi Tuhan ?

Kalau Paus,mengaku sama dengan Tuhan sih sering !

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Model Magisterium yang ngaco seperti ajaran gereja anda itu jangan dibawa bawa kepada gereja Protestan karena itu merupakan kutukan bagi Tuhan.
Silahkan dibantah saya kalau memang anda mamahami ajaran gereja anda sendiri.Tidak perlu menanggapi sesuatu yang tidak jelas.
Magisterium tidak pernah ngaco. Itu dimateraikan oleh Jesus Kristus, dapat Anda simak di Mat 28:19-20, Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Perhatikan yang tebal bergaris bawah itu, semoga nalarmu dapat menangkapnya agar tidak perlu mengulang-ulang lagi.


Kalau pengajarannya ngaco terus seperti yang sudah saya buktikan diatas adalah merupakan bukti Magisterium yang sudah salah kaprah.

Tidak ada satupun ajaran Alkitab bahwa penafsiran firman Tuhan harus dimonopoli hanya oleh segelintir orang saja.


Quote
Quote
Makanya tidak heran Yesus dan para Rasul sudah memperingatkan didalam Alkitab bahwa dijaman akhir akan banyak nabi palsu,ajaran palsu,pemimpin palsu,saudara palsu,guru palsu dan segala macam kepalsuan gereja.
Nah, hati-hatilah. Anda bisa menduga itu adalah domba, padahal sebenarnya serigala. Saya diajar untuk menguji. Cara pengujian yang saya lakukan adalah dengan menaksir-naksir dampak dari suatu ajaran. Walau suatu ajaran bicara tentang kasih kepada sesama, tetapi kalau hanya untuk kepentingan diri sendiri atau kelompoknya saja, jangan percaya ajaran itu.  Kalau mengajarkan kasih kepada sesama dan hasil perbuatannya terbukti demikian, jangan pula kau katakan bahwa dia hanya cari muka. Pokoke jangan bebal, deh.


Cara pengujian satu satunya yang benar adalah membandingkan ajaran gereja dengan Alkitab.

Dan ajaran hasil rekayasa magisterium anda sudah terbukti kerjanya hanya melawan kebenaran Alkitab seperti sudah saya buktikan sebelumnya.


Quote
Quote
Hanya mereka yang tidak mau diikat oleh kebenaran Alkitab saja sebagai satu satu-nya otoritas tertinggi,yang kerjanya hanya memanipulasi Alkitab untuk membenarkan tradisi gereja sendiri yang terang terang sudah melawan apa yang ada didalam Alkitab itu sendiri.
Walaupun nyata-nyata bahwa Alkitab itu sendiri merupakan hasil karya ("buah") dari Tradisi Gereja?

Benar,… memang tradisi suci gereja yang sudah selesai ditulis oleh para Nabi dan Rasul,bukan segala macam tradisi rekayasa Magisterium yang terus menerus dibuat sepanjang abad dengan melawan larangan Tuhan sendiri.


Quote
Quote
Makanya disanggah dong semua argumentasi saya jangan hanya ngedumel tidak jelas doang !
Memang demikianlah kenyataannya karena memang tidak bisa disanggah lagi.
Menyanggah sesuatu yang dilatari kebebalan, sama saja dengan bebal. Saran saja, BEBAL JANGAN DIPELIHARA.

Damai, damai, damai.


Tanda tanda orang bebal adalah melanggar semua larangan Tuhan untuk menambahi firman-Nya tetapi dilakukan terus sampai sekarang.

Ajaran Protestan kembali kepada Alkitab bukan menambah nambah ajaran Alkitab.

Inilah yang benar


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 09:04:57 AM
Hargai apa-apa yang telah Anda tulis mengenai Anda, bandingkan dengan keberterimaan di umum. Bila Anda mengaku seorang yang mengecap pendidikan formal S1, tunjukkan bahwa Anda layak dihargai sebagai pengecap pendidikan S1. Jika Anda mengaku S1, tetapi nalar Anda tidak sekelas S1, artinya, Anda menilai terlalu tinggi diri Anda. Bisa saja Anda memegang sertifikat atau ijazah S1, tetapi kalau nalar Anda yang tampak dari tutur kata Anda tidak layak menyandang S1, jangan paksa penilaian orang lain agar menilai Anda S1.


Anda sudah OOT dan tidak fokus kepada topik tetapi kepada diri orang (ad hominem)

Anda sudah melanggar peraturan yang anda buat sendiri di forum ini.


Quote
Quote
Sudah saya beberkan semua ajaran yang menyimpang tetapi tidak ada satupun yang bisa dibantah sampai sampai saat ini oleh anda.
Bila Anda menuliskan seperti itu, sama saja Anda tidak menyejajarkan pengakuan Anda yang sudah S1 dengan pernyataan Anda. Sebab, apa yang sudah Anda beberkan itu, tidak bernilai apa-apa, karena tidak didukung oleh dokumen sumber. Selaku orang berdisiplin akunting, dokumen sumber ini seharusnya tidak Anda artikan sebagai nama situs, atau weblog dari mana informasi itu Anda salin, melainkan dokumen berisi tentang analisis mengapa sampai informasi yang Anda kopi itu tersaji seperti itu.


Nah, karena dokumen sumbernya tidak Anda sertakan, informasi Anda itu tidak bernilai apa-apa, sehingga tidak layak dikomentari. Informasi yang Anda beberkan itu sama saja dengan igauan orang ngelindur. Kalau ada orang yang mau mengomentari igauan orang ngelindur, justru nalar orang itu layak dipertanyakan. Sudah tahu orang ngelindur pake dikomentari.


Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

The Scapular, invented by Simon Stock, an English monk; 1287

Kalau pakai scapular pasti jamin masuk Sorga :

Whosoever dies wearing this Scapular Shall not suffer eternal fire!

Our Lady of Mount Carmel to Simon Stock - July 16, 1251

http://www.philomena.org/scapular.asp

Wah peranan Tuhan Yesus sudah diganti oleh sehelai scapular sekarang ???

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Sudah saya duga memang bahwa anda tidak memahami ajaran gereja sendiri.
Kalau Anda merasa lebih mengerti ajaran Gereja saya daripada saya sendiri, bukan hal yang jamak perasaan seperti itu datang dari model Anda. 


Saya mengutip semua dari ajaran gereja anda sendiri bukan karangan tetapi sudah merupakan pengetahuan umum yang diketahui oleh semua orang.


Quote
Quote
Sudah dibuktikan kekeliruan pemahaman anda tetapi masih ngalor ngidul jawaban anda karena sudah tersudut kelihatannya.
Ngaku saja kalau memang anda sudah keliru.
Sudah baca trit-trit mengenai Petrus? Anda boleh menambah, atau mengurang, atau memberi komentar yang berbeda di trit-trit dimaksud. Membahsa hal itu di sini, tidak nyambung.

Bukannya memberikan sanggahan malah bikin komentar ngambang tidak jelas.

Quote
Quote
Karena memang segala macam jabatan seperti Paus,Vicar of Christ,Bapa Suci,Pontifex Maximus,dll tidak pernah dikenal didalam Alkitab
Entah berapa kali lagi diberitahukan pada Anda yang bebal, Katolik mengimani Wahyu Allah Yang Tertulis yaitu Alkitab, dan mengimani Wahyu Allah Yang Tidak Tertulis yaitu Tradisi Suci yang diwariskan turun temurun.


Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Tradition declared of equal authority with the Bible by the Council of Trent; 1545

Bagaimana pula tradisi manusia bikinan sekelompok orang yang menamakan dirinya ‘Magisterium” bisa disetarakan dengan wahyu Tuhan ???

Apakah ini namanya mengimani Wahyu Tuhan ?

Menurut saya malah menginanya !

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Tetapi ayat lainnya juga memberikan tugas penggembalaan kepada banyak orang !
Bisa kasih ayat yang Anda maksud selaku Anda sebagai sola scripturist? Dan Anda menunjukkan lagi kekonyolan ANda. Mengabarkan Injil, betul merupakan tugas tiap pengikut Kristus, namun menggembalakan domba Kristus, bukan semua pengikut Kristus mendapat tugas menggembala. Search saja di http://www.jesoes.com/ dengan kata kunci /gembala/, kepada Anda akan ditampilkan seluruh ayat yang menggunakan kata gembala, termasuk kata jadiannya.

Bebal jangan dipelihara.


Siapa bilang semua orang percaya adalah pengembala ?

Itu hanya tuduhan yang palsu tanpa bukti !

Saya mengatakan tugas pengembalaan itu bukan hanya kepada Petrus dan Paus doang tetapi kepada banyak orang lainnya yang memperoleh karunia demikian.

Makanya jangan sembarangan kalau mencerna komentar orang.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 06, 2013, 09:32:55 AM
Perpecahan antara Protestan dan Katolik juga merupakan perpecahan antar jemaat.
Perpecahan katolik dan protestan terjadi tahun 1500 an bukan tahun 300an bukan tahun 700 an dan bukan tahun 1000 an Masehi.

Ini membuktikan sebelum tahun 1500 tidak ada satu orang yang menentang Tradisi atau magisterium seperti apa yang dilakukan luther.

Makanya bahasnya di thread yang sudah disediakan...

Dan anehnya setelah Luther keluar , calvin keluar ...GK tetap satu.

Tetapi faktanya yang tidak bisa dibantah Protestanisme saling memisahkan diri menjadi macam2 denominasi.

Jadi ini kapan dibahasnya perpecahan protestanisme jauh lebih berat untuk disatukan...
Entah kapan bisa bersatu karena semakin lama sepertinya makin banyak denom baru yang dibuat  :)

Quote

Silahkan diperhatikan siapa yang berkata tidak sopan disini,makanya anda sebagai moderator harus fair didalam menilai,jangan hanya menguntungkan golongan sendiri saja.

Tindakan anda juga diperhatikan banyak orang disini.

Shalom

Yang saya liat anda berusaha mengalihkan fokus topic ke kritik anda terhadap ajaran GK.

Dan itulah yang melenceng dari topik

Tolong balik ke topik dan silahkan buat thread baru mengenai segala kritikan anda terhadap GK .

Anda bebas berdiskusi hanya tolong gunakan bahasa yang sopan.


All@ rekan2 FIK tolong jangan dilayani postingan mengenai kritikan Solideo yang OOT terhadap judul thread.  :afro:

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 09:45:36 AM
Bagi seorang yang mengaku S1 tetapi tidak layak S1, itu tidak nyambung. Bagi seorang S1 yang sungguh-sungguh S1, akan dapat melihat korelasi antara kwalitas dengan pengajaran yang dilakukan oleh kelompok yang disertai Jesus Kristus, bahwa ajaran yang diajarkan oleh kelompok yang disertai Jesus Kristus pasti berkwalitas.


Bukti lagi komentar tidak fokus kepada topik persoalan tetapi kepada pribadi lawan diskusi alias ad-hominem.

Ternyata anda memberikan pertanyaan pribadi dengan maksud tipu muslihat yang tidak jujur !


Quote
Quote
Satu lagi bukti jawaban tidak nyambung dan tidak fokus !
Bagi seorang S1 mark up, itu terasa tidak fokus karena tidak mampu menghubungkan antara pengajar yang disertai Tuhan Jesus Kristus belum tentu diterima oleh pendengarnya. Bila pendengar tidak menerima ajaran yang diajarkan Tuhan Jesus, tentu tidak akan terpilih. Nah, hubungan yang erat begitu tidak dapat ditangkap oleh seorang S1 mark up.

Bukti lagi suatu keputus-asaan tidak bisa berdiskusi secara fokus tetapi hanya ad-hominem doang !


Quote
Quote
Kalau merasa banyak yang belum ditulis tidak berarti gereja bebas memberikan Injil palsu yang melawan kebenaran Injil yang sejati.
Kali ini, saya menggolongkan ANda asbun alias asal bunyi. APa yang ANda kemukakan tidak sesuai realita. Bisa Anda membuktikan pernyataan Anda itu?


Silahkan baca semua postingan saya sebelumnya mengenai bukti bukti penyimpangan tradisi bikinan yg namanya Magisterium anda itu.

Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Immaculate Conception of the Virgin Mary, proclaimed by pope Pius IX; 1854

Ini benar benar sudah jauh menyimpang dari ajaran Tuhan bahwa semua keturunan Adam sudah berdosa.

Kelihatan sekali ajaran mana yang bebal itu.

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Alkitab sudah lengkap dan sempurna bagi kehidupan rohani semua orang kristen tanpa perlu ditambah dengan segala macam tradisi yang menyimpang.
Berapa kali lagi sih Anda bisa menangkap arti ayat Yoh 21:25 ini? Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Lagi-lagi ANda memperlihatkan kebebalan Anda.


Tetapi segala macam ajaran tambahan gereja anda itu tidak ada otoritasnya sedikitpun karena hanya hasil rekaya sekelompok manusia biasa doang.

Saya kutip tradisi RK sebagai bukti :

Infallibility of the pope in matters of faith and morals, proclaimed by the Vatican Council; 1870

Ini kalau bukan menyamakan diri dengan Tuhan saya tidak tau lagi apa namanya ?

Inilah dosa pertama Adam hasil tipuan si Iblis yang mengatakan manusia bisa seperti Allah,dan dosa ini juga yang diajarkan gereja RK kepada semua umatnya.

Mau ngomong apa lagi ?


Quote
Quote
Benar demikian karena mereka memegang satu prinsip yang benar yaitu Sola Scriptura bukan Sola Pope atau Sola Magisterium atau Sola Tradition.
Damai yang masing-masing saling melabeli kelompok lain sesat? Damai apaan tuh?


Yang sesat adalah gereja yang sudah mengkhianati semua kebenaran wahyu Tuhan yang sudah tertulis didalam Alkitab.

Suatu kesesatan hanya bisa diukur melalui otoritas kebenaran Alkitab yang absolut.


Quote
Quote
Yesus 'menyertai' maksudnya memelihara iman orang percaya agar memegang teguh apa yang diajarkan Yesus,bukan menambah nambah segala macam ajaran yang melawan ajaran Yesus sendiri.
Kosa kata dari mana pula kamu ambil itu? Menyertai itu ialah selalu turut ambil bagian dalam pengajaran, tidak membiarkan pengajaran itu dilakukan hanya oleh kelompok yang diberi tugas, tetapi selalu disertai. Terlalu banyak kosa kata yang ANda artikan seenak udhele dhewek.

Kalau Yesus konsep anda itu yang anda anggap sampai sekarang ikut serta memberikan wahyu baru berarti Yesus yang kamu percayai bukan Yesus yang sejati tetapi Yesus palsu,sebab Yesus tidak mungkin memberikan segala macam wahyu yang kontradiksi.

Ini terbukti dari ajaran RK mengenai mediatrix yang sudah menafikan Yesus sebagai satu satunya pengantara.

Ajaran RK “co-redemptrix” sudah menafikan Yesus sebagai satu satunya penebus dosa manusia.

Jadi jelas Yesus yang anda percayai itu bukan Yesus yang ada di Alkitab.


Quote
Quote
Yang sangat bebal dimata Allah adalah sudah jelas jelas diperingatkan jangan manambah nambah firman-Nya tetapi dasar keras kepala (bebal) tetap saja menambah nambah terus sepanjang abad dengan segala macam tradisi yang melawan Firman Tuhan yang ada di Alkitab.
Hebat. solideogloria memahami pandangan Allah. Ruarr biasa.

Yang bebal, antara lain ialah orang yang sudah diberitahu bahwa tidak pernah terjadi penambahan Firman Tuhan, tetapi selalu mentimpulkan bahwa sudah terjadi penambahan Firman Tuhan.


Sudah berjibun bukti tradisi penambahan gereja saya kutip.

Bukti kebebalan yang sejati adalah sudah diberikan bukti buktinya,bukannya disanggah malah menuduh orang lain bebal.


Bersambung....


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 09:45:49 AM
Sambungan......


Quote
Quote
Patut tidak bisa menjawab semua ajaran gereja sendiri karena memang tidak tau apa yang diajarkan melainkan hanya ditelan saja mentah mentah tanpa mau mengujinya sesuai perintah Tuhan sendiri.
Hal-hal yang merupakan sesuatu yang dituliskan asal posting saja, yah selayaknya tidak perlu dikomentari.

Memang ajaran gereja anda sendiri yang melarang orang awam untuk menafsirkan Alkitab selain apa yang sudah di indoktrinasikan oleh Magisteium.

Magisterium sudah merampok posisi Roh Kudus didalam mengiluminasikan Alkitab kepada orang percaya.

Apa anda menyangkal ajaran gereja sendiri,hati hati kalau anda dianggap bebal oleh gereja sendiri,nanti bisa di eks-komunikasi lho !


Quote
Quote
Inilah contoh manusia yang lebih taat kepada perintah manusia ketimbang perintah Tuhan sendiri seperti ahli Taurat yang ditegur oleh Yesus itu.
Partisipan trit ini juga dapat menyimpulkan siapa yang mengaku S1, tetapi tidak layak menyandang pendidikan formal S1.

Anda sudah ad-hominem lagi bukannya fokus menjawab argumentasi dengan argumentasi.

Terlihat jelas keculasan anda rupanya menanyakan pendidikan orang,karena hanya digunakan sebagai senjata menyerang sebab sudah kapepet tidak bisa bantah ajaran gereja sendiri yang sudah menyimpang jauh dari Alkitab.


Quote
Quote
Quote
Kalau bukan untuk dipahami apa Alkitab itu harus ditelan ?
Kalau tertulis di Injil mengatakan bahwa masih banyak yang dilakukan Jesus Kristus yang belum dituliskan, jangan ANda terlalu mendahului untuk menyatakan bahwa semuanya sudah dituliskan secara lengkap.

Kalau Tuhan sudah melarang agar jangan menambah nambah apa yang sudah difirmankan-Nya maka janganlah bebal melawan perintah Tuhan terus sepanjang abad.


Quote
Quote
Firman Tuhan itu hidup dan berkuasa bung !
Pahamilah bahwa Firman Tuhan yang Tertulis disebut Alkitab, Firman Tuhan yang Tidak Tertulis disebut Tradisi Suci.

Pahami juga tidak ada lagi tradisi suci karena semua sudah tertulis didalam Alkitab.

Tradisi rekayasa gereja bukan suci karena itu bikinan manusia dan sudah terbukti melawan kebenaran Alkitab.


Quote
Quote
Memang anda sudah menelan bulat bulat ajaran manusia dengan tidak mau menafsirkan Alkitab dengan benar karena sangat takut dengan sanksi ekskomunikasi itu.
Tanpa tendensi untuk mengiayakan statement Anda ini, saya ingin mengatakan, Anda ini mengatakan Anda sola scripturist tetapi Anda tidak mengakui ayat Injil. Sangat bebal.

Buktikan ucapanmu jangan asbun !

Quote
Quote
Kalau saya sih lebih takut sanksi dari Tuhan ketimbang sanksi manusia,karena kelak bukan tradisi gereja yang akan menghakimi manusia melainkan Firman Tuhan yang tertulis itu.
Untuk ini, saya sependapat dengan Anda, dengan edit, yang mengadili bukan Firman Tuhan yang Tertulis, sebab [/b]Firman Tuhan yang Tertulis[/b] adalah Alkitab, yang tidak dapat berbuat apa-apa untuk kepentingannya.

Bebal jangan dipelihara.


Firman Tuhan yang tertulislah yang kelak akan menjadi hakimmu Husada karena semua Firman Yesus sudah ditulis kedalam Alkitab.

Yohanes 12:48 Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.

Makanya jangan bebal terus kalau sudah dilarang Tuhan jangan menambahi firman-Nya.


Shalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 10:05:44 AM
Perpecahan katolik dan protestan terjadi tahun 1500 an bukan tahun 300an bukan tahun 700 an dan bukan tahun 1000 an Masehi.

Ini membuktikan sebelum tahun 1500 tidak ada satu orang yang menentang Tradisi atau magisterium seperti apa yang dilakukan luther.

Makanya bahasnya di thread yang sudah disediakan...

Dan anehnya setelah Luther keluar , calvin keluar ...GK tetap satu.

Tetapi faktanya yang tidak bisa dibantah Protestanisme saling memisahkan diri menjadi macam2 denominasi.

Jadi ini kapan dibahasnya perpecahan protestanisme jauh lebih berat untuk disatukan...
Entah kapan bisa bersatu karena semakin lama sepertinya makin banyak denom baru yang dibuat  :)


Kita sekarang berada diabad 21 jadi memang harus melihat sejarah perpecahan diwaktu lampau bukan yang akan datang kalau mau tau apa sebabnya.

Baru Luther yang mampu mengoreksi tradisi RK karena belum ada percetakan dijaman itu sehingga Alkitab sangat langka.

Disamping itu adanya peraturan gereja RK melarang orang awam memilik Alkitab,apalagi menafsirkannya sendiri.

Sehingga hanya Martin Luther yang memiliki akses langsung kepada Alkitab bisa mengoreksi kesalahan gereja setelah  mendapat pencerahan yang benar dari Roh Kudus.

Protestan dan RK juga masing masing banyak denomnya,tetapi Protestan tetap satu pegangannya yaitu Sola Scriptura atau Back to Bible,bukan Sola Pope atau Sola Tradition !


Quote
Quote

Silahkan diperhatikan siapa yang berkata tidak sopan disini,makanya anda sebagai moderator harus fair didalam menilai,jangan hanya menguntungkan golongan sendiri saja.

Tindakan anda juga diperhatikan banyak orang disini.

Shalom

Yang saya liat anda berusaha mengalihkan fokus topic ke kritik anda terhadap ajaran GK.

Dan itulah yang melenceng dari topik

Saya tidak merasa mengalihkan persoalan tetapi menjelaskan akar perpecahan antara jemaat Protestan dengan RK sesuai dengan topik.

Anda kelihatannya sensitif kalau ajaran RK dikritisi tetapi tidak demikian kalau ajaran Protestan yang diserang disini.

Harap sebagai moderator anda bertindak fair tidak berat sebelah.


Quote
Tolong balik ke topik dan silahkan buat thread baru mengenai segala kritikan anda terhadap GK .

Anda bebas berdiskusi hanya tolong gunakan bahasa yang sopan.


All@ rekan2 FIK tolong jangan dilayani postingan mengenai kritikan Solideo yang OOT terhadap judul thread. 

Saya menganggap semua komentar saya menjelaskan latar belakang terjadi perpecahan jemaat bukan hanya semata-mata mengkritik ajaran RK.

Kekasaran itu dilakukan oleh rekan anda Husada bukan saya,silahkan dicermati secara fair jangan berat sebelah kalau menilai.


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 06, 2013, 10:49:55 AM

Kita sekarang berada diabad 21 jadi memang harus melihat sejarah perpecahan diwaktu lampau bukan yang akan datang kalau mau tau apa sebabnya.

Baru Luther yang mampu mengoreksi tradisi RK karena belum ada percetakan dijaman itu sehingga Alkitab sangat langka.

Disamping itu adanya peraturan gereja RK melarang orang awam memilik Alkitab,apalagi menafsirkannya sendiri.

Sehingga hanya Martin Luther yang memiliki akses langsung kepada Alkitab bisa mengoreksi kesalahan gereja setelah  mendapat pencerahan yang benar dari Roh Kudus.
Luther seorang mantan romo katolik dan GK menelorkan romo katolik bukan baru dimulai di tahun 1500an tapi kenapa tidak ada satu orang pun yang seperti luther di tahun 300an di tahun 500an di tahun 700 an di tahun 1000 an dan di tahun 1200an...

Memangnya hanya mantan romo luther yang pandai ....St Agustinus, St Thomas Aquino, St Robertus Belarminus atau lebih jauh lagi St Irenius, St Polikarpus, St Ignatius dari Antiokhia...atau St Hironimus Jerome penterjemah Kitab Suci...atau st Atanasius pendekar Trinitarian

Kenapa mereka semua orang2 pintar mengerti Kitab Suci dan genius punya integritas tinggi tidak ada yang berbuat seperti yang di lakukan Luther memprotes GK dan berbagai Tradisinya :D

Anda tau sejarah orang2 di atas nggak  :doh:

Quote
Protestan dan RK juga masing masing banyak denomnya,tetapi Protestan tetap satu pegangannya yaitu Sola Scriptura atau Back to Bible,bukan Sola Pope atau Sola Tradition !

RK banyak ritusnya iya tapi banyak denomnya   :D
Buktikan !


Quote

Saya tidak merasa mengalihkan persoalan tetapi menjelaskan akar perpecahan antara jemaat Protestan dengan RK sesuai dengan topik.

akar perpecahan yah tahun 1500an bukan ngomongin Tradisi tahun 300 tahun 500 tahun 700 atau tahun 1200 karena di tahun2 tersebut Protestan belum lahir ke bumi ini  :doh:

Quote
Anda kelihatannya sensitif kalau ajaran RK dikritisi tetapi tidak demikian kalau ajaran Protestan yang diserang disini.

sensitif  :lol:
Saya kan bilang buat thread baru agar lebih fokus bukannya melarang kamu mengkritisi ajaran GK...

bisa bedakan nggak bro  :doh:

Quote
Harap sebagai moderator anda bertindak fair tidak berat sebelah.

Jadi anda masih belum merasa OOT dan memprovokasi member lain...

oh silahkan anda bawa ini ke modie vs moderator...atau hubungi mod shakespeare...saya dengan senang hati mempertanggung jawabkan apa yang sudah saya lakukan.  :)

Quote

Saya menganggap semua komentar saya menjelaskan latar belakang terjadi perpecahan jemaat bukan hanya semata-mata mengkritik ajaran RK.

Jadi st Agustinus, St Athanasius, St Thomas, St Hieronimus dll mereka anda kemanakan... :D

Kritik anda tidak pernah saya larang tetapi dipersilahkan buat thread baru.


Quote

Kekasaran itu dilakukan oleh rekan anda Husada bukan saya,silahkan dicermati secara fair jangan berat sebelah kalau menilai.


Shalom
Tidak ada asap kalau tidak ada api...

Apa yang dilakukan mod Husada adalah buah dari ke OOT anda mengkritik berbagai ajaran Tradisi GK ...

Jika saya tidak padamkan apinya selain bro Husada pasti ada member lain yang melihat ke OOT anda dan terprovokasi untuk menyerang anda di sini.

Makanya saya minta pengertian semua untuk tidak OOT karena tidak banyak manfaatnya untuk diskusi ini .

semoga jelas..

Sekali lagi buat thread baru tentang kritikan ajaran GK dan jangan dilanjuktkan OOT nya
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on February 06, 2013, 12:08:42 PM
bro candangdata mohon maaf yah...postingan anda saya hapus karena berpotensi melebarkan OOT ...


For all  :)
Tolong jangan diberi kesempatan member yang OOT untuk memperpanjang OOT nya di sini...

salam  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 01:06:22 PM
Soli...tolong jangan diperpanjang...OOT nya...

Kalau ada yang mau anda protes mengenai para modie termasuk saya sampaikan di thread member vs moderator

kalau ada Tradisi GK yang mau anda kritik silahkan buat thread baru.

(Leonardo)

Karena dua post setelah ini identik dengan ini, maka keduanya di-remove oleh Husada.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 06, 2013, 01:41:16 PM
Luther seorang mantan romo katolik dan GK menelorkan romo katolik bukan baru dimulai di tahun 1500an tapi kenapa tidak ada satu orang pun yang seperti luther di tahun 300an di tahun 500an di tahun 700 an di tahun 1000 an dan di tahun 1200an...


Sudah saya jawab bahwa hanya Luther yang mendapat pencerahan dari Roh Kudus pada waktu ,orang dan lokasi yang dianggap tepat oleh Tuhan.

Waktunya Tuhan (kairos) tidak selamanya sama dengan waktu yang dikehendaki manusia (kronos).


Quote
Memangnya hanya mantan romo luther yang pandai ....St Agustinus, St Thomas Aquino, St Robertus Belarminus atau lebih jauh lagi St Irenius, St Polikarpus, St Ignatius dari Antiokhia...atau St Hironimus Jerome penterjemah Kitab Suci...atau st Atanasius pendekar Trinitarian

Kenapa mereka semua orang2 pintar mengerti Kitab Suci dan genius punya integritas tinggi tidak ada yang berbuat seperti yang di lakukan Luther memprotes GK dan berbagai Tradisinya

Anda tau sejarah orang2 di atas nggak 

Sudah saya jawab diatas mengenai pekerjaan Roh Kudus yang membangkitkan orang yang tepat,waktu yang tepat dan lokasi yang tepat.


Quote
Pekerjaan Tuhan tidak mungkin bisa anda tanyakan mengapa karena anda bukan penasihat Tuhan.
Roma11:34 Sebab, siapakah yang mengetahui pikiran Tuhan? Atau siapakah yang pernah menjadi penasihat-Nya


Saya mengerti sejarah makanya sejarah perpecahan jemaat itulah yang saya ungkapkan akarnya.


Quote
Quote
Protestan dan RK juga masing masing banyak denomnya,tetapi Protestan tetap satu pegangannya yaitu Sola Scriptura atau Back to Bible,bukan Sola Pope atau Sola Tradition !

RK banyak ritusnya iya tapi banyak denomnya   
Buktikan !


Ini 33.000 dibagi lagi menjadi "6 besar ecclesiastico-budaya mega-blok", dan memerintahkan mereka dengan ukuran denominasi kita (saya pembulatan ke atas atau bawah sedikit untuk kenyamanan, menggunakan tahun 2000 angka):

o   Independen (sekitar 22000)
o   Protestan (sekitar 9000)
o   "Marginal" (sekitar 1600)
o   Ortodoks (781)
o   Katolik Roma (242)
o   Anglikan (168)

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.philvaz.com/apologetics/a120.htm


Quote
Quote

Saya tidak merasa mengalihkan persoalan tetapi menjelaskan akar perpecahan antara jemaat Protestan dengan RK sesuai dengan topik.

akar perpecahan yah tahun 1500an bukan ngomongin Tradisi tahun 300 tahun 500 tahun 700 atau tahun 1200 karena di tahun2 tersebut Protestan belum lahir ke bumi ini 


Lho,perpecahan diabad ke-16 itu karena diakibatkan oleh semua penyelewengan yang dilakukan RK selama berabad abad  sebelumnya dan baru meletus pada abad tsb ?

Mungkin anda yang tidak belajar sejarah gereja.


Quote
Quote
Anda kelihatannya sensitif kalau ajaran RK dikritisi tetapi tidak demikian kalau ajaran Protestan yang diserang disini.

sensitif 
Saya kan bilang buat thread baru agar lebih fokus bukannya melarang kamu mengkritisi ajaran GK...

bisa bedakan nggak bro 


Saya juga hanya memberikan referensi saja sebagai bukti bahwa saya tidak sembarangan memberikan komentar tanpa bukti.


Quote
Quote
Harap sebagai moderator anda bertindak fair tidak berat sebelah.

Jadi anda masih belum merasa OOT dan memprovokasi member lain...

oh silahkan anda bawa ini ke modie vs moderator...atau hubungi mod shakespeare...saya dengan senang hati mempertanggung jawabkan apa yang sudah saya lakukan. 


Silahkan anda baca saja semua komentar Husada pada topik ini sejak awal dan anda akan menyadari siapa yang selalu berkata kasar disini.

Sudah baca kritikan member baru bro OSAS yang sangat memprotes ulah si Husada ?

Buktikan dimana komentar saya yang anda anggap kasar dan saya akan berikan apa yang dikatakan Husada.


Quote
Quote

Saya menganggap semua komentar saya menjelaskan latar belakang terjadi perpecahan jemaat bukan hanya semata-mata mengkritik ajaran RK.

Jadi st Agustinus, St Athanasius, St Thomas, St Hieronimus dll mereka anda kemanakan...

Kritik anda tidak pernah saya larang tetapi dipersilahkan buat thread baru.

Sudah saya jelaskan bahwa itu hanya referensi didalam komentar yang saya berikan agar jangan dianggap tanpa bukti.


Quote
Quote

Kekasaran itu dilakukan oleh rekan anda Husada bukan saya,silahkan dicermati secara fair jangan berat sebelah kalau menilai.


Shalom
Tidak ada asap kalau tidak ada api...

Apa yang dilakukan mod Husada adalah buah dari ke OOT anda mengkritik berbagai ajaran Tradisi GK ...

Jika saya tidak padamkan apinya selain bro Husada pasti ada member lain yang melihat ke OOT anda dan terprovokasi untuk menyerang anda di sini.

Makanya saya minta pengertian semua untuk tidak OOT karena tidak banyak manfaatnya untuk diskusi ini .

semoga jelas..

Sekali lagi buat thread baru tentang kritikan ajaran GK dan jangan dilanjuktkan OOT nya


Sekarang anda sudah menyadari kekasaran Husada bukan !

Saya tidak merasa OOT karena topiknya memang soal perpecahan jemaat gereja.

Silahkan anda telusuri siapa yang mulai mengeluarkan kata kasar ditopik ini bro.

Kalau tidak kuat dikritik nya jangan berdiskusi dong,masak maunya mengkritik gereja Protestan tetapi tidak suka dikritik ajaran gerejanya sendiri.

Ini forum yesman atau forum kompromi ?

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 06, 2013, 02:07:27 PM
Saya malas berdiskusi yang tidak pada tempatnya jadi saya pilih yang ini saja saya komentari


Ini 33.000 dibagi lagi menjadi "6 besar ecclesiastico-budaya mega-blok", dan memerintahkan mereka dengan ukuran denominasi kita (saya pembulatan ke atas atau bawah sedikit untuk kenyamanan, menggunakan tahun 2000 angka):

o   Independen (sekitar 22000)
o   Protestan (sekitar 9000)
o   "Marginal" (sekitar 1600)
o   Ortodoks (781)
o   Katolik Roma (242)
o   Anglikan (168)

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.philvaz.com/apologetics/a120.htm



I was at the library one day researching something, and I saw the much talked about Protestant reference, the World Christian Encyclopedia by David B. Barrett, George T. Kurian, and Todd M. Johnson (2001 edition). I thought I'd see for myself what it says. This is what I found....

David Barrett, et al, does indeed refer to "over 33,000 distinct denominations in 238 countries..." (Table 1-5, vol 1, page 16). This refers to his unique definition of a "Christian denomination" but does not include small ones (congregations of a couple hundred or less), which would dramatically increase this number beyond all imagination. Barrett also states there are 242 total Roman Catholic denominations (year 2000 numbers). So I looked into what he believed these denominations were.

Barrett breaks down his encyclopedic reference by country. So I looked up how many Roman Catholic denominations are within the U.S. according to Barrett. Much to my surprise, Barrett shows ONLY ONE Roman Catholic denomination for the United States.

So I wondered where the heck are these 242 denominations? I looked in Barrett's reference for Britain, and again he listed ONLY ONE Roman Catholic denomination. I thought surely that of the 238 countries within his encyclopedic reference there must be a country that had more than ONE Roman Catholic denomination. There wasn't. I could not find one country listed by Barrett that had more than ONE Roman Catholic denomination.

So, what does Barrett mean when he states there are 242 Roman Catholic denominations? It seems Barrett is counting each country as it's own denomination. So, for Barrett, the Roman Catholic Church of the USA is a different denomination than the Roman Catholic Church of Canada. I don't know how he got 242 denominations from 238 countries listed, however. Some numbers from Barrett's...

Denominations / Paradenominations:

1970: 26,350
1995: 33,820

Under U.S. Country Table 2, of the 6,222 US denominations, there's only ONE Roman Catholic denomination listed, and there's 60 Orthodox denominations. Barrett labels the rest of the denominations: Protestant, Anglican, Independent, and Marginal. The more commonly accepted classification of Christianity used even by Protestant scholars, such as Leslie Dunstan in his book Protestantism, Christianity consists of: (1) Catholic, (2) Orthodox, and (3) Protestant. So, using this more commonly understood classification....

Number of U.S. Denominations

Catholic           1
Orthodox       60
Protestant  6,161

Remember, the above numbers are derived using Protestant sources only. Barrett differs from other Protestants such as Dunstan as to what constitutes a Protestant denomination. What Dunstan would call Protestant, Barrett describes as:

Barrett's classification:

Protestant         660
Anglican               1
Independent  5,100
Marginal           400

That's just for the U.S. Yet, there's but ONE Catholic denomination in the U.S., either by Dunstan or Barrett's standard

I was at the library one day researching something, and I saw the much talked about Protestant reference, the World Christian Encyclopedia by David B. Barrett, George T. Kurian, and Todd M. Johnson (2001 edition). I thought I'd see for myself what it says. This is what I found....

David Barrett, et al, does indeed refer to "over 33,000 distinct denominations in 238 countries..." (Table 1-5, vol 1, page 16). This refers to his unique definition of a "Christian denomination" but does not include small ones (congregations of a couple hundred or less), which would dramatically increase this number beyond all imagination. Barrett also states there are 242 total Roman Catholic denominations (year 2000 numbers). So I looked into what he believed these denominations were.

Barrett breaks down his encyclopedic reference by country. So I looked up how many Roman Catholic denominations are within the U.S. according to Barrett. Much to my surprise, Barrett shows ONLY ONE Roman Catholic denomination for the United States.

So I wondered where the heck are these 242 denominations? I looked in Barrett's reference for Britain, and again he listed ONLY ONE Roman Catholic denomination. I thought surely that of the 238 countries within his encyclopedic reference there must be a country that had more than ONE Roman Catholic denomination. There wasn't. I could not find one country listed by Barrett that had more than ONE Roman Catholic denomination.
So, what does Barrett mean when he states there are 242 Roman Catholic denominations? It seems Barrett is counting each country as it's own denomination. So, for Barrett, the Roman Catholic Church of the USA is a different denomination than the Roman Catholic Church of Canada. I don't know how he got 242 denominations from 238 countries listed, however. Some numbers from Barrett's...

Denominations / Paradenominations:

1970: 26,350
1995: 33,820

Under U.S. Country Table 2, of the 6,222 US denominations, there's only ONE Roman Catholic denomination listed, and there's 60 Orthodox denominations. Barrett labels the rest of the denominations: Protestant, Anglican, Independent, and Marginal. The more commonly accepted classification of Christianity used even by Protestant scholars, such as Leslie Dunstan in his book Protestantism, Christianity consists of: (1) Catholic, (2) Orthodox, and (3) Protestant. So, using this more commonly understood classification....

Number of U.S. Denominations

Catholic           1

Orthodox       60
Protestant  6,161

Remember, the above numbers are derived using Protestant sources only. Barrett differs from other Protestants such as Dunstan as to what constitutes a Protestant denomination. What Dunstan would call Protestant, Barrett describes as:

Barrett's classification:

Protestant         660
Anglican               1
Independent  5,100
Marginal           400

That's just for the U.S. Yet, there's but ONE Catholic denomination in the U.S., either by Dunstan or Barrett's standard

[/quote]

242 itu cara ngitungnya gimana  :doh:

sudah dibantah dengan artikel di atas masih dari sumber yang sama coba baca lagi yang saya bold di atas


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 06, 2013, 02:24:08 PM

Sudah saya jawab bahwa hanya Luther yang mendapat pencerahan dari Roh Kudus pada waktu ,orang dan lokasi yang dianggap tepat oleh Tuhan.

Waktunya Tuhan (kairos) tidak selamanya sama dengan waktu yang dikehendaki manusia (kronos).


Sudah saya jawab diatas mengenai pekerjaan Roh Kudus yang membangkitkan orang yang tepat,waktu yang tepat dan lokasi yang tepat.




Geli juga bacanya...

kamu baca nih

Martin Luther was tormented by his sins and concluded that he never could be good enough to deserve God's favor. Then he discovered God's grace in the book of Romans and realized that justification was a gift from God--nobody is good enough to deserve God's favor. After that, Luther saw "justification by faith" everywhere and determined that good works were not necessary for the Christian. The problem with that is that James absolutely insists that faith alone is not sufficient for salvation (after all, the demons believe!) but that faith must result in changed behavior. The result was that Martin Luther began to question whether James belonged in the New Testament at all! His conclusion was that the origin of the book was very hazy and without substance--like something made of straw. His comment "a right strawy epistle" was intended to convey that sense of vague uncertainty. Of course, that doesn't measure up to Luther's usual standard of intellectual honesty, but he was a human being, after all!

Luther terinspirasi dari Roh mana sampai bisa meragukan Kitab Suci : surat yakobus .... :doh:


Jadi ini yang anda bilang mendapatkan pencerahan Roh Kudus  :giggle: :doh:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on February 06, 2013, 04:09:38 PM
Quote
Membaca surat 1 Korintus 10-17

Perpecahan dalam jemaat
1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, t  demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, u  tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu v  dan sehati sepikir. 1:11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga w  Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu. 1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. x  Atau aku dari golongan Apolos. y  Atau aku dari golongan Kefas 4 . z  Atau aku dari golongan Kristus 5 . 1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus? a  1:14 Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorangpun juga di antara kamu yang aku baptis selain Krispus b  dan Gayus, c  1:15 sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu dibaptis dalam namaku. 1:16 Juga keluarga d  Stefanus e  aku yang membaptisnya. Kecuali mereka aku tidak tahu, entahkah ada lagi orang yang aku baptis. 1:17 Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis 6 , f  tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat g  perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.


Salam Damai


Apakah teman2 sudah sepakat bahwa banyaknya denominasi saat ini termasuk perpecahan jemaat seperti yang disampaikan Rasul Paulus ?



GBU
 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 06, 2013, 05:29:55 PM
Damai sejahtera menyertaimu Phooey.

Menurut pemahaman saya, 1 Kor 1:10-17 justru sangat menunjukkan keinginan Paulus agar semua anggota jemaat bersatu padu, sehati sepikir. Jadi, menurut pendapat saya, terpecahnya denominasi jemaat dewasa ini, karena tidak membaca atau membaca tetapi tidak mencermatinya.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: lukas_i3 on February 06, 2013, 08:48:46 PM
Damai sejahtera menyertaimu Phooey.

Menurut pemahaman saya, 1 Kor 1:10-17 justru sangat menunjukkan keinginan Paulus agar semua anggota jemaat bersatu padu, sehati sepikir. Jadi, menurut pendapat saya, terpecahnya denominasi jemaat dewasa ini, karena tidak membaca atau membaca tetapi tidak mencermatinya.

Damai, damai, damai.

1 Korintus 10:17  Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
1 Korintus 12:12  Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.

perlu dipahami dulu.. perpecahan yang dimaksud Paulus itu secara rohani atau organisatoris? kalo organisatoris tentunya ada peranan manusia...:)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 07, 2013, 05:48:31 AM

Silahkan diperhatikan siapa yang berkata tidak sopan disini,makanya anda sebagai moderator harus fair didalam menilai,jangan hanya menguntungkan golongan sendiri saja.

Tindakan anda juga diperhatikan banyak orang disini.

Shalom

Makanya denger kata momod, soli yg sola..

Kamu yg ngga nyambung,.. tapi ketika dibilangi, malah nuduh orang  macam-macam..

saya sih cuma kesian aja. :giggle: :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 07, 2013, 07:27:55 AM
Makanya denger kata momod, soli yg sola..

Kamu yg ngga nyambung,.. tapi ketika dibilangi, malah nuduh orang  macam-macam..

saya sih cuma kesian aja. :giggle: :lol:

Kamu yang bidat semi pelagian dan non trinitarian kerjamu hanya adu domba belaka diforum ini saya lihat.

Seharusnya habitatmu bukan di lapak ini sesuai rule yg berlaku.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 07, 2013, 07:38:54 AM
Saya malas berdiskusi yang tidak pada tempatnya jadi saya pilih yang ini saja saya komentari

Saya berdiskusi sesuai topik mengenai perpecahan jemaat gereja.

Sekalian saya juga jelaskan sekalian menelanjangi kebohongan si tuturuga tukang adu domba itu mengenai dusta nya atas perpecahan gereja Protestan.


Quote
I was at the library one day researching something, and I saw the much talked about Protestant reference, the World Christian Encyclopedia by David B. Barrett, George T. Kurian, and Todd M. Johnson (2001 edition). I thought I'd see for myself what it says. This is what I found....

David Barrett, et al, does indeed refer to "over 33,000 distinct denominations in 238 countries..." (Table 1-5, vol 1, page 16). This refers to his unique definition of a "Christian denomination" but does not include small ones (congregations of a couple hundred or less), which would dramatically increase this number beyond all imagination. Barrett also states there are 242 total Roman Catholic denominations (year 2000 numbers). So I looked into what he believed these denominations were.

Barrett breaks down his encyclopedic reference by country. So I looked up how many Roman Catholic denominations are within the U.S. according to Barrett. Much to my surprise, Barrett shows ONLY ONE Roman Catholic denomination for the United States.

So I wondered where the heck are these 242 denominations? I looked in Barrett's reference for Britain, and again he listed ONLY ONE Roman Catholic denomination. I thought surely that of the 238 countries within his encyclopedic reference there must be a country that had more than ONE Roman Catholic denomination. There wasn't. I could not find one country listed by Barrett that had more than ONE Roman Catholic denomination.
So, what does Barrett mean when he states there are 242 Roman Catholic denominations? It seems Barrett is counting each country as it's own denomination. So, for Barrett, the Roman Catholic Church of the USA is a different denomination than the Roman Catholic Church of Canada. I don't know how he got 242 denominations from 238 countries listed, however. Some numbers from Barrett's...

Denominations / Paradenominations:

1970: 26,350
1995: 33,820

Under U.S. Country Table 2, of the 6,222 US denominations, there's only ONE Roman Catholic denomination listed, and there's 60 Orthodox denominations. Barrett labels the rest of the denominations: Protestant, Anglican, Independent, and Marginal. The more commonly accepted classification of Christianity used even by Protestant scholars, such as Leslie Dunstan in his book Protestantism, Christianity consists of: (1) Catholic, (2) Orthodox, and (3) Protestant. So, using this more commonly understood classification....

Number of U.S. Denominations

Catholic           1

Orthodox       60
Protestant  6,161

Remember, the above numbers are derived using Protestant sources only. Barrett differs from other Protestants such as Dunstan as to what constitutes a Protestant denomination. What Dunstan would call Protestant, Barrett describes as:

Barrett's classification:

Protestant         660
Anglican               1
Independent  5,100
Marginal           400

That's just for the U.S. Yet, there's but ONE Catholic denomination in the U.S., either by Dunstan or Barrett's standard

242 itu cara ngitungnya gimana  :doh:

sudah dibantah dengan artikel di atas masih dari sumber yang sama coba baca lagi yang saya bold di atas


True Sola Scriptura leads to perfect unity! Oral traditions and creeds cause division!

A. Analysis of Table 1-5 to calculate the number of Roman Catholic and Orthodox denominations:

1.   Barrett lists in table 1-5, 25 Orthodox traditions inside the Orthodox church and 22 Roman Catholic traditions inside the Roman Catholic church. Add the 16 Orthodox traditions and 8 Roman Catholic traditions in the "Independent" category, and you of have a grand total of 41 different Orthodox denominations and 30 Roman Catholic denominations.

2.   As you can see, religious division within Roman Catholic and Orthodox churches is about equal with others.

3.   Whereas Traditionalists will claim they are "one" and Protestants are divided into many denominations, we can now see where they got that claim, and why it is so wrong!

4.   As you will see, the 30,000 to 1 ratio spouted by traditionalists is way off. You will see, there are about as many different types of Roman Catholic and Orthodox churches as there are Protestant! They are equally divided!

5.   We also note that the majority of the 209 "Independent" traditions are Pentecostal/Charismatic type churches who do not use sola Scriptura to determine doctrine. There are an additional 24 traditions of Roman Catholic and Orthodox within the "independent" category. This means that of the 209 Independent sects listed, 24 are from the traditions of Roman Catholic and Orthodox!

6.   Final numbers: Barrett's data leads us to conclude that there are 30 Roman Catholic denominations and 41 different Orthodox denominations. This means that the worship, doctrine and liturgy has 30 Roman Catholic variations and 41 Orthodox variations, not to mention the fact that Catholic and Orthodox are divided against themselves. Obviously, oral tradition is not a reliable method of determining truth. Sola Scriptura is the only method that can work.

Bersambung...


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 07, 2013, 07:39:09 AM
Bersambung...


B. Assessments and comments:

1.   Roman Catholic's and Orthodox should cast no stones at the religious division of Protestants, since there are between 30-410 Roman Catholic denominations and between 41-1302 Orthodox denominations. (Depending how your count them: see conclusions.)

2.   "Oral tradition leads to doctrinal anarchy, which is further reason why you need to use sola Scriptura. Look at all of these Roman Catholic and Eastern Orthodox denominations, no less than 71 of them the last time I checked. How do Catholics and Orthodox know you're in the correct church?" Which of the 71 "oral traditions" is the true one?

3.   There are over 142 different Roman Catholic and Orthodox denominations. This fact will come as a shock to most Catholics and Orthodox believers. We suggest you write your leaders and tell them to stop using the "division" argument against sola Scriptura because it comes back and bites you!

4.   This is a case of blind hypocrisy because not only are the Roman Catholic and Orthodox churches bitterly divided against themselves, there are also more than 30 different Catholic denominations and 41Orthodox denominations. Both the Roman Catholic and Orthodox churches made the identical claim that they have the true apostolic church tradition yet they differ so much in doctrine and liturgy, that they are not even "in fellowship" with each other. Obviously then, using tradition creates just as many different doctrines as Protestant churches.

5.   Roman Catholic and Orthodox tradition defenders are merely highlighting the failure of creedalism, not true sola Scriptura. The reasons these "Sola Scriptura churches" differ in doctrine, is because they truly are not using the Bible alone, but use creeds like traditionalists.

6.   Many churches that claim to use the Bible alone, in fact do not. So the Roman Catholic and Orthodox observation that "sola Scriptura churches" differ in doctrine is invalid because they are not really "sola Scriptura" churches since they use creeds, councils and statements of faith in addition to the Bible to determine doctrine. We call them pseudo-Sola Scriptura churches.

7.   "Pseudo-Sola Scriptura" churches that claim such "personal illumination" differ as greatly in their doctrine, as the "Anti-Sola Scriptura" do in regards to their tradition. So Roman Catholic and Orthodox defenders need find another line of reasoning that makes no reference to "guidance from the Holy Spirit to understand the Bible alone". We reject this as a false doctrine, as much as papal infallibility.

8.   So anti-sola Scriptura churches like Roman Catholic and Orthodox differ with each other for exactly the same reason pseudo-Sola Scriptura churches: They both use human creeds as standards of doctrine.

9.   Further, these Protestants are protesting the Catholic and Orthodox system. Obviously God did not see fit to give Rome or Constantinople any supremacy, otherwise they would not be protested so much. The fact that there is protest on this kind of universal protest on such a large scale proves something is very wrong. This failure is highlighted by the fact that the Orthodox church rejected the Roman church's claim for world domination. The East (Orthodox) basically told the bishop of Rome, "It has never been this way, why should we start now!"

10.   Amazing Catholics claim the are the true church and Orthodox is the denomination, and the Orthodox say that they are the true church and the Roman Catholic is the denomination, yet both claim apostolic succession and oral tradition. Both are wrong, only through scripture can you have unity!

11.   The following table is taken from David B. Barrett's World Christian Encyclopedia: A Comparative Survey of Churches and Religions in the Modern World, 2001, p 14-15.
Apples to Apples comparisons when quoting Barrett's 30,000 denominations figure:

1.   If Roman Catholic and Orthodox tradition defenders say there are 30,000 Protestant denominations, (table 1-3) this is factually in error, since Barrett says there are 8848 Protestant denominations.

2.   Apples to Apples A: If Roman Catholic and Orthodox tradition defenders say there are 30,000 Protestant denominations (column 11, table 1-3), then the apples to apples number that corresponds to them in table 1-3 is a total of 1712 Roman Catholic and Orthodox denominations. (410 Roman Catholic + 1302 Orthodox = 1712) Remember, you must add in the total number of 710 independent splits from the Roman Catholic (172) and Orthodox (538) churches traditions. Remember, however, that Barrett counts a single unified sect in three different countries as a count of 3 denominations in column 11, so a single denomination in 238 countries, would be counted by Barrett as having 238 denominations in column 11. Column 11, therefore is not helpful by itself in determining actual denominations in the classical sense.

3.   Apples to Apples B: To calculate the actual number of Roman Catholic and Orthodox denominations, we need to use column 2, table 1-5 from Barrett's work. Barrett notes that although under one head, even the Roman Catholic are divided into 22 different denominations with varying liturgy and the Orthodox church under Constantinople/ Ecumenical Patriarch has 25 variations. We add to this the independent splits, not in communion with the mother churches (Rome and Constantinople) There are 66 independent denominations that are "Roman Catholic like" and 74 independent denominations that are "Orthodox like".

4.   Apples to Apples C: If Roman Catholics object to our counting those under Rome as 22 denominations and Orthodox object to our counting those under Constantinople as having 25 variations, then we have created a third comparison that will quell the whining. In Comparison #3, we counted all the divisions under Rome and Constantinople as one each. Here we merely added the schisms in column 2 of table 1-5 in the "independent" category.

http://www.bible.ca/sola-scriptura-anti-refuted-division.htm

Silahkan anda renungkan sendiri.


Shalom





Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 07, 2013, 07:47:21 AM
Geli juga bacanya...

Nanti akan kelihatan yang mana lebih geli.


Quote
kamu baca nih

Baca juga ayat dibawah ini :

II Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Jadi Roh Kudus yang selalu bekerja berdasarkan Firman Tuhan sudah menggerakkan Martin Luther untuk mencetuskan gerakan Reformasi agar gereja kembali kepada habitatnya yaitu kebenaran Alkitab.

Jadi saya menyorot “gerakan mulia” yang dilakukan oleh Martin Luther sudah pasti adalah pimpinan Roh Kudus untuk membawa kembali gereja-Nya agar taat sepenuhnya kepada ajaran Alkitab sebagai fondasi gereja.

Secara umum teologi reformasi berpegang pada otoritas Alkitab, kedaulatan Allah, keselamatan oleh anugrah melalui Kristus, dan perlunya penginjilan


Quote
Jadi ini yang anda bilang mendapatkan pencerahan Roh Kudus  :giggle: :doh:

Adapun jika anda menganggap ada kelemahan pribadi Martin Luther yang hanya manusia biasa adalah lumrah sebagaimana juga Petrus dan para Paus anda.

Apakah praktek para Paus sepanjang sejarah seperti :

1.   Perebutan kekuasaan sehingga terjadi Paus rangkap,
2.   Genosida orang orang Kataris,
3.   Pembantaian pada Hari Santo Bartolomeus
4.   Inkwisisi,
5.   Menjual Surat Indulgensi,

….dan banyak lagi kalau harus saya kutip semua didalam Buku Sejarah Gelap Para Paus yang diterbitkan P.T.Gramedia yang notabene milik Katolik sendiri.

Pertanyaan yang sama

Apakah itu juga pimpinan Roh Kudus ???

Mana yang lebih menggelikan,apakah Martin Luther atau para Paus yang katanya infallible itu ???


Shalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 07, 2013, 08:08:20 AM
Saya berdiskusi sesuai topik mengenai perpecahan jemaat gereja.

Sekalian saya juga jelaskan sekalian menelanjangi kebohongan si tuturuga tukang adu domba itu mengenai dusta nya atas perpecahan gereja Protestan.

sumber Protestan yang kamu bawa menjelaskan protestan terbagi2 dalam denominasi ini kamu yakini nggak...

sekarang kan mengenai klaim barret yang 242 denom katolik itu yang mau kamu angkat demi menutupi perpecahan denom protestan.  :D

silahkan buktikan denom apa saja itu

Quote

True Sola Scriptura leads to perfect unity! Oral traditions and creeds cause division!

A. Analysis of Table 1-5 to calculate the number of Roman Catholic and Orthodox denominations:

1.   Barrett lists in table 1-5, 25 Orthodox traditions inside the Orthodox church and 22 Roman Catholic traditions inside the Roman Catholic church. Add the 16 Orthodox traditions and 8 Roman Catholic traditions in the "Independent" category, and you of have a grand total of 41 different Orthodox denominations and 30 Roman Catholic denominations.
22 roman catholic traditions ini apa...kamu ungkapkan dong di sini...

Quote

2.   As you can see, religious division within Roman Catholic and Orthodox churches is about equal with others.

3.   Whereas Traditionalists will claim they are "one" and Protestants are divided into many denominations, we can now see where they got that claim, and why it is so wrong!

4.   As you will see, the 30,000 to 1 ratio spouted by traditionalists is way off. You will see, there are about as many different types of Roman Catholic and Orthodox churches as there are Protestant! They are equally divided!
Table awal nya katolik menurut si barnett yang protestan ada 242 denom yang belum kamu buktikan denom katoliknya apa saja...jangan2 ritus dinamakan denom lagi  :lol:

Quote
5.   We also note that the majority of the 209 "Independent" traditions are Pentecostal/Charismatic type churches who do not use sola Scriptura to determine doctrine. There are an additional 24 traditions of Roman Catholic and Orthodox within the "independent" category. This means that of the 209 Independent sects listed, 24 are from the traditions of Roman Catholic and Orthodox!

Sekarang pantekosta termasuk protestan nggak?
Ini doktrin baru tahun 1900 an yah  :lol: :doh:
sekarang jawab nih protestan yang sola scriptura terbagi2 antar denom nggak berapa banyak...

sumber protestan mengatakan

Under U.S. Country Table 2, of the 6,222 US denominations, there's only ONE Roman Catholic denomination listed, and there's 60 Orthodox denominations. Barrett labels the rest of the denominations: Protestant, Anglican, Independent, and Marginal. The more commonly accepted classification of Christianity used even by Protestant scholars, such as Leslie Dunstan in his book Protestantism, Christianity consists of: (1) Catholic, (2) Orthodox, and (3) Protestant. So, using this more commonly understood classification....

Number of U.S. Denominations

Catholic           1
Orthodox       60
Protestant  6,161

6,161 ini pantekosta semua yah yang anti sola scriptura ... :giggle: :lol:

Quote
6.   Final numbers: Barrett's data leads us to conclude that there are 30 Roman Catholic denominations and 41 different Orthodox denominations. This means that the worship, doctrine and liturgy has 30 Roman Catholic variations and 41 Orthodox variations, not to mention the fact that Catholic and Orthodox are divided against themselves. Obviously, oral tradition is not a reliable method of determining truth. Sola Scriptura is the only method that can work.

Bersambung...
ritus dan liturgi memang ada bedanya tapi doktrin iman jelas tidak...

silahkan buktikan perbedaan doktrin iman dalam katolik  :doh:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 07, 2013, 08:17:40 AM

B. Assessments and comments:

1.   Roman Catholic's and Orthodox should cast no stones at the religious division of Protestants, since there are between 30-410 Roman Catholic denominations and between 41-1302 Orthodox denominations. (Depending how your count them: see conclusions.)

2.   "Oral tradition leads to doctrinal anarchy, which is further reason why you need to use sola Scriptura. Look at all of these Roman Catholic and Eastern Orthodox denominations, no less than 71 of them the last time I checked. How do Catholics and Orthodox know you're in the correct church?" Which of the 71 "oral traditions" is the true one?

3.   There are over 142 different Roman Catholic and Orthodox denominations. This fact will come as a shock to most Catholics and Orthodox believers. We suggest you write your leaders and tell them to stop using the "division" argument against sola Scriptura because it comes back and bites you!

4.   This is a case of blind hypocrisy because not only are the Roman Catholic and Orthodox churches bitterly divided against themselves, there are also more than 30 different Catholic denominations and 41Orthodox denominations. Both the Roman Catholic and Orthodox churches made the identical claim that they have the true apostolic church tradition yet they differ so much in doctrine and liturgy, that they are not even "in fellowship" with each other. Obviously then, using tradition creates just as many different doctrines as Protestant churches.
Klaim protestan terhadap GK ini perlu dibuktikan denom katolik mana saja yang diklaim di atas...
jangan bisanya cuman copy paste bro   :D

BUKTIKAN jika ada denom2 katolik yang punya doktrin iman berbeda2...seperti yang dianut Protestan ...bisa nggak   :giggle:

Quote
5.   Roman Catholic and Orthodox tradition defenders are merely highlighting the failure of creedalism, not true sola Scriptura. The reasons these "Sola Scriptura churches" differ in doctrine, is because they truly are not using the Bible alone, but use creeds like traditionalists.

iya ini kalian berantem sendiri wkkk...sesama protestan menganggap yang satu lebih sola scriptura ...

Jadi demi melawan katolik...saudara sesama protestan kalian anggap not sola scriptura  :giggle: :lol:

Jadi pantekosta bukan protestan yah dan pantekosta bukan sola scriptura...kamu buat thread baru aja deh...kayaknya menarik nih  :whistle:

Quote

6.   Many churches that claim to use the Bible alone, in fact do not. So the Roman Catholic and Orthodox observation that "sola Scriptura churches" differ in doctrine is invalid because they are not really "sola Scriptura" churches since they use creeds, councils and statements of faith in addition to the Bible to determine doctrine. We call them pseudo-Sola Scriptura churches.

7.   "Pseudo-Sola Scriptura" churches that claim such "personal illumination" differ as greatly in their doctrine, as the "Anti-Sola Scriptura" do in regards to their tradition. So Roman Catholic and Orthodox defenders need find another line of reasoning that makes no reference to "guidance from the Holy Spirit to understand the Bible alone". We reject this as a false doctrine, as much as papal infallibility.

8.   So anti-sola Scriptura churches like Roman Catholic and Orthodox differ with each other for exactly the same reason pseudo-Sola Scriptura churches: They both use human creeds as standards of doctrine.

9.   Further, these Protestants are protesting the Catholic and Orthodox system. Obviously God did not see fit to give Rome or Constantinople any supremacy, otherwise they would not be protested so much. The fact that there is protest on this kind of universal protest on such a large scale proves something is very wrong. This failure is highlighted by the fact that the Orthodox church rejected the Roman church's claim for world domination. The East (Orthodox) basically told the bishop of Rome, "It has never been this way, why should we start now!"

10.   Amazing Catholics claim the are the true church and Orthodox is the denomination, and the Orthodox say that they are the true church and the Roman Catholic is the denomination, yet both claim apostolic succession and oral tradition. Both are wrong, only through scripture can you have unity!

11.   The following table is taken from David B. Barrett's World Christian Encyclopedia: A Comparative Survey of Churches and Religions in the Modern World, 2001, p 14-15.
Apples to Apples comparisons when quoting Barrett's 30,000 denominations figure:

1.   If Roman Catholic and Orthodox tradition defenders say there are 30,000 Protestant denominations, (table 1-3) this is factually in error, since Barrett says there are 8848 Protestant denominations.

oh jadi yang benar Protestan itu 8848...denom  :D

Ini yang udah sola scriptura nggak...katanya tadi banyak denom karena tradisi sekarang kok sola scriptura ada 8848 denom ini mau tambah lagi nggak  :D

Quote
2.   Apples to Apples A: If Roman Catholic and Orthodox tradition defenders say there are 30,000 Protestant denominations (column 11, table 1-3), then the apples to apples number that corresponds to them in table 1-3 is a total of 1712 Roman Catholic and Orthodox denominations. (410 Roman Catholic + 1302 Orthodox = 1712) Remember, you must add in the total number of 710 independent splits from the Roman Catholic (172) and Orthodox (538) churches traditions. Remember, however, that Barrett counts a single unified sect in three different countries as a count of 3 denominations in column 11, so a single denomination in 238 countries, would be counted by Barrett as having 238 denominations in column 11. Column 11, therefore is not helpful by itself in determining actual denominations in the classical sense.

3.   Apples to Apples B: To calculate the actual number of Roman Catholic and Orthodox denominations, we need to use column 2, table 1-5 from Barrett's work. Barrett notes that although under one head, even the Roman Catholic are divided into 22 different denominations with varying liturgy and the Orthodox church under Constantinople/ Ecumenical Patriarch has 25 variations. We add to this the independent splits, not in communion with the mother churches (Rome and Constantinople) There are 66 independent denominations that are "Roman Catholic like" and 74 independent denominations that are "Orthodox like".

4.   Apples to Apples C: If Roman Catholics object to our counting those under Rome as 22 denominations and Orthodox object to our counting those under Constantinople as having 25 variations, then we have created a third comparison that will quell the whining. In Comparison #3, we counted all the divisions under Rome and Constantinople as one each. Here we merely added the schisms in column 2 of table 1-5 in the "independent" category.

http://www.bible.ca/sola-scriptura-anti-refuted-division.htm

Silahkan anda renungkan sendiri.


Shalom
Kamu buktikan dulu 242 denom katolik itu berlainan doktrin imannya...
dan renungkan buah sola scriptura yaitu
Quote
Barrett says there are 8848 Protestant denominations.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 07, 2013, 08:24:52 AM
sumber Protestan yang kamu bawa menjelaskan protestan terbagi2 dalam denominasi ini kamu yakini nggak...

sekarang kan mengenai klaim barret yang 242 denom katolik itu yang mau kamu angkat demi menutupi perpecahan denom protestan.  :D

silahkan buktikan denom apa saja itu

Silahkan baca sendiri penjelasannya didalam website tsb.

Quote
Quote

True Sola Scriptura leads to perfect unity! Oral traditions and creeds cause division!

A. Analysis of Table 1-5 to calculate the number of Roman Catholic and Orthodox denominations:

1.   Barrett lists in table 1-5, 25 Orthodox traditions inside the Orthodox church and 22 Roman Catholic traditions inside the Roman Catholic church. Add the 16 Orthodox traditions and 8 Roman Catholic traditions in the "Independent" category, and you of have a grand total of 41 different Orthodox denominations and 30 Roman Catholic denominations.
22 roman catholic traditions ini apa...kamu ungkapkan dong di sini...


Itukan penjelasan dari mereka maka anda tanyakan dong mereka !


Quote
Quote

2.   As you can see, religious division within Roman Catholic and Orthodox churches is about equal with others.

3.   Whereas Traditionalists will claim they are "one" and Protestants are divided into many denominations, we can now see where they got that claim, and why it is so wrong!

4.   As you will see, the 30,000 to 1 ratio spouted by traditionalists is way off. You will see, there are about as many different types of Roman Catholic and Orthodox churches as there are Protestant! They are equally divided!
Table awal nya katolik menurut si barnett yang protestan ada 242 denom yang belum kamu buktikan denom katoliknya apa saja...jangan2 ritus dinamakan denom lagi 

Makanya anda harus jeli memahami apa itu yang mereka maksudkan dengan denominasi.

Quote
Quote
5.   We also note that the majority of the 209 "Independent" traditions are Pentecostal/Charismatic type churches who do not use sola Scriptura to determine doctrine. There are an additional 24 traditions of Roman Catholic and Orthodox within the "independent" category. This means that of the 209 Independent sects listed, 24 are from the traditions of Roman Catholic and Orthodox!

Sekarang pantekosta termasuk protestan nggak?
Ini doktrin baru tahun 1900 an yah 
sekarang jawab nih protestan yang sola scriptura terbagi2 antar denom nggak berapa banyak...

sumber protestan mengatakan

Under U.S. Country Table 2, of the 6,222 US denominations, there's only ONE Roman Catholic denomination listed, and there's 60 Orthodox denominations. Barrett labels the rest of the denominations: Protestant, Anglican, Independent, and Marginal. The more commonly accepted classification of Christianity used even by Protestant scholars, such as Leslie Dunstan in his book Protestantism, Christianity consists of: (1) Catholic, (2) Orthodox, and (3) Protestant. So, using this more commonly understood classification....

Number of U.S. Denominations

Catholic           1
Orthodox       60
Protestant  6,161

6,161 ini pantekosta semua yah yang anti sola scriptura ...


Semua Protestan yang lahir dari gerakan Reformasi umumnya adalah memegang teguh prinsip Sola Scriptura.


Quote
Quote
6.   Final numbers: Barrett's data leads us to conclude that there are 30 Roman Catholic denominations and 41 different Orthodox denominations. This means that the worship, doctrine and liturgy has 30 Roman Catholic variations and 41 Orthodox variations, not to mention the fact that Catholic and Orthodox are divided against themselves. Obviously, oral tradition is not a reliable method of determining truth. Sola Scriptura is the only method that can work.

Bersambung...
ritus dan liturgi memang ada bedanya tapi doktrin iman jelas tidak...

silahkan buktikan perbedaan doktrin iman dalam katolik


Saya hanya mengutip tulisan soal jumlah denominasi semata terlepas dari soal perbedaan doktrin.

Protestan walau banyak denominasi umumnya doktrin mereka sama yaitu memegang prinsip “Back to Bible.”

Perbedaan doktrin antara Alkitab dengan Katolik sudah panjang lebar saya utarakan disini tetapi tidak ada satupun bantahan.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 07, 2013, 08:30:55 AM
Nanti akan kelihatan yang mana lebih geli.


Baca juga ayat dibawah ini :

II Timotius 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
lantas...dimana tulisan hanya nya...dimana tulisan sumber kebenaran hanya tulisan...di bagian mana nya om...
btw...udah mulai OOT nih ...sengaja mengalihkan perhatian yah  :D

Quote

Jadi Roh Kudus yang selalu bekerja berdasarkan Firman Tuhan sudah menggerakkan Martin Luther untuk mencetuskan gerakan Reformasi agar gereja kembali kepada habitatnya yaitu kebenaran Alkitab.

Jadi saya menyorot “gerakan mulia” yang dilakukan oleh Martin Luther sudah pasti adalah pimpinan Roh Kudus untuk membawa kembali gereja-Nya agar taat sepenuhnya kepada ajaran Alkitab sebagai fondasi gereja.
Yang mengkritik tindakan oknum Gereja bukan cuman si Luther..ada Ignatius Loyola , ada FX dll...
tetapi yang melawan ajaran iman Gereja memang cuman si luther  :D

Quote

Secara umum teologi reformasi berpegang pada otoritas Alkitab, kedaulatan Allah, keselamatan oleh anugrah melalui Kristus, dan perlunya penginjilan


Adapun jika anda menganggap ada kelemahan pribadi Martin Luther yang hanya manusia biasa adalah lumrah sebagaimana juga Petrus dan para Paus anda.

Silahkan kamu cari Paus yang bilang surat Yakobus adalah surat jerami dan masih ingat kan mengenai kairos yang bilang hanya Luther yang melebih segala doktor dan pujangga Gereja semacam

St AThanasius, St Agustinus, St Thomas, St Polikarpus, St Ignatius dari Antiokhia..

memang benar doktor Gereja dan para bapa Gereja di atas tidak ada yang berani bilang surat Yakobus adalah surat jerami...

Quote

Apakah praktek para Paus sepanjang sejarah seperti :

1.   Perebutan kekuasaan sehingga terjadi Paus rangkap,
2.   Genosida orang orang Kataris,
3.   Pembantaian pada Hari Santo Bartolomeus
4.   Inkwisisi,
5.   Menjual Surat Indulgensi,

….dan banyak lagi kalau harus saya kutip semua didalam Buku Sejarah Gelap Para Paus yang diterbitkan P.T.Gramedia yang notabene milik Katolik sendiri.

Pertanyaan yang sama

Apakah itu juga pimpinan Roh Kudus ???

Mana yang lebih menggelikan,apakah Martin Luther atau para Paus yang katanya infallible itu ???


Shalom
Nah ini juga menggelikan karena kamu tidak bisa membedakan cetakan buku komersial dan penerbit katolik...

Jacob utama sekalipun katolik tapi Perusahaan komersial nya seperti Gramedia atau Kompas tidak pernah hasil redaksinya direkomendasikan oleh Gereja..katolik...

Makanya Gramedia juga mencetak buku2 Islam, Budha, bahkan filsafat2 karl max juga dicetak...

Jadi ini sumber komersial yang kamu bangga2kan...

dan menggelikan yang kedua adalah kamu tidak bisa bedakan tindakan dan ajaran...

kalau tindakan bahkan Petrus pun bisa salah...tapi ajaran nya seperti ketika dia berkhotbah, atau menulis Kitab Suci bisa salah nggak...

Udah back to topic aja deh di perpecahan jemaat...

saya masih terkejut bahwa ternyata buah sola scriptura menurut barnet ada 8000 an denominasi...

Ini ada ayat kitab sucinya nggak  :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 07, 2013, 08:38:14 AM
Silahkan baca sendiri penjelasannya didalam website tsb.


Itukan penjelasan dari mereka maka anda tanyakan dong mereka !

Nah ini ketawan modal copy paste doang ditanya lebih lanjut di luar sumber udah kebingungan  :D

Quote
Makanya anda harus jeli memahami apa itu yang mereka maksudkan dengan denominasi.
buktikan dulu 242 nya ...bisa nggak jangan omong doang dong..buktikan perbedaan doktrin dari 242 nya...katolik A , katolik B perbedaannya adalah 1...2...3...

bisa nggak
sekarang yang menurut barnet 8000 an denom Protestan itu udah bener nggak  :lol:

Quote

Semua Protestan yang lahir dari gerakan Reformasi umumnya adalah memegang teguh prinsip Sola Scriptura.



Saya hanya mengutip tulisan soal jumlah denominasi semata terlepas dari soal perbedaan doktrin.

Protestan walau banyak denominasi umumnya doktrin mereka sama yaitu memegang prinsip “Back to Bible.”

Nah sekarang ngaku udah banyak denom ...bagus udah jujur mengakui bahwa Protestan memang punya banyak denom  :D

Quote
Perbedaan doktrin antara Alkitab dengan Katolik sudah panjang lebar saya utarakan disini tetapi tidak ada satupun bantahan.

Shalom
Perbedaan doktrin buat thread sendiri deh...biar nggak OOT...
Ini ngomongin perpecahan jemaat...

misalnya protestan sebanyak 8000an nah ini menarik..kira2 apa sebabnya mereka hobi buat banyak denom padahal doktrin mereka sola scriptura semua...


apa Kitab Suci menyuruh orang kristen membuat denom sebanyak2nya...

di ayat mana bro  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on February 07, 2013, 08:43:35 AM
lantas...dimana tulisan hanya nya...dimana tulisan sumber kebenaran hanya tulisan...di bagian mana nya om...
btw...udah mulai OOT nih ...sengaja mengalihkan perhatian yah  :D


Gerakan reformasi itu adalah pimpinan Roh Kudus untuk menyatakan kesalahan ajaran gereja RK sesuai dengan ajaran Alkitab.

Sudah jelas kaitannya ?

Quote
Quote

Jadi Roh Kudus yang selalu bekerja berdasarkan Firman Tuhan sudah menggerakkan Martin Luther untuk mencetuskan gerakan Reformasi agar gereja kembali kepada habitatnya yaitu kebenaran Alkitab.

Jadi saya menyorot “gerakan mulia” yang dilakukan oleh Martin Luther sudah pasti adalah pimpinan Roh Kudus untuk membawa kembali gereja-Nya agar taat sepenuhnya kepada ajaran Alkitab sebagai fondasi gereja.
Yang mengkritik tindakan oknum Gereja bukan cuman si Luther..ada Ignatius Loyola , ada FX dll...
tetapi yang melawan ajaran iman Gereja memang cuman si luther 


Diprakarsai oleh Luther dan sekarang sudah menjadi kepercayaan Protestan diseluruh dunia,karena prinsip kembali kepada ajaran Alkitab seperti gereja mula mula.


Quote
Quote

Secara umum teologi reformasi berpegang pada otoritas Alkitab, kedaulatan Allah, keselamatan oleh anugrah melalui Kristus, dan perlunya penginjilan

Adapun jika anda menganggap ada kelemahan pribadi Martin Luther yang hanya manusia biasa adalah lumrah sebagaimana juga Petrus dan para Paus anda.

Silahkan kamu cari Paus yang bilang surat Yakobus adalah surat jerami dan masih ingat kan mengenai kairos yang bilang hanya Luther yang melebih segala doktor dan pujangga Gereja semacam

St AThanasius, St Agustinus, St Thomas, St Polikarpus, St Ignatius dari Antiokhia..

memang benar doktor Gereja dan para bapa Gereja di atas tidak ada yang berani bilang surat Yakobus adalah surat jerami...
Quote

Apakah praktek para Paus sepanjang sejarah seperti :

1.   Perebutan kekuasaan sehingga terjadi Paus rangkap,
2.   Genosida orang orang Kataris,
3.   Pembantaian pada Hari Santo Bartolomeus
4.   Inkwisisi,
5.   Menjual Surat Indulgensi,

….dan banyak lagi kalau harus saya kutip semua didalam Buku Sejarah Gelap Para Paus yang diterbitkan P.T.Gramedia yang notabene milik Katolik sendiri.

Pertanyaan yang sama

Apakah itu juga pimpinan Roh Kudus ???

Mana yang lebih menggelikan,apakah Martin Luther atau para Paus yang katanya infallible itu ???


Shalom

Nah ini juga menggelikan karena kamu tidak bisa membedakan cetakan buku komersial dan penerbit katolik...

Jacob utama sekalipun katolik tapi Perusahaan komersial nya seperti Gramedia atau Kompas tidak pernah hasil redaksinya direkomendasikan oleh Gereja..katolik...

Makanya Gramedia juga mencetak buku2 Islam, Budha, bahkan filsafat2 karl max juga dicetak...

Jadi ini sumber komersial yang kamu bangga2kan...

dan menggelikan yang kedua adalah kamu tidak bisa bedakan tindakan dan ajaran...

kalau tindakan bahkan Petrus pun bisa salah...tapi ajaran nya seperti ketika dia berkhotbah, atau menulis Kitab Suci bisa salah nggak...

Udah back to topic aja deh di perpecahan jemaat...

saya masih terkejut bahwa ternyata buah sola scriptura menurut barnet ada 8000 an denominasi...

Ini ada ayat kitab sucinya nggak

Anda yang menganggap Martin Luther menggelikan ternyata para Paus anda menurut data sejarah jauh lebih menggelikan bahkan mengerikan .


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 07, 2013, 08:53:00 AM

Gerakan reformasi itu adalah pimpinan Roh Kudus untuk menyatakan kesalahan ajaran gereja RK sesuai dengan ajaran Alkitab.

Sudah jelas kaitannya ?
Tindakan oknum2 itu yang kamu bilang ajaran...tindakan sama oknum beda...

ajarn itu seperti doktrin iman, dogma nah sekarang ada perbedaan ajaran doktrin iman nggak ...dari berbagai macam denom protestan ...

Tanya kenapa   :whistle:

Quote


Diprakarsai oleh Luther dan sekarang sudah menjadi kepercayaan Protestan diseluruh dunia,karena prinsip kembali kepada ajaran Alkitab seperti gereja mula mula.


Gereja mula2 ...gereja siapa tuh ......mana tulisannya... :D

Quote
Anda yang menganggap Martin Luther menggelikan ternyata para Paus anda menurut data sejarah jauh lebih menggelikan bahkan mengerikan .


Shalom
Luther meragukan ajaran Kitab Suci surat yakobus...
di lain pihak dia menjunjug Kitab Suci sola scriptura....

bisa keliatan nggak di mana menggelikannya

beberapa paus bertindak tidak sesuai dengan Kitab Suci tetapi mereka tidak pernah mengajarkan demikian...pada umatnya...

Udah deh kalau kamu tidak tau bedanya tindakan dan ajaran...kamu renung2kan dulu deh ...

sekarang kita ke topicnya...

Perpecahan jemaat...

Sumber protestan mengungkapkan ada 8000 and lebih denom wow bagaimana ini bisa terjadi ...

kira2 apa sebabnya dari satu doktrin menelurkan 8000 an denom lebih...

di mana ayat Kitab Suci yang menyuruh orang kristen membentuk denom sebanyak itu  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 07, 2013, 10:01:24 AM
Soli yg sola jangan lupa pesan embah ini ya :

Martin Luther bukannya memulai reformasi, melainkan memulai pemberontakan.

itu aja embah mau katakan pada soli yg sola.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on February 07, 2013, 11:13:19 AM
Di jaman lalu,
Yohanes Pembaptis pun dianggap perusuh krn ia tidak diutus oleh Imam Besar yg sah.
Yesus Kristus pun dituduh sbg pemberontak dan perusuh (bahkan dhukum mati) krn ia tidak mngikuti jalur kbiasaan Imam Besar yg sah.

Banyak nabi-nabi otentik dari Tuhan yg dtolak dan dianiaya krn mreka tidak beroperasi dg cara yg sama spt institusi resmi yg sah.

Walau Imam Besar adalah jabatan yg dtunjuk Tuhan, tapi dlm sejarah terbukti bhw mreka bisa melenceng shg Tuhan bekerja di luar jalur resmi yg sah.

Jangan tlalu cepat mhakimi Bro...

Smua punya kkurangan krn manusia tidak smpurna, tp masing-masing punya hikmat tersendiri.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 07, 2013, 11:39:20 AM
Di jaman lalu,
Yohanes Pembaptis pun dianggap perusuh krn ia tidak diutus oleh Imam Besar yg sah.
Yesus Kristus pun dituduh sbg pemberontak dan perusuh (bahkan dhukum mati) krn ia tidak mngikuti jalur kbiasaan Imam Besar yg sah.

Banyak nabi-nabi otentik dari Tuhan yg dtolak dan dianiaya krn mreka tidak beroperasi dg cara yg sama spt institusi resmi yg sah.

Walau Imam Besar adalah jabatan yg dtunjuk Tuhan, tapi dlm sejarah terbukti bhw mreka bisa melenceng shg Tuhan bekerja di luar jalur resmi yg sah.

Jangan tlalu cepat mhakimi Bro...

Smua punya kkurangan krn manusia tidak smpurna, tp masing-masing punya hikmat tersendiri.

Berarti anda menganggap martin luther sebagai nabi , dong...?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on February 07, 2013, 12:32:06 PM
Reformator.

Kl nabi sih tidak
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 07, 2013, 01:07:11 PM
Damai bagimu Lukas_i3.
1 Korintus 10:17  Karena roti adalah satu, maka kita, sekalipun banyak, adalah satu tubuh, karena kita semua mendapat bagian dalam roti yang satu itu.
1 Korintus 12:12  Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.
perlu dipahami dulu.. perpecahan yang dimaksud Paulus itu secara rohani atau organisatoris? kalo organisatoris tentunya ada peranan manusia...:)

Tentang 1 Kor 10:17, bagi saya cukup jelas.

Kalo tentang 1 Kor 12;12, saya kira, masih sangat bervariasi pemahaman para partisipan trit. Saya tidak tahu bagaimana pemahaman Lukas_i3 terhadap ayat itu apakah secara rohani atau organisasai, karena Lukas_i3 belum mengungkapkannya. Yang ingin saya sampaikan terkait dengan 1 Kor 12:12 itu, menurut pemahaman saya, 1 Kor 12:12 itu dimaksudkan secara organisasi. Mengapa? Karena diibaratkan sebagai tubuh (manusia) yang adalah fisik.

Ayat itu terdapat dalam perikop dengan judul Banyak anggota, tetapi satu tubuh (1 Kor 12:12-31). Judul perikopnya jelas mengatakan satu tubuh, saya artikan satu fisik. Lalu jika dibaca keseluruhan perikopnya, bagi saya, pengibaratannya memperlihatkan tubuh manusia, yang terdiri dari berbagai anggota seperti tangan, kaki, dll, dll. Keseluruhan anggota tubuh itu membentuk satu individu yang independen.

Sementara, meski tidak eksplisit Lukas_i3 tuliskan, tetapi berdasar ini "kalo organisatoris tentunya ada peranan manusia...:) " saya menangkap bahwa Lukas_i3 ingin mengungkapkan bahwa kumpulan-kumpulan yang eksis dewasa ini adalah satu. Saya tidak tahu pasti bagaimana pikiran Lukas_i3, bagi saya, agar jelas, Lukas_i3 perlu mengungkapkannya secara eksplisit.

Kalau dugaan saya benar, bahwa Lukas_i3 mengartikan bahwa perkumpulan-perkumpulan yang menamakan berkepalakan Jesus Kristus yang eksis dewasa ini, adalah satu, mari kita uji. Apakah perkumpulan-perkumpulan itu independen 100% satu dengan yang lain? Jika independen 100%, itu menunjukkan bahwa tidak benar satu tubuh. Sebab, misalkan tubuh kita, walau kaki independen terhadap tangan, namun penderitaan kaki (misalnya luka) adalah penderitaan tangan juga, dan penderitaan anggota tubuh lainnya. Jika penderitaan suatu perkumpulan yang menamakan diri pengikut Kristus adalah penderitaannya saja, bukan penderitaan perkumpulan lainnya yang sejenis, itu menandakan bahwa kumpulan-kumpulan itu bukan lagi satu jemaat, meskipun masing-masing menamakan diri pengikut Kristus. 1 Kor 12:12 mengibaratkan jemaat sebagai satu tubuh yang terdiri dari anggota-anggota tubuh, saya kira sudah pas. Anggota-anggota tubuh itu dikomando oleh satu kepala. Sementara perkumpulan-perkumpulan yang menamakan diri pengikut Kristus dewasa ini, apakah dikomando oleh kepala yang satu? Masing-masing sih mengaku dikomando oleh Jesus Kristus, tetapi pertanyaan lanjutannya, apakah mungkin Kristus yang satu-satunya itu memberikan perintah yang berbeda kepada perkumpulan A, dengan perkumpulan B?

Nah, karena itu, Lukas_i3 perlu mengungkapkan pemahaman atas 1 Kor 12:12 itu. Apakah menurut Lukas_i3, kondisi perkumpulan-prkumpulan yang masing-masing menamakan diri sebagai pengikut Kristus dewasa ini sudah sesuai dengan maksud 1 Kor 12:12 yang berada di perikop Banyak anggota, tetapi satu tubuh? Saya sendiri, memaknai bahwa keadaan perkumpulan-perkupulan yang menamakan diri sebagai pengikut Kristus yang eksis dewasa ini, belum sesuai dengan 1 Kor 12:12, dengan alasan seperti tadi itu. Jadi, kalau masing-masing perkumpulan dewasa ini mengaku berkepalakan Jesus Kristus, tetapi satu sama lain masing-masing independen 100%, di pikiran saya, ada makhluk yang kepalanya satu, tetapi tubuhnya banyak, sementara Paulus mengatakan satu tubuh banyak anggota. Perhatikan, satu tubuh banyak anggota tidak sama dengan satu kepala banyak tubuh.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: lukas_i3 on February 07, 2013, 04:19:20 PM
Damai bagimu Lukas_i3.
Tentang 1 Kor 10:17, bagi saya cukup jelas.

Kalo tentang 1 Kor 12;12, saya kira, masih sangat bervariasi pemahaman para partisipan trit. Saya tidak tahu bagaimana pemahaman Lukas_i3 terhadap ayat itu apakah secara rohani atau organisasai, karena Lukas_i3 belum mengungkapkannya. Yang ingin saya sampaikan terkait dengan 1 Kor 12:12 itu, menurut pemahaman saya, 1 Kor 12:12 itu dimaksudkan secara organisasi. Mengapa? Karena diibaratkan sebagai tubuh (manusia) yang adalah fisik.

Ayat itu terdapat dalam perikop dengan judul Banyak anggota, tetapi satu tubuh (1 Kor 12:12-31). Judul perikopnya jelas mengatakan satu tubuh, saya artikan satu fisik. Lalu jika dibaca keseluruhan perikopnya, bagi saya, pengibaratannya memperlihatkan tubuh manusia, yang terdiri dari berbagai anggota seperti tangan, kaki, dll, dll. Keseluruhan anggota tubuh itu membentuk satu individu yang independen.

Sementara, meski tidak eksplisit Lukas_i3 tuliskan, tetapi berdasar ini "kalo organisatoris tentunya ada peranan manusia...:) " saya menangkap bahwa Lukas_i3 ingin mengungkapkan bahwa kumpulan-kumpulan yang eksis dewasa ini adalah satu. Saya tidak tahu pasti bagaimana pikiran Lukas_i3, bagi saya, agar jelas, Lukas_i3 perlu mengungkapkannya secara eksplisit.

Kalau dugaan saya benar, bahwa Lukas_i3 mengartikan bahwa perkumpulan-perkumpulan yang menamakan berkepalakan Jesus Kristus yang eksis dewasa ini, adalah satu, mari kita uji. Apakah perkumpulan-perkumpulan itu independen 100% satu dengan yang lain? Jika independen 100%, itu menunjukkan bahwa tidak benar satu tubuh. Sebab, misalkan tubuh kita, walau kaki independen terhadap tangan, namun penderitaan kaki (misalnya luka) adalah penderitaan tangan juga, dan penderitaan anggota tubuh lainnya. Jika penderitaan suatu perkumpulan yang menamakan diri pengikut Kristus adalah penderitaannya saja, bukan penderitaan perkumpulan lainnya yang sejenis, itu menandakan bahwa kumpulan-kumpulan itu bukan lagi satu jemaat, meskipun masing-masing menamakan diri pengikut Kristus. 1 Kor 12:12 mengibaratkan jemaat sebagai satu tubuh yang terdiri dari anggota-anggota tubuh, saya kira sudah pas. Anggota-anggota tubuh itu dikomando oleh satu kepala. Sementara perkumpulan-perkumpulan yang menamakan diri pengikut Kristus dewasa ini, apakah dikomando oleh kepala yang satu? Masing-masing sih mengaku dikomando oleh Jesus Kristus, tetapi pertanyaan lanjutannya, apakah mungkin Kristus yang satu-satunya itu memberikan perintah yang berbeda kepada perkumpulan A, dengan perkumpulan B?

Nah, karena itu, Lukas_i3 perlu mengungkapkan pemahaman atas 1 Kor 12:12 itu. Apakah menurut Lukas_i3, kondisi perkumpulan-prkumpulan yang masing-masing menamakan diri sebagai pengikut Kristus dewasa ini sudah sesuai dengan maksud 1 Kor 12:12 yang berada di perikop Banyak anggota, tetapi satu tubuh? Saya sendiri, memaknai bahwa keadaan perkumpulan-perkupulan yang menamakan diri sebagai pengikut Kristus yang eksis dewasa ini, belum sesuai dengan 1 Kor 12:12, dengan alasan seperti tadi itu. Jadi, kalau masing-masing perkumpulan dewasa ini mengaku berkepalakan Jesus Kristus, tetapi satu sama lain masing-masing independen 100%, di pikiran saya, ada makhluk yang kepalanya satu, tetapi tubuhnya banyak, sementara Paulus mengatakan satu tubuh banyak anggota. Perhatikan, satu tubuh banyak anggota tidak sama dengan satu kepala banyak tubuh.

Damai, damai, damai.

menarik bro husada.. itu juga yang coba saya tanyakan ke dosen2 ane. karena, jujur ajaa dalam komunitas kristen banyak sekali aliran2 gereja. namun dalam keberagaman komunitas dan denominasi yang ada dalam gereja tersebut, penyembahan yang mereka lakukan tetaplah tertuju pada Tuhan Yesus semata. walau cara dan tata ibadahnya berbeda2 dan beraneka ragam. dosen ane bilang sih ibarat bunga, kalo cuma 1 warna doang kan ga indah. makanya banyak warna itu lebih baik.. ane ga tau itu jawaban ngeles ato jawaban yang tepat..

ga bisa dipungkiri memang terkadang ada antara 1 gereja dengan gereja lain ga omongan, pendeta1 dengan yang lain musuhan (bahkan ada yang saling serang). namun itu saya lihat lebih mengarah pada pribadi/oknum yang berada dalam organisasi tersebut.

saya sangat menghargai setiap tata ibadah yang ada dalam setiap organisasi gereja karena saya yakin Roh Kudus selalu bekerja dalam segala perkara dan juga hadir dalam sidang2 gerejawi... namun terkadang egoisme dan kepentingan kelompok merusak persatuan dengan berlindung dibalik Firman Tuhan yang ada dalam Alkitab.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 07, 2013, 06:00:55 PM
Damai bagimu Lukas_i3.

Saya pikir, bagaimanapun kita 'terjemahkan', atau artikan, atau pahami atas ayat-ayat Alkitab, saya kira boleh-boleh saja, lepas dari apakah memang demikian yang dimaksudkan atau tidak. Namun, selaku seorang yang menginginkan pemahaman yang paling benar, kita akan mencari pemahaman yang paling logis menurut kemampuan nalar kita. Pada era informasi sekarang, berbagai informasi dapat kita cari melalui media yang ada. Kita merdeka 'meramu', 'mengadon', 'mengolah' informasi itu semua untuk sampai pada kesimpulan yang paling berterima pada nalar kita. Ada baiknya, kesimpulan kita itu kita bandingkan dengan kesimpulan yang ditarik orang lain, apakah berterima umum atau bagaimana.

Kembali ke masalah bunga yang Lukas_i3 peroleh dari dosen terhormat itu. Tanpa tendensi menolak atau bagaimana, menurut pikiran saya, agak kurang pas. Sebab, bunga yang warna-warni itu memang indah, tetapi itu terdiri dari berbagai pohon, bukan satu pohon. Sementara pengibaratan oleh Paulus di topik kita itu, Paulus bilang satu tubuh banyak anggota. Saya kira, itu logis. Dan lagi, Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya, mengatakan, bahwa Tuhan Jesus Kristus akan mendirikan jemaat, bukan mendirikan jemaat-jemaat.

Aplikasi terdekat, ya pada tubuh kita sendiri. Tubuh saya misalnya, adalah satu dan terdiri dari banyak anggota, yaitu tangan, kaki, kepala, perut, dada, dll, dll. Seluruhnya itu merupakan kesatuan yang utuh. Bila salah satu dari anggota tubuh itu sakit, seluruh tubuhlah yang merasa sakit. Saya menjadi sakit. Seluruh anggota tubuh itu dikomando oleh otak yang berada di kepala.

Sementara, kalau aneka bunga yang diberikan dosen terhormat itu, bunga matahari sendiri, bunga anggrek sindiri, bunga sedap malam sendiri, dan bunga-bunga lain. Pun kalau bunga-bungai tu dirancang menjadi suatu karangan, itu namanya dirancang, bukan satu dari sononya, dan tidak diketahui bunga mana yang menjadi kepala. Masing-masing independen. Saling lepas. Penderitaan pada bunga lili, misalnya, tidak dapat dirasakan oleh bunga melati, meski mereka dalam satu karangan.

Jadi, menurut pemahaman saya, yang dinamakan satu tubuh banyak anggota, ya jemaat hanya satu, tetapi anggotanya ada banyak, ada yang mengkhususkan diri melayani kesehatan, ada yang mengkhususkan diri melayani pendidikan, ada yang mengkhususkan diri pada pelayanan orang-orang terpencil, dll, dll. Semua anggota itu satu dalam iman kepada Tuhan Jesus Kristus yang telah mewarikan penggembalaannya kepada Simon Petrus.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on February 08, 2013, 01:03:37 AM
Sebenernya kalo kita sama-sama secara sederhana dan kepala dingin memandang Fenomena Revolusi Sosial Politik di tahun 1500an itu..

maka... dapat dibikin analogi yang sederhana..

1. Yesus aja bikin Brand Baru yang lepas dari Induknya

2. Protestantism mnrt saya juga suatu BRAND BARU atau suatu Entitas Terpisah dari Khatolikism..

beres kan..

Hanya memang.. untuk membuat Brand Baru yang benar-benar "BARU" memang diperlukan keberanian dan "Cost" yang jauh lebih mahal, karena berarti kan Starting from Scratch...

sementara kalo masih pakai embel-embel brand lama...
otomatis dalam rangka Akuisisi Customer jauh lebih mudah...
karena tentu akan membuat sales pitch yang menyatakan sbg PERBAIKAN / PENYEMPURNAAN dari aliran induknya...

Nah... apa yang perlu diperbaiki / disempurnakan ???.. TEntu hal yang Jelek kan??
oleh karena itulah..  maka memang relevan & ada suatu kepentingan untuk meng-ekspose "kejelekan & kesesatan" tsb...
sebagai Substansiasi Klaim "Pemurnian ajaran yang Tidak Murni tsb.."

biasa lah...

Kalo saya menganggapnya DUA AGAMA yang terpisah kok...
biarin aja... Tuhannya Beda.. Yesusnya Beda.. ALkitabnya sama.. tapi cara mikirnya Beda...
yah.. pasti hasilnya beda....
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 08, 2013, 06:11:11 AM
Reformator.

Kl nabi sih tidak

Ohhhh cuma reformator...... (ini juga masih pada kurang percaya sebab ada yg menganggap bukan reformator tapi pemberontak)..

Kalau dia itu  BUKAN NABI,... itu artinya,,.. dia itu BELUM PASTI utusan dari Tuhan..

Iya enggak ???

Bisa aja dia dari SETAN,. yg datang buat memecah belah...

ADam aja yg udah hidup dekat Tuhan bisa jatuh begitu oleh setan,... apalagi ini cuma manusia biasa...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on February 08, 2013, 11:38:57 AM
Ohhhh cuma reformator...... (ini juga masih pada kurang percaya sebab ada yg menganggap bukan reformator tapi pemberontak)..

Kalau dia itu  BUKAN NABI,... itu artinya,,.. dia itu BELUM PASTI utusan dari Tuhan..

Iya enggak ???

Bisa aja dia dari SETAN,. yg datang buat memecah belah...

ADam aja yg udah hidup dekat Tuhan bisa jatuh begitu oleh setan,... apalagi ini cuma manusia biasa...

Tgantung sudut pandang mana dong.

Krn saya anggap Luther sbg reformator, maka saya yakin dia diutus Tuhan walau dia tidak sempurna.

Ngga semua utusan Tuhan pasti nabi kan.

Kl Anda tidak myakini Luther, ya Anda tidak akan trima dia sbg utusan Tuhan.
Wajar lah.

Kl sudah punya opini sendiri yg tidak bisa diubah ya simpan saja sendiri-sendiri.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 09, 2013, 12:01:11 AM
Tgantung sudut pandang mana dong.

Krn saya anggap Luther sbg reformator, maka saya yakin dia diutus Tuhan walau dia tidak sempurna.

Ngga semua utusan Tuhan pasti nabi kan.

Kl Anda tidak myakini Luther, ya Anda tidak akan trima dia sbg utusan Tuhan.
Wajar lah.

Kl sudah punya opini sendiri yg tidak bisa diubah ya simpan saja sendiri-sendiri.

Berarti anda juga harus menyimpan opini anda sendiri yg mengatakan luther = reformator, karena banyak orang berpandangan bahwa luther = pemberontak.

Semua kan dilihat buahnya.

Kalau buahnya perpecahan, patut dicurigai darimana ia datang. gampang logikanya.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 09, 2013, 01:06:54 PM
Damai bagimu cadangdata.

Meski cadangdata mengungkapkannya dengan sederhana, tetapi yang ini,
maka... dapat dibikin analogi yang sederhana..
1. Yesus aja bikin Brand Baru yang lepas dari Induknya
2. Protestantism mnrt saya juga suatu BRAND BARU atau suatu Entitas Terpisah dari Khatolikism..
masih berbeda menurut saya.

Menurut saya, Tuhan Jesus Kristus bukan membuat brand baru dan lepas dari induk. Jesus Kristus membaharui Taurat dengan segala aturannya menjadi Hukum Kasih. Tuhan Jesus Kristus mengenalkan diri sebagai Mesias, dan itu tidak diterima Yahudi. Jadi, seluruh aturan Hukum Taurat, terelaborasi di Hukum Kasih, maka kurang pas kalau dikatakan lepas. Dalam hidup keagamaan, Agama  Yahudi mengutamakan hal-hal yang bersifat fisik, sementara Jesus Kristus mengatakan hal-hal yang bersifat rohani. Bukan lepas. Yang tadinya mengutamakan format fisik, dibaharui menjadi mengutamakan rohani, dan elemen-elemen lainnya ya itu-itu juga.

Eh, ngomong-ngomong, Kristen sebagai suatu agama, menurut pemahaman saya bukan oleh Jesus Kristus, melainkan oleh pengikutNya. Pengikut Kristus ialah Kristen, sementara Yahudi sebagai agama tidak mengakui kemesiasan Jesus Kristus.

Protestanisme, faktanya memang terpisah dari Katolikisme. Itu yang membuat jadi aneh, Protestanisme tetap mengakui bahwa Tuhan Jesus Kristuslah Tuhan dan Juru Selamat, tetapi memisahkan diri dari Katolikisme.

Nah, yang ingin saya katakan, kita berbeda memahaminya. Kalau menurut cadangdata Kristen lepas dari Yahudi, menurut saya Kristen membaharui Yahudi. Perbedaan pandangan kita hanya pada penilaian terhadap ketuhanan Jesus Kristus. Cadangdata melihat bahwa perbedaan pengakuan ketuhanan Jesus Kristus itu sebagai sesuatu yang lepas, menurut saya tidak lepas melainkan dibaharui. Sementara, pada kasus Katolikisme dan Protestanisme, kelihatannya kita sama-sama sepakat bahwa itu adalah terpisah. Sampai sepanjang ini, menurut pemahaman saya, Katolikisme mengakui bahwa Firman Tuhan bukan hanya yang tertulis di Alkitab, sementara  Protestanisme, Firman Tuhan hanya yang tertulis di Alkitab.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on February 10, 2013, 12:04:49 AM
Damai bagimu cadangdata.

Meski cadangdata mengungkapkannya dengan sederhana, tetapi yang ini,masih berbeda menurut saya.

Menurut saya, Tuhan Jesus Kristus bukan membuat brand baru dan lepas dari induk. Jesus Kristus membaharui Taurat dengan segala aturannya menjadi Hukum Kasih. Tuhan Jesus Kristus mengenalkan diri sebagai Mesias, dan itu tidak diterima Yahudi. Jadi, seluruh aturan Hukum Taurat, terelaborasi di Hukum Kasih, maka kurang pas kalau dikatakan lepas. Dalam hidup keagamaan, Agama  Yahudi mengutamakan hal-hal yang bersifat fisik, sementara Jesus Kristus mengatakan hal-hal yang bersifat rohani. Bukan lepas. Yang tadinya mengutamakan format fisik, dibaharui menjadi mengutamakan rohani, dan elemen-elemen lainnya ya itu-itu juga.

Eh, ngomong-ngomong, Kristen sebagai suatu agama, menurut pemahaman saya bukan oleh Jesus Kristus, melainkan oleh pengikutNya. Pengikut Kristus ialah Kristen, sementara Yahudi sebagai agama tidak mengakui kemesiasan Jesus Kristus.

Protestanisme, faktanya memang terpisah dari Katolikisme. Itu yang membuat jadi aneh, Protestanisme tetap mengakui bahwa Tuhan Jesus Kristuslah Tuhan dan Juru Selamat, tetapi memisahkan diri dari Katolikisme.

Nah, yang ingin saya katakan, kita berbeda memahaminya. Kalau menurut cadangdata Kristen lepas dari Yahudi, menurut saya Kristen membaharui Yahudi. Perbedaan pandangan kita hanya pada penilaian terhadap ketuhanan Jesus Kristus. Cadangdata melihat bahwa perbedaan pengakuan ketuhanan Jesus Kristus itu sebagai sesuatu yang lepas, menurut saya tidak lepas melainkan dibaharui. Sementara, pada kasus Katolikisme dan Protestanisme, kelihatannya kita sama-sama sepakat bahwa itu adalah terpisah. Sampai sepanjang ini, menurut pemahaman saya, Katolikisme mengakui bahwa Firman Tuhan bukan hanya yang tertulis di Alkitab, sementara  Protestanisme, Firman Tuhan hanya yang tertulis di Alkitab.

Damai, damai, damai.

bro husa,

tentu perbedaan pandangan demikian amatlah manusiawi dan tidak masalah..
saya pun dapat memahami sudut pandang demikian, ketika saya memposisikan diri di dalam-nya mas..

sehingga, to be lebih objektif, saya mencoba menggunakan bird's eye view dan memposisikan diri saya netral..
sehingga bila dikaji secara organisatoris, saya tiba pada kesimpulan itu mas..

tapi anyway... imho, agar tetap berpijak pada bumi dan berusaha untuk tidak terjebak pada standar ganda, saya selalu berusaha secara sadar memisahkan DUA aspek dalam memandang agama:
1. aspek organisatoris --> yg dijelaskan di atas
2. aspek substantif --> dimana saya memang memeluk suatu kepercayaan yang meyakini adanya zat maha yang memiliki hubugnan yang bersifat intim dan transendental dengan saya..

dmkian imho bro..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on February 11, 2013, 10:50:41 AM
Berarti anda juga harus menyimpan opini anda sendiri yg mengatakan luther = reformator, karena banyak orang berpandangan bahwa luther = pemberontak.

Semua kan dilihat buahnya.

Kalau buahnya perpecahan, patut dicurigai darimana ia datang. gampang logikanya.

Untuk saya sendiri dan utk yg setuju dg saya.
Kl mmaksakan ke Anda sih ngga krn saya udah tau sikap Anda.

Kl soal buah, itu jg tgantung sudut pandangnya.

Soal ppecahan, ada lho ppecahan yg dbuat oleh Tuhan.
Jd smua tgantung dari sudut pandang mana.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 11, 2013, 03:26:35 PM

Soal ppecahan, ada lho ppecahan yg dbuat oleh Tuhan.
Jd smua tgantung dari sudut pandang mana.

Oh ya...

Mengenai luther mengakibatkan perpecahan itu di tulis di kitab apa ? ayat berapa ?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 11, 2013, 03:48:18 PM
Oh ya...

Mengenai luther mengakibatkan perpecahan itu di tulis di kitab apa ? ayat berapa ?
hehe...saya pikir maksud bro siip bukan begitu bro Gavin  :D

Ada perpecahan yang dibuat Tuhan afaik adalah peristiwa menara babel...

tapi dalam hal ini saya juga seperti bro Gavin tidak melihat korelasi antara perpecahan denom dalam protestan dengan peristiwa menara babel...karena yang tertulis dalam Alkitab adalah kehendak Tuhan agar umatNya bersatu

salam  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on February 11, 2013, 03:52:41 PM
Bersatu itu maksudnya SATU tubuh ya bro.

Kalo Satu tubuh isinya mata semua, malah jadi monster....
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 11, 2013, 04:14:31 PM
Bersatu itu maksudnya SATU tubuh ya bro.

Kalo Satu tubuh isinya mata semua, malah jadi monster....
Yah nggak mata semua dong bro  :D

ada mata , ada mulut , ada kaki ada tangan...
afaik adalah macam2 anggota dalam jemaat bukan maksudnya macam2 ajaran.

Contoh dalam jemaat ada gembala nya : ada Pendeta tapi di samping itu ada penatua sebagai majelis jemaat,
ada sinode...
ada kelompok seksi bapak, ada kelompok seksi ibu,
ada kelompok sekolah minggu.

Baik pak Pendeta, sinode, kelompok seksi bapak, ibu, penatua ...mempunyai kepercayaan iman yang sama..tidak satu percaya doktrin A, yang lainnya doktrin B
afaik inilah anggota2 yang dimaksud...

Jika kita mau menyamakan banyaknya denom dengan macam2 anggota tubuh ...saya bingung juga kalau kaki mau berjalan ke arah kiri sementara anggota badan yang lain mau nya tubuh berjalan ke arah kanan atau balik belakang... :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 11, 2013, 04:27:41 PM
hehe...saya pikir maksud bro siip bukan begitu bro Gavin  :D

Ada perpecahan yang dibuat Tuhan afaik adalah peristiwa menara babel...

tapi dalam hal ini saya juga seperti bro Gavin tidak melihat korelasi antara perpecahan denom dalam protestan dengan peristiwa menara babel...karena yang tertulis dalam Alkitab adalah kehendak Tuhan agar umatNya bersatu

salam  :)

Nah itu die..

Kalau cerita luther memecah gereja ada tertulis di Alkitab, saya baru akan percaya bahwa perpecahan kadang dibuat Tuhan.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on February 11, 2013, 04:34:09 PM
Yah nggak mata semua dong bro  :D
kan katanya harus seragam ??

ada mata , ada mulut , ada kaki ada tangan...
afaik adalah macam2 anggota dalam jemaat bukan maksudnya macam2 ajaran.
Masing2 anggota tubuh ada treatmentnya masing2. Kalo masalah apa yg dikerjakan, itu terserah kepala /otak sebagai pusat perintah.

Yg jelas, perintah untuk tangan memang berbeda dgn perintah utk kaki.

Contoh dalam jemaat ada gembala nya : ada Pendeta tapi di samping itu ada penatua sebagai majelis jemaat,
ada sinode...
ada kelompok seksi bapak, ada kelompok seksi ibu,
ada kelompok sekolah minggu.

Baik pak Pendeta, sinode, kelompok seksi bapak, ibu, penatua ...mempunyai kepercayaan iman yang sama..tidak satu percaya doktrin A, yang lainnya doktrin B
afaik inilah anggota2 yang dimaksud...
Lha iya, tapi kebaktian kaum wanita pasti berbeda dgn kebaktian kaum muda. Pesan khotbah kaum lanjut usia pasti berbeda dgn pesan khotbah di sekolah minggu.

Tapi semua mengacu kepada Gembala setempat / kepala nya.

Jika kita mau menyamakan banyaknya denom dengan macam2 anggota tubuh ...saya bingung juga kalau kaki mau berjalan ke arah kiri sementara anggota badan yang lain mau nya tubuh berjalan ke arah kanan atau balik belakang... :D
kaki bisa bergerak atas perintah Kepala
tangan bisa bergerak atas perintah Kepala
mulut bisa terbuka atas perintah Kepala

Untuk berjalalan, Kepala memberi perintah kepada kaki. Utk mengambil sesuatu Kepala memberi perintah kepada tangan, dsb...

Sama halnya dgn Gereja kita bisa bergerak memuliakan dan mengabarkan Injil atas perintah Kepala Gereja kita, yaitu Kristus Sang Kepala Gereja. Mungkin misi masing2 kita tampak tak sama, tapi percayalah bahwa kita sedang bergerak atas perintah Sang Kepala kita, kepada masing2 kita.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 11, 2013, 04:57:45 PM
kan katanya harus seragam ??

seragamnya kan ajaran iman bukan peran masing2 anggota...
dulu juga peran para rasul sendiri , penatua sendiri umat sendiri tetapi ajaran iman mereka seragam kan...karena para rasul atau penatua sebagai hirarki/ magisterium mereka...

Quote
Masing2 anggota tubuh ada treatmentnya masing2. Kalo masalah apa yg dikerjakan, itu terserah kepala /otak sebagai pusat perintah.

Yg jelas, perintah untuk tangan memang berbeda dgn perintah utk kaki.
Lha iya, tapi kebaktian kaum wanita pasti berbeda dgn kebaktian kaum muda. Pesan khotbah kaum lanjut usia pasti berbeda dgn pesan khotbah di sekolah minggu.
hehe..bukan hanya pesan kotbah atau cara membawakan homilinya dong bro tapi substansi ajarannya harus sama, pembawaan atau cara penyampaian khotbah bisa berbeda sesuai dengan orangnya...tetapi apakah mungkin kepada orang muda diberitakan ajaran iman A...kemudian kepada bapak2...ajaran iman non A atau B...kan nggak

tetapi ajaran iman A disampaikan dengan cara yang dipahami oleh anak muda..
dan ajaran iman A ...atau ajaran iman yang sama disampaikan dengan konteks yang dipahami oleh ortu atau dalam tugas keseharian ortu,
begitu juga ajaran iman A ketika disampaikan kepada anak2 sekolah minggu yah cara penyampaiannya disesuaikan... :)

Quote

Tapi semua mengacu kepada Gembala setempat / kepala nya.
kaki bisa bergerak atas perintah Kepala
tangan bisa bergerak atas perintah Kepala
mulut bisa terbuka atas perintah Kepala

Untuk berjalalan, Kepala memberi perintah kepada kaki. Utk mengambil sesuatu Kepala memberi perintah kepada tangan, dsb...

Sama halnya dgn Gereja kita bisa bergerak memuliakan dan mengabarkan Injil atas perintah Kepala Gereja kita, yaitu Kristus Sang Kepala Gereja. Mungkin misi masing2 kita tampak tak sama, tapi percayalah bahwa kita sedang bergerak atas perintah Sang Kepala kita, kepada masing2 kita.
kalau bicara misi katolik juga punya banyak ordo...ada ordo fransiskan ada ordo SY ada ordo misionaris cinta kasihnya bunda Theresa...
masing2 punya misi berbeda...tetapi tetap ajaran imannya sama

apakah masing2 denom dibagi per misi2nya...
contoh apakah karismatik misinya hanya untuk penginjilan bahasa roh...sedangkan reform yang menjalankan penginjilan dalam bahasa yang biasa... :D

saya yakin nggak begitu kan ...
yah ke duanya punya misi penyebaran yang sama ...tetapi memang ada beberapa ajaran iman yang berbeda.

Ini yang dalam kaca mata saya ...saya sebut perpecahan karena tidak ada kesatuan dalam ajaran iman dan doktrin2nya...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on February 11, 2013, 05:00:04 PM
Tuhan emang maunya persatuan, tp kadang Dia ijinkan (dan mbuat) perpecahan.

Misal,
Menara Babel, Kerajaan Israel pecah dg Yehuda.

Smuanya dirancangkan Tuhan.

Tp saya yakin, skalipun skrg Gereja sejati itu berbeda pemahaman dlm bbrp hal doktrinal, tetapi secara fundamental masih sama dan satu.
Nanti smua yg trivial akan dpersatukan Tuhan lagi.

Jd saya ngga mlihat Katolik dan Protestan itu pecah.

Paling yg mrasa pecah hanya jemaat gurem krn ngga bs handle pbedaan pendapat.

Coba tanya sama Paus, apakah dia akan mengutuk semua protestan yg ada skrg.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 11, 2013, 05:08:42 PM
Tuhan emang maunya persatuan, tp kadang Dia ijinkan (dan mbuat) perpecahan.

Misal,
Menara Babel, Kerajaan Israel pecah dg Yehuda.

Smuanya dirancangkan Tuhan.

Tp saya yakin, skalipun skrg Gereja sejati itu berbeda pemahaman dlm bbrp hal doktrinal, tetapi secara fundamental masih sama dan satu.
Nanti smua yg trivial akan dpersatukan Tuhan lagi.

Jd saya ngga mlihat Katolik dan Protestan itu pecah.

Paling yg mrasa pecah hanya jemaat gurem krn ngga bs handle pbedaan pendapat.

Coba tanya sama Paus, apakah dia akan mengutuk semua protestan yg ada skrg.

Setau saya tidak pernah orang katolik diajarkan untuk membenci orang lain kalau membenci ajaran yang tidak benar iya...misalnya ajaran yang menolak Tritunggal.

Protestan adalah saudara2 dalam Kristus walaupun terpisah..

Dan mengenai ajaran dari dulu sampai sekarang katolik menolak sola fide dan sola scriptura...dan rasa2nya hal ini akan berlangsung sampai akhir jaman  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 12, 2013, 06:05:36 AM
Tuhan emang maunya persatuan, tp kadang Dia ijinkan (dan mbuat) perpecahan.

Misal,
Menara Babel, Kerajaan Israel pecah dg Yehuda.

Smuanya dirancangkan Tuhan.

Tp saya yakin, skalipun skrg Gereja sejati itu berbeda pemahaman dlm bbrp hal doktrinal, tetapi secara fundamental masih sama dan satu.
Nanti smua yg trivial akan dpersatukan Tuhan lagi.

Jd saya ngga mlihat Katolik dan Protestan itu pecah.

Paling yg mrasa pecah hanya jemaat gurem krn ngga bs handle pbedaan pendapat.

Coba tanya sama Paus, apakah dia akan mengutuk semua protestan yg ada skrg.

oh.. Tuhan mengijinkan yah.

Tertulis ngga di Alkitab mengenai Tuhan mengijinkan Luther memecah-mecah gereja dengan konsep sola scripturannya itu ? ayatnya please..

-----------

Perasaan Paus ngga pernah mengutuk protestan. Jangan mudah terhasut Pendeta presbitarian.. :giggle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on February 12, 2013, 11:20:05 AM
oh.. Tuhan mengijinkan yah.

Tertulis ngga di Alkitab mengenai Tuhan mengijinkan Luther memecah-mecah gereja dengan konsep sola scripturannya itu ? ayatnya please..

Hahahaha...
Anda ini mau diskusi atau mau ngelucu Bro?

Jawaban Anda ini tidak akan saya tanggapi,
Kl dtanggapi ntar sama kaya gaya diskusi Anda sama Bro yg lain itu.

Hehehe...

Quote
Perasaan Paus ngga pernah mengutuk protestan. Jangan mudah terhasut Pendeta presbitarian.. :giggle:

Nah itu dia.
Makanya ngga ada ppecahan antara Katolik dan Protestan.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 12, 2013, 05:47:28 PM
bro husa,

tentu perbedaan pandangan demikian amatlah manusiawi dan tidak masalah..
saya pun dapat memahami sudut pandang demikian, ketika saya memposisikan diri di dalam-nya mas..

sehingga, to be lebih objektif, saya mencoba menggunakan bird's eye view dan memposisikan diri saya netral..
sehingga bila dikaji secara organisatoris, saya tiba pada kesimpulan itu mas..

tapi anyway... imho, agar tetap berpijak pada bumi dan berusaha untuk tidak terjebak pada standar ganda, saya selalu berusaha secara sadar memisahkan DUA aspek dalam memandang agama:
1. aspek organisatoris --> yg dijelaskan di atas
2. aspek substantif --> dimana saya memang memeluk suatu kepercayaan yang meyakini adanya zat maha yang memiliki hubugnan yang bersifat intim dan transendental dengan saya..

dmkian imho bro..
Terima kasih Cadangdata.

Saya tertarik ingin menyampaikan pandangan atas posting Cadangdata yang saya garis bawahi di atas.

Menurut hemat saya, baik Katolik dengan beberapa garis orthodoksinya, maupun dengan semua Protestan, sama-sama meyakini adanya zat maha yang memiliki hubungan yang bersifat intim dan transendental dengan mereka. Yang menjadi perhatian topik ini (menurut saya) adalah sejauh mana "perpecahan jemaat" yang diijinkan dan dimungkinkan?

Nah, untuk itu, menurut hemat saya, berdasarkan pemahaman saya pada ajaran Gereja yang saya terima dan berterima di nalar saya, Tuhan Jesus Kristus mengajarkan kesatuan Gereja (Jemaat). Dan juga kedua belas muridNya (setelah Matias menggantikan Yudas Iskariot), serta Rasul Paulus, mengajarkan kesatuan ajaran Gereja (Jemaat). Maka saya heran pada saat ada orang yang mencuplik ayat Alkitab secara bersendirian, kemudian menginterpretasikannya sebagai sumber (cikal-bakal) perpecahan ajaran Gereja (Jemaat). Diartikannya, perpecahan ajaran Gereja (Jemaat) mendapat tempat dengan mengeksplore satu ayat lepas dari perikopnya.

Memang, karena perbedaan teritorial, maka tidak mungkin hanya mendirikan satu Gereja (Jemaat). Terlalu mahal kalau seluruh orang percaya harus menjalankan ibadah di suatu tempat. Jadi, tempat beribadat bisa dan memang harus berbeda-beda (ada di kutub utara, ada di kutub selatan, ada di benua Asia, dll), tetapi ajarannya hanya satu, yaitu ajaran Tuhan Jesus Kristus, yang secara ringkas ialah kasihi Tuhan, kasihi sesama.

Meski Katolik dan Protestan sama-sama meyakini adanya zat maha yang memiliki hubungan yang bersifat intim dan transendental dengan mereka, namun, dalam mengelompokkan diri, jelas berbeda. Katolik setia pada ajaran, bahwa Firman Tuhan itu bukan hanya yang tertulis, melainkan juga yang tidak tertulis, sebab manusia tidak mampu membatasi kehendak Tuhan yang hanya berfirman melalui tulisan. Katolik mengimani bahwa Tuhan berfirman melalui banyak cara yang tidak terpikirkan oleh manusia.

Tetapi, meski manusia mendapat karunia Roh Kudus, bukan berarti semua anggota Gereja (Jemaat) memiliki kompetensi yang sama dalam menafsir Firman Tuhan. Pada posisi seperti itulah, diimani, harus ada pihak yang kompeten pengajarkan tafsir-tafsir dari Firman, maka bagi Roma Katolik, pihak tersebut sebagai Magisterium (wewenang mengajar) [Saya tidak tahu apa nama lembaga seperti itu di pemegang orthodoksi lainnya, mungkin Roderick bisa bantu]. Sebagai awam, tiap anggota Gereja dapat menafsirkan Firman Tuhan seenaknya, tetapi Gereja dengan Magisterium adalah pihak yang paling kompeten menafsir atau mengajarkan tafsiran. Varian-varian tafsiran yang muncul di antara umat, harus mengacu pada tafsiran berdasarkan Magisterium.

Sepanjang pemahaman saya, hal tersebut berbeda dari Protestan. Yang dapat saya tangkap berdasarkan berbagai postingan kawan-kawan, Protestanisme mengajarkan bahwa Firman Tuhan hanyalah apa yang tertulis dalam Alkitab. Dengan demikian, maka Protestan mengajarkan untuk Back to Bible alias kembali ke ajaran Alkitab. Padahal, sejak Bible terbentuk, Gereja tidak pernah menigngalkannya, bagaimana mau mengatakan kembali ke ajaran Alkitab?

Dengan itu pula maka pada akhirnya, seperti yang kita lihat dewasa ini, ada Protestanisme disamping Katolikisme. Secara garis besar Protestanisme mengajarkan Sola Scriptura atau Back to Bible atau HANYA Alkitab SAJA atau apapun istilahnya (CMIIW). Sementara Katolikisme mengimani, selain Firman Tuhan yang tertulis di Alkitab ada Firman Tuhan yang tidak tertulis yang dilaksanakan secara turun-temurun yaitu Tradisi Suci, dan adanya Magisterium (kewenangan mengajar) dari Gereja.

Kewenangan mengajar (Magisterium) itu bukan akal-akalan Gereja. Itu bersumber dari Mat 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Ketika ayat itu dikatakan, saya yakin bahwa pengikut Jesus Kristus bukan lagi hanya 12 orang. Saya menyimpulkan begitu berdasarkan kisah-kisah Injil yang menceritakan bahwa kemana Jesus Kristus mengajar, orang berduyun-duyun mengikutiNya. Tetapi Mat 28:20 itu disampaikan hanya kepada yang 12 orang yang kemudian diwariskan Gereja kepada para penerus yang memegang orthodoksi ajaran Jesus Kristus.

Demikian padangan saya.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 13, 2013, 05:42:23 AM
Hahahaha...
Anda ini mau diskusi atau mau ngelucu Bro?

Jawaban Anda ini tidak akan saya tanggapi,
Kl dtanggapi ntar sama kaya gaya diskusi Anda sama Bro yg lain itu.

Hehehe...

Nah itu dia.
Makanya ngga ada ppecahan antara Katolik dan Protestan.

Kan situ bilang : perpecahan jemaat kadang diijikan Tuhan.
Trus diberi contoh oleh kamu : Menara babel.

Nah terus saya tanya, apakah di Alkitab ada tertulis Tuhan mengijinkan luther memecahkan diri.
kok situ malahan ketawa ketiwi..

------------

Memang tidak ada perpecahan antara katolik dan protestan, adanya pemberontakan protestan terhadap katolik. :afro:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on February 13, 2013, 12:28:37 PM
Kan situ bilang : perpecahan jemaat kadang diijikan Tuhan.
Trus diberi contoh oleh kamu : Menara babel.

Nah terus saya tanya, apakah di Alkitab ada tertulis Tuhan mengijinkan luther memecahkan diri.
kok situ malahan ketawa ketiwi..

Ya ktawa lah soalnya lucu.

Quote
------------

Memang tidak ada perpecahan antara katolik dan protestan, adanya pemberontakan protestan terhadap katolik. :afro:

Itu pendapatmu saja Bro.
Coba tanya sama institusi resmi GRK, apakah mreka katakan bgitu juga?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 13, 2013, 06:54:08 PM
Ya ktawa lah soalnya lucu.

Itu pendapatmu saja Bro.
Coba tanya sama institusi resmi GRK, apakah mreka katakan bgitu juga?

nyengir kuda (horse laugh) tidak menjawab dong..

GRK berkata begitu kok dulu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on February 19, 2013, 12:48:26 PM
nyengir kuda (horse laugh) tidak menjawab dong..

GRK berkata begitu kok dulu.

Kl skarang?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 20, 2013, 12:13:23 AM
Kan situ bilang : perpecahan jemaat kadang diijikan Tuhan.
Trus diberi contoh oleh kamu : Menara babel.

Nah terus saya tanya, apakah di Alkitab ada tertulis Tuhan mengijinkan luther memecahkan diri.
kok situ malahan ketawa ketiwi..

------------

Memang tidak ada perpecahan antara katolik dan protestan, adanya pemberontakan protestan terhadap katolik. :afro:

In my opinion kalaupun mau di cap sebagai pemberontak sepertinya lebih tepat ditujukan kepada pencetusnya saja sedang turunannya sudah tidak usah dicap sebagai pemberontak lagi karena toh dari awalnya mereka sudah bukan anggota GK lagi  :)

Kalau saya pakai analogi kereta api awal mulanya kita (katolik) dan reformator berada di dalam kereta yang sama kemudian di salah satu persinggahan stasiun para reformator itu turun dan pindah ke kereta api yang lain.

Sekarang kita dan rekan2 protestan sudah berada di kereta yang berbeda walaupun begitu keduanya meyakini disertai sekaligus dipimpin oleh Masinis yang sama yaitu Tuhan Yesus sebagai pribadi dalam Tritunggal Maha Kudus : Bapa , Putera dan Roh Kudus.

Dan masing2 berharap untuk menuju stasiun yang sama.

Dengan pandangan ini kita menyebut mereka : rekan2 protestan sebagai sesama saudara dalam Kristus walaupun terpisah kereta dan relnya  (ajaran iman  dan magisterium) nya.


Hanya saja yang terkadang kita herankan adalah mengapa kebiasan reformator untuk turun di stasiun antara dan menumpang kereta yang lain itu tetap diteruskan oleh rekan2 kita protestan. Sehingga mereka sekarang mempunyai banyak sekali kereta (denominasi) walaupun berjalan di rel yang sama. Entah apa tujuannya saja juga kurang mengerti   :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 20, 2013, 05:27:14 AM
Mungkin mereka senang naik kereta barang kali bro
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 21, 2013, 11:11:23 AM

Shallom, teman-teman,
ijinkan saya membagikan perspektif saya, ya…

I Korintus 3:
4  Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?
5 Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.
6  Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
7  Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.
8  Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
9  Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.
10  Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.
11  Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.



========


A. Kasus yang dikecam oleh Paulus adalah yang berorientasi pada sosok individu manusia (pengkultusan?) yang nampak dalam ayat 6 (saya bold hitam, juga diwakili kata ‘yang’). Konsep Kitab Suci tentang ‘Perpecahan’ yang berorientasi kepada sosok individu manusia dinyatakan dalam ayat berikut ini:

I Kor 1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
12  Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
13  Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?


Jadi, yang disebut ‘perpecahan’ adalah penggolongan-penggolongan yang berorientasi pada sosok individu manusia.


B. Orientasi perbedaan pengajaran dan pelayanan tidak dikecam oleh Paulus, melainkan dikategorikan ‘menaman’ atau ‘menyiram’. Karena itu perbedaan pengajaran tidak dikategorikan sebagai ‘perpecahan’. Orientasi kepada sosok individu ‘sang pengajarnya’-lah yang dikecam Paulus.


C. Untuk merubah orientasi jemaat (agar tidak disebut atau luput dari kategori ‘perpecahan’), Paulus memberikan tiga solusi: (1) jemaat harus memandang sosok individu itu semua adalah ‘sama’, mereka akan menerima upah masing-masing; (2) harus mengarahkan orientasi kepada sosok Allah ‘yang memberi pertumbuhan’; (3) jangan pernah menduakan Yesus sebagai dasar gereja.


IMPLIKASI
 

1. Katolik membangun sendiri konsep ‘perpecahan’ yang berbeda dengan Alkitab karena berorientasi pada perbedaan pengajaran, namun pada saat yang sama mempromosikan orientasi pada sosok individu. Jika kata ‘skisma’ (sama dengan ‘perpecahan’?) adalah doktrin (bahkan dogma?) Gereja Katolik yang didasarkan BUKAN pada orientasi individu, maka doktrin (bahkan dogma?) itu adalah KELIRU, karena telah bertentangan dengan konsep perpecahan yang diajarkan dalam Kitab Suci.

2. Kekeliruan konsep Katolik tentang ‘perpecahan’ nampak saat menempatkan posisi Protestan (Reformasi) sebagai ‘perpecahan’, padahal mereka hanya berbeda dalam pengajaran (poin-B di atas) yang tidak dikecam Paulus, dan mereka justru sama sekali tidak berorientasi pada sosok individu manusia (Paus), sebagaimana yang dianjurkan dalam nasihat Paulus di atas. Dan dalam kasus Luther, ia justru menunjukkan keengganan untuk berorientasi kepada sosok individu yang bergelar Paus. Ini sesuai dengan konsep Kitab Suci di atas.

3. Dalam ayat-ayat di atas nampak nama Petrus (KEFAS) disebut. Itu dapat mengindikasikan bahwa Allah sudah mengetahui sebelumnya bahwa nantinya akan ada komunitas jemaat yang berorientasi kepada sosok individu ini. Jika benar komunitas ini berorientasi kepada sosok individu yang bernama Petrus, maka jelaslah bahwa ini menjadi ‘sumber’ (‘BENIH’) PERPECAHAN itu sendiri (menerapkan ulang apa yang telah dikecam sebelumnya).

4. PERPECAHAN yang berorientasi kepada sosok individu Petrus yang dipelopori Gereja Katolik ini ternyata juga melanggar satu lagi (dari tiga solusi yang diajukan Paulus pada poin C dia atas), yaitu menjadikan Petrus sebagai dasar gereja yang ditarik dari tafsiran atas Mat 16:18.

Tindakan ini mengandung dua kekeliruan fatal: (a) secara tata bahasa: ‘petra’ yang feminin dirujuk kepada (ditafsirkan sebagai) ‘Petros’ (Petrus) yang maskulin; (b) secara hermeneutis: menggeser posisi Yesus sebagai dasar Gereja. Lalu, apakah Allah tidak melihat hal penggeseran Yesus sebagai dasar gereja ini sebagai sesuatu yang serius? Tidak mungkin ada dua sosok Pribadi yang menjadi dasar Gereja, bukan? (Jadi sungguh sulit menerima klaim Katolik bahwa ajaran Katolik berasal dari Kristus dan para rasul-Nya). Jangankan Allah, Paulus pun menganggapnya demikian serius hingga menyatakan kalimat, "Adakah Kristus terbagi-bagi?", seolah 'perpecahan' yang menduakan dasar gereja (hingga tentu saja mereduksi/memarjinalkan salah satunya) dinilai membagi-bagi, memotong-motong, memecah-belah Kristus...

(Bersambung…)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 21, 2013, 11:34:30 AM
(Sambungan…)

5. Gereja Katolik benar-benar telah menjadi BENIH perpecahan itu sendiri (bukan hanya menebar ‘benih’ atau ‘semangat’ perpecahan) dapat nampak pada saat mengubah kata sifat ‘katolik’ menjadi nama diri ‘Gereja Katolik’ karena berimplikasi bahwa orang Kristen lain yang telah menerapkan Mat 16:16 dan Yoh 3:16 bukanlah anggota ‘Gereja’ (atau ‘tidak sepenuhnya’ menjadi anggota ‘Gereja’) karena tidak masuk dalam bilangan anggota ‘Gereja Katolik’.

6. Benih ini akhirnya mewujudkan dirinya dalam bentuknya yang ekstrim saat dalam berbagai kesempatan mengganti kata ‘Gereja’ dengan ‘Gereja Katolik’, misalnya saat membaca I Tim 3:15 menganggap bahwa ‘Gereja Katolik’-lah yang menjadi tiang penopang dan dasar kebenaran (padahal yang dimaksud ayat itu adalah ‘Gereja’). Bahkan ‘katolisitas.org’ menyatakan, ”Mempelai-Nya yang satu adalah Gereja Katolik.” (http://katolisitas.org/9891/aku-percaya-akan-gereja-katolik-yang-kudus).

7. Akhirnya benih (‘semangat’) ini menghasilkan setidaknya TIGA lagi buahnya:

a. Dogma “EENS” (LG-14 // KGK-846) dimana keselamatan dikaitkan dengan ‘Gereja Katolik’, dan bukan dengan ‘Gereja’.

b. Konsep Paus, sebagai penerus Petrus, akhirnya menyertakan pula berbagai 'semangat' intimidatif bagi mereka yang tidak tunduk terhadapnya.

c. Menduakan infalibilitas, yang tadinya hanya Kanon PB saja, sekarang ditambah Tradisi Suci (bahkan ditambah pula dengan Magisterium?). Ini seolah menduakan istri kita secara legal (membuat kekristenan kalah oleh Islam karena dalam Islam dikenal istilah ‘musyrik’ atau ‘syirk’ sebagai analogi?).

8.  Jika Allah tetap konsisten dengan Kitab Suci tentang ‘perpecahan’ dan serius menanggapi konsep yang keliru dari Gereja Katolik tentang hal itu (serta hal penggeseran Yesus sebagai dasar gereja), maka logis jika orang berpikir bahwa Reformasi adalah tindakan Allah untuk menanggulangi ‘perpecahan’ yang benihnya adalah Gereja Katolik itu sendiri.

9. Logis pula jika perbedaan pengajaran yang tidak dinilai/dikategorikan Allah sebagai ‘perpecahan’, kemudian dianggap/dinilai sebagai hal yang ‘sah-sah saja’ ASALKAN tetap bersumber dan berfokus pada Kristus dan Kitab Suci. Beberapa rohaniwan Protestan pun kemudian memisahkan diri dari Luther, itu ‘sah-sah saja’ karena justru membuktikan bahwa mereka tidak berorientasi pada sosok individu Luther. Jadi, Katolik yang keliru dalam doktrin (dogma?) tentang ‘perpecahan’ dan/atau Skisma, tetapi Protestan yang menjadi korbannya. False accusation?

10. Dari ayat-ayat di atas nampak jelas bahwa perbedaan ajaran tidak dikecam Allah (alias ‘sah-sah saja’). Maksudnya? Injil Sinoptis memang mirip satu sama lain, tetapi Injil Yohanes sangat terasa perbedaannya, bukan (sehingga tidak digolongkan sebagai Injil Sinoptis)? Tulisan Paulus juga berbeda dengan Petrus (bukan hanya gaya tulisannya, melainkan juga ‘isinya’). Itu ‘sah-sah saja’ ASALKAN semuanya TIDAK SALING BERTENTANGAN. Demikian juga pengajaran yang berbeda dari jaman ke jaman boleh saja, asalkan tidak bertentangan dengan sumbernya dan fokusnya, yaitu Kristus dan Kitab Suci.

11. Sebaliknya, tindakan Gereja Katolik yang telah menggunakan nama diri (ditarik dari kata sifat ‘katolik’) tentu juga ‘sah-sah saja’, asalkan tidak memonopoli dan mengkooptasi kata sifat itu bagi dirinya sendiri (satu-satunya gereja yang bersifat katolik/universal), dan tidak menjadikan nama dirinya (‘Gereja Katolik Roma’) sebagai tiang penopang dan dasar kebenaran, terlebih lagi tidak memproduksi “EENS” (LG-14 // KGK-846), serta menganggap Petrus adalah ‘sama’ dengan rasul-rasul lainnya (SETARA atau HIRARKIS?).

12. Sedangkan tindakan komunitas Kristen lain menggunakan nama diri untuk gereja lokal masing-masing mereka pun ‘sah-sah saja’ (dalam arti ‘tidak dinilai Allah sebagai perpecahan’), asalkan memenuhi syarat pada poin (C) dan poin (10) di atas, walaupun menghasilkan 28.000 denominasi (entah benar atau tidak).

13. ‘Berpisahnya’ Marthin Luther dari Katolik berbeda dengan kasus skisma Timur, karena Luther mengundurkan diri dari Gereja Katolik secara pribadi, individual, dan tidak membawa serta sebagian umat Katolik bersama-sama dengan dia, hal mana terjadi pada skisma Gereja Ortodoks.

14. Pendirian gereja lokal (dengan nama diri masing-masing) oleh para Reformator bukanlah atas inisiatif Luther (perlu diperiksa ulang karena menurut saya, Luther sama sekali tidak memiliki hasrat untuk mendirikan gereja lokal, ia hanya memicu suatu ‘gerakan’ saja), dan itu terjadi ‘setelah’ Luther memisahkan diri dari Gereja Katolik. Artinya, kasus Luther BUKANLAH perpecahan, dan Protestanisme BUKANLAH pula perpecahan, baik diukur dari Kitab Suci, maupun dari logika sehat.

15. Dalam solusi yang diberikan Paulus di atas, salah satunya adalah bahwa para sosok individu itu harus dipandang ‘sama’. Setidaknya itu berarti bahwa para rasul itu adalah ‘sama. Lebih lanjut itu dapat pula berimplikasi: jangan mengulang penggolongan atas sosok individu manusia seperti, ‘perintis kami adalah Petrus’ (Katolik Roma), atau ‘perintis kami adalah Andreas’ (Ortodoks Timur?), atau ‘perintis kami adalah Markus’ (Ortodoks Koptik), dst. (lagi, SETARA atau HIRARKIS?)

16. Lalu ayat berikut memberikan penekanan lagi (I Kor 3: 21): “Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia”. Bandingkan dengan kebanggaan umat Katolik atas historisitas mereka yang dapat ditarik mundur hingga akarnya tiba pada sosok Petrus (Mat 16:18) dan kebanggaan akan eksklusifitas untuk peninggian sosok individu melalui panggilan ‘Holy Father’ dan ‘Wakil Kristus’ untuk Paus (dan boleh di tambah pula dengan pemuliaan Bunda Maria sebagai Bunda Gereja dan Bunda Allah). Tapi, toh umat Katolik demikian gemar menjadikan Protestan sebagai ‘collateral-damage’… hehehe….  Ga salah, nih?  :)

Salam damai,

(Epafras)

(ps: artikel ini akan saya upload ke “katolisitas.org”, tapi menunggu moderasi belasan postingan saya sebelumnya…)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 21, 2013, 12:06:18 PM

Sorry... sorry... time for edit has passed...  :afro1:

Seharusnya poin 15 di atas masih ditambah satu kalimat berikut ini:  :nod:

"Sebaliknya, kalangan Sola Scripturis kontemporer makin kuat menyatakan dan membuktikan bahwa individu (Luther, Calvin, dll.) maupun ajaran mereka (termasuk 'magisterium' mereka) tidak bersifat infallible, dan kaum 'awam' dapat menyatakan keberatan mereka terhadap para reformator atau perintis gereja mereka".  :nod:

Mudah-mudahan makin menambah masukan... :flower1:

Salam damai,

(Epafras)

 
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 21, 2013, 06:33:14 PM
Terima kasih bro...akan saya tanggapi yang sesuai dengan topic saja yah :)
Shallom, teman-teman,
ijinkan saya membagikan perspektif saya, ya…

I Korintus 3:
4  Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?
5 Jadi, apakah Apolos? Apakah Paulus? Pelayan-pelayan Tuhan yang olehnya kamu menjadi percaya, masing-masing menurut jalan yang diberikan Tuhan kepadanya.
6  Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
7  Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.
8  Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
9  Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.
10  Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.
11  Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.



========


A. Kasus yang dikecam oleh Paulus adalah yang berorientasi pada sosok individu manusia (pengkultusan?) yang nampak dalam ayat 6 (saya bold hitam, juga diwakili kata ‘yang’). Konsep Kitab Suci tentang ‘Perpecahan’ yang berorientasi kepada sosok individu manusia dinyatakan dalam ayat berikut ini:

I Kor 1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.
12  Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
13  Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?


Jadi, yang disebut ‘perpecahan’ adalah penggolongan-penggolongan yang berorientasi pada sosok individu manusia.


sampai di sini it's fine ..lanjut...


B. Orientasi perbedaan pengajaran dan pelayanan tidak dikecam oleh Paulus, melainkan dikategorikan ‘menaman’ atau ‘menyiram’. Karena itu perbedaan pengajaran tidak dikategorikan sebagai ‘perpecahan’. Orientasi kepada sosok individu ‘sang pengajarnya’-lah yang dikecam Paulus.


C. Untuk merubah orientasi jemaat (agar tidak disebut atau luput dari kategori ‘perpecahan’), Paulus memberikan tiga solusi: (1) jemaat harus memandang sosok individu itu semua adalah ‘sama’, mereka akan menerima upah masing-masing; (2) harus mengarahkan orientasi kepada sosok Allah ‘yang memberi pertumbuhan’; (3) jangan pernah menduakan Yesus sebagai dasar gereja.


bukan perbedaan pengajaran di bagian mana dari ayat itu disebutkan perbedaan ajaran fine2 saja...
Apakah Paulus dan Apolos berbeda ajaran?, kalau berbeda orangnya iya jelas tapi kalau berbeda ajaran tau dari mana nya  :think1:

Lantas nasehat yang ayatnya anda kutip ini berlaku untuk siapa...

I Kor 1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.



siapa yang harus erat bersatu dan se-iya se kata apalagi sehati sepikir...jemaat Paulus sajakah , jemaat Apolos sajakah ataukah semua jemaat kristen baik umat Paulus dan Apolos .... :)

Dan bagaimana mungkin sehati sepikir itu dapat diaplikasikan dengan perbedaan ajaran iman satu dengan yang lainnya...

Apakah Yesus memberi ajaran yang berbeda2 kepada setiap rasulnya...
Sehingga ketika Yesus bersabda :
Mat 28:20
dan ajarlah   mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu  senantiasa sampai kepada akhir zaman


sehingga ayat itu bisa diterjemahkan sebagai...kepada Petrus ajarlah ajaran katolik, kepada Yakobus ajarlah ajaran orthodoks, kepada Paulus ajaran yang lain lagi dsb2....

Dan mengenai menanam dan menuai....

Apakah orang yang menanam apel dapat menuai hasilnya buah jeruk....?

apakah orang yang menam jeruk dapat menuai hasilnya buah mangga?


Justru karena ajaran Paulus itu sama dengan ajaran Apolos sama2 ajaran Kristus ...karena itulah tidak peduli siapa yang mulai membangun jemaat di situ...hamba Tuhan lainnya dapat melanjutkan tongkat estafet pengajaran tersebut.


Contoh real saja lah....
Dapatkah Pendeta karismatik yang menganut baptisan selam berkhotbah hanya baptisan selam yang sah pada umat/ jemaat GPIB misalnya...
atau Pendeta reform tiba2 mendatangi gereja karismatik dan menghimbau agar mereka tidak lagi berdoa dalam bahasa roh...

or Pendeta Adven tiba2 melanjutkan pelayanan umat HKBP dan mengajarkan tentang makanan haram.... :think1:


IMPLIKASI
 

1. Katolik membangun sendiri konsep ‘perpecahan’ yang berbeda dengan Alkitab karena berorientasi pada perbedaan pengajaran, namun pada saat yang sama mempromosikan orientasi pada sosok individu. Jika kata ‘skisma’ (sama dengan ‘perpecahan’?) adalah doktrin (bahkan dogma?) Gereja Katolik yang didasarkan BUKAN pada orientasi individu, maka doktrin (bahkan dogma?) itu adalah KELIRU, karena telah bertentangan dengan konsep perpecahan yang diajarkan dalam Kitab Suci.

2. Kekeliruan konsep Katolik tentang ‘perpecahan’ nampak saat menempatkan posisi Protestan (Reformasi) sebagai ‘perpecahan’, padahal mereka hanya berbeda dalam pengajaran (poin-B di atas) yang tidak dikecam Paulus, dan mereka justru sama sekali tidak berorientasi pada sosok individu manusia (Paus), sebagaimana yang dianjurkan dalam nasihat Paulus di atas. Dan dalam kasus Luther, ia justru menunjukkan keengganan untuk berorientasi kepada sosok individu yang bergelar Paus. Ini sesuai dengan konsep Kitab Suci di atas.
Lantas buat apa Paulus sampai mengecam Kefas....jika perbedaan ajaran adalah sah2 saja...
dan kenapa pula ada ada konsili Yerusalem yang mempertemukan Paulus dan Yakobus , Kefas dan rasul2 lainnya jika ajaran yang berbeda itu fine2 aja...

Dan buat apa sampai Gereja yang diinspirasikan oleh Roh Kudus sampai mengkanon Alkitab atau membuat konsili ekumenes dan menolak ajaran Arius serta membuat syahadat iman.

Jika perbedaan ajaran adalah fine2 saja....
Jadi mohon disebutkan perbedaan ajaran yang ada di dalam Kitab Suci secara real sebagaimana perbedaan ajaran dalam protestan sekarang ini...

salam  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 23, 2013, 06:34:46 PM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kistus menyertai FIKers sekalian

Saya sangat sependapat dengan Leonardo.

Ingin menambahkan pikiran sederhana saja, untuk beberapa hal,
6  Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan.
7  Karena itu yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang memberi pertumbuhan.
8  Baik yang menanam maupun yang menyiram adalah sama; dan masing-masing akan menerima upahnya sesuai dengan pekerjaannya sendiri.
9  Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.
10  Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.
11  Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.[/i]
Kalau Paulus menanam, dan Apolos menyiram, kiranya dapat dipastikan bahwa yang ditanam oleh Pauluslah yang disirami oleh Apolos. Bukan tumbuhan lain. Tumbuhan yang ditanam dan disiram itu, ya itu-itu juga, dan tumbuhan itu diberi pertumbuhan oleh Jesus Kristus. Begitu, kan? Atau ada pemahaman yang selain dari itu?

Tentang bangunan yang diumpamakan oleh Paulus, bahwa Paulus telah meletakkan dasar bangunan, kemudian orang lain terus membangun di atasnya, itu mengartikan bahwa bangunan yang dibangun adalah satu. Pembangunan-pembangunan berikutnya, tetap saja harus berdasar kepada dasar bangunan yang telah diletakkan oleh Paulus itu, yaitu Jesus Kristus. Apa yang terjadi sampai dewasa ini? Banyak bangunan-banguna baru didirikan oleh orang-orang, dengan menyebut, sekali lagi (hanya=sola) menyebut, bahwa dasar bangunan itu adalah Jesus Kristus, tetapi terlepas dari bangunan yang disebutkan oleh Paulus bahwa dasarnya telah diletakkan oleh Paulus. Artinya, banyak bangunan baru didirikan, dengan menyebut berdasarkan kepada Jesus Kristus, tetapi bukan bangunan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus. Buktinya, bangunan-bangunan itu terlepas dari bangunan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus yang masih eksis (disertai Tuhan sampai akhir zaman).
Jadi, yang disebut ‘perpecahan’ adalah penggolongan-penggolongan yang berorientasi pada sosok individu manusia.
Saya kira, kenyataan dewasa ini, dengan banyaknya kumpulan-kumpulan yang menyatakan diri sebagai pengikut Kristus, meski mungkin ada yang 'terpecah' karena sosok individu manusia, tidak seluruhnya 'terpecah' karena sosok individu manusia. Bahkan banyak orang yang telah dibaptis dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, tidak menyadari bahwa kumpulannya sudah didirikan bukan lagi sebagai terusan dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus, walaupun menamakan diri sebagai memperkepalakan Jesus Kristus.
B. Orientasi perbedaan pengajaran dan pelayanan tidak dikecam oleh Paulus, melainkan dikategorikan ‘menaman’ atau ‘menyiram’. Karena itu perbedaan pengajaran tidak dikategorikan sebagai ‘perpecahan’.
Ooo... karena ayat itu mengatakan Aku (Paulus) menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan, lalu muncul pemahaman bahwa yang dimaksud dengan  ‘menaman’ dan ‘menyiram’ adalah pengajaran, begitu? Weh, menurut pemahaman saya, itu bukan dimaksudkan sebagai pengajaran. 'Menanam' di situ adalah menunjukkan bahwa orang yang pertama mengabarkan kabar suka cita (Injil) ke suatu polpulasi (kumpulan orang) adalah Paulus. Itulah makna 'menanam' di situ, bahwa orang yang tadinya buta terhadap kabar suka cita (Injil), kemudian kabar suka cita (Injil) itu dikenalkan oleh Paulus. Kemudian, selanjutnya, datanglah Apolos untuk 'menyiram' apa yang telah ditanam oleh Paulus tadi. Artinya, penyiraman itu bukan ajaran yang berbeda dari kabar suka cita (Injil) yang telah ditanamkan oleh Paulus. Apa yang disiramkan oleh Paulus, ya tetap juga kabar suka cita (Injil). Tidak berbeda. Perbedaan yang ada hanya pada Paulus mengenalkan Injil, dan Apolos memperdalam pengenalan Injil, Paulus menanam, Apolos menyiram, yang ditanam dan disiram tetap saja Injil. Bukan ajaran yang berbeda.
C. Untuk merubah orientasi jemaat (agar tidak disebut atau luput dari kategori ‘perpecahan’), Paulus memberikan tiga solusi: (1) jemaat harus memandang sosok individu itu semua adalah ‘sama’, mereka akan menerima upah masing-masing; (2) harus mengarahkan orientasi kepada sosok Allah ‘yang memberi pertumbuhan’; (3) jangan pernah menduakan Yesus sebagai dasar gereja.
Tentang para pengikut, memang secara kodrati suka mengelompokkan diri berdasarkan gurunya. Terbukti dari murid-murid Yohanes Pembaptis dan murid-murid Jesus Kristus, kalau kita cermati, mengidap perasaan terpisah, bahwa murid-murid Yohanes Pembaptis merasa berbeda dari murid-muri Jesus Kristus, dan demikian sebaliknya, walaupun Yohanes Pembaptis telah mengatakan bahwa membuka tali kasutNya (Jesus Kristus) pun ia tak layak. Ayat itu memang mengajarkan agar para pengikut (baik pengikut Paulus maupun pengikut Apolos) berorientasi kepada Jesus Kristus, sebab apa yang 'ditanam' oleh Paulus dan apa yang 'disiram' oleh Apolos adalah Injil yaitu Jesus Kristus sendiri.

Semoga tidak semakin ruwet.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 23, 2013, 07:36:46 PM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai FIKers sekalian.

Nambah lagi, boleh, ya?
IMPLIKASI
1. Katolik membangun sendiri konsep ‘perpecahan’ yang berbeda dengan Alkitab karena berorientasi pada perbedaan pengajaran, namun pada saat yang sama mempromosikan orientasi pada sosok individu. Jika kata ‘skisma’ (sama dengan ‘perpecahan’?) adalah doktrin (bahkan dogma?) Gereja Katolik yang didasarkan BUKAN pada orientasi individu, maka doktrin (bahkan dogma?) itu adalah KELIRU, karena telah bertentangan dengan konsep perpecahan yang diajarkan dalam Kitab Suci.
Kenapa bagi saya terasa berbeda, ya? Menurut hemat saya, Katolik itu tidak membangun konsep sendiri, karena acuannya adalah Mat 28:20, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Memang, mungkin, menjadi berbeda dengan mengartikan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu, dimana Katolik mengartikannya bahwa kebersamaan dengan Jesus Kristus selama kurang lebih 3,5 tahun, dan adat istiadat yang tidak bertentangan dengan ajaran Jesus Kristus selama 3,5 tahun itu, adalah perintah Jesus Kristus juga. Sementara, ada pengertian yang mengartikan bahwa segala perintah Jesus Kristus sudah dituliskan dalam Alkitab. Dan Injil Yohanes pada Yoh 20:30 ada tertulis Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, dan Yoh 21:25Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Yang ingin saya katakan, bahwa selain yang telah tertulis di Alkitab, Katolik mempercayai juga Tradisi Suci yang dilakukan turun temurun. Jadi, Katolik BUKAN membangun sendiri konsepnya.

Tentang mempromosikan orientasi pada sosok individu, juga menurut pikiran saya ada kesalahkaprahan. Katolik, sepanjang pemahaman saya, memang sangat menghormati individu-individu yang dipandang layak dijadikan teladan bagaimana seharusnya dalam bersikap menjalankan perintah Jesus Kristus. Bukan hendak mempertuhankan individu tersebut, melainkan ingin menimba sikap individu tersebut tentang bagaimana seharusnya menjalankan perintah Tuhan. Yah... seperti sikap seorang anak yang mengidolakan orang tuanyalah.

IMPLIKASI2. Kekeliruan konsep Katolik tentang ‘perpecahan’ nampak saat menempatkan posisi Protestan (Reformasi) sebagai ‘perpecahan’, padahal mereka hanya berbeda dalam pengajaran (poin-B di atas) yang tidak dikecam Paulus, dan mereka justru sama sekali tidak berorientasi pada sosok individu manusia (Paus), sebagaimana yang dianjurkan dalam nasihat Paulus di atas. Dan dalam kasus Luther, ia justru menunjukkan keengganan untuk berorientasi kepada sosok individu yang bergelar Paus. Ini sesuai dengan konsep Kitab Suci di atas.
Tentang poin B itu, sudah mendapat penjelasan tambahan bukan? Bahwa menanam dan menyiram, sebenarnya hanya beda waktu, namun yang ditanam dan yang disiram adalah sama, yaitu kabar suka cita (Injil). Bukan bahan ajarnya yang berbeda. Bahan ajarnya hanya itu-itu juga, yaitu Injil (Kabar Suka Cita = Jesus Kristus).

Orientasi? Kayaknya Katolik juga tidak berorientasi kepada Paus, deh. Khususnya Katolik Roma, yang dipuja dan dipuji (diorientasi) adalah Allah Tritunggal yang dikenal melalui Jesus Kristus. Paus, memang dipercaya memiliki kewenangan mengajar, bukan tanpa alasan. Paus adalah penerus kompetensi penggembala yang diteruskan dari Petrus. Petrus memiliki kompetensi menggembala, jelas dikatakan oleh Jesus Kristus, "Gembalakanlah domba-dombaKu" kepada Petrus, di antara para murid lain. Perintah itu dikatakan bukan ketika hanya Jesus Kristus bersama Petrus. Itu dikatakan di antara para murid Jesus Kristus. Jadi, orientasi Katolik (Roma) adalah Jesus Kristus, Paus adalah penerus tongkat penggembalaan yang diberikan Jesus Kristus kepada Petrus.

IMPLIKASI3. Dalam ayat-ayat di atas nampak nama Petrus (KEFAS) disebut. Itu dapat mengindikasikan bahwa Allah sudah mengetahui sebelumnya bahwa nantinya akan ada komunitas jemaat yang berorientasi kepada sosok individu ini. Jika benar komunitas ini berorientasi kepada sosok individu yang bernama Petrus, maka jelaslah bahwa ini menjadi ‘sumber’ (‘BENIH’) PERPECAHAN itu sendiri (menerapkan ulang apa yang telah dikecam sebelumnya).
Wah... hebat. Tapi, nama yang disebut bukan Kefas saja, ya? Ada disebut juga aku (Paulus), ada Apolos, ada Kristus. Mengapa hanya nama Kefas yang disoroti? Tentang mengetahui, kayaknya semua yang percaya kepada Tuhan mengimani bahwa Tuhan mengetahui segala hal. Tentang orientasi, Katolik (Roma) tidak berorientasi kepada Paus, tetapi Paus memiliki kewenangan mengajar, sesuai dengan perintah Jesus Kristus di Mat 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

IMPLIKASI4. PERPECAHAN yang berorientasi kepada sosok individu Petrus yang dipelopori Gereja Katolik ini ternyata juga melanggar satu lagi (dari tiga solusi yang diajukan Paulus pada poin C dia atas), yaitu menjadikan Petrus sebagai dasar gereja yang ditarik dari tafsiran atas Mat 16:18.

Tindakan ini mengandung dua kekeliruan fatal: (a) secara tata bahasa: ‘petra’ yang feminin dirujuk kepada (ditafsirkan sebagai) ‘Petros’ (Petrus) yang maskulin; (b) secara hermeneutis: menggeser posisi Yesus sebagai dasar Gereja. Lalu, apakah Allah tidak melihat hal penggeseran Yesus sebagai dasar gereja ini sebagai sesuatu yang serius? Tidak mungkin ada dua sosok Pribadi yang menjadi dasar Gereja, bukan? (Jadi sungguh sulit menerima klaim Katolik bahwa ajaran Katolik berasal dari Kristus dan para rasul-Nya). Jangankan Allah, Paulus pun menganggapnya demikian serius hingga menyatakan kalimat, "Adakah Kristus terbagi-bagi?", seolah 'perpecahan' yang menduakan dasar gereja (hingga tentu saja mereduksi/memarjinalkan salah satunya) dinilai membagi-bagi, memotong-motong, memecah-belah Kristus...
Tentang ini, kayaknya sudah pernah ada trit yang membahas tentang petra, petros, Petrus. Ah tapi mungki bukan di forum ini. Kalau kawan-kawan lain punya bahan, ato rujukan, beritahukan, ya?

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 23, 2013, 11:41:26 PM

@ Bro Leo,


bukan perbedaan pengajaran di bagian mana dari ayat itu disebutkan perbedaan ajaran fine2 saja...


1. Kasusnya diungkapkan (yaitu 'perpecahan' yang disebabkan orientasi pada sosok individu), lalu solusinya diberikan, yaitu ‘menanam’ dan ‘menyiram’. Hal apakah yang dapat disebut ‘solusi’ untuk ‘perpecahan’ selain pengajaran dan/atau pelayanan? Itulah pula yang dilakukan Katolik untuk ‘membina’ Marthin Luther (eks-komunikasi?) sebelum dia memisahkan diri dari Katolik, bukan?

2. Berbicara tentang ‘menanam’ dan ‘menyiram’, tetapi dikaitkan dengan ‘pertumbuhan’ yang justru dilakukan oleh Allah (berarti bersifat ‘rohani’, ‘kan?), kira-kira apa yang dimaksudkan dengan ‘menanam’ dan ‘menyiram’ itu? Jawabannya pasti tidak akan mengenyampingkan pengajaran dan/atau pelayanan, ‘kan?

3. Kalau ketiga sosok individu itu (Paulus, Apolos, Kefas) datang ke Korintus, apa yang mereka lakukan disana tetapi yang bisa ‘ditumbuhkan’ oleh Allah? Kalaupun Anda menemukan jawaban lain, pasti selalu menyertakan ‘pengajaran’ dan/atau ‘pelayanan’, bukan?

4. Ayat 8 menyebut ‘upah’ dan ‘pekerjaan’. Nah, ’pekerjaan’ apa yang terkait dengan 'upah' dimana yang memberi upahnya adalah Allah? Pasti juga tidak akan membuang atau mengabaikan ‘pengajaran’ dan/atau ‘pelayanan’.

5. Masih dalam kaitan antara ‘perpecahan’ yang disebabkan orientasi pada sosok individu yang dikontraskan dengan ‘menanam’ dan ‘menyiram’, dalam ayat 9 Paulus menyatakan: “Kami adalah kawan sekerja Allah…”.  Nah, pekerjaan apakah yang dapat dikategorikan demikian? Pastilah tidak akan mengabaikan ‘pengajaran’ dan/atau ‘pelayanan’.

6. Dalam ayat 5 dinyatakan kata ‘pelayan’. Nah, kata apa yang pantas untuk merangkaikan kata ‘menanam’ dan ‘menyiram’ tetap terkait dengan ‘pelayan’? Pasti tidak akan mengenyampingkan ‘pengajaran’ dan/atau ‘pelayanan’.

7. Paulus sedang menuliskan surat kerasulan (surat apostolik) kepada jemaat itu. Jadi pastilah ia sedang ‘mengajar’, dan tidak mungkin hal ini tidak termasuk dalam kategori ‘menanam’ atau ‘menyiram’, ‘kan?.




Apakah Paulus dan Apolos berbeda ajaran?, kalau berbeda orangnya iya jelas tapi kalau berbeda ajaran tau dari mana nya  :think1:


Contoh yang saya berikan bukan antara Apolos dan Paulus, melainkan Injil Sinoptis dengan Injil Yohanes; dan ajaran Paulus dengan Petrus (karena kita tidak memiliki contoh ajaran Apolos).

Prinsipnya, perbedaan ajaran bukan berarti saling bertentangan atau berkontradiksi, melainkan saling melengkapi. Petrus tidak menulis tentang Roh Kudus, iman karunia-karunia Roh Kudus, dan utamanya konsep tentang Tubuh Kristus dan karunia pelayanan, serta doktrin keselamatan dalam kaitan dengan nabi-nabi Israel dan Kristus..., padahal Paulus mengajarkannya.

Demikian juga, Injil Sinoptis tidak banyak mengajarkan tentang ‘AKULAH’ (dalam pengajaran Yesus) suatu tema yang justru ditekankan dalam Injil Yohanes.



I Kor 1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir.

siapa yang harus erat bersatu dan se-iya se kata apalagi sehati sepikir...jemaat Paulus sajakah , jemaat Apolos sajakah ataukah semua jemaat kristen baik umat Paulus dan Apolos .... :)

Dan bagaimana mungkin sehati sepikir itu dapat diaplikasikan dengan perbedaan ajaran iman satu dengan yang lainnya...



Semoga cara berpikir Anda tidak berorientasi kepada ‘sosok individu’ karena menyatakan ‘jemaat Paulus’… ‘jemaat Apolos’…. Sebab, justru konsep demikianlah yang sebenarnya dikritik Paulus (istilah yang dia gunakan adalah ‘golongan’).

Yang harus sehati dan sepikir tentu saja jemaat yang sudah mengalami ‘perpecahan’ itu. Ajaran memang sudah dan akan terus diberikan para pengajar kepada jemaat. Sekalipun para rohaniwan itu sudah mengajar disana, tetapi ternyata ‘pengajaran’ mereka diresponi dengan cara yang salah, yaitu pengidolaan tokoh pengajarnya (‘perpecahan’).



Apakah Yesus memberi ajaran yang berbeda2 kepada setiap rasulnya...
Sehingga ketika Yesus bersabda :
Mat 28:20
dan ajarlah   mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu  senantiasa sampai kepada akhir zaman


sehingga ayat itu bisa diterjemahkan sebagai...kepada Petrus ajarlah ajaran katolik, kepada Yakobus ajarlah ajaran orthodoks, kepada Paulus ajaran yang lain lagi dsb2....


Anda tahu bahwa jawabannya adalah: ‘tidak’.

Anda juga tahu bahwa memang ‘materi’ tulisan mereka yang menjadi Kanon PB, dan kita sebut sebagai ‘ajaran Kristus’, adalah KESELURUHAN tulisan mereka yang ‘materi’ dan penekanan tiap penulisnya berbeda-beda.

Mengapa ‘materi’ ajaran para rasul yang berbeda-beda itu tetap disebut sebagai ‘ajaran Kristus’? Karena DIA pernah berkata (Yoh 16:12-14),

“12  Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
13  Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
14  Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku.”


Mungkin karena kelompok 12 itu tidak memadai untuk dapat menuliskan ajaran-Nya hingga ke tingkat doktrinal dan falsafahi, maka DIA menghadirkan Paulus. Sampai titik ini seharusnya kita melihat bahwa memang tiap individu penulis Kanon PB adalah berbeda-beda dalam kemampuan, bakat, gaya, minat dan kecenderungan. Ini semua menentukan perbedaan ‘materi’ yang mereka tulis. Tetapi secara keseluruhan materi tulisan mereka tetap disebut ‘ajaran Kristus’.

Dibalik perbedaan ‘materi’ yang mereka tuliskan itu, tidak ada ‘semangat’ mengkotak-kotakkan, baik dalam diri Yesus, maupun dalam diri para penulis PB, seperti kalimat Anda ini (warisan?), “… sehingga ayat itu bisa diterjemahkan sebagai...kepada Petrus ajarlah ajaran katolik, kepada Yakobus ajarlah ajaran orthodoks, kepada Paulus ajaran yang lain lagi dsb2....

Sekali lagi, kalau orientasi perbedaan ajaran adalah kepada ‘perpecahan kelompok’ tentu saja jawabannya, ‘tidak’. Tapi kalau mengarah kapada keberbagaian (yang tetap Kristo-sentris) tentu bisa saja terjadi.

Fakta adanya perbedaan pengajaran para tokoh penulis Kanon PB membuktikan semangat ‘saling melengkapi’ sehingga tidak akan ada di antara mereka yang merasa diri paling benar (tidak ada “EENS”, yaitu LG-14 // KGK-846, dalam tulisan mereka!). Keberbagaian anggota dalam konsep Tubuh Kristus pun sebenarnya menyatakan ‘perbedaan’, tetapi ‘saling melengkapi’.

(Bersambung...)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 23, 2013, 11:52:36 PM
@ Bro. Leo,


Lantas nasehat yang ayatnya anda kutip ini berlaku untuk siapa...


Rasanya akan menjadi sempit dan picik jika dikatakan hanya berlaku untuk jaman itu atau untuk jemaat Korintus saja, bukan? Karena kecenderungan ‘perpecahan’ (orientasi kepada sosok individu) memang melekat pada manusia/jemaat (walaupun makin lama akan makin terkikis karena Roh Kudus tidak berhenti berkarya).




Dan mengenai menanam dan menuai....

Apakah orang yang menanam apel dapat menuai hasilnya buah jeruk....?

apakah orang yang menam jeruk dapat menuai hasilnya buah mangga?


Kalau saya jadi Anda, analogi demikian tidak akan saya gunakan karena tidak produktif dan mempermalukan diri sendiri, baik untuk pembangunan iman maupun diskusi, karena jawabannya sudah pasti.

Analogi tanaman untuk ‘Gereja’ tentu tidak boleh dilepaskan dengan ‘Pengusahanya’, yaitu Allah Bapa. Dialah yang akan menuai. DIA yang memberikan keunikan pada masing-masing rekan kerja-NYA yang unik dan berbeda-beda itu, dan DIA pula yang akan menentukan tuaiannya dan DIA pula yang akan menikmatinya.

Oleh karena DIA yang akan menikmatinya, maka Paulus memperingatkan mereka agar tidak berorientasi kepada sosok individu, bahkan dengan tegas mengatakan… (I Kor 3: 21): “Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia…”. Adakah orang Katolik yang tidak memegahkan Paus? Bagaimana dengan sebutan ‘Holy Father’ atas Paus yang sebenarnya hanya digunakan Yesus untuk memanggil Bapa-Nya (Yoh 17:11, lihat berbagai terjemahannya seperti di Authorized Version/AV, American Standard Version/ASV, 21st Century King James Version/21KJ, New English Translation/NET, New King James Version/NKJV, Revised Standard Version/RSV, dan American King James Version/AKJV)? Entah apa lagi yang akan diproduksi Gereja Katolik untuk memegahkan Paus dan Bunda Maria… Adakah yang bisa menghentikannya?

 


Justru karena ajaran Paulus itu sama dengan ajaran Apolos sama2 ajaran Kristus ...karena itulah tidak peduli siapa yang mulai membangun jemaat di situ...hamba Tuhan lainnya dapat melanjutkan tongkat estafet pengajaran tersebut.


Benar, frasa ‘sama-sama ajaran Kristus’, tentu saja semua orang tahu itu. Tetapi istilah yang saya gunakan adalah ‘berfokus’ pada Kristus.

Khusus tentang 'ajaran', yang saya maksudkan ‘berbeda’ adalah dari segi ‘materi’ yang mereka ajarkan. Kalau ‘materi’ ajaran Paulus sama dengan ajaran Apolos, maka tidak mungkin Paulus membuat pemilahan antara ‘menanam’ dan ‘menyiram’.

Tetapi karena kita berdua tidak dapat membuktikan perbedaan ‘materi’ keduanya maka saya membuat perbandingan antara ‘materi’ ajaran Paulus dengan Petrus, dan antara materi Injil Sinoptis dengan Injil Yohanes (tapi Lukas tidak pernah memuji Paulus seperti dia memuji Apolos dalam Kis 18:24-26, dan mungkin itu sebabnya beberapa orang mengira bahwa penulis Kitab Ibrani adalah Apolos).

Paulus menguasai filsafat Yunani, tapi Petrus tidak (mungkin demikian pula dengan Apolos), maka ‘materi’ ajaran mereka pun ‘berbeda’. Kita kurang melihat dengan tegas bahwa Petrus menanggulangi Gnostisisme melalui suratnya. Tapi Paulus dan Yohanes melakukannya. Itulah yang disebut ‘perbedaan’ materi ajaran mereka.




Contoh real saja lah....
Dapatkah Pendeta karismatik yang menganut baptisan selam berkhotbah hanya baptisan selam yang sah pada umat/ jemaat GPIB misalnya...
atau Pendeta reform tiba2 mendatangi gereja karismatik dan menghimbau agar mereka tidak lagi berdoa dalam bahasa roh...

or Pendeta Adven tiba2 melanjutkan pelayanan umat HKBP dan mengajarkan tentang makanan haram.... :think1:



Kalangan Gereja Reformed di Amerika justru menjadi pelopor dalam kasus ‘gereja lokal yang menerima dan menerapkan fenomena gerakan karismatik dalam ibadah umum Hari Minggu mereka’. Di Indonesia, sekarang sudah nampak ada gereja Baptis dan GSJA (Pentakosta) di Indonesia yang digembalakan oleh alumni STII (yang kalau saya tidak keliru, kiblatnya ‘agak’ bercorak ‘dispensasionalis’, yang di Amerika sangat dikenal sebagai ‘anti-karismatik’).

Ada pula beberapa gereja Pentakosta dan Karismatik yang mulai bergabung dalam PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia), yang salah satu konsekuensinya adalah menerima program ‘tukar mimbar’ (gembala gereja Protestan berkhotbah di gereja Pentakosta, dan sebaliknya), yang merupakan agenda rutin. Nah, tentu saja ‘perbedaan’ yang disinyalir akan ‘merenggangkan’ kerukunan sesama anggota PGI (seperti tema yang Anda usulkan di atas) tidak akan ‘disentuh’ dalam khotbah pertukaran mimbar itu.

Demi kerukunan pula, gereja-gereja yang tergabung dalam PGI membangun sistem perpindahan jemaat dari satu gereja ke gereja lainnya melalui surat ‘asestasis’... suatu kesepakatan yang tidak mungkin terjadi jika masing-masing gereja lokal (denominasi) itu membuat semacam dogma “EENS” (LG-14 // KGK-846).

PGLII (Persekutuan Gereja dan Lembaga Injili Indonesia, yang mirip dengan PGI) anggotanya adalah yayasan/lembaga non/inter-denominasional maupun denominasi non-Pentakosta/Karismatik.

Salah seorang sesepuh Reformed di Indonesia (yang juga salah satu pendiri sekolah teologia mereka) pernah diundang ke gereja kami untuk berkhotbah di kebaktian umum. Pendeknya, ada perbedaan, tetapi tetap berusaha untuk rukun. Ketidak-rukunan yang ada di suatu jaman pasti akan semakin terkikis di jaman/generasi berikutnya. Roh Kudus tidak akan berdiam diri. Dan Gereja Katolik pun sudah mulai terbuka terhadap Karismatik, bukan? Tentang Advent? Saya tidak tahu. Tapi yang pasti, sudah ada gereja Advent-Karismatik (http://en.wikipedia.org/wiki/Charismatic_Adventism).

(Bersambung...)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 24, 2013, 12:05:02 AM

@ Bro. Leo,


Lantas buat apa Paulus sampai mengecam Kefas....jika perbedaan ajaran adalah sah2 saja...


Justru karena perbedaan ajaran adalah sah-sah saja, maka bukan tentang ‘perbedaan ajaran’-lah yang Paulus kecam.

Demikian juga, Petrus sendiri tidak mengecam ‘isi’ (materi) yang dituliskan Paulus, melainkan menegaskan tentang ‘bobot’-nya yang terlalu sulit untuk dimengerti (2 Pet 3:16).

Tetapi dalam ayat 15 Petrus mengungkapkan adanya ‘perbedaan’ materi ajaran itu dengan kalimat, “Paulus…telah menulis kepadamu menurut hikmat yang dikaruniakan kepadanya”. Nah, apakah ‘hikmat yang dikaruniakan’ pada Paulus ini juga dikaruniakan kepada Petrus? Tentu tidak. Artinya, dengan ayat di atas itu, memang ada perbedaan ‘materi’ ajaran, tetapi Petrus tidak mengecam materi ajaran Paulus yang berbeda dengan dirinya.




dan kenapa pula ada ada konsili Yerusalem yang mempertemukan Paulus dan Yakobus , Kefas dan rasul2 lainnya jika ajaran yang berbeda itu fine2 aja...


Ajaran yang 'berbeda' tetapi ‘sah-sah saja’ adalah ajaran yang berfokus pada Kristus (Kristo-sentris).

Persidangan di Yerusalem itu justru untuk menentukan apakah satu pengajaran tertentu (yang waktu itu digugat oleh Paulus) merupakan ajaran yang Kristo-sentris atau tidak. Jika satu ajaran tidak Kristo-sentris, maka jelas semua rasul itu akan sepakat untuk menolaknya sebagai ajaran Kristus.



BATAS-BATASNYA

Ajaran yang digugat Paulus bertemakan ‘keselamatan PLUS sunat’ (Kis 15:1,2), jadi Yudeo-sentris. Ini mirip dengan “EENS” (LG-14 // KGK-846) yang menyatakan ‘keselamatan PLUS Gereja Katolik’ (eklesio-sentris). Konsili pertama itu sekaligus menyatakan ‘batas-batas’ dalam ‘perbedaan’ ajaran. Artinya, kalau dulu kasus ‘keselamatan PLUS sunat’ dapat diajukan (digugat) ke persidangan Konsili, seharusnya  “EENS” (LG-14 // KGK-846) yang menyatakan ‘keselamatan PLUS Gereja Katolik’ pun dapat diajukan (digugat) ke persidangan (konsili?) oikumenis, bukan? Tapi itu tidak dapat dilakukan karena yang mengetahui kekeliruannya adalah non'Katolik, dan karena Gereja Katolik kontemporer adalah gereja bernama diri 'Karolik'.

(Setelah ‘Kristo-sentris’ sebagai syarat ‘perbedaan’, kayaknya nantinya saya harus pula menjelaskan tentang ‘berfokus pada Kitab Suci’…, tapi mudah-mudahan tidak perlu…).




Dan buat apa sampai Gereja yang diinspirasikan oleh Roh Kudus sampai mengkanon Alkitab atau membuat konsili ekumenes dan menolak ajaran Arius serta membuat syahadat iman.


Jika perbedaan ajaran adalah fine2 saja....
Jadi mohon disebutkan perbedaan ajaran yang ada di dalam Kitab Suci secara real sebagaimana perbedaan ajaran dalam protestan sekarang ini...

salam  :)



KANON JUSTRU MEMBUKTIKAN PERBEDAAN ‘MATERI AJARAN’

Justru Kanon itu dihadirkan Allah untuk membuktikan adanya ‘Paulus’ yang berbeda dengan ‘Petrus’, dan ‘Yohanes’, serta ‘Yakobus’, dll., bukan? Mereka menulis dengan gaya, minat dan kapasitas masing-masing. Semua digabungkan menjadi satu, maka lengkaplah Kanon PB. ‘Perbedaan’ adalah untuk saling melengkapi. Penghadiran Kanon PB oleh Allah justru membuktikan bahwa keberbagaian ajaran memang dimunginkan dalam Kanon PB.

Kalau yang Anda maksudkan dengan ‘perbedaan ajaran dalam Kita Suci’ adalah ‘bertentangan’ atau ‘berkontradiksi’ antara satu penulis denagn penulis lainnya, tentu saja hal demikian tidak ada.

Tapi kalau ‘perbedaan’ dalam arti ‘memperluas/memperkaya cakupan materi Kanon’ yang Kristo-sentris, maka jelaslah ‘perbedaannya sangat gamblang’ (saya sudah sebutkan beberapa diantaranya di atas). Kalau Anda ingin bereksperimen, maka bacalah tulisan Paulus (pilih yang singkat saja) yaitu Kitab Kolose, setelah selesai langsung baca Kitab Yakobus, maka Anda akan merasakan ‘perbedaan’ materinya yang sangat mencolok, tetapi keduanya tetap Kristo-sentris.

Atau untuk memudahkan, mungkin bisa dibuat pertanyaan berikut ini: “Apakah Petrus, Yakobus, dan Yudas menulis tentang Tubuh Kristus dalam Kanon PB? Jawabnya pasti ‘tidak’. Apakah karenanya ada ‘perbedaan’ materi dalam tulisan mereka dengan ajaran Paulus yang menuliskan tentang Tubuh Kristus? Jawabnya pasti, ‘ya’! Kalau tidak mengajarkan tentang Tubuh Kristus, apakah ketiga penulis itu ‘sesat’? Jawabnya pasti, ‘tidak’!” Jadi, berbeda dalam materi ajaran, tapi dapat saling melengkapi… ITULAH Konon PB

Demikian, Bro Leo,

Semoga bermanfaat…

Salam,

(Epafras)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: ond32lumut on February 25, 2013, 09:27:13 AM
KANON JUSTRU MEMBUKTIKAN PERBEDAAN ‘MATERI AJARAN’

Justru Kanon itu dihadirkan Allah untuk membuktikan adanya ‘Paulus’ yang berbeda dengan ‘Petrus’, dan ‘Yohanes’, serta ‘Yakobus’, dll., bukan? Mereka menulis dengan gaya, minat dan kapasitas masing-masing. Semua digabungkan menjadi satu, maka lengkaplah Kanon PB. ‘Perbedaan’ adalah untuk saling melengkapi. Penghadiran Kanon PB oleh Allah justru membuktikan bahwa keberbagaian ajaran memang dimunginkan dalam Kanon PB.

=======================================================================================
Ehm.... :-)  salam bro...

Sekarang apa menururt anda kasus kononisasi itu sinonim dengan kasus banyaknya denominasi protestan?
Kanonisasi menghasilkan sebuah produk, yaitu kita suci, yg kita gunakan bersama..

Sekarang pertanyaanya: apakah ajaran kritus mengenai baptisan, dan keselamatan menurut kristen?

Perbedaan itu sah-sah saja, tapi denominasi terus muncul berlatar belakang protes terhadap denom asal, dan kemudian saling tunjuk bahwa dirinyalalah yg bnar..

Jadi apa sebab adad dan makin beertambahnya denominasi, kalau katanya perbedaan itu sah-sah saja? Uang mungkin? Hehehehe....
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: ond32lumut on February 25, 2013, 09:41:29 AM
Sebenernya terjadi perbedaan pendapat itu pati dan wajar saja terjadi, jauh sebelum ada protestanisme, perbedaan pe dapat itu sdh terjadi dia tara jemeaat, dan itu sah-sah saja teradi..
Cuma, para rasul termasuk Paulus membhat solusi yaitu dengan cara bermusyawararh saling melelengkapai' saling memperkaya dan mempersolid kesatuan jemeaat. Demikian juga adengan konsili-konsili.. yg berfungsi untuk menyatukana pandangan-pandangan yang berbeda dengan bermusyawarah.

Dlm tubuh gerreja katolik sangata seri g terjadi perbedaan, makaka gereja zering mengadaakan konsili-konsili-. Mengahsilkan keputusan.

Gereja katolik dan gereja protestan sama saj, sering terjadi perbedaan pe dapat.. hanya saja solusinya yang berbeda, kalau gerej katolik de gan konsili, kalau protestan dengan cara memisahkan diri, buata denominasi baru.

Kalau kita mau melihat secara lebih jujur, sesungguhnya dlm tradisi protestanismelah yg tidak menetolelir perbedaan.. sehingga, mereka lebih me ilih berdiri sendiri ketimbang mencari solusi untuk sepakat. Itu!
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 25, 2013, 10:52:00 AM


@ Bro. Husada,

Damai sejahtera Tuhan Jesus Kistus menyertai FIKers sekalian

Saya sangat sependapat dengan Leonardo.

 

Damai sejahtera juga, dalam Tuhan Yesus Kristus...

Semoga jawaban saya pada Bro. Leo dapat memberi masukan juga untuk Anda, ya…




Ingin menambahkan pikiran sederhana saja, untuk beberapa hal,Kalau Paulus menanam, dan Apolos menyiram, kiranya dapat dipastikan bahwa yang ditanam oleh Pauluslah yang disirami oleh Apolos. Bukan tumbuhan lain. Tumbuhan yang ditanam dan disiram itu, ya itu-itu juga, dan tumbuhan itu diberi pertumbuhan oleh Jesus Kristus. Begitu, kan? Atau ada pemahaman yang selain dari itu?


Ya, benar, saya sependapat dengan Anda… Dan tidak ada pemahaman lain dari itu…



Tentang bangunan yang diumpamakan oleh Paulus, bahwa Paulus telah meletakkan dasar bangunan, kemudian orang lain terus membangun di atasnya, itu mengartikan bahwa bangunan yang dibangun adalah satu. Pembangunan-pembangunan berikutnya, tetap saja harus berdasar kepada dasar bangunan yang telah diletakkan oleh Paulus itu, yaitu Jesus Kristus. Apa yang terjadi sampai dewasa ini?



A. DUA BANGUNAN, DUA DASAR, SATU PENDIRI


Mari kita mulai dengan satu hal ini:

BANGUNAN “A”:
Ada SATU bangunan, dengan dasar Yesus Kristus. Bangunan ini terus ‘dibangun’, hingga saat ini.

BANGUNAN “B”:
Lalu ada SATU bangunan lain, dengan dasar Petrus (ditarik dari tafsiran Mat 16:18). Nama bangunan ini adalah ‘Gereja Katolik’. Bangunan ini juga terus dibangun hingga saat ini.

Baik BANGUNAN “A” maupun BANGUNAN “B” mengklaim diri sebagai ‘didirikan oleh Yesus Kristus’.


Jadi,

Ada berapa ‘dasar’ bangunan? DUA.
Ada berapa bangunan? Dua.
Klaim ‘pendirinya’ ada berapa? Satu, yaitu Yesus Kristus.

SEKARANG, kita masuk ke masa ‘dewasa ini’:

1. Kristen non-Katolik (misalnya saya, Karismatik, Pentakosta, Reformed, Baptis, dll, yang umumnya adalah penganut Sola Scriptura) TIDAK MUNGKIN dikategorikan ‘masuk’ sebagai BANGUNAN “B”, bukan? Nah, kalau bukan merupakan BANGUNAN “B”, apakah otomatis masuk sebagai anggota dari BANGUNAN “A”?




Apa yang terjadi sampai dewasa ini?
Banyak bangunan-banguna baru didirikan oleh orang-orang, dengan menyebut, sekali lagi (hanya=sola) menyebut, bahwa dasar bangunan itu adalah Jesus Kristus, tetapi terlepas dari bangunan yang disebutkan oleh Paulus bahwa dasarnya telah diletakkan oleh Paulus. Artinya, banyak bangunan baru didirikan, dengan menyebut berdasarkan kepada Jesus Kristus, tetapi bukan bangunan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus. Buktinya, bangunan-bangunan itu terlepas dari bangunan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus yang masih eksis (disertai Tuhan sampai akhir zaman).



B. TERLEPAS DARI ‘DASAR KRISTUS’?


2. Memang benar, non-Katolik banyak mengklaim bahwa gereja mereka dibangun di atas dasar Kristus, dan menyebut gereja mereka merupakan bagian dari Gereja Kristus, Lalu Anda mengatakan, “tetapi terlepas dari bangunan yang disebutkan oleh Paulus bahwa dasarnya telah diletakkan oleh Paulus.”. Apa buktinya bahwa ‘bangunan’ (non-Katolik) itu terlepas dari dasar Kristus?

3. Kalimat ini Anda sEbut sebagai ‘bukti’ (tapi bukan bukti, melainkan pernyataan yang sama tapi dengan kalimat yang berbeda): “bangunan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus yang masih eksis (disertai Tuhan sampai akhir zaman)”, sebenarnya BANGUNAN “A” atau BANGUNAN “B”? Bagaimana Anda membuktikannya?

4.a. Bagaimana Anda tahu dan dapat membuktikan bahwa bangunan dewasa ini, “… terlepas dari bangunan yang disebutkan oleh Paulus bahwa dasarnya telah diletakkan oleh Paulus”, sementara mereka tidak mengklaim bahwa ‘dasar’ bangunan itu adalah Petrus?

4.b. Bagaimana pula Anda membuktikan bahwa mereka tidak disertai oleh Tuhan Yesus sampai akhir jaman?

4.c. Apakah klaim ‘tidak dapat sesat’ (dan/atau ‘infalibilitas’) merupakan ‘satu-satunya’ bukti bahwa Yesus menyertai Gereja Katolik sampai akhir jaman? Koq, sepertinya ‘mudah’ sekali menyebut klaim demikian, ya, mudah karena gereja lokal lainnya dapat menirunya, tanpa harus memberi bukti dari dinamika dan fenomena gereja sepanjang sejarahnya.

5. Apakah bangunan yang dibangun di atas dasar Petrus (BANGUNAN “B”), secara logis berarti terlepas dari bangunan yang dibangun di atas dasar Kristus?

6. Jika BANGUNAN “B” sulit dibuktikanTELAH terlepas dari dasar Kristus sejak awal, bukankah lebih sulit lagi membuktikan BANGUNAN “A” terlepas dari dasar Kristus?



C. KATOLIK PUNYA UKURAN-UKURANNYA SENDIRI

7. Kalau BANGUNAN “B” dibangun atas dasar ‘bukan Kristus’, melainkan Petrus, apakah bangunan itu tidak terlepas dari Kristus?

8. ‘Keterlepasan’ dari ‘dasar Kristus’, bukan hanya dibuktikan dari ‘dasar’-nya saja yang berbeda (yaitu Petrus), melainkan ‘bangunan itu sendiri’ punya sistem yang tidak sesuai dengan Kitab Suci.

9. Misalnya, Gereja Katolik punya ukuran-ukurannya sendiri, dalam arti hanya dapat ditimbang dan diukur oleh timbangan atau ukuran-ukuran internal Gereja Katolik saja, misalnya dalam memahami dan menilai “EENS”.

10. Kalau produk hukum Gereja Katolik akan diukur dengan Kitab Suci saja dan (misalnya) terbukti ‘keliru’, maka hasil pengukurannya itu tidak akan pernah diakui ‘benar’ dan ‘valid’, karena Gereja Katolik memiliki tambahan ukuran lainnya, yaitu Tradisi Suci. Nah, logikanya, jika hanya sekedar bertentangan dengan Kitab Suci saja (misalnya tafsiran ‘petra’ dianggap merujuk pada Kefas/Petrus, Megisterium, dan “EENS”, serta ‘monopoli’ kata ‘katolik’ yang diambil dari kata sifat menjadi nama diri), akan tetapi jika masih didukung oleh Tradisi Suci, maka tetap dianggap sesuai dengan ajaran LISAN para rasul atau para bapa gereja.

11. Lalu, dalam ‘sistem’-nya, jika dalam Kitab Suci, ‘magisterium’ terdiri dari 12 murid Kristus, tetapi Magisterium Gereja Katolik diwakili oleh penerus 11 rasul lainnya (Plus Paulus jadi 12), melainkan hanya berisi ‘para penerus rasul’ yang berkiblat pada Petrus saja. Nah, apakah Magisterium yang tidak menyertakan para penerus 11 rasul lainnya ini dapat disebut ‘valid’ dan produk-produk hukumnya dapat disebut ‘benar’ (terlebih lagi disebut ‘infallible)?

12. Masih dalam ‘sistem’-nya, Gereja Katolik banyak yang keberatan dengan Kanon PL versi Sola Scripturis (tanpa menyertakan Deuterokanonika), karena Kanon para Sola Scripturis itu ditarik dari konsili lokal ‘Jamnia’ yang diselenggarakan kalangan Yudais untuk memvonis kekristenan sebagai ‘sesat’. Keberatan Gereja Katolik didasarkan pada “apakah mungkin hal yang infallible diperoleh dari yang tidak infallible?” Kenyataannya, Gereja Katolik sendiri pun menarik (‘beberapa’, jika tidak ‘seluruhnya’) produk infallible mereka dari ajaran atau tafsiran yang sebelumnya tidak pernah dinyatakan infallible, seperti ajaran (tafsiran?) para Bapa Gereja atas ajaran LISAN atau tertulis dari para rasul.


(Bersambung...)


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 25, 2013, 11:05:13 AM

@ Bro. Husasa,



Saya kira, kenyataan dewasa ini, dengan banyaknya kumpulan-kumpulan yang menyatakan diri sebagai pengikut Kristus, meski mungkin ada yang 'terpecah' karena sosok individu manusia, tidak seluruhnya 'terpecah' karena sosok individu manusia. Bahkan banyak orang yang telah dibaptis dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, tidak menyadari bahwa kumpulannya sudah didirikan bukan lagi sebagai terusan dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus, walaupun menamakan diri sebagai memperkepalakan Jesus Kristus.



13. Kalau bukan karena ‘sosok individu manusia’, maka mengapa dikategorikan ‘perpecahan’ sementara Paulus dan inisiator Kitab Suci (yaitu Allah Tritunggal) tidak mengatakan demikian? Mengapa Anda bersikukuh membuat ukuran yang tidak sesuai dengan standar ‘Mereka’?

14. Coba kalimat Anda yang saya bold-merah itu Anda terapkan pada Gereja Katolik. Itu lebih relevan. Ini kalimatnya(kalimat tambahan dari saya bold-biru):

Bahkan banyak orang yang telah dibaptis dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus dalam ‘Gereja Katolik’, TIDAK MENYADARI bahwa kumpulannya sudah didirikan bukan lagi sebagai terusan dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus (yaitu Yesus Kristus, melainkan Petrus), walaupun menamakan diri sebagai memperkepalakan Jesus Kristus… bahkan tidak menyadari bahwa penggunaan nama diri dari kata sifat ‘katolik’ telah menghadirkan bangunan kedua (BANGUNAN “B”) disamping bangunan pertama (BANGUNAN “A”)…

15. ‘Ketidak-sadaran’ tiap gereja (termasuk Katolik juga) mungkin merupakan hal umum. Tapi masalahnya adalah apakah dimungkinkan ‘akses’ untuk teguran, nasihat, kritik, koreksi dan ‘pengujian’ bahkan revisi atas ‘hal-hal yang mulai tidak disadari’ itu memang ‘terbuka’ atau tidak? Misalnya, kalau non-Katolik menilai “EENS” sebagai ‘keliru’ apakah mereka punya akses? Kenyataannya ‘dogma’ infalibilitas tidak memungkinkan untuk ‘hasil pengujian’-nya adalah ‘keliru’, bukan? Jadi, sekarang memang benar-benar ada DUA BANGUNAN.




Ooo... karena ayat itu mengatakan Aku (Paulus) menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang memberi pertumbuhan, lalu muncul pemahaman bahwa yang dimaksud dengan  ‘menaman’ dan ‘menyiram’ adalah pengajaran, begitu? Weh, menurut pemahaman saya, itu bukan dimaksudkan sebagai pengajaran. 'Menanam' di situ adalah menunjukkan bahwa orang yang pertama mengabarkan kabar suka cita (Injil) ke suatu polpulasi (kumpulan orang) adalah Paulus. Itulah makna 'menanam' di situ, bahwa orang yang tadinya buta terhadap kabar suka cita (Injil), kemudian kabar suka cita (Injil) itu dikenalkan oleh Paulus. Kemudian, selanjutnya, datanglah Apolos untuk 'menyiram' apa yang telah ditanam oleh Paulus tadi. Artinya, penyiraman itu bukan ajaran yang berbeda dari kabar suka cita (Injil) yang telah ditanamkan oleh Paulus. Apa yang disiramkan oleh Paulus, ya tetap juga kabar suka cita (Injil). Tidak berbeda. Perbedaan yang ada hanya pada Paulus mengenalkan Injil, dan Apolos memperdalam pengenalan Injil, Paulus menanam, Apolos menyiram, yang ditanam dan disiram tetap saja Injil. Bukan ajaran yang berbeda.


16. Ooo… jadi Anda berorientasi kepada ‘kronologis’? Boleh-boleh saja, Bro… Tapi apakah orientasi Anda itu ‘meniadakan’ atau memarjinalkan ‘pengajaran dan/atau pelayanan’ sebagai tafsiran yang juga ‘memungkinkan’? Atau kedua tafsiran (Anda dan saya) adalah benar? Atau justru tafsiran Anda itu keliru?

17. Tapi kalau Anda sebut Paulus adalah orang yang pertama mengabarkan Injil Sukacita di Korintus, dan dia disebut ‘menanam’, lalu Apolos ‘menyiram’, kemudian dimana peran Kefas/Petrus?

18. Bagaimana kalau orang lain berpendapat bahwa surat Paulus itu bukan surat pekabaran Injil Sukacita (‘menanam’), melainkan surat apostolik yang terkategorikan ‘menyiram’? Jadi, menurut saya, alternatif tafsiran yang Anda sajikan masih belum kokoh, Bro…




Tentang para pengikut, memang secara kodrati suka mengelompokkan diri berdasarkan gurunya. Terbukti dari murid-murid Yohanes Pembaptis dan murid-murid Jesus Kristus, kalau kita cermati, mengidap perasaan terpisah, bahwa murid-murid Yohanes Pembaptis merasa berbeda dari murid-muri Jesus Kristus, dan demikian sebaliknya, walaupun Yohanes Pembaptis telah mengatakan bahwa membuka tali kasutNya (Jesus Kristus) pun ia tak layak. Ayat itu memang mengajarkan agar para pengikut (baik pengikut Paulus maupun pengikut Apolos) berorientasi kepada Jesus Kristus, sebab apa yang 'ditanam' oleh Paulus dan apa yang 'disiram' oleh Apolos adalah Injil yaitu Jesus Kristus sendiri.

Semoga tidak semakin ruwet.


Hehehe… sorry, Bro… tafsiran Anda memang makin rumit  :grining:, tapi juga belum cukup kuat.

19. Justru karena adanya kecenderungan manusia selalu mengidolakan, bahkan mengkultuskan guru/pemimpin merekalah, maka ayat dalam I Korintus itu disajikan Allah, agar kecenderungan demikian dapat dikikis, dan tiap umat kepunyaan Allah sungguh-sungguh hanya berorientasi (formal, legal, konseptual, hingga implikasi dan praktisnya) kepada Allah saja, dan tidak boleh mereduksinya sama sekali, sesedikit apa pun, bahkan harus ditambah-tambahkan…




Nambah lagi, boleh, ya?Kenapa bagi saya terasa berbeda, ya? Menurut hemat saya, Katolik itu tidak membangun konsep sendiri, karena acuannya adalah Mat 28:20, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Memang, mungkin, menjadi berbeda dengan mengartikan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu, dimana Katolik mengartikannya bahwa kebersamaan dengan Jesus Kristus selama kurang lebih 3,5 tahun, dan adat istiadat yang tidak bertentangan dengan ajaran Jesus Kristus selama 3,5 tahun itu, adalah perintah Jesus Kristus juga. Sementara, ada pengertian yang mengartikan bahwa segala perintah Jesus Kristus sudah dituliskan dalam Alkitab. Dan Injil Yohanes pada Yoh 20:30 ada tertulis Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid-murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, dan Yoh 21:25Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu. Yang ingin saya katakan, bahwa selain yang telah tertulis di Alkitab, Katolik mempercayai juga Tradisi Suci yang dilakukan turun temurun. Jadi, Katolik BUKAN membangun sendiri konsepnya.



 Bagian ini sudah saya tanggapi di atas, termasuk juga dalam tanggapan saya pada Bro. Leo…

Bagi Anda terasa berbeda dari yang saya ungkapkan?  Nah, mungkin itu karena ‘ketidak-sadaran’ yang ‘mengental’ (mendarah-daging), begitu?

(Bersambung...)


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 25, 2013, 11:34:54 AM

@ Bro. Husada,


Tentang mempromosikan orientasi pada sosok individu, juga menurut pikiran saya ada kesalahkaprahan. Katolik, sepanjang pemahaman saya, memang sangat menghormati individu-individu yang dipandang layak dijadikan teladan bagaimana seharusnya dalam bersikap menjalankan perintah Jesus Kristus. Bukan hendak mempertuhankan individu tersebut, melainkan ingin menimba sikap individu tersebut tentang bagaimana seharusnya menjalankan perintah Tuhan. Yah... seperti sikap seorang anak yang mengidolakan orang tuanyalah.


20. Tidak mempertuhankan? Maksud Anda? Ukurannya? Mungkin sudah terkena ‘ketidak-sadaran’ yang mengental atau pengebalan atau keterbiasaan?

21. Dalam banyak forum Yesus sering digugat bahwa DIA tidak pernah mengaku dirinya sebagai ‘Allah’. Tapi ‘cara’ DIA mengungkapkannya memang berbeda dengan ukuran orang lain, ‘kan? Maksud saya, ‘sebelum’ dituduh demikian, apakah tidak ada inisiatif untuk mengurangi indikasinya? Misalnya, lihat gelar yang diberikan pada Paus dan Maria, yang nyerempet-nyerempt pada istilah yang melekat pada Allah… Apa tujuannya? Bagi Katolik itu ‘belum’, atau ‘tidak’ mempertuhankan, tapi bagi orang lain atau bagi Allah Tritunggal? Kita mungkin tidak pernah tahu, bukan? Tapi keberatan hati nurani ratusan juta orang tetap dipandang bukan sebagai ‘indikator’?



Tentang poin B itu, sudah mendapat penjelasan tambahan bukan? Bahwa menanam dan menyiram, sebenarnya hanya beda waktu, namun yang ditanam dan yang disiram adalah sama, yaitu kabar suka cita (Injil). Bukan bahan ajarnya yang berbeda. Bahan ajarnya hanya itu-itu juga, yaitu Injil (Kabar Suka Cita = Jesus Kristus).


Orientasi pada ‘beda waktu’ sudah saya tanggapi di atas (‘kronologis’).




Orientasi? Kayaknya Katolik juga tidak berorientasi kepada Paus, deh. Khususnya Katolik Roma, yang dipuja dan dipuji (diorientasi) adalah Allah Tritunggal yang dikenal melalui Jesus Kristus. Paus, memang dipercaya memiliki kewenangan mengajar, bukan tanpa alasan. Paus adalah penerus kompetensi penggembala yang diteruskan dari Petrus. Petrus memiliki kompetensi menggembala, jelas dikatakan oleh Jesus Kristus, "Gembalakanlah domba-dombaKu" kepada Petrus, di antara para murid lain. Perintah itu dikatakan bukan ketika hanya Jesus Kristus bersama Petrus. Itu dikatakan di antara para murid Jesus Kristus. Jadi, orientasi Katolik (Roma) adalah Jesus Kristus, Paus adalah penerus tongkat penggembalaan yang diberikan Jesus Kristus kepada Petrus.


Segala sesuatu dalam Gereja Katolik pasti disertai alasan, bahkan yang amat-sangat ‘kuat’. Persoalannya adalah alasan-alasan itu sendiri tidak dapat digugat karena memang tidak mungkin keliru… Karena tidak mungkin keliru, maka umat tinggal terima hasilnya saja dengan cara ‘mengimani’ yang diputuskan oleh Magisterium…




Wah... hebat. Tapi, nama yang disebut bukan Kefas saja, ya? Ada disebut juga aku (Paulus), ada Apolos, ada Kristus. Mengapa hanya nama Kefas yang disoroti? Tentang mengetahui, kayaknya semua yang percaya kepada Tuhan mengimani bahwa Tuhan mengetahui segala hal. Tentang orientasi, Katolik (Roma) tidak berorientasi kepada Paus, tetapi Paus memiliki kewenangan mengajar, sesuai dengan perintah Jesus Kristus di Mat 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.


23. Yang disoroti adalah ‘Kefas’ karena saya tidak tahu apakah Paulus, Apolos dan Kristus, memiiki pengikut yang orientasi mereka kepada sang pemimpin demikian kuat hingga menyebut mereka dengan ‘Holy Father’ dan menyatakan ‘infallible’ untuk tiap pernyataan ‘ex-cathedra’-nya (yang dipermasalahkan bukan kewenangan mengajarnya, melainkan infalibilitasnya).

Tentu semua orang tahu bahwa Allah Mahatahu, tapi terkadang kita perlu mengetahui implikasinya juga, bukan?


DISTRACTED-ORIENTATION

Bro. Husada,

24. Tentang ‘orientasi’, nampaknya ada sistem nilai individual (atau komunal?) di atara kita yang berbeda. Bagi Anda ‘sesuatu’ menyatakan tetap ber-‘orientasi’ kepada Allah/Kristus. Bagi saya (dan kebanyakan Protestan) ternyata tidak demikian. Lalu mana yang lebih mengarah kepada ‘perkenan’ Allah (nanti diskusinya pasti berkepanjangan, apa maksud ‘perkenan’ Allah? Ukurannya apa? Kitab Suci atau plus Tradisi Suci)?

Contoh pertama: keselamatan model “EENS” sudah menambahkan eklesio-sentris kedalam Kristo-sentris.

Contoh kedua: Anda mengatakan ‘orientasi Gereja Katolik adalah Yesus Kristus’? Well, Gereja Katolik itu sendiri sudah ‘menggeser’ Yesus sebagai ‘dasar Gereja’ dengan menggantikan-Nya dengan Petrus…

Contoh ketiga: pemberian ‘gelar’ (Holy Father, Vicar of Christ, Bunda Gereja, Bunda Allah, santa-santo), ritual, simbol, dll. adalah ‘media’ untuk menyembah Allah, bukan? Sekarang ada DUA hal yang terlibat dalam penyembahan: Allah dan ‘MEDIA’ penyembahan. (catatan bocoran: kini ‘MEDIA’ penyembahan ini mulai dikontraskan dengan konsep ‘tatanan Perjanjian Baru’ alias ‘New Covenant’).

Energi dan waktu serta mental- psychological-effort untuk ‘MEDIA’ tersebut pasti sedikit banyak ‘menyita’ bagian-bagian yang sebenarnya dapat lebih diarahkan dan diberikan secara LANGSUNG kepada Bapa (menyembah di dalam ‘roh’, Yoh 4:23,24), terlebih lagi pelanggaran atau sikap yang keliru atas ‘gelar’, ritual, simbol, dll., umumnya disertai konsekuensi (tidak seluruhnya?) moral dan/atau rohani (jika tidak dapat disebut ‘intimidasi’) yang menimbulkan rasa ‘bersalah’ (jika tidak mau disebut rasa ‘berdosa’ hingga memenuhi syarat perilaku keagamaan yang ‘legalistik’)…

Coba Anda pertimbangkan, apakah Gereja harus makin ‘murni’ berarti Gereja harus makin ‘peka’ terhadap perkembangan ‘ukuran’ di dunia? Maksud saya, jika ‘dunia’ (katakanlah ‘gereja non-katolik’ memiliki ukuran-ukuran yang ‘lebih tajam’ (misalnya dapat membuktikan atau memberikan alasan objektif bahwa beberapa gelar dan ‘MEDIA’ itu TIDAK BOLEH dianut dan diajarkan dalam gereja mereka) dibandingkan Gereja Katolik tentang batas-batas ‘orientasi’ (yang relatif ‘longgar’) di atas, apakah Gereja Katolik tidak ingin masuk dalam arus ‘pemurnian’ Gereja ini (walaupun itu berarti makin memangkas diri dengan mengurangi berbagai perilaku keagamaan dari orientasi yang mengurangi penyembahan ‘langsung’ pada Allah)?

25. Dalam kaitan itu, apakah orang Kristen yang tidak menerapkan ‘MEDIA’ seperti yang diajarkan dalam Katolik akan masuk sorga? Rasul Yakobus yang tidak sempat mengenyam bahkan nama ‘Gereja Katolik’, apakah dia masuk sorga? Rasul Paulus yang melarang peraturan tentang hari-hari yang terkait perayaan-perayaan, dan cerita-cerita dongeng, dll., serta yang diutus melayani non-Jews sehingga tidak mewariskan kebiasaan Yudaisme dalam ibadah gereja yang dirintisnya, apakah ia masuk sorga? Bahkan rasul Petrus, yang tidak sempat memiliki rumah ibadah resmi model Gereja Katolik sekarang (masih beribadah di rumah-rumah), sehingga tidak sempat menerapkannya bahkan tidak pernah mendengar berbagai julukan/gelar untuk Maria, apakah masuk sorga?

Lalu, sehubungan dengan ‘pemurnian’ di atas, kalau tidak mau ‘ketinggalan’, maka mau ‘lari’ dengan kecepatan berapa? Atau dengan ‘percepatan’, mungkin? Makin banyak, lho, orang yang mengejar bukan hanya ‘kesucian’, melainkan juga ‘kemurnian’…


Demikian, Bro, Husada…

Salam… Damai, damai, damai…

(Epafras)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 25, 2013, 11:42:34 AM

@Bro. Ond32lumut

KANON JUSTRU MEMBUKTIKAN PERBEDAAN ‘MATERI AJARAN’

Justru Kanon itu dihadirkan Allah untuk membuktikan adanya ‘Paulus’ yang berbeda dengan ‘Petrus’, dan ‘Yohanes’, serta ‘Yakobus’, dll., bukan? Mereka menulis dengan gaya, minat dan kapasitas masing-masing. Semua digabungkan menjadi satu, maka lengkaplah Kanon PB. ‘Perbedaan’ adalah untuk saling melengkapi. Penghadiran Kanon PB oleh Allah justru membuktikan bahwa keberbagaian ajaran memang dimunginkan dalam Kanon PB.

=======================================================================================
Ehm.... :-)  salam bro...

Sekarang apa menururt anda kasus kononisasi itu sinonim dengan kasus banyaknya denominasi protestan?
Kanonisasi menghasilkan sebuah produk, yaitu kita suci, yg kita gunakan bersama..


Salam, Bro...,

Kelihatannya sederhana… yaitu kanonisasi… Tapi ternyata ‘muatannya’ tidak sederhana. Kanon itu bukan hanya melibatkan kompleksitas manusia penulisnya saja, tapi juga pembaca dan jaman (harus dapat mengatasi  permasalahan jaman tapi sanggup mengarahkan budaya dan peradaban).

Kombinasi semua itu tentu tidak dapat disederhanakan dengan ‘tidak ada korelasinya’ dengan jumlah denominasi, bukan? Tapi, walaupun begitu, kita harus tetap konsisten dengan kriteria ‘perpecahan’ dalam Kitab Suci, dan tidak boleh mengutamakan ‘suka-atau-tidak-suka’ kita… termasuk atas jumlah denominasi itu… KARENA siapa tahu jumlah itu termasuk kepada ‘solusi’ mengatasi ‘perpecahan’… dan sekaligus menjadi solusi jaman (lihat fenomena ‘karismatik’ yang sudah saya sebutkan sebelumnya)…




Sekarang pertanyaanya: apakah ajaran kritus mengenai baptisan, dan keselamatan menurut kristen?

Perbedaan itu sah-sah saja, tapi denominasi terus muncul berlatar belakang protes terhadap denom asal, dan kemudian saling tunjuk bahwa dirinyalalah yg bnar..

Jadi apa sebab adad dan makin beertambahnya denominasi, kalau katanya perbedaan itu sah-sah saja? Uang mungkin? Hehehehe....

Sebenernya terjadi perbedaan pendapat itu pati dan wajar saja terjadi, jauh sebelum ada protestanisme, perbedaan pe dapat itu sdh terjadi dia tara jemeaat, dan itu sah-sah saja teradi..
Cuma, para rasul termasuk Paulus membhat solusi yaitu dengan cara bermusyawararh saling melelengkapai' saling memperkaya dan mempersolid kesatuan jemeaat. Demikian juga adengan konsili-konsili.. yg berfungsi untuk menyatukana pandangan-pandangan yang berbeda dengan bermusyawarah.

Dlm tubuh gerreja katolik sangata seri g terjadi perbedaan, makaka gereja zering mengadaakan konsili-konsili-. Mengahsilkan keputusan.

Gereja katolik dan gereja protestan sama saj, sering terjadi perbedaan pe dapat.. hanya saja solusinya yang berbeda, kalau gerej katolik de gan konsili, kalau protestan dengan cara memisahkan diri, buata denominasi baru.


Manusia (pembaca Kitab Suci) keberadaannya sangat kompleks, termasuk alasan-alasannya pun kompleks. Kita bicarakan satu fenomena, mungkin akan mengabaikan fenomena penyeimbang lainnya, sehingga walaupun kita pikir kita objektif, tapi selalu dapat kita pertanyakan objektifitas kita. Bukan hanya Katolik yang dapat mengklaim bahwa Magisterium mereka dipimpin oleh Roh Kudus, tapi Protestanpun bisa, ‘kan?

Tentang ‘solusi’ atas perbedaan yang ‘sah-sah saja’ memang tidak harus disertai ‘perpisahan’, tapi juga tidak harus selalu dengan ‘tetap dalam payung yang sama’.

Orang bebas untuk menilai bahwa ‘perpisahan’ bisa saja terjadi karena ‘kegagalan’ (dalam semua tingkat) dalam menjaga agar tidak berpisah.

Prinsipnya: pemurnian gereja pasti (atau mungkin ‘sedang’) terus berlangsung. Yang kudus makin kudus, yang jahat makin jahat. Penyesatan (menurut saya) bisa datang dari dalam gereja, dan bisa saja umat tidak menyadarinya, hingga dibutuhkan umat dari gereja lain (baca: penerus rasul lain selain Petrus…) untuk menegur mereka (itu kalau masih mengakui saudara seiman yang di dalam diri mereka berdiam Roh Kudus, atau sesama anggota ‘Gereja’, atau sesama anggota Tubuh Kristus).

Kalau konsili yang satu dengan konsili berikutnya berjarak lebih dari satu abad, ya, jelaslah itu tidak dapat diandalkan untuk menyamai laju kecepatan perubahan jaman, terlebih lagi untuk mengarahkan jaman dan peradaban… Tapi ini hanya perspektif saya saja.

Membuat denominasi baru pun tidak apa-apa, asalkan tidak dinilai (dikategorikan) ‘perpecahan’ oleh Allah dan tidak pula dinilai menabur ‘BENIH’ perpecahan.




Kalau kita mau melihat secara lebih jujur, sesungguhnya dlm tradisi protestanismelah yg tidak menetolelir perbedaan.. sehingga, mereka lebih me ilih berdiri sendiri ketimbang mencari solusi untuk sepakat. Itu!

Kemampuan orang dalam mengatasi masalah (termasuk perbedaan) tentu berbeda-beda. Tapi ‘pengalaman’ memang dapat menentukan kedewasaan. Toh Gereja Katolik, setelah sekian abad, tidak dapat menahan skisma dan Reformasi… atau menyatukan mereka kembali… Mungkin karena BENIH-nya adalah diri mereka sendiri?
 
Salam,

(Epafras)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 25, 2013, 05:53:15 PM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertaimu Epafras.

Saya komentari pada yang masih saya artikan berbeda, ya?
A. DUA BANGUNAN, DUA DASAR, SATU PENDIRI
Mari kita mulai dengan satu hal ini:
BANGUNAN “A”:
Ada SATU bangunan, dengan dasar Yesus Kristus. Bangunan ini terus ‘dibangun’, hingga saat ini.
BANGUNAN “B”:
Lalu ada SATU bangunan lain, dengan dasar Petrus (ditarik dari tafsiran Mat 16:18). Nama bangunan ini adalah ‘Gereja Katolik’. Bangunan ini juga terus dibangun hingga saat ini.
Baik BANGUNAN “A” maupun BANGUNAN “B” mengklaim diri sebagai ‘didirikan oleh Yesus Kristus’.
Jadi,
Ada berapa ‘dasar’ bangunan? DUA.
Ada berapa bangunan? Dua.
Klaim ‘pendirinya’ ada berapa? Satu, yaitu Yesus Kristus.
Wah, semoga Injil yang kita pakai sama sehingga Mat 16:18 itu sama. Sebab, pernah terjadi, bertukar pikir sekian lama, ternyata meski sama-sama membahas ayat yang sama, tetapi bunyi ayatnya berbeda, karena Injil yang digunakan diterjemahkan oleh pihak (lembaga) yang berbeda. Semoga Mat 16:18 yang saya maksud adalah sama dengan yang Epafras maksud, yaitu berkata begini, "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya."

Jika Epafras dan saya sama-sama memaksudkan Mat 16:18 yang itu, maka sekarang kita mencoba mengartikannya. Menurut pemahaman saya, Mat 16:18 ini mengatakan bahwa yang didirikan Kristus hanya satu jemaat (Gereja) kepunyaan Kristus, didirikan di atas batu karang. Kristus tidak mendirikan jemaat-jemaat (Gereja-Gereja). Alam maut tidak akan menguasai jemaat yang didirikan Kristus itu. Jadi, jemaat (Gereja) yang didirikan Kristus itu didasarkan pada batu karang. Artinya, batu karang, dijadikan oleh Kristus sebagai dasar jemaat (Gereja) yang didirikanNya.

Mengapa menurut Epafras ada dua jemaat (Gereja)?

SEKARANG, kita masuk ke masa ‘dewasa ini’:
1. Kristen non-Katolik (misalnya saya, Karismatik, Pentakosta, Reformed, Baptis, dll, yang umumnya adalah penganut Sola Scriptura) TIDAK MUNGKIN dikategorikan ‘masuk’ sebagai BANGUNAN “B”, bukan? Nah, kalau bukan merupakan BANGUNAN “B”, apakah otomatis masuk sebagai anggota dari BANGUNAN “A”?
Bagaimana ceritanya hingga Epafras di postingan itu mengatakan BANGUNAN “A”:Ada SATU bangunan, dengan dasar Yesus Kristus. Bangunan ini terus ‘dibangun’, hingga saat ini. Pada bagian mananya Mat 16:18 Epafras pahami mengartikan seperti itu? Saya tidak menangkap bahwa Mat 16:18 itu mengisahkan adanya dua jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Kristus. Ayat itu menyatakan bahwa Kristus akan mendirikan jemaat (Gereja) yang didasarkan pada batu karang.
B. TERLEPAS DARI ‘DASAR KRISTUS’?

2. Memang benar, non-Katolik banyak mengklaim bahwa gereja mereka dibangun di atas dasar Kristus, dan menyebut gereja mereka merupakan bagian dari Gereja Kristus, Lalu Anda mengatakan, “tetapi terlepas dari bangunan yang disebutkan oleh Paulus bahwa dasarnya telah diletakkan oleh Paulus.”. Apa buktinya bahwa ‘bangunan’ (non-Katolik) itu terlepas dari dasar Kristus?
Weh, kayaknya saya tidak mengatakan bahwa jemaat-jemaat yang ada dewasa ini terlepas dari dasar Kristus. Epafras ingin memelintir postingan saya? Saya tidak mengharapkan itu.


Yang saya postingkan ialah jemaat yang didirikan bukan lagi sebagai terusan dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus, walaupun menamakan diri sebagai memperkepalakan Jesus Kristus. Seperti saya katakan di awal posting kepada Epafras, pemikiran saya sederhana saja. Menurut sejarahnya, jemaat (Gereja) Roma didirikan oleh Paulus dan Petrus, meskipun tidak pada masa yang sama. [Kawan-kawan yang mempunyai tahun-tahun Paulus dan Petrus melayani di Roma bisa bantu?] Jemaat (Gereja) itu masih eksis sampai sekarang, yang dikenal sebagai Katolik Roma. Mengetahuinya, mudah saja, yaitu menarik garis waris kepausan, dari Benediktus XVI sekarang naik terus sampai ke Petrus, dan Kristus. Nah, jemaat-jemaat yang ada dewasa ini, secara sederhana saja kelihatan tidak jelas garis warisnya dari pimpinannya sekarang sampai ke para Rasul dan Jesus Kristus sendiri.

3. Kalimat ini Anda sEbut sebagai ‘bukti’ (tapi bukan bukti, melainkan pernyataan yang sama tapi dengan kalimat yang berbeda): “bangunan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus yang masih eksis (disertai Tuhan sampai akhir zaman)”, sebenarnya BANGUNAN “A” atau BANGUNAN “B”? Bagaimana Anda membuktikannya?
Saya kira, Epafras yang perlu membuktikan bahwa Mat 16:18 itu mengandung arti bahwa Kristus mendirikan jemaat-jemaat, dan bukan jemaat saja.

4.a. Bagaimana Anda tahu dan dapat membuktikan bahwa bangunan dewasa ini, “… terlepas dari bangunan yang disebutkan oleh Paulus bahwa dasarnya telah diletakkan oleh Paulus”, sementara mereka tidak mengklaim bahwa ‘dasar’ bangunan itu adalah Petrus?
Garis waris kepausan jemaat-jemaat yang ada sekarang, sudah sangat banyak yang tidak dapat ditelusur sampai ke para Rasul.

4.b. Bagaimana pula Anda membuktikan bahwa mereka tidak disertai oleh Tuhan Yesus sampai akhir jaman?
Kayaknya saya tidak memposting tidak disertai oleh Tuhan Yesus. Mana saya berani membatasi kehendak Tuhan Jesus Kristus?

4.c. Apakah klaim ‘tidak dapat sesat’ (dan/atau ‘infalibilitas’) merupakan ‘satu-satunya’ bukti bahwa Yesus menyertai Gereja Katolik sampai akhir jaman? Koq, sepertinya ‘mudah’ sekali menyebut klaim demikian, ya, mudah karena gereja lokal lainnya dapat menirunya, tanpa harus memberi bukti dari dinamika dan fenomena gereja sepanjang sejarahnya.

5. Apakah bangunan yang dibangun di atas dasar Petrus (BANGUNAN “B”), secara logis berarti terlepas dari bangunan yang dibangun di atas dasar Kristus?
Bolehkah saya minta ayat yang mengatakan ada jemaat (Gereja) yang didirikan di atas dasar Kristus? Kalo Mat 16:18, menurut pemahaman saya, jemaat yang didirikan Kristus itu didasarkan di atas baru karang. [bahasan tentang ini trit yang lain].

6. Jika BANGUNAN “B” sulit dibuktikanTELAH terlepas dari dasar Kristus sejak awal, bukankah lebih sulit lagi membuktikan BANGUNAN “A” terlepas dari dasar Kristus?
Yang mana yang Epafras maksudkan sebagai BANGUNAN "A" dan yang mana pula BANGUNAN "B"? Seperti tidak konsisten?
C. KATOLIK PUNYA UKURAN-UKURANNYA SENDIRI
Katolik melaksanakan apa yang dimaksud oleh Mat 28:20, ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

7. Kalau BANGUNAN “B” dibangun atas dasar ‘bukan Kristus’, melainkan Petrus, apakah bangunan itu tidak terlepas dari Kristus?
Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. menunjukkan bahwa Jesus Kristus mendirikan jemaatNya di atas batu karang, bukan di atas diriNya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 25, 2013, 05:53:35 PM
8. ‘Keterlepasan’ dari ‘dasar Kristus’, bukan hanya dibuktikan dari ‘dasar’-nya saja yang berbeda (yaitu Petrus), melainkan ‘bangunan itu sendiri’ punya sistem yang tidak sesuai dengan Kitab Suci.
Katolik melaksanakan apa yang dimaksud oleh Mat 28:20, ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

9. Misalnya, Gereja Katolik punya ukuran-ukurannya sendiri, dalam arti hanya dapat ditimbang dan diukur oleh timbangan atau ukuran-ukuran internal Gereja Katolik saja, misalnya dalam memahami dan menilai “EENS”.
Katolik melaksanakan apa yang dimaksud oleh Mat 28:20, ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

10. Kalau produk hukum Gereja Katolik akan diukur dengan Kitab Suci saja dan (misalnya) terbukti ‘keliru’, maka hasil pengukurannya itu tidak akan pernah diakui ‘benar’ dan ‘valid’, karena Gereja Katolik memiliki tambahan ukuran lainnya, yaitu Tradisi Suci. Nah, logikanya, jika hanya sekedar bertentangan dengan Kitab Suci saja (misalnya tafsiran ‘petra’ dianggap merujuk pada Kefas/Petrus, Megisterium, dan “EENS”, serta ‘monopoli’ kata ‘katolik’ yang diambil dari kata sifat menjadi nama diri), akan tetapi jika masih didukung oleh Tradisi Suci, maka tetap dianggap sesuai dengan ajaran LISAN para rasul atau para bapa gereja.
Katolik melaksanakan apa yang dimaksud oleh Mat 28:20, ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

11. Lalu, dalam ‘sistem’-nya, jika dalam Kitab Suci, ‘magisterium’ terdiri dari 12 murid Kristus, tetapi Magisterium Gereja Katolik diwakili oleh penerus 11 rasul lainnya (Plus Paulus jadi 12), melainkan hanya berisi ‘para penerus rasul’ yang berkiblat pada Petrus saja. Nah, apakah Magisterium yang tidak menyertakan para penerus 11 rasul lainnya ini dapat disebut ‘valid’ dan produk-produk hukumnya dapat disebut ‘benar’ (terlebih lagi disebut ‘infallible)?
Meski ketika mandat penggembalaan diberikan, murid Jesus Kristus bukan hanya Petrus, tetapi Jesus Kristus memberikan hak penggembalaan hanya kepada Petrus, kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."

12. Masih dalam ‘sistem’-nya, Gereja Katolik banyak yang keberatan dengan Kanon PL versi Sola Scripturis (tanpa menyertakan Deuterokanonika), karena Kanon para Sola Scripturis itu ditarik dari konsili lokal ‘Jamnia’ yang diselenggarakan kalangan Yudais untuk memvonis kekristenan sebagai ‘sesat’. Keberatan Gereja Katolik didasarkan pada “apakah mungkin hal yang infallible diperoleh dari yang tidak infallible?” Kenyataannya, Gereja Katolik sendiri pun menarik (‘beberapa’, jika tidak ‘seluruhnya’) produk infallible mereka dari ajaran atau tafsiran yang sebelumnya tidak pernah dinyatakan infallible, seperti ajaran (tafsiran?) para Bapa Gereja atas ajaran LISAN atau tertulis dari para rasul.
Lhah, kalo memang ada kelompok yang lebih mengutamakan produk Judaisme daripada produk Kristen, kayaknya Katolik tidak melarang, seperti Jesus Kristus tidak melarang Yudas Iskariot meski Jesus tahu Yudas akan menjualNya.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 25, 2013, 06:25:32 PM
13. Kalau bukan karena ‘sosok individu manusia’, maka mengapa dikategorikan ‘perpecahan’ sementara Paulus dan inisiator Kitab Suci (yaitu Allah Tritunggal) tidak mengatakan demikian? Mengapa Anda bersikukuh membuat ukuran yang tidak sesuai dengan standar ‘Mereka’?
Epafras, Mat 16:18 itu mengatakan bahwa Kristus mendirikan jemaat (Gereja), bukan mendirikan jemaat-jemaat (Gereja-gereja)

14. Coba kalimat Anda yang saya bold-merah itu Anda terapkan pada Gereja Katolik. Itu lebih relevan. Ini kalimatnya(kalimat tambahan dari saya bold-biru):

Bahkan banyak orang yang telah dibaptis dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus dalam ‘Gereja Katolik’, TIDAK MENYADARI bahwa kumpulannya sudah didirikan bukan lagi sebagai terusan dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus (yaitu Yesus Kristus, melainkan Petrus), walaupun menamakan diri sebagai memperkepalakan Jesus Kristus… bahkan tidak menyadari bahwa penggunaan nama diri dari kata sifat ‘katolik’ telah menghadirkan bangunan kedua (BANGUNAN “B”) disamping bangunan pertama (BANGUNAN “A”)…
Maaf, saya jawab pertanyaan Epafras dengan pertanyaan, "Apakah seluruh kumpulan yang mengaku sebagai pengikut Kristus sekarang ini dapat ditarik garis warisnya[/i] sampai kepada Jesus Kristus?" Apakah ajaran yang diterapkan di kumpulan-kumpulan itu ujug-ujug diperoleh dari Kristus?

15. ‘Ketidak-sadaran’ tiap gereja (termasuk Katolik juga) mungkin merupakan hal umum. Tapi masalahnya adalah apakah dimungkinkan ‘akses’ untuk teguran, nasihat, kritik, koreksi dan ‘pengujian’ bahkan revisi atas ‘hal-hal yang mulai tidak disadari’ itu memang ‘terbuka’ atau tidak? Misalnya, kalau non-Katolik menilai “EENS” sebagai ‘keliru’ apakah mereka punya akses? Kenyataannya ‘dogma’ infalibilitas tidak memungkinkan untuk ‘hasil pengujian’-nya adalah ‘keliru’, bukan? Jadi, sekarang memang benar-benar ada DUA BANGUNAN.
Wadduh, jangan cemberut dong kalau tidak digubris. Dari semula, Gereja itu hanya satu, kemudian ada pihak yang memisahkan diri membentuk kumpulan baru, dan itu berkembang biak terus menjadi seperti sekarang ini. Lhah, analoginya, kalau seorang 'anak' memisahkan diri dari 'keluarga besar'nya, kemudian 'anak' itu berkembang biak, dan setelah banyak mau mengritik 'keluarga besar'nya, apakah ada keharusan 'keluarga besar'nya merespons kritikan 'anak' yang sudah memisahkan diri?
16. Ooo… jadi Anda berorientasi kepada ‘kronologis’? Boleh-boleh saja, Bro… Tapi apakah orientasi Anda itu ‘meniadakan’ atau memarjinalkan ‘pengajaran dan/atau pelayanan’ sebagai tafsiran yang juga ‘memungkinkan’? Atau kedua tafsiran (Anda dan saya) adalah benar? Atau justru tafsiran Anda itu keliru?

17. Tapi kalau Anda sebut Paulus adalah orang yang pertama mengabarkan Injil Sukacita di Korintus, dan dia disebut ‘menanam’, lalu Apolos ‘menyiram’, kemudian dimana peran Kefas/Petrus?
Hehheehheee... 'menanam' dan 'menyiram' itu hanya membedakan waktu saja, Epafras. Bahkan dimungkinkan Paulus 'menanam', dan dia pula yang 'menyiram'. 'Menanam' dan 'menyiram' itu sebenarnya ya sama saja, sama-sama mengabarkan kabar suka cita = Injil = Jesus Kristus. Mengapa jadi terpaku pada pengertian hanya Paulus yang 'menanam', dan hanya Apolos yang 'menyiram'? 'Menanam' dan 'menyiram' itu ya sama-sama mengabarkan kabar gembira, kabar keselamatan. Hehheehheee...

18. Bagaimana kalau orang lain berpendapat bahwa surat Paulus itu bukan surat pekabaran Injil Sukacita (‘menanam’), melainkan surat apostolik yang terkategorikan ‘menyiram’? Jadi, menurut saya, alternatif tafsiran yang Anda sajikan masih belum kokoh, Bro…

Hehehe… sorry, Bro… tafsiran Anda memang makin rumit  :grining:, tapi juga belum cukup kuat.
Saya kira, Epafras cukup mampu menangkap apa yang saya maksudkan, dan menurut saya, ini sudah saya respons. Hehheehheee... sepanjang Epafras mengerti apa yang saya maksud, itu sudah cukup bagi saya, apakah itu berterima atau tidak, bisa kita cari bagian mananya yang belum berterima.   :grining:
19. Justru karena adanya kecenderungan manusia selalu mengidolakan, bahkan mengkultuskan guru/pemimpin merekalah, maka ayat dalam I Korintus itu disajikan Allah, agar kecenderungan demikian dapat dikikis, dan tiap umat kepunyaan Allah sungguh-sungguh hanya berorientasi (formal, legal, konseptual, hingga implikasi dan praktisnya) kepada Allah saja, dan tidak boleh mereduksinya sama sekali, sesedikit apa pun, bahkan harus ditambah-tambahkan…
Weleh, weleh, weleh... lantas apa arti gembala bagi suatu kumpulan? Apakah tidak boleh meneladani seseorang yang dipandang lebih dekat dengan Tuhan? Apakah tidak boleh mempelajari sikap baik seorang yang dipilih Tuhan?

Jika hal seperti itu Epafras pandang sebagai menggerus kecintaan kepada Tuhan, kayaknya kita memang berbeda pemahaman. Hehheehheee...
Bagi Anda terasa berbeda dari yang saya ungkapkan?  Nah, mungkin itu karena ‘ketidak-sadaran’ yang ‘mengental’ (mendarah-daging), begitu?
:D  :grining:  :) Saya masih mengerti yang Epafras sampaikan. Saya berharap, Epafras juga mengerti yang saya sampaikan.

Damai sertamu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 25, 2013, 07:35:26 PM
Damai sejahtera menyertaimu Epafras.
20. Tidak mempertuhankan? Maksud Anda? Ukurannya? Mungkin sudah terkena ‘ketidak-sadaran’ yang mengental atau pengebalan atau keterbiasaan?
Atau, bagaimana kalau Epafras saja menggambarkan pemahaman Anda tentang ukuran mempertuhankan itu?

21. Dalam banyak forum Yesus sering digugat bahwa DIA tidak pernah mengaku dirinya sebagai ‘Allah’. Tapi ‘cara’ DIA mengungkapkannya memang berbeda dengan ukuran orang lain, ‘kan? Maksud saya, ‘sebelum’ dituduh demikian, apakah tidak ada inisiatif untuk mengurangi indikasinya? Misalnya, lihat gelar yang diberikan pada Paus dan Maria, yang nyerempet-nyerempt pada istilah yang melekat pada Allah… Apa tujuannya? Bagi Katolik itu ‘belum’, atau ‘tidak’ mempertuhankan, tapi bagi orang lain atau bagi Allah Tritunggal? Kita mungkin tidak pernah tahu, bukan? Tapi keberatan hati nurani ratusan juta orang tetap dipandang bukan sebagai ‘indikator’?
Hmmm... di satu sisi, Epafras bilang tidak tahu, sementara di sisi lain, Epafras memastikan bahwa itu mempertuhankan. Yang mana yang benar menurut pemahaman Epafras?
Segala sesuatu dalam Gereja Katolik pasti disertai alasan, bahkan yang amat-sangat ‘kuat’. Persoalannya adalah alasan-alasan itu sendiri tidak dapat digugat karena memang tidak mungkin keliru… Karena tidak mungkin keliru, maka umat tinggal terima hasilnya saja dengan cara ‘mengimani’ yang diputuskan oleh Magisterium…
Katolik (Roma) hanya menerapkan perintah Jesus Kristus, "ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Mengingat bahwa sesuai janji Kristus yang akan menyertai Gereja sampai akhir zaman, maka umat menerima pengajaran dari pihak yang disertai Kristus. Selain itu, umat Katolik (Roma) juga menghayati "Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku." Nah, kalo ada umat yang menolak pihak yang diutus sekaligus disertai Tuhan, kayaknya orang itu tidak layak menamakan diri sebagai pengikut Kristus. Bagaimana menurut pemahaman Epafras?
23. Yang disoroti adalah ‘Kefas’ karena saya tidak tahu apakah Paulus, Apolos dan Kristus, memiiki pengikut yang orientasi mereka kepada sang pemimpin demikian kuat hingga menyebut mereka dengan ‘Holy Father’ dan menyatakan ‘infallible’ untuk tiap pernyataan ‘ex-cathedra’-nya (yang dipermasalahkan bukan kewenangan mengajarnya, melainkan infalibilitasnya).
Weh... saya cenderung menangkap posting Epafras yang ini sebagai sesuatu yang tidak Epafras mengerti. Bisa lebih konkrit?
Tentu semua orang tahu bahwa Allah Mahatahu, tapi terkadang kita perlu mengetahui implikasinya juga, bukan?
Hehheehheee... no comment.
DISTRACTED-ORIENTATION[/b
Bisa lebih konkrit, Epafras?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 25, 2013, 07:35:39 PM
24. Tentang ‘orientasi’, nampaknya ada sistem nilai individual (atau komunal?) di atara kita yang berbeda. Bagi Anda ‘sesuatu’ menyatakan tetap ber-‘orientasi’ kepada Allah/Kristus. Bagi saya (dan kebanyakan Protestan) ternyata tidak demikian. Lalu mana yang lebih mengarah kepada ‘perkenan’ Allah (nanti diskusinya pasti berkepanjangan, apa maksud ‘perkenan’ Allah? Ukurannya apa? Kitab Suci atau plus Tradisi Suci)?
Betul, kelihatannya banyak kosa kata yang kita maknai bernuansa berbeda.
Contoh pertama: keselamatan model “EENS” sudah menambahkan eklesio-sentris kedalam Kristo-sentris.
Wadduh... jangan pakai bahasa yang sulit-sulit. Di permulaan diskusi juga sudah saya sampaikan bahwa saya hanya menyampaikan pikiran sederhana. Bisakah Epafras menyajikannya dalam bahasa yang dapat saya cerna?
Contoh kedua: Anda mengatakan ‘orientasi Gereja Katolik adalah Yesus Kristus’? Well, Gereja Katolik itu sendiri sudah ‘menggeser’ Yesus sebagai ‘dasar Gereja’ dengan menggantikan-Nya dengan Petrus…
Lhah... kelihatan lagi perbedaan kosa kata yang kita pahami. Saya kira, pada Mat 16:18 itu, kita belum sepaham.

Begini saja dulu, "batu karang ini" yang terdapat pada Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya, kalau diperlihatkan dengan menunjuk, menurut Epafras, dada siapa yang ditunjuk oleh Jesus Kristus? DadaNya sendiri atau dada Petrus?

Contoh ketiga: pemberian ‘gelar’ (Holy Father, Vicar of Christ, Bunda Gereja, Bunda Allah, santa-santo), ritual, simbol, dll. adalah ‘media’ untuk menyembah Allah, bukan? Sekarang ada DUA hal yang terlibat dalam penyembahan: Allah dan ‘MEDIA’ penyembahan. (catatan bocoran: kini ‘MEDIA’ penyembahan ini mulai dikontraskan dengan konsep ‘tatanan Perjanjian Baru’ alias ‘New Covenant’).

Energi dan waktu serta mental- psychological-effort untuk ‘MEDIA’ tersebut pasti sedikit banyak ‘menyita’ bagian-bagian yang sebenarnya dapat lebih diarahkan dan diberikan secara LANGSUNG kepada Bapa (menyembah di dalam ‘roh’, Yoh 4:23,24), terlebih lagi pelanggaran atau sikap yang keliru atas ‘gelar’, ritual, simbol, dll., umumnya disertai konsekuensi (tidak seluruhnya?) moral dan/atau rohani (jika tidak dapat disebut ‘intimidasi’) yang menimbulkan rasa ‘bersalah’ (jika tidak mau disebut rasa ‘berdosa’ hingga memenuhi syarat perilaku keagamaan yang ‘legalistik’)…
Bahasan topik lain lagi, nih. Mungkin sudah ada tritnya. Kita cari sama-sama yuk?
Coba Anda pertimbangkan, apakah Gereja harus makin ‘murni’ berarti Gereja harus makin ‘peka’ terhadap perkembangan ‘ukuran’ di dunia? Maksud saya, jika ‘dunia’ (katakanlah ‘gereja non-katolik’ memiliki ukuran-ukuran yang ‘lebih tajam’ (misalnya dapat membuktikan atau memberikan alasan objektif bahwa beberapa gelar dan ‘MEDIA’ itu TIDAK BOLEH dianut dan diajarkan dalam gereja mereka) dibandingkan Gereja Katolik tentang batas-batas ‘orientasi’ (yang relatif ‘longgar’) di atas, apakah Gereja Katolik tidak ingin masuk dalam arus ‘pemurnian’ Gereja ini (walaupun itu berarti makin memangkas diri dengan mengurangi berbagai perilaku keagamaan dari orientasi yang mengurangi penyembahan ‘langsung’ pada Allah)?
Lhah... dari awal, yang meninggalkan Gereja Katolik itu siapa? Apakah kalau yang meninggalkan Gereja itu 'menggurui' Gereja akan memasukkan Gereja ke 'pemurnian' seperti yang Epafras maksudkan? Sejak semula, Jesus Kristus sendiri sudah menjanjikan akan menyertai sampai akhir zaman, apakah Epafras percaya pada janji Jesus Kristus? Apakah mungkin, walau baru 2.000 tahun lalu Jesus Kristus lupa pada janjiNya yang mengatakan akan menyertai sampai akhir zaman?

25. Dalam kaitan itu, apakah orang Kristen yang tidak menerapkan ‘MEDIA’ seperti yang diajarkan dalam Katolik akan masuk sorga? Rasul Yakobus yang tidak sempat mengenyam bahkan nama ‘Gereja Katolik’, apakah dia masuk sorga? Rasul Paulus yang melarang peraturan tentang hari-hari yang terkait perayaan-perayaan, dan cerita-cerita dongeng, dll., serta yang diutus melayani non-Jews sehingga tidak mewariskan kebiasaan Yudaisme dalam ibadah gereja yang dirintisnya, apakah ia masuk sorga? Bahkan rasul Petrus, yang tidak sempat memiliki rumah ibadah resmi model Gereja Katolik sekarang (masih beribadah di rumah-rumah), sehingga tidak sempat menerapkannya bahkan tidak pernah mendengar berbagai julukan/gelar untuk Maria, apakah masuk sorga?
Sorga? Emang ada manusia yang tahu sorga secara persis? Apakah ada manusia yang tahu kriteria pasti yang diberlakukan oleh Tuhan dan dapat diketahui orang lain secara pasti? Pertanyaan Epafras itu salah arah. Untuk mendapat jawaban pasti, itu pertanyaan ke Tuhan Jesus Kristus.

Walaupun di Mat 16:19 tertulis Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga, saya belum dapat mengetahui apakah Petrus masuk Sorga atau tidak. Siapa tahu dia hanya ditugaskan memegang kunci tanpa dapat masuk ke dalamnya, kan?:D  :grining:  :) Tetapi, mengingat Jesus Kristus tidak pernah berbohong, kayaknya Petrus tidak akan mengikat dirinya sendiri. Dengan iman kepada Tuhan Jesus Kristus, saya percaya orang-orang yang Epafras sebut itu sudah masuk Sorga.

Lalu, sehubungan dengan ‘pemurnian’ di atas, kalau tidak mau ‘ketinggalan’, maka mau ‘lari’ dengan kecepatan berapa? Atau dengan ‘percepatan’, mungkin? Makin banyak, lho, orang yang mengejar bukan hanya ‘kesucian’, melainkan juga ‘kemurnian’…
Maksudnya?
Demikian, Bro, Husada…
Salam… Damai, damai, damai…
(Epafras)
Terima kasih Epafras. Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on February 26, 2013, 09:18:12 AM
@ Bro Leo,

1. Kasusnya diungkapkan (yaitu 'perpecahan' yang disebabkan orientasi pada sosok individu), lalu solusinya diberikan, yaitu ‘menanam’ dan ‘menyiram’. Hal apakah yang dapat disebut ‘solusi’ untuk ‘perpecahan’ selain pengajaran dan/atau pelayanan? Itulah pula yang dilakukan Katolik untuk ‘membina’ Marthin Luther (eks-komunikasi?) sebelum dia memisahkan diri dari Katolik, bukan?
Imho yang dibicarakan Paulus adalah mengingatkan kembali bahwa umat jangan terpecah pada individu2 hamba Tuhan tetapi yang dilihat pekerjaan mereka yaitu menanam, menyiram...semua itu diletakkan pada dasar yang sama yaitu Yesus Kristus...

pertanyaannya apakah Yesus mengajarkan ajaran yang berbeda2 bagi tiap murid...di ayat mana silahkan anda sebutkan...ayat Yesus mengajarkan ajaran A bagi Petrus di lain kesempatan ayat B pada Yohanes atau ayat C pada Paulus...

Menanam dan menyiram justru menyiratkan menanam dan menyiram pada ladang yang sama dan tumbuhan yang sama bukan beda ladang atau beda tanaman.

Orang yang menanam biji apel tidak akan mungkin berbuah jeruk begitu seturusnya.
Quote

2. Berbicara tentang ‘menanam’ dan ‘menyiram’, tetapi dikaitkan dengan ‘pertumbuhan’ yang justru dilakukan oleh Allah (berarti bersifat ‘rohani’, ‘kan?), kira-kira apa yang dimaksudkan dengan ‘menanam’ dan ‘menyiram’ itu? Jawabannya pasti tidak akan mengenyampingkan pengajaran dan/atau pelayanan, ‘kan?

3. Kalau ketiga sosok individu itu (Paulus, Apolos, Kefas) datang ke Korintus, apa yang mereka lakukan disana tetapi yang bisa ‘ditumbuhkan’ oleh Allah? Kalaupun Anda menemukan jawaban lain, pasti selalu menyertakan ‘pengajaran’ dan/atau ‘pelayanan’, bukan?

4. Ayat 8 menyebut ‘upah’ dan ‘pekerjaan’. Nah, ’pekerjaan’ apa yang terkait dengan 'upah' dimana yang memberi upahnya adalah Allah? Pasti juga tidak akan membuang atau mengabaikan ‘pengajaran’ dan/atau ‘pelayanan’.

5. Masih dalam kaitan antara ‘perpecahan’ yang disebabkan orientasi pada sosok individu yang dikontraskan dengan ‘menanam’ dan ‘menyiram’, dalam ayat 9 Paulus menyatakan: “Kami adalah kawan sekerja Allah…”.  Nah, pekerjaan apakah yang dapat dikategorikan demikian? Pastilah tidak akan mengabaikan ‘pengajaran’ dan/atau ‘pelayanan’.

6. Dalam ayat 5 dinyatakan kata ‘pelayan’. Nah, kata apa yang pantas untuk merangkaikan kata ‘menanam’ dan ‘menyiram’ tetap terkait dengan ‘pelayan’? Pasti tidak akan mengenyampingkan ‘pengajaran’ dan/atau ‘pelayanan’.

7. Paulus sedang menuliskan surat kerasulan (surat apostolik) kepada jemaat itu. Jadi pastilah ia sedang ‘mengajar’, dan tidak mungkin hal ini tidak termasuk dalam kategori ‘menanam’ atau ‘menyiram’, ‘kan?.

Lalu di bagian mana perbedaan pengajaran ajaran iman dari Paulus dan Apolos atau Kefas hingga mereka repot2 menyatukan pendapat dalam konsili Yerusalem.

Jika perbedaan ajaran iman itu fine2 saja maka mereka tidak akan kumpul bareng, rapat , etc untuk membicarakan masalah perbedaan pendapat.

Karena bagi Paulus dan Kefas ajaran Kristen itu adalah satu , seia dan sekata...
Jadi kalau ada perbedaan pendapat mereka akan kumpul dalam sebuah konsili.


Quote


Contoh yang saya berikan bukan antara Apolos dan Paulus, melainkan Injil Sinoptis dengan Injil Yohanes; dan ajaran Paulus dengan Petrus (karena kita tidak memiliki contoh ajaran Apolos).

Prinsipnya, perbedaan ajaran bukan berarti saling bertentangan atau berkontradiksi, melainkan saling melengkapi. Petrus tidak menulis tentang Roh Kudus, iman karunia-karunia Roh Kudus, dan utamanya konsep tentang Tubuh Kristus dan karunia pelayanan, serta doktrin keselamatan dalam kaitan dengan nabi-nabi Israel dan Kristus..., padahal Paulus mengajarkannya.

Demikian juga, Injil Sinoptis tidak banyak mengajarkan tentang ‘AKULAH’ (dalam pengajaran Yesus) suatu tema yang justru ditekankan dalam Injil Yohanes.


Semoga cara berpikir Anda tidak berorientasi kepada ‘sosok individu’ karena menyatakan ‘jemaat Paulus’… ‘jemaat Apolos’…. Sebab, justru konsep demikianlah yang sebenarnya dikritik Paulus (istilah yang dia gunakan adalah ‘golongan’).

Yang harus sehati dan sepikir tentu saja jemaat yang sudah mengalami ‘perpecahan’ itu. Ajaran memang sudah dan akan terus diberikan para pengajar kepada jemaat. Sekalipun para rohaniwan itu sudah mengajar disana, tetapi ternyata ‘pengajaran’ mereka diresponi dengan cara yang salah, yaitu pengidolaan tokoh pengajarnya (‘perpecahan’).

Perbedaan ajaran tidak sama dengan saling melengkapi ....
Injil yang berbeda antara sinoptis dan Yohanes tidak menjadi bukti ada perpecahan ajaran...karena tulisan2 tersebut saling melengkapi...

bedakan dengan ajaran berbeda antara TUlip dan non Tulip atau OSAS dan non OSAS atau makanan haram dan tidak.

Karena hal tersebut adalah contoh ajaran yang saling bertolak belakang bukan saling melengkapi seperti injil sinoptis dan Injil Yohanes...

sampai di sini dulu apakah sudah jelas  :)

salam  :)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 26, 2013, 12:00:18 PM
Epafras, solideogratia ini dari dulu sudah dibilangi bahwa haruslah dibedakan antara AJARAN YG BERTOLAK BELAKANG, dengan jemaat yg berbeda (seperti yg ditulis dalam surat Paulus itu)

Yang dikritik Paulus adalah jemaat yg berbeda, karena Paulus berpendapat bahwa meskipun jemaat beda, tetapi PENGAJARAN kira-kira sama dan bisa saling melengkapi.

Sedangkan yg terjadi pada pengikut martin luther adalah PENGAJARAN yg BUKAN SALING MELENGKAPI, tetapi pengajaran yang BERTOLAK BELAKANG dari pengajaran yg sudah ada.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 02:51:49 PM

@ Bro. Husada,


Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertaimu Epafras.
Semoga Mat 16:18 yang saya maksud adalah sama dengan yang Epafras maksud, yaitu berkata begini, "Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya."

Jika Epafras dan saya sama-sama memaksudkan Mat 16:18 yang itu, maka sekarang kita mencoba mengartikannya. Menurut pemahaman saya, Mat 16:18 ini mengatakan bahwa yang didirikan Kristus hanya satu jemaat (Gereja) kepunyaan Kristus, didirikan di atas batu karang. Kristus tidak mendirikan jemaat-jemaat (Gereja-Gereja). Alam maut tidak akan menguasai jemaat yang didirikan Kristus itu. Jadi, jemaat (Gereja) yang didirikan Kristus itu didasarkan pada batu karang. Artinya, batu karang, dijadikan oleh Kristus sebagai dasar jemaat (Gereja) yang didirikanNya.


Damai sejahtera untukmu Husada,

Mohon maaf, saya tidak memperhatikan pesan Anda tentang kesederhanaan.

Tentang Mat 16:18 akan sangat panjang bahasannya.

Saya setuju dengan kalimat Anda di atas, kini tinggal menafsirkan ‘apa’ atau ‘siapa’ yang dimaksudkan dengan ‘batu karang’ (Yun.: ‘petra’) itu…

Saat ini saya sedang mendiskusikan topik ini dengan katolisitas.org pada artikel berjudul, “Tentang ‘Petros’ atau ‘Petra’” (http://katolisitas.org/4606/tentang-petros-dan-petra). Disana saya menggunakan nama “Hamba02” (disambung, bukan “Hamba 02”).




Mengapa menurut Epafras ada dua jemaat (Gereja)?
 Bagaimana ceritanya hingga Epafras di postingan itu mengatakan BANGUNAN “A”:Ada SATU bangunan, dengan dasar Yesus Kristus. Bangunan ini terus ‘dibangun’, hingga saat ini. Pada bagian mananya Mat 16:18 Epafras pahami mengartikan seperti itu? Saya tidak menangkap bahwa Mat 16:18 itu mengisahkan adanya dua jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Kristus. Ayat itu menyatakan bahwa Kristus akan mendirikan jemaat (Gereja) yang didasarkan pada batu karang.


Ceritanya begini:

Dalam surat Paulus (I Korintus 3) di atas ada satu bangunan yang dasarnya adalah Kristus. Bangunan ini saya sebut sebagai BANGUNAN “A”.

Lalu, ada bangunan yang juga didirikan oleh Yesus dalam Mat 16:18. Pihak Gereja Katolik menafsirkan ‘batu karang’ (Yunani: ‘petra’) dalam ayat itu sebagai ‘Petrus’. Nah, ‘batu karang’ ini adalah dasar Gereja. Maka jadilah Petrus sebagai dasar Gereja Katolik… Inilah tafsiran Gereja Katolik atas ‘batukarang’ (atau ‘petra’) itu. Ini saya sebut dengan BANGUNAN “B”.

Jadi, DUA bangunan itu didasarkan atas DUA ayat di atas, BUKAN didasarkan hanya dari satu ayat saja, yaitu Mat 16:18.




Weh, kayaknya saya tidak mengatakan bahwa jemaat-jemaat yang ada dewasa ini terlepas dari dasar Kristus. Epafras ingin memelintir posting[/]an saya? Saya tidak mengharapkan itu.


Saya tidak pernah memelintir postingan orang lain. Tidak ada gunanya (malah mungkin merupakan dosa). Kalau ada kekeliruan, pastilah karena saya salah menangkap apa yang Husada tuliskan... CMIIW...

Coba kita lihat lagi postingan Husada, ya…


Yang saya postingkan ialah jemaat yang didirikan bukan lagi sebagai terusan dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus, walaupun menamakan diri sebagai memperkepalakan Jesus Kristus. Seperti saya katakan di awal posting kepada Epafras, pemikiran saya sederhana saja. Menurut sejarahnya, jemaat (Gereja) Roma didirikan oleh Paulus dan Petrus, meskipun tidak pada masa yang sama. [Kawan-kawan yang mempunyai tahun-tahun Paulus dan Petrus melayani di Roma bisa bantu?] Jemaat (Gereja) itu masih eksis sampai sekarang, yang dikenal sebagai Katolik Roma. Mengetahuinya, mudah saja, yaitu menarik garis waris kepausan, dari Benediktus XVI sekarang naik terus sampai ke Petrus, dan Kristus. Nah, jemaat-jemaat yang ada dewasa ini, secara sederhana saja kelihatan tidak jelas garis warisnya dari pimpinannya sekarang sampai ke para Rasul dan Jesus Kristus sendiri.


Frasa, “jemaat yang didirikan… “ saya tafsirkan sebagai non-Katolik. Mengapa? Karena ada kalimat selanjutnya yang menyatakan, “… bukan lagi sebagai terusan… “ yang berarti ‘terlepas’.

Pertanyaannya, “Terlepas dari apa?” (atau, "bukan lagi terusan dari apa"?)

Jawabannya ada pada frasa berikutnya, “… dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus…”. Kumpulan yang dimaksudkan itu adalah ‘gereja’ dengan dasar Yesus Kristus, bukan?

Jadi, tafsiran saya atas kalimat Husada adalah: “Jemaat non-Katolik telah terlepas dari dasar Kristus”.

Maka kemudian muncullah pertanyaan saya: “Bagaimana Anda membuktikannya?”

Jadi, poinnya adalah: saya harus membuktikan bahwa Husada memang sedang membandingkan antara Katolik dengan non-Katolik. Satu bukti telah saya nyatakan tadi. Sekarang kita lihat bukti berikutnya, yaitu kalimat Anda ini:


Banyak bangunan-banguna baru didirikan oleh orang-orang, dengan menyebut, sekali lagi (hanya=sola) menyebut, bahwa dasar bangunan itu adalah Jesus Kristus, tetapi terlepas dari bangunan yang disebutkan oleh Paulus bahwa dasarnya telah diletakkan oleh Paulus. Artinya, banyak bangunan baru didirikan, dengan menyebut berdasarkan kepada Jesus Kristus, tetapi bukan bangunan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus. Buktinya, bangunan-bangunan itu terlepas dari bangunan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus yang masih eksis (disertai Tuhan sampai akhir zaman).”


Anda tidak akan menyebut kata ‘banyak’ atau ‘bangunan-bangunan’ (jamak) jika Anda ingin merujuk kepada Katolik, bukan? 

Nah, kalau disimpulkan, Anda ingin agar saya memahami postingan Anda bahwa Anda hanya membicarakan tentang Katolik saja (satu pihak saja), yaitu Gereja Katolik Roma. Sedangkan saya justru memahami postingan Anda itu sedang membicarakan dua pihak, yaitu Katolik dan non-Katolik. Maka muncullah pertanyaan saya: mohon buktikan bahwa gereja non-katolik terlepas dari Kristus. Namun, jika satu diskusi memang membicarakan tentang Katolik dan non-Katolik, tentu jawaban saya dalam postingan sebelumnya tetap berlaku.

Sekali lagi, kalau tafsiran saya atas kalimat Husada di atas ternyata keliru, saya mohon maaf.  :grining:

(Bersambung…)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 03:19:54 PM
@ Bro. Husada,



Bolehkah saya minta ayat yang mengatakan ada jemaat (Gereja) yang didirikan di atas dasar Kristus? Kalo Mat 16:18, menurut pemahaman saya, jemaat yang didirikan Kristus itu didasarkan di atas baru karang. [bahasan tentang ini trit yang lain].


Ini ayatnya:

I Kor 3:11  Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Dan Yesus sebagai ‘batukarang’ ada dalam ayat ini:

1 Kor 10:4, “sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Jadi, tafsiran Katolik bahwa ‘batu karang’ dalam Mat 16:18 itu adalah Petrus, jelas melanggar Kitab Suci (dua ayat di atas). Karena itulah saya mengatakan tentang Katolik adalah ‘BENIH’ perpecahan, karena mengutamakan sosok individu Petrus (dan penerusnya, Paus, yang bersama Magisterium memproduksi “EENS” yang dianggap infallible).

Dengan demikian sekarang sudah ada DUA bangunan. Bangunan Gereja Katolik dibangun di atas DASAR Petrus, sedangkan Bangunan ‘Gereja’ yang SATU itu dibangun di atas DASAR Kristus. Karena DASAR-nya berbeda, maka dapat disebutkan DUA bangunan itu ‘terlepas’ satu sama lainnya.




Yang mana yang Epafras maksudkan sebagai BANGUNAN "A" dan yang mana pula BANGUNAN "B"? Seperti tidak konsisten?


BANGUNAN “A” adalah ‘Gereja’ dengan ‘DASAR’-nya Kristus, baik dari I Kor 3:11, maupun Yesus Kristus sebagai ‘batu karang’ dalam I Kor 10:4.

BANGUNAN “B” adalah ‘Gereja Katolik’ karena ‘DASAR’-nya Petrus (ditarik dari tafsiran atas ‘batukarang’/petra dalam Mat 16:18).

Kemudian saya bertanya: dari kedua bangunan itu, mana yang ‘terlepas’ dari ‘DASAR’ Kristus?


Akhirnya, coba pertimbangkan hal-hal berikut ini, dengan DUA DASAR yang BERBEDA di antara Katolik dan non-Katolik, mana yang lebih berhak untuk:
1. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang menyatu dengan Kristus?
2. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang didirikan oleh Kristus?
3. Mengklaim bahwa anggotanya adalah anggota ‘Gereja’ yang SATU dan katolik?
4. Mengklaim bahwa pihak gereja lain telah melakukan ‘perpecahan’ dalam gereja-Nya?
5. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang disertai oleh Yesus Kristus hingga akhir jaman?
6. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang merupakan Mampelai Kristus?
7. Mengklaim bahwa anggota gerejanyalah yang merupakan anggota Tubuh Kristus?





Meski ketika mandat penggembalaan diberikan, murid Jesus Kristus bukan hanya Petrus, tetapi Jesus Kristus memberikan hak penggembalaan hanya kepada Petrus, kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."


Postingan saya adalah tentang ‘Magisterium’, bukan tentang penggembalaan.

Magisterium terdiri dari banyak orang (yaitu Paus plus Uskup dan Kardinal?) dan haknya disebut ‘wewenang mengajar’, sedangkan penggembalaan (seperti yang Anda katakan), terbatas hanya kepada satu orang, yaitu Petrus, hak-nya Anda sebut sebagai ‘hak menggembalakan’.

Ini postingan saya:


11. Lalu, dalam ‘sistem’-nya, jika dalam Kitab Suci, ‘magisterium’ terdiri dari 12 murid Kristus, tetapi Magisterium Gereja Katolik diwakili oleh penerus 11 rasul lainnya (Plus Paulus jadi 12), melainkan hanya berisi ‘para penerus rasul’ yang berkiblat pada Petrus saja. Nah, apakah Magisterium yang tidak menyertakan para penerus 11 rasul lainnya ini dapat disebut ‘valid’ dan produk-produk hukumnya dapat disebut ‘benar’ (terlebih lagi disebut ‘infallible)?


Kalau tidak salah, Paus adalah penerus Petrus, sedangkan Magisterium adalah penerus rasul (CMIIW).

Baiklah, saya jelaskan maksud saya…

1. Persidangan pertama di Yerusalem (Kis 15) terkadang oleh Katolik disebut sebagai Konsili pertama (CMIIW). Dalam konsili itu hadir unsur-unsur:
a. Para rasul. Katolik menyebutnya, “diketuai oleh Petrus”.
b. Para penatua. Disana hadir Yakobus. Dia bukan rasul (karena Rasul Yakobus telah wafat sebelumnya). Jadi, Yakobus ini adalah seseorang dengan jabatan ‘penatua’. Masuk dalam kategori ini adalah pengikut Yesus yang non-rasul.
c. Unsur Paulus, yang walaupun disebut ‘Rasul’ dan penulis Kitab Suci, tetapi dia bukan satu dari 12 anggota Murid Kristus (rasul).

2. Persidangan yang diklaim sebagai konsili oikumenis pertama itu, oleh Katolik juga sering diklaim sebagai ‘justifikasi’ untuk keberadaan Magisterium (CMIIW). Jika benar Katolik mengklaim demikian, maka perhatikan unsur-unsur di atas. Kita mulai dulu dua unsur pertama, yaitu para rasul dan para penatua.

3. Dari 12 rasul itu, masing-masing pati melaksanakan Mat 28:18-20, yaitu memberitakan Injil keluar Israel. Disana mereka juga punya murid-murid, dan para murid mereka itu pun memuridkan orang lain lagi… begitu seterusnya.

4. Tetapi kemudian, di masa kini, kita melihat bahwa Magisterium Gereja Katolik ROMA, hanya diwakili oleh murid-murid (yang disebut ‘penerus’) Rasul Petrus saja, bukan (CMIIW)? Kita ambil contoh, misalkan para ‘penerus Petrus’ ini berjumlah 300 orang (uskup plus kardinal). Penerus Andreas 50 orang. Penerus Yohanes 50 orang, Andreas 50 orang, dst… Anggaplah diluar penerus Petus, jumlah para ‘uskup’ ini adalah 700 orang, sehingga jumlah keseluruhan penerusnya adalah 1000 orang.


Pertanyaannya:

1. DIMASA KINI, yang disebut MAGISTERIUM Gereja Katolik itu apakah yang berjumlah 300 orang (hanya dari pihak Petrus saja) atau yang berjumlah 1000 orang (yaitu yang berasal dari dari penerus 11 murid Yasus lainnya plus penerus para penatua non-rasul)? Jadi ada kemungkinan ‘perbedaan’ komposisi antara Magisterium dalam konsili pertama (di Yerusalem) dengan Magisterium Katolik masa kini, bukan?

2. Jika memang benar ‘ada perbedaan komposisi’ Magisterium, maka apakah KEBERADAAN Magisterium MASA KINI (yang diklaim sebagai Magisterium Gereja universal) adalah SAH?

3. Jika memang benar ‘ada perbedaan komposisi’ pada kedua Magisterium, maka apakah penetapan berbagai dekrit definitif yang infallible OLEH Magisterium Gereja Katolik MASA KINI adalah SAH?

4. Jika penetapan dogma infalibilitas Paus (sekalipun dalam ex-cathedra) adalah dilakukan oleh Magisterium MASA KINI yang berbeda dengan komposisi Magisterium perdana, apakah penetapan dogma itu SAH?

Semua pertanyaan di atas muncul karena Gereja Katolik memiliki sistemnya sendiri yang berbeda dengan model atau sistem yang dipaparkan dalam Kitab Suci, misalnya tentang komposisi Magisterium di atas.

(Bersambung...)


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 03:29:37 PM
@ Bro. Husada,


Katolik melaksanakan apa yang dimaksud oleh Mat 28:20, ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

Katolik melaksanakan apa yang dimaksud oleh Mat 28:20, ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

Katolik melaksanakan apa yang dimaksud oleh Mat 28:20, ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

Katolik melaksanakan apa yang dimaksud oleh Mat 28:20, ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.


Benar, Husada, saya mempercayai bahwa Katolik mengajarkan demikian. Tetapi postingan-postingan  saya yang Anda tanggapi di atas adalah upaya saya yang sedang berusaha menampilkan perspektif tentang implikasinya dari ayat itu dalam kaitannya dengan BANGUNAN “B” (yaitu Gereja Katolik) yang ‘terlepas dari ‘DASAR’ Kristus’.




Lhah, kalo memang ada kelompok yang lebih mengutamakan produk Judaisme daripada produk Kristen, kayaknya Katolik tidak melarang, seperti Jesus Kristus tidak melarang Yudas Iskariot meski Jesus tahu Yudas akan menjualNya.


Saya juga tidak tahu pasti apakah Katolik melarangnya atau tidak.




Epafras, Mat 16:18 itu mengatakan bahwa Kristus mendirikan jemaat (Gereja), bukan mendirikan jemaat-jemaat (Gereja-gereja)


‘Nama diri’ gereja-gereja boleh berbeda-beda dan dengan demikian bisa menjadi sangat banyak. Tetapi tiap gereja itu adalah anggota dari ‘Gereja’ yang SATU yang didirikan Kristus di atas dasar batu karang, yaitu Diri-Nya sendiri. Masing-masing gereja itu punya nama diri dan tiap ‘nama diri’ boleh dikatakan, mewakili satu nama gereja lokal. Setiap orang anggota dari gereja lokal itu adalah anggota dari ‘Gereja yang SATU’ itu, yaitu yang didirikan oleh Yesus Kristus diatas dasar batu karang Kristus, karena mereka tetap meyakini Mat 16:16 dan Yoh 3:16.

Dengan demikian kita harus membedakan antara ‘gereja lokal’ (yang boleh berjumlah ribuan dengan nama diri denominasi masing-masing), dengan ‘Gereja’ yang berjumlah HANYA SATU saja.

Gereja lokal yang demikian banyak itu tidak dapat digeneralisasi sebagai ‘perpecahan’ sebelum kita dapat memastikan apakah tiap gereja lokal itu didirikan karena motif yang berorientasi kepada ‘sosok individu manusia’ atau bukan.

Kalau gereja lokal yang demikian banyak jumlahnya itu didirikan BUKAN karena motif yang berorientasi kepada ‘sosok’ individu, maka hal demikian tidak dapat dikategorikan ‘perpecahan’.



Quote

14. Coba kalimat Anda yang saya bold-merah itu Anda terapkan pada Gereja Katolik. Itu lebih relevan. Ini kalimatnya(kalimat tambahan dari saya bold-biru):

“Bahkan banyak orang yang telah dibaptis dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus dalam ‘Gereja Katolik’, TIDAK MENYADARI bahwa kumpulannya sudah didirikan bukan lagi sebagai terusan dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus (yaitu Yesus Kristus, melainkan Petrus), walaupun menamakan diri sebagai memperkepalakan Jesus Kristus… bahkan tidak menyadari bahwa penggunaan nama diri dari kata sifat ‘katolik’ telah menghadirkan bangunan kedua (BANGUNAN “B”) disamping bangunan pertama (BANGUNAN “A”)…”


Maaf, saya jawab pertanyaan Epafras dengan pertanyaan, "Apakah seluruh kumpulan yang mengaku sebagai pengikut Kristus sekarang ini dapat ditarik garis warisnya[/i] sampai kepada Jesus Kristus?" Apakah ajaran yang diterapkan di kumpulan-kumpulan itu ujug-ujug diperoleh dari Kristus?


Fokus (orientasi) Protestan bukan soal dapat-tidaknya ditarik ‘garis waris’ secara historis hingga kepada Kristus, melainkan “Apakah mereka memiliki-atau-tidak ‘pengakuan’ yang diberikan Bapa kepada Petrus tentang Yesus Kristus”, yang mengacu kepada Mat 16:16 (‘bukan hanya’ pada Mat 16:18, maaf untuk sementara saya menggunakan kata ‘bukan hanya’).

Oleh karena hanya berbasiskan ‘pengakuan’, maka jelas tidaklah penting apakah terkait dengan garis-waris yang dirunut hingga kepada Petrus dan Kristus. Nah, ‘pengakuan’ itu dihargai Kristus, dan dihargai Allah karena ‘diberikan’ oleh Bapa, sekalipun mungkin tidak dihargai oleh Katolik karena mengabaikan nilai warisan sejarah. Tetapi perlu dinyatakan disini bahwa itu tidak berarti Protestan tidak menghargai warisan sejarah. Protestan hanya menempatkan warisan sejarah itu pada posisi fallible (yang tidak setara dengan Kitab Suci).

Demikian juga, ajaran Protestan diperoleh dari Roh Kristus (Roh Kudus, Yoh 16 yang sudah Anda kutip sebelumnya), baik yang ada kaitannya dengan ajaran bapa gereja maupun tidak. Kalaupun terlepas dari warisan sejarah (ajaran para bapa gereja) dan Anda mempersepsinya sebagai ‘ujug-ujug‘ diperoleh dari Kristus, itu tidak menjadi masalah tetapi mereka tetap meyakini bahwa ajaran mereka tidak bertentangan dengan Kitab Suci (walaupun mungkin bertentangan dengan Tradisi Suci), dalam arti ‘dapat diuji’ dan terbuka kemungkinan untuk ‘terbukti keliru’ agar ditemukan ajaran/rumusan baru yang dapat diyakini sebagai ‘benar’, sekalipun ‘MUNGKIN’ tidak nampak ditekankan oleh para bapa gereja, dan ASALKAN tidak berorientasi kepada sosok individu sehingga dinilai Allah sebagai ‘perpecahan’.

(Bersambung...)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 03:44:00 PM

@ Bro. Husada,


Wadduh, jangan cemberut dong kalau tidak digubris. Dari semula, Gereja itu hanya satu, kemudian ada pihak yang memisahkan diri membentuk kumpulan baru, dan itu berkembang biak terus menjadi seperti sekarang ini. Lhah, analoginya, kalau seorang 'anak' memisahkan diri dari 'keluarga besar'nya, kemudian 'anak' itu berkembang biak, dan setelah banyak mau mengritik 'keluarga besar'nya, apakah ada keharusan 'keluarga besar'nya merespons kritikan 'anak' yang sudah memisahkan diri?


‘Gereja’ adalah SATU. ‘Gereja’ yang SATU itu bersifat ‘katolik’ dibangun di atas DASAR Kristus. Tetapi kemudian ada sekelompok orang yang menjadikan kata sifat ‘katolik’ itu menjadi ‘nama diri’, yaitu ‘Gereja Katolik’ (dalam analogi Anda adalah ‘mengaku diri sebagai keluarga besar’), yang dibangun di atas DASAR Petrus. Maka, jadilah ‘Gereja Katolik’ ini salah satu dari gereja lokal seperti gereja lokal Protestan (bedanya, DASARNYA bukan DASAR Kristus). Dengan pengubahan kata sifat menjadi nama diri ‘Gereja Katolik’ ini, ia bukanlah ‘keluarga besar’, melainkan ‘anak’ (dalam analogi Anda, tetapi apakah masih dapat dianalogikan dengan 'anak' jika DASAR-nya bukan Kristus?), sedangkan ‘Keluarga Besar’ itu adalah ‘Gereja yang SATU’ itu.

Karena Gereja Katolik ‘boleh’ memiliki nama diri, maka gereja-gereja Protestan pun boleh membuat nama diri untuk gereja lokal mereka masing-masing (sebagai 'anak' dalam analogi Anda), ASALKAN tidak memproduksi sejenis EENS, tidak membangun di atas dasar lain selain yang telah diletakkan yaitu Kristus, tidak membangun dogma infalibilitas, dll.


Bergabungnya gereja-gereja lokal Protestan itu dalam PGI maupun PGLII menjadi bukti bahwa mereka membuka diri terhadap kata ‘saling’ yang banyak diajarkan dalam Kitab Suci, termasuk saling mensehati, saling menegur, saling menguatkan dan sebagainya, sebagai bukti ‘saling mengasihi’ sebagai saudara seiman dan sesama anggota Tubuh Kristus (Gereja yang SATU, ‘Keluarga Besar’ dalam analogi Anda).

Perilaku ‘saling-saling’ inilah yang tidak dimungkinkan oleh Katolik (padahal sama-sama ‘anak’ dalam analogi Anda). Gereja Katolik, seperti yang Anda katakan, ‘tidak menggubris’ (jika ada teguran). Saya sudah tahu itu, makanya saya tuliskan di atas, bukan? Lalu, untuk apa saya cemberut? Saya justru prihatin, alias berbelas kasihan…




Hehheehheee... 'menanam' dan 'menyiram' itu hanya membedakan waktu saja, Epafras. Bahkan dimungkinkan Paulus 'menanam', dan dia pula yang 'menyiram'. 'Menanam' dan 'menyiram' itu sebenarnya ya sama saja, sama-sama mengabarkan kabar suka cita = Injil = Jesus Kristus. Mengapa jadi terpaku pada pengertian hanya Paulus yang 'menanam', dan hanya Apolos yang 'menyiram'? 'Menanam' dan 'menyiram' itu ya sama-sama mengabarkan kabar gembira, kabar keselamatan. Hehheehheee...


Ooo, begitu, ya… Lalu apakah Anda bermaksud untuk mengenyampingkan dan membuang tafsiran yang mengatakan bahwa ‘menanam’ dan ‘menyiram’ adalah ‘ajaran’ dan/atau ‘pelayanan’?




Saya kira, Epafras cukup mampu menangkap apa yang saya maksudkan, dan menurut saya, ini sudah saya respons. Hehheehheee... sepanjang Epafras mengerti apa yang saya maksud, itu sudah cukup bagi saya, apakah itu berterima atau tidak, bisa kita cari bagian mananya yang belum berterima.   :grining:Weleh, weleh, weleh... lantas apa arti gembala bagi suatu kumpulan? Apakah tidak boleh meneladani seseorang yang dipandang lebih dekat dengan Tuhan? Apakah tidak boleh mempelajari sikap baik seorang yang dipilih Tuhan?

Jika hal seperti itu Epafras pandang sebagai menggerus kecintaan kepada Tuhan, kayaknya kita memang berbeda pemahaman. Hehheehheee... :D  :grining:  :) Saya masih mengerti yang Epafras sampaikan. Saya berharap, Epafras juga mengerti yang saya sampaikan.


OK… semoga demikian, ya… Tapi yang pasti saya telah keliru memahami salah satu postingan Anda, bahkan mungkin yang terpenting.




Atau, bagaimana kalau Epafras saja menggambarkan pemahaman Anda tentang ukuran mempertuhankan itu?


‘Kan saya sudah bilang bahwa tidak ada yang tahu… Dan memang hal demikian bukan menjadi fokus saya. Yang menjadi fokus saya adalah keberatan hati nurani pihak lain yang seharusnya, kalau diakui sebagai saudara seiman yang kita kasihi (lihat Lumen Getium atau ‘KGK’ tentang ‘Gereja’ yang didahului dengan uraian tentang ‘kasih’ pada pasal-pasal pertamanya), maka kita harus mempedulikan, kita ‘care’, kita harus menggubris keberatan hati nurani mereka…

1Kor 10:29  “Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: "Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?
32  Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah.
33  Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat”.


Jika Anda membaca keseluruhan pasalnya, maka Anda dapati bahwa ‘keberatan hati nurani’ adalah prinsip umum, tetapi kasus yang diangkat waktu itu adalah tentang ‘makanan’. Kalau seseorang keberatan hati nuraninya tentang apa yang Anda makan dalam salah satu kesempatan jamuan makan, maka Anda HARUS menggubris keberatan hati nurani orang itu. Demikian juga jika ada orang yang keberatan hati nuraninya dengan kasus lain, seperti berbagai gelar untuk Paus, bunda Maris, simbol dan ritual dalam Gereja Katolik…. jika ingin agar Katolik disebut sebagai ‘gereja’ kasih.

Kira-kira begitu penjelasan saya, Husada…

(Bersambung...)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 03:54:23 PM

@Bro. Husada,


Hmmm... di satu sisi, Epafras bilang tidak tahu, sementara di sisi lain, Epafras memastikan bahwa itu mempertuhankan. Yang mana yang benar menurut pemahaman Epafras?


Lho, Anda yang mengatakan ‘tidak mempertuhankan’. Lalu saya tanya (dengan cara yang berbeda), bagaimana Anda tahu bahwa Anda ‘tidak mempertuhankan’? Jadi, beban pembuktian ada para Husada. Nah, untuk membuktikannya tentu perlu ‘ukuran-ukuran’ untuk dapat dikatakan bahwa Anda ‘tidak mempertuhankan’.

Selanjutnya, saya tidak ‘memastikan’, melainkan hanya ‘memberikan analogi’ bahwa mungkin saja satu perilaku tidak diakui oleh pelakunya sebagai ‘mempertuhankan’, tetapi oleh pihak lain diakui demikian (dan sebaliknya). Misalnya, orang non-Yahudi (atau pun Muslim dan SSY), menyatakan bahwa Yesus tidak pernah mengaku Diri sebagai Allah. Padahal dengan ‘cara-Nya’ sendiri, yang juga dipahami oleh seluruh bangsa Yahudi, Dia SUDAH mengaku diri sebagai Allah (‘meng-Allah’-kan Diri-Nya sendiri, atau ‘memper-Tuhan-kan’ Diri-Nya sendiri?). Jadi, standarnya adalah ‘perilaku’ yang ‘dimaknai’ sebagai ‘mempertuhankan’ atau tidak, baik oleh kelompok sendiri MAUPUN kelompok lain (NON-Katolik, misalnya).

Nah, sekarang saya bertanya, apakah perilaku ‘tidak menggubris’ keberatan hati nurani orang lain tidak berarti ‘mempertuhankan’ sesuatu? Tentu orang bisa saja berkata, “Itu tergantung seberapa ‘berat’ kasusnya”, bukan? Apakah hal (‘tidak menggubris’ keberatan hati nurani orang lain) itu bisa dijadikan menjadi ukuran untuk ‘mempertuhankan’ sesuatu (misalnya, kapankah seseorang ‘mempertuhankan’ uang, cinta/eros, simbol keagamaan, sosok individu, ritual)? Saya tidak tahu, dan belum mendalaminya.

Namun, secara prinsip, ‘mempertuhankan’ tidak selalu berarti ‘mengakui secara verbal dengan kata-kata’, melainkan dengan perilaku yang dimaknai demikian (misalnya seseorang tidak akan mengatakan, “Aku menyembah engkau, ya, Paus/Bunda Maria…”).

Mungkin pendekatannya bisa dilakukan dengan cara lain, misalnya: “Apakah ‘mempertuhankan’ ada bedanya dengan ‘memberhalakan’, mengingat perilaku ‘memberhalakan’ memang ada dalam Kitab Suci?” Mungkin perlu thread khusus, ya, untuk menampung masukan sebanyak-banyaknya dan membuat kita mawas diri, disamping tentu saja menambah wawasan…




Katolik (Roma) hanya menerapkan perintah Jesus Kristus, "ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Mengingat bahwa sesuai janji Kristus yang akan menyertai Gereja sampai akhir zaman, maka umat menerima pengajaran dari pihak yang disertai Kristus. Selain itu, umat Katolik (Roma) juga menghayati "Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku." Nah, kalo ada umat yang menolak pihak yang diutus sekaligus disertai Tuhan, kayaknya orang itu tidak layak menamakan diri sebagai pengikut Kristus. Bagaimana menurut pemahaman Epafras?


Pendapat saya?

Hehe… ‘penyertaan Yesus’ tidak HARUS seperti yang Anda dan Gereja Katolik maksudkan, yaitu HARUS dengan konsep INFALIBILITAS agar terhindar (terjamin) ‘tidak mungkin sesat’. Penyertaan Yesus tidak harus dengan ‘memberikan’ aspek infalibilitas kepada pihak lain, kecuali kepada Kitab Suci saja. Penyertaan Yesus HARUS ditafsirkan dalam koridor ‘Mahahadir dan Mahakuasa’. Akibatnya, BUKAN orang (subyeknya, yaitu para penulis Kitab Suci) yang infallible, melainkan ‘produk’ mereka (yaitu Kitab Suci). Setelah Kitab Suci terbentuk (lengkap), maka jelaslah hal ‘infalibilitas’ semakin tidak diberikan kepada orang (subyeknya, yaitu Paus dan Magisterium).

Selanjutnya saya tidak mengerti dengan pernyataan Anda, jadi saya bertanya dulu pada Anda (supaya tidak keliru dan disebut ‘memelintir’ postingan Anda), “Apakah non-Katolik yang menolak Katolik berarti menolak yang mengutusnya, yaitu menolak Kristus, sehingga tidak layak disebut pengikut Kristus?” Kalau benar demikian, itu merupakan lompatan (kekeliruan) logika yang aneh…  Saya baru dengar kali ini, Bro… Saya tidak akan berani berkata demikian kepada sesama pengaku Kristus sebagai Mesias, Juruselamat, dan Tuhan (percaya Allah Tritunggal)…



Quote
23. Yang disoroti adalah ‘Kefas’ karena saya tidak tahu apakah Paulus, Apolos dan Kristus, memiiki pengikut yang orientasi mereka kepada sang pemimpin demikian kuat hingga menyebut mereka dengan ‘Holy Father’ dan menyatakan ‘infallible’ untuk tiap pernyataan ‘ex-cathedra’-nya (yang dipermasalahkan bukan kewenangan mengajarnya, melainkan infalibilitasnya).
 

Weh... saya cenderung menangkap posting Epafras yang ini sebagai sesuatu yang tidak Epafras mengerti. Bisa lebih konkrit?


Kalau saya tidak mengerti, koq Anda malah minta penjelasan lebih lanjut, bahkan yang lebih konkrit. Lalu bagaimana kalau saya katakan, “Anda benar, saya tidak mengerti topik itu”. End… Titik… (?)

Baiklah, ini yang lebih konkritnya…

Siapa pengikut Apolos? Kalau kita punya data tentang hal itu, tentu kita bisa membahasnya sambil membandingkannya dengan pengikut Kefas, bukan?  Kalaupun ada pengikut Apolos, apakah para pengikutnya itu demikian ekstrim dalam mengidolakan sosok guru mereka (sehingga dapat dikategorikan ‘perpecahan’)?

Tentunya Anda akan bertanya, “Apa kriteria ‘ekstrim’-nya?” Saya memberi contoh dalam postingan saya adalah:

“menyebut mereka dengan ‘Holy Father’ dan menyatakan ‘infallible’ untuk tiap pernyataan ‘ex-cathedra’-nya (yang dipermasalahkan bukan kewenangan mengajarnya, melainkan infalibilitasnya)”.

Nah, apakah ada dari pengikut Apolos yang menyikapi Apolos seperti itu? Saya tidak memiliki data tentang hal itu, Husada. Itulah sebabnya saya tidak menyoroti Apolos (demikian juga dengan Paulus dan Kristus), melainkan hanya menyoroti KEFAS (Petrus) saja… karena saya dan kita semua memiliki datanya. Dan berdasarkan data itu maka nampak jelas bahwa Gereja Katolik itu adalah BENIH perpecahan yang dikecam oleh Paulus dalam I Kor 3 itu karena berpusat (berorientasi) pada sosok individu, dalam hal ini adalah Patrus, yang kemudian diteruskan kepada sosok ‘Paus’.


(Bersambung...)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 04:04:49 PM

@Bro. Husada,

Quote
DISTRACTED-ORIENTATION[/b

Bisa lebih konkrit, Epafras?


Distracted-oritentation maksudnya adalah orientasi (fokus, pusat perhatian) yang teralihkan oleh objek lain. Fokusnya terpecah olah perkara lain yang ada disekeliling atau dilakukan oleh ybs.

Misalnya, Anda bersama empat orang lainnya harus mendaki suatu gunung terjal karena ada keperluan/kepentingan (acara) tertentu di puncak gunung terjal itu. Nah, dalam situasi itu, Anda tidak akan membawa banyak barang, terlebih lagi yang ‘berat-berat’, bukan? Anda tidak akan membawa spring-bed, melainkan sleeping-bag. Anda tidak akan membawa cangkir dari keramik, melainkan dari plastik. Anda juga tidak akan membawa tas koper, melainkan tas ransel. Tidak membawa payung, melainkan jas/jaket hujan. Anda juga tidak akan membawa kompor gas ukuran besar, bukan?

Nah, kalau ternyata Anda membawa semua asesoris yang berlebihan itu, maka perhatian, energi, dana, dll., termasuk beban mental/psikologis perorangan maupun kelompok, akan banyak yang teralihkan/terpecah, yang tadinya dapat disumbangsihkan 100% mengikuti ‘acara’ di puncak dengan tepat waktu dan dalam keadaan sehat/fit, kini harus ‘terpecah/teralihkan’ (dikurangi) oleh hal-hal yang kurang praktis (kurang menunjang) untuk pencapaian acara (‘keperluan/kepentingan’) di puncak gunung terjal itu (dan mungkin hanya tersisa 50% saja, itu pun yang belum tentu ‘memenuhi syarat’ untuk ‘acara’ di puncak gunung itu), bukan?

Jadi, berbagai aturan tentang sikap dan perilaku umat Katolik terhadap Paus, Bunda Maria, simbol, ritual dll., itu sedikit-banyak dapat menyita penyembahan kepada Allah SECARA LANGSUNG, yaitu didalam roh dan kebenaran (kalau keberatan disebut ‘bertentangan dengan tatanan Perjanjian Baru’).




Betul, kelihatannya banyak kosa kata yang kita maknai bernuansa berbeda.


Sudah saya jelaskan di atas melalui ilustrasi ‘tidak mempertuhankan’. Tambahan sedikit, ya,
Perhatikan CONTOH kasus ini.

“ITU PENYEMBAHAN BERHALA!”

I Kor 10: 27  Kalau kamu diundang makan oleh seorang yang tidak percaya, dan undangan itu kamu terima, makanlah apa saja yang dihidangkan kepadamu, tanpa mengadakan pemeriksaan karena keberatan-keberatan hati nurani.
28  Tetapi kalau seorang berkata kepadamu: "Itu persembahan berhala!" janganlah engkau memakannya, oleh karena dia yang mengatakan hal itu kepadamu dan karena keberatan-keberatan hati nurani.


Bagi seseorang (Katolik) melakukan suatu hal (misalnya pengagungan akan Paus, Maria, simbol, ritual, dll.) adalah sah-sah saja. Tetapi jika ada orang lain yang mengatakan “Itu penyembahan berhala!”, apa yang seharusnya dilakukan oleh orangitu? Tidak menggubris? Kata Kitab Suci, orang itu seharusnya “jangan lagi melakukan hal itu”.

Nah, disini ada perbedaan sistem nilai. Bagi si orang katolik, melakukan hal itu adalah ‘sah’ atau ‘tidak mempertuhankan. Tetapi bagi orang lain, itu adalah ‘penyembahan berhala’, atau ‘mempertuhankan’ hal itu.

Demikian juga, bagi Anda sesuatu halAnda anggap ‘tetap berfokus/berorientasi kepada Allah’. Sedangkan bagi saya (dan kebanyakan Protestan), sesuatu itu sudah mengalihkan orientasi demikian.




Wadduh... jangan pakai bahasa yang sulit-sulit. Di permulaan diskusi juga sudah saya sampaikan bahwa saya hanya menyampaikan pikiran sederhana. Bisakah Epafras menyajikannya dalam bahasa yang dapat saya cerna?


“EENS” = “Di luar Gereja Tidak Dapat Diselamatkan”

KGK-846 “… andaikata ada orang, yang benar-benar tahu, bahwa Gereja Katolik itu didirikan oleh Allah melalui Yesus Kristus sebagai upaya yang perlu, namun tidak mau masuk ke dalamnya atau tetap tinggal di dalamnya, ia tidak dapat diselamatkan” (Lumen Gentium 14).

Kristo-sentris artinya berpusat pada Kristus. Eklesio-sentri artinya berpusat kepada gereja (eklesia =gereja). Perhatikan kata “Gereja Katolik” yang menjadi karakteristik ekklesio-sentris. Dalam rumusan yang eklesiosentris itu, keselamatan ditentukan oleh respons orang kepada ‘Gereja Katolik’. Padahal sebelum nama diri ‘Gereja Katolik’ ada, ajaran Yesus dan Kitab Suci tentang keselamatan itu sudah ada, dan orientasinya adalah Kristo-sentris, sehingga tidak pernah ditambahi kata ‘Gereja katolik’. Sebagai nama diri, Anda tidak akan menemukan kata ‘Gereja Katolik’ di dalam Kitab Suci.

Jadi dengan demikian, pendapat Husada yang mengatakan Katolik tetap berorientasi kepada Kristus, ternyata disanggah oleh “EENS”.




Lhah... kelihatan lagi perbedaan kosa kata yang kita pahami. Saya kira, pada Mat 16:18 itu, kita belum sepaham.

Begini saja dulu, "batu karang ini" yang terdapat pada Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya, kalau diperlihatkan dengan menunjuk, menurut Epafras, dada siapa yang ditunjuk oleh Jesus Kristus? DadaNya sendiri atau dada Petrus?


Tentang Mat 16:18 Sudah dijelaskan di bagian atas…




Lhah... dari awal, yang meninggalkan Gereja Katolik itu siapa? Apakah kalau yang meninggalkan Gereja itu 'menggurui' Gereja akan memasukkan Gereja ke 'pemurnian' seperti yang Epafras maksudkan? Sejak semula, Jesus Kristus sendiri sudah menjanjikan akan menyertai sampai akhir zaman, apakah Epafras percaya pada janji Jesus Kristus? Apakah mungkin, walau baru 2.000 tahun lalu Jesus Kristus lupa pada janjiNya yang mengatakan akan menyertai sampai akhir zaman?


Mau tanya, Husada, apakah meninggalkan ‘Gereja Katolik’ sama dengan meninggalkan ‘Gereja’? Padahal DASAR keduanya berbeda, ‘kan? ‘Gereja’ DASAR-nya adalah Kristus. Sedangkan ‘Gereja Katolik’ DASAR-nya adalah Petrus. Coba lihat lagi postingan-postingan saya di atas yang intinya membedakan antara ‘Gereja Katolik’ dengan ‘Gereja’.


JANJI PENYERTAAN Yesus BUKAN UNTUK ‘GEREJA KATOLIK’

Karena ada perbedaan ‘DASART’-nya, maka yang dijanjikan untuk disertai Yesus adalah ‘Gereja’, bukan ‘Gereja Katolik’. Janji Yesus itu DIA ucapkan SEBELUM ada nama diri ‘Gereja Katolik’.

Karena itu pula jika janji Yesus itu dimaknai (oleh Katolik) sebagai JAMINAN infalibilitas dan/atau TIDAK MUNGKIN SESAT, maka sebenarnya tidak cocok, karena DIA memberikan janjinya bukan pada ‘Gereja Katolik’, sehingga perumusan tentang ‘wujud’ jaminan itu (entahkan berbentuk ‘infalibilitas’ maupun jaminan ‘tidak mungkin sesat’) dilakukan oleh ‘Gereja’, bukan hanya oleh ‘Gereja Katolik’ saja.

(Bersambung...)


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 04:36:40 PM

@ Bro. Husada,

Quote
25. Dalam kaitan itu, apakah orang Kristen yang tidak menerapkan ‘MEDIA’ seperti yang diajarkan dalam Katolik akan masuk sorga? Rasul Yakobus yang tidak sempat mengenyam bahkan nama ‘Gereja Katolik’, apakah dia masuk sorga? Rasul Paulus yang melarang peraturan tentang hari-hari yang terkait perayaan-perayaan, dan cerita-cerita dongeng, dll., serta yang diutus melayani non-Jews sehingga tidak mewariskan kebiasaan Yudaisme dalam ibadah gereja yang dirintisnya, apakah ia masuk sorga? Bahkan rasul Petrus, yang tidak sempat memiliki rumah ibadah resmi model Gereja Katolik sekarang (masih beribadah di rumah-rumah), sehingga tidak sempat menerapkannya bahkan tidak pernah mendengar berbagai julukan/gelar untuk Maria, apakah masuk sorga?

Sorga? Emang ada manusia yang tahu sorga secara persis? Apakah ada manusia yang tahu kriteria pasti yang diberlakukan oleh Tuhan dan dapat diketahui orang lain secara pasti? Pertanyaan Epafras itu salah arah. Untuk mendapat jawaban pasti, itu pertanyaan ke Tuhan Jesus Kristus.


Hehehe… nanti saya cari tahu bagaimana Tuhan Yesus Kristus menjawab doa seseorang, ya... Soalnya dia ga punya for-dis, sih….  :pray3:




Walaupun di Mat 16:19 tertulis Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga, saya belum dapat mengetahui apakah Petrus masuk Sorga atau tidak. Siapa tahu dia hanya ditugaskan memegang kunci tanpa dapat masuk ke dalamnya, kan?:D  :grining:  :) Tetapi, mengingat Jesus Kristus tidak pernah berbohong, kayaknya Petrus tidak akan mengikat dirinya sendiri. Dengan iman kepada Tuhan Jesus Kristus, saya percaya orang-orang yang Epafras sebut itu sudah masuk Sorga.


Jadi, mereka masuk sorga karena ‘Gereja Katolik’ (“EENS”)? Atau hanya “dengan iman kepada Tuhan Jesus Kristus”?

Kalau misalnya, mereka memang dapat ‘masuk sorga’ tanpa ‘MEDIA’ penyembahan seperti yang dicanangkan Katolik sekarang, apakah itu berarti orang tetap dapat ‘menyembah Allah TANPA MEDIA’ tersebut di dalam gereja (rumah ibadah) mereka?



Quote
Lalu, sehubungan dengan ‘pemurnian’ di atas, kalau tidak mau ‘ketinggalan’, maka mau ‘lari’ dengan kecepatan berapa? Atau dengan ‘percepatan’, mungkin? Makin banyak, lho, orang yang mengejar bukan hanya ‘kesucian’, melainkan juga ‘kemurnian’…
Maksudnya?

Maksudnya, ya, yang di atas itu tadi… plus ilustrasi pendakian puncak gunung terjal itu… plus ilustrasi tentang ‘keberatan hati nurani’.

Kalau seorang Katolik meninggalkan ‘MEDIA’ itu (karena alasan demi ‘menggubris’ keberatan hati nurani orang lain), dan tetap dapat masuk surga, bahkan tetap dapat diperhitungkan sebagai ‘menyembah Allah’, bukankah itu berarti bahwa ‘MEDIA’ itu tidak memberikan tambahan apa pun yang bernilai untuk masuk sorga dan untuk menyembah Allah selagi kita hidup di dunia ini?

Kalau ternyata ‘MEDIA’ itu malah makin membebani (banyak konsekuensi logis dan moral jika melanggarnya), berarti ‘tanpa’ Media itu sebenarnya orang Kristen lebih ‘murni’, bukan?

Kesucian dan kemurnian adalah dua hal yang berbeda. Kesucian berkaitan dengan tindakan atau perilaku (termasuk pikiran). Tetapi kemurnian berkaitan dengan ‘motif’, ketidak-bercelaan batiniah, bernuansa bening dan ‘hati yang tulus/lurus’(tidak terbagi atau terpecah oleh hal-hal lain selain Allah Tritunggal).



Terima kasih Epafras. Damai, damai, damai.

Terima kasih juga, Husada…

Damai, damai, damai…  :)

(Epafras)



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 04:47:16 PM

@Bro. Leo,


Imho yang dibicarakan Paulus adalah mengingatkan kembali bahwa umat jangan terpecah pada individu2 hamba Tuhan tetapi yang dilihat pekerjaan mereka yaitu menanam, menyiram...semua itu diletakkan pada dasar yang sama yaitu Yesus Kristus...


Baca2 lagi, dong, Leo, pendapat Anda dan saya tidak berbeda, tuh…



pertanyaannya apakah Yesus mengajarkan ajaran yang berbeda2 bagi tiap murid...di ayat mana silahkan anda sebutkan...ayat Yesus mengajarkan ajaran A bagi Petrus di lain kesempatan ayat B pada Yohanes atau ayat C pada Paulus...


Sudah dijawab di postingan sebelumnya ….



Menanam dan menyiram justru menyiratkan menanam dan menyiram pada ladang yang sama dan tumbuhan yang sama bukan beda ladang atau beda tanaman.


Sudah saya tanggapi di postingan sebelumnya.



Orang yang menanam biji apel tidak akan mungkin berbuah jeruk begitu seturusnya.Lalu di bagian mana perbedaan pengajaran ajaran iman dari Paulus dan Apolos atau Kefas hingga mereka repot2 menyatukan pendapat dalam konsili Yerusalem.


Sudah saya tanggapi di postingan sebelumnya.



Jika perbedaan ajaran iman itu fine2 saja maka mereka tidak akan kumpul bareng, rapat , etc untuk membicarakan masalah perbedaan pendapat.

Karena bagi Paulus dan Kefas ajaran Kristen itu adalah satu , seia dan sekata...
Jadi kalau ada perbedaan pendapat mereka akan kumpul dalam sebuah konsili.


Sudah saya tanggapi di postingan sebelumnya… Lihat tentang ‘Batas-batas”.



Perbedaan ajaran tidak sama dengan saling melengkapi ....


Kalau konteksnya ajaran para penulis Kitab Suci, ya, terserah Anda, saja Bro… Saya sudah ungkapkan pendapat saya.



Injil yang berbeda antara sinoptis dan Yohanes tidak menjadi bukti ada perpecahan ajaran...karena tulisan2 tersebut saling melengkapi...


Memangnya siapa yang mengatakan perbedaan sinoptis dan Injil Yohanes itu sebagai bukti perpecahan ajaran? Saya? Anda tidak menyimak tulisan saya, ya….
Wah… repot, nih, kalau begini… Cape, deh….



bedakan dengan ajaran berbeda antara TUlip dan non Tulip atau OSAS dan non OSAS atau makanan haram dan tidak.

Karena hal tersebut adalah contoh ajaran yang saling bertolak belakang bukan saling melengkapi seperti injil sinoptis dan Injil Yohanes...

sampai di sini dulu apakah sudah jelas  :)

salam  :)

Jelas, sangat jelas, bahwa perbedaan ajaran para penulis Kanon PB adalah saling melengkapi. Tetapi perbedaan ajaran mereka yang ‘bukan’ penulis Kanon PB tidak dapat serta merta disebut ‘saling melengkapi’… Begitu, ‘kan? Itu termasuk perbedaan ajaran para bapa gereja, ‘kan?

Ya, itu karena kita membedakan antara WORD (Kitab Suci) dengan WORLD, yaitu fenomena yang terjadi di dunia (perbedaan ajaran dalam gereja-gereja).

Saya sudah mengungkapkan apa kata Kitab Suci (WORD) tentang ‘perpecahan’, yaitu HARUS berorientasi kepada sosok individu pemimpin.

Tentang pemaparan Anda, yang saya masih belum paham adalah: Anda terus mempermasalahkan perbedaan ajaran di dunia (WOLRD), tapi tidak didahului dengan penemuan dari Kitab Suci (WORD) tentang ‘perpecahan’ yang berdasar pada perbedaan ajaran…

Saran saya, cobalah temukan lebih dahulu topik dalam Kitab Suci (WORD) tentang ‘perpecahan’ yang penyebabnya adalah perbedaan ajaran.

Setelah itu barulah Anda coba mengimplikasikannya pada fenomena ajaran-ajaran yang ada di dunia (WORLD).

Itulah satu-satunya pintu yang masih terbuka dan memungkinkan untuk Anda menggugat fenomena perbedaan ajaran yang terjadi di kalangan Protestan (Reformasi) yang akan Anda tuding sebagai ‘perpecahan’. Saya siap melayani Anda pada topik demikian.

Seandainya Anda berhasil menemukannya, maka tetap tidak boleh mereduksi, terlebih lagi mengabaikan, konsep Kitab Suci (yang saya ungkapkan di atas) tentang ‘perpecahan’ yang didasari oleh orientasi pada sosok individu pemimpin.


Salam  :)

(Epafras)




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on February 27, 2013, 04:58:37 PM

@ Bro. Gavin,


Epafras, solideogratia ini dari dulu sudah dibilangi bahwa haruslah dibedakan antara AJARAN YG BERTOLAK BELAKANG, dengan jemaat yg berbeda (seperti yg ditulis dalam surat Paulus itu)

Yang dikritik Paulus adalah jemaat yg berbeda, karena Paulus berpendapat bahwa meskipun jemaat beda, tetapi PENGAJARAN kira-kira sama dan bisa saling melengkapi.

Sedangkan yg terjadi pada pengikut martin luther adalah PENGAJARAN yg BUKAN SALING MELENGKAPI, tetapi pengajaran yang BERTOLAK BELAKANG dari pengajaran yg sudah ada.


hehehe... Siapa, sih, solideogratia? Saya tidak kenal, Bro...   :what:

Saya tahunya hanya Solideogloria, rekan Anda bercengkerama itu…  :drool:

Hehehe, sorry, Bro, saya tidak mengerti postingan Anda...  :what:

Mana kalimat solideogratia dan mana yang merupakan kalimat Anda?  :think1:

Lagi pula, kalau Anda sudah mengetahui pendapat kami masing-masing, komentar Anda apa? Nah, komentar Anda tentang tulisan sayalah yang akan saya tanggapi. Kalau komentar Anda tentang tulisan solideogratia, ya, tanyakan sendiri ke orangnya… iya, ‘kan?  :nod:

Buat masukan saja, nih, kalau ada jemaat yang berbeda, biasanya dikatakan dalam Kitab Suci berdasarkan asal kota mereka (lihat surat I Petrus 1:1-3), bukan berdasarkan nama orang (golongan Apolos, golongan Paulus, Golongan Kefas..). Nah, yang Anda maksudkan ‘jemaat yang berbeda’ itu dari kota mana saja  (sedangkan Paulus menuliskan kitabnya itu dalam bentuk surat kepada satu jemaat, yaitu jemaat di kota Korintus)?

Tentang pengajaran yang 'berbeda' yang terjadi di dunia ini (WORLD) oleh 'non-penulis Kitab Suci', komen saya sama dengan yang saya ajukan ke Bro. Leo di atas...

Tambahan: ajaran tentang 'DASAR' Gereja menurut Katolik, ternyata berbeda dengan ajaran Paulus, salah satu dari penulis Kita Suci (yaitu Yesus Kristus sebagai 'batu karang' dan sebagai 'dasar' Gereja, ayatnya ada di I Kor 3:11; 10:4)...   :think1:

Demikian, Bro. Gavin…

Salam,  :grining:

(Epafras)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 27, 2013, 05:23:30 PM
@ Bro. Husada,


Ini ayatnya:

I Kor 3:11  Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

Dan Yesus sebagai ‘batukarang’ ada dalam ayat ini:

1 Kor 10:4, “sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Jadi, tafsiran Katolik bahwa ‘batu karang’ dalam Mat 16:18 itu adalah Petrus, jelas melanggar Kitab Suci (dua ayat di atas).

Wow...

Memang benar kok bahwa Yesus adalah batukarang.

Tapi yg dimaksudkan dalam Mat 16:18 adalah bukan BATU KARANG = Yesus, melainkan Petrus.

Yesus BUKAN membicarakan diriNYA sendiri dalam ayat itu melainkan membicarakan si Petrus.
Lihat dong konteksnya dari ayat 15-19

Peter the Rock : http://forumimankristen.com/index.php/topic,1311.0.html
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 27, 2013, 05:29:38 PM
@ Bro. Gavin,


Lagi pula, kalau Anda sudah mengetahui pendapat kami masing-masing, komentar Anda apa? Nah, komentar Anda tentang tulisan sayalah yang akan saya tanggapi. Kalau komentar Anda tentang tulisan solideogratia, ya, tanyakan sendiri ke orangnya… iya, ‘kan?  :nod:


Anda ini seperti si lembut saja.

Kan sudah saya berikan komentar saya :

Epafras, solideogratia ini dari dulu sudah dibilangi bahwa haruslah dibedakan antara AJARAN YG BERTOLAK BELAKANG, dengan jemaat yg berbeda (seperti yg ditulis dalam surat Paulus itu)

Yang dikritik Paulus adalah jemaat yg berbeda, karena Paulus berpendapat bahwa meskipun jemaat beda, tetapi PENGAJARAN kira-kira sama dan bisa saling melengkapi.

Sedangkan yg terjadi pada pengikut martin luther adalah PENGAJARAN yg BUKAN SALING MELENGKAPI, tetapi pengajaran yang BERTOLAK BELAKANG dari pengajaran yg sudah ada.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on February 27, 2013, 05:37:20 PM
@ Bro. Gavin,


Buat masukan saja, nih, kalau ada jemaat yang berbeda, biasanya dikatakan dalam Kitab Suci berdasarkan asal kota mereka (lihat surat I Petrus 1:1-3), bukan berdasarkan nama orang (golongan Apolos, golongan Paulus, Golongan Kefas..). Nah, yang Anda maksudkan ‘jemaat yang berbeda’ itu dari kota mana saja  (sedangkan Paulus menuliskan kitabnya itu dalam bentuk surat kepada satu jemaat, yaitu jemaat di kota Korintus)?


Jemaat yg berbeda yg terdapat di kota korintus. Itu yang dibicarakan , bukan.....????????

duh baaanggg...abang...... dari tadi ngga nyambung toh apa yg saya tuliskan....??

Tentang pengajaran yang 'berbeda' yang terjadi di dunia ini (WORLD) oleh 'non-penulis Kitab Suci', komen saya sama dengan yang saya ajukan ke Bro. Leo di atas...

Pengajaran yg berbeda di dunia ini, koment saya adalah : bahwa perbedaan pengajaran tsb SANGAT DITOLAK oleh Paulus.

Kan sudah dibilangi, bedakan antara PERBEDAAN PENGAJARAN, dengan perbedaan jemaat.

Kalau PERBEDAAN PENGAJARAN itu sangat ditolak Paulus, tetapi perbedaan jemaat, itu tidak ditolak, sebab Paulus berpendapat, bahwa meski jemaat berbeda, tetapi masih dalam satu tubuh Kristus, dan saling melengkapi dan mengisi.

Tetapi yg disalahartikan oleh kau epafras adalah, bahwa PERBEDAAN PENGAJARAN adalah normal dengan menggunakan ayat Paulus yg mengatakan jemaat berbeda masih dalam satu tubuh Kristus.
Itu artinya, kau efapras, tidak bisa bedakan antara PERBEDAAN PENGAJARA, dengan perbedaan JEMAAT yg dimaksud Rasul Paulus.

Sudah jelas sekarang ??????



Tambahan: ajaran tentang 'DASAR' Gereja menurut Katolik, ternyata berbeda dengan ajaran Paulus, salah satu dari penulis Kita Suci (yaitu Yesus Kristus sebagai 'batu karang' dan sebagai 'dasar' Gereja, ayatnya ada di I Kor 3:11; 10:4)...   :think1:


Peter the Rock : http://forumimankristen.com/index.php/topic,1311.0.html
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 27, 2013, 05:40:02 PM
@Epafras,
terima kasih atas responsnya. Mohon maaf, saya belum mempunyai waktu untuk cari-cari bahan untuk mereply. Kalau ada teman lain yang ingin bergabung, saling berbagi pemahaman, dipersilahkan.

Epafras, ini ada trit tentang Petrus. Sebagai bacaan selingan, kelihatannya cukup bagus, meskipun saya percaya Epafras sudah pernah membaca seluruh ayat acuannya. http://forumimankristen.com/index.php/topic,110.msg1487.html#msg1487

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 28, 2013, 02:33:09 PM
@Epafras, damai bagimu.

Meski tidak akan mengomentari secara penuh (karena keterbatasan waktu), saya coba beberapa bagian yang saya pandang ingin saya komentari.
Tentang Mat 16:18 akan sangat panjang bahasannya.
Saya setuju dengan kalimat Anda di atas, kini tinggal menafsirkan ‘apa’ atau ‘siapa’ yang dimaksudkan dengan ‘batu karang’ (Yun.: ‘petra’) itu…
Saat ini saya sedang mendiskusikan topik ini dengan katolisitas.org pada artikel berjudul, “Tentang ‘Petros’ atau ‘Petra’” (http://katolisitas.org/4606/tentang-petros-dan-petra). Disana saya menggunakan nama “Hamba02” (disambung, bukan “Hamba 02”).
Wah, bagus itu. Semakin banyak berdiskusi, semoga saja menuntun Epafras menemukan pemahaman sebenarnya dan obyektif.
Ceritanya begini:
Dalam surat Paulus (I Korintus 3) di atas ada satu bangunan yang dasarnya adalah Kristus. Bangunan ini saya sebut sebagai BANGUNAN “A”.
Lalu, ada bangunan yang juga didirikan oleh Yesus dalam Mat 16:18. Pihak Gereja Katolik menafsirkan ‘batu karang’ (Yunani: ‘petra’) dalam ayat itu sebagai ‘Petrus’. Nah, ‘batu karang’ ini adalah dasar Gereja. Maka jadilah Petrus sebagai dasar Gereja Katolik… Inilah tafsiran Gereja Katolik atas ‘batukarang’ (atau ‘petra’) itu. Ini saya sebut dengan BANGUNAN “B”.
Dengan kata lain, Epafras mengartikan bahwa ada dua Gereja (jemaat), yang satu didirikan oleh Jesus Kristus (menurut Mat 16:18), dan satu lagi didirikan oleh Paulus (melalui peletakan dasarnya oleh Paulus), begitu? Menurut pemahaman Epafras, jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus itu disalahtafsirkan oleh Katolik, begitu?

Kalau ada jemaat yang didirikan oleh Jesus Kristus di atas batu karang (Mat 16:18), dan ada bangunan yang dasarnya diletakkan oleh Paulus (1 Kor 3 :10-11), yang untuk sementara ini Epafras maknai sebagai dasar itu ialah Jesus Kristus, sehingga Epafras memaknai ada dua jemaat (Gereja), begitu? Muncul pula pertanyaan di benak saya, Epafras memaknainya bahwa bangunan yang didirikan Paulus, di atas dasar Jesus Kristus, lebih baik daripada jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus di atas batu karang, ya? Pertanyaan yang meggelitik ialah, sehebat apa sih kemampuan Paulus sehingga dia mampu meletakkan Jesus Kristus sebagai dasar bangunan, yang lebih baik daripada jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus di atsa batu karang?

Jadi, DUA bangunan itu didasarkan atas DUA ayat di atas, BUKAN didasarkan hanya dari satu ayat saja, yaitu Mat 16:18.
Hmmm... ya, saya menangkap sekarang setelah Anda kutipkan 1 Kor 3:11. Makasih. Dengan begitu, benak saya tidak lagi mengasosiasikan bahwa kita sedang berbicara mengenai Mat 16:18 saja. Sebelum Epafrasa menyebut 1 Kor 3:11, benak saya berpandangan bahwa kita hanya berbicara mengenai Mat 16:18.
Saya tidak pernah memelintir postingan orang lain. Tidak ada gunanya (malah mungkin merupakan dosa). Kalau ada kekeliruan, pastilah karena saya salah menangkap apa yang Husada tuliskan... CMIIW...
Yah, maafkan karena saya sempat berpikiran seperti itu, sebab, itu tadi, saya mengira kita berbicara mengenai 1 ayat, ternyata Epafras sudah menambahkan dengan ayat lain tanpa memberitahukan. Tapi sekarang, saya sudah menangkap bahwa Epafras memahami 2 kumpulan (Mat 16:18 dilukiskan sebagai jemaat; dan 1 Kor 3:11 dilukiskan sebagai bangunan).

Coba kita lihat lagi postingan Husada, ya…
Frasa, “jemaat yang didirikan… “ saya tafsirkan sebagai non-Katolik. Mengapa? Karena ada kalimat selanjutnya yang menyatakan, “… bukan lagi sebagai terusan… “ yang berarti ‘terlepas’.
Pertanyaannya, “Terlepas dari apa?” (atau, "bukan lagi terusan dari apa"?)
Jawabannya ada pada frasa berikutnya, “… dari kumpulan yang dasarnya telah diletakkan oleh Paulus…”. Kumpulan yang dimaksudkan itu adalah ‘gereja’ dengan dasar Yesus Kristus, bukan?
Dalam beberapa hal Epafras sepemahaman dengan saya.
Paulus bilang di 1 Kor 10-11 bahwa dia mendapat anugrah sehingga dia meletakkan dasar bangunan, yaitu Jesus Kristus. Perhatikan frase orang lain membangun terus di atasnya pada ayat 10. Pertanyaannya, benarkah 'bangunan-bangunan' yang telah berdiri sekarang ini dibangun di atas bangunan yang didirikan Paulus itu?. Apakah 'bangunan-bangunan' yang sekarang ini, dibangun dari perkembangbiakan bangunan yang 'melepaskan diri' dari bangunan yang telah dibangun Paulus itu?
Jadi, tafsiran saya atas kalimat Husada adalah: “Jemaat non-Katolik telah terlepas dari dasar Kristus”.
Nah, di sini perlu penegasan. Jemaat Non Katolik lepas dari jemaat Katolik, "YA". Jemaat Non Katolik lepas dari dasar Kristus, kayaknya saya tidak sependapat. Karena saya tidak membatasi kehendak Jesus Kristus, maka saya tidak tahu apakah ada jemaat yang lepas dari dasar Kristus. Tetapi kalo mengenai 'bangunan' yang didirikan Paulus menurut 1 Kor 3:10-11, saya condong mengatakan bahwa banyak  'bangunan' sekarang yang dibangun bukan lagi di atas bangunan yang dasarnya diletakkan oleh Paulus, meskipun 1 Kor 3:11 berkata, orang lain membangun terus di atasnya. Mengapa? Karena, sepanjang pengetahuan saya, jemaat (Gereja) /'bangunan' yang eksis berdiri sejak wafatNya Jesus Kristus, sampai tahun 1.500-an masih eksis dan hanya satu, yang orang lain membangun terus di atasnya. Sejak tahun 1.500-an, ada kelompok yang memisahkan diri dari jemaat (Gereja)/'bangunan' yang cikal-bakalnya didirikan oleh Paulus itu, yang kemudian berkembang biak seperti yang sduah ada dewasa ini. Nah, kalo itu Epafras artikan sebagai telah lepas dari Kristus, itu hak Epafras. Namun saya, saya katakan, bahwa 'bangunan' yang ada sekarang, banyak yang dibangun tidak di atas bangunan yang didirikan Paulus.
Maka kemudian muncullah pertanyaan saya: “Bagaimana Anda membuktikannya?”
Jadi, poinnya adalah: saya harus membuktikan bahwa Husada memang sedang membandingkan antara Katolik dengan non-Katolik. Satu bukti telah saya nyatakan tadi. Sekarang kita lihat bukti berikutnya, yaitu kalimat Anda ini:
Anda tidak akan menyebut kata ‘banyak’ atau ‘bangunan-bangunan’ (jamak) jika Anda ingin merujuk kepada Katolik, bukan? 
Nah, kalau disimpulkan, Anda ingin agar saya memahami postingan Anda bahwa Anda hanya membicarakan tentang Katolik saja (satu pihak saja), yaitu Gereja Katolik Roma. Sedangkan saya justru memahami postingan Anda itu sedang membicarakan dua pihak, yaitu Katolik dan non-Katolik. Maka muncullah pertanyaan saya: mohon buktikan bahwa gereja non-katolik terlepas dari Kristus. Namun, jika satu diskusi memang membicarakan tentang Katolik dan non-Katolik, tentu jawaban saya dalam postingan sebelumnya tetap berlaku.
Sekali lagi, kalau tafsiran saya atas kalimat Husada di atas ternyata keliru, saya mohon maaf.  :grining:(Bersambung…)
Tafsiran Epafras tidak salah-salah amat. Tadinya, memang saya berpikir kita bicara tentang Mat 16:18, sementara Epafras sudah mengikutkan 1 Kor 3:11 tanpa memberitahu sehingga terasa persimpangan pikiran kita. Setelah Epafras memberitahukan bahwa Epafras sudah mengambil 1 Kor 3:11, saya kira bahasan akan bergeser ke apakah jemaat yang dimaksudkan di Mat 16:18 adalah sama dengan bangunan yang di maksudkan di 1 Kor 3:11?

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 28, 2013, 04:41:12 PM
Damai bagimu Epafras.
Ini ayatnya:
I Kor 3:11  Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
Puji Jesus. Bagaimana pemahaman Epafras terhadap 1 Kor 3:11 itu?

Menurut saya, dengan harfiah, bisa diartikan bahwa tidak seorangpun (termasuk Paulus) yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang telah diletakkan, yaitu Jesus Kristus. Tetapi memang, adalah gaya bahasa yang sering digunakan Paulus bahwa menurut pemahaman saya, meski bukan bermaksud untuk menyombong, namun tersirat pengertian bahwa dia (Paulus) tidak termasuk pada frasa tidak ada seorangpun. Sebab, di ayat 10, Paulus mengatakan bahwa dia telah mendapat kasih karunia dan anugrah untuk meletakkan dasar. Jadi, terkandung pengertian bahwa hanya Paulus yang diberi kasih karunia dan anugrah untuk meletakkan dasar suatu 'bangunan', di mana orang lain terus membangun di atasnya. Namun, membangun di atasnya harus berhati-hati.

Dan Yesus sebagai ‘batukarang’ ada dalam ayat ini:
1 Kor 10:4, “sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.
Jadi, tafsiran Katolik bahwa ‘batu karang’ dalam Mat 16:18 itu adalah Petrus, jelas melanggar Kitab Suci (dua ayat di atas). Karena itulah saya mengatakan tentang Katolik adalah ‘BENIH’ perpecahan, karena mengutamakan sosok individu Petrus (dan penerusnya, Paus, yang bersama Magisterium memproduksi “EENS” yang dianggap infallible).
Sabar Epafras. Jangan terlalu maju menuduhkan bahwa pihak lain selain pihak Anda yang sudah salah.

Tentang apakah batu karang dalam Mat 16:18, kayaknya merupakan bahasan tersendiri. Saya sudah sampaikan satu trit yang kiranya tidak salah Anda baca-baca. Juga ada trit lain, http://forumimankristen.com/index.php/topic,1311.0.html. Kalau berkenan, posting saja pemahaman Anda di sana, tanpa mempersalahkan pihak lain. Tentang istilah batu karang, tolong perhatikan perikopnya. Dengan perkataan lain, pernahkan Epafras menemukan istilah di Alkitab yang identik sama, tetapi artinya berbeda?

Tentang Katolik sebagai benih perpecahan, saya kira bisa ya, bisa tidak. Bila dipandang bahwa tidak benar Katolik mendapat mandat dari Jesus Kristus, bahwa telah diberi kewenangan mengajar, akan disertai sampai akahir zaman, dll, dll, maka jadilah, Katolik benih perpecahan (menurut saya lebih tepat dikatakan bahwa banyak pihak yang akan mearik diri dari Katolik). Sementara kalau dipandang Katolik mendapat mandat dari Jesus Kristus, bahwa telah diberi kewenangan mengajar, akan disertai sampai akahir zaman, dll, dll, yang dapat dibaca di Alkitab, maka judtru Katolik itu adalah pemersatu. Nah, terserah pada Epafras saja, apakah Anda mau membandingkan dengan ayat-ayat Alkitab atau tidak. Mungkin masalahnya adalah, pembandingan yang Anda lakukan, semata-mata berdasarkan pemahaman Anda, yang segera mempersalahkan pihak lain seperti yang telah Anda lakukan.

Dengan demikian sekarang sudah ada DUA bangunan. Bangunan Gereja Katolik dibangun di atas DASAR Petrus, sedangkan Bangunan ‘Gereja’ yang SATU itu dibangun di atas DASAR Kristus. Karena DASAR-nya berbeda, maka dapat disebutkan DUA bangunan itu ‘terlepas’ satu sama lainnya.
Sudut pengertian dari padangan berbeda telah saya posting.
BANGUNAN “A” adalah ‘Gereja’ dengan ‘DASAR’-nya Kristus, baik dari I Kor 3:11, maupun Yesus Kristus sebagai ‘batu karang’ dalam I Kor 10:4.
BANGUNAN “B” adalah ‘Gereja Katolik’ karena ‘DASAR’-nya Petrus (ditarik dari tafsiran atas ‘batukarang’/petra dalam Mat 16:18).
Kemudian saya bertanya: dari kedua bangunan itu, mana yang ‘terlepas’ dari ‘DASAR’ Kristus?
Tentang mana yang terlepas dari dasar Kristus, mengingat bahwa Jesus Kristus itu saya percayai adalah Tuhan, saya tidak tahu. Bisa saja terjadi, kelompok orang mau melepaskan diri dari Kristus, tetapi Kristus menariknya. Namun, contoh Yudas Iskariot telah menunjukkan bahwa kalau seseorang ingin terpisah dari Kristus, tidak akan dilarang.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on February 28, 2013, 04:42:54 PM
Damai bagimu Epafras.

Tentang yang terlepas dari bangunan yang didirikan Paulus, berlandaskan pada frasa orang lain membangun terus di atasnya pada 1 Kor 3:10, dapat disimpulkan bahwa yang terlepas dari bangunan itu ialah bangunan yang didirikan bukan di atas bangunan yang didirikan Paulus. Kayaknya, jelas bukan? Paulus bilang agar bangunan terus dibangun di atas bangunan itu, tetapi ada kelompok orang yang membangun bangunan tidak di atas bangunan yang didirikan Paulus, lhah... tentu saja itulah yang lepas dari bangunan yang didirikan Paulus (perhatikan, saya tidak berani mengatakan lepas dari Kristus, sebab saya percaya Kristuslah Tuhan, yang tidak dapat saya batasi kehendaknya).
Akhirnya, coba pertimbangkan hal-hal berikut ini, dengan DUA DASAR yang BERBEDA di antara Katolik dan non-Kato lik, mana yang lebih berhak untuk:
1. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang menyatu dengan Kristus?
2. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang didirikan oleh Kristus?
3. Mengklaim bahwa anggotanya adalah anggota ‘Gereja’ yang SATU dan katolik?
4. Mengklaim bahwa pihak gereja lain telah melakukan ‘perpecahan’ dalam gereja-Nya?
5. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang disertai oleh Yesus Kristus hingga akhir jaman?
6. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang merupakan Mampelai Kristus?
7. Mengklaim bahwa anggota gerejanyalah yang merupakan anggota Tubuh Kristus?
1. Katolik, dengan dasar pikiran bahwa itu telah dikatakan oleh Jesus Kristus, yaitu Jesus Kristus akan menyertai kumpulan yang dulu selalu bersamanya (para muridNya) sampai akhir zaman.
2. Katolik. Sejak semula, para rasul berpencar ke berbagai penjuru dunia untuk mengabarkan Injil, tetapi selalu bersatu padu dalam iman dan ajaran, dan mengakui keutamaan Keuskupan Roma.
3. Katolik. Salah satu bunyi Pengakuan Iman ialah, Aku percaya akan Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
4. Kurang tahu. Dari semula, hanya ada satu Gereja yang kudus, katolik, dan apostolik. Kalau sekarang banyak kumpulan yang menamakan diri sebagai pengikut Kristus, saya tidak tahu kumpulan mana yang paling berhak mengklaim pihak gereja lain telah melakukan ‘perpecahan’ dalam gereja-Nya.
5. Katolik. Katolik itu adalah penerus garis waris persekutuan dengan Jesus Kristus, dimana Jesus Kristus pernah bilang agar kumpulan itu tidak takut, sebab Jesus Kristus akan menyertai sampai akhir zaman.
6. Katolik.
7. Katolik.
Postingan saya adalah tentang ‘Magisterium’, bukan tentang penggembalaan.
Magisterium adalah hak atau kompetensi mengajar. Penggembalaan adalah pengabaran kabar suka cita, seperti yang telah dilakukan Jesus Kristus kepada setiap orang yang mau mendengar, percaya, dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Guru serta Juru Selamat.
Magisterium terdiri dari banyak orang (yaitu Paus plus Uskup dan Kardinal?) dan haknya disebut ‘wewenang mengajar’, sedangkan penggembalaan (seperti yang Anda katakan), terbatas hanya kepada satu orang, yaitu Petrus, hak-nya Anda sebut sebagai ‘hak menggembalakan’.
Iya, yah? ENtah bagaimana mengartikannya, mungkin penyampaian saya kurang pas menggambarkan maksud sebenarnya. Yang pasti, meski para murid ada ber-12, ternyata hanya kepada Simon Petrus dikatakan oleh Tuhan Jesus Kristus, "Gembalakanlah domba-dombaKu." Itu bisa Epafras baca di Injil.
Ini postingan saya:
Kalau tidak salah, Paus adalah penerus Petrus, sedangkan Magisterium adalah penerus rasul (CMIIW).
Baiklah, saya jelaskan maksud saya…
1. Persidangan pertama di Yerusalem (Kis 15) terkadang oleh Katolik disebut sebagai Konsili pertama (CMIIW). Dalam konsili itu hadir unsur-unsur:
a. Para rasul. Katolik menyebutnya, “diketuai oleh Petrus”.
b. Para penatua. Disana hadir Yakobus. Dia bukan rasul (karena Rasul Yakobus telah wafat sebelumnya). Jadi, Yakobus ini adalah seseorang dengan jabatan ‘penatua’. Masuk dalam kategori ini adalah pengikut Yesus yang non-rasul.
c. Unsur Paulus, yang walaupun disebut ‘Rasul’ dan penulis Kitab Suci, tetapi dia bukan satu dari 12 anggota Murid Kristus (rasul).
2. Persidangan yang diklaim sebagai konsili oikumenis pertama itu, oleh Katolik juga sering diklaim sebagai ‘justifikasi’ untuk keberadaan Magisterium (CMIIW). Jika benar Katolik mengklaim demikian, maka perhatikan unsur-unsur di atas. Kita mulai dulu dua unsur pertama, yaitu para rasul dan para penatua.
3. Dari 12 rasul itu, masing-masing pati melaksanakan Mat 28:18-20, yaitu memberitakan Injil keluar Israel. Disana mereka juga punya murid-murid, dan para murid mereka itu pun memuridkan orang lain lagi… begitu seterusnya.
4. Tetapi kemudian, di masa kini, kita melihat bahwa Magisterium Gereja Katolik ROMA, hanya diwakili oleh murid-murid (yang disebut ‘penerus’) Rasul Petrus saja, bukan (CMIIW)? Kita ambil contoh, misalkan para ‘penerus Petrus’ ini berjumlah 300 orang (uskup plus kardinal). Penerus Andreas 50 orang. Penerus Yohanes 50 orang, Andreas 50 orang, dst… Anggaplah diluar penerus Petus, jumlah para ‘uskup’ ini adalah 700 orang, sehingga jumlah keseluruhan penerusnya adalah 1000 orang.
Pertanyaannya:
1. DIMASA KINI, yang disebut MAGISTERIUM Gereja Katolik itu apakah yang berjumlah 300 orang (hanya dari pihak Petrus saja) atau yang berjumlah 1000 orang (yaitu yang berasal dari dari penerus 11 murid Yasus lainnya plus penerus para penatua non-rasul)? Jadi ada kemungkinan ‘perbedaan’ komposisi antara Magisterium dalam konsili pertama (di Yerusalem) dengan Magisterium Katolik masa kini, bukan?
Betul. Dunia berubah, maka banyak hal, termasuk komposisi Magisterium berubah sesuai kebutuhan.
2. Jika memang benar ‘ada perbedaan komposisi’ Magisterium, maka apakah KEBERADAAN Magisterium MASA KINI (yang diklaim sebagai Magisterium Gereja universal) adalah SAH?
Masih ingat janji Kristus yang mengatakan akan menyertai sampai akhir zaman, bukan?
3. Jika memang benar ‘ada perbedaan komposisi’ pada kedua Magisterium, maka apakah penetapan berbagai dekrit definitif yang infallible OLEH Magisterium Gereja Katolik MASA KINI adalah SAH?
Masih ingat janji Kristus yang mengatakan akan menyertai sampai akhir zaman, bukan?
4. Jika penetapan dogma infalibilitas Paus (sekalipun dalam ex-cathedra) adalah dilakukan oleh Magisterium MASA KINI yang berbeda dengan komposisi Magisterium perdana, apakah penetapan dogma itu SAH?Masih ingat janji Kristus yang mengatakan akan menyertai sampai akhir zaman, bukan?
Sejak semula, para murid Jesus Kristus itu selalu mematuhi perintah ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: donalbebek on March 01, 2013, 01:34:36 PM
Siapakah Kepala RT di PL dan di PB?

Tks.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on March 02, 2013, 04:05:58 PM
Damai bagimu Epafras.
Pertanyaannya:
1. DIMASA KINI, yang disebut MAGISTERIUM Gereja Katolik itu apakah yang berjumlah 300 orang (hanya dari pihak Petrus saja) atau yang berjumlah 1000 orang (yaitu yang berasal dari dari penerus 11 murid Yasus lainnya plus penerus para penatua non-rasul)? Jadi ada kemungkinan ‘perbedaan’ komposisi antara Magisterium dalam konsili pertama (di Yerusalem) dengan Magisterium Katolik masa kini, bukan?
Epafras, ketika Jesus Kristus bersabda, "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Itu berada pada perikop Perintah untuk memberitakan Injil pada Mat 28:16-20. Seluruh sabda itu disampaikan kepada 11 murid Jesus Kristus (tanpa Yudas Iskariot).

Mengingat selama pelayanan yang diberikan oleh Jesus Kristus sudah selalu dihadiri banyak orang, kiranya bisa kita sepakati bahwa ketika sabda itu disampaikan, pengikut Kristus bukan hanya yang 11 itu, kan? Tetapi, sabda itu disampaikan hanya kepada ke-11 murid. Artinya, kesebelas murid itulah yang dijanjikan akan disertai sampai akhir zaman. Kesebelas orang itu pula yang memiliki kompetensi mengajar. Sebab, kepada mereka dikatakan Jesus Kristus, "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu." Artinya, pengikut Kristus selain dari yang 11 orang itu tidak memiliki kompetensi mengajar.

Pada masa dewasa ini, raga ke-11 orang itu telah tiada. Apakah penyertaan Jesus Kristus seperti dijanjikanNya kepada ke-11 murid itu hanya janji kosong? Tentu tidak. Karena segala sesuatu yang diperintahkan oleh Jesus Kristus diwariskan yang disebut sebagai Tradisi Suci. Yang namanya Tradisi Suci itu tidak tertulis. Jadi, Tradisi Suci itu diwariskan turun temurun kepada pengikut atau murid ke-11 murid penerima sabda. Dan mereka adalah kelompok yang satu.

Apabila seiring dengan perjalanan waktu, murid dari murid dari murid dari murid... para nggota kelompok yang satu itu ada yang melepaskan diri dari kelompok yang satu itu, apakah menurut Epafras, kelompok yang memisahkan diri itu tetap mewarisi kompetensi mengajar? Menurut pemahaman saya, kelompok yang memisahkan diri dari kelompok yang satu itu, tidak lagi memiliki kompetensi mengajar, sebab kompetensi mengajar diberikan oleh Jesus Kristus hanya kepada kelompok 11, kelompok yang satu. Yang mewarisi kompetensi mengajar adalah para murid ke-11 murid itu, yang tidak memisahkan diri dari kelompok.

Nah, komposisi sekarang dari para murid pewaris kompetensi mengajar yang diturunkan dari 11 murid penerima kompetensi itu, sudah berbeda dengan komposisi ke-11 murid langsung Jesus Kristus. Dengan demikian, saya kira pertanyaan Epafras mengenai itu sudah terjawab.

2. Jika memang benar ‘ada perbedaan komposisi’ Magisterium, maka apakah KEBERADAAN Magisterium MASA KINI (yang diklaim sebagai Magisterium Gereja universal) adalah SAH?
Saya kira sebelum pertanyaan ini dijawab, baiklah kita menanyakan, apakah sabda Jesus Kristus yang bilang "Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" dipandang SAH atau tidak? Jika itu dipandang SAH, maka kompetensi mengajar juga dipandang SAH. Jika itu dipandang TIDAK SAH, maka kompetensi mengajar yang dimiliki sekarang ini juga harus dipandang TIDAK SAH.

3. Jika memang benar ‘ada perbedaan komposisi’ pada kedua Magisterium, maka apakah penetapan berbagai dekrit definitif yang infallible OLEH Magisterium Gereja Katolik MASA KINI adalah SAH?
Komentar saya untuk ini, sama dengan komentar pada pertanyaan sebelum ini.

4. Jika penetapan dogma infalibilitas Paus (sekalipun dalam ex-cathedra) adalah dilakukan oleh Magisterium MASA KINI yang berbeda dengan komposisi Magisterium perdana, apakah penetapan dogma itu SAH?
Komentar saya atas ini juga sama dengan yang sebelumnya.

Semua pertanyaan di atas muncul karena Gereja Katolik memiliki sistemnya sendiri yang berbeda dengan model atau sistem yang dipaparkan dalam Kitab Suci, misalnya tentang komposisi Magisterium di atas.
Saya kira, ayat-ayat yang diacu pada adalah ayat Kitab Suci. Saya tidak mengerti apa dasar Epafras menyimpulkan ayat Kitab Suci berbeda dari ayat yang dipaparkan dalam Kitab Suci.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on March 02, 2013, 04:42:18 PM
Damai bagimu Epafras.
Benar, Husada, saya mempercayai bahwa Katolik mengajarkan demikian. Tetapi postingan-postingan  saya yang Anda tanggapi di atas adalah upaya saya yang sedang berusaha menampilkan perspektif tentang implikasinya dari ayat itu dalam kaitannya dengan BANGUNAN “B” (yaitu Gereja Katolik) yang ‘terlepas dari ‘DASAR’ Kristus’.
Saya kurang dapat mengerti, Epafras mengatakan bahwa Epafras percaya bahwa Katolik mengajarkan pengikut Kristus untuk melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Jesus Kristus, tetapi di sisi lain Epafras ingin menampilkan perspektif yang lepas dari dasar Kristus. Saya jadi ingat pada posting an yang menyimpulkan Kristus tidak sama dengan Kristus. Bagaimana mungkin? 
Saya juga tidak tahu pasti apakah Katolik melarangnya atau tidak.
Sepanjang yang saya pahami, Katolik tidak melarang itu, tetapi Katolik memilih produk Kristen daripada produk Yudaisme.
‘Nama diri’ gereja-gereja boleh berbeda-beda dan dengan demikian bisa menjadi sangat banyak. Tetapi tiap gereja itu adalah anggota dari ‘Gereja’ yang SATU yang didirikan Kristus di atas dasar batu karang, yaitu Diri-Nya sendiri. Masing-masing gereja itu punya nama diri dan tiap ‘nama diri’ boleh dikatakan, mewakili satu nama gereja lokal. Setiap orang anggota dari gereja lokal itu adalah anggota dari ‘Gereja yang SATU’ itu, yaitu yang didirikan oleh Yesus Kristus diatas dasar batu karang Kristus, karena mereka tetap meyakini Mat 16:16 dan Yoh 3:16.
Bagaimana mungkin mengatakan Gereja yang satu, kalau nyata-nyata ada kelompok yang memisahkan diri dari Gereja yang mula-mula?

Mat 16:16 disusul oleh Mat 16:17 yang adalah pernyataan Jesus Kristus kepada pribadi Simon bin Yunus. Di Mat 16:17, menurut saya adalah perkataan Jesus Kristus kepada Simon saja, tidak kepada semua muridNya. Bahkan Jesus Kristus masih mengaitkan Simon dengan Yunus ayah Simon. Jadi, menurut saya, itu hanya kepada Simon.

Tentang Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal, saya kira tidak terkait dengan kompetensi mengajar (Magisterium). Justru Yoh 3:16 itu mengatakan bahwa setiap orang yang menerima ajaran Jesus Kristus yang disampaikan melalui Magisterium akan beroleh hidup yang kekal.
Dengan demikian kita harus membedakan antara ‘gereja lokal’ (yang boleh berjumlah ribuan dengan nama diri denominasi masing-masing), dengan ‘Gereja’ yang berjumlah HANYA SATU saja.
Gereja lokal yang demikian banyak itu tidak dapat digeneralisasi sebagai ‘perpecahan’ sebelum kita dapat memastikan apakah tiap gereja lokal itu didirikan karena motif yang berorientasi kepada ‘sosok individu manusia’ atau bukan.
Kalau gereja lokal yang demikian banyak jumlahnya itu didirikan BUKAN karena motif yang berorientasi kepada ‘sosok’ individu, maka hal demikian tidak dapat dikategorikan ‘perpecahan’.
Saya kira, jika Gereja yang memiliki Pengakuan Iman seperti yang dirumuskan di Konsili Nicea, adalah Gereja Yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik. Di luar itu, bukan lagi Gereja Yang Satu.
Fokus (orientasi) Protestan bukan soal dapat-tidaknya ditarik ‘garis waris’ secara historis hingga kepada Kristus, melainkan “Apakah mereka memiliki-atau-tidak ‘pengakuan’ yang diberikan Bapa kepada Petrus tentang Yesus Kristus”, yang mengacu kepada Mat 16:16 (‘bukan hanya’ pada Mat 16:18, maaf untuk sementara saya menggunakan kata ‘bukan hanya’).

Oleh karena hanya berbasiskan ‘pengakuan’, maka jelas tidaklah penting apakah terkait dengan garis-waris yang dirunut hingga kepada Petrus dan Kristus. Nah, ‘pengakuan’ itu dihargai Kristus, dan dihargai Allah karena ‘diberikan’ oleh Bapa, sekalipun mungkin tidak dihargai oleh Katolik karena mengabaikan nilai warisan sejarah. Tetapi perlu dinyatakan disini bahwa itu tidak berarti Protestan tidak menghargai warisan sejarah. Protestan hanya menempatkan warisan sejarah itu pada posisi fallible (yang tidak setara dengan Kitab Suci).
Tentang Mat 16:16, sudah saya komentari di atas.
Demikian juga, ajaran Protestan diperoleh dari Roh Kristus (Roh Kudus, Yoh 16 yang sudah Anda kutip sebelumnya), baik yang ada kaitannya dengan ajaran bapa gereja maupun tidak. Kalaupun terlepas dari warisan sejarah (ajaran para bapa gereja) dan Anda mempersepsinya sebagai ‘ujug-ujug‘ diperoleh dari Kristus, itu tidak menjadi masalah tetapi mereka tetap meyakini bahwa ajaran mereka tidak bertentangan dengan Kitab Suci (walaupun mungkin bertentangan dengan Tradisi Suci), dalam arti ‘dapat diuji’ dan terbuka kemungkinan untuk ‘terbukti keliru’ agar ditemukan ajaran/rumusan baru yang dapat diyakini sebagai ‘benar’, sekalipun ‘MUNGKIN’ tidak nampak ditekankan oleh para bapa gereja, dan ASALKAN tidak berorientasi kepada sosok individu sehingga dinilai Allah sebagai ‘perpecahan’.
Baiklah kalau begitu. Pemahaman saya sudah saya berikan, bahwa kumpulan yang bersama Jesus Kristus dijanjikan akan disertai oleh Jesus Kristus sampai akhir zaman. Kalau ada yang tadinya bagian dari kumpulan itu, kemudian memisahkan diri (lepas dari apapun alasannya), Epafras maknai masih setara dengan kumpulan yang ditinggalkannya (dengan berbagai argumen yang menurut Epafras cukup logis) ya sudah. Menurut pemahaman saya, Jesus Kristus hanya mendirikan satu jemaat (Gereja), yang dirumuskan oleh Konsili Nicea, Gereja Yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: donalbebek on March 02, 2013, 05:09:25 PM
Wow...

Memang benar kok bahwa Yesus adalah batukarang.

Tapi yg dimaksudkan dalam Mat 16:18 adalah bukan BATU KARANG = Yesus, melainkan Petrus.

Yesus BUKAN membicarakan diriNYA sendiri dalam ayat itu melainkan membicarakan si Petrus.
Lihat dong konteksnya dari ayat 15-19

Peter the Rock : http://forumimankristen.com/index.php/topic,1311.0.html

Wow,,

Subyektif.

Tks.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on March 02, 2013, 05:17:45 PM
Damai bagimu Efapras.
‘Gereja’ adalah SATU. ‘Gereja’ yang SATU itu bersifat ‘katolik’ dibangun di atas DASAR Kristus. Tetapi kemudian ada sekelompok orang yang menjadikan kata sifat ‘katolik’ itu menjadi ‘nama diri’, yaitu ‘Gereja Katolik’ (dalam analogi Anda adalah ‘mengaku diri sebagai keluarga besar’), yang dibangun di atas DASAR Petrus. Maka, jadilah ‘Gereja Katolik’ ini salah satu dari gereja lokal seperti gereja lokal Protestan (bedanya, DASARNYA bukan DASAR Kristus). Dengan pengubahan kata sifat menjadi nama diri ‘Gereja Katolik’ ini, ia bukanlah ‘keluarga besar’, melainkan ‘anak’ (dalam analogi Anda, tetapi apakah masih dapat dianalogikan dengan 'anak' jika DASAR-nya bukan Kristus?), sedangkan ‘Keluarga Besar’ itu adalah ‘Gereja yang SATU’ itu.

Karena Gereja Katolik ‘boleh’ memiliki nama diri, maka gereja-gereja Protestan pun boleh membuat nama diri untuk gereja lokal mereka masing-masing (sebagai 'anak' dalam analogi Anda), ASALKAN tidak memproduksi sejenis EENS, tidak membangun di atas dasar lain selain yang telah diletakkan yaitu Kristus, tidak membangun dogma infalibilitas, dll.

Bergabungnya gereja-gereja lokal Protestan itu dalam PGI maupun PGLII menjadi bukti bahwa mereka membuka diri terhadap kata ‘saling’ yang banyak diajarkan dalam Kitab Suci, termasuk saling mensehati, saling menegur, saling menguatkan dan sebagainya, sebagai bukti ‘saling mengasihi’ sebagai saudara seiman dan sesama anggota Tubuh Kristus (Gereja yang SATU, ‘Keluarga Besar’ dalam analogi Anda).

Perilaku ‘saling-saling’ inilah yang tidak dimungkinkan oleh Katolik (padahal sama-sama ‘anak’ dalam analogi Anda). Gereja Katolik, seperti yang Anda katakan, ‘tidak menggubris’ (jika ada teguran). Saya sudah tahu itu, makanya saya tuliskan di atas, bukan? Lalu, untuk apa saya cemberut? Saya justru prihatin, alias berbelas kasihan…
Maaf Epafras, Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya itu bukan saya yang mengatakannya. Itu adalah ayat Injil tulisan Matius. Ayat itu saya maknai, bahwa Jesus Kristus akan mendirikan jemaat (Gereja)Nya di atas batu karang (Petrus), sebab itu adalah perkataan Jesus Kristus sendiri.

Ooo, begitu, ya… Lalu apakah Anda bermaksud untuk mengenyampingkan dan membuang tafsiran yang mengatakan bahwa ‘menanam’ dan ‘menyiram’ adalah ‘ajaran’ dan/atau ‘pelayanan’?
Siapa yang menafsirkan? Dalam ayat itu, saya kira, apa yang dimaksudkan dengan 'menanam' dan 'menyiram' bukan perbedaan ajaran. Ajaran Jesus Kristuslah yang ditanamkan kepada manusia yang belum mendengar kabar suka cita mengenai Injil. Ajaran Jesus Kristuslah yang disiramkan kepada orang yang telah mendengar kabar suka cita, tetapi masih memerlukan pendalaman, penumbuhan. Apa yang ditanam, dan apa yang disiram, ya sama saja, AJARAN JESUS KRISTUS. Jika Anda mengartikan itu merupakan perbedaan ajaran, tampaknya kita berbeda pemahaman atas itu.

OK… semoga demikian, ya… Tapi yang pasti saya telah keliru memahami salah satu postingan Anda, bahkan mungkin yang terpenting.
Hmmm... maafkan saya kalau penyampaian saya tidak seperti yang Epafras inginkan. Namun, saya sudah berusaha semampu saya untuk menyampaikannnya dengan sesederhana mungkin.
‘Kan saya sudah bilang bahwa tidak ada yang tahu… Dan memang hal demikian bukan menjadi fokus saya. Yang menjadi fokus saya adalah keberatan hati nurani pihak lain yang seharusnya, kalau diakui sebagai saudara seiman yang kita kasihi (lihat Lumen Getium atau ‘KGK’ tentang ‘Gereja’ yang didahului dengan uraian tentang ‘kasih’ pada pasal-pasal pertamanya), maka kita harus mempedulikan, kita ‘care’, kita harus menggubris keberatan hati nurani mereka…

1Kor 10:29  “Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: "Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?
32  Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah.
33  Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat”.


Jika Anda membaca keseluruhan pasalnya, maka Anda dapati bahwa ‘keberatan hati nurani’ adalah prinsip umum, tetapi kasus yang diangkat waktu itu adalah tentang ‘makanan’. Kalau seseorang keberatan hati nuraninya tentang apa yang Anda makan dalam salah satu kesempatan jamuan makan, maka Anda HARUS menggubris keberatan hati nurani orang itu. Demikian juga jika ada orang yang keberatan hati nuraninya dengan kasus lain, seperti berbagai gelar untuk Paus, bunda Maris, simbol dan ritual dalam Gereja Katolik…. jika ingin agar Katolik disebut sebagai ‘gereja’ kasih.

Kira-kira begitu penjelasan saya, Husada…
Baiklah, terima kasih. Namun, ijinkan saya komentari begini.

Katolik itu, bukan menginginkan jika dalam melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Jesus Kristus (baik lisan maupun tertulis) menjadi 'batu sandungan' bagi orang lain. Hanya saja, Katolik itu diajar untuk mengabarkan kabar suka cita sampai ke ujung bumi. Bila penerima kabar suka cita menginginkan agar metode pengajaran yang seharusnys dilakukan oleh Gereja sesuai dengan kehendak calon penerima, kayaknya itu tidak akan terpenuhi. Sebab, Gereja mengajarkan agar para murid Jesus Kristus mengajarkan segala sesuatu yang telah diperintahkan Jesus Kristus (baik lisan maupun tertulis) sampai ke ujung bumi. Jika itu menjadi 'batu sandungan' bagi orang yang menerimanya, pantas disesalkan, namun menjadi 'batu sandungan' bukan merupakan tujuan. Tujuan adalah mengenalkan ajaran Gereja yang diterima dari Jesus Kristus dan diwariskan turun temurun.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on March 02, 2013, 06:06:43 PM
Damai bagimu Epafras.
Lho, Anda yang mengatakan ‘tidak mempertuhankan’. Lalu saya tanya (dengan cara yang berbeda), bagaimana Anda tahu bahwa Anda ‘tidak mempertuhankan’? Jadi, beban pembuktian ada para Husada. Nah, untuk membuktikannya tentu perlu ‘ukuran-ukuran’ untuk dapat dikatakan bahwa Anda ‘tidak mempertuhankan’.
:grining: Saya pikir, jika saya katakan, "Saya tahu bahwa saya tidak mempertuhankan yang bukan Tuhan," tidak perlu dibebani pembuktian apa-apa. Terserah pendengarnya saja, apakah mau percaya pada pengakuan saya atau tidak. Namun, harap diterima juga, jangan pula memaksakan pikiran bahwa saya mempertuhankan sesuatu yang bukan Tuhan meski sudah saya sampaikan bahwa saya tidak mempertuhankan sesuatu yang bukan Tuhan. :)

Selanjutnya, saya tidak ‘memastikan’, melainkan hanya ‘memberikan analogi’ bahwa mungkin saja satu perilaku tidak diakui oleh pelakunya sebagai ‘mempertuhankan’, tetapi oleh pihak lain diakui demikian (dan sebaliknya). Misalnya, orang non-Yahudi (atau pun Muslim dan SSY), menyatakan bahwa Yesus tidak pernah mengaku Diri sebagai Allah. Padahal dengan ‘cara-Nya’ sendiri, yang juga dipahami oleh seluruh bangsa Yahudi, Dia SUDAH mengaku diri sebagai Allah (‘meng-Allah’-kan Diri-Nya sendiri, atau ‘memper-Tuhan-kan’ Diri-Nya sendiri?). Jadi, standarnya adalah ‘perilaku’ yang ‘dimaknai’ sebagai ‘mempertuhankan’ atau tidak, baik oleh kelompok sendiri MAUPUN kelompok lain (NON-Katolik, misalnya).
Apa masalahnya? Tentang penilaian pihak lain atas perilaku saya, bukan urusan saya. Jika berdasarkan perilaku saya kemudian disimpulkan bahwa saya mempertuhankan sesuatu yang bukan Tuhan, sementara saya tidak mempertuhankan yang bukan Tuhan, apa masalahnya bagi saya? Saya tidak terbeban harus membuktikan apa-apa.

Nah, jadi ingat tentang pandangan terhadap Tradisi Suci. Katolik mengimani bahwa Tradisi Suci adalah yang harus diimani. Sementara Protestan menyimpulkan bahwa Tradisi Suci hanyalah 'akal-akalan' Gereja, emang apa masalahnya? Dalam hal itu, Katolik tidak meminta pandangan Protestan. Mengapa harus menggubris pandangan yang menyebut itu salah? Kecuali pihak Protestan bertanya, Katolik akan menjawab. Jika ujug-ujug Protestan mempersalahkan, tanpa mengetahui apa-apa tentang itu, apakah Katolik punya beban harus marah, atau sedih, atau teriak-teriak, atau bagaimana? Saya kira, tidak. Protestan bisa saja berpandangan bagaimana tetang Katolik, tetapi kalau langsung mempersalahkan, emang dapat otoritas dari siapa?

Nah, sekarang saya bertanya, apakah perilaku ‘tidak menggubris’ keberatan hati nurani orang lain tidak berarti ‘mempertuhankan’ sesuatu? Tentu orang bisa saja berkata, “Itu tergantung seberapa ‘berat’ kasusnya”, bukan? Apakah hal (‘tidak menggubris’ keberatan hati nurani orang lain) itu bisa dijadikan menjadi ukuran untuk ‘mempertuhankan’ sesuatu (misalnya, kapankah seseorang ‘mempertuhankan’ uang, cinta/eros, simbol keagamaan, sosok individu, ritual)? Saya tidak tahu, dan belum mendalaminya.
Maaf Epafras. Saya tidak mengerti paragraf ini. Apa yang ingin disampaikan, atau ditanyakan atau disanggah, atau, apa?

Namun, secara prinsip, ‘mempertuhankan’ tidak selalu berarti ‘mengakui secara verbal dengan kata-kata’, melainkan dengan perilaku yang dimaknai demikian (misalnya seseorang tidak akan mengatakan, “Aku menyembah engkau, ya, Paus/Bunda Maria…”).

Mungkin pendekatannya bisa dilakukan dengan cara lain, misalnya: “Apakah ‘mempertuhankan’ ada bedanya dengan ‘memberhalakan’, mengingat perilaku ‘memberhalakan’ memang ada dalam Kitab Suci?” Mungkin perlu thread khusus, ya, untuk menampung masukan sebanyak-banyaknya dan membuat kita mawas diri, disamping tentu saja menambah wawasan…
Betul. Maaf nih, kesan saya, untuk ini, pafras menanyakan sesuatu yang tidak Epafras mengerti. Sebaiknya bikin trit baru.
Pendapat saya?

Hehe… ‘penyertaan Yesus’ tidak HARUS seperti yang Anda dan Gereja Katolik maksudkan, yaitu HARUS dengan konsep INFALIBILITAS agar terhindar (terjamin) ‘tidak mungkin sesat’. Penyertaan Yesus tidak harus dengan ‘memberikan’ aspek infalibilitas kepada pihak lain, kecuali kepada Kitab Suci saja. Penyertaan Yesus HARUS ditafsirkan dalam koridor ‘Mahahadir dan Mahakuasa’. Akibatnya, BUKAN orang (subyeknya, yaitu para penulis Kitab Suci) yang infallible, melainkan ‘produk’ mereka (yaitu Kitab Suci). Setelah Kitab Suci terbentuk (lengkap), maka jelaslah hal ‘infalibilitas’ semakin tidak diberikan kepada orang (subyeknya, yaitu Paus dan Magisterium).
Ngomong-ngomong, pernahkah Epafras baca di Alkitab ayat yang senada dengan Masih banyak hal yang diperbuat Jesus Kristus belum dituliskan?

Selanjutnya saya tidak mengerti dengan pernyataan Anda, jadi saya bertanya dulu pada Anda (supaya tidak keliru dan disebut ‘memelintir’ postingan Anda), “Apakah non-Katolik yang menolak Katolik berarti menolak yang mengutusnya, yaitu menolak Kristus, sehingga tidak layak disebut pengikut Kristus?” Kalau benar demikian, itu merupakan lompatan (kekeliruan) logika yang aneh…  Saya baru dengar kali ini, Bro… Saya tidak akan berani berkata demikian kepada sesama pengaku Kristus sebagai Mesias, Juruselamat, dan Tuhan (percaya Allah Tritunggal)…
Begini Epafras.

Katolik itu menerima ajaran dari para murid Jesus Kristus yang diajar langsung oleh Jesus Kristus. Itu diwariskan turun temurun. Kepada para murid itu memang itu disebut seperti dalam Yoh 13:20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku. Artinya, para murid Jesus Kristus yang menerima pesan tersebut mendapat tugas sebagai utusan Jesus Kristus. Jika tugas itu diteruskan atau diwariskan kepada murid-murid berikutnya, pesan itu masih berlaku terus sampai akhir zaman.
Tentunya Anda akan bertanya, “Apa kriteria ‘ekstrim’-nya?” Saya memberi contoh dalam postingan saya adalah:

“menyebut mereka dengan ‘Holy Father’ dan menyatakan ‘infallible’ untuk tiap pernyataan ‘ex-cathedra’-nya (yang dipermasalahkan bukan kewenangan mengajarnya, melainkan infalibilitasnya)”.
Katolik mengimani, memang Pewaris Kursi Petrus yang mendapat mandat langsung dari Jesus Kristus, selama menyampaikan ajaran, diimani selalu disertai Roh Kudus, sehingga tidak dapat salah. Penyertaan itu adalah janji Tuhan Jesus Kristus sendiri. Mau Epafras percaya, silahkan, mau tidak percaya, bukan masalah buat saya.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 06, 2013, 10:25:37 PM

@Husada, damai bagimu.


Dengan kata lain, Epafras mengartikan bahwa ada dua Gereja (jemaat), yang satu didirikan oleh Jesus Kristus (menurut Mat 16:18), dan satu lagi didirikan oleh Paulus (melalui peletakan dasarnya oleh Paulus), begitu? Menurut pemahaman Epafras, jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus itu disalahtafsirkan oleh Katolik, begitu?


Frasa, “Dengan kata lain”, itu adalah frasa tafsiran Husada atas kata-kata saya, lho… hehehe….


‘GEREJA’ yang SATU itu memiliki banyak Gereja Lokal dan perintis

Ini pendapat saya:

Paulus hanya mendirikan ‘gereja lokal’ yang ada di Korintus (juga di kota-kota lainnya). Sedangkan Kristus mendirikan ‘Gereja’ yang SATU. Gereja lokal yang didirikan oleh Paulus lebih dari satu, tetapi dasarnya tetap Kristus (gereja lokal di Korintus adalah model untuk orang lain membangun yang gereja yang sama).  Karena itu gereja lokal yang dibangunnya adalah ANGGOTA dari ‘Gereja’ yang SATU itu. Demikian juga tiap gereja lokal yang didirikan rasul dan non-rasul lainnya adalah gereja lokal, yang kalau dasar yang mereka letakkan adalah Kristus, maka gereja-gereja lokal yang mereka rintis itu adalah ANGGOTA ‘Gereja’ yang SATU itu (Mat 16:18).

Jika lingkupnya diperluas, gereja lokal yang ada ribuan di seluruh dunia sekarang ini pun, tetap merupakan ‘Gereja’ yang didirikan oleh Kristus, karena dasarnya tetap satu yaitu Kristus. Dan tiap gereja lokal itu adalah ANGGOTA dari ‘Gereja’ yang SATU itu. Di atas saya sudah katakan bahwa harus dibedakan antara ‘Gereja’ dengan ‘gereja lokal’.

Artiya, I Kor 3:11; 10:4 (DUA ayat) adalah penerapan dari prinsip dalam Mat 16:18. Pernyataan dalam I Kor 10:4 (dan I Kor 3:11) merupakan bukti bahwa gereja yang dibangun Paulus adalah gereja yang sama dengan Mat 16:18, yaitu yang didirikan oleh Kristus. Hanya saja Paulus mendirikan dalam bentuk ‘gereja lokal’, sedangkan Kristus mendirikan ‘Gereja’ yang SATU dan Universal (Mat 16:18). Dari kasus gereja Paulus ini maka dapat ditarik kesimpulan bahwa gereja lokal yang beragam yang didirikan oleh para rasul dan non-rasul BESERTA PENERUS MEREKA, juga adalah ANGGOTA dari ‘Gereja’ yang SATU yang didirikan Kristus itu.


‘Dasar’-nya berbeda, maka ‘bangunan’-nya juga berbeda


Menurut pemahaman Epafras, jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus itu disalahtafsirkan oleh Katolik, begitu?


Gereja lokal yang dalam doktrin/dogmanya menyatakan bahwa ‘Gereja’ mereka dibangun di atas dasar ‘Petrus’ (Mat 16:18) tentu saja menjadi bangunan yang berbeda dengan ‘Gereja’ yang didirikan Kristus di atas dasar Diri-Nya Sendiri. Jadi, karena ‘dasarnya’ berbeda, maka saya menyimpulkan Katolik telah salah menafsirkan ‘petra’ (batu karang) dalam Mat 16:18 itu. Salah tafsirnya dimana? Saya sudah jelaskan di postingan-postingan sebelumnya alasan saya mengatakan tafsirannya salah.


BUKAN saya ‘memaknai’, tapi tertulis eksplisit begitu

Kalau ada jemaat yang didirikan oleh Jesus Kristus di atas batu karang (Mat 16:18), dan ada bangunan yang dasarnya diletakkan oleh Paulus (1 Kor 3 :10-11), yang untuk sementara ini Epafras maknai sebagai dasar itu ialah Jesus Kristus, sehingga Epafras memaknai ada dua jemaat (Gereja), begitu?

Tidak begitu, Husada…

Kristus hanya mendirikan SATU ‘Gereja’. Dan ‘Gereja’ yang satu itu memiliki ANGGOTA yang secara fisikal jumlahnya ribuan (sekarang ini), dan itu dirintis (dibangun) oleh banyak manusia utusan Kristus, termasuk Paulus. Gereja lokal yang didirikan oleh Paulus (dkk), juga adalah ‘Gereja’ Kristus yang SATU itu, tetapi menjadi contoh/model untuk gereja lokal lainnya.

Bukan saya yang ‘memaknai’-nya sebagai ‘dasarnya ialah Kristus’, melainkan ditulis eksplisit oleh Kitab Suci bahwa memang dasar dan batu karangnya adalah Yesus Kristus. Jadi saya tidak pernah memaknai ada dua jemaat yang berdiri, yaitu yang didirikan oleh Yesus dan yang didirikan oleh Paulus.


Muncul pula pertanyaan di benak saya, Epafras memaknainya bahwa bangunan yang didirikan Paulus, di atas dasar Jesus Kristus, lebih baik daripada jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus di atas batu karang, ya?

Saya tidak pernah memaknai bahwa bangunan yang didirikan Paulus, di atas dasar Jesus Kristus, lebih baik daripada jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus.

Husada salah memahami tulisan saya. Jemaat (gereja) yang dirintis Paulus di Korintus itu, ya, adalah ‘Gereja’ Kristus itu juga, sama seperti ‘gereja yang dirintis rasul lainnya’ dimana saja, asalkan dasarnya Kristus (bukan Petrus).



Tidak ada perbandingan ‘lebih baik’

Pertanyaan yang meggelitik ialah, sehebat apa sih kemampuan Paulus sehingga dia mampu meletakkan Jesus Kristus sebagai dasar bangunan, yang lebih baik daripada jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus di atsa batu karang?


Karena tidak ada ‘dua’ gereja, maka tidak dapat dibandingkan. Jemaat yang didirikan Yesus itu bersifat ‘rohani’. Untuk bisa eksis secara fisik, maka DIA memakai manusia sebagai ‘pembangun’ atau perintisnya. Setiap gereja lokal yang dirintis oleh para pelayan-Nya itu, ASALKAN dibangunnya di atas ‘dasar Kristus’, maka secara rohani pula ia menjadi ANGGOTA dari ‘Gereja’ yang didirikan Yesus itu, walaupun secara fisik memiliki nama-nama (gereja lokal) dan perintis yang berbeda-beda.

Sekali lagi, ASALKAN didirikan di atas dasar batu karang Kristus, maka bangunan yang mereka rintis (walaupun berada di kota dan negara yang berbeda) dan terus dibangun itu tetap MENYATU dengan ‘Gereja’ Kristus. Sebaliknya, kalau satu gereja lokal dirintis tidak dengan dasar Kristus, bahkan jika dibangun di kota pusat kekristenan (dimana pun) tetap merupakan bangunan yang berbeda (karena dasarnya berbeda).

Paulus sehebat apa? Kalau kehebatannya dikaitkan dalam koridor bahwa gereja yang dirintisnya berbeda dengan ‘Gereja’ Kristus yang SATU, maka tidak perlu dijawab. Tapi kalau Paulus itu hebat, ya, memang dia hebat (menurut saya, loh, bahkan lebih hebat dari Petrus, dari segi apapun, kecuali bahwa Petrus adalah yang ‘utama’ di antara “Kelompok 12” hanya karena Yesus, Sang Dasar Gereja’ mengatakan demikian).


(Bersambung...)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 06, 2013, 10:35:37 PM

@ Bro. Husada, damai bagimu




‘GAMBARAN’ yang berbeda menggambarkan Gereja yang SAMA.

 
Tapi sekarang, saya sudah menangkap bahwa Epafras memahami 2 kumpulan (Mat 16:18 dilukiskan sebagai jemaat; dan 1 Kor 3:11 dilukiskan sebagai bangunan).


Lihat saja peraturan gereja Katolik tentang ‘Gereja’ (dari Lumen Gentium maupun KGK) yaitu ‘gambaran’ gereja ada banyak, salah satunya adalah ‘bangunan’. Artinya, orang boleh menyebut gereja sebagai jemaat maupun sebagai bangunan, kadang juga sebagai tanaman, bahkan sebagai ‘mampelai’. ‘Gambaran’ gereja sebagai tubuh, bangunan dan mampelai dituliskan sekaligus Paulus dalam SATU suratnya, yaitu Kitab EFESUS. Semua ‘gambaran’ gereja menggambarkan tentang ‘gereja’ yang sama, bukan gereja yang berbeda.

Perbedaan gereja ditentukan dari ‘dasarnya’, bukan dari ‘gambaran’-nya. Lihat saja I Kor 12, itu masih surat kepada jemaat yang sama, tetapi kalau di pasal 3 Paulus menggambarkannya dengan ‘bangunan’, sedangkan di pasal 12 dia menggambarkannya sebagai Tubuh Kristus. Apakah itu berarti Paulus mendirikan dua gereja, yaitu ‘bangunan’ dengan ‘dasar Kristus’, dan Tubuh Kristus dengan Kepala Kristus, hanya karena ‘gambarannya’ berbeda? Tentu tidak.

Demikian juga, dalam Mat 16, Yesus menggambarkan Gereja-Nya sebagai bangunan. Tapi itu tidak berbeda dengan ‘Gereja’ yang digambarkannya sebagai tanaman (Yoh 15). Itu juga tidak berarti bahwa Yohanes membangun gereja yang berbeda dengan Matius hanya karena gambaran mereka tentang ‘gereja’ Kristus adalah berbeda.


Warisan pola pikir yang berorientasi pada sosok individu

Dalam beberapa hal Epafras sepemahaman dengan saya.
Paulus bilang di 1 Kor 10-11 bahwa dia mendapat anugrah sehingga dia meletakkan dasar bangunan, yaitu Jesus Kristus. Perhatikan frase orang lain membangun terus di atasnya pada ayat 10. Pertanyaannya, benarkah 'bangunan-bangunan' yang telah berdiri sekarang ini dibangun di atas bangunan yang didirikan Paulus itu?. Apakah 'bangunan-bangunan' yang sekarang ini, dibangun dari perkembangbiakan bangunan yang 'melepaskan diri' dari bangunan yang telah dibangun Paulus itu?

Saya tidak memahaminya seperti itu. Husada yang keliru memahami tulisan saya. Oya, saya tidak menyebut pula bahwa saya atau gereja saya merupakan bangunan yang dirintis Paulus.

Mungkin, pembedaan yang Husada lakukan (antara gereja lokal Paulus dengan ‘Gereja’ Kristus yang SATU itu), nampaknya merupakan ‘warisan’ cara berpikir yang tidak disadari, yaitu berorientasi kepada sosok individu, sehingga ketika saya tidak menyebutkan ada dua gereja, Anda tetap menganggap bahwa Paulus memiliki gereja sendiri dan otomatis pengikut atau anggotanya sendiri, persis sama seperti gereja yang didirikan di atas Petrus.

Salah satu kebaikan dari prosedur hermeneutika adalah mengenali mind-set penulisnya. Kalau kita lurus dan bersih hati tentu kita akan melihat bahwa jika Paulus mengecam penggolongan (perpecahan) yang berorientasi pada sosok individu, pastilah dia akan melarang dan menyesalkan jika ada orang (termasuk saya) yang menyatakan bahwa dia (saya) adalah anggota gereja yang dirintis Paulus.


Perintis dan penerus

Sang perintis jemaat/gereja lokal harus meletakkan dasar gereja lokalnya di atas dasar batu karang Kristus. Orang lain yang melayani di jemaat itu disebut sebagai ‘membangun terus di atasnya’. Dalam kasus jemaat/gereja lokal Korintus, perintisnya adalah Paulus. Orang lain yang ‘terus membangun di atasnya’ kemungkinan adalah setidaknya adalah Apolos dan Kefas. Dengan demikian, di satu gereja/jemaat lokal, bisa kedatangan hamba-hamba (pelayan-pelayan) Kristus lainnya, yang mungkin juga sudah melayani dan/atau merintis jemaat/gereja lokal lainnya.

Kemungkinan besar yang merintis jemaat/gereja lokal di Roma bukanlah Petrus maupun Paulus, karena keduanya hanya mengunjungi jemaat itu (sehingga keduanya termasuk kelompok yang ‘membangun terus di atasnya’). Siapa perintis jemaat/gereja lokal di Roma? Nama-nama perintisnya tidak ada yang tahu, kemungkinan perintisnya adalah mereka yang berasal dari Roma dan yang pernah hadir di Hari Pentakosta (Kis 2:9-10).


Gereja masa kini dan gereja Paulus

Nah, di sini perlu penegasan. Jemaat Non Katolik lepas dari jemaat Katolik, "YA". Jemaat Non Katolik lepas dari dasar Kristus, kayaknya saya tidak sependapat. Karena saya tidak membatasi kehendak Jesus Kristus, maka saya tidak tahu apakah ada jemaat yang lepas dari dasar Kristus. Tetapi kalo mengenai 'bangunan' yang didirikan Paulus menurut 1 Kor 3:10-11, saya condong mengatakan bahwa banyak  'bangunan' sekarang yang dibangun bukan lagi di atas bangunan yang dasarnya diletakkan oleh Paulus, meskipun 1 Kor 3:11 berkata, orang lain membangun terus di atasnya. Mengapa? Karena, sepanjang pengetahuan saya, jemaat (Gereja) /'bangunan' yang eksis berdiri sejak wafatNya Jesus Kristus, sampai tahun 1.500-an masih eksis dan hanya satu, yang orang lain membangun terus di atasnya. Sejak tahun 1.500-an, ada kelompok yang memisahkan diri dari jemaat (Gereja)/'bangunan' yang cikal-bakalnya didirikan oleh Paulus itu, yang kemudian berkembang biak seperti yang sduah ada dewasa ini. Nah, kalo itu Epafras artikan sebagai telah lepas dari Kristus, itu hak Epafras. Namun saya, saya katakan, bahwa 'bangunan' yang ada sekarang, banyak yang dibangun tidak di atas bangunan yang didirikan Paulus.

Sepengetahuan saya jemaat yang eksis berdiri sejak wafatnya Yesus sampai tahun 1500 bukan hanya Gereja Katolik Roma saja. Gereja ortodoks pun mengaku eksis sejak wafatnya Yesus. Gereja di Yerusalem pun sulit dikatakan sudah tidak eksis lagi pada tahun itu. Demikian pula jemaat yang didirikan oleh para rasul lainnya di berbagai negara dan benua, maupun oleh para murid mereka, termasuk oleh para penatua. Mungkin kita tidak tahu keberadaan mereka, tetapi kalau kita ‘tidak tahu’ tentang mereka, tidak berarti mereka benar-benar tidak eksis lagi.

Saya sendiri malah tidak tahu apakah ‘bangunan-bangunan’ yang ada sekarang ini merupakan kelanjutan-atau-bukan dari beberapa gereja yang didirikan Paulus. Terlebih lagi, saya tidak tahu apakah ada-atau-tidak-ada kelompok yang memisahkan diri dari gerejanya Paulus.

Pertanyaan saya tentang ‘terlepas-tidaknya’ dari Kristus didasarkan pada satu indikator: perbedaan doktrin/dogma tentang ‘DASAR’-nya, dan BUKAN pada indikator ada-tidaknya pemisahan diri dari satu gereja.

Sekali lagi, saya tidak membedakan antara bangunan/jemaat/gereja yang dirintis Paulus dengan ‘BANGUNAN’ yang didirikan Yesus. Sedangkan Husada membedakannya, “bahwa 'bangunan' yang ada sekarang, banyak yang dibangun tidak di atas bangunan yang didirikan Paulus.”

Bagi saya, bangunan yang didirikan Paulus itu adalah bagian (ANGGOTA) dari BANGUNAN  yang didirikan Kristus. Bagi Husada, mungkin berbeda… Yah, semoga kita memiliki dasar-dasar yang kuat dari Kitab Suci. Concern saya hanya tentang doktrin/dogma satu gereja tentang ‘DASAR’ dari gereja yang dirintis/dibangunnya, bukan tentang ‘fenomena’ perpisahannya.


(Bersambung ... )
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 06, 2013, 10:56:27 PM

@Bro. Husada, damai bagimu,




Gereja Paulus realisasi ‘Gereja’ Kristus



Tafsiran Epafras tidak salah-salah amat. Tadinya, memang saya berpikir kita bicara tentang Mat 16:18, sementara Epafras sudah mengikutkan 1 Kor 3:11 tanpa memberitahu sehingga terasa persimpangan pikiran kita. Setelah Epafras memberitahukan bahwa Epafras sudah mengambil 1 Kor 3:11, saya kira bahasan akan bergeser ke apakah jemaat yang dimaksudkan di Mat 16:18 adalah sama dengan bangunan yang di maksudkan di 1 Kor 3:11?


Kalau seseorang menafsirkan bahwa gereja Paulus berbeda dengan gereja Kristus, padahal ‘dasarnya’ SAMA, maka tafsiran itu harus benar-benar dinyatakan salah/keliru, bukan dinyatakan ‘tidak salah-salah amat’.

Ya, seperti yang sudah saya katakan berulang kali, sekarang saya nyatakan lagi bahwa bangunan dalam I Kor 3:11; 10:4 adalah sama dengan yang dimaksud Yesus dalam Mat 16:18.

Sebenarnya, dalam Mat 16:18, Yesus baru berkata, “Aku akan… mendirikan jemaat-Ku… ”. Jadi, itu masih bersifat ‘akan’. Kemudian salah satu realisasinya adalah melalui program mendirikan ‘jemaat lokal’. Nah, Paulus dengan jemaat Korintus adalah salah satu contoh gereja lokal yang merupakan bagian dari ‘Gereja’ yang dimaksud Yesus dalam Mat 16:18 itu.


Bukan hanya Paulus yang beroleh kasih karunia merintis gereja


Menurut saya, dengan harfiah, bisa diartikan bahwa tidak seorangpun (termasuk Paulus) yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang telah diletakkan, yaitu Jesus Kristus. Tetapi memang, adalah gaya bahasa yang sering digunakan Paulus bahwa menurut pemahaman saya, meski bukan bermaksud untuk menyombong, namun tersirat pengertian bahwa dia (Paulus) tidak termasuk pada frasa tidak ada seorangpun. Sebab, di ayat 10, Paulus mengatakan bahwa dia telah mendapat kasih karunia dan anugrah untuk meletakkan dasar. Jadi, terkandung pengertian bahwa hanya Paulus yang diberi kasih karunia dan anugrah untuk meletakkan dasar suatu 'bangunan', di mana orang lain terus membangun di atasnya. Namun, membangun di atasnya harus berhati-hati.


Menurut saya, tafsiran Husada itu masih berorientasi kepada sosok individu.  Kalimat indikatornya adalah ini, “hanya Paulus yang diberi kasih karunia dan anugrah untuk meletakkan dasar suatu 'bangunan', di mana orang lain terus membangun di atasnya. Namun, membangun di atasnya harus berhati-hati.

Padahal maksud Paulus adalah: ‘sebagai perintis’ gereja di kota Korintus, dia memang diberi kasih karunia untuk merintisnya (yaitu dengan meletakkan ‘dasar’, yaitu Kristus). Tetapi mungkin di kota atau negara lain dia tidak diberi kasih karunia sebagai perintis salah satu gereja lokal disana (peletak batu pertama, atau ‘dasar’), melainkan orang lain lagi yang beroleh kasih karunia untuk itu. Namun, ‘dasar’-nya HARUS tetap sama, yaitu Kristus. Sehingga semua gereja lokal yang dirintis oleh banyak orang lain yang beroleh kasih karunia itu tetap merupakan bagian/ANGGOTA dari ‘Gereja’ yang SATU’ itu. Jadi sangat berbeda dengan tafsiran Husada.


Protestan cukup lama dituding 'perpecahan'

Sabar Epafras. Jangan terlalu maju menuduhkan bahwa pihak lain selain pihak Anda yang sudah salah.

Tentang apakah batu karang dalam Mat 16:18, kayaknya merupakan bahasan tersendiri. Saya sudah sampaikan satu trit yang kiranya tidak salah Anda baca-baca. Juga ada trit lain, http://forumimankristen.com/index.php/topic,1311.0.html. Kalau berkenan, posting saja pemahaman Anda di sana, tanpa mempersalahkan pihak lain. Tentang istilah batu karang, tolong perhatikan perikopnya. Dengan perkataan lain, pernahkan Epafras menemukan istilah di Alkitab yang identik sama, tetapi artinya berbeda?

Setelah sekian abad Protestan dituding sebagai gereja ‘perpecahan’, dan setelah mengikuti secara langsung beberapa tahun belakangan tentang tudingan di berbagai fordis yang saya baca, rasanya saya tidak terlalu maju (alias cukup berlambat-lambat).

Trit yang Anda rujuk untuk saya itu sudah saya baca. Dan saat ini saya masih melanjutkan diskusi tentang “’Petros’ dan ‘Petra’” (di katolisitas.org) dimana disana juga kami bahas tentang bahasa Aram ‘Kefas’ (sehingga tidak perlu saya mendiskusikannya di dua for-dis, karena keterbatasan waktu).


Tentang Katolik sebagai benih perpecahan, saya kira bisa ya, bisa tidak. Bila dipandang bahwa tidak benar Katolik mendapat mandat dari Jesus Kristus, bahwa telah diberi kewenangan mengajar, akan disertai sampai akahir zaman, dll, dll, maka jadilah, Katolik benih perpecahan (menurut saya lebih tepat dikatakan bahwa banyak pihak yang akan mearik diri dari Katolik). Sementara kalau dipandang Katolik mendapat mandat dari Jesus Kristus, bahwa telah diberi kewenangan mengajar, akan disertai sampai akahir zaman, dll, dll, yang dapat dibaca di Alkitab, maka judtru Katolik itu adalah pemersatu. Nah, terserah pada Epafras saja, apakah Anda mau membandingkan dengan ayat-ayat Alkitab atau tidak. Mungkin masalahnya adalah, pembandingan yang Anda lakukan, semata-mata berdasarkan pemahaman Anda, yang segera mempersalahkan pihak lain seperti yang telah Anda lakukan.

Seperti yang saya katakan di atas, saya baru memulainya (satu tahun ini, namun secara intens baru satu bulan ini di katolisitas.org). Sedangkan tudingan terhadap Protestan oleh Katolik telah dimulai lebih dahulu yang ‘semata-mata berdasarkan pemahaman (umat) Katolik’. Sedangkan sanggahan saya ini bukan semata-mata berdasarkan pemahaman saya, tapi ditarik dari Kitab Suci (lihat postingan pertama saya), bukan dari fenomena Gereja Katolik di dunia ini.


‘Umat’ dan ‘Elit’ … Individu dan komunal

Tentang mana yang terlepas dari dasar Kristus, mengingat bahwa Jesus Kristus itu saya percayai adalah Tuhan, saya tidak tahu. Bisa saja terjadi, kelompok orang mau melepaskan diri dari Kristus, tetapi Kristus menariknya. Namun, contoh Yudas Iskariot telah menunjukkan bahwa kalau seseorang ingin terpisah dari Kristus, tidak akan dilarang.


Nampaknya saya melihat bahwa aras ‘umat’ berbeda dengan aras ‘elit’ rohani. Kategori 'elit' rohani ini termasuk kelompok yang ‘membangun’ (atau ‘membangun terus’, atau ‘ahli bangunan’). Ke dalam kelompok ini bukan hanya termasuk ‘orang’-nya, melainkan juga ‘doktrin/dogma’-nya.

Sedangkan kelompok aras ‘umat’ adalah individual yang ‘menerima’ konsumsi makanan rohani dari mereka. Pada tingkat ‘umat’ (individual) bisa jadi mereka termasuk dalam ‘Tubuh Kristus’ karena menerima secara pribadi (‘pengakuan’ atas) Yesus Kristus.

Tetapi ternyata mereka (aras kelompok 'umat') masuk dalam ‘kapal’ (bahtera, bangunan) yang ‘dasar’-nya bukan Kristus, melainkan Petrus, yang dibangun oleh aras kelompok 'elit' rohani.

DAN sudah menjadi pemahaman umum, bahwa selain Allah menilai secara skope komunal (komunitas, bangunan), tapi DIA JUGA menilai secara skope individual.

Bagaimana kaitan kedua arasnya ('umat' dan 'elit' rohani), maupun kaitan kedua skope (individual dan komunal) dalam hal keselamatan? Saya tidak tahu, dan tidak berani berspekulasi.


Yang pasti, ‘pekerjaan’ masing-masing orang akan diuji…


(Bersambung...)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 06, 2013, 11:21:28 PM

@ Bro. Husada, damai bagimu...



Magisterium berubah sesuai kebutuhan jaman?

Penggembalaan adalah pengabaran kabar suka cita, seperti yang telah dilakukan Jesus Kristus kepada setiap orang yang mau mendengar, percaya, dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Guru serta Juru Selamat. Iya, yah? ENtah bagaimana mengartikannya, mungkin penyampaian saya kurang pas menggambarkan maksud sebenarnya. Yang pasti, meski para murid ada ber-12, ternyata hanya kepada Simon Petrus dikatakan oleh Tuhan Jesus Kristus, "Gembalakanlah domba-dombaKu." Itu bisa Epafras baca di Injil. Betul. Dunia berubah, maka banyak hal, termasuk komposisi Magisterium berubah sesuai kebutuhan.Masih ingat janji Kristus yang mengatakan akan menyertai sampai akhir zaman, bukan?Masih ingat janji Kristus yang mengatakan akan menyertai sampai akhir zaman, bukan?Sejak semula, para murid Jesus Kristus itu selalu mematuhi perintah ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu.


Lihat yang saya beri warna di atas, Husada. Ada beberapa hal yang tidak boleh berubah oleh jaman, melainkan harus mengarahkan jaman, bukan hanya menjadi solusi bagi jaman. Arah jaman adalah pernikahan Mampelai Pria dengan Mampelai Wanita-Nya. Jika Magisterium berubah oleh jaman, atau sesuai jaman, atau terkena pengaruh perubahan jaman, atau apa pun itu istilahnya, namun ‘berubah’ bersamaan dengan ‘perubahan jaman’, maka Magisterium tidak lagi dapat diandalkan untuk mengarahkan jaman dan menjadi solusi, bukan? Nah, itu jika dikaitkan dengan jaman secara futuristik.

Jika dikaitkan dengan sejarah, maka seharusnya komposisi Magisterium tidak boleh berubah dan tetap harus merupakan ‘kelanjutan’ dari Magisterium Awal.

Akan sangat mengherankan jika di satu sisi Gereja Katolik sangat membanggakan akan warisan akar sejarahnya, tapi komposisi Magisteriumnya justru tidak sesuai dengan komposisi Magisterium awal.



Tentang yang terlepas dari bangunan yang didirikan Paulus, berlandaskan pada frasa orang lain membangun terus di atasnya pada 1 Kor 3:10, dapat disimpulkan bahwa yang terlepas dari bangunan itu ialah bangunan yang didirikan bukan di atas bangunan yang didirikan Paulus. Kayaknya, jelas bukan? Paulus bilang agar bangunan terus dibangun di atas bangunan itu, tetapi ada kelompok orang yang membangun bangunan tidak di atas bangunan yang didirikan Paulus, lhah... tentu saja itulah yang lepas dari bangunan yang didirikan Paulus (perhatikan, saya tidak berani mengatakan lepas dari Kristus, sebab saya percaya Kristuslah Tuhan, yang tidak dapat saya batasi kehendaknya).


Hehehe…. Kayaknya tidak ada indikasi ke arah itu… Coba, Husada pelajari lagi ayat-ayatnya…


Walaupun 'dasarnya' bukan Kristus, Katolik lebih berhak?


Quote
Akhirnya, coba pertimbangkan hal-hal berikut ini, dengan DUA DASAR yang BERBEDA di antara Katolik dan non-Kato lik, mana yang lebih berhak untuk:
1. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang menyatu dengan Kristus?
2. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang didirikan oleh Kristus?
3. Mengklaim bahwa anggotanya adalah anggota ‘Gereja’ yang SATU dan katolik?
4. Mengklaim bahwa pihak gereja lain telah melakukan ‘perpecahan’ dalam gereja-Nya?
5. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang disertai oleh Yesus Kristus hingga akhir jaman?
6. Mengklaim bahwa gerejanyalah yang merupakan Mampelai Kristus?
7. Mengklaim bahwa anggota gerejanyalah yang merupakan anggota Tubuh Kristus?



1. Katolik, dengan dasar pikiran bahwa itu telah dikatakan oleh Jesus Kristus, yaitu Jesus Kristus akan menyertai kumpulan yang dulu selalu bersamanya (para muridNya) sampai akhir zaman.
2. Katolik. Sejak semula, para rasul berpencar ke berbagai penjuru dunia untuk mengabarkan Injil, tetapi selalu bersatu padu dalam iman dan ajaran, dan mengakui keutamaan Keuskupan Roma.
3. Katolik. Salah satu bunyi Pengakuan Iman ialah, Aku percaya akan Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
4. Kurang tahu. Dari semula, hanya ada satu Gereja yang kudus, katolik, dan apostolik. Kalau sekarang banyak kumpulan yang menamakan diri sebagai pengikut Kristus, saya tidak tahu kumpulan mana yang paling berhak mengklaim pihak gereja lain telah melakukan ‘perpecahan’ dalam gereja-Nya.
5. Katolik. Katolik itu adalah penerus garis waris persekutuan dengan Jesus Kristus, dimana Jesus Kristus pernah bilang agar kumpulan itu tidak takut, sebab Jesus Kristus akan menyertai sampai akhir zaman.
6. Katolik.
7. Katolik.Magisterium adalah hak atau kompetensi mengajar.


Jadi, Katolik yang dibangun di atas DASAR Petrus (BANGUNAN “B”) lebih berhak dibandingkan dengan BANGUNAN “A” yang dibangun di atas DASAR KRISTUS, ya…

Saya tambahkan sedikit, ya, Husada…

Mengapa ‘Gereja’ harus dibangun di atas DASAR Kristus? Karena untuk menguduskan ‘Gereja’ dibutuhkan kualitas darah Kristus yang tercurah di kayu salib, bukan darah Petrus. Itulah BANGUNAN “A”, yang juga dicontohkan modelnya dalam bentuk gereja lokal oleh Paulus di Korintus.

Damai, damai, damai…

(Epafras)



(Bersambung …)


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 06, 2013, 11:39:51 PM

@ Bro. Husada, Damai bagmu...




Gereja Katolik Tidak Sama dengan Gereja Awal

Damai bagimu Epafras.
Epafras, ketika Jesus Kristus bersabda, "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Itu berada pada perikop Perintah untuk memberitakan Injil pada Mat 28:16-20. Seluruh sabda itu disampaikan kepada 11 murid Jesus Kristus (tanpa Yudas Iskariot).

Mengingat selama pelayanan yang diberikan oleh Jesus Kristus sudah selalu dihadiri banyak orang, kiranya bisa kita sepakati bahwa ketika sabda itu disampaikan, pengikut Kristus bukan hanya yang 11 itu, kan? Tetapi, sabda itu disampaikan hanya kepada ke-11 murid. Artinya, kesebelas murid itulah yang dijanjikan akan disertai sampai akhir zaman. Kesebelas orang itu pula yang memiliki kompetensi mengajar. Sebab, kepada mereka dikatakan Jesus Kristus, "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu." Artinya, pengikut Kristus selain dari yang 11 orang itu tidak memiliki kompetensi mengajar.


Dari postingan Husada berikutnya nampak jelas bahwa memang ada perbedaan komposisi antara Magisterium Masa Kini Gereja Katolik Roma dengan Magisterium Awal (seperti yang pernah bersidang di Yerusalem dalam Kis 15). Perbedaan komposisi ini saja sudah menyatakan bahwa Gereja Katolik tidak sama (berbeda) dengan Gereja Perdana.



Konsep/Dogma ‘Kompetensi Mengajar’ Berbeda dengan Gereja Awal


Magisterium Perdana itu tidak pernah merumuskan tentang ‘kompetensi mengajar’. Karena itu, tafsiran Anda (atau tafsiran/konsep/dogma Gereja Katolik Roma?) tentang ‘limitasi’ pihak yang memiliki ‘kompetensi mengajar’ yang ditarik dari Mat 28:16-20 adalah konsep yang dirumuskan oleh Magisterium Gereja Katolik yang komposisinya BERBEDA dengan Komposisi Gereja Awal.

Mengapa Gereja Awal tidak pernah merumuskan ‘kompetensi mengajar’?

1. Jumlah murid Yesus itu 12 (plus pengganti Yudas). SEHARUSNYA, inilah cikal bakal ‘penerus rasul’. Dan seharusnya Gereja Katolik mencakup para penerus mereka (12 orang) dalam struktur Magisteriumnya. Tetapi kenyataannya susunan keanggotaan Magisterium Gereja Katolik hanya merupakan ‘penerus Petrus’ (hanya dari satu jalur rasul saja, yaitu rasul Petrus, dan tidak mencakup ‘penerus’ ke 11 rasul lainnya), selanjutnya ‘penerus rasul Petrus’ ini diklaim sebagai ‘penerus PARA rasul’ (yang duduk dalam Magisterium GKR, karena jumlahnya ‘jamak’ hingga ratusan uskup). Nah, konsep/dogma tentang ‘kompetensi mengajar’ ini tidak dirumuskan oleh PARA penerus rasul (12 orang), melainkan hanya oleh penerus Petrus saja.

2. Nampaknya Allah tidak memiliki rancangan untuk dogma ‘kompetensi mengajar’ yang diarahkan pada sekelompok manusia tertentu (yaitu Magisterium). Kalau pun mau disebut ‘kompetensi mengajar’, maka di dalam Tatanan Perjanjian Baru, HANYA Roh Kudus yang dinyatakan sebagai ‘kompetensi mengajar’. Dan oleh Allah, Roh Kudus itu diberikan bukan hanya kepada para elit rohaniwan saja (Magisterium), melainkan kepada seluruh/setiap orang Kristen.

3. Oleh karena pihak Roh Kudus menjadi pemegang ‘kompetensi mengajar’, maka Allah bebas menetapkan siapa saja yang boleh mengajar, termasuk menghadirkan orang-orang khusus dengan karunia mengajar (Efs. 4:11-16). Jika Husada melihat pada perikop itu (bicara tentang pembangunan Tubuh Mistik Kristus), akan nampak jelas bahwa ‘pengajar’ ini tidak ditempatkan dalam kedudukan atau struktur khusus ‘Magisterium’ dengan ‘wewenang mengajar’ yang memiliki sifat infallible.

4. ‘Kompetensi mengajar’ yang dibatasi hanya pada Magisterium, tidak ada dalam rancangan Allah terbukti saat DIA menghadirkan Paulus yang ternyata berada diluar komposisi kelompok 12. Penghadiran sosok Paulus ini ternyata juga memiliki penekanan tentang ‘siapa yang boleh mengajar’ yaitu ‘tidak dibatasi oleh kelompok orang tertentu’ (2 Tim 2:2, ingat Timotius tidak hadir dalam sidang Kis 15).

5. Poin 2,3,4 di atas sekaligus membuktikan pula bahwa Allah tidak pernah merancang dogma tentang infalibilitas Magisterium maupun produk mereka, termasuk Paus (ex-cathedra).



'Penerus satu rasul', bukan 'penerus 11 rasul'


Apabila seiring dengan perjalanan waktu, murid dari murid dari murid dari murid... para nggota kelompok yang satu itu ada yang melepaskan diri dari kelompok yang satu itu, apakah menurut Epafras, kelompok yang memisahkan diri itu tetap mewarisi kompetensi mengajar? Menurut pemahaman saya, kelompok yang memisahkan diri dari kelompok yang satu itu, tidak lagi memiliki kompetensi mengajar, sebab kompetensi mengajar diberikan oleh Jesus Kristus hanya kepada kelompok 11, kelompok yang satu. Yang mewarisi kompetensi mengajar adalah para murid ke-11 murid itu, yang tidak memisahkan diri dari kelompok.


Dari Mat 28:16-20 yang Husada ajukan, mari kita lihat tiga alternatif:
1. Karena menurut Husada ada 11 orang, maka kita sebut “Penerus 11 rasul”.
2. “Penerus satu rasul” (yaitu Petrus) saja.
3. Tidak ada konsep ‘penerus rasul’, karena Allah menambahkan sosok ‘Paulus’ sebagai rasul DAN karena Allah menambahkan sosok penulis Kanon PB ada yang ‘non-rasul’ (yang mana tulisan mereka bersifat infallible, suatu produk yang hanya dapat diproduksi – menurut katolik – oleh Magisterium dan Paus dalam ex-cathedra).

IMPLIKASI:

a. Dari alternatif di atas, Gereja Katolik berada pada posisi nomer 2. Ini sudah merupakan komposisi yang berbeda dengan nomer 1. Maksudnya, ‘kompetensi mengajar‘ yang ada dalam sistem/struktur Katolik ditarik dari penerus satu rasul saja (Petrus), bukan dari 11 rasul. Dari sini saja sudah bisa dijadikan indikasi bahwa dogma Katolik yang dihasilkan oleh Magisterium penerus satu rasul ini tentang ‘penerus rasul’, dan ‘penerus Petrus’ serta ‘Magisterium’ berikut ‘infalibilitas’ mereka adalah keliru, karena tidak menyertakan struktur nomer 1 di atas (“Penerus 11 Rasul”).

b. “Kelompok yang memisahkan diri tidak lagi memiliki kompetensi mengajar?” Lho, jumlah rasul 11 orang. Tapi Katolik hanya melanjutkan Tradisinya dari satu orang rasul. Lalu yang memisahkan diri itu “penerus 11 rasul” atau Gereja Katoliklah yang ‘memisahkan’ diri karena Tradisinya ditarik dari satu penerus rasul saja? Sekali lagi, siapa yang sebenarnya memisahkan diri? Kalau ternyata Gereja Katolik yang ‘memisahkan diri’, maka dekrit-dekrit yang ditetapkannya adalah tidak valid, karena tidak dirumuskan oleh “penerus 11 rasul”, melainkan hanya oleh “penerus satu rasul” saja.

c. Husada membicarakan dua hal: (i) ‘penyertaan Yesus’; dan (ii) ada kelompok yang ‘memisahkan diri’.  Dalam Gereja Katolik, konsep tentang ‘penyertaan Yesus’ demikian kuat hingga menghasilkan dogma infalibilitas.



(Bersambung ...)


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 07, 2013, 12:11:42 AM

@ Bro. Husada, damai bagimu…


Pemisahan diri: Yesus atau Katolik yang keliru?

Pada masa dewasa ini, raga ke-11 orang itu telah tiada. Apakah penyertaan Jesus Kristus seperti dijanjikanNya kepada ke-11 murid itu hanya janji kosong? Tentu tidak. Karena segala sesuatu yang diperintahkan oleh Jesus Kristus diwariskan yang disebut sebagai Tradisi Suci. Yang namanya Tradisi Suci itu tidak tertulis. Jadi, Tradisi Suci itu diwariskan turun temurun kepada pengikut atau murid ke-11 murid penerima sabda. Dan mereka adalah kelompok yang satu.

Sebelumnya Husada membicarakan dua hal yaitu tentang 'memisahkan diri' dan tentang janji 'penyertaan Yesus'. Jika keduanya dikaitkan lalu ternyata ada kekeliruan, maka ada dua kemungkinan pihak yang keliru:

(i) Pihak Tuhan Yesus yang keliru karena menjanjikan ‘pernyertaan-Nya’ tapi tidak DIA genapi untuk menjaga ke-satu-an;

(ii) Pihak Gereja Katolik yang keliru dalam mengkonsepkan doktrin ‘penyertaan Yesus’ ini.

Husada pilih yang mana?



Penerus 11 rasul memisahkan diri dari penerus satu rasul?

Nah, komposisi sekarang dari para murid pewaris kompetensi mengajar yang diturunkan dari 11 murid penerima kompetensi itu, sudah berbeda dengan komposisi ke-11 murid langsung Jesus Kristus. Dengan demikian, saya kira pertanyaan Epafras mengenai itu sudah terjawab.


Terus terang saya tidak mengerti apa yang Husada maksudkan di atas. Bagaimana mungkin Husada menilai kelompok lain (‘penerus 11 rasul’) sebagai ‘berbeda’ hanya berdasarkan ukuran yang ‘tidak valid’, yaitu ‘kompetensi mengajar’ yang ditarik dari Megisterium ‘penerus satu rasul’ saja?



Saya kira sebelum pertanyaan ini dijawab, baiklah kita menanyakan, apakah sabda Jesus Kristus yang bilang "Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman" dipandang SAH atau tidak? Jika itu dipandang SAH, maka kompetensi mengajar juga dipandang SAH. Jika itu dipandang TIDAK SAH, maka kompetensi mengajar yang dimiliki sekarang ini juga harus dipandang TIDAK SAH.

 Komentar saya untuk ini, sama dengan komentar pada pertanyaan sebelum ini.

 Komentar saya atas ini juga sama dengan yang sebelumnya.


Anda mengatakan:

"Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman"


Komentar saya:

"Tentu saja itu dipandang SAH…

Lalu dengan logika Anda juga mengatakan:

Jika itu dipandang SAH, maka kompetensi mengajar juga dipandang SAH.”

Komentar saya: “Nah itu TIDAK SAH”.

Mengapa?

Karena ‘kompetensi mengajar’ ditarik dari ‘penerus satu rasul’ saja, sedangkan ‘penyertaan Yesus’ diucapkan kepada 11 rasul (‘penerus 11 rasul’). Jadi ‘Kompetensi mengajar’ (Magisterium) adalah tidak SAH alias TIDAK VALID.



Konsep tentang ‘Penyertaan Yesus’

Kalau Yesus menyertai Gereja Katolik sampai akhir jaman, mengapa ada perbedaan komposisi Magisterium? Logikanya, jika Katolik mendasarkan dogma Magisterium dan dogma infalibilitas penerus Petrus dan penerus rasul, mengapa Yesus Kristus tidak dapat mempertahankan komposisi Magisterium Katolik agar tetap sama dengan komposisi Magisterium Awal?

Jawabannya:

a. Yesus tidak ‘menyertai’ Gereja Katolik, melainkan menyertai ‘Gereja’.

b. Konsep ‘penyertaan Yesus’ yang didogmakan oleh Katolik (hingga ke konsep tentang ‘Magisterium’ dan ‘infalibilitas’), ternyata tidak sesuai dengan konsep ‘penyertaan Yesus’ yang dimaksudkan oleh Yesus itu sendiri, yaitu TANPA Magisterium, dan TANPA infalibilitas.


Saya kira, ayat-ayat yang diacu pada adalah ayat Kitab Suci. Saya tidak mengerti apa dasar Epafras menyimpulkan ayat Kitab Suci berbeda dari ayat yang dipaparkan dalam Kitab Suci.


Iya, Husada… Katolik memang memiliki sistemnya sendiri. Sekalipun mengklaim bahwa sistem itu dibangun dari ayat-ayat Kitab Suci, tetapi dari paparan saya sejauh ini, sistem Gereja Katolik tidak dibangun atas ayat Kitab Suci, melainkan dibangun dari TAFSIRAN terhadap ayat Kitab Suci, yang kemudian TAFSIRAN ini didekritkan sebagai INFALLIBLE alias SETARA dengan yang ditafsirkannya, yaitu Kitab Suci. Tidak heran jika umat pun langsung menerimanya sebagai ‘tidak keliru' dan kemudian amat terkejut saat (dapat) dibuktikan keliru.



'Meleset' dari yang diperintahkan Kristus


Saya kurang dapat mengerti, Epafras mengatakan bahwa Epafras percaya bahwa Katolik mengajarkan pengikut Kristus untuk melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Jesus Kristus, tetapi di sisi lain Epafras ingin menampilkan perspektif yang lepas dari dasar Kristus. Saya jadi ingat pada posting an yang menyimpulkan Kristus tidak sama dengan Kristus. Bagaimana mungkin? 


Benar saya percaya Katolik mengajarkannya demikian. Tapi yang diajarkan Katolik itu sejauh yang saya lihat, justru ‘meleset’ dari apa yang diperintahkan Kristus’.

Sementara orang lain melihat dan menyajikan pembuktian kekeliruan Katolik, pihak Katolik justru tetap menganggap (tetap mengklaim) bahwa ajaran Katolik ADALAH apa yang diperintahkan Kristus.

Jadi, tidak terlalu keliru jika dikatakan bahwa Katolik hanya sekadar mengklaim bahwa ajarannya ADALAH perintah Kristus (dalam diskusi saya di katolisitas.org saya sudah tiba pada titik itu, yaitu: “Gereja Katolik menampilkan Kristus dan kekristenan ‘kurang’ dari yang seharusnya, yaitu yang dipaparkan oleh Kitab Suci”... silahkan membacanya dalam artikel "Tentang 'Petros' dan 'Petra'").


===============


Sepanjang yang saya pahami, Katolik tidak melarang itu, tetapi Katolik memilih produk Kristen daripada produk Yudaisme.


Ya, semoga Anda benar.

=============


Siapa 'kelompok yang memisahkan diri'?

Bagaimana mungkin mengatakan Gereja yang satu, kalau nyata-nyata ada kelompok yang memisahkan diri dari Gereja yang mula-mula?


‘Gereja’ yang SATU adalah gereja yang memiliki komposisi lengkap yaitu 12 rasul plus Paulus plus non-Rasul sebagai penulis Kanon PB, plus para penatua dll., yang semuanya membangun di atas dasar Kristus.

Lalu muncul satu gereja lain yang melanjutkan Tradisi hanya dari penerus SATU rasul (yaitu Petrus) dan membangun Gereja Katolik di atas dasar Petrus. Magisteriumnya pun berbeda komposisinya dengan Magisterium (katakanlah demikian) Awal seperti yang bersidang di Yerusalem (Kis 15).

Nah, menurut Anda, yang manakah yang disebut ‘kelompok yang memisahkan diri’?


Damai, damai, damai...


(Bersambung ...)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on March 07, 2013, 07:00:44 AM
ikutan ya

Quote
Sebelumnya Husada membicarakan dua hal yaitu tentang 'memisahkan diri' dan tentang janji 'penyertaan Yesus'. Jika keduanya dikaitkan lalu ternyata ada kekeliruan, maka ada dua kemungkinan pihak yang keliru:

(i) Pihak Tuhan Yesus yang keliru karena menjanjikan ‘pernyertaan-Nya’ tapi tidak DIA genapi untuk menjaga ke-satu-an;

(ii) Pihak Gereja Katolik yang keliru dalam mengkonsepkan doktrin ‘penyertaan Yesus’ ini.


Ayah saya berkata bahwa beliau akan membiayai kuliah saya dan adik adik hingga tamat, kemudian adik saya meninggalkan rumah dan kabur entah kemana, sehingga kuliah adik saya terhenti, sementara saya tetap kuliah dan tetap dibiayai oleh ayah saya hingga kini.

Pertanyaan saya untuk anda, yang salah ayah saya atau adik saya ? Atau malah saya yang masih kuliah dan tetap dibiayai oleh ayah saya?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 07, 2013, 10:18:44 AM
ikutan ya


Ayah saya berkata bahwa beliau akan membiayai kuliah saya dan adik adik hingga tamat, kemudian adik saya meninggalkan rumah dan kabur entah kemana, sehingga kuliah adik saya terhenti, sementara saya tetap kuliah dan tetap dibiayai oleh ayah saya hingga kini.

Pertanyaan saya untuk anda, yang salah ayah saya atau adik saya ? Atau malah saya yang masih kuliah dan tetap dibiayai oleh ayah saya?

Bagaimana relevansi ilustrasi ini dengan kasus yang sedang dibahas?

Anda bertanya kepada siapa? Kalau bertanya kepada saya, apakah maksud Anda 'pertanyaan' saya yang salah, atau Anda sama-sama mencari tahu tentang 'siapa' yang salah? Kalau 'pertanyaan' saya yang salah, maka 'pertanyaan' yang benar seharusnya bagaimana dan mengapa harus demikian?

Salam,



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 07, 2013, 11:44:04 AM

@ Bro. Husada, damai bagimu…



SYARAT MENJADI ANGGOTA 'GEREJA' DAN 'GEREJA KATOLIK'


Mat 16:16 disusul oleh Mat 16:17 yang adalah pernyataan Jesus Kristus kepada pribadi Simon bin Yunus. Di Mat 16:17, menurut saya adalah perkataan Jesus Kristus kepada Simon saja, tidak kepada semua muridNya. Bahkan Jesus Kristus masih mengaitkan Simon dengan Yunus ayah Simon. Jadi, menurut saya, itu hanya kepada Simon.

Tentang Yoh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal, saya kira tidak terkait dengan kompetensi mengajar (Magisterium). Justru Yoh 3:16 itu mengatakan bahwa setiap orang yang menerima ajaran Jesus Kristus yang disampaikan melalui Magisterium akan beroleh hidup yang kekal


Saya memang tidak berbicara tentang Magisterium saat mengutip kedua ayat itu. Silakan Husada melihatnya lagi. Saya ingin bertanya kepada Husada, “Syarat apakah yang dibutuhkan agar seseorang dapat menjadi anggota ‘Gereja’ Kristus?" (Kalau menurut saya, syaratnya ada di dalam dua ayat itu, TANPA harus menjadi anggota Gereja Katolik Roma).

Lalu syarat apakah yang dibutuhkan agar seseorang dapat disebut anggota Gereja Katolik Roma? Nah, ini yang saya tidak tahu.



Saya kira, jika Gereja yang memiliki Pengakuan Iman seperti yang dirumuskan di Konsili Nicea, adalah Gereja Yang Satu, Kudus, Katolik, dan Apostolik. Di luar itu, bukan lagi Gereja Yang Satu.


Kalau saya memiliki pengakuan iman yang dirumuskan dalam Konsili Nicea itu, apakah saya otomatis menjadi anggota Gereja Katolik Roma? Atau perlu dibaptis dulu? Menerima sakramen ekatisti pertama kali lebih dahulu? Menjalani katekisasi lebih dahulu?

Lalu, kalau seseorang percaya kepada Mat 16:16 dan Yoh 3:16 (dua ayat di atas), apakah ia bukan merupakan anggota ‘Gereja’ dengan empat sifat di atas?



KONSEKUENSI "JIKA" KATOLIK KELIRU MEMAHAMI MAKSUD Yesus...


Maaf Epafras, Mat 16:18 Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya itu bukan saya yang mengatakannya. Itu adalah ayat Injil tulisan Matius. Ayat itu saya maknai, bahwa Jesus Kristus akan mendirikan jemaat (Gereja)Nya di atas batu karang (Petrus), sebab itu adalah perkataan Jesus Kristus sendiri.
 

Bagaimana jika Yesus dan/atau Matius tidak bermaksud mengatakan bahwa Mat 16:18 berbicara tentang Petrus sebagai batu karang (‘dasar’) dari ‘Gereja’-NYA? Bukankah secara logis itu berarti Katolik (dan para bapa gereja) telah ‘salah menangkap’ (memahami) maksud Yesus tentang ‘batu karang’ itu? Secara logis pula, jika ‘telah ‘salah menangkap’ maksud Yesus, maka pemahaman tentang ‘dasar’ gereja ini keliru pula bukan? Lalu bukankah dengan kekeliruan itu maka ‘seluruh’ bangunannya (termasuk sistemnya) yang dibangun di atasnya juga keliru? Atau ada yang tidak keliru?



TINJAUAN ATAS TAFSIRAN ‘BATU KARANG’ (MAT 16:18) DALAM BAHASA ARAM

Kanon PB adalah infallible, dan (menurut Katolik) dihasilkan oleh Konsili yang infallible. Kanon PB itu dituliskan dalam bahasa Yunani yang memiliki karakteristik membedakan kata dengan sifat gender (ada kata sifat netral, feminin dan maskulin).

‘Batu karang’ dalam Kanon PB dinyatakan sebagai ‘petra’, sedangkan dalam bahasa Aram adalah ‘kefas’. Gereja Katolik mendasarkan seluruh eksistensinya atas tafsiran berdasarkan bahasa Aram untuk ‘batu karang’ (‘kefas’) ini dengan alasan bahwa bahasa percakapan yang digunakan Yesus sehari-hari adalah bahasa Aram, bukan bahasa Yunani.

Jika tafsiran diambil dari bahasa Aram, maka:

1. Kanon PB yang ditulis dalam bahasa Yunani menjadi tidak berarti (atau tidak memberi NILAI KONTRIBUTIF) sama sekali dalam membangun ‘dasar’ (fundamental) Gereja Katolik.

2. Kanon PB bukan hanya tidak berNILAI kontributif dalam pembangunan ‘dasar’ Gereja Katolik, melainkan juga ‘keliru’ karena tidak konsisten mempertahankan cara penulisan ‘kefas’ dalam ayat itu, melainkan diganti ‘petra’ (Kanon PB berbahasa Yunani), sedangkan dalam beberapa ayat lainnya, kata ‘kefas’ bahasa Aram itu tetap dipertahankan (dalam Kanon PB berbahasa Yunani).

3. Jika Kanon PB dianggap ‘keliru’, berarti tidak lagi infallible. Jika demikian, maka Konsili yang menetapkan Kanon PB itu menjadi keliru pula dan tidak infallible.

4. Jika Kanon PB itu keliru dan tidak infallible, berarti Allah yang merancang dan ‘mengawal’ kanonisasi hingga lengkapnya Kanon PB yang infallible itu, ternyata adalah juga keliru.

Jadi, Katolik ada di persimpangan:

Gereja Katolik mengakui bahwa tafsirannya atas ‘batu karang’ dalam Mat 16:28 yang ditarik dari bahasa Aram adalah keliru, tapi ini tidak mungkin karena akan meruntuhkan seluruh bangunannya dari ‘dasar’-nya, hingga harus merombak keseluruhannya, termasuk sistemnya, hingga ke ‘dasar’-nya pula, yaitu tentang ‘penerus Petrus’ (Paus) dan ‘penerus rasul’ (Magisterium) serta infalibilitas keduanya.

ATAU:

Membiarkan manusia sejagad raya mempersepsi Katolik melakukan ke empat kekeliruan di atas. Tapi ini juga tidak mungkin karena Kanon PB dan terlebih lagi Allah yang menghadirkannya, adalah TIDAK MUNGKIN KELIRU.

ATAU, coba tempuh jalan lain:

Menafsirkan ‘batu karang’ dalam bahasa Yunani (‘petra’) untuk mengakomodir infalibilitas Kanon PB dan Allah. Tapi ini juga tidak mungkin karena jika ‘batu karang’ itu ditafsirkan ‘Petrus’ maka akan mengandung “dua kekeliruan” (yang telah saya paparkan di postingan sebelumnya) yang SANGAT FATAL pula.

ATAU, ada alternatif lain?



'MENANAM' DAN 'MENYIRAM' ADALAH TENTANG 'AJARAN'

Siapa yang menafsirkan? Dalam ayat itu, saya kira, apa yang dimaksudkan dengan 'menanam' dan 'menyiram' bukan perbedaan ajaran. Ajaran Jesus Kristuslah yang ditanamkan kepada manusia yang belum mendengar kabar suka cita mengenai Injil. Ajaran Jesus Kristuslah yang disiramkan kepada orang yang telah mendengar kabar suka cita, tetapi masih memerlukan pendalaman, penumbuhan. Apa yang ditanam, dan apa yang disiram, ya sama saja, AJARAN JESUS KRISTUS. Jika Anda mengartikan itu merupakan perbedaan ajaran, tampaknya kita berbeda pemahaman atas itu.


Ya, sudah… tetapi tetap ‘ajaran Kristus’ itu disebut dengan kata ‘menanam’ dan ‘menyiram’, ‘kan? Paling tidak kita punya kesamaan: bahwa ‘menanam’ dan ‘menyiram’ benar-benar terkait dengan pengajaran ‘AJARAN’ Kristus.


Damai, damai, damai...

(Bersambung ...)




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on March 07, 2013, 11:51:44 AM
Bagaimana relevansi ilustrasi ini dengan kasus yang sedang dibahas?

Anda bertanya kepada siapa? Kalau bertanya kepada saya, apakah maksud Anda 'pertanyaan' saya yang salah, atau Anda sama-sama mencari tahu tentang 'siapa' yang salah? Kalau 'pertanyaan' saya yang salah, maka 'pertanyaan' yang benar seharusnya bagaimana dan mengapa harus demikian?

Salam,

Anda mengajukan pertanyaan siapa yang salah kan? Saya berikan ilustrasi agar anda bisa memahami siapa yang salah dalam hal terjadi perpecahan gereja, bro.

Salam damai
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 07, 2013, 12:02:35 PM

@ Bro. Husada, damai bagimu...



Gereja Kasih: Tidak menggubris keberatan hati nurani orang Kristen?

Quote
… Yang menjadi fokus saya adalah keberatan hati nurani pihak lain yang seharusnya, kalau diakui sebagai saudara seiman yang kita kasihi (lihat Lumen Getium atau ‘KGK’ tentang ‘Gereja’ yang didahului dengan uraian tentang ‘kasih’ pada pasal-pasal pertamanya), maka kita harus mempedulikan, kita ‘care’, kita harus menggubris keberatan hati nurani mereka…

1Kor 10:29  “Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: "Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?
32  Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah.
33  Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat
”.

Jika Anda membaca keseluruhan pasalnya, maka Anda dapati bahwa ‘keberatan hati nurani’ adalah prinsip umum, tetapi kasus yang diangkat waktu itu adalah tentang ‘makanan’. Kalau seseorang keberatan hati nuraninya tentang apa yang Anda makan dalam salah satu kesempatan jamuan makan, maka Anda HARUS menggubris keberatan hati nurani orang itu. Demikian juga jika ada orang yang keberatan hati nuraninya dengan kasus lain, seperti berbagai gelar untuk Paus, bunda Maris, simbol dan ritual dalam Gereja Katolik…. jika ingin agar Katolik disebut sebagai ‘gereja’ kasih.

Kira-kira begitu penjelasan saya, Husada…



Baiklah, terima kasih. Namun, ijinkan saya komentari begini.

Katolik itu, bukan menginginkan jika dalam melakukan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Jesus Kristus (baik lisan maupun tertulis) menjadi 'batu sandungan' bagi orang lain. Hanya saja, Katolik itu diajar untuk mengabarkan kabar suka cita sampai ke ujung bumi. Bila penerima kabar suka cita menginginkan agar metode pengajaran yang seharusnys dilakukan oleh Gereja sesuai dengan kehendak calon penerima, kayaknya itu tidak akan terpenuhi. Sebab, Gereja mengajarkan agar para murid Jesus Kristus mengajarkan segala sesuatu yang telah diperintahkan Jesus Kristus (baik lisan maupun tertulis) sampai ke ujung bumi. Jika itu menjadi 'batu sandungan' bagi orang yang menerimanya, pantas disesalkan, namun menjadi 'batu sandungan' bukan merupakan tujuan. Tujuan adalah mengenalkan ajaran Gereja yang diterima dari Jesus Kristus dan diwariskan turun temurun.


Perlu diulang disini bahwa keberatan hati nurani non-Katolik bukan pada tugas Gereja yang Husada sebutkan di atas, melainkan pada yang saya bold-biru itu.

Sekarang, setelah melampaui puluhan abad, masa'kan ‘penyesalan’ itu hanya tinggal penyesalan saja, tanpa tindak-lanjut, bahkan tidak disinggung dalam Konsili Vatican II? Pasal-pasal tentang ‘kasih’ dalam Pertaruran Katolik tentang Gereja sangat kontras dengan 'rentang waktu' yang ‘berabad-abad’ yang tidak diisi dengan ‘gubris‘-an terhadap keberatan hati nurani, ‘kan? Masa’kan ‘jumlah’ dari ‘sekian abad’ dan jumlah dari ‘ratusan juta orang’ yang memiliki keberatan hati nurani tidak cukup ‘mendesak’ terwujudnya bukti nyata dari ‘kasih’ Gereja katolik?



Tanpa bukti-bukti 'mempertuhankan'-atau-tidak



 :grining: Saya pikir, jika saya katakan, "Saya tahu bahwa saya tidak mempertuhankan yang bukan Tuhan," tidak perlu dibebani pembuktian apa-apa. Terserah pendengarnya saja, apakah mau percaya pada pengakuan saya atau tidak. Namun, harap diterima juga, jangan pula memaksakan pikiran bahwa saya mempertuhankan sesuatu yang bukan Tuhan meski sudah saya sampaikan bahwa saya tidak mempertuhankan sesuatu yang bukan Tuhan. :)


OK, tapi juga jangan meminta orang lain untuk membuktikan, terlebih lagi untuk memiliki ukuran yang sama tentang ‘ambang batas’ mempertuhankan-atau-tidak. Bagi Husada mungkin ‘tidak/belum mempertuhankan’, tapi bagi orang lain mungkin ‘sudah’ mempertuhankan. Nah, janganlah Husada meminta kepada orang lain untuk memberi bukti bahwa tudingannya itu adalah ‘benar’. Dengan demikian, kedua pihak hanya sekedar mengajukan ‘klaim masing-masing’ tanpa memberi bukti. Benar, ‘kan?



Jika Gereja Kasih menimbulkan syak…

Apa masalahnya? Tentang penilaian pihak lain atas perilaku saya, bukan urusan saya. Jika berdasarkan perilaku saya kemudian disimpulkan bahwa saya mempertuhankan sesuatu yang bukan Tuhan, sementara saya tidak mempertuhankan yang bukan Tuhan, apa masalahnya bagi saya? Saya tidak terbeban harus membuktikan apa-apa.


Masalahnya adalah: kalau gereja mengklaim diri sebagai ‘gereja’ kasih, maka harus peduli dengan orang lain. Pernyataan Husada itu disinggung dalam Kitab Suci yang sudah saya paparkan sebelumnya, dan sekarang saya tuliskan lagi:

1 Kor 10:29  “Yang aku maksudkan dengan keberatan-keberatan bukanlah keberatan-keberatan hati nuranimu sendiri, tetapi keberatan-keberatan hati nurani orang lain itu. Mungkin ada orang yang berkata: "Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?

Apakah itu bukan bukti ajaran Gereja Katolik ‘meleset’ dari ajaran Kristus? Kasih itu artinya ‘jangan menimbulkan syak bagi orang lain’. Kalau menimbulkan syak, maka HARUS memperhatikan keberatan hati nurani mereka. Itulah sifat gereja kasih.

1 Kor 10:32  “Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah.” (kecuali jika Husada dan Katolik tidak menganggap orang Kristen non-Katolik sebagai ‘jemaat Allah’)

Jadi, kasus yang dialami Gereja Katolik pernah dialami oleh gereja di Korintus. Paulus sudah memberikan jalan keluar dan prinsip-prinsip ajaran Kristus di dalam suratnya itu. Tetapi sayangnya Gereja Katolik mengulangi kesalahan demikian. Dan karena dibarengi dengan dogma ‘infalibilitas’, maka umat (seperti pengakuan Anda sendiri) tidak sadar bahwa mereka telah ‘mengulangi’ kesalahan yang sama, yaitu "Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh keberatan-keberatan hati nurani orang lain?”


Damai, damai, damai...


(Bersambung ...)


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 07, 2013, 12:41:11 PM
Anda mengajukan pertanyaan siapa yang salah kan? Saya berikan ilustrasi agar anda bisa memahami siapa yang salah dalam hal terjadi perpecahan gereja, bro.

Salam damai

perpecahan gereja? Wah... mundur lagi, dong, Bro... Kami sudah tidak menggunakan istilah itu lagi...

Karena saya tidak punya waktu untuk mengulangnya, maka kalau Anda tidak mencoba membaca postingan saya sejak AWAL, mohon dimengerti jika saya tidak menanggapi pertanyaan Anda yang membuat saya harus mengulang-ulang postingan saya...



OK, tentang bantuan Anda melalui "ilustrasi biaya kuliah" perlu dipertimbangkan relevansinya (Anda tidak menjawab pertanyaan saya tentang hal ini, 'kan?)...



Ada SATU kelompok "A" dengan jumlah anggota 11 orang.


Tak lama kemudian kelompok yang tadinya SATU itu kini berubah menjadi DUA, yaitu:


Kelompok "A" dengan jumlah 10 (sepuluh) orang. Dalam yurisdiksi (AD/ART) mereka, tetap mengakui 11 anggota ("penerus 11 rasul")

Kelompok "B" dengan jumlah 1 (satu) orang. DAlam yurisdiksi (AD/ART) mereka, mengakui 1 anggota ("penerus satu rasul" yang diklaim sebagai 'penerus 11 rasul').


Menurut Anda: 'yang memisahkan diri' Kelompok "A" dengan jumlah 10 orang, atau Kelompok "B" dengan jumlah 1 orang?



"Ilustrasi Biaya Kuliah"

Ayah Anda memiliki 11 (sebelas) orang anak. SATU anak pergi 'entah kemana'. Pertanyaannya: yang 'memisahkan diri' ('kabur') entah kemana itu 'yang 1 orang' atau 'yang 10 orang'?

Ilustrasi Anda itu tidak relavan karena "sang ayah tidak menggambarkan Yesus Kristus, karena DIA punya DUA sifat: 'Mahahadir' dan 'Mahakuasa'."

Dengan DUA sifat itu, maka DIA TAHU kemana anak-Nya pergi (tidak berlaku konsep 'entah kemana').

Dan karena DUA sifat itu pula, maka DIA tidak perlu memberikan sifat infallibilitas-Nya kepada pihak lain selain Kitab Suci (yaitu kepada Paus dan Magisterium)... (Btw, tentang 'infallibilitas' sudah saya singgung sedikit...)



Tentang makna 'penyertaan' Yesus Kristus yang punya DUA sifat itu, Anda setidaknya punya dua alternatif:

1. Sang ayah memberikan SELURUH biaya kuliah tiap anak SEKALIGUS sejak awal perkuliahan mereka (yaitu memberikan sifat infallibilitas kepada Magisterium dan Paus sehingga TIDAK MUNGKIN SESAT).

2. Sang ayah TIDAK memberikan SELURUH biaya kuliah mereka, melainkan 'diberikan' sebagian-demi-sebagian hanya pada saat dibutuhkan saja (yaitu tidak memberikan sifat infalibilitas kepada pihak ciptaan, kecuali kepada Kitab Suci, dan tentu saja kepada Roh Kudus - yang bukan 'ciptaan' - untuk menerapkan kedaulatan-Nya dalam memimpin Gereja-NYA).


Demikian tanggapan saya,

Terima kasih untuk bantuan Anda agar saya dapat mengajukan pertanyaan dengan benar tentang 'siapa yang salah'...


Salam damai,

ps: kalau tidak keberatan, dalam quote Anda, tolong sumbernya jangan dihapus supaya mudah ditelusuri...





Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on March 07, 2013, 12:49:29 PM
Quote
OK, tentang bantuan Anda melalui "ilustrasi biaya kuliah" perlu dipertimbangkan relevansinya (Anda tidak menjawab pertanyaan saya tentang hal ini, 'kan?)...



Ada SATU kelompok "A" dengan jumlah anggota 11 orang.


Tak lama kemudian kelompok yang tadinya SATU itu kini berubah menjadi DUA, yaitu:


Kelompok "A" dengan jumlah 10 (sepuluh) orang. Dalam yurisdiksi (AD/ART) mereka, tetap mengakui 11 anggota ("penerus 11 rasul")

Kelompok "B" dengan jumlah 1 (satu) orang. DAlam yurisdiksi (AD/ART) mereka, mengakui 1 anggota ("penerus satu rasul" yang diklaim sebagai 'penerus 11 rasul').


Menurut Anda: 'yang memisahkan diri' Kelompok "A" dengan jumlah 10 orang, atau Kelompok "B" dengan jumlah 1 orang?

Cara anda berlogika yang keliru, bro.
Jika anda mau bandingkan dalam 'kelompok' maka anda harus lihat saat itu.
Kelompok siapa yang keluar? Jerman? Tidak emua Jerman.
Kemudian kelompok yang keluar itu terpecah belah terus menerus hingga puluhan ribu sekarang ini.
Maka siapa yang terpecah pecah? Tak lain adalah kelompok yang memisahkan diri itu.
Bagaimana dengan kelompok yang tetap? Hingga sekarang tetap seperti itu.

He he he heh e, begitu cara logikanya, bro.

Silahkan dilanjutkan diskusi anda, saya hanya mencoba 'memperbaiki' cara anda berlogika, itupun kalau mau.

Salam damai
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 07, 2013, 12:50:54 PM

@Bro. Husada, Damai bagimu…



Motif ‘menggubris’: Kasih dan Apologia


Nah, jadi ingat tentang pandangan terhadap Tradisi Suci. Katolik mengimani bahwa Tradisi Suci adalah yang harus diimani. Sementara Protestan menyimpulkan bahwa Tradisi Suci hanyalah 'akal-akalan' Gereja, emang apa masalahnya? Dalam hal itu, Katolik tidak meminta pandangan Protestan. Mengapa harus menggubris pandangan yang menyebut itu salah? Kecuali pihak Protestan bertanya, Katolik akan menjawab. Jika ujug-ujug Protestan mempersalahkan, tanpa mengetahui apa-apa tentang itu, apakah Katolik punya beban harus marah, atau sedih, atau teriak-teriak, atau bagaimana? Saya kira, tidak. Protestan bisa saja berpandangan bagaimana tetang Katolik, tetapi kalau langsung mempersalahkan, emang dapat otoritas dari siapa?


1. Salah satu penerapan kasih adalah ‘saling-saling’. Masih ingat pembicaraan saya tentang ‘saling-saling-saling…’? Dengan adanya persekutuan gereja-gereja dan lembaga-lembaga gerejawi (non denominasional), seperti PGI dan PGLII, dsb., maka ‘akses’ untuk menerapkan ‘kasih’ itu menjadi terbuka. Ada saling menegur, menasihati, mengingatkan, dll. di antara denominasi-denominasi gereja. Tapi akses demikian tidak dimungkinkan oleh Katolik, padahal dalam Lumen Gentium tentang Gereja didekritkan tentang ‘kasih’. Apakah ini tidak dapat menjadi bukti Katolik ‘meleset’ dari ajaran Kristus?

2. Motif apologia. Otoritas darimana? Untuk mempertanyakan dan membuktikan keliru (mempersalahkan, berapologetika) tidak dibutuhkan ‘otoritas’… Bahkan orang tidak percaya Kristus pun dapat menggugat, mempertanyakan dan mengajukan keberatan hingga membuktikan bahwa Kitab Suci, Kristus dan kekristenan adalah keliru. Persoalannya adalah ‘rasa bertanggung jawab’ untuk membuktikan iman pengharapan dalam Kristus.

Dan itu sudah menjadi ajaran Kristus menurut ayat ini (perhatikan kalimat pertamanya), “Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu (I Petrus 3:15-16).

Apakah perilaku ‘tidak menggubris’ keberatan pihak lain tidak dapat dihubungkan dengan ‘tidak mempertuhankan Kristus’? Kalau ‘tidak mempertuhankan Kristus’, lalu mempertuhankan siapa/apa? Tetapi tiap orang yang tidak mempertuhankan Kristus, tentu saja bisa mengklaim diri ‘tetap mempertuhankan Kristus’.


Maaf Epafras. Saya tidak mengerti paragraf ini. Apa yang ingin disampaikan, atau ditanyakan atau disanggah, atau, apa?

Betul. Maaf nih, kesan saya, untuk ini, pafras menanyakan sesuatu yang tidak Epafras mengerti. Sebaiknya bikin trit baru.Ngomong-ngomong, pernahkah Epafras baca di Alkitab ayat yang senada dengan Masih banyak hal yang diperbuat Jesus Kristus belum dituliskan?


Ya, Husada benar, mungkin saya tidak mengerti topik ‘mempertuhankan’ yang bukan Tuhan dan/atau ‘memberhalakan’ sesuatu. Nampaknya memang perlu trit khusus untuk itu. Saya setuju, tapi tidak janji akan ikutan memberi sumbangan pemikiran, kecuali sekadar mempelajari masukan yang ada nantinya.

Tentang tema di kalimat akhir yang Husada tanyakan itu, biasanya masuk dalam topik Sola Scriptura, dan Husada lihat sendiri, saya tidak masuk (ikutan diskusi) dalam trit kedua yang dibuat di forum ini.



Menolak Katolik: tidak layak disebut pengikut Kristus?


Katolik (Roma) hanya menerapkan perintah Jesus Kristus, "ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Mengingat bahwa sesuai janji Kristus yang akan menyertai Gereja sampai akhir zaman, maka umat menerima pengajaran dari pihak yang disertai Kristus. Selain itu, umat Katolik (Roma) juga menghayati "Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku." Nah, kalo ada umat yang menolak pihak yang diutus sekaligus disertai Tuhan, kayaknya orang itu tidak layak menamakan diri sebagai pengikut Kristus…


Katolik itu menerima ajaran dari para murid Jesus Kristus yang diajar langsung oleh Jesus Kristus. Itu diwariskan turun temurun. Kepada para murid itu memang itu disebut seperti dalam Yoh 13:20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku. Artinya, para murid Jesus Kristus yang menerima pesan tersebut mendapat tugas sebagai utusan Jesus Kristus. Jika tugas itu diteruskan atau diwariskan kepada murid-murid berikutnya, pesan itu masih berlaku terus sampai akhir zaman.


Pertanyaan:

1. Apakah kalau saya menolak Gereja Katolik, TETAPI TETAP memiliki pengakuan iman Nicea dan pengakuan iman Petrus (Mat 16:16), serta TETAP MELAKUKAN Mat 28:18-20 dan I Pet 3:15 di atas hingga detik ini, maka saya TETAP disebut sebagai pengikut Kristus oleh Gereja Katolik?

2. Jika dengan kriteria di atas Gereja katolik tetap mengkategorikan saya sebagai ‘pengikut Kristus’, dan SEANDAINYA saya memenuhi kriteria ‘benar-benar tahu tentang Gereja Katolik…’ (sebagaimana dimaksudkan oleh Gereja katolik dalam “EENS”), apakah saya terhindar dari “EENS”?




Katolik mengimani, memang Pewaris Kursi Petrus yang mendapat mandat langsung dari Jesus Kristus, selama menyampaikan ajaran, diimani selalu disertai Roh Kudus, sehingga tidak dapat salah. Penyertaan itu adalah janji Tuhan Jesus Kristus sendiri. Mau Epafras percaya, silahkan, mau tidak percaya, bukan masalah buat saya.

Damai, damai, damai.


Iya, Husada, saya sudah tahu tentang itu. Dan itulah sebabnya saya mempostingkan tulisan-tulisan saya di trit ini untuk menanggapinya.


Damai, damai, damai…

(Epafras)

(The End…)


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 07, 2013, 12:57:52 PM
Cara anda berlogika yang keliru, bro.
Jika anda mau bandingkan dalam 'kelompok' maka anda harus lihat saat itu.
Kelompok siapa yang keluar? Jerman? Tidak emua Jerman.
Kemudian kelompok yang keluar itu terpecah belah terus menerus hingga puluhan ribu sekarang ini.
Maka siapa yang terpecah pecah? Tak lain adalah kelompok yang memisahkan diri itu.
Bagaimana dengan kelompok yang tetap? Hingga sekarang tetap seperti itu.

He he he heh e, begitu cara logikanya, bro.

Silahkan dilanjutkan diskusi anda, saya hanya mencoba 'memperbaiki' cara anda berlogika, itupun kalau mau.

Salam damai


Hehehe... Seluruh postingan saya justru memberikan alternatif berlogika dengan cara melihat kepada situasi 'saat itu'...  :)

Tapi, terima kasih untuk masukan Anda...  :)

Saya akan lanjutkan diskusi saya dengan rekan saya...

Salam damai,

(Epafras)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on March 08, 2013, 10:00:49 AM

TINJAUAN ATAS TAFSIRAN ‘BATU KARANG’ (MAT 16:18) DALAM BAHASA ARAM

Kanon PB adalah infallible, dan (menurut Katolik) dihasilkan oleh Konsili yang infallible. Kanon PB itu dituliskan dalam bahasa Yunani yang memiliki karakteristik membedakan kata dengan sifat gender (ada kata sifat netral, feminin dan maskulin).

‘Batu karang’ dalam Kanon PB dinyatakan sebagai ‘petra’, sedangkan dalam bahasa Aram adalah ‘kefas’. Gereja Katolik mendasarkan seluruh eksistensinya atas tafsiran berdasarkan bahasa Aram untuk ‘batu karang’ (‘kefas’) ini dengan alasan bahwa bahasa percakapan yang digunakan Yesus sehari-hari adalah bahasa Aram, bukan bahasa Yunani.

Jika tafsiran diambil dari bahasa Aram, maka:

1. Kanon PB yang ditulis dalam bahasa Yunani menjadi tidak berarti (atau tidak memberi NILAI KONTRIBUTIF) sama sekali dalam membangun ‘dasar’ (fundamental) Gereja Katolik.

2. Kanon PB bukan hanya tidak berNILAI kontributif dalam pembangunan ‘dasar’ Gereja Katolik, melainkan juga ‘keliru’ karena tidak konsisten mempertahankan cara penulisan ‘kefas’ dalam ayat itu, melainkan diganti ‘petra’ (Kanon PB berbahasa Yunani), sedangkan dalam beberapa ayat lainnya, kata ‘kefas’ bahasa Aram itu tetap dipertahankan (dalam Kanon PB berbahasa Yunani).

3. Jika Kanon PB dianggap ‘keliru’, berarti tidak lagi infallible. Jika demikian, maka Konsili yang menetapkan Kanon PB itu menjadi keliru pula dan tidak infallible.

4. Jika Kanon PB itu keliru dan tidak infallible, berarti Allah yang merancang dan ‘mengawal’ kanonisasi hingga lengkapnya Kanon PB yang infallible itu, ternyata adalah juga keliru.

Jadi, Katolik ada di persimpangan:

Gereja Katolik mengakui bahwa tafsirannya atas ‘batu karang’ dalam Mat 16:28 yang ditarik dari bahasa Aram adalah keliru, tapi ini tidak mungkin karena akan meruntuhkan seluruh bangunannya dari ‘dasar’-nya, hingga harus merombak keseluruhannya, termasuk sistemnya, hingga ke ‘dasar’-nya pula, yaitu tentang ‘penerus Petrus’ (Paus) dan ‘penerus rasul’ (Magisterium) serta infalibilitas keduanya.

ATAU:

Membiarkan manusia sejagad raya mempersepsi Katolik melakukan ke empat kekeliruan di atas. Tapi ini juga tidak mungkin karena Kanon PB dan terlebih lagi Allah yang menghadirkannya, adalah TIDAK MUNGKIN KELIRU.

ATAU, coba tempuh jalan lain:

Menafsirkan ‘batu karang’ dalam bahasa Yunani (‘petra’) untuk mengakomodir infalibilitas Kanon PB dan Allah. Tapi ini juga tidak mungkin karena jika ‘batu karang’ itu ditafsirkan ‘Petrus’ maka akan mengandung “dua kekeliruan” (yang telah saya paparkan di postingan sebelumnya) yang SANGAT FATAL pula.

ATAU, ada alternatif lain?


Ada.

Yang bikin argument ini oon.

Terutama pada point no.1 dan point 2.

Pertanyaan point 1: kenapa ngga ditulis bahasa aram aja ?
jawab: Bahasa aram adalah bahasa bangsa percakapan orang yahudi saat itu. Sedangkan, bahasa internasional zaman itu adalah bahasa yunani. (seperti english kalu jaman sekarang).
Penulis PB menulis dalam bahasa Yunani agar mempermudah penyebaran injil. Jadi bangsa non Yahudi bisa membacanya juga.
Jadi adalah absurd jika mengatakan bahwa kanon PB bahasa Yunani menjadi tidak berarti.

Pertanyaan point 2: kenapa ngga konsisten, kadang kefas kadang petra.

“Kago de soi lego hoti su ei petros, kai epi taute te petrai oikodomeso mou ten ekklesian” (“And I also say to you that you are Rock, and upon this rock I will build of me the church”) - Matthew 16:18

Terjemahan indonesia:

"... kamu dalah BATU, dan di atas BATU ini akan kubangun gerejaKU....."


Seharusnya, jika ingin di translate ke bahasa Yunani, maka, akan tertulis begini :

“Kago de soi lego hoti su ei petrai, kai epi taute te petrai oikodomeso mou ten ekklesian”

Tetapi mengapa terjemahan Yunani malahan tertulis PETROS ???

jawab : Karena Yesus saat itu memang sedang membicarakan Petrus.


Kesimpulan: Karena pembedaan itulah makanya tambah jelas bahwa yg sedang Yesus bicarakan saat itu adalah si Petrus.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on March 08, 2013, 12:45:26 PM

Hehehe... Seluruh postingan saya justru memberikan alternatif berlogika dengan cara melihat kepada situasi 'saat itu'...  :)

Tapi, terima kasih untuk masukan Anda...  :)

Saya akan lanjutkan diskusi saya dengan rekan saya...

Salam damai,

(Epafras)

Yeaaa malah dia main otak atik kata.
Coba bisakan berlogika dong bro, bukan cuma terbatas pada kata kata.

Silahkan deh anda lanjutkan lagi main kata kata nya,

Salam damai
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: epafras on March 08, 2013, 12:55:10 PM

@ Bro. Gavin,



Ada.

Yang bikin argument ini oon.


Berarti Anda keliwat cerdas, ya….



‘KEBENARAN’ KATOLIK TIDAK ‘UNIVERSAL’: KALAH OLEH FALSAFAH ILMU HUKUM



Terutama pada point no.1 dan point 2.

Pertanyaan point 1: kenapa ngga ditulis bahasa aram aja ?
jawab: Bahasa aram adalah bahasa bangsa percakapan orang yahudi saat itu. Sedangkan, bahasa internasional zaman itu adalah bahasa yunani. (seperti english kalu jaman sekarang).

Penulis PB menulis dalam bahasa Yunani agar mempermudah penyebaran injil. Jadi bangsa non Yahudi bisa membacanya juga.
Jadi adalah absurd jika mengatakan bahwa kanon PB bahasa Yunani menjadi tidak berarti.


Sebelum saya tuliskan argumen saya di atas, saya sudah tahu tentang wacana  yang kamu tuliskan itu, Gavin… Makanya saya beri argumen di atas. Ehh... kamu ngajak saya ’mundur’? Benar-benar cerdas!, sampe ga ada sesuatu yang baru yang kamu sumbangsingkan, kecuali absurd.

Justru tanggapan kamu itu benar-benar absurd.

Dasar hukum formal untuk Katolik dan Protestan adalah Kanon PB yang TERTULIS dalam bahasa Yunani.

Dan sudah menjadi penerimaan umum (universal) bahwa:

Hukum LISAN tunduk pada hukum TERTULIS.

Akibatnya: 'kebenaran' fundamental Katolik kalah oleh sistem nilai falsafah ilmu hukum itu.

Gavin, kalau kamu masih bersikukuh dengan argumen ‘jadul’-mu itu, maka kamu menjadikan Katolik sedang mendevaluasi kekristenan dan Kitab Suci, karena menyajikannya dengan cara yang inferior dibandingkan falsafah ilmu hukum…

Kalau dasar hukum primer adalah HUKUM TERTULIS, masa’sih kamu nyatakan 'kebenaran' Katolik tetap memiliki supremasi ‘universal’ padahal kebenarannya (tentang 'petra' = Petrus) HANYA ditarik dari sumber-sumber LISAN?


Pertanyaan:
Jika Gereja Katolik mengakui "INFALIBILITAS TIGA PIHAK" (yaitu (i) Kanon PB berbahasa Yunani, (ii) Allah yang ‘mengawal’ kanonisasi, dan (iii) Konsili yang memproduksi Kanon PB) terlibat dalam transkripsinya bahasa LISAN ke TULISAN...

dan jika dalam Kanon PB berbahasa Yunani ada dituliskan kata ‘Kefas’ di beberapa tempat,

lalu mengapa dalam Mat 16:18 tidak dituliskan ‘Kefas’ atau 'petros', melainkan ‘petra’?


Jawab:
Itu artinya, Allah punya ‘MAKSUD’ TERTENTU saat mentranskrip ‘kefas’ dalam bahasa Aram menjadi ‘petra’ (feminin) dalam bahasa Kanon PB yang INFALLIBLE.


Pertanyaan:
Maksud Allah itu apa?


Jawab:

1. "KETIGA PIHAK YANG INFALLIBLE" ((i) Kanon PB, (ii) Allah, dan (iii) Konsili) itu tetap tidak bisa keliru SEWAKTU menuliskan ‘petra’ (bukan 'petros' maupun 'kefas') sebagai dasar HUKUM TERTULIS dalam mentranskrip kata ‘kefas’ (Aram),

2. Dan itu MEMBUAT dasar hukum LISAN harus TUNDUK kepada dasar hukum TERTULIS.


Kalau dibalik (dalam menafsirkan Mat 16:18 dimana hukum TERTULIS harus TUNDUK kepada hukum LISAN), maka jadi tidak konsisten dengan maksud dari transkripsi yang dilakukan dalam KEDAULATAN Allah dan "INFALIBILITAS KETIGA PIHAK" di atas! Nah, konsekuensi dari ketidak-konsistenan itu ada pada poin 1, 2,3,4, di atas…


Pertanyaan point 2: kenapa ngga konsisten, kadang kefas kadang petra.

“Kago de soi lego hoti su ei petros, kai epi taute te petrai oikodomeso mou ten ekklesian” (“And I also say to you that you are Rock, and upon this rock I will build of me the church”) - Matthew 16:18

Terjemahan indonesia:

"... kamu dalah BATU, dan di atas BATU ini akan kubangun gerejaKU....."
Seharusnya, jika ingin di translate ke bahasa Yunani, maka, akan tertulis begini :

“Kago de soi lego hoti su ei petrai, kai epi taute te petrai oikodomeso mou ten ekklesian”

Bro, tafsiranmu menggunakan satu kata ‘petra’ untuk satu kata ‘batu’, sedangkan dalam dalam Mat 16:18 menggunakan dua kata Yunani untuk 'batu'. Jadi ada perbedaan, kan?

Lalu, ‘petrai’ merah dan biru sama-sama bergender feminin atau netral atau maskulin?

Lalu mengapa KETIGA PIHAK YANG INFALLIBLE (Allah, dan Kanon PB, serta Konsili yang melakukan kanonisasi) memilih menggunakan dua kata (‘petros’ dan ‘petra’), dan bukannya satu kata 'petrai' (seperti yang Anda lakukan)? PASTI ada maksudnya, 'kan?

Sementara KETIGA PIHAK YANG INFALLIBLE itu memilih dan memilah dua kata dalam satu ayat (Mat 16:18), Anda memilih hanya satu kata untuk kata' batu karang'. Lalu, siapa yang benar? Pasti pihak Anda yang benar, sementara agar KONSISTEN, maka KETIGA PIHAK YANG INFALLIBLE itu pasti KELIRU, ‘kan?



Tetapi mengapa terjemahan Yunani malahan tertulis PETROS ???

jawab : Karena Yesus saat itu memang sedang membicarakan Petrus.


Hehehe… terjemahan Yunani untuk ‘batu karang’ ada dua, Bro. Yang pertama ‘Petros’, yang kedua ‘petra’.

Yang dipermasalahkan oleh non-Katolik bukan ‘petros’, Bro… tapi ‘petra’.

Mengapa KETIGA PIHAK YANG INFALLIBLE di atas mentranskrip ‘batu karang’ ('kefas' – Aram) sebagai ‘petra’ dan bukan ‘petros’? Karena KETIGA PIHAK YANG INFALLIBLE itu dikendalikan oleh KEDAULATAN Allah yang infallible UNTUK membangun suatu dasar hukum TERTULIS tentang ‘petra’ (bukan tentang ‘petros’ atau ‘kefas’), sebagai 'DASAR' Gereja-NYA.



Kesimpulan: Karena pembedaan itulah makanya tambah jelas bahwa yg sedang Yesus bicarakan saat itu adalah si Petrus.


KESIMPULAN:

Karena KEDAULATAN Allah, dan INFALIBILITAS dari ketiga pihak di atas (Allah, Kanon PB, dan Konsili yang merumuskan Kanon PB),

maka transkrip ‘kefas’ (Aram) menjadi ‘petra’ (feminin, Yunani), HARUS menjadi dasar hukum TERTULIS yang infallible sehingga bersifat PRIMER/SUPERIOR (dibandingkan bahasa percakapan/LISAN waktu Mat 16:18 itu diwacanakan),

sehingga sebagai konsekuensi moral dan iman, maka doktrin/dogma tentang ‘DASAR’ Gereja HARUS ditarik dari dasar hukum TERTULIS (‘petra’), bukan dari dasar hukum LISAN (‘kefas’), demi menjaga supremasi KEDAULATAN Allah, serta INFALIBILITAS ketiga PIHAK itu.


==================


Ada kesimpulan lain?





Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on March 09, 2013, 04:35:08 PM
Damai bagimu Epafras.

Yah, seperti Anda yang terbatas oleh waktu, saya juga demikian. Sehingga, meski banyak yang ingin saya sampaikan, tidak mungkin saya sampaikan karena ada tugas lain. Namun, ingin rasanya menyampaikan yang berikut.

KOMPOSISISi

Saya salin dari http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php dikatakannya, kom·po·si·si n 1 susunan; 2 tata susun; 3 Mus gubahan, baik instrumental maupun vokal; 4 teknik menyusun karangan agar diperoleh cerita yg indah dan selaras; 5 Sen integrasi warna, garis, dan bidang untuk mencapai kesatuan yg harmonis.

Perhatikan poin 1 dan 2. Dikaitkan dengan komposisi Magisterium pada saat Jesus Kristus menyampaikan kompetensi mengajar melalui Mat 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman, dengan yang sekarang, tentu berbeda.

Contoh paling mudah melihat perbedaannya ialah dari segi jumlah. Mat 28:20 itu disampaikan kepada 11 orang saja, walaupun pada saat itu pengikut Kristus bukan lagi hanya yang 11. Artinya, meski jumlah pengikut Kristus pada saat kompetensi mengajar itu disampaikan sudah lebih dari 11, ternyata kompetensi mengajar hanya disampaikan kepada yang 11. Jadi, tidak seluruh pengikut Kristus kompeten mengajar, meskipun tiap pengikut Kristus wajib menyampaikan kabar gembira Injil.

Sementara sekarang, kompetensi mengajar bukan lagi hanya pada 11 orang penerus ke-11 murid langsung Jesus Kristus itu, tetapi sudah semakin banyak, karena kabar gembira Injil sudah semakin meluas dikabarkan. Menurut pemahaman saya, pemegang kompetensi mengajar itu sudah diteruskan kepada para Kardinal. Memperhatikan kondisi sekarang ini, bahkan tidak semua Uskup memegang kompetensi mengajar. Pemegang kompetensi mengajar ialah para Kardinal yang memenuhi syarat dipilih menjadi pengganti Paus yang diwariskan turun temurun.

Nah, yang ingin saya sampaikan, komposisi pemegang kompetensi mengajar sekarang sudah berbeda dengan komposisi pemegang kompetensi mengajar ketika kompetensi mengajar tersebut disampaikan oleh Jesus Kristus kepada ke-11 muridNya. Ini bukan berarti bahwa ada perbedaan substansi ajaran, sebab yang diajarkan tetap, yaitu segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Jesus Kristus kepada muridNya.

PEMILIHAN PAUS

Saat ini, posisi Paus sedang lowong karena Paus Benediktus XVI sudah mengundurkan diri dari kursi kepausan.

Pemilihan penerus kursi Petrus itu akan dilakukan, bukan dengan ujug-ujug seperti pemilihan putera mahkota suatu kerajaan dari beberapa pangeran. Jadi, terpilihnya seorang Kardinal menjadi Paus bukan berarti Kardinal yang tidak terpilih kehilangan kompetensi mengajarnya. Dalam hal pengajajaran, seorang Paus sama dengan Kardinal lainnya, tetapi Paus dipandang memiliki sesuatu yang istimewa (-mungkin kawan-kawan lain bisa menjelaskan lebih baik-). Sama dengan ke-11 murid langsung Jesus Kristus, kewenangan mengajar yang mereka miliki adalah sama, sebab sama-sama mendapat otoritas dari Jesus Kristus. Namun, Petrus memiliki 'sedikit' keistimewaan, karena Jesus Kristus mengatakan kepadanya, "Gembalakanlah domba-dombaKu".

Yang ingin saya sampaikan, pemilihan Petrus sebagai yang utama dari yang sama bukan berarti meninggalkan murid lainnya. Jadi kalau Epafras mengartikan bahwa Katolik mengutamakan Petrus daripada murid lainnya, itu salah. Sebab, Jesus Kristus sendiri yang memberikan 'keistimewaan' kepada Petrus. Demikian juga kepada para Paus penggantinya, bukan berarti meninggalkan Kardinal lainnya, tetapi Kardinal yang terpilih menjadi Paus diimani memiliki 'keistimewaan' seperti Petrus.

PEMISAHAN DIRI

Kompetensi mengajar sudah diberikan kepada ke-11 muridNya. Kalau jumlah itu dirombak oleh Jesus Kristus sendiri dengan memilih Matias menggantikan Yudas Iskariot, dan kemudian menetapkan Paulus sebagai rasul, saya kira tidak seorangpun pengikut Kristus yang protes. Mereka semua memiliki kompetensi mengajar. Kumpulan mereka tetap satu, kudus, katolik, dan apostolik. Demikian juga pada setiap orang yang menyatakan diri sekumpulan dengan mereka, itu semua merupakan bagian atau anggota dari Gereja yang satu, kudus, karolik, dan apostolik. Itulah Gereja mula-mula yang berjiarah sampai sekarang ini.

Mengingat kompetensi mengajarkan seluruh yang diperintahkan Jesus Kristus melekat pada pribadi-pribadi mereka, sehingga masing-masing mereka dimungkinkan mendirikan Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik, sebagai penerusan perintah Jesus Kristus, itu bukan berarti terjadi pemisahan diri, karena apa yang diperintahkan Jesus Kristus dipegang dan diteruskan. Jadi, baik jemaat yang di Efesus, Korintus, Galatia, dll, sepanjang bagian dari Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik, adalah satu dalam Kristus.

Bila kemudian ada dari pengikut mereka memisahkan diri dari Gereja yang satu kudus, katolik, dan apostolik, itulah yang disebut memisahkan diri. Tentu saja, para pengikut yang memisahkan diri itu berhak (dan lazimnya) mengaku sebagai pewaris ajaran Jesus Kristus. Namun, tidak dapat dipungkiri, dewasa ini sudah banyak kumpulan yang menamakan diri sebagai pengikut Kristus, padahal Jesus Kristus mengatakan bahwa Kristus akan mendirikan Gereja, bukan mendirikan jemaat-jemaat. Bagaimana mungkin logika normal menerima kalau ternyata sudah ada kumpulan yang lebih dari satu sementara Jesus Kristus mengatakan bahwa Dia akan mendirikan jemaat dan bukan jemaat-jemaat?

Pada titik ini, saya ingin menyampaikan bahwa pemisahkan diri suatu kelompok dari Gereja Mula-mula dan Terusannya, adalah pihak yang 'merasa' mampu menerjemahkan bahwa Jesus Kristus ingin mendirikan jemaat diluar dari kumpulan yang diberikan kompetensi mengajar. Jadi, kalau sejak awal ada satu kumpulan pengikut Kristus yang hanya satu kelompok saja, tetapi di kemudian muncul kelompok-kelompok yang mengklaim diri sebagai pengikut Kristus, sementara kumpulan yang dijanjikan akan disertai Jesus Kristus sampai akhir zaman masih eksis, saya kira, kita orang-orang merdeka untuk mencermati.

Tentang, apakah seseorang berhak mengklaim diri sebagai pengikut Kristus, saya pikir di Mar 9:40 bisa dibaca, Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita. Jadi, pendapat saya, jika sesorang bukan merupakan anggota dari Katolik, tetapi tidak melawan Katolik, orang itu ada di pihak Katolik. Sebaliknya juga, jika ada anggota Katolik yang tidak melawan Non Katolik, orang itu ada di pihak Non Katolik. Singkatnya, ya DAMAI, DAMAI, DAMAI.

ELIT DAN KOMUNAL

Kisah-kisah di Injil sudah menggambarkan hal ini. Meski pengikut Kristus bukan lagi hanya yang 11 orang, tetapi kompetensi mengajar diberikan kepada 11 orang saja, ini menunjukkan memang ada kelompok elit dan komunal. Saat Perjamuan Malam, yang diikutsertakan Jesus Kristus dalam Perjamuan Malam hanya ke-12 muridNya, ini menunjukkan memang ada kelompok elit dan komunal. Pada saat Jesus Kristus memberikan makan 5000 orang, yang dilayani oleh 12 orang saja, ini menunjukkan adanya elit dan komunal. Dsb, dsb.

Baiklah, untuk sementara ini, begitu respon saya.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on March 11, 2013, 01:05:51 PM
Dear all,

rekan2 sekalian untuk membicarakan keutamaan Petrus mungkin bisa dilanjutkan di thread Peter the rock yang sudah ada.

salam  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on March 12, 2013, 10:52:49 PM
Damai bagimu Epafras.
Frasa, “Dengan kata lain”, itu adalah frasa tafsiran Husada atas kata-kata saya, lho… hehehe….
Hehheehheeehheeee.... betul. Artinya, bahwa saya mencoba mengartikan, atau menafsirkan tulisan Epafras, yang saya quote berikut ini:
A. DUA BANGUNAN, DUA DASAR, SATU PENDIRI

Mari kita mulai dengan satu hal ini:

BANGUNAN “A”:
Ada SATU bangunan, dengan dasar Yesus Kristus. Bangunan ini terus ‘dibangun’, hingga saat ini.

BANGUNAN “B”:
Lalu ada SATU bangunan lain, dengan dasar Petrus (ditarik dari tafsiran Mat 16:18). Nama bangunan ini adalah ‘Gereja Katolik’. Bangunan ini juga terus dibangun hingga saat ini.

Baik BANGUNAN “A” maupun BANGUNAN “B” mengklaim diri sebagai ‘didirikan oleh Yesus Kristus’.

Jadi,

Ada berapa ‘dasar’ bangunan? DUA.
Ada berapa bangunan? Dua.
Klaim ‘pendirinya’ ada berapa? Satu, yaitu Yesus Kristus.

SEKARANG, kita masuk ke masa ‘dewasa ini’:

1. Kristen non-Katolik (misalnya saya, Karismatik, Pentakosta, Reformed, Baptis, dll, yang umumnya adalah penganut Sola Scriptura) TIDAK MUNGKIN dikategorikan ‘masuk’ sebagai BANGUNAN “B”, bukan? Nah, kalau bukan merupakan BANGUNAN “B”, apakah otomatis masuk sebagai anggota dari BANGUNAN “A”?
Memaknai tulisan Epafras tersebut, saya simpulkan bahwa Epafras memandang bahwa "GEREJA" itu memang dua, yang Anda sebut sebagai BANGUNAN A dan BANGUNAN B.

Epafras menyebut BANGUNAN A terus ‘dibangun’ hingga saat ini, dan BANGUNAN B dengan dasar Petrus.
Ngomong-ngomong, menurut Efapras, sejak sepeninggal Jesus Kristus, sampai dengan Martin Luther memisahkan diri dari Gereja, apakah ada 2 Gereja juga? Apakah Santo Paulus menurut Epafras adalah pelopor Protestanisme?

Jika lingkupnya diperluas, gereja lokal yang ada ribuan di seluruh dunia sekarang ini pun, tetap merupakan ‘Gereja’ yang didirikan oleh Kristus, karena dasarnya tetap satu yaitu Kristus. Dan tiap gereja lokal itu adalah ANGGOTA dari ‘Gereja’ yang SATU itu. Di atas saya sudah katakan bahwa harus dibedakan antara ‘Gereja’ dengan ‘gereja lokal’.
Apakah Epafras ingin mengatakan bahwa adanya ribuan perkumpulan yang menyatakan diri sebagai pengikut Kristus dewasa ini sebagai terusan dari Gereja yang didirikan Santo Paulus? Apakah kumpulan-kumpulan itu bukan meneruskan ajaran Martin Luther dkk yang memisahkan diri dari Gereja yang eksis sejak sepeninggal Jesus Kristus sampai dewasa ini?

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on March 12, 2013, 11:16:51 PM
Damai bagimu Epafras.
Saya tidak pernah memaknai bahwa bangunan yang didirikan Paulus, di atas dasar Jesus Kristus, lebih baik daripada jemaat (Gereja) yang didirikan oleh Jesus Kristus.

Husada salah memahami tulisan saya. Jemaat (gereja) yang dirintis Paulus di Korintus itu, ya, adalah ‘Gereja’ Kristus itu juga, sama seperti ‘gereja yang dirintis rasul lainnya’ dimana saja, asalkan dasarnya Kristus (bukan Petrus).

Tidak ada perbandingan ‘lebih baik’

Karena tidak ada ‘dua’ gereja, maka tidak dapat dibandingkan. Jemaat yang didirikan Yesus itu bersifat ‘rohani’. Untuk bisa eksis secara fisik, maka DIA memakai manusia sebagai ‘pembangun’ atau perintisnya. Setiap gereja lokal yang dirintis oleh para pelayan-Nya itu, ASALKAN dibangunnya di atas ‘dasar Kristus’, maka secara rohani pula ia menjadi ANGGOTA dari ‘Gereja’ yang didirikan Yesus itu, walaupun secara fisik memiliki nama-nama (gereja lokal) dan perintis yang berbeda-beda.

Sekali lagi, ASALKAN didirikan di atas dasar batu karang Kristus, maka bangunan yang mereka rintis (walaupun berada di kota dan negara yang berbeda) dan terus dibangun itu tetap MENYATU dengan ‘Gereja’ Kristus. Sebaliknya, kalau satu gereja lokal dirintis tidak dengan dasar Kristus, bahkan jika dibangun di kota pusat kekristenan (dimana pun) tetap merupakan bangunan yang berbeda (karena dasarnya berbeda).
Jadi, menurut Epafras, sejak sepeninggal ragawi Jesus Kristus sampai pemisahan diri Martin Luther dari Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik, sudah ada dua 'BANGUNAN'? Kalau tidak salah, 'berkembang-biaknya' kumpulan-kumpulan yang mengklaim diri sebagai pengikut Kristus, dimulai dari Martin Luther memisahkan diri. Sejak itu pula lahir protestanisme. Sebelum itu, walaupun banyak gereja-gereja lokal, tetap ternaungi dalam GEREJA YANG SATU, KUDUS, KATOLIK, DAN APOSTOLIK.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on March 12, 2013, 11:51:18 PM
Damai bagimu Epafras.
Bagi saya, bangunan yang didirikan Paulus itu adalah bagian (ANGGOTA) dari BANGUNAN  yang didirikan Kristus. Bagi Husada, mungkin berbeda… Yah, semoga kita memiliki dasar-dasar yang kuat dari Kitab Suci. Concern saya hanya tentang doktrin/dogma satu gereja tentang ‘DASAR’ dari gereja yang dirintis/dibangunnya, bukan tentang ‘fenomena’ perpisahannya.
Bagi saya, meski pusat-pusat kekristenan awal ada beberapa (kawan-kawan yang mengetahui sejarah Gereja mungkin bisa membantu), tetapi Keuskupan Roma dipandang sebagai YANG UTAMA DARI YANG SAMA. Artinya, meski ada beberapa pusat kekristenan ketika itu, semuanya adalah bagian dari GEREJA YANG SATU, KUDUS, KATOLIK, DAN APOSTOLIK. Tidak ada gereja di luar itu. Bila ada kumpulan yang menamakan diri sebagai kristen tetapi tidak satu dengan itu, maka pada konsili akan ditetapkan sebagai bidat atau sesat.

Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik itu adalah pewaris pesan Jesus Kristus, "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang Kuperintahkan". Dan, apa-apa yang dilaksanakan oleh Jesus Kristus, baik itu disabdakan atau sekedar dibiasakan, baik itu dituliskan oleh para muridNya maupun tidak tertulis, kelompok yang dijanjikan akan disertai sampai akhir zaman, itulah Gereja. Bila ada bagian dari kumpulan itu yang memisahkan diri dari Gereja, saya tidak tahu apakah itu akan disertai. Yang pasti, menurut pemahaman saya, kelompok yang pasti disertai Jesus Kristus sampai akhir zaman ialah kelompok yang mendengar langsung janji itu. Bila ada anggota kumpulan yang mendengar janji penyertaan itu kemudian hari memisahkan diri dari kelompok penerima pesan itu, sungguh, saya tidak tahu apakah kepadanya masih berlaku janji penyertaan Kristus itu.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on April 22, 2013, 08:00:20 PM
Padahal nih ya...bisa aja nih...cuma bisa aja loh...mungkin saja....

Pd saat Yesus bicara soal BATU KARANG, sebelah tanganNya sedang memegang dadaNya sendiri (alias Dia sendirilah batu karangnya).

Ini cuma mungkiiiiinnnn....

Intermezzo
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: donalbebek on April 22, 2013, 08:32:53 PM
Padahal nih ya...bisa aja nih...cuma bisa aja loh...mungkin saja....

Pd saat Yesus bicara soal BATU KARANG, sebelah tanganNya sedang memegang dadaNya sendiri (alias Dia sendirilah batu karangnya).

Ini cuma mungkiiiiinnnn....

Intermezzo

Batu karang memang Yesus sendiri.

1Co 10:4 dan mereka semuanya telah minum minuman rohani yang sama; sebab mereka meminum dari batu karang rohani yang mengikutinya dan batu karang itu adalah Mesias.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on April 23, 2013, 01:59:43 PM
donalbebek, Anda itu salah kamar. Anda tidak memenuhi syarat menjadi pendiskusi di trit ini. Anda penganut unitarian, kan? Trit ini adalah untuk trinitarian. Ini saya copas kriteria trit ini:
Peraturan Diskusi

  • Moderator berhak menghapus setiap postingan yang keluar dari judul/pokok pembicaraan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  • Segala bentuk tindakan provokatif yang berkaitan dengan SARA, RAS, Golongan, Adat istiadat dan Budaya tidak dibenarkan dalam forum ini.
  • Segala bentuk tindakan meng-upload memberikan, atau mencantumkan, link situs2, Video Klip, dan artikel-artikel yang bersifat pornografi tidak dibenarkan di forum ini.
  • Dilarang membuka topic baru dengan judul yang sama, atau tujuan yang sama jika judul dan pembahasannya sudah ada di topic yang lama.
  • Tidak dibenarkan utk memposting 'hanya emoticon'.
  • Setiap postingan yang berupa karya tulis diharuskan mencantumkan sumbernya.
  • Tidak dibenarkan memakai gaya bahasa yang kotor atau tidak pantas.
  • Trit yang sudah terjawab akan dilock, dengan/tidak ada pemberitahuan sebelumnya kepada T/S
  • T/S dapat melakukan banding kepada moderator jika T/S merasa pertanyaan atau pokok diskusinya belum terjawab tetapi threadnya sudah di lock.
  • Non-Trinitarian dan Non-Kristen dilarang memposting di board ini.

utk member FIK'ers yang sudah diperingatkan berkali-kali tetapi masih mengabaikannya dapat dikeluarkan dari forum ini [i.e. Banned].
FIK rules bersifat dinamis dan senantiasa dapat berubah.

selamat berdiskusi,

Salam Damai Kristus utk kita semua..
Jadi, silahkan cari trit yang dapat donalbebek penuhi kriterianya.

Damai bagimu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on April 23, 2013, 02:26:26 PM
Padahal nih ya...bisa aja nih...cuma bisa aja loh...mungkin saja....
Pd saat Yesus bicara soal BATU KARANG, sebelah tanganNya sedang memegang dadaNya sendiri (alias Dia sendirilah batu karangnya).
Ini cuma mungkiiiiinnnn....
Intermezzo
Mantap juga intermezzo-mu siip. Saya juga sempat berpikir seperti itu, bahawa ketika mengatakan Mat 16:18, khususnya penyebutan batu karang ini, Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya, Jesus Kristus sambil menunjuk dadaNya atau menepuk dada. Kayaknya, bukan karakter Jesus Kristus menepuk dada, kan? Okelah, mari kita 'menganggap', ketika itu Jesus Kristus menunjuk dadaNya sendiri.

Tetapi dengan membaca ayat 19, menjadi aneh, sebab di ayat 19 dikatakanNya, Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga.  Mosok Dia mengatakan ke diriNya, "KepadaMu".

Selain itu, 'anggaplah' Jesus Kristus menyatakan diriNya sebagai batu karang sebagai dasar jemaat, yang di Mat 16:18 itu. Dengan begitu berarti jemaat yang dimaksudkanNya adalah para murid yang terkumpul di situ saat itu, kan? Itulah jemaat Kristus mula-mula, yang kemudian bertambah banyak karena ajaran para murid itu. Dan itu dijanjikan Jesus Kristus akan disertai sampai akhir jaman. Pertanyaannya, setelah kira-kira 16 abad kemudian, ada orang dengan kelompoknya yang tadinya merupakan bagian dari kelompok yang satu, kemudian memisahkan diri alias memecahkan diri dari kelompok yang eksis turun-temurun itu, melahirkan kelompok baru, menjadi pesaing atau kompetitor bagi kelompok mula-mula,  Pertanyaanya, mengingat janji Jesus Kristus akan menyertai kelompok itu sampai akhir jaman, apakah kelompok yang memisahkan atau memecahkan diri itu termasuk yang disertai sampai akhir jaman?

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Jenova on April 23, 2013, 07:15:54 PM
Batu karang memang Yesus sendiri.

1Co 10:4 dan mereka semuanya telah minum minuman rohani yang sama; sebab mereka meminum dari batu karang rohani yang mengikutinya dan batu karang itu adalah Mesias.

Mengingat warning resmi telah berkali2 diberikan mengenai non-trinitarian yg tidak diperkenankan berpartisipasi dalam board diskusi trinitarian, dan mengingat member donalbebek tidak menunjukkan itikad baik utk mematuhi peraturan FIK, maka dengan ini sanksi "banned" diberlakukan bagi member donaldbebek.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on April 24, 2013, 09:15:49 AM
Mantap juga intermezzo-mu siip. Saya juga sempat berpikir seperti itu, bahawa ketika mengatakan Mat 16:18, khususnya penyebutan batu karang ini, Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya, Jesus Kristus sambil menunjuk dadaNya atau menepuk dada. Kayaknya, bukan karakter Jesus Kristus menepuk dada, kan? Okelah, mari kita 'menganggap', ketika itu Jesus Kristus menunjuk dadaNya sendiri.

Soal nunjuk dadaNya, itu intermezzo saja....tidak ada dasar tertulisnya kox...
Hehehe...

-------------------------

Yang pastinya,
Yesus Kristus itu memang adalah Batu Karang.
Ini sudah jelas.

Apapun hasil pnafsiran teman-teman soal Petrus sbg batu karang, yg pasti Yesus itu dsebut sbg Batu Karang.

1 Kor 10:14
dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Yang menarik dari ayat di atas adalah :

Yang disebut sbg Batu Karang adalah KRISTUS (Mesias).

Lucunya, sblm Tuhan Yesus bicara soal batu karang, Petrus bicara bgini :

Mat 16:16
Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah MESIAS, Anak Allah yang hidup!"

Jd bgini 'lucunya' :

Petrus berkata bhw Yesus itu MESIAS.
Stelah itu, Tuhan Yesus berkata bhw di atas batu karang INI, Ia akan mendirikan JemaatNya.

Lalu Paulus mngatakan bhw Batu Karang itu adalah KRISTUS (MESIAS).

Nyambung juga ya...
Hehehe...

Kl mnrt saya sih, batu karang yg dimaksud oleh Yesus adalah DiriNya sbg Mesias.

Tp itu tafsiran saya aja...(nunggu dikeroyok teman-teman)...hahahahaha

Quote
Tetapi dengan membaca ayat 19, menjadi aneh, sebab di ayat 19 dikatakanNya, Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga.  Mosok Dia mengatakan ke diriNya, "KepadaMu".

Kl ini saya tafsirkan sbg :
Mreka yg memahami bhw Yesus adalah KRISTUS, mreka akan dbrikan kunci kerajaan surga (sama spt Petrus).

Quote
Selain itu, 'anggaplah' Jesus Kristus menyatakan diriNya sebagai batu karang sebagai dasar jemaat, yang di Mat 16:18 itu. Dengan begitu berarti jemaat yang dimaksudkanNya adalah para murid yang terkumpul di situ saat itu, kan? Itulah jemaat Kristus mula-mula, yang kemudian bertambah banyak karena ajaran para murid itu. Dan itu dijanjikan Jesus Kristus akan disertai sampai akhir jaman. Pertanyaannya, setelah kira-kira 16 abad kemudian, ada orang dengan kelompoknya yang tadinya merupakan bagian dari kelompok yang satu, kemudian memisahkan diri alias memecahkan diri dari kelompok yang eksis turun-temurun itu, melahirkan kelompok baru, menjadi pesaing atau kompetitor bagi kelompok mula-mula,  Pertanyaanya, mengingat janji Jesus Kristus akan menyertai kelompok itu sampai akhir jaman, apakah kelompok yang memisahkan atau memecahkan diri itu termasuk yang disertai sampai akhir jaman?

Damai, damai, damai.

Kata Yesus juga, kl bukan lawanmu, maka mreka bersamamu.

Kl konsisten dg pmikiran saya di atas,
Dasar utk mbangun jemaat bukanlah Petrus, tp ke-MESIAS-an Yesus.
Artinya, siapapun juga yg pcaya bhw Yesus adalah Kristus, maka mreka adalah jemaatNya.

(nunggu dikeroyok)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on April 24, 2013, 10:27:40 AM
Soal nunjuk dadaNya, itu intermezzo saja....tidak ada dasar tertulisnya kox...
Hehehe...

-------------------------

Yang pastinya,
Yesus Kristus itu memang adalah Batu Karang.
Ini sudah jelas.

Apapun hasil pnafsiran teman-teman soal Petrus sbg batu karang, yg pasti Yesus itu dsebut sbg Batu Karang.

1 Kor 10:14
dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

---cut---

(nunggu dikeroyok)

Pengeroyok pertama   :giggle:
Dari sisi administrasi


Ayatnya salah Om Siip.

 14 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala! (1Co 10:14 ITB)


Enggak ada tertulis Batu Karang   :ballspin:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on April 24, 2013, 10:38:50 AM
Damai bagimu Siip.
Soal nunjuk dadaNya, itu intermezzo saja....tidak ada dasar tertulisnya kox...
Hehehe...
-------------------------
....(nunggu dikeroyok)
:giggle: :lol: Kenapa harus nunggu, sih? :grining:

Begini saja dari saya.

Saya ingin kembali ke Mat 16:13-20 yang saya kopi dari http://www.jesoes.com/Alkitab/mat/16/18#18, dan pemahaman saya hanya berdasar logika saya saja. Semoga tidak bertentangan dengan ajaran Gereja.

Pengakuan Petrus
(13)Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
(14)Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
(15)Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
(16)Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"
(17)Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.
(18)Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
(19)Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
(20)Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.

Ayat 13, jelas megungkapkan bahwa Jesus bertanya kepada seluruh murid-muridNya. Karena ditanya begitu, masing-masing murid memberikan jawaban, mungkin ada yang mempunyai jawaban sama, tergantung pada apa yang murid itu tangkap dari perkataan orang-orang. Selanjutnya, di ayat 15, Jesus bertanya tentang pikiran murid-muridNya. Menurut pikiran saya, apabila sesorang yang sudah lama bersama-sama dengan kita, tiba-tiba menanyakan kepada kita, siapa dia menurut kita, maka kita akan gelagapan, atau sedikitnya akan terdiam beberapa saat, mempertimbangkan jawaban apa yang akan kita beri agar si penanya tidak tersinggung, tetapi sekaligus, jawaban kita tidak melenceng dari kenyataan.

Dari kesemua murid itu, Petrus terkenal sebagai seorang yang spontan. Tidak lama-lama bertimbang. Kespontanannya yang tertulis, antara lain, ketika dia berjalan di atas air menemui Jesus, ketika dia menghunus pisau memotong telinga Malkhus, ketika dia mengaku bersedia mati membela Jesus, dll, dll. Dan pada perikop kita itu, kespontanan Petrus ditunjukkan lagi. Ayat (16) menginformasikan, Petrus yang menjawab.

Kelanjutannya, merespon jawaban Petrus itu, di ayat (17) - (19), Jesus bekata panjang-panjang. Terbukti dari penggunaan tanda petik, dimulai dari, "Berbahagialah ... sampai ke ... sorga.". Artinya, rangkaian ayat (17) sampai dengan ayat (19) itu sangat erat. Di ayat (17), Jesus menamai Simon bin Yunus. Artinya, meskipun perkataan Jesus itu disampaikan kepada seluruh muridNya, tetapi Simon bin Yunus menjadi perwakilan para murid. Menurut pemahaman saya, menjadi janggal kalau di ayat (18) Jesus berbicara dan menunjuk dada Simon bin Yunus, "Engkau adalah Petrus... kemudian menunjuk atau menepuk dada sendiri ketika mengatakan, "... dan di atas batu karang ini...". Apalagi kalimat perkataan Jesus itu masih dilanjutkan di ayat (19), "Kepadamu akan Kuberikan ..."

Sebab, kalau demikian yang terjadi, Jesus Kristus yang adalah Tuhan itu seakan-akan melakukan pekerjaan yang sia-sia dalam hal menunjuk dada Petrus, kemudian menunjuk dada sendiri, dilanjut dengan menunjuk dada Petrus lagi. Ketika Dia bilang, "Engkau adalah Petrus", Dia menunjuk dada Petrus, ketika Dia bilang, "Batu karang ini," Dia menunjuk dada sendiri, kemudian ketika mengatakan, "Kepadamu akan Kuserahkan", Dia menunjuk dada Petrus lagi.

Begitu Siip. Atau, menurut pemahaman Siip, bagaimana? :grining: :grining: :grining:

Damai, damai, damai. 
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on April 24, 2013, 10:56:52 AM
Pengeroyok pertama   :giggle:
Dari sisi administrasi


Ayatnya salah Om Siip.

 14 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala! (1Co 10:14 ITB)


Enggak ada tertulis Batu Karang   :ballspin:

Aaaaakkkkhhhh pukulan telakkkk....

Harusnya 1 Kor 10:4 bukan 14...

Ini mgkn pukulan ter-telak...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on April 24, 2013, 11:07:02 AM
Hai Husada,
Sbnrnya bhw Yesus mnunjuk dadaNya sndiri hanya guyon saya saja.
Jangan dtanggapi serius.

------------

Yg saya serius adalah :

Yg Yesus maksudkan sbg batu karang adalah ke-Mesias-anNya.
Atau dg kata lain :
Kebenaran bhw Dia adalah KRISTUS, sbgmn yg dinyatakan Petrus di ayat 16 dan dijelaskan Paulus di 1 Kor 10:4.

Engkau adalah PETROS dan di atas PETRA ini, Aku akan membangun jemaat-Ku.

Kl pmahaman saya (terjemahan bebas) :
Namamu adalah Petrus, dan di atas batu karang ini, yaitu pewahyuan bahwa Aku adalah Mesias (yg dsebut Petrus di ayat 16), Aku akan mbangun jemaatKu.

Konsisten dg apa yg Paulus katakan di 1 Kor 10:4.

Krn kl Petruslah batu karangnya, maka Paulus spantasnya akan ajarkan itu pula.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on April 24, 2013, 11:08:49 AM
Oh iya...saya kudu tambahkan ini :

Walau saya bukan jemaat Katolik Roma, tp saya tidak anti Katolik dan saya bukan penganut 'asal bukan Katolik'.

Teman-teman yg sudah srg posting pasti sudah paham soal itu.
Saya tunggu hantaman brikutnya...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on April 24, 2013, 01:01:26 PM
Oh iya...saya kudu tambahkan ini :

Walau saya bukan jemaat Katolik Roma, tp saya tidak anti Katolik dan saya bukan penganut 'asal bukan Katolik'.

Teman-teman yg sudah srg posting pasti sudah paham soal itu.
Saya tunggu hantaman brikutnya...

Mungkin sekedar tanya, bro, bukan hantaman

Mengapa mayoritas penganut Protestanism menolak Petrus sebagai pemimpin jemaat di Roma? Apakah ada pengaruhnya dengan iman Protestanism.

Terima kasih

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on April 24, 2013, 01:10:55 PM
Mungkin sekedar tanya, bro, bukan hantaman

Mengapa mayoritas penganut Protestanism menolak Petrus sebagai pemimpin jemaat di Roma? Apakah ada pengaruhnya dengan iman Protestanism.

Terima kasih



Kl ada yg mngatakan :
Petrus adalah pemimpin para rasul dan/atau pemimpin gereja yg pertama ----> ini saya masih bisa terima walau dr segi sola scriptura masih grey-area

Kl ada yg mngatakan :
Gereja yg sah HANYALAH Gereja yg mngikuti jalur suksesi Petrus turun temurun (sisanya tidak) -----> ini saya tidak setuju krn dasarnya hanya tradisi.

Kl mngenai Matius 16 ini, saya brusaha mlihat purely pd ayatnya, bukan pd implikasinya.

Ayat ini srg dgunakan sbg suatu dasar bhw kekuasaan Petrus itu dwariskan turun-temurun oleh suatu jabatan dimana hal tsb berlaku mutlak.
Mgkn krn itulah maka terjadi pro-kontra.

Saya sih ngga masalah kl ada yg mnafsirkan bhw Petrus adalah Batu Karang (walau Batu Karang itu harusnya Yesus Kristus itu sendiri), atau Petrus adalah pemegang kunci surga satu-satunya.
Namun skalipun begitu, TIDAK OTOMATIS kunci itu dwariskan secara suksesi turun-temurun.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on April 24, 2013, 01:19:29 PM
Quote
Kl ada yg mngatakan :
Petrus adalah pemimpin para rasul dan/atau pemimpin gereja yg pertama ----> ini saya masih bisa terima walau dr segi sola scriptura masih grey-area

Kl ada yg mngatakan :
Gereja yg sah HANYALAH Gereja yg mngikuti jalur suksesi Petrus turun temurun (sisanya tidak) -----> ini saya tidak setuju krn dasarnya hanya tradisi.


Sepertinya tidak ada yang mengatakan bahwa 'Gereja yg sah HANYALAH Gereja yg mngikuti jalur suksesi Petrus turun temurun (sisanya tidak)', bro.
Karena sejak awalpun para rasul memimpin jemaatnya sendiri sendiri.

Tetapi, setahu saya, Protestanism justru pada awalnya adalah berasal dari gereja dari jalur Apostolik Petrus, tetapi kemudian memisahkan diri.

Ada tanggapan, bro?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on April 24, 2013, 01:35:34 PM
Hai Husada,
Sbnrnya bhw Yesus mnunjuk dadaNya sndiri hanya guyon saya saja.
Jangan dtanggapi serius.
------------
Yg saya serius adalah :
Yg Yesus maksudkan sbg batu karang adalah ke-Mesias-anNya.
Atau dg kata lain :
Kebenaran bhw Dia adalah KRISTUS, sbgmn yg dinyatakan Petrus di ayat 16 dan dijelaskan Paulus di 1 Kor 10:4.
Engkau adalah PETROS dan di atas PETRA ini, Aku akan membangun jemaat-Ku.
Kl pmahaman saya (terjemahan bebas) :
Namamu adalah Petrus, dan di atas batu karang ini, yaitu pewahyuan bahwa Aku adalah Mesias (yg dsebut Petrus di ayat 16), Aku akan mbangun jemaatKu.
Konsisten dg apa yg Paulus katakan di 1 Kor 10:4.
Krn kl Petruslah batu karangnya, maka Paulus spantasnya akan ajarkan itu pula.
Oo... begitu. Kayaknya, pengertian dan hubungan antara PETROS, PETRA, KEPHA, dan KEFAS sudah pernah ada yang membahas di dunia maya ini. Sayang, saya tidak mengkoleksi. Semoga teman lain yang mengoleksi mau menyajikannya.
Oh iya...saya kudu tambahkan ini :
Walau saya bukan jemaat Katolik Roma, tp saya tidak anti Katolik dan saya bukan penganut 'asal bukan Katolik'.
Teman-teman yg sudah srg posting pasti sudah paham soal itu.
Saya tunggu hantaman brikutnya...
Jiyahhaahhaaahhaaaa... kenapa hantaman, sih?

Begini, Siip.

Meski Siip bukan anggota jemaat Roma, dan termasuk penganut 'asal bukan Katolik', saya kira cukup menyenangkan bertukar pikir dengan Anda.

Ngomong-ngomong, kenapa terasa agak-agak sedih mengatakan pengakuan itu? Apakah Siip merasa ada yang memojokkan? Kita orang-orang merdeka Siip. Tenang saja. Sepanjang tutur kata dan etika berposting-ria terpelihara apik, tidak perlu risau. :grining:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on April 24, 2013, 01:39:07 PM
Ngga semua orang bisa diskusi dg apik Bro...
Hahahaha...

Tmsk protestan juga dan karismatik juga.

Jd saya tulis bgitu utk mnegaskan bhw saya ngga lagi ngadu soal gereja, tp utk mbahas ayat saja
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on April 24, 2013, 01:41:23 PM

Sepertinya tidak ada yang mengatakan bahwa 'Gereja yg sah HANYALAH Gereja yg mngikuti jalur suksesi Petrus turun temurun (sisanya tidak)', bro.
Karena sejak awalpun para rasul memimpin jemaatnya sendiri sendiri.

Tetapi, setahu saya, Protestanism justru pada awalnya adalah berasal dari gereja dari jalur Apostolik Petrus, tetapi kemudian memisahkan diri.

Ada tanggapan, bro?



Kalimat saya itu straight bro, ada adanya.
Kl memang tidak ada yg bpendapat dmikian ya syukurlah...

Yap.
Bagi kami itu namanya reformasi.

Tp saya ngga mau bahas itu dksempatan ini.

Kita stick to the topic soal batu karang saja ya.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on April 24, 2013, 02:21:20 PM
Quote
Kalimat saya itu straight bro, ada adanya.
Kl memang tidak ada yg bpendapat dmikian ya syukurlah...

Yap.
Bagi kami itu namanya reformasi.

Tp saya ngga mau bahas itu dksempatan ini.

Kita stick to the topic soal batu karang saja ya.

Bukankah judul topiknya adalah 'Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?' bro?
Jadi sepertinya saya tidak OOT deh

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on April 26, 2013, 08:59:25 PM
Kl ada yg mngatakan :
Petrus adalah pemimpin para rasul dan/atau pemimpin gereja yg pertama ----> ini saya masih bisa terima walau dr segi sola scriptura masih grey-area

Kl ada yg mngatakan :
Gereja yg sah HANYALAH Gereja yg mngikuti jalur suksesi Petrus turun temurun (sisanya tidak) -----> ini saya tidak setuju krn dasarnya hanya tradisi.

mas siip,
lha emang siapa yang ngomong gitu sih?

anyway, disetiap organisasi pasti ada (walaupun segelintir) anggotanya yang fundamentalis radikal yang malah jadi chauvinistik..

mungkin di organisasi katolik roma pun demikian...
dan di organisasi kekristenan lainnya juga pasti ada...
begitu pula di organisasi keagamaan non kristen maupun di organisasi non-agama atau bahkan di organisasi A-agama pun saya rasa pasti ada...

tapi rasanya saya malah agak sering dengar komentar otherwise..
(eh.. di forum sebelah sih kayanya yang lebih sering..)
yang kita udah tau lah.. gak usah ditulis & dibahas disini lagi... hehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on April 27, 2013, 05:46:45 PM
anyway, disetiap organisasi pasti ada (walaupun segelintir) anggotanya yang fundamentalis radikal yang malah jadi chauvinistik..

mungkin di organisasi katolik roma pun demikian...
dan di organisasi kekristenan lainnya juga pasti ada...
begitu pula di organisasi keagamaan non kristen maupun di organisasi non-agama atau bahkan di organisasi A-agama pun saya rasa pasti ada...

tapi rasanya saya malah agak sering dengar komentar otherwise..
(eh.. di forum sebelah sih kayanya yang lebih sering..)
yang kita udah tau lah.. gak usah ditulis & dibahas disini lagi... hehe...
Dalam hal ini, saya sangat sependapat dengan Cadangdata. Dan menurut saya, tiap penganut agama harus memiliki 'rasa' seperti itu walaupun kadarnya berbeda-beda.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on April 28, 2013, 10:35:33 AM
Quote
Membaca surat 1 Korintus 10-17

Perpecahan dalam jemaat
1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, t  demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, u  tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu v  dan sehati sepikir. 1:11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga w  Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu. 1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. x  Atau aku dari golongan Apolos. y  Atau aku dari golongan Kefas 4 . z  Atau aku dari golongan Kristus 5 . 1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus? a  1:14 Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorangpun juga di antara kamu yang aku baptis selain Krispus b  dan Gayus, c  1:15 sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu dibaptis dalam namaku. 1:16 Juga keluarga d  Stefanus e  aku yang membaptisnya. Kecuali mereka aku tidak tahu, entahkah ada lagi orang yang aku baptis. 1:17 Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis 6 , f  tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat g  perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Setelah membaca2.....
Saya berpendapat bahwa dengan banyaknya denominasi saat ini, walaupun masing2 denominasi menyepakati bahwa Kristus adalah kepala  Gereja, tapi ada satu phrase ayat diatas yaitu :

supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, u  tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu v  dan sehati sepikir.

yang menyatakan bahwa banyaknya denominasi merupakan perpecahan jemaat. Karena antar denominasi enggak pernah bakalan dapat seia sekata ataupun sehati sepikir.

Any comment ??   :swt:

GBU
 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: odading on April 28, 2013, 10:20:45 PM
Quote
Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorangpun juga di antara kamu yang aku baptis selain Krispus b  dan Gayus
Baru ngeh ... bukannya dia masih lagi dipenjara ? :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on April 29, 2013, 11:08:14 AM
Baru ngeh ... bukannya dia masih lagi dipenjara ? :D


Gayus yang lain ..... hehehe   :swt:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on April 29, 2013, 11:25:56 AM
Gayus yang lain ..... hehehe   :swt:
Ada juga Gayus yang lain yang tidak pernah dihukum di penajra lhoh. :drool:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Gavin Tuturuga on April 30, 2013, 05:47:09 PM

anyway, disetiap organisasi pasti ada (walaupun segelintir) anggotanya yang fundamentalis radikal yang malah jadi chauvinistik..

mungkin di organisasi katolik roma pun demikian...
dan di organisasi kekristenan lainnya juga pasti ada...
begitu pula di organisasi keagamaan non kristen maupun di organisasi non-agama atau bahkan di organisasi A-agama pun saya rasa pasti ada...


Dengan menjadi fundamentalis, maka sebenarnya tanpa sadar mereka telah menjadi 'roma-roma baru'.
Yang pada akhirnya malah memperkuat posisi GRK sebagai gereja Kristus.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 06:46:28 AM
Dengan melihat board diskusi Kristen, terdapat perbedaan2 pandangan antara lain :

1. Bahasa Roh.
2. Sola Scriptura.
3. Liturgi.
4. Predestinasi
5. dll

Sebenarnya Surat Rasul Paulus untuk umat di Korintus, mengenai perpecahan jemaat, perbedaan2 pandangan diatas apakah termasuk perpecahan jemaat ???

Karena Rasul Paulus menegaskan yang di bold biru diatas, secara tersirat dan tersurat menolak adanya perbedaan pandangan.

Any comment dari teman2  :think:

Salam Damai
 :)


Perpecahan memang tidak ditabukan didalam Alkitab karena selalu akan ada ajaran yang menyimpang dari kebenaran Allah yang tertera didalam Alkitab.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 09:09:34 AM
Quote
Perpecahan memang tidak ditabukan didalam Alkitab karena selalu akan ada ajaran yang menyimpang dari kebenaran Allah yang tertera didalam Alkitab.

Allah bukanlah roh pemecah belah, perpecahan pasti bukan dari Allah.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 10:03:48 AM
Allah bukanlah roh pemecah belah, perpecahan pasti bukan dari Allah.

1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 10:06:17 AM
1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.


Itu bukan dibenarkan, ibaratnya kalau dengan kata kata mudah adalah 'kalau yang mau ngaco gih aja sana, nanti juga keliatan siapa yang benar'

Itu arti gampangnya, bukan berarti memang direncanakan untuk pecah belah.
Allah bukanlah Roh pemecah belah.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 10:07:43 AM
Itu bukan dibenarkan, ibaratnya kalau dengan kata kata mudah adalah 'kalau yang mau ngaco gih aja sana, nanti juga keliatan siapa yang benar'

Itu arti gampangnya, bukan berarti memang direncanakan untuk pecah belah.
Allah bukanlah Roh pemecah belah.

Ayatnya mengatakan 'harus ada" karena setiap orang kristen harus menguji setiap ajaran apakah sesuai dengan Kitab Suci.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 10:42:25 AM
Ayatnya mengatakan 'harus ada" karena setiap orang kristen harus menguji setiap ajaran apakah sesuai dengan Kitab Suci.

Baca dari KJV

 1Cor 11:19    For there must be also heresies among you, that they which are approved may be made manifest among you.

heresies = bid'ah


 :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 11:06:55 AM
Baca dari KJV

 1Cor 11:19    For there must be also heresies among you, that they which are approved may be made manifest among you.

heresies = bid'ah


 :whistle:

Bidah adalah kekristenan yang palsu dan sumber perpecahan seperti Yudas,nestorian,pelagian dll.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 11:28:21 AM
Bidah adalah kekristenan yang palsu dan sumber perpecahan seperti Yudas,nestorian,pelagian dll.

Jadi jelas kan maksud dari ayat itu? Bukan berarti memang sudah wajar kalau ada perpecahan dalam gereja.

Paham ya? Jangan pakai ayat itu lagi untuk pembenaran perpecahan dalam gereja gereja sekarang ini.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 11:30:03 AM
Jadi jelas kan maksud dari ayat itu? Bukan berarti memang sudah wajar kalau ada perpecahan dalam gereja.

Paham ya? Jangan pakai ayat itu lagi untuk pembenaran perpecahan dalam gereja gereja sekarang ini.

Saya tidak berbicara soal kewajaran tetapi fakta dan realitas kehidupam gereja yang banyak palsunya seperti ajaran palsu,nabi palsu,mesias palsu,injil palsu,guru palsu dll yang sudah diperingatkan oleh Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 11:32:56 AM
Saya tidak berbicara soal kewajaran tetapi fakta dan realitas kehidupam gereja yang banyak palsunya seperti ajaran palsu,nabi palsu,mesias palsu,injil palsu,guru palsu dll yang sudah diperingatkan oleh Alkitab.

Saya bicara tentang apa yang dimaksud oleh ayat itu. Bahwa ayat itu tidak membenarkan terjadinya perpecahan gereja gereja seperti sekarang ini.

Your Total "Christian Denominations" Count for today is 44391
http://www.philvaz.com/apologetics/a120.htm
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 11:35:35 AM
Saya bicara tentang apa yang dimaksud oleh ayat itu. Bahwa ayat itu tidak membenarkan terjadinya perpecahan gereja gereja seperti sekarang ini.

Your Total "Christian Denominations" Count for today is 44391
http://www.philvaz.com/apologetics/a120.htm


Yang dikatakan ayat tersebut adalah  bahwa perpecahan adalah suatu realitas karena banyaknya ajaran dan oknum kristen yang palsu !

Semua yang namanya agama memiliki denominasi berdasarkan suku,ajaran,teritory,dll




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 11:37:18 AM

Yang dikatakan ayat tersebut adalah  bahwa perpecahan adalah suatu realitas karena banyaknya ajaran dan oknum kristen yang palsu !

Kembali harus saya ulang, bahwa saya bicara bahwa ayat itu tidak membenarkan dan dapat dijadikan dasar terjadinya perpecahan jemaat saat ini.

Bahwa perpecahan jemaat itu tidak dikehendaki oleh Allah. Allah kita bukan Allah pemecah belah.

Paham ya
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 11:42:02 AM
Kembali harus saya ulang, bahwa saya bicara bahwa ayat itu tidak membenarkan dan dapat dijadikan dasar terjadinya perpecahan jemaat saat ini.

Bahwa perpecahan jemaat itu tidak dikehendaki oleh Allah. Allah kita bukan Allah pemecah belah.

Paham ya


Itukan pemahaman anda sedangkan pemahaman saya mengatakan bahwa ayat tersebut merupakan peringatan akan banyaknya kemungkinan terjadi perpecahan karena ajaran yang menyimpang dari Alkitab.

Dan peringatan itu terbukti disepanjang sejarah gereja.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 11:46:29 AM

Itukan pemahaman anda sedangkan pemahaman saya mengatakan bahwa ayat tersebut merupakan peringatan akan banyaknya kemungkinan terjadi perpecahan karena ajaran yang menyimpang dari Alkitab.

Dan peringatan itu terbukti disepanjang sejarah gereja.

Apa yang anda bicarakan berbeda dengan apa yang sedang kita bicarakan.

Anda menggunakan ayat itu untuk membearkan perpecahan gereja yang terjadi.
Saya membuktikan bahwa ayat itu bukan pembenaran terhadap gereja saat ini.

Dan skarang anda melintir mengatakan bahwa peringatan itu terbukti sepanjang sejarah gereja.

Maksudnya gimana coba?

 :idiot:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on May 25, 2013, 11:48:04 AM

Itukan pemahaman anda sedangkan pemahaman saya mengatakan bahwa ayat tersebut merupakan peringatan akan banyaknya kemungkinan terjadi perpecahan karena ajaran yang menyimpang dari Alkitab.

Dan peringatan itu terbukti disepanjang sejarah gereja.

betul mas..

buktinya..
ada sempalan agama baru yang muncul belakangan, terus PINJEM mau pakai Kitab Suci-nya...
eh malah udah pinjem, DIKURANGKAN pula sekian kitab...

Ini jelas menyimpang dari Alkitab karena ada kutipan: "Jangan Menambah atau MENGURANG apa yang sudah tertulis"

setuju dengan bro soli
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 11:51:43 AM
Apa yang anda bicarakan berbeda dengan apa yang sedang kita bicarakan.

Anda menggunakan ayat itu untuk membearkan perpecahan gereja yang terjadi.
Saya membuktikan bahwa ayat itu bukan pembenaran terhadap gereja saat ini.

Dan skarang anda melintir mengatakan bahwa peringatan itu terbukti sepanjang sejarah gereja.

Maksudnya gimana coba?

 :idiot:

Saya tidak pernah mengatakan membenarkan perpecahan yang terjadi tetapi Tuhan memerintahkan kita untuk menjauhi semua ajaran yang menyesatkan.

Makanya Tuhan memerintahkan supaya semua orang percaya harus menguji setiap ajaran yang ada.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 11:56:19 AM
Quote
Saya tidak pernah mengatakan membenarkan perpecahan yang terjadi tetapi Tuhan memerintahkan kita untuk menjauhi semua ajaran yang menyesatkan.

Makanya Tuhan memerintahkan supaya semua orang percaya harus menguji setiap ajaran yang ada.

Dari data yang saya berikan di atas.

Apakah anda ingin mengatakan bahwa puluhan gereja2 protestan itu sesat semua? Kecuali gereja anda?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 11:58:21 AM
Dari data yang saya berikan di atas.

Apakah anda ingin mengatakan bahwa puluhan gereja2 protestan itu sesat semua? Kecuali gereja anda?

Tidak peduli gereja mana saja kalau ajarannya tidak berdasarkan prinsip prinsip Alkitab pasti salah !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 12:01:59 PM
Tidak peduli gereja mana saja kalau ajarannya tidak berdasarkan prinsip prinsip Alkitab pasti salah !

Maka segera bertobatlah

 :rofl: :rofl: :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 12:03:05 PM
Maka segera bertobatlah

 :rofl: :rofl: :rofl:


...bagi yang melawan kebenaran Alkitab !


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 12:06:01 PM

...bagi yang melawan kebenaran Alkitab !

Solacriptura?
Ha ha ha ha ha ha ha, kedodoran abis

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 12:08:44 PM
Seingat saya, di halaman-halaman awal trit ini, saya sudah pernah kemukakan, bahwa dari nama PROTESTAN saja sudah kelihatan bahwa ada pihak yang diprotes, dan ada pihak yang memprotes, yaitu protestan. Dari pengertian itu sudah jelas tergambar, pihak mana yang memisahkan diri dari kelompok awal yang eksis sejak jaman ragawi Jesus Kristus masih bersama murid-muridNya.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on May 25, 2013, 12:10:13 PM
Seingat saya, di halaman-halaman awal trit ini, saya sudah pernah kemukakan, bahwa dari nama PROTESTAN saja sudah kelihatan bahwa ada pihak yang diprotes, dan ada pihak yang memprotes, yaitu protestan. Dari pengertian itu sudah jelas tergambar, pihak mana yang memisahkan diri dari kelompok awal yang eksis sejak jaman ragawi Jesus Kristus masih bersama murid-muridNya.

walaupun memisahkan diri tapi tetep di-ijinkan pinjam Kitab Suci-nya ya?
walaupun di-diskon sendiri?

maklum lah... Bikin Kitab Suci baru kan susah & mahal lho...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 12:20:06 PM
Solacriptura?
Ha ha ha ha ha ha ha, kedodoran abis

Tanpa Scriptura hanya kekristenan palsu yang menyesatkan !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 12:21:18 PM
Seingat saya, di halaman-halaman awal trit ini, saya sudah pernah kemukakan, bahwa dari nama PROTESTAN saja sudah kelihatan bahwa ada pihak yang diprotes, dan ada pihak yang memprotes, yaitu protestan. Dari pengertian itu sudah jelas tergambar, pihak mana yang memisahkan diri dari kelompok awal yang eksis sejak jaman ragawi Jesus Kristus masih bersama murid-muridNya.


Gereja awal adalah gereja di Yerusalem bukan gereja Roma Katolik yang baru eksis diabad ke-4

Luther adalah biarawan Katolik tetapi semua penganut kristen umumnya bukan berasal dari Roma Katolik.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 12:23:43 PM
Gereja awal adalah gereja di Yerusalem bukan gereja Roma Katolik yang bartu eksis diabad ke-4
Pelajari lagi sejarah Gereja. Ingat bahwa Katolik itu bukan hanya Roma.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 12:24:45 PM
Pelajari lagi sejarah Gereja. Ingat bahwa Katolik itu bukan hanya Roma.

Istilah katolik (am) sama sekali tidak identik dengan gereja Roma Katholic sekarang.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 12:26:05 PM
Istilah katolik sama sekali tidak identik dengan gereja Roma Katholic sekarang.
Apalagi dengan Protestan, nggih?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 12:30:06 PM
Apalagi dengan Protestan, nggih?

Protestan adalah bagian dari gereja yang am (katolik) tetapi bukan Roma Katolik.

Nggih to mas.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 12:38:41 PM
Protestan adalah bagian dari gereja yang am (katolik) tetapi bukan Roma Katolik.
Nggih to mas.
Baiklah. Pelajari lagi sejarah berdirinya Protestan.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:00:21 PM
Istilah katolik (am) sama sekali tidak identik dengan gereja Roma Katholic sekarang.

Bisa dijelaskan, siapa yang dimaksud pada istilah Katolik (am) itu?

 :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:00:27 PM
Baiklah. Pelajari lagi sejarah berdirinya Protestan.

Sudah lama saya pelajari to mas !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:00:59 PM
Bisa dijelaskan, siapa yang dimaksud pada istilah Katolik (am) itu?

 :D

Istilah itu berarti universal dan sudah dipakai oleh gereja jauh sebelum gereja Roma Katolik eksis.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 01:04:08 PM
Sudah lama saya pelajari to mas !
O begitu. Setelah Anda mempelajarinya, dan pemahaman Anda sedemikian itu, ya?

Baiklah. Jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:04:50 PM
Istilah itu berarti universal dan sudah dipakai oleh gereja jauh sebelum gereja Roma Katolik eksis.

Iya, tahu, tapi siapa yang dimaksud? Gereja mana ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:17:27 PM
O begitu. Setelah Anda mempelajarinya, dan pemahaman Anda sedemikian itu, ya?

Baiklah. Jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.

Emangnya apa yang salah kalau anda bisa membuktikannya ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:18:00 PM
Iya, tahu, tapi siapa yang dimaksud? Gereja mana ?

Semua gereja yang taat kepada kebenaran Scriptura.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:19:39 PM
Semua gereja yang taat kepada kebenaran Scriptura.

Baca di mana? Solapendeta lagi?
Lantas kapan gereja anda berdiri?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:21:15 PM
Baca di mana? Solapendeta lagi?
Lantas kapan gereja anda berdiri?

Gereja yang am sudah berdiri sejak peristiwa Pentakosta !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:22:50 PM
Gereja yang am sudah berdiri sejak peristiwa Pentakosta !

Betul, hingga sekarang.
Saat itu gereja ada sudah ada belum?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:23:56 PM
Betul, hingga sekarang.
Saat itu gereja ada sudah ada belum?

Sudah ada sejak peristiwa Pentakosta !

Gereja sebagai tubuh Kristus hanya ada satu didunia ini.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 01:25:19 PM
Quote
O begitu. Setelah Anda mempelajarinya, dan pemahaman Anda sedemikian itu, ya?
Baiklah. Jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.
Emangnya apa yang salah kalau anda bisa membuktikannya ?
Membuktikan? Saya tidak menyinggung-nyinggung tentang membuktikan. Apa latar pikir Anda menanyakan pembuktian?

Menurut penilaian saya, Anda asal ngepost saja, tidak memaknai posting pasangan diskusi Anda.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:26:32 PM
Sudah ada sejak peristiwa Pentakosta !

Gereja sebagai tubuh Kristus hanya ada satu didunia ini.

Tolong berikan ayat atau artikel nya dong?
Paling tidak urutan Pendeta gembala gereja anda, pada tahun 1945, siapa namanya?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:27:14 PM
Emangnya apa yang salah kalau anda bisa membuktikannya ?Membuktikan? Saya tidak menyinggung-nyinggung tentang membuktikan. Apa latar pikir Anda menanyakan pembuktian?

Menurut penilaian saya, Anda asal ngepost saja, tidak memaknai posting pasangan diskusi Anda.

Silahkan dijabarkan apa yang saya tidak respon biar jelas urusannya bro

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:29:01 PM
Tolong berikan ayat atau artikel nya dong?
Paling tidak urutan Pendeta gembala gereja anda, pada tahun 1945, siapa namanya?

Gereja dianggap diproklamirkan pada saat Pentakosta.

Maaf saya berdiskusi disini atas nama pribadi bukan gereja saya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:31:39 PM
Gereja dianggap diproklamirkan pada saat Pentakosta.

Maaf saya berdiskusi disini atas nama pribadi bukan gereja saya.

Malu ya ngaku gereja mana?
Anda tanya saya, saya berikan lengkap, berikut alamatnya.
Kenapa masih ragu ragu, bro?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 01:32:20 PM
Gereja yang am sudah berdiri sejak peristiwa Pentakosta !
Weihh... pernyataan ini menggelitik bagi saya.

Lalu, kalau Gereja yang am itu sudah berdiri sejak peristiwa Pentakosta, sejak kapan pula Protestan berdiri? Apa yang diprotes? Bukankah yang diprotes adalah Gereja yang am yang sudah berdiri sejak peristiwa Pentakosta?

Atau, maksud Anda, Gereja yang am itu berubah menjadi Protestan?

Bagaimana penjelasannya?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:33:53 PM
Malu ya ngaku gereja mana?
Anda tanya saya, saya berikan lengkap, berikut alamatnya.
Kenapa masih ragu ragu, bro?

Sudah saya berikan Gereja Reformed  Injili kok bengong ?

Saya hanya menanyakan agama anda bukan gereja anda !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:34:56 PM
Weihh... pernyataan ini menggelitik bagi saya.

Lalu, kalau Gereja yang am itu sudah berdiri sejak peristiwa Pentakosta, sejak kapan pula Protestan berdiri? Apa yang diprotes? Bukankah yang diprotes adalah Gereja yang am yang sudah berdiri sejak peristiwa Pentakosta?

Atau, maksud Anda, Gereja yang am itu berubah menjadi Protestan?

Bagaimana penjelasannya?

Gereja Protestan merupakan bagian dari gereja yang am itu karena gereja sebagai tubuh Kristus hanya satu didunia ini.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:37:55 PM
Sudah saya berikan Gereja Reformed  Injili kok bengong ?

Saya hanya menanyakan agama anda bukan gereja anda !

Reformed Injili yang mana?

Yang ini :

Gereja Reformed Injili Indonesia adalah suatu organisasi gereja Kristen Protestan di Indonesia yang didirikan oleh Pendeta Stephen Tong pada tahun 1989.

Gereja baru sih ya, bro. Jadi masih malu malu.

 :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:39:26 PM
Reformed Injili yang mana?

Yang ini :

Gereja Reformed Injili Indonesia adalah suatu organisasi gereja Kristen Protestan di Indonesia yang didirikan oleh Pendeta Stephen Tong pada tahun 1989.

Gereja baru sih ya, bro. Jadi masih malu malu.

 :rofl:


Saya hanya berdiskusi secara pribadi karena belum mampu mengatasnamakan gereja saya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 01:40:09 PM
Silahkan dijabarkan apa yang saya tidak respon biar jelas urusannya bro
Ya, sudah. Jika Anda menganggap apa yang Anda kemukakan masih nyambung dengan yang dikemukakan pasangan diskusi Anda, mau bilang apa lagi?

Misalnya, kepada Anda ditanya, "Anda dari mana?", kemudian Anda respon dengan, "Presiden Indonesia akan mendapat penghargaan atas perjuangannya melindungi kaum minoritas," dan itu Anda anggap merespon, yahh... apa lagi yang hendak kita diskusikan?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:41:40 PM

Saya hanya berdiskusi secara pribadi karena belum mampu mengatasnamakan gereja saya.

Semua di forum ini, diskusi juga atas nama pribadi. Tetapi hanya yang yakin pada ajaran gerejanya yang berani jujur mengatakan gereja mana. Kalau Katolik tidak perlu malu menyebutkan, karena sudah sangat teruji. Mungkin itulah kelebihan kami, bro.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:41:44 PM
Ya, sudah. Jika Anda menganggap apa yang Anda kemukakan masih nyambung dengan yang dikemukakan pasangan diskusi Anda, mau bilang apa lagi?

Misalnya, kepada Anda ditanya, "Anda dari mana?", kemudian Anda respon dengan, "Presiden Indonesia akan mendapat penghargaan atas perjuangannya melindungi kaum minoritas," dan itu Anda anggap merespon, yahh... apa lagi yang hendak kita diskusikan?

Kok kutipan anda itu tidak pernah ada didalam komentar saya ?


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:42:32 PM
Semua di forum ini, diskusi juga atas nama pribadi. Tetapi hanya yang yakin pada ajaran gerejanya yang berani jujur mengatakan gereja mana. Kalau Katolik tidak perlu malu menyebutkan, karena sudah sangat teruji. Mungkin itulah kelebihan kami, bro.

Yang tahan uji hanyalah gereja yang taat sepenuhnya kepada Kitab Suci bukan tradisi manusia !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:46:24 PM
Yang tahan uji hanyalah gereja yang taat sepenuhnya kepada Kitab Suci bukan tradisi manusia !

NNah kalau baru tahun 1989, baru teruji berapa tahun, bro? Baru 24 tahun tuh. Masih perlu ribuan tahun lagi untuk diuji. Sementara sekarang, konsep solapendeta anda saja sudah berantakan seperti itu, gimana 2000 tahu lagi?

 :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:49:14 PM
NNah kalau baru tahun 1989, baru teruji berapa tahun, bro? Baru 24 tahun tuh. Masih perlu ribuan tahun lagi untuk diuji. Sementara sekarang, konsep solapendeta anda saja sudah berantakan seperti itu, gimana 2000 tahu lagi?

 :rofl:

Gereja am sebagai tubuh Kristus sudah berdiri sejak abad pertama dan gereja Protestan merupakan bagian dari gereja yang am tersebut.

Gereja Protestan hanya kembali kepada ajaran Alkitab yang sudah banyak diselewengkan !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on May 25, 2013, 01:49:23 PM
Gereja Protestan merupakan bagian dari gereja yang am itu karena gereja sebagai tubuh Kristus hanya satu didunia ini.
Lhah, jadi menurut pemahaman Anda, apa sih arti Protestan? Bukanya, kelompok orang yang memprotes?

Kalau arti protestan adalah kelompok yang memprotes, lalu, siapa atau kelompok mana yang diprotes? Apakah yang diprotes adalah kelompok yang am itu juga? Kalau sama-sama yang am, apakah layak dinamai dengan protestan?

Atau, apakah pemahaman Anda sama seperti entah dimana itu, dikatakannya arti protestan adalah pro testamen?

Dan aneh juga Anda ini. Di sini Anda menyatakan yang saya garis bawahi itu, sementara di kesempatan lain, Anda menyatakan bahwa perpecahan Gereja harus ada. Kenapa bisa inkonsisten begitu, ya?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:51:33 PM
Quote
Gereja am sebagai tubuh Kristus sudah berdiri sejak abad pertama dan gereja Protestan merupakan bagian dari gereja yang am tersebut.

Lah diulang lagi. Memang benar Gereja Katolik sudah berdiri sejak 2000 tahun lalu, siapa yang nyangkal.
Yang gak benar adalah kalau gereja reformed mengaku aku sudah berdiri 2000 tahun, itu namanya berkhayal.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:51:50 PM
Lhah, jadi menurut pemahaman Anda, apa sih arti Protestan? Bukanya, kelompok orang yang memprotes?

Kalau arti protestan adalah kelompok yang memprotes, lalu, siapa atau kelompok mana yang diprotes? Apakah yang diprotes adalah kelompok yang am itu juga? Kalau sama-sama yang am, apakah layak dinamai dengan protestan?

Atau, apakah pemahaman Anda sama seperti entah dimana itu, dikatakannya arti protestan adalah pro testamen?

Dan aneh juga Anda ini. Di sini Anda menyatakan yang saya garis bawahi itu, sementara di trit lain, Anda menyatakan bahwa perpecahan Gereja harus ada. Kenapa bisa inkonsisten begitu, ya?


Keprotestanan adalah salah satu dari apa yang sudah diperingatkan Paulus bahwa kelak akan banyak gereja yang menyimpang dari kebenaran Alkitab sehingga gereja Protestan hanya berpedoman kepada "Back to Bible" atau "Sola Scriptura."

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:53:10 PM
Lah diulang lagi. Memang benar Gereja Katolik sudah berdiri sejak 2000 tahun lalu, siapa yang nyangkal.
Yang gak benar adalah kalau gereja reformed mengaku aku sudah berdiri 2000 tahun, itu namanya berkhayal.

Anda yang memanipulasi komentar saya dengan mengatakan gereja reformed berdiri 2000 tahun yang lalu,karena saya hanya mengatakan bahwa gereja Protestan merupakan bagian dari gereja am yang sudah berdiri sejak abad pertama.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on May 25, 2013, 01:53:59 PM

Keprotestanan adalah salah satu dari apa yang sudah diperingatkan Paulus bahwa kelak akan banyak gereja yang menyimpang dari kebenaran Alkitab sehingga gereja Protestan hanya berpedoman "Back to Bible".

lho mas soli katanya refom injili?

kok ternyata Gerejanya Mas Thukul?
"Back to....... Laptop"

pantesan pake prinsip AJARAN MANUSIA versi Thukul alias LAWAKAN yang dikasih judul: Sola S******
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 01:55:40 PM
Quote
Keprotestanan adalah salah satu dari apa yang sudah diperingatkan Paulus bahwa kelak akan banyak gereja yang menyimpang dari kebenaran Alkitab sehingga gereja Protestan hanya berpedoman "Back to Bible".

Ini baru saya tahu kalau anda menganggap gereja anda sebagai bi'dah

Agak aneh bro, jujur mengherankan.

Quote
Anda yang memanipulasi komentar saya dengan mengatakan gereja reformed berdiri 2000 tahun yang lalu,karena saya hanya mengatakan bahwa gereja Protestan merupakan bagian dari gereja am yang sudah berdiri sejak abad pertama.

Adalah khayalan kalau anda katakan gereja protestan sudah ada 2000 tahun yang lalu, kalau benar, maka silahkan berikan urutan pemimpin gereja protestan sejak awal hingga sekarang. Kalau mampu.....

 :idiot:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 01:59:54 PM
Ini baru saya tahu kalau anda menganggap gereja anda sebagai bi'dah

Agak aneh bro, jujur mengherankan.


Gereja saya adalah bagian dari gereja am tubuh Kristus dan menentang segala bidah yang ajarannya tidak berdasarkan Alkitab.

Quote
Adalah khayalan kalau anda katakan gereja protestan sudah ada 2000 tahun yang lalu, kalau benar, maka silahkan berikan urutan pemimpin gereja protestan sejak awal hingga sekarang. Kalau mampu.....

Adalah relitas bahwa gereja Protestan adalah bagian dari gereja awal yang am karena kembali kepada Ajaran Alkitab bukan tradisi manusia.

Keprotestanan adalah koreksi terhadap ajaran gereja yang sudah menyimpang dari kebenaran Alkitab.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on May 25, 2013, 02:05:54 PM
Ini baru saya tahu kalau anda menganggap gereja anda sebagai bi'dah

Agak aneh bro, jujur mengherankan.

Adalah khayalan kalau anda katakan gereja protestan sudah ada 2000 tahun yang lalu, kalau benar, maka silahkan berikan urutan pemimpin gereja protestan sejak awal hingga sekarang. Kalau mampu.....

 :idiot:

mas sniper kurang teliti baca postingan dek soli ini...
Quote
Gereja saya adalah bagian dari gereja am tubuh Kristus dan menentang segala bidah yang ajarannya tidak berdasarkan Alkitab.
Quote
,karena saya hanya mengatakan bahwa gereja Protestan merupakan bagian dari gereja am yang sudah berdiri sejak abad pertama.

jadi menurut pengertian bro soli ini:
- Gereja Protestan adalah suatu SEKTE / CULT dari suatu organisasi induk yang sudah ada sejak abad pertama
- Gereja Refomed Injili adalah suatu SUB-SEKTE / SUB-CULT dari Sekte Protestan ini yang berdiri sejak 1989.

gitu lho mas, menurut Interpretasinya bro soli ini..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 02:08:14 PM
Quote
jadi menurut pengertian bro soli ini:
- Gereja Protestan adalah suatu SEKTE / CULT dari suatu organisasi induk yang sudah ada sejak abad pertama
- Gereja Refomed Injili adalah suatu SUB-SEKTE / SUB-CULT dari Sekte Protestan ini yang berdiri sejak 1989.

gitu lho mas, menurut Interpretasinya bro soli ini..

Yup, anda benar.
Tetapi sayangnya bro sloi masih malu malu mengakui, kalau induk ajarannya adalah Gereja Katolik.

Ha ha ha ha ha
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:10:08 PM
Yup, anda benar.
Tetapi sayangnya bro sloi masih malu malu mengakui, kalau induk ajarannya adalah Gereja Katolik.

Ha ha ha ha ha


Yang berasal dari katolik itu Martin Luther sedangkan semua penganut Protestan umumnya bukan berasal dari gereja Katolik kecuali yang sudah sadar dan bertobat atas kesalahannya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 02:12:15 PM

Yang berasal dari katolik itu Martin Luther sedangkan semua penganut Protestan umumnya bukan berasal dari gereja Katolik kecuali yang sudah sadar dan bertobat atas kesalahannya.

Oh, lantas siapa yang mengajar agama si John Calvin dan Zwingli ?

 :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on May 25, 2013, 02:20:51 PM
Oh, lantas siapa yang mengajar agama si John Calvin dan Zwingli ?

 :rofl:

Roh Kudus mas...
eh.. Roh Wedhus... ehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:23:14 PM
Oh, lantas siapa yang mengajar agama si John Calvin dan Zwingli ?

 :rofl:


Jabatan Pendeta itu sudah ada sejak gereja berdiri diabad pertama dan tugasnya juga adalah mengajar para umatnya berdasarkan kebenaran Injil.

Dan anda nampaknya tidak pernah belajar dari imam anda.




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on May 25, 2013, 02:25:01 PM

Jabatan Pendeta itu sudah ada sejak gereja berdiri diabad pertama dan tugasnya juga adalah mengajar para umatnya berdasarkan kebenaran Injil.

terus jawaban dari pertanyaan mas sniper apa ya?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 02:25:56 PM

Jabatan Pendeta itu sudah ada sejak gereja berdiri diabad pertama dan tugasnya juga adalah mengajar para umatnya berdasarkan kebenaran Injil.

Anda tidak menjawab pertanyaan saya. Siapa yang mengajar (dan membaptis) Calvin serta Zwingli itu? Mereka bukan mantan pastor, tetapi jangan lupa, mereka Kristen (walau kemudian murtad). Belajar juga sejarah gereja bro, bukan apa yang disampaikan oleh Pendeta anda saja.

 :console:

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:26:53 PM
terus jawaban dari pertanyaan mas sniper apa ya?

Ya diramal saja mas sekalian cari duit !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:27:50 PM
Anda tidak menjawab pertanyaan saya. Siapa yang mengajar (dan membaptis) Calvin serta Zwingli itu? Mereka bukan mantan pastor, tetapi jangan lupa, mereka Kristen (walau kemudian murtad). Belajar juga sejarah gereja bro, bukan apa yang disampaikan oleh Pendeta anda saja.

 :console:

Mereka juga tentu awalnya  belajar dari Pendeta mereka masing masing di gereja mereka.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 02:35:28 PM
Mereka juga tentu awalnya  belajar dari Pendeta mereka masing masing di gereja mereka.

Bah, agak memalukan anda ini. 

John Calvin (French: Jean Calvin, born Jehan Cauvin: 10 July 1509 – 27 May 1564) was an influential French theologian and pastor during the Protestant Reformation. He was a principal figure in the development of the system of Christian theology later called Calvinism. Originally trained as a humanist lawyer, he broke from the Roman Catholic Church around 1530.

Huldrych (or Ulrich/Ulricht[a]) Zwingli (1 January 1484 – 11 October 1531) was a leader of the Reformation in Switzerland. Born during a time of emerging Swiss patriotism and increasing criticism of the Swiss mercenary system, he attended the University of Vienna and the University of Basel, a scholarly centre of humanism. He continued his studies while he served as a pastor in Glarus and later in Einsiedeln, where he was influenced by the writings of Erasmus.
In 1518, Zwingli became the pastor of the Grossmünster in Zurich where he began to preach ideas on reforming the Catholic Church.


Memangnya siapa Pendeta protestan yang ada tahun 1500an sebelum Luther dipecat?
Yang ngga ngga aja anda ini.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:38:08 PM
Bah, agak memalukan anda ini. 

John Calvin (French: Jean Calvin, born Jehan Cauvin: 10 July 1509 – 27 May 1564) was an influential French theologian and pastor during the Protestant Reformation. He was a principal figure in the development of the system of Christian theology later called Calvinism. Originally trained as a humanist lawyer, he broke from the Roman Catholic Church around 1530.

Huldrych (or Ulrich/Ulricht[a]) Zwingli (1 January 1484 – 11 October 1531) was a leader of the Reformation in Switzerland. Born during a time of emerging Swiss patriotism and increasing criticism of the Swiss mercenary system, he attended the University of Vienna and the University of Basel, a scholarly centre of humanism. He continued his studies while he served as a pastor in Glarus and later in Einsiedeln, where he was influenced by the writings of Erasmus.
In 1518, Zwingli became the pastor of the Grossmünster in Zurich where he began to preach ideas on reforming the Catholic Church.


Memangnya siapa Pendeta protestan yang ada tahun 1500an sebelum Luther dipecat?
Yang ngga ngga aja anda ini.


Saya tidak pernah mengatakan mereka belajar mengenai protestan melainkan mengenai Alkitab bung !

Perhatikan komentar orang baik baik dong !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 02:40:44 PM
Baca lagi posting anda bro di reply #632

Quote
Mereka juga tentu awalnya  belajar dari Pendeta mereka masing masing di gereja mereka.

Dimana ada gereja Protestan dan Pendeta protestan jaman itu, bro?
Sedang mengkhayal lagi?



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on May 25, 2013, 02:41:40 PM
Ya diramal saja mas sekalian cari duit !

mas soli takut yah menjawab pertanyaan dari saya??

saya tidak menggigit kok mas...

cuma ingin ngobrol aja dengan mas soli...

kangen lho mas.. udah lama ilang...
lagi cari ilham yah?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:41:50 PM
Baca lagi posting anda bro di reply #632

Dimana ada gereja Protestan dan Pendeta protestan jaman itu, bro?
Sedang mengkhayal lagi?

Siapa yang bilang ada ?

Saya hanya mengatakan ajaran Alkitab.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:42:37 PM
mas soli takut yah menjawab pertanyaan dari saya??

saya tidak menggigit kok mas...


Takut sampai gemeteran mas !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 02:43:36 PM
Siapa yang bilang ada ?

Saya hanya mengatakan ajaran Alkitab.

SIlahkan baca reply #632, dan tunjukan dimana anda katakan mereka belajar Alkitab.

 :idiot:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:45:48 PM
SIlahkan baca reply #632, dan tunjukan dimana anda katakan mereka belajar Alkitab.

 :idiot:

Replay yg terakhir 589 mas,bisa berhitung nggak ?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 02:50:20 PM

 solideogloria
Super Hero

 
Posts: 1831
Reputation Power: 199

   
Denominasi: Protestant

Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
« Reply #632 on: Today at 02:27:50 PM »
Reply With Quote
Quote from: sniperX on Today at 02:25:56 PM
Anda tidak menjawab pertanyaan saya. Siapa yang mengajar (dan membaptis) Calvin serta Zwingli itu? Mereka bukan mantan pastor, tetapi jangan lupa, mereka Kristen (walau kemudian murtad). Belajar juga sejarah gereja bro, bukan apa yang disampaikan oleh Pendeta anda saja.

 

Mereka juga tentu awalnya  belajar dari Pendeta mereka masing masing di gereja mereka.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 25, 2013, 02:57:28 PM
solideogloria
Super Hero

 
Posts: 1831
Reputation Power: 199

   
Denominasi: Protestant

Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
« Reply #632 on: Today at 02:27:50 PM »
Reply With Quote
Quote from: sniperX on Today at 02:25:56 PM
Anda tidak menjawab pertanyaan saya. Siapa yang mengajar (dan membaptis) Calvin serta Zwingli itu? Mereka bukan mantan pastor, tetapi jangan lupa, mereka Kristen (walau kemudian murtad). Belajar juga sejarah gereja bro, bukan apa yang disampaikan oleh Pendeta anda saja.

 

Mereka juga tentu awalnya  belajar dari Pendeta mereka masing masing di gereja mereka.

Saya tidak pernah menyebut ajaran Protestan tetapi kalau anda pakai akal sehat tentu disemua gereja para Pendeta menyampaikan ajaran Alkitab.

Kecuali kalau anda mabok seperti kata situkang ramal cadang.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 25, 2013, 02:59:24 PM
Saya tidak pernah menyebut ajaran Protestan tetapi kalau anda pakai akal sehat tentu disemua gereja para Pendeta menyampaikan ajaran Alkitab.

Kecuali kalau anda mabok seperti kata situkang ramal cadang.

Tidak ada gereja protestan jaman itu, tidak ada Pendeta protestan saat itu, tidak ada Alkitab protestan saat itu. Apa yang anda bisa simpulkan dari fakta itu?

Lagi berkhayal?

 :idiot:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on May 31, 2013, 04:32:59 AM
Tidak ada gereja protestan jaman itu, tidak ada Pendeta protestan saat itu, tidak ada Alkitab protestan saat itu. Apa yang anda bisa simpulkan dari fakta itu?

Lagi berkhayal?

 :idiot:

Saya tidak mengatakan ajaran Protestan tetapi ajaran Alkitab mas !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on May 31, 2013, 06:58:18 AM
Lantas kapan adanya Protestanism itu? Anda tahu gak? Protes kepada gereja apa, anda tahu gak?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on May 31, 2013, 08:07:00 AM
Selamat datang kembali bro Soli  :)

saya mau menanggapi beberapa point di sini

Sudah ada sejak peristiwa Pentakosta !

Gereja sebagai tubuh Kristus hanya ada satu didunia ini.

Saya sepakat Gereja berdiri dalam peristiwa pantekosta...tetapi setau saya pada saat itu Alkitab belumlah lengkap apalagi dikanonisasi.
Kitab2 Perjanjian baru ditulis sekitar tahun 50 an masehi -100 Masehi.
Berbeda sekitar 20 tahun dari peristiwa Pantekosta.

Itu artinya Gereja yang berdiri pada saat Pantekosta tidak berpedoman pada Perjanjian lama saja / sola scriptura pada waktu itu saja tetapi juga berdasar pada ajaran lisan para magisterium Gereja utamanya para rasul dan diteruskan oleh pengganti2nya.

Sangat jauh berbeda dengan konsep Gereja Protestan yang didirikan diatas pilar sola scriptura.

salam  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on May 31, 2013, 04:56:10 PM
Saya tidak mengatakan ajaran Protestan tetapi ajaran Alkitab mas !

lha kalau ajaran manusia yang diberi nama Sola Scriptura itu apakah juga ajaran Alkitab mas?
kok saya gak nemu ayatnya?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 01, 2013, 03:11:41 PM
Kalo pentahbisan imam wanita di thread sebelah, itu termasuk perpecahan gak ??
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 01, 2013, 03:22:35 PM
Kalo pentahbisan imam wanita di thread sebelah, itu termasuk perpecahan gak ??

Termasuk pelanggaran

 :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 01, 2013, 03:58:45 PM
Termasuk pelanggaran

 :whistle:
bukankah berarti ini keluar dari katolik ?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 01, 2013, 04:01:14 PM
Dikeluarkan, karena melanggar

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 01, 2013, 04:04:54 PM
Dikeluarkan, karena melanggar
ya berarti termasuk perpecahan gak ? :D

Yg dikeluarkan ini kemudian membuat aliran baru kan ?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 01, 2013, 04:09:31 PM
Lho, kalau sudah dikeluarkan, udah bukan perpecahan dong.

Ibarat anda bergereja, dan ada seorang Pendeta yang secara sepihak mengawinkan pasangan gay.
Pendeta itu dipecat. Maka selanjutnya pasti bukan anggota gereja anda lagi.
Apa yang dilakukan si Pendeta itu sudah bukan bagian dari gereja anda lagi.

Betul atau betul?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 01, 2013, 04:13:39 PM
Lho, kalau sudah dikeluarkan, udah bukan perpecahan dong.

Ibarat anda bergereja, dan ada seorang Pendeta yang secara sepihak mengawinkan pasangan gay.
Pendeta itu dipecat. Maka selanjutnya pasti bukan anggota gereja anda lagi.
Apa yang dilakukan si Pendeta itu sudah bukan bagian dari gereja anda lagi.

Betul atau betul?
Oh begitu ya bro..... 

Berarti dalam protestan juga tidak ada perpecahan ya..(yg "katanya" sampai 32ribu denom) ?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 01, 2013, 04:21:10 PM
Oh begitu ya bro..... 

Berarti dalam protestan juga tidak ada perpecahan ya..(yg "katanya" sampai 32ribu denom) ?

Nah gak tahu, masing masing aliran di Protestan mengaku sebagai protestan kan?
Nah jumlahnya puluhan ribu.

Kalau anda tanya si perempuan yang jadi 'romo' itu, apakah dia Katolik Roma?
Pasti dijawab BUKAN.
Karena kalau Katolik pasti tunduk pada Paus.

Bagitoooo brow

 :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 01, 2013, 04:23:35 PM
Nah gak tahu, masing masing aliran di Protestan mengaku sebagai protestan kan?
Nah jumlahnya puluhan ribu.

Kalau anda tanya si perempuan yang jadi 'romo' itu, apakah dia Katolik Roma?
Pasti dijawab BUKAN.
Karena kalau Katolik pasti tunduk pada Paus.

Bagitoooo brow

 :whistle:
ya akan menjawab protestan, karena orang kelurahan cuma tahu agama protestan saja. :D

Btw, thanks bro.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 01, 2013, 04:41:06 PM
ya akan menjawab protestan, karena orang kelurahan cuma tahu agama protestan saja. :D

Btw, thanks bro.


He he he he he

You are welcome brow

 :P
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on June 01, 2013, 04:47:57 PM
Nah gak tahu, masing masing aliran di Protestan mengaku sebagai protestan kan?
Nah jumlahnya puluhan ribu.

Kalau anda tanya si perempuan yang jadi 'romo' itu, apakah dia Katolik Roma?
Pasti dijawab BUKAN.
Karena kalau Katolik pasti tunduk pada Paus.

Bagitoooo brow

 :whistle:

Tapi kalu sekedar jajan saja kan masih boleh ngaku GKR ?

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 01, 2013, 04:50:34 PM
Tapi kalu sekedar jajan saja kan masih boleh ngaku GKR ?

Tuhan Yesus memberkati

Han
hahahha...., ada yg merasa bersalah nih....

Boleh2 saja om jajan..., tapi habis itu harus masuk ke ruang bilik pengakuan dosa ya...... :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on June 01, 2013, 05:28:24 PM
hahahha...., ada yg merasa bersalah nih....

Boleh2 saja om jajan..., tapi habis itu harus masuk ke ruang bilik pengakuan dosa ya...... :D

Ah jajan kan engga dosa, toh makanan nya juga oom seleksi
oom tolak yang basi dan yang pake borx atau formalin
jadi abis jjan oom engga perlu ke ruang bilik ntu

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on June 02, 2013, 06:25:43 AM
Tapi kalu sekedar jajan saja kan masih boleh ngaku GKR ?

Tuhan Yesus memberkati

Han

Definis jajan sebagai berikut :

Makan 3x sehari dirumah selama sebulan.
Sekali dalam sebulan jajan diwarung pecel.
Ini yang dinamakan jajan.


Tetapi bila makan sekali sebulan dirumah.
Terus jajannya 3x sehari di warung pecel.
Ini mesti dicurigai, jangan2 Om Han naksir penjual pecelnya.   :giggle:     :lol:


Hayooo  .... ngakuuu    :whistle:
Kalo yang kejadian seperti contoh ke 2, saya yakin Om Han pasti enggak boleh pulang rumah oleh istrinya.
Semua baju2 Om Han dibuang ke jalan.


 :dance:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on June 02, 2013, 09:13:58 AM
Definis jajan sebagai berikut :

Makan 3x sehari dirumah selama sebulan.
Sekali dalam sebulan jajan diwarung pecel.
Ini yang dinamakan jajan.


Tetapi bila makan sekali sebulan dirumah.
Terus jajannya 3x sehari di warung pecel.
Ini mesti dicurigai, jangan2 Om Han naksir penjual pecelnya.   :giggle:     :lol:


Hayooo  .... ngakuuu    :whistle:
Kalo yang kejadian seperti contoh ke 2, saya yakin Om Han pasti enggak boleh pulang rumah oleh istrinya.
Semua baju2 Om Han dibuang ke jalan.


 :dance:

Engga juga sih yang oom alami malah kebaliknnya
oom pernah ikut borong pasang mesin disolo, oom selama 2 bulan engga pulang pulang kerumah buat makan.
oom makan di -warung didepan pabrik yang mau dipasang mesin.sehari tiga kali oom mampir diwarung itu makannya juga itu itu lagi . pecel lele sama telur rendang .,
cuma kalo hari minggu oom baru pergi cari makan ditempat lain , makan Timlo (notosuman  ?? )

Selesai Mesin dipasng dan di opersikan  oom pulang ke rumah di Bandung
sampai dirumah oom malah disambut mesra.
pakaian oom engga dibuang kejalan, tapi buru buru di buka buat di cuci.
Itulah kalo pada menganut hukum kasih karunia
 Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on June 02, 2013, 01:22:34 PM
Engga juga sih yang oom alami malah kebaliknnya
oom pernah ikut borong pasang mesin disolo, oom selama 2 bulan engga pulang pulang kerumah buat makan.
oom makan di -warung didepan pabrik yang mau dipasang mesin.sehari tiga kali oom mampir diwarung itu makannya juga itu itu lagi . pecel lele sama telur rendang .,
cuma kalo hari minggu oom baru pergi cari makan ditempat lain , makan Timlo (notosuman  ?? )

Selesai Mesin dipasng dan di opersikan  oom pulang ke rumah di Bandung
sampai dirumah oom malah disambut mesra.
pakaian oom engga dibuang kejalan, tapi buru buru di buka buat di cuci.
Itulah kalo pada menganut hukum kasih karunia
 Tuhan Yesus memberkati

Han

Enggak bisa dikatakan seperti itu.
Gereja Katolik ada disetiap kota besar.

Misal Rumah Om di Bandung.
Pada suatu hari borong mesin pabrik di Solo selama sebulan.
Karena keluarga Tante juga keluarga besar seperti Gereja Katolik, dimana punya famili hampir disetiap kota besar.
Dan Tante tahu kalo Om suka jajan dimana terdapat kemungkinan kebersihan kurang terjamin bisa kena panas dalam karena kebanyakan sambel pecel lele.
Istri Om di Bandung sudah wanti2 supaya makan nya dirumah famili Tante Han saja karena kebersihan terjamin.
Tetapi lagi2 Om Han bandel dan jajan lagi di tempat pecel lele + sambel ektra pedas yang bikin panas dalam.
Apa ini bukannya menghancurkan kasih karunia dari Tante Han.

Pada akhirnya tetap baju Om dibuang ditengah jalan.    :giggle:     :lol:



 :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 03, 2013, 02:24:06 PM
Pada akhirnya tetap baju Om dibuang ditengah jalan.    :giggle:     :lol:
 :whistle:
Ini namanya predestinasi akibat freewill xixixixi :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 03, 2013, 02:27:33 PM
Ini namanya predestinasi akibat freewill xixixixi :D

Jiah wk wk wk wkw kw kwk

 :D :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 04, 2013, 05:45:34 PM
Baca lagi posting anda bro di reply #632

Dimana ada gereja Protestan dan Pendeta protestan jaman itu, bro?
Sedang mengkhayal lagi?

Baca lagi baik baik saya tidak mengatakan istilah "protestan" disitu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 04, 2013, 05:46:37 PM
Lantas kapan adanya Protestanism itu? Anda tahu gak? Protes kepada gereja apa, anda tahu gak?

Diabad pertengahan oleh gerakan Reformasi.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 04, 2013, 05:50:04 PM
Selamat datang kembali bro Soli  :)

saya mau menanggapi beberapa point di sini

Saya sepakat Gereja berdiri dalam peristiwa pantekosta...tetapi setau saya pada saat itu Alkitab belumlah lengkap apalagi dikanonisasi.
Kitab2 Perjanjian baru ditulis sekitar tahun 50 an masehi -100 Masehi.
Berbeda sekitar 20 tahun dari peristiwa Pantekosta.

Itu artinya Gereja yang berdiri pada saat Pantekosta tidak berpedoman pada Perjanjian lama saja / sola scriptura pada waktu itu saja tetapi juga berdasar pada ajaran lisan para magisterium Gereja utamanya para rasul dan diteruskan oleh pengganti2nya.

salam  :)


Semua tradisi suci sudah lengkap tertulis oleh para penulis Injil didalam yang kita kenal sebagai Alkitab sekarang ini bro.

Quote
Sangat jauh berbeda dengan konsep Gereja Protestan yang didirikan diatas pilar sola scriptura.

Sola Scriptura berarti taat sepenuhnya hanya kepada Firman Tuhan yang tertulis.

Apa yang salah dengan prinsip ini bro ???


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: ond32lumut on June 04, 2013, 06:40:22 PM


Sola Scriptura berarti taat sepenuhnya hanya kepada Firman Tuhan yang tertulis.

Apa yang salah dengan prinsip ini bro ???


Shalom
yang salah adalah bilamana sesama orang yang hanya taat pada firman yang tertulis itu saling bertentangan.. padahal ft yg tertulis itu sama plek.. coba kita pikir, sudah pake rumus HANYA dan SAMA tetep saja beda. yg bisa mikir pasti tau kenapa? :-) 



yang salah bilamana interpretasi akan ks itu salah.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 05, 2013, 08:01:05 AM
yang salah adalah bilamana sesama orang yang hanya taat pada firman yang tertulis itu saling bertentangan.. padahal ft yg tertulis itu sama plek.. coba kita pikir, sudah pake rumus HANYA dan SAMA tetep saja beda. yg bisa mikir pasti tau kenapa? :-) 

yang salah bilamana interpretasi akan ks itu salah.

Perbedaan pendapat adalah wajar seperti kata Paulus sendiri :

1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji

Itulah sebabnya Tuhan mewajibkan setiap orang percaya agar menguji apa yang dipercayanya berdasarkan Alkitab yang mutlak benar itu.


I Tesalonika  55:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Makanya diakhir jaman kelak semua manusia akan dihakimi berdasarkan kebenaran Alkitab.

Jadi bersandar hanya kepada Firman Tuhan (Sola Scriptura)  tidak mungkin ada salahnya,sesuai dengan perintah Tuhan sendiri untuk menguji segala macam ajaran manusia.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: ond32lumut on June 05, 2013, 10:01:35 AM
Perbedaan pendapat adalah wajar seperti kata Paulus sendiri :

1 Kor.11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji

Itulah sebabnya Tuhan mewajibkan setiap orang percaya agar menguji apa yang dipercayanya berdasarkan Alkitab yang mutlak benar itu.


I Tesalonika  55:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Makanya diakhir jaman kelak semua manusia akan dihakimi berdasarkan kebenaran Alkitab.

Jadi bersandar hanya kepada Firman Tuhan (Sola Scriptura)  tidak mungkin ada salahnya,sesuai dengan perintah Tuhan sendiri untuk menguji segala macam ajaran manusia.
jadi konklusinya jelas,, bahwa hanya dengan Alkitab saja tidak dapat menjamin seseorang tau akan kebenaran. pendapat masing2 orang bisa berbeda terhadap Alkitab. dan kelak mereka akan dihakimi oleh Tuhan. bukan oleh manusia..

karena bagaimana manusia mau menguji satu sama lain hanya adengan Alkitab,? sedangkan pendapat meerka tentang Alkitab saja belum akur... :-) :-)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 05, 2013, 10:41:17 AM
jadi konklusinya jelas,, bahwa hanya dengan Alkitab saja tidak dapat menjamin seseorang tau akan kebenaran. pendapat masing2 orang bisa berbeda terhadap Alkitab. dan kelak mereka akan dihakimi oleh Tuhan. bukan oleh manusia..

karena bagaimana manusia mau menguji satu sama lain hanya adengan Alkitab,? sedangkan pendapat meerka tentang Alkitab saja belum akur... :-) :-)

Memang kalau bukan iluminasi Roh Kudus tidak mungkin seseorang memahami prinsip prinsip kebenaran Alkitab sesuai dengan apa yang ingin dikatakan Alkitab (eksegesis) bukan apa yang ingin orang katakan (eisegesis).

Hanya Alkitab Firman Tuhan saja kebenaran yang sempurna sebagai alat uji iman.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 12:12:15 PM
@soli

Anda sebagai reformed injili, pasti tahu bahwa antara Dr.Tong dan Budi Asali, yang sama sama reformed aja saling tunjuk sesat. Mana yang benar? Mungkin dua duanya ngaco ya?

He he he he he.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on June 05, 2013, 12:19:45 PM
Memang kalau bukan iluminasi Roh Kudus tidak mungkin seseorang memahami prinsip prinsip kebenaran Alkitab sesuai dengan apa yang ingin dikatakan Alkitab (eksegesis) bukan apa yang ingin orang katakan (eisegesis).

Hanya Alkitab Firman Tuhan saja kebenaran yang sempurna sebagai alat uji iman.

Shalom

pertanyaan saya mas:
(mudah-mudahan mas soli sudi menjawab lho... habis saya dicuekin mulu nih oleh mas soli...)

1. Apakah mas soli sudah di-iluminasi Roh Kudus?

2. Yang INGIN DIKATAKAN Alkitab itu kemudian bisa sampai ke telinga orang lain itu atas PERKATAAN SIAPA ya mas? orang / kucing?

3. Alkitab sebagai Alat Uji Iman --> nah skrg, INSTRUMEN alat uji itu di-KALIBRASI & di-VALIDASI pakai apa ya mas? Alkitab lagi? artinya MEMVALIDASI dan MENGKALIBRASI dirinya SENDIRI?

maap lho bro soli, kata opung saya: malu bertanya sesat dijalan.
makanya saya tanya ke bro soli yang keliatannya udah yakin banget kalau tidak tersesat..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on June 05, 2013, 12:22:01 PM
@soli

Anda sebagai reformed injili, pasti tahu bahwa antara Dr.Tong dan Budi Asali, yang sama sama reformed aja saling tunjuk sesat. Mana yang benar? Mungkin dua duanya ngaco ya?

He he he he he.

oh bisnis... pecah kongsi ya mas?

btw bro... agar tidak misleading, saya mengusulkan untuk TIDAK MENCANTUMKAN GELAR NON-SCIENTIFIC karena bisa membingungkan orang lho..
saya kira DOKTOR Ilmu Pengetahuan Beneran, tahunya tentang Kajian Theologia doang..

sori bro.. just a suggestion..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 12:24:04 PM
oh bisnis... pecah kongsi ya mas?

btw bro... agar tidak misleading, saya mengusulkan untuk TIDAK MENCANTUMKAN GELAR NON-SCIENTIFIC karena bisa membingungkan orang lho..
saya kira DOKTOR Ilmu Pengetahuan Beneran, tahunya tentang Kajian Theologia doang..

sori bro.. just a suggestion..

Waduh, bro, kalau Dr.Tong cuma ditulis Tong doang, nanti tertukar dengan tong tong yang lain, dong.

 :rofl: :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 05, 2013, 01:47:36 PM
@soli

Anda sebagai reformed injili, pasti tahu bahwa antara Dr.Tong dan Budi Asali, yang sama sama reformed aja saling tunjuk sesat. Mana yang benar? Mungkin dua duanya ngaco ya?

He he he he he.

Yang benar adalah apa yang diajarkan oleh Alkitab,perbedaan yang tidak menyangkut hal hal prinsipil tidak menjadi masalah.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 02:47:34 PM
Yang benar adalah apa yang diajarkan oleh Alkitab,perbedaan yang tidak menyangkut hal hal prinsipil tidak menjadi masalah.

Semua juga berkata berdasarkan Alkitab saja, brow. Tetapi semuanya saling tunjuk, bahwa alirannya yang paling benar, padahal sama sama reformed. Jadi dimana dasar Alkitab nya? Mimpi kaleee.

 :doh:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 05, 2013, 02:53:59 PM
Semua juga berkata berdasarkan Alkitab saja, brow. Tetapi semuanya saling tunjuk, bahwa alirannya yang paling benar, padahal sama sama reformed. Jadi dimana dasar Alkitab nya? Mimpi kaleee.

 :doh:

Orang orang boleh saja saling mengkritik karena Paulus juga sudah memperingatkannya demikian.

jadi jangan panik tidak karuan kalau menghadapi kritikan bro.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 02:56:20 PM
Orang orang boleh saja saling mengkritik karena Paulus juga sudah memperingatkannya demikian.

jadi jangan panik tidak karuan kalau menghadapi kritikan bro.

Yang panik kan yang gak yakin gerejanya benar, benar gak dul?
Kalau Katolik, sudah 2000 tahun lebih tetap yakin tuh.
Kapan gereja anda berdiri dul?

 :idiot:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 05, 2013, 02:58:32 PM
Yang panik kan yang gak yakin gerejanya benar, benar gak dul?
Kalau Katolik, sudah 2000 tahun lebih tetap yakin tuh.
Kapan gereja anda berdiri dul?

 :idiot:

Kebenaran hanya ada di Alkitab bukan soal usia gereja.

Agama Yudaisme jauh lebuih tua dari Roma Katolik tetap saja sampai sekarang masih keliru melulu.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 03:04:13 PM
Kebenaran hanya ada di Alkitab bukan soal usia gereja.

Agama Yudaisme jauh lebuih tua dari Roma Katolik tetap saja sampai sekarang masih keliru melulu.

Yudaisme itu gak ada tong.

Kapan gereja anda berdiri tong?

 :rofl: :rofl: :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on June 05, 2013, 03:04:55 PM
Kebenaran hanya ada di Alkitab bukan soal usia gereja.

Agama Yudaisme jauh lebuih tua dari Roma Katolik tetap saja sampai sekarang masih keliru melulu.

udah elo koreksi bro, para rabi-rabi itu?

coba elo koreksi mereka bro... agar mereka terhindar dari kekeliruan & kembali ke jalan yang benar...
coba elo koreksi para rabi yang topi hitam & rambut kepang samping kanan kiri & selalu pake jas hitam itu....
pengen liat gue.. ehehehe...

pasti ngalahin Opera Van Java... ehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 05, 2013, 03:05:51 PM
Yudaisme itu gak ada tong.

Kapan gereja anda berdiri tong?

 :rofl: :rofl: :rofl:

Yudaisme adalah agama Yahudi dan ribuan tahun lebih tua dari agamamu tong !

Umur tidak ada jaminan tong !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 03:07:58 PM
Yudaisme adalah agama Yahudi dan ribuan tahun lebih tua dari agamamu tong !

Umur tidak ada jaminan tong !

Agama Yahudi bukan urusan gua tong.
Emangnya ente anggap mereka salah apa tong?
Cuman gereja elu yang bener tong? Ngaca tong, ngaca.

 :rofl: :rofl: :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 05, 2013, 03:13:02 PM
Agama Yahudi bukan urusan gua tong.
Emangnya ente anggap mereka salah apa tong?
Cuman gereja elu yang bener tong? Ngaca tong, ngaca.

 :rofl: :rofl: :rofl:


kalau nggak tahu bahwa Yudaisme masih menolak Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat makanya belajar lagi sebelum komentar tong.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 03:15:17 PM

kalau nggak tahu bahwa Yudaisme masih menolak Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat makanya belajar lagi sebelum komentar tong.

Lah apa urusannya dengan Kristen?
Biarin aja Yahudi nolak Kristen, ngapain elu urusin, tong?

Kita lagi ngomongin apa, OOT aja luh tong

 :idiot:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on June 05, 2013, 04:47:48 PM
Knapa pada nge" Tong" ya  ???

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 04:54:59 PM
Knapa pada nge" Tong" ya  ???

Tuhan Yesus memberkati

Han

Karena cuma 'Tong' kosong yang nyaring bunyinya, om

 :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on June 05, 2013, 05:06:08 PM
Yang benar adalah apa yang diajarkan oleh Alkitab,perbedaan yang tidak menyangkut hal hal prinsipil tidak menjadi masalah.
Berbahagialah kamu Sol, karena kamu diajar Alkitab. Saya belum pernah mengetahui bahwa Alkitab mengajar. Jangankan melihat, saya pikir-pikirpun, tidak mungkin Alkitab mengajar. Jadi, kalo Soli diajar oleh Alkitab, itu sangat mencengangkan. Itu termasuk mu'jizat.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 05, 2013, 05:10:26 PM
Berbahagialah kamu Sol, karena kamu diajar Alkitab. Saya belum pernah mengetahui bahwa Alkitab mengajar. Jangankan melihat, saya pikir-pikirpun, tidak mungkin Alkitab mengajar. Jadi, kalo Soli diajar oleh Alkitab, itu sangat mencengangkan. Itu termasuk mu'jizat.

Xi xi xi xi xi xi, numpang ngikik ya mod.

 :giggle: :giggle: :giggle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on June 05, 2013, 05:14:41 PM
Berbahagialah kamu Sol, karena kamu diajar Alkitab. Saya belum pernah mengetahui bahwa Alkitab mengajar. Jangankan melihat, saya pikir-pikirpun, tidak mungkin Alkitab mengajar. Jadi, kalo Soli diajar oleh Alkitab, itu sangat mencengangkan. Itu termasuk mu'jizat.

Perlu dibikin surat resmi ke Editor kamus bahasa nih...

Bahwa ada entry baru & pelengkapan entry lama:

1. Alkitab ternyata adalah MAKHLUK HIDUP, karena bisa mengajar

2. Alkitab ternyata adalah KATA KERJA, karena bisa mengartikan dirinya sendiri

contribution by: bro soli...

ehehe....

btw bro soli,
Alkitab makannya apa sih... kok bisa pinter gitu... sampai bisa ngajar-ngajar segala?
makan nasi atau tiwul?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: ond32lumut on June 05, 2013, 05:41:30 PM
Memang kalau bukan iluminasi Roh Kudus tidak mungkin seseorang memahami prinsip prinsip kebenaran Alkitab sesuai dengan apa yang ingin dikatakan Alkitab (eksegesis) bukan apa yang ingin orang katakan (eisegesis).

Hanya Alkitab Firman Tuhan saja kebenaran yang sempurna sebagai alat uji iman.

Shalom
ya, jadi adanya perpecahan jemaat yang notabene memakai prinsip yang sama yaitu HANYA alas sola, dan memakai sumber yang sama Alkitab, sudah membuktikan bahwa dengan Alkitab saja tidak menjamin kebenaran.
kecuali dirirnya telah di iluminasi oleh Roh Kudus. tambahan instrumen yaitu iluminasi rk.

menjadi sulit menakala pihak2 yang terpecah ini mengaku sama-sama di iluminasi oleh rk.. jadi? rk yang mana? ada macam2 rk?

coba dipikir: sudah sama prinsip yaitu HANYA, dan sumber mutlaknya SAMA. maka alasan apa lagi yanag membuat mereka berbeda? iluminasinya kali ya?:-)

sebenernya apakah harus solacriptura untuk bisa protestan? apa ga abisa protestan tanpa solascriptura? supaya konsepsinya menjadi lebih beerteima nalar gitu? hehehe....
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on June 05, 2013, 09:51:17 PM
Xi xi xi xi xi xi, numpang ngikik ya mod.
 :giggle: :giggle: :giggle:
Jangan lupa bayar 'pajak' ya? Jarang loh, ada tempat numpang ngikik, ato ngakak. :drool:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 06, 2013, 01:27:52 PM
Jangan lupa bayar 'pajak' ya? Jarang loh, ada tempat numpang ngikik, ato ngakak. :drool:

Ngakak bayar, ngikik gratis, bro

 :P
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on June 06, 2013, 05:48:28 PM
nunggu soli ah...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 06, 2013, 05:54:32 PM
nunggu soli ah...

Doi lagi ngambek, bro, ha ha ha ha hah a

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on June 06, 2013, 06:12:38 PM
Doi lagi ngambek, bro, ha ha ha ha hah a

emang ngangenin nih soli...

coba kalo cewe... hmmm..... hehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 06, 2013, 06:35:30 PM
emang ngangenin nih soli...

coba kalo cewe... hmmm..... hehehe...

Penganut solasoli memang suka ngangenin, ha ha ha ha.

 :giggle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on June 07, 2013, 10:07:07 AM

Semua tradisi suci sudah lengkap tertulis oleh para penulis Injil didalam yang kita kenal sebagai Alkitab sekarang ini bro.
Dan semua itu belum tertulis pada saat lahirnya Gereja bro...zaman pantekosta belum ada kitab2 PB... :)
Itu artinya umat Panteksota/ jemaat kristen perdana tidak kenal prinsip sola scriptura
Quote
Sola Scriptura berarti taat sepenuhnya hanya kepada Firman Tuhan yang tertulis.

Apa yang salah dengan prinsip ini bro ???


Shalom
Yang salah kata solanya bukan kata scripturanya...

karena terbukti jemaat kristen perdana (zaman pantekosta) tidak pernah mendasarkan ajaran imannya pada doktrin sola scriptura.

Umat jemaat kristen perdana taat pada kuasa mengajar para rasul dan penerusnya sehingga mereka mengamini baik ajaran tertulis maupun ajaran lisan 2 Tes 2:15.

Akibatnya tidak ada perpecahan di zaman tersebut karena masing2 tidak berkeras hati menapsirkan Alkitab semau diri sendiri yang menimbulkan perpecahan jemaat seperti yang terjadi sekarang ini .
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 07, 2013, 12:45:28 PM
Quote
Akibatnya tidak ada perpecahan di zaman tersebut karena masing2 tidak berkeras hati menapsirkan Alkitab semau diri sendiri yang menimbulkan perpecahan jemaat seperti yang terjadi sekarang ini .

Perpecahan berupa heresy sepertinya sih ada ya, mod. Tetapi bukan karena ada Pendeta ingin buka cabang baru .

He he he he he.

note : bro sniper as far as I know tidak ada gereja2 non Protestan yang membuka gereja baru karena sistem franchise jadi tulisan bro sniper saya edit sedikit...:)

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on June 07, 2013, 01:41:30 PM
Perpecahan berupa heresy sepertinya sih ada ya, mod. Tetapi bukan karena ada Pendeta ingin buka cabang baru .

He he he he he.
Yah betul heresy tapi bukan perpecahan....btw tulisan tanpa bayar franchise nya saya hapus yah...karena kenyataannya setau saya tidak demikian... :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 07, 2013, 01:42:45 PM
Perpecahan berupa heresy sepertinya sih ada ya, mod. Tetapi bukan karena ada Pendeta ingin buka cabang baru.

He he he he he.
tapi kalo sekarang bisa juga pecah ya , kalo ada perempuan yg pengen jadi imam....  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on June 07, 2013, 01:44:45 PM
tapi kalo sekarang bisa juga pecah ya , kalo ada perempuan yg pengen jadi imam....  :D

berarti masuknya heresy karena Kitab Suci tidak pernah mengajarkan demikian  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 07, 2013, 01:55:12 PM
berarti masuknya heresy karena Kitab Suci tidak pernah mengajarkan demikian  :D
Mungkin kalo perempuan sebaiknya jadi nabi saja ya bro ??  :D


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on June 07, 2013, 02:03:28 PM
Mungkin kalo perempuan sebaiknya jadi nabi saja ya bro ??  :D
kalau memang mau mempersembahkan kemurnian dan seluruh hidupnya di jalan Tuhan jadi suster aja bro seperti mother Theresa :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 07, 2013, 02:04:15 PM
tapi kalo sekarang bisa juga pecah ya , kalo ada perempuan yg pengen jadi imam....  :D

Bukan pecah, bro, karena Katolik tidak pernah mengijinkan perempuan jadi imam. Kalau ada perempuan jadi imam, pasti bukan Katolik.

Gampang, toch.

 :rofl: :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 07, 2013, 02:06:01 PM
kalau memang mau mempersembahkan kemurnian dan seluruh hidupnya di jalan Tuhan jadi suster aja bro seperti mother Theresa :)
:afro:  :afro:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 07, 2013, 02:09:21 PM
Bukan pecah, bro, karena Katolik tidak pernah mengijinkan perempuan jadi imam. Kalau ada perempuan jadi imam, pasti bukan Katolik.

Gampang, toch.

 :rofl: :lol:
Yah, yg jelas sempalan dr katolik lah... kalu tidak mau dibilang pecah. :D

sekarang keluar membentuk gereja baru ya ?  jadi termasuk protestan gak kalo kyk gini ??  :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 07, 2013, 02:12:02 PM
Yah, yg jelas sempalan dr katolik lah... kalu tidak mau dibilang pecah. :D

sekarang keluar membentuk gereja baru ya ?  jadi termasuk protestan gak kalo kyk gini ??  :D

Kan udah saya tulis di thread nya.

Coba tanya mereka, apa denominasi mereka, karena kalau Katolik pasti dibawah Paus.
Kalau tidak di bawah Paus, berarti bukan Katolik.

 :console:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 10, 2013, 11:55:10 AM
Berbahagialah kamu Sol, karena kamu diajar Alkitab. Saya belum pernah mengetahui bahwa Alkitab mengajar. Jangankan melihat, saya pikir-pikirpun, tidak mungkin Alkitab mengajar. Jadi, kalo Soli diajar oleh Alkitab, itu sangat mencengangkan. Itu termasuk mu'jizat.

Alkitab berisikan ajaran yang harus dipahami oleh setiap orang kristen.

Semua orang kristen wajib menyampaikan ajaran ajaran Alkitab kepada siapa saja.



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 10, 2013, 11:58:46 AM
ya, jadi adanya perpecahan jemaat yang notabene memakai prinsip yang sama yaitu HANYA alas sola, dan memakai sumber yang sama Alkitab, sudah membuktikan bahwa dengan Alkitab saja tidak menjamin kebenaran.
kecuali dirirnya telah di iluminasi oleh Roh Kudus. tambahan instrumen yaitu iluminasi rk.

menjadi sulit menakala pihak2 yang terpecah ini mengaku sama-sama di iluminasi oleh rk.. jadi? rk yang mana? ada macam2 rk?

coba dipikir: sudah sama prinsip yaitu HANYA, dan sumber mutlaknya SAMA. maka alasan apa lagi yanag membuat mereka berbeda? iluminasinya kali ya?:-)

sebenernya apakah harus solacriptura untuk bisa protestan? apa ga abisa protestan tanpa solascriptura? supaya konsepsinya menjadi lebih beerteima nalar gitu? hehehe....

Alkitab adalah kebenaran dan memang ada orang yang bisa memahaminya dengan benar berdasarkan pimpinan Roh Kudus dan ada yang keliru karena hanya bersandar kepada manusia atau sekumpulan manusia doang.

Tidak ada Protestan tanpa prinsip Sola Scriptura karena hanya itulah patokan dan dasar kebenaran yang absolut.

Jatuh bangun Protestan ditentukan oleh prinsip Sola Scriptura,karena dia lahir dari sana.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 10, 2013, 12:01:25 PM
Dan semua itu belum tertulis pada saat lahirnya Gereja bro...zaman pantekosta belum ada kitab2 PB... :)
Itu artinya umat Panteksota/ jemaat kristen perdana tidak kenal prinsip sola scripturaYang salah kata solanya bukan kata scripturanya...

karena terbukti jemaat kristen perdana (zaman pantekosta) tidak pernah mendasarkan ajaran imannya pada doktrin sola scriptura.

Umat jemaat kristen perdana taat pada kuasa mengajar para rasul dan penerusnya sehingga mereka mengamini baik ajaran tertulis maupun ajaran lisan 2 Tes 2:15.

Akibatnya tidak ada perpecahan di zaman tersebut karena masing2 tidak berkeras hati menapsirkan Alkitab semau diri sendiri yang menimbulkan perpecahan jemaat seperti yang terjadi sekarang ini .

Scriptura itu berisikan PL dan PB jadi sebelum semua tulisan Rasul dll dalam bentuk tertulis tetap saja berlaku prinsip Sola Scriptura karena memang Scriptura sudah ada ribuan tahun sebelum kelahiran Yesus.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 10, 2013, 12:12:18 PM
Quote
Scriptura itu berisikan PL dan PB jadi sebelum semua tulisan Rasul dll dalam bentuk tertulis tetap saja berlaku prinsip Sola Scriptura karena memang Scriptura sudah ada ribuan tahun sebelum kelahiran Yesus.

Ini pasti khayalan dari hasil solapendeta, ya?
makin aneh aja ajarannya.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 10, 2013, 01:04:11 PM
Ini pasti khayalan dari hasil solapendeta, ya?
makin aneh aja ajarannya.

Emangnya PL itu bukan Alkitab ?

Ono ono wae kamu !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 10, 2013, 01:06:04 PM
Emangnya PL itu bukan Alkitab ?

Ono ono wae kamu !

Bagaimana dengan PB nya? Mau dicopot?
Aneh aneh aja deh ente

 :doh:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 10, 2013, 01:13:33 PM
Bagaimana dengan PB nya? Mau dicopot?
Aneh aneh aja deh ente

 :doh:

Makanya baca dulu apa persoalannya jangan menyerobot tanpa tau apa yg dipersoalkan !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 10, 2013, 01:47:48 PM
Makanya baca dulu apa persoalannya jangan menyerobot tanpa tau apa yg dipersoalkan !

Mau bela diri?

Nih, anda tulis sendiri :

Quote
Scriptura itu berisikan PL dan PB jadi sebelum semua tulisan Rasul dll dalam bentuk tertulis tetap saja berlaku prinsip Sola Scriptura karena memang Scriptura sudah ada ribuan tahun sebelum kelahiran Yesus.[/qiuote]

Memang aneh nih anak.

 :idiot:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: ond32lumut on June 11, 2013, 11:08:25 AM
Yah, yg jelas sempalan dr katolik lah... kalu tidak mau dibilang pecah. :D

sekarang keluar membentuk gereja baru ya ?  jadi termasuk protestan gak kalo kyk gini ??  :D
di katolik, sebenernya ga ada yang namanya pecah.. yang ada ekskomunikasi... atau anathema, atau dipecat.. :D

masalah kemudian disebut apa, itu tergantung,.... apakah komunitas atau otoritas protestan (eh ada ngga sih otoritas protestan? :D ) mau mengakui kelompok ini atau tidak... kalau tidak ya silahkan menamakan sendiri... apapun itu namanya... yg jelas pasti sudah bukan katolik.. sudah keluar dari katolik.. namun kelompok begini, termasuk protestan masih dianggap anggota gereja, walaupun tidak dalam persekutuan penuh, alias dalam masalah.. (ekskomunikasi)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 11, 2013, 11:09:35 AM

Quote
Mau bela diri?

Nih, anda tulis sendiri :

Scriptura itu berisikan PL dan PB jadi sebelum semua tulisan Rasul dll dalam bentuk tertulis tetap saja berlaku prinsip Sola Scriptura karena memang Scriptura sudah ada ribuan tahun sebelum kelahiran Yesus.[/qiuote]

Memang aneh nih anak.

 :idiot:

Pakai akal sehat bahwa kitab kitab PL juga adalah bagian dari Scriptura nyong !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 11, 2013, 11:14:48 AM
Pakai akal sehat bahwa kitab kitab PL juga adalah bagian dari Scriptura nyong !

Alkitab terdiri dari PL dan PB, tidak terpisah, tong.
Kalau CUMA PL, itu cuma TAURAT, tong.
Mikir dikit lah kalau nulis, biar keliatan pinter gitu lhoh.

 :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 11, 2013, 11:17:05 AM
Alkitab terdiri dari PL dan PB, tidak terpisah, tong.
Kalau CUMA PL, itu cuma TAURAT, tong.
Mikir dikit lah kalau nulis, biar keliatan pinter gitu lhoh.

 :rofl:

Semua Kitab PL adalah bagian dari Alkitab nyong dan Turat hanya sebagian dari kitab kitab PL nyong !

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 11, 2013, 11:33:18 AM
Semua Kitab PL adalah bagian dari Alkitab nyong dan Turat hanya sebagian dari kitab kitab PL nyong !

Nah tuh mulai pinter.
Jadi, Taurat BUKAN Alkitab tong.
Gitu, kalo belajar jadi pinteran dikit.

 :console:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: ond32lumut on June 11, 2013, 11:49:00 AM
mas soli dan mas sniper... mari bahasanya di cooling down... :) tapi kalau hanya sekedar ejekan akrab sih ga papa... tetep damai ya....  :afro:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on June 11, 2013, 12:03:52 PM


Bro Sniper dan Bro Soli adalah salah satu contoh "perpecahan jemaat FIK"    :rofl:

Karena mereka tidak "sehati sepikir"   

10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. (1Co 1:10 ITB)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 11, 2013, 12:09:15 PM
Ohh, kalau saya sih sangat mengasihi tongsolasoli, karena kasihan, dia sudah kesasar semakin jauh dari apa yang diajarkan Tuhan. Sampai buku pun disembah.


Hi hi hi hi hi

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on June 11, 2013, 03:24:48 PM
Nah tuh mulai pinter.
Jadi, Taurat BUKAN Alkitab tong.
Gitu, kalo belajar jadi pinteran dikit.

 :console:

Ohh, kalau saya sih sangat mengasihi tongsolasoli, karena kasihan, dia sudah kesasar semakin jauh dari apa yang diajarkan Tuhan. Sampai buku pun disembah.


Hi hi hi hi hi

Nah bro sniper sudah meninggalkan Taurat dan masuk kedalam :Kasih Karunia;
apakah bro soli mau ikut meninggalkan  Taurat yang telah dibatalkan dan habis masa berlakunya : dan masuk masuk ke Kasih karunia  ??i

uhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: gelas bening on June 11, 2013, 03:50:04 PM
tidak ada perpecahan di tubuh kristen..
hanya beda gereja saja, dan beda ajaran itu pun ajaran bukan pokok..
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Djo on June 11, 2013, 03:54:16 PM
di katolik, sebenernya ga ada yang namanya pecah.. yang ada ekskomunikasi... atau anathema, atau dipecat.. :D
Ya setelah dipecat bikin aliran baru ya bro....

Di protestan jg gak ada perpecahan bro....., tapi yg dipecat jg banyak. Nah jadi yg dipecat itu membentuk gereja baru.  :D

Jadi kita 11-12 lah..... :D


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on June 11, 2013, 03:55:14 PM
tidak ada perpecahan di tubuh kristen..
hanya beda gereja saja, dan beda ajaran itu pun ajaran bukan pokok..

Sebab tubuh kristen bukan gelas , jadi ngga bisa pecah  apa begitu maksudnya ???
Tuhan Yesus Memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 11, 2013, 04:27:37 PM
tidak ada perpecahan di tubuh kristen..
hanya beda gereja saja, dan beda ajaran itu pun ajaran bukan pokok..

Perlu saya lampirkan surat caci maki antar gereja ?
He he he he

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on June 11, 2013, 05:22:25 PM

Bro Sniper dan Bro Soli adalah salah satu contoh "perpecahan jemaat FIK"    :rofl:

Karena mereka tidak "sehati sepikir"   

10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. (1Co 1:10 ITB)

Si Sniper itu sama sekali bukan orang katolik melainkan menyamar seperti si Cadang !

Kerjanya hanya provokasi doang di forum ini.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on June 11, 2013, 06:31:29 PM
Si Sniper itu sama sekali bukan orang katolik melainkan menyamar seperti si Cadang !

Kerjanya hanya provokasi doang di forum ini.

Haiiissh, gak usah merengek rengek deh tong, diskusi ya diskusi aja, asal cerdas pasti dihargai orang koq. Jangan cuma nyaring bunyinya aja tong.

 :rofl:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on July 30, 2013, 04:36:42 PM
Ya setelah dipecat bikin aliran baru ya bro....
Di protestan jg gak ada perpecahan bro....., tapi yg dipecat jg banyak. Nah jadi yg dipecat itu membentuk gereja baru.  :D
Jadi kita 11-12 lah..... :D
Lhoh, dipecat? Apakah bukan hanya diasingkan saja? Kemudian setelah terasing maka pergi mencari pengikut?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on July 30, 2013, 05:42:49 PM
Lhoh, dipecat? Apakah bukan hanya diasingkan saja? Kemudian setelah terasing maka pergi mencari pengikut?

Kalau dari film 'Luther' beliau memang dipecat.
Itu dari film, gak tahu aslinya gimana.

 :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on July 31, 2013, 10:07:32 AM
Bisa jadi di felem memang begitu, Martin Luther dipecat (saya nggak nonton).

Namun demikian, saya pikir begini:
Martin Luther itu seorang biarawan, kan? Biarawan Agustinian? Di biara tempat dia tinggal, ada aturan biara, kan?
Artinya, karena dia memang hidup di biara, sedikit agak terisolir daripada awam. Ketika dia mempunyai pikiran yaitu 95-tesis yang sebutlah sebagai protes yang diajukan kepada pihak Gereja, ternyata Gereja tidak menanggapi, dan meminta agar Martin Luther menarik pernyatan-pernyataan ato protes ato tesis tersebut. Karena Martin Luther merasa protes ato tesisnya itu diinspirasi oleh Roh Kudus, nilai kebenarannya lebih tinggi daripada nilai kebenaran Gereja yang dikelola oleh Paus, maka Martin Luther tidak bergeming. Dia tidak bersedia menarik tesis-tesis itu, malahan memakukannya di gedung gereja, sehingga banyak orang dapat melihat dan membacanya.

Karena ketidakmauan Martin Luther patuh, dalam hal ini ialah Martin Luther tidak bersedia manarik pikirannya yang dikemas dalam bentuk tesis itu, maka Gereja menggunakan haknya yaitu tidak menganggap Martin Luther. Jadi, Martin Luther sendiri yang membuat dia tidak dianggap. Pihak Gereja masih memberi kesempatan kepadanya, yaitu bila dia bersedia menarik tesis ato protesnya itu, dia tetap sebagai biarawan, meskipun pelayanannya mungkin tidak lagi berhubungan dengan pihak luar biara. Namun, kesempatan itu tidak digunakannya.

Konsekuensi dari ketidakbersediaan Martin Luther menarik protes ato tesisnya itu, maka Gereja menganggap Martin Luther tidak ada, karena tidak bersedia mematuhi aturan biara. Apapun yang diperbuat oleh Martin Luther tidak ada lagi kaitannya dengan Gereja. Martin Luther tidak diajak lagi berkomunikasi. Maka, dia memisahkan diri dari biara yang atas nama Gereja.

Tentu saja Martin Luther mempunyai pengikut, yaitu mereka yang menerima garis besar pikirannya yang dituangkan dalam 95-tesis tersebut. Maka lahirlah kumpulan baru yang mau tidak mau, suka tidak suka, seolah-olah menjadi pesaing Gereja. Kumpulan yang eksis sejak ragawi Jesus Kristus masih bersama muridNya, yang dijanjikan disertai oleh Jesus Kristus sampai kepada akhir zaman, seolah-olah mendapat pesaing, yang 'merasa' (baca: percaya) diterangi oleh Roh Kudus, menjala manusia untuk menjadi murid Kristus.

Pemisahan (munculnya kumpulan) itu menjadikan adanya dua kawanan. Kawanan baru bentukan Martin Luther itu mencari-cari pembenar dari ayat-ayat Alkitab, maka ditemukanlah ayat-ayat yang bila diterjemahkan parsial, seolah-olah merestui terjadinya perpecahan. Padahal, Tuhan Jesus Kristus hanya mendirikan satu jemaat, bukan jemaat-jemaat. Bahkan Jesus Kristus bilang bahwa Dia harus menuntun domba lain yang tidak dari kandang (jemaat) itu, untuk menjadikannya sebagai satu kawanan dan satu gembala.

Damai, damai, damai. 
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: sniperX on July 31, 2013, 01:44:59 PM
Jangan lupakan juga perang antar pengikut Luther dan Calvin. Karena masing2 merasa lebih benar Dan lebih tahu.

Sampai sekarang antara gereja protestan bisa saling caci Maki. Bahkan yang dari satu aliran. Contoh : Budi Asali dengan gamblang menunjuk Dr.S.Tong sebagai tidak alkitabiah.

Entah sampai dimana perpecahan itu akan terus berlangsung.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on July 31, 2013, 03:32:39 PM
Jangan lupakan juga perang antar pengikut Luther dan Calvin. Karena masing2 merasa lebih benar Dan lebih tahu.

Sampai sekarang antara gereja protestan bisa saling caci Maki. Bahkan yang dari satu aliran. Contoh : Budi Asali dengan gamblang menunjuk Dr.S.Tong sebagai tidak alkitabiah.

Entah sampai dimana perpecahan itu akan terus berlangsung.

Perpecahan akanterus terjadi karena itu sudah kehendak Tuhan.
bahkan antar gereja sesama kharismtik pun

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on July 31, 2013, 04:23:48 PM
Perpecahan akanterus terjadi karena itu sudah kehendak Tuhan.
bahkan antar gereja sesama kharismtik pun

Tuhan Yesus memberkati


Han

Quote
Membaca surat 1 Korintus 10-17

Perpecahan dalam jemaat
1:10 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, t  demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, u tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu v  dan sehati sepikir. 1:11 Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga w  Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu. 1:12 Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. x  Atau aku dari golongan Apolos. y  Atau aku dari golongan Kefas 4 . z  Atau aku dari golongan Kristus 5 . 1:13 Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus? a  1:14 Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorangpun juga di antara kamu yang aku baptis selain Krispus b  dan Gayus, c  1:15 sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu dibaptis dalam namaku. 1:16 Juga keluarga d  Stefanus e  aku yang membaptisnya. Kecuali mereka aku tidak tahu, entahkah ada lagi orang yang aku baptis. 1:17 Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis 6 , f  tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat g  perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Apakah nasehat Rasul Paulus tidak diinspirasikan oleh Roh Kudus?
Bila merupakan inspirasi Roh Kudus mengapa dikatakan perpecahan merupakan kehendak Tuhan ?


(http://www.cute-factor.com/images/smilies/onion/63d4808b.gif)


 :giggle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on July 31, 2013, 04:44:21 PM
Apakah nasehat Rasul Paulus tidak diinspirasikan oleh Roh Kudus?
Bila merupakan inspirasi Roh Kudus mengapa dikatakan perpecahan merupakan kehendak Tuhan ?


(http://www.cute-factor.com/images/smilies/onion/63d4808b.gif)


 :giggle:

Matius  10
10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

Dan dalam kitab injil lainnya yang senada

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 20, 2013, 04:52:47 PM
Perikop Bagaimana mengikut Yesus di Mat10:34-11:1 diakhiri oleh Mat 11:1 Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka. Pedang yang dibawa oleh Jesus Kristus bukan pedang sungguhan. Nyatanya, di seluruh ayat yang ada di Injil, tidak satupun yang menyatakan bahwa Jesus Kristus membawa pedang (sungguhan). Dengan demikian, kalau ayat yang Han pilih itu dijadikan acuan pikir untuk menimbulkan perpisahan atau perpecahan kelompok, saya pikir, TIDAK PAS.  :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 20, 2013, 05:31:05 PM
Perikop Bagaimana mengikut Yesus di Mat10:34-11:1 diakhiri oleh Mat 11:1 Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka. Pedang yang dibawa oleh Jesus Kristus bukan pedang sungguhan. Nyatanya, di seluruh ayat yang ada di Injil, tidak satupun yang menyatakan bahwa Jesus Kristus membawa pedang (sungguhan). Dengan demikian, kalau ayat yang Han pilih itu dijadikan acuan pikir untuk menimbulkan perpisahan atau perpecahan kelompok, saya pikir, TIDAK PAS.  :)

yang Yesus bawa adalah pedang Roh .
yang Memisahkan Tubuh dari Jiwa

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 21, 2013, 10:46:25 AM
yang Yesus bawa adalah pedang Roh .
yang Memisahkan Tubuh dari Jiwa
Tuhan Yesus memberkati
Han
Nah, kumpulan, ato jemaat, ato Gereja yang didirikan oleh Jesus Kristus tidak dipisah-pisah, kan?

Jadi, kalo ada domba yang keluar kandang dimana ada satu kawanan satu gembala, itu sama artinya si domba ingin membuat Jesus Kristus semakin menderita, sebab Jesus Kristus harus bekerja ekstra dalam 'meneriaki' domba-domba itu untuk dijadikan satu kawanan satu gembala.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 21, 2013, 11:03:33 AM
yang Yesus bawa adalah pedang Roh .
yang Memisahkan Tubuh dari Jiwa

Tuhan Yesus memberkati


Han

Sepertinya Om Han setuju dengan perpecahan jemaat ya ?


 :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 21, 2013, 11:12:45 AM
Sepertinya Om Han setuju dengan perpecahan jemaat ya ?


 :D

oom setuju dengan Misi Yesus  :deal:

Tuhan Yesus memberkati


han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 21, 2013, 11:43:13 AM
Perpecahan tidak ditabukan oleh Tuhan krn kebenaran Tuhan tidak bisa dikompromikan,malah Paulus mengakuinya bahwa perpecahan itu memang perlu sbg ujian kebenaran ajaran gereja.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 21, 2013, 11:47:04 AM
oom setuju dengan Misi Yesus  :deal:

Tuhan Yesus memberkati


han

Memang Yesus tidak pernah mau berkompromi dengan ajaran yg menyesatkan.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 21, 2013, 11:58:11 AM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai FIKers sekalian.

Benarkah Paulus tidak menabukan perpecahan? Kalaulah Paulus mengakui memerlukan perpecahan untuk menguji kebenaran ajaran, artinya, Paulus justru menabukan perpecahan. Perpecahan itu adalah alat uji kebenaran. Jika setelah diuji, tentu akan ditemukan kebenaran, dan hasil akhirnya pasti bukan perpecahan, melainkan adalah persatuan dan kesatuan.

Pengikut Kristus dilengkapi dengan kemampuan menguji suatu spirit, apakah spirit itu dari Tuhan atau bukan. Jika sudah menguji suatu spirit dan menemukan hasil, seharusnya sudah dapat menentukan sikap. Jika sudah menemukan hasil uji, tetapi tetap membangkang ingin menguji lebih lanjut dengan mencari-cari ayat pendukung, atau memutilasi ayat yang ada, atau mencueki ayat tertentu, kelihatannya yang begitu itu disemangati oleh roh perpecahan. Bukan seperti yang dimaksudkan oleh Paulus.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 21, 2013, 12:07:08 PM
Perpecahan tidak ditabukan oleh Tuhan krn kebenaran Tuhan tidak bisa dikompromikan,malah Paulus mengakuinya bahwa perpecahan itu memang perlu sbg ujian kebenaran ajaran gereja.

Benarkah Paulus 'merestui' perpecahan?

Coba disimak dari ayat ayat ini :

Rm 16:17   Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! 

1Kor 1:10   Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. 

1Kor 11:18   Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya. 

1Kor 11:19   Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji. 

1Kor 12:25   supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 


Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 21, 2013, 12:08:37 PM
emang Yesus tidak pernah mau berkompromi dengan ajaran yg menyesatkan.


Itulah sebabnya dia batalkan perintah dan ketentuan Taurat yang dirasa sudah out of date

P Baru: Efesus

2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia(Yesus) telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya,


P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;


Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 21, 2013, 07:51:47 PM
Perpecahan tidak ditabukan oleh Tuhan krn kebenaran Tuhan tidak bisa dikompromikan,malah Paulus mengakuinya bahwa perpecahan itu memang perlu sbg ujian kebenaran ajaran gereja.

Pertanyaan krusialnya.

Berandai-andai :
Bilamana dihadapkan pada 2 pilihan, apakah para Rasul menghendaki perpecahan jemaat atau tidak menghendaki ?


 :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 22, 2013, 05:49:39 AM
Pertanyaan krusialnya.

Berandai-andai :
Bilamana dihadapkan pada 2 pilihan, apakah para Rasul menghendaki perpecahan jemaat atau tidak menghendaki ?


 :D

Tidak ada perpecahan jemaat pada jaman rasul. Paulus pun tidak suka jika ada umat yang terpecah pecah

1Kor 3:4   Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani? 
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 22, 2013, 06:13:07 AM
Pertanyaan krusialnya.

Berandai-andai :
Bilamana dihadapkan pada 2 pilihan, apakah para Rasul menghendaki perpecahan jemaat atau tidak menghendaki ?


 :D

lengga usah ber=andai andai ,ihat saja buktinya :
Aapkah para rasul pada pindah ke protestan ??
Tuhan Yesus memberkati


han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 22, 2013, 07:27:17 AM
Damai sejahtera menyertai FIKers sekalian.

Mengomentari ini,
Perpecahan tidak ditabukan oleh Tuhan krn kebenaran Tuhan tidak bisa dikompromikan,malah Paulus mengakuinya bahwa perpecahan itu memang perlu sbg ujian kebenaran ajaran gereja.
Salt post yang ini:
Benarkah Paulus 'merestui' perpecahan?
Coba disimak dari ayat ayat ini :
Rm 16:17   Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! 
1Kor 1:10   Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. 
1Kor 11:18   Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya. 
1Kor 11:19   Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji. 
1Kor 12:25   supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 
Syalom
Saya ingin menyampaikan,

Salt, kalo saya cermati, ruh, semangat, dan spirit protes yang selalu bergelora di dada dan kepala protestan seperti Solideogloria dan OSAS serta partisipan lain yang seide, akan membaca dan menghafalkan ayat Alkitab yang mendukung jiwa protes. Sebaliknya, mereka tidak menggubris ayat yang bertentangan dengan jiwa protes. Maka, jiwa protes tidak sungkan memutilasi ayat, ato menghilangkan ayat, bahkan mungkin menghilangkan beberapa kitab.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 22, 2013, 08:28:53 AM
Damai sejahtera menyertai FIKers sekalian.

Mengomentari ini,Salt post yang ini:Saya ingin menyampaikan,

Salt, kalo saya cermati, ruh, semangat, dan spirit protes yang selalu bergelora di dada dan kepala protestan seperti Solideogloria dan OSAS serta partisipan lain yang seide, akan membaca dan menghafalkan ayat Alkitab yang mendukung jiwa protes. Sebaliknya, mereka tidak menggubris ayat yang bertentangan dengan jiwa protes. Maka, jiwa protes tidak sungkan memutilasi ayat, ato menghilangkan ayat, bahkan mungkin menghilangkan beberapa kitab.

Damai, damai, damai.

Ya jelas aja  Council.

Kan maksud Council A1, A2, A3 dst diminta gabung ke "A".
Pasti protes.


Coba dibalik, A diminta gabung ke A1.

Kira2 masih protes tidak   :giggle:   :lol:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 22, 2013, 08:55:49 AM
Ya jelas aja  Council.

Kan maksud Council A1, A2, A3 dst diminta gabung ke "A".
Pasti protes.


Coba dibalik, A diminta gabung ke A1.

Kira2 masih protes tidak   :giggle:   :lol:

Kalau itu ibarat nya seperti ini, om :

Kalau ada 1 domba yang hilang (keluar kandang), maka seluruh domba dalam kandang dikeluarkan, agar semua hilang.

He he he he

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 22, 2013, 08:59:25 AM
Kalau itu ibarat nya seperti ini, om :

Kalau ada 1 domba yang hilang (keluar kandang), maka seluruh domba dalam kandang dikeluarkan, agar semua hilang.

He he he he

Syalom


Waduhhh ...

Enggak ikut2    :swt:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 22, 2013, 09:06:19 AM

Waduhhh ...

Enggak ikut2    :swt:

Uuups, ada yang keliru kah?

 :blush: :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 22, 2013, 09:17:23 AM
Uuups, ada yang keliru kah?

 :blush: :whistle:

Bisa jadi dombanya bosen dengan kandang dari kayu aras libanon, pindah ke kandang lain dengan jenis kayu lain


 :swt:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 22, 2013, 09:23:08 AM
Bisa jadi dombanya bosen dengan kandang dari kayu aras libanon, pindah ke kandang lain dengan jenis kayu lain


 :swt:

Kalau domba bosan di kandang, maka kirim ke pasar saja om, untuk dijadikan domgul.

 :D :P
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 22, 2013, 09:41:09 AM

Waduhhh ...

Enggak ikut2    :swt:


Kalau domba bosan di kandang, maka kirim ke pasar saja om, untuk dijadikan domgul.

 :D :P
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 22, 2013, 10:08:42 AM
Kalau itu ibarat nya seperti ini, om :

Kalau ada 1 domba yang hilang (keluar kandang), maka seluruh domba dalam kandang dikeluarkan, agar semua hilang.

He he he he

Syalom

kalu lari ke protestan semua maka tidak terjadi perpecahan

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 22, 2013, 10:10:33 AM

Waduhhh ...

Enggak ikut2    :swt:

karena engga ikut ikut pindah maka terjadilah perpecahan

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 22, 2013, 10:12:28 AM
Kalau domba bosan di kandang, maka kirim ke pasar saja om, untuk dijadikan domgul.

 :D :P

DOMGUL ????


ISTILAH BARU  ??
Akronim Baru  ??
Sudilah menjelaskan di trit oom ,supaya member engga bingung

Dan bagi member baru yang belon paham akan istilah istilah atau akronim di FIK
silahkan buka kamus dengan meng klik :
http://forumimankristen.com/index.php/topic,1518.0.html
   
Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 22, 2013, 10:15:40 AM
Domgul sudah istilah populer om, domba guling

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 22, 2013, 10:24:58 AM
Domgul sudah istilah populer om, domba guling

Syalom

Yang populer kan kambing guling bukan domba guling
domba sama kambing beda, ada pemisahan nantinya.

kalo mau dasar scripturanya Tanya aja sama bro Oda (yang non agama tapi tau)

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 22, 2013, 04:35:43 PM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai FIKers sekalian,
Ya jelas aja  Council.
Kan maksud Council A1, A2, A3 dst diminta gabung ke "A".
Pasti protes.
Coba dibalik, A diminta gabung ke A1.
Kira2 masih protes tidak   :giggle:   :lol:
Selain seperti yang Phooey maksudkan itu, sebenarnya, yang ingin saya sampaikan terkait dengan posting Solideogloria berikut ini,
Perpecahan tidak ditabukan oleh Tuhan krn kebenaran Tuhan tidak bisa dikompromikan,malah Paulus mengakuinya bahwa perpecahan itu memang perlu sbg ujian kebenaran ajaran gereja.
ialah:
Mungkin yang dimaksudkan oleh Solideogloria ialah: Karena Kebenaran Tuhan tidak bisa dikompromikan, maka Tuhan memandang perpecahan tidak masalah. Untuk mendukung pikiran tersebut, Solideogloria mengajukan pikiran Paulus, dan menurut Paulus: Perpecahan itu perlu sebagai alat uji kebenaran ajaran Gereja. Padahal, sejak semula Tuhan Jesus Kristus hanya mendirikan satu Gereja.

Dalam pengertian saya, berdasarkan pikiran Paulus yang dikemukakan Solideogloria itu:
Bila perpecahan itu sebagai alat uji, idealnya, setelah melakukan pengujian maka akan ditindaklanjuti dengan menunjukkan hasil pengujian tersebut, apakah ajaran Gereja itu benar atau bagaimana.

Bila ajaran Gereja itu ternyata benar, maka menurut saya, tidak akan terbentuk kelompok baru, sebab orang-orang yang menguji akan kembali ke pangkuan Gereja yang ajarannya telah diuji tersebut.

Bila ajaran Gereja itu ternyata salah, maka menurut saya, mata hati dan iman anggotanya akan melihat secara obyektif, dan akan menjadi kelompok penguji termaksud, meninggalkan perkumpulan mula-mula.

Baik hasil pengujian dimaksud itu benar atau salah, tindak lanjutnya akan menghasilkan satu Gereja. Bila ajaran Gereja benar, semua kelompok yang menguji itu akan kembali ke Gereja mula-mula. Bila ajaran Gereja salah, maka seluruh anggota Gereja mula-mula akan beralih ke kelompok penguji tersebut.

Kenyataan yang terjadi, Gereja yang katanya diuji itu menjelaskan landasan iman dan landasan pikir, yang ternyata tidak salah. Dan kelompok yang menguji itu berlanjut saling menguji dan lahirlah kelompok-kelompok yang semakin banyak, tanpa memperhatikan keinginan Tuhan Jesus Kristus untuk bersatu padu dalam Gereja yang didirikan oleh Tuhan Jesus Kristus sendiri.

Begitu Phooey.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 22, 2013, 10:49:25 PM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai FIKers sekalian,Selain seperti yang Phooey maksudkan itu, sebenarnya, yang ingin saya sampaikan terkait dengan posting Solideogloria berikut ini, ialah:
Mungkin yang dimaksudkan oleh Solideogloria ialah: Karena Kebenaran Tuhan tidak bisa dikompromikan, maka Tuhan memandang perpecahan tidak masalah. Untuk mendukung pikiran tersebut, Solideogloria mengajukan pikiran Paulus, dan menurut Paulus: Perpecahan itu perlu sebagai alat uji kebenaran ajaran Gereja. Padahal, sejak semula Tuhan Jesus Kristus hanya mendirikan satu Gereja.

Dalam pengertian saya, berdasarkan pikiran Paulus yang dikemukakan Solideogloria itu:
Bila perpecahan itu sebagai alat uji, idealnya, setelah melakukan pengujian maka akan ditindaklanjuti dengan menunjukkan hasil pengujian tersebut, apakah ajaran Gereja itu benar atau bagaimana.

Bila ajaran Gereja itu ternyata benar, maka menurut saya, tidak akan terbentuk kelompok baru, sebab orang-orang yang menguji akan kembali ke pangkuan Gereja yang ajarannya telah diuji tersebut.

Bila ajaran Gereja itu ternyata salah, maka menurut saya, mata hati dan iman anggotanya akan melihat secara obyektif, dan akan menjadi kelompok penguji termaksud, meninggalkan perkumpulan mula-mula.

Baik hasil pengujian dimaksud itu benar atau salah, tindak lanjutnya akan menghasilkan satu Gereja. Bila ajaran Gereja benar, semua kelompok yang menguji itu akan kembali ke Gereja mula-mula. Bila ajaran Gereja salah, maka seluruh anggota Gereja mula-mula akan beralih ke kelompok penguji tersebut.

Kenyataan yang terjadi, Gereja yang katanya diuji itu menjelaskan landasan iman dan landasan pikir, yang ternyata tidak salah. Dan kelompok yang menguji itu berlanjut saling menguji dan lahirlah kelompok-kelompok yang semakin banyak, tanpa memperhatikan keinginan Tuhan Jesus Kristus untuk bersatu padu dalam Gereja yang didirikan oleh Tuhan Jesus Kristus sendiri.

Begitu Phooey.

Damai, damai, damai.


Setuju Om Council

Terima kasih atas pencerahannya


 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 23, 2013, 04:51:07 AM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai FIKers sekalian,Selain seperti yang Phooey maksudkan itu, sebenarnya, yang ingin saya sampaikan terkait dengan posting Solideogloria berikut ini, ialah:
Mungkin yang dimaksudkan oleh Solideogloria ialah: Karena Kebenaran Tuhan tidak bisa dikompromikan, maka Tuhan memandang perpecahan tidak masalah. Untuk mendukung pikiran tersebut, Solideogloria mengajukan pikiran Paulus, dan menurut Paulus: Perpecahan itu perlu sebagai alat uji kebenaran ajaran Gereja. Padahal, sejak semula Tuhan Jesus Kristus hanya mendirikan satu Gereja.

Dalam pengertian saya, berdasarkan pikiran Paulus yang dikemukakan Solideogloria itu:
Bila perpecahan itu sebagai alat uji, idealnya, setelah melakukan pengujian maka akan ditindaklanjuti dengan menunjukkan hasil pengujian tersebut, apakah ajaran Gereja itu benar atau bagaimana.

Bila ajaran Gereja itu ternyata benar, maka menurut saya, tidak akan terbentuk kelompok baru, sebab orang-orang yang menguji akan kembali ke pangkuan Gereja yang ajarannya telah diuji tersebut.

Bila ajaran Gereja itu ternyata salah, maka menurut saya, mata hati dan iman anggotanya akan melihat secara obyektif, dan akan menjadi kelompok penguji termaksud, meninggalkan perkumpulan mula-mula.

Baik hasil pengujian dimaksud itu benar atau salah, tindak lanjutnya akan menghasilkan satu Gereja. Bila ajaran Gereja benar, semua kelompok yang menguji itu akan kembali ke Gereja mula-mula. Bila ajaran Gereja salah, maka seluruh anggota Gereja mula-mula akan beralih ke kelompok penguji tersebut.

Kenyataan yang terjadi, Gereja yang katanya diuji itu menjelaskan landasan iman dan landasan pikir, yang ternyata tidak salah. Dan kelompok yang menguji itu berlanjut saling menguji dan lahirlah kelompok-kelompok yang semakin banyak, tanpa memperhatikan keinginan Tuhan Jesus Kristus untuk bersatu padu dalam Gereja yang didirikan oleh Tuhan Jesus Kristus sendiri.

Begitu Phooey.

Damai, damai, damai.

Betul council, perpecahan bukanlah ujian,karena tidak ada diplomanya

He he he he

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 23, 2013, 07:21:07 AM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kistus menyertai FIKers sekalian.
Setuju Om Council
Terima kasih atas pencerahannya
 :)
Sama-sama, Phooey. Saya hanya mencoba memahami jalan pikiran Solideogloria.
Betul council, perpecahan bukanlah ujian,karena tidak ada diplomanya
He he he he
Tuhan Yesus memberkati
Han
Kayaknya, ndak sempat bikin diploma, deh.
Karena, belum mantap dan yakin, sudah diuji oleh kelompok lain, diuji oleh kelompom lain lagi, dst, dst. Maka berkembang biaklah kumpulan-kumpulan yang menyatakan diri Kristiani (Pengiut Kristus), yang gemar menguji tanpa jelas apa hasil pengujiannya.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: odading on August 23, 2013, 10:34:48 AM
Nggak gitu ngerti dengan urusan "perpecahan" ini...

Cuma sempet berpikir ... kalau perpecahan itu memang harus ada, kan bisa diambil jalan keluarnya bhw itu BUKAN utk ttg bener/salah ... melainkan semua bener - tetapi utk nanti akhirnya bisa diketahui yang mana yg PALING mendekati bener ?

IMO, adalah mustahil mustahak utk berpendapat kebenaran ("kebenaran" disini dalam hal pandangan2 tiap2 gereja) Tuhan tidak bisa di kompromikan. Justru karena kebenaran Tuhan bisa/boleh di kompromikan maka perpecahan itu terjadi :D.

btw,
saya nggak tau apakah ayat ini cocok di "terapkan"... :D

anyway :
(12) Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.

busway,
Apa yg dimaksud penulis pada kata "nanti" ?
Nanti setelah dia mati jasmani ? ataukah nanti sebelum dia mati jasmani ?

:D
salam.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 23, 2013, 11:44:53 AM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai FIKers sekalian.

Saya sangat dapat memahami ketidaksempurnaan yang dimaksudkan oleh O Dad dalam post berikut:
Nggak gitu ngerti dengan urusan "perpecahan" ini...

Cuma sempet berpikir ... kalau perpecahan itu memang harus ada, kan bisa diambil jalan keluarnya bhw itu BUKAN utk ttg bener/salah ... melainkan semua bener - tetapi utk nanti akhirnya bisa diketahui yang mana yg PALING mendekati bener ?

IMO, adalah mustahil mustahak utk berpendapat kebenaran ("kebenaran" disini dalam hal pandangan2 tiap2 gereja) Tuhan tidak bisa di kompromikan. Justru karena kebenaran Tuhan bisa/boleh di kompromikan maka perpecahan itu terjadi :D.

btw,
saya nggak tau apakah ayat ini cocok di "terapkan"... :D

anyway :
(12) Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.

busway,
Apa yg dimaksud penulis pada kata "nanti" ?
Nanti setelah dia mati jasmani ? ataukah nanti sebelum dia mati jasmani ?

:D
salam.
Namun, menurut pemahaman saya, dengan adanya berbagai alat bantu seperti kamus, peninggalan sejarah, karya arkeolog, dll, dll, seharusnya masing-masing orang dapat menarik benang merah pemahamannya. Jika sudah disodorkan berbagai bukti, tetapi masih keukeuh dengan pikirannya yang tidak didukung pembuktian, kayaknya gimana gitu? :drool: :drool: :drool:

Okelah, damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 23, 2013, 03:35:45 PM
Benarkah Paulus 'merestui' perpecahan?

Coba disimak dari ayat ayat ini :

Rm 16:17   Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka! 

1Kor 1:10   Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. 

1Kor 11:18   Sebab pertama-tama aku mendengar, bahwa apabila kamu berkumpul sebagai Jemaat, ada perpecahan di antara kamu, dan hal itu sedikit banyak aku percaya. 

1Kor 11:19   Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji. 

1Kor 12:25   supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 


Syalom

Persatuan memang dikehendaki Allah tetapi harus didalam kebenaran bukan campur aduk ajaran yang benar dengan yang sesat.

Makanya Paulus berkata :

1 Korintus 11:19   Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Tidak ada gunanya bersatu kalau ajaran berbeda karena ibarat orang buta menuntun orang buta.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 23, 2013, 03:38:35 PM
Pertanyaan krusialnya.

Berandai-andai :
Bilamana dihadapkan pada 2 pilihan, apakah para Rasul menghendaki perpecahan jemaat atau tidak menghendaki ?


 :D

Rasul menghendaki persatuan tetapi didalam kebenaran dan juga menghendaki perpecahan kalau tidak berdasarkan kebenaran karena seperti kata bro Han Yesus memang bukan saja membawa damai tetapi juga pedang perpecahan baik itu didalam rumah tangga maupun  diluarnya.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 23, 2013, 03:42:12 PM
Damai sejahtera menyertai FIKers sekalian.

Mengomentari ini,Salt post yang ini:Saya ingin menyampaikan,

Salt, kalo saya cermati, ruh, semangat, dan spirit protes yang selalu bergelora di dada dan kepala protestan seperti Solideogloria dan OSAS serta partisipan lain yang seide, akan membaca dan menghafalkan ayat Alkitab yang mendukung jiwa protes. Sebaliknya, mereka tidak menggubris ayat yang bertentangan dengan jiwa protes. Maka, jiwa protes tidak sungkan memutilasi ayat, ato menghilangkan ayat, bahkan mungkin menghilangkan beberapa kitab.

Damai, damai, damai.


Sikap protes itu adalah konsekwensi dari perintah Allah untuk menguji semua ajaran gereja apakah masih setia kepada kebenaran Alkitab atau memanipulasinya dengan segala macam ajaran baru guna mendukung ambisi pengilahian manusia dengan melawan segala kebenaran Alkitab yang ada.

Jemaat yang menerima indoktrinasi gereja tanpa mengujinya hanya akan menjadi korban ajaran yang menyesatkan belaka.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 23, 2013, 03:46:34 PM
Bagus sekali bro solideo jika sikap kritis selalu dihidupkan dalam gereja. Cuma satu yang ingin Saya tahu, kritik APA yang terakhir anda lontarkan pada pimpinan / gembala gereja anda?

Atau pimpinan anda tidak pernah berbuat salah?

:D

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 23, 2013, 03:49:38 PM
Bagus sekali bro solideo jika sikap kritis selalu dihidupkan dalam gereja. Cuma satu yang ingin Saya tahu, kritik APA yang terakhir anda lontarkan pada pimpinan / gembala gereja anda?

Atau pimpinan anda tidak pernah berbuat salah?

:D

Syalom

Kalau ajaran gereja menyimpang dari Alkitab boleh diperdebatkan didalam setiap acara pendalaman / pemahaman Alkitab karena pengujian itu memang kewajiban yang diperintahklan Tuhan dan Alkitab juga sudah banyak memberikan peringatan akan segala kepalsuan ajaran.

Adalah tugas tua- tua / penatua juga didalam gereja untuk mengawasi segala ajaran Pendeta.

Setiap Pendeta adalah manusia biasa bukan dewa atau infallible seperti Paus anda sehingga harus terbuka akan koreksi.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 23, 2013, 06:30:28 PM
Damai bagimu Sol.
Rasul menghendaki persatuan tetapi didalam kebenaran dan juga menghendaki perpecahan kalau tidak berdasarkan kebenaran karena seperti kata bro Han Yesus memang bukan saja membawa damai tetapi juga pedang perpecahan baik itu didalam rumah tangga maupun  diluarnya.

Shalom
Wah, Han itu Solideogloria pandang sebagai Scriptura? Seingat saya, memang Han itu pernah mengutip Mat 10:34 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sepanjang pemahaman saya, tidak ada ayat di perikop Mat 10:34 - 11:1 yang mengindikasikan saya beri garis bawah itu.

Asah lagi kemampuan bahasa Indonesiamu, Sol.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 23, 2013, 06:37:59 PM
@Solideogloria, apakah Soli belum jenuh mengungkapkan sesuatu yang tidak terbukti?
Sikap protes itu adalah konsekwensi dari perintah Allah untuk menguji semua ajaran gereja apakah masih setia kepada kebenaran Alkitab atau memanipulasinya dengan segala macam ajaran baru guna mendukung ambisi pengilahian manusia dengan melawan segala kebenaran Alkitab yang ada.

Jemaat yang menerima indoktrinasi gereja tanpa mengujinya hanya akan menjadi korban ajaran yang menyesatkan belaka.

Shalom
Kepada para rasul, Tuhan Jesus Kristus bilang, "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu." Ayat berisikan perintah itu ada di Scriptura yang Soli gunakan, bukan? Asah lagi kemampuan bahasa Indonesiamu, Sol.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on August 23, 2013, 07:07:13 PM
sekarang ada dua soli , jadi mulai sekarang temen temen harus lebih rinci untuk menulis koment, kepada soli yang mana koment di tujukan (memang agak repot sih)
 tapi supaya tidak salah paham

Tuhan Yesus memberkati


han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 23, 2013, 09:37:37 PM
Kalau ajaran gereja menyimpang dari Alkitab boleh diperdebatkan didalam setiap acara pendalaman / pemahaman Alkitab karena pengujian itu memang kewajiban yang diperintahklan Tuhan dan Alkitab juga sudah banyak memberikan peringatan akan segala kepalsuan ajaran.

Adalah tugas tua- tua / penatua juga didalam gereja untuk mengawasi segala ajaran Pendeta.

Setiap Pendeta adalah manusia biasa bukan dewa atau infallible seperti Paus anda sehingga harus terbuka akan koreksi.

Shalom

Jangan melebar kemana mana, bro, anda tidak menjawab pertanyaan saya.

Saya ulang pertanyaan saya ya :

Bagus sekali bro solideo jika sikap kritis selalu dihidupkan dalam gereja. Cuma satu yang ingin Saya tahu, kritik APA yang terakhir anda lontarkan pada pimpinan / gembala gereja anda?

Atau pimpinan anda tidak pernah berbuat salah?


Nah, tolong dijawab dengan bahasa yang tegas saja, ya.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 25, 2013, 12:42:08 PM
Bagus sekali bro solideo jika sikap kritis selalu dihidupkan dalam gereja. Cuma satu yang ingin Saya tahu, kritik APA yang terakhir anda lontarkan pada pimpinan / gembala gereja anda?

Atau pimpinan anda tidak pernah berbuat salah?

:D

Syalom


Selama ini karena gereja kami berprinsip hanya Sola Scriptura maka tidak ada perbedaan pemahaman bro.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 25, 2013, 12:47:47 PM
Damai bagimu Sol.Wah, Han itu Solideogloria pandang sebagai Scriptura? Seingat saya, memang Han itu pernah mengutip Mat 10:34 Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sepanjang pemahaman saya, tidak ada ayat di perikop Mat 10:34 - 11:1 yang mengindikasikan saya beri garis bawah itu.

Asah lagi kemampuan bahasa Indonesiamu, Sol.

Perpecahan gereja memang sudah menjadi sejarah tersendiri misalnya :


•   Perpecahan pertama pada gereja terjadi pada saat Konsili Efesus (431), yang menyatakan status Perawan Maria sebagai Theotokos (Bunda Allah). Kebanyakan yang menolak hasil keputusan ini adalah Kristen Persia, gereja yang sekarang dikenal sebagai Gereja Asiria Timur.

•   Perpecahan berikut terjadi setelah Konsili Khalsedon (451). Konsili ini menolak Monofisit. Umat Kristen yang menolak ini dikenal sebagai Komuni Oriental Ortodoks.

•   Perpecahan besar pertama dalam Gereja Katolik terjadi pada abad 11. Masalah perbedaan doktrin tentang rumusan Pengakuan Iman Nicea-Konstantinopel (soal filioque). Gereja Katolik pun terbagi menjadi dua, yaitu "Barat" dan "Timur". Inggris, Perancis, Roma dan negara-negara Skandinavia termasuk Gereja "Barat" (Gereja Katolik Roma). Sedangkan Yunani, Rusia, Suriah, Mesir termasuk dalam Gereja "Timur" (Gereja Ortodoks Timur). Perpecahan ini dikenal sebagai Skisma Timur-Barat.

•   Perpecahan terbesar dalam Gereja Katolik Roma terjadi pada abad ke-16 dengan adanya Reformasi Protestan yang melahirkan gereja-gereja Protestan.

•   Perpecahan terakhir terjadi ketika Raja Henry VIII dari Inggris memisahkan seluruh gereja-gereja di kerajaannya dari persekutuan dengan Paus karena permintaannya untuk menikah kedua kalinya sementara istri pertamanya masih hidup ditolak. Kelompok gereja inilah yang dikenal sebagai Gereja Anglikan Inggris.

Yesus saja senantiasa konflik terus dengan ahli Taurat demikian juga Paulus pada awalnya dianggap aneh teologinya serta Petrus juga pernah ditegur oleh Paulus karena sikap munafiknya.

Jadi kebenaran tetaplah harus merupakan kebenaran yang tidak mungkin dikompromikan dengan kesesatan,dan konflik itu memang harus terjadi karena terang tidak mungkin bersatu dengan kegelapan.

2 Korintus 6:14   Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?



Shalom



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 25, 2013, 12:53:06 PM
@Solideogloria, apakah Soli belum jenuh mengungkapkan sesuatu yang tidak terbukti?Kepada para rasul, Tuhan Jesus Kristus bilang, "Ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu." Ayat berisikan perintah itu ada di Scriptura yang Soli gunakan, bukan? Asah lagi kemampuan bahasa Indonesiamu, Sol.

Kalau gereja memang konsekwen memegang semua apa yang diajarkan Yesus yang sudah tertulis didalam Alkitab maka tidaklah akan terjadi perpecahan.

Tetapi menambahi segala macam ajaran yang melawan kebenaran ajaran Yesus dan para Rasul sudah pastilah tidak mungkin menghindarkan perpecahan.

Dan diabad ke-16 perpecahan itu malah berasal dari salah satu imam Katolik sendiri yang sangat paham akan semua ajaran Roma Katolik,sehingga ia jelas sekali paham sekali apa yang sudah menyimpang dari ajaran gereja.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 25, 2013, 02:02:40 PM
Yaah kalau kepada pimpinan gereja sendiri tidak berani melintarkan kritik. Dan kritik justru dilontarkan KE gereja lain yang tidak berhubungan. Itu bukan sifat kritis namanya. Melainkan bebek yang merasa diri sebagai angsa bro.

Boleh Saya sebut. Tong kosong nyaring bunyinya?

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 26, 2013, 08:38:05 AM
@Solideogloria, ketahuilah antara ini:
Perpecahan gereja memang sudah menjadi sejarah tersendiri misalnya :
•   Perpecahan pertama pada gereja terjadi pada saat Konsili Efesus (431), yang menyatakan status Perawan Maria sebagai Theotokos (Bunda Allah). Kebanyakan yang menolak hasil keputusan ini adalah Kristen Persia, gereja yang sekarang dikenal sebagai Gereja Asiria Timur.
•   Perpecahan berikut terjadi setelah Konsili Khalsedon (451). Konsili ini menolak Monofisit. Umat Kristen yang menolak ini dikenal sebagai Komuni Oriental Ortodoks.
•   Perpecahan besar pertama dalam Gereja Katolik terjadi pada abad 11. Masalah perbedaan doktrin tentang rumusan Pengakuan Iman Nicea-Konstantinopel (soal filioque). Gereja Katolik pun terbagi menjadi dua, yaitu "Barat" dan "Timur". Inggris, Perancis, Roma dan negara-negara Skandinavia termasuk Gereja "Barat" (Gereja Katolik Roma). Sedangkan Yunani, Rusia, Suriah, Mesir termasuk dalam Gereja "Timur" (Gereja Ortodoks Timur). Perpecahan ini dikenal sebagai Skisma Timur-Barat.
•   Perpecahan terbesar dalam Gereja Katolik Roma terjadi pada abad ke-16 dengan adanya Reformasi Protestan yang melahirkan gereja-gereja Protestan.
•   Perpecahan terakhir terjadi ketika Raja Henry VIII dari Inggris memisahkan seluruh gereja-gereja di kerajaannya dari persekutuan dengan Paus karena permintaannya untuk menikah kedua kalinya sementara istri pertamanya masih hidup ditolak. Kelompok gereja inilah yang dikenal sebagai Gereja Anglikan Inggris.

Yesus saja senantiasa konflik terus dengan ahli Taurat demikian juga Paulus pada awalnya dianggap aneh teologinya serta Petrus juga pernah ditegur oleh Paulus karena sikap munafiknya.

Jadi kebenaran tetaplah harus merupakan kebenaran yang tidak mungkin dikompromikan dengan kesesatan,dan konflik itu memang harus terjadi karena terang tidak mungkin bersatu dengan kegelapan.

2 Korintus 6:14   Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?


Shalom
dengan "Jesus Kristus membawa pedang" pada Mat 10:34 - 11:1 yang pernah dikemukakan oleh Han dan kemudian Solideogloria jadikan referensi itu adalah dua hal yang berbeda.

Solideogloria, jangan engkau selubungi nalarmu dengan sesuatu yang tidak sehat. Itu bahaya bagi keselamatanmu.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 26, 2013, 08:55:24 AM
Kalau gereja memang konsekwen memegang semua apa yang diajarkan Yesus yang sudah tertulis didalam Alkitab maka tidaklah akan terjadi perpecahan.

Tetapi menambahi segala macam ajaran yang melawan kebenaran ajaran Yesus dan para Rasul sudah pastilah tidak mungkin menghindarkan perpecahan.

Dan diabad ke-16 perpecahan itu malah berasal dari salah satu imam Katolik sendiri yang sangat paham akan semua ajaran Roma Katolik,sehingga ia jelas sekali paham sekali apa yang sudah menyimpang dari ajaran gereja.

Shalom.
Terkait dengan yang saya tebalkan itu, saya ingin menyampaikan bahwa:
1. Jesus Kristus mendirikan jemaat, dan bukan jemaat-jemaat, tercatat di Scriptura;
2. Petrus diminta/diperintahkan oleh Jesus Kristus menggembalakan domba-domba-Nya, tercatat di Scriptura;
3. Petrus dan kelompok murid perdana diminta/diperintahkan oleh Jesus Krisrus mengajarkan segala sesuatu yang diperintahkan oleh Jesus Kristus kepada pengikut Kristus, tercatat di Scriptura;
4. Jesus Kristus meminta/memerintahkan Petrus untuk menguatkan saudara-saudaranya (pengikut Kristus) setelah Petrus insaf, tercatat di Scriptura;
5. Kepada Petrus akan diberikan kunci kerajaan surga, tercatat di Scriptura;
6. Kepada Petrus diberi kewenangan mengikat dan melepaskan sesuatu di dunia, dan akan terjadi seperti itu di surga, tercatat di Scriptura;
7. Yohanes bilang bahwa belum semua yang dilakukan oleh Jesus Kristus dicatat di Alkitab, tercatat di Scriptura;

Dari ke-7 hal tersebut, disamping jauh lebih banyak lagi fakta-fakta lain di Scriptura, ada yang ingin Solideogloria protes?

Ajukan sekarang, atau diam selamanya.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 26, 2013, 09:33:10 AM
Kalau gereja memang konsekwen memegang semua apa yang diajarkan Yesus yang sudah tertulis didalam Alkitab maka tidaklah akan terjadi perpecahan.

Tetapi menambahi segala macam ajaran yang melawan kebenaran ajaran Yesus dan para Rasul sudah pastilah tidak mungkin menghindarkan perpecahan.

Dan diabad ke-16 perpecahan itu malah berasal dari salah satu imam Katolik sendiri yang sangat paham akan semua ajaran Roma Katolik,sehingga ia jelas sekali paham sekali apa yang sudah menyimpang dari ajaran gereja.

Shalom

Logika anda agak aneh, bro.
Sudah pasti yang disebut penyimpangan berasal dari dalam gereja sendiri.
Menurut anda, yang benar yang tinggal atau yang menyempal keluar?
Sementara yang tinggal tetap utuh, yang menyempal sudah menjadi uluhan ribu sempalan.

He he he he, coba dipikirkan ulang, bro.

 :D :D :D

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 28, 2013, 10:51:45 AM
Yaah kalau kepada pimpinan gereja sendiri tidak berani melintarkan kritik. Dan kritik justru dilontarkan KE gereja lain yang tidak berhubungan. Itu bukan sifat kritis namanya. Melainkan bebek yang merasa diri sebagai angsa bro.

Boleh Saya sebut. Tong kosong nyaring bunyinya?

Syalom

Yang mengatakan tidak berani mengkritik itu kan karangan anda sendiri bukan komentar saya,jadi kebiasaan menambah nambah itu memang warisan dari gereja anda yang sukanya manambahi wahyu Tuhan.

Yang paling ketakutan mengkritik ajaran gereja hanya ada di katolik karena ancaman eks-komunikasi sebab gerejanya sangat otoriter memegang peraturan.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 28, 2013, 10:55:32 AM
@Solideogloria, ketahuilah antara ini:dengan "Jesus Kristus membawa pedang" pada Mat 10:34 - 11:1 yang pernah dikemukakan oleh Han dan kemudian Solideogloria jadikan referensi itu adalah dua hal yang berbeda.

Solideogloria, jangan engkau selubungi nalarmu dengan sesuatu yang tidak sehat. Itu bahaya bagi keselamatanmu.

Yesus membawa pedang dalam arti untuk menghakimi semua ajaran ajaran palsu yang tidak sesuai dengan misi Yesus kedunia,karena begitu banyaknya ajaran yang menyesatkan.

Pedang itu gunanya untuk memisahkan bukan mempersatukan karena banyak yang mengajarkan kesesatan dengan memanipulasi Firman Tuhan.

Matius 22:29   Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 28, 2013, 10:58:50 AM
Logika anda agak aneh, bro.
Sudah pasti yang disebut penyimpangan berasal dari dalam gereja sendiri.
Menurut anda, yang benar yang tinggal atau yang menyempal keluar?
Sementara yang tinggal tetap utuh, yang menyempal sudah menjadi uluhan ribu sempalan.

He he he he, coba dipikirkan ulang, bro.

 :D :D :D

Syalom


Memang benar gereja Roma Katolik sudah keluar dari gereja perdana yang di Yerusalem sebab sudah tercemar oleh segala macam ajaran paganisme penyembah berhala.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 28, 2013, 11:17:09 AM

Memang benar gereja Roma Katolik sudah keluar dari gereja perdana yang di Yerusalem sebab sudah tercemar oleh segala macam ajaran paganisme penyembah berhala.

Shalom

Gereja Jerusalem yang mana yang anda maksudkan, bro?
Coba refer ke sejarah agar pijakan kita sama.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 28, 2013, 11:32:22 AM
Gereja Jerusalem yang mana yang anda maksudkan, bro?
Coba refer ke sejarah agar pijakan kita sama.

Syalom


Yang dikatakan sebagai jemaat  kristen didalam kitab Kisah Para rasul.

Kisah Para Rasul 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 28, 2013, 11:36:20 AM

Yang dikatakan sebagai jemaat  kristen didalam kitab Kisah Para rasul.

Kisah Para Rasul 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.

Shalom

Lhoh, Antiokhia apa hubungannya dengan gereja Jerusalem yang anda sebutkan tadi, bro?
Antiokhia itu di mana? Coba cari di peta atau di google.

Syalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 28, 2013, 11:37:46 AM
Lhoh, Antiokhia apa hubungannya dengan gereja Jerusalem yang anda sebutkan tadi, bro?
Antiokhia itu di mana? Coba cari di peta atau di google.

Syalom

Semua gereja awalnya berasal dari gereja di Yerusalem yang pertama kali mengalami peristiwa Pentakosta.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 28, 2013, 11:41:53 AM
Semua gereja awalnya berasal dari gereja di Yerusalem yang pertama kali mengalami peristiwa Pentakosta.

Shalom

He he he he, lantas apa hubungannya Antiokia dan Jerusalem, koq anda posting ayat itu?

coba tengok lagi sejarah Gereja awal, bro.

Seingat saya pernah juga saya tuliskan :


Pada zaman para rasul terdapat 5 Kota Pusat Kristen yang disebut sebagai Pentarkhi, antara lain:
a) Gereja Antiokhia (Turki), didirikan oleh Rasul Petrus tahun 37 AD.
b) Gereja Konstantinopel (Yunani), didirikan oleh Rasul Andreas tahun 38 AD.
c) Gereja Roma (Itali), didirikan oleh Rasul Petrus & Rasul Paulus tahun 42 AD.
d) Gereja Alexandria (Mesir), didirikan oleh Sang Penginjil Markus tahun 43 AD.
e) Gereja Yerusalem (Israel), didirikan oleh Rasul Yakobus tahun 49 AD.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 28, 2013, 11:51:03 AM
He he he he, lantas apa hubungannya Antiokia dan Jerusalem, koq anda posting ayat itu?

coba tengok lagi sejarah Gereja awal, bro.

Seingat saya pernah juga saya tuliskan :


Pada zaman para rasul terdapat 5 Kota Pusat Kristen yang disebut sebagai Pentarkhi, antara lain:
a) Gereja Antiokhia (Turki), didirikan oleh Rasul Petrus tahun 37 AD.
b) Gereja Konstantinopel (Yunani), didirikan oleh Rasul Andreas tahun 38 AD.
c) Gereja Roma (Itali), didirikan oleh Rasul Petrus & Rasul Paulus tahun 42 AD.
d) Gereja Alexandria (Mesir), didirikan oleh Sang Penginjil Markus tahun 43 AD.
e) Gereja Yerusalem (Israel), didirikan oleh Rasul Yakobus tahun 49 AD.

Syalom


Maap nyerobot ... ikutan tanya.

Ke 5 Pentarkhi diatas apakah termasuk kategori perpecahan jemaat ?



 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 28, 2013, 11:52:56 AM
He he he he, lantas apa hubungannya Antiokia dan Jerusalem, koq anda posting ayat itu?

coba tengok lagi sejarah Gereja awal, bro.

Seingat saya pernah juga saya tuliskan :


Pada zaman para rasul terdapat 5 Kota Pusat Kristen yang disebut sebagai Pentarkhi, antara lain:
a) Gereja Antiokhia (Turki), didirikan oleh Rasul Petrus tahun 37 AD.
b) Gereja Konstantinopel (Yunani), didirikan oleh Rasul Andreas tahun 38 AD.
c) Gereja Roma (Itali), didirikan oleh Rasul Petrus & Rasul Paulus tahun 42 AD.
d) Gereja Alexandria (Mesir), didirikan oleh Sang Penginjil Markus tahun 43 AD.
e) Gereja Yerusalem (Israel), didirikan oleh Rasul Yakobus tahun 49 AD.

Syalom

Mudah sekali menjelaskannya yaitu dari gereja perdana di Yerusalem mereka semua berkembang keluar sesuai perintah Yesus untuk menjadikan segala bangsa  murid-Nya.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 28, 2013, 05:01:42 PM
Duh, Sol.

Solideogloria kemanakan logikamu?

Dari ini,
Mudah sekali menjelaskannya yaitu dari gereja perdana di Yerusalem mereka semua berkembang keluar sesuai perintah Yesus untuk menjadikan segala bangsa  murid-Nya.

Shalom
Solideogloria mangamini bahwa adanya Pentarkhi. Kemudian Solideogloria bilang "Mudah sekali menjelaskannya", dengan penjelasan bahwa keempat Gereja selain Gereja Yerusalem keluar dari Yerusalem.

Perhatikan deh tahun pendirian Pentharki itu,
Pada zaman para rasul terdapat 5 Kota Pusat Kristen yang disebut sebagai Pentarkhi, antara lain:
a) Gereja Antiokhia (Turki), didirikan oleh Rasul Petrus tahun 37 AD.
b) Gereja Konstantinopel (Yunani), didirikan oleh Rasul Andreas tahun 38 AD.
c) Gereja Roma (Itali), didirikan oleh Rasul Petrus & Rasul Paulus tahun 42 AD.
d) Gereja Alexandria (Mesir), didirikan oleh Sang Penginjil Markus tahun 43 AD.
e) Gereja Yerusalem (Israel), didirikan oleh Rasul Yakobus tahun 49 AD.
Justru Gereja Yerusalem yang paling terakhir berdiri, tahun 49 AD. Bagaimana logikamu menyatakan yang berdiri tahun 37 AD, 38 AD, 42 AD, dan 43 AD keluar dari Gereja yang berdiri kemudian, pada tahun 49 AD?

Semakin kentara logika Solideogloria sudah terlingkupi oleh awan Sola Scriptura yang tidak alkitabiah itu.

Belajar logika lagi, gih.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on August 28, 2013, 05:38:11 PM
Duh, Sol.

Solideogloria kemanakan logikamu?

Dari ini,Solideogloria mangamini bahwa adanya Pentarkhi. Kemudian Solideogloria bilang "Mudah sekali menjelaskannya", dengan penjelasan bahwa keempat Gereja selain Gereja Yerusalem keluar dari Yerusalem.

Perhatikan deh tahun pendirian Pentharki itu,Justru Gereja Yerusalem yang paling terakhir berdiri, tahun 49 AD. Bagaimana logikamu menyatakan yang berdiri tahun 37 AD, 38 AD, 42 AD, dan 43 AD keluar dari Gereja yang berdiri kemudian, pada tahun 49 AD?

Semakin kentara logika Solideogloria sudah terlingkupi oleh awan Sola Scriptura yang tidak alkitabiah itu.

Belajar logika lagi, gih.

Damai, damai, damai.

ya bisa mas...

lah wong bisa muncul Lompatan Logika spt ini:
aliran yang muncul 1500 tahun kemudian itu adalah aliran yang ASLI, sedangkan aliran induknya yang muncul dari tahun 1 Masehi itu adalah aliran yang PALSU...

hehehe.....

NB: "lompatan logika" adalah frase opposite dari "runutan logika"
hehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on August 29, 2013, 07:00:11 AM
Duh, Sol.

Solideogloria kemanakan logikamu?

Dari ini,Solideogloria mangamini bahwa adanya Pentarkhi. Kemudian Solideogloria bilang "Mudah sekali menjelaskannya", dengan penjelasan bahwa keempat Gereja selain Gereja Yerusalem keluar dari Yerusalem.

Perhatikan deh tahun pendirian Pentharki itu,Justru Gereja Yerusalem yang paling terakhir berdiri, tahun 49 AD. Bagaimana logikamu menyatakan yang berdiri tahun 37 AD, 38 AD, 42 AD, dan 43 AD keluar dari Gereja yang berdiri kemudian, pada tahun 49 AD?

Semakin kentara logika Solideogloria sudah terlingkupi oleh awan Sola Scriptura yang tidak alkitabiah itu.

Belajar logika lagi, gih.

Damai, damai, damai.

Gereja perdana justru berawal dari Antiokhia ya Council Husada.


Terima kasih penjelasannya

 :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 29, 2013, 07:13:30 AM
Gereja perdana justru berawal dari Antiokhia ya Council Husada.
Terima kasih penjelasannya
 :)
Betul Phooey. Itu konsisten dengan Kisah Para Rasul 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. Gereja Antiokhia (Turki), berdiri oleh Rasul Petrus pada tahun 37 AD. Semenrtara Gereja Yerusalem yang berdiri kemudian, oleh Rasul Yakobus, yaitu pada tahun 49 AD.

Phooey, itu bukan penjelasan saya. Itu fakta sejarah yang di diskusi ini dikemukakan oleh Salt. Kita sama-sama berterima kasih kepadanya.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on August 29, 2013, 07:16:51 AM
He he he he, lantas apa hubungannya Antiokia dan Jerusalem, koq anda posting ayat itu?

coba tengok lagi sejarah Gereja awal, bro.

Seingat saya pernah juga saya tuliskan :


Pada zaman para rasul terdapat 5 Kota Pusat Kristen yang disebut sebagai Pentarkhi, antara lain:
a) Gereja Antiokhia (Turki), didirikan oleh Rasul Petrus tahun 37 AD.
b) Gereja Konstantinopel (Yunani), didirikan oleh Rasul Andreas tahun 38 AD.
c) Gereja Roma (Itali), didirikan oleh Rasul Petrus & Rasul Paulus tahun 42 AD.
d) Gereja Alexandria (Mesir), didirikan oleh Sang Penginjil Markus tahun 43 AD.
e) Gereja Yerusalem (Israel), didirikan oleh Rasul Yakobus tahun 49 AD.

Syalom
Mungkin Salt tulis di forum lain. :afro:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 02:36:42 PM
Mudah sekali menjelaskannya yaitu dari gereja perdana di Yerusalem mereka semua berkembang keluar sesuai perintah Yesus untuk menjadikan segala bangsa  murid-Nya.

Shalom

He he he he, bro soli, anda tidak baca post saya?
Gereja/jemaat yang pertama berdiri adalah Antiokia, seperti juga tertulis di Alkitab.
Sementara Jerusalem baru menjadi jemaat tahun 49, kira kira 12 tahun kemudian.

Saran saya, pelajari sejarah Gereja Awal dengan baik, karena banyak manfaatnya bagi perkembangan iman anda. Sehingga iman yang anda percaya berdiri dengan dasar yang kuat, bukan asal ngeyel.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 02:59:31 PM
He he he he, bro soli, anda tidak baca post saya?
Gereja/jemaat yang pertama berdiri adalah Antiokia, seperti juga tertulis di Alkitab.
Sementara Jerusalem baru menjadi jemaat tahun 49, kira kira 12 tahun kemudian.

Saran saya, pelajari sejarah Gereja Awal dengan baik, karena banyak manfaatnya bagi perkembangan iman anda. Sehingga iman yang anda percaya berdiri dengan dasar yang kuat, bukan asal ngeyel.

Syalom


Gereja mulai dianggap berdiri pada hari Pentakosta di Yerusalem baru berkembang kekota kota lainnya setelah para Rasul bergerak keluar menginjili.

Yang ngeyel itu anda bukan saya.

Shalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 03:19:29 PM

Gereja mulai dianggap berdiri pada hari Pentakosta di Yerusalem baru berkembang kekota kota lainnya setelah para Rasul bergerak keluar menginjili.

Yang ngeyel itu anda bukan saya.

Shalom

Saat Pentakosta, para Rasul mula mengajar, belum terbentuk jemaat, bro.
Ayatnya sangat jelas koq :

Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 03:26:39 PM
Saat Pentakosta, para Rasul mula mengajar, belum terbentuk jemaat, bro.
Ayatnya sangat jelas koq :

Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 

Syalom


Pertama kali disebut tidak otomatis berarti pertama kali berdiri.

Semua gereja kristen umumnya percaya gereja itu lahir atau proklamasinya pada hari Pentakosta di Yerusalem,dan baru dia disebut kristen di Antihokia.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 03:28:48 PM

Pertama kali disebut tidak otomatis berarti pertama kali berdiri.

Semua gereja kristen umumnya percaya gereja itu lahir atau proklamasinya pada hari Pentakosta di Yerusalem,dan baru dia disebut kristen di Antihokia.

Shalom

He he he he, silahkan saja kalau anda menyangkal Alkitab, saya berpegang pada apa yang tertulis saja ya, bro.

Bukti sejarah juga sudah saya berikan koq.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 03:45:54 PM
He he he he, silahkan saja kalau anda menyangkal Alkitab, saya berpegang pada apa yang tertulis saja ya, bro.

Bukti sejarah juga sudah saya berikan koq.

Syalom

Justru apa yang saya katakan itu berdasarkan Alkitab bahwa kelahiran gereja itu umumnya gereja kristen menganggapnya di Yerusalem pada saat Pentakosta bukan di Anthiokia.

Silahkan baca sejarah jemaat kristen di http://www.sarapanpagi.org/sejarah-gereja-mula-mula-vt1684.html


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 03:56:36 PM
Justru apa yang saya katakan itu berdasarkan Alkitab bahwa kelahiran gereja itu umumnya gereja kristen menganggapnya di Yerusalem pada saat Pentakosta bukan di Anthiokia.

Silahkan baca sejarah jemaat kristen di http://www.sarapanpagi.org/sejarah-gereja-mula-mula-vt1684.html


Shalom

Kalau berdasarkan Alkitab, tentunya berdasarkan aya, bro, bukan berdasarkan sarapanpagi.

Ayatnya kan jelas :

Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 03:59:21 PM
Kalau berdasarkan Alkitab, tentunya berdasarkan aya, bro, bukan berdasarkan sarapanpagi.

Ayatnya kan jelas :

Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 

Anda harus ingat bahwa gereja bukan organisasi atau institusi tetapi jemaat orang percaya.

Syalom


Baca lagi  baik baik ayat tsb bahwa yang dikatakan "pertama kali disebut kristen" bukan "pertama kali gereja berdiri."

Jadi coba anda renungkan lagi baik baik dan anda boleh search di internet umumnya gereja kristen dianggap diproklamasikan atau berdiri saat Pentakosta di Yerusalem.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 04:04:46 PM

Baca lagi  baik baik ayat tsb bahwa yang dikatakan "pertama kali disebut kristen" bukan "pertama kali gereja berdiri."

Jadi coba anda renungkan lagi baik baik dan anda boleh search di internet umumnya gereja kristen dianggap diproklamasikan atau berdiri saat Pentakosta di Yerusalem.

Shalom

Antara penafsiran dan tertulis, saya lebih berpegang pada yang tertulis, bro.

 :D

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 04:14:12 PM
Antara penafsiran dan tertulis, saya lebih berpegang pada yang tertulis, bro.

 :D

Syalom


Yang tertulis tidak mengatakan pertama kali berdiri tetapi pertama kali disebut atau diberikan nama.

Bayi yang baru lahir juga sering  berbeda waktu  antara pertama kali lahir dengan pertama kali diberikan namanya.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 04:21:10 PM

Yang tertulis tidak mengatakan pertama kali berdiri tetapi pertama kali disebut atau diberikan nama.

Bayi yang baru lahir juga sering  berbeda waktu  antara pertama kali lahir dengan pertama kali diberikan namanya.

Shalom

Itulah maka saya serahkan pada anda, mau berpegang pada ayat dan fakta sejarah, atau berdasarkan penafsiran anda, sepenuhnya hak anda.

Karena ke lima jemaat awal itu, hinga saat ini masih ada, bro, dan mereka semua tahu sejarah awal Kristen berdiri.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 04:35:15 PM
Itulah maka saya serahkan pada anda, mau berpegang pada ayat dan fakta sejarah, atau berdasarkan penafsiran anda, sepenuhnya hak anda.

Karena ke lima jemaat awal itu, hinga saat ini masih ada, bro, dan mereka semua tahu sejarah awal Kristen berdiri.

Syalom


Tetapi opini anda tidak sama dengan gereja kristen pada umumnya yang menganggap gereja lahir pada hari Pentakosta.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 04:46:58 PM

Tetapi opini anda tidak sama dengan gereja kristen pada umumnya yang menganggap gereja lahir pada hari Pentakosta.

Shalom

He he he, saya tidak beropini, tetapi berdasarkan ayat Alkitab, dan fakta sejarah yang tetap eksis hingga kini.
Tahukah anda siapa saja Gereja gereja awal itu?

 :)

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 05:39:56 PM
He he he, saya tidak beropini, tetapi berdasarkan ayat Alkitab, dan fakta sejarah yang tetap eksis hingga kini.
Tahukah anda siapa saja Gereja gereja awal itu?

 :)

Syalom

Gereja atau jemaat pertama tentunya yang mengalami peristiwa Pentakosta itu dan ini sesuai dengan hampir semua opini gereja kristen bro.

Kalau anda punya pendirian sendiri ya terserah.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 05:43:13 PM
Gereja atau jemaat pertama tentunya yang mengalami peristiwa Pentakosta itu dan ini sesuai dengan hampir semua opini gereja kristen bro.

Kalau anda punya pendirian sendiri ya terserah.

Shalom

'Gereja Kristen' yang mana, bro?
Karena seluruh pendiri dari gereja gereja yang saya sebutkan itu, seluruhnya hadir saat Pantekosta.

Mungkin pendiri gereja atau gembala anda ikut hadir juga? He heh e he

Syalom.

 :D
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 05:45:25 PM
'Gereja Kristen' yang mana, bro?
Karena seluruh pendiri dari gereja gereja yang saya sebutkan itu, seluruhnya hadir saat Pantekosta.

Mungkin pendiri gereja atau gembala anda ikut hadir juga? He heh e he

Syalom.

 :D


Hanya satu pendiri gereja yaitu Yesus Kristus sendiri bro,dan dia sudah memerintahkan semua murid-Nya untuk menanti di Yerusalem akan turun-Nya Roh Kudus yang dijadikanj hari lahirnya gereja pertama di Yerusalem.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 05:59:00 PM

Hanya satu pendiri gereja yaitu Yesus Kristus sendiri bro,dan dia sudah memerintahkan semua murid-Nya untuk menanti di Yerusalem akan turun-Nya Roh Kudus yang dijadikanj hari lahirnya gereja pertama di Yerusalem.

Shalom

Yup, apapun namanya, tetapi pemimpin gereja/jemaat di lima tempat itu adalah manusia, bro. Mereka adala para rasul yang diangkat sendiri oleh Jesus.

Kalau mengenai menanti di Jerusalem, sepertinya konteksnya berbeda ya. Pantekosta bukan hari kelahiran gereja Kristus.
Tetapi kembali saya berpegang pada ayat Alkitab, bahwa di Antiokhia lah jemaat pengikut Kristus dikenal sebagai Kristen.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 06:05:19 PM
Yup, apapun namanya, tetapi pemimpin gereja/jemaat di lima tempat itu adalah manusia, bro. Mereka adala para rasul yang diangkat sendiri oleh Jesus.

Kalau mengenai menanti di Jerusalem, sepertinya konteksnya berbeda ya. Pantekosta bukan hari kelahiran gereja Kristus.
Tetapi kembali saya berpegang pada ayat Alkitab, bahwa di Antiokhia lah jemaat pengikut Kristus dikenal sebagai Kristen.

Syalom


Itukan pendapat pribadi anda tetapi sudah jelas tidak sama dengan pandangan gereja pada umumnya bahwa kelahiran gereja adalah pada hari Pentakosta.

Pentakosta, juga dieja Pantekosta, (dari bahasa Yunani: Πεντηκοστή [ἡμέρα], Pentēkostē [hēmera], "[hari] kelima-puluh") adalah hari raya Kristiani yang memperingati peristiwa dicurahkannya Roh Kudus kepada para rasul di Yerusalem, yang terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus.

Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan sesuai dengan yang dijanjikan Yesus sesudah kenaikannya ke surga.

Menurut Alkitab, murid-murid Yesus berhasil mempertobatkan tiga ribu jiwa pada hari tersebut dan hal inilah yang disebut dengan lahirnya gereja mula-mula (Sumber: kitab Kisah Para Rasul pasal ke-2). Sebelumnya Pentakosta adalah hari raya besar orang yahudi yang kemudian diadopsi oleh gereja barat dan gereja timur. [1]

http://id.wikipedia.org/wiki/Pentakosta


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 06:08:20 PM

Itukan pendapat pribadi anda tetapi sudah jelas tidak sama dengan pandangan gereja pada umumnya bahwa kelahiran gereja adalah pada hari Pentakosta.

Pentakosta, juga dieja Pantekosta, (dari bahasa Yunani: Πεντηκοστή [ἡμέρα], Pentēkostē [hēmera], "[hari] kelima-puluh") adalah hari raya Kristiani yang memperingati peristiwa dicurahkannya Roh Kudus kepada para rasul di Yerusalem, yang terjadi 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus.

Pada hari Pentakosta, Roh Kudus dicurahkan sesuai dengan yang dijanjikan Yesus sesudah kenaikannya ke surga.

Menurut Alkitab, murid-murid Yesus berhasil mempertobatkan tiga ribu jiwa pada hari tersebut dan hal inilah yang disebut dengan lahirnya gereja mula-mula (Sumber: kitab Kisah Para Rasul pasal ke-2). Sebelumnya Pentakosta adalah hari raya besar orang yahudi yang kemudian diadopsi oleh gereja barat dan gereja timur. [1]

http://id.wikipedia.org/wiki/Pentakosta


Shalom

Lhoh, koq anda lebih percaya pada tulisan manusia dibanding apa yang tertulis di Alkitab, bro?

DI Alkitab jelas jelas tertulis Anthiokia, begitu juga sejarah koq.
Saya tidak menyangkal bahwa di peristiwa Pentakosta dibaptis 3000 orang, tetapi itu tidak disebut sebagai jemaat Kristen. Jemaat  = Gereja

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 06:14:28 PM
Lhoh, koq anda lebih percaya pada tulisan manusia dibanding apa yang tertulis di Alkitab, bro?

DI Alkitab jelas jelas tertulis Anthiokia, begitu juga sejarah koq.
Saya tidak menyangkal bahwa di peristiwa Pentakosta dibaptis 3000 orang, tetapi itu tidak disebut sebagai jemaat Kristen. Jemaat  = Gereja

Syalom


Yang tertulis di Alkitab bukan kelahiran gereja tetapi hanya pemberian nama gereja sedangkan kelahirannya tentunya pada hari Pentakosta.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 06:28:39 PM

Yang tertulis di Alkitab bukan kelahiran gereja tetapi hanya pemberian nama gereja sedangkan kelahirannya tentunya pada hari Pentakosta.

Shalom

Itu sih tergantung bagaimana anda menafsirkan, bro.
Karena bisa saja saat Pentakosta belum terbentuk jemaat Kristen seperti yang kemudian dikenal dengan gereja.

Syalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 06:37:01 PM
Itu sih tergantung bagaimana anda menafsirkan, bro.
Karena bisa saja saat Pentakosta belum terbentuk jemaat Kristen seperti yang kemudian dikenal dengan gereja.

Syalom


Itu karena anda menganggap gereja itu sebagai lembaga atau institusi padahal makna yang benar dari eclesia / gereja adalah kumpulan orang percaya.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 06:43:40 PM

Itu karena anda menganggap gereja itu sebagai lembaga atau institusi padahal makna yang benar dari eclesia / gereja adalah kumpulan orang percaya.

Shalom

Yaaah, apapun itu, bro, kumpulan, jemaat, atau gereja, tetap saja yang pertama adalah yang di Antiokhia.

Bisa jadi Jerusalem yang dianggap pertama, mungkin karena pembaptisan itu, tetapi gereja Kristen Jerusalem baru berdiri 12 thun setelah Gereja Anthiokia berdiri.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 06:45:54 PM
Yaaah, apapun itu, bro, kumpulan, jemaat, atau gereja, tetap saja yang pertama adalah yang di Antiokhia.

Bisa jadi Jerusalem yang dianggap pertama, mungkin karena pembaptisan itu, tetapi gereja Kristen Jerusalem baru berdiri 12 thun setelah Gereja Anthiokia berdiri.

Syalom

Kalau bisa tau dari sumber mana anda menganggap gereja anthokia lebih dahulu dari Yerusalem ?

Peristiwa Pentakosta kan terjadi 50 hari setelah kebangkitan Kristus.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 07:01:21 PM
Kalau bisa tau dari sumber mana anda menganggap gereja anthokia lebih dahulu dari Yerusalem ?

Peristiwa Pentakosta kan terjadi 40 hari setelah kebangkitan Kristus.

Shalom

Peristiwa Pentakosta memang mengawali kebangkitan semangat para rasul, bro.
Tetapi itu tidak menjadikannya gereja Jerusalem.

Untuk sejarah lengkap Gereja Orthodox di Anthioch coba anda tanyakan kepada member FIK, kalau tidak salah Mod Roderick penganut Orthodoxy.

Syalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 07:18:19 PM
Peristiwa Pentakosta memang mengawali kebangkitan semangat para rasul, bro.
Tetapi itu tidak menjadikannya gereja Jerusalem.

Untuk sejarah lengkap Gereja Orthodox di Anthioch coba anda tanyakan kepada member FIK, kalau tidak salah Mod Roderick penganut Orthodoxy.

Syalom


Ternyata anda memberikan pernyataan tanpa bukti ?

Silahkan dari sumber mana anda mendapat informasi kapan gereja anthiokia berdiri ?

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 07:36:06 PM
Peristiwa Pentakosta memang mengawali kebangkitan semangat para rasul, bro.
Tetapi itu tidak menjadikannya gereja Jerusalem.

Untuk sejarah lengkap Gereja Orthodox di Anthioch coba anda tanyakan kepada member FIK, kalau tidak salah Mod Roderick penganut Orthodoxy.

Syalom

Church of Antioch

From Wikipedia, the free encyclopedia

In the Bible, according to Acts 11:19-26, the Christian community at Antioch began when Christians who were scattered from Jerusalem because of persecution fled to Antioch. They were joined by Christians from Cyprus and Cyrene who migrated to Antioch. It was in Antioch that the followers of Jesus were first referred to as Christians.

http://en.wikipedia.org/wiki/Church_of_Antioch

Kalau anda baca sumber tsb diatas jelas sekali bahwa jemaat di Anthiokia berasal dari Jemaat yang di Yerusalem.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 07:43:42 PM

Ternyata anda memberikan pernyataan tanpa bukti ?

Silahkan dari sumber mana anda mendapat informasi kapan gereja anthiokia berdiri ?

Shalom

Alangkah bijaknya jika anda tidak melakukan tuduhan secara sembarang, bro, saya bukan anda ataupun golongan anda.

Saya akan berikan buktinya, sabar ya

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 07:46:00 PM
Alangkah bijaknya jika anda tidak melakukan tuduhan secara sembarang, bro, saya bukan anda ataupun golongan anda.

Saya akan berikan buktinya, sabar ya

Syalom


Alangkah baiknya juga kalau anda memberikan argumentasi dengan bukti seperti yang saya berikan diatas bahwa jemaat anthiokia itu memang berasal dari jemaat di Yerusalem bro.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 07:50:46 PM

Alangkah baiknya juga kalau anda memberikan argumentasi dengan bukti seperti yang saya berikan diatas bahwa jemaat anthiokia itu memang berasal dari jemaat di Yerusalem bro.

Shalom

Lhoh, siapa yang menyangkal kalau jemaat Antiokhia berasal dari Jerusalem? Anda tidak sedang berkhayal kan?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 08:05:57 PM
Lhoh, siapa yang menyangkal kalau jemaat Antiokhia berasal dari Jerusalem? Anda tidak sedang berkhayal kan?


Jadi secara logika jemaat di Yerusalem lebih dahulu eksis dari jemaat di anthiokia bertentangan dengan argumen anda sebelumnya,yaitu :

Quote
"Bisa jadi Jerusalem yang dianggap pertama, mungkin karena pembaptisan itu, tetapi gereja Kristen Jerusalem baru berdiri 12 thun setelah Gereja Anthiokia berdiri."

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 08:08:25 PM

Jadi secara logika jemaat di Yerusalem lebih dahulu eksis dari jemaat di anthiokia bertentangan dengan argumen anda sebelumnya.

Shalom

Benar, karena memang para rasul hidup di Jerusalem.
Tetapi mereka belum menjadi jemaat Kristen.
Itu jelas disebut di ayat Alkitab, kan?

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 08:10:04 PM
Benar, karena memang para rasul hidup di Jerusalem.
Tetapi mereka belum menjadi jemaat Kristen.
Itu jelas disebut di ayat Alkitab, kan?


Itu karena definisi anda akan jemaat atau gereja tidak alkitabiah sebab makna gereja atau jemaat yang benar adalah kumpulan orang percaya bukan lembaga atau institusinya.

Setiap dimana orang percaya berkumpul itulah namanya jemaat atau gereja.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 08:12:18 PM

Itu karena definisi anda akan jemaat atau gereja tidak alkitabiah sebab makna gereja atau jemaat yang benar adalah kumpulan orang percaya bukan lembaga atau institusinya.

Setiap dimana orang percaya berkumpul itulah namanya jemaat atau gereja.

Shalom

Bah, Alkitabiah lagi yang anda sebut?
Sudah jelas yang saya kutip dari Alkitab, sementara anda berdasarkan pendapat pribadi.
Bercermin ada bagusnya bro.

He he he heh e
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 08:14:54 PM
Bah, Alkitabiah lagi yang anda sebut?
Sudah jelas yang saya kutip dari Alkitab, sementara anda berdasarkan pendapat pribadi.
Bercermin ada bagusnya bro.

He he he heh e

Gereja atau jemaat itu bukan institusi atau lembaga melainkan kumpulan orang percaya.

Silahkan anda pelajari lagi apa definisi gereja.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 08:21:37 PM
Gereja atau jemaat itu bukan institusi atau lembaga melainkan kumpulan orang percaya.

Silahkan anda pelajari lagi apa definisi gereja.

Shalom

Jadi silahkan terjemahkan sendiri arti dari ayat Alkitab yang sudah saya lampirkan itu, bro.
Mau anda artikan apa pengertian Kristen itu?

 :whistle:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 08:25:06 PM
Jadi silahkan terjemahkan sendiri arti dari ayat Alkitab yang sudah saya lampirkan itu, bro.
Mau anda artikan apa pengertian Kristen itu?

 :whistle:



Banyak orang yang memandang gereja sebagai gedung. Ini bukanlah pengertian Alkitab mengenai gereja. Kata gereja berasal dari kata bahasa Yunani “Ekklesia” yang didefinisikan sebagai “perkumpulan” atau “orang-orang yang dipanggil keluar.” Akar kata dari ”gereja” bukan berhubungan dengan gedung, namun dengan orang.

Adalah ironis bahwa saat Anda bertanya kepada orang mereka pergi ke gereja apa, biasanya mereka akan mengatakan Baptis, Metodis, atau denominasi lainnya. Banyak kali mereka menunjuk pada denominasi atau pada bangunan. Baca Roma 16:5: “Salam juga kepada jemaat di rumah mereka...” Paulus menunjuk pada gereja di rumah mereka, bukan pada gedung gereja, namun kumpulan orang-orang percaya.

http://www.gotquestions.org/Indonesia/definisi-gereja.html

Shalom



Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 08:27:28 PM
Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 

Nah, tolong jelaskan ayat Alkitab yang anda ragukan di atas itu.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 08:29:59 PM
Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. 

Nah, tolong jelaskan ayat Alkitab yang anda ragukan di atas itu.

Syalom

Sudah saya jelaskan berulang ulang diatas silahkan anda baca kembali apa yang sudah saya jelaskan supaya tidak bertele-tele.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 08:31:30 PM
Sudah saya jelaskan berulang ulang diatas silahkan anda baca kembali apa yang sudah saya jelaskan supaya tidak bertele-tele.

Shalom

Sudah pula saya jawab berkali kali, dan sepertinya permainan komedi putar anda belum berhenti.

 :doh:

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 08:38:10 PM
Sudah pula saya jawab berkali kali, dan sepertinya permainan komedi putar anda belum berhenti.

 :doh:

Syalom

Dan sudah saya buktikan bahwa anda keliru menganggap jemaat anthoikia lebih dahulu dari Yerusalem

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 08:40:48 PM
Dan sudah saya buktikan bahwa anda keliru menganggap jemaat anthoikia lebih dahulu dari Yerusalem

Shalom

Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.


Silahkan artikan sendiri

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 08:46:19 PM
Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.


Silahkan artikan sendiri

Syalom

Church of Antioch

From Wikipedia, the free encyclopedia

In the Bible, according to Acts 11:19-26, the Christian community at Antioch began when Christians who were scattered from Jerusalem because of persecution fled to Antioch. They were joined by Christians from Cyprus and Cyrene who migrated to Antioch. It was in Antioch that the followers of Jesus were first referred to as Christians.

http://en.wikipedia.org/wiki/Church_of_Antioch

Kalau anda baca sumber tsb diatas jelas sekali bahwa jemaat di Anthiokia berasal dari Jemaat yang di Yerusalem,jadi jemaat Yerusalem lebih dahulu dari anthiokia.




Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on August 30, 2013, 09:01:14 PM
Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.


Silahkan artikan sendiri

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on August 30, 2013, 09:02:22 PM
Kis 11:26   Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen.


Silahkan artikan sendiri

Syalom

Church of Antioch

From Wikipedia, the free encyclopedia

In the Bible, according to Acts 11:19-26, the Christian community at Antioch began when Christians who were scattered from Jerusalem because of persecution fled to Antioch. They were joined by Christians from Cyprus and Cyrene who migrated to Antioch. It was in Antioch that the followers of Jesus were first referred to as Christians.

http://en.wikipedia.org/wiki/Church_of_Antioch

Kalau anda baca sumber tsb diatas jelas sekali bahwa jemaat di Anthiokia berasal dari Jemaat yang di Yerusalem,jadi jemaat Yerusalem lebih dahulu dari anthiokia.


Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on September 02, 2013, 03:58:44 PM
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertai FIKers sekalian.

Menurut http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja, Kata Gereja (bahasa Portugis: igreja dan bahasa Yunani: εκκλησία (ekklêsia)) berarti suatu perkumpulan atau lembaga dari agama Kristiani. Istilah Yunani ἐκκλησία, yang muncul dalam Perjanjian Baru biasanya diterjemahkan sebagai "jemaat". Istilah ini Muncul dalam 2 ayat dari Injil Matius, 24 ayat dari Kisah Para Rasul, 58 ayat dari surat Rasul Paulus, 2 ayat dari Surat kepada Orang Ibrani, 1 ayat dari Surat Yakobus, 3 ayat dari Surat Ketiga Yohanes, dan 19 ayat dari Kitab Wahyu.

Dari pengertian tersebut diatas, Gereja diartikan sebagai kumpulan atau lembaga. Logikanya, kalo kumpulan ato lembaga, tentu saja ada ketuanya, ato pimpinannya, ato kepalanya. Jadi, Gereja itu mempunyai ketua, ato pimpinan, ato kepala.

Kalo In the Bible, according to Acts 11:19-26, the Christian community at Antioch began when Christians who were scattered from Jerusalem because of persecution fled to Antioch. They were joined by Christians from Cyprus and Cyrene who migrated to Antioch. It was in Antioch that the followers of Jesus were first referred to as Christians,

diterjemahkan oleh Google Terjemahan dari Inggris ke Indonesia, diperoleh:

Dalam Alkitab, menurut Kisah Para Rasul 11:19-26, komunitas Kristen di Antiokhia dimulai ketika orang-orang Kristen yang tersebar dari Yerusalem karena penganiayaan melarikan diri ke Antiokhia. Mereka bergabung oleh orang Kristen dari Siprus dan Kirene yang bermigrasi ke Antiokhia. Itu di Antiokhialah para pengikut Yesus pertama kali disebut sebagai orang Kristen.

Dari terjemahan itu, dapat ditarik pengertian bahwa komunitas Kristen Antiokia adalah yang pertama disebut Kristen. Sebelum menjadi Gereja Kristen, orang-orang pengikut Kristus baik di Yerusalem, Siprus, dan Kirene masih disebut sebagai komunitas. Komunitas belum disebut Kristen. Dari komunitas yang ada, komunitas Antiokialah paling pertama disebut Gereja (sesuai logika definisi oleh Google, itu berarti bahwa Komunitas Antiokia telah memiliki ketua, pemimpin, atau kepala (Itukah gembala?)). Sebelum menjadi Gereja, kumpulan itu hanya menyebut diri komunitas, bukan Gereja.

Semoga bermanfaat.

Damai, damai, damai.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on September 02, 2013, 04:06:49 PM

Pada prinsipnya, om council, saya sih berpegang pada ayat Alkitab yang sudah sangat jelas menyebutkan bahwa di Anthiokia lah umat Tuhan disebut Kristen. Dan menjadi aneh jika penganut 'hanya Alkitab' justru menolak isi yang tertulis di Alkitab.

:D

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on September 02, 2013, 04:45:00 PM
Pada prinsipnya, om council, saya sih berpegang pada ayat Alkitab yang sudah sangat jelas menyebutkan bahwa di Anthiokia lah umat Tuhan disebut Kristen. Dan menjadi aneh jika penganut 'hanya Alkitab' justru menolak isi yang tertulis di Alkitab.
:D
Syalom
Damai sejahtera Tuhan Jesus Kristus menyertaimu Salt.

Mungkin karena Solideogloria ini merasa sudah diiluminati Roh Kudus, sehingga 'merasa' memiliki kewenangan mengabaikan bagian ayat, abai terhadap ayat-ayat yang tidak disukai, dan membenarkan penghilangan kitab.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on September 03, 2013, 10:52:54 AM
Semua gereja awalnya berasal dari gereja di Yerusalem yang pertama kali mengalami peristiwa Pentakosta.
Kelihatannya, berdasarkan pola pikir seperti itu, maka banyak orang yang tidak sungkan mendirikan jemaat (gereja) jaooohh dari Gereja Yerusalem, tidak jelas garis apostolisitasnya, kemudian mengklaim bahwa jemaat (gereja) yang didirikan itu berakar dari Yerusalem.

Pentakosta, peristiwa turunNya Roh Kudus atas orang percaya (para rasul). Kis 2:1 mengisahkan bahwa orang percaya (para rasul) berkumpul pada satu tempat. Dilanjutkan dengan Kis 2:2 yang mengisahkan bahwa orang percaya (para rasul) itu mendengar betapa dahsyatnya suara seperti suara angin kencang memenuhi ruangan. Selanjutnya, Kis 2:3 mengisahkan tampaknya lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Artinya, pada peristiwa Pentakosta itu, hanya orang percaya (para rasul) saja yang berkumpul di suatu tempat, dan menerima Roh Kudus yang divisualisasi seperti lidah-lidah api.

Bila kira-kira 20 abad setelah Pentakosta itu, kemudian ada kelompok yang mendirikan gereja dan menamai kelompoknya tersendiri, merasa telah menerima Roh Kudus seperti yang turun kepada para rasul di Yerusalem, dan kemudian mengklaim bahwa kelompoknya berakar dari Gereja Yerusalem, tanpa dapat memperlihatkan otentisitas keterkaitan Gereja Yerusalem dengan kelompoknya, kenapa terasa aneh bagi saya, ya? Kalau peristiwa akar-mengakar ke Yerusalem itu hanya karena "RASA" saja, tapa ada "RASIO", mengapa harus dipercaya?

Betapa celakanya, pola pemikiran seperti itu pula yang dipelihara, dianggap sebagai cikal-bakal untuk merestui terjadinya perpecahan Gereja. Hanya super ego pendirinya saja, 'merasa' pernah ikut mengalami peristiwa turunNya Roh Kudus seperti peristiwa Pentakosta di Yerusalem, lalu mengklaim kelompok jemaat (gereja) yang didirikan berakar dari Yerusalem, wadduh... luancang buangeeet?

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on September 03, 2013, 11:00:26 AM
Quote
Bila kira-kira 20 abad setelah Pentakosta itu, kemudian ada kelompok yang mendirikan gereja dan menamai kelompoknya tersendiri, merasa telah menerima Roh Kudus seperti yang turun kepada para rasul di Yerusalem, dan kemudian mengklaim bahwa kelompoknya berakar dari Gereja Yerusalem, tanpa dapat memperlihatkan otentisitas keterkaitan Gereja Yerusalem dengan kelompoknya, kenapa terasa aneh bagi saya, ya? Kalau peristiwa akar-mengakar ke Yerusalem itu hanya karena "RASA" saja, tapa ada "RASIO", mengapa harus dipercaya?

Itulah mengapa saya menuliskan thread berjudul 'Sejarah gereja Kristen', yang sepertinya 'takut' untuk mereka baca, om council.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on September 06, 2013, 10:36:43 AM
Itulah mengapa saya menuliskan thread berjudul 'Sejarah gereja Kristen', yang sepertinya 'takut' untuk mereka baca, om council.
Wadduh. Kenapa harus takut?

Kalau itu benar, bahwa ada pihak yang takut memasuki trit Sejarah Kristen, apakah dengan demikian maka diharapkan sejarah itu tidak akan 'berbicara'? Saya kira, untuk memperdamaikannya, tidak ada jalan lain selain mempelajari kembali bagaimana sebenarnya peristiwa ekskomunikasi yang dijatuhkan kepada Luther itu. Dengan demikian, saya kira, masing-masing pihak akan mempunyai landasan pikir yang lebih mantap untuk mengambil sikap. Bila memilih protes, sajikan protes yang baik, dalam arti dapat diaminkan oleh logika sehat.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: cadangdata on September 06, 2013, 12:15:09 PM
Wadduh. Kenapa harus takut?

Kalau itu benar, bahwa ada pihak yang takut memasuki trit Sejarah Kristen, apakah dengan demikian maka diharapkan sejarah itu tidak akan 'berbicara'? Saya kira, untuk memperdamaikannya, tidak ada jalan lain selain mempelajari kembali bagaimana sebenarnya peristiwa ekskomunikasi yang dijatuhkan kepada Luther itu. Dengan demikian, saya kira, masing-masing pihak akan mempunyai landasan pikir yang lebih mantap untuk mengambil sikap. Bila memilih protes, sajikan protes yang baik, dalam arti dapat diaminkan oleh logika sehat.

Damai, damai, damai.

padahal Alkitab juga bilang: Katakanlah KEBENARAN walaupun PAHIT...
ehehe...
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on September 09, 2013, 06:54:39 AM
padahal Alkitab juga bilang: Katakanlah KEBENARAN walaupun PAHIT...
ehehe...


Dan kebenaran itu adalah

P Baru: Efesus

2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia(Yesus) telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya,


P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;


maka bersiap siaplah kaum 3M yang melakukan perpuluhan dan mempertahankan Taurat buat terima kenyataan pahit itu

Tuhan Yesus memberkati

Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Shakespeare on September 09, 2013, 08:38:05 AM

Dan kebenaran itu adalah

P Baru: Efesus

2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia(Yesus) telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya,


P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;


maka bersiap siaplah kaum 3M yang melakukan perpuluhan dan mempertahankan Taurat buat terima kenyataan pahit itu

Tuhan Yesus memberkati

Han

Om Han Halim.

Harap BTT saja, jangan selalu OOT dengan mengutip ayat di atas di (hampir) semua topik.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on September 09, 2013, 12:13:18 PM
Om Han Halim.

Harap BTT saja, jangan selalu OOT dengan mengutip ayat di atas di (hampir) semua topik.

Lha kan masih dalam topic tentang perpecahan
sebab dari sinilah awal mula perpecahannya bukan ??
para ahli taurat yang tidak senang dengan (akan) batalnya taurat kemudian membentuk suatu front mempertahankan taurat

Lihat ayat berikut

Yohanes  9
9:28 Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa.

dalam ayat itu terlihat adanya perpecahan antara pengikut  Yesus/yohanes dengan murid murid musat

tolong momod berlaku adil

Tuhan Yesus memberkati
han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Shakespeare on September 09, 2013, 01:23:29 PM
Lha kan masih dalam topic tentang perpecahan
sebab dari sinilah awal mula perpecahannya bukan ??
para ahli taurat yang tidak senang dengan (akan) batalnya taurat kemudian membentuk suatu front mempertahankan taurat

Lihat ayat berikut

Yohanes  9
9:28 Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa.

dalam ayat itu terlihat adanya perpecahan antara pengikut  Yesus/yohanes dengan murid murid musat

tolong momod berlaku adil

Tuhan Yesus memberkati
han

Moderator bertindak juga berdasarkan laporan member. Sebenarnya tidak masalah memberikan ayat yang sama jika bisa menjelaskan kaitannya dengan topik yang sedang didiskusikan, atau setidaknya nyambung dengan posting teman diskusi yang anda quote. Tetapi dengan penjelasan yang mengarah ke perpuluhan seperti di bawah ini, saya rasa sudah melenceng dari topik.



maka bersiap siaplah kaum 3M yang melakukan perpuluhan dan mempertahankan Taurat buat terima kenyataan pahit itu



Salam
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on September 09, 2013, 02:27:17 PM
Sependapat dengan mod, karena post yang sama berulang ulang, selain bisa diartikan spamming, juga OOT, dan sungguh membuat diskusi menjadi terganggu.

Thanks mod.

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on September 09, 2013, 02:27:55 PM
Lama-lama saya tbiasa sama tulisan Om Han soal Taurat, itu ibarat signature-nya beliau.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on September 09, 2013, 03:36:02 PM
Sependapat dengan mod, karena post yang sama berulang ulang, selain bisa diartikan spamming, juga OOT, dan sungguh membuat diskusi menjadi terganggu.

Thanks mod.

Syalom

he he he he
begitu anthusiasnya nip salt mendapat dukungan GM
buru buru keluarin uneg unegnya

yah , karena GM yang menilai maka oom sih nurut aja , maklumlah oom bukan petinggi ,hanya PKL yang suka tidaksuka harus siap di gusur lapaknya

Tuhan Yesus memberkati


han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on September 09, 2013, 04:20:05 PM
Lama-lama saya tbiasa sama tulisan Om Han soal Taurat, itu ibarat signature-nya beliau.
Thank"s
Begitulah sikap yang arif,
untuk menerima kebenaran Firman Tuhan (ayat Alkitab) yang berulang kali di posting

Tuhan Yesus memberkati


Han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: siip on September 09, 2013, 04:28:05 PM
Mgkn kalo arif sih saya belum sampai situlah...

Ini ibarat org yg ter expose berulang-ulang 'kebenaran firman Tuhan versi pmikiran Hanhalim' sampe akhirnya kebas.

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: hanhalim2 on September 09, 2013, 05:21:23 PM
Moderator bertindak juga berdasarkan laporan member. Sebenarnya tidak masalah memberikan ayat yang sama jika bisa menjelaskan kaitannya dengan topik yang sedang didiskusikan, atau setidaknya nyambung dengan posting teman diskusi yang anda quote.

Salam
Lha dengan penjelasan oom , mengenai asal muasal perpecahan (dari soal pembatalan taurat yang mengakibatkan perpecahan )
apakah sudah keluar dari judul Trit atau belum ???

Terus berapa kali sebuah ayat tidak boleh di posting ulang ??
coba nif GM perhatikan dalam trit ini Kis 11:26 berulang kali di posting tanpa teguran .

Trus apakah ayat yang om posting Efesus 2:15 dan Luk16:16 itu bukan suatru kebenaran firman sehingga diangap tidak nyambung dengan posting yang di quote yaitu mengenai kebenaran ???

jadi tolong nip GM  umumkan dulu ayat mana saja yang tidak boleh di posting ulang supaya oom dan member lain tau,dan tidak melakukan posting ulang ayat ayat terlarang itu


Tetapi dengan penjelasan yang mengarah ke perpuluhan seperti di bawah ini, saya rasa sudah melenceng dari topik.


Salam

Yah kalau dengan penjelasan yang mengarah ke perpuluhan telah menyinggung perasaan nif GM,OOm minta maaf pada nif GM
oom tidak nyangka kalo Quote oom mengenai  kaum 3M dan perpuluhan telah membuat nif tersinggung,karena dalam trit lain kelihatannya para partisipasian telah pada stuju taurat udah batal baginya.
Dan Oom kira soal perpuluhan juga membawa perpecahan (sesuai judul Trit)
jadi Kebenaran firman oom posting juga walu terasa pahit

skali lagi oom minta maaf atas akar pahit itu

Tuhan Yesus memberkati

han
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Shakespeare on September 10, 2013, 08:55:13 AM

Yah kalau dengan penjelasan yang mengarah ke perpuluhan telah menyinggung perasaan nif GM,OOm minta maaf pada nif GM
oom tidak nyangka kalo Quote oom mengenai  kaum 3M dan perpuluhan telah membuat nif tersinggung,karena dalam trit lain kelihatannya para partisipasian telah pada stuju taurat udah batal baginya.
Dan Oom kira soal perpuluhan juga membawa perpecahan (sesuai judul Trit)
jadi Kebenaran firman oom posting juga walu terasa pahit

skali lagi oom minta maaf atas akar pahit itu

Tuhan Yesus memberkati

han

Wah, kalau saya pribadi sih tidak punya alasan untuk tersinggung dengan topik perpuluhan. Mau membahas perpuluhan silakan saja asalkan di trit yang khusus membahas perpuluhan. Tetapi trit ini bukan membahas tentang perpuluhan, jadi silakan kembali ke topik utama saja, mengingat beberapa member merasa terganggu dengan posting yang itu2 saja di berbagai trit yang berbeda.

Terimakasih dan mohon pengertiannya.


Salam
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on September 12, 2013, 03:33:15 PM
Kembali ke masalah perpecahan jemaat.

Yang bagaimana yang disebut jemaat yang pecah? Eh, ah, oh, atau itu sudah dibahas di bagian awal trit? Seingat saya sih, belum. Tetapi, kadang saya tidak percaya pada ingatan saya.  :drool:

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: roderick on October 17, 2013, 01:57:22 PM
Kembali ke masalah perpecahan jemaat.

Yang bagaimana yang disebut jemaat yang pecah? Eh, ah, oh, atau itu sudah dibahas di bagian awal trit? Seingat saya sih, belum. Tetapi, kadang saya tidak percaya pada ingatan saya.  :drool:

Damai, damai, damai.
Mungkinkah "perpecahan jemaat" yang dimaksud adalah dengan munculnya dua atau lebih kepemimpinan dari yang sebelumnya satu pemimpin?
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on October 18, 2013, 08:21:15 AM
Kelihatannya, berdasarkan pola pikir seperti itu, maka banyak orang yang tidak sungkan mendirikan jemaat (gereja) jaooohh dari Gereja Yerusalem, tidak jelas garis apostolisitasnya, kemudian mengklaim bahwa jemaat (gereja) yang didirikan itu berakar dari Yerusalem.

Pentakosta, peristiwa turunNya Roh Kudus atas orang percaya (para rasul). Kis 2:1 mengisahkan bahwa orang percaya (para rasul) berkumpul pada satu tempat. Dilanjutkan dengan Kis 2:2 yang mengisahkan bahwa orang percaya (para rasul) itu mendengar betapa dahsyatnya suara seperti suara angin kencang memenuhi ruangan. Selanjutnya, Kis 2:3 mengisahkan tampaknya lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Artinya, pada peristiwa Pentakosta itu, hanya orang percaya (para rasul) saja yang berkumpul di suatu tempat, dan menerima Roh Kudus yang divisualisasi seperti lidah-lidah api.

Bila kira-kira 20 abad setelah Pentakosta itu, kemudian ada kelompok yang mendirikan gereja dan menamai kelompoknya tersendiri, merasa telah menerima Roh Kudus seperti yang turun kepada para rasul di Yerusalem, dan kemudian mengklaim bahwa kelompoknya berakar dari Gereja Yerusalem, tanpa dapat memperlihatkan otentisitas keterkaitan Gereja Yerusalem dengan kelompoknya, kenapa terasa aneh bagi saya, ya? Kalau peristiwa akar-mengakar ke Yerusalem itu hanya karena "RASA" saja, tapa ada "RASIO", mengapa harus dipercaya?

Betapa celakanya, pola pemikiran seperti itu pula yang dipelihara, dianggap sebagai cikal-bakal untuk merestui terjadinya perpecahan Gereja. Hanya super ego pendirinya saja, 'merasa' pernah ikut mengalami peristiwa turunNya Roh Kudus seperti peristiwa Pentakosta di Yerusalem, lalu mengklaim kelompok jemaat (gereja) yang didirikan berakar dari Yerusalem, wadduh... luancang buangeeet?

Damai, damai, damai.

Sory,ada tanggapan kepada saya yg terlewat rupanya :

Gereja yang mengakar ke Yerusalem berarti gereja yang taat melaksanakan perintah Tuhan untuk menguji segala macam ajaran gereja dengan Firman Tuhan seperti yang dilakukan oleh jemaat di Berea :

Kisah Para Rasul 17:11 Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.

Inilah salah satu tonggak Protestan yaitu "Sola Scriptura" sesuai dengan praktek gereja awal di Yerusalem dan sekitarnya itu sebab Tuhan sendiri sudah mengajarkan sbb :

1 Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Jadi kalau bergereja dengan cara menelan mentah mentah saja apa yang diajarkan tanpa mengujinya dengan kebenaran Firman Tuhan sama saja dengan orang buta yang memimpin orang buta :

Lukas 6:39 Yesus mengatakan pula suatu perumpamaan kepada mereka: "Dapatkah orang buta menuntun orangbuta? Bukankah keduanya akan jatuh ke dalam lobang?

Matius 23:17   Hai kamu orang-orang bodoh dan orang-orang buta, apakah yang lebih penting, emas atau Bait Suci yang menguduskan emas itu?

Oleh karena itulah Martin Luther seorang imam,pengajar dan ahli teologia Roma Katolik memberontak melawan gereja yang sudah mengajarkan banyak ajaran yang Anti Alkitab.

Paulus sendiri memang tidak menafikan adanya perpecahan demi ketaatan kepada ajaran yang benar :

1 Korintus 11:19   Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on October 18, 2013, 09:17:30 AM
Quote
Paulus sendiri memang tidak menafikan adanya perpecahan demi ketaatan kepada ajaran yang benar :

1 Korintus 11:19   Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

He he he he, betul juga, bro.
Gereja Katolik Roma sudah 2000 tahun lebih bertumbuh dan tahan uji, diterpa berbagai masalah dan pemisahan, tetapi tetap bertahan semakin solid. Kapan gereja anda mulai ada dan sampai kapan? Walahualam bissawab...

Syalom
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: solideogloria on October 19, 2013, 11:02:00 AM
He he he he, betul juga, bro.
Gereja Katolik Roma sudah 2000 tahun lebih bertumbuh dan tahan uji, diterpa berbagai masalah dan pemisahan, tetapi tetap bertahan semakin solid. Kapan gereja anda mulai ada dan sampai kapan? Walahualam bissawab...

Syalom


Bisa saja organisasinya bertahan sampai dunia kiamat tetapi baca apa kelak kata Yesus ketika penghakiman akhir tiba,kepada mereka yang kerjanya membuat kejahatan termasuk memanipulasi Firman Tuhan :

Matius 7:22,23 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

Hanya gereja yang taat sepenuhnya kepada ajaran Alkitab saja, bukan yang menambahinya dan memanipulasinya sedemikian rupa dengan segala macam ajaran dusta yang benar benar dikenal kelak oleh Yesus Kristus Sang Hakim Agung.


Shalom

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on October 19, 2013, 12:07:54 PM

Bisa saja organisasinya bertahan sampai dunia kiamat tetapi baca apa kelak kata Yesus ketika penghakiman akhir tiba,kepada mereka yang kerjanya membuat kejahatan termasuk memanipulasi Firman Tuhan :

Matius 7:22,23 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

Hanya gereja yang taat sepenuhnya kepada ajaran Alkitab saja, bukan yang menambahinya dan memanipulasinya sedemikian rupa dengan segala macam ajaran dusta yang benar benar dikenal kelak oleh Yesus Kristus Sang Hakim Agung.


Shalom


Ya ya ya ya ya ya, baru beberapa belas tahun, masih perlu ribuan tahun lagi untuk membuktikannya, bro. Apa bisa? Hi hi hi hi hi

Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on October 21, 2013, 05:16:20 PM

Bisa saja organisasinya bertahan sampai dunia kiamat tetapi baca apa kelak kata Yesus ketika penghakiman akhir tiba,kepada mereka yang kerjanya membuat kejahatan termasuk memanipulasi Firman Tuhan :

Matius 7:22,23 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

Hanya gereja yang taat sepenuhnya kepada ajaran Alkitab saja, bukan yang menambahinya dan memanipulasinya sedemikian rupa dengan segala macam ajaran dusta yang benar benar dikenal kelak oleh Yesus Kristus Sang Hakim Agung.


Shalom


Memang nama Gerejanya tertulis yah di Alkitab ...gereja mana itu?

Yang tertulis malah klaim untuk individu2...yang berbuat kejahatan walaupun mengklaim pengikut Kristus.

Ada satu hal disini yang ditekankan yaitu berbuat atau perbuatan.

Padahal dalam paham predistinasi perbuatan seseorang sama sekali di-ignore karena pada dasarnya Tuhan telah mempredistinasi hidup semua orang mana yang mau diselamatkan dan otomatis yang lain tidak.

Jadi ada kerancuan dari ayat yang anda kutip karena ayat yang anda kutip mengatakan Tuhan tidak mengenal mereka yang berbuat jahat...

salam :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Leonardo on October 21, 2013, 05:18:04 PM

Ya ya ya ya ya ya, baru beberapa belas tahun, masih perlu ribuan tahun lagi untuk membuktikannya, bro. Apa bisa? Hi hi hi hi hi

haha...ya biar saja bro...tidak usah ditanggapi...:)

salam :)
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: salt on October 21, 2013, 06:01:51 PM
haha...ya biar saja bro...tidak usah ditanggapi...:)

salam :)

Siiiiiip mod, tq.

 :afro: :afro:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on October 24, 2013, 09:49:27 AM
Mungkinkah "perpecahan jemaat" yang dimaksud adalah dengan munculnya dua atau lebih kepemimpinan dari yang sebelumnya satu pemimpin?
Mungkin juga.

Tetapi, lazimnya, tiap kumpulan mengklaim dipimpin oleh Tuhan Jesus Kristus. Artinya, hanya Tuhan Jesus Kristus yang diaminkan sebagai pemimpin. Tuhan Jesus Kristus hanya satu. Jadi, sampai batas tertentu, bila benar-benar mengimani Tuhan Jesus Kristus sebagai Tuhan dan Guru, idealnya, masing-masing kumpulan bisa saling menerima dalam segala hal. Bukan saling protes, saling mempertanyakan, dan kejinya, saling meniadakan.

Pertanyaanya, "Apakah mungkin Tuhan Jesus Kristus mengajarkan kepemimpinan yang berbeda kepada seseorang dengan kepemimpinan yang diajarkanNya kepada orang lain?" Kalau itu yang terjadi, maka akan terbentuk kawanan-kawanan dengan satu gembala, bukan lagi satu kawanan satu gembala. Sementara, di Alkitab ada tertulis, satu kawanan satu gembala.

Damai, damai, damai.
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Phooey on October 31, 2013, 06:13:40 AM
Mungkin juga.

Tetapi, lazimnya, tiap kumpulan mengklaim dipimpin oleh Tuhan Jesus Kristus. Artinya, hanya Tuhan Jesus Kristus yang diaminkan sebagai pemimpin. Tuhan Jesus Kristus hanya satu. Jadi, sampai batas tertentu, bila benar-benar mengimani Tuhan Jesus Kristus sebagai Tuhan dan Guru, idealnya, masing-masing kumpulan bisa saling menerima dalam segala hal. Bukan saling protes, saling mempertanyakan, dan kejinya, saling meniadakan.

Pertanyaanya, "Apakah mungkin Tuhan Jesus Kristus mengajarkan kepemimpinan yang berbeda kepada seseorang dengan kepemimpinan yang diajarkanNya kepada orang lain?" Kalau itu yang terjadi, maka akan terbentuk kawanan-kawanan dengan satu gembala, bukan lagi satu kawanan satu gembala. Sementara, di Alkitab ada tertulis, satu kawanan satu gembala.

Damai, damai, damai.


Bagaimana kalo ditafsirkan, gembala = Kristus.

 :think:
Title: Re: Yang dimaksud "Perpecahan Jemaat" sampai dimana sih ?
Post by: Husada on October 31, 2013, 08:01:21 AM
Bagaimana kalo ditafsirkan, gembala = Kristus.
 :think:
Lhah, ada yang mengartikan lain? Yoh 10:11 Akulah gembala yang baik.  Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; Yoh 10:14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku Dan Tugas penggembalaan sudah diberikan kepada Simon anak Yohanes, dengan kalimat:"Gembalakanlah domba-domba-Ku."